MAKALAH SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI PENGERTIAN PERAN, STATUS, NILAI, NORMA DAN KEBUDAYAAN Dosen pembimbing

:

Meskipun makalah ini masih jauh dari kesan sempurna karena keterbatasan pengetahuan penulis mengenai pengkajian budaya di Indonesia. sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Kajian Budaya. Makalah ini disusun berdasarkan pada apa yang telah penulis pelajari dari berbagai lapisan msyarakt yang berbudaya. Penulisan makalah ini sebagai tugas mata kuliah sosiologi antropologi.Kata Pengantar Puji dan syukur pada Allah subhanahu wa taala yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis. . dengan segenap kesadaran diri penulis sangat mengharapkan saran dan kritik para pembaca yang dapat membantu penulis untuk lebih memahami pengkajian budaya di Indonesia yang sangat beraneka ragam. Penulis berharap makalah ini dapat memenuhi persyaratan kelulusan mata kuliah sosiologi antropologi.

BAB I PENDAHULUAN A. Pitirim Sorokim mengatakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejalagejala sosial (gejala ekonomi dengan agama. Bagi Comte. Sosiologi berasal dari kata latin. Socius yang berarti kawan dan kata Yunani Logos yang berarti kata atau yang berbicara. Kesemuanya ini merupakan hal-hal yang sangat erat kaitannya dengan ilmu Sosiologi. keluarga dengan moral. Nilai. . Jadi Sosiologi adalah berbicara mengenai masyarakat. Status atau kedudukan. maka Sosiologi adalah jelas merupakan ilmu sosial yang objeknya adalah masyarakat sebagai ilmu. Berbeda dengan pendapat Rouceke dan Warren yang mengatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan kelompok-kelompok. Dalam Sosiologi dipelajari juga mengenai Peran. Oleh karena itu Sosiologi didasarkan pada kemajuan yang telah dicapai ilmu pengetahuna sebelumnya. Norma dan juga Budaya atau kebudayaan. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umun yang merupakan hasil akhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Ia berdiri sendiri karena telah memiliki unsur ilmu pengetahuan. Latar Belakang Secara etimologis. Nah berasarkan uraian di atas. hukum dengan ekonomi) dengan gejala lainnya (nonsosial).

Rumusan Masalah  Dalam rumusan masalah di sini.role dalam ilmu Sosiologi?  Apakah pengertian Status/kedudukan dalam ilmu Sosiologi?  Apakah pengertian Nilai dalam ilmu Sosiologi?  Apakah pengertian Norma dalam ilmu Sosiologi?  Apakah Sosiologi? pengertian Budaya/Kebudayaan dalam ilmu . maka akan dicari jawaban daripada  Apakah pengertian Peran/peranan.

. Norma. Status. Status. 3. Memenuhi tugas mata kuliah Sosiologi dan Antropologi 2. Memberikan gambaran teori mengenai Peran. Norma dan Budaya/kebudayaan dengan kehidupan masyarakat di kehidupan yang nyata. dan juga Budaya/kebudayaan dalam kaitannya dengan masyarakat sebagai sasaran ilmu Sosiologi. Nilai. Sebagai arahan agar mahasiswa dapat mengkorelasikan hubungan antara teori Peran. Nilai.C. Maksud dan Tujuan Penulisan makalah ini mempunyai tujuan sebagai berikut : 1.

BAB II PENGERTIAN PERAN. Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat 2. Peranan lebih banyak menunjuk pada fungsi. PERAN Peranan merupakan aspek dinamis dari kedudukan. STATUS Kedudukan (status) diartikan sebagai tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial. apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. penyesuaian diri. yaitu seorang yang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya. Suatu peranan paling tidak mencakup tiga hal berikut : 1. B. NORMA DAN BUDAYA/KEBUDAYAAN A. dalam arti lingkungan pergaulannya. Posisi seseorang dalam masyarakat (social-position) merupakan unsur statis yang menunjukkan tempat individu dalam masyarakat. Peranan merupakan suatu konsep perihal apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat sebagai organisasi 3. maka dia telah menjalankan suatu peranan. Sedangkan kedudukan sosial (social status) artinya tempat seseorang secara umum dalam masyarakatnya sehubungan dengan orang lain. Jadi. dan hak-hak serta kewajiban-kewajibannya. Artinya. STATUS. Namun untuk mempermudah dalam pengertiannya maka dalam kedua istilah di atas akan dipergunakan . NILAI. Peranan yang melekat pada diri seseorang harus dibedakan dengan posisi dalam pergaulan masyarakat. dan sebagai suatu proses. seseorang menduduki suatu posisi dalam masyarakat serta menjalankan suatu peranan. Peranan juga dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi struktur sosial. prestisenya.

masyarakat yang tinggal di perkotaan lebih menyukai . tak heran apabila antara masyarakat yang satu dan masyarakat yang lain terdapat perbedaan tata nilai. Sebagai contoh. Contoh. Masyarakat pada umumnya mengembangkan dua macam kedudukan(status). yaitu Assigned Status yang merupakan kedudukan yang diberikan. tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar serta mencapai tujuan-tujuannya. pantas atau tidak pantas harus melalui proses menimbang. NILAI Nilai sosial adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat. Kedudukan ini diperoleh karena kelahiran 2. Status ini sering berhubungan erat dengan Achieved Status. Untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk. C. yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut masyarakat. Woods mendefinisikan nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama. mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. Kedudukan ini bersifat terbuka bagi siapa saja. dalam arti bahwa suatu kelompok atau golongan memberikan kedudukan yang lebih tinggi kepada seseorang yang berjasa yang telah memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Achieved Status yaitu kedudukan yang dicapai oleh seseorang dengan usaha-usaha yang disengaja. sedangkan mencuri bernilai buruk. Ascribed Status yaitu kedudukan seseorang dalam masyarakat tanpa memerhatikan perbedaan-perbedaaan rohaniah dan kemampuan. orang menanggap menolong memiliki nilai baik. Kadang-kadang dibedakan lagi satu macam kedudukan.dalam arti yang sama dan digambarkan dengan istilah “kedudukan” (status) saja. yaitu sebagai berikut : 1.

Di antaranya nilai-nilai dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk mengarahkan masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku. A. Sementara apda masyarakat tradisional lebih cenderung menghindari persaingan karena dalam persaingan akan mengganggu keharmonisan dan tradisi yang turun-temurun. b. Nilai sosial juga berfungsi sebagai alat pengawas (kontrol) perilaku manusia dengan daya tekan dan daya mengikat tertentu agar orang berprilaku sesuai dengan nilai yang dianutnya. D. Contohnya ketika menghadapi konflik. Woods Mengemukakan bahwa nilai sosial merupakan petunjuk umum yang telah berlangsung lama serta mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari d.persaingan karena dalam persaingan akan muncul pembaharuan-embaharuan.Z. a. Drs.yang pantas. M. Suparto mengemukakan bahwa nilai-nilai sosial memiliki fungsi umum dalam masyarakat. Dengan nilai tertentu anggota kelompok akan merasa sebagai satu kesatuan.Lawang Menyatakan nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan.Green Nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek c. Selain itu. Kimball Young Mengemukakan nilai sosial adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang dianggap penting dalam masyarakat. Nilai sosial dapat memotivasi seseorang untuk mewujudkan harapan sesuai dengan peranannya.berharga.Hendropuspito . Nilai sosial juga berfungsi sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok masyarakat.dan dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut d. biasanya keputusan akan diambil berdasarkan pertimbangan nilai sosial yang lebih tinggi.W. nilai sosial juga berfungsi sebagai penentu terakhir bagi manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosial.

org) D. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Dalam bahasa Inggris. kebudayaan disebut culture. manusia sebagai mahluk sosial memiliki ketergantungan dengan manusia lainnya. BUDAYA/KEBUDAYAAN Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. secara individu/kelompok menyebabkan benturan kepentingan. baik kelompok komunal maupun kelompok materiil. yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Herskovits memandang . yaitu mengolah atau mengerjakan.Menyatakan nillai sosial adalah segala sesuatu yang dihargaii masyarakat karena mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan kehidupan manusia(smaeli-pare. Mereka hidup dalam kelompok-kelompok. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Untuk menghindari hal ini maka kelompok masyarakat membuat norma sebagai pedoman perilaku dalam menjaga keseimbangan kepentingan dalam bermasyarakat. yang berasal dari kata Latin Colere. Ada/ tidaknya norma diperkirakan mempunyai dampak dan pengaruh atas bagaimana seseorang berperilaku. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. NORMA Norma dalam sosiologi adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan melalui lingkungan sosialnya. Kebutuhan yang berbeda-beda. E. Sanksi yang diterapkan oleh norma ini membedakan norma dengan produk sosial lainnya seperti budaya dan adat. Melville J. Dalam kehidupannya.

tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. religius. dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata. misalnya pola-pola perilaku. Tylor. dan cipta masyarakat. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya. yang di dalamnya terkandung pengetahuan. ebudayaan mengandung keseluruhan pengertian. adat istiadat. peralatan hidup. rasa. yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Menurut Edward B. . nilai. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yang mana akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Dari berbagai definisi tersebut. ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial. kebudayaan itu bersifat abstrak. religi. bahasa. dan lain-lain. kepercayaan. kebudayaan adalah sarana hasil karya. moral. kesenian.kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. hukum. norma. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. organisasi sosial. seni. dan lainlain. Menurut Andreas Eppink. yang kemudian disebut sebagai superorganic. kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks.

Namun untuk mempermudah dalam pengertiannya maka dalam kedua istilah di atas akan dipergunakan dalam arti yang sama dan digambarkan dengan istilah “kedudukan” (status) saja.BAB III PENUTUP A. . prestisenya. tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. KESIMPULAN Peranan adalah aspek dinamis dari kedudukan. mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. norma. nilai. Nilai (Nilai Sosial) adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat. dan hak-hak serta kewajiban- kewajibannya. Budaya adalah hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Norma adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan melalui lingkungan sosialnya. yaitu seorang yang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya. Sedangkan kedudukan sosial (social status) artinya tempat seseorang secara umum dalam masyarakatnya sehubungan dengan orang lain. dalam arti lingkungan pergaulannya. dan lain-lain. ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial. Status adalah tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial. Kebudayaan merupakan keseluruhan pengertian. religius.

45.wikipedia.2006. 16.org . Jakarta : PT Raja Grafindo Persada Ensiklopedi Indonesia. 18 Februari 2009 www.id. Sosiologi Suatu Pengantar.DAFTAR PUSTAKA Soerjono Soekanto.