P. 1
36337748-Draft-Ad-art-Karang-Taruna

36337748-Draft-Ad-art-Karang-Taruna

|Views: 841|Likes:
Published by Maman Suparman

More info:

Published by: Maman Suparman on Jan 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2012

pdf

text

original

-:: DRAFT :: Anggara Dasar Karang Tar una DESA “XXX” Keca matan “XX1” Kabupaten “XX2”

BAB I N ma, W ktu, dan Kedudukan a a Pasal 1 Lembaga ini bernam a Karang Tarun a Desa “XXX”, yan g seterusnya dising kat KT DK. Pasal 2 KT DESA “XXX” didirik an denga n SK Kepala Desa “XXX” No mor Tahu n un tuk jang ka waktu masa bakti tahu n Pasal 3 KT DESA “XXX” berkedu dukan di Desa “XXX”, Kecamatan “XX1”, Kabu paten “XX2” BAB II Asas dan Tujuan Pasal 4 KT DESA “XXX” berasask an Pancasila sebagai land asan ideologis, UUD 1945 sebagai land asan hu kum, Peraturan Desa “XXX” dan Ma jelis Perm sya waratan sebagai land asan operasionalnya. u Pasal 5 KT DESA “XXX” bertujuan un tuk : 1. Mewadahi setiap remaja da n pem a yan g pedu li dalam penan gan an permasalahan sosial, serta ud mening katkan pengg alangan kerjasama an tar sesam a generasi m a dalam rang ka mewujud kan ud da n mening katkan Kess os bagi generasi m a da n menyiapkan kad er yan g beriman, bermoral, ud kreatif, mand iri da n bertanggu ngjawab un tuk siap meng abdi kepad a m sya rakatnya da n menjadi a calon-calon pemimpin di ma sa datang ; 2. Memberi arah , bimbing an, pend ampingan da n ad vok asi kepad a generasi m a ud penyand ang masalah sosial dalam rang ka pengha rgaa n usaha-usaha Kess os; 3. Menu mbuhkan pot ensi keberaga man ba kat, keterampilan, kewirausahaan da n peng etah uan hing ga penyelesaian masalah yang sign ifik an un tuk mendu kung upa ya pem erda yaa n m sya rakat dalam b a kerang ka implementasi otonomi da erah da n pening katan ekonomi kerakyatan; 4. Mend orong setiap wargan ya da n warga m syrakat pad a um mnya un tuk m p u menjalin toleransi a u am dalam kehidup an kem sya rakatan da n menjadi perekat pers atua n dalam perbedaa n dan a keberagam an yan g tingg i; 5. Membina kerjasama strategis da n saling mengun tungkan deng an kalang an pemerintah,sektor sw asta, organisasi sosial, Lembaga Swada ya Masyarakat (LSM), pa ra praktisi peng embangan m sya rakat, cend ikiawan, da m mitra kepem a uda an l ainn ya, gun a kemajuan dalam kemand irian dan ind epend ensi organisasinya da n cita-cita kesejahteraa n m sya rakat a yan g menjadi tujuan gerakann ya. BAB III Keang otaa n g Pasal 6 1. Keangg otaa n KT DESA “XXX” menga nut sis tem stelsel pa sif, yaitu bah wa setiap generasi mud a yan g berusia 11 sampai denga n 45 tahun di wilayah Desa “XXX”, yan g mempun ya ha k dan kewajiban yan g sam a tanp a mem eda kan agam , suku, asal keturunan , jenis kelamin, b a kedudu kan sosial ekonomi, da n pend irian politik, adalah angg ota yan g selanjutnya disebu t Warga Karang Tarun a DESA “XXX”. 2. Penga turan lebih lanjut ketentuan dimaksud ayat 1 ters ebu t diatas, ditetapkan dalam Angg aran rum h tan gga KT DESA “XXX”. a BAB IV Kelembagaa n Pasal 7 1. Struktur kelembagaa n KT DESA “XXX” di susun secara Demokratis Denga n Ma jelis Tertingg i Oleh DEWAN PENASEHAT 2.Secara hierarki strukt ur kepengu rusan menun jukkan kedudu kan da n arah pertang gungjawaban. 3.Penga turan lebih lanjut tentan g Kelembagaa n ditetapkan dalam Anggaran Rum ah Tangg a KT DESA “XXX”. BAB V Majelis Permusyawaratan Pasal 8 Ma jelis Perwusya waratan dalam KT DESA “XXX” adalah sebagai berikut : 1. Muktamar 2. Ma jelis Semester 3. Musyawarah Luar biasa, jika diperlukan Pasal 9 Definisi tuga s, kewenanga n da n lain-lainn ya meng enai Ma jelis Perwusya waratan ini diatur dalam Angg aran Rum ah Tang ga. BAB VI Keuangan Organisasi Pasal 10

1. Keuang an KT DESA “XXX” diperoleh dari : a. Iuran angg ota aktif da n pengu rus (opsional); b. Sub sidi dari pemerintah berda sarkan pos- pos an gga ran yan g dialokasikan un tuk kepenting an program Kess os da n pembinaa n kepemud aan. c. Usaha-usaha da n sum nga n lain yan g sah dan tidak meng ikat. ba 2. Besarnya iuran angg ota aktif dan pengu rus selanjutnya ditentukan dalam ketentua n tersend iri dalam bentuk pros edu r administrasi. 3. Keuang an KT DESA “XXX” dikelola secara tertib da n tran spa ran da n wajib dipertanggung jawabkan secara periodik. 4. Keuang an KT DESA “XXX” dikelola secara menyatu oleh bendaha ra KT DESA “XXX”. BAB VII Identitas Organisasi Pasal 11 1. KT DESA “XXX” memiliki lambang yan g ditetapkan oleh Muktamar . 2. Ketentuan da n penjelasan meng enai lambang selanjutnya diatur dalam ART KT DESA “XXX”. BAB VIII Perubahan Angg ara n Dasar Pasal 12 1.Perubah an Ang garan Dasar han ya dap at ditetapkan oleh Muktamar KT DESA “XXX”. 2. Rancang an perubaha n Anggaran Dasar disusun oleh panitia khu sus, un tuk selanjutnya ditetapkan dalam Muktamar . BAB IX Penu tup Pasal 13 1.Hal-ha l yang belum ditetapkan oleh Angg aran Dasar akan diatur dalam Anggaran Ruma h Tangg a. 2.Ang garan Dasar ini berlaku sejak ditetapkan dalam Muktamar KT DESA “XXX”.

Anggaran Ru m ah Tang a g Karang Taruna DESA “XXX”, KECAMATAN “XX1”, KABUPATEN “XX2” BAB I Ketentuan
Umum Pasal 1 KT DESA “XXX” adalah wada h peng em ngan generasi m a non-partisan yan g tum uh atas dasar ba ud b kesada ran da n rasa tan ggu ng jawab sosial dari, oleh, da n un tuk m sya rakat, khu susnya generasi a mud a di wilayah desa/kelurahan atau komun itas sosial sederajat sampai ke Ti ng kat Nasio nal, bergerak terutam a di bidang Kesejahteraa n Sosi al (Kess os). Pasal 2 KT DESA “XXX” adalah organisasi sosial kepem aan yan g berdiri send iri da n bersif at lok al, serta ud merupa kan salah satu pilar partisipasi m sya rakat di bidang Kess os. a Pasal 3 KT DESA “XXX” adalah organisasi yan g statusnya diakui oleh pemerintah secara de jure melalui perunda ngan da n kebijakann ya serta diakui secara de facto melalui keberadaa n da n program-program aksinya. Pasal 4 KT DESA “XXX” memiliki tuga s pokok un tuk bersama-sama pemerintah da n ko m onen m sya rakat p a lainn ya menanggu lang i masalah-masalah Kess os secara preventif, pasc arehabilitatif maupu n pend amping an da n peng em ngan serta menga rah kan pembinaan da n peng em ang an potensi ba b generasi m a diling kun gannya. ud Pasal 5 Seiring denga n tuga s pokok tersebu t, KT DESA “XXX” melaksanakan fung si sebagai berikut; 1. Melaksanakan kegiatan-kegiatan pend idikan yan g berorientasi pad a peng embangan; 2. Menyelengg arakan Usaha-usaha Kess os yan g mendu kung upa ya pening katan taraf kesejahteraa n sosial masyarakat; 3. Menyelengg arakan da n menum buh kem ba ngkan kegiatan-kegiatan pem erda yaan m sya rakat lokal b a un tuk mend udung implementasi kebijakan otonomi da erah yan g lebih terarah , terpa du, dan berkesinambungan; 4. Membangun sis tem jaring an komun ikasi, informasi, da n kemitraa n strategis, yan g mendu kung pelaksanaa n aktivitas-aktivitas tam a deng an berbagai sektor da n ko m onen p masyarakat. BAB II Keang otaa n g Pasal 6 Jenis Keangg otaa n Angg ota KT DESA “XXX” terdiri dari Anggota pa sif, ang fota aktif da n an ggota khu sus. Pasal 7 1. Angg ota pa sif adalah keangg otaan yan g bersif at stelsel pa sif (keangg otaa n otomatis), yakni seluruh remaja da n pem a yan g berusia 11 s/d 45 tahun ; ud 2. Angg ota aktif adalah keangg otaan ya yan g bersif at kad er da n berusia 15 s/d 40 tah un, karena pot ensi, ba kat da n produ ktifitasnya utnu k mendu kung peng em ngan organisasi da n programba programnya;

3. Angg ota khu sus adalah keangg otaa n yan g bersifat terba tas terba tas bagi kalang an tert entu diluar kriteria keangg otaan pa sif da n aktif karena kem am puan tertentu yan g dimiliki oleh seseor an g yang dapa t disumbangkan bagi kepenting an peng em angan organisasi da n program-programnya; b 4. Angg ota pasif, aktif dan khusus seperti yan g tert ua ng pad a ayat 1, 2 da n 3 adalah mereka yang bertem t tingg al tetap di wilayah Desa “XXX”. pa Pasal 8 Kewajiban Angg ota 1. Memahami, mengh ayati, da n melaksanakan ap a yan g tertera di Angg aran Dasar da n Angg aran ruma h Tang ga KT DESA “XXX”. 2. Berpartisipasi dalam kegiatan yan g diadakan KT DESA “XXX”. 3. Menjaga nam a baik KT DESA “XXX”. Pasal 9 Hak Angg ota 1. Menyampaikan pendapa t baik secara lisan m aup un tulisan 2. Memilih dan dipilih menjadi Ketua atau Ketua Bidan g di KT DESA “XXX”. 3. Memberikan inspirasi ke pengu rus KT DESA “XXX”. 4. Mend apatkan perlakuan da n perlind ung an yan g sam a dari KT DESA “XXX”. 5. Meng adakan kegiatan yan g tidak bert entang an denga n peraturan KT DESA “XXX”. BAB III St ruktur Organisasi Bagian 1 Ma jelis Permusyawaratan Pasal 10 Muktamar 1. Muktamar adalah Ma jelis tertingg i KT DESA “XXX” yan g dihad iri oleh Dewan Penasehat, Pengu rus, da n Angg ota. 2. Dil akukan lima tah un sekali yan g diselengg arakan oleh panitia khu sus yan g dibentuk un tuk itu. 3. Tuga s Muktamar : a. Memilih da n menetap kan Ketua. b. Menetapkan DPP ( TEAM 11 ). 4. Wewenan g Muktamar : a. Meng angkat da n memberhentikan Ketua KT DESA “XXX”. b. Menerima atau menolak laporan pertang gungjawaban Ketua KT DESA “XXX”. c. Merub ah AD/ART KT DESA “XXX” Pasal 11 Ma jelis Semester 1. Ma jelis Semester adalah majelis yan g diselengg arakan oleh pengu rus KT DESA “XXX” un tuk meng evaluasi da n koo rdinasi kegiatan secara keseluruh an setiap tiga bu lan. 2. Ma jelis Semester dilaksanakan pad a awal bu lan pekan pertama. 3. Ma jelis Semester oleh seluruh pengu rus inti. 4. Ma jelis Semester dilaksanakan selambat-lambatnya du a mingg u sesuda h terbentuknya pengu rus. 5. Tuga s Ma jelis Semester: a. Meng evaluasi sem a kegiatan KT DESA “XXX” yan g telah da n atau sedan g dilaksanakan pada u tiga bu lan sebelumnya. b. Khu sus Ma jelis Semester I merencana kan da n menetap kan Program Kerja KT DESA “XXX” selama satu periode kepengu rusan. 6. Kewenang an : a. Meninjau program kerja yan g telah ditetapkan pad a Ma jelis Semester I. b. Merencanakan da n menetap kan kegiatan di luar Program Kerja. Pasal 12 Musyawarah Luar Biasa 1. Musyawarah Luar Biasa diseleng garakan oleh ang gota Karang Taruna jika diperlukan. 2. Musyawarah Luar Biasa diseleng garakan atas persetujuan Penasehat, pa ra tokoh da n sesepuh , serta dihad iri Oleh 3/2 ang gota Karang Taruna yan g mewakili setiap du sun yan g ada di desa “XXX” Bagian 2 Kelembagaan Pasal 13 Dewan Penasehat 1. Dewan Penasehat beran ggot akan m tan pengu rus da n pembina KT DESA “XXX” atau dipilih dari an pa ra tokoh/sesepuh . 2. Tuga s da n wewenan g : a. Memberikan pertimbangan tentang pelaksanaa n program da n aktivitas lembaga. b. Menampu ng aspirasi m sya rakat da n an ggota da n menyampaikan kepad a pengu rus. a c. Menjalankan fung si litbang da n kontrol. Pasal 14 Ketua Tuga s da n Wewena ng : 1. Bertangun g jawab dalam memimpin KT DESA “XXX”. 2. Melaksanakan fung si manejerial un tuk tercapainya tujuan KT DESA “XXX”. 3. Bertanggu ng jawab atas pembinaan pengu rus KT DESA “XXX” da n hu bun gan denga n pihak lain. 4. Memberikan laporan pertangu ngg jawaban kepad a Muktamar di akhir periode kepengu rusan.

5. Apabila Ketua berhalangan, Ketua berha k menun juk Wakil atau Sekretaris atau Pengu rus yang diangg ap m am pu wewakilinya. 6. Dalam kondisi da rurat, denga n atas nam a KT DESA “XXX” berha k meng ambil kebijakan sesuai denga n Ang garan Dasar. Pasal 11 Wakil Ketua

1.

2. 3.
4. 5.

6. 7.

Tuga s da n Wewena ng : 1. Membantu Ketua dalam melaksanakan tuga snya dalam kegiatan-kegiatan Lembaga. 2. Mengg antikan Ketua berda sarkan aza s pend elegasian. Pasal 12 Sekretaris Tuga s da n Wewena ng : Membantu sepenuhn ya tuga s Ketua. Sebagai pu sat informasi sem a aktivitas Lembaga. u Melaksanakan kegiatan administrasi keseharian Lembaga. Berkoo rdinasi denga n Koo rdinator Bidan g untuk mewujud kan tertib administrasi, tata komun ikasi. Merancang , memelihara, da n melakukan perbaikan sis tem aplikasi yan g diaplikasikan dalam kegiatan kesekretariatan. Bertang gung jawab atas peng elolaa n atas seluruh berkas- berkas yan g ad a di Lembaga. Bertang gung jawab atas dok um entasi seluruh aktivitas KT DESA “XXX”. Pasal 13 Bend ahara Tuga s da n Wewena ng : 1. Mewujud kan tertib keuan gan Lembaga. 2. Melakukan koo rdinasi meng enai keuang an denga n sem a ko m onen yan g terkait. u p 3. Mend istribu sikan dan a bagi seluruh un it aktivitas Lembaga secara optimum da n proposional. Pasal 14 Ketua Bidang Tuga s da n Wewena ng : 1. Menentukan kebijakan haluan Program Bidan g yang dipimpinn ya. 2. Menterjemahkan kebijakan Ketua dalam bentuk kebijakan bidang yan g akan dilakukan angg ota di bawahn ya. 3. Melakukan perencanaan , pelaksanaa n atau evaluasi seluruh aktivitas bidang yan g dipimpinnya. 4. Bertang gung jawab atas peng kad eran sum er da ya m b anu sia di bidang yan g dipimpinnya. 5. Membu at laporan pert an ggung jawaban seluruh kegiatan kepad a Ketua. 6. Apabila berhalang an Ketua Bidan g dapa t menun juk salah satu ang gota un tuk mewakilinya. 7. Untuk Bidan g Kepu trian melaksanakan tuga s da n wewenan g sesuai ko ndisi masing -masing . BAB IV PEMBENTUKAN KEPE NGURUS AN Pasal 15 Pem entukan kepengu rusan dilakukan oleh Ketua, bersam a Dewan Penasehat. b Kepengu rusan ha rus sud ah terbentuk paling lambat satu pekan setelah Muktamar. Pengu rus ba ru ditetapkan denga n Su rat Kepu tusan Ketua. BAB V PERGANTIAN PENGURUS Pa sal 16 Hal-hal yan g memungkinkan terjadinya pergantian pengu rus adalah : a. Pengu rus ad a yan g megun durkan diri. b. Pengu rus tidak dapa t melaksanakan tuga snya deng an baik. c. Pengu rus tidak dapa t memenuh i pers ya ratan lagi. Mekanisme pergantian pengu rus adalah : a. Bila pengu rus yan g bersang kutan adalah Ketua da n atau Koo rdinator Bidan g maka mekanismenya melalui Muktamar. b. Bila selain tersebu t di atas, ma ka mekanismenya adalah melalui Su rat Kepu tusan Ketua atas persetujuan da n atas usulan koo rdinator Bidang .

1. 2. 3. 1.

2.

BAB VI PERUB AHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA Pasal 17 Perubaha n Angg aran Rum ah Tang ga dapa t dilaksanakan oleh Muktamar kepegawaian sejak ditetapkan. BAB VII LAMBANG Pasal 18 Lambang KT DESA “XXX”

minima l 2 periode

LAMBANG
Lambang Karang Tarun a menga ndung unsur-unsur……… ... mengan dung makna: (OPSIONAL) Lambang KT Dusun “XXX” dirumuskan kemud ian. BAB VIII Keseluruh an lambang tersebu t

PENUTUP Pasal 19 1. Hal-ha l yang belum diatur dalam Ang garan Rum ah Tan gga ini akan diatur tersend iri dalam peraturan -pert au ran atau ketentuan -ketentua n Lembaga yan g tidak bert entang an deng an Angg aran Rum ah Tang ga KT DESA “XXX”. 2. Angg aran Rum ah Tang ga ini berlaku sejak ditetapkan dalam Muktamar KT DESA “XXX”. Ditetapkan di “XXX” Pad a tanggal 2010 Muktamar Karang Tarun a Desa “XXX” Ketua Sidang II Ketua Sidang I Ketua Sidang III

TATA TERTIB MUSYAWA RAH ANGGOTA KARANG TARUNA DESA “XXX” PERIODE 2010 – 201_ BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 1. Musyawarah angg ota Karang Tarun a Desa “XXX”Tahu n 2010 dalam tata tertib ini disebu t sebagai Muktamar Karang Tarun a D esa “XXX” yan g merupa kan m sya warah tertingg i yan g menjadi u penentu da n pem tus terakhir dalam organisasi Karang Tarun a Desa “XXX” u 2. Muktamar diadakan sekali dalam 4 tahu n y an g berkenaa n denga n s usun an kepengu rusan dan berakhirnya m sa jabatan kepengu rusan dalam Karang Tarun a Desa “XXX”. a 3. Muktamar dapa t diadakan kembali tan pa memperhatikan poin no. 2 diatas denga n persetujuan pengu rus Karang Tarun a Desa “XXX”, Dewan Penasehat, Pa ra Tokoh da n sesepu h jika didalam m sa kepengu rusan yan g sedan g berjalan diangg ap tidak efektif menjalankan tuga s da n fung sinya. a BAB II TUG AS DAN WEWE NANG PESERTA SIDANG Pasal 2 Tuga s da n wewenan g peserta sidang adalah Menilai laporan pertangg ung jawaban pengu rus Karang Tarun a Desa “XXX” periode 201_ – 201 _. ( opsional : Memilih Ketua karan g Tarun a Periode 2010 201_ ) BAB III PESERTA MUKTAMAR Pasal 3

1. Angg ota Karang Tarun a Desa “XXX”. 2. Dewan Penasehat, Pa ra Toko h, Kepala Dusun , Sesepu h da n pa ra und ang an yan g secara resmi di
unda ng oleh pengu rus Karang Tarun a Desa “XXX”

3. Pengu rus da n ang gota Karang Tarun a Desa “XXX”
BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA Pasal 4 Peserta memiliki ha k s uara dan ha k bicara, kecuali Kepala Desa da n Kepala Dusun yang hanya memiliki hak bicara saja. Setiap peserta di dalam menyampaikan aspirasinya diatur oleh pimpinan sidang Dalam penyampaian usul, saran, kritik da n sebagainya hend aklah lang sung pad a pokok persoalan, tidak disampaikan secara bertele-tele. Peserta si dan g dapa t meng ajukan pertan yaan , usul atau penda pat baik secara lisan m pun secara au tertulis atas persetujuan pimpinan sidang . Peserta Sidang wajib menjaga kondu sivitas Muktamar aga r berjalan Lancar. Setiap peserta m sya warah wajib mematuh i tata tertib da n ketentua n yan g ditetapkan oleh panitia. u

1. 2. 3.
4. 5. 6.

BAB V QUORU M Pasal 5 1. Musyawarah dianggap sah apabila dihad iri oleh seluruh un sur pengu rus Karang Tarun a Desa “XXX” dan /atau perwakilan dari setiap du sun. 2. Apabila bu tir A tidak terpenuh i m ka penyelengg araan mu sya warah ditangguhkan 1 x 10 menit dan a jika dalam tengga ng waktu tersebu t qu or um tidak terpenuh i, m ka atas persetujuan seluruh a peserta y an g hadir yang me wakili dari setiap du sun (sekurang -kurangn ya 5 or ang /dusun) maka m sya warah tersebu t dinyatakan sah. u BAB VI

TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pasal 6 1. Setiap kepu tusan diamb il secara m sya warah un tuk mencapai mufakat. u 2. Apabila m sya warah un tuk m fakat tidak dapa t dicapai, m ka kepu tusan diamb il denga n suara u u a terbanyak. Pasal 7 1. Kepu tusan berda sarkan sua ra terban yak adalah sah apabila, diamb il dalam si dan g yan g memenuh i qu or um da n disetujui lebih dari setenga h peserta yan g hadir. 2. Apabila dalam peng ambilan kepu tusan berda sark an sua ra terban yak mengh asilkan sua ra yang sam a m ka pem gutan sua ra diulang satu kali lagi. a un 3. Apabila hasil pem gutan sua ra yan g diulang tetap sam , m ka kepu tusan dilakukan un tuk yang un a a terakhir kali. 4. Apabila hasil pem gutan sua ra yan g terakhir tetap sam , m ka k epu tusan diamb il oleh pimpinan un a a si dan g denga n sebelumnya berm sya warah kepad a de wan pena seha t Pa ra Toko h, Kepala Dusun , u da n Sesepuh .

BAB VII PROS ES PEMILIHAN PENGURUS KARANG TARUNA DESA “XXX” Pasal 8 Pros es pemilihan pengu rus dilakukan melalui du a t ah ap, yaitu taha p pencalonan da n taha p pemilihan. BAB VIII SYARAT BAKAL CALON KETUA KARANG TARUNA DESA “XXX” Pasal 9 Syarat – sya rat bakal calon ketua Karang Tarun a Desa “XXX” : 1. Taqwa kepad a Tuha n Yang Maha Esa. 2. Berdomisili di ling kung an Desa “XXX” Kecamatan “XX1” Kabu paten “XX2”. 3. Usia telah mencapai taha p remaja an tara 15 s/d 45 Tahun . 4. Pend idikan akhir minima l seting kat SMP (opsional). 5. Memiliki komitmen un tuk memajukan remaja dalam bidang keagam an, sosial, a dan kemasyarakatan. 6. Memiliki komitmen pad a organisasi Karang Tarun a Desa “XXX”. 7. Memiliki sik ap dan kepribadian yan g mamp u mem ersatukan segena p remaja khu susnya di Desa p “XXX” serta m p u berkoo rdinasi denga n organisasi lain yan g berad a di sekitar da n di am luar ling kungan Desa “XXX”. 8. Memiliki tangg ung jawab yan g tingg i. BAB IX KETENTUAN PENUTUP Pasal 10 Segala ketentua n yan g belum diatur dalam tata tertib ini akan dipu tuskan oleh m sya warah angg ota u Karang Tarun a Desa “XXX” sejalan denga n nor ma da n ketentua n yan g berlaku. Pasal 11 Tata tertib ini berlaku sejak tang gal ditetapkan. Ditetapkan di “XXX” Pad a tanggal 2010 Muktamar Karang Tarun a Desa “XXX” Ketua Sidang II Ketua Sidang I Ketua Sidang III

TEKNIK PEMILIHAN KETUA KARANG TARUN A DESA “XXX”
1. Set iap anggota be rhak menc alonkan diri menjadi Ba kal Calon Ketua

KT Desa

“XXX”.
2. Pemili han Ketua KT Desa “XXX” minimal diikuti oleh dua bakal Calon. 3. Masing-masing du sun be rhak mengajukan bakal calon KT Desa “XXX” maksimal 2

or ang atau mengajukan bakal calon KT Desa “XXX” dari Dusun Lain.
4. Set iap bakal calon Ketua KT Desa “XXX” diwajibka n untuk

menyampaikan visi &

misi secara jelas dihadapan pe serta Muktamar. 5. Pemili han dilakukan sec ara voting.
6. Ba ka l calon ketua KT Desa

“XXX” dianggap sah menjadi ket ua KT Desa

“XXX”

apabila memperoleh suara minimal 40 % + 1 dari jum lah pemilih.
7. Jum lah pem ili h yang m dapatkan hak memilih, ditet apkan dan dibatasi maksimal en

20 or ang perdusun.
8. Ke 20 or ang pe rDusun tersebut dite ntu kan oleh masing-masing dusun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->