MAKALAH DESAIN GRAFIS Disusun dalam rangka pemenuhan tugas tuntutan mata kuliah Desain Grafis

Oleh : Putra Dwijatmiko Kelas : Teknik Informatika B POLITEKNIK KEDIRI TAHUN AKADEMIK 2008/2009

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan ijinNya kami dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan sebaik-baiknya. Karya tulis ini kami susun dalam rangka memenuhi tugas tuntutan mata kuliah Desain Grafis. Penulis bermaksud untuk menyajikan yang terbaik, namun dengan segala keterbatasan yang kami miliki tentunya karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan. Terlepas dari hal tersebut penulis berharap karya tulis ini ada manfaatnya. Akhirnya penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang tiada terhingga kepada Dosen kami yang telah membimbing kami, dan kedua orang tua kami yang telah memberikan biaya dan sarana untuk kami dapat melakukan studi. Semoga amal baik saudara mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Amien.

Kediri,

Mei 2009

Penulis

C.. THE SYMETRICAL GRID …………………………. TIPOGRAFI ………………………………………………. Kata Pengantar ……………………………………………………………. PENGETIAN LAYOUT ………………………………. Tujuan Pembahasan ………………………………………… 1 i ii iii iv ..DAFTAR ISI Halaman Judul ………………………………………………………………….. PENGERTIAN TIPOGRAFI ………………………… B..... B. III. Daftar Isi ………………………………………………………………………. BAB II PEMBAHASAN I. Abstrak …………………………………………………………………………... BAB III PENUTUP Kesimpulan ……………………………………………………… 20 Daftar Pustaka 2 2 2 2 3 3 3 3 4 17 1 B. SEGI RUPA HURUF ………………………………….. BAB I PENDAHULUAN A.. LAYOUT …………………………………………………… A. SEJARAH TIPOGRAFI ………………………………. II.. NIRMANA ………………………………………………... D... A.. C. THE GOLDEN SECTION ……………………………. Latar belakang …………………………………………….. GRID SYSTEM ……………………………………….

bentuk (form). Prinsip-prinsip tersebut. garis. atau “desain multimedia” (multimedia design’) Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Seperti jenis komunikasi lainnya. dan brosur. kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas. desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik .ABSTRAK Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis. tekanan (emphasis). ritme (rhythm).yang sering kali disebut sebagai “desain interaktif” (interactive design). ruang. dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. tekstur. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin. pengolahan gambar. seperti keseimbangan (balance). sejalan dengan perkembangan zaman. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape. majalah. seperti buku. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi. dan page layout. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. . proporsi (”proportion”) dan kesatuan (unity). desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Sebagai tambahan.

Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra. untuk menciptakan kesan tertentu. trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. . ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis.BAB I PENDAHULUAN A. Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. Dalam buku ini kami mendapatkan tugas untuk membuat sebuah makalah mengenai layout. 3. Latar belakang Buku ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi tugas tuntutan mata kuliah desain grafis yang telah diberikan. nirmana. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai apa itu layout. Tujuan pembuatan Tujuan kami untuk menyusun buku ini yaitu : 1. B. garis. Serta mengetahui fungsi dari pada hal tersebut. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan. Untuk memberikan informasi pada pembaca mengenai apakah itu CSS. sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. dan tipologi dari pada desain grafis. tipografi dan nirmana. 2. Sedangkan tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia. warna. Memenuhi tugas tuntutan dari Dosen pembimbing kami. Dan nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik.

Grid systems digunakan sebagai perangkat untuk mempermudah menciptakan sebuah komposisi visual. 0 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89 144 233 377. C. karya seni. kita memerlukan sebuah halaman untuk meletakkannya. Di bidang seni grafis. LAYOUT A. arsitektur. Deret bilangan ini memiliki rasio 8 : 13 yaitu rasio proporsi agung. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.. Tujuan utama dari penggunaan grid systems dalam desain grafis adalah untuk menciptakan suatu rancangan yang komunikatif dan memuaskan secara estetik. . GRID SYSTEM Sebuah grid diciptakan sebagai solusi terhadap permasalahan penataan elemenelemen visual dalam sebuah ruang.Proporsi agung juga dikenal dalam istilah deret bilangan fibonacci yaitu deret bilangan yang setiap bilangannya adalah hasil jumlah dari dua bilangan sebelumnya dan di mulai dari nol. huruf hingga layout sebuah halaman karena proporsinya yang harmonis. Bilangan ini sering dipakai dalam pengukuran bangunan. Proporsi agung sudah ditemukan sejak jaman kuno untuk menghadirkan proporsi yang sangat sempurna dan indah. PENGETIAN LAYOUT Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. proporsi agung menjadi dasar pembuatan ukuran kertas dan prinsip tersebut dapat digunakan untuk menyusun keseimbangan sebuah desain. Melalui grid system seorang perancang grafis dapat membuat sebuah sistematika guna menjaga konsistensi dalam melakukan repetisi dari sebuah kompisisi yang sudah diciptakan. Membagi sebuah garis dengan perbandingan mendekati rasio 8 : 13 berarti bahwa jika garis yang lebih panjang dibagi dengan garis yang lebih pendek hasilnya akan sama dengan pembagian panjang garis utuh sebelum dipotong dengan garis yang lebih panjang tadi..BAB II PEMBAHASAN I. Hal ini bisa juga disebut manajemen bentuk dan bidang. B. THE GOLDEN SECTION Sebelum kita bisa membuat grid.

Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri. lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa. B. pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan. Ini memberikan dua margin yang sama baik margin luar maupun margin dalam. yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus. PENGERTIAN TIPOGRAFI Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia. Dikenal pula seni tipografi. Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi. Untuk menjaga proporsi. Layout klasik yang dipelopori oleh Jan Tschichold (1902-1974) seorang typographer dari Jerman ini didasari ukuran halaman dengan proporsi 2 : 3. D. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia. II. yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. TIPOGRAFI A. halaman kanan akan berkebalikan persis seperti bayangan cermin dari halaman kiri. Puncak perkembangan tipografi. untuk menciptakan kesan tertentu. Dalam seni tipografi. margin luar memiliki bidang yang lebih lebar. terjadi kurang lebih pada abad 8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya.Sebuah obyek yang mempunyai proporsi agung mampu sekaligus memuaskan mata dan tercermin pada benda-benda alam. SEJARAH TIPOGRAFI Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia. sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta. THE SYMETRICAL GRID Dalam grid simetris. Ujung daun pakis dan spiral dalam rumah keong adalah contoh yang paling populer. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi .

Sekelompok pakar psikologi dari Jerman dan Austria pada tahun 1900 memformulasikan sebuah teori yang dikenal dengan teori Gestalt. SEGI RUPA HURUF Setiap bentuk huruf dalam sebuah alfabet memiliki keunikan fisik yang menyebabkan mata kita dapat membedakan antara huruf ‘m’ dengan ‘p’ atau ‘C’ dengan ‘Q’.lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya. Seluruh character secara optis rata dengan baseline. 2. Salah satu hukum persepsi dari teori ini membuktikan bahwa untuk mengenal atau ‘membaca’ sebuah gambar diperlukan adanya kontras antara ruang positif yang disebut dengan figure dan ruang negative yang disebut dengan ground. Tinggi dari badan huruf kecil secara optis rata dengan x-height. maka garis dasar yang mendominasi struktur huruf dalam alfabet dapat dibagi menjadi 4 kelompok besar. yaitu: 1. Pada dasarnya setiap huruf terdiri dari kombinasi berbagai guratan garis (strokes) yang terbagi menjadi dua. Kelompok garis tegak-datar. angka. 3. Berikut adalah terminologi yang umum digunakan dalam penamaan setiap komponen visual yang terstruktur dalam fisik huruf. BDGJPRU . Apabila kita telah memahami anatomi huruf secara baik. AKMNVZXYW Kelompok garis tegak-lengkung. EFHIL Kelompok garis tegak-miring. dengan mudah kita dapat mengenal sifat dan karakteristik dari setiap jenis huruf. Setiap character apakah huruf besar atau kecil memiliki batang (stem) yang pada bagian ujung-ujungnya dapat ditemukan beberapa garis akhir sebagai penutup yang disebut terminal. Teori ini berbasis pada ‘pattern seeking’ dalam perilaku manusia. Apabila ditinjau dari sudut geometri. yaitu guratan garis dasar (basic stroke) dan guratan garis sekunder (secondary stroke). • ANATOMI HURUF Langkah awal untuk mempelajari tipografi adalah mengenali atau memahami anatomi huruf. C. Gabungan seluruh komponen dari suatu huruf merupakan identifikasi visual yang dapat membedakan antar huruf yang satu dengan yang lain. dan tanda baca dalam tipografi disebut sebagai character. Setiap individu huruf.

Apabila kita menelaah keberadaan ruang negatif dari seluruh huruf maka secara garis besar dapat dipecah menjadi tiga kelompok. Pada tahun 1737. dalam pengertian bahwa dalam perhitungan angka. Pierre Fournier. pica (dibaca: paika). Pengukuran dari lebar persatuan huruf serta jarak antar huruf dihitung dengan satuan unit. maka akan terlihat bahwa susunan dari huruf-huruf tersebut memiliki suatu disiplin dalam pengukuran dan proporsi. Sistem pengukuran huruf yang lain diperkenalkan 40 tahun kemudian oleh Francois Ambroise Didot dari .4. yaitu figure dan ground. AKMNVWXYZ Perhitungan tinggi fisik huruf memiliki azas optikal-matematis. panjang baris huruf. BCDGOPQRSU Ruang negatif bersudut persegi-empat. EFHILT Ruang negatif bersudut persegi-tiga. COQS Huruf memiliki dua ruang dasar bila ditinjau dalam hukum persepsi dari teori Gestalt. Perhitungan unit hanya digunakan dalam proses yang menggunakan teknologi phototypesetting dan digital composition – teknologi yang digunakan untuk pengetikan dan pencetakan huruf agar dapat mendapatkan hasil cetak yang tajam dan presisi. • Point dan Pica Tiga dasar sistem pengukuran dalam tipografi adalah: point (biasa disingkat dengan pt). • SISTEM PENGUKURAN Apabila kita perhatikan susunan huruf-huruf pada sebuah naskah dalam majalah. Hal tersebut biasanya mencakup pengukuran tinggi huruf. Point digunakan untuk mengukur tinggi huruf. beberapa huruf dalam alfabet memiliki tinggi yang berbeda-beda. buku atau pun brosur. seorang pembuat huruf (type founder) dari Paris menemukan sistem pengukuran huruf dalam satuan point. sedangkan pica digunakan untuk mengukur panjang baris. jarak antara huruf yang satu dengan yang lain. serta jarak antarbaris. 3. 2. Apabila beberapa huruf tersebut dicetak secara berdampingan akan tercapai kesamaan tinggi secara optis. namun secara optis keseluruhan huruf tersebut terlihat sama tinggi. Ruang negatif bersudut lengkung. Huruf yang memiliki bentuk lengkung dan segitiga lancip pada bagian teratas atau terbawah dari badan huruf akan memiliki bidang lebih dibandingkan dengan huruf yang memiliki bentuk datar. dan unit. Kelompok garis lengkung. yaitu: 1.

• em dan en Spasi adalah berupa interval antar elemen tipografi yang mencakup: jarak antar huruf atau yang disebut kerning. Potongan metal ini disebut quad. perbedaan jenis huruf serta proporsi antara x-height dan body size memiliki pengaruh terhadap ukuran ascender dan descender. Em berupa kotak seukuran besarnya huruf.539 cm. • x-height x-height bukan merupakan sistem pengukuran huruf. jarak antar kata atau yang disebut word spacing dan jarak antarbaris atau yang disebut leading (dibaca:leding). • Leading Pengukuran jarak antarbaris (leading) dihitung dengan menggunakan satuan point. Sistem pengukuran tipografi tersebut berawal dari teknik cetak movable type yang pada perkembangan berikutnya diciptakan standarisasi pengukuran dan satuannya.Perancis. • Kerning Pengukuran jarak antarhuruf (kerning) dalam phototypesetting dan digital composition dihitung dengan sistem unit. sementara huruf ‘t’ dapat memiliki lebar 12 unit. maka setiap segmen ini disebut sebagai unit. Acuan yang dipakai sekarang adalah sistem Anglo-Saxon dengan perhitungan 72 pt setara dengan 1 inch atau 2. kemudian bila kotak ini dibagi menjadi beberapa segmen yang sama besar. Sebuah huruf ‘U’ dapat memiliki lebar 12 unit. sementara huruf ‘t’ dapat memiliki lebar 6 unit. Sebuah quad berbentuk persegi empat yang merupakan kotak sebesar ukuran huruf. Besar kecilnya x-height memiliki pengaruh terhadap jumlah huruf yang dapat terakomodasi dalam satu baris. Lembaran metal ini memiliki ketebalan yang beragam. Ukuran setengah dari em adalah en. Apabila huruf dengan ukuran 10 pt maka em-quad-nya berukuran 10 pt x 10 pt. namun besar kecilnya xheight dapat mempengaruhi tinggi huruf secara visual. Di samping itu. Sistem ini tidak memiliki acuan pengukuran yang tetap. Teknik tradisional yang digunakan untuk pengukuran ruang jarak antar kata adalah penyisipan potongan metal yang diletakkan di antara huruf yang satu dan yang lain. Teknik tradisional memakai lembaran metal yang disisipkan di antara baris. . Quad memiliki satuan yang disebut sebagai em. dalam pengertian bahwa unit memilikinilai yang berbedabeda tergantung kepada sistem yang digunakan.

• Berat Perubahan berat dari struktur bentuk dasar huruf terletak pada perbandingan antara tinggi dari huruf yang tercetak dengan lebar stroke. Seperti contoh. huruf-huruf ini juga dipakai untuk menunjukkan istilah atau kata yang berasal dari bahasa asing. dan kemiringan. Sudut kemiringan yang terbaik adalah 12 derajat. Setiap anggota keluarga huruf baik light. akan mempengaruhi keseimbangan bentuk huruf. Umumnya.• KELUARGA HURUF Keluarga huruf terdiri atas berbagai kembangan yang berakar dari struktur bentuk dasar (regular) sebuah alfabet dan setiap perubahan berat huruf masih memiliki kesinambungan bentuk. namun dengan tampilnya perbedaan berat dapat memberikan dampak visual yang berbeda. seperti untuk keterangan gambar (caption). maka anggota dari keluarga huruf ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok pokok. yaitu: berat. dan extended. Mata kita akan sukar mengidentifikasikan huruf italic apabila sudut kemiringan lebih besar dari 12 derajat. poster. • Kemiringan Huruf yang tercetak miring dalam terminologi tipografi disebut italic. dan bold memiliki kesamaan ciri fisik. baik untuk iklan. Di samping itu. huruf bold karena ketebalannya memiliki potensi yang kuat dalam menarik perhatian mata. Perbedaan tampilan yang pokok dalam keluarga huruf dibagi menjadi tiga bentuk pengembangan. Huruf italic ini biasanya digunakan untuk memberikan penekanan pada sebuah kata. • Proporsi Perbandingan antara tinggi huruf yang tercetak dengan lebar dari huruf itu sendiri dapat dibagi menjadi tiga kelompok bila ditinjau dari perbandingan proporsi terhadap bentuk dasar huruf tersebut. huruf italic dirancang dengan sudut kemiringan tertentu untuk mencapai toleransi terhadap kenyamanan mata kita dalam membacanya. huruf italic digunakan untuk teks dalam jumlah yang tidak terlalu panjang. yaitu: light. proporsi. highlight dari naskah (copy blurb) serta kadang juga digunakan sebagai headline atau sub-head. dan bold. maupun media terapan lainnya. . Bila ditinjau dari berat huruf. regular. Apabila kita perhatikan secara seksama. Pembagiannya adalah condense. regular. Biasanya kelompok huruf bold ini banyak sekali digunakan untuk judul (headline) sebuah naskah. regular.

setiap jenis huruf digital memiliki jumlah character yang berbeda-beda. sedangkan huruf kecil diletakkan pada bagian bawah dari kotak (lower case). æ. Character yang melengkapi sebuah set characters dalam sebuah bahasa tertentu. Istilah ini berasal dari subsistem teknologi mesin cetak yang awalnya ditemukan oleh Johan Gutenburg. Huruf besar disimpan di dalam kotak pada bagian atas (upper case). Kelengkapan character dalam sebuah alfabet (set character) biasanya memiliki uppercase yang berjumlah 26 dan lowercase dalam jumlah yang sama. Dua buah character atau lebih yang digabungkan menjadi satu kesatuan unit. Sebagai catatan. Foreign Accents. Tanda-tanda baca • KLASIFIKASI HURUF . Upper case yang memiliki tinggi yang sama dengan lower case (xheight).• Set Characters Setiap alfabet memiliki berbagai character yang terdiri dari huruf besar atau yang disebut uppercase (sering juga disebut dengan capitals atau caps) dan huruf kecil atau yang disebut lowercase. Penambahan character seperti ligatures disebut sebagai expert set characters. Modern figures sering juga disebut sebagai lining figures. Angka-angka yang memiliki ketinggian yang sama dengan meanline dari lower case. Seperti. Œ Modern Figures. seperti beberapa tanda baca atau huruf-huruf tertentu seperti yang terdapat dalam bahasa Jerman atau Prancis. Old Style Figures. • • • Small Caps. • • • • Ligatures. fl. Berikut adalah jenis-jenis character tambahan selain upper case dan lower case. fi. seperti beberapa tanda baca atau huruf2 tertentu. Selain uppercase dan lowercase masih terdapat berbagai jenis character yang melengkapi sebuah alfabet. Pada masa itu cetakan huruf yang berupa potongan-potongan blok metal disimpan dalam sebuah kotak yang disebut dengan type case. Satu set characters yang lengkap biasanya terdiri dari lebih 200 jenis character. Angka-angka yang memiliki ketinggian yang sama dengan upper case. Æ. Fractions. hal ini tergantung pada seberapa banyak si perancang huruf mendesain jumlah character. Angka-angka pecahan Punctuation Marks.

jangan lupa untuk menyertakan jenis-jenis huruf yang digunakan. Vega ataupun Newton. Seperti halnya perbedaan desain. seperti A Garamond (‘A’ berarti Adobe) atau ITC Century (‘ITC’ berarti International Type Corporation). Untuk menghindari hal tersebut. klasifikasi huruf dibuat berdasarkan atas latar belakang sejarah perkembangan tipografi yang diambil dari momentum-momentum penting dalam perjalanan sejarah penciptan dan pengembangan bentuk huruf. sebaiknya pada saat data di-serahkan kepada biro separasi film. Walaupun saat ini lahir beragam jenis bentuk huruf. 1957) Display/Script (Copperplate) • PARAGRAPH ( ¶ ) . seperti Bodoni. Hurufhuruf lama yang direproduksi kembali (revival type) oleh type foundry biasanya dimodifikasi dengan desain yang berbeda. Century.Sering timbul pertanyaan yang dikaitkan dengan keberadaan ragam jenis bentuk huruf digital yang hampir atau bahkan tidak memiliki korelasi dengan konvensi klasifikasi huruf yang telah ada. dunia tipografi sekarang masih banyak mengangkat jenis huruf-huruf lama. Perbedaan standardisasi ini dapat menimbulkan masalah dalam produksi desain cetak. 1617) Transitional (Baskerville. Berikut adalah pengelompokan yang dibuat sesuai dengan urutan waktu pembuatan beserta salah satu contoh hurufnya: Old style (Garamond. Selain perbedaan desain. Untuk lebih singkatnya. 1757) Modern (Bodoni. ataupun Garamond yang direproduksi serta dimodifikasi dengan teknologi digital. kadang ditemui juga perbedaan ukuran x-height. 1895) Sans Serif (Helvetica. Hal ini sebaiknya diabaikan. seperti huruf Helvetica dinamakan juga Switzerland. 1788) Egyptian/Slab Serif (Century Expanded. Penamaan ini tergantung kepada perusahaan mana yang mereproduksi huruf-huruf tersebut. juga ditemukan perbedaan nama. mengingat klasifikasi huruf terakhir ditandai dengan tonggak sejarah kelahiran huruf Helvetica pada tahun 1957. Claro. Untuk mengenali perusahaan mana yang mereproduksi dapat dilihat dari kode yang tertulis di muka nama jenis huruf.

13. 11. italic) Case (uppercase. Oleh karena itu kebutuhan akan pengetahuan grafis pada tampilan layar dan reproduksi grafis sangat dibutuhkan untuk mendapatkan final output yang terlihat oleh target audiens sesuai seperti apa yang kita harapkan. Bitmap sangat intensif terhadap memory. 7.Paragraf adalah Kumpulan dari kalimat yang membentuk sebuah bentuk kotak yang unik yang disebut kolom. large. 14. Tanpa pemecahan atau pembagian paragraf. rata tengah atau justified) First-line indents atau hanging indents Hanging punctuation Raised atau dropped initial capitals Tanda penghubung atau hypenation ME-RENDER HURUF Ketika kita bekerja dengan huruf entah itu untuk percetakan atau online publishing. 9. • Bitmap Dalam Tampilan layar monitor atau pun cetak digital. 10. Susunan bentuk grid inilah yang disebut dengan Bitmap. 4. teks di render oleh ribuan kumpulan grid mosaik berwarna berbentuk seperti titik yang disebut pixel untuk membuat sebuah bentuk yang diinginkan. 12. Desainer harus memperhatikan dan membuat keputusan mengenai fitur-fitur paragraf berikut ini sebelum membangun sebuah paragraf. 2. 1. Teks akan sangat sulit untuk dibaca. 8. 3. komputer yang akan menjadi mediumnya. dimana kita akan mengumpulkan materi dan mengerjakan konsep dan desain yang akan dibuat. • Lebar kolom Font Ukuran Font Berat/bobot Gaya (roman. rata kanan. sebuah file harus . maka dari itu kita harus memberi perhatian khusus pada bagaimana paragraf itu dibentuk. 5. and small caps or upper and lowercase) Line spacing (leading) Character spacing (tracking) Paragraph spacing Alignment (rata kiri. 6.

mengandung informasi tentang warna dan posisi dalam sebuah halaman di setiap pixelnya. File gambar vektor memakan memory lebih kecil dibandingkan dengan file bitmap. kualitas on-screen rendering dari huruf digital dihambat oleh kecilnya resolusi dari layar komputer yaitu. Menggambar dengan vektor sangat efisien akan tetapi bagaimanapun juga gambar vektor ini ketika bertemu dengan layar monitor harus di render sebagai titik-titik matrix atau dengan kata lain garis vektor harus di konversi kedalam bentuk bitmap. dan bentuk baru ini kemudian di isi oleh pixel sesuai dengan bentuk dari vektor tersebut tanpa ada cacat pixel. . bedanya bitmap yang akan dicetak ini memiliki resolusi yang tinggi. sehingga mempengaruhi pixel asli dari gambar tersebut dan bagian pixel yang kecil dan bergerigi akan menjadi terlihat besar dan menjadikan gambar terlihat lebih bergerigi. Ukuran resolusi yang rendah dari layar komputer tidak bisa menghadirkan detail yang baik. Ukuran huruf yang kecil akan tampil buruk dilayar dan sangat mengganggu dan masalahnya huruf berukuran kecil sering digunakan dalam penkerjaan desktop publishing. software hanya bisa memperbesar bentuk pixel pada gambar tersebut. ketika sebuah gambar vektor diperbesar. Vektor sangat baik untuk kualitas pengskalaan. Informasi garis vektor di konversi menjadi bitmap untuk dicetak. Garis-garis tersebut (vektor) di rekam dalam bentuk file sebagai formula matematika. • HURUF DAN LAYAR KOMPUTER Gambar dihadirkan di layar komputer oleh kumpulan titik-titik berwarna yang disusun dalam grid yang rapat yang dinamakan pixel. ini menyebabkan fitur seperti ketebalan stroke atau serif menjadi tidak konsisten atau mungkin menjadi hilang dan akhirnya membentuk huruf dan ruang yang tidak baik. sehingga ketika huruf berukuran kecil di raster dan disesuaikan dengan grid pixel. Dan kemudian garis yang telah terbentuk di isi oleh pixel. 72 pixel per inch (ppi) di layar Macintosh dan 96 ppi di layar PC. posisi kordinat titik vektor di susun ulang dengan dikontrol oleh formula matematika agar garis lurus dan lengkung pada titik-titik tersebut tetap konstan. • Vektor Vektor mendeskripsikan sebuah bentuk sebagai sebuah garis seperti garis lurus atau garis melengkung yang saling menyatu dengan titik yang telah ditentukan. detail dengan ukuran lebih kecil dari 1 pixel harus dibesarkan atau dihilangkan. Ketika sebuah gambar bitmap di perbesar.

Beberapa teknik diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. • HURUF DAN MEDIA CETAK Untuk melihat detail font dengan jelas bisa di capai dengan mencetaknya diatas kertas. pembentukan gradasi dan warna. tetapi jika diteliti lebih dekat akan terlihat formasi titik-titik yang membentuk area gambar. Jumlah dot per inch (dpi) / titik per inci sangatlah jauh lebih baik dibandingkan layar komputer dan oleh sebab itu gambar yang lebih detail bisa dibentuk. software mengusahakan untuk meratakan outline gambar terhadap grid pixel. perintah hinting digunakan untuk membuat penyesuaian yang akan memberikan bentuk yang lebih baik secara optis. • Inkjet Printer Titik-titik mikroskopik dari tinta disemprotkan ke atas kertas dengan resolusi 300 hingga 1500 dpi. • Postscript Adalah bahasa deskripsi halaman yang dipatenkan oleh Adobe. Saat ini mesin cetak inkjet dan laserjet sudah bisa menghasilkan kualitas cetak yang sangat baik. dan bahkan imagesetter memiliki output resolusi hingga 3000 dpi. Secara kontras. . Saat meraster. mesin cetak tersebut tetap memiliki keterbatasan resolusi. teknik tersebut dinamakan Hinting. Tapi inkjet-inkjet keluaran terbaru yang dilengkapi oleh postscript atau postscript simulation bisa menghasilkan output yang sangat baik. Dengan keterbatasan resolusi dan kualitas kertas banyak mesin cetak inkjet murahan tidak mampu memaksimalkan postscript hingga tidak bisa merender bentuk huruf dengan tepat. Kebanyakan mesin cetak inkjet atau laserjet memiliki output resolusi 300 hingga 600 dpi. mesin cetak menggunakan titik kecil hitam atau berwarna untuk membentuk sebuah gambar. hanya pixel yang jatuh di outline gambar yang digunakan secara normal. Adobe Type Manager (ATM) menggunakan postscript untuk menghasilkan bitmap superior dari outline di pencitraan layar komputer. font-font yang berkualitas tinggi telah melewati proses ini dan mengandung informasi hinting. Jika terdapat sedikit pixel untuk menghadirkan huruf berukuran kecil dengan benar. titik-titik yang digunakan oleh imagesetter sangatlah kecil hingga sulit dideteksi oleh visual. Mengkonversi informasi vektor menjadi bitmap beresolusi tinggi untuk rendering berkualitas tinggi. sehingga sudut-sudut pada gambar dan huruf terlihat sempurna.

• Online Viewing Online viewing adalah istilah aplikasi desain yang dibuat dengan tampilan yang terlihat dilayar komputer adalah hasil akhir yang akan dilihat oleh pemirsa desain contohnya. oleh karena itu banyak desain-desain website yang menggunakan huruf dengan ukuran besar untuk aplikasi text dan ini sangat mengganggu untuk kenyamanan komposisi layout. para pembuat software membuat teknik antialiasing. desain website atau multimedia interaktif. dengan menggunakan cermin putar dan sinar laser.• Laser Printer Kebanyakan Laser Printer sudah dilengkapi oleh software postscript. laser printer mengalami hambatan ketika ukuran ukuran gambar yang akan di cetak kecil. pemanfaatan eksposur fotografi dikombinasikan dengan resolusi yang sangat tinggi untuk mendapatkan detail yang sangat baik. Imagesetter mengarahkan cahaya keatas film. Permasalahan yang kerap hadir dalam pengaplikasian online viewing adalah keterbatasan resolusi yang dimiliki oleh layar monitor komputer yaitu 72 ppi untuk Macintosh dan 96 ppi untuk PC sehingga memberikan efek yang tidak baik untuk penampilan-penampilan huruf dalam ukuran kecil. walaupun mereka membuat tampilan yang ‘crisp’. Karena partikel dari bubuk toner digunakan untuk membuat gambar lebih lebih kecil dan huruf-huruf berstroke tipis tampil lebih tebal ketika tercetak. Gambar sekarang sudah berpindah ke atas pelat yang sudah ditintakan dan gambar inilah yang akan dipindahkan keatas kertas atau media cetak lainnya. teknik ini bekerja membandingkan garis vektor dengan grid bitmap dan membaca bagian dari gambar atau huruf yang hilang . memberikan hasil gambar dengan kualitas tinggi. yang akan bisa dengan baik menerjemahkan bentuk huruf dan pengaturan jarak dengan akurat. Untuk mengatasi permasalahan resolusi ini hadirlah sebuah teknik yang dinamakan Antialiasing. dan juga permasalahan online viewing yang berhubungan dengan resolusi belum terpecahkan. • Imagesetter Imagesetter berbasis postscript. yang akan digunakan untuk menyinarkan cahaya ke atas pelat cetakan. Agar font tetap terlihat baik di ukuran kecil tanpa kehilangan legibility nya. • Antialiasing Terkadang menggunakan font dengan ukuran kecil adalah satu-satunya cara yang memungkinkan untuk mendisplay text dengan ukuran kolom yang terbatas.

Ketika printer telah menerima informasi outline vektor yang telah diskalakan. Outline dari postscript ini dapat diperbesar dan diperkecil tanpa batas dan menjaga bentuk huruf tetap baik. 10. 18 dan 24 pt dengan menggunakan standar bitmap layar komputer sehingga memiliki kelemahan ketika font harus diperbesar atau diperkecil. Kekurangan dari teknik antialiasing adalah teks dengan font berukuran kecil akan terlihat kurang hitam akan tetapi kekurangan ini cukup terbayar dengan kehalusan dan integritas atas bentuk huruf yang ditampilkan. Font ini memiliki dua bagian. 12.atau terdistorsi. Dengan menggunakan metode Bezier Curves dengan minimum pemakaian empat buah titik untuk menghasilkan sebuah garis lengkung yang terdiri dari dua titik akhir dan dua titik kontrol. dunia teknologi font telah melakukan langkah yang besar dengan bermunculannya desain-desain huruf yang inovatif dan telah memperkaya dunia desain komunikasi visual. lalu dengan kecanggihan teknologi. • • TEKNOLOGI FONT Jenis Font Dengan pesatnya pekembangan teknologi dalam dunia percetakan digital dan komunikasi digital. Akan tetapi kini dengan kehadiran teknologi vektor dan antialiasing teknologi font terus berkembang dengan meninggalkan teknologi bitmap. Diperjalanan awal dari teknologi font digital. • Font Type 1 dan Postscript Untuk mengatasi permasalahan pada font bitmap. software memasukan pixel berbentuk bayangan warna abu-abu yang bervariasi disekeliling bentuk huruf untuk menciptakan ilusi mata bentuk stroke yang halus. Dan untuk keperluan cetak-mencetak font dengan basis postscript akan digunakan dan di download ke printer. Sistem operasi seperti Mac OS atau Windows menggunakan font bitmap untuk menggambar font di layar. font didesain dengan ukuran yang pasti seperti 9. Adobe membuat font menggunakan Postscript page desription language. makan betuk itu akan disi oleh pixel dan menciptakan sebuah gambar bitmap . 14. dan untuk ukuran bitmap yang diperbesar atau diperkecil sistem akan menggunakan ukuran terdekat untuk menyesuaikan bentuk. satu set font bitmap berukuran pasti dan font berbasis postscript yang akan memberikan informasi outline dari bentuk font tersebut.

sehingga font bitmap tidak lagi dgunakan dan lebih menggunakan informasi outline dari font postscript untuk menciptakan bentuk huruf bitmap yang sesuai dengan resolusi layar komputer. ATM tetap memerlukan satu file font bitmap yang di install agar nama font bisa terbaca di menu font. Walaupun demikian di sistem Mac OS. Proses ini dinamakan rasterization (dari bahasa Jerman “raster” yang berarti layar). Software standar dari truetype dibuat oleh Apple. Truetype menggunakan metoda Quadratic B-spline dengan menerapkan titik-titk secara langsung pada garis dan bagian-bagian yang dilengkungkan. Truetype ternyata lebih populer. Font Type 1 sekarang sudah menjadi standar dalam software digital (ISO9541). • Multiple Master Font Multiple Master adalah jenis font Type 1 yang dibuat khusus oleh Adobe sehingga membedakan jenis sistem ini dengan sistem yang lain. Kelebihan dari Multiple Master Font adalah fleksibilitas bentuk huruf untuk di kostumisasi tanpa distorsi bentuk ketika di perbesar atau diperkecil. Truetype adalah font berbasis informasi outline juga dan format vektor nya bisa di skala sesuai kebutuhan ukuran dengan akurasi yang tinggi. Truetype di rancang sebagai file tunggal (suitcase). File . style ataupun penglihatan optis dan semua terdapat dalam satu paket. yang didalamnya sudah terdapat keluarga huruf dalam bentuk plain. sepasang outline merepresentasikan titik akhir dari sebuah garis desain (design axis) dan font berbasis Multiple Master mengandung informasi titik (axes) untuk berat. lebih dari 30000 font type 1 telah didigitalisasi untuk keperluan typesetting. akan tetapi kini juga bisa digunakan oleh sistem operasi Windows. Adobe membuat ATM (Adobe Type Manager) untuk mengatasi permasalahan online viewing pada font. Keunikan dari Multiple Master Font adalah setiap character memiliki lebih dari satu outline digital. • Truetype Disamping dominasi dari dari font Type 1. plain italic. Kedua sistem tersebut memiliki Truetype Rasterizer yang menyediakan informasi untuk penggambaran di layar dan output cetak. untuk semua ukuran font. Kurang lebih postscript dan truetype memiliki kapabilitas yang hampir sama sebagai font berbasis outline atau scalable font.dengan resolusi tinggi. dan di dunia. bold dan bold italic membuat type font ini lebih rapih dalam pendataan file dibandingkan Font Type 1.

smallcaps. Dan juga Opentype dan TrueTYpe didesain sebagai single file sehingga memudahkan dalam pendataan font. extra accent. Stimulus dari pembuatan format ini adalah standar Unicode yang memungkinkan sebuah font mengandung 65000 jenis characters. NO untuk Normal. bekerja mirip dengan ASCII (American Standard Code for Information Interchange). • Opentype dan Truetype Open Format font yang terbaru adalah jenis font OpenType dan TrueType Open yang dibuat oleh dua perusahaan software raksasa yaitu Microsoft dan Adobe. Unicode bukan lah sebuah font encoder (pembaca sandi-sandi font) tetapi hanya sebuah standar dimana informasi glyph (outline bentuk sebuah font) sebuah font tersimpan. Dan biasanya diikuti oleh dua huruf dari informasi titik (axes) seperti BD untuk Bold. tetapi dalam Unicode bisa terdapat 65000 jenis characters sehingga Unicode sering digunakan dalam informasi digital multi bahasa. CN untuk Condensed. • MEMILIH FORMAT FONT Tidak ada alasan yang bisa mendasari kita harus menggunakan Truetype atau Type 1 secara khusus. Kelebihan dari format ini adalah tidak adanya perbedaan format dan kapabilitas yang tinggi untuk pertukaran basis sistem. • Worldtype Worldtype adalah format font yang dibuat oleh perusahaan font AGFA Monotype. Termasuk expert character set seperti ligatures. Nominal angka untuk merepresentasikan nilai axis. XL untuk Light. pecahan dan characters spesial lainnya. Multiple Master Font di identifikasikan dengan MM ditambah nama pendek dari huruf tersebut contohnya ITCAvaGarMM. dan OP untuk Optikal. juga dengan penamaan font sangat kompleks dan susah untuk di atur. Biasanya dalam ASCII terdapat 200 set characters. Dan jika kita membuat Multiple Master Font axis ini akan muncul dalam huruf kecil. • Unicode Font Unicode adalah standard baru untuk menjabarkan characters set dalam sebuah sistem. format ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan dari standar Unicode. karena tidak ada masalah jika kita menggunakan kedua-duanya .dari Multiple Master Font lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya.

PENGERTIAN NIRMANA Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik. Dan hal ini berlaku juga ketika font dibawa ke tempat percetakan dimana tempat percetakan tersebut tidak memiliki font tersebut kita tidak bisa mentransfer font tersebut ke dalam komputer di tempat percetakan. NIRMANA A. warna. • HAK CIPTA FONT Pembajakan font adalah hal yang biasa. seseorang membeli barang asli maka akan terlihat kualitas dan jaminan yang baik dibandingkan dengan barang yang sama dengan merek yang lain. akan tetapi permasalahan ini kembali menjadi permasalahan etika. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. garis. Hal ini berjalan diatas hukum moralitas dan etika ketika tidak ada pengawasan yang mendalam sehingga pembajakan bisa terus ada.dalam satu sistem akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kedua jenis font ini disatukan yaitu ketika kita memasukkan nama font yang sama untuk kedua jenis font karena hal ini akan membingungkan kita untuk memilih nama dan membingungkan printer untuk memilih postscript yang mana yang akan digunakan. trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. orang akan lebih menghargai sesuatu yang orisinal karena terdapat usaha-usaha yang lebih untuk menghadirkan karya tersebut hadir dan berguna untuk kita semua. Dan lisensi ini memiliki aturan yang membatasi penggunaan font tersebut untuk penggunaan disatu lingkungan kerja saja. ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. permasalahan ini sama saja dengan pembajakan-pembajakan lainnya yang ada di dunia ini dari software hingga merk baju. Perumpamaan yang terdapat didalam [www.org] yaitu. Sudah banyak kasus yang diajukan oleh pemilik dan pendesain font karena penggunaan ilegal font yang sudah mereka buat. III. . Orisinalitas kembali menjadi bahan pertimbangan bagi sesuatu untuk dipakai. pembelian dan penggunaan font didasari oleh lisensi yang didapat ketika font di beli oleh pengguna font.typeright. sikap dan moralitas. Untuk font yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan font profesional. Elemen –elemen seni rupa dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan bentuknya.

Kesederhanaan seing juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. namun karya seni yang tercipta harus layak disebut karya yang baik. ruang. Ruang Kosong (White Space)Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan. 4. Penyusunan merupakan suatu proses pengaturan atau disebut juga komposisi dari bentuk-bentuk menjadi satu susunan yang baik. Titik. Prinsip – prinsip dasar seni rupa 1. Perlu diketahui bahwa prinsip-prinsip ini bersifat subyektif terhadap penciptanya. mampat. 1. Kesatuan (Unity)Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Walaupun penerapan prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak. 4. lebar dan luas. garis adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda. 2. bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan. 2. selain prinsip-prinsip diatas ada beberapa prinsip utama untuk tujuan komunikasi dari sebuah karya desain. mempunyai kedudukan. Raut titik yang paling umum adalah bundaran sederhana. rangkaian masa dan warna. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh.1. Garis. 3. merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic. gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman. Bidang. Gempal. mempunyai dimensi pajang. tak bersudut dan tanpa arah. titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. arah dan dibatasi oleh garis. Kejelasan (Clarity)Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Emphasis (Point of Interest)Emphasis atau disebut juga pusat perhatian. Dalam ilmu desain grafis. Kesederhanaan (Simplicity)Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat . 3. Ada beberapa aturan yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk tersebut.

Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan –perbandingan yang tepat. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1.karya tersebut terlihat cerai-berai. raut. Focal Point dan Eye Catcher. Dalam bentuk –bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan yaitu utnuk menarik perhatian. Proporsi (Proportion)Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. 2. Dominasi (Domination)Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan deisan. . dominasi sering juga disebut Center of Interest. barisan semut. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh. dan lain-lain. yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.618. sering juga dipakai 8 : 13. Keseimbangan (Balance)Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah. 5. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan. 4. arah. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Irama (Rhythm)Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan . Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman. dll). kita measa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk –bentuk unsur rupa. Dalam dunia desain. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan. gerak dedaunan. maka kesatuan telah tercapai. Keseimbangan adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua dayan yang bekerja saling meniadakan. menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan. Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsure sebagai penarik dan pusat perhatian. kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang. 3. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna.

ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra.PENUTUP A. Kesimpulan Dari beberapa referensi yang kami baca maka kami sebagai penulis dapat meyimpulkan bahwa : 1. trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Sekian dulu tulisan kami ini semoga bermanfaat terimakasih. 2. Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. garis. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan. . Dan nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik. sehingga kami sebagai penulis mengharapkan semua kritik dan saran yang membangun. Kami sebagai penulis menyadari bahwa karya tulis ini memiliki banyak sekali kekurangan. untuk menciptakan 3. sehingga dapat menolong pembaca untuk huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia. mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. warna. Sedangkan tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata kesan tertentu.

satriamultimedia.DAFTAR PUSTAKA http://www.com/typography/ .org http://www.com http://www.microsoft.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful