P. 1
BAB 2 Sifat Partikel dari Gelombang (Revisi terbaru)

BAB 2 Sifat Partikel dari Gelombang (Revisi terbaru)

|Views: 358|Likes:
Published by amubasiroh

More info:

Published by: amubasiroh on Jan 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

BAB ¡¡

8¡FAT PART¡KEL DAR¡
GELOMBANG
OIeh :
Yoyok Cahyono
Jurusan Fisika, FMIPA ITS
Surabaya
PENDAHULUAN
Apakah cahaya itu ?
Nampak bahwa N sebanding dengan E
2

fungsi kuadrat medan listrik E memberikan
probabilitas menemukan foton di titik tertentu.
!artikel dan gelombang sejak lama dikenal sebagai
dua kuantitas yang berbeda dan sama sekali tidak
berhubungan
Jika cahaya diamati dengan metode gelombang,
maka ia akan menghasilkan sifat gelombang. Yaitu,
cahaya mempunyai panjang gelombang, bisa
dibiaskan, bisa didifraksikan, dan lain sebagainya.
Tetapi, jika diteliti dengan metode partikel, ia akan
menunjukkan sifat partikel. Yaitu, cahaya bisa
mempengaruhi elektron dan mempunyai energi yang
terkuantisasi.
Prinsip SaIing MeIengkapi/KompIementaritas)
Teori gelombang cahaya menjelaskan difraksi
dan interferensi yang tidak dapat dijelaskan oleh
teori kuantum (partikel).
Teori kuantum menjelaskan efek fotolistrik,
hamburan Compton yang tidak dapat dijelaskan
oleh teori gelombang.
Difraksi
¡nterferensi
n2 ÷ BC sin 7atau n2 ÷
BC · DE
OE
n = order of interference
!aradoks ini akhirnya dipecahkan oleh fisikawan PauI
Dirac. Ìa menyatakan bahwa cahaya (dan gelombang
elektromagnetik pada umumnya) adalah partikel yang
berperilaku seperti gelombang.
Ìni menjelaskan mengapa cahaya bisa berperilaku
seperti partikel, tetapi di sisi lain juga menunjukkan
sifat gelombang.
Kesimpulan kasus ini sejalan dengan kisah
sekumpulan orang buta yang memegang gajah. Tak
ada yang tahu keadaan yang sebenarnya, tetapi
deskripsi mereka saling melengkapi.
Ìstilah "benda hitam" pertama kali diperkenalkan
oleh Gustav Robert Kirchhoff pada tahun 1862.
Cahaya yang dipancarkan oleh benda hitam
disebut radiasi benda hitam.Dalam laboratorium,
benda yang paling mendekati radiasi benda
hitam adalah radiasi dari sebuah lubang kecil
pada sebuah rongga.
Cahaya yang masuk lubang ini akan dipantulkan
dan energinya diserap oleh dinding rongga
berulang kali, tanpa mempedulikan bahan
dinding dan panjang gelombang radiasi yang
masuk (selama panjang gelombang tersebut
lebih kecil dari diameter lubang).
Lubang ini (bukan rongganya) adalah
pendekatan dari sebuah benda hitam. Jika
rongga dipanaskan, spektrum yang dipancarkan
lubang akan merupakan spektrum kontinu dan
tidak bergantung pada bahan pembuat rongga
#ADIASI BENDA HITAM
Daya total per satuan luas yang dipancarkan pada semua
frekuensi oleh suatu benda hitam panas (intensitas total) adalah
sebanding dengan pangkat empat dari suhu mutlaknya
o adalah tetapan Stefan-Boltzman :
5,67.10
-8
Wm
-2
K
-4
! : daya radiasi (W)
A : luas permukaan benda (m2)
e : koefisien emisivitas
T : suhu mutlak (K)
Untuk sebuah benda hitam, berlaku suatu hubungan antara
panjang gelombang dengan suhu mutlak yang dinyatakan:

m
: panjang geIombang yang sesuai dengan radiasi energi
maksimum dan C adaIah tetapan pergeseran Wien
,898.10
-3
mK) ::2 pergeseran Wien
!ancaran radiasinya mengikuti suatu kurva
umum (lihat gambar).
Grafik Hubungan !ergeseran Wien
m
2
m
2
m
2
Spektrum yang teramati tidak dapat dijelaskan
dengan teori elektromagnetik klasik dan
mekanika statistik.
Teori ini meramalkan intensitas yang tinggi
pada panjang gelombang rendah (yaitu,
frekuensi tinggi); suatu ramalan yang dikenal
sebagai bencana ultraungu (katastrof
ultraviolet).
Hukum Rayleigh-Jeans : ! ( /,T ) = 8 ¬ kT/
-4
dengan k merupakan konstanta Boltzmann
asalah teoretis ini dipecahkan oleh ax !lanck, yang
menganggap bahwa radiasi elektromagnetik dapat merambat
hanya dalam paket-paket, atau kuanta (foton), dimana energi
untuk satu foton adalah
merupakan konstanta perbandingan yang
dikenal sebagai konstanta !lanck : 6,626.10
-34
Js = 4,136.10
-34
eVs
Spektrum radiasi benda hitam thd
panjang geIombang pada T = 1600 K
! ,T ) = 8 n T
-4
EFEK FOTOLIST#IK Sebuah Iogam ketika
diberi cahaya akan
meIepaskan eIektron
menghasiIkan arus Iistrik
jika disambung ke
rangkaian tertutup.
Jika cahaya adaIah
geIombang Fisika kIasik)
maka seharusnya
semakin tinggi intensitas
cahaya yang diberikan
maka semakin besar arus
yang terdeteksi. Namun
hasiI eksperimen
menunjukkan bahwa
waIaupun intensitas
cahaya yang diberikan
maksimum, eIektron tidak
muncuI juga dari pIat
Iogam.
Fenomena ini tidak dapat
dijeIaskan oIeh para Fisikawan
pada waktu itu. KaIau cahaya itu
memang benar-benar geIombang,
yang memiIiki sifat kontinyu,
bukankah seharusnya energi yang
bisa diserap darinya bisa berniIai
berapa saja ? Tapi ternyata hanya
jumIah energi tertentu saja yang
bisa diserap untuk meIepaskan
eIektron bebas.
Tetapi ketika diberikan cahaya dengan panjang geIombang yang Iebih
pendek frekuensi Iebih tinggi, ke arah warna ungu dari spektrum
cahaya) dari sebeIumnya, tiba-tiba eIektron Iepas dari pIat Iogam
sehingga terdeteksi arus Iistrik, padahaI intensitas yang diberikan Iebih
keciI dari intensitas sebeIumnya. Berarti, energi yang dibutuhkan oIeh
pIat Iogam untuk meIepaskan eIektronnya tergantung pada panjang
geIombang.
Jadi bisa disimpuIkan, bahwa ketika pertama kaIi peristiwa ini
ditemukan oIeh Hertz pada tahun 1887, interaksi antara berkas
cahaya dan eIektron-eIektron Iogam menunjukkan beberapa sifat
yang beIum pernah dikenaI sebeIumnya, yaitu:
efek fotoIistrik hanya terjadi pada frekuensi cahaya yang Iebih besar
daripada harga minimum tertentu frekuensi ambang) yang
bergantung pada jenis Iogam yang disinari.
terjadinya efek fotoIistrik hampir bersamaan dengan saat datangnya
sinar pada pIat Iogam.
energi kinetik maksimum eIektron fotoIistrik pada Iogam tertentu
hanya bergantung pada frekuensi berkas cahaya yang datang, tidak
bergantung pada intensitas cahaya yang datang.
besar arus fotoIistrik sebanding dengan intensitas cahaya yang
datang.
Sifat-sifat di atas hanya dapat dijeIaskan jika cahaya yang datang pada
permukaan Iogam diperIakukan sebagai paket-paket energi yang
disebut foton Einstein, 1905). Dengan mengadopsi teori radiasi benda
hitam PIanck, 1901) Einstein menyatakan bahwa besar energi masing-
masing foton tersebut hanya ditentukan oIeh frekuensi ) foton,
yaitu:
Dengan h suatu konstanta PIanck yang besarnya 6,66.10
- 34
J.s
v h E =
v
Efek fotolistrik hanya dapat terjadi jika energi
foton datang lebih besar daripada rata-rata
energi yang diperlukan untuk melepaskan
elektron dari permukaan logam.
Energi ini dikenal sebagai fungsi kerja yang
besarnya bergantung pada jenis logam dan
sering disimbolkan sebagai .
Jadi rumus empiris efek fotolistrik

2ax) v v h E h
K
=

Energi eIectron maksimum
Besar energi elektron fotolistrik dapat
ditentukan dengan memberikan potensial
perintang atau stopping potential ('
0
) dalam
rangkaian untuk menghentikan arus fotolistrik
Jadi besar
K
elektron hanya bergantung pada
jenis logam ( ) dan frekuensi foton datang .
Dengan e menyatakan besar muatan elektron,
yaitu 1,602.10
-19
C.

2ax) v v h h E eJ
K
= =

v
Beberapa contoh fungsi kerja fotolistrik
Logam Lambang Fungsi kerja (eV)
Cesium Cs 1,9
Kalium K 2,2
Natrium Na 2,3
Lithium Li 2,5
Kalsium Ca 3,2
Tembaga Cu 4,5
!erak Ag 4,7
!latina !t 5,6
Hubungan antara arus fotoIistrik pada beberapa frekuensi
dan stopping potentiaI pada suatu Iogam secara kuaIitatif
ditunjukkan pada gambar dibawah.
Dapat diIihat bahwa besar stopping potentiaI membesar
dengan bertambahnya frekuensi

v

v

v

v v v · ·
Data eksperimen menunjukkan bahwa untuk penyinaran
dengan frekuensi di atas frekuensi ambang, besarnya
arus berbanding Iurus dengan intensitas penyinaran. HaI
ini dikarena-kan daya yang dibawa cahaya sebanding dg
intensitas cahaya datang dan sebanding puIa dengan
jumIah foton persatuan voIum per satuan waktu.
Berikut adaIah hubungan antara arus fotoIistrik dengan
stopping potentiaI pada dua harga intensitas I dan I )
SINA#-X
erupakan radiasi elektromagnetik berenergi tinggi
Dihasilkan akibat interaksi antara berkas berkas elektron
eksternal dengan elektron pada kulit atom.
Spektrum sinar x memiliki :
!anjang gelombang antara (10
-5
-1) nm,
Frekuensi antara 10
17
-10
20
Hz,
Energi antara 10
3
-10
6
eV.
Tidak dipengaruhi oleh E dan B
!anjang gelombang Sinar X memiliki orde
yang sama dengan jarak antara atom.
Daya tembusnya besar
Ìnteraksi Sinar X dengan material
Energi berkas Sinar X terserap oleh atom.
Energi berkas Sinar X dihamburkan oleh atom
Sinar-X dapat terjadi meIaIui dua cara yaitu :
1). Sinar-X terjadi tanpa eksitasi eIectron
Sebagian besar eIectron ini masuk
kedaIam Iogam, sehingga energi
kinetiknya mungkin berkurang,
energi yang hiIang berubah menjadi
energi foton sinar-X)
hf E E
k k
=

hf

k
E
k
E
jika =
k
E
2in
)
2ax)
2
hc
hf E
k
= =
Karena eIectron dipercepat dengan beda potensiaI V eJ E
k
=
Jadi panjang geIombang sinar-X :

J eJ
hc
= = 2
#adiasi yang dihasiIkan dg cara ini disebut : B#EMSST#AHLUNG
pengereman / perIambatan).
Proses bremsstrahIung akan menghasiIkan radiasi dengan spektrum
Kontinu, yang besarnya bergantung tegangan pemercepat V.
). Sinar-X terjadi karena eksistasi eIectron
EIektron yang berkecepatan tinggi ketika
menumbuk atom Iogam anoda eIectron pada
kuIit atom sebeIah daIam akan pindah kekuIit
sebeIah Iuarnya. EIektron yang pindah akan
cenderung kembaIi ke kuIit asaI sambiI
meIepaskan energi daIam bentuk sinar-X
EK`
EK
KuIit K n=1)
KuIit L n=)
KuIit M n=3)
KuIit N n=4)
-
K
.
K

K
-
L
.
L
Diagram Tabung Sinar-x
Proses hamburan sinar X oIeh bahan kristaI.
Difraksi tergantung pada struktur kristaI dan
panjang geIombang.
jika ) > ukuran atom, tidak terjadi difraksi
jika ) < ukuran atom, terjadi difraksi
Penggunaan :
Teknik yang digunakan daIam karakterisasi materiaI.
Untuk mendapatkan informasi mengenai ukuran atom.
Difraksi Sinar X
Difraksi dapat memastikan stuktur atomik dari kristal dan
mengambarkan tiga dimensi susunan sesungguhnya atom
atom itu.
Contoh kristal NaCl :
Tiga Dimensi
Dua Dimensi
d
7
d d sin 7
b a a b
Ketika sinar X melalui
kristal, beda lintasan sinar
a dan sinar b yang
dipantulkan oleh atom
atom kristal NaCl adalah 2
d sin 7
!nterferensi saling memperkuat kedua sinar pantul itu terjadi
bila beda lintasan sama dengan kelipatan bulat dari panjang
gelombang sinar X.
&ehingga:
n 2 2 d sin 7
n orde
2 panjang gelombang
d jarak antar atom
7 sudut antara sinar datang dengan
garis mendatar
6nt6h &6al
erapa jarak pisah bidang
bidang difraksi kristal NaCl
jika panjang gelombang 1,60
membentuk sudut
hamburan 32H pada orde
pertama?
EFEK COMPTON
Hamburan Compton tidak dapat di pahami berdasarkan teori
elektromagnetik klasik. enurut asas klasik, mekanisme
hamburan adalah gerak induksi elektron di dalam bahan yang
disebabkan radiasi datang. Gerak ini harus mempunyai
frekuensi gelombang datang yang sama, oleh karena itu
gelombang terhambur yang di pancarkan oleh muatan-
muatan listrik yang bergetar juga memiliki frekuensi sama.
Compton menganggap bahwa cahaya sebagai partikel,
sehingga mempunyai momentum :
mc P =
c
E
P =
c
h
P
v
=
2
h
P =

mc pc E = =

Proses hamburan foton yang menumbuk eIektron diam,
foton memberikan beberapa Energi dan Momentumnya
kepada eIektron itu, yang terpentaI seIama bertumbukan.
Foton akhir mempunyai energi, frekuensi yang Iebih keciI
dan panjang geIombang yang Iebih besar.
Dengan menggunakan asas KekekaIan Energi
kehiIangan energi foton = energi yang diterima eIektron)
dan dihubungkan dengan KekekaIan Momentum
momentum awaI = momentum akhir), Compton berhasiI
merumuskan panjang geIombang A foton seteIah
menembus eIektron yaitu
2 2 .4s =
c m
h
o
DaIam arah foton sebeIum hamburan :
omentum awal = omentum akhir
7 .4s .4s p
c
hv
c
hv
=
Arah Tegak Iurus :
omentum awal = omentum akhir
7 sin sin

p
c
hv
=
Jika persamaan (1) dan (2) dikalikan c, diperoleh
..........(1)
.........(2)
7
7
sin sin
.4s .4s
hv pc
hv hv pc
=
=
Dengan mengkuadratkan masing-masing persamaan ini dan
menambahkannya, sudut 7 dapat dieliminasi sehinga menjadi
.........(3)
.........(4)



.4s hv hv hv hv c p =
Energi total partikel :

c p c m E
c m K E
o
o
=
=
K c m K c p
c p c m c m K
o
o o

=
=

hv hv K =
Karena




hv hv c m hv hv hv hv c p
o
=

.........(6)
Substitusikan harga p
2
c
2
ini kedalam persamaan (5)
sehingga didapatkan
.........(5)
.4s

= hv hv hv hv c m
o
.........(7)
Bagi persamaan (7) dengan 2h
2
c
2
, didapatkan
.4s

=
¦
'
+

'

c
v
c
v
c
v
c
v
h
c m
o
Karena,
2 = c v
dan
2 = c v

.4s

22

2 2

=
¦
'
+

'

h
c m
o
Sehingga panjang gelombang untuk efek Compton adalah
2 2 .4s =
c m
h
o
Sinar X yang di arahkan pada
sasaran dan panjang geIombang
sinar x hambur di tentukan untuk
berbagai sudut O
!anjang gelombang terhambur sinar x
untuk berbagai sudut hambur
!anjang gelombang terhambur sinar gamma
untuk berbagai sudut hambur
P#ODUKSI DAN PEMUSNAHAN
PASANGAN
Pair Production
Pair AnnihiIation
Produksi Pasangan
!roduksi pasangan penciptaan pasangan partikel
dan anti-partikelnya, seperti pasangan elektron-
positron, proton-antiproton dan neutron-antineutron.
Untuk menciptakan antiproton, O. Chamberlain dan
Emilio Segre menumbukkan dua proton dalam
kecepatan tinggi, begitu juga ketika Bruce Cork
menemukan antineutron.
Hal yang berbeda terjadi pada produksi pasangan
elektron dan positron. Elektron dan positron tercipta
saat sebuah photon yang melewati inti atom yang
masif dan energinya dikonversikan ke dalam materi.
Kehadiran inti atom diperlukan sehingga hukum
kekekalan momentum dapat terpenuhi. Elektronnya
tercipta sendiri, bukan milik atom. Lalu, muncullah
positron dan elektron dari ketiadaan.

-
E
+
=m
+
c
2
E
-
=m
-
c
2
E=m
0
c
2
+K
p
p-
p+
Ìnti berat :
0
E=hv
a). Sebelum !roduksi !asangan b). Setela !roduksi !asangan
Reaksinya dituliskan :
v + v ÷ e
-
+ e
+
Foton elektron + positron
Energi foton yang hilang dalam proses ini dirubah menjadi
energi relativistik positron E
+
dan elektron E
-
dengan
persamaan:
hv +
0
c
2
=
0
c
2
+ K +E
+
+ E
-
= 2m
o
c
2
+ [K
+
+ K
-
]
Karena K
+
dan K
-
selalu positif, maka untuk melakukan
produksi pasangan, foton harus memiliki energi sekurang-
kurangnya
2m
o
c
2
= 1,02 eV atau 1,64 X 10
-13
J.
Dianggap diam
Sinar gamma
Pemusnahan Pasangan
Pair AnnihiIation)
Setiap partikel yang bertemu antipartikelnya, mereka akan
dikonversikan dalam energi murni 100%, hal ini disebut
pemusnahan pasangan. Antiproton dengan proton,
antineutron dengan neutron dan positron dengan elektron
yang bertemu akan ter-annihilated (musnah).
!ositron yang kehilangan energi kinetiknya oleh proses
ionisasi, menyatu dengan elektron dan musnah. Total massa
mereka dirubah menjadi energi dan 2 photon yang bergerak
ke arah berlawanan, berkebalikan dengan proses produksi
pasangan.
Reaksinya:
e
-
+ e
+
÷ v + v
-

E
+
=m
+
c
2
E
-
=m
-
c
2 E
2
=hv
2
E
1
=hv
1
a).Sebelum !emusnaan !asangan b).Setela !emusnaan !asangan
m
o
c

[K

K
-
] = hv
1
hv

f
h
f
h
v m v m
2 2
=

E awaI)= E akhir)
P awaI)= P akhir)
ustahil pemusnahan pasangan elektron-positron
hanya menghasilkan 1 foton karena seluruh energi
dan momentumnya tidak akan dirubah hanya ke
dalam satu foton.
Jika hv
min
=m
o
c
2
, maka energi yang dihasilkan adalah
1,64 X 10
-13
J atau 1,02 eV dan untuk
mengkonservasikan momentum, setiap quantum
mempunyai energi 8,2 X 10
-14
J.
Jika positron-elektron dimusnahkan, akan muncul
radiasi gamma sampai 511 keV dihitung dari massa
elektron. Sementara pemusnahan proton-antiproton
menghasilkan energi setara massa proton, sekitar 1
GeV.
Absorpsi Foton
Ìntensitas radiasi akan tereduksi ketika melewati materi karena foton
dibuang atau dihamburkan oleh beberapa kombinasi efek fotolistrik,
efek Compton dan produksi pasangan.

o
e I I
3
=
Ì
o
: Ìntensitas radiasi yang datang pada absorber
: koefisien absorpsi linier yang bergantung pada
materi absorber
3
Atom
Efek FotoIistrik
Hamburan Compton
Produksi Pasangan
e
-
e
-
e
-
e

!&& 
5,,.,,,9: 

,25,-,,80-,3/3/03,3 1:38:,/7,920/,3897202-07,3 574-,-9,820302:,314943/999079039:

 !,790/,3042-,380,,2,/03,80-,, /:,:,399,8,3-07-0/,/,38,2,80,9/, -07:-:3,3  ,.,,,/,2,9/03,32094/0042-,3  2,,,,,3203,8,381,9042-,3 ,9:  .,,,2025:3,5,3,3042-,3 -8, /-,8,3 -8,//17,8,3 /,3,380-,,3,  %09,5 ,/909/03,32094/05,790 ,,,3 203:3:,381,95,790 ,9: .,,,-8, 202503,7:009743 /,32025:3,0307,3 907:,398,8 !7385$,3003,5

42502039,79,8

 %047042-,3.,,,2030,8,3/17,8 /,33907107038,39/,/,5,9/0,8,340 9047:,39:2 5,790   %047:,39:22030,8,30101494897  ,2-:7,3425943,39/,/,5,9/0,8,3 409047042-,3

17.8 .

3907107038 .

9.:32  347/0741390710703.0 W  .32 837.

 %.3:.5.3/03./. 80:25:.3.:2:23.9.5/88...3!.380-03.9042-.:805079042-../.3  32030...3203...3095./483.3  0825:.34018. .203..-8./.7. /.3042-.73.-07507..3 009742..:0.: 8050795./50./..8.5 ..38.!.32020..790 909.3 81.39..790.5...3-.3..3.8:8380.: 7. .3-:9..5 /087582070.8.203:3:. ..73.347.3 -07507.32003.. 909.

7...5.340-03/.3.7.303073./5.2.9.3/5. 9.#4-0797... -07:./.3 2.35.3.8.3./..7/.39:35.:3  .9.3 /3/3/.3207:5.8::-.-07.37../.8/.32.2 .3./.3/.33./.9.80-:.3-.30.3.8: 80.-47./50703.3.20250/:.385097:24393:/. 5.  ./.35..3 85097:2....3743.33 -:.3 :-.9.3..3 9/.3.780-:.2./.7.-03/.39:..780-:.3 40:89./.20907:-.3042-...2 /80-:97.390780-:9 0-0. ..:-.3  :-.3502-:. .2..97.#$%  89.8-03/. 743./807../.743.3/5.3042-..9743.540/3/3743.3/5.9.8-03/.2 . 503/0.4115. 9..-03/.25079.-./.947:2  -03/.3 /.3203/0..8.35.2.9.

/./.3:.25.80307 2./.8 390389.3. 5. 2 0401803028.38::2:9.5.7..3     2   !/.949.3042-.39. 80-.3.35.5078.8949..909.9./.3./.3$901.9:-03/.9/.. ƒ.3.5. 170:038408:.3.8 %8::2:9.3.3.3.:8:.303 .909./03.3 2 5.3808:./.78::2:9.85072:..3042-.37.7.7.3/03.-03/.3 492.  &39:80-:.35.9:.35070807.9.9::-:3.9025.82:2/.9..3/3/03.8  :.303     2  ::25070807..9.2 -07...3-03/.3..8.3/5.. .802:.3/3.

7 2 2 22  22 7.37.9::7.2-.1:-:3./..303 .!.9.203:98:.7. :2:2 .83.3!070807.3..

3 /03.989 ::2#../.39.3./..3390389. 80-.-03.9:7.3/03.5.3 20.39047009742.409 .38 !  % %  /03.:3: .9.89..89741 :97.3207:5.34389.2.492.9/0.9:  170:03893 8:.309.0 0.33 %0473207.8.3..5.3042-.393 5.8.3..3. .3703/.2.8/.:97.$5097:2.3907.2..99/.

3 203.9 ./.3.9.80-..3.3.3.09 .!./.90470983/50.39.39. .8.9.::.09 5.%  .5.340./..7.25.3..507-.    8    0'8 !  % %  $5097:27.8-03/.35.309/.39.3 /03..3/3../... 14943 /2.8009742. 207:5.3042-. .3.5-./.9207..9:14943.34389.3.4389.2-.29/ 5.!.0307 :39:8.

3-. 042-..2-:30 7.7:8 .3-08.4...393390389../8.8 .808507203 203:3:.209...7./..2 .82:2 0097439/...3 8.3907/0908  ..3..80..2:3 .3 2005../.3 2. ...::. /-07. 2:3.75.3 2.8 .39079:9:5   .. 802.802.7:83...3009743 203.3.8  2.8..7:8897 .3/-07..:5:3390389. % $%#  $0-:.9 4..8...3/-07...

/.30- 0.880-0:23.3.5:39:2005..7.3  .8.3.509../.././.9.30- 503/0 170:0380-93 0..%09. 9-.75.5.80...2:39:2005. -07.5.5/.8.9: 202.3/-07.%.:3:/..94.:.7..79 0307. 9-.3..59073.3.7 -03.-073.3 -8.320281.340 5..907.5.73.94.3 009743-0-.3042-.-8.8.73.3 042-..8..00974305. 07.3  034203.3 5.7042-.7390389.3/-:9:../03.3.390389..3.7:83..3405.8 .3 -8..780-0:23.8/..03079079039:8.. :2.0307.7:8897 5.39:35.39/.785097:2 .35./-07.2 803./.907/0908./807.30097433.9:9: ./807.8.3-03.8. /.9 /0.94393:  -:.

.2.3   -08.3 ....8..907..232:29079039: 170:038./.38.170:038.3-0:25073.3.7:8149489780-.3400795..2.9.. .3 -07.9 .5.33.170:038-07..75./825:.3009743 0097434..9.0101494897.3/.2203:3:..9.3/.50789.7 /.390389..09.9:  0101494897.7.9.. 83..9.3/03.-07.3 /.80-0:23./.8..7   907.39:35../3.8./03./.3 .3/83.39:35.3-0-07./5.3./.7./...9/.3390389./...3 -.2..2   03073092.5079.75..30--08.81.7.4.257-078./..2-.:3 3907.3 /902:./.29079039: .5..8 ../-8.94.3/3/03./.39. -07.3 9/.-07.82:200974314948975.39:35.8.0384.

/./9039:.34..8-03/.9.. $1.39.35.09 5.3.9 81.380-.5.090307.9/. 5072:./45890477.38:..9/0.:.3../.73.5.   38903203.9.9:4389...9.!.2 !.3 /80-:914943 38903   03. 9.3..3203.83 2.2/507.3/.3-08..831494390780-:9.8.8./.3-.9: 4   4 03.703072...     8 .340170:038  14943  .3.3.-08.

3  8073/82-4.34.3 009743/. 0307.0384.82:2 4  .2 3073/03.101494897.-07.5.1:3807.30--08./.9907. 30700.73.75072:.0307 14943/.2/.3.3/507:..97432.9. 7./.8.3 -08.380-. ..9.75.80-.9.././7:2:8025780101494897 4    2.7/.7.3:39:2005../.39:35.

7 009743. 50739.3202-07.9.703070097431494897/.3.3/03.72:.39:35. ' /.3-08.9.5.08.:894553549039..9.  0384.7:81494897 0'    2.3009743  .3.30 203.  4 4 ./.9:      .-07.2 7.2  /.9 /9039:..3170:03814943/..3.3 4 03.3:39:203039.9.3.3549038./-08.

1494897 4.0-07.3 8  . !.2-.8:2 %02-.2 08:2 .5. . :  !9 :3807.  ..:2 . 0'         .43941:3807.97:2 9:2 . !07.93..

2-.91 /9:3:.7.280.7.8:./..5.-08.3.  .7894553549039..3-079..-0-07./.170:038 /.9:4.35.7/-.9.9/..170:038 4  4  4  4 4 4 .2-.3894553549039.7:814948975.39.5.202-08.. :-:3./.:.9-.3.5.7 /03.

./.390389.3/3/ 390389.7.703. . ..3170:038/.3/.3.3/3:7:8/03..8.39.3-.3 .8 /.8170:038.3 /03.149435078.9:.3/35:.3....85033.3 .:39:5033.7.7:8-07-..9./.08507203203:3:.80-.7.9:  07:9./.4:25078.380-.3.7:81494897/03.3/-..9:..3390389.../:. 3/./03.9..3 :2.73.7.9.:-:3.3/.5.2-.3 894553549039..3 -08. ..

7/03.39.7 3907.902-:83..8-07.8$3.3042-.7.8.942  $5097:283.$#     07:5.7202  !.942  307-07.39.39.32.8$3.-08.3.340.38.7/.7./503.8.942     .       307.7.7907807.540./.3.39.720247/0 .-.    0' %/.3$3.8009742.37.3.907..    32  70:038.3042-..8009743 089073.:9.2./03./.2-:7.39./03.30097435.309-07030793 .3 !..7.  307-07.3.7:40/.942 .93907.7.7.-07.3.8$3.

9743 1   $0-.3/80-:9#$$%#& 5030702.9743/507.0307 3093.'    0' .3/./20.3-0/.3/.8.549038.3-07:-.8.24.7.7 907.$3.800.5.7       1 . 2  0'    ' #.7..:/:.089.35.383.3-08.05.  1  .7 /..3042-.2 803.2:33-07:7.  2..700.974332.9:  $3./ 030714943 83.7  .3.8: 0/.3.9/03./5.00.    2 23 ..203..703./.9907../9.3.3  0307.

2-.507.9.3 .

05.9' .:3.8.37./.8/03.!74808-7028897.39:390.-07.350207.3203..385097:2 4393: .3.73.3-08.

/.353/.2.9.39309.0:9 80-0.05.2./..7  ./.. :9.97435. 203:2-:.8.8.7 907.2- 2005.9743  + 09743. 00.2-039:83.94280-0.703..:..3-070.0:9.34/.9424.8.03/07:302-.3 . 09743.73.30307/..0889.800. $3.353/.

.   :9 3 . :9 3 . .:9 3 :9 3 .

2%.-:3$3.7.7  ..

3.383.331472.8 .9078.::7.3 5.  ::7.3.897:9:7789.3 %03.3/:3.5..  17.  ::7.7  !74808.740-. &39:203/.82.907.942 ./..3 .820303.//17.942 9/.7.3/.907.3.8907.3.//17..9.8$3.8  !03:3.942 907.2../.2-:7.3789.3042-.17.39:35.

64.145:::5.629:....92.2.31.64 ..44.9.929:.5 45.2:1.2..5.7.45: .:.45: '.5::55.5:...3 1 ..6421.4/.3!.9. 65.

5364/.5/3..5.91.:.35.32.995::.5.4...3 29:..9 &5.9.3!./1..9/.5:5.5 .1 /3.515...9.21.:5. 5 2 1 7 691 7.. 1:57 5.35.:5.:.1.9.15.9:451.5 364/.3544792.3..5:5..9.563.:5..5 .2.3.64 .5.5.97...1.97..5:5..5:.943..2.5 17././ 7 1:57 1 .1.5..9 .3 /1.5.64 :1.. .9 52 1:57 .3.5237.6429:..

9.7.5.5   44/5.3 2.691 79..3!.5H 7..65.519. .1.2:29:.2:1.7.4/9..3 9.6&6.4./1.5 /1.5364/.27:. .

8 03:7:9.3402:.3/:8009743//./.5-.07.3820 .7.3.3. !%   .3897.7:82025:3.39047 009742.3..2-:7..242039:2  4    5.3 /80-.3.3 07.2.9/5.202170:0388.  2.3 2:.790  803..2-:7.9.5.9: 042-.34259439/.2... 2 .  ! ! ! !  2....2-.703.9.. 425943203.309.8..8/.2-:7.38.-.9.3./..3.2025:3./. 40.8.3-0709.7.5.8 20.9.80-. .2-07/.8.3/.3/5. 170:038042-.7:.37.3907. .

342039:2 242039:2.800.3042-.3/9072.3.314943.300.-079:2-:.3..2  14943202-07..0097439: .3  4943.7 425943-07.3/:-:3.307/.342039:23.3-0-07.3149438090./. .242039:2.3042-.9:  2 2   .2-:7.30-0..35.3.5.8 207:2:8.39075039.3.35. !74808.48  24 .7  03.3203:2-:009743/.3203:3. /.2.72025:3.80.30--08.8.0307 170:038.009743  /.30307149430307.. 05.3/03.3. 20302-:8009743.3307 0.

.

8:/:97 /.48  5.%0. 83    03.:7:8  42039:2.3  42039:2.2-:7.33/.3203:.  83  5 83 7 .42039:2.9.2./ .  .3 203..8803.203../7.2..7 . .487  .2-.5078. .32.48  ..7. /50740 5.2.42039:2. 83 7  .835078.487  7.1494380-0:2.9/023.  .3  /. . . .5.3  /. 5 ..3.7 .83 2..33...

 .  .9.//. .3  /03.5.5  ..5. //.5. 24 . 30/. .2.3. 5.5..  5 .  $:-899:8.   307949. . .     24 .  .48   . . .     24.48  . .    . 5 .  ..3 24 .       24.   .7.   .3. .3 .3   803.2.   .   .    5 .5078.  .    24 .790  24 .25078.9.703.

. .. .24 ..   .  .48  24 .   2 24 . . .3:39:010425943.   2 /.3 .  2 2   .    .48   . . .48   2 2 22 $03. .5.703.3.3042-. ./..

 8.3042-. $3..3:39: -07-.8.7..3.7.3/.35.7.35.8:/:9 .2-:7/9039:./.7.3/.3 83.

8:/:9.7 :39:-07-.3.3042-.2-:783.2-:7 .3907..!.

3042-. :39:-07-.2-:783.22..2-:7 .3907.!.7.8:/:9.3.

943 .7!74/:.733.!# &$!&$ !$ !.943 !.

339.39574943  .3009743/.907.980-:.81/.35.3.3242039:2/.7903..!74/:8!.3200.3009743 5489743 574943 .: 2:3.803/7 -:.3/:.54943.59.942/507:.942.3930:9743  &39:203.59.3.574943/.907  0.078..8./7.8.:.32.939.5... 907.::2 00.3.05.39574943/.3 2.3.3  !74/:85./43.9.30/.35489743 09743/.09.3 009743/.7:.35489743907. 8.59.3 .3803.3.3.3-07-0/. 8050795.2-07..942 .3/.393 -09::.8.790 /.9907503: 097433.39 5./.3 24$070203:2-:./..3.330:9743 .3 503. 5489743/.047 20302:.2 0./5.8.35.22.8.3..574/:85.303073.3930:9743  .59..709.

5  2 .3 5 . .!74/:8!. $090.5  2 . $0-0:2!74/:8!.3 .3. 2 .9 .8.  39-07.3.8.

7:8202030780:7.   ( .203.3 Ø Ø 0 0 4943 009743 5489743  30714943.7.3 :7.2.3 14943.3 5078.. 0'. 24. /.83.:    $3.    24.:54891 2.3.895489743 /. #0.:..3./ 030770.3 80./9:8.9.8.  .703.2  .33.:39:20.3 574/:85.25748083/7:-.5/.3.  ..3/.3 .22.9.3009743 /03. .

35.. 0.55.3. %49.-07.90/ 2:83..3009743 .3   #0..3/80-:9 502:83.078.83.733.354943..3 !../0307/.3/.40574808 438.3009743/..8.7903.3!.2../7:-.33.943  $09.3930:9743/03.330:9743/.   !489743.3.8 203.8. 0 0 Ø Ø .3.32:83.3 /43.3-07902:. 2070.3574808574/:8 5.88.303073093.!02:83.9:/03.7.3 -070-.3 39574943/03.3574943  .3.790.203.3-07902:.3-0707.395.35489743/03..8.30.3/03. 2070.3907 .203072:73  .3.

$0-0:2!02:83. ..  1 1 2 2 .7 ! .7 24.   (.3!.3.3!.  2 ..!02:83.  .3.   2 . ! . 2.3 .3  .. $090.8.8.. ..  2 . .

.0307.8.25.9..502:83.8./..3242039:2 809.3009743 5489743 .    .7.502:83.3.9/.8.314943.574943 809..28.5489743 009743/2:83.80:7:0307 /. :89.32:3.88.3. 009743 $02039.: 7..3/7:-..35.3 ..0'/9:3/.8.22.0307     .3:39: 20343807.39:2 2025:3.39574943 203..9:14943  ...30307809.8.8.72.56:.3574943 ..3242039:23.3.0 /.3.3/.8.703.7.2. 2./.7 0'  .203.: 0'/.88.2324..

/.907.3/.8.9./.3.39070/:809.703.39:35.35.8.42-3.-847584943 390389.8.-84758307. 2.-847-07 401803./.-847-07 942 10494897 0 .2-:7.340-0-07.8.907.5..3.9.14943 /-:.87.3     4 0 3 34 390389.3 0 ./.3425943 0 0 !74/:8!.:/.3-07.3..200.87.3574/:85.2-:7.92.80101494897  010425943/.

.(7) Bagi persamaan (7) dengan 2h2c2 ......  cos J 1 . didapatkan ...

mo c ¨ v v ' ¸ v v ' .

v c ! 1 P dan v ' c ! 1 P ' h ª P P' º PP' Sehingga panjang gelombang untuk efek Compton adalah h .1  cos J ©  ¹! h ªc c º c c moc ¨ 1 1 ¸ 1  cosJ ©  ¹! Karena.

1  cosJ P 'P ! moc .

 Sinar X yang di arahkan pada sasaran dan panjang gelombang sinar x hambur di tentukan untuk berbagai sudut .

Panjang gelombang terhambur sinar x untuk berbagai sudut hambur .

Panjang gelombang terhambur sinar gamma untuk berbagai sudut hambur .

PRODUKSI DAN PEMUSNAHAN PASANGAN Pair Annihilation Pair Production .

Lalu. Chamberlain dan Emilio Segre menumbukkan dua proton dalam kecepatan tinggi. bukan milik atom.  Hal yang berbeda terjadi pada produksi pasangan elektron dan positron.Produksi Pasangan  Produksi pasangan penciptaan pasangan partikel dan anti-partikelnya. begitu juga ketika Bruce Cork menemukan antineutron. proton-antiproton dan neutron-antineutron. Elektron dan positron tercipta saat sebuah photon yang melewati inti atom yang masif dan energinya dikonversikan ke dalam materi. Kehadiran inti atom diperlukan sehingga hukum kekekalan momentum dapat terpenuhi.  Untuk menciptakan antiproton. O. seperti pasangan elektronpositron. . muncullah positron dan elektron dari ketiadaan. Elektronnya tercipta sendiri.

Setelah Produksi Pasangan .p+ E+=m+c2 + E=hv pE-=m-c2 E=m0c2+K Inti berat : M0 p (a). Sebelum Produksi Pasangan (b).

Sinar gamma . maka untuk melakukan produksi pasangan. Reaksinya dituliskan : + e.selalu positif.+ e + Foton elektron + positron  Energi foton yang hilang dalam proses ini dirubah menjadi energi relativistik positron E+ dan elektron E.02 MeV atau 1.dengan persamaan: hv + M0c2 = M0c2 + K +E+ + E= 2moc2 + [K+ + K-] Dianggap diam  Karena K+ dan K. foton harus memiliki energi sekurangkurangnya 2moc2 = 1.64 X 10-13 J.

Pemusnahan Pasangan (Pair Annihilation)  Setiap partikel yang bertemu antipartikelnya. menyatu dengan elektron dan musnah. berkebalikan dengan proses produksi pasangan.  Reaksinya: e . mereka akan dikonversikan dalam energi murni 100%. hal ini disebut pemusnahan pasangan. Total massa mereka dirubah menjadi energi dan 2 photon yang bergerak ke arah berlawanan.  Positron yang kehilangan energi kinetiknya oleh proses ionisasi. Antiproton dengan proton.+ e+ + . antineutron dengan neutron dan positron dengan elektron yang bertemu akan ter-annihilated (musnah).

E1=hv1 E+=m+c2 + - E-=m-c2 (a).Sebelum Pemusnahan Pasangan E2=hv2 (b).Setelah Pemusnahan Pasangan E (awal)= E (akhir) P (awal)= P (akhir) 2moc2 + [K+ + K-] = hv1+ hv2 h Ö h Ö m v  m v ! f1  f 2 P1 P2 .

Sementara pemusnahan proton-antiproton menghasilkan energi setara massa proton. setiap quantum mempunyai energi 8.64 X 10-13 J atau 1.2 X 10-14 J. sekitar 1 GeV. maka energi yang dihasilkan adalah 1. .  Jika positron-elektron dimusnahkan. Mustahil pemusnahan pasangan elektron-positron hanya menghasilkan 1 foton karena seluruh energi dan momentumnya tidak akan dirubah hanya ke dalam satu foton. akan muncul radiasi gamma sampai 511 keV dihitung dari massa elektron.02 MeV dan untuk mengkonservasikan momentum.  Jika hvmin=moc2.

I radiasi yang datang pada absorber I ! I o e  Qx Qo ::Intensitas absorpsi linier yang bergantung pada koefisien materi absorber Atom Efek Fotolistrik eHamburan Compton ee+ Produksi Pasangan e- .Absorpsi Foton Intensitas radiasi akan tereduksi ketika melewati materi karena foton dibuang atau dihamburkan oleh beberapa kombinasi efek fotolistrik. efek Compton dan produksi pasangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->