INKUBATOR BAYI

Inkubator bayi adalah alat yang digunakan untuk merawat bayi prematur atau bayi dengan berat bada lahir rendah (BBLR) dengan cara memberikan suhu dan kelembaban yang stabil dan kebutuhan oksigen sesuai dengan kondisi dalam kandungan ibu.

Gambar.1. Inkubator Bayi Bagian – bagian inkubator bayi :

Pintu untuk memasukkan bayi Pintu untuk mengadakan tindakan Tempat bayi Panel kontrol Tempat tidur bayi Lubang untuk memasukkan / membuang air Box yang didalamnya berisi tempat air, pemanas, rangkaian listrik, dll

1. Pintu untuk memasukkan bayi
1

dll. Lubang untuk masukkan / membuang air Berfungsi untuk menambah atau membuang air yang sudah lama digunakan. Masukkan air sampai batas yang telah ditentukan 3. pengatur suhu. dll. Bok Didalam bok ini terdapat tempat air. Tempat bayi Ruang tempat bayi sebaiknya terbuat dari bahan sejenis plastik atau acrylic. Di bagian belakang terdapat saluran untuk memasukkan O2 bila diperlukan untuk pemberian O2. Pintu untuk mengadakan tindakan Pintu ini digunakan untuk mengadakan tindakan pada bayi misalnya memeriksasuhu. 3. 8. 5. Biarkan pesawat beberapa saat sampai suhu stabil. membetulkan posisi bayi. Sebab dikhawatirkan bila terbuat dari bahan jenis kaca apabila terjadi kecelakaan kaca tersebut dapat melukai bayi. Hidupkan pesawat (lampu indikator akan menyala).Pintu dapat dibuka untuk memasukkan / mengeluarkan bayi yang dirawat 2. jangan dari jenis kaca. Tempat tidur bayi Merupakan tempat meletakkan bayi. terbuat dari bahan yang empuk dan dilapisi bahan yang tidak tembus air. Hubungkan pesawat dengan sumber tegangan. blower. dan rangkaian listrik. air tidak sampai masuk ke dalamnya. Masukkan bayi dalam ruang penempatan bayi 2 . Panel kontrol Pada panel kontrol ini terdapat Saklar on / off. 6. sehingga pada saat bayi mengompol. pemanas. 4. 4. 7. penunjuk suhu yang ada didalam ruang tempat bayi. Lubang ini juga sekaligus untuk mengetahui banyak sedikitnya air yang ada. Cara pengoperasian 1. 2. lampu indikator.

sesuai antara thermometer dengan suhu yang diatur atau tidak 2. jangan sampai blower tidak berfungsi. Panas tidak rata Penyebab dan cara penanganannya Blower tidak bekerja. Sebab akan menyebabkan pemanasan tidak merata. Pemeliharaan harian a. bila blower tidak berputar periksa apakah blower dapat tegangan atau tidak. Periksa suhu. Pemeliharaan mingguan Ganti air yang telah digunakan. Periksa hubungan tegangan heater. usahakan untuk membuang semua air yang ada sampai habis Permasalahan dan cara penanggulangannya 1. Pemeliharaan dan perawatan 1. Rangkaian pengaman suhu (thermoswitch) tidak bekerja. Periksa fungsi blower. Heater tidak bekerja. bila tidak memungkinkan untuk diperbaiki. a. Periksa kondisi air. Bila tidak mendapat tegangan. b. Bila dapat tegangan berarti blower rusak. b. Bersihkan badan pesawat dari kotoran yang ada b. c. periksa hubungan kabel dari rangkaian listrik ke blower 3 . c. jangan sampai habis. Kalau diperlukan hubungkan O2 pada bagian belakang pesawat dengan tabung atau sumber gas lainnya. Periksa rangkaian pengaman suhu. ganti dengan rangkaian yang baru.5. 2. Bila pesawat akan disimpan atau tidak digunakan. Periksa dengan cara membuka bok. Pemeliharaan bulanan a. usahakan dengan air destilasi sehingga tidak menyebabkan kerak dan berlumut. b. maka ganti dengan yang baru. Suhu yang diatur tidak sesuai dengan suhu yang terjadi Penyebab dan cara penanggulangannya a. Ganti dengan heater yang baru. 3. bila tegangan ada maka heater rusak.

Perubahan suhu di ruang bayi terlalu drastis Penyebab dan cara penanggulangannya Air kurang atau bahkan habis. Ganti dengan heater yang baru. Periksa hubungan kabel antara pesawat dengan sumber tegangan. Heater tidak bekerja. Air pada inkubator bayi selain sebagai pelembab juga agar suhu dalam ruang bayi tidak mengalami perubahan yang drastis. Periksa hubungan tegangan heater. 4. Bila ada yang putus ganti yang baru c. Periksa sekering dibagian belakang pesawat. Tidak panas Penyebab dan cara penanggulangannya. Bila rusak dan tidak bisa diperbaiki.3. Tidak mau hidup a. Bila putus ganti yang baru. Periksa saklar on / off. ganti yang baru. Periksa sumber tegangan b. 4 . d. bila tegangan ada maka heater rusak. 5.