AKHLAQUL KARIMAH/AKHLAQUL MAHMUDAH

18 Masjid Khadijah Pendidikan Islam & Pluralisme Agama

berdasarkan Mudawamatu Dzikrullah .......
Bismillahirrohamanirrohiim, Allah telah mengangkat derajat seseorang manusia, yang mana mereka itu suka mengendalikan HAWA NAFSU, sehingga Nabi pun memandang orang itu orang-orang yang melakukan "Jihadul Akbar" perang besar, hal ini disabdakan oleh Nabi dikala perang di TabukArtinya: "Marilah kita kembali dari perang kecil menuju perang besar, yaitu perang dengan nafsu yang benar-benar musuhmu, yang selalu terisi didalam dadamu" Adapun maksudnya supaya umat-umat berAkhlaqul Karimah/Budi yang mulia/Akhlaqul Mahmudah/Alhlaq yang terpuji hingga menyingkirkan Akhlaq Madzmumah, ya'ni akhlaq yang tercela dan bina. Orang-orang cerdik pandai berpendapat, terutama Ulama Ulama sufi, sungguh mulia manusia yang selalu boleh mengendalikan hawa nafsunya. Sebab manusia yang demikian benar-benar tangguh, kuat iamnnya,. Ulet menghadapi musuhnya yang jadi penyakit didalam hatinya, dimana Allah swt. Berfirman:

Artinya: Adapun manusia yang diisi penyakitpenyakit batin (hati) ya ni bujukan nafsu, godaan syetan sepertui takabur, iri, dengki, jahat dendam, serakah, memfitnah dsb, Berakibat amal laku yang kotor (yang dapat menimbulkan bencana kepada keluarga dan masyarakat) begitulah memuncak menjadi amal laku yang keji (dapat menimbulkan mala petaka terhadap masyarakat dan Negara) bahkan huru hara kepada seluruh ummat manusia. Mereka itu matinya tergolong orang-orang kafir" Begitulah gambaran yang telah dijelaskan Al Quran Kalam Qodim Allah swt. Yang tidak boleh dirubah dan diragukan lagi. Demikianlah terjadinya peperangan fisik yang membunuh ribuan jiwa, sehingga kehidupan manusia menjadi sengsara, ini dikarnakan tidak dapat mengendalikan hawa nafsu, juga kezaliman kecuranganpun akibat manusia yang dijajah oleh hawa nafsunya atau penyakit hati. Seandainya keadaan penyakit batin (hati) itu dibiarkan berjalan dan berkembang terus, maka pembangunan umat manusia, khususnya pembangunan Bangsa kita pasti akan terganggu bahkan mungkin akan gagal, terutama tujuan pembangunan bangsa kita adalah untuk mencapai kesejahteraan hidup yang seimbang antara kemakmuran dazhiriyah dan kebahagiaan batinniyah, alias dengan kata lain sifat pembangunan Negara kita adalah pembangunan yang seimbang antara jasmani dan rohani, antara kehidupan dunia dan akhirat. Tentu saja disamping itupun boleh merembet terhadap para remaja sendiri sebagai calon penerus kita, sehingga bagi mereka merasa hari depannya kabur, kacau, suram, kadang-kadang mereka ingin juga mengatasi

kenapakah kamu tidak mau memperhatikan. Iman inilah yang telah mensucikan jiwa-jiwa para muminin. kezaliman dan lain sebagainya. Oleh kerana itu kita arahkan dengan ajaran agama yang tepat boleh meluruskan arah batin yang telah rusak itu. itu dikarenakan kuat imannya teguh tauhidnya. iri hati. iri hati. hingga jadi Yahudi atau Nasrani dan Majusi. Dan iman inilah yang telahy mensucikan jiwa-jiwa para muminin. bersih dari sifat-sifat dengki.perasaan yang tidak menyenangkan itu dengan jalan berbahaya dipandang Agama dan Negara. disebabkan orang-orang tuanya. kecuali hanya kepada Allag swt. Di bumi ini ada tanda-tanda. Seseorang yang berani bertanggung jawab. Yang serba lengkap bagi orang-orang yang yakin. maksiat. seperti halnya Nabi kita menjelaskan Artinya: "Setiap manusia yang dilahirkan adalah fitrah suci. dan dari rintangan godaan syetan. bersih dari sifat-sifat dengki. dan telah berurat berakar yang sangat dalam pada jiwanya. Yang dengan istilah sekarang disebut "WIRASWASTA". akan tetapi ayah bundanya (pemimpin) yang mewarnai anak itu. yang serba lengkap bagi kepentingan sesame manusia dan alam sekitarnya. juga kehendak dan kegiatan tiap pribadi terlepas dari segala belenggu nafsu. Jadi agama Islam itu (Fitrah) merupakan pedoman Illahi bagi umat manusia untuk membina tentang hidup dan kehidupannya didunia dan diakhirat. Padahal segala anggota dan amal laku yang dianugerahkan Allah swt. semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”. Atas kesucian Agama Allah yang telah mewujudkan manusia menurut Fitrah itu". berbuat yang menyesatkan yang akibatnya merugikan Bangsa dan Negara. kekejaman. Dengan kata lain ayah bunda (pemimpin) itu yang membawa dan memberi contoh baik buruknya sang putra. membanggakan diri. Kerana agama itu merupakan fitrah yang sudah melekat pada manusia semenjak ia dilahirkan. : Artinya: “Sesungguhnya pendengaran dan penglihatan hati begitu juga pandangan perasaannya. yaitu orang yang percaya terhadap diri sendiri yang penuh rasa tanggung jawab atas memanfaatkan segala anugerah Illahi. Maka daripada itu ia menjadi manusia yang tidak mau menggantangkan dirinya kepada yang lain. sombong. sebagaimana firman Allah swt. baik kepada Allah Khooliqul Alam maupun kepada sesame manusia. . dan begitu juga didalam diri kamu sendiri. bahkan dimana aqal fikiran dan perasaan seseorang bebas dari segala macam khurufat dan tahayal-tahayul (penyakit batin). sebagaimana digamabarkan Allah dalam Al Quran surat AdzDzariyat: Artinya: "Kebesaran Allah swt. Akan meminta pertanggung jawabnya: firman Allah swt.: Artinya: "Hadapkanlah dirimu dengan keadaan lurus kepada Agama Allah swt.

sombong. Dalam surat Al-Khafi :Artinya: “Adapun orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh. lupa hati. maupun dalam mengatur masyarakatnya/umatnya. kemuliaan.. kesombongan yang jadi pokok utama merajalelanya penyakit hati: baik dalam mengatur rumah tangganya. membanggakan diri.” Unsur-unsur yang menjadi syarat bagi kemajuan lahir batin dunia dan akhirat hanya boleh didapat dibawah naungan hati yang tenteram. sebab hati dan ingatannya telah ditimbuni melulu oleh yang lain selain Allah. tenang. lupa ingatannya kepada Tuhan. boleh mencapai tingkat kesempurnaan lahir batin yang dicitacitakan. : Artinya: “Sesungguhnya untuk segala perkara itu ada alat pencucinya. sebagai Firman Allah swt. maka ia akan mendapat pembalasan yang baik.pengampun telah menjadikan obat yang mustajab untuk menyembuhkan penyakit hati itu. Dan disediakan pula resep untuk membersihkannya. Dalam Al Quran surat Al Imran ayat 134 :- Artinya: “Mereka orang-orang beriman yang memberikan harta bendanya (menolong) baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit dan kuat menahan amarah juga suka memaafkan kesalahan orang lain." Firman Allah swt. Dan iman ini pulalah yang telah mempertinggi cita-cita manusia sehingga dapat memperbaiki kehidupan yang akan membawa kemakmuran. yang dijiwai oleh iman kepada Allah swt. kebahagiaan. sedangkan pencuci hati itu adalah zikir kepada Allah swt. bahwa Allah kasih kepada orang yang berbuat baik. seperti sabda Rasulullah saw. pujian sanjungan dan lain-lain. kemunafikan. dimana manusia-manusianya mendapat Inayah dan karunianya. Alhamdulillah bagaimanapun besarnya dosadosa dan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh manusia yang hatinya berpenyakit namun Tuhan Maha Pemurah. Yang murni. Dalam Al Quran surat Al-Maidah ayat 2 :Artinya: "Kamu orang-orang yang beriman harus menjadi manusia yang saling tolong menolong diatas kebenaran dan ketaqwaan. Jadi hati timan itulah yang kita harus pupuk benar-benar jangan sekali-kali disusupi sikap keragu-raguan. kedholiman dan lain sebagainya.:Artinya: “Ingat kepada Allah itu menjadi obat yang mustajab guna menyembuhkan segala penyakit hati”. kekejaman. kebajikan dan kemajuan zahir batin serta keadilan yang merata dan juga dapat memberi kenikmatan dan kebahagiaan kepada seseorang sebagai pribadi khususnya dan kepada masyarakat pada umumnya.” Jelaslah bahwa sebab dari segala penyakit hati itu adalah Ghaflatun Iallah atau lupa kepada Allah.” Firman Allah swt. sebagaimana Sabda Nabi Muhammad saw. . Hati dan ingatannya terisi oleh pamrih lainnya seperti harta kekayaan. pengkat serta jabatan/kedudukan. Dan kami akan sampaikan kepadanya segala sesuatu dengan mudah daripada urusan kami ini. maksiat.

” Rasulullah saw. Dari sinilah lahir methode zikir (Thoreqat zikir Jahar dan Khaffi. Menjawab:“Hendaklah engkau lakukan zikirrullah yang kekal (Mudawamatu Zikirullah). apabila hati lupa kepada Allah. dimana sekarang dikenal dengan THOREQATQOODIRIYYAH WANNAQSYABANDIYYAH) yang sesungguhnya dizaman Sahabat dikenal dengan nama Thoreqat Siddiqiyyah atau Thoreqat Muhamadiyyah.” Begitu besarnya hikmah zikrullah itu terutama dalam membentuk iman dan akhlaqul Karimah. aku akan mengaitkan dia dengan syeitan. menyatakan celah-celah untuk masuknya godaan syetan dan bujukan nafsu. bahwa cirri-ciri orang yang beriman itu adalah sebagai berikut :- Artinya: “Mereka yang beriman itu teguh tetap serta tenang hatinya kerana ingat kepada Allah.a. malah akan mengikis habiskan buruknya ingatan kepada hyang lain selain Allah. . terutama kerana hati dan ingatannya dihadapkan kepada TuhanNya. Sebagai berikut :- Yang artinya: “Ya Rasulullah …………tunjukkanlah padaku jalan ayang sependek-pendeknya agar boleh dekat kepada Allah dan jalan yang semudah. akan memutuskan ingatan buruk kita selain kepada Allah. maka syeitanlah yang menyertainya” Diterangkan pula dalam Surat Ar-Rad'u 28. ketahuilah bahwa ingat kepada Allah itu menenteramkan hati. Pertanyaaan yang kedua “Bagaimana agar dapat zikir dawan”. Dengan terisi penuhnya hati ingat kepada Allah akan meredakan.? Pertanyaan Sayyidina Ali r. yang diberikan penjelasan dengan praktek pula. maka dengan ingat selalu kepadanya tersingkaplah tabir. ingatan yang menjjadi tabir pemisah kita dengan Allah. mengurangi. sehingga Sayyidina Ali r. adalah untuk dapat zikir dawam harus melalui zikir yang diucapkan (zikir jahar) dan zikir yang ditanam didalam hati dan ingatan (zikir khoffi) agar segala amal laku jasmaniyah rohaniyah kita terhindar dari segala godaan syaitan dan nafsu yang merupakan akhlaq-akhlaq yang buruk dan kemudian menjelmalah akhlaq yang baik. kepada siapa kita harus mengabdi. Pribadi yang terombang-ambing kerana hati dan ingatannya terkait pada yang fana yang selalu berubah ini.a. Dzat yang kekal dan tidak tunduk kepada perubahan. ingatan hanya kepada yang kekal. : “Bagaimana cara aku berzikir agar Zikirullah dawam Ya Rasulullah………………. adalah pertanyaan yang lebih khusus.a.mudahnya. pernah bertanya kepada Rasulullah saw. Meneliti dari penjelasan Rasulullah atas pertanyaan Sayyidina Ali r.Dengan ingat selalu kepada Allah. yang pertama dijawab oleh Rasulullah secara umum atau teoritis. akan menjadi pribadi yang tenang.” Sayyidina Ali r.a. pertanyaan mengenai praktek zikir. Dalam Al Quran Surat Adz Dzuhruf diterangkan demikian:- Artinya: “Barang siapa yang berpaling dari pada Allah. Dan jalan yang paling utama dapat ditempuh oleh hambanya pada sisi Allah.

MUAMALAH amal bakti yang selalu tidak lupa kepada Allah. ingatan ditautkan dengan ingatan kepada Allah. Jadi aqidah/iman yang mantap kepada Allah harus benar-benar terpelihara. jangan ada keraguan sedikitpun. Sebagaimana Rasulullah saw. trgoyahkan dari segala godaan syeitan dan bujukan nafsu. Apabila hati selalu diisi dengan zikrullah. pribadi Hamba Allah yang berakhlaqul Karimah. Sehingga Allah swt. yang dapat melebur dari sifat kemunafikan dan merupakan benteng pertahanan dari segala godaan syaitan dan menjadi perisai dari panasnya api neraka”. yang sepi ingpamrih/ lillahi Ta'ala. dipertebal keyakinanmu dengan memperbanyak ucapan Laa Ilaaha Illallaah”. MUAMALLAH yaitu beramal bakti yang saleh. Maka terwujudlah "Pribadi Mu'min. jangan tergoncangkan. adalah amal bakti yang akan mendapat hasil berlipat ganda. pribadi mu'min yang mengabdikan dirinya hanya kerana "Mahabbah". yang jujur. sebab keyakinan iman itu jadi modal utama yang merupakan tenaga penggerak untuk mengisi dan menderong dalam segala kegiatan manusia. kerana mantap imannya secara mendalam yang terdorong oleh zikirnya terhadap Allah.Dikeranakan adanya satu kesatuan antara zikir yang diucapkan dan zikir yasng diingatkan itu dapat memancarkan kebulatan teqad dan kemantapan iman tauhid. Mengatakan :Artinya: “Zikirullah itu cirri kuat iman. baik kegiatan untuk pembangunan duniawi. menurut firman Allah :- . yang selalu tidak lupa kepada Allah dalam segala kegiatannya sebagaimana firman Allah :- Artinya: “Orang-orang yang beriman dalam segala amal perbuatannya selalu ingat hatinya kepada Allah. Begitulah pembinaan aqidah/iman seseorang agar kuat dan yakin. Menandaskan dalam Al. amal laku sebagaimana digariskan dalam perintah Allah dan RasululNya. maupun kegiatan pembangunan ukhrowi. waktu duduk maupun waktu berbaring”. sebagaimana yang telah dianjurkan oleh Nabi : Artinya: “Diperutuh imanmu. begitupun dalam menyatakan hubungan langsung kepada Allah (Hablumminallah) juga diwaktu Hablumminannas yaitu mewujudkan “Muamalah” beramal bakti terhadap sesame manusia dan alam sekitarnya. yang ikhlas. rasa insyaf dan menyerah kepada Allah swt.Quran :- Artinya: “Ketahuilah bahwa ingat kepada Allah itu dapat menenteramkan hati". maka akan nampak pengaruh zikir itu pada sikap batin dan akan menjelma dalam amal perbuatan yang baik.(dari Abu Hurairah riwayat Tabrani). hatinya tidak munafik. baik waktu berdiri.

mengingatkan dia akan kebesaran TuhanNya. mengalir dalam ingatannya akan ke AGUNGAN TuhanNya. Oleh kerana itu manusia tidak dpaat menghindarkan apa yang menjadi kesalahan dan apa yang menjadi kekerasan hati dan begitu pula yang menimbulkan amarah melainkan manusia yang mengharapkan rahmat Allah dan mengamalkan zikir kepadaNya. tidak ada amal yang dapat melepaskan abdi Allah dari pada kejahatan dan kesalahan di dunia dan akhirat melainkan zikir kepada Allah." Kesimpulan. ditadahnya hal ini dengan ukiran kata: INNA LILLAHI WA INNALILIHI ROOJIUUN. Dan menjadi sebab pula manusia boleh rasa mahabbah kepadaNya. hanya dengan mengamalkan zikir.ajar. ingatannya mengharap keridhaan TuhanNya dengan ikhlas. maka tergetar lidahnya mengucapkan: WASYUKURULILLAH . Kerana orang mu'min dan muslim yang langgeng (dawan) ingatannya kepada Allah akan merasa dirinya selalu dipimpin oleh Allah. maka menjelmalah dia menjadi pribadi makhluk yang dihiasi dengan sifat-sifat yang terpuji. Apabila daang ujian dari Tuhan atas dirinya. tidak terhalang ingatannya kepada Allah dalam bekerja. yang akan dibalas lebih dari pada yang diamalkannya baik di dunia maupun diakhirat” Malah seorang laki-laki.Segala yang memacu pandangannya. melanggengkan ingatan kepada Allah saja yang dapat membentuk pribadi mu'min muslimin muslimat yang mengabdikan