P. 1
PENGAMATAN GEJALA BIOTIK DAN ABIOTIK

PENGAMATAN GEJALA BIOTIK DAN ABIOTIK

|Views: 453|Likes:
Published by Ipunk Orank Kampunk

More info:

Published by: Ipunk Orank Kampunk on Jan 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/02/2012

pdf

text

original

PENGAMATAN GEJALA BIOTIK DAN ABIOTIK

Tahukah kamu. seperti botani untuk mempelajari tumbuhan. yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputer melalui bidang bioinformatika. dan mikrobiologi untuk mempelajari mikroorganisme. Istilah ini diambil dari bahasa Belanda ´biologie´. yang berarti ilmu pengetahuan tentang alam dan dunia fisik. perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui Biologi molekular serta biokimia. dikenal berbagai cabang Biologi yang mengkhususkan diri pada setiap kelompok organisme. dan Kimia. apa saja objek kajian Biologi? Objek kajian biologi sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup. Dahulu dikenal dengan istilah ilmu hayat (diambil dari bahasa Arab. zoologi untuk mempelajari hewan. dan Geologi. Biologi. A. hewan maupun manusia). . dan mekanisme pewarisan sifat dipelajari dalam genetika.Ilmu pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit melalui kerja ilmiah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup dan gejala-gejala kehidupannya. termasuk di dalamnya Biologi. sedang fungsinya dipelajari dalam fisiologi. demikian juga Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Mata pelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama (SMP) disebut mata pelajaran Sains. Kimia. Pengertian Biologi dan Cabang Biologi Biologi adalah ilmu mengenai kehidupan. artinya ´ilmu kehidupan´). Fisika. yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani. Bidang yang dipelajari di SMP adalah Fisika. Karenanya. ´ilmu´). bios (´hidup´) dan logos (´lambang´. Hubungan antar sesama makhluk dan dengan alam sekitar dapat dipelajari dalam ekologi. Sementara itu. Berbagai aspek kehidupan dikupas tuntas melalui cabang Biologi seperti ciriciri fisik dipelajari dalam anatomi (tumbuhan.

Metode ilmiah merupakan suatu metode yang tersusun secara sistematis untuk memecahkan suatu masalah yang timbul dalam ilmu pengetahuan. variabel respon. Perubahan dapat terjadi dari waktu ke waktu. 5. Pada permasalahan ´adakah pengaruh air terhadap pertumbuhan tanaman´. menarik kesimpulan. Salah satu contoh rumusan masalah adalah ´adakah pengaruh air terhadap pertumbuhan tanaman?´ Langkah berikutnya menentukan variabel (faktor-faktor yang terlibat dan mempengaruhi sesuatu yang diamati) yang terdapat dalam permasalahan. seringkali kita menghadapi berbagai fenomena alam untuk dijadikan sebuah masalah. ukuran. atau dapat memulainya dengan memperhatikan lingkungan sekitar. Sesuatu yang tadinya dianggap benar dapat tumbang bila telah ditemukan hasil penelitian baru yang mengoreksi kebenarannya. umur. Pengetahuan yang diperoleh dengan cara ini lebih dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. observasi/pengamatan. berpengaruh atau tidak. yaitu hal-hal apa saja yang akan dipelajari atau menarik diteliti untuk memperoleh jawaban dari permasalahan tersebut. Ada tiga jenis variabel dalam kegiatan penelitian. Kondisi tanaman (jenis. Apakah perbedaannya? Mengapa perbedaan itu terjadi? Kalau kamu perhatikan jelas ada perbedaan. intuisi (ilham) ataupun tidak sengaja digolongkan pengetahuan non ilmiah. Kamu juga mempunyai kesempatan untuk menjadi ilmuwan. menentukan dan merumuskan masalah. Misalnya kecepatan pertumbuhan tanaman di musim kemarau dengan musim penghujan. Cara yang dapat ditempuh adalah dengan melalui suatu metode yang dikenal dengan istilah metode ilmiah. 1. Kamu dapat mempelajari percobaan para ahli terdahulu dan menguji hasilnya. pertanyaan hendaknya lebih mengarah pada jawaban ´ya atau tidak. Pertumbuhan tanaman disebut variabel terikat/variabel respon yaitu variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. 2. volume air yang diberikan dapat bervariasi. hal ini disebabkan oleh sifat dasar manusia yang selalu merasa ingin tahu yang mendorongnya untuk melakukan penelitian. kondisi tanah serta sumber air . coba-coba. Dalam kehidupan sehari-hari. menemukan masalah dan mencoba untuk memecahkannya.B. 4. Faktor ini disebut variabel bebas/variabel manipulatif yaitu variabel yang dapat diubah-ubah dan mempengaruhi/menyebabkan terjadinya suatu proses/gejala/peristiwa. yaitu variabel bebas. merumuskan hipotesis/dugaan. mengumpulkan data. Dalam merumuskan masalah untuk percobaan. Setelah menentukan permasalahannya kamu dapat melakukan observasi/pengamatan guna mendapatkan data yang berhubungan dengan masalah yang akan diselidiki. Pengetahuan yang didapat melalui prasangka. dll). Secara berurutan langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut. dan variabel kontrol. 6. 3. mengapa bisa demikian? Pertanyaan tersebut merupakan awal dari rumusan masalah yang akan kita selidiki lebih lanjut. Pengetahuan yang diperoleh melalui suatu penelitian digolongkan dalam pengetahuan ilmiah. melaksanakan eksperimen (percobaan). berbeda atau tidak´ sehingga lebih mudah untuk menetapkan hipotesis/dugaan mengenai percobaan yang akan dilakukan. demikian juga dalam Biologi. Kerja Ilmiah Ilmu pengetahuan selalu berkembang. Langkah awal dalam melaksanakan kerja ilmiah adalah menentukan dan merumuskan masalah.

apa kegunaan benda-benda itu? Data yang diperoleh dengan menggunakan alat ukur akan menghasilkan nilai kuantitatif. Bila perlu ulangi lagi percobaan tersebut sampai kamu yakin akan ketelitian percobaan dan keakuratan hasil percobaannya. Beberapa kegiatan dalam merancang percobaan adalah sebagai berikut: 1. ataupun pengamatan langsung. Apabila hipotesis ditolak. warna. menetapkan waktu dan tempat. menetapkan landasan teori yang diperlukan. sebutkan faktor apa yang menghambat. Apa yang dapat kamu lakukan setelah datamu diolah? Setelah mendapatkan data-data hasil percobaan. Kulit untuk membedakan kasar. Pada tahun 1880 di Aljazair. berikan penjelasan faktor apa yang mendukung. Apabila hipotesis diterima. Hipotesis merupakan rumusan dari jawaban/pendapat/kesimpulan sementara tentang suatu masalah yang disusun berdasarkan data dan informasi yang terbatas dan teori-teori yang relevan dengan menggunakan penalaran. Indera penglihatan digunakan untuk mengamati bentuk. dan sebagainya. Tahukah kamu. Misalnya menyampaikan hasil penelitian di depan para ahli dalam forum seminar atau mempublikasikan dalam majalah ilmiah. mistar. menetapkan variabel manipulatif. tekstur buah lembut serta berserat. apakah hipotesis diterima atau sebaliknya. Hipotesis yang baik senantiasa menunjukkan variabel yang dapat diukur dan dapat diperbandingkan. Kita dapat menggunakan alat bantu untuk memperoleh data. misalnya buah durian berkulit kasar dan tajam. Hipotesis nihilnya ´air tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman´. menetapkan tujuan percobaan. 2. Contoh hipotesis pada percobaan di atas adalah ´air berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman´. Langkah berikutnya agar dapat diakui sebagai ilmu pengetahuan maka hasil percobaan perlu dipublikasikan dalam berbagai bentuk. Rumusan kesimpulan mengacu pada hipotesis di atas. menentukan alat dan bahan yang digunakan. Hipotesis kerja. Sebelum merumuskan hipotesis. Data juga dapat diperoleh dengan menggunakan indera kita. Lidah untuk mengetahui rasa sesuatu. rumuskan kesimpulanmu. 3. respon maupun kontrol. yaitu hipotesis kerja dan hipotesa nihil. dan mempersiapkan tabel untuk mencatat data hasil pengamatan. misalnya ´air berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman´. 4. Sebelum melaksanakan percobaan. Data yang diperoleh selanjutnya dapat disajikan secara ringkas dan sistematis dalam bentuk tabel atau diagram. ukuran pertumbuhan tanaman. termometer dan lain-lain. 5. Charles Laveran merawat seorang prajurit yang menderita demam . Untuk memperjelas langkah-langkah penelitian ilmiah. rasa buah manis. Telinga untuk mendengar. Hidung untuk mengetahui bau pada suatu objek. neraca O¶Hauss. Pengamatan dengan panca indera ini menghasilkan nilai kualitatif. Alat bantu yang dapat kita gunakan diantaranya mikroskop. misalnya. kita harus merancangnya terlebih dulu. yaitu mencari sumber pengetahuan yang berhubungan dengan penelitian melalui buku-buku kepustakaan. ada baiknya kamu melakukan studi pustaka.yang digunakan dalam percobaan disebut variabel kontrol yaitu variabel di luar variabel yang diteliti tetapi perlu dikendalikan/ dikontrol. Ada dua macam hipotesis. menetapkan prosedur/langkah-langkah percobaan. perhatikan contoh proses penemuan penyebab penyakit malaria yang dilakukan oleh Charles Laveran (1845²1922). halus panas atau dingin dengan cara meraba obyek penelitian. Kamu juga dapat membaca hasil percobaan orang lain yang berkaitan dengan percobaan yang akan kamu lakukan.

Menggunakan fakta sebagai dasar argumentasi. sedangkan pada darah orang-orang yang sehat tidak dijumpai benda kecil tersebut. 4. 2. Ia ingin membuktikan apakah penyebab dari penyakit malaria yang sebenarnya. Selalu melakukan evaluasi diri. ini merupakan data. Berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi. 5. Sikap ilmiah adalah sikap yang terpuji yang dijunjung tinggi oleh masyarakat ilmiah. Misalnya dengan adanya bencana tanah longsor yang sering terjadi tentukan penyebab dan cara mencegah serta menanggulangi kerusakan lingkungan. Charles Laveran saat itu tidak percaya begitu saja. Namun. Keingintahuan dapat memacu kita untuk melakukan penelitian. mengakui kekuatan dan kelemahan data hasil penelitian. 7. Misalnya timbangan badan menunjukkan 46 kg. Laveran mulai mendata semua darah penderita malaria. sehingga mampu membedakan data dan informasi. Jujur dan menerima kenyataan dari hasil penelitiannya secara objektif. aria = udara). kemampuan ini diperlukan pada saat mengajukan pendapat yang didukung oleh data. sedangkan perkiraan berat badan seseorang 46 kg merupakan opini. Kemudian Laveran menyuntikkan darah orang yang sakit ke dalam tubuh orang yang sehat. Hipotesis Laveran berdasarkan data tersebut adalah ´apakah benda-benda kecil´ (sekarang dikenal dengan nama Plasmodium) adalah penyebab penyakit malaria. kemudian penyakit tersebut dikenal dengan nama Malaria (mal = buruk. dan tekun dalam melakukan penelitian artinya tidak mudah putus asa. Laveran masih belum merasa yakin percobaan itu diulang-ulang. Mengenali fakta dan opini. Teliti dalam pengambilan data. Ternyata pada darah setiap penderita malaria terdapat benda-benda kecil seperti pada penderita pertama. Mengambil keputusan yang bertanggung jawab. 8. Maka tampak olehnya ada benda-benda kecil pada darah penderita (langkah ini disebut dengan observasi/pengamatan). Kepedulian terhadap lingkungan alam. terutama data kuantitatif. Beberapa hal berikut dapat dijadikan pedoman dalam bersikap ilmiah. 3. Pada saat itu orang menduga bahwa penyebab malaria adalah udara buruk dari rawa-rawa. dan di dalam darahnya ditemukan benda-benda kecil seperti yang terdapat pada penderita malaria (Plasmodium). Dalam mengemukakan pendapat tentunya dengan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan data yang lengkap. Berusahalah untuk memberikan pemikiran tentang pelestarian dan keindahan lingkungan alam. ternyata hasilnya sama (langkah ini disebut melaksanakan eksperimen dan menguji kembali eksperimennya). Kerja ilmiah dengan menggunakan metode ilmiah. Ia mengambil sedikit darah dari penderita dan memeriksanya menggunakan mikroskop. sosial. 1. Setelah beberapa hari ternyata orang yang sehat mulai terjangkit penyakit malaria. dan budaya. sehingga dapat digunakan untuk melakukan perbaikan. 6. Langkah ini disebut dengan merumuskan masalah. serta kebersihan lingkungan. . Akhirnya dia menarik kesimpulan bahwa benda kecil berbentuk cincin yang terdapat dalam sel darah merah (Plasmodium) merupakan penyebab penyakit malaria.menggigil padahal waktu itu udara sangat panas. memerlukan sikap ilmiah. Mengembangkan rasa ingin tahu. 9. berusaha untuk mengajukan pertanyaan mengenai hal-hal yang tidak diketahui atau belum dapat dimengerti.

bacalah artikel di bawah ini tentang usaha Edward Jenner. orang yang mengembangkan dan mempopulerkan teknik vaksinasi untuk mencegah penyakit cacar. Pria berkelahiran Scotlandia yang hidup pada tahun 1881²1955.Sebagai penambah wawasan. .

Pengamatan Gejala Biotik dan Abiotik Perhatikan lingkungan sekitar sekolah atau rumahmu! Apa yang kamu lihat? Di lingkunganmu ada berbagai jenis tumbuhan. udara. air sebagai komponen abiotik yang merupakan komponen vital yang dibutuhkan makhluk hidup justru sebagai penyebab banjir. kelembaban. cahaya matahari. . Contohnya kasus banjir. hewan. maupun bebatuan. Akibat dari banjir tentu saja merugikan seluruh lapisan masyarakat. Benda-benda seperti air. maupun bebatuan merupakan benda tak hidup dan disebut sebagai komponen abiotik. kelembaban. cahaya matahari. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya lahan resapan akibat penggundulan hutan atau penebangan tanaman (komponen biotik).C. Coba kamu sebutkan contoh lainnya. Selain itu di sekitarmu juga ditemukan air. demikian sebaliknya. udara. tanah. tanah. Kejadian yang terjadi pada komponen biotik akan berpengaruh terhadap komponen abiotik. Berbagai jenis tumbuhan. suhu. bahkan mungkin mikroorganisme. dan mikroorganisme merupakan makhluk hidup dan disebut sebagai komponen biotik. belum lagi kebiasaan buruk manusia terhadap lingkungan yang dapat mengakibatkan banjir. hewan. Gejala biotik dan abiotik merupakan keadaan lingkungan di sekitar kita yang ditunjukkan oleh keadaan makhluk hidup maupun benda tak hidup. Gejala biotik dan abiotik saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. suhu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->