P. 1
Tumbuh Kembang Janin

Tumbuh Kembang Janin

|Views: 1,787|Likes:

More info:

Published by: Adhe Mashuri Nasution on Jan 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

1

Tumbuh Kembang Janin (Fetus)

1. Perkembangan bulan pertama sampai ke 2 Ada tonjolan di jantung dan bengkak dikepala, karena otak sedang berkembang. Jantung mulai berdetak, dan dapat dilihat detakannya pada suatu alat ultra sonic scan. Lesung pipit pada sisi kepala akan menjadi telinga. Dan terjadi pengentalan yang nantinya akan membentuk mata. Pada bagian atas badan akan terjadi pembengkakan yang akan membentuk tulang dan otot. Dan bengkak kecil menunjukan lengan dan kaki mulai tumbuh. 2. Perkembangan Embrio Bulan Ke 3 Pada tahap ini, bagian muka pelan-pelan mulai terbentuk. Mata terlihat lebih jelas dan mempunyai beberapa warna. Juga telah terbentuk mulut dengan lidah. Pada tahap ini calon tangan dan kaki mulai terlihat menonjol pada sisi lateral corpus dan distal. Selanjutnya akan terlihat garis-garis bakal terbentuknya jari-jari tangan dan kaki. Juga mulai terbentuk organ-organ dalam utama seperti jantung, otak, paru-paru, hati, ginjal, usus. 3. Perkembangan Embrio Pada Bulan Ke 4 Dua belas minggu setelah proses pembuahan, janin telah terbentuk sepenuhnya. Semua organ badannya, otot, lengan dan tulang telah lengkap. Janin mengalami pertumbuhan yang lebih matang. Saat minggu ke 14, denyut jantung berdetak lebih kencang dan dapat etrdengar menggunakan alat ultrasonic detector. Denyut jantung

2

berdetak sangat cepat sekitar dua kali lebih cepat dari denyut jantung orang dewasa. 4. Perkembangan bulan ke 5-6 Pada masa ini janin tumbuh dengan cepat. Bagian tubuh tumbuh lebih besar sehingga badan dan kepala lebih proporsional. Garis-garis pada kulit jari kini telah terbentuk, sehingga janin memiliki sidik jari sendiri. Pada minggu ke 21 hingga minggu ke 25, anda akan merasakan gerakan janin untuk pertama kali. Pada mulanya akan terasa suatu denyutan atau sedikit peregerakan, dan mungkin terasa seperti gangguan pencernaan. Selanjutnya, anda akan merasakan janin anda menendang. 5. Perkembangan bulan ke 7-8 Janin kini bergerak dengan penuh semangat dan bereaksi terhadap sentuhan dan bersuara. Janin juga mempunyai kebiasaan untuk bangun dan tidur. Kebiasaan ini sering berbeda dengan kebiasaan anda. Ketika anda istirahat pada malam hari, janin mulai bangun dan menendang. Pada minggu ke 29, kelopak mata janin terbuka untuk yang pertama kali. Pada minggu ke 30, panjang janin normal Indonesia sekitar 33 cm. 6. Perkembangan bulan ke 9 sampai lahir Pada minggu ke 35 terjadi proses penyempurnaan kulit, yang sebelumnya berkerut, pada tahap ini lebih lembut dan halus. Pada minggu ke 38, janin pada umumnya terbaring turun, siap untuk proses kelahiran. Kadang-kadang sebelum kelahiran, kepala berpindah masuk ke panggul dan disebut “masuk pintu atas panggul”, namun, terkadang kepala janin belum masuk pintu atas panggul sampai kelahiran dimulai. Perkembangan janin pada minggu ke-26 Bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah mencapai 750-

3

780gram,

sedangkan

tingginya

35-38

cm.

Perkembangan janin pada minggu ke-25 Bayi cegukan, apakah Anda merasakannya? Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.

Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar mulut bayi sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils)

4

sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi badan 34-37 cm. Read More ... Perkembangan janin pada minggu ke-24 Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang

Kulit bayi mulai menebal Read More ... Perkembangan janin pada minggu ke-23 Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh bayi, kulitnya masih kendur sehingga tampak keriput. Ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. Ia memiliki kebiasaaan "berolahraga", menggerakkan otot jari-jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram

Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna, jari juga terbentuk sempurna.

5

Read More ... Perkembangan janin pada minggu ke-22 Indera yang akan digunakan bayi untuk belajar berkembang setiap hari. Setiap minggu, wajahnya semakin mirip seperti saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional

Perkembangan janin pada minggu ke-21 Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan manuju usus besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm

Perkembangan janin pada minggu ke-20 Setengah perjalanan telah dilalui. Kini, beratnya mencapai 260 gram dan panjangnya 14-16 cm. Dibawah lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat lapisan dermis, epidermis dan subcutaneous. kuku tumbuh pada minggu ini.

6

Proses penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan. Pigmen kulit mulai terlihat Info lengkap tumbuh kembang janin beserta foto MAKANAN BAIK SELAMA KEHAMILAN UNTUK TUMBUH KEMBANG JANIN Selama hamil, memperhatikan kualitas makanan adalah mutlak dibutuhkan. Karena makanan yang masuk kedalam tubuh menjadi bahan baku tumbuh kembang janin. Apalagi setelah masa – masa rasa mual hilang, selera makan ibu hamil akan kembali normal dan menginginkan semua makanan yang enak serta lezat. Padahal belum tentu makanan tersebut baik dan dibutuhkan janin. jadi, sebaiknya makanan seperti apa yang baik untuk pertumbuhan janin?.

Makanan Mengandung Omega 3 Pada trimester ke-2 dan seterusnya, proses pembentukan otak janin mulai berkembang menuju sempurna. Karena itu, ibu hamil sebaiknya banyak mengkonsumsi ikan laut. Karena dalam ikan laut terkandungOmega 3 yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan jaringan otak janin. Bagi para ibu hamil yang alergi ikan atau salah satu ikan laut, sebaiknya pilihan pertama masih tetap mengkonsumsi makanan dari laut. Seperti Udang dan Kepiting atau ikan laut yang tidak membuat alergi. Misal alergi ikan tongkol, bisa diganti ikan tuna atau aneka makanan seefood bisa menjadi alternatif. Karena kandungan makanan

7

dari laut mempunyai protein yang tinggi, bagus untuk otak janin. Tapi Jika benar – benar alergi makanan laut, bisa dengan banyak makan putih telur yang juga kaya protein. Atau juga protein nabati segar lain seperti Kajang hijau, kacang kedelai, Tahu, tempe, kacang merah lain dan sayuran yang tinggi protein. Pilih Ikan Segar Sebelum memutuskan untuk tidak mengkonsumsi makanan laut karena alergi, sebaiknya lihat dulu penyebabnya. Misalnya biasanya tidak punya riwayat alergi ikan tapi tiba-tiba setelah makan alergi. Hal ini bisa karena ikan yang sudah terkontaminasi atau kandungan proteinnya jelek. Sehingga sangat penting untuk mengkonsumsi ikan segar. Caranya perhatikan mata dan insang ikan apakah masih segar atau tidak. Banyak Makan Sayur dan Buah serta Minum Susu

