BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masa kaum muda merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan kaum muda akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan muda rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Pada masa muda, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan kaum muda untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia muda. Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para kaum muda tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan kaum muda lainnya. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan kaum muda yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan kaum muda sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

1.2 Tujuan Narkoba dan pergaulan bebas, sepertinya sudah menjadi stereotype yang selalu melekat pada remaja jaman sekarang, maka dari itu pembuatan makalah ini dibuat bertujuan agar menghapus stereotype tersebut, serta memberikan sedikit solusi kepada kaum muda serta orang tua untuk lebih bijak menyikapi masalah narkoba, dan lebih memperhatikan anggota keluarga satu sama lain agar tidak terjerumus dan menyentuh atau malah mengkonsumsi narkoba.

1

Psikotropika adalah zat atau obat. semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat. yang dapat mengubah pikiran. baik secara oral/diminum. Valium. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman.1 Narkoba Narkoba (singkatan dari Narkotika. yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No.BAB II PENYALAHGUNAAN NARKOBA 2. Zat yang termasuk psikotropika antara lain: y Sedatin (Pil BK). Metakualon. Ekstasi. opium obat. dan perilaku seseorang. opium masak (candu. ekgonina. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah : y Tanaman papaver. kokaina. Metifenidat. serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas. tanaman ganja. dan damar ganja. Mandarax. baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. opium mentah. suasana hati atau perasaan. 5/1997). Shabu-shabu. LSD (Lycergic Alis Diethylamide). Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. y Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina. Flunitrazepam. Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia. jicing. dihirup. baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika. Fenobarbital. jicingko). Amfetamine. dsb. maupun disuntikan. Magadon. hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. seperti: y Alkohol yang mengandung ethyl etanol. morfina. Rohypnol. inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan 2 . Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah. Fensiklidin.

paru-paru. Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai.2 Narkoba Berdasarkan Efeknya Dari efeknya. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran.3 Dampak Penyalahgunaan Narkoba Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. hati dan ginjal. dsb. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi. Secara umum. 2. 3 . Jenis narkoba depresan antara lain opioda. dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik. psikis maupun sosial seseorang. merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:  Depresan. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw. Kokain. kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. 2.  Halusinogen.yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. aceton. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis. Contoh: lem/perekat. efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Jenis stimulan: Kafein. yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang. karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung. bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Amphetamin. ether. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.  Stimulan.

serta gangguan fungsi seksual. diare. Over dosis bisa menyebabkan kematian Dampak Psikis:      Lamban kerja.Dampak Fisik:  Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang. ketidakteraturan menstruasi. khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian. risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B. gangguan kesadaran. perasaan tidak aman. halusinasi. mual-mual dan muntah. dikucilkan oleh lingkungan Merepotkan dan menjadi beban keluarga Pendidikan menjadi terganggu. sering tegang dan gelisah Hilang kepercayaan diri. menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal Sulit berkonsentrasi. eksim  Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan. alergi. pengkhayal. perubahan periode menstruasi. pengecilan hati dan sulit tidur  Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin. C. apatis. pengerasan jaringan paru-paru  Sering sakit kepala. seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen. penuh curiga Agitatif. dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya  Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. testosteron). kesukaran bernafas. gangguan peredaran darah  Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses). kerusakan syaraf tepi  Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung. perasaan kesal dan tertekan Cenderung menyakiti diri. anti-sosial dan asusila. suhu tubuh meningkat. ceroboh kerja. progesteron. masa depan suram 4 . bahkan bunuh diri Dampak Sosial:    Gangguan mental. dan amenorhoe (tidak haid)  Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik.

baik fisik. 2. Sementara salah satu bentuk pelanggaran hukum ialah meminum minuman keras. Salah satu penyimpangan perilaku ini adalah perilaku seksual. bukan kenakalan semata. pelanggaran hukum.4 Narkoba Pada Kaum Muda Penyalahgunaan narkoba umumnya terjadi pada kaum kaum muda dan sebagian besar adalah yang tinggal di perkotaan. dan penghargaan atas eksistensi dirinya. manipulatif. Ia hidup antara kebebasan dan ketergantungan kepada orang tuanya. kenakalan kaum muda merupakan bentuk pernyataan eksistensi diri di tengah-tengah lingkungan dan masyarakatnya. psikis dan sosial berhubungan erat. obat terlarang hingga ganja dan zat adiktif lainnya. mereka ada dalam pembentukan nilai-nilainya sendiri serta sikapnya. Kaum muda sedang mencari identitas sikapnya terhadap lingkungan dan sesamanya. dll. maupun sosio-kulturalnya. Motivasinya ialah karena ingin mendapatkan perhatian "status sosial". Dengan kata lain. relatif tidak cepat menikah karena harus menempuh masa belajar hingga jenjang universitas. mental. bahkan hingga memperoleh pekerjaan dianggap layak. Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua.Dampak fisik. terutama adanya orang tua yang menjadi penyalahguna narkoba atau menderita sakit mental 5 . Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Mereka biasanya mempunyai sifat kosmopolit. Adapun faktor lain yang beresiko tinggi sehingga kaum muda dapat menggunakan narkoba. mencuri. antara kanak-kanak dan kedewasaan. Dalam kondisi yang serba mendua itulah seringkali kaum muda tergelincir ke jalur kenakalan. yang disebut juvenile delinquency. baik sikap keagamaan. maupun sikap kultural dan sosialnya. diantaranya :  Keluarga yang kacau balau. pemarah. bahkan tindak kriminal. Pada masa itu banyak kaum muda yang melakukan kenakalan. Pada masa itulah mereka hidup dalam pancaroba.

  Orang tua dan anak kurang saling memberi kasih sayang dan pengasuhan Anak/kaum muda yang sangat pemalu atau yang dikucilkan dan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya       Anak yang bertingkah laku agresif. Terlebih jika dikaitkan dengan timbulnya berbagai penyakit yang menyertainya seperti Hepatitis. 6 . suka mencari sensasi Miskin ketrampilan sosial Bergabung dengan kelompok sebaya yang berperilaku menyimpang Tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua Tidak berada dalam pengawasan orang tua Tidak mau mengikuti aturan / norma / tata tertib. penodongan bahkan perampokan. Keharmonisan keluarga pun bisa terganggu manakala salah seorang atau beberapa orang anggota keluarga menjadi pecandu. dimana tubuh pengguna selalu meminta tambahan dosis dan dengan harga obat-obatan jenis narkoba yang tergolong relatif mahal maka hal tersebut secara ekonomis sangat merugikan. 2.5 Undang-undang Penyalahgunaan Narkoba Penyalahgunaan narkoba selain merugikan kesehatan diri sendiri juga berdampak negatif terhadap kehidupan ekonomi dan sosial seseorang. Sifat obat yang merusak secara fisik maupun psikis akan berdampak kepada ketidaknyamanan hubungan sosial dalam keluarga. Penyalahguna narkoba juga menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Penyalahgunaan narkoba dapat merusak ekonomi karena sifat obat yang membuat ketergantungan. HIV/AIDS. rencah penghayatan spiritualnya. Ekonomi keluarga bisa bangkrut bilamana keluarga tidak mampu lagi membiayai ketergantungan anggotanya terhadap narkoba. Perilaku pengguna yang tidak terkontrol dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. bahkan hal ini bisa berdampak buruk yaitu bisa menimbulkan persoalan kriminalitas seperti pencurian. bahkan kematian.

Undang-undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. oleh karena itu negara melarang narkoba.6 Narkoba dan Islam Dalam wacana Islam. perawatan pada fasilitas rehabilitasi sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 37. bermetamorfosa dan beranak pinak 7 . 2. Dalam perkembangan dunia Islam. zat berbahaya yang paling populer memang baru minuman keras (khamar).Hal tersebut lebih jauh bisa menyebabkan hancurnya suatu negara. Undang-undang Nomor menyatakan :  Pasal 37 ayat (1) : Pengguna psikotropika yang menderita syndrome ketergantungan berkewajiban ikut serta perawatan  Pasal 64 ayat (1) barang siapa : a. khamar kemudian bergesekan. sedang bagi keluarganya paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak satu juta rupiah. menghalang-halangi penderita syndrome ketergantungan untuk menjalani pengobatan dan/atau dalam pengobatan atau 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Waktu Islam lahir dari terik padang pasir lewat Nabi Muhammad.  Pasal 88 : Pecandu narkotika yang telah dewasa sengaja tidak melapor diancam kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak dua juta rupiah. Pada orde yang lebih mutakhir. menyatakan :  Pasal 45 : Pecandu narkotika wajib menjalani pengobatan dan/atau perawatan  Pasal 36 : Orang tua atau wali pecandu yang belum cukup umur bila sengaja tidak melaporkan diancam kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak satu juta rupiah. dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak 20 juta rupiah. ada beberapa ayat Al-Qur'an dan Hadits yang melarang manusia untuk mengkonsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan. minuman keras dan hal-hal yang memabukkan bisa juga dianalogikan sebagai narkoba.

dalam bentuk yang makin canggih. khamar (narkoba) bisa memerosokkan seseorang ke derajat yang rendah dan hina karena dapat memabukkan dan melemahkan. 8 . adalah termasuk perbuatan syaitan. Ada dua surat al-Qur'an dan dua hadits yang coba dilansir disini. khamar (dalam bentuk yang lebih luas adalah narkoba) dilarang dan diharamkan. (QS Al-Maidah : 90) Kemudian ayat yang kedua: "Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu. yang kemudian lazim disebut narkotika atau lebih luas lagi narkoba. dan sisi-sisi destruktif manusia. (QS Al-Maidah : 91) Perbuatan setan adalah hal-hal yang mengarah pada keburukan. entah itu pembuatnya. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan". yaitu : "Setiap zat. (HR. sesungguhnya (meminum) khamar. kegelapan. dan setiap khamar haram". juga ada hadits yang melarang khamar/minuman keras (baca : narkoba). larangan mengonsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan. (berkorban untuk) berhala. bahan atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan adalah khamar. Untuk itu. maka menurut al-Qur'an khamar (narkoba) dan judi potensial memicu permusuhan dan kebencian antar sesama manusia. orang yang terlibat dalam penyalahgunaan khamar (narkoba) dilaknat oleh Allah. dalam analoginya. Abdullah bin Umar). Untuk itu. dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang. Sementara itu. Selain dua ayat al-Qur'an di atas. mengundi nasib dengan panah. adalah sama dengan larangan mengonsumsi narkoba. Khamar dan judi juga bisa memalingkan seseorang dari Allah dan shalat. Jelas dari hadits di atas. maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)". Ini semua bisa dipicu dari khamar (narkoba) dan judi karena bisa membius nalar yang sehat dan jernih. berjudi. Kh amar (narkoba) dan judi sangat dekat dengan dunia kejahatan dan kekerasan. yang terjemahannya kira-kira begini : "Hai orang-orang yang beriman.

dan organisasi-organisasi keagamaan. Jangan memberi ceramah/nasehat berlebih 9 . Solusi yang dapat dilakukan ketika ada anggota keluarga yang menggunakan narkoba :   Berusaha tenang. untuk menjauhi narkoba. tegas dan konsisten dengan aturan yang dibuat Berperan aktif dalam kehidupan anak-anak Memonitor aktivitas mereka Mengetahui dengan siapa anak/kaum muda bergaul Mengerti masalah dan apa yang menjadi perhatian mereka Orang tua harus menjadi panutan.7 Pencegahan Dan Solusi Penyalahgunaan Narkoba Beberapa faktor-faktor penting yang harus diperhatikan agar dapat mencegah kaum muda menggunakan narkoba. Bukan hanya agama Islam. 2. teman diskusi. hadapi kenyataan. jangan marah dan tersinggung Jangan tunda masalah.           Menerima norma kebiasaan tentang larangan penggunaan narkoba. Keluarga harus dapat menciptakan komunikasi yang lebih baik Disiplin. dan orang yang mau disuguhi. khusunya bagi remaja:   Ikatan yang kuat di dalam keluarga Pengawasan orang tua yang didasarkan pada aturan tingkah laku yang jelas dan pelibatan orang tua dalam kehidupan anak/kaum muda  Ikatan yang kuat di dalam institusi pro-sosial seperti keluarga. beri dorongan non verbal. pembelinya. adakan dialog terbuka dengan anggota yang menggunakan narkoba  Dengarkan dengan baik pendapatnya. beberapa agama lain juga mewanti-wanti (memberi peringatan yang sungguh-sungguh) kepada para pemeluknya atau secara lebih umum umat manusia. kendalikan emosi.pemakainya. penjualnya. sekolah. penyuguhnya. tempat bertanya Mampu mengembangkan tradisi keluarga dan nilai-nilai keagamaan Menggali potensi anak untuk dikembangkan melalui berbagai macam kegiatan.

3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental. rencanakan membuat kegiatan bersama-sama keluarga  Cari pertolongan. antara 1 . Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi. lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 . membuat kelompok-kelompok dukungan. Hargai kejujuran. dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik. biasanya dalam bentuk pendidikan. pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling. 10 . kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga. seperti halnya BKKBN. dll. penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba. dan Fase sosialiasi dalam masyarakat. dll. yaitu  Primer. cari bantuan pihak ketiga yang paham dalam menangani narkoba atau tenaga profesional. agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. mengembangkan kegiatan alternatif. Ada tiga tingkat intervensi. rumah sakit. Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. antara 3-12 bulan. berusaha jujur terhadap diri sendiri.  Pendekatan kepada orang tua teman anak pemakai narkoba. untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat.  Sekunder. pendekatan melalui keluarga. sebelum penyalahgunaan terjadi. puskesmas. ungkapkan dengan hati-hati dan ajak mereka bekerja sama menghadapi masalah. Instansi pemerintah.3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap. jangan merasa benar sendiri  Tingkatkan hubungan dalam keluarga. panti/tempat rehabilitasi.  Tertier.

mulai anak usia SD sampai Perguruan Tinggi yang notabene adalah penerus bangsa yang berakibat disorientasi emosi. maka penulis menyarankan untuk membentuk manajemen penanggulangan peredaran narkoba serta dampak bahaya yang ditimbulkannya dengan melibatkan masyarakat sebagai komponen utama. maupun disorientasi koordinasi psikomotoriknya.BAB III PENUTUP 3. Terlebih lagi di era globalisasi ini dimana semua perkembangan teknologi informasi begitu pesat yang dapat mempermudah penyebaran dan penyalahgunaan narkoba. dampaknya serta pandangan dalam islam. karena dalam perkembangannya penyalahgunaan narkoba ini yang telah menimpa generasi muda. Diharapkan dengan penjelasan apa itu narkoba dan berbagai jenisjenisnya. 3. Strategi penanggulangan peredaran narkoba tersebut direalisasikan melalui pembentukan organisasi dari kelompok-kelompok sosial yang ada di dalam masyarakat. pendidikan dan pelatihan yang memadai sehingga diharapkan kelak dapat memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada masyarakat dalam menanggulangi kejahatan peredaran narkoba yang semakin 11 . diharapkan aga kaum r muda.2 Saran Untuk melakukan penanggulangan terhadap peredaran narkoba yang sudah semakin memprihatinkan dan membahayakan karena semakin banyaknya jumlah generasi muda Indonesia yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba. maupun pihak yang terkait lebih aware pada permasalahan yang membahayakan ini. Kolaborasi kelompok-kelompok sosial tersebut diberikan pembekalan. kemauan. orang tua. Maka dari itu peran dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk memberikan kesadaran serta pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.1 Kesimpulan Masalah penyalahgunaan narkoba bukan lagi sebuah masalah yang dapat diselesaikan dengan mudah.

Kedua Proses. yaitu diharapkan dengan kolaborasi kelompok sosial ini dapat meningkatkan peran dan kapasitas kelompok sosial dalam penanggulangan narkoba peredaran narkoba dan diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat tentang penanggulangan peredaran narkoba dan dampak bahaya yang dapat ditimbulkan oleh narkoba. yang meliputi tahap persiapan. seperti kepolisian. pelaksanaan. 12 . Penanganan masalah narkoba melalui pemberdayaan kelompok sosial masyarakat harus disusun dan direncanakan secara sistematis dan berkesinambungan dengan didukung oleh kepolisian dan pemerintah yang melalui beberapa proses antara lain. Departemen Sosial serta lembaga kemasyarakatan yang peduli terhadap narkoba. monitoring dan evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Badan Narkotika Daerah. Ketiga Output.memprihatinkan. yaitu : Pertama Input. merupakan keikut sertaan dan pelibatan lembaga-lembaga terkait.

Mencegah dan Melawan. Depsos RI.co.html 13 .DAFTAR PUSTAKA M.com/News/Remaja.id/#hl=id&source=hp&biw=1331&bih=518&q=penyalahgu naan+narkoba&aq=f&aqi=g7&aql=&oq=&gs_rfai=&fp=6c0745768df1cbe 5 http://www. http://google. 2004.id http://www. Bahaya Narkoba Alkohol : Cara Islam Mengatasi. Bandung : Nuansa.google.co.wikimu. Arief Hakim. Brosur Direktorat Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Korban NAPZA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful