P. 1
MASYARAKAT MULTIKULTURAL

MASYARAKAT MULTIKULTURAL

|Views: 269|Likes:
Published by jromadoni

More info:

Published by: jromadoni on Jan 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2014

pdf

text

original

--MASYARAKAT MULTIKULTURAL --(BAB 4

)
I. PENGANTAR Dunia ini di ciptakan oleh Allah sebagai suatu sarana pemenuhan kebutuhan bagi manusia. Dan Allah menciptakan makhluknya selalu berpasang-pasangan, sedangkan dalam Al-Quran Allah berfirman bahwa telah kami ciptakan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Maka dari itu jelaslah, dalam pandangan islam suatu kemajemukan masyarakat itu memang sudah ada dari awal penciptaan manusia. Begitu pula dilihat dari sudut pandang ilmu sosial, dalam Al-Quran manusia disebut sebagai ³An-Nas´, yang artinya manusia sebagai makhluk sosial. Yang mana manusia tidak akan bisa hidup sendiri tanpa adanya dukungan dari manusia yang lain. Di beberapa ayat lain manusia disebut sebagai ³AI-Insan´, ini menunjukkan bahwa manusia adalah seorang individu yang unggul. Mengapa demikian? karena seorang manusia diciptakan dengan karakter yang berbeda dengan manusia yang lainnya. Jadi, sampailah pada kesimpulan bahwa manusia adalah seorang individu sekaligus makhluk sosial yang dengan kekarakteristikannya terbentuklah suatu masyatakan majemuk yang menghiasi dunia ini. II. PENGERTIAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL 1. Furnivall Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih elemen yang hidup sendiri-sendiri tanpa ada pembauran satu sama lain di dalam suatu satu kesatuan politik. 2. Clifford Gertz Masyarakat multikultural adalah merupakan masyarakat yang terbagi dalam sub-sub sistem yang kurang lebih berdiri sendiri dan masing-masing sub sistem terkait oleh ikatan-ikatan primordial. 3. Nasikun Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat bersifat majemuk sejauh masyarakat tersebut secara setruktur memiliki sub-subkebudayaan yang bersifat deverseyang ditandai oleh kurang berkembangnya sistem nilai yang disepakati oleh seluruh anggota masyarakat dan juga sistem nilai dari satu-kesatuan sosial, serta seringnya muncul konflik-konflik sosial. 4. Kesimpulan saya Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang teriri dari berbagai elemen, baik itu suku, ras, dll yang hidup dalam suatu kelompok masyrakat yang memiliki satu pemerintaha tetapi dalam masyarakat itu masig terdapat segmen- segmen yang tidak bisa disatukan. III. CIRI-CIRI MASYARAKAT MULTIKULTURAL 1. Terjadi segmentasi, yaitu masyarakat yang terbentuk oleh bermacam-macam suku,ras,dll tapi masih memiliki pemisah. Yang biasanya pemisah itu adalah suatu konsep yang di sebut primordial. Contohnya, di Jakarta terdiri dari berbagai suku dan ras, baik itu suku dan ras dari daerah dalam negri maupun luar negri, dalam kenyataannya mereka memiliki segmen berupa ikatan primordial kedaerahaannya. 2. Memilki struktur dalam lembaga yang non komplementer, maksudnya adalah dalam masyarakat majemuk suatu lembaga akam mengalami kesulitan dalam menjalankan atau mengatur masyarakatnya alias karena kurang lengkapnya persatuan tyang terpisah oleh segmensegmen tertentu.

IV.budaya. Maka dalam suatu daera yang memiliki kondisi geografis yang berbeda maka akan terdapat perbedaan dalam masyarakat( multikultural). suku. atau keturunan berbeda-beda dapat bersama-sama menjadi anggota suatu kelompok sosial tertentu atau menjadi penganut agama tertentu. Dalam sosiologi. Suatu interseksi terbentuk melalui interaksi sosial atau pergaulan yang intensif dari anggotaanggotanya melalui sarana pergaulan dalam kebudayaan manusia. interseksi dikenal sebagai suatu golongan etnik yang majemuk.agama. kesenian. antara lain bahasa. karena dalam masyarakat multikultural terdapat segmen-segmen yang berakibat pada ingroup fiiling tinggi maka bila suaru ras atau suku memiliki suatu kekuasaan atas masyarakat itu maka dia akan mengedapankan kepentingan suku atau rasnya. kelas sosial. . 2. sarana transportasi. Dalam teorinya semakin banyak perbedaan dalam suatu masyarakat. BENTUK MASYARAKAT MULTIKULTURAL 1. Dalam memanfaatkan sarana-sarana interseksi sosial itu. SEBAB TERJADINYA MULTIKULTURALISME 1. 6. dalam suatu masyarakat majemuk pastinya terdiri dari berbagai macam suku adat dankebiasaan masing-masing. agama. 4. Konsesnsus rendah. pendidikan. kemungkinan akan terjadinya konflik itu sangatlah tinggi dan proses peng-integrasianya juga susah 5. C) Penjelasan definisi Jadi. anggota masyarakat dari latar belakang ras. Keputusan berdasarkan kesepakatan bersama itulah yang dimaksud konsensus. Baik berupa suku. yang dimaksud dengan interseksi adalah suatu masyarakat yang terdiri dari banyak suku. V. INTERSEKSI A) Konsep Interseksi merupakan suatu titik potong atau pertemuan. berarti dalam suatu masyarakat majemuk sulit sekali dalam penganbilan keputusan. Pengaruh budaya asing. tingkat ekonomi. Relatif potensi ada konflik. dan lain-lain dalam suatu masyarakat majemuk. maksudnya adalah dalam kelembagaan pastinya perlu adany asuatu kebijakan dan keputusan. Integrasi dapat tumbuh dengan paksaan. interseksi adalah persilangan atau pertemuan keanggotaan suatu kelompok sosial dari berbagai seksi. Adanya dominasi politik terhadap kelompok lain. agama. jenis kelamin.faktor ini sangat mempengarudi apa dan bagaimana kebiasaan sua tu masyarakat. seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Factor geografis. pasar. maka jalan alternatifnya adalah dengan cara paksaan. Kondisi iklim yang berbeda. mengapa budaya asing menjadi penyebab terjadinya multikultural. karena masyarakat yang sudah mengetahui budaya-budaya asing kemungkinan akan terpengaruh mind set mereka dan menjadkan perbedaan antara 3. maksudnya hampir sama denga perbedaan letak geografis suatu daerah. B) Definisi Dalam Sosiologi. jenis kelamin. walaupun dengan cara seperti ini integrasi itu tidak bertahan lama.3. sekolah. dll yang berbaur menjadi satu kesatuan di dalam komunitas tertentu. bahwa dalam masyarakat multikultural itu susah sekali terjadi pengintegrasian.

KONSOLIDASI A) Konsep Suatu proses penguatan pemikiran atas kepercayaan yang telah diyakini agar kepercayaan akan sesuatu yang diyakini semakin kuat. Ikatan seseorang pada kelompok yang pertama dengan segala nilai yang diperolehnya melalui sosialisasi akan berperan dalam membentuk sikap primordial. 4. C) Penjelasan definisi Jadi. yang dimaksud dengan konsolidasi adalah suatu penguatan atas apa yang telah melekat pada dirinya. Maka setiap orang yang memiliki primordial pasti dia akan sulit menerima paham lain selain paham yang telah mendarah daging dalam dirinya.perang antar suku ataupun perang dalam agama dan sebagainya. maupun segala sesuatu yang ada di dalam lingkungan pertamanya. ETNOSENTRISME A) Konsep Etnosentris sangat erat hubungannya dengan apa yang disebut in group feeling (keikut sertaan dalam kelompok) tinggi. Hal ini terjadi karena nilai-nilai yang telah tersosialisasi sejak kecil sudah menjadi nilai yang mendarah daging (internalized value) dan sangatlah susah untuk berubah dan cenderung dipertahankan bila nilai itu sangat menguntungkan bagi dirinya. Di satu sisi. adat-istiadat. suatu primordialisme adalah suatu kepercayaan yang sudah mendarah daging.2. 3. C) Penjelasan definisi Jadi. Tapi entosentris lebih . yang biasanya dilakukan oleh orang yang sudah mencapai tingkatan tertenatu. Biasanya dalam suatu kelompok sosial sering kita melihat perang antar desa. sikap primordial memiliki fungsi untuk melestarikan budaya kelompoknya. kepercayaan. B) Definisi Primordialisme berasal dari kata bahasa latin primus yang artinya pertama dan ordiri yang artinya tenunan atau ikatan. Yang mana hal ini dilakukan oleh orang yang lebih mengerti akan kepercayaan yang dianut. baik mengenai tradisi. yaitu suatu sikap yang cenderung bersifat subyektif dalam memandang budaya orang lain. Namun. Mereka akan selalu memandang budaya orang lain dari kacamata budayanya. di sisi lain sikap ini dapat membuat individu atau kelompok memiliki sikap etnosentrisme. B) Definisi Konsolidasi adalah suatu proses penguatan yang dilakukan untuk memberikan tambahan keimanan atas apa yang telah seseorang yakini. PRIMORDIALISME A) Konsep Primordialisme adalah sebuah pandangan atau paham yang memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil.

.kepada anggapan suatu kelompok sosial bahwa kelompoknyalah yang paling unggul. Muhammadiyyah memiliki dekengan berupa Partai Amanat Nasional(PAN). B) Definisi Politik Aliran adalah suatu organisasi masyarakat yang memiliki dekengan (jawa) untuk memelihara dan menyejahterakan anggotanya. C) Penjelasan definisi Jadi. 5. B) Definisi Jadi. Contoh : Hahdhotul Ulama¶ memiliki dekengan berupa Partai Keadilan Sejahtera(PKB). sehingga ormas tersebut dikatakan penganut partai yang memang dijadikan pemersatu dalam negara. dll. C) Penjelasan definisi Dari definisi di atas kita dapat memahami bahwa dalam suatu masyarakat majemuk terdapat suatu kelompok yang beranggapan bahwa kelompoknyalah yang paling unggul dari kelompokkelompok sosial lain. jelas bahwa politik aliran adalah suatu partai politik yang memiliki suatu dukungan dari suatu organisasi masyarakat sebagai pembangun kekuatan dalam pemilihan umum. yang dimaksud dengan etnosentris adalah suatu anggapan dari kelompok sosial bahwa kelompoknyalah yang paling unggul. POLITIK ALIRAN A) Konsep Politik aliran adalah suatu kelompok masyarakat yang tergabung dalam ormas-ormas yang memiliki suatu pemersatu berupa partai politik dalam suatu negara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->