TEORI KOMUNIKASI INTERPERSONAL  Antara dua individu  Mencapai persefahaman, tidak semestinya persetujuan  Pembentukan hubungan  Persahabatan, percintaan

, kekeluargaan dll 1. Teori Tembusan Sosial y Memahami proses membentuk dan mengekalkan hubungan interpersonal. y Social Penetration Theory y Altman & Taylor, 1973 y Interaksi sosial - Dysfunctional function keluarga y Proses menjalin hubungan y Aksiom pola komunikasi keluarga y Tahap cetek tidak intim peribadi y Kita tidak boleh tidak berkomunikasi y Lebih banyak maklumat, lebih bersifat peribadi y Manusia berkomunikasi secara analogik komunikasi dan digital y Personaliti diri seperti bawang besar y Komunikasi mengandungi isu dan hubungan y Perkara luaran lebih kerap dan lebih awal diceritakan y Hubungan menerangkan kandungan (metacommunication) y Pendedahan ada resiprokal utk perkongsian Keadaan hubungan bergantung kepada bagaimana setiap y Tembusan cepat di prgkt awal, lambat di tengah pihak menandakan rangkaian komunikasi mereka y Proses kebalikan tembusan Semua komunikasi adalah komplementari 2. Teori Pengurangan Ketidakpastian 4. Teori Disonan Kognitif y Berger (1987) y Cognitive dissonance theory y Uncertainty Reduction Theory y Festinger, 1957 y Orang tidak dikenali tidak pasti y Jika perlakuan tidak menyamai perkara yang kita y Mengawal kemesraan dgn menambah percaya, maka ketegangan mental atau disonan pengetahuan kognitif akan berlaku y Juga dikenali sebagai teori aksiomatik y Jika isu penting dan perbezaan kelakuan dan Tahap-tahap dalam interaksi kepercayaan besar, semakin besar y Fasa permulaan disonan/ketegangan yang kita rasa y Fasa peribadi HIPOTESIs y Fasa exit y Pendedahan terpilih menghalang disonan 3. Teori Pendekatan Interaksi y Disonan selepas membuat keputusan y Paul Watzlawick (1967) memerlukan sokongan y Interactional View y Jusifikasi minima atau tindakan akan membawa perubahan sikap

TEORI DISONANSI KOGNITIF
Teori Leon Festinger mengenai dissonansi kognitif merupakan salah satu teori yang paling penting dalam sejarah psikologi sosial. Selama bertahun-tahun teori ini menghasilkan sejumlah riset dan mengisi aliran kritik, interpretasi, dan extrapolasi. Festinger mengajarkan bahwa dua elemen kognitif termasuk sikap, persepsi, pengetahuan, dan perilaku. Tahap pertama yaitu posisi nol, atau irrelevant, kedua yaitu konsisten, atau consonant dan ketiga yaitu inkonsisten, atau dissonant. Dissonansi terjadi ketika satu elemen tidak diharapkan mengikuti yang lain. Jika kita pikir merokok itu berbahaya bagi kes ehatan, mereka tidak berharap kita merokok. Apa yang konsonan dan dissonan bagi seseorang tidak bisa berlaku b agi orang lain. Jadi kita harus selalu menanyakan apa yang konsisten dan yang tidak konsisten dalam sistem psik ologis orang itu sendiri. Dua premis yang menolak aturan teori dissonansi. Pertama yaitu bahwa dissonansi menghasilkan ketegangan atau penekan an yang menekan individu agar berubah sehingga dissonansi terkurangi. Kedua, ketika dissonansi hadir, indivi du tidak hanya berusaha menguranginya, melainkan juga akan menghindari situasi dimana dissonansi tambahan bisa dihasilkan. Semakin besar dissonansi, semakin besar kebutuhan untuk menguranginya. Contoh, semakin perokok tidak konsisten dengan pengetahuannay mengenai efek negatif merokok, semakin besar dorongan untuk berhenti meroko Dissonansi itu sendiri k. merupakan hasil dari dua variabel lain, kepentingan elemen kognitif dan sejumlah elemen yang terlibat dalam hubungan yang dissonan. Dengan kata lain, jika kita mempunyai beberapa hal yang tidak konsisten dan jika itu penting untuk kita, kita akan mengalami dissonansi yang lebih besar. Jika kesehatan tidak penting, pengetahuan bahwa merokok itu buruk bagi kesehatan kemungkinan tidak mempengaruhi perilaku perokok secara aktual. Bagaimana kita terkait dengan dissonansi kognitif ini ? Festinger mengemukakan sejumlah metode. Pertama, kita bisa mengubah satu atau lebih elemen kognitif, perilaku atau sikap mungkin. Sebagai contoh, sebagai seorang perokok , kita bisa berhenti merokok atau kita bisa berhenti mempercayai bahwa itu merusak kesehatan. Kedua, elemen baru mungkin ditambahkan pada satu bagian ketegangan atau yg lain. Misalnya, kita bisa beralih mengunyah cerutu. Ketiga, kita bisa sampai untuk melihat elemen sebagai hal yang kurang penting daripada yang mereka gunakan. Contoh, kita mungkin memutuskan bahwa kesehatan tidaklah sepenting kondisi pikiran. Keempat, kita bisa mencari konsonan informasi seperti pembuktian terhadap keuntungan merokok dengan membaca studi perusahaan cerutu. Kelima, kita bisa mengurangi dissonansi dengan membuang atau misinterpretasi informasi yang terlibat. Ini dapat terjadi jika kita memutuskan bahwa meski merokok beresiko pada kesehatan, tidaklah berbahaya sebagai weight yang akan kita capai jika kita berhenti merokok. Tidak masalah metode mana yang akan kita pilih, itu semua akan mengurangi dissonansi dan membuat kita merasa lebih baik dalam sikap, kepercayaan, dan tindakan.

Dengan kata lain. yaitu seperti ketinggalan sarapan. Jadi. Pada pusat sistem kepercayaan yang dibangun dengan baik itu. Jumlah dissonansi sebuah pengalaman sebagai hasil keputusan bergantung pada empat variabel. kita tidak akan merasa banyak dissonansi seperti jika kita dibayar lebih sedikit. dan Nilai. membuat keputusan dengan bertujuan pada salah satu tidak akan menghasilkan banyak dissonansi. yang masing-masing mengandung sejmlah kepercayaan mengenai sikap obyek. jika salah satu pusat kepercayaan kita berubah. semakin tinggi tingkat similaritas atau tumpang tindih diantara alternatif. yang menuntun perilaku. tetapi membeli mobil dapat menghasilkan banyak dissonansi. misalnya. dan sistem terdiri atas banyak kepercayaan yang berkumpul dalam sentralitasnya. atau dipengaruhi untuk melakukan atau mengatakan sesuatu yang berlawanan dengan kepercayaan atau nilai kita. Kepercayaan. -------------------------------------------. kita akan memiliki banyak dissonansi. Ketiga. Contoh antara lain kesehatan dan kebahagiaan. di sisi lain. Keputusan tertentu. Percaya bahwa kita perlu potong rambut. Akhirnya. dan nilai. semakin resisten untuk berubah dan semakin perubahan itu berdampak terhadap keseluruhan sistem. Perilaku orang dalam situasi tertentu merupakan fungsi dari kedua kombinasi ini. Semakin banyak dukungan sosial yang seseorang terima dari teman terhadap ide atau tindakan. Hal lain yang mirip. semakin besar dissonansi. semakin besar dissonansi. Jika kita berharap kita dapat menabung untuk pergi ke Eropa disamping membeli mobil. Dia mengembangkan penjelasan yang meluas mengenai perilaku manusia berdasarkan kepercayaan. Semakin penting kepercayaan. Komponen lain dalam sistem kepercayaan-sikap-nilai yang mengasumsikan keseluruhan yang sangat penting yang konsep diri. Kepercayaan dapat bersifat umum ataupun khusus. adalah sampingan.Kebanyakan teori dan riset mengenai dissonansi kognitif disekitar situasi yang bervariasi dimana dissonansi sebenarnya dihasilkan. bahwa semakin sulit inisiatif seseorang terhadap kelompok. Inilah mengapa menurut teoritisi dissonansi. Nilai terminal adalah ujung tujuan kehidupan terhadap mana kita bekerja. dan nilai menyatakan komponen sistem. Rokeach percaya sikap merupakan dua jenis penting yang harus selalu dipandang bersamaan. kepercayaan yang secara relatif tidak dapat berubah yang membentuk inti sistem kepercayaan. sikap. Percaya bahwa orang tua kita bahagia dalam perkawinan kemungkinan cukup penting. Poin disini bahwa perilaku merupakan fungsi dari berbagai rangkaian sikap. Bayaran tinggi dapat dipakai sebagai justifikasi untuk melakukannya.value adalah tipe kepercayaan khusus yang penting dalam sistem dan bertindak sebagai penuntun kehidupan. mungkin tidak dan menghasilkan sedikit dissonansi. Semakin besar jumlah usaha yang diterapkan dalam tugas. konsep diri adalah yang menuntun tujuannya. Rokeach percaya bahwa konsep tersebut dalam menjelaskan perilaku. sikap dan nilai. Inilah mengapa anak begitu terguncang ketika orang tua yang mereka asumsikan memiliki perkawinan yang bahagia itu bercerai. semakin terasa dissonansi. nilai orang merupakan yang paling penting. tetapi dia menyimpulkan bahwa orang dituntun oleh kebutuhan untuk konsisten dan bahwa inkonsistensi menciptakan tekanan untuk berubah. Terdapat sikap terhadap obyek dan sikap terhadap situasi. bahwa semakin kurang atraktif alternatif pilihan. Pada pinggiran sistem terbentang sejumlah kepercayaan yang tidak signifikan yang dapat mudah berubah. Salah satu teori yang paling komprehensif mengenai sikap dan perubahannya yaitu milik Milton Rokeach. tekanan sosial yang lunak dapat begitu kuat: dapat menyebabkan banyak dissonansi. Jika kita berdebat diantara dua mobil yang sama. tetapi jika kita memutuskan antara membeli mobil dan pergike Eropa. kita akan menderita dissonansi. itu kemungkinan karena sikap kita terhadap situasi mencegahnya. Rokeach pada dasarnya teoritisi konsistensi. nilai instrumental seperti kerja keras dan kesetiaan. Teori dissonansi juga membuat beberapa prediksi lain. Kita kemungkinan akan menderita lebih banyak dissonansi dari membeli mobil butut daripada mobil yang masih mulus. Belief adalah