Sistem Bioteknologi

Oleh

:

Inas Chikita Murin NIS 9341 Andi Paranrengi NIS 9064 Yusriandi NIS 9133 M. Asril NIS 8956 Yogie NIS 9013

SMPN 66 Jakarta JL. Masjid An-nur, kebayoran lama

Bioteknologi
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietasvarietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan. Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, rekombinan DNA, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakitpenyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS. Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala. Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan rekombinan DNA, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan. Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru. Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan.

1919 Karl Ereky.Garis waktu bioteknologi • • • • • • • • • • • • • • • • 8000 SM Pengumpulan benih untuk ditanam kembali. Vavilov menciptakan penelitian komprehensif tentang pengembangbiakan hewan 1880 Mikroorganisme ditemukan 1856 Gregor Mendel mengawali genetika tumbuhan rekombinan 1865 Gregor Mendel menemukan hukum hukum dalam penyampaian sifat induk ke turunannya. Bukti bahwa bangsa Babilonia. coli. insinyur Hongaria. digunakan untuk memproduksi insulin dan obat lain. pertama menggunakan kata bioteknologi 1970 Peneliti di AS berhasil menemukan enzim pembatas yang digunakan untuk memotong gen gen 1975 Metode produksi antibodi monoklonal dikembangkan oleh Kohler dan Milstein 1978 Para peneliti di AS berhasil membuat insulin dengan menggunakan bakteri yang terdapat pada usus besar 1980 Bioteknologi modern dicirikan oleh teknologi DNA rekombinan. 6000 SM Pembuatan bir. fermentasi anggur. dan Romawi melakukan praktik pengembangbiakan selektif (seleksi artifisal) untuk meningkatkan kualitas ternak. Model prokariot-nya. Sekitar 5% pengidap diabetes alergi terhadap insulin hewan yang sebelumnya tersedia) 1992 FDA menyetujui makanan GM pertama dari Calgene: tomat "flavor saver" 2000 Perampungan Human Genome Project . dalam bentuk manusia. Mesir. E. membuat roti. 1800 Nikolai I. membuat tempe dengan bantuan ragi 4000 SM Bangsa Tionghoa membuat yogurt dan keju dengan bakteri asam laktat 1500 Pengumpulan tumbuhan di seluruh dunia 1665 Penemuan sel oleh Robert Hooke(Inggris) melalui mikroskop.

[sembunyikan] l•d•s Bidang utama teknologi Kecerdasan buatan · Teknologi keramik · Teknologi komputasi · Elektronika · Teknologi energi · Penyimpanan energi · Rekayasa fisika · Teknologi lingkungan · Teknik material · Teknik material · Mikroteknologi · Nanoteknologi · Teknologi nuklir · Rekayasa optik · Komputer quantum Peralatan berkemah · Tempat bermain · Peralatan olahraga Teknologi informasi · Teknologi komunikasi · Grafis · Teknologi musik · Pengenalan suara · Teknologi visual Konstruksi · Teknik finansial · Manufaktur · Mesin · Pertambangan Bom · Senapan · Amunisi · Teknologi militer dan peralatan · Teknik kelautan · Pesawat tempur · Kapal perang · Peluru kendali · Tank Peralatan rumah tangga · Teknologi rumah tangga · Teknologi pendidikan · Teknologi pangan Teknik material · Teknik finansial · Teknik kelautan · Teknik biomedis · Teknik keselamatan · Teknik kesehatan · Teknik penerbangan · Teknik perkapalan · Teknik pertanian · Teknik arsitektur · Rekayasa biologi · Teknik bioproses · Teknik biomedis · Teknik kimia · Teknik sipil · Teknik komputer · Teknik konstruksi · Teknik listrik · Teknik elektro · Teknik lingkungan · Teknik industri · Teknik mesin · Teknik mekatronika · Teknik metalurgi · Teknik pertambangan · Teknik nuklir · Teknik perminyakan · Teknik perangkat lunak · Teknik struktur · Rekayasa jaringan Teknik biomedis · Bioinformatika · Bioteknologi · Informatika kimiawi · Teknologi perlindungan kebakaran · Farmakologi · Teknik keselamatan · Teknik kesehatan Angkasa luar · Teknik penerbangan · Teknik perkapalan · Kendaraan bermotor · Teknologi luar angkasa Ilmu terapan Olahraga dan Rekreasi Informasi dan Komunikasi Industri Militer Rumah tangga Teknik Kesehatan dan Keselamatan Transportasi .artikel ilmiah populer mengenai bioteknologi di harian Pikiran Rakyat. Jekyll & Mr Hyde" Bioteknologi .Pranala luar • "Dr.

hasilnya antara lain tempe. teknik kimia. tape. gula. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. asam asetat. dan enzimologi. genetika. oncom. dan sebagainya termasuk keju dan yoghurt. tape. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. atau bahan makanan. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. misalnya dengan fermentasi. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. Proses yang dibantu mikroorganisme. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa . kecap. biologi sel.Bioteknologi 12 April 2009 A. seperti tempe. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. dan kecap. biokimia.

Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. dan mentega. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. . Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. seperti yoghurt. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. Pengolahan Bahan Makanan a.lalu. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. keju. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa.

susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. kemudian didinginkan sampai 30oC. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Selanjutnya. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. Jamur Aspergillus oryzae . b. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. yaitu klimosin.Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. jamur.

Ragi merupakan kumpulan spora mikroorganisme. meningkatkan vitalitas. Akan tetapi. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. mencegah anemia. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. dapat mengurangi toksisitas. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. dan kanker. bergantung pada bahan dasarnya. dalam hal ini kapang. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. Untuk membuat tempe. Dalam proses pembuatan tempe . namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. memperlancar pencernaan. dapat menurunkan kadar kolesterol. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. penyakit gula. menghambat ketuaan.bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik.

Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. dan Rhyzopus oryzae. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). 2. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. Bioteknologi Bidang Pertanian a. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). dan karbohidrat. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. Rhyzopus arrhizus. lemak. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. Jadi. yaitu Rhyzopus oligosporus. dan metode porus (menggunakan . Rhyzopus stolonifer. tergantung media yang digunakan. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi.paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe.

dan Spatyphilum. cahaya. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. Dracaena. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. kedondong bangkok. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. pecahan batu bata. antara lain jambu air. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. Namun. pertumbuhan tanaman lebih cepat. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. melon. Aglonema. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. kurang air. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. paprika. sawi. mentimun. antara lain tomat.media kerikil. Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. risiko kerusakan tanaman karena banjir. dan bayam. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. bebas dari hama. dan lain-lain). kangkung. mineral. tidak perlu lahan yang terlalu luas. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. dan . hemat biaya perawatan. selada. dan CO2. dan erosi tidak ada.

aeroponik adalah pemberdayaan udara. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. Jadi. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm.belimbing. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). Dewasa ini. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam . 3. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. b.

Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. penciptaan sumber energi. dan sebagainya.industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. seperti rekayasa genetika. sehingga dapat direkomendasikan. dan rekombinasi DNA. fusi sel. penanganan polusi. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan . a. Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. teknologi plasmid. misalnya melalui transplantasi inti.

Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. Setelah diberi inti baru. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. membuat antibodi monoklonal. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid.inti yang diterimanya. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. . b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). antara lain untuk pemetaan kromosom. dan membentuk spesies baru. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. Manfaat fusi sel. Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma.

c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. b) dapat beraplikasi diri. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena alasan-alasan sebagai berikut. 2) DNA dapat disambungkan b. . vaksin. 4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. Oleh karena itu. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. antibiotika dan hormon. rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. Sifat-sifat plasmid.3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya.

4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut.1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme . Manfaat antibodi monoklonal. b) mengikat racun dan menonaktifkannya.

para peneliti mencoba mengembangkan agar bakteri Rhizobium dapat hidup di dalam akar selain tumbuhan polong-polongan. Di dalam nodul tersebut terdapat bakteri Rhizobium yang dapat mengikat nitrogen bebas dari udara. Bioteknologi bidang pertanian Dewasa ini perkembangan industri maju dengan pesat. sehingga tumbuhan polong-polongan dapat mencukupi kebutuhan nitrogennya sendiri. dewasa ini telah dikembangkan bioteknologi di bidang pertanian. dan testosteron. Di sisi lain kebutuhan akan hasil pertanian harus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. hormon pertumbuhan. kortison. Di samping. Hormon-hormon yang telah diproduksi. Akibatnya. Beberapa penerapan bioteknologi pertanian sebagai berikut.untuk memproduksi hormon. banyak lahan pertanian yang tergeser. 1) Pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen Nitrogen (N2) merupakan unsur esensial dari protein DNA dan RNA. Untuk mendukung hal tersebut. Pada tumbuhan polong-polongan sering ditemukan nodul pada akarnya. itu juga berupaya meningkatkan kemampuan bakteri dalam mengikat nitrogen dengan teknik rekombinasi gen. c. . Dengan bioteknologi. misalnya insulin. lebih-lebih di daerah sekitar perkotaan.

kemudian disisipkan pada sel tanaman kentang. . Produk tersebut. misalnya berupa hormon pertumbuhan yang dapat merangsang pertumbuhan hewan ternak. 2) Pembuatan tumbuhan tahan hama Tanaman yang tahan hama dapat dibuat melalui rekayasa genetika dengan rekombinasi gen dan kultur sel. d.Kedua upaya di atas dilakukan untuk mengurangi atau meniadakan penggunaan pupuk nitrogen yang dewasa ini banyak digunakan di lahan pertanian dan menimbulkan efek samping yang merugikan. untuk mendapatkan tanaman kentang yang kebal penyakit maka diperlukan gen yang menentukan sifat kebal penyakit. Bioteknologi bidang peternakan Dengan bioteknologi dapat dikembangkan produk-produk peternakan. Gen tersebut. jika diinfeksikan pada hewan dapat mendorong pertumbuhan dan menaikkan produksi susu sampai 20%. Dengan rekayasa genetika dapat diciptakan hormon pertumbuhan hewan buatan atau BST (Bovin Somatotropin Hormon). Contohnya. Hormon tersebut direkayasa dari bakteri yang. kemudian ditumbuhkan menjadi tanaman kentang yang tahan penyakit. Sel tanaman kentang tersebut. Selanjutnya tanaman kentang tersebut dapat diperbanyak dan disebarluaskan.

dan lain-lain yang akan diuraikan oleh bakteri dalam fermenter. Bioteknologi bahan bakar masa depan Kamu sudah mengetahui bahwa bahan bakar minyak termasuk sumber daya yang tidak bisa diperbarui. antara lain adalah biogas dan gasohol. Sedangkan teknologi gasohol telah dikembangkan oleh negara Brazil sejak harga minyak meningkat sekitar tahun 1970. Pada fase anaerob akan dihasilkan gas metana yang dibakar dan digunakan untuk bahan bakar. daun-daunan. Biogas dibuat dalam fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran makhluk hidup.e. Oleh karena itu. Di negara Cina. Hal itu merupakan tantangan bagi para ilmuwan untuk menemukan bahan bakar pengganti yang diproduksi melalui bioteknologi. dan India terdapat beberapa kelompok masyarakat yang hidup di desa yang telah menerapkan teknologi fermenter gasbio untuk menghasilkan metana. Alternatif bahan bakar masa depan untuk menggantikan minyak. kertas. Bahan baku teknologi fermenter tersebut adalah feses hewan. yaitu gasbio (metana) dan gasahol (alkohol). Gasohol dihasilkan dari fermentasi kapang terhadap gula tebu yang . Saat ini telah ditemukan dua jenis bahan bakar yang diproduksi dari fermentasi limbah. suatu saat akan habis.

Kelebihan bahan bakar hasil proses ini adalah rendahnya kandungan sulfur. Proses pirolisis yaitu proses dekomposisi bahan-bahan sampah dengan suhu tinggi pada kondisi tanpa oksigen. Gasohol bersifat murah. Bahan hasil perombakan zat-zat makroorganik (dari hewan. dibakar. Salah satu contoh proses daur ulang sampah yang telah diuji pada beberapa sampah tumbuhan adalah proses pirolisis. Penanganan sampah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Bahan-bahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar. Keberadaan limbah sangat mengancam lingkungan. dapat diperbarui dan tidak menimbulkan polusi. dan sisa makanan. sehingga cukup mengurangi tingkat pencemaran. f. Bioteknologi pengolahan limbah Kaleng. tumbuhan. Oleh karena itu. kertas bekas. Di antara semua cara tersebut yang paling baik adalah dengan daur ulang. Dengan cara ini sampah dapat diubah menjadi arang. Bahan-bahan tersebut dinamakan limbah atau sampah. manusia ataupun gabungannya) secara biologiskimiawi . misalnya dengan ditimbun. sisa aktivitas pertanian atau industri merupakan bahan yang biasanya sudah tak dikehendaki oleh manusia. gas (misal: metana) dan bahan anorganik. harus ada upaya untuk menanganinya.melimpah. atau didaur ulang.

Selama proses pengomposan terjadilah penguraian. air limbah. Dengan bioteknologi. Dalam pembuatan kompos. Pengolahan limbah secara bioteknologi melibatkan kerja bakteri-bakteri aerob dan anaerob. misalnya selulosa. jamur) serta oleh hewan-hewan kecil disebut kompos. misalnya menguraikan minyak. diproduksi oleh bakteri Acinetobacter calcoaceticus. Cara lain dalam mengatasi polusi minyak. . yaitu dengan menggunakan pengemulsi yang menyebabkan minyak bercampur dengan air sehingga dapat dipecah oleh mikroba. pengolahan limbah menjadi terkontrol dan efektif.dengan bantuan mikroorganisme (misalnya bakteri. pembentukan asam organik terutama asam humat yang penting dalam pembuatan humus. sangat diperlukan mikroorganisme. Bioteknologi dapat diterapkan dalam pengolahan limbah. yaitu polisakarida yang disebut emulsan. Salah satu zat pengemulsi. Jenis mikroorganisme yang diperlukan dalam pembuatan kompos bergantung pada bahan organik yang digunakan serta proses yang berlangsung (misalnya proses itu secara aerob atau anaerob). Hasil pengomposan bermanfaat sebagai pupuk. dan plastik.

wordpress.com/2009/04/12/bioteknologi/ .DAFTAR PUSTAKA Wikipedia indonesia melalui google.com http://winaraku.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful