KOMPETENSI DASAR : MEMBACA INTENSIF BUKU BIOGRAFI INDIKATOR : 1.

Mengungkapkan hal-hal yang menarik tentang tokoh dalam buku biografi yang dibaca. 2. Merefleksikan tokoh dengan diri sendiri. 3. Menemukan tokoh yang mirip dengan tokoh lain. 4. Menemukan hal-hal yang bisa diteladani tentang kehidupan tokoh tersebut. ADA DUA MACAM MODEL PENULISAN BIOGRAFI : 1. Biografi gaya lama, yang ditulis dalam bentuk singkat dengan tujuan untuk memberikan teladan atau contoh kepada pembaca. Biasanya dimuat dalam surat kabar atau majalah. Misalnya : biografi orang biasa yang meraih kesuksesan dalam hidupnya. 2. Biografi modern, yang ditulis dalam bentuk lengkap, berdasarkan penelitian yang cermat dan isinya cenderung objektif. Biasanya dituangkan dalam bentuk buku. HAL-HAL YANG HARUS DITULIS DALAM BIOGRAFI : 1. Asal-usul tokoh 2. Pendidikan formal dan nonformal 3. Upaya keras dalam mencapai tujuan. 4. Prestasi-prestasi yang fenomenal dan monumental INDIKATOR 1 : MENGUNGKAPKAN HAL-HAL YANG MENARIK TENTANG TOKOH DALAM BUKU BIOGRAFI YANG DIBACA. HAL-HAL YANG MENARIK DALAM BIOGRAFI SEORANG TOKOH ANTARA LAIN : 1. Mengenai hasil karya atau temuannya. 2. Mengenanai keberhasilan atau prestasi yang diperolehnya dan kegagalan-kegagalannya. 3. Kemampuannya dalam mengatasi atau memecahkan masalah yang dihadapinya. 4. Perjuangannya dalam meraih kesuksesan. 5. Pandangan atau pemikiran hidup tokoh 6. Sikap dan perilaku tokoh. 7. Kisah-kisah lain yang dialami sang tokoh.

CARA MENGUNGKAPKAN HAL-HAL YANG MENARIK DARI BIOGRAFI SESEORANG 1. Tentukan tujuan membaca biografi, apa yang ingin diperolah. 2. Bacalah dengan cermat dan mendalam biografi tersebut 3. Tandai bagian-bagian yang ingin Anda peroleh dari biografi tersebut. Misalnya tentang hasil karyanya, prestasinya, atau keberhasilan-keberhasilan lannya.
1

Kemiripan tentang latar belakang pendidikan. LANGKAH-LANGKAH UNTUK MENEMUKAN TOKOH DALAM BIOGRAFI YANG MIRIP DENGAN TOKOH LAIN ADALAH : 1. MUH. INDIKATOR 2 : MEREFLEKSIKAN TOKOH DENGAN DIRI SENDIRI HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MEREFLEKSIKAN TOKOH DENGAN DIRI SENDIRI : 1. Kutib bagian nomor 3 di atas. Berdasarkan kutipan tersebut. Nama Tokoh Keungggulan Tokoh Hasil pemikirannya tertuang dalam psl 33 UUD 1945. Baca dua atau lebih buku biografi tokoh. yakni mengamanatkan agar perekonomian Indonesia bertulang punggung pada koperasi. maupun prestasinya. Berilah keterangan mengapa aspek kehidupan tertentu seorang tokoh mirip dengan tokoh yang lain. 5. 3. 2. buat reproduksinya dengan bahasa Anda sendiri. antara lain : 1. 2 . Kemiripan tentang latar belakang keluarga. 4. Temukan keunggulan atau kelebihan tokoh. 2.4. kemudian temukan aspek-aspek kehidupannya yang menarik yang menunjukkan kemiripan. terjadi pada beberapa aspek. Kemiripan terhadap masalah yang dihadapi dan cara pemecahannya. Contoh : Hasil Refleksi dengan Diri Sendiri Menjadi termotivasi untuk turut andil dalam mengembangkan koperasi sekolah. 2. HATTA INDIKATOR 3 : MENEMUKAN TOKOH DALAM BIOGRAFI YANG MIRIP PADA TOKOH LAIN Kemiripan yang terjadi dalam tokoh biografi pada tokoh lain. Kemiripan tentang prestasi atau karier dalam dunia kerjanya. mengenai kepribadiannya. Bandingkan dengan memperlakukan tokoh tersebut sebagai cermin dan Anda berdiri di depannya.

Ketegasan dalam bertindak dan mengambil keputusan. 2. Perbuatan seseorang secara langsung. INDIKATOR 4 : MENEMUKAN HAL-HAL YANG DAPAT DITELADANI DARI TOKOH DALAM BIOGRAFI Keteladanan dapat dicontoh dari : 1. Keteguhan dalam pendirian. 3. Kutip bagian yang mengandung bukti adanya aspek kihidupan yang menarik dari tokoh tersebut. Tandai bagian yang berpotansi dijadikan bukti aspek kehidupan yang dapa diteladani. HAL-HAL YANG DAPAT DITELADANI DARI KEHIDUPAN TOKOH BIOGRAFI antara lain : 1. latar belakang keluarga. Jilidlah hasil pekerjaan Anda dalam satu kelas kemudian kumpulkan kepada guru Anda. 4. 3. Prestasi atau karier dalam dunia pekerjaan. 2. Melalui buku biografi yang berisi riwayat kehidupan tokoh. Baca secara berulang-ulang buku biografi. 6. Latar belakang pendidikan. Masalah yang dihadapi dan cara pemecahannya. 2. Cara menemukan bukti-bukti adanya aspek kehidupan yang dapat diteladani pada diri sang tokoh adalah : 1. Carilah biografi tokoh terkenal dari internet kemudian analisislah sesuai keempat indikator di atas. Kita dapat meneladani tentang : y Kegigihannya dalam berjuang y Rela brkorban y Kesederhanaan dalam hidup y Kecintaannya pada tanah air. 5. TUGAS : 1. misalnya : sosok Jendral Sudirman. 2.3. Kutib bagian dalam biografi tersebut yang menunjukkan adanya kemiripan aspek-aspek kehidupan tokoh-tokoh yang dibandingkan. 3 .

berarti hanya dapat ditafsirkan dengan satu kemungkinan makna. Bahasa yang digunakan lugas. Membuat kerangka 5. Menentukan tujuan 3. Menentukan tema 2. 6. Argumentatif. dengan dilengkapi daftar pustaka. 5. Mencari dan mengumpulkan bahan tulisan 4. Objektif. penelitian. dan telaah buku. bukan ambigu. bukan konotatif. LANGKAH-LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH : 1. INDIKATOR PENGERTIAN Karya ilmiah adalah salah satu jenis karangan yang berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan ditulis menurut aturan penulisan ilmiah berdasarkan hasil penelitian. Menyusun kerangka karya tulis. Berdasarkan hasil penelitian. dan telaah buku.. Mengembangkan kerangka menjadi karya tulis. 5. bukan kebenaran yang bersifat perseorangan. SEBUAH TULISAN DIKATAKAN ILMIAH JIKA MEMENUHI SYARAT SEBAGAI BERIKUT : 1. berdasarkan topik yang dipilih 3. pengamatan. dan telaan buku. kebenaran yang diungkapkan merupakan kebenaran universal sehingga dapat diterima oleh orang banyak. Mengembangkan kerangka menjadi tulisan yang lengkap 4 . Mendaftar hal-hal yang perlu ditulis. bukti dan alasan yang dikemukakan didasarkan atas faktayang ada dan meyakinkan. dan telaah buku. 7. menggunakan pola pikir tertentu. 4. pengamatan. 4. bersifat denotatif. Mengandung satu penafsiran. Menentukan gagasan yang akan dikembangkan dalam karya tulis (berdasarkan pengamatan. penelitian. : 1. 2. Logis 3. Sistematis.KOMPETENSI DASAR : Menulis karya ilmiah sepert hasil pengamatan.

Manfaat penelitian F. yaitu a. 3. Tujuan Penelitian D. 5. 12. Sistematika penyajian (jika ada) BAB II LANDASAN TEORI BAB III METODOLOGI PENELITIAN 5 15. Pembatasan istilah (jika ada) G. 6.TUJUAN PENULISAN KARYA ILMIAH : 1. HALAMAN SAMPUL DEPAN HALAMAN JUDUL HALAMAN PERSYARATAN HALAMAN PERSEMBAHAN HALAMAN PENGESAHAN/PERSETUJUAN RIWAYAT HIDUP ABSTRAK RINGKASAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL(jika ada) DAFTAR GAMBAR(jika ada) DAFTAR LAMPIRAN(jika ada) BAB I PENDAHULUAN A. sistematika karya tulis mencakup pendahuluan. KARYA TULIS ILMIAH YANG LENGKAP TERDIRI ATAS HAL-HAL BERIKUT (Bisa dimodifikasi) 1. Untuk memberikan sumbangan pada perkembangan ilmu pengetahuan. 7. 16. dalam rangka memenuhi tugas-tugas belajar. Untuk memenuhi syarat menyelesaikan program studi. Latar Belakang Masalah Penelitian B. 11. isi. 14. 2. 9. laporan buku dan sebagainya. 2. 4. Perumusan Masalah Penelitian C. Tesis c. 8. 13. Skripsi b. 10. Sebagai wahana untuk melatih siswa mengungkapkan pikiran-pikirannya secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Disertasi SISTEMATIKA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH Secara garis besar. . Sistematika semacam ini dapat dikembangkan sebagai berikut. misalnya menulis makalah. dan penutup. 3. Ruang Lingkup Penelitian E.

Nomor 1-7 ditulis dalam bentuk piramida terbalik. Kesimpulan B. Daftar tabel k. Riwayat hidup h.17. misalnya berupa makalah. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN KETERANGAN 1. tahun. Daftar isi j.0 cm OLEH. 19. A. HALAMAN SAMPUL DEPAN (huruf kapital semua). Daftar lampiran a. Jenis Penelitian C. Halaman persyaratan d. mencakup : a. ditulis lengkap tidak boleh disingkat Nomor induk dan sejenisnya Nama instansi atau lembaga . 18. Halaman judul c. Metode dan Teknik Analisis Data BAB IV HASIL PENELITIAN atau PEMBAHASAN BAB V PENUTUP A. Kata pengantar i. dan dapat menunjukkan maksud dan tujuan penelitian dengan tepat. karya tulis. Abstrak e. Identitas penulis. skripsi. Metode Pengumpulan Data B. 2) Jenis tulisan. Daftar gambar l. memuat 1) Judul karya tulis. Populasi dan Sampel Penelitian D. kota. 6 . Halaman persetujuan g. Metode dan Teknik Pengunpulan Data E. 3) 4) 5) 6) 7) 8) Logo instansi. maksimum 20 kata substantif (tidak termasuk kata sambung). Halaman sampul depan b. Ringkasan f. bentuknya standard berdiameter 4. 20. tesis dan sebagainya. BAGIAN AWAL (PENDAHULUAN).

CONTOH HALAMAN SAMPUL DEPAN KARYA TULIS PERANAN GURU DALAM PEMUPUKAN RASA KEAGAMAAN PADA ANAK KARYA TULIS ILMIAH OLEH NAMA PENULIS NIS SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3 BOGOR 2010 7 .

HALAMAN JUDUL. tetapi diketik di atas kertas putih. berisi semboyan. alamt instansi boleh dicantumkan. Bisa berupa kalimat. HALAM PERSEMBAHAN (MOTO). prinsip hidup yang khusus dipersembahkan untuk seseorang.b. d. berisi tulisan yang sama persis dengan halaman sampul depan. berisi persyaratan penulisan tersebut untuk apa? CONTOH : 8 . HALAMAN PERSYARATAN. c. frase. atau sejenis kata-kata mutiara.

CONTOH HALAMAN PERSYARATAN PERANAN GURU DALAM PEMUPUKAN RASA KEAGAMAAN PADA ANAK KARYA TULIS ILMIAH Karya tulis ilmiah ini diajukan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ulangan Umum Semester II OLEH NAMA PENULIS NIS SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3 BOGOR 2010 9 .

Dianjurkan tidak lebih dari tiga halaman. tujuan. HALAMAN PERSETUJUAN Berisi kalimat yang menyatakan bahwa tulisan telah mendapat persetujuan pembimbing. Diletakkan di bawah nama guru pembimbing. (II) ««««««. Kata-kata kunci : Prestasi minat baca siswa. Judul ( di dalam tanda kutip). h. Ringkasan mencakup : Paragraf 1 berisi latar belakang dan tujuan penelitian Paragraf 2 berisi metode penelitian Paragraf 3 berisi hasil penelitian dan kesimpulan Paragraf 4 berisi saran-saran yang berkaintan dengan hasil penelitian. dan metode penelitian. nama guru pembimbing. anak keberapa dari berapa bersaudara. Alinea ketiga. isinya lebih luas daripada absrak. lengkap dengan tahun masuk dan tamat dan nama lembaga pendidikan masingmasing. 10 . berisi hasil penelitian dan kesimpulan. Langsung tulis paragraph pertama dan seterusnya. berisi nama penulis (huruf kapital di awal kata). dan disahkan oleh kepala instansi. g. tidak boleh disingkat). berisi latar belakang. ABSTRAK. (diambil dari judul min. RINGKASAN Ringkasan merupakan hasil dari ekstrasi (kutipan kata atau contoh atau bagian dari buku) tulisan. Jarak pengetikan abstrak satu spasi dengan font huruf lebih kecil dari tulisan lainnya dan tidak boleh lebih dari satu halaman karena abstrak lebih singkat daripada ringkasan. CONTOH ABSTRAK ABSTRAK Ahmad. berisi saran-saran yang berkaitan dengan hasil penelitian. 2009 ³Peranan Guru dalam Pemupukan Rasa Keagamaan pada Anak´ Guru Pembimbing (I) ««««. Alinea 2 riwayat pendidikan.3-5 kata. RIWAYAT HIDUP Bagian-bagian riwayat hidup meliputi : Alinea 1 nama lengkap penulis (huruf capital semua. NIS. nama kedua orang tua. mulai dari sekolah dasar sampai pendidikan terakhir. dibuat setelah tulisan selesai. Alinea kedua.e.. tempat dan tanggal lahir. f. Alinea pertama.

kritik. i. kritik dalam penelitian dan penulisan. dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca. KATA PENGANTAR Bagian-bagian kata pengantar berisi : Alinea 1 ucapan syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa. Dan seterusnya k. bukan hal yang mengada-ada. CONTOH : DAFTAR TABEL Tabel 1 «««««««««««««««««««««««««««. Table 2 «««««««««««««««««««««««««««. BAGIAN UTAMA KARYA TULIS a. Alinea 3 berupa harapan.Alinea 3 pengalaman dalam berorganisasi yang pernah diikuti dan peran pada masingmasing organisasi tersebut. dan tujuan penulisan Alinea 2 ucapan terima kasih secara tertulis kepada para pembimbing dan pihak-pihak lain yang telah memberikan bimbingan. DAFTAR LAMPIRAN(jika ada) Caranya sama dengan sub k dan l Halaman 3 5 2. Juga disampaikan kepada perorangan atau lembaga yang telah memberikan bantuan fasilitas dan sebagainya. terakhir diketik kata ³Penulis´ j. bulan. Kata pengantar diakhiri dengan nama tempat. saran. DAFTAR GAMBAR l. persyaratan penulisan. dan tahun sesuai selesainya penulisan dibuat. Pendahuluan memuat subbab : 1) Latar belakang masalah 2) Perumusan masalah 3) Tujuan penelitian 11 . DAFTAR TABEL Untuk memudahkan menampilkan data secara singkat dan jelas. nasihat. atau pengalaman-pangalaman yang lain.

Jika masalah penelitian dirinci menjadi 4 hal. 3. d. 12 . peneliti tinggal mengubah redaksi kalimat masalah (kalimat pertanyaan) menjadi kalimat pernyataan. tujuan penelitian adalah apa yang akan dicapai penelitian secara langsung dan spesifik dengan bertolak dari masalahnya. dan untuk apa masalah itu diteliti. y Apa yang mendorong penulis sehingga topik tersebut yang dipilih untuk dijadikan karya tulis. Lampiran PENJELASAN : 1. Rumusannya. Jadi. Latar Belakang Penelitian y Menguraikan secara singkat masalah yang akan diteliti. 3. 2.b. mengapa perlu ditiliti. e. y Dengan membaca latar belakang pembaca dapat memahami isi karya tulis dan mengetahui keinginan penulis. Daftar pustaka b. Perumusan Masalah y Menguraikan permasalahan yang berkenaan dengan penelitian yang dilaksanakan. bagaimana cara menelitinya. 4) Ruang Lingkup Penelitian 5) Manfaat penelitian 6) Pembatasan Istilah 7) Sistematika Penyajian Landasan teori Metodologi penelitian Hasil penelitian / pembahasan Penutup BAGIAN AKHIR KARYA TULIS a.Berisi uraian yang merupakan abstrak atau intisari dari latar belakang masalah yang dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan yang tegas dan jelas. Tujuan Penelitian y y y y Menguraikan maksud dan tujuan atau hal-hal yang ingin dicapai oleh penulis sesuai urutan masalah yang diidentifikasi dalam perumusan masalah. maka tujuan penelitian dan kesimpulan harus meliputi keempat hal tersebut. c.

misalnya : y Pembatasan dalam konteks bidang keilmuan. misalnya filsafat. Eksperimen f. Dapat berbentuk uraian kualirtatif dan model matematis atau persamaan-persamaan yang langsung berkaitan dengan bidang ilmu yang diteliti. METODOLOGI PENELITIAN 1) Metode pengumpulan data Metode pengumpulan data yang biasa dipakai dalam penelitian adalah a. manajemen. Peneliti memahami masalah yang telah dirumuskan. LANDASAN TEORI / TINJAUAN PUSTAKA berfungsi sebagai tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian dan merumuskan hipotesis. tergantung maksud dan tujuannya. Metode angket 2) Penentuan populasi dan sampel penelitian a. Populasi adalah himpunan yang lengkap atau sempurna dari semua unit penelitian yang mungkin. IPA. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam membuat landasan teori adalah 1. dengan cara membaca sumber pustaka erbaru sehingga menemukan teori yang bisa menjawab masalah yang dirumuskan. 5. Manfaat Penelitian Menyatakan sampai seberapa jauh penelitian ini bermanfaat bagi penulis khususnya maupun pembaca umumnya. IPS. y Pembatasan dalam konteks permasalahan y Pembatasan dalam konteks materi pembahasan teoritis yang akan disajikan dalam tulisan b. ilmu pendidikan. 13 . atau masalah lain) atau hanya sebagian unsure yang diambil dari populasi. Studi dokumen atau sumber pustaka d. Ruang lingkup penelitian Menjelaskan pembatasan penelitian dalam berbagai aspek. Wawancara b. 2. yang dinamakan sampel. Kuesioner c. c. Jadi. psikologi. Metode tes g.4. Peneliti dihadapkan pada keputusan untuk meneliti keseluruhan unsure populasi (manusia. Pengamatan (observasi) e. Proses pengambilan unsure (pengambilan sampel dari populasi) dinamakan sampling. benda. Peneliti mencari teori-teori yang bisa memayungi masalah penelitian.

apabila jumlahnya sedikit. bila daerah relative luas. Pemilihan instrument penelitian tergantung pada : i. data yang diperoleh dari dokumen. yakni populasi yang jauh lebih besar daripada sampel 2. menggunanakan wawancara ii. Dalam keadaan sebaliknya digunakan kuesioner. c. Instrument (alat) penelitian. primer atau pun sekunder karena merupakan cerminan kualitas data yang akan didapatkan. Informasi yang ditemukan diberlakukan kepada seluruh populasi. Misalnya berupa buku. bila pelaksana penelitian cuup banyak. Populasi target. asal perolehan data penelitian perlu dijelaskan. Sumber data penelitian. menggunakan kuesioner iii. yakni bagaimana memanfaatkan data yang terkumpul untuk dipergunakan dalam memecahkan masalah penelitian. Data primer.Ada dua jenis populasi adalah 1. Dalam hal ini kebahasaan merupakan populasi target dan frasa merupakan populasi sampel. merupakan bagian dari populasi target. Jenis data yang dikumpulkan. 14 . Data. menguraikan subbab : a. Metode pengumpulan data. 3) Metode dan teknik pengumpulan data. Lokasi. berupa daftar pertanyaan(kuesioner). Mencari informasi mengenai seluruh populasi 2. 4) Metode dan teknik analisis data. Data sekunder. sedang responden terbatas menggunanak wawancara. dan alat potret. Jumlah responden. pedoman pertanyaan. b. Pelaskasa. publikasi. berupa 1. Populasi sampel atau populasi penelitian. data yang diperoleh langsung dari sumber data penelitian (responden) 2. d. Teknik pengambilan sampel : 1. bila ingin mendapat pendapat yang lebih mendalam menggunakan wawancara iv. Berisi uraian tentang model dan cara-cara analisis data. Bertujuan memahami dan menjelaskan arti data yang telah dikumpulkan oleh peneliti. Jenis analisis data bisa kuantitatif dan kualitatif dapat dipilih berdasarkan data yang dikumpulkan. yakni data sudah dalam bentuk jadi.observasi. Mencari populasi pada sebagian populasi 3. Contoh : Seorang peneliti ingin mempelajari masalah kebahasaan dengan mengambil sampel tentang frasa.

Saadie. M. Marcelinus Molo dan Irwan Abdullah. 4. Dilema Wanita : Antara Industri Rumah Tangga dan Aktivitas Domestik. 1996. el. Jakarta: Penerbit Arcan. D. Cetakan I. dengan hasil pengumpulan data yang dilakukan. Ken . Sudahkah semua masalah dapat dilaksanakan secara konsisten. Sudahkah keseluruhan tahap pengolahan data memberikan keyakinan terhadap pembaca ? b. C. Sudahkah teori ditegaskan secara tepat? d. Dst sama. Dalam bab ini bisa diuji dengan beberapa pertanyaan : a. A. Sudahkah istilah-istilah digunakan secara tepat? LAMPIRAN Dipakai untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi melengkapi uraian yang telah disajikan pada bagian utama karya tulis. Jakarta : CV Rajawali. Faisal. Dalam bab ini dibahas semua permasalahan. 1999. Format-format Penelitian Sosial : Dasar-dasar dan Aplikasi.d. 15 . PEMBAHASAN Merupakan inti dari pembuatan karya tulis. S. 1991. Sanapiah. 2000. setiap bab dibagi menjadi sub-sub. 3. Perspektif Pendidikan Bahasa Persaingan Global. taat asas. 1999. Karya Satu penulis Alwasilah. Cetekan Pertama. Jakarta : Depdiknas. (ed). et. tetapi terlalu panjang jika dicantumkan dalam teks. 1989. 2. Karya Dua Penulis Adi. Kaji Ulang Bantuk Kata Kerja Bahasa Indonesia. Bandung : Sinergi Pustaka. Karya Tiga Penulis Suratiyah. Langkah-langkah Penelitian Sosial. Yogyakarta : Aditya Media. Rianto dan Heru Prasadja. DAFTAR PUSTAKA 1. dan diatur dari bab ke bab. dan lengkap? c. Cetakan Pertama. Yang Menampilkan Nama Editor Anshori..

2003. William J. Artikel yang dikutip dari surat kabar Setiawan. 2003. 8. 6. ³Pengembangan Sumber Daya Manusia di Pedesaan ke Arah Agribisnis´. Soeharsono. 10. 1999. 9. Tanpa menyertakan tahun penerbit. GBHN: Ketetapan MPR-RI 1993. PUSTAKA BERUPA ARTIKEL 1. Identitas penerjemah tidak jelas Breman. (tt). (cantumkan pengarang asli. cantumkan nama penerjemah) Wolf. Dst sama. judul cukup terjemahannya. Omi Intan Naomi (penerjemah). Nomor 192. Artikel yang dikutip dari majalah Sager. Buku Terjemahan. Naomi. H. Prakarsa : Majalah Pusat Dinamika Pembangunan UNPAD. Edisi Mei. ³ judul artikel´. 1995. 16 . 7. 2000. Gegar Gender. ³««««««««««««««««««««««««««««. 20-30. Nomor 24. Vol III. tt. Pembangunan Hutan Berkelanjutan Cerminan Iman dan Taqwa. Buku Saduran. H. Hlm. 1997. Metode-metode Penelitian Sosial. Jan. adalah buku yang disusun oleh seseorang berdasarkan buku lain tanpa merusak garis besar isi buku yang disadur. 1986. Yogyakarta : Pustaka Semesta Press. W. dan Paul K. Jakarta : Anugrah Karya Aksara.. Penulis tidak jelas Anonimus. 2. Jurnal Masyarakat Linguistik Indonesia. Surabaya : Usaha Nasional.5. artikel yang dikutip dari jurnal ilmiah Aziz. Jakarta : LP3S. Hatt. Goode. 3. Penguasaan Tanah dan Tenaga Kerja : Jawa di Masa Klonial.´ Dalam Harian Umum Pikiran Rakyat Bandung. (terjemahan). Terbitan Lembaga Departemen Kehutanan dan Perkebunan. A. Imam Munawir (penyadur). Saragih.

No1. berupa laporan penelitian Gerilya. I Wayan. ³judul dan subbab judul ada dalam tanda titik dua´. 17 . 11. 4. Fakultas Sastra Universitas Udayana. I. Galuh. Jurnal Hak Asasi Manusia : Imparsial. 1996. Th. Hlm. ³judul´. Laporan Penelitian. 1528. 1993.Wandita.

18 .