Peradaban Islam di Cina

Islam sampai ke China melalui dua jalur perdagangan, pertama-tama

melalui jalan laut, dan kemudian melalui jalan darat. Komunitas Muslim China telah meningkat terus-menerus bertahun-tahun melalui imigrasi,

perpindahan agama dan perkawinan. Sumber-sumber China kuno

melaporkan bahwa ekspedisi Arab datang ke China di tahun kedua pemerintahan kaisar Yung Way dari dinasti Tang; yaitu pada 31 H (651 M) di mana pemerintahan khalifah Usman. Orang-orang muslim China percaya bahwa para anggota delegasi ini, yang berjumlah 15 orang, adalah orang muslim pertama yang memasuki China. Mereka percaya bahwa ekspedisi ini di bawah Saad Ibn Abi Waqqas, salah seorang sahabat nabi. Delegasi datang ke China melalui laut, mendarat di Kanton, kemudian melalui darat pergi ke ibukota Shang-An (sekarang Sian) di mana mereka dismbut oleh kaisar dan diizinkan membangun sebuah masjid. Masjid ini diyakini sebagai masjid pertama di China, yang masih berdiri sampai sekarang. Ada juga sebuah masjid di Kanton, di atas kuburan Saad, ketua ekspedisi itu. namun cerita ini belum diuji dengan sumbersumber Arab, dan dapat dipastikan bahwa Saad Ibn Abi Waqqas meninggal di Madinah. Ini berarti bahwa ketua ekspedisi itu pasti Saad yang lain. Tentara muslim mencapai perbatasan China pertama kali melalui darat di masa khalifah Walid dari Bani Umayyah, Al-Hajjaj Ibn Yusuf Al-Tsaqafi, gubernur Irak pada waktu itu mengirim tentara muslim di bawah pimpinan Qutaibah Ibn Muslim Al-Bahili ke perbatasan China. Tentara itu meninggalkan Samarkand (Uzbekistan) pada 93 H (711 M) dan memasuki Kashgar (Singkiang) pada 96 H (714 M). Kaisar China kemudian setuju membayar upeti kepada orang-orang muslim sebagai tanda kesetiaan kepada negara muslim. Hubungan perdagangan meningkat dengan pesat antara bangsa muslim dan China. Perdagangan dijalankan pertama dengan jalur laut, kemudian ketika Kashgar menjadi bagian dari bangsa muslim, melalui darat. Kebanyakan pedagang adalah muslim, dan

umumnya dari Arabia dan Persia. muslim sekali lagi membantu kaisar memadamkan pemberontakan lain. Pada 138 H (755 M) kaisar China meminta pertolongan dari bangsa muslim untuk memadamkan pemberontakan An-Lu-Chan. mereka tetap merupakan unsure asing. Kanton menjadi pusat penyebaran komunitas muslim kearah Hang-Chu digaris pantai sebelah utara. Mereka diperlukan untuk perdagangan China dan mendapat penghargaan tinggi. mereka memberontak melawan kaisar karena beban pajak yang berat. saling tukar-menukar kedutaan dan delegasi. Pada 259 H (872 M) pengembara Arab Ibn Wahb mengunjungi Kanton dan bertemu orangorang muslim di sana ketika ia bertemu dengan kaisar. Orang-orang Muslim China membentuk kelas pedagang kaya dengan hubunganhubungan internasional. orang-orang muslim hidup makmur dan dihormati di China. Mereka mengawini wanita China. sehingga memberikan dukungan demografik yang kuat kepada komunitas muslim pertama di China. Pemberian hak istimewa ini meningkat di bawah Dinasti Siung berikutnya.000 muslim. Namun meskipun meluas perkawinan campuran. yang kemudian dihentikan. Khalifah memenuhi dengan mengirim pasukan terdiri dari 4000 orang tentara muslim yang berhasil mengalahkan pemberontak dan menetap di tanah China. Mereka mencalonkan gubernur mereka sendiri yang biasanya diterima oleh Kaisar. Dinasti Tang tidak selamat dalam peristiwa ini dan jatuh pada 295 H (907 M). Mereka membangun masjid dan sekolah dan mendirikan lembaga-lembaganya sendiri. Pada 145 H (762 M). yaitu . malapetaka menimpa orang-orag muslim ketika pemberontak membakar kota dan membunuh lebih dari 100. Ada 86 delegasi dari negara muslim ke China antara 31 H (651 M) DAN 604 H (1207 M). Namun banyak kaisar memberikan perlakuan istimewa kepada mereka. Jumlah pedagang muslim dan Arabia dan Persia yang menetap di Kanton meningkat secara berarti sehingga mereka membentuk perbandingan yang penting dari penduduk kota itu. pada 141 H (758 M). Namun tujuh tahun kemudian. membangun keluarga muslim. Hubungan antara China dan bangsa muslim di masa dinasti Umayyah dan Abbasiyah terus-menerus bersifat ramah dan hangat. Sei-Chu-Bei. Sepanjang Dinasti Siung pos baru yang diciptakan. baik dalam segi bahasa. Selama dinasti Tang. asal etnik dan bentuk fisik. Terjadi aliran imigran Muslim secara terus-menerus yang mebangun kota-kota Muslim satelit di dekat pelabuhanpelabuhan terbesar China. Mereka membangun masjid dan sekolah di mana mereka pergi.

Akhirnya orang-orang Muslim menjadi kelas terkemuka di seluruh negara Mongol termasuk China. Orang-orang muslim sangat dihormati. Akibatnya perubahan sempurna cirri-ciri komunitas Muslim. sekalipun telah hadir selama tujuh abad. . anak Chingis membangun Dinasti Yuan. Selama periode ini. Namun akibat sampingnya adalah Pax Mongolica yang meliputi bagian-bagian dunia Islam dan China dalam satu unit tunggal. penduduk Muslim meningkat jumlahnya sebagai hasil imigrasi melalui jalur Kashgar. bahwa di era negara Mongol di bawah Kubilay Khan. Orang-orang Mongol di bawah Chingis Khan menyerbu China dan menurunkan Dinasti Siung. Baghdad. dank arena perpidahan agama penduduk setempat. Periode ini juga bercirikan berakhirnya imigrasi Muslim dan ditandai dengan meningkatnya jumlah orang China yang masuk Islam.´ Dinasti Mongol (Yuan) jatuh pada 1368 M. Pada waktu itu tentara Mongol menaklukan sebagian besar bagian Asia dari dunia Islam dan menghancurkan kekhalifahan Abbasiyah dan ibukota Muslim. pemerintahan dan administrasi adalah Muslim. Kubilay Khan. Sepanjang periode yang sama. terutama di antara para pembesar Mongol. yang paling mengagumkan adalah perpindahan agama secara missal Suku Hsiung-Nu. ia melaporkan bahwa ³tiap kota China mempunyai kota Muslim dimana hanya hidup orang-orang Muslim. Delapan gubernur adalah Muslim dan empat wakil gubernur provinsi lain adalah juga Muslim. Seorang ahli sejarah bangsa Parsi Rashid-Din Fadlullah melaporkan pada jilid pertama Ensiklopedi Sejarah-nya. dari komunitasasing. Muslim mencapai puncak kemakmuran dan pengaruh. Di sekitar periode inilah untuk pertama kali bahasa Persi mengganti bahasa Arab sebagai bahasa komunitas Muslim China. menjadi komunitas asli secara sempurna. Situasi ini mendorong gerakan orang dan ide-ide yang pada gilirannya membantu terjadinya perpindahan agama secara missal ke Islam. diganti oleh dinasti Ming yang berlanjut sampai tiga abad sampai tahun 1644 M. Pengembara Maroko Ibn Batutah mengunjungi China selama periode ini. Anaknya Al-Sayyid Bayin menjadi Perdana Menteri Kaisar China antara 1333 dan 1340 M. Hampir semua pejabat tinggi tentara. Dalam kota-kota ini ada masjid dan lembaga-lembaga lain.Direktur Jenderal Laut di Kanton selalu dijabat oleh seorang Muslim. Pimpinan masingmasing provinsi adalah Gubernur dan Wakil Gubernur. China dibagi ke dalam 14 provinsi. Di antara negarawan China Muslim yang paling terkenal pada periode itu Gubernur Provinsi Yunnan antara 1278 dan 1279 M.

Kaisar Yung Lu (1405-32 M) menggunakan Kalender Hijrah sebagai kalender resmi China dan mengirim Duta Besar Muslim. Islam tidak pernah mampu membangun suatu entitas politik yang merdeka dan abadi di China. Chung Hu. Semua negara ini dihancurkan dengan biaya sangat besar bagi kehidupan muslim. Hasan µHa¶. ke beberapa negara Muslim untuk membangun hubungan yang hangat dengan mereka. Kaisar pertama dari dinasti itu. dan seterusnya menjadi µNing¶. sepanjang dinasti ini muslim menjadi terintegrasi dengan baik dalam kebudayaan China tanpa kehilangan identitas muslimnya. dan Kaisar Wanita diperkirakan telah menjadi muslim. Badruddin. Muslim China mengalami periode mengerikan dan penganiayaan terus-menerus yang berlangsung sekitar tiga abad di bawah Dinasti Manchu (1644-1911). Memang benar. Ali menjadi µAy¶. Pengaruh ini tidak menurun di bawah Dinasti Ming (1368-1644). . Efek lain adalah meluasnya nama-nama China dikalangan orang-orang Muslim: Muhammad menjadi µMa¶. Kebanyakan pejabat tinggi Dinasti Ming juga Muslim. Mustapha menjadi µMu¶. Ia menulis puisi memuji-muji nabi dan memahatnya diatas marmer di masjid Jami¶ Kota Nankin (masih ada sampai sekarang). Salih menjadi ³Sha¶. Husayn µHu¶. Khansu dan Turkestan Timur. dan banyak ahli sejarah memandang Dinasti Yuan adalah muslim.tanpa kehilangan Islamnya. Pengalaman itu di abad Sembilan belas membawa kepada revolusi-revolusi musim dan kepada pendirian negara-negara muslim yang berumur pendek di Yunan. Pengaruh Muslim sepanjang Dinasti Ming pernah lebih besar daripada masa Dinasti Mongol. Orang-orang Muslim juga menyerap kebiasaan-kebiasaan China yang tidak mengganggu pengajaran Islam. Terkecuali Turkestan Timur (Singkiang-Uighur). yang sebenarnya lebih merupakan bagian Turki daripada China. Hasil paling mengesankan dari penghasilan ini adalah penggantian kedudukan bahasa Persia sebagai lingua franca komunitas Muslim oleh China Mandarin dalam mana sekunpulan besar literature Muslim dikembangkan. Mereka saling kawin-mengawini dengan orangorang China yang masuk Islam secara besar-besaran sehingga tidak mungkin mengenali China dengan Muslim dari China non-Muslim. posisi muslim China sangat berpengaruh. Dawwud dan Tahir µTa¶. Jalaluddin. Najib dan Nasir menjadi µNa¶. Kecintaan Kaisar terhadap Nabi Muhammad sudah terkenal dan sangat terang-terangan. di bawah rezim Mongol (1279-1368). dan seterusnya. Salim. Ming Tsai Tsu. Mas¶ud µSi¶.

Ini sering disebut Huis oleh China yang lain.Memasuki abad sekarang. Namanya China. Muslim lebih banyak di provinsi-provinsi utara daripada provinsi selatan. Islam menyaksikan suatu kebangkitan kembali yang sebenarnya di China dan orangorang muslim mulai mendapatkan kembali beberapa pengaruhnya yang dulu. Muslim juga mendekati mayoritas dalam dua wilayah lain: Ninghsia-Hui (47%) dan Khansu (40%). didukung oleh massa muslim yang sangat ingin menghancurkan rezim Manchu. beberapa perbaikan nasib orang-orang muslim seakan-akan telah terjadi. Baru-baru ini saja. Sekitar 90 % muslim adalah China dalam pengertian yang hampir seutuhnya. Namun jumlah muslim yang bukan berasal dari etnik China dapat ditaksir dari sensus kebangsaannya. begitu juga kebudayaannya. Rezim komunis tidak memerlukan identifikasi agama dalam sensus. para imam dibunuh atau dipenjarakan. Masjid-masjid dan sekolah-sekolah muslim ditutup. Harapan-rapan telah meningkat setelah meninggalnya Mao-Tse-Tung dan penyisihan ³Kelompok Empat´.437. jumlahnya dapat dihitung atas dasar sensus 1936. Jumlah muslim seluruhnya ditaksir 47. Jika persentase ini tidak berubah. Dari 1911 sampai 1948. Bagi muslim yang secara etnis adalah China. Kelaparan buatan dicipatakan.5% dari jumlah penduduk. penduduk muslim dibubarkan. Struktur kekeluargaan muslim dihancurkan dan para anggotanya bubar. suatu bentuk penindasan baru yang dilakukan terhadap orang muslim. kita sampai pada suatu angka 107 juta pada 1982. Sisanya 10% adalah Turki dan Mongol. Namun wilayah-wilayah dengab persentase muslim yang tinggi menjadi wilayah tujuan imigrasi non-muslim secara besarbesaran yang cenderung menipiskan karakter keislaman. masjid-masjid dibakar. . Bagi muslim China periode 1952-1968 mirip era Stalin di Uni Soviet. Muslim merupakan mayoritas di dua wilayah: daerah otonom Singkian-Uighur dan provinsi Chinghai. revolusi nasionalis China pada 1911. Sejak pembentukan rezim Komunis pada 1948. lembaranlembaran Al-Qur¶an dirobek berserakan dan para pemimpin muslim dianiaya dan dihina. Mayoritas muslim China mengikuti mazhab Hanafi.000 orang atau 10. Semua kontak antara muslim di berbagai bagian China dan dunia lain berhenti. wajah mukanya China. Sensus ini menunjukkan jumlah muslim di tiap provinsi dan juga jumlah penduduk muslim seluruhnya.

.

Perkebangan Islam di China Sejak sebelum era Islam sudah terjadi hubungan perdagangan antara dunia Arab dan China. Catatan resmi dinasti tersebut menyebutkan adanya 37 kali perutusan diplomatik di antara kedua belah pihak. dan Chuan Chow. Chang Chow. 80 persen dari jumlah tersebut adalah orang-orang Arab. Nasrani. Beberapa pedagang Arab disebut-sebut sudah ada yang menetap di beberapa kota bandar dagang di negeri China.6 Orang-orang Arab muslim yang menetap di China pada abad ke-8 telah memperoleh hak khusus untuk mengatur . Hal ini tercatat dalam sejarah resmi (Annals) Dinasti Tang. Sebagai balasannya. Walaupun ada yang berpendapat Islam sudah masuk ke Kanton sejak zaman Nabi shallallahu ¶alaihi wasallam. selebihnya orang Persia. tetapi hubungan resmi antara pemerintah Islam dan China terjadi pada masa Khalifah Utsman ibn Affan radhiyallahu ¶anhu yang mengirim delegasi pada kaisar Dinasti Tang (618-905). Sejak itu terjadi hubungan diplomatik yang baik antara kekhalifahan Islam dan Dinasti Tang. seperti Kanton. Salah satu kaisar China yang terguling karena pemberontakan pada tahun 755 M bahkan pernah mendapat bantuan militer dari pasukan muslim yang dikirim dari Asia Tengah sehingga dinasti tersebut berhasil mendapatkan kembali kedaulatannya. Di akhir masa pemerintahan Dinasti Tang tercatat adanya 120. dan Yahudi. sang kaisar mengizinkan pasukan muslim yang telah membantunya itu untuk tinggal di salah satu distrik di ibukota Dinasti Tang dan membolehkan mereka melakukan pernikahan dengan perempuan-perempuan China. Jalur perdagangan ini ada Masjid Guangzhou di Cina yang melewati laut dan ada yang melewati darat (jalur sutera).000 orang asing menetap di China.

pengaruh Islam di Tiongkok semakin kokoh. Keberadaan Islam di China mencapai puncaknya pada masa Dinasti Ming (1368-1644) yang menggantikan Dinasti Yuan. Empat dari enam panglima yang mendukung proses revolusi yang melahirkan Dinasti Ming juga merupakan panglimapanglima muslim. Admiral Cheng Ho pun menjalankan misi diplomasinya yang sangat menonjol ke Timur Tengah dan Asia Tenggara pada awal pemerintahan Dinasti Ming.¶ di samping sebutan Mu Su Lu Man dan Hui-Hui.urusan serta memilih pemimpin di antara mereka sendiri. Chu Yuan Chang. seperti yang bisa didapati pada sebuah kitab anonim berjudul Silsilat al-Tawarikh yang mungkin disusun pada paruh terakhir abad ke-9 dan diedit oleh Abu Zaid al-Sirafi dan kemudian dikutip oleh al-Mas¶udi dalam Muruj al-Dzahab-nya. malah semakin baik. . Pada masa-masa berikutnya. dan kaisar-kaisar Ming berikutnya menganut agama Islam. walaupun mereka tidak menjadikan Islam sebagai agama resmi negara. Beberapa di antaranya bahkan memegang posisi yang strategis. masyarakat China mencapai puncak kejayaannya pada masa dinasti ini dan pada masa ini pula Islam mencapai puncak pengaruhnya di negeri tersebut.´8 Pada masa ini kaum Muslimin bahkan dipanggil dengan sebutan Da¶shman yang bermakna ¶orang terpelajar. Ia juga berargumen bahwa kaisar pertama Dinasti Ming. Hal ini menunjukkan adanya hubungan baik serta kepercayaan pemerintah China kepada komunitas muslim yang tinggal di sana. eksistensi Islam di China terus berlanjut. Ketika China dikuasai oleh Mongol dan terbentuk Dinasti Yuan (1279-1368 M). Banyak muslim Arab atau Persia yang diberdayakan dalam pemerintahan dan militer China. Yang jelas. seperti Saidian Chi (Say Dian Chih/ Sayyid Shini/ Sayyid Syamsuddin) yang menjadi Gubernur di Yunnan. Mobilitas yang dinamis di antara dunia Islam dan Tiongkok telah memungkinkan para ahli geografi muslim mencatat keadaan geografis dan kebudayaan China dengan baik pada masa yang relatif dini. Sebuah pribahasa China sampai-sampai menyebutkan ´Hui-Hui (muslim) tersebar luas di seluruh penjuru China pada masa Dinasti Yuan. Ibrahim Tien Ying Ma menyebutkan bahwa istri kaisar pertama Dinasti Ming adalah seorang muslimah yang dikenal sebagai Ratu Ma (Ma menurutnya merupakan nama keluarga muslim China yang berasal dari kata ¶Muhammad¶).

ketika komunisme berkuasa di China sejak tahun 1950. Pada masa Revolusi Kebudayaan. meninggalkan tak . Liu Baojun memberi contoh bahwa di provinsi Qinghai setelah tahun 1958 hanya tersisa 8 masjid. Yang terakhir ini menyebabkan muslim China mengalami keterputusan hubungan dengan negeri-negeri Muslim lainnya dan menjadikan generasi muda mereka mengalami kesenjangan dalam pemahaman Islam. Keyakinan mereka serta kebebasan dalam menjalankan kewajiban keagamaan dilindungi oleh undang-undang. keadaan muslim di China menjadi lebih baik. Pelaksanaan kewajiban Islam seperti shalat lima waktu dan pergi haji tidak diizinkan. Masjid-masjid dan para imamnya dihancurkan dan disingkirkan oleh pemerintah komunis pada masa Reformasi Keagamaan (1958) dan Revolusi Kebudayaan (1966-1976). Dalam pengantarnya Mason menulis. Walaupun belakangan mendapat tekanan luar biasa dari rezim yang berkuasa. tetapi juga masih memiliki jumlah penganut yang sangat besar. untuk menerjemahkan sebuah karya biografi tentang Nabi Muhammad yang ditulis oleh seorang ilmuwan Muslim China bernama Liu Chai-Lien atau Liu Chih. Islam telah hadir sejak awal keberadaannya di China dan telah menjadi bagian integral serta memberikan kontribusi yang sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa tersebut. tetapi Islam bukan hanya masih eksis di China. seorang misionaris di China pada awal abad ke-20. kaum Muslimin China merasakan keadaan yang lebih baik dan ikut memberikan kontribusi yang cukup penting. Namun sejak masa pemerintahan Deng Xiaoping. Namun itu bukan berarti kaum Muslimin sama sekali tidak memiliki peluang untuk berkembang dan memajukan diri pada masa-masa yang akan datang. Sun Yat Sen. mereka kembali mengalami kemunduran dan mendapat tekanan yang luar biasa. Sementara agama Yahudi dan Kristen Nestorian yang lebih dulu masuk ke China telah habis tak bersisa.Ketika dinasti ini jatuh oleh gerakan demokrasi dan republikan yang dipimpin oleh Dr. Ketegangan antara muslim dengan pemerintah komunis China memang masih terjadi pada waktu-waktu tertentu. padahal sebelumnya ada 931 masjid. Kenyataan ini juga rupanya yang mendorong ketertarikan Isaac Mason. Namun. dari sebelumnya yang berjumlah 5940 orang. ´Nestorianisme menghilang bak air yang merembes ke dalam pasir. masjid dan para imam di provinsi tersebut sama sekali tidak tersisa lagi. Jumlah imam dan staf keagamaan di masjid-masjid pun tinggal 12 orang setelah tahun 1958. seperti yang berlaku di wilayah Xinjiang belum lama ini.

) yang secara tegar menolak untuk terserap oleh lingkungannya. Karena itu disana terjadi sederetan pemberontakan Muslim yang tidak berhasil yang dipimpin oleh Su Sei-San (1758 M) dan oleh Ma Man-Sein (1768 M) di Khansu: pemberontakan yang dipimpin oleh Gingah di Turkestan Timur (1828-27 M). dinamika dalam agama ini (Islam. sebagaimana yang dipahami dan dipercayai oleh para pengikutnya. peberontakan Sulayman Dwo-Nasyn di Yunnan (1837-55 M) dan pemberontakan Yaqub di Shau-Si. di Khansu dan Turkestan Timur (1855-75 M). seperti Turkestan Timur. pen. Dari semula mereka menunjukkan ketidaksenangan yang mendalam kepada orang Muslim dan memandangnya sebagai pendukung dinasti yang lalu. Yang terpenting dari sederetan pemberontakan ini adalah pemberontakan Yunnan. negara ini disusupi dan setelah delapan tahun merdeka. Ini adalah pendudukan asing yang berlandaskan divide et impera. pen. dan hal yang sama juga secara praktis berlaku pada komunitas Yahudi masa lalu. dan secara gigih membanggakan superioritasnya terhadap seluruh sistem lainnya? Sementara sepenuhnya menyadari. ia dihancurkan dari dalam oleh perang saudara. . Mereka juga mampu membangun negara Muslim. tetapi pada akhirnya mereka dihancurkan justru ketika di Yunnan.). Apa. kemudian.satu pun pengikut di negeri ini. Kebangkitan Islam Modern di China Dinasti Ming dijatuhkan oleh penyerang-penyerang Manchu yang membangun Dinasti Ching. di mana orang-orang Muslim mampu membebaskan kota-kota Dali dan Yunnan (ibukota provinsi). pengaruh dan harta benda. Ching memusatkan usahausaha anti-Islamnya di daerah-daerah yangsangat padat Islamnya. Pada awalnya orang-orang Muslim seolah-olah telah memenangkan peperangan. Ini diikuti oleh pembunuhan-pembunuhan missal orang-orang Muslim yang meluas yang sangat mengurangi jumlah mereka. dan mengakui sebab-sebab lainnya. Khansu dan Yunnan. Mereka mebalas dengan pemberontakan terus-menerus melawan rezim itu yang berakibat kehilangan besar kehidupan. saya percaya bahwa keperibadian sang Nabi (Muhammad. telah menjadi faktor yang sangat kuat dalam memelihara agama Islam. Dibawah rezim Ching dari 1644-1911 M orang Muslim menjadi sasaran kekejaman yang paling buruk. Namun. Revolusi Yakub di Kanshu berlangsung selama dua puluh lima tahun.

terputus hubungan dengan Dunia Muslim yang lain. tetapi pengamalan Islam mereka memerlukan banyak peningkatan. Pada 1926 Organisasi Kebudayaan Muslim China dibentuk di Shanghai. Selama periode ini orang-orang Muslim membangun lebih dari seribu sekolah dasar dan perpustakaan dan banyak sekolah menengah. Setelah 1911. dan . Hui (Muslim China). pengajaran bahasa Arab. dan pembangunan masjid dan sekolah. Universitas Central. Peranan organisasi itu adalah mengatur pendirian studi Al-Qur¶an (tafsir) dan hadist nabi.Jadi abad Sembilan belas di China merupakan abad pemberontakan Muslim terusmenerus melawan penindasan. Namun penganiayaan Manchu selama tiga abad menyebabkan orang Muslim lebih miskin. Dapat diringkaskan dalam kata-kata Imam China terkenal Ibrahim Shiong: ³Sejarah perjuangan Muslim untuk hidup sepanjang lebih dari tiga abad penindasan dan kezaliman merupakan bukti terbaik kesatuan mereka (Muslim) dan keinginan mereka yang luar biasa untuk menentang siapapun yang berani menantang keyakinan mereka dan jalan hidup mereka yang Islami berupa lamanya pun ini harus dilakukan. melakukan upaya perbaikan organisasai dan pendidikan dan membawa kembali massa Muslim kepada garis ortodoks. Walaupun kesetiaan mereka terhadap Islam kuat. Organisasi yang sama menerjemahkan Al-qur¶an ke dalam bahasa China. seperti Universitas Beijing. Organisasi ini memulai sejumlah besar sekolah dan perpustakaan dan memberikan beasiswa kepada banyak mahasiswa. Ming (Mongol). menanggapi dengan membebaskan orang Muslim dari segala penganiayaan. dan Tsang (orang Tibet). Mereka berhasil dalam mengenalkan studi bahasa Arab dan Islam di universitas-universitas China. dipimpin oleh Al-Haj Jalaluddin Hat-Hshing. terjadi kebangkitan kembali Muslim sejak di China pada periode 1911-48. Man (Manchu). Sun Yat Sen. jumlahnya berkurang. Muslim China membangun kembali kontak-kontak dengan Dunia Muslim. Secara cultural. Ia menyatakan bahwa bangsa China terdiri dari lima komponen yang sama: Han (orang Budha China). Yang paling meninjol adalah pendirian Organisasi MUSLIM China Progresif di Beijing yang dipimpin oleh Al-Haj Ahound Wang Haonan yang aktivitasnya terpusat pada penyebaran pendidikan Islam. sustu organisasi baru Pan China Muslim didirikan di bawah pimpinan seorang jenderal angkatan darat Muslim. Ia mengorganisasi milisi Muslim untuk mempertahankan negaranya dari serbuan Jepang. Pada 1938. Universitas Tchung-San. dan mengirim ratusan pelajar. Presiden pertama republik Dr.´ Karena itu tidak aneh kalau orang Muslim termasuk pendukung Revolusi Republik pada 1911 yang paling setia.

Batas-batas. Gerakan Nasionalis China tidak akan berhasil tanpa bantuan orang-orang Muslim. Pemuda Muslim. Secara politik. Al-Islah. Tsinghai dan Ningsia. Usaha pengorganisasian semua Muslim China di bawah satu payung tunggal dimulai oleh Muslim Mongolia. Pada 1946. Kemanusiaan. Sun Yat Sen ketika dia berbicara dalam satu pidatonya yang terkenal: ³Orang Muslim mempunyai tujuan revolusioner yang kuat. Mereka melawan penindasan di abad-abad yang lalu. dan sebagainya. Mereka menanggapi seruan Dr. Orang-orang Muslim bergabung dengan tentara dalam jumlah besar dan banyak di antara mereka menonjol. Majalah. Bushin Ma dan Jee-Yuan Ma. dan Jenderal Omar Bay yang menjadi Menteri Pertahanan setelah Perang Dunia II. Matahari Terbit. seperti Jenderal Husayn Bufan Ma. Banyak menteri-menteri Muslim dalam pemerintahan. Surat Kabar Islam. Muslim membuat pemunculan kembali secara mengesankan. dan Khansu. seperti Tn. Sinar Islam. Majalah Bang-Tou. Majalah Chee. Al-Awqaf. dan pekerjaan mengalahkan penjajahan tidak akan dilakukan tanpa kesatuan yang sempurna dalam usaha-usaha antara orang-orang China dan ummah Muslim. Karena alasan ini kami meminta mereka bergabung dengan gerakan revolusi kita. ada lebih dari seratus wakil Muslim di parlemen China. . yang pada 1938. Ma Fu Sian. Banyak di antara mereka bergabung dengan Revolusi Nasionalis dan bertempur dengan keberanian tinggi.sebagainya. Mereka memproduksi sejumlah besar literatur Islam dalam bahasa China melalui majalah-majalah Islam seperti: Majalah Studi Islam China. membiayai pembentukan ³Liga Lima Ma´. Para gubernur daerah-daerah mayoritas Muslim semuanya orang Muslim: Turkestan Timur.

Panglima Penyebar Islam di Cina Provinsi Turkestan Timur Khansu Hopeh dan Beijing Shan-Si Yunnan Manchuria Shan-Toung Honan Kiang-Su Sichuan Daerah-daerah lain Jumlah Jumlah Muslim (ribuan) 2.000 1. .400 3.000 1. namun juga jalan untuk membangun hubungan dalam hal pemikiran. industri. Filsafat Islam dan Budaya Cina JALAN Sutra yang pernah menghubungkan China ke Timur Tengah dan belahan dunia yang lain itu ternyata bukan sekedar rute yang digunakan untuk mengangkut barang dan menjalin hubungan dagang atau keterkaitan yang bersifat material.Kekuatan Angka dan Penyebaran Kebangsaan Cheng Ho.641 Rezim komunis membuat sensus di China pada 1953. sains.000 1. budaya. Namun rezim ini tidak menganggap penting afiliasi keagamaan penduduk. dua di Provinsi Khansu. Rezim itu mengakui enam kebangsaan Muslim di daerah otonom Singkiang-Uighur. Seperti di Uni Soviet.000 200 200 200 250 250 141 9. rezim komunis mengakui prinsip kebangsaan di daerah-daerah terpencil. dan satu di Chinghai.

Disebutkan juga bahwa selama pemerintahan Cyrus dan raja-raja lain di masa itu. Karena itu. Demikian pula di China. dan Konfusius (ajaran filsafat praktis. dari anak benua India. Buddha di India. Ada juga beberapa pendapat yang menyatakan adanya berbagai persamaan yang dijumpai pada prinsip-prinsip filosofis Iran Kuno²yang disebut iluminasionisme atau Filsafat Timur²dengan doktrin-doktrin yang diperkenalkan oleh Buddha dan Lao Tzu (berkenaan dengan filsafat spekulatif. bahkan dengan Zoroaster sendiri. yang juga teosof dari Persia. dan mistisisme. Walaupun persamaan pandangan maupun keterkaitan filsafat dan agama di antara mereka itu kian tergerus waktu. maka mahzab pemikiran China telah mengalami berbagai perubahan. pemikiran mereka serupa dengan Mistisisme Islam modern). dan prinsip pemerintahan yang diusungnya sejalan dengan dinasti Magi di Persia). Menurut beberapa peneliti. muncul dugaan bahwa memang ada hubungan antara para teosof ini dengan para pemikir Iran. politik. Beruntung sekali saat itu ada jalan terbuka yang bisa menghubungkan hati dan saling bertukar cinta kasih antar bangsa. dan luas cakupannya di masa itu.filsafat. dan merupakan komunitas yang mandiri. Interaksi antar pemikiran dan kebudayaan yang mereka jalin tak pernah lenyap. pengaruhnya tetap ada. Mereka juga telah menyaksikan aneka kemajuan dan kemunduran. para Magi itu hadir di semua wilayah di sekitar Persia. dan terpengaruh oleh berbagai kepentingan serta kebiasaan setempat. Dasar pemikirannya adalah. dulu Pythagoras dan Thales pernah melawat ke Iran dan menjadi murid di sekolah-sekolah yang didirikan Imam Magi Persia. nabi reformis yang saleh. karena perkembangan zaman dan munculnya berbagai dinasti. Selain itu ada pemuka ajaran moral dan filsafat yang jenius seperti Lao Tzu dan Konfusius. hingga Mesir dan Yunani. Abad ke-6 SM merupakan titik balik bagi sejarah kebudayaan. . yang dikenal dengan sebutan Magi. para teosof Persia Kuno. Pythagoras dan Thales di wilayah yang berdekatan dengan Yunani. merupakan masyarakat kelas pertama setelah raja dan pengadilan. Abad ini menyaksikan munculnya Zoroaster.

ilmu-ilmu tersebut termasuk sastra Parsi cukup menyebar luas. di wilayah sekitar Iran. Dalam bidang obat-obatan. Pada saat dunia masih mengimpor dan menerjemahkan buku-buku dari Yunani. matematika. dan bangsa China menganggapnya sebagai hal yang lumrah. Islam membawa peradaban yang megah. Biruni. khususnya sutra. Tak lama setelah munculnya Islam²tahun 651 M²agama ini masuk ke China.Karena bangkitnya Islam memberikan efek sangat nyata dan luar biasa di seluruh peradaban dunia di masanya. dan kemudian bisa mencapai puncaknya berkat upaya yang dilakukan oleh figur-figur terkemuka seperti Al-Farabi. ataupun ritus-ritus keagamaan. khususnya di anak benua India. Khayyam. Lebih dari itu. ilmu-ilmu tersebut mengalami kemerosotan yang tajam. serta kekaisaran Roma yang arogan itu tunduk pada prinsip ideologi dan mahzab ketuhanannya. maka gelombang Islam juga menyebar ke seluruh bangsa di wilayah timur. astronomi. dan obat-obatan. dan pada gilirannya membuat Iran yang begitu berkuasa. sesuai dengan perkembangan zaman. dan merupakan cara yang unik . ilmu pengetahuan dan budaya Iran dan Islam sama-sama tersebar luas. dan Al-Razi. kitab-kitab filsafatnya masih menjadi sumber utama ilmu filsafat Islam hingga kini. filsafat. agama Islam kian menemukan momentum untuk bisa diterima. dan Samarkand merupakan bagian dari Iran. Bukhara. Seljuk. Jalan Sutra merupakan jalur perdagangan yang diperlukan China untuk menjual dan mengekspor berbagai komoditas. Ibn Sina dengan karyanya Al Qanun dan Kitab Ash-shifa (Kitab Pengobatan). Walaupun sebelumnya Iran merupakan pusat ilmu-ilmu tersebut (sejak abad ke-4 Hijriah) dan dinasti demi dinasti di Iran mendukung para ilmuwan dan filosof. dan dikuasai oleh Iran kecuali di masa dinasti Ghaznavid. dan banyak pribumi yang menganutnya. Samaniyah. termasuk masa dominasi Mongol di China. dan terus mengalami perbaikan. Ibn Sina. maju. Islam mempersembahkan karya-karya terkemuka di bidang sains dan seni maupun filsafat. dan Khwarazmshah) juga tak jauh dari Iran dalam hal menguasai kebudayaan. dan ilmu alam. Para penyair biasa menulis puisi mereka dalam bahasa Parsi. Di seluruh wilayah ini. misalnya. Di era tertentu dalam sejarah China. Tidak seperti agama-agama lain. Islam bukan semata-mata rangkaian doktrin religius dan sebuah paket keyakinan. dan di wilayah yang kini dikenal dengan sebutan Asia Minor (khususnya kota seperti Marv. filsafat dan ilmu pengetahuan. selama bertahun-tahun menjadi dasar untuk mempelajari bidang-bidang ini di Timur dan Eropa Pertengahan. Para filosof biasa mengajarkan kitab-kitab Ibn Sina. di bidang logika. matematika.

Ada ahli matematika Iran yang diundang ke China pada masa pemerintahan Jiang Lung untuk mengoreksi kalender China. yaitu: pengobatan yang bisa menjaga kesehatan mereka. ada dua ilmu pengetahuan yang penting. Pembagian kalender dengan kemiringan 60 derajat dan memperhitungkan tahun kabisat. Melalui jalur penting inilah berbagai pengalaman dan penemuan China yang sangat berharga (seperti kertas dan bubuk mesiu) bisa masuk ke Timur Tengah bersamasama dengan sutra dan barang dagangan lain. kiprah ilmuwan Islam dan berbagai buku karya mereka²nyaris di semua bidang pengetahuan²kian memperoleh dukungan. yang bisa memberitahu mereka tentang keberuntungan dan nasib sial dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya para ilmuwan Iran masuk ke China dengan membawa buku-buku astrologi. maupun barang dagangan dari wilayah barat masuk ke China.untuk menghubungkan China dengan dunia luar sebelum jalur laut dikenal luas. Astrologi ini hadir menyertai pengetahuan tentang benda-benda luar angkasa. Para ilmuwan Iran dan China saling melawat ke negara masing-masing dan jadi saling akrab dengan kebudayaan masingmasing. yang merupakan metode yang ditemukan oleh Hakim Khayyam dari Nishapur. pengetahuan yang dibawa para ilmuwan tersebut digunakan oleh pemerintahan China. dan astrologi. kimia. matematika. Penemuan itu belum pernah . Jamaluddin merupakan salah satu astrolog Iran di tahun 267 M yang menawarkan tujuh peralatan astrologi hasil temuannya kepada kaisar. diadopsi oleh bangsa China. Berkat pertukaran ini. obat-obatan. dan karenanya bermanfaat serta mereka perlukan. bersama-sama dengan para ilmuwan dan buku-buku filsafat. geografi. dan penyusunan kalender. begitu banyak kebudayaan dan ritual Islam. Mungkin karena itulah astrologi Islam masuk ke China sejak masa Tang. melalui jalur inilah hubungan China dengan budaya dan pengetahuan Islam menemukan jalannya. Dia dikenal dengan nama Ma-yize. pengukuran waktu. hingga diberi gelar kebangsawanan kehormatan. Menurut para raja dan emir. Selama masa kekuasan Mongol (Dinasti Yuan) di China. Namun demikian. sastra. ramalan. filsafat. Sebaliknya. sehingga bisa menjauhkan mereka dari marabahaya. bahwa sistem kalender ini merupakan salah satu sumbangsih paling penting yang diberikan para ilmuwan Islam kepada ilmu pengetahuan di China. dan sejarah. Dengan tegas dinyatakan oleh para ilmuwan China.

Mereka mengekspor obat-obatan ke China melalui para pedagang. salah seorang ilmuwan China menulis: Di tahun 982 M. Munculnya berbagai cabang ilmu pengetahuan alam. kurang lebih merupakan manifestasi dari hakikat dirinya sebagai seorang filosof. dan menjadikan China akrab dengan obat baru hasil temuan mereka. Buku Accounts in Sung¶s Period²Catatan di Masa Sung²menunjukkan bahwa jumlah obat-obatan yang diimpor dari Timur Tengah sangat banyak.dilakukan sebelumnya. ramuan tradisional Iran. astrologi. Kebanyakan obat itu diimpor oleh para pedagang Muslim. benda itu membuktikan bahwa bumi itu seperti bola. sejak akhir abad ke-20. yang ditulis dalam bahasa Arab²karena menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman²dibawa pula ke China. Dokter-dokter Iran biasa berkunjung ke China atas permintaan para kaisarnya untuk mengobati penyakit. dan temuan ilmuwan Islam²ke China. karena seorang ilmuwan yang memiliki salah satu pengetahuan tersebut. mesin. Mengapa? Karena pengalaman menujukkan bahwa di setiap periode. Di globe tersebut. Berkaitan dengan ilmu obat-obatan. Di antara penemuannya adalah globe. obat-obatan. Kedatangan mereka itu menyebabkan masuknya obat-obatan Iran²yang merupakan kombinasi antara ramuan Galen. seorang kaisar dari Dinasi Sung memerintahkan agar pelabuhanpelabuhan di propinsi Fujian dibuka untuk 37 macam jenis obat. semua ilmu . Secara logis. filsafat dan teosofi merupakan ibu dari semua ilmu pengetahuan. yang saat itu adalah benda yang benar-benar baru. Tentang ilmu obat-obatan ini. di masa itu ilmuwan Muslim juga berada di tingkat teratas. dan sejenisnya di masing-masing periode dan pada masing-masing individu akan membangun eksistensi filosofis maupun teosofis dalam diri individu atau periode tersebut. Berbagai dokumen menyebutkan bahwa salah seorang ilmuwan China pergi ke Iran dan mempelajari ilmu obat-obatan tertentu dari Al-Razi. maka metode pengobatan penyakit juga masuk ke China. dia pernah menggambar peta bumi sesuai dengan penjelasan dan pengalaman para ilmuwan Muslim di masa itu. dan akan terus mengalami kemajuan. Buku-buku karya dokter Iran yang ternama seperti Al Razi dan Ibn Sina. Bertentangan dengan keyakinan para ilmuwan China yang beranggapan bahwa bumi itu datar. Walaupun demikian. serta mengajarkan ilmu pengobatan dan farmasi. hubungan ini sedikit banyak telah dikaburkan sejak munculnya westernisasi modern. semua ilmu pengetahuan tumbuh dan berkembang di dalam filsafat. Bersamaan dengan diimpornya obat-obatan dari Timur Tengah. Sayangnya.

interaksi berbagai pemikiran dan kebudayaan adalah fenomena yang lazim. baik untuk berwisata.pengetahuan mulai meminta suaka kepada filsafat dan mencari solusi atas berbagai problematika mereka melalui filsafat. dan pemerintahan Anak Benua di tangan para Timur India. diperlukan investigasi lebih lanjut. Jelas bahwa dalam sebagian besar buku-buku Mulla Shadra. Walaupun begitu. sastra. Kita tak pernah tahu pasti. dan Buddhisme di sisi lain. di abad ke-17 dan ke-18. serta karya murid-murid mereka juga masuk ke kalangan China Muslim. yang dengan asal-asalan disebut dengan judul Mulla Sadra. dan yang dikuasai oleh ilmuwan Muslim di abad ke-4 H. yang bersinggungan dengan filsafat Islam maupun mahzab Konfusius. lawatan bangsa Iran ke China tercatat resmi. Untuk memahami kedalaman pengaruh filsafat dan mistisisme Islam terhadap Neo-Konfusianisme. hingga sejauh mana para filosof Muslim ini. kita tahu pasti bahwa pengetahuan tak mengenal batas wilayah. Misalnya. Menurut sejumlah dokumen asli. khususnya Sharh Al-Hidayah. Di masa itu. Perpaduan dua pemikiran ini kian mengemuka menjelang akhir Periode Ming. dan filsafat. filsafat menemukan jalan masuk. belajar. Berdasarkan fakta itulah. yang sangat tergantung kepada Iran dalam hal kebudayaan. Dinasti Savawi memerintah Iran. . beberapa filosof dan teosof dari Timur Tengah²terutama dari Khurasan dan Anak Benua India²biasa mengunjungi China. bersamaan dengan ilmuilmu pengetahuan yang lain yang telah diterima luas di negara-negara tetangga China sejak Dinasti Sung. yang seharusnya dilakukan oleh para ilmuwan China. khususnya yang tinggal di kota. menjalin kontak dengan para pemuka Konfusius di China. dari waktu ke waktu. Taoisme. maupun mengajar atas undangan kalangan Muslim China. Perkawinan antara filsafat Islam dan filsafat Konfusius yang dilakukan oleh para ilmuwan dan filosof Muslim yang akrab dengan kedua mahzab ini pada akhirnya tak bisa mencegah terjadinya efek timbal balik. dan memang sangat terkenal. lebih-lebih bagi orang yang tinggal di sebuah negara. dan filsafat China kuno seperti Konfusius. biasa diajarkan di sana. Bukubuku karya Ibn Sina dan Al Razi. Menyebarnya filsafat Islam di China mendorong para filosof Muslim melakukan serangkaian studi komparatif antara filsafat dan kebudayaan Islam di satu sisi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful