P. 1
BENTUK PEMERINTAHAN(materi)

BENTUK PEMERINTAHAN(materi)

|Views: 1,276|Likes:
Published by Tiara Mustika

More info:

Published by: Tiara Mustika on Jan 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/01/2012

pdf

text

original

BENTUK PEMERINTAHAN

Written by oman on Senin, 29 Desember 2008 at 09.15 1.Teori Klasik tentang bentuk pemerintahan Bentuk Pemerintahan adalah suatu sistem yang mengatur alat-alat perlengkapan Negara dan hubungan antr alat-alat perlengkapan itu.Teori-teori klasik tentang bentuk pemerintahan pada umumnya masih menggabungkan bentuk Negara dan bentuk Pemerintahan.hal ini sejalan dengan pendapat Mac Iver dan Leon Duguit yang menyatakan bahwa bentuk negara sama dengan bentuk pemerintahan.Padmo Wahyono juga berpendapat behwa bentuk Negara aristrokrasi dan demokrasi adalah bentuk Pemerintahan klasik, sedangkan monarki dan republik adalah bentuk pemerintahan modern. Dalam teori Klasik, bentuk pemerintahan dapat dibedakan atas jumlah orang yang memerintah dan sifat pemerintahannya. Ajaran plato (429-347 SM ) Plato mengemukakan lima bentuk pemerintahan negara. Kelima bentuk itu menurut Plato harus sesuai dengan sifat-sifat tertentu manusia.Adapun kelima bentuk itu sebagai berikut. Aristrokrasi, yaitu bentuk Pemerintahan yang di pegang oleh kaum Cendikiawan yang di laksanakan sesuai dengan pikiran keadilan. Temokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh orang-orang yang ingin mencapai kemasyuran dan kehormatan Oligarki, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh golongan hartawan. Demokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegeng oleh rakyat jeleta. Tirani, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegeng oleh soorang tiran ( sewenwng-wenang ) sehingga jauh dari cita-cita keadilan. Ajaran Aristoteles ( 384-322 SM ) Aristoteles dapat membedakan bentuk pemerintahan berdasakan kriteria dua pokok, yaitu jumlah orang yang memegang pucuk pemerintahan dan kualitas pemerintahannya. Berdasarkan dua kriteria tersebut, perbedaan bentuk pemerintahan adalah sebagai berikit. Monarki, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegeng oleh satu orang demi kepentingan umum. Sifat pemerintahan ini baik dan ideal. Tirani, Yaitu bentuk pemerintahan yang di pegeng oleh seseorang demi kepentingan pribadi.bentuk pemerintahan ini buruk dan merupakan kemerosotan. Aristrokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok cendikiawan demi kepentingan umum. Bentuk pemerintahan ini baik dan ideal. Oligarki, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh sekelompok cendikiawan demi kepentingan kelompoknya. Bentuk pemerintahan ini merupKn pemerosotan dan buruk.. Politea, yaitu bentuk pemerintahannya yang di pegeng oleh seluruh rakyat demi kepentingan umum. Bentuk pemerintahan ini baik dan ideal. Demokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegeng oleh orang-orang tertentu demi kepemtingan sebagian orang. Bentuk pemerintahan ini kurang baiak dan merupakan pemerosotan. Ajaran Polibios ( 204-122 SM ) Ajaran polybios yang di kenal dengan cyclus theory sebenarnya merupakan pengembangan

Dalam praktik-praktik ketatanegaraan. maka bentuk pemerintahan tersebut adalah republik. bahwa cenderung sewenang-wenang dan menindas rakyat.Namun. dan koropsi sehingga hukum sulit di tegakkan.namun. Teori siklus menurut polibios dapat di ganbarkan pada bagan berikut.lebih lanjut dari ajaran Aristoteles dengan sedikit perubahan. melainkan dipilih. Aristrokrasi yang semula baik dan memperhatikan kepentingan umum. Kalau kepela Negaranya ditunjuk tidak berdasarkan turun-temuru. Pemerintahan selanjutnya di pegang oleh beberapa orang dan memperhatikan kepentingan umum. bentuk pemerintahan Monarki dapat di bedakan . Keadaan itu mengakibatkan pemerintahan aristrokrasi bergeser ke oligarki.Jika Kepala negara di tunjuk berdasarkan hak turun-temurun.akibatnya. Rakyat menjalankan kekuasaan negara demi kepentingan rakyat . yaitu dengan mengganti bentuk pemerintahan ideal polytea dengan demokrasi. SKEMA TEORI SIKLUS POLYBIOS Polibios menjelaskan bahwa pada mulanya monarki menjalankan kekuasaan atas rakyat dengan baik dan dapat dipercaya. pemerintahan kembali di pegang oleh satu tangan dalam bentuk monarki. Dalam pemerintahan tirani yang sewenang-wenang. Pemerintahan demokrasi yang awalnya baik lama kelemaan banyak di warnai kekacauan. rakyat berontak mengambil alih kekuasaan untuk memperbaiki nasib. Perjalanan siklus pemerintahan menurut polybios diatas memperlihatkan adanya hubungan Kausal (sebab akibat ) antara bentuk pemerintahan yang satu dengan yang lain 2.pemerintahan bergeser menjadi Demokrasi.Mereka bersatu untuk mengadakan pemberontakan sehingga kekuasaan beralih pada mereka. dalam perkembangannya raja tidak lagi menjalankan pemerintahan untuk kepentingan umum. Dalam pemerintahan oligarki yang tidak ada keadilan.muncullah kaum Bangsawan yang bersekongkol untuk melawan. Pemerintahan pun berubah dari tirani menjadi aristrokrasi. dan hanya mementingkan diri sendiri. maka pemerintahan yang demikian di sebut Monarki. Bentuk pemerintahan monarki bergeser menjadi tirani.Dari pemerintahan oklokrasi ini kemudian muncul seorang yang kuat dan berani yang dengan kekerasan dapat memegang pemerintahan dengan demikian. Perbedaan antara bentuk pemerintahan Monarki dan republik menurut Leon Duguit ada pada kepela Negaranya. pada perkembangannya tidak lagi menjalankan keadilan. Bentuk pemerintahan Monarki Leon Duguit dalam bukunya treatie de Droit Constitutional membedakan bentuk Pemerintahan dalam Monarki dan Republik.kebrobokan.

Satu contoh yang banyak di kenal adalah Perancis pada masa kekuasaan Louis XIV. dan Malaysia Bentuk Pemerintahan Republik . maka bentuk pemerintahan di sebut monarki konstitusional.Dalam sistem ini.Belenda . anggota parlemen di pilih oleh Rakyat. legeslatif. rakyat memiliki kekuasaan cukup besar untuk terlibat dalam segenap proses politik Dengan pembatasan kekuasaan raja dan di bukanya partisipasi politik warga negara. Louis XIV menyebut l¶etat c¶est moi (Negara adalah saya ) Artinya tidak ada perbedaan antara lembaga Negara dengan diri pribadi sang Raja. Karena kekuasaan raja di batasi oleh undan-undang dasar ( Konstitusi ).sebagai berikut.syah atau kaisar (sebutan untuk jabatan ini antara satu wilayah dengan wilayah lain kadang berbeda yang kekuasaannya tidak terbatas. terutama setelah lahirnya Revolusi Industri.ratu.karena itu berkembang kehendak untuk membatasi kekuasaan Raja agar tidak bersifat mutlak ( Absolut ).Sistem yang demikian pada masa kini di kembangkan antara lain oleh Inggris. tidak sedikit yang kemudian membatasi kekuasaan raja dengan hanya menempatkan raja sebagai kepala negara. kekuasaan kepela pemerinthan di pegang oleh seorang perdana mentri.semua itu termasuk dala suatu undang-undang dasar ( Konstitusi ) yang di andaikan sebagai suatu kontrak Sosial antara penguasa dan rakyat.kabinet yang di pimpin oleh perdanamentri sendiri di bentuk berdasarkan kekuatan politik di parlemen.sementara. Adakalanya monarki absolut berubah menjadi monarki konstitusional karena adanya desakan dari Rakyat atau terjadi refilusi yang berakibat dibatasinya kekuasaan raja ( tidak lagi mutlah / Absolut ).dan yudikatif yang menyatu dalam ucapan dan perbuatannya. ketika partisipasi politik rakyat di batasi atau bahkan tidak di perkenankan sama sekali. Dalam perkembangan mondren. Monarki konstitusional Bentuk monarki absolut banyak di praktekkan pada masa lalu. Adakalanya inisiatif untuk mengubah bentuk menarki absolut menjadi monarki konstitusional itu datang dari raja sendiri karena di takut kekuasaannya akan runtuh. maka prinsip-prinsip dasar demikrasi sesunguhnya telah di terapkan. Disisi lain partisipasi politik Rakyat juga harus di beri ruang. Contoh : Inggris yang melehirkan Bill of right pada 1689. Denmark. menyadarkan rakyat bahwa mereka memiliki hak asasi yang tidak dapat di anbil alih secara paksa. dan Brunei Darusalam. Perkembangan politik yang terjadi. perdana mentri bertabggung jawab kepada parlemen. Perintah penguasa merupakan hukum yang harus di patuhi oleh rakyatnya. Pengalaman beberapa kerajaan berkaitan dengan proses terbentuknya Monarki Konstitusional dapat di uraikan sebagai berikut. Arab Saudi. Dengan demikian. Monarki Absolut Dalam Monarki Absolut.contoh :Jepang dengan hak octrooi.segala kehendaknya bearti undang-undang yang mesti di patuhi oleh rakyat.penguasa pun mesti memperhatikan kepentinagan rakyat dan bekarja keras untuk mewujutka tujuan bersama. Sementara. Yordania. pemerintahan di kepelai oleh seorang raja.pada diri penguasa terdapat kekuasaan exsekutif.

Undang-undang Dasar menjadi landasan utama segenap praktik kenegaraan.Republik berasal dari kata res publika yang bermakna kepentingan umum. terdapat pula bentuk pemerintahan yang lain. adapula yang memperolehnya memlalui pemilu yang curang. Misalnya. musuh peguasa adalah musuh negara.perbedaan. kekuasaan Kepala negara dan kepala pemerintahan tidak diwariskan. Dalam praktik.tetepi partai tersebut merupakan satu-satunya partai yang boleh berdiri dan di pimpin oleh sang peguasa atau di gunakan sebagai penopang utama kekuasaannya. Maksutnya.Didalamnya secara umum di atur bagaimana kekuasaan . Sebeb.jadi. Hal ini karena pada awalnya. kita dapat membedakan bentuk pemerintahan Republik antara republik apsolut dan Republik konstitusional Republik Absolut Dalam Republik absolut.penentangan terhadap kekuasaan akan dimaknai sebagai penentangan terhadap negara.tetapi.Tidak ada yang lebih benar daripada penguasa.untuk mengabsahkan ( melegitimasi ) kekuasaan yang sewenang-wenang. Pemerintahan yang absolut bersifat totaliter.kerap kali penguasa diktator mengunakan instrumen Hukum.Undang-undang Dasar menjadi semacam kontrak sosial antara rakyat dengan pemimpin.yang sesungguhnya mesti menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan sempit kekuasaan pribadi pemimpin.Keduanya merupakan kedudukan politik yang dapat di perebutkan melelui caracara yang di tetapkan di dalam undang-undang dasar.penguasa mengabaikan tatanan Republik dalan idialisasi. tidak ada pembedaan antara lembaga negara dan penguasa sebagai pribadi. dalam kenyataannya tidak demikian.Selain bentuk pemerintahan monarki. Dalam Monarki absolut kekuasaan Rajadiwarisi dari pendahuluannya sedabgkan dalam Republik absolut kekuasaan dapat diperoleh melelui beragam cara. pemerintahan bersifat diktator tanpa ada pembatasan kekuasaan.yang ada hanyalah keseragaman. Tapi adapula penguasa negara Republik yang mewariskan kekuasaannya kepada keturunannya atau orang kepercayaannya ( tanpa melelui pemilu ) demi melanggengkan upaya memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan sendiri. Hukum dimanipulasi sedemikian rupa sehingga mendukung kekuasaannya yang semena-mena. yang secara jelas dicirikan oleh kepemimpinan raja. dibuat satu pasal dalam konstitusi yang menyatakan bahwa didrinya adalah Presiden seumur hidup. Kadang kita mendapati pula suatu Negara mengunakan bentuk pemerintahan Republik. Adapun tindakan dan ucapan sang pemimpin dapat digunakan sebagai landasan untuk membenarkanKesewenangan.Bentuk pemerintahan tersebut adalah Republik.Ada peguasa Republik yang meraih kekuasaan melaliu perebutan kekuasaan melelui perebutan kekuasaan secara tidak sah ( kudeta ). Republik Konstitusional Dalam Republik Konstitusional. kebebasan. bentuk pemerintahan republik diangankan sebagai suatu bentuk pemerintahan yang dijalankan secara demikratis dengan memperhatikan kepentingan rakyat. atau hak asasi yang tidak diakui.misalnya Partai Politik ada.tetapi kepala pemerintahannya bertindak sewenang-wenang seolah dengan kekuasaan yang ada dalam genggamannya di dapat melekukan segala keinginannya. dan keseragaman tersebut di tentukan oleh pengiasa. Perbedaan utama antara Monarki absolut dan Republik apsolut terdapat pada kekuasaan yang di eariskan.tidak jarang pula tatanan politik di gunakan sebagai alat kekuasaan.maksudnya segalanya terpisat pada kekuasaan sang pemimpin.

Republik konstitusional menjujung tinggi hukum da n kedaulatan rakyat. penghindaran salah alokasi investasi langka. terdapat suatu mekanisme yang memungkinkan kontrol sekaligus pergantian kepemimpinan secara prosedural. Beberapa pengertian tentang kepemerintahan yang baik dapat di kemukakan sebagai berikut : World Bank Good Govemance merupakan bentuk penyelenggaraan managemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab sejalan dengan Demokrasi dan pasar yang efisien. dan penghindaran korupsi baik secara politik maupun administrtif. kekuasaan pemerintahan dan kepela negara berada di tangan presiden. Dengan demikian. partisipasi politik bagi warga negara terbuka asal sesuai dengan pereturan perundan-undangan. dan masyarakat (Society ) Peraturan pemerintah No. Transparansi. Karena itu.Hal ini tidak lepas dari meluasnya gagasan demokrasi dan penerapannya di banyak Negara di dunia. Oleh karena itu.setiap warga negara berkedudukan setara dihadapan Hukum. Republik konstitusional dapat memperaktekkan sistem pemerintahan Presidensial maupun parlementter dalam Republik konstitusional yang menjalankan sistem presidensial. Akuntabilitas. United Nations Development program ( UNDP ) Hubungan yang sinergis dan kontruktif diantara negara. persoalan tanggung jawab publik oleh para penyalenggara Negara memperoleh sorotan luas dari berbagai kalangan. . Kekuasaan pemimpin tidak bersifat mutlak. yaitu secara efektif dan efisiansi melekukan upaya pencapaian tujuan Nasional. apasaja dan kewajiban warga negara. Berdasarkan pengertian-pengertian tersebut. sektor swasta.efektifitas.Selain persoalan partisipasi politik rakyat.101 tahun 2000 Kepemerintahan yang baik adalah kepemerintahan yang mengembangkan dan menerapkan prinsip-prinsip profesionalitas. pelayanan prima. aspek lain yang mendapat perhatian dalam rangka demokratisasi adalah pertanggungjawaban publik. posisi kepala negara pemerintahan di jabat oleh orang yang berbeda.Kewenangan yang di genggam oleh para pejababt negara sesungguhnya berasal dari mandat yang dilimpahkan oleh rakyat.apabila pemimpin melakukan penyelewengan terhadap Undang-undang Dasar. yaitu : Orientasi ideal Negara yang di arahkan pada pencapaian tujuan Nasional Pemerintahan yang berfungsi secara ideal.itu artinya. supremasi hukum dan dapat di terima oleh seluruh masyarakat. seluruh penyelenggaraan negara mesti dapat di pertanggungjawabkan dengan baik kepada rakyat. Kedaulatan tertinggi berda di tangan Rakyat. Hal ini penting karena pada prinsipnya kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. maka suatu kepemerintahan yang baik berorientasi pada dua hal. menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan kerangga hukum dan politik bagi tumbuhnya aktifitas dan kewirasuastaan. 2.Sedangkan dalam Republik parlementer.dipisah/dibagi. Kepemerintahan yang baik Dewasa ini. bagaimana kekuasaan tersebut dijalankan. penyelenggaraan pemerintahan yang baik menjadi hal yang mendesak untuk di wujudkan. Dala hal ini aspek pertanggung jawaban publik merupakan hal yang membedakan bentuk Republik konstitusional dengan yang absolut. dan aturan-aturan dasar lain dalam kehidupan kenegaraan. demokrasi evisiensi.perbedaan antara sistem presidensial dan parlementer telah di uraikan dalan bahasa terdahulu.demikian pula. pemimpin dipilih dan bertanggung jawab kepada rakyat ( secara langsung atau tidak langsung ).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->