AKHLAQUL KARIMAH/AKHLAQUL MAHMUDAH

18 Masjid Khadijah Pendidikan Islam & Pluralisme Agama

berdasarkan Mudawamatu Dzikrullah .......
Bismillahirrohamanirrohiim, Allah telah mengangkat derajat seseorang manusia, yang mana mereka itu suka mengendalikan HAWA NAFSU, sehingga Nabi pun memandang orang itu orang-orang yang melakukan "Jihadul Akbar" perang besar, hal ini disabdakan oleh Nabi dikala perang di TabukArtinya: "Marilah kita kembali dari perang kecil menuju perang besar, yaitu perang dengan nafsu yang benar-benar musuhmu, yang selalu terisi didalam dadamu" Adapun maksudnya supaya umat-umat berAkhlaqul Karimah/Budi yang mulia/Akhlaqul Mahmudah/Alhlaq yang terpuji hingga menyingkirkan Akhlaq Madzmumah, ya'ni akhlaq yang tercela dan bina. Orang-orang cerdik pandai berpendapat, terutama Ulama Ulama sufi, sungguh mulia manusia yang selalu boleh mengendalikan hawa nafsunya. Sebab manusia yang demikian benar-benar tangguh, kuat iamnnya,. Ulet menghadapi musuhnya yang jadi penyakit didalam hatinya, dimana Allah swt. Berfirman:

Artinya: Adapun manusia yang diisi penyakitpenyakit batin (hati) ya ni bujukan nafsu, godaan syetan sepertui takabur, iri, dengki, jahat dendam, serakah, memfitnah dsb, Berakibat amal laku yang kotor (yang dapat menimbulkan bencana kepada keluarga dan masyarakat) begitulah memuncak menjadi amal laku yang keji (dapat menimbulkan mala petaka terhadap masyarakat dan Negara) bahkan huru hara kepada seluruh ummat manusia. Mereka itu matinya tergolong orang-orang kafir" Begitulah gambaran yang telah dijelaskan Al Quran Kalam Qodim Allah swt. Yang tidak boleh dirubah dan diragukan lagi. Demikianlah terjadinya peperangan fisik yang membunuh ribuan jiwa, sehingga kehidupan manusia menjadi sengsara, ini dikarnakan tidak dapat mengendalikan hawa nafsu, juga kezaliman kecuranganpun akibat manusia yang dijajah oleh hawa nafsunya atau penyakit hati. Seandainya keadaan penyakit batin (hati) itu dibiarkan berjalan dan berkembang terus, maka pembangunan umat manusia, khususnya pembangunan Bangsa kita pasti akan terganggu bahkan mungkin akan gagal, terutama tujuan pembangunan bangsa kita adalah untuk mencapai kesejahteraan hidup yang seimbang antara kemakmuran dazhiriyah dan kebahagiaan batinniyah, alias dengan kata lain sifat pembangunan Negara kita adalah pembangunan yang seimbang antara jasmani dan rohani, antara kehidupan dunia dan akhirat. Tentu saja disamping itupun boleh merembet terhadap para remaja sendiri sebagai calon penerus kita, sehingga bagi mereka merasa hari depannya kabur, kacau, suram, kadang-kadang mereka ingin juga mengatasi

Jadi agama Islam itu (Fitrah) merupakan pedoman Illahi bagi umat manusia untuk membina tentang hidup dan kehidupannya didunia dan diakhirat. itu dikarenakan kuat imannya teguh tauhidnya. Yang dengan istilah sekarang disebut "WIRASWASTA". Oleh kerana itu kita arahkan dengan ajaran agama yang tepat boleh meluruskan arah batin yang telah rusak itu. yaitu orang yang percaya terhadap diri sendiri yang penuh rasa tanggung jawab atas memanfaatkan segala anugerah Illahi. kenapakah kamu tidak mau memperhatikan. Di bumi ini ada tanda-tanda. hingga jadi Yahudi atau Nasrani dan Majusi.perasaan yang tidak menyenangkan itu dengan jalan berbahaya dipandang Agama dan Negara. seperti halnya Nabi kita menjelaskan Artinya: "Setiap manusia yang dilahirkan adalah fitrah suci. Padahal segala anggota dan amal laku yang dianugerahkan Allah swt. dan begitu juga didalam diri kamu sendiri. Seseorang yang berani bertanggung jawab. Yang serba lengkap bagi orang-orang yang yakin. Dengan kata lain ayah bunda (pemimpin) itu yang membawa dan memberi contoh baik buruknya sang putra. berbuat yang menyesatkan yang akibatnya merugikan Bangsa dan Negara. Maka daripada itu ia menjadi manusia yang tidak mau menggantangkan dirinya kepada yang lain. membanggakan diri. iri hati. Atas kesucian Agama Allah yang telah mewujudkan manusia menurut Fitrah itu". bersih dari sifat-sifat dengki. kekejaman. Iman inilah yang telah mensucikan jiwa-jiwa para muminin. maksiat. Kerana agama itu merupakan fitrah yang sudah melekat pada manusia semenjak ia dilahirkan. Dan iman inilah yang telahy mensucikan jiwa-jiwa para muminin. disebabkan orang-orang tuanya. Akan meminta pertanggung jawabnya: firman Allah swt. sebagaimana firman Allah swt. bahkan dimana aqal fikiran dan perasaan seseorang bebas dari segala macam khurufat dan tahayal-tahayul (penyakit batin). sombong. . dan telah berurat berakar yang sangat dalam pada jiwanya. baik kepada Allah Khooliqul Alam maupun kepada sesame manusia. juga kehendak dan kegiatan tiap pribadi terlepas dari segala belenggu nafsu.: Artinya: "Hadapkanlah dirimu dengan keadaan lurus kepada Agama Allah swt. akan tetapi ayah bundanya (pemimpin) yang mewarnai anak itu. kezaliman dan lain sebagainya. : Artinya: “Sesungguhnya pendengaran dan penglihatan hati begitu juga pandangan perasaannya. kecuali hanya kepada Allag swt. bersih dari sifat-sifat dengki. iri hati. yang serba lengkap bagi kepentingan sesame manusia dan alam sekitarnya. dan dari rintangan godaan syetan. sebagaimana digamabarkan Allah dalam Al Quran surat AdzDzariyat: Artinya: "Kebesaran Allah swt. semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”.

kedholiman dan lain sebagainya. maka ia akan mendapat pembalasan yang baik. pujian sanjungan dan lain-lain. kebajikan dan kemajuan zahir batin serta keadilan yang merata dan juga dapat memberi kenikmatan dan kebahagiaan kepada seseorang sebagai pribadi khususnya dan kepada masyarakat pada umumnya.” Firman Allah swt. kemuliaan.pengampun telah menjadikan obat yang mustajab untuk menyembuhkan penyakit hati itu. Dalam Al Quran surat Al Imran ayat 134 :- Artinya: “Mereka orang-orang beriman yang memberikan harta bendanya (menolong) baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit dan kuat menahan amarah juga suka memaafkan kesalahan orang lain. dimana manusia-manusianya mendapat Inayah dan karunianya. seperti sabda Rasulullah saw.. kemunafikan. sebab hati dan ingatannya telah ditimbuni melulu oleh yang lain selain Allah. Alhamdulillah bagaimanapun besarnya dosadosa dan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh manusia yang hatinya berpenyakit namun Tuhan Maha Pemurah. kekejaman. membanggakan diri. Hati dan ingatannya terisi oleh pamrih lainnya seperti harta kekayaan.” Unsur-unsur yang menjadi syarat bagi kemajuan lahir batin dunia dan akhirat hanya boleh didapat dibawah naungan hati yang tenteram. bahwa Allah kasih kepada orang yang berbuat baik. sedangkan pencuci hati itu adalah zikir kepada Allah swt. Dan disediakan pula resep untuk membersihkannya. . Dan iman ini pulalah yang telah mempertinggi cita-cita manusia sehingga dapat memperbaiki kehidupan yang akan membawa kemakmuran. kesombongan yang jadi pokok utama merajalelanya penyakit hati: baik dalam mengatur rumah tangganya. maksiat. kebahagiaan. boleh mencapai tingkat kesempurnaan lahir batin yang dicitacitakan.” Jelaslah bahwa sebab dari segala penyakit hati itu adalah Ghaflatun Iallah atau lupa kepada Allah. sebagai Firman Allah swt. maupun dalam mengatur masyarakatnya/umatnya. Jadi hati timan itulah yang kita harus pupuk benar-benar jangan sekali-kali disusupi sikap keragu-raguan. : Artinya: “Sesungguhnya untuk segala perkara itu ada alat pencucinya. sebagaimana Sabda Nabi Muhammad saw. lupa ingatannya kepada Tuhan." Firman Allah swt. Dan kami akan sampaikan kepadanya segala sesuatu dengan mudah daripada urusan kami ini. yang dijiwai oleh iman kepada Allah swt. tenang. Dalam Al Quran surat Al-Maidah ayat 2 :Artinya: "Kamu orang-orang yang beriman harus menjadi manusia yang saling tolong menolong diatas kebenaran dan ketaqwaan. lupa hati. Dalam surat Al-Khafi :Artinya: “Adapun orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh. Yang murni.sombong.:Artinya: “Ingat kepada Allah itu menjadi obat yang mustajab guna menyembuhkan segala penyakit hati”. pengkat serta jabatan/kedudukan.

