P. 1
MAKALAH KESEHATAN JASMANI

MAKALAH KESEHATAN JASMANI

|Views: 2,397|Likes:
Published by animania_1989

More info:

Published by: animania_1989 on Jan 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masa kaum muda merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan kaum muda akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan muda rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Pada masa muda, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan kaum muda untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia muda. Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para kaum muda tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan kaum muda lainnya. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan kaum muda yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan kaum muda sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

1.2 Tujuan Narkoba dan pergaulan bebas, sepertinya sudah menjadi stereotype yang selalu melekat pada remaja jaman sekarang, maka dari itu pembuatan makalah ini dibuat bertujuan agar menghapus stereotype tersebut, serta memberikan sedikit solusi kepada kaum muda serta orang tua untuk lebih bijak menyikapi masalah narkoba, dan lebih memperhatikan anggota keluarga satu sama lain agar tidak terjerumus dan menyentuh atau malah mengkonsumsi narkoba.

1

baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika. LSD (Lycergic Alis Diethylamide). tanaman ganja. seperti: y Alkohol yang mengandung ethyl etanol. semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat. hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No.BAB II PENYALAHGUNAAN NARKOBA 2. jicingko). baik secara oral/diminum. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. Fensiklidin. ekgonina. serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas. Mandarax. Shabu-shabu. jicing. yang dapat mengubah pikiran. Rohypnol. dan damar ganja. yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. Amfetamine. Zat yang termasuk psikotropika antara lain: y Sedatin (Pil BK). 22 tahun 1997). morfina. Ekstasi. maupun disuntikan. Fenobarbital. suasana hati atau perasaan.1 Narkoba Narkoba (singkatan dari Narkotika. Metakualon. Valium. Flunitrazepam. opium mentah. Metifenidat. 5/1997). Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia. Magadon. dan perilaku seseorang. Yang termasuk jenis Narkotika adalah : y Tanaman papaver. dihirup. dsb. baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah. inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan 2 . y Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina. Psikotropika adalah zat atau obat. opium masak (candu. opium obat. kokaina. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman.

karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung. 2. 2. yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang. Jenis narkoba depresan antara lain opioda. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis.  Stimulan. Secara umum.3 Dampak Penyalahgunaan Narkoba Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Jenis stimulan: Kafein. merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. aceton. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw. psikis maupun sosial seseorang. Amphetamin. Contoh: lem/perekat.yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. ether. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. paru-paru. dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. 3 . bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri.  Halusinogen. dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik. Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja. dsb. hati dan ginjal. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.2 Narkoba Berdasarkan Efeknya Dari efeknya. narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:  Depresan. efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Kokain.

Dampak Fisik:  Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang. penuh curiga Agitatif. gangguan kesadaran. seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen. kesukaran bernafas. apatis. perasaan tidak aman. gangguan peredaran darah  Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses). perasaan kesal dan tertekan Cenderung menyakiti diri. alergi. masa depan suram 4 . halusinasi. anti-sosial dan asusila. testosteron). bahkan bunuh diri Dampak Sosial:    Gangguan mental. suhu tubuh meningkat. dikucilkan oleh lingkungan Merepotkan dan menjadi beban keluarga Pendidikan menjadi terganggu. ketidakteraturan menstruasi. Over dosis bisa menyebabkan kematian Dampak Psikis:      Lamban kerja. mual-mual dan muntah. serta gangguan fungsi seksual. risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B. progesteron. perubahan periode menstruasi. khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian. ceroboh kerja. dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya  Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. diare. C. sering tegang dan gelisah Hilang kepercayaan diri. pengecilan hati dan sulit tidur  Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin. pengerasan jaringan paru-paru  Sering sakit kepala. dan amenorhoe (tidak haid)  Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik. menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal Sulit berkonsentrasi. eksim  Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan. kerusakan syaraf tepi  Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung. pengkhayal.

psikis dan sosial berhubungan erat. diantaranya :  Keluarga yang kacau balau. Adapun faktor lain yang beresiko tinggi sehingga kaum muda dapat menggunakan narkoba. manipulatif. obat terlarang hingga ganja dan zat adiktif lainnya.4 Narkoba Pada Kaum Muda Penyalahgunaan narkoba umumnya terjadi pada kaum kaum muda dan sebagian besar adalah yang tinggal di perkotaan. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Sementara salah satu bentuk pelanggaran hukum ialah meminum minuman keras. pelanggaran hukum. antara kanak-kanak dan kedewasaan. mencuri. Motivasinya ialah karena ingin mendapatkan perhatian "status sosial". kenakalan kaum muda merupakan bentuk pernyataan eksistensi diri di tengah-tengah lingkungan dan masyarakatnya. dll. relatif tidak cepat menikah karena harus menempuh masa belajar hingga jenjang universitas. Ia hidup antara kebebasan dan ketergantungan kepada orang tuanya. Dengan kata lain. baik fisik. mereka ada dalam pembentukan nilai-nilainya sendiri serta sikapnya. baik sikap keagamaan. Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua. mental. Mereka biasanya mempunyai sifat kosmopolit. maupun sikap kultural dan sosialnya. Kaum muda sedang mencari identitas sikapnya terhadap lingkungan dan sesamanya. Salah satu penyimpangan perilaku ini adalah perilaku seksual. pemarah. terutama adanya orang tua yang menjadi penyalahguna narkoba atau menderita sakit mental 5 . maupun sosio-kulturalnya.Dampak fisik. yang disebut juvenile delinquency. dan penghargaan atas eksistensi dirinya. bahkan tindak kriminal. Pada masa itulah mereka hidup dalam pancaroba. bahkan hingga memperoleh pekerjaan dianggap layak. 2. Dalam kondisi yang serba mendua itulah seringkali kaum muda tergelincir ke jalur kenakalan. Pada masa itu banyak kaum muda yang melakukan kenakalan. bukan kenakalan semata.

2. Penyalahgunaan narkoba dapat merusak ekonomi karena sifat obat yang membuat ketergantungan. Terlebih jika dikaitkan dengan timbulnya berbagai penyakit yang menyertainya seperti Hepatitis. Sifat obat yang merusak secara fisik maupun psikis akan berdampak kepada ketidaknyamanan hubungan sosial dalam keluarga.5 Undang-undang Penyalahgunaan Narkoba Penyalahgunaan narkoba selain merugikan kesehatan diri sendiri juga berdampak negatif terhadap kehidupan ekonomi dan sosial seseorang. bahkan hal ini bisa berdampak buruk yaitu bisa menimbulkan persoalan kriminalitas seperti pencurian. Ekonomi keluarga bisa bangkrut bilamana keluarga tidak mampu lagi membiayai ketergantungan anggotanya terhadap narkoba. 6 . bahkan kematian. Perilaku pengguna yang tidak terkontrol dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Penyalahguna narkoba juga menimbulkan keresahan dalam masyarakat. suka mencari sensasi Miskin ketrampilan sosial Bergabung dengan kelompok sebaya yang berperilaku menyimpang Tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua Tidak berada dalam pengawasan orang tua Tidak mau mengikuti aturan / norma / tata tertib. penodongan bahkan perampokan. Keharmonisan keluarga pun bisa terganggu manakala salah seorang atau beberapa orang anggota keluarga menjadi pecandu.  Orang tua dan anak kurang saling memberi kasih sayang dan pengasuhan Anak/kaum muda yang sangat pemalu atau yang dikucilkan dan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya       Anak yang bertingkah laku agresif. dimana tubuh pengguna selalu meminta tambahan dosis dan dengan harga obat-obatan jenis narkoba yang tergolong relatif mahal maka hal tersebut secara ekonomis sangat merugikan. HIV/AIDS. rencah penghayatan spiritualnya.

dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak 20 juta rupiah. zat berbahaya yang paling populer memang baru minuman keras (khamar). ada beberapa ayat Al-Qur'an dan Hadits yang melarang manusia untuk mengkonsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan. menghalang-halangi penderita syndrome ketergantungan untuk menjalani pengobatan dan/atau dalam pengobatan atau 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. oleh karena itu negara melarang narkoba. Undang-undang Nomor menyatakan :  Pasal 37 ayat (1) : Pengguna psikotropika yang menderita syndrome ketergantungan berkewajiban ikut serta perawatan  Pasal 64 ayat (1) barang siapa : a. Dalam perkembangan dunia Islam. menyatakan :  Pasal 45 : Pecandu narkotika wajib menjalani pengobatan dan/atau perawatan  Pasal 36 : Orang tua atau wali pecandu yang belum cukup umur bila sengaja tidak melaporkan diancam kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak satu juta rupiah. sedang bagi keluarganya paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak satu juta rupiah.Hal tersebut lebih jauh bisa menyebabkan hancurnya suatu negara. perawatan pada fasilitas rehabilitasi sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 37. bermetamorfosa dan beranak pinak 7 . khamar kemudian bergesekan. 2. Pada orde yang lebih mutakhir. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika.  Pasal 88 : Pecandu narkotika yang telah dewasa sengaja tidak melapor diancam kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak dua juta rupiah. minuman keras dan hal-hal yang memabukkan bisa juga dianalogikan sebagai narkoba.6 Narkoba dan Islam Dalam wacana Islam. Waktu Islam lahir dari terik padang pasir lewat Nabi Muhammad.

dan setiap khamar haram". sesungguhnya (meminum) khamar. Abdullah bin Umar). (QS Al-Maidah : 91) Perbuatan setan adalah hal-hal yang mengarah pada keburukan. kegelapan. dalam analoginya. entah itu pembuatnya. Selain dua ayat al-Qur'an di atas. mengundi nasib dengan panah. Untuk itu. Sementara itu. maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)". Ada dua surat al-Qur'an dan dua hadits yang coba dilansir disini. Khamar dan judi juga bisa memalingkan seseorang dari Allah dan shalat. yang terjemahannya kira-kira begini : "Hai orang-orang yang beriman. juga ada hadits yang melarang khamar/minuman keras (baca : narkoba). berjudi. Kh amar (narkoba) dan judi sangat dekat dengan dunia kejahatan dan kekerasan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan". adalah termasuk perbuatan syaitan. orang yang terlibat dalam penyalahgunaan khamar (narkoba) dilaknat oleh Allah. bahan atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan adalah khamar. khamar (narkoba) bisa memerosokkan seseorang ke derajat yang rendah dan hina karena dapat memabukkan dan melemahkan. khamar (dalam bentuk yang lebih luas adalah narkoba) dilarang dan diharamkan. adalah sama dengan larangan mengonsumsi narkoba. yang kemudian lazim disebut narkotika atau lebih luas lagi narkoba. (QS Al-Maidah : 90) Kemudian ayat yang kedua: "Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu. larangan mengonsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan. (HR. dan sisi-sisi destruktif manusia. Ini semua bisa dipicu dari khamar (narkoba) dan judi karena bisa membius nalar yang sehat dan jernih. maka menurut al-Qur'an khamar (narkoba) dan judi potensial memicu permusuhan dan kebencian antar sesama manusia. Untuk itu.dalam bentuk yang makin canggih. dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang. yaitu : "Setiap zat. Jelas dari hadits di atas. 8 . (berkorban untuk) berhala.

adakan dialog terbuka dengan anggota yang menggunakan narkoba  Dengarkan dengan baik pendapatnya. Jangan memberi ceramah/nasehat berlebih 9 .           Menerima norma kebiasaan tentang larangan penggunaan narkoba. Keluarga harus dapat menciptakan komunikasi yang lebih baik Disiplin. khusunya bagi remaja:   Ikatan yang kuat di dalam keluarga Pengawasan orang tua yang didasarkan pada aturan tingkah laku yang jelas dan pelibatan orang tua dalam kehidupan anak/kaum muda  Ikatan yang kuat di dalam institusi pro-sosial seperti keluarga. untuk menjauhi narkoba. sekolah. beri dorongan non verbal.7 Pencegahan Dan Solusi Penyalahgunaan Narkoba Beberapa faktor-faktor penting yang harus diperhatikan agar dapat mencegah kaum muda menggunakan narkoba. dan orang yang mau disuguhi. pembelinya. Solusi yang dapat dilakukan ketika ada anggota keluarga yang menggunakan narkoba :   Berusaha tenang. penyuguhnya. tegas dan konsisten dengan aturan yang dibuat Berperan aktif dalam kehidupan anak-anak Memonitor aktivitas mereka Mengetahui dengan siapa anak/kaum muda bergaul Mengerti masalah dan apa yang menjadi perhatian mereka Orang tua harus menjadi panutan. kendalikan emosi. jangan marah dan tersinggung Jangan tunda masalah. 2. teman diskusi. tempat bertanya Mampu mengembangkan tradisi keluarga dan nilai-nilai keagamaan Menggali potensi anak untuk dikembangkan melalui berbagai macam kegiatan. penjualnya. Bukan hanya agama Islam. beberapa agama lain juga mewanti-wanti (memberi peringatan yang sungguh-sungguh) kepada para pemeluknya atau secara lebih umum umat manusia.pemakainya. hadapi kenyataan. dan organisasi-organisasi keagamaan.

rencanakan membuat kegiatan bersama-sama keluarga  Cari pertolongan. ungkapkan dengan hati-hati dan ajak mereka bekerja sama menghadapi masalah. seperti halnya BKKBN.3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap. untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat. Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. 10 . yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. antara 3-12 bulan.  Sekunder. Hargai kejujuran.3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental. pendekatan melalui keluarga.  Tertier. pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). panti/tempat rehabilitasi. agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Instansi pemerintah. dll. mengembangkan kegiatan alternatif. membuat kelompok-kelompok dukungan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi. rumah sakit. penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba. Ada tiga tingkat intervensi.  Pendekatan kepada orang tua teman anak pemakai narkoba. biasanya dalam bentuk pendidikan. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling. dan Fase sosialiasi dalam masyarakat. cari bantuan pihak ketiga yang paham dalam menangani narkoba atau tenaga profesional. Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 . dll. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga. puskesmas. yaitu  Primer. dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik. berusaha jujur terhadap diri sendiri. jangan merasa benar sendiri  Tingkatkan hubungan dalam keluarga. lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. antara 1 . sebelum penyalahgunaan terjadi.

maupun pihak yang terkait lebih aware pada permasalahan yang membahayakan ini. mulai anak usia SD sampai Perguruan Tinggi yang notabene adalah penerus bangsa yang berakibat disorientasi emosi. Diharapkan dengan penjelasan apa itu narkoba dan berbagai jenisjenisnya. kemauan.2 Saran Untuk melakukan penanggulangan terhadap peredaran narkoba yang sudah semakin memprihatinkan dan membahayakan karena semakin banyaknya jumlah generasi muda Indonesia yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Terlebih lagi di era globalisasi ini dimana semua perkembangan teknologi informasi begitu pesat yang dapat mempermudah penyebaran dan penyalahgunaan narkoba. maka penulis menyarankan untuk membentuk manajemen penanggulangan peredaran narkoba serta dampak bahaya yang ditimbulkannya dengan melibatkan masyarakat sebagai komponen utama.1 Kesimpulan Masalah penyalahgunaan narkoba bukan lagi sebuah masalah yang dapat diselesaikan dengan mudah. diharapkan aga kaum r muda. 3. dampaknya serta pandangan dalam islam.BAB III PENUTUP 3. orang tua. karena dalam perkembangannya penyalahgunaan narkoba ini yang telah menimpa generasi muda. pendidikan dan pelatihan yang memadai sehingga diharapkan kelak dapat memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada masyarakat dalam menanggulangi kejahatan peredaran narkoba yang semakin 11 . Kolaborasi kelompok-kelompok sosial tersebut diberikan pembekalan. maupun disorientasi koordinasi psikomotoriknya. Maka dari itu peran dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk memberikan kesadaran serta pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Strategi penanggulangan peredaran narkoba tersebut direalisasikan melalui pembentukan organisasi dari kelompok-kelompok sosial yang ada di dalam masyarakat.

Departemen Sosial serta lembaga kemasyarakatan yang peduli terhadap narkoba.memprihatinkan. Ketiga Output. 12 . pelaksanaan. yang meliputi tahap persiapan. seperti kepolisian. Kedua Proses. merupakan keikut sertaan dan pelibatan lembaga-lembaga terkait. yaitu : Pertama Input. yaitu diharapkan dengan kolaborasi kelompok sosial ini dapat meningkatkan peran dan kapasitas kelompok sosial dalam penanggulangan narkoba peredaran narkoba dan diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat tentang penanggulangan peredaran narkoba dan dampak bahaya yang dapat ditimbulkan oleh narkoba. Penanganan masalah narkoba melalui pemberdayaan kelompok sosial masyarakat harus disusun dan direncanakan secara sistematis dan berkesinambungan dengan didukung oleh kepolisian dan pemerintah yang melalui beberapa proses antara lain. Badan Narkotika Daerah. monitoring dan evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

html 13 . http://google. Depsos RI.com/News/Remaja. Brosur Direktorat Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Korban NAPZA. Bandung : Nuansa.DAFTAR PUSTAKA M.id http://www.co.id/#hl=id&source=hp&biw=1331&bih=518&q=penyalahgu naan+narkoba&aq=f&aqi=g7&aql=&oq=&gs_rfai=&fp=6c0745768df1cbe 5 http://www. 2004. Bahaya Narkoba Alkohol : Cara Islam Mengatasi. Arief Hakim.co.wikimu.google. Mencegah dan Melawan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->