Selain protein, kehamilan membutuhan vitamin dan mineral. Seperti vitamin B kompleks, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin D dan Vitamin E yang berfungsi untuk meningkatkan kebugaran Bumil. Serta sebagai pelengkap nutrisi yang dibutuhkan oleh janin dalam masa perkembangan sel-sel tubuh didalam kandungan Vitamin B kompleks; berguna menjaga sistem syaraf, otot dan jantung berfungsi baik. Dapat diperoleh dari serealia, biji-bijian,kacang-kacangan, sauran hijau, ragi, telur dan produk susu. Vitamin D;berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang janin. bisa dari minyak hati ikan, kuning telur, dan susu. Vitamin E; berguna bagi pembentukan sel darah merah yang sehat dan juga sebagai antioksidan penangkal radikal bebas. bisa diperoleh dari biji-bijian terutama gandum, kacang-kacangan seperti kacang hijau, minyak sayur, sayuran hijau Vitamin A dan C; banyak diperoleh dari buah – buahan, dan sayuran seperti wortel. Karena itu untuk pemenuhan vitamin dan mineral yang optimal bumil bisa menkonsumsi mixed jus, seperti jus pisang dan jeruk. Sedangkan untuk konsumsi susu adalah utamanya untuk pemenuhan kebutuhan kalsium bagi ibu hamil. Susu ibu hamil yang dijual dalam kemasan yang memenuhi nutrisi janin terutama Asam Folat. Jika tidak suka susu yang berdasar susu sapi bisa susu soya. Kurangi Minyak Dalam kenyataanya, ibu hamil sering tidak memperhatikan pola makan yang sehat dan benar. Karena mungkin mitos hamil bahwa ibu hamil makan untuk 2 orang maka,

8

bumil makan banyak tanpa melihatkualitas gizi. Sebaiknya Ibu hamil mengurangi penggunaan minyak saat mengolah makanan. Ibu hamil hanya butuh 12,5 – 15gram minyak secara keseluruhan. Jangan gabungkan makanan yang banyak santan dengan goreng. Sebaiknya dalam satu piring ada variasi lauk. Seperti pepes ikan dengan sayur tumis,atau tahu tempe bacem dengan sayur lodeh dan sebagainya. (dr.inayah.B/m&k) Kategori: Buku-buku Jenis Ilmu Pengetahuan Penulis: dr. Mohd Redzuan Norazlan Period tumbuh kembang - Masa prenatal: (a) Masa zigot / mudigah: Mulai konsepsi sampai usia 2 minggu kehamilan. (b) Masa embrio: Usia kehamilan 2 minggu hingga 8 / 12 minggu (c) Masa janin / fetus: Usia kehamilan 8 / 12 minggu sampai akhir kehamilan, Fetus awal (9 minggu hingga trimester II), Fetus lanjut (Trimester III). - Masa bayi (infancy): Umur 0-11 bulan (a) Masa neonatal: 0-28 hari, Neonatal awal (0-7 hari), Neonatal lanjut (8-28 hari) * Terjadi adaptasi terhadap persekitaran, perubahan sirkulasi darah, mulai berfungsinya organ. (b) Masa post neonatal: 29 hari hingga 11 bulan - Masa kanak-kanak bawah lima tahun: 12-59 bulan - Masa kanak-kanak prasekolah: 60-72 bulan Ciri-ciri pertumbuhan - Perubahan ukuran: Pertumbuhan fizik (bertambah umur, bertambah berat badan, tinggi badan, lingkaran kepala, bertambah besar organ tubuh seperti jantung, paruparu, usus, dan lain-lain) - Perubahan proporsi: (a) Kepala: * Bayi baru lahir relatif lebih besar. * Dewasa relatif lebih kecil. (b) Titik pusat tubuh: * Bayi baru lahir di umbilikus. * Dewasa di atas simfisis.

9

- Hilangnya ciri-ciri lama: Hilangnya kelenjar thymus, tanggalnya gigi susu, hilangnya refleks primitif. - Timbulnya ciri-ciri baru: Muncul gigi kekal, muncul tanda-tanda seks sekunder. * Ciri pertumbuhan adalah bersifat unik, kerana: (a) Kecepatan pertumbuhan tidak teratur (b) Pola pertumbuhan berbeza untuk setiap organ * Kecepatan pertumbuhan: - Cepat I: 0-5 tahun - Lambat I: 5-10 tahun - Cepat II: 10-15 tahun - Lambat II: 15-20 tahun Grafik pertumbuhan berbagai organ Tumbuh kembang janin - Masa embrionik: 12 minggu pertama / trimester I intrauterin, differensiasi cepat, ovum yang disenyawa akan berubah menjadi organisme yang secara anatomik telah berbentuk manusia. - Masa fetal: Minggu 12-40, pertumbuhan cepat, fungsi organ terjadi pada minggu 38-42. a) Period praviable: Sebelum minggu 24-26 b) Period viable (telah dapat hidup di luar rahim): Minggu 26-38 * Penyebab gangguan pada janin: - Kelainan plasenta / tali pusat sehingga terjadinya gangguan oksigenasi - Jangkitan intrauterin: Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex (TORCH) - Trauma - Radiasi - Intoksikasi: Ubat, bahan kimia lainnya - Gangguan imunologik: Golongan darah ABO / Rhesus tidak compatible - Defisiensi nutrisi pada ibu - Anemia ibu hamil Tumbuh kembang neonatus - Penampilan fizik: Kepala besar, mandibula kecil, muka bundar, dada bundar, penampang A-P kurang mendatar, perut besar / buncit, ekstrimiti pendek, titik tengah tubuh di umbilikus. - Antropometri:

10

(a) Berat badan lahir sekitar 3000 g, 95%: 2500-4500g (b) Panjang badan lahir sekitar 50 cm, 95%: 45-55 cm (c) Lingkaran kepala: 34-35 cm Fisiologi: (a) Frekuensi pernafasan: 35-50 kali/minit (kurang daripada 60 kali/minit) (b) Frekuensi denyutan jantung: 120-160 kali/minit (c) Gerakan untuk memenuhi keperluan (d) Memutar kepala kearah puting susu (rooting reflex) (e) Menangis ketika lapar (f) Menghisap (sucking reflex) (g) Menelan (swallowing reflex) (h) Terkejut (moro reflex) (i) Buang air besar: 3-5 kali/hari, 24 jam pertama: hitam (mekonium), hari 3-4: peralihan ke warna coklat kehijauan Keperluan kalori: - 55 kalori/kg berat badan/hari - 110 kalori/kg berat badan/hari pada akhir minggu pertama Keperluan cairan: - Hari pertama: 60 mL/kg berat badan/hari - Hari kedua: 90 mL/kg berat badan/hari - Hari ketiga: 120 mL/kg berat badan/hari - 3 bulan pertama: 150-175 mL/kg berat badan/hari - 3 bulan kedua: 135 mL/kg berat badan/hari - 3 bulan ketiga: 125 mL/kg berat badan/hari - 3 bulan keempat: 110 mL/kg berat badan/hari Darah: (a) Hemoglobin: 17-19 g/dL (b) Hematokrit: 52% (c) Leukosit: 10 000-14 000/mm padu Tumbuh kembang bayi (1 bulan-2 tahun) Karakteristik fizik: (a) Berat badan: - 5 bulan: 2 kali berat badan lahir - 1 tahun: 3 kali berat badan lahir - 3 tahun: 4 kali berat badan lahir - 5 tahun: 6 kali berat badan lahir * Pertambahan berat badan (g per bulan): - 3 bulan pertama: 700-1 000

11

- 3 bulan kedua: 500-600 - 3 bulan ketiga: 350-450 - 3 bulan keempat: 250-350 (b) Panjang badan: - 1 tahun: 1.5 kali panjang badan lahir - 4 tahun: 2 kali panjang badan lahir - 6 tahun: 2.25 kali panjang badan lahir - 13 tahun: 3 kali panjang badan lahir (c) Lingkaran kepala: - Lahir: 34-35 cm - 6 bulan: 44 cm - 1 tahun: 47 cm (d) Lingkaran dada: - Lahir: Kurang daripada lingkaran kepala - 1 tahun: Sama dengan lingkaran kepala * Ciri lain: Penambahan tisu subkutan (lemak). (e) Fontanel anterior (Ubun-ubun besar): - Lahir: 3x3 cm - 6 bulan: Makin besar / lebar - 9-18 bulan: Menutup (f) Fontanel posterior (Ubun-ubun kecil): - 4 bulan: Menutup (g) Urupsi gigi susu: 5-10 bulan - Gigi kacip median bawah - Diikuti gigi kacip median atas - Diikuti gigi kacip lateral atas - Diikuti gigi kacip lateral bawah - Diikuti gigi geraham susu I - Diikuti gigi taring - Diakhiri gigi geraham susu II * Umumnya pada usia 1 tahun: 6-8 gigi Nutrisi Penting Bagi Tumbuh Kembang Janin Sabtu, 07 Februari 2009, 14:14 WIB Bagi anda yang sedang merencanakan kehamilan salah satu persiapan yang harus diperhatikan yaitu kondisi kesehatan, segala asupan yang dikonsumsipun usahakan

12

memeuhi standar gizi, tentunya hal tersebut bukan hanya berpengaruh pada tumbuh kembang janin namun, berdampak positif bagi kesehatan tubuh si ibu. Bahkan alangkah lebih bagusnyanya lagi calon ibu mulai mengkonsumsi asupan gizi dalam menu makanannya atau mulai konsumsi beberapa zat gizi 3 bulan sebelum masa kehamilan. Asupan bernutrisi yang dikonsumsi dalam masa hamil diperlukan dalam jumlah yang lebih banyak lagi dibandingkan sebelumnya, misalnya seperti Asam Folat. Nutrisi tersebut amat penting bagi pertumbuhan janin, selain memperkecil terjadinya anemia megaloblastik yang paling penting asam folat berfungsi untuk mencegah terjadinya cacat pada tabung syaraf dan otak. Kandungan mineral, vitamin, protein, lemak dan karbohidrat bagi bumil haruslah tercukupi, sedangkan beragam zat gizi yang dikonsumsi oleh bumil diantaranya, omega 3 & 6, DHA, Asam Folat, Zat Besi, Probiotik FOS, Kalsium, B6, B12, Vitamin D, Kolin, Gangliosida. Keseluruhan kandungan zat gizi diatas selain mempunyai peranan penting bagi kondisi kesehatan bumil juga bermanfaat untuk perkembangan otak janin. Sebagai antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi, seorang bumil sebaiknya melakukan beberapa test untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Hal itu dilakukan untuk memperkecil resiko jika terdeteksi mengalami beberapa permasalahan kesehatan. Serangkaian test tersebut diantanya Rhesus, Golongan Darah, HbdAg, Gula Darah dan TORCH dll. (Ndh/Drl) Siapkan Tumbuh Kembang Anak Sejak di Kandungan Siapkan Tumbuh Kembang Anak Sejak di Kandungan Gizi.net - SETIAP orang tua menginginkan anaknya tumbuh sempurna, baik secara fisik maupun nonfisik. Secara fisik, seorang anak diharapkan tumbuh sehat sesuai tahapan yang sudah ditentukan para ahli. Selain itu, anak juga diharapkan sehat secara intelektual dan kejiwaan, bahkan hampir semua orang tua menginginkan anaknya cerdas di kemudian hari. Tetapi, untuk memperoleh sosok anak yang sehat lahir dan batin tidak bisa instan. Jauh sebelum kelahirannya harus sudah dipersiapkan. Untuk itulah ketika ibu mulai dinyatakan positif hamil, dokter atau bidan menganjurkan para ibu untuk memenuhi segala kebutuhan janin, yaitu gizi yang cukup. Selain makanan, saat ini para ibu hamil pun dianjurkan mengikuti senam hamil, mendengarkan musik, dan lain sebagainya. Semua itu untuk mendukung

13

pertumbuhan janin, dan mendapatkan bayi yang sehat ketika dilahirkan. "Sebenarnya ASI (air susu ibu) adalah makanan paling ideal dan lengkap untuk bayi. ASI mengandung semua yang dibutuhkan bayi, berimbang dan secara fisiologis membantu pencernaan bayi,'' kata dr Jacob R Pairunan, pada sebuah seminar di Siloam Graha Medika Hospital, Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut spesialis anak itu, distribusi energi dari ASI ialah protein 8%, karbohidrat 42%, dan lemak 50%. Selain mengandung zat-zat gizi, katanya, ASI juga mengandung zat-zat non-gizi untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit. Soal kecerdasan anak, lanjut Jacob, sebetulnya dipengaruhi dua faktor. Pertama, faktor genetik dari kedua orang tuanya, dan kedua, faktor lingkungan atau sosial psikologi. Selain itu juga terdapat faktor-faktor khusus yang berhubungan erat dengan peningkatan kecerdasan anak yaitu zat-zat gizi. ''Tetapi sampai saat ini bisa dipastikan secara ilmiah belum ada satu gizi pun yang paling bertanggung jawab untuk meningkatkan kecerdasan.'' Tetapi, kata Jacob, zat gizi yang selama ini dikatakan makanannya otak, seperti AA (asam arakhidonat) dan DHA (asam dukosa heksanoat) sudah terkandung di dalam ASI dan tidak mustahil, pada masa-masa mendatang akan terungkap kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Lebih lanjut, Jacob mengatakan zat gizi dapat terbagi dua, yaitu makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien berupa protein, karbohidrat, lemak, dan air. Sedangkan mikronutrien dapat berupa vitamin, mineral, dan oksigen. Jacob mengatakan, fungsi protein yang termasuk dalam makronutrien adalah untuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan tubuh, serta sebagian kecil sebagai sumber energi. Protein juga tidak dapat disimpan di dalam tubuh. Setiap bayi membutuhkan 2 - 2,2 gr/kg protein yang terdapat dalam ASI, daging, ikan, susu, telur, dan keju. Karbohidrat juga merupakan sumber energi yang terdapat di dalam produk nabati seperti beras, kacang-kacangan, buah-buahan, dan umbiumbian. Glukosa yang terdapat dalam karbohidrat merupakan sumber energi utama di otak dan menjaga integritas fungsi saraf. "Bayi juga memerlukan lebih banyak lemak dibanding orang dewasa. Fungsi utama lemak membantu ketersediaan dan penyerapan vitamin, dan memberikan rasa kenyang pada pencernaan.'' Lemak yang mengandung DHA dan AA, kata Jacob lagi, berperan sebagai penunjang proses tumbuh kembang anak, terutama dalam hal kecerdasan. Lemak tersebut bisa

14

diperoleh dari ASI, susu, mentega, kuning telur, daging, kedelai, dan jagung. Sedangkan untuk gizi mikronutrien yang berupa mineral, antara lain kalsium, fosfor, dan lain sebagainya. Mineral berfungsi dalam pembekuan darah, penyalur rangsang saraf, dan aktivitas enzim. Fosfor bersama-sama kalsium juga membentuk matriks tulang dan gigi. Faktor besi penting untuk pembentukan hemoglobin dari sel darah merah yang membawa oksigen dari paru ke seluruh tubuh terutama otak, dan juga untuk sistem enzim, yang terdapat dalam ASI dan hati. Kalium bersama kalsium, lanjut Jacob, mengatur aktivitas persarafan otot, dengan sumbernya ialah susu, daging, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Zat seng ialah mineral yang berpengaruh dalam fungsi pengecapan, memperbaiki pertumbuhan, mempertahankan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, mempertegas garis keturunan, dan regulasi ekspresi genetik. Selenium untuk metabolisme otot, sebagai komponen enzim yang mencegah kerusakan membran sel oleh radikal bebas (antioksidan). Mineral dan vitamin Dihubungi di tempat terpisah, dr Indrawati Dardiri mengatakan kalsium sangat diperlukan ibu hamil untuk pertumbuhan tulang maupun gigi janin. Menurut spesialis obstetri dan ginekologi ini, kebutuhan ibu hamil terhadap kalsium meningkat mencapai 50% dibandingkan orang dewasa yang jumlahnya 800 mg per hari. ''Atau, 20 kali lebih tinggi dari orang normal. Karena itu, ibu hamil dianjurkan agar mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium sejak masa kehamilan awal. Sumber makanan tersebut antara lain dari tempe, tahu, susu, keju, serealia, teri maupun udang kering, kacangkacangan berikut hasil olahannya, ataupun sayuran yang berdaun hijau. ''Memang pada tiga bulan pertama kehamilan, ibu kerap tidak merasa nyaman karena mengalami mual atau muntah. Jadi, sulit baginya mengonsumsi beragam makanan yang mengandung kalsium.'' Tetapi, lanjut Indrawati, pemenuhan tambahan konsumsi kalsium dapat dikejar pada kehamilan tiga bulan terakhir karena di masa ini, terjadi pertumbuhan tulang dan pembentukan gigi janin yang pesat. Pokoknya, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) di Jakarta, 1991 ini, ibu hamil mutlak menambah makanan berkalsium. Jika kurang terpenuhi, lanjutnya, maka janin akan mengambil (menyerap) persediaan kalsium dari ibunya, sehingga si ibu berisiko mengalami gangguan kerapuhan tulang. Dengan sendirinya, janin juga mengalami kelainan dalam pertumbuhan tulang

15

maupun pembentukan. Dan, itu berpengaruh pada saat bayi tumbuh menjadi anak. ''Tidak dipungkiri bahwa kelainan gigi, seperti gigi berlubang, atau gangguan tulang, akibat anak kurang kalsium waktu masih janin,'' kata dokter yang praktik di Rumah Sakit Mitra Internasional, Jakarta ini. Lebih lanjut, Jacob menambahkan, vitamin yang merupakan gizi mikronutrien sangat penting dan tidak dapat dilupakan. Vitamin A, misalnya, dapat ditemukan di ASI, hati, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Fungsinya untuk perkembangan rangka, jaringan lemak, dan memperbanyak sel tulang. Selain itu dapat pula memengaruhi sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi. Vitamin C untuk proses pertumbuhan, antioksidan, koenzim pada metabolisme asam amino, dan meningkatkan daya tahan terhadap infeksi. Vitamin D untuk penyerapan kalsium dan fosfor, disintesa oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Serta vitamin K untuk produksi protein di hati dan proses pembekuan darah. Semua vitamin, lanjut Jacob, diperlukan oleh bayi untuk menambah kualitas dari bayi tersebut. Seperti juga halnya pada vitamin B1 atau thiamin berfungsi melepaskan energi dari makanan, vitamin B2 atau riboflavin berfungsi pada metabolisme asam amino, asam lemak, dan karbohidrat. Vitamin B6 sebagai koenzim dalam metabolisme nitrogen, lemak, pembentukan sel darah merah, sistem saraf, kesehatan kulit. Vitamin B12 berfungsi dalam metabolisme protein serta karbohidrat sekaligus pembentukan sel darah merah. Selain itu Asam folat juga dibutuhkan untuk sintesis nukleoprotein dan sel darah merah. ''Itulah sebabnya ibu hamil yang kekurangan asam folat dapat mengakibatkan perkembangan otak janin terhambat, cacat tulang belakang, dan pertumbuhan terganggu. (*/Rse/V-1) Sumber: http://www.mediaindo.co.id

Terjadinya Kehamilan Kandungan TRANSLATE Terjadinya Kehamilan Terjadinya Kehamilan Terjadinya kehamilan. Ketika seorang perempuan

16

melakukanhubungan seksualdengan seorang laki-laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil (Terjadinya kehamilan). Kehamilan terjadi ketika sel spermayang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang. seorang laki-laki rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma. Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim, saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim.Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Jika perempuan tersebut berada dalam masa subur, atau dengan kata lain terdapat sel telur yang matang, maka terjadilah pembuahan.Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma. Inti sel telur yang sudah dibuahi akan mengalami pembelahan menjadi dua bagian setelah 30 jam. 20 jam kemudian inti sel telur ini akan kembali membelah menjadi empat bagian. Tiga sampai empat hari setelahpembuahan, sel akan sampai di bagian uterus.Dalam jangka waktu satu minggu setelah perubahan, akan dihasilkan suatu massa sel yang berbentuk ola sebesar pentol jarum, yang disebut (blastocyt). Dalam proses selanjutnya, yaitu sekitar 5 hari berikutnya, blastosis akan menempel dan terimplantasi kedalam endometrium. Selama dua hingga empat minggu pertam perkembangan, blastosis medapatkan nutrien dari endometrium. Pada masa perkembangan ini, akan berbentuk plasenta. Plasenta merupakan organ berbentuk cakram yang mengandung pembuluh darah maternal (ibu) dan embrio. Melewati plasenta inilah, embrio akan mendapatkan nutrisi dari maternal. Melalui lasenta ini juga terjadi pertukaran gas-gas respirasi dan pembuangan limbah metabolisme embrio. Darah dari embrio mengalir ke plasenta melalui arteri tali pusar dan kembali melalui vena pusat dan melewati hati embrio.

Perkembangan Janin Usia 1 Bulan Perkembangan Janin Perkembangan Janin Usia 1 Bulan Perkembangan Janin Usia 1 Bulan Perkembangan Janin Usia 1 Bulan. Pada mingu

17

pertama terjadipembuahan sel teluroleh sperma, di mana terjadi juga proses pertukaran kromosomdari sel sperma dan sel telur yang mengandung gen pembawa sifat bagi janin. Bersamaan dengan itu, kadar hormon estrogen dan progesteron terus meningkat, yang menimbulkan perubahan-perubahan dalam struktur dan metabolisme tubuh ibu untuk mendukung menumbuhkembangkan janin.Sel t elur yang telah dibuahi akan bergerak menuju rahim. Dalam perjalanan dari ovarium menuju ke rahim, sel telur ini akan terus membelah diri membentuk suatu massa sel, yang disebut blastosis. Setelah tiba di rahim, blastosis akan menempel (implantasi) di dinding rahim. Dengan berakhirnya ini, Ibu tidak akan mendapat haid. Juga terjadi perdarahan, yang kebanyakan perempuan mengartikannya sebagai darah haid. Perdarahan yang terjadi adalah dampak dari implantasi sel telur pada dinding rahim. setelah terjadi implantasi atau menempelnya zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan). Bagian embrioyang tidak melekat pada rahim akan tumbuh. Tulang belakang, tulang ekor, tulang iga,dan sistem syaraf pusat mulai terbentuk. Begitu pula jantung dan jaringan pembuluh darah. Akan terbentuk dua buah lubang pada wajah pada janin. Lubang ini akan terisi oleh mata. Pada mingu kelima ukuran bayi anda sekarang kirakira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri. plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. Jantung mulai berfungsi dan berdetak, memompakan darah ke seluruh bagian tubuh janin. Sel-sel mulai membentuk cikal bakal organ seperti cikal bakal ginjal, rahang bawah, tulangtulang leher, wajah, tangan, serta kaki. Pada akhir minggu keempat, ukuran janin yang berbentuk 1.000 kaki lebih besar daripada sel telur yang dibuahi. Pesan Pada bulan pertama ini, ibu hamil harus menjaga janin sebaik mungkin. Janin yang masih dalam proses pembentukan awal memiliki kondisi yang lemah. Karena itu, masa ini disebut masa kritis. Untuk persiapan mental; pertama yakinkan dan beri dukungan dulu suami kepada isteri bahwa sekarang telah menerima anugerah yang sungguh luar biasa dari Tuhan (ingatlah kepada pasutri yg bertahun-tahun belum dikarunia), yang harus dipelihara dijaga dan dirawat dengan baik (tentunya hal ini banyak memerlukan pengorbanan, dan ingatkan pengorbanan ini nggak gampang, kedepannya ibu hamil akan banyak mengalami perubahan-perubahan), untuk suami, beri dia dukungan dan perhatian lebih dari biasanya, serta ciptakan suasana rumah anda yang harmonis, bahagia dan tenteram. Jaga atau bantu isteri ketika menghadapi berbagai macam tekanan dan permasalahan. Ingatkan terus, bahwa dia sekarang sedang berbadan dua, artinya psikologis ibu akan mempengaruhi janin yg sedang dikandungnya. Terus Jangan lupa berdoa. Perubahan emosi yang labil sudah mulai terlihat. Calon ibu kadang marah/bahagia/sedih secara tiba-tiba tanpa alasan jelas. Lingkungan sekitar ibu hamil sebaiknya memahami dan mengerti kondisi ini. Buatlah kondisi yang

18

nyaman bagi bu hamil, dan jangan sampai kondisi emosional ibu yang labil menjadi semakin buruk. Untuk persiapan fisik, mulai sekarang jaga stamina ibu hamil jangan terlalu capek juga jangan terlalu diam. Banyaklah makanan bergizi terutama sayuran dan buahbuahan, banyak minum air putih, minum susu untuk ibu hamil (kalo bisa 2x sehari), minumlah multivitamin selama kehamilan. Pada masa kritis ini sebaiknya ibu menjaga fisik engan baik dan jangan sampai mengalami stress. Jangan pernah memukul bagian perut secara lembut, apalagi keras.

Perkembangan Janin Usia 2 Bulan Perkembangan Janin

Perkembangan Janin Minggu ke-4 Saat si zigot kecil menemukan tempat di dalam rahim. dengan berakhirnya minggu ini, anda tidak mendapatmenstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan. beberapa wanita mengalami sedikit pendarahan atau flek kecokelatan yang disalahartikan sebagai menstruasi, padahal sebenarnya pendarahan yang sedikit itu terjadi karena adanya implantasi zigot ke dinding rahim anda. setelah terjadi implantasi atau menempelnya zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan). Perkembangan Janin Minggu ke-5 Ukuran bayi anda sekarang kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri. Plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. benjolan tangan dan kaki janin mulai terlihat. Selain sel pada benjolan tangan janin akan mengalami kematian sehingga akan membentuk jari-jari tangan. Pembentukan telinga makin sempurna dengan terbentuknya duktus endolimfatikus, yakni saluran untuk menyalurkan cairan yang terdapat dalam selaput labirin telinga dalam. Demikian pula sistem pencernaan makin sempurna dengan terjadi pembedaan yang kian nyata antara cikal-bakal usus besar dan usus buntu. Bahkan cikal-bakal ginjal dan hati pun sudah terbentuk. Begitu juga struktur muka secara keseluruhan mulai bisa “terbaca”.

19

Perkembangan Janin Minggu ke-6 Saat ini bayi sudah berbentuk embrio dengan panjang kurang lebih 1/17 inci. Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas atau benjolan. Pada minggu ini terjadi pembentukan awal hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid, dan jantung. Pembuluhpembuluh nadi di bagian kepala kian jelas terbagi-bagi menurut tugas masing-masing. Di minggu ini rongga mulut sudah tampak. Begitu juga struktur mata sudah terbentuk meski masih berjauhan letaknya. Di tengah-tengah wajah muncul tonjolan hidung. Ruas-ruas tulang belakang sudah terbentuk meski masih terlihat samar.

Perkembangan Janin Minggu ke-7 Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 11-17 mm. Jantung sudah terbentuk lengkap dan lebih sempurna. Saraf dan otot bekerja bersamaan untuk pertama kalinya. Bayi mempunyai refleks dan bergerak spontan (anda belum dapat merasakannya). akhir minggu ini otak akan terbentuk lengkap. Bagian hidung, bibir, lidah dan gigi mulai terbentuk, begitupula cikal bakal mata yang terlihat berwarna hitam tanpa kelopak. Tunas-tunas lengan sudah menyiku, sementara jari-jari tangan pun sudah mengarah terpisah satu sama lain. Sedangkan pemisahan jemari kakinya samar terlihat, meski telapak kakinya masih rata. Tunas tangan yang lebih cepat tumbuh ketimbang tunas kaki inilah yang agaknya bisa menjawab pertanyaan mengapa bayi kelak lebih dulu belajar memegang benda-benda di sekitarnya ketimbang belajar berjalan.

Perkembangan Janin Minggu ke-8 Embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Kepalanya membulat dan wajah polos kekanak-kanakan mulai tampak nyata dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke arah dalam. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan, dan bahu. organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, dan mata membentuk pigmen. Pada akhir minggu ini, janin sudah mampu mendengar. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak. jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur. Pergerakan pertama janin dapat dideteksi melalui USG. Tubuh yang ringkih ini pun mulai bisa bergerak secara tak teratur, yang jika dijumlahkan rata-rata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam. Pada minggu ini, perut dan ronga dada sudah terpisah dan otot mata serta bibir bagian atas terbentuk. Jaringan kulit, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak mulai terbentuk. Jantung berdetak dengan frekuensi 120 kali/menit. Ronga mulut, cikal bakal gigi dan lidah, alat kelamin, serta sel-sel pembentuk bulu

20

Perkembangan Janin Usia 3 Bulan Perkembangan Janin TRANSLATE Perkembangan Janin Usia 3 Bulan Perkembangan Janin Usia 3 Bulan Perkembangan Janin Minggu ke-9 Pada minggu ini bilajenis kelaminnya laki-laki, di usia ini sudah bisa jelas dipastikan, sementara perempuan masih sesekali meragukan. Mulut dan hidung janin sudah terlihat dengan jelas. Tungkai dan lengan mulai tumbuh. Janin sudah bisa membuka dan menutup mulutnya, dan ia mulai berlatih melakukan gerakan menelan dan menghisap. Aktivitas menelan janin, rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan janin pun mulai bergerak bebas. Dalam arti, tak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu ini. Pada minggu ini janin memiliki panjang sekitar 39 mm dengan berat 20 gram. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk. Pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju penyempurnaan. Perkembangan Janin Minggu ke-10 Pada minggu ini jenis kelamin perempuan dapat teridentifikasi dengan jelas. Tulang sudah menggantikan kartilago (tulang muda). Diafragma memisahka jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Sistem otot dan saraf sudah mencapai tingkat kematangan. Selain telah mampu pula mengirim dan menerima pesan dari otak. Dengan mulai berfungsinya sistem saraf, janin sudah mampu melakukan gerak refleks. Bahkan kaki sudah mampu melakukan gerakan menendang. Pembentukan telinga berakhir. Janin telah mampu menekuk tangannya menjadi setengah kepalan. Perkembangan Janin Minggu ke-11 Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap. Organ seks luar

21

sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali (kencing). Mata sudah terbentuk lengkap, jaringan tangan dan kaki tumbuh, meskipun belum disatukan oleh jaringan kulit. Gerakan demi gerakan janin kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri. Perkembangan Janin Minggu ke-12 Ukuran Janin sekarang sekitar 8 cm. semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespons dan bayi sudah dapat menendang. Akhir trimester pertama, organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. rasa mual dan lelah anda biasanya sudah berkurang atau hilang. perkembangan selanjutnya akan terlihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) yang semakin membesar. Janin usia tiga bulanakan mengalami cegukan,yang normal terjadi. Cegukan terjadi dengan frekuensi hingga 90 kaki cegukan dalam satu jam. Cegukan pada janin berfungsi untukmemperkuat otot-otot pada bagian organ pernafasan. Bila diinginkan, di minggu ini pun bisa diagnosa penyakit keturunan semisal thalassemia dan sindroma Down, yang bisa dilakukan lewat pemeriksaan Chorion Villus (CVS) guna memastikan ada-tidak kerusakan padakromosom. Caranya dengan mengambil sampel sel-sel plasenta yang bisa dilakukan secara transabdominal melalui perut atau leher rahim/transervikal. Kelainan kromosom dapat terjadi karena ada kelainan kromosom pada orang tua. Atau akibat pengaruh virus, bakteri, penyakit maupun zat berbahaya lain yang menyerang sel-sel embrio. PESAN

Karena pada triwulan I adalah fase terbentuknya organ-organ vital lainnya dan perkembangan otaknya, maka jangan sampai kurang mengkonsumsi zat pembangun, zat tenaga, zata pengatur, vitamin dan mineral utamanya zat besi. Makan makanan yang beraneka ragam dengan cukup kwalitas dan kwantitas dengan porsi kecil-kecil tetapi sering.

Bila keluhan-keluhan hamil muda belum bisa di atasi, segeralah menghubungi petugas kesehatan terdekat.

Dapatkan suntikan imunisasi TT – 2 dengan selang suntikan TT1+TT2 4-g Mg

22

perikasa kehamilan minimal 1 kali selama triwulan I
• •

Bahaya pada triwulan I adalah keguguran. Pada wanita yang mudah keguguran, sebaiknya dinasehatkan supaya jangan melakukan bersenggama pada hamil muda dan dilakukan harus dengan hati hati.

Perkembangan Janin Usia 4 Bulan Share104 Perkembangan Janin TRANSLATE Perkembangan Janin Usia 4 Bulan Perkembangan Janin Usia 4 Bulan Perkembangan Janin Minggu ke-13 Retina, kornea, iris (selaput pelangi), serta lensa mata sudah dapat berfungsi. Janin mengedipkan mata dan peka terhadap cahaya.Tumbuh kembang janin didukung oleh plasenta, yang menghubungkan antara ibu dan janin dalam hal makanan, pembuangan sisa metabolisme, serta menyaring zat-zat berbahaya. Kulit, otot dan anggota tubuhnya telah terbentuk dan berada pada posisinya. Pada minggu ini, janin telah mampu merasakan detak jantung ibunya. Panjang bayi sekitar 7,5cm dengan trakea, paru-paru, perut, hati, pankreas, dan usus berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. pada minggu ini jari tangan dan telapak kaki mulai terlihat.

Perkembangan Janin Minggu ke-14 Telinga janin menempati posisi normal di sisi kiri dan kanan kepala. Demikian pula mata mengarah ke posisi sebenarnya. Leher pun terus memanjang sementara dagu tak lagi menyatu ke dada. Sedangkan alat-alat kelamin bagian luar juga berkembang lebih nyata, sehingga pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat di bedakan antara laki dan perempuan. Denyut jantung janin berdetak kuat (detak jantung hampir 2 kali lebih

23

cepat daripada anda) dan anda dapat mendengarkannya saat pemeriksaan dengan dokter anda. karena sudah memberi respons terhadap dunia di luar rahim ibu, janin mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut, tapi mungkin anda masih belum dapat merasakannya. Perkembangan Janin Minggu ke-15 Bayi sudah mulai dapat mendengarkan ibunya, mendengarkan denyut jantung, suara perut, dan juga suara anda. Sekarang bayi sudah mulai mempunyai rambut di kepalanya, juga bulu mata dan alis. ukurannya sekarang sekitar 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm. Kehamilan makin terlihat, hingga demi kenyamanan si ibu maupun janinnya, amat dianjurkan mulai mengenakan baju hamil. Sebab, kulit dan otot-otot, terutama di sekitar perut akan melar karena mengalami peregangan luar biasa guna mengakomodasi pembesaran rahim. Garis-garis regangan yang disebut striae umumnya muncul di daerah perut, payudara, bokong dan panggul. Perkembangan Janin Minggu ke-16 Panjang janin bertambah dengan sangat cepat dan gerakan-gerakannya lebih kuat. Ibu dapat merasakan gerakan-gerakan janinnya dengan meraba perut. Rambut halus tumbuh diseluruh dipermukaan tubuh janin, yang disebut lanugo. Plasenta terbentuk dan berfungsi sepenuhnya. Panjang janin saat ini 16 cm dan beratnya 135 gram. Jika melakukan USG saat ini mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin. Otot janinsudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Ia sudah mulai menghisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah menelan kencing, dan cegukan. Pada minggu ini jika sinar terang di letakkan di perut anda, bayi akan menggerakan tangan ke arah matanya. Sistem pencernaan janin pun mulai menjalankan fungsinya. Dalam waktu 24 jam janin menelan air ketuban sekitar 450500 ml. Hati yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin, lalu mengubahnya jadi biliverdin yang disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme.

Perkembangan Janin Usia 5 Bulan Perkembangan Janin TRANSLATE Perkembangan Janin Usia 5 Bulan Perkembangan Janin Usia 5 Bulan Pada bulan ini, janin mulai bisa mengenali lingkungan sekitarnya. Janin pun mulai merasakan berbagai sensasi.

24

Alis mata dan rambut halus di kulit kepala mulai tumbuh, yang ini bersifat sementara. Dua minggu setelah bayi lahir, rambut-rambut ini akan rontok. Jadwal kegiatan janin relatif teratur. Pada pagi hari hingga menjelang sore hari, janin akan beristirahat. Karena itu pada rentang waktu ini, janin melakukan gerakan yang relatif sedikit. Pada malam hari, janin beraktivitas aktif, sehingga kadang mengganggu kegiatan tidur ibu. Pada usia lima bulan, janin memiliki panjang badan 25 cm. Perkembangan Janin Minggu ke-17 Kulit janin berkembang dan transparan. Terlihat merah karena pembuluh darah masih terlihat jelas. Telinga sudah terbentuk sempurna dan berada pada posisi akhir. Meski matanya terpejam, janin dapat menangkap cahaya yang terang. Dengan berat sekitar 120 gram, hingga bentuk rahim terlihat oval dan bukan membulat. Akibatnya, rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. Otomatis usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati, hingga kerap terasa menusuk ulu hati. Pertumbuhan rahim yang pesat ini pun membuat ligamen-ligamen meregang, terutama bila ada gerakan mendadak. Rasa nyeri atau tak nyaman ini disebut nyeri ligamen rotundum. Oleh karena itu amat disarankan menjaga sikap tubuh dan tak melakukan gerakan-gerakan mendadak atau yang menimbulkan peregangan.

Perkembangan Janin Minggu ke-18 Sekarang Janin sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh anda. Janin akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras. Otot Janin sudah dapat berkontraksi dan relaks, Janin sudah dapt menendang, meninju dan bergerak sangat aktif. Dalam minggu ini mungkin anda sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali. Taksiran berat janin sekitar 150 gram. Rahim dapat diraba tepat di bawah pusar, ukurannya kira-kira sebesar buah semangka. Pertumbuhan rahim ke depan akan mengubah keseimbangan tubuh ibu. Sementara peningkatan mobilitas persendian ikut mempengaruhi perubahaan postur tubuh sekaligus menyebabkan keluhan punggung. Keluhan ini makin bertambah bila kenaikan berat badan tak terkendali. Untuk mengatasinya, biasakan berbaring miring ke kiri, hindari berdiri terlalu lama dan mengangkat beban berat. Selain itu, sempatkan sesering mungkin mengistirahatkan kaki dengan mengangkat/mengganjalnya pakai bantal. Mulai usia ini hubungan interaktif antara ibu dan janinnya kian terjalin erat. Tak mengherankan setiap kali si ibu gembira, sedih, lapar atau merasakan hal lain, janin pun merasakan hal sama.

Perkembangan Janin Minggu ke-19

25

Sekarang panjang janin sekitar 23 cm dengan berat 200 gr. Jika belum juga merasakan gerakan janin, mungkin minggu ini anda akan mulai merasaka gerakannya. Otak janin telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol. Sistem saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4, di minggu ini makin sempurna perkembangannya, yakni dengan diproduksi cairan serebrospinalis yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan. Nah, jika lubang yang ada tersumbat atau aliran cairan tersebut terhalang oleh penyebab apa pun, kemungkinan besar terjadi hidrosefalus/penumpukan cairan di otak. Jumlah cairan yang terakumulasi biasanya sekitar 500-1500 ml, namun bisa mencapai 5 liter! Penumpukan ini jelas berdampak fatal mengingat betapa banyak jumlah jaringan otak janin yang tertekan oleh cairan tadi.

Perkembangan Janin Minggu ke-20 Kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi dua lapisan, yakni lapisan epidermis yang terletak di permukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari, telapak tangan maupun telapak kaki. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluh-pembuluh darah kecil, saraf dan sejumlah besar lemak. Seiring perkembangannya yang pesat, kebutuhan darah janin pun meningkat tajam. Agar anemia tak mengancam kehamilan, ibu harus mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi, baik lewat konsumsi makanan bergizi seimbang maupun suplemen yang dianjurkan dokter. Otot Janin semakin kuat setiap minggu. Jika masih belum dapat merasakan gerakannya, anda pasti akan merasakan gerakannya sekarang. Mungkin saja anda mengartikan gerakannya pertama kali seperti angin, karena terasa seperti letupan gelembung-gelembung di dalam. Janin bergerak sekitar 200 kali sehari, tapi anda hanya merasakan sedikit dari semua gerakan ini. Perkembangan JaninUsia 6 Bulan Perkembangan Janin TRANSLATE Janin masih sangat kecil. Garis-garis sudah tampak pada telapak tangan dan ujung-ujung jarinya. Sistem pendengaran mulai berkembang walau belum sepenuhnya berfungsi. Proses pembentukan tulang terus berlanjut sehingga tulang janin semakin kuat. Panjang janin 33 cm dan beratnya 570 gram. Janin sudah tidak bisa bergerak leluasa, karena seluruh

26

ruangan dalam rahim telah terisi/penuh. Janin akan berada alam posisi meringkuk, dengan tangan didepan dagu dan kaki di depan dada. Walaupun sistem organ belum berfungsi sepenuhnya, namun janin mampu mendengarkan suara-suara dari luar, dan mampu merasakan apa yang dirasakan ibu. Bila ibu merasa stress, cemas, kesal sedih atau bahagia,janin akan merasakan hal yang sama. Kondisi ini disebabkan hormon adrenalinyang diproduksi ibu dapat menembus plasenta sehingga mempengaruhi kondisi emosi bayi. Si ibu dapat merasakan bagian-bagian tubuh janin yang berlainan dengan menyentuh dinding perutnya. Otot rahim ibu meregang dan kadang ibu merasakan sakit di bagian perut. Perkembangan Janin Minggu ke-21 Pada minggu ini, berbagai sistem organ tubuh mengalami pematangan fungsi dan perkembangan. Dengan perut yang kian membuncit dan keseimbangan tubuh yang terganggu, bukan saatnya lagi melakukan olahraga kontak yang kemungkinan terjatuhnya besar. Hindari pula olahraga peregangan ataupun yang bersikap kompetitif. Anda akan merasakan lebih banyak gerakan janin sekarang karena bayi makin aktif.

Perkembangan Janin Minggu ke-22 Janin mulai sadar akan lingkungannya dan janin akan merasa tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda di perut. Tubuh Janin mulai memproses sel darah putih. ini penting untuk Janin dalam melawan penyakit dan infeksi. Di usia ini pula kelopak mata mulai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka. Jantung janin yang terbentuk di minggu ke-5 pun mengalami “modifikasi” sedemikian rupa dan mulai menjalankan fungsinya memompa darah sebagai persiapannya kelak saat lahir ke dunia. Perkembangan Janin Minggu ke-23 Panjangnya sekitar 23 cm. Sekarang ukuran kepalanya sudah sesuai dengan tubuhnya. Saat ini janin terlihat sama seperti akan lahir, tapi lebih kecil dan kurus. Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stetoskop.(letakkan stetoskop langsung di perut).pertumbuhan otak saat ini sangat cepat. Kulitnya masih tampak keriput karena kandungan lemak di bawah kulitnya tak sebanyak saat ia dilahirkan kelak. Namun wajah dan tubuhnya secara keseluruhan amat mirip dengan penampilannya sewaktu dilahirkan nanti. Hanya saja rambut lanugo yang menutup sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini.

Perkembangan Janin Minggu ke-24

27

Pendengaran Janin sudah terbentuk sempurna. Janin akan bergerak dengan suara musik dari luar. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suarasuara bising atau teriakan yang tak disukainya. Janin membentuk pola kapan saat tidur dan saat bangun. Anda aka merasakan saat janin bergerak terus, dan saat terdiam. Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata Perkembangan Janin Usia 7 Bulan Perkembangan Janin TRANSLATE Perkembangan Janin Usia 7 Bulan Perkembangan Janin Usia 7 Bulan Perkembangan Janin Usia 7 Bulan. Lemak mulai menumpuk,dan sebuah zat lemak yang disebut verinix menutupi kulit janin, sehingga janin tidak basah di dalam cairan amnionnyadan tubuhnya merasa hangat. Fungsi otak janin sudah mulai berkembang dengat sangat pesat. ermukaan otak menjadi berkerut-kerut,yang berguna bagi perkembangan selanjutnya. Sekitar lima hari setelah proses pengerutan dimulai, sel-sel syaraf akan dilapisi oleh lapisan lemak yang membuat proses penyampaian rangsangan dari jung-ujung sel syaraf menjadi lebih cepat, mudah,dan lebih efisien. Perlu diketahui, otak manusia akan mengalami masa keemasan pada saat janin berusia 7 bulan dalam kandungan hingga berusia 5 tahun.

Perkembangan Janin Minggu ke-25 Berat janin kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. Sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm. Bila ada indikasi medis, umumnya akan dilakukan USG berseri seminggu 2 kali untuk melihat apakah perkembangan janin terganggu atau tidak. Yang termasuk indikasi medis di antaranya hipertensi ataupun preeklampsia.

Perkembangan Janin Minggu ke-26 Pembuluh darah kapiler dibawah jaringan kulit janin mulai dialiri darah. Permukaan kulit yang tadinya keriput perlahan-lahan menjadi semakin halus dan licin. Mata telah terbentuk sempurna. Begitu pula telinga yang telah mampu mendengarkan. Kepala janin menjadi lebih kecil ketimbang tubuhnya (kepala telah proporsional dengan

28

ukuran tubuh). Di usia ini berat janin diperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar, normalnya 120-160 denyut per menit. Sementara rasa tak nyaman berupa keluhan nyeri pinggang, kram kaki dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan si ibu. Begitu juga keluhan nyeri di bawah tulang rusuk dan perut bagian bawah, terutama saat bayi bergerak. Sebab, rahim jadi makin besar yang akan memberi tekanan pada semua organ tubuh. Termasuk usus kecil, kantung kemih dan rektum. Tak jarang ibu hamil jadi terkena sembelit, namun terpaksa bolak-balik ke kamar mandi karena beser.

Perkembangan Janin Minggu ke-27 Matanya sudah terbuka dan melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya. Janin terlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya janin mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya. Janin kini beratnya melebihi 1000 gram. Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. Di minggu ini kelopak mata mulai membuka. Sementara retina yang berada di bagian belakang mata, membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskannya ke otak.

Perkembangan Janin Minggu ke-28 Testis bayi laki-laki akan turun ke kantung skrotum. Jaringan otak berkembang. Sekarang janin anda dapat bermimpi. Puncak rahim berada kira-kira 8 cm di atas pusar. Gerakan janin makin kuat dengan intensitas yang makin sering, sementara denyut jantungnya pun kian mudah didengar. Tubuhnya masih terlihat kurus meski mencapai berat sekitar 1100 gram dengan kisaran panjang 35-38 cm. Kendati dibanding minggu-minggu sebelumnya lebih berisi dengan bertambah jumlah lemak di bawah kulitnya yang terlihat kemerahan. Jumlah jaringan otak di usia kehamilan ini meningkat. Begitu juga rambut kepalanya terus bertumbuh makin panjang. Alis dan kelopak matanya pun terbentuk, sementara selaput yang semula menutupi bola matanya sudah hilang. PESAN Periksakan kehamilan minimal 1 kali pada bulan ke 7 dengan tujuan untuk mengetahui posisi kepala bayi apakah sudah benar atau tidak (persentasi kepala). Bila persentasi belum benar, ibu dinasehatkan melakukan upaya-upaya yang bisa membetulkan posisi, misalnya : ibu sering nungging.

29

Memperhatikan kosumsi makanan (kwalitas dan kwantitas) mengingat pada posisi kecil harus lebih sering karena perut ibu sudah terdesak rahim yang membesar.

Ibu dan keluarga dinasehatkan untuk merencanakan tempat persalinan dimana dan biaya yang diperlukan bila saat melahirkan memerulukan rujukan siapa yang memutuskan, transportasi dan lain-lain]

Ibu mulai berlatih mengejan.

Perkembangan Janin Usia 8 Bulan Perkembangan Janin TRANSLATE Perkembangan Janin Usia 8 Bulan Perkembangan Janin Usia 8 Bulan Perkembangan Janin Usia 8 Bulan. Semua indera pada janin sudah mulai berfungsi.Gerakan-gerakan janinmulai terasa dengan jelas. Janin telah terbentuk sempurna dan posisi kepala berada di bawah (cephalic). Paru-parunya sudah sempurna dan plasenta mencapai kematangan. Panjang janin saat ini sekitar 45-50 cm dan beratnya 1,8 kg. Dengan panjang tersebut, wajar jika kantung ketuban (amnion) mulai terasa sempit. Cairan amnion akan mencapai volume optimal, dan kemudian akan mengalami pengurangan. Saat janin mencapai usia 33 minggu, kuku jari tangannya akan mulai tumbuh. Kelopak mata yang telah dapat membuka dan menutup sudah ditumbuhi bulu mata. Oksigen yang dibutuhkan janin masih disuplai oleh ibu, karena janin belum mampu bernafas dengan sempurna (paru-paru dan ginjal belum berfungsi sempurna). Pada masa ini, aktivitas janin sudah mulai mempelajari bahasa yang sederhana, yaitu suara sang ibu dan orang-orang di sekitarnya. ika ibu sering membacakan cerita bagi janin, maka setelah lahir, si janin akan mudah terlelap bila dibacakan cerita yang sama sebagai pengantar tidur. Pada bulan ini, perkembangan otak janin terus berkembang pesat, dan fungsi otak dalam menghantarkan rangsangan syaraf semakin baik. Pada bulan kedelapan, aktivitas janin sudah mulai menyesuaikan dengan aktivitas ibunya. Janin akan banyak beraktivitas pada siang hari, dan pada malam harii ia akan beristirahat.

30

Perkembangan Janin Minggu ke-29 Posisi janin pada saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala ke arah bawah. Jaringan lemak terus terbentuk. Beratnya sekitar 1250 gram dengan panjang rata-rata 37 cm. Kelahiran prematur mesti diwaspadai karena umumnya meningkatkan keterlambatan perkembangan fisik maupun mentalnya. Bila dilahirkan di minggu ini, ia mampu bernapas meski dengan susah payah. Ia pun bisa menangis, kendati masih terdengar lirih. Kemampuannya bertahan untuk hidup pun masih tipis karena perkembangan paru-parunya belum sempurna. Meski dengan perawatan yang baik dan terkoordinasi dengan ahli lain yang terkait, kemungkinan hidup bayi prematur pun cukup besar

Perkembangan Janin Minggu ke-30 Beratnya mencapai 1400 gram dan kisaran panjang 38 cm. Puncak rahim yang berada sekitar 10 cm di atas pusar memperbesar rasa tak nyaman, terutama pada panggul dan perut seiring bertambah besar kehamilan. Bagilah kebahagiaan saat merasakan gerakan si kecil pada suami dengan memintanya meraba perut Anda. Mulai denyutan halus, sikutan/tendangan sampai gerak cepat meliuk-liuk yang menimbulkan rasa nyeri. Aktifnya gerakan ini tak mustahil akan membentuk simpul-simpul. Bila sampai membentuk simpul mati tentu sangat membahayakan karena suplai gizi dan oksigen dari ibu jadi terhenti atau paling tidak terhambat. Janin mengisi hampir seluruh ruang di rahim. Ketika janin menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak di bawah kulit perut. Otak berkembang sangat cepat.

Perkembangan Janin Minggu ke-31 Berat Janin sekitar 1600 gram dengan taksiran panjang 40 cm. Waspadai bila muncul gejala nyeri di bawah tulang iga sebelah kanan, sakit kepala maupun penglihatan berkunang-kunang. Terutama bila disertai tekanan darah tinggi yang mencapai peningkatan lebih dari 30 ml/Hg. Itu sebab, pemeriksaan tekanan darah rutin dilakukan pada setiap kunjungan ke bidan/dokter. Cermati pula gangguan aliran darah ke anggota tubuh bawah yang membuat kaki jadi bengkak. Pada gangguan ringan, anjuran untuk lebih banyak beristirahat dengan berbaring miring sekaligus mengurangi aktivitas, bisa membantu. Janin makin bertumbuh besar, jadi ruangan rahim menjadi lebih sedikit, sehingga gerakan Janin akan berkurang. Janin kemungkinan dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu didadanya serta tangan dan kaki saling bersilang.

31

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->