Judul

PENGINDERAAN JAUH

Mata Pelajaran : Geografi Kelas : I (Satu) Nomor Modul : Geo.I.04

Penulis: Dra. Cut Meurah R. Penyunting Materi: Drs. Eko Tri Rahardjo, M.Pd. Penyunting Media: Dra. Umi Budiastuti

DAFTAR ISI
IDENTITAS DAFTAR ISI PENDAHULUAN Kegiatan Belajar 1: PENGERTIAN PENGINDERAAN JAUH .................................... 5 Petunjuk ...................................................................................... 5 Uraian Materi .............................................................................. 5 A. Pengertian Penginderaan Jauh ............................................... 6 B. Masukan Data Penginderaan Jauh ........................................ 7 C. Alat Penginderaan Jauh........................................................... 7 D. Sistem Penginderaan Jauh ..................................................... 11 TUGAS KEGIATAN 1 ................................................................... 13 Kegiatan Belajar 2: HASIL-HASIL PENGINDERAAN JAUH ...................................... Petunjuk ...................................................................................... Uraian Materi .............................................................................. A. Jenis Citra ............................................................................... TUGAS KEGIATAN 2 .................................................................. Kegiatan Belajar 3: LANGKAH-LANGKAH YANG DITEMPUH DALAM MENDAPATKAN DATA DARI HASIL PENGINDERAAN JAUH .......... Petunjuk ...................................................................................... Uraian Materi .............................................................................. A. Interpretasi Citra .................................................................... B. Unsur Interpretasi Citra .......................................................... C. Interpretasi Citra pada Benteng Alam dan Benteng Budaya .................................................................................... TUGAS KEGIATAN 3 .................................................................. Kegiatan Belajar 4: PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH ................................. Petunjuk ...................................................................................... Uraian Materi .............................................................................. A. Peningkatan Manfaat Penginderaan Jauh .............................. B. Berbagai Pemanfaatan Penginderaan Jauh ........................... TUGAS KEGIATAN 4 .................................................................. 15 15 15 15 20

21 21 21 21 23 27 32 33 33 33 33 34 35

PENUTUP ..................................................................................................................... 37 KUNCI KEGIATAN ...................................................................................................... 38 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... 40

PENDAHULUAN

Selamat! Anda sudah menyelesaikan modul ke-3 dengan baik.
Sekarang kita lanjutkan ke modul berikutnya yaitu “Penginderaan Jauh”. Penginderaan jauh merupakan suatu metode baru dengan menggunakan teknologi canggih, untuk membantu dalam mengumpulkan data atau informasi potensi bumi secara akurat (tepat) dengan waktu yang lebih cepat. Tujuan modul ini adalah untuk membekali Anda dalam memahami penginderaan jauh. Modul ini dibagi menjadi empat kegiatan belajar, yaitu: Kegiatan belajar 1 : Pengertian Penginderaan Jauh. Kegiatan belajar 2 : Hasil-hasil Penginderaan Jauh. Kegiatan belajar 3 : Langkah-langkah yang ditempuh dalam mendapatkan data dari Penginderaan Jauh. Kegiatan belajar 4 : Pemanfaatan Penginderaan Jauh. Untuk tercapainya tujuan tersebut, Anda akan berhasil jika membaca modul ini dengan cara yang baik dan benar. Untuk itu ikutilah langkah-langkah berikut ini: • Modul ini dapat Anda pelajari dalam waktu enam atau tujuh jam. • Dalam mempelajari setiap kegiatan belajar, jangan Anda lewatkan latihan/tugas yang telah disediakan. Karena dengan mengerjakannya, berarti Anda dapat mengetahui seberapa jauh Anda telah menguasai isi kegiatan belajar itu. • Pelajari sekali lagi uraian pada modul ini dan catatlah bagian-bagian yang belum Anda pahami, kemudian diskusikan dengan teman Anda atau tanyakan pada Tutor atau Guru Bina yang Anda anggap mampu. Dengan petunjuk di atas, semoga Anda menyukai materi modul ini, sehingga terpacu untuk terus belajar dan mencari informasi penginderaan jauh lebih lanjut seperti dari koran, majalah atau buku-buku yang relevan.

Selamat belajar!

Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN PENGINDERAAN JAUH Setelah membaca kegiatan belajar ini Anda diharapkan dapat: 1. sedangkan di Perancis lebih dikenal dengan istilah Teledetection. dan di Jerman disebut dengan Fernerkundung. kebakaran hutan. menjelaskan apa yang dimaksud dengan resolusi spasial. Merupakan salah satu contoh hasil penginderaan jauh dari satelit NOAA14. 3. 4. 2. 5. Apakah Anda pernah mendengar istilah penginderaan jauh? Penginderaan jauh dalam bahasa Inggris terjemahannya adalah Remote Sensing. dan sebaran ikan di laut. membedakan antara sensor aktif dengan sensor pasif.1. Gambar 1. menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi tenaga matahari untuk sampai ke permukaan bumi. Pada gambar 1. menjelaskan pengertian penginderaan jauh. berikut merupakan contoh-contoh hasil dari penginderaan jauh yang bermanfaat untuk mengetahui pergerakan asap kebakaran hutan. 5 . menjelaskan istilah-istilah dalam penginderaan jauh. dan 6. Pemakaian penginderaan jauh itu antara lain untuk memperoleh informasi yang tepat dari seluruh wilayah Indonesia yang luas. daerah banjir.1. Informasi itu dipakai untuk berbagai keperluan seperti mendeteksi sumber daya alam. Meskipun masih tergolong pengetahuan yang baru. menyebutkan tenaga penginderaan jauh. pemakaian penginderaan jauh di Indonesia cukup pesat.

.......... Lebih dari itu... .......... 1990)..... Penginderaan jauh adalah ilmu atau seni untuk memperoleh informasi tentang objek............ Penginderaan jauh merupakan teknik yang dikembangkan untuk memperoleh dan menganalisis informasi tentang bumi................... Data yang diperoleh dari penginderaan jauh dapat berbentuk hasil dari variasi daya.... Penginderaan jauh merupakan upaya untuk memperoleh............................... dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat.. (Tentang tiga hal ini akan diuraikan lebih lanjut pada bagian lain).............. Dengan menggunakan mata Anda bertindak sebagai alat pengindera (sensor) yang menerima cahaya yang dipantulkan dari halaman modul ini....s)! Dari beberapa definisi yang telah diuraikan. Dengan kata lain dapat dinyatakan bahwa penginderaan jauh merupakan upaya untuk memperoleh data dari jarak jauh dengan menggunakan peralatan tertentu............... Jadi penginderaan jauh merupakan pemantauan terhadap suatu objek dari jarak jauh dengan tidak melakukan kontak langsung dengan objek tersebut. gelombang bunyi atau energi elektromagnetik........... Data tersebut dianalisis atau ditafsir di dalam pikiran Anda agar dapat menerangkan bahwa bagian yang gelap pada halaman ini merupakan sekumpulan hurufhuruf yang menyusun kata-kata... 2......... serius..................... Kerjakan tugas berikut dengan santai.......... 1... Pengertian Penginderaan Jauh Sekarang apakah yang dimaksud dengan Penginderaan Jauh? Penginderaan jauh dapat diserupakan dengan suatu proses membaca............... menemutunjukkan (mengidentifikasi) dan menganalisis objek dengan sensor pada posisi pengamatan daerah kajian (Avery. daerah atau gejala yang akan dikaji (Lillesand dan Kiefer........... tanpa kontak langsung dengan objek................. daerah atau gejala...... silahkan Anda perhatikan beberapa definisi berikut ini...... Tuliskan jawaban Anda pada titik-titik di bawah ini! . kata-kata tersebut menyusun kalimatkalimat... 6 .............. sonar pada sistem navigasi memperoleh data dari gelombang bunyi dan mata kita memperoleh data dari energi elektromagnetik............ Data yang diperoleh itu kemudian dianalisis dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan................... Sebagai contoh grafimeter memperoleh data dari variasi daya tarik bumi (gravitasi).... Informasi itu berbentuk radiasi elektromagnetik yang dipantulkan atau dipancarkan dari permukaan bumi (Lindgren........... dan Anda menafsir arti informasi yang terdapat pada kalimat-kalimat itu......... cobalah Anda rumuskan definisi penginderaan jauh dengan bahasa Anda sendiri................. Dari beberapa batasan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa penginderaan jauh merupakan upaya memperoleh informasi tentang objek dengan menggunakan alat yang disebut “sensor” (alat peraba)... Untuk lebih jelasnya.................A.. ........ tanpa kontak langsung dengan objek............. Data yang diterima oleh mata Anda berupa energi sesuai dengan jumlah cahaya yang dipantulkan dari bagian terang pada halaman modul ini.. 1985).......................... 3..... 1985)....... selesai dan sukses (ingat 4 ...........

Interpretasi citra merupakan kegiatan mengkaji foto udara dan atau citra dengan maksud untuk mengidentifikasi objek dan menilai arti pentingnya objek tersebut (Estes dan Simonett. Oleh karena sensor tidak ditempatkan pada objek. sebagai hasil liputan atau rekaman suatu alat pemantau. Di dalam bahasa Inggris terdapat dua istilah yang berarti citra dalam bahasa Indonesia. Agar dapat dimanfaatkan maka citra tersebut harus diinterpretasikan atau diterjemahkan/ ditafsirkan terlebih dahulu. optik mekanik atau elektronik. Foto bunga yang berhasil kita buat itu merupakan citra bunga tersebut. akan tetapi istilah imagery dirasa lebih tepat penggunaannya (Susanto. karena hal itu akan menentukan skala citra yang dihasilkan. Singkatnya interpretasi citra merupakan suatu proses pengenalan objek yang berupa gambar (citra) untuk digunakan dalam disiplin ilmu tertentu seperti Geologi.2). wahana. elektro optik. • Analisis ialah mengumpulkan keterangan lebih lanjut secara terinci. yaitu “image” dan “imagery”. Menurut Simonett (1983): bahwa citra sebagai gambaran rekaman suatu objek (biasanya berupa suatu gambaran pada foto) yang didapat dengan cara optik. Sebagai contoh. Geografi.2. C. Dalam menginterpretasikan citra dibagi menjadi beberapa tahapan. Geodesi dan disiplin ilmu lainnya. Antara sensor. Citra dapat diartikan sebagai gambaran yang tampak dari suatu objek yang sedang diamati. dan citra diharapkan selalu berkaitan. yaitu: • Deteksi ialah pengenalan objek yang mempunyai karakteristik tertentu oleh sensor. 1986). Wahana tersebut dapat berupa balon udara.B. Ekologi. Boom 7 . pesawat terbang. satelit atau wahana lainnya (lihat gambar 1. memotret bunga di taman. alat pengolah data dan alat-alat lainnya sebagai pendukung. Alat Penginderaan Jauh Untuk melakukan penginderaan jarak jauh diperlukan alat sensor. • Identifikasi ialah mencirikan objek dengan menggunakan data rujukan. Wahana Penginderaan Jauh (Lindgren. 1000 Satelit Roket Ketinggian dalam km (skala logaritmik) 100 Balon stratosfer 10 Pesawat udara 1 Helikopter Gambar 1. maka perlu adanya wahana atau alat sebagai tempat untuk meletakkan sensor. 1975). 1985). Masukan Data Penginderaan Jauh Dalam penginderaan jauh didapat masukan data atau hasil observasi yang disebut citra.

III. c. Semakin kecil objek yang dapat direkam oleh sensor semakin baik sensor dan semakin baik resolusi spasial pada citra. (Sumber: Drs. Tiap sensor memiliki kepekaan tersendiri terhadap bagian spektrum elektromagnetik. b. ada beberapa keuntungan menggunakan sensor fotografi. 1977) Keterangan: I. di samping sebagai tenaga. baik melalui pesawat udara atau wahana lainnya. Resolusi spasialnya baik. Pesawat yang terbang rendah (9 – 15 km). IKIP Malang). jika perekamannya dilakukan dari udara. yaitu: a. film juga berfungsi sebagai perekam. Alat sensor digunakan untuk melacak. yang hasil akhirnya berupa foto udara.3. Berdasarkan proses perekamannya sensor dapat dibedakan atas: 1. II. Jadi jangkauan penginderaannya semakin luas seperti digambarkan pada gambar 1. Suryantoro MS. Ini berarti. Pesawat yang terbang rendah (< 9 km). Sensor Fotografi Proses perekamannya berlangsung seperti pada kamera foto biasa. Caranya sederhana seperti proses pemotretan biasa. mendeteksi. Biayanya tidak terlalu mahal. Alat sensor dalam penginderaan jauh dapat menerima informasi dalam berbagai bentuk antara lain sinar atau cahaya. gelombang bunyi dan daya elektromagnetik.3. Menurut Lillesand dan Kiefer. Tenaga elektromagnetik yang diterima kemudian direkam pada emulsi film dan setelah diproses akan menghasilkan foto.36. Semakin tinggi letak sensor maka daerah yang terdeteksi atau yang dapat diterima oleh sensor semakin luas. atau yang kita kenal yaitu melalui proses kimiawi. dan merekam suatu objek dalam daerah jangkauan tertentu. I II III IV Gambar 1. Tapi jika perekamannya dilakukan dari antariksa maka hasil akhirnya disebut foto satelit atau foto orbital.Dengan menggunakan wahana seperti di atas itulah maka alat penginderaan jauh ditempatkan. Konsep multitingkat (berdasarkan uraian National Academy of Sciences. Kemampuan sensor untuk merekam gambar terkecil disebut resolusi spasial. Pesawat yang terbang rendah (> 15 km). 8 . IV.000 km. Satelit dengan orbit 200 .

Seperti telah disebutkan bahwa salah satu tenaga yang dimanfaatkan dalam penginderaan jauh antara lain berasal dari matahari dalam bentuk tenaga elektromagnetik (lihat tabel 1). • Sonar : mengumpulkan data tentang distribusi gelombang dalam air. Distribusi daya (forse). • Magnetometer : mengumpulkan data yang berupa variasi daya magnet. Informasi tersebut berupa data tentang objek yang diindera dan dikenali dari hasil rekaman berdasarkan karakteristiknya dalam bentuk cahaya. Informasi tersebut merupakan hasil interaksi antara tenaga dan objek. Sensor Elektronik Sensor elekronik berupa alat yang bekerja secara elektrik dengan pemrosesan menggunakan komputer. Hasil akhirnya berupa data visual atau data digital/numerik. gelombang bunyi. Informasi yang diterima oleh sensor dapat berupa: 1. Di samping matahari sebagai sumber tenaga alamiah. Hasil akhirnya berupa foto dengan film sebagai alat perekamannya dan tidak disebut foto udara tetapi citra. • Kamera : mengumpulkan data variasi distribusi tenaga elektromagnetik yang berupa sinar. ada juga sumber tenaga lain. 2.2. Matahari merupakan sumber utama tenaga elektromagnetik ini. dan tenaga elektromagnetik. Proses perekamannya untuk menghasilkan citra dilakukan dengan memotret data visual dari layar atau dengan menggunakan film perekam khusus. Agar informasi-informasi dalam berbagai bentuk tadi dapat diterima oleh sensor. Distribusi gelombang bunyi. Interaksi antara tenaga dan objek direkam oleh sensor. 9 . 3. yang berupa alat-alat sebagai berikut: • Gravimeter : mengumpulkan data yang berupa variasi daya magnet. yakni sumber tenaga buatan. Contoh: Salju dan batu kapur akan memantulkan sinar yang banyak (menyerap sinar sedikit) dan air akan memantulkan sinar sedikit (menyerap sinar banyak). Distribusi tenaga elektromagnetik. maka harus ada tenaga yang membawanya antara lain matahari. • Mikrofon : mengumpulkan/menangkap gelombang bunyi di udara.

Tabel 1.4 µm 0.4 µm Ultraviolet (UV) UV fotografik Tampak Biru Hijau Merah Inframerah (IM) IM Pantulan IM Fotografik 0.03 nm Keterangan Diserap oleh atmosfer. citra dapat dibuat dengan cara pasif dan aktif. X 0.6 µm 0.7 µm 0. Hamburan atmosfer berat sekali.1.1.0.300 cm 0.0. Spektrum/saluran Gamma Panjang gelombang 0.0.0.2.4 . Film khusus dapat merekam hingga panjang gelombang hampir 1.15 cm 15 . sinar buatan digunakan dalam kedokteran.7 . 0.03 .0.3 .0. Spektrum elektromagnetik dan bagian-bagiannya.1 .100 cm Tidak digunakan dalam penginderaan jauh.7 .7. Sumber: Paine. Yang paling sering digunakan.3 µm diserap oleh atmosfer.4 .5 µm 0. IM Termal 3 .8 .5 cm 7. Yang paling sering digunakan.5 . Gelombang panjang yang mampu menembus awan.1.5 µm 8 .6 .7 cm 1.7 .8 cm 3.4 . 1981 10 .14 µm Gelombang mikro Radar Ka K Ku X C S L P Radio 0. Jendela-jendela atmosfer dalam spektrum ini.8 .9 µm Jendela atmosfer terpisah oleh saluran absorpsi.30 cm 30 .7 µm 0.4 cm 2.2 µm.3 . Penginderaan jauh sistem aktif. tetapi benda radioaktif dapat diindera dari pesawat terbang rendah.3.1 cm 1.7 . Diserap oleh atmosfer.3 µm 0. diperlukan lensa kuarsa dalam kamera.1.0.5 .000 µm 0.3 .300 cm 0.3 nm 3 nm .

Kelemahan penginderaan jauh sistem ini adalah resolusi spasialnya semakin kasar karena panjang gelombangnya semakin besar.7 mikrometer. spektrum elektromagnetik merupakan spektrum yang sangat luas. Atmosfer mempengaruhi tenaga elektromagnetik yaitu bersifat selektif terhadap panjang gelombang. Hal ini karena sebagian gelombang elektromagnetik mengalami hambatan.4. Penginderaan jauh sistem pasif menggunakan pancaran cahaya.4 mikrometer hingga 0. Interaksi antara tenaga elektromagnetik dan atmosfer. Penginderaan jauh yang menggunakan Matahari sebagai tenaga alamiah disebut penginderaan jauh sistem pasif. Lihat tabel 1. hanya sebagian kecil saja yang dapat digunakan dalam penginderaan jauh. 11 . Penginderaan jauh sistem pasif yang menggunakan tenaga pancaran tenaga thermal. hanya dapat beroperasi pada siang hari saat cuaca cerah. pantulan dan hamburan. Matahari Sensor pada satelit Sensor pada pesawat udara Lapisan ozon Hamburan dan pantulan Awan Hamburan tambahan Awan Awan Permukaan bumi Serapan Gambar 1. itulah sebabnya atmosfer disebut bersifat selektif terhadap panjang gelombang. Pada umumnya sistem ini menggunakan gelombang mikro. Tenaga elektromagnetik pada penginderaan jauh sistem pasif dan sistem aktif untuk sampai di alat sensor dipengaruhi oleh atmosfer. karena itu timbul istilah “Jendela atmosfer”. Adapun jendela atmosfer yang sering digunakan dalam penginderaan jauh ialah spektrum tampak yang memiliki panjang gelombang 0. dapat beroperasi pada siang maupun malam hari.4. Jadi kalau Anda perhatikan tabel tadi. Lihat gambar 1. uap air dan gas. Penginderaan jauh dengan menggunakan sumber tenaga buatan disebut penginderaan jauh sistem aktif. Proses penghambatannya terjadi dalam bentuk serapan.D. yaitu bagian spektrum elektromagnetik yang dapat mencapai bumi. Sistem Penginderaan Jauh Penginderaan jauh dengan menggunakan tenaga matahari dinamakan penginderaan jauh sistem pasif. Penginderaan sistem aktif sengaja dibuat dan dipancarkan dari sensor yang kemudian dipantulkan kembali ke sensor tersebut untuk direkam. dengan sumber tenaga buatan berupa laser. sedangkan yang menggunakan sumber tenaga lain (buatan) disebut penginderaan jauh sistem aktif.1. Citra mudah pengenalannya pada saat perbedaan suhu antara tiap objek cukup besar. tapi dapat juga menggunakan spektrum tampak. yang disebabkan oleh butirbutir yang ada di atmosfer seperti debu.

Setelah Anda membaca uraian dan melihat gambar tadi.. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi jumlah tenaga matahari untuk sampai ke permukaan bumi adalah: 1. Lokasi Lokasi ini erat kaitannya dengan posisinya terhadap lintang geografi dan posisinya terhadap permukaan laut... Misalnya di daerah khatulistiwa jumlah tenaga yang diterima lebih banyak dari pada daerah lintang tinggi.. . Maka sebaiknya.. .. Atau boleh juga ditanyakan pada Guru Bina yang menguasai materi ini. 3. . Kondisi cuaca Kondisi cuaca mempengaruhi adanya hambatan di atmosfer. Anda sudah menyelesaikan kegiatan belajar 1 dan memahaminya.. 4. . ... Setelah Anda memahami uraian di atas dan menjawab soal latihan.. 12 .. 2... 5. . ... 2. Seandainya mengalami kesulitan dalam menjawab. cobalah mengerjakan soal-soal pada tes mandiri.. Panjang gelombang ... Misalnya saat cuaca berawan jumlah tenaga yang diterima lebih sedikit dari pada saat cuaca cerah. Waktu (jam atau musim) Faktor waktu berpengaruh terhadap banyak sedikitnya energi matahari untuk sampai ke bumi. cobalah Anda tuliskan gelombang elektromagnetik yang digunakan dalam penginderaan jauh! Spektrum/saluran 1.... .. maka diskusikanlah dengan teman-temanmu..... 3..... . mari kita lanjutkan ke materi berikutnya. Misalnya pada siang hari jumlah tenaga yang diterima lebih banyak dibandingkan dengan pagi.

Sebutkanlah faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah tenaga matahari untuk sampai ke permukaan bumi! Setelah Anda menjawab tugas/tes mandiri kegiatan 1. 13 . Bedakanlah antara sensor aktif dengan sensor pasif! 4. Sebutkanlah tenaga yang diperlukan untuk menghubungkan objek dengan sensor dalam penginderaan jauh! 3. Dan jika jawaban Anda benar. saya ucapkan selamat! Dan lanjutkanlah belajar Anda pada kegiatan belajar berikutnya. Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan resolusi spasial! 5. Jelaskanlah salah satu pengertian penginderaan jauh! 2. maka Anda boleh mencocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban yang terdapat di akhir modul.KEGIATAN 1 Jawablah dengan singkat dan jelas! 1.

14 .

1. Tabel 2. Anda sudah menyelesaikan kegiatan belajar 1. 4. Sekarang. Semoga materi yang masih baru bagi Anda. menyebutkan jenis-jenis citra. membedakan jenis-jenis citra berdasarkan beberapa variabel. coba Anda perhatikan uraian berikut ini. termistor foto konduktif. menyebutkan warna yang digunakan dalam citra foto. bukan? Dan saya percaya Anda sudah mulai bisa membedakannya. dan 5. dan gelombang mikro. sedangkan data non citra berupa garis atau grafik. memacu semangat dan keinginan untuk terus giat dalam belajar. Hasil proses rekaman data penginderaan jauh tersebut berupa: • Data digital atau data numerik untuk dianalisis dengan menggunakan komputer. Beda antara citra foto dan non foto. membedakan citra tunggal dengan citra multispektral. menunjukkan citra foto vertikal dengan citra foto condong. dan 15 . Namun saya ingin tahu. 3.Kegiatan Belajar 2 HASIL-HASIL PENGINDERAAN JAUH Setelah membaca kegiatan belajar ini Anda diharapkan dapat: 1. Citra dapat dibedakan atas citra foto (photographic image) atau foto udara dan citra non foto (non photographic image). Data citra berupa gambaran mirip aslinya. 2. Jenis Citra Variabel pembeda Sensor Kamera Non kamera. • Data visual dibedakan lebih jauh atas data citra dan data non citra untuk dianalisis dengan cara manual. selamat! Sekarang kita melanjutkan ke materi kegiatan belajar 2. apakah hasil fotografi yang Anda kenal sama dengan hasil penginderaan jauh? Tentu tidak. Jenis Citra Seperti telah diterangkan pada kegiatan belajar 1. Citra foto Citra non foto Detektor Proses perekaman Mekanisme perekaman Spektrum elektromagnetik Film Fotografi/kimiawi Serentak Spektrum tampak perluasannya. Pita magnetik. Perbedaan pokok keduanya disajikan pada tabel 2.1. mendasarkan atas penyiaman (scanning) kamera yang detektornya bukan film. dsb. foto voltaik. bahwa masukan dalam penginderaan jauh berupa bermacam-macam data. A. Elektronik Parsial Spektra tampak dan perluasannya thermal.

citra foto dapat dibedakan atas: 1) Foto ultra violet yaitu foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum ultra violet dekat dengan panjang gelombang 0. Gambar 2. dinyatakan dalam meter di sebelahnya. Spektrum Elektromagnetik yang digunakan Berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan.1). Tampak sebuah kota kecil di gunung di Jepang.29 mikrometer. Foto ini digunakan untuk membuat peta yang terpampang di bawah. b.4 . 2) Foto ortokromatik yaitu foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum tampak dari saluran biru hingga sebagian hijau (0. Citra foto dapat dibedakan berdasarkan: a. Setiap titik pada kontur itu berelevasi 300 meter. Contoh salah satu Citra foto. Pada peta.0. yakni tinggi patok itu dari permukaan laut. yakni tempat yang ketinggian dan posisinya diketahui dengan tepat.1. Sumbu kamera Foto udara dapat dibedakan berdasarkan arah sumbu kamera ke permukaan bumi. 16 . Di tengah atas terdapat sebuah kontur dengan bilangan 300 berwarna cokelat. yaitu: 1) Foto vertikal atau foto tegak (orto photograph). Peta berdasarkan foto Foto di sebelah kanan diambil dari pesawat terbang. elevasi suatu patok duga.1. Perhatikan foto itu dan lihat berapa tempat yang dapat kalian kenali di peta.2 mikrometer dan infra merah modifikasi (infra merah dekat) dengan sebagian spektrum tampak pada saluran merah dan saluran hijau. yaitu foto yang dibuat dengan sumbu kamera tegak lurus terhadap permukaan bumi. 4) Foto infra merah yang terdiri dari foto warna asli (true infrared photo) yang dibuat dengan menggunakan spektrum infra merah dekat sampai panjang gelombang 0. Beberapa digambar sebagai titik tanpa segitiga.9 mikrometer hingga 1.56 mikrometer). 3) Foto pankromatik yaitu foto yang dengan menggunakan spektrum tampak mata. Citra Foto Citra foto adalah gambaran yang dihasilkan dengan menggunakan sensor kamera (lihat gambar 2. Titik di dalam segitiga kecilkecil itu patok duga.

citra foto dapat dibedakan atas: 1) Foto berwarna semua (false colour). (Sutanto.4 derajat. 1999). Gambar 2.2. Penginderaan jauh jilid I. jilid I.2) Foto condong atau foto miring (oblique photograph).3. Misalnya pohonpohon yang berwarna hijau dan banyak memantulkan spketrum infra merah. yaitu apabila cakrawala tidak tergambar pada foto. c. 1943) A = Foto vertikal. yaitu foto yang dibuat dengan sumbu kamera menyudut terhadap garis tegak lurus ke permukaan bumi. yaitu apabila pada foto tampak cakrawalanya. Warna citra pada foto tidak sama dengan warna aslinya. Beda antara foto vertikal. B = Foto agak condong. A B C Gambar 2.2. Warna yang digunakan Berdasarkan warna yang digunakan. pada foto tampak berwarna merah. Contoh: foto pankromatik berwarna. Tapi apabila sudut condongnya masih berkisar antara 1 . Sudut ini pada umumnya sebesar 10 derajat atau lebih besar. C = Foto sangat condong. b) Foto sangat condong (high oblique photograph). dan 2.3. foto yang dihasilkan masih digolongkan sebagai foto vertikal. Bentuk liputan foto udara. Blok bujur sangkar pada foto udara (Smith. 1999). foto agak condong dan foto sangat condong disajikan pada gambar 2. 17 . Foto condong masih dibedakan lagi menjadi: a) Foto agak condong (low oblique photograph). 2) Foto berwarna asli (true colour). (Sutanto. Penginderaan jauh.

2) Citra radar dan citra gelombang mikro. sensornya berupa kamera yang hasilnya tidak dalam bentuk foto karena detektornya bukan film dan prosesnya non fotografik. yang terdiri dari: • Citra RBV (Return Beam Vidicon). Selanjutnya Anda bisa mempelajari materi tentang citra non foto. dibuat dari pesawat udara atau balon (lihat kembali gambar 2. citra non foto terdiri dari: 1) Citra tunggal.d. sedang citra gelombang mikro dihasilkan dengan sistim pasif yaitu dengan menggunakan sumber tenaga alamiah. Demikian penjelasan tentang citra foto. sensornya dapat menggunakan spektrum tampak maupun spektrum infra merah thermal. b. Wahana yang digunakan Berdasarkan wahana yang digunakan. Citra non foto dibedakan atas: a. kemudian sesuaikan urian di atas. Citra radar merupakan hasil penginderaan dengan sistim aktif yaitu dengan sumber tenaga buatan.4). 2) Foto satelit/orbital. yakni citra yang dibuat dengan sensor tunggal. Penginderaan pada spektrum ini mendasarkan atas beda suhu objek dan daya pancarnya pada citra tercermin dengan beda rona atau beda warnanya. Citra Non Foto Citra non foto adalah gambaran yang dihasilkan oleh sensor bukan kamera (lihat gambar 2. yaitu citra yang dibuat dengan spektrum gelombang mikro. • Citra MSS (Multi Spektral Scanner). Petunjuk: Cobalah Anda bersama teman-teman mencari foto udara atau pilihlah salah satu gambar foto udara pada modul ini. Untuk mengetahui pemahaman Anda tentang materi tadi.4). yang salurannya lebar. dibuat dari satelit (lihat gambar 2. Sensor yang digunakan Berdasarkan sensor yang digunakan. 18 . yaitu citra yang dibuat dengan spektrum infra merah thermal. tetapi salurannya sempit. citra non foto dibedakan atas: 1) Citra infra merah thermal. yakni: 1) Foto udara. Setelah itu tanyalah pada Guru Bina Anda. apakah pertanyaan dan jawaban-jawaban Anda benar? 2. 2) Citra multispektral. silahkan kerjakan latihan berikut ini. Citra ini dapat dibuat dari pesawat udara. ada 2 (dua) jenis citra.1). yakni citra yang dibuat dengan sensor jamak. Spektrum elektromagnetik yang digunakan Berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan dalam penginderaan.

Citra Meteor (Rusia). Demikian uraian tentang hasil-hasil penginderaan jauh.Gambar 2. Contoh: Citra Seasat (AS). Citra satelit Venera (Rusia). b) Citra satelit untuk penginderaan cuaca. Citra MOS (Jepang). citra radar dan citra MSS. Citra ini dibedakan lagi atas penggunaannya. citra non foto dibagi atas: 1) Citra Dirgantara (Airborne Image). 19 . Contoh: NOAA (AS). yaitu citra yang dibuat dengan wahana yang beroperasi di udara (dirgantara). Citra dirgantara ini jarang digunakan. Wahana yang digunakan Berdasarkan wahana yang digunakan. yaitu citra yang dibuat dari antariksa atau angkasa luar. Contoh: Citra satelit Viking (AS). c) Citra satelit untuk penginderaan sumber daya bumi. Setelah Anda mempelajari kegiatan belajar 2 dan memahaminya. Citra Soyuz (Rusia) dan Citra SPOT (Perancis). c. maka Anda dapat mengerjakan tugas/tes mandiri di bawah ini. Contoh: Citra Landsat (AS).4. yakni: a) Citra satelit untuk penginderaan planet. Contoh citra non foto. Contoh: Citra infra merah thermal. 2) Citra Satelit (Satellite/Spaceborne Image). d) Citra satelit untuk penginderaan laut.

Citra non foto d. aktif d. Gambar yang dihasilkan dengan menggunakan sensor kamera adalah . 0 – 60 derajat e... a. a.. Citra radar merupakan hasil penginderaan dengan sistem . citra foto e. e. 75 – 100 derajat b. citra satelit d.. Foto Vertikal 4... silahkan lanjutkan pada kegiatan belajar 3. NOAA Setelah Anda menjawab tugas/tes mandiri kegiatan belajar 2. aktif dan pasif e. gambar dan angka c. garis dan lingkaran lingkaran dan kotak 2. Jenis kamera untuk sudut normal (normal angle).. Jika Anda sudah menjawab dengan benar dan memahaminya.... a. pasif 6. elektrik c.. Low Oblique Photograph e. a. citra tunggal 7.. besar sudut liputannya adalah . Hasil penginderaan jauh dapat berupa . MOS c.. Yang merupakan citra untuk penginderaan cuaca milik AS adalah . a. 100 – 125 derajat c.. High Oblique Photograph d.. kimiawi b. Foto Condong c. SPOT b. citra dirgantara b..KEGIATAN 2 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat di bawah ini! 1. Foto Pankromatik b. citra multispektral c. 0 – 45 derajat d. Detektor e. Film c. a. Citra b.. 60 – 75 derajat 5. a.. selamat! Berarti Anda sudah berjuang. angka dan garis b. kotak dan gambar d. 20 . masih digolongkan sebagai . Viking d.. Foto yang dibuat dengan sudut condongnya masih berkisar antara 1 – 5 derajat. maka Anda boleh mencocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban di akhir modul ini... Citra yang dibuat dengan wahana yang beroperasi di udara disebut . Sensor 3. Venera e.

a. Anda diharapkan dapat: 1. Setelah diperoleh masukan data penginderaan jauh. warna dan bentuk dalam interpretasi citra. Pada dasarnya kegiatan interpretasi citra terdiri dari 2 proses. Untuk mendeteksi benda dan gejala di sekitar kita. Jadi di dalam interpretasi citra. menyebutkan 3 pengejaan ciri spektral. penginderaannya tidak dilakukan secara langsung atas benda. penafsir mengkaji citra dan berupaya mengenali objek melalui tahapan kegiatan. data tersebut harus diinterpretasikan atau ditafsirkan artinya. 1975: Interpretasi citra merupakan perbuatan mengkaji foto udara atau citra dengan maksud untuk mengidentifikasi objek dan menilai arti pentingnya objek tersebut. menjelaskan apa yang dimaksud dengan pengejaan ciri spektral. lingkungan hidup. 5. Pengenalan objek melalui proses deteksi yaitu pengamatan atas adanya suatu objek. citra dapat diterjemahkan dan digunakan ke dalam berbagai kepentingan seperti dalam: geografi. membedakan beberapa unsur bentang alam dengan bentang budaya. mengidentifikasi bentang alam dengan mengamati hasil penginderaan jauh. Kini Anda mulai lagi masuk ke dalam kegiatan belajar 3. dan 6. Langkah ini yang biasa dikenal dengan istilah Interpretasi Citra. 4. 3. melainkan dengan mengkaji hasil rekaman dari foto udara atau satelit. yaitu: • deteksi • identifikasi • analisis Setelah melalui tahapan tersebut. menyebutkan 3 langkah untuk mendapatkan data geografi dari hasil penginderaan jauh. Penafsiran inilah yang disebut interpretasi citra. Interpretasi Citra Menurut Este dan Simonett. membedakan unsur rona. 21 . geologi. berarti penentuan ada atau tidaknya sesuatu pada citra atau upaya untuk mengetahui benda dan gejala di sekitar kita dengan menggunakan alat pengindera (sensor). Anda perlu mengetahui langkah-langkah apa saja untuk mendapatkan data hasil penginderaan jauh. dan sebagainya. 2. A. 1. yaitu melalui pengenalan objek melalui proses deteksi dan penilaian atas fungsi objek.Kegiatan Belajar 3 LANGKAH-LANGKAH YANG DITEMPUH DALAM MENDAPATKAN DATA DARI HASIL PENGINDERAAN JAUH Setelah membaca kegiatan belajar ini.

bayangan. • Spatial Ciri spatial ialah ciri yang terkait dengan ruang yang meliputi bentuk. Identifikasi. Urutan kegiatan dimulai dari menguraikan atau memisahkan objek yang rona atau warnanya berbeda dan selanjutnya ditarik garis batas/delineasi bagi objek yang rona dan warnanya sama.b. Sutanto. pola. (Prof Dr. Dr. karena hasilnya sangat tergantung pada kemampuan penafsir citra. Kemudian setiap objek yang diperlukan dikenali berdasarkan karakteristik spasial dan atau unsur temporalnya. Ada 3 (tiga) ciri utama benda yang tergambar pada citra berdasarkan ciri yang terekam oleh sensor yaitu sebagai berikut: • Spektoral Ciri spektoral ialah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan benda yang dinyatakan dengan rona dan warna. Sumber Tenaga Sensor Data Atmosfer Digital Pantulan Pancaran Citra Visual Non Citra Obyek Aneka Pengguna Data Gambar 4. Menurut Prof. ukuran. 2. situs. grafik atau peta tematik. tekstur. Sistem Penginderaan Jauh. • Temporal Ciri temporal ialah ciri yang terkait dengan umur benda atau saat perekaman. interpretasi dilakukan oleh seorang yang sangat ahli pada bidangnya. Lihat gambar 4. Penginderaan Jauh. pada dasarnya interpretasi citra terdiri dari dua kegiatan utama. Penilaian atas fungsi objek dan kaitan antar objek dengan cara menginterpretasi dan menganalisis citra yang hasilnya berupa klasifikasi yang menuju ke arah teorisasi dan akhirnya dapat ditarik kesimpulan dari penilaian tersebut. Sutanto. yaitu perekaman data dari citra dan penggunaan data tersebut untuk tujuan tertentu. Pada tahapan ini. 22 . jilid I.1. dan asosiasi. 1999) Perekaman data dari citra berupa pengenalan objek dan unsur yang tergambar pada citra serta penyajiannya ke dalam bentuk tabel.1.

spektrum tampak. oceanografi. kelabu suram pada C. data yang diperoleh dari citra digunakan untuk analisis dalam bidang tertentu seperti geografi. I = batas ketajaman. (David. Rona dan Warna Rona atau tone adalah tingkat kecerahan atau kegelapan suatu objek yang terdapat pada foto udara atau pada citra lainnya. waktu pengambilan gambar (pagi. F = berbintik. Dalam menginterpretasi citra. J = tak jelas. Karakteristik yang tergambar pada citra dan digunakan untuk mengenali objek disebut unsur interpretasi citra. Tingkat kecerahannya tergantung pada keadaan cuaca saat pengambilan objek. dan sebagainya. arah datangnya sinar matahari. kelabu muda pada B.2. 1993). yaitu: 1. Unsur Interpretasi Citra Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengamati kenampakan objek dalam foto udara. Pada foto hitam putih rona yang ada biasanya adalah hitam. dilaksanakanlah interpretasi akhir dan pengkajian atas pola atau susunan keruangan (objek) dapat dipergunakan sesuai tujuannya. Perbedaan penggunaan spektrum gelombang tersebut mengakibatkan rona yang berbeda-beda. Pada foto udara berwarna. Prinsip pengenalan objek pada citra didasarkan pada penyelidikan karakteristiknya pada citra. Selain itu karakter pemantulan objek terhadap spektrum gelombang yang digunakan juga mempengaruhi warna dan rona pada foto udara berwarna. Kemudian pekerjaan medan (lapangan) dilakukan untuk menjaga ketelitian dan kebenarannya. B. Rona fotografi diukur dalam bayangan dari: kelabu putih pada A. putih atau kelabu (lihat gambar 4. siang atau sore) dan sebagainya. Setelah pekerjaan medan dilakukan. rona sangat dipengaruhi oleh spektrum gelombang elektromagnetik yang digunakan. a G 1 I 2 H 3 F 4 D E A J C b c d B Gambar 4. maka objek yang tergambar pada citra tidak mungkin dianalisis. Untuk penelitian murni. karena tanpa pengenalan identitas dan jenis objek. H = berkerak. sementara analisisnya digunakan untuk penginderaan jauh. dan kelabu hitam pada D. Dapat juga dengan pola yang jelas: E = seragam. sedangkan untuk penelitian terapan.2). misalnya menggunakan spektrum ultra violet.Objek yang telah dikenali jenisnya. kemudian diklasifikasikan sesuai dengan tujuan interpretasinya dan digambarkan ke dalam peta kerja atau peta sementara. spektrum infra merah dan sebagainya. 23 .1. pengenalan objek merupakan bagian yang sangat penting. lingkungan hidup. G = bergaris. Untuk lebih jelasnya lihat kembali gambar 4. kajiannya diarahkan pada penyusunan teori.

karena itu dalam memanfaatkan ukuran sebagai interpretasi citra. luas.4). yakni sekitar (80 m . halus. dan sedang (lihat gambar 4. sehingga banyak objek yang dapat dikenali hanya berdasarkan bentuknya saja. 3.500 (atas perkenan Bakosurtanal). Contoh: Lapangan olah raga sepakbola dicirikan oleh bentuk (segi empat) dan ukuran yang tetap. tahun 1959. harus selalu diingat skalanya. biasanya berbentuk kerucut. Misalnya: Hutan bertekstur kasar. Ada juga yang mengatakan bahwa tekstur adalah pengulangan pada rona kelompok objek yang terlalu kecil untuk dibedakan secara individual. (Lihat gambar 4.3). belukar bertekstur sedang dan semak bertekstur halus. Contoh: 1) Gedung sekolah pada umumnya berbentuk huruf I. Bentuk Bentuk-bentuk atau gambar yang terdapat pada foto udara merupakan konfigurasi atau kerangka suatu objek. L. 4. 24 .2. 1 : 7.3. 2) Gunung api. Tekstur dinyatakan dengan: kasar. Ukuran Ukuran merupakan ciri objek yang antara lain berupa jarak. Ukuran objek pada citra berupa skala. tinggi lereng dan volume. Gambar 4.100 m). U atau empat persegi panjang. Bentuk merupakan ciri yang jelas. Foto udara pankromatik hitam putih pabrik gula Madukismo di Yogyakarta. Tekstur Tekstur adalah frekwensi perubahan rona pada citra.

pada bagian (d) ini yang dominan adalah pohon kelapa. tanaman tebu juga ditandai dengan tekstur yang seragam untuk daerah cukup luas. teksturnya berbeda dari petak yang satu ke petak lainnya.500 (atas perkenan Bakosurtanal). Pada saat pemotretannya. Tinggi pohon kelapa tampak sekitar 5 .Gambar 4. Foto udara pankromatik hitam putih daerah dekat Kota Yogyakarta. Hal ini diperkuat oleh kenyataan bahwa pohon-pohonan di sekitar rumah tersebut baru mulai tumbuh. Bayangan juga merupakan salah satu unsur interpretasi citra yang penting. Pola perumahan yang teratur dan letaknya yang berdekatan dengan pabrik gula mengisyaratkan bahwa perumahan itu merupakan perumahan karyawan pabrik gula (c). mengelompok dalam jumlah besar (b). jauh lebih besar dari ukuran rumah mukim pada umumnya. bayangan dapat digunakan untuk mengetahui beda tinggi relatif antara tanaman tebu dan tanaman pekarangan. Pada (d) terdapat pohon kelapa yang dapat dikenali berdasarkan tajuknya yang berbentuk bintang. Tanaman pada (a) bertekstur halus. 1 : 7. Pabrik dapat dikenali dengan bentuknya yang serba lurus dan ukurannya yang besar (a). Atap pabrik gula maupun atap perumahan karyawannya yang berona cerah mengisyaratkan bahwa bangunannya merupakan bangunan baru. Bagi tekstur tanaman lain pada sawah yang diusahakan oleh petani. 25 . Lori pada umumnya digunakan untuk mengangkut tebu dari sawah ke pabrik gula. pabrik itu sedang aktif menggiling tebu. Berbeda dengan bagian lain yang tanaman pekarangannya berupa campuran berbagai jenis pohon. tanaman tebu (b) yang tampak pada tepi kanan dan tepi atas foto bertekstur sedang. Hal ini disebabkan karena penggarapannya dan penanaman dapat dilakukan secara serentak. Di samping bertekstur sedang. Di dalam contoh ini. Pabrik itu berasosiasi dengan lori yang tampak pada foto dengan bentuk empat persegi panjang dan ronanya kelabu. Oleh karena itulah maka pabrik itu diinterpretasikan sebagai pabrik gula. Hal ini dapat diketahui dari asapnya yang mengepul tebal dan tertiup angin ke arah barat daya.6 kali tinggi tanaman tebu. tanaman pekarangan (c) dan kebun kelapa bertekstur kasar. tahun 1959.4.

dan selalu menghadap ke jalan. tanggul alam atau sepanjang tepi jalan. Konvergensi Bukti Konvergensi bukti ialah penggunaan beberapa unsur interpretasi citra sehingga lingkupnya menjadi semakin menyempit ke arah satu kesimpulan tertentu. Meskipun demikian. menunjukkan pohon palem. sedangkan pada foto tegak hal ini tidak terlalu mencolok. Contoh: Stasiun kereta api berasosiasi dengan jalan kereta api yang jumlahnya lebih dari satu (bercabang). Permukiman transmigrasi dikenali dengan pola yang teratur. seperti situsnya di tanah becek dan berair payau. banyak terdapat di daerah dataran rendah. Contoh: Lereng terjal tampak lebih jelas dengan adanya bayangan. Misalnya permukiman pada umumnya memanjang pada pinggir beting pantai. Situs Situs adalah letak suatu objek terhadap objek lain di sekitarnya. maka tumbuhan palma tersebut adalah sagu. begitu juga cerobong asap dan menara. Foto-foto yang sangat condong biasanya memperlihatkan bayangan objek yang tergambar dengan jelas. yaitu ukuran rumah dan jaraknya seragam. 6 Bayangan Bayangan bersifat menyembunyikan detail atau objek yang berada di daerah gelap. Pola Pola atau susunan keruangan merupakan ciri yang menandai bagi banyak objek bentukan manusia dan bagi beberapa objek alamiah. dan sebagainya. Juga persawahan. 26 . Pola aliran trelis menandai struktur lipatan. Asosiasi Asosiasi adalah keterkaitan antara objek yang satu dengan objek yang lainnya. terutama jika pengambilan gambarnya dilakukan pada tengah hari. Contoh: Tumbuhan dengan tajuk seperti bintang pada citra. Bila ditambah unsur interpretasi lain. 9.5. Contoh: Pola aliran sungai menandai struktur geologis. bayangan juga dapat merupakan kunci pengenalan yang penting bagi beberapa objek yang justru dengan adanya bayangan menjadi lebih jelas. tampak lebih jelas dengan adanya bayangan. 8. Contoh konvergensi bukti.5. yaitu dari pola serta jarak tanamnya. BENTUK (tajuk berbentuk bintang) KELAPA KELAPA SAWIT NIPAH ENAU SAGU POLA (tidak teratur) UKURAN (tinggi ≥ 10 m) SITUS (air payau) NIPAH ENAU ENAU SAGU SAGU SAGU Gambar 4. 7. kebun kelapa. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar 4.5. kebun kopi mudah dibedakan dari hutan atau vegetasi lainnya dengan polanya yang teratur. Kebun karet.

Sungai Sungai memiliki tekstur permukaan air yang seragam dengan rona yang gelap jika airnya jernih. coba Anda kerjakan latihan berikut ini! Cobalah Anda cari 15 istilah-istilah yang berhubungan dengan penginderaan jauh baik secara horizontal.Nah. vertikal maupun bentuk diagonal pada kotak berikut ini! S H I J K I S A I S O S A N E L M L M N O P Q C R S A B N C D E P F G I H I J C D E S F G O H T N M L K I K R Z O H L R O T I K L J N U C D R A F X E J J M K D T E F H Q K G M S I N L E S E G R K L W P Q H O M T K Y R S L M S O P I P N E E X T P M N P R S G Q O K T W U N R O E A O F B P S V V E O P E K L N E E Q I U W S Q Z I T K L D N R H X P P R F O O A M C T S Y T Q A I S T R J S B U T Z S R T U A T A I S I K U S R N I V U A L N O A R V O E U A W X Y Z W M Z S W D L X L I A R I N X Y T I X Y Z R S R O N A W V U Setelah Anda menjawab tugas/latihan di atas. Untuk itu. Anda telah selesai mempelajari materi tentang unsur interpretasi citra. Dengan interpretasi citra. Di bawah ini disajikan contoh pengenalan unsur bentang alam dan bentang budaya dari citra penginderaan jauh yang disarikan oleh Prof. atau cerah jika keruh. Dr. OKE? C. Anda semakin sukses di materi berikutnya. Arah aliran sungai ditandai oleh bentuk sungai yang lebar pada bagian muara. Unsur Bentang Alam a. unsur-unsur bentang alam dan bentang budaya dapat dikenali dan hasilnya dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuan penelitian. pertemuan sungai memiliki sudut lancip 27 . semoga pengetahuan dan pemahaman tentang penginderaan jauh semakin dalam. Melalui metode penginderaan jauh. dan teruslah bersemangat mempelajarinya. 1. Dengan harapan besar. Interpretasi Citra pada Bentang Alam dan Bentang Budaya Bentang alam dan bentang budaya merupakan objek dari penginderaan jauh. Sutanto dalam bukunya berjudul Penginderaan Jauh. tahun 1992. keduanya dapat direkam oleh sensor sehingga menjadi citra.

dan terdapat sungai yang posisinya kadang-kadang agak jauh. gosong sungai meruncing ke arah hulu dan melebar ke arah muara (lihat gambar 4.7. hal. Sungai bermeander Tg. 76). S. Sungai Kubu. Dataran Banjir Dataran banjir memiliki permukaan yang rata dengan posisi lebih rendah dari daerah sekitar.sesuai dengan arah aliran. Kadang-kadang dijumpai tempat-tempat yang tidak rata karena adanya bekas saluran atau adanya oxbow lake (danau tapal kuda).6. KU BU 28 . Kipas Aluvial dan Kerucut Aluvial 1) Kipas aluvial berbentuk kipas dengan permukaan halus. b. Dataran banjir memiliki rona yang seragam atau kadang-kadang tidak seragam. Foto udara pankromatik hitam putih sebagian Kota Samarinda. skala 1 : 5. Lereng bawahnya landai (1 – 2 derajat) dengan bagian atas yang curam. c. perpindahan meander ke arah samping dan ke arah bawah (muara). Pulaualang Kecil SUNGAI KUBU SUMATERA UTARA Gambar 4.000 (atas perkenan Bakosurtanal). Geografi Regional.7).6 dan 4. Gambar 4. Sumatera Utara (Sumber: I Made Sandy. rona yang putih sampai kelabu putih dengan bagian bawah lebih gelap karena adanya vegetasi yang padat.

dan dapat dihitung bila perlu. Tekstur halus serta rona yang kontras dengan daerah sekitar dan pada umumnya cerah. igir rendah dengan permukaan air yang datar. 2) Pada jembatan nampak adanya sungai atau saluran irigasi yang menyilang jalan. f. Badan jembatan umumnya lebih sempit dari jalan yang dihubungkannya. Hutan Rawa Hutan rawa memiliki rona dan tekstur tidak seragam. Hal ini disebabkan karena ketinggian pohonnya berbeda. nampak cabang rel kereta api dan gerbong kereta api. Rumah kecilpun dapat dikenali dan diukur luasnya bila diperlukan. Terletak antara hutan bakau dengan hutan rimba di kawasan pedalaman. e. Perbedaannya adalah: 1) Sagu memiliki daun yang membentuk roset (bintang) sedang nipah tidak. Sagu dan Nipah Sagu dan nipah tergolong jenis palma. Simpang jalan tegak lurus atau mendekati tegak lurus (lihat gambar 4. d. Terminal Bus. Pada stasiun besar nampak rel yang hilang pada satu sisi rumah dan timbul kembali pada sisi yang lain. Guguk Pasir (Beach Ridge) Gubuk pasir berbentuk sempit dan memanjang. Pada kawasan terbukti bentuknya sesuai garis tinggi. ketinggian pohon seragam dan tumbuh pada pantai yang becek. sejajar sama lain dan sejajar pantai. Unsur Bentang Budaya a. 29 . 3) Sagu tumbuh berkelompok sedang nipah tidak. c. Stasiun Kereta Api. 2) Sagu memiliki rona yang gelap sedang nipah berona cerah dan seragam. Hutan Bakau Hutan bakau memiliki rona sangat hitam karena daya pantul terhadap cahaya rendah. 2) Kerucut aluvial bentuknya seperti kipas aluvial dengan ukuran lebih kecil. b. tepi sungai atau peralihan air payau. Tak terdapat aliran permukaan dan erosi. Daerah ini sering dimanfaatkan untuk tempat tinggal atau jalan. 4) Tangkai bunga sagu memantulkan cahaya putih yang berasal dari tajuk bunga sedang nipah tidak. g. Lerengnya curam (bisa mencapai 20 derajat).Kapal besar dan kecil dapat dikenali dengan mudah.8). lurus atau melengkung. Air Sungai Mahakam yang berona cerah menunjukkan bahwa air itu keruh. Jalan Raya dan Jalan Kereta Api Jalan raya dan jalan kereta api memiliki bentuk memanjang. lebarnya seragam dan relatif lurus. Rumahpun demikian pula halnya. dan Bandar Udara 1) Pada stasiun kereta api terdapat bangunan rumah yang terpisah dari sekitarnya. Terowongan dan Jembatan 1) Pada terowongan nampak seperti jalan atau jalan kereta api yang tiba-tiba hilang pada satu titik dan timbul lagi pada titik yang lain. 2. terdapat bayangan karena perbedaan tinggi antara jembatan dengan sungai.

8 dan 4. Tanah Pertanian dan Perkebunan 1) Sawah berupa petak-petak persegi panjang pada daerah datar. Tekstur dan rona nampak seragam pada kawasan yang luas. pola teratur dengan deretan bangunan yang terpisah satu sama lain yang dihubungkan oleh bangunan penghubung. 30 . terletak di tepi jalan besar dan nampak konsentrasi kendaraan bermotor dan tidak bermotor. 4) Pabrik/industri memiliki gedung dengan ukuran besar dan pada umumnya memanjang. pada daerah miring bentuk petak mengikuti garis tinggi.2) Pada terminal bus nampak kawasan yang datar. beberapa gedung sering bergabung dengan jarak yang dekat (rapat). cerobong asap dan sebagainya (lihat gambar 4. memiliki tekstur yang halus dengan rona gelap pada usia muda. teratur dan luas. Terdapat gedung terminal. Jika pada sawah tersebut terdapat tanaman padi. terletak dekat jalan dan ukuran rumah relatif kecil (lihat gambar 4. 3) Pada bandar udara nampak lapangan yang luas. Jika ditanami tebu. besar dan memanjang. abu-abu pada usia 2 bulan dan cerah pada usia tua. 5) Pasar memiliki bentuk dan ukuran gedung yang teratur dan seragam.000 nampak gawang di tengah garis belakang.9). Pola teratur dengan jarak rapat. tempat parkir pesawat dan kadang-kadang nampak pesawat terbangnya. terdapat tempat bongkar muat barang. d. dengan rona cerah dan tekstur yang halus. datar dan tekstur halus. lebar dengan pola yang teratur nampak jelas. Lapangan Sepakbola Berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran teratur (5 : 4). f. Sering nampak saluran irigasi. Rumah Permukiman 1) Rumah mukim berbentuk empat persegi panjang. L atau U dengan halaman yang teratur dan bersih serta luas. Memiliki halaman yang luas untuk parkir dan letaknya di tepi jalan. tekstur lebih kasar dari padi dan tampak jalur lariknya. terdapat bangunan besar dengan deretan bus yang berjajar ke arah samping dan jaraknya rapat. kadang-kadang nampak tangki air/bahan bakar. Terletak di pinggir jalan. e. Pada foto skala 1 : 5. Landasan yang lurus.9). terdapat bayangan di tengah-tengah bagian atapnya. 3) Rumah sakit merupakan bangunan seragam. 2) Gedung sekolah bentuknya seperti I.

Interpretasi citra dari foto udara kawasan Slipi dan sekitarnya. dengan curah hujan lebih dari 2000 m setiap tahun. Gambar 4. Jakarta Barat: 1) jalan. Pohon pelindung lebih tinggi dan lebih jarang.4 m.9. 7) daerah genangan air keruh. Terletak pada ketinggian 50 . 5) perkantoran. Terletak pada kawasan yang miring sampai ketinggian 1. (Dinas Topografi DKI Jakarta. 3) Perkebunan kopi tampak sebagai deretan lurus titik-titik hitam dan latar belakang cerah. Tekstur mirip beledu dengan rona yang gelap. 4) permukiman penduduk. Interpretasi citra kawasan Cakung. 1979).60 m dari permukaan laut dengan relief miring. 6) daerah rendah ditutupi tumbuhan air. 5) kawasan industri.500 m dari permukaan laut. Jarak tanaman teratur (3 . 2) Perkebunan karet memiliki jalur lurus dengan tinggi pohon seragam. 3) rel kereta api. 3) sungai. 2) permukiman penduduk.Gambar 4. 4) lapangan rumput. jarak tanaman dalam jalur teratur demikian juga jarak antar jalur. 31 . Tanahnya gembur dan mampu meresap air sampai dalam.4 m) dan tinggi tanaman 3 .8. 2) jalan. Jakarta: 1) gedung.

Terdapat pada daerah yang mudah meresap air dengan curah hujan yang cukup banyak. Sebutkanlah 3 (tiga) contoh pengenalan objek berdasarkan bentuk! Setelah Anda menyelesaikan jawaban tes mandiri tugas kegiatan belajar 3. 5) Perkebunan kelapa sawit memiliki tajuk yang rapat dan berbentuk bintang. Apakah yang mempengaruhi rona dan warna? Berikan 3 contoh! 4.000 mm per tahun.9 m) dan curah hujan 2. Jelaskan 3 (tiga) perbedaan ciri yang terekam oleh sensor! 3. 32 . maka Anda dapat mengerjakan tugas/tes mandiri di bawah ini. maka silahkan Anda mencocokkan jawaban dengan kunci jawaban yang terdapat di akhir kegiatan/modul ini. Apa bedanya antara citra foto dengan citra non foto? 5. rona gelap dengan jarak tanaman teratur (6 .4) Perkebunan kelapa memiliki pola yang teratur dengan rona yang cerah dan jarak tanaman sekitar 10 m dengan tinggi pohon mencapai 15 m. Setelah Anda mempelajari kegiatan belajar 4 dan memahaminya. Teksturnya lebih halus dari pada tanaman kelapa. Sebutkanlah langkah-langkah untuk mendapatkan data geografi dari hasil penginderaan jauh! 2.000 mm . Tajuk pohon berbentuk bintang.4. KEGIATAN 3 Jawablah dengan singkat dan jelas! 1.

dapat diketahui gejala atau kenampakan di permukaan bumi seperti kandungan sumber daya mineral suatu daerah. Beberapa alasan mengapa pemanfaatan penginderaan jauh mengalami peningkatan antara lain: 1. 5. 3. dan pemahamanpun tentang penginderaan jauh semakin baik. relatif lengkap. Pengetahuan Anda kini semakin banyak. Dengan adanya teknologi. 4. dan lain-lain dengan cepat. Anda diharapkan dapat: 1. jenis batuan. menyebutkan 3 manfaat dalam bidang sumber daya bumi dan lingkungan. Melalui penggunaan citra akan diperoleh gambaran objek permukaan bumi dengan wujud dan posisi yang mirip dengan kenyataannya. Peningkatan Manfaat Penginderaan Jauh Anda tahu pada saat ini. 33 . menyebutkan pada bidang apa saja penginderaan jauh dapat bermanfaat.Kegiatan Belajar 4 PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH Setelah membaca kegiatan belajar ini. 2. membedakan antara manfaat satelit NOAA. Selamat belajar! A. SPOT dan Seasat. 6. yaitu melalui citra yang menggunakan sinar infra merah. asal Anda terus giat dan mempunyai semangat tinggi untuk maju. Citra dapat dengan cepat menggambarkan objek yang sangat sulit dijangkau oleh pengamatan langsung (lapangan). dan dapat meliput wilayah yang luas. Maka marilah kita lanjutkan pada kegiatan belajar berikutnya. Melalui citra. menyebutkan manfaat penginderaan jauh sebagai salah satu sumber informasi. dan sebagainya. Saya percaya itu. pemanfaatan penginderaan jauh sebagai salah satu sumber informasi telah menunjukkan peningkatan yang cukup pesat. 2. menjelaskan alasan mengapa pemanfaatan penginderaan jauh mengalami peningkatan yang pesat. wilayah banjir. dan 5. 3. objek yang terekam dalam foto udara memiliki kesan 3 dimensi. tepat dan akurat. Dapat menggambarkan atau memetakan daerah bencana alam dalam waktu yang cepat seperti daerah yang terkena gempa. Melalui penginderaan jauh dapat diperoleh data atau informasi yang cepat. Contohnya satu lembar foto udara meliputi luas 132 km2 direkam dalam waktu kurang 1 detik. 4.

Nah. Soyuz. 4. dan melihat begitu banyak manfaat penginderaan jauh dalam berbagai kehidupan dan dunia ilmu pengetahuan. Berbagai Pemanfaatan Penginderaan Jauh Penginderaan jauh bermanfaat dalam berbagai bidang kehidupan. Pemetaan untuk keperluan HANKAMNAS. Dan lain-lain. saya percaya Anda pasti ingin terus mengetahui materi ini lebih lanjut. 3. SPOT) • • • • • • • • • • Pemetaan penggunaan lahan. sedimentasi. Mengumpulkan data kerusakan lingkungan karena berbagai sebab. Pengamatan benda-benda angkasa. Pemantauan distribusi sumber daya alam. lingkungan dan kedirgantaraan. dan lain-lain. SPOT) Pengamatan DAS. dan lain-lain). khususnya di bidang kelautan. Dari uraian di atas. Manfaat di bidang angkasa luar (Ranger. hidrologi. abrasi. Venera) Penelitian tentang planet-planet (Jupiter. Dan lain-lain. Viking. Dan lain-lain. Manfaat di bidang kelautan (Seasat. klimatologi. Oleh karena itu pengetahuan mengenai penginderaan jauh ini semakin perlu ditingkatkan dan dilembagakan. Manfaat di bidang hydrologi (Landsat. 5.B. Pengamatan luas daerah dan intensitas banjir. Pemetaan pola aliran sungai. Perencanaan pembangunan wilayah. Analisis cuaca. Mars. Manfaat dalam bidang sumber daya bumi dan lingkungan (landsat. 2. MOSS) • • • • • • • • • • • • Pengamatan sifat fisis air laut. Studi sedimentasi sungai. Pemetaan iklim dan perubahannya. selamat menjawab! 34 . Pengamatan pasang surut air laut dan gelombang laut. Meteor dan GMS) Pengamatan iklim suatu daerah. jelaslah betapa besar manfaat pengamatan penginderaan jauh bagi dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Manfaat di bidang klimatologi (NOAA. Anda telah menyelesaikan materi kegiatan belajar 4. sekarang bagaimana dengan Anda? Masih terus bersemangat untuk terus mempelajarinya? Ya. Dan lain-lain. tapi sebelumnya jawab dulu tes mandiri di bawah ini. 1. Pemetaan perubahan pantai. Luna. Mendeteksi lahan kritis.

Catatlah hal-hal yang Anda anggap sulit. Satelit apakah yang dipergunakan untuk penelitian tentang planet-planet? Anda telah selesai mengerjakan tugas kegiatan belajar 4.KEGIATAN 4 1. Jelaskanlah mengapa pemanfaatan penginderaan jauh mengalami peningkatan yang cukup pesat! 2. untuk ditanyakan kepada guru bina Anda saat tatap muka. Tapi bila hasilnya belum memuaskan. silahkan ulangi lagi mempelajari modul ini. Sebutkanlah 3 manfaat penginderaan jauh dalam bidang sumber daya bumi dan lingkungan! 3. Sebaiknya Anda cocokkan dahulu jawaban tes mandiri Anda dengan kunci jawaban yang tersedia pada akhir modul ini. Sebutkan juga 3 manfaat penginderaan jauh dalam bidang Klimatologi! 4. 35 . Bila hasilnya baik minta tes akhir modul pada guru bina Anda.

36 .

Dan menjawab kembali tes/soal-soal yang disediakan untuk mengukur kemampuan Anda sehingga mencapai 75%. d. rona. foto dibedakan atas foto udara dan foto satelit. terdiri dari sumber energi alamiah (matahari) dan sumber energi buatan. Perlengkapan yang diperlukan dalam proses penginderaan jauh antara lain: a. tanpak kontak langsung dengan objek. Spektrum elektromagnetik yang digunakan. tekstur dan situs dari objek yang sedang diamati. Dengan demikian Anda mampu menjelaskan penginderaan jauh sebagai pengertian dasar pengetahuan geografi. Berdasarkan wahana yang digunakan. Wahana atau kendaraan yang digunakan. e. yaitu pesawat udara atau satelit maupun radar. Jika Anda belum mencapai 75%. Wahana yang digunakan dalam pembuatan citra non foto antara lain satelit dan radar. Jenis wahana yang digunakan. Citra dapat berupa foto udara dan non foto. Berdasarkan posisi sumbu kamera saat pemotretan. dan foto udara tegak. Citra MSS. Hal-hal penting yang telah Anda pelajari adalah: Penginderaan jauh dapat diartikan sebagai ilmu atau teknik untuk mendapatkan informasi tentang objek. Landsat dan sebagainya. wilayah atau gejala tersebut. pola. wilayah atau gejala dengan cara menganalisis data-data yang diperoleh dari suatu alat. Citra foto dapat diklasifikasikan berdasarkan: a. sebaiknya Anda mendatangi sekolah penyelenggara dan melalui guru binaan mintalah Tes Akhir Modul. NOAA. bayangan. ukuran. silahkan Anda mempelajari kembali modul ini. GMS. yaitu gambaran yang tampak dari suatu objek yang sedang diamati sebagai hasil liputan atau rekaman suatu alat pemantau atau sensor. Sensor atau alat pengindera. Untuk mengukur pengetahuan yang sudah Anda miliki. b. Dengan memahami isi modul ini Anda berarti sudah mengerti apa itu penginderaan jauh dan manfaatnya untuk berbagai bidang kehidupan maupun kemajuan ilmu dan teknologi. b. Wahana yang digunakan. c. Produk penginderaan jauh adalah citra. Sumbu kamera yang digunakan. Selamat berjuang! Dan sukses selalu menyertai Anda! 37 . dan lain-lain. Sumber energi. Berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan. c. Citra Infra Merah Thermal. Untuk menganalisis foto udara dengan baik. terdiri dari sensor fotografi (kamera) dan sensor elektronik. foto dibedakan atas foto udara condong. harus diperhatikan bentuk. Citra radar. pankromatik dan infra merah.PENUTUP Selamat! Anda sudah dengan baik mempelajari materi modul ini. Beberapa contoh satelit penginderaan jauh adalah SPOT. Wahana radar adalah SLAR. Termasuk dalam citra non foto antara lain Citra Satelit. ortokromatik. foto dibedakan atas foto ultra violet. Setelah itu Anda boleh melanjutkan ke materi atau modul berikutnya. Jenis kamera yang digunakan.

atau gejala yang dikaji (menurut Lillesand dan Kiefer. 5. 5. b. A D C KEGIATAN 3 1. identifikasi. Distribusi gelombang bunyi c. Distribusi tenaga elektromagnetik 3. Misalnya penginderaan jauh satelit. dan c. Yang dimaksud dengan resolusi spasial adalah kemampuan sensor untuk merekam gambar terkecil. 7. B D C C 5. Waktu b. misalnya penginderaan jauh radar dan penginderaan jauh sinar. Untuk mendapatkan informasi tentang objek yang diindera. 1979). diperlukan tenaga yang membawanya. 6. b. Sensor pasif adalah sensor yang hanya dilengkapi dengan alat penerima pantulan gelombang. 4. 3. Kondisi cuaca KEGIATAN 2 1. daerah. atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap objek. Langkah-langkah untuk mendapatkan data geografi dari hasil penginderaan jauh adalah: a. Sensor aktif adalah sensor yang dilengkapi dengan alat pemancar dan alat penerima pantulan gelombang. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah tenaga matahari untuk sampai ke permukaan bumi adalah: a.KEGIATAN 1 1. 2. daerah. Penginderaan jauh ialah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang objek. Lokasi c. 2. Beda antara sensor aktif dengan sensor pasif adalah: a. Distribusi daya b. deteksi. analisis 38 . yaitu: a.

Tiga manfaat penginderaan jauh sebagai salah satu sumber informasi adalah: a. Pemetaan iklim dan perubahannya d. Luna dan Venera. Satelit yang dipergunakan untuk penelitian tentang planet-planet adalah satelit Ranger. KEGIATAN 4 1. spektrum infra merah 4. 3. Viking. spektrum ultra violet b. Citra dapat dengan cepat menggambarkan objek yang sulit dijangkau oleh pengamatan langsung. yaitu: • Spektoral. bayangan. Perbedaan ciri yang terekam oleh sensor. spektrum tampak c. situs. ialah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan benda yang dinyatakan dengan rona dan warna. dll.2. • Gunung berapi berbentuk kerucut. Dan lain-lain 4. • Spasial. 2. Citra non foto adalah foto yang dibuat dengan satelit dan menggunakan bagian spektrum elektromagnetik. Yang dapat mempengaruhi rona dan warna adalah spektrum gelombang elektromagnetik yang digunakan. Pengamatan iklim suatu daerah b. U. dan asosiasi. Karena melalui citra dapat diketahui objek permukaan bumi dengan wujud dan posisi yang mirip dengan kenyataan. Beda citra foto dan non foto adalah: a. • Tajuk pohon palma berbentuk bintang. Tiga pengenalan objek berdasarkan bentuk adalah: • Gedung sekolah biasanya berbentuk huruf L. tepat dan akurat. Contohnya: a. ialah ciri yang terkait dengan ruang yang meliputi bentuk. b. Data atau informasi tentang kenampakan permukaan bumi didapat secara cepat. Citra foto adalah foto yang dibuat dengan pesawat terbang dengan menggunakan kamera sebagai sensornya. 3. b. ialah ciri yang terkait dengan umur benda atau saat perekaman. 5. ukuran. c. Analisis cuaca c. tekstur. Dalam bidang: hydrologi. Manfaat penginderaan jauh dalam bidang klimatologi antara lain untuk: a. pola. 39 . kelautan dan klimatologi. • Temporal.

. 1985. Imaging with Photographic and Nonphotographic Sensor System. Penginderaan jauh dan Interpretasi Citra. Lindgren. California: Hamilton Publishing Compagny.E. D. Doldrecht: Martinus Nijhoff Publisher. Sutanto.DAFTAR PUSTAKA Estes J. 1974... Drs. 1988. Mamat Ruhimat. 1998. Jilid I. Bandung: Ganeca Exact. prof. Land use Planning and Remote Sensing. Fakultas Geografi. Lillesand. Gajah Mada University Press.T. Kiefer. Geografi SMU Jilid IA. Penuntun Belajar Geografi I. Tim Geografi SMU DKI. Kurikulum 1994 Suplement GBPP 1995. Gajah Mada University Press. In : Remote Sensing Tehciques for Environtmental Analysis. Jakarta: Erlangga. Penginderaan jauh. 40 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful