P. 1
Degradasi Lahan dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

Degradasi Lahan dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

|Views: 2,914|Likes:
Published by sandy_salim_1

More info:

Published by: sandy_salim_1 on Jan 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2015

pdf

text

original

Apa itu Degradasi Lahan?

Degradasi lahan berarti hilangnya manfaat atau potensi manfaat dari suatu lahan. Degradasi lahan juga dapat diartikan sebagai peristiwa terjadinya penurunan kualitas lahan, hilang, atau berubahnya berbagai organisme pada lahan yang tidak dapat digantikan. Jadi, kerusakan lahan tidak hanya menyangkut kerusakan pada tanah,tetapi juga sumber daya berupa organisme yang ada di atas tanah. Kerusakan tersebut bisa terjadi karena faktor manusia maupun faktor alam

baik oleh proses alam. antara lain letusan gunung api. Akibatnya lahan menjadi rusak atau mengalami degradasi lahan. banjir. dan kebakaran hutan. . Kebutuhan manusia terhadap sumber daya yang ada pada lahan seperti tumbuhan dan hewan yang semakin meningkat memungkinkan eksploitasi terhadap lahan dilakukan secara berlebihan. Proses alam yang mengakibatkan kerusakan lahan. Kerusakan yang sangat hebat pada lahan terutama diakibatkan oleh manusia.DEGRADASI LAHAN DAN DAMPAKNYATERHADAP KEHIDUPAN Sebagian lahan di permukaan bumi telah mengalami kerusakan. maupun aktivitas manusia.

Faktor Manusia Berbagai aktivitas manusia dapat menyebabkan terjadinya degradasi lahan. . 2. Penebangan hutan yang dilakukan oleh para pengusaha hutan secara besar-besaran atau penebangan sedikit demi sedikit oleh para perambah hutan. Aktivitas-aktivitas tersebut antara lain sebagai berikut : 1. tanpa memperhatikan kelestarian fungsi lingkungannya. Kerusakan lahan oleh manusia sering didasari oleh kepentingan ekonomi semata.

3. Kerusakan lahan banyak pula terjadi karena sejumlah penduduk yang miskin atau tidak memiliki lahan yang membuka lahan baru di daerah pegunungan. Pertumbuhan penduduk yang tinggi. . sehingga membutuhkan lahan untuk permukiman maupun aktivitas pertanian. tumbuhan dan hewan di dalamnya terancam serta tanahnya menjadi rawan terhadap erosi. Akibatnya. 4. 5. Misalnya. aktivitas pertanian yang dilakukan pada lahan dengan kemiringan lereng yang besar. Aktivitas pertanian seringkali tidak cocok dengan kondisi lahan.

Bencana alam      Banjir Tanah longsor Badai Gempa Letusan gunung berapi .Faktor Alam Beberapa faktor alam yang dapat menyebabkan terjadinya degradasi lahan antara lain : a.

Iklim. Daerah dengan curah hujan yang tinggi memiliki potensi erosi yang tinggi. laju erosinya akan semakin tinggi. Semakin besar kemiringan lerang. . Jenis tanah tertentu lebih rawan terhadap erosi. jika hutan ditebangi. biasanya semakin besar pula potensi erosi sehingga dapat menimbulkan kerusakan lahan yang lebih besar. Akibatnya.b. jenis tanah. dan kemiringan lereng sangat mempengaruhi laju kerusakan lahan.

6. Lahan-lahan bekas penambangan hutan galian seringkali dibiarkan begitu saja jika bahan galiannya telah habis sehingga lahan menjadi rusak. .

 Semua faktor penyebab tersebut memberikan dampak yang merugikan terhadap lahan.  Kerugian yang diderita akibat degradasi lahan seringkali jauh lebih besar dibandingkan keuntungan yang diperoleh dari pemanfaatan lahan itu sendiri. .

Berkembangnya masalah kemiskinan di kalangan petani karena produktivitas lahannya terus menurun. b. e. . Banjir dan kekeringan semakin sering terjadi karena berkurangnya infiltrasi dan meningkatnya limpasan pemukiman.Dampak yang ditimbulkan akibat degradasi lahan antara lain sebagai berikut. Terjadi perubahan kondisi iklim Spesies makhluk hidup yang ada di dalam hutan menjadi hilang atau bahkan punah karena hutan sebagai habitatnya mengalami kerusakan. Hilangnya berbagai jenis spesies makhluk hidup karena rusaknya lahan menimbulkan kerugian yang tak ternilai harganya. a. d. c.

. Terbukanya lahan karena kerusakan lingkungan memungkinkan terjadinya erosi yang sangat intensif pada lahan sehingga tanah menjadi tidak subur. buah-buahan.f. h. g. Nilai estetika dari keanekaragaman tumbuhan dan hewan yang hidup menjadi hilang. dan obatobatan) menjadi hilang. Hasil-hasil hutan yang dapat memberikan keuntungan (kayu.

2. Kelompok dibagi menjadi 2 berdasarkan baris/tempat duduk (2 baris 1 kelompok). . Peserta debat yang pro maupun kontra terhadap topik tersebut ditentukan berdasarkan undian dari tim penyaji.DEBAT Topik : Pembangunan sarana-sarana publik (seperti mall atau tempat-tempat lainnya) dengan cara ³membongkar´ lahan kosong (hutan) dapat dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. Peraturan : 1. Tiap kelompok memilih 3 orang perwakilannya sebagai peserta debat. 3.

Demikian juga dengan tim negatif (kontra). . Peserta juga diberikan waktu 5 menit dalam menyampaikan argumennya dalam debat. 7. Pembicara kedua dari tim pro mengemukakan mendapat yang mendukung pendapat dari pembicara pertama timnya. Peserta debat diberikan waktu 5 menit untuk merumuskan poin-poin penting dari apa yang akan dikemukakan dalam debat. 6. 5. Pembicara terakhir dari tim pro maupun kontra memberikan kesimpulan dari semua pendapat yang telah dikemukakan oleh pembicara pertama dan kedua.4. Pembicara pertama dari tim kontra dapat membantah semua pendapat dari tim pro. Pembicara pertama dari tim pro (mendukung topik di atas) menguraikan definisi dan latar belakang terlebih dahulu. Pembicara terakhir dilarang mengemukakan pendapat baru.

Tim penyaji 2.Penjurian : 1. Penjurian dilakukan oleh : a. Guru yang bersangkutan b. terutama kepada peserta yang keluar sebagai pemenang dalam debat. Masing-masing peserta yang mengikuti debat mendapatkan hadiah yang menarik dari tim penyaji. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->