P. 1
Atmosfer Dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan

Atmosfer Dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan

1.0

|Views: 3,262|Likes:
Atmosfer itu apa??
Atmosfer itu apa??

More info:

Published by: Fachrun Nisa Tatimma on Jan 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

pdf

text

original

ATMOSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN

Apakah Atmosfer itu? Mars mempunyai satu seperseratus atmosfer di bumi, membuat Mars mustahil untuk mendukung manusia hidup. Sementara itu, bumi adalah planet yang paling ideal di sistem matahari untuk mendukung kehidupan penduduk. Kita tidak menyadari pentingnya atmosfer yang telah diberi Tuhan secara alami tanpa membayar. Oleh karena itu kita harus mengetahui bahwa kita dan biosfer (lapisan bumi di mana ada ekosistem) di lingkungan atmosfer dengan karakternya , terutama iklim dan unsur-unsur cuaca karena banyak dari kegagalan manusia dimakan karat oleh unsurunsur ini.

A. PENGERTIAN ATMOSFER

Atmosfer datang dari kata-kata atmo yang berarti udara dan sphaira artinya lapisan. Maka, atmosfer adalah suatu lapisan udara yang melapisi bumi. Lapisan ini mempunyai beberapa karakter sebagai berikut. 1. Tidak berwarna, tanpa bau, dan tidak bisa dirasakan kecuali suatu format angin. 2. Dinamis dan elastis itu sangat dapat memperluas dan mengontrak dan juga dapat berpindah. 3. Transparan dalam beberapa jenis radiasi 4. Adakah suatu massa, maka akan menghasilkan tekanan. Table 8.1 Persentase volum gas-gas dalam udara kering murni. GAS BANYAK (%) Nitrogen Oksigen Argon Karbon dioksida Kripton, neon, xenon, hidrogen, helium, dan ozon Jumlah 78,00 21,00 0,90 0,03 0,07 100,00

Atmosfer mempunyai arti luar penting untuk hidup, sebab berfungsi untuk mencegah bumi dari kepanasan dan mendingin dengan angkasa luar. Peristiwa Iklim seperti angin, hujan, awan, dan perubahan temperatur memberi banyak pengaruh pada aktivitas manusia.

Komposisi udara yang terdapat di atmosfer adalah sebagai berikut. 1. Oksigen (O2), sebanyak 21%. Gas ini diperlukan oleh manusia untuk bernafas. Di samping itu, digunakan oleh industri dan dunia medis di mana ditempatkan dalam tabung-ion. 2. Karbon dioksida (CO2), di persentase kecil, hanya terdapat 0,03%. 3. Uap air, hanya 2% dari semua massa atmosfer, sebab hanyalah uap air yang mengalami penguapan pada bumi, jumlah selalu berubah. Jika persen dari uap air di udara besar, kemungkinan curah hujan akan lebih besar juga. 4. Nitrogen adalah unsur yang paling besar di dalam atmosfer ( 78,08%). Nitrogen itu sangat penting untuk pertumbuhan tumbuhan. Tidak cukup bila jumlah ini untuk dipasangkan gas di dalam lahan dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan tumbuhan. Gas ini tidak bisa digunakan secara langsung oleh tanaman tetapi harus diserap oleh akar tanaman. 5. Neon dan argon, kerikil isian yang digunakan untuk lampu elektrik. Mengisi lampu neon dengan menyebarkan warna merah muda, dan mengisi lampu argon dengan menyebar warna merah. 6. Ozon, dapat membunuh bakteri di dalam air, maka digunakan industri air mineral. Ozon digunakan untuk proses sterilisasi air. Maka air itu kemudian baik untuk diminum sebab tidak berisi bakteri pathogenic lagi. Lapisan ozon dapat ditemukan di statosfer, hampir semua tentangnya dipusatkan pada ketinggian 22 km dan berfungsi sebagai pelindung radiasi ultraungu. 7. Helium, hanya ditemukan dalam jumlah sedikit di udara dan gas ini sangat menerangi. Itu sering digunakan untuk mengisi balon. Keuntungan-Keuntungan atmosfer atau lapisan angkasa, antara lain, sebagai berikut. 1. Proses pembakaran, tanpa udara kita tidak bisa bernafas, menyalakan api, dan lain lain. 2. Membuatnya mungkin membentuk formasi awan: udara yang berisi uap air memadatkan untuk membentuk suatu awan dan setelah itu menjadi hujan. 3. Melindungi manusia dari radiasi ultraungu. 4. Lapisan Bumi melindungi bumi dari bintang berekor (meteor). 5. Udara menyebabkan temperatur bumi menjadi tidak terlalu tinggi di siang hari dan terlalu rendah pada malam hari. Biasanya atmosfer terdiri dari empat lapisan, troposfer, stratosfer, mesosfer dan thermosfer. 1. Lapisan Troposfer Karakter troposfer sebagai berikut. a. Tingginya 0-8 km di daerah yang kutub dan 0-16 km di garis katulistiwa. b. Ada beberapa peristiwa cuaca seperti awan, hujan dan perpindahan panas. c. Atas lebih jauh, temperatur adalah menurunkan sampai yang mencapai - 60oC. Ini terjadi sebab troposfer menyerap radiasi gelombang pendek dari matahari dengan jumlah sedikit. Sebaliknya, temperatur pada permukaan bumi sungguh panas seperti efek kepemimpinan, proses pemindahan panas dan bahang laten.

d. Troposfer dan stratosfer dipisahkan oleh lapisan tropopause. e. Dikuasai oleh nitrogen dan unsur-unsur oksigen. 2. Lapisan Stratosfer Karakter Stratosfer sebagai berikut. a. Tinggi rata-ratanya adalah 15-50 km. b. Bagian puncak lapisan stratosfer adalah tempat ozon berkonsentrasi. Ozon berfungsi untuk melindungi troposfer dan permukaan bumi dari radiasi ultraungu langsung. c. Stratosfer dan mesosfer dipisahkan oleh lapisan stratopause. 3. Lapisan Mesosfer Karakter mesosfer sebagai berikut. a. Ketinggiannya diposisikan pada 50-80 km. b. Temperatur turun tajam sampai - 100oC. c. Banyak meteor terbakar dan d. Antara mesosfer dan thermosfer ada lapisan mesopause. e. Ada effek atau mualim gelombang radio. 4. Lapisan Termosfer Lapisan termosfer mempunyai beberapa karakter sebagai berikut. a. Ketinggiannya diposisikan pada 80-500 km. b. Di bagian dari lapisan yang lebih rendah ini ionisasi terjadi ( pembentukan ion), tingginya antara 85-375 km. c. Tingginya mencapai 480 km pada suhu 120oC.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->