P. 1
Bentuk Akar dan Bilangan Berpangkat Pecahan

Bentuk Akar dan Bilangan Berpangkat Pecahan

|Views: 2,416|Likes:
Published by Gabriela Dina

More info:

Published by: Gabriela Dina on Jan 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

Bentuk Akar dan Bilangan Berpangkat Pecahan

Bilangan Rasional dan Irasional
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a, b bilangan bulat dan b ≠ 0. Bilangan rasional merupakan gabungan dari bilangan bulat, nol, dan pecahan. Contoh bilangan rasional adalah -5, -1/2, 0, 3, 3/4, dan 5/9. Sebaliknya, bilangan irasional adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a, b bilangan bulat dan b ≠ 0. Contoh bilangan irasional adalah . Bilangan-bilangan tersebut, jika dihitung dengan kalkulator merupakan desimal yang tak berhenti atau bukan desimal yang berulang. Misalnya √2 = 1,414213562 .... Selanjutnya, gabungan anrara bilangan rasional dan irasional disebut bilangan real.

Bentuk Akar
Berdasarkan pembahasan sebelumnya, contoh bilangan irasional adalah √2 dan √5 . Bentuk seperti itu disebut bentuk akar. Dapatkah kalian menyebutkan contoh yang lain? Bentuk akar adalah akar dari suatu bilangan yang hasilnya bukan bilangan Rasional. Bentuk akar dapat disederhanakan menjadi perkalian dua buah akar pangkat bilangan dengan salah satu akar memenuhi definisi √a2 = a jika a ≥ 0, dan –a jika a < 0 Contoh : Sederhanakan bentuk akar berikut √75 Jawab : √75 = √25x3 = √25 x √3 = 5√3

Mengubah Bentuk Akar Menjadi Bilangan Berpangkat Pecahan dan Sebaliknya
Bentuk √a dengan a bilangan bulat tidak negatif disebut bentuk akar kuadrat dengan syarat tidak ada bilangan yang hasil kuadratnya sama dengan a. oleh karena itu √2,√3, √5, √10, √15 dan √19 merupakan bentuk akar kuadrat. Untuk selanjutnya, bentuk akar n√am dapat ditulis am/n (dibaca: a pangkat m per n). Bentuk am/n disebut bentuk pangkat pecahan.

kesimpulan : jika a.contoh : jawab : Operasi Aljabar pada Bentuk Akar Penjumlahan dan Pengurangan Penjumlahan dan pengurangan pada bentuk akar dapat dilakukan jika memiliki suku-suku yang sejenis.c)√b . maka berlaku a√b + c√b = (a + c)√b a√b .c√b = (a . c = Rasional dan b ≥ 0.

Rumus tersebut juga berlaku pada operasi perpangkatan dari akar suatu bilangan. .Perkalian dan Pembagian Contoh : Tentukan hasil operasi berikut : jawab : Perpangkatan Kalian tentu masih ingat bahwa (a^)" = a^'.

Contoh : . 3. Jika tidak ada tanda kurungnya maka 1. pangkat dan akar sama kuat. Sebelum melakukan operasi campuran. artinya kali dan bagi dikerjakan terlebih dahulu. tambah dan kurang sama kuat. artinya mana yang lebih awal dikerjakan terlebih dahulu. kali dan bagi sama kuat. pahami urutan operasi hitung berikut. 4. • • Prioritas yang didahulukan pada operasi bilangan adalah bilangan-bilangan yang ada dalam tanda kurung. kalian akan lebih mudah menyelesaikan soal-soal operasi campuran pada bentuk akarnya. 2.Contoh: Operasi Campuran Dengan memanfaatkan sifat-sifat pada bilangan berpangkat. kali dan bagi lebih kuat daripada tambah dan kurang.

sering kita temukan pecahan dengan penyebut bentuk akar. Artinya tidak ada bentuk akar pada penyebut suatu pecahan.Merasionalkan Penyebut Dalam perhitungan matematika. Penyebut Berbentuk √b . Penyebut dari pecahan-pecahan yang akan dirasionalkan berturut-turut adalah Merasionalkan penyebut adalah mengubah pecahan dengan penyebut bilangan irasional menjadi pecahan dengan penyebut bilangan rasional. misalnya Agar nilai pecahan tersebut lebih sederhana maka penyebutnya harus dirasionalkan terlebih dahulu.

serta √b adalah bentuk akar maka pecahan a/√b dapat dirasionalkan penyebutnya dengan cara mengalikan pecahan tersebut dengan √b/√b .Jika a dan b adalah bilangan rasional. Contoh : Sederhanakan pecahan berikut dengan merasionalkan penyebutnya! jawab : Penyebut Berbentuk (a+√b) atau (a+√b) Jika pecahan-pecahan mempunyai penyebut berbentuk (a+√b) atau (a+√b) maka pecahan tersebut dapat dirasionalkan dengan cara mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan sekawannya. Sekawan dari (a+√b) adalah (a+√b) adalah dan sebaliknya. jawab : . Bukti Contoh : Rasionalkan penyebut pecahan berikut.

Penyebut Berbentuk (√b+√d) atau (√b+√d) Pecahan tersebut dapat dirasionalkan dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan bentuk akar sekawannya. Contoh: Selesaikan soal berikut! Jawab : . yaitu sebagai berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->