P. 1
AYAT-AYAT TENTANG MANUSIA

AYAT-AYAT TENTANG MANUSIA

|Views: 1,866|Likes:
Published by albab

More info:

Published by: albab on Jan 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/03/2013

pdf

text

original

AYAT-AYAT TENTANG MANUSIA

A. Pengertian Manusia Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dimuka bumi oleh karenanya manusia dijadikan kholifah di bumi karena manusia mempunyai kecenderungan dengan Tuhan Berbicara tentang eksistensi manusia beserta nafsil insaninya berarti kita mengangkat suatu obyek studi yang tidak pernah bisa tuntas dipersoalkan. Manusia sebagai obyek ilmu pengetahuan akan dibicarakan dalam berbagai aspek dan seginya. Seorang biolog akan melihat aspek manusia dari aspek biologi, sosiolog melihat manusia dari segi sosiologi dan begitu seterusnya ahli-ahli yang lain melihat manusia menurut disiplin ilmunya masing-masing. Dorongan-dorongan kejiwaan merupakan unsur yang memberi warna manusianya. Dia akan menjadi manusia dengan kategori baik atau sebaliknya sesuai dengan arah yang disukainya Menurut Posmodernisme, dalam upaya memahami manusia ilmu-ilmu sosial kemanusiaan memandang manusia sedemikian rupa sehingga manusia layaknya alat yang bisa diotak-atik seenaknya. Dimata ilmu-ilmu sosial kemanusian, manusia adalah mahluk yang berbeda dalam keadaan sekarat dan tinggal menuju ajal tiba B. Potensi Manusia Yang banyak dibicarakan oleh al-qur’an tentang manusia adalah sifat-sifat dan potensinya. Dalam hal ini ditemukan sekian ayat yang memuji dan memuliakan manusia, seperti permulaan tentang terciptanya manusia dalam bentuk dan keadaan yang sebaik-baiknya separti dijelaskan dalam( QS.at-tin:4 ), danpenegasan dimuliakannya mahluk ini diban ding dengan kebanyakan mahluk-mahluk Allah yang lain. Tetapi, disamping itu seringpula manusia mendapat celaan Tuhan karena ia amat aniaya dan mengingkari nikmat yang diberikan Allah. Disamping itu juga sangat bannyak membantah dan bersifat keluh kesah lagi kikir. Dari keterangan diatas bukan berarti ayat-ayat al-qur’an saling bertentangan satu sama lain, akan tetapi ayatayat tersebut menunjukkan beberapa kelemahan manusia yang harus dihindarinya. Disamping menunjukkan bahwa mahluk ini mempunyai potensi(kesediaan) untuk menempati tempat tertinggi sehingga ia terpuji atau berada ditempat yang rendah sehingga ia tercela. C. Ayat-ayat Tentang Manusia 1. QS. At-tin (1-6)
                                                                            

Abu Jahal pernah berkata “Apakah Muhammad meletakkan kepalanya(sujud) di depanmu? Orang-orang kafir menjawab, ya.” Maka selanjutnya Abu Jahal berkata:”Demi Tuhan Latta dan Uzza, sekiranya aku melihat Muhammad maka akan aku injak batang lehernya . dan aku benamkan mukanya kedalam tanah!”. Sehubungan dengan pertanyaan Abu Jahal ini maka Allah menurunkan ayat 6-19 dari surat Al-alaq pada Rosulullah yakni menginformasikan ancaman Allah terhadap orang-orang yang melampui batas dan berbuat dosa. (HR.Mundzir dan Abu Huroiroh) 3. QS. At-taghaabun(3&16)                              Artinya:.Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq. Dia membentuk rupamu dan dibaguskanNya rupamu itu dan hanya kepada Allah-lah kembali(mu) (3).
                 

Artinya: Demi (buah) tin dan (buah) zaitun(1) dan demi bukit sinai(2) dan demi kota Makkah ini yang aman(3) sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya(4) kemudian kami kembalikan ketempat serendah-rendahnya(neraka) (5) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh, maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya(6) Kandungan surat Sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dengan bentuk terbaik dibandingkan dengan mahluk Allah yang lain, akan tetapi kemanakah manusia kembali itu tergantung kepada amal mereka, jika melakukan kebaikan yang diridhoi Allah maka kelak akan dimasukkan ke surga, akan tetapi jika tidak mau melakukan kebaikan maka akan mendapatkan siksa neraka yang pedih. Asbabun nuzul Firman Allah dalam surat At-tin ayat ke-5 memberikan manusia bahwa pada saat manusia akan dikembalikan ketingkat pikun (seperti bayi lagi) sejalan dengan itu, pernah Rosulullah ditanya tentang kedudukan orang pikun. Maka Allah menurunkan ayat ke-6 darisurat At-tin ini sebagai penegasan bahwa orang yang beriman dan selalu beramal sholeh sebelum kedatangan pikun telah mendapatkan pahala yang banyak sekali tiada terbatas sama sekali (amal jariyah) dari sisi Allah (HR. Ibnu Jarir dari Auf dari Ibnu Abbas) 2. QS. Al-alaq (6-8)                              Artinya: Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampui batas(6) karena dia melihat dirinya serba cukup(7) sesungguhnya kepada Tuhanmulah kamu kembali(8). Kandungan surat Kebanyakan manusia apabila mendapatkan nikmat mereka lalai tidak mau bersyukur dan mereka selalu mengeluh jika mereka ditimpa suatu ujian. Ayat       ini digunakan untuk tahdid dan tahdir bagi orang alim Asbabun nuzul

Artinya: Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarilah serta ta’atilah dan nafkahkanlah yang baik untuk dirimu dan barang siapa dipelihara dari kekikiran dirinya maka mereka itulah orangorang yang beruntung (16). Kandungan surat Sebelum ayat 16 ini turun kaum muslimin pada waktu itu ketika beramal atau melakukan ibadah kepada Allah(sholat) mereka melakukannya dengan sangat tanpa memperdulikan masalahnya sampai keningnya luka, melihat cara beramalnya kaum muslimin pada waktu itu lantas Allah menurunkan ayat 16 untuk menunjukkan bahwa kita disuruh mengikutu perintah Allah sekedar kemam puan kita. Asbabun nuzul Abu Hatim meriwayatkan hadist ini dari said bin jabir, beliau berkata: ketika diturunkan ayat “Kholakos samawati……..” kaum muslim pada saat itu beramal dengan sangat sehingga mereka tidak memperdulikan masalah nya sampai-sampai keningnya luka, kemudian Allah menurunkan ayat ‫ فا تقوا ال ما ا ستطعتم‬untuk meringankan umat muslim 4. QS. Shaad(71-72)                     Artinya: (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat: "Sesungguhnya aku akan menciptakan manusia dari tanah".(71) Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; Maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadaNya".(72) Kandungan surat Uraian tentang kisah Adam as dapat ditemukan dalam beberapa surat, antara lain pada surat al-Baqoroh, al-A’raf, al-Hijr, dan al-Isro’, sementara ulama’ berpendapat bahwa ayat-ayat surat ini merupakan ayat-ayat pertama yang turun menyangkut kisah Adam as itu. Setelah memperhatikan perurutan turunnya surat-surat al-Qur’an, dimana tidak ditemukan uraian kisah tersebut sebelum turunnya surat ini (11) (maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya) telah sempurna kejadiannya  (dan kutiupkan) kualirkan   (kepadanya ruh ciptaan-Ku) sehingga ia menjadi hidup. Dimudhofkannya lafadz ruh kepada Allah dimaksudkan untuk memulyakan nabi Adam. Ruh  (maka hendaklah kalian tersungkur dengan sujud kepada Allah) sujud penghormatan dengan cara membungkukkan badan (12). DAFTAR PUSTAKA Pundi Abdur Rahman, Muhammad. Tafsir Jalalain. Libanon : Bairut M. Slamet, Ahmad Shihab, M.Quraisy. 2006. Tafsir Al-Misbah. Jakarta : Lentera hati Fatih Alawi, Asegaf Departemen Agama RI. Al-Qur’an Dan Terjemah. Jakarta : Pena Aksara Shihab, M. Quraisy. 2000. Wawasan Al-Qur’an. Bandung :Mizan Radi

 %:.8   %..3 203.79...3/:3.8.3..7.39039.3  :.3 9:7:3203.3-..3:7.  ? "96 /.3   %#!&$% !:3/-/:7#.. 90.39.8:7.3/:3.35.3 0.59.7.. :8025:73.- /././..3 :  803. 3.5...3-078::/05.. 203...3..3507:7:9. ":7.3 3.3./ /:5  2:/41./..3./ %.3/.5.3 /2.9 .!03./...5.202507.9 ./.-.3:98.1.2.   ./ 7: 05.8/..9/. /902:.2-0-07.../. 03/.9..98:7. .79. ./.3 :9:5.9 8:7..8:7.-. 8025:73.3 :9:5.03907.90780-:980-0:29:7:33.33. 0.33. $./ $.3 #.3%0702.9 $08:3:3.2....343.3.3 0.    .89: $090.. 874 802039.6474 ./ .33.3 ..2.9. ":7 . .1 .32:-07172.  8::/503472.9 .2:9078:3:7/03. /.3   *  66 H 05.3 8::/ 05.38.9. ..187 8-.3 05.95079. .: ..93207:5. 7 /.2.#  ":7 ./.9.59.  90./.  7.9-.. -07503/...:. . 03/. /2. /.3 2.../.  09.3 ":7 .8  . ":7..9 .3 -.9 &7.202-:3:. .9/902:.3.790203.8:7.5. :8025:73.2  #:  0   7 5 7 7 2.38:7.3 05.. 74 .3/03.3...3:8.2.3 :.5.93     @ 5 7 7 2.209 2./..39:7:33.33.7:9  $. . 90.3.3 :39: 202:.9. 80.8:7. . .7.1 05.3 9078:3:7 /03.2..7./.3 : .187. 7: .9.7 9./.8.7.38.    I 3$  47 2    9H 7  *     ? "96   @ 5  7 7          0   7 5 77  66 H 793..8:/.59.22.

Al-Qur¶an Dan Terjemah. Libanon : Bairut M. Slamet.U (maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya) telah sempurna kejadiannya / cZ 4WT (dan kutiupkan) kualirkan Ok B $ TT r(kepadanya ruh ciptaan-Ku) sehingga ia menjadi hidup. 2000. Muhammad. 2006. Tafsir Al-Misbah. Asegaf Departemen Agama RI. Jakarta : Lentera hati Fatih Alawi. Wawasan Al-Qur¶an. Ruh j H [ OU S U U (maka hendaklah kalian tersungkur dengan sujud kepada Allah) sujud penghormatan dengan cara membungkukkan badan (12). Tafsir Jalalain. Bandung :Mizan Radi . M. Quraisy. M. DAFTAR PUSTAKA Pundi Abdur Rahman. Ahmad Shihab. Jakarta : Pena Aksara Shihab.Quraisy. Dimudhofkannya lafadz ruh kepada Allah dimaksudkan untuk memulyakan nabi Adam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->