Dan jalan yang paling utama dapat ditempuh oleh hambanya pada sisi Allah.a. Sebagai berikut :- Yang artinya: “Ya Rasulullah …………tunjukkanlah padaku jalan ayang sependek-pendeknya agar boleh dekat kepada Allah dan jalan yang semudah. pernah bertanya kepada Rasulullah saw.a. yang diberikan penjelasan dengan praktek pula. terutama kerana hati dan ingatannya dihadapkan kepada TuhanNya.mudahnya.a.? Pertanyaan Sayyidina Ali r. Dengan terisi penuhnya hati ingat kepada Allah akan meredakan. Pertanyaaan yang kedua “Bagaimana agar dapat zikir dawan”. kepada siapa kita harus mengabdi. adalah untuk dapat zikir dawam harus melalui zikir yang diucapkan (zikir jahar) dan zikir yang ditanam didalam hati dan ingatan (zikir khoffi) agar segala amal laku jasmaniyah rohaniyah kita terhindar dari segala godaan syaitan dan nafsu yang merupakan akhlaq-akhlaq yang buruk dan kemudian menjelmalah akhlaq yang baik. ketahuilah bahwa ingat kepada Allah itu menenteramkan hati. ingatan hanya kepada yang kekal. ingatan yang menjjadi tabir pemisah kita dengan Allah. Meneliti dari penjelasan Rasulullah atas pertanyaan Sayyidina Ali r. mengurangi. dimana sekarang dikenal dengan THOREQATQOODIRIYYAH WANNAQSYABANDIYYAH) yang sesungguhnya dizaman Sahabat dikenal dengan nama Thoreqat Siddiqiyyah atau Thoreqat Muhamadiyyah. maka syeitanlah yang menyertainya” Diterangkan pula dalam Surat Ar-Rad'u 28. sehingga Sayyidina Ali r. Pribadi yang terombang-ambing kerana hati dan ingatannya terkait pada yang fana yang selalu berubah ini. aku akan mengaitkan dia dengan syeitan. akan menjadi pribadi yang tenang. : “Bagaimana cara aku berzikir agar Zikirullah dawam Ya Rasulullah……………….” Sayyidina Ali r. maka dengan ingat selalu kepadanya tersingkaplah tabir. . adalah pertanyaan yang lebih khusus. Dalam Al Quran Surat Adz Dzuhruf diterangkan demikian:- Artinya: “Barang siapa yang berpaling dari pada Allah. menyatakan celah-celah untuk masuknya godaan syetan dan bujukan nafsu.a. yang pertama dijawab oleh Rasulullah secara umum atau teoritis. Menjawab:“Hendaklah engkau lakukan zikirrullah yang kekal (Mudawamatu Zikirullah). apabila hati lupa kepada Allah. Dari sinilah lahir methode zikir (Thoreqat zikir Jahar dan Khaffi. pertanyaan mengenai praktek zikir.” Rasulullah saw. bahwa cirri-ciri orang yang beriman itu adalah sebagai berikut :- Artinya: “Mereka yang beriman itu teguh tetap serta tenang hatinya kerana ingat kepada Allah. akan memutuskan ingatan buruk kita selain kepada Allah. malah akan mengikis habiskan buruknya ingatan kepada hyang lain selain Allah.” Begitu besarnya hikmah zikrullah itu terutama dalam membentuk iman dan akhlaqul Karimah.Dengan ingat selalu kepada Allah. Dzat yang kekal dan tidak tunduk kepada perubahan.

Dikeranakan adanya satu kesatuan antara zikir yang diucapkan dan zikir yasng diingatkan itu dapat memancarkan kebulatan teqad dan kemantapan iman tauhid. jangan tergoncangkan. baik waktu berdiri. sebagaimana yang telah dianjurkan oleh Nabi : Artinya: “Diperutuh imanmu.Quran :- Artinya: “Ketahuilah bahwa ingat kepada Allah itu dapat menenteramkan hati". hatinya tidak munafik. baik kegiatan untuk pembangunan duniawi. yang selalu tidak lupa kepada Allah dalam segala kegiatannya sebagaimana firman Allah :- Artinya: “Orang-orang yang beriman dalam segala amal perbuatannya selalu ingat hatinya kepada Allah. maupun kegiatan pembangunan ukhrowi.(dari Abu Hurairah riwayat Tabrani). amal laku sebagaimana digariskan dalam perintah Allah dan RasululNya. yang jujur. begitupun dalam menyatakan hubungan langsung kepada Allah (Hablumminallah) juga diwaktu Hablumminannas yaitu mewujudkan “Muamalah” beramal bakti terhadap sesame manusia dan alam sekitarnya. pribadi Hamba Allah yang berakhlaqul Karimah. maka akan nampak pengaruh zikir itu pada sikap batin dan akan menjelma dalam amal perbuatan yang baik. Menandaskan dalam Al. pribadi mu'min yang mengabdikan dirinya hanya kerana "Mahabbah". Maka terwujudlah "Pribadi Mu'min. rasa insyaf dan menyerah kepada Allah swt. Apabila hati selalu diisi dengan zikrullah. adalah amal bakti yang akan mendapat hasil berlipat ganda. kerana mantap imannya secara mendalam yang terdorong oleh zikirnya terhadap Allah. trgoyahkan dari segala godaan syeitan dan bujukan nafsu. yang sepi ingpamrih/ lillahi Ta'ala. waktu duduk maupun waktu berbaring”. yang ikhlas. Mengatakan :Artinya: “Zikirullah itu cirri kuat iman. jangan ada keraguan sedikitpun. Sebagaimana Rasulullah saw. Sehingga Allah swt. menurut firman Allah :- . yang dapat melebur dari sifat kemunafikan dan merupakan benteng pertahanan dari segala godaan syaitan dan menjadi perisai dari panasnya api neraka”. Jadi aqidah/iman yang mantap kepada Allah harus benar-benar terpelihara. sebab keyakinan iman itu jadi modal utama yang merupakan tenaga penggerak untuk mengisi dan menderong dalam segala kegiatan manusia. MUAMALLAH yaitu beramal bakti yang saleh. Begitulah pembinaan aqidah/iman seseorang agar kuat dan yakin. MUAMALAH amal bakti yang selalu tidak lupa kepada Allah. dipertebal keyakinanmu dengan memperbanyak ucapan Laa Ilaaha Illallaah”. ingatan ditautkan dengan ingatan kepada Allah.

"Sesungguhnya zikir itu adalah menjadi sebab wusulnya (sampainya) manusia kepada Allah swt. Oleh kerana itu manusia tidak dpaat menghindarkan apa yang menjadi kesalahan dan apa yang menjadi kekerasan hati dan begitu pula yang menimbulkan amarah melainkan manusia yang mengharapkan rahmat Allah dan mengamalkan zikir kepadaNya.ajar. sesungguhnya tidak ada amal yang menjadikan lebnih cinta kepada Allah. Kerana orang mu'min dan muslim yang langgeng (dawan) ingatannya kepada Allah akan merasa dirinya selalu dipimpin oleh Allah. Bila terangsang perasaannya. berusaha. Kami kutip ucapan Ulama Tasawuf yang besar. tidak tergoncangkan. mengalir dalam ingatannya akan ke AGUNGAN TuhanNya. hatinya memuji akan ni'mat TuhanNya. dan rasa kasih saying kesesama manusia pada umumnya. merasa segala amal lakunya selalu dilihat dan diawasi oleh Allah.Segala yang memacu pandangannya. bel." Dan Rasulullah pun menganjurkan demikian : Yang artinya : "perbanyak oleh kamu sekalian ingat kepada Allah dalam segala amal laku. mengingatkan dia akan kebesaran TuhanNya. hanya dengan mengamalkan zikir. seperti dinyatakan dalam Al-Quran Artinya: “Laki-laki ialah dia yang ingatannya selalu kepada Allah (zikrullah).Artinya: “Barangsiapa yang beramal laku saleh baik pria maupun wanita sedangkan dia itu yang yakin imannya. jantungnya berdetak-ditingkah irama kebesaran Allah. menyatakan rasa cinta (mahabbah) kepada Allah khususnya. ingatannya mengharap keridhaan TuhanNya dengan ikhlas. melanggengkan ingatan kepada Allah saja yang dapat membentuk pribadi mu'min muslimin muslimat yang mengabdikan dirinya dhohir batin kepada Allah swt. yang akan dibalas lebih dari pada yang diamalkannya baik di dunia maupun diakhirat” Malah seorang laki-laki. tidak terhalang ingatannya kepada Allah dalam bekerja. Syekh Abdul Qoodir Al-Jaelani Qooddassallahu is sirrohu sebagai berikut. ditadahnya hal ini dengan ukiran kata: INNA LILLAHI WA INNALILIHI ROOJIUUN. hidupnya seluruhnya diabdikan kepada Allah. Dan menjadi sebab pula manusia boleh rasa mahabbah kepadaNya. hatinya memuji kebesaran itu terlontar dari lidahnya kata-kata: ALHAMDULILLAH. tidak ada amal yang dapat melepaskan abdi Allah dari pada kejahatan dan kesalahan di dunia dan akhirat melainkan zikir kepada Allah. ingatannya bersyukur memuji Allah. sesuai dengan hadist Nabi saw. Apabila daang ujian dari Tuhan atas dirinya. : . pasti aku akan melimpahkan kehidupan yang baik. berjuang serta apapun yang dilakukannya semuanya itu Ilallah." Kesimpulan. Hati yang sedemekian penuh dengan kalimah Allah. berdagang. seorang yang tabah dalam menghadapi suasana. tidak terpengaruh oleh kegiatan perdagangannya dan kegiatan jual belinya. sebaliknya istiqamah mendirikan sembahyangnya dan membelanjakan harta bendanya dijalan yang baik”. maka menjelmalah dia menjadi pribadi makhluk yang dihiasi dengan sifat-sifat yang terpuji. maka tergetar lidahnya mengucapkan: WASYUKURULILLAH .

keamanan masyarakat. Inilah pribadi manusia yang menyatakan ibadah yang utuh baik dhohirnya maupun batinnya terhadap Allah swt. mengharumkan ibu pertiwi. . namun banyak di antara manusia yang mengingkarinya. ketentraman. Pribadi yang demikian itu akan membuktikan kebaikan dalam segala amal lakunya. menuju masyarkat yang ADIL MAKMUR SEJAHTERA GEMAH RIMAH REPEH RAPIH. yang bersusila. Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bangsa dan Negara dapat tercapai. Rosul SAW sebagai Suri Tauladan Akhlaqul Karimah Tugas para nabi dan rosul secara umum adalah menyampaikan risalah kepada manusia. sesungguhnya Tuhan melihat kamu". (Riwayat Bukhari). kesejahteraan. Kerana ia merupakan pribadi yang mu'min yang berAqidahNya yakin. Metode Dakwah Rosul SAW Pengertian metode dakwah Menurut Dr. Mudah-mudahan pribadi yang demikian itu memenuhi dan menyebar diseluruh tanah air kita Indonesia yang berdasarkan PANCASILA dan UUD 1945. Iman dan Islam mereka terlihat dari pancaran wajah dan perilaku kehidupan mereka. Itulah kesempurnaan akhlaq. Metode dakwah adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara penyampaian (tabligh) dan berusaha melenyapkan gangguan-gangguan yang merintangi. Hanya dengan pribadi pribadi demikianlah.. Amin Ya Robbal 'Alamiin. ((‫))إنما بعست لتمم مكارم الخلق‬ “Sesungguhya aku telah diutus untuk menyempurnakan budi pekerti yang luhur” c. bagi Bangsa dan Negara sehingga berani bertanggung jawab baik di akhirat dihadapan TuhanNya maupun didunia terhadap sesame mahluk. Di antara manusia ada yang menerima dan beriman kepada Allah. Wabilahit Taufiq Wal Hidayah. Abdul Karim Zaidan. Mereka yang menerima risalah dan beriman maka ia menjadi seorang muslim dan mu’min. berakhlaq dan bermuamalah selalu bergerak amal laku yang manfaat bagi dirinya. serta diridhoi ALLAH SUBHANU WATA'ALA . Sebagaimana sabda Rosul SAW yang telah berulang kali penulis kemukakan. menjunjung tinggi derajat Bangsa dan Negara. Demikian itulah yang dinamai berAKHLAQUL KARIMAH yang didasarkan atas MUDAWAMATU ZIKRULLAH.Artinya : "Beribadahlah kamu seakan akan melihat Tuhan mu. maka jika kamu tidak melihatnya (Allah).

(Al Mudatsir: 1-7) . 4. 3.” Adapun metode yang ditempuh Rosul SAW di dalam berdakwah menyampaikan risalahnya secara global ialah: 1. dan perbuatan dosa tinggalkanlah. bersabarlah. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu. Memberi peringatan Mengagungkan robb Memberihkan diri dari dosa/ taubat Iklhas Bersabar Sebagaimana tertulis dalam bab “Perintah melaksanakan dakwah kepada Allah dan materi dakwah” Siroh Nabawiyah oleh Syaikh Shofiyyurohman Al Mubarokfury. lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah! dan pakaianmu bersihkanlah. diyakini serta dijalankan. Adapun Drs. dipahami. Salahuddin Sanusi menyebutkan jika kata metode itu berasal dari methodus yang artinya “jalan ke methode yang telah mendapat pengertian yang diteriam oleh umum yaitu cara-cara. Metode ini penting untuk mengantar kepada tujuan yang akan dicapai. Logis juga berasal dari bahasa Latin artinya “ilmu”. Syamsuri Siddiq menjelaskan bahwa metode berasal dari bahasa latin: methodos artinya “cara” atau cara bekerja. bangunlah. Jadi kesimpulannya metode dakwah adalah cara bagaimana menyampaikan dakwah sehingga sasaran dakwah atau al mad’u mudah dicerna. di Indonesia sering dibaca metode.Drs. diyakini terhadap materi yang disampaikan. Dari beberapa definisi metode dakwah di atas daptlah dicermati bahwa pendapat para ahli tersebut mempunyai kesamaan yaitu metode dakwah merupakan cara yang dipakai dalam menyampaikan dakwah. 5. kelompok ataupun masyarakat supaya ajaran itu cepat dimiliki. Yang dinamakan metode dakwah ialah cara yang dipakai atauyang digunakan untuk memberikan dakwah. Sementara itu Drs. prosedur atau rentetan gerak usaha tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Metode Dakwah ialah cara-cara penyampaian ajaran Islam kepada individu. dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Abdul Kadir Munsyi menjelaskan metode artinya cara untuk menyampaikan sesuatu. lalu menjadi kata majemuk “Methodologi” artinya ilmu cara bekerja. 2. Kha. “Nabi SAW mendapat berbagi macam perintah dalam firman Allah SWT: 4)‫)ياأيها المدثر)1( قم فأنذر)2(وربك فكبر)3( وثيابك فطهر‬ ْ ّ َ َ َ َ ََِ ْ َّ َ َ َّ َ ْ ِ ْ ََ ْ ُ ُ ّّ ُ ْ َ َّ َ ْ ِ ْ َ َ ّ َ َِ ‫والرجز فاهجر)5( ول تمنن تستكثر)6( ولربك فاصبر‬ ُ ِْ َْ َ ْ ُْ َ َ َ ُْْ ََْ ّ َ Artinya: Hai orang yang berkemul (berselimut). Jadi methologi dakwah dapat diartikan ilmu cara berdakwah.

berpengaruh sangat kuat dan nyata. ejekan dan olok-olok yng bakal dilancarkan orang-orang orang yang menentang. Istighatsah (meminta pertolongan untuk dimenangkan atau . Tujuan larangan mengharap yang lebih banyak dari apa yang diberikan. Allah memerintahkan agar beliau bersabar dalam menghadapi semua itu. lalu melupakannya. 2. Khasyyah (takut). agar siapapun yang menyombongkan diri di dunia tidak dibiarkan begitu saja melainkan kekuatannya akan dipunahkan dan keadaannya akan dibalik total. Hubungan dakwah Rosul SAW dalam pembentukan akhlaqul karimah Setelah membaca dari awal tulisan ini. kita bisa menyimpulkan bahwa tujuan diutusnya Rosul SAW adalah menjadikan manusia bertauhid. agar seseorang tidak mengangap perbuatan dan usahanya sesuatu yang besar lagi hebat. Iman. Tawakkal. Rahbah (cemas).Sepintas lalu ini merupakan perintah-perintah sederhana dan remeh. mengundang pesona semua hati dan decak kekaguman. Tujuan membersihkan pakaian dan meninggalkan perbuatan dosa. dan bahkan mereka akan berusaha membunuh beliau dan membunuh para sahabat serta menekan setiap orang yang beriman di sekitar beliau.” d. agar perbuatan lahir dan batin benar-benar tercapai. sehingga tidak ada kebesaran yang menyisa di dunia selain kebesaran Allah. Bahkan dengan perasaannya di hadapan Allah. Isti’adzah (meminta perlindungan). Namun pada hakikatnya mempunyai tujuan yang jauh. bukan dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. Khusyu’ (tunduk). 4. dan yang pasti akan mendatangkan kegelisahan dan ketakutan di dalam hatinya. Tujuan pemberian peringatan agar siapapun yang menyalahi keridhoan Allah di dunia ini diberi perngiatan tentang akibatnya yang pedih di kemudian hari. Zakat dan Haji). dalam ayat yang terakhir terdapat isyarat tentang gangguan. Khauf (takut). 5. dia tidak merasa telah berbuat dan berkorban. Shalat. Puasa. siksaan. Raghbah (penuh minat). agar dioa senantiasa berbuat dan berbuat. lebih banyak berusaha dan berkorban. yang dapat dirinci sbb: 1. Do’a. 3. Tujuan mengagungkan rob. dengan modal kekuatan dan ketabahan hati. Raja’ (pengharapan). penjagaan. Allah Ta’ala berfirman: ((‫))واعبدوا ال ول تشركوا به شيئا‬ ًْ َ ِ ِ ُ ِ ْ ُ َ َ ّ َ ُ ُْ َ “Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya”. hidayah dan cahaya Nya. pemeliharaan. tapi karena keridhoan Allah semata. Isti’anah (memohon pertolongan). sehingga ia menjadi sosok ideal di tengah masyarakat manusia. (An-Nisaa: 36) Sementara ibadah adalah segala macam perbuatan yang dicintai Allah SWT meliputi Islam (Syahadat. begitu pula dalam membersihkan jiwa dari segala noda dan kotoran bisa mencapai titik kesempurnaan agar jiwa manusia berada di bawah lindungan rahmat Allah. Ihsan. Inabah (kembali kepada Allah). Bertauhid artinya ia mengesakan Allah dalam segala bentuk ibadah.

Ini adalah inti dari pada seruan dakwah Rosul SAW. Maka barang siapa memiliki tauhid yang paling lurus maka dialah yang paling bertaqwa. Karena hanya Islamlah yang akan menuntun manusia dan jin sehingga menjadi makhluk yang mulia dan pantas ditinggikan derajatnya. Al ٍ ِ َ ٍ ُُ َ َ َ ّ َِ Qolam: 04 Realisasi dari semua ini adalah ittiba’ur Rosul SAW. dalam keluarga dan bahkan dalam tatanan masyarakat yang lebih luas. manusia mulia. Islam yang dibawa oleh Rosul SAW adalah peraturan yang membina akhlaq. sebaik baik suri tauladan bagi umatnya. yang sulit dicari tandingannya. sebagai mana firman Allah yang ditujukan kepada nabi “Dan sesungguhnya kamu Muhammad SAW: ‫ وإنك لعلى خلق عظيم‬benar-benar berbudi pekerti yang agung. manusia itu. Insan yang berakhlaq mulia (Akhlaqul Karimah) adalah ia yang memiliki pakaian taqwa. Nadzar dan macam-macam ibadah lainnya yang diperintahkan. Maka satu-satunya jalan untuk mengembalikan kemuliaan kaum muslimin adalah dengan meniti jalan yang telah di tempuh oleh para pendahulunya.” Qs. akhlaq bangsa ini bisa diselamatkan hanya jika kita mengikuti pola dakwah generasi generasi awal terdahulu. Sebab figur akhlaq tertinggi adalah dia. Barangsiapa yang paling bertaqwa maka dialah yang paling baik akhlaqnya. Dia. pilihan sang Rabb pemilik langit dan bumi beserta segala yang ada di antara keduaannya. figur akhlaq paling ideal. . Allah SWT berfirman: ْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ ِ ْ ُ ‫ِ ّ َ ْ َم‬ ‫إن أكر َكم عند ال أتقاكم‬ ِ “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu” (Qs. kekotoran muammalah dan hinanya masa manusia jahiliyah menjadi masyarakat muslim yang berkibar peradabannya denagn aqidah lurus dan akhlaq yang luhur. Mereka adalah generasi-generasi awal Islam yang berhasil merubah kebrobrokan aqidah. Walhasil. Atau dengan kata lain pembinaan akhlaqul karimah adalah tujuan diutusnya Rosul SAW di atas muka ini. kebejadan akhlaq. para manusia yang berakhlaq mulia dan generasi terbaik yang kemudian diikuti oleh para tabiiinya. Al Hujuroot: 13) Rasululloh SAW ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukan orang ke syurga. generasi-generasi yang shalih. Seluruh bentuk ibadah itu kaitannya adalah dengan Allah SWT dan manusia seluruhnya. ((‫“ ))تقوى ال وحسن الخلق‬Bertakwa kepada Allah dan Akhlak yang baik” (Diriwayatkan At Tirmidzi yang menshahihkannya). akan menjadi sesosok figur yang mampu mempertanggung-jawabkan hak dan kewajiban dirinya sendiri kepada Allah. dan idola paling mulia di kolong langit ini. Dzabh (penyembelihan). Jika taqwa itu adalah mematuhi perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. maka manusia yang paling bertaqwa adalah ia yang paling memiliki kemuliaan akhlaq. maka beliau SAW bersabda. Mengikuti Rosul SAW berarti mengikuti pula seluruh jalan para shahabatnya.diselamatkan).

Al Mubarrokfuri. Dan kaum muslimin sesungguhnya telah kalah dan akan hancur eksistensinya kecuali mereka kembali kepada ajaran Islam. M. Abu Usamah Salim ‘Ied 2002 Mengapa Memilih Manhaj Salaf. Dan jalan dakwah Rosul sesunguhnya berada di atas pola tasfiyah (pembersihan dan pemurnian) ummat dari akhlaq jahiliyah berupa kemusryikan. cv. Jakarta. H. Jakarta. lemah dan kebobrokan akhlaq manusia terutama generasi muda di masyarakat kita pada saat ini. Al Hilay. Jakarta. Namun akhlaq sebaliknya. Jakarta.J. Solo. H. At Tamimy. Hamzah. At Tibyan 8. W. Daeroby.S 2002 Kamus Umum Bahasa Indonesia. Ya’qub. segala kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata. terutama realita kehidupan keseharian mereka. semoga risalah kecil ini dapat bermanfaat bagi bagi kita semua. Adapun metode dakwah yang tepat pada saat ini adalah pola dakwah yang mengikuti pola Rosul SAW. Abdurrohman 1997 Sieroh Nabawiyah. Muhammad 2002 Panduan Kebangkitan Islam. penulis sangat menyadari akan banyaknya kekurangan dalam penulisan dan pembuatan paper ini. Syaikh Ibrohim Isma’il 2003 Manhaj Ibnu Taimiyah Beramar Ma’ruf Nahi Munkar. Syaikh Muhammad 2002 Tiga Landasan Utama. menjadi pelengkap perpustakaan Islam. Akhirnya. maka hal itu disebabkan karena jauhnya mereka dari cahaya Islam. segala cacat dan kekurangan itu hanyalah ada pada diri manusia. Download Al Sofwah 4. Majalah Risalah. Solo. Al Utsaimin. Kesempurnaan Akhlaq.. Jakarta. kebathilan dan kejahilan. At Tamimy. Antara Garut – Karawang. Al Mubarrokfuri. Balai Pustaka 11. Abdurrohman Tt Sieroh Nabawiyah. kemudian di bina dan di tarbiyahnya ummat itu dengan ahkhlaq Islam berupa tauhid.Berkata Imam Malik dalam kitabnya. karenanya kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi sidang pembaca untuk memberikan saran dan kritik yang membangun guna perbaikan dan muhasabah bagi penulis di masa yang akan datang. Diponegoro . Jakarta. Harapan penulis. Darul Falah 3. Pustaka Imam Bukhary 2. Darul Haq 7. Al Muwattho’: ‫“ ل يصلح أمر هذه‬Tidak akan menjadi baik urusan[‫المام مالك‬‫ المة إل بما صلح به أولها‬ummat ini kecuali dengan apa-apa yang telah membuat urusan ummat ini baik pada awal mulanya” Fenomena wahn. Ashr. Syaikh Muhammad 2002 Kitab Tauhid. kembali mengikuti fitroh mereka. semakin melesat mundur dengan cepatnya. Pustaka Al Kautsar 5. Abu Bakar Jabir 2003 Ensiklopedi Muslim. dan menjadi amal sholih bagi penulis kelak. Ag 2001. Jakarta. Al-Jazairi. Bandung 10. Ahmad Drs. Poerwadarminta. kembali kepada ajaran tauhid yang bersih dari syirik. dan dikarenakan tiada gading yang retak. Darul Haq 6. Melesatnya era globalisasi dan kemajuan tekhnologi telah membuat manusia tidak mengimbangi dengan percepatan tatanan moral yang semakin tinggi dan luhur. Darul Haq 9. Awal Muharrom 1425 H Referensi: 1. Dr. 2002 Etika Islam Bandung.

12. Jakarta. Kalam Mulia. Zaidalah. Alwisral Imam. . Drs 2002 Strategi Dakwah dalam membentuk da’i dan khotib professional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful