AKHLAQUL KARIMAH/AKHLAQUL MAHMUDAH

18 Masjid Khadijah Pendidikan Islam & Pluralisme Agama

berdasarkan Mudawamatu Dzikrullah .......
Bismillahirrohamanirrohiim, Allah telah mengangkat derajat seseorang manusia, yang mana mereka itu suka mengendalikan HAWA NAFSU, sehingga Nabi pun memandang orang itu orang-orang yang melakukan "Jihadul Akbar" perang besar, hal ini disabdakan oleh Nabi dikala perang di TabukArtinya: "Marilah kita kembali dari perang kecil menuju perang besar, yaitu perang dengan nafsu yang benar-benar musuhmu, yang selalu terisi didalam dadamu" Adapun maksudnya supaya umat-umat berAkhlaqul Karimah/Budi yang mulia/Akhlaqul Mahmudah/Alhlaq yang terpuji hingga menyingkirkan Akhlaq Madzmumah, ya'ni akhlaq yang tercela dan bina. Orang-orang cerdik pandai berpendapat, terutama Ulama Ulama sufi, sungguh mulia manusia yang selalu boleh mengendalikan hawa nafsunya. Sebab manusia yang demikian benar-benar tangguh, kuat iamnnya,. Ulet menghadapi musuhnya yang jadi penyakit didalam hatinya, dimana Allah swt. Berfirman:

Artinya: Adapun manusia yang diisi penyakitpenyakit batin (hati) ya ni bujukan nafsu, godaan syetan sepertui takabur, iri, dengki, jahat dendam, serakah, memfitnah dsb, Berakibat amal laku yang kotor (yang dapat menimbulkan bencana kepada keluarga dan masyarakat) begitulah memuncak menjadi amal laku yang keji (dapat menimbulkan mala petaka terhadap masyarakat dan Negara) bahkan huru hara kepada seluruh ummat manusia. Mereka itu matinya tergolong orang-orang kafir" Begitulah gambaran yang telah dijelaskan Al Quran Kalam Qodim Allah swt. Yang tidak boleh dirubah dan diragukan lagi. Demikianlah terjadinya peperangan fisik yang membunuh ribuan jiwa, sehingga kehidupan manusia menjadi sengsara, ini dikarnakan tidak dapat mengendalikan hawa nafsu, juga kezaliman kecuranganpun akibat manusia yang dijajah oleh hawa nafsunya atau penyakit hati. Seandainya keadaan penyakit batin (hati) itu dibiarkan berjalan dan berkembang terus, maka pembangunan umat manusia, khususnya pembangunan Bangsa kita pasti akan terganggu bahkan mungkin akan gagal, terutama tujuan pembangunan bangsa kita adalah untuk mencapai kesejahteraan hidup yang seimbang antara kemakmuran dazhiriyah dan kebahagiaan batinniyah, alias dengan kata lain sifat pembangunan Negara kita adalah pembangunan yang seimbang antara jasmani dan rohani, antara kehidupan dunia dan akhirat. Tentu saja disamping itupun boleh merembet terhadap para remaja sendiri sebagai calon penerus kita, sehingga bagi mereka merasa hari depannya kabur, kacau, suram, kadang-kadang mereka ingin juga mengatasi

maksiat. baik kepada Allah Khooliqul Alam maupun kepada sesame manusia. Yang dengan istilah sekarang disebut "WIRASWASTA". sebagaimana firman Allah swt. bersih dari sifat-sifat dengki. Atas kesucian Agama Allah yang telah mewujudkan manusia menurut Fitrah itu". dan telah berurat berakar yang sangat dalam pada jiwanya. bersih dari sifat-sifat dengki. juga kehendak dan kegiatan tiap pribadi terlepas dari segala belenggu nafsu. sebagaimana digamabarkan Allah dalam Al Quran surat AdzDzariyat: Artinya: "Kebesaran Allah swt. : Artinya: “Sesungguhnya pendengaran dan penglihatan hati begitu juga pandangan perasaannya. Dan iman inilah yang telahy mensucikan jiwa-jiwa para muminin. Di bumi ini ada tanda-tanda. kenapakah kamu tidak mau memperhatikan. kezaliman dan lain sebagainya. semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”. iri hati. Iman inilah yang telah mensucikan jiwa-jiwa para muminin. akan tetapi ayah bundanya (pemimpin) yang mewarnai anak itu. disebabkan orang-orang tuanya. dan begitu juga didalam diri kamu sendiri.perasaan yang tidak menyenangkan itu dengan jalan berbahaya dipandang Agama dan Negara. Maka daripada itu ia menjadi manusia yang tidak mau menggantangkan dirinya kepada yang lain. yaitu orang yang percaya terhadap diri sendiri yang penuh rasa tanggung jawab atas memanfaatkan segala anugerah Illahi. sombong. seperti halnya Nabi kita menjelaskan Artinya: "Setiap manusia yang dilahirkan adalah fitrah suci. iri hati. kekejaman. itu dikarenakan kuat imannya teguh tauhidnya. berbuat yang menyesatkan yang akibatnya merugikan Bangsa dan Negara. Yang serba lengkap bagi orang-orang yang yakin. membanggakan diri. Kerana agama itu merupakan fitrah yang sudah melekat pada manusia semenjak ia dilahirkan. bahkan dimana aqal fikiran dan perasaan seseorang bebas dari segala macam khurufat dan tahayal-tahayul (penyakit batin). Seseorang yang berani bertanggung jawab. Oleh kerana itu kita arahkan dengan ajaran agama yang tepat boleh meluruskan arah batin yang telah rusak itu.: Artinya: "Hadapkanlah dirimu dengan keadaan lurus kepada Agama Allah swt. kecuali hanya kepada Allag swt. . Padahal segala anggota dan amal laku yang dianugerahkan Allah swt. hingga jadi Yahudi atau Nasrani dan Majusi. yang serba lengkap bagi kepentingan sesame manusia dan alam sekitarnya. dan dari rintangan godaan syetan. Dengan kata lain ayah bunda (pemimpin) itu yang membawa dan memberi contoh baik buruknya sang putra. Akan meminta pertanggung jawabnya: firman Allah swt. Jadi agama Islam itu (Fitrah) merupakan pedoman Illahi bagi umat manusia untuk membina tentang hidup dan kehidupannya didunia dan diakhirat.

Alhamdulillah bagaimanapun besarnya dosadosa dan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh manusia yang hatinya berpenyakit namun Tuhan Maha Pemurah. Dan kami akan sampaikan kepadanya segala sesuatu dengan mudah daripada urusan kami ini. lupa hati. maksiat..sombong. : Artinya: “Sesungguhnya untuk segala perkara itu ada alat pencucinya." Firman Allah swt.pengampun telah menjadikan obat yang mustajab untuk menyembuhkan penyakit hati itu. sedangkan pencuci hati itu adalah zikir kepada Allah swt. sebagai Firman Allah swt. kemuliaan. Dalam surat Al-Khafi :Artinya: “Adapun orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh. membanggakan diri.” Jelaslah bahwa sebab dari segala penyakit hati itu adalah Ghaflatun Iallah atau lupa kepada Allah. Dan disediakan pula resep untuk membersihkannya.” Firman Allah swt. tenang. kebahagiaan. dimana manusia-manusianya mendapat Inayah dan karunianya. lupa ingatannya kepada Tuhan. pujian sanjungan dan lain-lain. . seperti sabda Rasulullah saw. Dalam Al Quran surat Al Imran ayat 134 :- Artinya: “Mereka orang-orang beriman yang memberikan harta bendanya (menolong) baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit dan kuat menahan amarah juga suka memaafkan kesalahan orang lain. sebab hati dan ingatannya telah ditimbuni melulu oleh yang lain selain Allah. Jadi hati timan itulah yang kita harus pupuk benar-benar jangan sekali-kali disusupi sikap keragu-raguan. sebagaimana Sabda Nabi Muhammad saw. kekejaman. bahwa Allah kasih kepada orang yang berbuat baik.:Artinya: “Ingat kepada Allah itu menjadi obat yang mustajab guna menyembuhkan segala penyakit hati”. maupun dalam mengatur masyarakatnya/umatnya. kemunafikan. Yang murni. Hati dan ingatannya terisi oleh pamrih lainnya seperti harta kekayaan. kedholiman dan lain sebagainya. maka ia akan mendapat pembalasan yang baik. kesombongan yang jadi pokok utama merajalelanya penyakit hati: baik dalam mengatur rumah tangganya. Dalam Al Quran surat Al-Maidah ayat 2 :Artinya: "Kamu orang-orang yang beriman harus menjadi manusia yang saling tolong menolong diatas kebenaran dan ketaqwaan. Dan iman ini pulalah yang telah mempertinggi cita-cita manusia sehingga dapat memperbaiki kehidupan yang akan membawa kemakmuran. pengkat serta jabatan/kedudukan.” Unsur-unsur yang menjadi syarat bagi kemajuan lahir batin dunia dan akhirat hanya boleh didapat dibawah naungan hati yang tenteram. yang dijiwai oleh iman kepada Allah swt. boleh mencapai tingkat kesempurnaan lahir batin yang dicitacitakan. kebajikan dan kemajuan zahir batin serta keadilan yang merata dan juga dapat memberi kenikmatan dan kebahagiaan kepada seseorang sebagai pribadi khususnya dan kepada masyarakat pada umumnya.

malah akan mengikis habiskan buruknya ingatan kepada hyang lain selain Allah. ketahuilah bahwa ingat kepada Allah itu menenteramkan hati. aku akan mengaitkan dia dengan syeitan. sehingga Sayyidina Ali r. dimana sekarang dikenal dengan THOREQATQOODIRIYYAH WANNAQSYABANDIYYAH) yang sesungguhnya dizaman Sahabat dikenal dengan nama Thoreqat Siddiqiyyah atau Thoreqat Muhamadiyyah.” Sayyidina Ali r. Dalam Al Quran Surat Adz Dzuhruf diterangkan demikian:- Artinya: “Barang siapa yang berpaling dari pada Allah. . mengurangi. Dzat yang kekal dan tidak tunduk kepada perubahan. Dengan terisi penuhnya hati ingat kepada Allah akan meredakan. kepada siapa kita harus mengabdi. yang diberikan penjelasan dengan praktek pula. apabila hati lupa kepada Allah. bahwa cirri-ciri orang yang beriman itu adalah sebagai berikut :- Artinya: “Mereka yang beriman itu teguh tetap serta tenang hatinya kerana ingat kepada Allah. adalah pertanyaan yang lebih khusus. Pribadi yang terombang-ambing kerana hati dan ingatannya terkait pada yang fana yang selalu berubah ini. Dan jalan yang paling utama dapat ditempuh oleh hambanya pada sisi Allah. menyatakan celah-celah untuk masuknya godaan syetan dan bujukan nafsu. maka dengan ingat selalu kepadanya tersingkaplah tabir.mudahnya.a.a. Dari sinilah lahir methode zikir (Thoreqat zikir Jahar dan Khaffi. Pertanyaaan yang kedua “Bagaimana agar dapat zikir dawan”. maka syeitanlah yang menyertainya” Diterangkan pula dalam Surat Ar-Rad'u 28. ingatan hanya kepada yang kekal. terutama kerana hati dan ingatannya dihadapkan kepada TuhanNya.a. pertanyaan mengenai praktek zikir. akan memutuskan ingatan buruk kita selain kepada Allah. adalah untuk dapat zikir dawam harus melalui zikir yang diucapkan (zikir jahar) dan zikir yang ditanam didalam hati dan ingatan (zikir khoffi) agar segala amal laku jasmaniyah rohaniyah kita terhindar dari segala godaan syaitan dan nafsu yang merupakan akhlaq-akhlaq yang buruk dan kemudian menjelmalah akhlaq yang baik. pernah bertanya kepada Rasulullah saw. akan menjadi pribadi yang tenang.a.” Rasulullah saw. yang pertama dijawab oleh Rasulullah secara umum atau teoritis. : “Bagaimana cara aku berzikir agar Zikirullah dawam Ya Rasulullah………………. Sebagai berikut :- Yang artinya: “Ya Rasulullah …………tunjukkanlah padaku jalan ayang sependek-pendeknya agar boleh dekat kepada Allah dan jalan yang semudah. ingatan yang menjjadi tabir pemisah kita dengan Allah.? Pertanyaan Sayyidina Ali r.Dengan ingat selalu kepada Allah. Menjawab:“Hendaklah engkau lakukan zikirrullah yang kekal (Mudawamatu Zikirullah). Meneliti dari penjelasan Rasulullah atas pertanyaan Sayyidina Ali r.” Begitu besarnya hikmah zikrullah itu terutama dalam membentuk iman dan akhlaqul Karimah.

yang ikhlas. Maka terwujudlah "Pribadi Mu'min. yang jujur. maka akan nampak pengaruh zikir itu pada sikap batin dan akan menjelma dalam amal perbuatan yang baik. Sehingga Allah swt. sebagaimana yang telah dianjurkan oleh Nabi : Artinya: “Diperutuh imanmu. pribadi mu'min yang mengabdikan dirinya hanya kerana "Mahabbah". Mengatakan :Artinya: “Zikirullah itu cirri kuat iman. MUAMALAH amal bakti yang selalu tidak lupa kepada Allah. yang sepi ingpamrih/ lillahi Ta'ala. baik kegiatan untuk pembangunan duniawi. MUAMALLAH yaitu beramal bakti yang saleh. begitupun dalam menyatakan hubungan langsung kepada Allah (Hablumminallah) juga diwaktu Hablumminannas yaitu mewujudkan “Muamalah” beramal bakti terhadap sesame manusia dan alam sekitarnya. adalah amal bakti yang akan mendapat hasil berlipat ganda. Menandaskan dalam Al. hatinya tidak munafik.Dikeranakan adanya satu kesatuan antara zikir yang diucapkan dan zikir yasng diingatkan itu dapat memancarkan kebulatan teqad dan kemantapan iman tauhid. yang selalu tidak lupa kepada Allah dalam segala kegiatannya sebagaimana firman Allah :- Artinya: “Orang-orang yang beriman dalam segala amal perbuatannya selalu ingat hatinya kepada Allah. trgoyahkan dari segala godaan syeitan dan bujukan nafsu.(dari Abu Hurairah riwayat Tabrani). Apabila hati selalu diisi dengan zikrullah. amal laku sebagaimana digariskan dalam perintah Allah dan RasululNya. sebab keyakinan iman itu jadi modal utama yang merupakan tenaga penggerak untuk mengisi dan menderong dalam segala kegiatan manusia. dipertebal keyakinanmu dengan memperbanyak ucapan Laa Ilaaha Illallaah”. maupun kegiatan pembangunan ukhrowi. kerana mantap imannya secara mendalam yang terdorong oleh zikirnya terhadap Allah. ingatan ditautkan dengan ingatan kepada Allah. menurut firman Allah :- . baik waktu berdiri. jangan tergoncangkan. yang dapat melebur dari sifat kemunafikan dan merupakan benteng pertahanan dari segala godaan syaitan dan menjadi perisai dari panasnya api neraka”. rasa insyaf dan menyerah kepada Allah swt. Jadi aqidah/iman yang mantap kepada Allah harus benar-benar terpelihara. pribadi Hamba Allah yang berakhlaqul Karimah. Sebagaimana Rasulullah saw. waktu duduk maupun waktu berbaring”. jangan ada keraguan sedikitpun. Begitulah pembinaan aqidah/iman seseorang agar kuat dan yakin.Quran :- Artinya: “Ketahuilah bahwa ingat kepada Allah itu dapat menenteramkan hati".

melanggengkan ingatan kepada Allah saja yang dapat membentuk pribadi mu'min muslimin muslimat yang mengabdikan dirinya dhohir batin kepada Allah swt. tidak ada amal yang dapat melepaskan abdi Allah dari pada kejahatan dan kesalahan di dunia dan akhirat melainkan zikir kepada Allah." Dan Rasulullah pun menganjurkan demikian : Yang artinya : "perbanyak oleh kamu sekalian ingat kepada Allah dalam segala amal laku. Hati yang sedemekian penuh dengan kalimah Allah. seorang yang tabah dalam menghadapi suasana.Artinya: “Barangsiapa yang beramal laku saleh baik pria maupun wanita sedangkan dia itu yang yakin imannya. yang akan dibalas lebih dari pada yang diamalkannya baik di dunia maupun diakhirat” Malah seorang laki-laki. maka menjelmalah dia menjadi pribadi makhluk yang dihiasi dengan sifat-sifat yang terpuji. ditadahnya hal ini dengan ukiran kata: INNA LILLAHI WA INNALILIHI ROOJIUUN. pasti aku akan melimpahkan kehidupan yang baik. : . hatinya memuji kebesaran itu terlontar dari lidahnya kata-kata: ALHAMDULILLAH. tidak terhalang ingatannya kepada Allah dalam bekerja. sesungguhnya tidak ada amal yang menjadikan lebnih cinta kepada Allah.Segala yang memacu pandangannya. Dan menjadi sebab pula manusia boleh rasa mahabbah kepadaNya." Kesimpulan. seperti dinyatakan dalam Al-Quran Artinya: “Laki-laki ialah dia yang ingatannya selalu kepada Allah (zikrullah).ajar. dan rasa kasih saying kesesama manusia pada umumnya. menyatakan rasa cinta (mahabbah) kepada Allah khususnya. "Sesungguhnya zikir itu adalah menjadi sebab wusulnya (sampainya) manusia kepada Allah swt. Kerana orang mu'min dan muslim yang langgeng (dawan) ingatannya kepada Allah akan merasa dirinya selalu dipimpin oleh Allah. bel. Apabila daang ujian dari Tuhan atas dirinya. Syekh Abdul Qoodir Al-Jaelani Qooddassallahu is sirrohu sebagai berikut. hanya dengan mengamalkan zikir. sesuai dengan hadist Nabi saw. Kami kutip ucapan Ulama Tasawuf yang besar. hidupnya seluruhnya diabdikan kepada Allah. ingatannya bersyukur memuji Allah. jantungnya berdetak-ditingkah irama kebesaran Allah. mengingatkan dia akan kebesaran TuhanNya. tidak tergoncangkan. mengalir dalam ingatannya akan ke AGUNGAN TuhanNya. Oleh kerana itu manusia tidak dpaat menghindarkan apa yang menjadi kesalahan dan apa yang menjadi kekerasan hati dan begitu pula yang menimbulkan amarah melainkan manusia yang mengharapkan rahmat Allah dan mengamalkan zikir kepadaNya. berdagang. merasa segala amal lakunya selalu dilihat dan diawasi oleh Allah. ingatannya mengharap keridhaan TuhanNya dengan ikhlas. tidak terpengaruh oleh kegiatan perdagangannya dan kegiatan jual belinya. Bila terangsang perasaannya. berjuang serta apapun yang dilakukannya semuanya itu Ilallah. hatinya memuji akan ni'mat TuhanNya. berusaha. sebaliknya istiqamah mendirikan sembahyangnya dan membelanjakan harta bendanya dijalan yang baik”. maka tergetar lidahnya mengucapkan: WASYUKURULILLAH .

bagi Bangsa dan Negara sehingga berani bertanggung jawab baik di akhirat dihadapan TuhanNya maupun didunia terhadap sesame mahluk. (Riwayat Bukhari). Wabilahit Taufiq Wal Hidayah. Iman dan Islam mereka terlihat dari pancaran wajah dan perilaku kehidupan mereka.Artinya : "Beribadahlah kamu seakan akan melihat Tuhan mu. Amin Ya Robbal 'Alamiin. maka jika kamu tidak melihatnya (Allah). namun banyak di antara manusia yang mengingkarinya. Pribadi yang demikian itu akan membuktikan kebaikan dalam segala amal lakunya. serta diridhoi ALLAH SUBHANU WATA'ALA . Kerana ia merupakan pribadi yang mu'min yang berAqidahNya yakin. Metode dakwah adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara penyampaian (tabligh) dan berusaha melenyapkan gangguan-gangguan yang merintangi. kesejahteraan. mengharumkan ibu pertiwi. Hanya dengan pribadi pribadi demikianlah. Demikian itulah yang dinamai berAKHLAQUL KARIMAH yang didasarkan atas MUDAWAMATU ZIKRULLAH. sesungguhnya Tuhan melihat kamu".. Bangsa dan Negara dapat tercapai. Itulah kesempurnaan akhlaq. yang bersusila. Sebagaimana sabda Rosul SAW yang telah berulang kali penulis kemukakan. Di antara manusia ada yang menerima dan beriman kepada Allah. Metode Dakwah Rosul SAW Pengertian metode dakwah Menurut Dr. menuju masyarkat yang ADIL MAKMUR SEJAHTERA GEMAH RIMAH REPEH RAPIH. Abdul Karim Zaidan. ketentraman. Mereka yang menerima risalah dan beriman maka ia menjadi seorang muslim dan mu’min. ((‫))إنما بعست لتمم مكارم الخلق‬ “Sesungguhya aku telah diutus untuk menyempurnakan budi pekerti yang luhur” c. . Mudah-mudahan pribadi yang demikian itu memenuhi dan menyebar diseluruh tanah air kita Indonesia yang berdasarkan PANCASILA dan UUD 1945. Rosul SAW sebagai Suri Tauladan Akhlaqul Karimah Tugas para nabi dan rosul secara umum adalah menyampaikan risalah kepada manusia. menjunjung tinggi derajat Bangsa dan Negara. Inilah pribadi manusia yang menyatakan ibadah yang utuh baik dhohirnya maupun batinnya terhadap Allah swt. Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. keamanan masyarakat. berakhlaq dan bermuamalah selalu bergerak amal laku yang manfaat bagi dirinya.

Drs. dipahami. Kha. Abdul Kadir Munsyi menjelaskan metode artinya cara untuk menyampaikan sesuatu. (Al Mudatsir: 1-7) . kelompok ataupun masyarakat supaya ajaran itu cepat dimiliki. dan perbuatan dosa tinggalkanlah. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu. Logis juga berasal dari bahasa Latin artinya “ilmu”. 3. diyakini serta dijalankan. Jadi kesimpulannya metode dakwah adalah cara bagaimana menyampaikan dakwah sehingga sasaran dakwah atau al mad’u mudah dicerna. Sementara itu Drs. prosedur atau rentetan gerak usaha tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Syamsuri Siddiq menjelaskan bahwa metode berasal dari bahasa latin: methodos artinya “cara” atau cara bekerja. lalu menjadi kata majemuk “Methodologi” artinya ilmu cara bekerja. Jadi methologi dakwah dapat diartikan ilmu cara berdakwah. dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. di Indonesia sering dibaca metode. Metode Dakwah ialah cara-cara penyampaian ajaran Islam kepada individu.” Adapun metode yang ditempuh Rosul SAW di dalam berdakwah menyampaikan risalahnya secara global ialah: 1. Memberi peringatan Mengagungkan robb Memberihkan diri dari dosa/ taubat Iklhas Bersabar Sebagaimana tertulis dalam bab “Perintah melaksanakan dakwah kepada Allah dan materi dakwah” Siroh Nabawiyah oleh Syaikh Shofiyyurohman Al Mubarokfury. Dari beberapa definisi metode dakwah di atas daptlah dicermati bahwa pendapat para ahli tersebut mempunyai kesamaan yaitu metode dakwah merupakan cara yang dipakai dalam menyampaikan dakwah. 5. lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah! dan pakaianmu bersihkanlah. diyakini terhadap materi yang disampaikan. 2. 4. bersabarlah. bangunlah. “Nabi SAW mendapat berbagi macam perintah dalam firman Allah SWT: 4)‫)ياأيها المدثر)1( قم فأنذر)2(وربك فكبر)3( وثيابك فطهر‬ ْ ّ َ َ َ َ ََِ ْ َّ َ َ َّ َ ْ ِ ْ ََ ْ ُ ُ ّّ ُ ْ َ َّ َ ْ ِ ْ َ َ ّ َ َِ ‫والرجز فاهجر)5( ول تمنن تستكثر)6( ولربك فاصبر‬ ُ ِْ َْ َ ْ ُْ َ َ َ ُْْ ََْ ّ َ Artinya: Hai orang yang berkemul (berselimut). Salahuddin Sanusi menyebutkan jika kata metode itu berasal dari methodus yang artinya “jalan ke methode yang telah mendapat pengertian yang diteriam oleh umum yaitu cara-cara. Yang dinamakan metode dakwah ialah cara yang dipakai atauyang digunakan untuk memberikan dakwah. Metode ini penting untuk mengantar kepada tujuan yang akan dicapai. Adapun Drs.

Allah Ta’ala berfirman: ((‫))واعبدوا ال ول تشركوا به شيئا‬ ًْ َ ِ ِ ُ ِ ْ ُ َ َ ّ َ ُ ُْ َ “Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya”. 3. Tujuan mengagungkan rob. begitu pula dalam membersihkan jiwa dari segala noda dan kotoran bisa mencapai titik kesempurnaan agar jiwa manusia berada di bawah lindungan rahmat Allah. (An-Nisaa: 36) Sementara ibadah adalah segala macam perbuatan yang dicintai Allah SWT meliputi Islam (Syahadat. bukan dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. Bahkan dengan perasaannya di hadapan Allah. penjagaan. mengundang pesona semua hati dan decak kekaguman. kita bisa menyimpulkan bahwa tujuan diutusnya Rosul SAW adalah menjadikan manusia bertauhid. agar seseorang tidak mengangap perbuatan dan usahanya sesuatu yang besar lagi hebat. Khusyu’ (tunduk). Do’a. 2. Namun pada hakikatnya mempunyai tujuan yang jauh. Istighatsah (meminta pertolongan untuk dimenangkan atau . dan bahkan mereka akan berusaha membunuh beliau dan membunuh para sahabat serta menekan setiap orang yang beriman di sekitar beliau. Allah memerintahkan agar beliau bersabar dalam menghadapi semua itu. ejekan dan olok-olok yng bakal dilancarkan orang-orang orang yang menentang. dalam ayat yang terakhir terdapat isyarat tentang gangguan. lebih banyak berusaha dan berkorban. sehingga ia menjadi sosok ideal di tengah masyarakat manusia. Isti’anah (memohon pertolongan). Khasyyah (takut). Raghbah (penuh minat).” d. dia tidak merasa telah berbuat dan berkorban. tapi karena keridhoan Allah semata. siksaan. dan yang pasti akan mendatangkan kegelisahan dan ketakutan di dalam hatinya. Isti’adzah (meminta perlindungan). Iman. 5. yang dapat dirinci sbb: 1. 4. Tawakkal. Zakat dan Haji). Hubungan dakwah Rosul SAW dalam pembentukan akhlaqul karimah Setelah membaca dari awal tulisan ini. Puasa. sehingga tidak ada kebesaran yang menyisa di dunia selain kebesaran Allah. Ihsan. agar dioa senantiasa berbuat dan berbuat. hidayah dan cahaya Nya. agar perbuatan lahir dan batin benar-benar tercapai. Tujuan pemberian peringatan agar siapapun yang menyalahi keridhoan Allah di dunia ini diberi perngiatan tentang akibatnya yang pedih di kemudian hari. Shalat. Bertauhid artinya ia mengesakan Allah dalam segala bentuk ibadah. Inabah (kembali kepada Allah). Raja’ (pengharapan). dengan modal kekuatan dan ketabahan hati. Tujuan membersihkan pakaian dan meninggalkan perbuatan dosa. Rahbah (cemas). Khauf (takut). pemeliharaan. berpengaruh sangat kuat dan nyata. lalu melupakannya.Sepintas lalu ini merupakan perintah-perintah sederhana dan remeh. Tujuan larangan mengharap yang lebih banyak dari apa yang diberikan. agar siapapun yang menyombongkan diri di dunia tidak dibiarkan begitu saja melainkan kekuatannya akan dipunahkan dan keadaannya akan dibalik total.

generasi-generasi yang shalih. Barangsiapa yang paling bertaqwa maka dialah yang paling baik akhlaqnya. akan menjadi sesosok figur yang mampu mempertanggung-jawabkan hak dan kewajiban dirinya sendiri kepada Allah. sebaik baik suri tauladan bagi umatnya. ((‫“ ))تقوى ال وحسن الخلق‬Bertakwa kepada Allah dan Akhlak yang baik” (Diriwayatkan At Tirmidzi yang menshahihkannya). Allah SWT berfirman: ْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ ِ ْ ُ ‫ِ ّ َ ْ َم‬ ‫إن أكر َكم عند ال أتقاكم‬ ِ “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu” (Qs. Walhasil. maka manusia yang paling bertaqwa adalah ia yang paling memiliki kemuliaan akhlaq.” Qs. Al ٍ ِ َ ٍ ُُ َ َ َ ّ َِ Qolam: 04 Realisasi dari semua ini adalah ittiba’ur Rosul SAW. kekotoran muammalah dan hinanya masa manusia jahiliyah menjadi masyarakat muslim yang berkibar peradabannya denagn aqidah lurus dan akhlaq yang luhur. Seluruh bentuk ibadah itu kaitannya adalah dengan Allah SWT dan manusia seluruhnya. Jika taqwa itu adalah mematuhi perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. Mengikuti Rosul SAW berarti mengikuti pula seluruh jalan para shahabatnya. manusia itu. maka beliau SAW bersabda. Maka satu-satunya jalan untuk mengembalikan kemuliaan kaum muslimin adalah dengan meniti jalan yang telah di tempuh oleh para pendahulunya.diselamatkan). Al Hujuroot: 13) Rasululloh SAW ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukan orang ke syurga. Karena hanya Islamlah yang akan menuntun manusia dan jin sehingga menjadi makhluk yang mulia dan pantas ditinggikan derajatnya. akhlaq bangsa ini bisa diselamatkan hanya jika kita mengikuti pola dakwah generasi generasi awal terdahulu. Mereka adalah generasi-generasi awal Islam yang berhasil merubah kebrobrokan aqidah. pilihan sang Rabb pemilik langit dan bumi beserta segala yang ada di antara keduaannya. Dzabh (penyembelihan). Atau dengan kata lain pembinaan akhlaqul karimah adalah tujuan diutusnya Rosul SAW di atas muka ini. yang sulit dicari tandingannya. Dia. dan idola paling mulia di kolong langit ini. Nadzar dan macam-macam ibadah lainnya yang diperintahkan. manusia mulia. dalam keluarga dan bahkan dalam tatanan masyarakat yang lebih luas. para manusia yang berakhlaq mulia dan generasi terbaik yang kemudian diikuti oleh para tabiiinya. kebejadan akhlaq. Insan yang berakhlaq mulia (Akhlaqul Karimah) adalah ia yang memiliki pakaian taqwa. sebagai mana firman Allah yang ditujukan kepada nabi “Dan sesungguhnya kamu Muhammad SAW: ‫ وإنك لعلى خلق عظيم‬benar-benar berbudi pekerti yang agung. . Ini adalah inti dari pada seruan dakwah Rosul SAW. Maka barang siapa memiliki tauhid yang paling lurus maka dialah yang paling bertaqwa. Sebab figur akhlaq tertinggi adalah dia. Islam yang dibawa oleh Rosul SAW adalah peraturan yang membina akhlaq. figur akhlaq paling ideal.

kebathilan dan kejahilan. Abdurrohman Tt Sieroh Nabawiyah. Al Mubarrokfuri. Solo. Balai Pustaka 11.J. Dan kaum muslimin sesungguhnya telah kalah dan akan hancur eksistensinya kecuali mereka kembali kepada ajaran Islam. Jakarta. Poerwadarminta. H. Awal Muharrom 1425 H Referensi: 1. lemah dan kebobrokan akhlaq manusia terutama generasi muda di masyarakat kita pada saat ini. At Tibyan 8. 2002 Etika Islam Bandung. terutama realita kehidupan keseharian mereka. Kesempurnaan Akhlaq. Daeroby. At Tamimy. Hamzah. karenanya kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi sidang pembaca untuk memberikan saran dan kritik yang membangun guna perbaikan dan muhasabah bagi penulis di masa yang akan datang. Abu Usamah Salim ‘Ied 2002 Mengapa Memilih Manhaj Salaf. Melesatnya era globalisasi dan kemajuan tekhnologi telah membuat manusia tidak mengimbangi dengan percepatan tatanan moral yang semakin tinggi dan luhur. Al-Jazairi. Jakarta. Darul Haq 7. Harapan penulis. Jakarta.. Diponegoro . Al Utsaimin. Al Hilay. Solo. segala cacat dan kekurangan itu hanyalah ada pada diri manusia. Jakarta. Abdurrohman 1997 Sieroh Nabawiyah. Adapun metode dakwah yang tepat pada saat ini adalah pola dakwah yang mengikuti pola Rosul SAW. semoga risalah kecil ini dapat bermanfaat bagi bagi kita semua. Dr. menjadi pelengkap perpustakaan Islam. Syaikh Ibrohim Isma’il 2003 Manhaj Ibnu Taimiyah Beramar Ma’ruf Nahi Munkar. Antara Garut – Karawang.Berkata Imam Malik dalam kitabnya. Syaikh Muhammad 2002 Tiga Landasan Utama.S 2002 Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta. Jakarta. kemudian di bina dan di tarbiyahnya ummat itu dengan ahkhlaq Islam berupa tauhid. Abu Bakar Jabir 2003 Ensiklopedi Muslim. dan menjadi amal sholih bagi penulis kelak. Al Muwattho’: ‫“ ل يصلح أمر هذه‬Tidak akan menjadi baik urusan[‫المام مالك‬‫ المة إل بما صلح به أولها‬ummat ini kecuali dengan apa-apa yang telah membuat urusan ummat ini baik pada awal mulanya” Fenomena wahn. Akhirnya. Darul Haq 9. Darul Falah 3. semakin melesat mundur dengan cepatnya. Ya’qub. Bandung 10. Jakarta. Syaikh Muhammad 2002 Kitab Tauhid. Majalah Risalah. penulis sangat menyadari akan banyaknya kekurangan dalam penulisan dan pembuatan paper ini. Ag 2001. kembali mengikuti fitroh mereka. segala kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata. Muhammad 2002 Panduan Kebangkitan Islam. H. At Tamimy. M. kembali kepada ajaran tauhid yang bersih dari syirik. Namun akhlaq sebaliknya. Ahmad Drs. Ashr. cv. Download Al Sofwah 4. Dan jalan dakwah Rosul sesunguhnya berada di atas pola tasfiyah (pembersihan dan pemurnian) ummat dari akhlaq jahiliyah berupa kemusryikan. Al Mubarrokfuri. Pustaka Imam Bukhary 2. W. dan dikarenakan tiada gading yang retak. Pustaka Al Kautsar 5. maka hal itu disebabkan karena jauhnya mereka dari cahaya Islam. Darul Haq 6.

Alwisral Imam. . Jakarta. Zaidalah.12. Drs 2002 Strategi Dakwah dalam membentuk da’i dan khotib professional. Kalam Mulia.