ratusan atau ribuan pernyataan yang kita buat mengenai diri dan dunia. semakin orang akan merasionalisasi nilai tugas tersebut. Rokeach memperluas penjelasannya mengenai konsistensi paling jauh dibandingkan teori lain dalam . sikap dan nilai. konsep diri secara khusus penting dalam sistem sebagai ujung tujuan keseluruhan sistem seseorang. Teori dissonansi meramalkan bahwa semakin sedikit tekanan untuk patuh. dukungan sosial. mengharap perubahan yang agak mendalam mengenai bagaimana kita memikirkan tentang banyak hal. persetujuan yang terpaksa. Ini memasukkan situasi seperti pembuatan keputusan. kepercayaan. Ini merupakan jawaban atas pertanyaan Siapa saya ?. karena dampaknya yaitu banyak hal lain yang kita anggap benar. dan usaha yang sungguh-sungguh. Kita mempunyai ratusan bahkan ribuan kepercayaan dan mungkin ribuan sikap. Attitude adalah kelompok kepercayaan yang disusun disekitar obyek fokal dan menyarankan pada orang untuk berperilaku dalam cara tertentu terhadap obyek tersebut. Situasi lain dimana disonansi cenderung berhasil yaitu paksaan kesepakatan. semakin besar sifat atraktif yang diketahui dari alternatif yang dipilih. inisiatif. kepercayaan orang mengenai diri. Semakin sedikit justifikasi eksternal (seperti ganjaran dan hukuman). dan itu disusun dalam sistem dalam hal sentralitas atau pentingnya terhadap ego. merupakan garis penuntun bagi kehidupan yang menjadi dasar perilaku seharihari. Variabel kedua adalah sifat menarik alternatif yang dipilih. Situasi ini biasanya terjadi ketika reward terlibat untuk sepakat atau hukuman jika tidak sepakat. Dia memasukkan sejumlah hipotesis signifikan mengenai sikap. Rokeach percaya bahwa setiap orang mempunyai sistem yang tersusun dengan baik atas kepercayaan. semakin besar tekanan untuk percaya pada ide atau tindakan itu. jika kepercayaan. semakin kurang dissonansi. pertama dan yang terpenting yaitu keputusan. semakin banyak kita harus fokus pada inkonsistensi internal dalam diri kita.---------------------------------Rokeach: Sikap. Nilai ada dua macam. Teori itu meramalkan. Ini juga menjelaskan mengapa kita harus mengambil kerja yang bergaji tinggi meski kita tidak suka. Jika kita diminta untuk melakukan sesuatu yang kita tidak suka melakukan tetapi kita dibayar banyak. Contoh untuk jenis inkonsistensi ini yaitu makan makanan yang kita tidak suka saat kita dijamu makan sebagai tamu. semakin besar komitmen orang itu untuk berkembang. Jika kita tidak berperilaku dalam situasi yang berlaku secara konsisten dengan sikap kita terhadap hal tertentu.

perubahan merupakan esensi dari pertumbuhan personal. feedback. Didalamnya merupakan detil privat yang meningkat . Teori penetrasi sosial yang paling terkenal yaitu milik Altman dan Taylor. Banyak riset pengenalan diri muncul dari gerakan humanistik ini. Didorong oleh karya Carl Rogers. semakin bertambah karakter interpersonal yang berperan dalam komunikasi mereka. sebuah ideologi honest communication muncul. pertumbuhan orang akan sampai pada posisi hidup baru. Menurut Petronio. serta self disclosure yang ditahan. Untuk menerima perubahan seseorang itu sendiri meminta kita untuk menetapkan bahwa kita juga diterima oleh orang lain. pemahaman interpersonal terjadi melalui self-disclosure. semua teori yang dibahas menunjukkan bagaimana pentingnya informasi dalam penguatan hubungan. karena hubungan itu berkembang. Bermacammacam strategi langsung dan tidak langsung dapat diusahakan. Ketika kita memberi tahu sesuatu pada patner kita. Original Social Penetration Theory. social penetration merupakan proses peningkatan disclosure dan keakraban dalam hubungan. selain juga dapat diterapkan pada bermacam-macam. dengan patner kita. Dia menemukan bahwa mereka menjadi sehat ketika mereka bersedia mengenalkan dirinya pada ahli terapi. Kita kadang kadang memantau informasi yang disediakan oleh orang lain dan memberi informasi mengenai diri kita sendiri. Jourard melihat pertumbuhan pergerakan orang menuju cara berperilaku yang baru. Sekarang kita mengerti self-disclosure sebagai proses yang lebih kompleks daripada yang dilakukan pada tahun 60 dan 70-an. komunikasi bergerak dari level yang relatif sedikit dalam. Contoh.sebagai hasil langsung dari keterbukaan pada dunia. semakin impersonal komunikasi itu. Sebagai contoh pemikiran terbaru atas subyek ini. kita mungkin ingin diberi lebih banyak waktu untuk mendalami situasi. lebih personal. Sandra Petronio meletakkan secara bersamaan serangkaian ide mengenai kompleksitas self-disclosure dalam relationship. Personalitas komunikator dapat diperlihatkan melalui lingkungan dengan lapisan tiga dimensi. Selanjutnya. Orang membuat keputusan mengenai bagaimana dan kapan untuk memberi tahu. Selanjutnya. ini merupakan ide bahwa hubungan menjadi labih akrab seiring waktu ketika patner memberitahukan semakin banyak informasi mengenai mereka sendiri. Sejauh ini. memiliki jarak (breadth) dan kedalaman (depth). dia sedang membuat permintaan pada orang lain untuk meresponnya dengan sesuai. Breadth merupakan susunan yang berurutan atau keragaman topik yang merasuk kedalam kehidupan individu. Kemudian. Jourard menyamakan kesakitan (sickness ) dengan ketertutupan dan kesehatan dengan transparansi. Hubungan interpersonal yang ideal menyuruh orang agar membiarkan orang lain mengalami mereka sepenuhnya dan membuka untuk mengalami orang lain sepenuhnya Jourard mengembangkan gagasan ini setelah mengamati bahwa sakit mental cenderung tertutup bagi dunia. Dia menerapkan teori ini pada pasangan yang menikah khususnya. dan sensitivitas untuk mengenal / mengetahui orang lain. tidak akrab. seperti berpakaian dan bicara. Manurut teori mereka. kurangnya kesamaan antara tindakan seseorang dengan perasaannya. dan ketika kita membuat disclosure yang samar dan implisit. disebut Third Force begitu dalam psikologi menyatakan bahwa tujuan komunikasi adalah meneliti pemahaman diri dan orang lain dan bahwa pengertian hanya dapat terjadi dengan komunikasi yang benar. --------------------------------------------------------------------------- teori self disclosure Disclosure dan understanding merupakan tema penting dalam teori komunikasi pada tahun 60 dan 70 -an. menuju level yang lebih dalam.aliran ini. dan mereka memutuskan mengenai bagaimana merespon permintaan orang lain. Teori ini berdasar pada risetnya sendiri dan survey pada sejumlah banyak kajian lain dengan topik pengembangan hubungan dan disclosure. Personal growth melekat pada komunikasi interpersonal sebab dunia merupakan sosial yang sangat luas. Depth adalah jumlah informasi yang tersedia pada tiap topik. dan problem yang berulang bagi pasangan yaitu mengkoordinasi jenis-jenis disclosure dan respon yang mereka gunakan. Irwin Altman dan Dalmas Taylor mengenalkan istilah penetrasi sosial. Pada jarak terjauh akan merupakan level komunikasi yang dapat dilihat. Demand / permintaan dan respond perlu dikoordinasi. ---------------------------------------------------------------------- teori penetrasi sosial Salah satu proses yang paling luas dikaji atas perkembangan gubungan adalah penetrasi sosial. Kapan kita diketahui dan kapan tidak ? dan ketika pasangan memberitahukan informasi personal. dia dapat merespon dalam cara yang membantu kualitas hubungan dan kebahagiaan atau dalam cara yang tidak begitu. ketika kita membuat disclosure yang langsung dan jelas. mungkin secara coba-coba. hubungan. pengaturan batasan memerlukan pertimbangan dan pikiran. Transparansi berarti membiarkan dunia untuk mengenal dirinya secara bebas dan pengenalan diri seseorang pada orang lain. individu terlibat dalam hubungan secara konstan menjadi bagian dalam proses pengaturan yang membatasi antara publik dan privat. Semakin bertambah yang saling diketahui oleh masing-masing komunikator. Gerald Miller dan rekannya secara literal mengartikan komunikasi interpersonal dalam term penetrasi. Komunikasi interpersonal karenanya merupakan beragam proses penetrasi sosial. Uraiannya bagi kemanusiaan sifatnya terbuka dan transparan. Dengan meletakkan sistem keseluruhan menjadi pertimabngan. Secara garis besar. bagaimana kita merespon ? Ketika orang memberi tahu sesuatu. antara perasaan dan pikiran yang mereka mau berbagi dengan sang patner dengan perasaan dan pikiran yang tidak mau mereka bagi. Selanjutnya. miskin feedback. Orang yang sakit sifatnya tetap dan stagnan. dia melihat konsistensi sebagai hal yang sangat kompleks. kita biasanya menginginkan respon yang juga langsung dan jelas. Pertumbuhan akan sulit jika orang-orang di sekitar kita tidak membuka untuk penerimaan kita sendiri. dan beberapa dari pemikiran kita tentang apa yang membuat komunikasi interpersonal itu baik dipengaruhi oleh gerakan ini. Semakin sedikit yang mereka ketahui tiap personnya. Sebagian besar sebagai konsekuensi aliran humanistik dalam psikologi. Seorang teoritisi yang menggali proses self-disclosure ini adalah Sidney Jourard. Misunderstanding dan ketidakpuasan dalam hubungan diawali oleh ketidakjujuran. Permainan diantara kebutuhan untuk berbagi dan kebutuhan untuk melindungi diri ini sifatnya konstan dan mendorong pasangan untuk membicarakan dan mengkoordinasi batasan mereka. Menurut psikologi humanistik.

dimana perluasaan / ekspansi awal informasi dan gerakan menuju level lebih dalam dari disclosure itu terjadi. History and Orientation Social Identity Theory was developed by Tajfel and Turner in 1979. Menurut Altman dan Taylor. 2002). Penting untuk dicatat. ketidakteraturan. stable exchange adalah keakraban yang sangat tinggi dan mengijinkan patner untuk meramalkan setiap tindakan pihak lain dan menanggapinya dengan sangat baik. Orientation mengandung komunikasi impersonal. juga diamati kelompok pelajar yang ternyata juga mencerminkan hal yang sama. Tahap ini tidak akan dimasuki kecuali jika patner menyadari reward substansial yang relatif terhadap cost dalam tahap lebih awal. Proses ini dikenal sebagai pertukaran sosial. konsisten dengan perkiraan dasar teori penetrasi sosial. Altman dan Taylor menunjukkan bahwa perkembangan hubungan bukan hanya melibatkan peningkatan penetrasi sosial. dan bahwa penggabungan dan sinkronisasi seringkali terjadi. Analisa dialektis melihat cara sistem berkembang atau berubah. Core Assumptions and Statements In the Social Identity Theory. In other words. teori original tersebut dianggap terlalu sederhana. 1987). Pada saat yang sama. bahwa patner mengenal siklus mereka. Dengan kata lain. bahwa sifatnya kompleks. setelah kencan beberapa saat pasangan yang menikah bisa mulai mendiskusikan tindakan berpasangan selanjutnya. mereka akan beresiko lebih banyak disclosure yang mempunyai potensi gerakan partisipan menuju level keakraban yang lebih dalam. mereka akan bergerak menuju tahap berikutnya. dalam beberapa hubungan yang dikembangkan. Altman dan Taylor menemukan bahwa penetrasi tercepat cenderung terjadi dalam langkah awal perkembangan ketika reward cenderung malampaui cost. Untuk mengetes ide ini. perasaan. yang berarti bahwa terdapat perbedaan antar pasangan dalam kemampuan mereka untuk mengkoordinasi siklus self-disclosure. but rather several selves that correspond to widening circles of group membership. Karena hubungan itu berkembang. Teori penetrasi sosial orisinal penting dalam memusatkan perhatian kita pada pengembangan hubungan sebagai proses komunikasi. Semakin besar reward yang diketahui relatif terhadap cost. proses penetrasi sosial akan terbentuk dan hubungan akan mulai mengambil bagian. dan makin bertambah informasi mengenai langkah berpasangan selanjutnya akan diperlihatkan / diberitahu sebelum bergerak bahkan menuju level disclosure yang lebih dalam semisal sejarah seksual. Akhirnya. analisa Arthur VanLear menunjukkan bahwa dalam percakapan pasangan nikah siklus keterbukaan terjadi dan beberapa sinkronisasi juga terjadi. Pada saat yang sama. Kedua kajian tersebut menunjukkan bahwa siklus tersebut terjadi. Contohnya. Altman dan Taylor menyarankan bahwa reward terkurangi dan cost meningkat pada level komunikasi yang lebih akrab. Modifikasi terhadap penetrasi sosial. Pada saat level tertentu tercapai. ternyata bahwa jumlah sinkroni tidak sama pada tiap pasangan. tetapi juga menggunakan informasi yang mereka cari untuk meramalkan reward dan cost di waktu mendatang. affective exchange memusatkan pada perasaan evaluatif dan kritis pada level yang lebih dalam. semakin cepat penetrasi. Juga terlalu sering melibatkan keakraban yang menurun. Different social contexts may trigger an individual to think. karena hubungan itu berkembang. Tajfel et al (1971) attempted to identify the minimal conditions that would lead members of one group to discriminate in favor of the ingroup to which they belonged and against another outgroup. dalam merespon ketegangan. Sebuah dialectic adalah ketegangan antara dua atau lebih elemen yang berlawanan dalam sistem yang pada akhirnya kadangkadang meminta resolusi. perputaran yang terjadi lebih besar dibadingkan hubungan yang kuran g dikembangkan. feel and act on basis of his personal. serta disebut bersifat dialektis karena melibatkan pengaturan pertentangan / ketegangan antara lawan-lawannya. This can . melalui pertukaran informasi. the exploratory affective exchange . Komunikasi kemudian dibantu oleh pemakaian level-level. it is an individual-based perception of what defines the us associated with any internalized group membership. a person has not one. Kebanyakan siswa perkembangan hubungan sekarang ini percaya bahwa penetrasi sosial sifatnya berputar. dan bahwa perkembangan secara parsial merupakan proses peningkatan keakraban. Jika patner menilai bahwa reward secara relatif lebih besar dari cost. Social identity is the individual s self-concept derived from perceived membership of social groups (Hogg & Vaughan. dimana seseorang memberitahu hanya informasi yang sangat umum mengenai dirinya sendiri. pasangan relasional bukan hanya mengandung reward dan cost atas hubungan pada saat tertentu. hubungan yang dikembangkan rata-rata lebih diterima. seb agai proses dialektis. ----------------------------------------------------------------------------- Social Identity Theory cognitive and motivational basis of intergroup differentiation. personal self . dibawah kondisi yang memungkinkan sepasang patner berbagi dalam meningkatkan breadth pada level tersebut. Teori Altman dan Taylor didasarkan dalam sebagian besar dari satu ide yang paling populer dalam ilmu sosial bahwa hubungan akan berhasil ketika secara relatif memperoleh ganjaran ( rewarding ) dan akan berhenti ketika secara relatif mengeluarkan biaya ( cost ). fa mily or national level of self (Turner et al. perasaan dan aktivitas. bagaimana ia bergerak. Sebagai perbandingan. The theory was originally developed to understand the psychological basis of intergroup discrimination.mengenai kehidupan. Disebut berputar ( cyclical ) sebab berlangsung dalam bentuk siklus timbal-balik. dan tanpa solusi. Apart from the level of self . an individual has multiple social identities . Jika tahap ini menghasilkan reward pada partisipan. Terdapat empat langkah perkembangan hubungan. Tahap ketiga. Dan ia melihat strategi tindakan yang dipakai sistem untuk menyelesaikan kontradiksi. keterbukaan dan ketertutupan yang berputar pada pasangan nikah mempunyai pengaturan tertentu atau ritme yang dapat diramalkan. menyediakan breadth sebaik depth. patner berbagi lebih banyak atas diri. Altman dan rekannya sekarang menyatakan bahwa dialektik ini biasanya diatur dalam sebuah istilah panjang hubungan oleh semacam siklus yang dapat diramalkan. Terdapat banyak kebenaran terhadap ide bahwa hubungan menjadi lebih dekat jika informasi dibagi. serta pikiran partisipan. Hal ini sebab.

History and Orientation Since Sensemaking has been under development since 1972. ingroup and outgroup . i. Conclusions were that even the most minimal conditions were sufficient to encourage ingroupfavoring responses. Once we have categorised ourselves as part of a group and have identified with that group we then tend to compare that group with other groups. In other words. and bus driver because they are useful. Competition and hostility between groups is thus not only a matter of competing for resources (like in Sherif s Robbers Cave) like jobs but also the result of competing identities. This is critical to understanding prejudice. Again. white. it is crucial to remember ingroups are groups you identify with. excluding roles of interpersonal discrimination such as history of conflict. In the second stage. It is tested in a wide range of fields and settings and includes prejudice. and may discriminate against. The schoolboys assigned points to anonymous members of both their own group and the other group. Favorite Methods Experiments. If we can assign people to a category the n that tells us things about those people. we find out things about ourselves by knowing what categ ories we belong to.e. which were intended as meaningless as possible. They were assigned randomly. We define appropriate behaviour by reference to the norms of groups we belong to. We use social categories like black. After being categorized of a group membership. Schoolboys were assigned to groups. stereotyping. the chances are you will adopt the identity of a student and begin to act in the ways you believe students act (and conform to the norms of the group). If for example you have categorised yourself as a student. Participants picked a reward pair that awarded more points to people who were identified as ingroup members. ------------------------------------------------------------------------------- Sensemaking managing (life) is about making sense. Social Identity Theory Outline Social identity theory was developed by Henri Tajfel and John Turner in 1979. but you can only do this if you can tell who belongs to your group. we adopt the identity of the group we have categorised ourselves as belonging to. Christian. Social Identity Theory asserts that group membership creates ingroup/ self-categorization and enhancement in ways that favor the in-group at the expense of the out-group. There will be an emotional significance to your identification with a group. and your self-esteem will become bound up with group membership. true and vital part of the person. Individuals are likely to display favoritism when an ingroup is c entral to their self-definition and a given comparison is meaningful or the outcome is contestable. negotiation and language use. The examples (minimal group studies) of Turner and Tajfel (1986) showed that the mere act of individuals categorizing themselves as group members was sufficient to lead them to display ingroup favoritism. Scope and Application Social Identity Theory has a considerable impact on social psychology. it is a real. The final stage is social comparison. it cannot be explained in a few sentences. It is important to know that the project has been based on three central assumptions regarding communication practice: a) That it is possible to design and implement communication systems and practices that are responsive to human needs. Example In further research this example is referred to minimal group studies. B) the extent to which the prevailing context provides ground for comparison between groups. they displayed ingroup favoritism. These take place in a particular order. student. b) That it is possible for humans to . and as we saw with the bus driver example we couldn't function in a normal manner without using these categories. This quest for positive distinctiveness means that people s sense of who they are is defined in terms of we rather than I .e. An individual can belong to many different groups. individuals seek to achieve positive self-esteem by positively differentiating their ingroup from a comparison outgroup on some valued dimension. Muslim. because once two groups identify themselves as rivals they are forced to compete in order for the members to maintain their self-esteem. and outgroups are ones that we don't identify with. in social identity theory the group membership is not something foreign or artificial which is attached on to the person. If our self-esteem is to be maintained our group needs to compare favourably with other groups.be distinguished from the notion of personal identity which refers to self-knowledge that derives from the individual s unique attributes. personal animosity or interdependence. social identification. We categorise objects in order to understand them and identify them. in the context of the bus. Tajfel and Turner proposed that there are three mental processes involved in evaluating others as us or them (i. Australian. The theory has also implications on the way people deal with social and organizational change. A) the extent to which individuals identify with an ingroup to internalize that group membership as an aspect of t heir self-concept. Just to reiterate. Similarly. which itself will be shaped by the relative and absolute status of the ingroup. C) the perceived relevance of the comparison group. Tajfel and Turner (1979) identify three variables whose contribution to the emergence of ingroup favoritism is particularly important. The first is categorisation. In a very similar way we categorise people (including ourselves) in order to understand the social environment.

Rajendram (1997) used sense making in media education classrooms with students. Moreover. substantive propositions. Sensemaking in organizations In dealing with organizational issues. Artinya.'strategies'. 'change'. Source: Example from W Weick. Conceptual Model Not applicable. As said earlier. sense is in the eye of the beholder. Retrospect: To learn what I think. 4) Enactive and sensible environments. P. looking afterwards at a process. Identity: The recipe is a question about who I am as indicated by discovery of how and what I think. 7. It can also be used for understanding deaf culture (Linderman. In organizational life people often produce part of the environment they face (Pondy & Mitroff. A person will only notice a few cues. Plausibility: I need to know enough about what I think to get on with my projects. K. it cannot make the past transparent (Starbuck & Milliken. 6. 'breakdowns'. 'plans'. and roles. 1997). because there are too many. critical incident. 1995). but no more. CA: Sage. 6) Ongoing: Sensemaking never starts or stops. You are neither a plaything in the environment or independent. 5. 3. methodological framings and methods. Scope and Application Sense making can be used to study information seeking and use in the workplace (Cheuk. Rather. Agar dapat memahami dan menggunakan TSM. and so on are not things that one can find out in the world or that exist in the organization. Core Assumptions and Statements Sensemaking is an approach to thinking about and implementing communication research and practice and the design of communication-based systems and activities. Favorite Methods Interviews. because of his own filter. Enactment: I create the object to be seen and inspected when I say or do something. while people might not even know the half of it. kita perlu memahami aspek ontologi dan epistemologi yang mendasarinya. when they found an answer to the question. sensemaking consists of seven aspects 1) Grounded in identity construction: a sensemaker is needed otherwise there won t be any sensemaking. An example of how these seven elements are used in sensemaking: (Weick. Sensemaking in organizations. as well as by the audience I anticipate will audit the conclusions I reach. This aspect. Entity and environment are factors which influence eachother. (1995). Ongoing: My talking is spread across time. Sensemaking suggests that organizational issues . Extracted cues: The what that I single out and embellish as the content of the thought is only a small p ortion of the utterance that becomes salient because of context and personal dispositions. their source is people's way of thinking. According to Weick. I look back over what I said earlier. What a person does depends on others. we can t command and the environment will obey. too much too notice anyway. sexism and able-bodyism. 61-62. because everything is part of a larger truth. retrospection makes the past clearer than the present or future. 3) Furthermore. How can I know what I think until I see what I say? 1. which means my interests may already have changed. 'goals'. Levine & Teasly. 'tasks'.enlarge their communication repertoires to pursue this vision. . 2002). Your own interest and your unconsciousness depend what cues you focus on. 5) Social: Sensemaking is a social process. which means sufficiency and plausibility. No alternatives are evaluated. 4. Somewhere between is the meaning. Action is crucial for sensemaking. 2) Retrospective: After a certain time the process is reflected. and it reflected on after it is finished. E. c) That achieving these outcomes requires the development of communication-based methodological approaches. competes for attention with other ongoing projects. Secara sederhana. human thinking and social functioning are essential aspects of another (Resnick. setiap teori selalu menegaskan apa yang patut diteliti dan bagaimana menelitinya. ontologi adalah unsur apa (hakikat fenomena) sedangkan epistemologi adalah unsur bagaimana memahami unsur apa itu. 8) Driven by plausibility rather than accuracy: People are cognitively lazy. 1979). people stop searching. To understand sensemaking is to pay more intention to sufficient cues for coordination such as generalized other. we can t predict something that will happen exact. discourse analysis. sensemaking requires us to look for explanations and answers in terms of how people see things rather than rather than structures or systems. each individual has a lot o f identities. This is always done afterwards. stereotypes. will depend on the success of the process. Dervin (1997) tried to use sense making for difficult subjects such as racism. it is also impossible to notice all the cues. It consists of a set of philosophical assumptio ns. 1988). it is an ongoing process. 1997) or to explore reflective thinking in nursing practice (Teekman. so the direct influence is not clear. The sensemaker is singular and no individual ever acts like a single sensemaker. Social: What I say and single out and conclude are determined by who socialized me and how I was socialized. 2. 1991). Sense Making Theory Brenda Dervin mengembangkan sebuah teori yang diberinama Teori Sense-Making (selanjutnya TSM) untuk membantu peneliti bidang informasi memahami fenomena kebutuhan dan pencarian informasi. . 7) Focused on and by extracted cues: In life people are confronted with a lot of cues. Thousand Oaks. prototypes. take precedence over accuracy. 'teams'.

Manusia selalu menghadapi kedua hal ini dengan berupaya mencari dan melengkapi informasi di kepalanya. dan KESENJANGAN (di dasar kanan segitiga). Dengan kata lain. setiap orang dalam hidupnya selalu berhadapan dengan situasi problematik (problematic situation) dan kesenjangan (gaps). Dia pernah menjabat sebagai President of the Assosiation for Humanistic Psychology (1958-1963). yakni paham yang percaya bahwa manusia secara aktif membentuk dunia sekeliling mereka dengan melakukan observasi dan pemaknaan terhadap segala yang terjadi. pesan. Toronto Canada. dunia sekeliling terdiri dari dunia buatan yang dibentuk di pikiran manusia melalui persepsi. Misalnya. Hal mendasar yang membedakan TSM dari teori pencarian dan penggunaan informasi lainnya adalah pada asumsi bahwa semua fenomena dalam sebuah sistem informasi adalah fenomena persepsi manusia. mengerti) dunia sekelilingnya melalui persentuhan dengan berbagai institusi. Jika kita ingin memakai TSM untuk penelitian bidang perpustakaan dan informasi. informasinya menyangkut masalah pribadi.A thn 1948. Merupakan sebuah proses berbagi informasi dengan orang lain. Dengan model ini. Asumsi Dasar Self disclosure theory adalah proses sharing/berbagi informasi dengan orang lain. dan pemaknaan. Model ini menggambarkan seseorang kedalam bentuk suatu jendela yang mempunyai empat kaca. Kunci dari suksesnya self-disclosure adalah kepercayaan. Salah satu model inovatif untuk memahami tingkat-tingkat kesadaran dan penyingkapan diri dalam komunikasi adalah Jendela Johari (Johari Window). Jika kita ingin memakai TSM untuk penelitian. dunia buatan ini seringkali disebut sebagai realita kehidupan . Kalau kita ingin menggunakan TSM untuk penelitian di bidang perpustakaan dan informasi. kita harus dapat melihat (dari kacamata si mahasiswa. di universitas di Toronto. PENGGUNAAN (menggunakan katalog. . dennis. horison) kehidupannya sendiri. maka titik tolaknya harus dari bagaimana orang membentuk persepsinya tentang perpustakaan dan informasi. impian. Termasuk dalam problematika dan kesenjangan ini adalah problematika dan kesenjangan informasi. dll. Inilah inti penelitian bidang perpustakaan dan informasi jika memakai TSM. Model ini menawarkan suatu cara melihat kesalingbergantungan hubungan interpersona dengan hubungan antarpersona. rencana masa depan. Semua hal yang diteliti dengan menggunakan TSM harus dianggap sebagai bagian dari make sense (upaya memahami) dunia sekeliling. dan tingkat keakraban. dan KESENJANGAN (apa yang dianggap kurang dari dirinya dan dunia sekelilingnya). Artinya. Justru unsur terpenting dalam kehidupan manusia adalah dunia buatan itu. Setelah itu. melainkan sistem pemaknaan manusia atau bahkan sistem kepercayaan manusia. maka kita harus memastikan bahwa mahasiswa itu memiliki gambaran (persepsi) tentang SITUASI (situasi perpustakaan. Sistem informasi bukanlah sistem benda. mendapat gelar Ph. media. TSM menganjurkan agar penelitian bidang informasi memfokuskan perhatian pada bagaimana seseorang make sense (memaknai. Johari berasal dari nama depan dua orang psikolog yang mengembangkan konsep ini. Landasan TSM adalah paham fenomenologi (phenomenology). memahami. tempat. Dalam bahasa sehari-hari. Dalam melakukan proses self-disclosure seseorang haruslah memahami waktu. agar dunia sekeliling atau realita menjadi bermakna. TSM dilengkapi sebuah model segitiga yang menggambarkan bagaimana manusia bergerak di antara tiga titik. maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menemukan petunjuk keberadaan ketiga titik itu.D di thn 1953. Beliua meninggal pada tahun 1974. Dia mendapat gelar M. tentunya) bagaimana dia bergerak (bagaimana dia memahami. Dunia sekeliling bukanlah semata-mata dunia fisik . Self-disclosure selalu merupakan tindakan interpersonal. dan situasi. di Mt. kalau kita ingin meneliti mahasiswa dalam konteks perpustakaan perguruan tinggi. dalam TSM manusia dianggap sebagai mahluk yang terusmenerus berupaya mengatasi problematika dan kesenjangan. TSM berasumsi bahwa setiap manusia selalu bergerak dalam pengertian ruang maupun waktu di antara ketiga titik tersebut. mengenali. melainkan semata-mata gambaran atau bayangan atau pikiran manusia. PENGGUNAAN (di dasar kiri segitiga). 2. Joseph Luft dan Harry Ingham. Lebih jauh lagi. dan hal ini berkaitan dengan kesehatan mental dan pengembangan konsep diri. Bergantung pada kepercayaan. informasi di sini tidak diartikan sebagai bentuk-bentuk kebendaan. agar ia dapat memahami realita walau cuma sejenak. Informasinya menyangkut pengalaman pribadi. Akibatnya. pandangan. perasaan. Akibatnya selanjutnya. yaitu: keteraturan dan ketidakteraturan. Inilah inti dari kegiatan mencari dan menggunakan informasi. manusia selalu berhadapan dengan dunia yang tidak lengkap . Self-disclosure sangat esensial dalam proses terapi kelompok 3. Sejarah Teori ini dikemukakan oleh Sydney Marshall Jourad yang lahir 21 January 1926. dan kemudian melanjutkan studi di universitas Buffalo. TSM didasarkan pada asumsi bahwa dunia sekeliling manusia atau realita selalu mengandung dua hal yang selalu bertentangan dan saling meniadakan. Itu sebabnya. Setiap saat manusia selalu berupaya mengatasi kesenjangan informasi agar realita menjadi lebih terstruktur dan teratur. yaitu SITUASI (di puncak segitiga). --------------------------------------------------------------------------------- Self Disclosure Theory 1. situasi kuliah). Pembahasan Self disclosure atau penyingkapan diri merupakan sebuah proses membeberkan informasi tentang diri sendiri kepada orang lain. melakukan tindakan) di antara ketiga titik itu. membaca buku). Sistem informasi itu ada karena manusia memaknai dan percaya bahwa sistem itu ada. mengatasi. maka titik t olaknya harus dari sisi pandang seseorang tentang dunia sekelilingnya: bagaimana seseorang memandang (persepsi. Penyingkapan diri merupakan suatu usaha untuk membiarkan keontentikan memasuki hubungan sosial kita.Secara umum.

Biasanya seseorang akan mulai terbuka pada orang yang sudah lama dikenalnya. Beberapa terlalu takut menunjukkan kelemahanya dan berdiam diri agar tidak menjadi marah atau menangis. dia selalu menyela dengan berbagai teknik. Dia tidak merasakan tubuhnya sendiri. Berbagai kasus menunjukkan bahwa perilaku orang seperti ini di luar kelompok akan berubah meskipun di dalam kelompok tidak menunjukkan perubahan. memanfaatkan saat pembicara itu sedang mengambil nafas. Ada pula yang berdiam diri sewaktu-waktu untuk menghukum orang lain atau untuk memaksa orang lain ataupun kelompok memperhatikannya. Pendekatan yang paling efektif pada orang seperti ini adalah yang bermata dua: pertimbangkan kedua belah pihak pasien yang memonopoli dan kelompok yang termonopoli. dengan menyela secara tidak sopan. Ada beberapa jenis karakter dalam diri seseorang bila dilihat dari komunikasi kelompok. tidak dapat tertawa. Orang seperti ini merasa sangat terancam dengan kehadiran orang tertentu dan hanya akan berbicara bila orang itu tidak ada. Biasanya respon dari orang lain maupun anggota-anggota kelompoknya khas bergerak dari rasa ingin tahu dan keheranan ke rasa tidak percaya. ingat prinsip bahwa tidak ada pasien monopolistik yang boleh eksis dalam kevakuman. dan frustrasi. Aplikasi Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat berbagai macam prilaku individu ketika sedang berinteraksi dengan lingkungannya. Ada individu yang berbicara demi mengontrol orang lain. dengan hal itu kita bisa melakukan introspeksi diri dalam berhubungan. Dari sudut pandang kelompok. setiap ucapannya dikhawatirkan akan mengarah pada self-disclosure lebih jauh. Dia merasa bahwa ada sesuatu yang hilang. Schizoid Karakter seperti ini emosinya tersumbat. Masing-masing dari mereka bila diperhatikan mempunyai keunikan masing-masing. Perkembangan pribadi atau karakter seorang manusia ditentukan oleh interaksi yang berkesinambungan antar hereditas dan lingkungan. Jika orang lain mendapat giliran bicara. Jauh lebih efektif jika karakter orang yang seperti ini didekati dengan cara berkonsentrasi pada menifestasi diri monopolist dalam kelompok daripada respon kelompok terhadap perilakunya. Penyebab perilaku monopolistik bervariasi pada setiap orang. Bila seseorang telah menyingkapkan sesuatu tentang dirinya pada orang lain. yang mempunyai masalah yang serupa dengan dirinya. menjauh. tidak dapat bermain. Namun penyingkapan diri tidak Cuma berlaku dalam konteks hubungan antara dua orang. beberapa diantaranya yaitu: Monopolist Monopolist adalah orang yang mempunyai dorongan untuk selalu berceloteh tanpa henti. . Penyingkapan diri merupakan prilaku yang disengaja. selain itu dengan self disclosure kita juga bisa mengetahui seperti apa diri kita dalam pandangan orang lain. tidak dapat menangis. Pendiam (Silent Patient) Orang yang pendiam dapat tertolong melalui pengamatan langsung untuk mengidentifikasi orang lain. ia cenderung memunculkan tingkat keterbukaan balasan pada orang yang kedua. dengan berulang-ulang mengatakan. bisa saja orang lain ini memanfatkan apa yang telah dia ketahui mengenai diri kita. dengan terus-menerus menyebutkan persamaan antara masalah pembicara dan dirinya. Hal ini tentunya berkaitan dengan karakter seseorang yang menentukan seperti apa pergaulan dan bentuk interaksinya dengan orang lain. Dalam suatu kasus misalnya. Selain itu menyangkut kepercayaan beberapa ahli psikologi percaya bahwa perasaan percaya terhadap orang lain yang mendasar pada seseorang ditentukan oleh pengalaman selama tahun-tahun pertama hidupnya. Dia adalah penonton bagi dirinya sendiri. Seseorang dapat menjadi pendiam karena berbagai alasan. saya juga seperti itu . Ada beberapa faktor yang menentukan kepribadian seseorang. dan frustrasi. jengkel. tidak semua orang dapat menanggapi apa yang kita sampaikan bahkan sering terjadi salah paham sehingga malah menimbulkan masalah baru. Kekurangannya. perilakunya itu hanya akan menghasilkan kejengkelan. Secara halus tetapi berulang-ulang karakter seperti ini harus dikonfrontasi dengan paradox bahwa betapa pun besar keing inannya untuk diterima dan dihargai orang lain. tetapi dalam membina komunikasi kelompok. 4. penolakan. tidak mengalami pengalamanya sendiri. bahwa pasien selalu berada dalam ekuilibrium dinamis dengan kelompok yang membolehkan atau mendorong perilaku seperti ini. Ada pula yang merasa begitu takut menjadi agresif sehingga setiap perkataanya dapat menimbulkan resiko yang tak mampu ditanggungnya. dengan merespon pada setiap pernyataan dalam kelompok. dari penyingkapan diri kita bisa mendengarkan pengalaman orang lain yang nantinya bisa menjadi pelajaran bagi diri kita. Orang lain menginginkan kesempurnan sehingga takut berbuat salah jika berbicara. proses ini tidak hanya merupakan bagian integral dari komunikasi dua orang. Dia tidak dapat merasa. yang lainnya menghargai gagasan dan pengamatannya sendiri secara berlebihan sehingga mereka tidak dapat menunda untuk mengekspresikan semua pemikirannya sesegera mungkin. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan teori self disclosure: Kelebihannya. Ada pula yang menjaga jarak dari orang lain dan menunjukkan superioritasnya dengan berdiam diri. kekhawatiran. Di dunia kampus contohnya banyak karakter indivudu yang menjalani kehidupan kampus. Penyingkapan diri ini akan membuat kohesivitas dalam komunikasi semakin erat. Ada yang merasa sangat takut untuk membuka diri. ada mahasiswa lebih memilih seharian menjalani berbagai macam kegiatan kampus namun pada saat yang bersamaan ada mahasiswa lain yang cenderung menghabiskan waktu berkumpul dengan orang lain. Bahkan dalam konteks komunikasi kelompok pembahasan akan lebih meluas.Dalam hal penyingkapan diri ini. yang aktif. orang seperti ini gelisah jika tidak bicara. Ketika seseorang telah mengetahui diri kita. salah satu faktor terpenting adalah interaksi dengan lingkungannya atau yang sering kita sebut interaksi sosial. hal yang paling mendasar adalah kepercayaan. terisolasi. Penyingkapan diri lebih sering muncul dalam konteks hubungan dua-orang daripada dalam konteksjenis komunikasi lainnya. banyak yang begitu takut dipengaruhi dan diserang oleh orang lain sehingga mereka mempertahankan setiap pernyataannya.

Orang dengan karakter narsisistik pada umumnya lebih heboh tetapi lebih produktif dalam terapi kelompok daripada dalam terapi individual. kikuk dalam pergaulan. melukai diri sendiri). acuh tak acuh. berempati dan membantu pasien lain. Mereka menjaga kuat kekhususanya dan sering kali berkeberatan bila ada orang yang menunjukkan persamaan antara diri mereka dengan anggota lain. menerima umpan balik yang mungkin kritis. Dinamika penyebab sifat membosankan itu sangat bervariasi dari satu individu ke individu lain. atau hambar. pasien diharapkan berbagi waktu. Narsisistik (The Narcissistic Patient) Narsisisme (mencintai diri sendiri) yang berlebihan adalah rasa cinta pada diri sendiri dengan mengesampingkan orang lain. inferioritas. dan mengalami sekurang-kurangnya dua dari gangguan-gangguan interpersonal berikut ini: merasa memiliki hak istimewa. Otto Kernberg menambahkan bahwa individu ini mempunyai kehidupan emosional yang dangk memperoleh sedikit saja al. hampa. Dalam mikrokosme sosial kelompok. masalahnya itu tidak terformulasikan secara jelas bagi kelompok maupun bagi dirinya sendiri. mengutil. bahwa orang lain memanfaatkan mereka hanya untuk sex. dan seperti perilaku lainnya. Penolak Pertolongan dan Pengeluh (The Help-Rejecting Complainer) Penolak pertolongan dan pengeluh (the help-rejecting complainer) yang selanjutnya disebut HRC mempunyai pola perilaku yang khas dalam berinteraksi baik antara individu maupun kelompok. Dorongan untuk merusak diri atau tidak dapat diprediksi. mereka menilai kebermanfaatan kelompok bagi dirinya berdasarkan berapa menit waktu kelompok dan terapis yang didapatkannya dalam sebuah pertemuan. memperhatikan perasaan orang lain. kesenangan hidup. HRC tampaknya bangga dengan masalahnya yang tak dapat terpecahkan. menuntut perhatian dan kekaguman yang terus-menerus. diam juga memiliki makna. dan sulit untuk membuat generalisasi. pada umumnya. suka berfantasi mencapai keberhasilan tak terbatas. Pada titik ini. Beberapa pasien narsisistik yang mempunyai perasaan kekhususan yang mendalam merasa bahwa mereka tidak hanya patut mendapatkan perhatian kelompok. dan kemudian menolak setiap pertolongan yang ditawarkan. masalah itu dikaburkan oleh kecenderungannya untuk membesar-besarkannya dan menyalahkan orang lain. baik dalam kerangka here-and-now maupun sebagai sampel perwujudan caranya berhubungan dengan dunia interpersonalnya. ingin selalu diberi tetapi tidak menghargai pemberian yang diterimanya.Poin yang penting adalah bahwa diam itu tidak pernah berarti sekedar diam melainkan merupakan suatu perilaku. Akan tetapi. HRC tampaknya tidak peduli akan reaksi kelompok terhadapnya dan tidak berkeberatan ditertawakan selama dia diperbolehkan terus mencari pertolongan. Pasien Ambang Batas (The Borderline Patient) DSM-III mengemukakan bahwa lima dari delapan kriteria berikut ini harus ada pada individu yang didiagnosis sebagai mengalami borderline personality disorder: 1. atau menjadi marah jika mengalami kekalahan. yang masing-masing membangun dan mengalami dunianya sendiri yang unik Secara singkat. Orang yang membosankan (The Boring Patient) Orang yang memiliki karakter yang membosankan mengeluh bahwa mereka tidak pernah mempunyai sesuatu yang dapat diceritakan kepada orang lain. HRC terus-menerus membawa masalah lingkungan atau somatik ke dalam kelompok dan sering menggambarkannya dalam banyak cara sehingga tampak seperti tidak dapat teratasi. tidak mampu melihat fakta bahwa orang lain adalah makhluk yang berperasaan. yang secara implisit atau eksplisit selalu meminta pertolongan dari kelompok dengan menceritakan masalah atau keluhan. eksploitatif interpersonal. Dalam terapi kelompok. makan berlebihan. merasa malu atau hampa. Akan tetapi. tetapi juga bahwa perhatian tersebut seharusnya mereka dapatkan tanpa usaha. Gangguan Kepribadian Narsisistik (Narcissistic Personality Disorder) Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders dari The American Psychiatric Association (DSM-III) tahun 1980 memberikan kriteria deskriptif tentang orang yang mengalami narcistic personality disorder sebagai berikut: memiliki perasaan self-importance yang berlebihan. narsisis adalah orang yang memandang bahwa dunia dan individu lain hanya ada untuk dirinya. Sering kali HRC memfokuskan perhatiannya pada terapis dalam upayanya untuk mendapatkan medikasi atau advis. bahwa orang lain juga memiliki ego. tidak pernah mengambil resiko. orang yang membosankan dalam kelompok adalah orang yang sangat pemalu yang tidak memiliki spontanitas. Ucapan orang yang membosankan selalu aman dan selalu dapat diprediksi. Banyak yang berada pada posisi yang sangat berketergantungan sedemikian rupa sehingga sangat takut mengalami penolakan atau ditinggalkan sehingga mereka menjauhkan diri dari ucapan-ucapan agresif yang dapat menimbulkan pembalasan. HRC jarang menunjukkan sikap kompetitif kecuali jika orang lain meminta perhatian terapis atau kelompok dengan mengemukakan masalah. memahami. berganti-ganti antara overidealisasi dan devaluasi. dan tidak memiliki empati. Kebosanan merupakan pengalaman yang sangat individual. (misalnya penyalahgunaan narkoba. Tidak semua orang bosan dengan situasi yang sama. mereka juga berkeberatan bila diikutsertakan dengan anggota lain dalam interpretasi kelompok massa. Dia mendasari hubungannya dengan orang lain dengan dimensi tunggal bahwa dia lebih memerlukan pertolongan daripada mereka. bahwa mereka pemalu. Untuk alasan yang sama. Sering kali orang narsisistik merasa hidup bila sedang mendapatkan giliran. membangun hubungan. biasanya figur otoritas yang digantunginya. . bahwa tidak ada lawan jenis yang mau pergi dengan mereka lebih dari satu kali. sangat peka terhadap kritikan. mereka juga menciptakan situasi seperti ini dan membuat bosan anggota-anggota lain. bahwa mereka sering ditinggalkan berdiri seorang diri dalam pesta-pesta. HRC sering berusaha mengecilkan keluhan orang lain dengan membandingkanya dengan masalahnya. HRC tampaknya sangat self-centered: dia hanya berbicara tentang dirinya sendiri dan masalahnya.

. Beberapa ahli psikologi percaya bahwa perasaan percaya terhadap orang lain yang mendasar pada seseorang ditentukan oleh pengalaman selama tahun-tahun pertama hidupnya. menghukum. Marah yang tidak sepatutnya atau tidak dapat mengontrol marah. mencari atau menunjukkan fakta-fakta. Teori analisis transaksional telah menjadi salah satu teori komunikasi antarpribadi yang mendasar. 7. Hubungan dengan Teori Lain Self disclosure merupakan salah satu teori komunikasi interpersonal yang membahas mengenai hubungan antar dua orang dalm berinteraksi. bersifat objektif dan sebagainya. mendorong untuk berbuat baik adalah sikap yang nurturing parent (NP). (Bowlby. 1963. neopsychic). bersifat rasional dan tidak emosional. memberikan pertimbangan. anak-anak. Banyak teori lain yang juga berlatar belakang masalah yang sama. Erikson.2. sikap yang sangat berubahubah). Fenomena pengambilan peran inilah yang memungkinkan adanya pengembangan diri semata-mata sebagai proses sosial. Gangguan identitas yang dimanifestasikan dengan ketidakpastian mengenai hal-hal seperti citra diri. Dalam komunikasi antarpribadi pun dikenal transaksi. Dari pemaparan teori interaksional teori ini mempunyai hubungan dalam peran individu dalam sebuah interaksi. maupun orangtua). Sikap orangtua yang diwakili dalam perilaku dapat ter1ihat dan terdengar dari tindakan maupun tutur kata ataupun ucapan-ucapannya. seperti dikutip Collins (1983). Kata transaksi selalu mengacu pada proses pertukaran dalam suatu hubungan. Perasaan hampa atau bosan yang kronis. Individu dapat melibatkan dirinya dalam pengambilan peran dan mendefinisikan diri maupun orang lain dari sudut pandang orang lain. Pada teori self disclosure dan interaksional ini interaksi yang dilakukan oleh individu bergantung pada kemampuan individu dalam membina hubungan denga orang lain. exteropsychic). Sebaliknya ada pula sikap orang tua yang suka menghardik. Speech Codes Theory (Etnografi Komunikasi) Merupakan teori yang menggunakan metode pada pola komunikasi dalam sebuah kelompok. Sikap dasar ego yang mengacu pada sikap orangtua (Parent= P. berprasangka. yang ditulisnya dalam buku Games People Play. Dalam diri setiap manusia. atau berkelahi). memberikan hiburan. Melakukan tindakan-tindakan merusak fisik diri sendiri (isyarat bunuh diri. Dalam membina hubungan ini tentunya seseorang akan mulai membuka dirinya ketika dia telah merasa percaya dengan orang tersebut. 8. Namun faktor karakter manusia saja tidaklah cukup. devaluasi. loyalitas. Menyadari bahwa karakter manusia yang begitu beragam. Teori analisis transaksional merupakan teori terapi yang sangat populer dan digunakan dalam konsultasi pada hampir semua bidang ilmu-ilmu perilaku. Yang dipertukarkan adalah pesan-pesan baik verbal maupun nonverbal. manipulasi. Mengambil kesimpulan. Teori ini berasumsi bahwa komunikator dan komunikan mempunyai berbagai faktor yang mengatur prilaku komunikasinya. 5. menguatkan perasaan. melindungi. dalam interaksi sosial yang dilakukkan setiap individu seseorang tentunya akan mempunyai hubungan yang lebih dekat dengan orang -orang tertentu dibandingkan dengan orang lainnya. kita bisa lebih mudah melakukan penyingkapkan diri. 1973. pilihan karir. 6. merupakan suatu hal yang menarik. sikap orang dewasa (Adult=A. 5. Melihat hubungan antara dua orang manusia. membantu. 3. Analisis transaksional sebenarnya bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses transaksi (siapa-siapa yang terlibat di dalamnya dan pesan apa yang dipertukarkan). Setiap orang juga menurut Berne memiliki sikap orang dewasa.Tidak mau dibiarkan seorang diri. Hubungan interpersonal yang tidak stabil dan ekstrim (misalnya idealisasi. keputusan berdasarkan fakta-fakta yang ada. --------------------------------------------------------------------------- ANALISIS TRANSAKSIONAL (ERIC BERNE) Teori analisis transaksional merupakan karya besar Eric Berne (1964). contohnya saja. melarang. Sikap orang dewasa umumnya pragmatis dan realitas. Instabilitas suasana hati (berubah-ubah secara radikal dari suasana hati normal ke depresi. membentuk. Dari hubungan ini terlihat bagaimana seseorang membuka sisi kehidupannya kepada orang lain. kekesalan atau kecemasan yang biasanya berlangsung selama beberapa jam dan hanya beberapa hari). Hal ini mempunyai hubungan dengan self disclosure karena kedua teori ini memandang bahwa keberhasilan komunikasi bergantung pada faktor yang ada pada komunikator dan komunikan. Hal ini erat kaitan dengan teori self disclosure yang dapat digunakan dalam menentukan baik tidaknya komunikasi yang terjadi dalam suatu kelompok atau organisasi. Interaksionalisme lebih menerangkan perkembangan diri melalui proses penunjukan diri dimana individu dapat bergerak keluar dari diri dan melibatkan dirinya dalam introspeksi dari sudut pandang dengan orang lain. Seperti tindakan menasihati orang lain. kecelakaan yang berulang-ulang. 4.1976). Ketiga sikap tersebut dimiliki setiap orang (baik dewasa. semuanya disebut dengan sikap yang critical parent (CP). identitas gender nilai. arheopsychic). Suka bertanya. Interaction Adatation Theory Teori ini merupakan teori humanistik yang mengarah pada psikologi sosial sehingga dikatagorikan teori komunikasi interpersonal dengan lebih menekankan pada sisi komunikasi nonverbal. memiliki tiga status ego. Berikut adalah teori yang berhubungan dengan teori self disclosure: Teori Interaksional Pada teori ini menganggap bahwa struktur sosial merupakan produk dari interaksi. Berne adalah seorang ahli ilmu jiwa terkenal dari kelompok Humanisme. dan ego anak (Child = C.

kamu OK (I m OK. Saya OK. transaksi silang. Kalau yang terjadi ada 4 sikap dasar dan yang disembunyikan 2 sikap dasar disebut dengan dupleks. 3. dewasa. Si Ucok suka bertanya dan mencari fakta-fakta atau latar belakang suatu kejadian maka ia dikuasai oieh sikap dewasa. Ada empat posisi yaitu : 1. jenis transaksi ini merupakan jenis terbaik dalam komunikasi antarpribadi karena terjadi kesamaan makna terhadap pesan yang mereka pertukarkan. ataupun anak-anak sangat menguasai mempengaruhi seorang. Terdapat dua hambatan utama yaitu: 1. gerak-gerik nonverbal mengikuti cara yang dilakukan ayah dan ibunya yang anda kenaI. yo/ire OK) 4. atau keseimbangan ego sebagai sikap yang dimiliki seseorang itu. Eric Berne adalah seorang psikiaterkelahiran Kanada yang merupakan pencipta dari Analisis Transaksional dan juga penulis buku Games People Play. terjadi kesalahpahaman sehingga kadang-kadang orang beralih ke tema pembicaraan lain. 4. Misalnya sikap orang tua yang sangat mempengaruhi seseorang dalam satu waktu yang lama sehingga orang itu terus menerus memberikan nasihat. Mengamati bagaimana sikap seseorang ketika bergaul dengan orang lain. yaitu: 1. kamu tidak OK (I m OK. Ketiga sikap itu ibarat rekaman yang selalu diputar-putar bagai piringan hitam dan terus bernyanyi berulang-ulang di saat dikehendaki dan dimungkinkan. kamu OK (I m not OK. dan bermanja diri. hal demikian dapat terlihat misalnya dalam ungkapan : buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. si Iteung kekanak-kanakan. Saya tidak OK. Mengingat kembali keadaan dirinya sewaktu masih kecil. Transaksi komplementer terjadi antara dua sikap yang sama. mengajari/menggurui. Tingkah laku nonverbal tersebut pada umumnya sama namun dapat dibedakan kode-kode simbolnya pada setiap orang sesuai dengan budaya yang melingkupinya. 1. you re not OK). Komunikator tidak menghendaki jawaban demikian. Ayah Eric meninggal karena penyakit TBC dan Ibunya sendiri yang mengasuh dan membesarkan dia. melarang perbuatan tertentu. Melihat tingkah laku nonverbal maupun verbal yang digunakannya. Berne mengajukan tiga jenis transaksi antarpribadi yaitu: transaksi komplementer. 2. Dominasi satu sikap dapat dilihat kalau Pulan sangat menggurui orang lain maka Pulan sangat dikuasai oleh P dalam hal ini critical parent. dan transaksi tersembunyi.. kamu tidak OK (I m not OK. Bentuk-bentuk transaksi tersembunyi bisa terjadi jika ada 3 atau 4 sikap dasar dari mereka yang terlibat dalam komunikasi antarpribadi namun yang diungkapkan hanya 2 sikap saja sedangkan 1 atau 2 lainnya tersembunyi. memberontak. you re OK) 2. Transaksi komplementer. mendorong dan menghardik. terjadi manakala pesan yang dikirimkan komunikator tidak mendapat respons sewajarnya dari komunikan. Saya tidak OK. perasaan setiap orang muncul pada konteks. Kontaminasi (contamination). Seringkali (umumnya) tingkah laku melalui komunikasi verbal dan nonverbal berbarengan. Si Iteung suka ngambek maka Iteung dikuasai oleh sikap anak. . Dibedakan antara natural child (NC) yang ditunjukkan dalam sikap ingin tahu. pesan yang satu dilengkapi oleh pesan yang lain meskipun dalam jenis sikap ego yang berbeda. Mengecek perasaan diri sendiri. Berne juga mengemukakan terdapat beberapa faktor yang menghambat terlaksananya transaksi antarpribadi. Karenanya maka sering anda berkata : si Pulan sangat dewasa. Transaksi silang. Eric dilahirkan dengan nama Eric Lennard Bernstein di Montreal. 2. kreatif. Eksklusif (exclusive). Saya OK. Sebaliknya yang bersifat adapted child (AC) adalah mengeluh. Sikap tersembunyi ini sebenarnya yang ingin mendapatkan respons tetapi ditanggap lain oleh si penerima. Jika terjadi 3 sikap dasar sedangkan yang lainnya disembunyikan maka transaksi itu disebut transaksi tersembunyi 1 segi (angular). Bagaimana cara mengetahui sikap ego yang dimiliki setiap orang? Berne mengajukan empat cara. atau si Ucok sok tua.Sikap lain yang dimiliki juga adalah sikap anak-anak. Kedua sikap itu adalah sikap orang tua dan sikap anak-anak. suka pamer. sikap dewasa. Transaksi terjadi antara dua sikap yang berbeda namun komplementer. tempat tertentu yang sangat mempengaruhi apakah lebih banyak sikap orang tua. jika terjadi campuran beberapa sikap di antara komunikator dengan komunikan sehingga salah satu sikap menyembunyikan sikap yang lainnya. Kontaminasi merupakan pengaruh yang kuat dari salah satu sikap atau lebih terhadap seseorang sehingga orang itu berkurang keseimbangannya. 3. Eric Berne merupakan anak pertama dari seorang fisikawan dan seorang penulis yaitu David dan Sara Gordon Bernstein. Transaksi tersembunyi. Kanada pada Mei 1901. ngambek. Cara berbicara. Komunikasi antarpribadi dapat dilanjutkan manakala terjadi transaksi yang bersifat komplementer karena di antara mereka dapat memahami pesan yang sama dalam suatu makna. penguasaan salah satu sikap atau lebih terlalu lama pada diri seseorang. you re not OK) 3. Berne juga mengajukan rekomendasinya untuk posisi dasar seseorang jika berkomunikasi antarpribadi secara efektif dengan orang lain. Di samping nonverbal juga melalui verbal. 2. berkhayal. Akibat dari transaksi silang adalah terputusnya komunikasi antarpribadi karena kesalahan dalam memberikan makna pesan. misalnya pilihan kata.

rewel. atau bagian Kanak-kanak. Akibatnya adalah terputusnya komunikasi antarpribadi karena kesalahan dalam memberikan makna pesan. Spoiler for ULTERIOR TRANSACTIONS (TRANSAKSI TERSEMBUNYI) Transaksi tersembunyi (Ulterior Transactions) terjadi ketika seseorang yang memberikan pesan dengan menggunakan ego state tertentu misalnya Dewasa namun kemudian direspons dengan ego state yang lain misalnya Orangtua. siapa. tangan diremas-remas. Di dalam konteks komunikasi. PETUNJUK BAGIAN ORANG TUA Non-Verbal : Alis dikerutkan. Yang mengejutkan adalah elektroda tersebut mampu memunculkan ingatan pasien secara terperinci mengenai peristiwa yang dialaminya berikut perasaan yang terkait. Contoh lain adalah : berapa. Verbal : perbendaharaan kata pada bagian Dewasa adalah mengapa. dsb. Klo dlm bahasa sehari2ny namany missed communication.dll. trus tuh bokap nanya udah jam brp ini?? (disini sang bokap ingin agan segera pulang) agan bukanny . mis. dan lain sebagainya. kapan. bibir gemetaran. berkacak pinggang. Kemudian seperti kalimat jangan kuatir . Banyaknya data yang didapatkan dalam Analisis Transaksional tergantung pada ketrampilan kita menangkap petunjuk ini. apa. gerak-isyarat badan dan ekspresi wajah (non-verbal). saya mau. pandangan masam .Awal penelitian Namany adalah Wilder Penfield.. Verbal : seringkali terdengar kata jangan . Ini dia jenis2 transaksi yg ane dan agan2 biasa lakukan walaupun tanpa agan2 sadari. menggigit jari. tetapi juga dari tinggirendahnya suara. COMPLEMENTARY TRANSACTIONS (TRANSAKSI SEIMBANG) Spoiler for TRANSAKSI SEIMBANG Transaksi komplementer atau bisa dikatakan sebagai transaksi yang saling melengkapi atau mengimbangi jika suatu perilaku yang diperlihatkan oleh suatu ego state dapat direspons tepat dan yang diharapkan oleh ego state itu. Dewasa. paling baik. saya mengerti. jari telunjuk menuding. pas agan lg ngantarin pacar agan k rumahny trus tiba2 d depan pintu ad bokap pacar agan. Mis. jangan bergerak dari sini . mengeluh. Selain itu pada bagian Dewasa orang ditandai dengan berdiri yang tegak dan selalu memperhatikan orang lain dengan mempertahankan kontak mata dan juga jarak fisik serta berada sedekat mungkin kepada pembicara untuk dapat mendengar dan melihat dengan baik. PETUNJUK BAGIAN DEWASA Non-Verbal: pada bagian Dewasa ditandai dengan gerakan yang terus-menerus dari mata. mengangkat bahu. merengek. lidah dibunyikan. dll. Transaksi ini biasanya menghambat kelancaran komunikasi. goyang kepala. lebih baik. Ane yakin lebih sering terjadi transaksi seperti ini. merajuk. saya tidak tahu. bagaimana caranya. Verbal : saya ingin. Spoiler for EGO STATES Ada banyak petunjuk yang dapat membantu untuk mengetahui rangsangan dan tanggapan bagian Orangtua. ngejek. Analisis Transaksional dapat diartikan sebagai suatu cara untuk memahami diri sendiri dan orang lain melalui analisis transaksi atau interaksi yang terjadi di antara individu. dan menepuk kepala orang lain. saya kira. saya tidak peduli. saya kira. bibir terkatup rapat. menekan ibu jari pada hidung. tertawa tergelak-gelak. dan bagaimana. harus . Penelitian yang dilakukan Penfield adalah dengan pembedahan otak terhadap pasiennya dimana setelah dibedah bagian korteks temporal kemudian disentuh dengan arus listrik yang lemah melalui instrumen elektroda galvanik. tangan dilipat di depan dada.. mengolok-olok.. dan tertawa terkikih-kikih. menghentakkan kaki. mata berputar-putar. badan. marah suara melengking. Spoiler for CROSSED TRANSACTIONS (TRANSAKSI SILANG) Crossed Transactions atau disebut juga transaksi silang terjadi jika pesan yang dikirimkan oleh seseorang dengan ego state pertama tidak direspons dengan baik oleh orang dengan ego state berikutnya. menurut perbandingan. Agan2 mungkin pernah mengalami ini. mata sayu. Petunjuk tersebut meliputi bukan hanya kata-kata (verbal) yang digunakan. Analisis Transaksional dapat diartikan sebagai upaya untuk mengurai secara sistematis proses pertukaran pesan yang bersifat timbal balik di antara pelaku komunikasi yang semuanya merupakan cerminan struktur kepribadian seseorang. disertai kerlipan mata. Agan sudah bicara serius layakny seorang yg dewasa tapi temen agan malah menanggapi kaya anak kecil sepert tertawa2. PETUNJUK BAGIAN KANAK-KANAK Non-Verbal: tanda-tandanya adalah air mata yang dikeluarkan sang anak. dimana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful