AKUNTANSI MUSYARAKAH

Oleh : Fadhol Mubarak

Mereka menjalankan usaha berdasarkan kepercayaan pihak ketiga. Musyarakah akad (syirkah al-uqud) merupakan kemitraan yang tercipta dengan cara kesepakatan dimana dua orang atau lebih setuju untuk bersekutu (berbagi) dalam modal dan keuntungan. Dewan Syariah Nasional dan PSAK 106 mendefinisikan sebagai akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Setiap mitra dapat berkontribusi dengan modal atau dengan bekerja. dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan dan kerugian berdasarkan proporsi kontribusi dana. Dalam hal ini. Dalam syirkah wujuh. setiap mitra dalam perikatan ini dapat bertindak sebagai wakil dari pihak lainnya. pengambilan keputusan yang menyangkut harta bersama harus mendapat persetujuan bersama semua mitra. Syirkah abdan disebut juga sebgai syirkah a’mal (syirkah kerja). Untuk menjaga kelangsungan kerja sama. Al-musyarakah/musyarakah merupakan akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dan amal/tenaga (keahlian) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan risiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Contoh musyarakah kepemilikan yaitu kepemilikan sebuah rumah yang dibeli oleh dua orang atau lebih. reputasi dan credit worthiness. Pengertian Musyarakah Secara bahasa musyarakah berasal dari kata al-syirkah yang berarti percampuran atau persekutuan dua orang atau lebih sehingga antara masing-masing sulit dibedakan atau tidak dapat dibedakan. Berbeda dengan musyarakah kepemilikan. masing masing pihak harus berbagi kepemilikan atas rumah tersebut berikut pendapatan yang dapat dihasilkannya sesuai dengan proporsi masing-masing sampai mereka memutuskan untuk membagi atau menjualnya. misalnya kerja sama antara para akuntan. dokter dan lainnya. Keahlian para mitra dalam perikatan ini dapat sama atau berbeda. hibah. Musyarakah akad dapat dibagi dalam beberapa bentuk. Masing-masing mitra menyumbangkan nama baik. • Syirkah Wujuh Syirkah wujuh adalah kerja sama antara dua pihak atau lebih yang memiliki reputasi dan prestise baik tanpa menyertakan modal. Istilah lain dari musyarakah adalah sharikah atau syirkah atau kemitraan. dalam musyarakah akad. Masing-masing mitra dalam syirkah mufawwadhah memiliki kewenangan penuh untuk Fadhol Mubarak Page 2 . baik dalam modal ataupun pekerjaan. Musyarakah terbagi kedalam dua jenis yaitu musyarakah kepemilikan (syirkatul amlak/syirkah al milk) dan musayarakah akad (syirkatul uqud). yaitu: • Syirkah Abdan (Syirkah Fisik) Syirkah abdan adalah bentuk kerja sama antara dua pihak atau lebih dari kalangan pekerja/profesional dimana mereka sepakat untuk bekerja sama mengerjakan suatu pekerjaan dan berbagi penghasilan. Setiap mitra dalam kerja sama ini juga bukan merupakan penjamin bagi mitra lainnya. pekerjaan. warisan atau sebab lainnya. • Syirkah ‘Inan (negosiasi) Syirkah ‘inan adalah bentuk kerja sama dimana posisi dan komposisi pihak-pihak yang terlibat didalamnya tidaklah sama. Dalam Syirkah ‘Inan setiap mitra yang terlibat hanya sebagai agen dan terbatas hanya pada hubungan antar pihak. syirkah sana’i (syirkah para tukang) atau syirkah taqabbul (syirkah penerimaan). • Syirkah Mufawwadhah Syirkah mufawwadhah merupakan bentuk kerja sama dimana posisi dan komposisi pihak pihak yang terlibat didalamnya harus sama dalam hal modal.AKUNTANSI MUSYARAKAH A. setiap pihak yang terlibat menjadi penjamin dan agen bagi mitra lainnya. keuntungan maupun risiko kerugian. Musyarakah kepemilikan terjadi apabila dua orang atau lebih memiliki kepemilikan bersama (joint ownership) atas suatu kekayaan (asset) dengan salah satu sebab kepemilikan seperti jual beli.

objek musyarakah. B. maka ia berhak mempekerjakan orang lain dan jika ia sendiri yang mengerjakannya maka ia berhak menerima upah Fadhol Mubarak Page 3 . Ketentuan Syariah dalam Akad Musyarakah Prinsip dasar yang harus dikembangkan dlam syirkah adalah prinsip kemitraan dan kerja sma antara pihak-pihak yang terkait demi kemajuan bersama. tidak diperbolehkan pemisahan modal dari masing-masing pihak untuk kepentingan khusus.  Kerja a)Partisipasi para mitra dalam pekerjaan merupakan dasar pelaksanaan musyarakah. menyumbang atau menghadiahkan uang atas nama usaha musyarakah. b) Setiap mitra bekerja atas nama pribadi atau mewakili mitranya c)Para mitra harus menjalankan usaha sesuai dengan prinsip syariah d) Seorang mitra yang mengerjakan pekerjaan diluar wilayah tugas yang disepakati. ijab kabul dan nisbah keuntungan.bertindak bagi dan atas nama pihak yang lain. c)Mitra tidak boleh meminjam dan meminjamkan uang. f) Modal yang digunakan dalam musyarakah tidak boleh digunakan untuk membiayai transaksi yang dilarang oleh syariah. harus terlebih dahulu ditentukan nilai tunainya terlebih dahulu dan disepakati bersama. Pembagian musyarakah berdasarkan porsi dana ini merupakan pembagian musyarakah yang juga dianut oleh PSAK. emas/perak dan setara kas lainnya. kecuali mitra lain telah menyepakatinya. Modal kas dapat berupa uang tunai. Secara singkat fatwa yang berkaitan dengan rukun transaksi musyarakah dapat dijelaskan sebagai berikut: • Pelaku (Transaktor) : Para pelaku harus cakap hukum dan baligh • Objek Musyarakah meliputi dua aspek yaitu modal dan kerja  Modal a)Modal yang diberikan dapat berbentuk kas dan/atau asset non kas. seorang mitra dapat meminta mitra lain untuk memberikan jaminan dan baru dapat dicairkan apabila mitra tersebut melakukan kelalaialan atau kesalahan yang disengaja. Musyarakah permanen adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana setiap mitra ditenyukan saat akad danjumlahnya tetap hingga masa akhir akad sedangkan musyarakah menurun adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana salah satu mitra akan dialihkan secara bertahap kepada mitra lainnya sehingga bagian dananya akan menurun dan pada akhir masa akad mitra lain tersebut akan menjadi pemilik penuh usaha tersebut. Namun. Jika modal berbentuk asset non kas. d) Seorang mitra tidak diijinkan untuk mencairkan atau menginvestasikan modal musyarakah untuk kepentingannya sendiri. Ketentuan syariah yang mengatur tentang rukun transaksi musyarakah dijelaskan dalam fatwa Dewan Syariah Nasional nomor 08/DSN-MUI/IV/2000. Unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam akad musyarakah (rukun) ada empat hal yang terdiri dari pelaku. musyarakah dapat dibagi dalam dua kategori yaitu musyarakah permanen dan musyarakah menurun (musyarakah mutanaqisah). b) Modal yang diserahkan para mitra harus dicampur. Seorang mitra boleh melaksanakan pekerjaan yang lebih dari mitra lainnya dan dalam hal ini ia boleh menuntut bagian keuntungan tambahan. Berdasarkan perubahan porsi dana para mitra. e)Pada prinsipnya dalam musyarakah tidak boleh ada penjaminan modal karena musyarakah didasarkan prinsip “hak untuk mendapatkan keuntungan berhubungan dengan risiko yang diterima”.

Menerima porsi laba 5. Bila nasabah dan usaha dianggap layak. Menerima Kembalian Modal 2. Pelaksanaan Usaha Produktif 4b. Namun jika Fadhol Mubarak Page 4 . Selanjutnya pihak bank akan mengevaluasi dan memverifikasi kelayakan investasi musyarakah yang diajukan oleh nasabah. C. maka kerugian kerugian ditanggung proporsional terhadap modal masing masing mitra.e)Jika seorang mitra mempekerjakan orang lain untuk melaksanakan tugas yang menjadi bagiannya maka biaya yang timbul harus ia tanggung sendiri. Kemudian. selanjutnya diadakan perikatan dalam bentuk penandatanganan kontrak musyarakah. Negosiasi dan Akad Musyarakah Nasabah (Mitra Aktif) 4a. Membagi hasil usaha: • Keuntungan dibagi sesuai nisbah • Kerugian tanpa kelalaian nasabah ditanggung modal Transaksi musyarakah diawali dengan pengajuan permohonan kerja sama musyarakah oleh nasabah kepada bank. namun harus menggunakan nilai relaisasi e) Pada prinsipnya keuntungan milik para mitr. Bank dan nasabah kemudian mengontribusikan modalnya masing-masing dan nasabah sebagai mitra aktif mulai mengelola usahanya. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi antara bank dengan nasabah sesuai dengan nisbah yang disepakati dan jika terjadi kerugian yang tidak disebabkan oleh kelalaian nasabah sebagai mitra aktif. Menerima porsi Laba 3. namun diperbolehkan mengalokasikan keuntungan untuk pihak ketiga bila disepakati bersama. Alur Transaksi Musyarakah Pada Bank Syariah Bank Syariah (Mitra Pasif) 1. • Ijab Kabul Ijab kabul dalam transaksi musyarakah harus dinyatakan oleh para pihak untuk menunjukkan kehendak mereka dalam mengadakan kontrak (akad). Akad selanjutnya dituangkan secara tertulis atau dengan cara yang lazim dalam suatu masyarakat bisnis • Nisbah Keuntungan a) Nisbah diperlukan untuk pembagian keuntungan dan harus disepakati oleh para mitra di awal akad b) Perubahan nisbah harus mendapat persetujuan kedua belah pihak c) Keuntungan harus dapat dikuantifikasi dan ditentukan dasar perhitungannya d) Keuntungan yang dibagikan tidak boleh menggunakan nilai proyeksi. hasil usaha dievaluasi pada waktu yang telah ditentukan berdasarkan kesepakatan.

bank syariah dalam skema transaksi musyarakah cenderung bertindak sebagai mitra pasif.0000. I.000 Kontribusi Bank : Rp 60.0 0 30 0 0 .000 Nisbah bagi hasil : Hendra 70%. Dalam pembahasan berikut diasumsikan bahwa kitra aktif merupakan nasabah bank sedangkan mitra pasif adalah bank syariah.H an endra Pendapa n Adm ta inistrasi D ebit Kredit 6 .0 0 0 0 0 .000. Perlakuan Akuntansi Musyarakah Akuntansi musyarakah diatur dalam PSAK nomor 106. Pada hakikatnya semua transaksi musyarakah usaha musyarakah harus dipisahkan dengan pencatatan lainnya.000 (pembayaran tahap pertama sebesar Rp35.000 Objek bagi hasil : Laba bersih Perhitungan porsi Bank : Setiap 6 bulan dan dibayarkan paling lambat 10 hari berikutnya Skema Pelunasan : Musyarakah Permanen – dilunasi pada saat akad berakhir pada tanggal 02 Februari 2012 Pada saat akad musyarakah disepakati. Mitra aktif adalah pihak yang mengelola suatu usaha musyarakah baik mengelola sendiri maupun dengan menunjuk pihak lain untuk mengelola atas namanya. Bank Syariah Sejati mentransfer pembayaran tahap pertama dan tahap kedua ke tabungan Hendra. Jurnal untuk mencatat transaksi tersebut yaitu: Ta g ng al R ekening 2Januari 2 1 PosL 00 awan Kom en Adm itm inistra Pem tif biayaa n Kewajiban Kom en Adm itm inistratif Pem biayaa n Ka s/Tabung . Akuntansi musyarakah dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi mitra aktif (nasabah) dan mitra pasif (bank). dilakukan tanggal 2 Maret 2010) Kontribusi Hendra : Rp40. D. Jurnal untuk mencatat traksaksi tersebut adalah: Fadhol Mubarak Page 5 .000 dilakukan tanggal 12 Februari 2010 sedangkan pembayaran tahap kedua sebesar Rp25. Bank Syariah Sejati akan membuka cadangan rekening investasi musyarakah untuk nasabah. Pada bagian berikut akan diilustrasikan akuntansi musyarakah dari baik dari pihak mitra aktif maupun mitra pasif. dalam hal ini bank sayriah): Pada tanggal 2 Februari 2010. sedangkan mitra pasif adalah mitra yang tidak ikut dalam mengelola usaha musyarakah.kerugian tersebut disebabkan kelalaian nasabah maka kerugian akan menjadi tanggung jawab nasabah.0 0 Pada tanggal 12 Februari 2010 dan pada tanggal 2 Maret 2010.000. Bank Syariah 30% Periode : 24 bulan Biaya Administrasi : 300.0 0 0 0 0 .000.0 0 30 0 0 . Akuntansi musyarakah dapat dilihat dari dua sisi pelaku yaitu sisi mitra aktif dan sisi mitra pasif. bank akan membebankan biaya administrasi dengan mendebit rekening nasabah.000.000. Bapak Hendra menandatangani akad pembiayaan usaha peternakan ayam dengan Bank Syariah Sejati dengan akad musyarakah sebagai berikut: Nilai proyek : Rp100.0 0 6 . Contoh ilustrasi I transaksi musayarakah (pencataan dilakukan oleh mitra pasif. Berdasarkan pembedaan jenis mitra ini. dan pada saat itu juga.

0 0 .0 0 . kerugian investasi musyarakah diakui sesuai porsi dana.0 0 .0 0 .000. Pada ilustrasi diatas.0 0 0 2 .0 0 0 1 .0 0 .0 0 0 5 0 .0 0 . jumlah investasi bank syariah pada nasabah adalah tetap hingga akhir masa akad.0 0 0 3 0 .0 0 0 3 .0 0 .0 0 0 4 0 .0 0 3 0 . maka jurnal yang dilakukan oleh Bank Syariah Sejati yaitu: T ng a a gl 2Februa 2 1 ri 0 2 R ekening Ka a s/T bung n -H a endra Investa Musya ka si ra h D ebit Kredit 6 .2Ag 00 ustus2 1 00 2Ag ustus2 1 . jika Hendra mampu mengembalikan investasi musyarakah pada saat jatuh tempo.0 0 .0 0 25 0 .0 0 0 5 0 .0 0 6 .5 0 0 1 .0 0 0 3 0 .0 0 Fadhol Mubarak Page 6 .5 0 0 4 0 . Pada tanggal 2 Agustus 2010 dan 2 Februari 2011.5 0 0 0 0 .H a endra Ta ihan pendapa n ba i ha m g ta g sil usya ka ra h 2Ag ustus2 1 00 Ta iha penda ta ba i ha m g n pa n g sil usya rakah Penda tan B i H sil Musya ka pa ag a ra h Ka s/Ta bung n .5 0 0 4 0 .Tang al g Rekening 1 Februari 2 1 Investasi Musyarakah 2 00 Tabung Hendra an Kewajiban Kom en Adm itm inistratif Pem biayaan Pos Lawan Kom en Adm itm inistratif Pem biayaan 0 Maret 2 1 2 00 Investasi Musyarakah Tabung Hendra an Kewajiban Kom en Adm itm inistratif Pem biayaan Pos Lawan Kom en Adm itm inistratif Pem biayaan D ebit Kredit 3 .0 0 0 5 0 .H a endra Ta ihan pendapa n ba i ha m g ta g sil usya ka ra h 1 Ag 2 ustus 2 1 00 Pada Musyarakah permanen.5 0 0 1 Februa 2 1 Ka 2 ri 0 0 s/Ta bung n .0000 dan Rp15. Jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut: Perhitungan bagian Bank dan Nasabah atas laba bersih Periode Pela pora L ba n a 2Feb 2 1 . pendapatan musyarakah diakui sebesar bagian mitra pasif sesuai kesepakatan.0 0 35 0 .0 0 .0 0 0 0 0 .0 0 0 5 0 .0 0 0 0 0 .0 0 . Hendra melaporkan keuntungan bersih dari usaha musyarakah masing-masing sebesar Rp10.0 0 0 7 0 .0 0 0 0 0 .0 0 0 5 0 .0 0 Jurnal yang diperlukan Ta g l ng a 2Februa 2 1 ri 0 0 R ekening Ta iha penda ta ba i ha m g n pa n g sil usya rakah Penda tan B i H sil Musya ka pa ag a ra h D ebet Kredit 3 0 .5 0 0 4 0 .0 0 0 3 0 . Sementar itu.0 0 25 0 .0 0 0 2 .0 0 4 0 .000.0 0 .0 0 .0 0 .0 0 0 Selama Akad berlangsung.000.0 0 . Bagian Bank Syariah Sejati atas laba bersih yang dilaporkan pada tanggal 2 Agustus 2010 dibayarkan oleh nasabah pada tanggal 12 Agustus 2010 dan untuk bagian laba bersih yang dilaporkan pada tanggal 2 Februari 2011 dibayarkan tanggal 12 Februari 2011. yaitu nasabah mampu mengembalikan investasi musyarakah dan nasabah tidak mampu mengembalikan investasi musyarakah.2Feb 2 1 00 01 Jum h L baB la a ersih Porsi B nk (3 % Porsi Na a 0 ) sabah (7 % 0 ) 1 . Pada saat akad diakhiri terdapat dua kemungkinan.0 0 35 0 .0 0 .

Berdasarkan PSAK 106 paragarf 24 disebutkan bahwa kerugian investasi musyarakah yang bukan disebabkan oleh kelalaian pengelola diakui sesuia dengan porsi dana masing-masing mitra dan mengurangi nilai asset musyarakah.0 0 0 0 0 .H a endra Piuta Investa Musya ka Ja Tem ng si ra h tuh po 0 Juni 2 1 2 02 Ka Ta s\ bung n .0 0 Jurnal Pada Saat Pembayaran Cicilan Pengembalian Investasi Musyarakah T ng a a gl R ekening 2Februa 2 1 Ka Ta ri 0 2 s\ bung n . Kerugian usaha musyarakah dibedakan menjadi dua jenis yaitu kerugian yang disebabkan oleh kelalaian pengelola (mitra aktif) dan kerugian yang bukan disebabkan oleh kelalaian pengelola. investasi musyarakah yang belum dikembalikan oleh mitra aktif diakui sebagai piutang. disebutkan bahwa kerugian investasi musyarakah yang disebabkan oleh kelalaian mitra aktif.000.0 0 0 0 0 .H a endra Piuta Investa Musya ka Ja Tem ng si ra h tuh po 0 April 2 1 2 02 Ka Ta s\ bung n .000. Investas Bank Porsi Tanggung Jawab Bank = Total Investasi Musyarakah 60. maka porsi kerugian yang harus diakui oleh Bank Syariah Sejati sesuai dengan proporsi modal yaitu sebesar Rp6. Misalkan pada ilustrasi diatas Hendra tidak dapat mengembalikan investasi musyarakah sekaligus.000. maka bank syariah sebagai mitra pasif tidak melakukan pencatatan (jurnal) dan kerugian ini tidak berpengaruh pada pengembalian modal investasi musyarakah pada bank syariah. Melanjutkan ilustrasi diatas jika pada tanggal 2 Februari 2011.H a endra Piuta Investa Musya ka Ja Tem ng si ra h tuh po 2Ma 2 1 ret 0 2 Ka Ta s\ bung n . maka kerugian tersebut harus ditanggung oleh mitra aktif atau pengelola usaha musyarakah. dan Bank Syariah Sejati setuju untuk meberikan keringanan kepada Hendra untuk mencicil selama 5 bulan untuk mengembalikan investasi musyarakah.000.000 X Total Kerugian Porsi Tanggung Jawab Bank = 100. Jurnal yang diperlukan Bank Syariah untuk mencatat transaksi tersebut yaitu: Jurnal Pengakuan Piutang Ta g l ng a R ekening 2Februa 2 1 Piuta Investa Musya kah ja tem ri 0 2 ng si ra tuh po Investasi Musya ka ra h D ebit Kredit 6 .0000 Page 7 Fadhol Mubarak . Hendra melaporkan adanya kerugian usaha sebesar Rp10. jika terjadi kerugian ini.Berdasarkan PSAK 106 paragraf 33 disebutkan bahwa pada saat akad musyarakah berakhir.H a endra Piuta Investa Musya ka Ja Tem ng si ra h tuh po 0 Mei 2 1 2 02 Ka Ta s\ bung n . Oleh karena itu.000 yang disebabkan oleh adanya wabah penyakit yang menyerang sebagian peternakan ayamnya.H a endra Piuta Investa Musya ka Ja Tem ng si ra h tuh po D ebit Kredit 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 1000 2000 Salah satu cirri investasi musyarakah adalah ikut sertanya pemilik modal menanggung risiko jika terjadi kerugian usaha.0 0 6 . Berdasarkan PSAK 106 paragraf 24.000 X 10.000.000.

000. jika diasumsikan bahwa pada pelporan laba tanggal 2 Februari 2011.000. Dalam perjanjian tersebut disebutkan PT Argosari Sejahtera akan menyerahkan modal berupa tanah dengan harga pasar senilai Rp900. dimana porsi kepemilikan Bank akan berkurang setiap tahun sebesar 10% dari modal awal Bank.0 0 .Porsi Tanggung Jawab Bank = 6.0 0 6 0 .000. Bank Syariah Sejati akan menjurnal sebagai berikut: Ta g l ng a R ekening 2Februa 2 1 Ka Tabung n .000. Kegiatan operasional Argolestari Trade sepenuhnya dikendalikan oleh manajemen PT Argosari Sejahtera sebagai mitra aktif.000 dengan pencairan dalam tiga bulan (masing-masing Rp1. maka pada saat pengembalian modal musyarakah pada akhir akad. • Jurnal yang dicatat oleh Bank Syariah Sejati: Fadhol Mubarak Page 8 . Jadwal Pembayaran angsuran dan pembagian bagi hasil disepakati paling lambat pada tanggal 30 April setiap tahun (mulai tahun 2006).000.0 0 0 0 0 .000. Herman menderita kerugian sebesar 10.000.0 0 0 4 0 . Argolestari Trade merupakan unit usaha terpisah dari PT Argosari Sejahtera sehingga menyelenggarakan catatan akuntansi tersendiri.000. Adapun rincian transaksi sebagai berikut: a.000. Adapun nisbah bagi hasil sebesar 60% untuk PT Argosari Sejahtera dan 40% untuk Bank Syariah Sejati.0000 dengan nilai buku sebesar Rp400.000 dan bangunan dengan taksiran umur ekonomis selama 10 tahun dan harga pasar sebesar Rp1.0 0 0 6 . akumulasi penyusutan sebesar Rp300.0 0 II. Pada tanggal 10 Januari 2005 PT Argosari Sejahtera menandatangani akad musyarakah dengan Bank Syariah Sejati.000.000) beserta uang tunai senilai Rp1.000 Jurnal Pencatatan Kerugian Musyarakah Ta g l ng a R ekening 2Februa 2 1 Kerug Musyaraka ri 0 1 ian h Penyisihan Kerug n Investa Musya kah ia si ra D ebit Kredit 6000 000 6000 000 Berdasarkan PSAK 106 paragraf 26 disebutkan bahwa bagian mitra pasif atas investasi musyarakah atas investasi musyarakah dengan pengembalian dana mitra pasif di akhir akad dinilai sebesar: a) Jumlah kas yang dibayarkan untuk usaha musyarakah pada awal akad dikurangi kerugian (jika ada). Namun.000.000). sedangkan Bank Syariah Sejati sebagai mitra pasif akan menyerahkan uang tunai sebesar Rp3. Perjanjian akad musyarakah disetujui tanggal 20 Januari 2005.000.000 (harga perolehan sebesar Rp900. Akad Musyarakah merupakan akad musyarakah menurun.000. atau b) NIlai wajar asset musyarakah non kaspada saat penyerahan untuk usaha musyarakah setelah dikurangi penyusutan dan kerugian (jika ada) Dengan demikian.H ri 0 2 s/ a endra Penyisihan Kerug Investa Musyarakah ian si Investasi Musyarakah D ebit Kredit 5 .000. yaitu Argolestari Trade yang bergerak dalam bidang perdagangan ekspor komoditas pertanian.000.000.000. mitra pasif dan perusahaan bentukan) Pada tahun 2005 PT Argosari Sejahtera menandatangani kerjasama musyarakah dengan Bank Syariah Sejati untuk membiayai pembentukan unit usaha baru dari PT Argosari Sejahtera. Ilustrasi II Transaksi Musyarakah (pencataan oleh mitra aktif.

0 0 3 0 .000.Bank syariah Sejati 1.0 0 0 9 0 0 .000.0 0 0 .000.000.000.Argolestari Trade 1.0 0 0 .000.000 Bangunan 1.000 15 Maret 2005 Investasi Musyarakah 1.000.Argolestari Trade 1.000.Argosari Sejahtera 2.000.0 0 0 .000.0 0 0 .0 0 0 4 0 0 .000.0 0 1 0 .000 Giro .0 0 0 9 0 0 .0 0 0 .000.000 Dana Syirkah Temporer Mitra Aktif .000.Argolestari Trade 1.900.0 0 0 .000.000.000 Pos Lawan Kewajiban Komitmen Administratif Pembiayaan 1.000 Kewajiban Komitmen Administratif Pembiayaan 1. Pencairan dana tahap kedua dan tahap ketiga dari Bank Syariah Sejati yang dikreditkan kepada Giro Argolestari Trade terjadi pada tanggal 15 Februari dan 15 Maret 2005 • Jurnal Oleh Bank Syariah Sejati Tanggal Rekening Debit Kredit 15 Februari 2005 Investasi Musyarakah 1.000.0 0 0 .000.000 Pos Lawan Kewajiban Komitmen Administratif Pembiayaan 1.T ng a a gl Keterang n a 1 -Jan-0 Posla 0 5 wan kom en adm itm inistra pem yaa tif bia n Kewa jiban Kom en Adm itm inistratif Pem biaya n a D ebit Kredit 3 0 .000 Kas dan Bank 2.000 Giro .000 • Jurnal Oleh Argolestari Trade Tanggal Rekening Debit Kredit 15 Januari 2010 Tanah 900.000 • Jurnal Oleh Argolestari Trade Fadhol Mubarak Page 9 .0 0 0 .000.000.000 c.000.000.000.9 0 0 . Pada tanggal 15 Januari 2005.000.000 Giro .000.000.000 Dana Syirkah Temporer Mitra Pasif .000.0 0 0 . terjadi pembentukan usaha musyarakah Argolestari Trade dengan penyerahan modal berupa tanah dan bangunan beserta uang tunai dari PT Argosari Sejahtera beserta pencairan dana tahap pertama dari Bank Syariah Sejati yang dibukukan ke rekening Giro Argolestari Trade • Jurnal Oleh PT Argosari Sejahtera T ng a a gl R ekening 1 Ja ri 2 0 Investa Musya ka 5 nua 0 5 si ra h Ka s Investa Musya ka si ra h Akum si Penyusuta .G ula n edung Ta h na G edung S elisih Penila n Aset Musya ka ia ra h D ebit Kredit 1 0 .000.0 0 0 .0 0 0 .000.000 Kewajiban Komitmen Administratif Pembiayaan 1.000.0 0 b.000.0 0 0 .000 Pos Lawan Kewajiban Komitmen Administratif Pembiayaan 1.000 Kewajiban Komitmen Administratif Pembiayaan 1.0 0 3 0 0 .0 0 0 • Jurnal Oleh Bank Syariah Sejati Tanggal Rekening Debit Kredit 15 Januari 2005 Investasi Musyarakah 1.000.0 0 0 .000.0 0 1 0 .

900.000.000 • Jurnal oleh Argosari Sejahtera Debit Kredit 90.000. Argolestari Trade mencatat penyusutan atas bangunan selama umur ekonomis.000.000. Dari Kontrak diketahui bahwa bagian porsi kepemilikan Bank akan berkurang sebesar 10% setiap tahun sehingga dapat disimpulkan bahwa masa akad selama 10 tahun (100%/10%) • Jurnal oleh Argolestari Trade Rekening Beban Penyusutan .000.000 3.Argosari Sejahtera Hutang Bagi Hasil Mitra Pasif .000.000.000. Argolestari Trade mengumumkan besarnya bagi hasil bagi masing-masing mitra dan melakukan ayat jurnal penutup • Jurnal oleh Argolestari Trade Tanggal Rekening 31 Desember 2005 Pendapatan Beban Penyusutan Beban Usaha Pendapatan Belum dibagikan 31 Desember 2005 Beban Bagi Hasil Hutang Bagi Hasil Mitra Aktif .000 1.140.000.000. Argolestari Trade memperoleh pendapatan sebesar 3.000.900.000.000 1.000 1.000.000.000.900.000 • Jurnal oleh PT Argosari Sejahtera Fadhol Mubarak Page 10 .0000 dan beban usaha sebesar 1.000 e.000 d.000.000.000.Gedung Akumulasi Penyusutan Debit Kredit 100. Pada tanggal 31 Desember 2005.000 760.000 1.Bank syariah Sejati 1.000.000.000.000 1.Bank Syariah Sejati 31 Desember 2005 Pendapatan Belum dibagikan Beban Bagi Hasil Debit Kredit 3.000 100.000.000.000.000 Dana Syirkah Temporer Mitra Pasif .000.000.000 • Jurnal Oleh Argolestari Trade Rekening Kas/Piutang Pendapatan Beban Usaha Kas/Hutang Debit Kredit 3.Tanggal Rekening Debit Kredit 15 Februari 2005 dan Bank Kas 1.000.000 100. dan PT Argosari Sejahtera mencatat amortisasi selisih penilaian asset tetap selama masa akad.000.000.000 1.000.000.000.000 1.000 90.000. Selama kegiatan operasional tahun 2005.000 Rekening Selisih Penilaian Aset Musyarakah Keuntungan atas Selisih Penilaian Aset Musyarakah f. Pada tahun 2005.900.000 Dana Syirkah Temporer Mitra Pasif .000 15 Maret 2005 Kas dan Bank 1.000.000.000 1.Bank syariah Sejati 1.

0 0 0 .000 Kas dan Bank 760.000 1.0 0 0 . terjadi pembayaran angsuran pertama kepada Bank Syariah Sejati dan pembayaran bagi hasil kepada PT Argosari Sejahtera.000 760.Bank Syariah Sejati 760.0 0 0 . Pada tanggal 20 April 2006.0 0 1 4 .MitraPa sif Jum h D naS la a yirkah Tem porer T ta K a a d nE u a o l ew jib n a k it s 6 0 .0 0 0 .000.0 0 0 7 0 .000 • Jurnal oleh Bank Syariah Sejati Debit Kredit 760.000 • Tanggal Jurnal Oleh Bank Syariah Sejati Rekening 15-Apr-06Kas/Giro .0 0 0 .0 0 7 0 .8 0 0 .000 Tanggal Rekening 31 Desember 2005 Tagihan Pendapatan Bagi Hasil Musyarakah Pendapatan Bagi Hasil Musyarakah g.0 0 0 1 0 .0 0 0 .0 0 0 .0 0 (1 0 0 .000.0 0 2 0 .1 0 0 .140.000.9 0 0 .0 0 0 .0 0 6 . Pada tanggal 15 April 2006.000 760. Argolestari Trade membayarkan bagi hasil untuk bagian Bank Syariah Sejati • Jurnal Oleh Argolestari Trade Tanggal Rekening Debit Kredit 15-Apr-06Hutang Bagi Hasil Mitra Pasif .8 0 0 .0 0 0 ) 9 0 0 .0 0 5 0 . • Jurnal Oleh Argolestari Trade Fadhol Mubarak Page 11 .0 0 0 .0 0 0 .9 0 0 .0 0 0 .Tanggal Rekening 31 Desember 2005 Piutang Bagi Hasil Pendapatan Bagi Hasil Debit Kredit 1.B ng n ula n a una T ta A et o l s K w jib nd ne u s e a a a k ita Kewa n jiba H ngB g H sil MitraAktif .000.Arg uta ai a olestari S htera eja H ngB g H sil MitraPa .0 0 h.0 0 0 1 0 .B nk S ria S ti uta ai a sif a ya h eja Jum h Kewa n B g H sil la jiba a i a Eu s k ita D naS a yirka Tem h porer . Berdasarkan kebijakan manajemen PT Argosari Sejahtera.000.MitraAktif D naS a yirka Tem h porer .0 0 7 0 0 .000.Argolestari Trade Tagihan Pendapatan Bagi Hasil Musyarakah Debit Kredit 760.000.0 0 0 .9 0 0 .000 i.0 0 0 . Cuplikan Neraca Argolestari Trade Per 31 Desember 2005 A et s Ka da B nk s n a T na a h B ng n a una Akum si Penyusuta .000.0 0 3 0 .140.0 0 9 0 0 .0 0 0 . pembayaran angsuran pertama kepada Bank Syariah Sejati dilakukan oleh Argolestari Trade dengan mengurangi bagian pendapatan bagi hasil PT Argosari Sejahtera.0 0 0 .

000.000 20-Apr-06Hutang Bagi Hasil Mitra Aktif .000.140.PT Argosari Sejahtera 1.000.140.000.Tanggal Rekening Debit Kredit 20-Apr-06Dana Syirkah Temporer Mitra Pasif .Argolestari Trade Investasi Musyarakah Debit Kredit 300.000 Fadhol Mubarak Page 12 .000 Kas dan Bank 300.000 840.Bank Syariah Sejati 300.000 • Tanggal Jurnal Oleh Bank Syariah Sejati Rekening 20-Apr-06Kas/Giro .PT Argosari Sejahtera Kas dan Bank 300.000 • Tanggal Jurnal oleh PT Argosari Sejahtera Rekening 20-Apr-06Kas dan Bank Investasi Musyarakah Piutang Bagi Hasil Musyarakah Debit Kredit 840.000.000.000.000.000 Dana Syirkah Temporer Mitra Aktif .000 1.000 300.000.000 300.000.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful