Hasta Brata

HASTA BRATA adalah konsep mengenai kepemimpinan yang dikenal oleh masyarakat Jawa. Istilah ini diambil dari buku Ramayana karya Yasadipura I yang hidup pada akhir abad ke-18 (1729-1803) di Keraton Surakarta.

diceritakan bahwa konsep Hasta Brata bermulai dari kematian Raja Rama. berhembus kabar bahwa telah hilang 8 permata kerajaan. semua orang akhirnya ribut mencarinya, termasuk Raden Arjuna. namun usaha tersebut sia -sia. tidak seorangpun dapat menemukannya. karena frustasi, Raden Arjuna pun menghadap gurunya untuk mengadu. Akhirnya Raden Arjuna memutuskan untuk laku prihatin, dengan cara Tapa Brata dan Tarak Brata. dari laku prihatin tersebut, barulah Raden Arjuna sadar , bahwa 8 permata kerajaan tersebut hanyalah simbol. Hasta = delapan, Brata = langkah Hasta Brata maknanya adalah delapan laku yang harus dimiliki oleh seseorang ketika menjadi seorang pemimpin. 8 watak pemimpin ini adalah gambaran dari manusia paripurna. namun, karena saking sulitnya untuk dijalani, 8 watak ini menjadi parameter pemimpin ideal. kedelapan watak ini meliputi delapan karakter unsur -unsur alam, yaitu : bumi, langit, angin, samudra-air, rembulan, matahari, api, dan bintang. bila seorang pemim pin dapat mengadopsi delapan watak tersebu, maka ia akan menjadi pemimpin yang adil, jujur, berwibawa, arif, dan bijaksana. Hal ini berlaku pula untuk masyarakat luas, bilamana seseorang dapat mengadopsi ilmu Hasta Brata, maka ia akan menjadi seseorang yan g hambeg utama, berwatak mulia, dan luhur budi pekertinya.
1. Watak Bumi ( Hambeging Kisma ) Digambarkan watak Bethara Wisnu sebagai karakter bumi yang memiliki sifat kaya akan segalanya dan suka berderma. Pemimpin yang mengikuti sifat bumi adalah seseorang yang memiliki sifat kaya hati. Dalam terminologi Jawa kaya hati disebut sabardrono, ati jembar, legawa dan lembah manah. Rela menghidupi dan menjadi sumber penghidupan seluruh makhluk hidup. Bumi secara alamiah juga berwatak melayani segala yang hidup. Bumi dengan unsur tanahnya bersifat dingin tidak kagetan dan gumunan, sebaliknya bersifat luwes (fleksibel) mudah adaptasi dengan segala macam situasi dan kondisi tanpa harus merubah unsur-unsur tanahnya. Maknanya, sekalipun seseorang bersifat mudah adaptasi atau fleksibel namun tidak mudah dihasut, tak mempan diprovokasi, karena berbekal ketenangan pikir, kebersihan hati, dan kejernihan batinnya dalam menghadapi berbagai macam persoalan dan perubahan. Bumi juga selalu menempatkan diri berada di bawah menjadi alas pijakan seluruh makhluk. Artinya seseorang yang bersifat bumi akan bersifat rendah hati, namun mampu menjadi tumpuan dan harapan orang banyak. Sifat tanah berlawanan dengan sifat negatif api. Maka tanahlah yang memiliki kemampuan efektif memadamkan a pi. Api atau nar, merupakan ke-aku-an yang sejatinya adalah ³iblis´ yakni tiada lain nafsu negatif dalam diri manusia. Seseorang yang bersifat bumi atau tanah, tidak akan lepas kendali mengikuti jejak nafsu negatif. Bumi dalam hukum adi kodrati memiliki prinsip keseimbangan dan pola-pola hubungan yang harmonis dan sinergis dengan kekuatan manapun. Namun demikian, pada saat tertentu bumi dapat berubah karakter menjadi tegas, lugas dan berwibawa. Bumi dapat

Karena ketegasan bumi sebagai bentuk akibat (reaksi) atas segala perilaku disharmoni. langkah yang pasti dan konsisten pada orbit yang telah dikodratkan Tuhan (istikomah). serta memberikan suasana tentreman pada sesama. harapan dan target yang tinggi untuk kemakmuran dan kesejahteraan tidak hanya untuk diri sendiri namun juga orang ba nyak. tanpa membuat keruh airnya). Manfaat matahari menjadi penghangat suhu agar tidak terjadi kemusnahan massal di muka bumi akbiat kegelapan dan kedinginan. dan tertib. yakni menetapkan segala perbuatan dan tingkah laku diri ke dalam ³sifat´ Tuhan. 3. ia menjadi sumber pencerahan bagi kehidupan manusia. Sebagaimana watak Bathara Ismaya . Watak Rembulan (hambeg Candra) Candra atau rembulan. Mampu menyirnakan segala kegelapan dalam kehidupan. Lakuning srengenge. Matahari juga menghidupi segala makhluk hidup baik tumbuhan. Watak rembulan menggambarkan nuansa keindahan spiritual yan g mendalam. Tuhan Maha Mengetahui. serta menjadi penerang di antara kegelapan. berwatak memberikan penerang kepada siapapun yang sedang mengalami kegelapan budi. Mampu menghibur yang lagi sedih. seseorang harus teguh dalam menjaga tanggungjawabnya kepada sesama. Seseorang yang berwatak matahari. akan memiliki cita -cita. dapat juga bersikap sangat tegas. bumi tidak pernah melakukan tindakan indisipliner yang bersifat aksioner dan sepihak.melibas kekuatan apapun yang bertentangan dengan hu kum-hukum keseimbangan alam. Maka sebutan sebagai ³bintang´ selalu dikiaskan dengan suatu pencapaian prestasi yang tinggi. . teratur. teguh dalam memegang amanat. Seseorang yang mengadopsi perilaku bintang. Seseorang watak matahari ibarat perjalanan matahari yang berjalan pelan dalam arti hati hati tidak terburu-buru (kemrungsung). Seseorang yang memiliki watak bumi. Tanggungjawabnya sebagai titah (khalifah) Tuhan. 2. Akan tetapi. Sifat Bethara Ismaya adalah tertata. ora kagetan (tidak mudah terkaget-kaget). menciptakan kebaikan -kebaikan yang konstruktif untuk kemaslahatan semua orang dan menjaga kelestarian alam sekitarnya. Watak Matahari ( Hambeging Surya ) Matahari bersifat menerangi. Rembulan membuat terang tanpa membuat ³panas´ suasana (dapat ikannya. Posisi bintang akan memperindah kegelapan langit di malam hari. Langkah rembulan selalu membuat sejuk suasana pergaulan dan tidak merasa diburu-buru oleh keinginannya sendiri (rahsaning karep). walaupun dihempas angin prahara (sindhung riwut) namun tetap teguh dan tidak terombang -ambing. Kapanpun dan di manapun ia akan selalu memberikan pencerahan kepada orang lain. pelindung sekaligus menjalankan dinamika kehidupan manusia ke arah kemajuan peradaban yang lebih baik. dan menuntun orang yang sed ang mengalami kebingungan. Sikap dan prinsip hidup orang yang berwatak matahari. serta mampu berperan sebagai pen untun. dalam menghadapi persoalan -persoalan besar tidak akan mundur selangkahpun bagaikan langkahnya Pendawa Lima. ia akan konsisten. hewan dan manusia. maka kita sebagai titah Tuhan hendaknya terus -menerus berusaha mencari ilmu pengetahuan yang seluas -luasnya dan setinggi-tingginya agar ilmu tersebut bermanfaat untuk kemajuan pradaban manusia. dan mampu menunjukkan kewibawaannya di hadapan para musuh dan lawan -lawannya yang akan mencelakai dirinya. guru. ora gumunan (tidak gampang heran akan hal-hal baru dan asing). Seseorang yang berwatak matahari akan selalu menjadi penerang di antara sesama sebagaimana watak Bathara Surya . Watak Bintang (Hambeg Kartika) Kartika atau bintang berwatak selalu mapan dan tangguh . Selalu eling dan waspadha. Orang yang berwatak bagai bintang akan selalu menunjukkan kualitas dirinya dalam menghadapi berbagai macam persoalan kehidupan. 4.

sehingga dapat menyesuaikan diri secara sempurna dengan siapapun dan di manapun ia berada. Satu lagi. bangkai manusia. lalu kita ikuti kehendak Tuhan menjadi sebuah ³laku tapa ngeli´ artinya kita hanyutkan diri pada kehendak Ilahi. Karena menyaksikan keindahan malam bulan purnama. kelebihan dan potensinya berada dalam kandungan air yang dalam. maupun problema yang dialami orang lain. Bersediakah Anda berwatak nyegoro ? . Apalagi disertai dengan semedi sebagai wahana olah raga dan olah rasa . keadaan batin. Semua dipandang sama -sama makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kesamaan derajat di hadapan Tuhan. Sinar bulan purnama sangat baik untuk mengobati segala macam penyakit dengan cara menjemur diri di bawah sinar bulan purnama. penuh kesabaran. namun tabiatnya sungguh jauh dari sifat taka bur. watak samodra akan sangat arif dan bijaksana. Dalam terminologi Jawa terdapat kalimat permohonan maaf sebagai berikut. kebiasaan merayakan ³padhang mbulan³ oleh orang-orang tertentu dianggap sebagai tradisi yang sia-sia karena tidak menimbulkan pahala . Padahal bulan purnama memiliki khasiat lain sebagai media terapi lahir dan batin di saat terjadi berbagai kegelisahan jiwa. Limbah tak bertanggungjawab yang dibuang ke laut akan diproses secara -pelan-pelan dan akhirnya racun dan bakteri yang masuk ke laut akan tak berdaya bergulat dengan molekul air samodra yang jenuh akan unsur garam. Namun samodra tidak pernah pamer potensinya yang bernilai besar kepada orang banyak. Yang mebedakan adalah akal -budinya. bangkai anjing. Bahkan secara agama. kelompok. Samodra menggambarkan satu wujud air yang sangat luas. Sayang sekali kebiasaan itu sudah dianggap kuno. Witing klapa salugune wong Jawa . semua dapat diterima dengan sikap tulus tidak pernah menggerutu. Dalam bidang keilmuan. Samodra memendam segala kemampuan. Orang yang berwatak rembulan. Sebagaimana watak Bima Sena. dhasar nyata laku kang prasaja. Itulah mengapa leluhur kita zaman dahulu melakukan semadi pada saat datangnya bulan purnama. Samodra atau lautan memiliki karakter yang dapat memuat apa saja yang masuk ke dalamnya. serta siap menerima berbagai keluhan atau mampu menampung beban orang banyak tanpa perasaan keluh kesah. namun di dalamnya menyimpan kekayaan yang sangat bernilai dan bermanfaat untuk kehidupan manusia. mampu menggugah kesadaran batin dan akal -budi manusia akan keagungan Tuhan . selalu men gagumi keindahan ciptaan Tuhan yang tampak dalam berbagai ³bahasa´ alam sebagai pertanda kebesaran Tuhan. Watak samudra maknanya adalah hati yang luas. kalah dengan hiburan zaman modern yang kaya akan tawaran-tawaran hedonis. Walaupu n berupa sampah industri dan rumah tangga. tidak pernah membeda -bedakan golongan. 5. Lakuning rembulan. dan agama. bangsa.selalu mengarahkan perhatian batinnya senantiasa berpegang pada kodrat Ilahi (musyahadah). tidak norak. Watak samodra menggambarkan jalma tan kena kinira. Watak Samodra Mengambil sisi positif dari watak samodra. Orang -orang tua dan anak -anak zaman dahulu selalu bersuka ria saat merayakan malam bulan purnama. Rembulan purnama menjadi bahasa kebesaran Tuhan yang indah sekali. suku. nyuwun lumebering sih samodra pangaksami bilih wonten kathahing kalepatan. atau sikap menyombongkan diri. orang yang tampak bersahaja . seseorang mampu ³nggayuh kawicaksananing Gusti ´ artinya mampu memahami apa yang menjadi kehendak (kebijaksa naan) Hyang Widhi. yang mampu menutupi (tidak pam er) akan ilmunya yang luas. watak samodra yang paling dahsyat adalah kemampuannya untuk menetralisir segala yang kotor dan polutan. Sekalipun berilmu tinggi ia sangat merendah bahkan berlagak bodoh. Manusia watak samodra. Setelah memahami. bagai membaca ³ayat -ayat´ Tuhan. tidak dapat disangka-sangka sesungguhnya ia menyimpan potensi yang besar di berbagai bidang. Orang berwatak samodra akan mampu mengurai dan memberikan jalan penyelesaian berbagai problema yang ia hadapi. serta perbuatannya terhadap sesama.

yang melawan kodrat Tuhan. pembual. Sikap kal em tidak bertabiat negatif. namun tidak menyadari yang diikuti adalah air bah. perbuatannya selalu berada pada kehendak Tuhan. khususnya di bumi nusantara ini. dan membimbing seluruh makhluk hidup dengan cara yang penuh dengan kasih sayang. rob. Tidak jarang seseorang. Akasa atau langit akan melihat secara gamblang beragamn ya persoalan kehidupan di muka bumi ini. lemah -lembut namun memiliki daya kekuatan yang sangat dahsyat. Air selalu mengalir mengikuti lekuk alam yang paling mudah dilalui menuju samodra. Seorang pemimpin. adat istiadat. Apalagi di tengah kondisi politik dan kehidupan bermasyarakat yang cenderung mencari benarnya sendiri. urusan dipikir dibelakang (pecicilan/pencilakan/cenanangan/jelalatan ). diburu -buru. maknanya adalah watak cenderung membuat kerusakan. Justru terhadap semua manusia apapun watak. lampor. meredam emosi. pimpinan masyarakat. umpama perilaku dinamakan rendah hati ( lembah manah) dan sopan santun (andhap asor). buta ma ta akan resiko. meninggalkan samodra. sebagaimana terdapat pada Bethara Indra . Sehingga watak air akan membawa seseorang menempuh jalan kehidupan dengan irama yang paling mudah. tanpa perhitungan. mampu menahan diri. Namun hati -hatilah karena orang sering merasa sudah mengikuti watak air. tidak mudah bingung. bersikap tenang. tak suka memaki dan mengumpat sekalipun terhadap orang yang memusuhinya. jalan yang ditempuh selalu diberkahi Gusti Kang Murbeng Dumadi. para aktor intelektual. Dalam . hukum positif. politisi. negarawan. tetap saja diasumsi kan sebagai orang yang tak perlu di bela dan dilindungi. Orang yang berbeda peristilahan. ia akan menyaksikan bahwa ternyata di atas bumi ini terdapat ribuan bahkan jutaan jalan spiritual menuju satu titik yang sama . Bahkan anggota legislatif. mampu mengelola watak mengalah. Orang yang berwatak air. dan memberi keadilan dengan membagi musim di berbagai belahan bumi. yang penting gasak dulu. Bersifat melindungi atau mengayomi terhadap seluruh makhluk tanpa pilih kasih. dan bagaimanapun sikapnya Bethara Indra akan selalu ngemong sesama. Itulah watak langit. budaya. tak suka menghujat sesama. tak mudah stress. Tirta atau air berwatak selalu rendah hati dalam perilaku badan (solah) dan perilaku batin (bawa) atau andhap asor. meskipun jalan yang ditempuh sangat beragam dan berbeda-beda. Air adalah gambaran kesetiaan manusia pada sesama dan pada kodrat Tuhan. akan membawa diri kita dalam sikap yang tenang. Selalu menempatkan diri pada tempat yang rendah. tsunami. Orang-orang di luar diri atau kelompoknya dianggap tidak penting untuk diayomi. tidak gampang kagetan. mampu membersihkan segala yang kotor. penipu. Orang yang berwatak air akan selalu rendah hati. 6. atau kepentingan kelompoknya saja. Air tidak pernah melawan kodrat Tuhan dengan menyusuri jalan yang mendaki ke arah gunung. Berwatak air. Watak langit ini relatif paling sulit diterapkan oleh manusia zaman sekarang. tata krama. mawas diri. merupakan tugas dan tanggungjawab yang sangat berat. Prasangka-prasangka negatif ini sangat bertentangan dengan watak akasa. perbuatan seseorang yang menerjang wewaler. pembohong. Maka watak langit tak suka menyalahkan orang lain. dan pada akhirnya akan masuk kepada samodra anugrah Tuhan Yang Maha Besar. asal ganyang. Watak Langit (Hambeg Akasa) Akasa atau langit. dan tradisi sekalipun sebangsa dan setanah air. dan mencari menangnya sendiri. yang mampu bersikap tanpa pilih kasih dan bersedia mengayomi seluruh makhluk hidup.Watak Air (Hambeg Tirta) Mengambil sisi positif dari watak maruta. mencari untungnya sendiri. atau wakil rakyat yang hanya memperjuangkan kepentingan partainya saja. bahasa. Kewaskitaan akasa seumpama mata satelit. pemuka spiritual terkadang tak menyadari sedang mengejar kepentingannya sendiri. bukan kepentingan bangsa. religi. Bahkan orang -orang tersebut dianggap sesat. Tapi jangan mengikuti watak air bah. serta hukum normatif. tatan an sosial.

Sehingga menjadi orang yang dapat dipercaya dan setiap ucapannya dapat dipertanggungjawabkan. orang berwatak angin akan mudah simpati dan melakukan empati. batin sesama yang mengalami stagnansi atau kemandegan spir itual. Watak angin mampu merasakan apa yang orang lain rasakan (empati). Watak angin sangat teliti dan hati -hati. Seseorang mampu menyelesaikan semua masalah yang menjadi tanggungjawabnya secara adil ( mrantasi ing gawe). Sayang sekali. Seseorang yang berwatak samirana atau angin. Watak api adalah mematangkan dan meleburkan segala sesuatu. bukan hanya atas dasar kata orang. murah hati dalam mendidik dan menularkan ilmu pengetahuan kepada orang -orang yang haus akan ilmu. bebrayan (bermasyarakat). dan tidak memilih berdasarkan kasih (pilih sih) . Karena rahasia ilmu yang terdapat di jagad raya ini adalah sebanyak debu yang ada di seluruh alam semesta. konon. jare. jiwa. Maknanya seseorang tidak akan mencari -cari masalah yangbukan kewenangannya. penuh kecermatan. Dan tidak akan mencampuri urusan dan privasi orang lain yang tidak memerlukan bantuan. Salah satu sikap. Api tidak akan mau menyala tanpa adanya bahan bakar. untuk mengetahui problem -problem sekecil apapun yang ada di dalam masyarakat. walau sekecil apapun. Seorang yang mengambil watak api akan mampu mengolah semua masalah dan kesulitan menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga. Api hanya akan melebur apa saja y ang menjadi bahan bakarnya. lumuh banda. memilih berdasarkan kepentingan pribadinya ( golek butuhe dewe). Yang diambil adalah sisi positif dari watak api yakni Bathara Brahma . Angin memiliki watak selalu menyusup di manapun ada ruang yang hampa. sikap ini selalu diutamakan terutama dalam pasamuan. sikapnya tiada pernah mempermalukan dan meremehkan. dan dalam berbagai pergaulan. luhur dalam budi pekerti atau solah (perilaku jasad) dan bawa (perilaku batin). maknanya adalah selalu meneliti dan menelusup di mana -mana. bilamana kita berangkat dengan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan yang kita k uasai seumpama sebutir debu yang beterbangan. 7. watak ini sudah terkena polusi ³watak asing´ yang menjadikan seseorang tidak canggung mencaci orang lain yang berada di luar kelompoknya. 8. bila ingin mengaplikasi watak Bathara Indra. maka kita tak akan pernah memiliki watak merasa paling benar dan pandai. pertemuan. Mematangkan mental. Kedatangannya tidak pernah diduga. ceunah ceuk ceunah. katanya. dan tak dapat dilihat. diskusi. Watak Api (Hambeg Agni) Agni atau api atau dahana. Sedangkan terhadap yang masih bodoh. dan menyalahkan orang yang tak sepaham dengannya. Angin mengetahui situasi dan kondisi apapun dan bertempat di manapun. Ia juga bersedia untuk melakukan pencerahan pada sesama yang membutuhkan. sehingga seorang yang berwatak angin akan mengetahui berbagai persoalan dengan data-data yang cukup valid dan akurat. Serta tanpa membedabedakan mana yang mudah diselesaikan (golek penake dewe). Watak Angin (Hambeg Maruta) Maruta atau angin atau udara. sumber : . sebagai watak akasa atau langit. Itulah watak Bathara Indra . Maka watak Jawa menuntut perilaku hambeg utama. Mengambil sisi positif dari watak angin Bathara Bayu .manajemen perilaku Jawa.

com/2008/03/22/hasta -brata-filosofi-kepemimpinan-jawa/ .html http://chiell.http://kalimasada.wordpress.com/2009/02/10/pusaka -hasta-brata-calon-presiden-harusmemiliki/ http://biangpenasaran.com/2009/04/29/hasta -brata-profil-pemimpin-ideal/ http://sabdalangit.blogspot.com/2008/05/hasta -brata.blogdetik.wordpress.