dirinya dhohir batin kepada Allah swt. sebaliknya istiqamah mendirikan sembahyangnya dan membelanjakan harta bendanya dijalan yang baik”. "Sesungguhnya zikir itu adalah menjadi sebab wusulnya (sampainya) manusia kepada Allah swt. tidak terpengaruh oleh kegiatan perdagangannya dan kegiatan jual belinya. ingatannya bersyukur memuji Allah. pasti aku akan melimpahkan kehidupan yang baik. berdagang. merasa segala amal lakunya selalu dilihat dan diawasi oleh Allah." Dan Rasulullah pun menganjurkan demikian : Yang artinya : "perbanyak oleh kamu sekalian ingat kepada Allah dalam segala amal laku. Bila terangsang perasaannya. berjuang serta apapun yang dilakukannya semuanya itu Ilallah. sesungguhnya tidak ada amal yang menjadikan lebnih cinta kepada Allah. tidak tergoncangkan. menyatakan rasa cinta (mahabbah) kepada Allah khususnya. Hati yang sedemekian penuh dengan kalimah Allah. hidupnya seluruhnya diabdikan kepada Allah. dan rasa kasih saying kesesama manusia pada umumnya. seorang yang tabah dalam menghadapi suasana. bel. : . sesuai dengan hadist Nabi saw. berusaha. seperti dinyatakan dalam Al-Quran Artinya: “Laki-laki ialah dia yang ingatannya selalu kepada Allah (zikrullah). hatinya memuji akan ni'mat TuhanNya. Kami kutip ucapan Ulama Tasawuf yang besar. Syekh Abdul Qoodir Al-Jaelani Qooddassallahu is sirrohu sebagai berikut. hatinya memuji kebesaran itu terlontar dari lidahnya kata-kata: ALHAMDULILLAH. jantungnya berdetak-ditingkah irama kebesaran Allah.Artinya: “Barangsiapa yang beramal laku saleh baik pria maupun wanita sedangkan dia itu yang yakin imannya.

menjunjung tinggi derajat Bangsa dan Negara. (Riwayat Bukhari). Iman dan Islam mereka terlihat dari pancaran wajah dan perilaku kehidupan mereka. Di antara manusia ada yang menerima dan beriman kepada Allah. Pribadi yang demikian itu akan membuktikan kebaikan dalam segala amal lakunya. Mudah-mudahan pribadi yang demikian itu memenuhi dan menyebar diseluruh tanah air kita Indonesia yang berdasarkan PANCASILA dan UUD 1945. Metode dakwah adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara penyampaian (tabligh) dan berusaha melenyapkan gangguan-gangguan yang merintangi. Abdul Karim Zaidan. Wabilahit Taufiq Wal Hidayah. Mereka yang menerima risalah dan beriman maka ia menjadi seorang muslim dan mu’min. Amin Ya Robbal 'Alamiin. Bangsa dan Negara dapat tercapai. namun banyak di antara manusia yang mengingkarinya. keamanan masyarakat. mengharumkan ibu pertiwi. Kerana ia merupakan pribadi yang mu'min yang berAqidahNya yakin. ((‫))إنما بعست لتمم مكارم الخلق‬ “Sesungguhya aku telah diutus untuk menyempurnakan budi pekerti yang luhur” c. Metode Dakwah Rosul SAW Pengertian metode dakwah Menurut Dr. . Sebagaimana sabda Rosul SAW yang telah berulang kali penulis kemukakan. berakhlaq dan bermuamalah selalu bergerak amal laku yang manfaat bagi dirinya.. Itulah kesempurnaan akhlaq. yang bersusila. Demikian itulah yang dinamai berAKHLAQUL KARIMAH yang didasarkan atas MUDAWAMATU ZIKRULLAH. Hanya dengan pribadi pribadi demikianlah. menuju masyarkat yang ADIL MAKMUR SEJAHTERA GEMAH RIMAH REPEH RAPIH. Inilah pribadi manusia yang menyatakan ibadah yang utuh baik dhohirnya maupun batinnya terhadap Allah swt. Rosul SAW sebagai Suri Tauladan Akhlaqul Karimah Tugas para nabi dan rosul secara umum adalah menyampaikan risalah kepada manusia. Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. kesejahteraan.Artinya : "Beribadahlah kamu seakan akan melihat Tuhan mu. bagi Bangsa dan Negara sehingga berani bertanggung jawab baik di akhirat dihadapan TuhanNya maupun didunia terhadap sesame mahluk. ketentraman. sesungguhnya Tuhan melihat kamu". maka jika kamu tidak melihatnya (Allah). serta diridhoi ALLAH SUBHANU WATA'ALA .

Drs. di Indonesia sering dibaca metode. Dari beberapa definisi metode dakwah di atas daptlah dicermati bahwa pendapat para ahli tersebut mempunyai kesamaan yaitu metode dakwah merupakan cara yang dipakai dalam menyampaikan dakwah. Sementara itu Drs. “Nabi SAW mendapat berbagi macam perintah dalam firman Allah SWT: 4)‫)ياأيها المدثر)1( قم فأنذر)2(وربك فكبر)3( وثيابك فطهر‬ ْ ّ َ َ َ َ ََِ ْ َّ َ َ َّ َ ْ ِ ْ ََ ْ ُ ُ ّّ ُ ْ َ َّ َ ْ ِ ْ َ َ ّ َ َِ ‫والرجز فاهجر)5( ول تمنن تستكثر)6( ولربك فاصبر‬ ُ ِْ َْ َ ْ ُْ َ َ َ ُْْ ََْ ّ َ Artinya: Hai orang yang berkemul (berselimut). dipahami. bersabarlah. lalu menjadi kata majemuk “Methodologi” artinya ilmu cara bekerja. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu. Yang dinamakan metode dakwah ialah cara yang dipakai atauyang digunakan untuk memberikan dakwah. Metode Dakwah ialah cara-cara penyampaian ajaran Islam kepada individu.” Adapun metode yang ditempuh Rosul SAW di dalam berdakwah menyampaikan risalahnya secara global ialah: 1. Adapun Drs. (Al Mudatsir: 1-7) . Metode ini penting untuk mengantar kepada tujuan yang akan dicapai. 4. Abdul Kadir Munsyi menjelaskan metode artinya cara untuk menyampaikan sesuatu. 5. Salahuddin Sanusi menyebutkan jika kata metode itu berasal dari methodus yang artinya “jalan ke methode yang telah mendapat pengertian yang diteriam oleh umum yaitu cara-cara. kelompok ataupun masyarakat supaya ajaran itu cepat dimiliki. dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah! dan pakaianmu bersihkanlah. diyakini serta dijalankan. Kha. diyakini terhadap materi yang disampaikan. Logis juga berasal dari bahasa Latin artinya “ilmu”. Jadi methologi dakwah dapat diartikan ilmu cara berdakwah. Syamsuri Siddiq menjelaskan bahwa metode berasal dari bahasa latin: methodos artinya “cara” atau cara bekerja. 3. prosedur atau rentetan gerak usaha tertentu untuk mencapai suatu tujuan. dan perbuatan dosa tinggalkanlah. 2. bangunlah. Jadi kesimpulannya metode dakwah adalah cara bagaimana menyampaikan dakwah sehingga sasaran dakwah atau al mad’u mudah dicerna. Memberi peringatan Mengagungkan robb Memberihkan diri dari dosa/ taubat Iklhas Bersabar Sebagaimana tertulis dalam bab “Perintah melaksanakan dakwah kepada Allah dan materi dakwah” Siroh Nabawiyah oleh Syaikh Shofiyyurohman Al Mubarokfury.

agar dioa senantiasa berbuat dan berbuat. sehingga ia menjadi sosok ideal di tengah masyarakat manusia. Bertauhid artinya ia mengesakan Allah dalam segala bentuk ibadah. Do’a. sehingga tidak ada kebesaran yang menyisa di dunia selain kebesaran Allah. Khasyyah (takut). Namun pada hakikatnya mempunyai tujuan yang jauh. Ihsan. Shalat. siksaan. agar seseorang tidak mengangap perbuatan dan usahanya sesuatu yang besar lagi hebat. Raghbah (penuh minat).Sepintas lalu ini merupakan perintah-perintah sederhana dan remeh. Istighatsah (meminta pertolongan untuk dimenangkan atau . Tawakkal. 5. Puasa. dia tidak merasa telah berbuat dan berkorban. dan bahkan mereka akan berusaha membunuh beliau dan membunuh para sahabat serta menekan setiap orang yang beriman di sekitar beliau. Tujuan larangan mengharap yang lebih banyak dari apa yang diberikan. dan yang pasti akan mendatangkan kegelisahan dan ketakutan di dalam hatinya. Isti’adzah (meminta perlindungan). begitu pula dalam membersihkan jiwa dari segala noda dan kotoran bisa mencapai titik kesempurnaan agar jiwa manusia berada di bawah lindungan rahmat Allah. tapi karena keridhoan Allah semata. mengundang pesona semua hati dan decak kekaguman. Tujuan pemberian peringatan agar siapapun yang menyalahi keridhoan Allah di dunia ini diberi perngiatan tentang akibatnya yang pedih di kemudian hari. kita bisa menyimpulkan bahwa tujuan diutusnya Rosul SAW adalah menjadikan manusia bertauhid. Isti’anah (memohon pertolongan). Hubungan dakwah Rosul SAW dalam pembentukan akhlaqul karimah Setelah membaca dari awal tulisan ini.” d. Allah memerintahkan agar beliau bersabar dalam menghadapi semua itu. Inabah (kembali kepada Allah). 3. dalam ayat yang terakhir terdapat isyarat tentang gangguan. pemeliharaan. dengan modal kekuatan dan ketabahan hati. bukan dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. hidayah dan cahaya Nya. 4. Zakat dan Haji). Bahkan dengan perasaannya di hadapan Allah. Tujuan mengagungkan rob. lebih banyak berusaha dan berkorban. Rahbah (cemas). Allah Ta’ala berfirman: ((‫))واعبدوا ال ول تشركوا به شيئا‬ ًْ َ ِ ِ ُ ِ ْ ُ َ َ ّ َ ُ ُْ َ “Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya”. Iman. lalu melupakannya. Tujuan membersihkan pakaian dan meninggalkan perbuatan dosa. Khusyu’ (tunduk). Khauf (takut). yang dapat dirinci sbb: 1. berpengaruh sangat kuat dan nyata. Raja’ (pengharapan). penjagaan. agar perbuatan lahir dan batin benar-benar tercapai. (An-Nisaa: 36) Sementara ibadah adalah segala macam perbuatan yang dicintai Allah SWT meliputi Islam (Syahadat. ejekan dan olok-olok yng bakal dilancarkan orang-orang orang yang menentang. agar siapapun yang menyombongkan diri di dunia tidak dibiarkan begitu saja melainkan kekuatannya akan dipunahkan dan keadaannya akan dibalik total. 2.

Al Hujuroot: 13) Rasululloh SAW ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukan orang ke syurga. Barangsiapa yang paling bertaqwa maka dialah yang paling baik akhlaqnya. ((‫“ ))تقوى ال وحسن الخلق‬Bertakwa kepada Allah dan Akhlak yang baik” (Diriwayatkan At Tirmidzi yang menshahihkannya). Mengikuti Rosul SAW berarti mengikuti pula seluruh jalan para shahabatnya. sebaik baik suri tauladan bagi umatnya. manusia itu. generasi-generasi yang shalih. Karena hanya Islamlah yang akan menuntun manusia dan jin sehingga menjadi makhluk yang mulia dan pantas ditinggikan derajatnya. . Dia. Walhasil.diselamatkan). Allah SWT berfirman: ْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ ِ ْ ُ ‫ِ ّ َ ْ َم‬ ‫إن أكر َكم عند ال أتقاكم‬ ِ “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu” (Qs. Jika taqwa itu adalah mematuhi perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. Sebab figur akhlaq tertinggi adalah dia. akhlaq bangsa ini bisa diselamatkan hanya jika kita mengikuti pola dakwah generasi generasi awal terdahulu. akan menjadi sesosok figur yang mampu mempertanggung-jawabkan hak dan kewajiban dirinya sendiri kepada Allah. figur akhlaq paling ideal. yang sulit dicari tandingannya. maka manusia yang paling bertaqwa adalah ia yang paling memiliki kemuliaan akhlaq. Dzabh (penyembelihan). Nadzar dan macam-macam ibadah lainnya yang diperintahkan.” Qs. sebagai mana firman Allah yang ditujukan kepada nabi “Dan sesungguhnya kamu Muhammad SAW: ‫ وإنك لعلى خلق عظيم‬benar-benar berbudi pekerti yang agung. dan idola paling mulia di kolong langit ini. pilihan sang Rabb pemilik langit dan bumi beserta segala yang ada di antara keduaannya. Mereka adalah generasi-generasi awal Islam yang berhasil merubah kebrobrokan aqidah. kebejadan akhlaq. para manusia yang berakhlaq mulia dan generasi terbaik yang kemudian diikuti oleh para tabiiinya. Maka barang siapa memiliki tauhid yang paling lurus maka dialah yang paling bertaqwa. kekotoran muammalah dan hinanya masa manusia jahiliyah menjadi masyarakat muslim yang berkibar peradabannya denagn aqidah lurus dan akhlaq yang luhur. Atau dengan kata lain pembinaan akhlaqul karimah adalah tujuan diutusnya Rosul SAW di atas muka ini. Maka satu-satunya jalan untuk mengembalikan kemuliaan kaum muslimin adalah dengan meniti jalan yang telah di tempuh oleh para pendahulunya. Al ٍ ِ َ ٍ ُُ َ َ َ ّ َِ Qolam: 04 Realisasi dari semua ini adalah ittiba’ur Rosul SAW. Insan yang berakhlaq mulia (Akhlaqul Karimah) adalah ia yang memiliki pakaian taqwa. Ini adalah inti dari pada seruan dakwah Rosul SAW. dalam keluarga dan bahkan dalam tatanan masyarakat yang lebih luas. Seluruh bentuk ibadah itu kaitannya adalah dengan Allah SWT dan manusia seluruhnya. manusia mulia. maka beliau SAW bersabda. Islam yang dibawa oleh Rosul SAW adalah peraturan yang membina akhlaq.

Balai Pustaka 11. Darul Haq 7. Jakarta.S 2002 Kamus Umum Bahasa Indonesia. Syaikh Ibrohim Isma’il 2003 Manhaj Ibnu Taimiyah Beramar Ma’ruf Nahi Munkar. Jakarta. Diponegoro . karenanya kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi sidang pembaca untuk memberikan saran dan kritik yang membangun guna perbaikan dan muhasabah bagi penulis di masa yang akan datang. Akhirnya. terutama realita kehidupan keseharian mereka. Ashr. Al Mubarrokfuri. penulis sangat menyadari akan banyaknya kekurangan dalam penulisan dan pembuatan paper ini. Daeroby. Bandung 10. At Tamimy. Download Al Sofwah 4. H. Darul Falah 3. Pustaka Imam Bukhary 2. Ag 2001. Harapan penulis. 2002 Etika Islam Bandung. cv. Al Muwattho’: ‫“ ل يصلح أمر هذه‬Tidak akan menjadi baik urusan[‫المام مالك‬‫ المة إل بما صلح به أولها‬ummat ini kecuali dengan apa-apa yang telah membuat urusan ummat ini baik pada awal mulanya” Fenomena wahn. kembali kepada ajaran tauhid yang bersih dari syirik. Jakarta. Syaikh Muhammad 2002 Tiga Landasan Utama. Muhammad 2002 Panduan Kebangkitan Islam. maka hal itu disebabkan karena jauhnya mereka dari cahaya Islam. Solo. Namun akhlaq sebaliknya. kebathilan dan kejahilan. Darul Haq 9. Majalah Risalah. Jakarta. Al-Jazairi. Poerwadarminta. Al Utsaimin. lemah dan kebobrokan akhlaq manusia terutama generasi muda di masyarakat kita pada saat ini. dan menjadi amal sholih bagi penulis kelak. Melesatnya era globalisasi dan kemajuan tekhnologi telah membuat manusia tidak mengimbangi dengan percepatan tatanan moral yang semakin tinggi dan luhur. Jakarta.J. Dr. Darul Haq 6. At Tamimy. Abu Usamah Salim ‘Ied 2002 Mengapa Memilih Manhaj Salaf. Antara Garut – Karawang. kembali mengikuti fitroh mereka. W. H. Kesempurnaan Akhlaq. At Tibyan 8. Ya’qub. Hamzah. Solo. segala kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata. Pustaka Al Kautsar 5. Adapun metode dakwah yang tepat pada saat ini adalah pola dakwah yang mengikuti pola Rosul SAW. Syaikh Muhammad 2002 Kitab Tauhid. Dan kaum muslimin sesungguhnya telah kalah dan akan hancur eksistensinya kecuali mereka kembali kepada ajaran Islam. Jakarta. semoga risalah kecil ini dapat bermanfaat bagi bagi kita semua. Abdurrohman 1997 Sieroh Nabawiyah. Abdurrohman Tt Sieroh Nabawiyah. menjadi pelengkap perpustakaan Islam.Berkata Imam Malik dalam kitabnya. Dan jalan dakwah Rosul sesunguhnya berada di atas pola tasfiyah (pembersihan dan pemurnian) ummat dari akhlaq jahiliyah berupa kemusryikan. M.. Al Mubarrokfuri. Jakarta. dan dikarenakan tiada gading yang retak. kemudian di bina dan di tarbiyahnya ummat itu dengan ahkhlaq Islam berupa tauhid. Ahmad Drs. semakin melesat mundur dengan cepatnya. Awal Muharrom 1425 H Referensi: 1. segala cacat dan kekurangan itu hanyalah ada pada diri manusia. Abu Bakar Jabir 2003 Ensiklopedi Muslim. Al Hilay.

Kalam Mulia. Drs 2002 Strategi Dakwah dalam membentuk da’i dan khotib professional. Jakarta. .12. Zaidalah. Alwisral Imam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful