u1

HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI
OLEH : Dra. HANDAYANI

Slide 1 u1
user, 2/17/2009

Hubungan Dasar Negara Dengan Konstitusi Dasar Negara Pengertian Substansi Hubungan Fungsi Sifat Konstitusi Substansi Pengertian Kedudukan Fumgsi .

PENGERTIAN DASAR NEGARA Adalah pandangan filsafat mengenai negara. Ajaran ini sering disebut dengan idiologi. . Idiologi adalah nilai-nilai dasar (hasil konsensus) yang ingin diwujudkan di dalam negara tsb.

c. sehingga memerlukan penjabaran agar bisa dilaksanakan. . Gagasan-gagasan itu berfungsi atau dipergunakan oleh penganutnya sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara. Gagasan-gagasan yang ada dalam sebuah idiologi masih berupa gagasan dasar atau umum. Gagasan-gagasan dalam idiologi bersifat sistematis b.Idiologi selalu berupa gagasan-gagasan yang memiliki sifat-sifat pokok : a.

SUBSTANSI DASAR NEGARA 1. 4. Liberalisme Sosialisme Marxisme Pancasila . 3. 2.

hak partisipasi. ‡ Ajaran ekonomi Liberalisme adalah kebebasan semaksimal mungkin bagi perjuangan kepentingan masing-masing individu. . hak mengeluarkan pendapat secara lisan maupun tertulis. ‡ Ajaran politik Liberalisme adalah pengakuan atas hak-hak asasi politik.LIBERALISME ‡ Kebebasan manusia adalah nilai utama dalam ajaran Liberalisme. hak kemuliaan. dan hak hidup manusia. seperti hak berserikat. ‡ Ajaran moral Liberalisme adalah pengakuan atas hak-hak asasi manusia seperti kebebasan. berkumpul.

pengembangan perusahaan-perusahaan milik negara.SOSIALISME Ajaran moral Sosialisme adalah bahwa manusia pada dasarnya adalah mahluk kreatif dan dapat memperoleh kebahagiaan serta kepuasan melalui kerjasama. ‡ Perlindungan bagi kaum buruh terhadap penghisapan. pengambilalihan alat-alat produksi oleh negara. Ada 2 aliran sosialime yaitu sosialisme yang dipengaruhi Marxisme dan sosialisme non Marxis (sosialisme demokratis) . ‡ Pengawasan negara terhadap perusahaan-perusahaan monopoli. Ajaran politik sosialisme adalah bahwa demokrasi dengan sistem satu partai masih berlaku karena ajaran ini memang menerima kemungkinan terwujudnya masyarakat tanpa kelas. kemiskinan. Ajaran ekonomi sosialisme adalah: ‡ Penghapusan atau pembatasan hak milik pribadi atas alat-alat produksi.

‡ Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme sehingga semua alat negara dipergunakan untuk mewujudkan komunisme. . yang menyangkal adanya jiwa rohani dan Tuhan. ‡ Kekerasan merupakan alat yang sah untuk mencapai tujuan negara. yaitu pandangan yang menolak adanya golongangolongan atau keanekaragaman dalam masyarakat.MARXISME/KOMUNISME Nilai-nilai yang terkandung dalam komunisme adalah : ‡ Monisme. karena komunisme berdasarkan materialisme. yaitu terwujudnya masyarakat tanpa kelas. asal membantu mencapai tujuan. ‡ Setiap bentuk asli komunisme pasti atheis. ‡ Prinsip moral utama komunisme adalah bahwa segala jalan dianggap halal.

‡ Sistem demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan. namun kerjasama antarwarga juga tidak boleh mematikan kebebasan individu.PANCASILA ‡ Pada hakikatnya manusia sebagai mahluk individu maupun mahluk sosial. dimana kesejahteraan rakyat menjadi tujuan utama. ‡ Sistem ekonomi kerakyatan. . Yang artinya kebebasan individu tidak merusak semangat kerjasama antarwarga.

3.FUNGSI DASAR NEGARA 1. 2. Dasar berdiri dan tegaknya negara Dasar kegiatan penyelenggaraan negara Dasar partisipasi warga negara Dasar pergaulan antarwarga negara Dasar dan sumber hukum nasional . 5. 4.

yaitu satu atau beberapa dokumen yang memuat aturan-aturan yang bersifat pokok.PENGERTIAN KONSTITUSI 1. yaitu keseluruhan aturan dan ketentuan (hukum) yang menggambarkan sistem ketatanegaraan suatu negara. yaitu keseluruhan aturan dasar. Dalam arti yang luas : konstitusi adalah hukum tata negara. 2. . baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis 3. Dalam arti tengah : konstitusi adalah hukum dasar. Dalam arti sempit : konstitusi adalah UndangUndang Dasar.

Konstitusi sebagai hukum tertinggi SIFAT KONSTITUSI 1. jika dapat diubah dengan prosedur yang sama dengan prosedur pembuatan undang-undang . Konstitusi sebagai dasar negara 2. Kaku. Supel. apabila konstitusi hanya dapat diubah melalui prosedur yang berbeda dengan prosedur pembuatan undang-undang biasa. 2.KEDUDUKAN KONSTITUSI 1.

Menjamin hak-hak asasi warga negara . Menentukan dan membatasi kekuasaan pemerintah 2.FUNGSI KONSTITUSI 1.

SUBSTANSI/ISI KONSTITUSI 1. Ketentuan tentang struktur organisasi negara 3. moral. Ketentuan tentang perlindungan hak-hak asasi manusia 4. dan keagamaan. 2. Ketentuan tentang prosedur mengubah undang-undang dasar 5. Larangan mengubah sifat tertentu dari undang-undang dasar . Pernyataan tentang gagasan-gagasan politik.

Prinsip-prinsip dasar yang ada di negara agar menjadi operasional maka harus dijabarkan ke dalam berbagai aturan hukum di negara yang bersangkutan. HUBUNGAN DASAR NEGARA DAN KONSTITUSI . Penjabaran dasar negara itu dilakukan melalui konstitusi.

dijabarkan di pasal 29 UUD 1945. 5. dijabarkan di pasal-pasal yang memuat mengenai hak asasi manusia.d 24 UUD 1945. Sila pertama. pasal 28 (UUD 1945 amandemen) 2. pasal 36 UUD 1945 4. pasal 35. Sila ketiga. dijabarkan di pasal 18. Contoh : 1. Sila kedua. 3. Sila keempat dijabarkan pada pasal 2 s. Sila kelima dijabarkan pada pasal 33 dan 34 UUD 1945 .HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI DI INDONESIA Pasal-pasal dalam UUD 1945 adalah penjabaran dari pokokpokok pikiran yang ada dalam Pembukaan UUD 1945.

segala bentuk penjajahan harus dihapuskan. perlu upaya mengisi kemerdekaan. kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan. mengatur kehidupan negara. 3. 4. bahwa kemerdekaan Indonesia dimotivasi juga oleh keinginan luhur untuk menjadi bangsa yang bebas dari penjajahan. dan bangsa Indonesia perlu membantu bangsabangsa lain yang ingin merdeka. Perjuangan bangsa Indonesia telah sampai kepada saat yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan. . 2. Kemerdekaan yang yang diperoleh oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai Rahmat Allah YMK. Terdapat tujuan negara.ISI DAN KEDUDUKAN PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut : 1. bentuk pemerintahan dan dasar negara. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

.KEDUDUKAN PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 memuat pokok-pokok kaidah fundamental sehingga Pembukaan tsb merupakan sumber tertib hukum Indonesia. Karena muatannya yang begitu penting itulah maka kedudukan Pembukaan UUD 1945 lebih tinggi dari batang tubuhnya.

Penjelasan UUD 1945 ditiadakan serta hal-hal normatif dalam penjelasan dimasukkan kedalam pasal-pasal 5. Tidak merubah Pembukaan UUD 1945 2. Tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia 3.Dalam proses amandemen UUD 1945 MPR sepakat tidak merubah Pembukaan UUD 1945 yang tertuang dalam kesepakatan dasar sbb : 1. Perubahan UUD 1945 dilakukan dengan cara adendum (mempertahankan naskah aslinya) . Mempertegas sistem pemerintahan presidensial 4.

Memahami Pancasila dan UUD 1945 2. kita.TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA TERHADAP KONSTITUSI DAN DASAR NEGARA Sebagai warga negara. Mengembangkan pola hidup taat pada aturan yang berlaku . seluruh rakyat Indonesia bertanggung jawab untuk membangun kesadaran hidup berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan melalui hal-hal sbb : 1. Berperan serta aktif dalam menegakkan dasar negara dan konstitusi 3.

SELESAI .