P. 1
roda Gigi kerucut

roda Gigi kerucut

|Views: 389|Likes:
Published by Nur Shadiqin

More info:

Published by: Nur Shadiqin on Jan 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2014

pdf

text

original

Roda gigi kerucut meneruskan tenaga antara dua poros bersilangan pada banyak sudut atau antara poros

-poros yang tidak bersilangan. Roda gigi tersebut di klasifikasikan sebagai roda gigi kerucut lurus, roda gigi kerucut spiral,dan roda gigi hypoid.

Geometry dan istilah

Ketika poros bersilangan dihubungkan dengan roda gigi-roda gigi, pitch kerucut (analogi pitch silinder dari roda gigi spur dan roda gigi heliks) adalah tangent sepanjang elemen. Dengan ketidaksumbuannya pada poros menyilang. Dimana roda gigi kerucut dalam keadaan saling bertautan . Ukuran dan bentuk dari roda gigi didefenisikan dengan ujung yang besar, yang menyilang di bagian belakang kerucut. Pitch kerucut dan elemen belakang kerucut tegak lurus satu sama lain. profil gigi yang mirip dari roda gigi spur dengan roda gigi kerucut adalah mempunyai radius pitch yang sama-sama di kembangkan dari radius kerucut belakang  

Zv merupakan jumlah dari gigi sebenarnya P merupakan pitch melingkar dari kemiripan kedua roda gigi spur dan roda gigi kerucut 
    merupakan jumlah gigi pada pinion dan roda gigi

adalah sudut pitch kerucut dari pinion dan roda gigi

sama seperti standar roda gigi spur dan roda gigi heliks.8 dan lebih besar Perbandingan ratio roda gigi dapat di hitung dari jumlah gigi.7 dari kedalaman yang bekerja) c) Hal ini untuk menghindari gangguan pada gigi dan hasil gigi pinion yang lebih kuat hal ini juga menambah hubungan ratio d) Jenis addendum roda gigi dari 1m untuk ratio roda gigi adalah 1. .Ini merupakan latihan untuk karekteristik ukuran dan bentuk gigi dari roda gigi kerucut yang mirip dengan roda gigi spur yang memperlihatkan pengembangan dari belakang kerucut yang berhubungan dengan perkiraan Tredgold a) Gigi roda gigi kerucut inheren bersifat tidak dapat di pertukarkan b) Kedalaman yang berkerja pada gigi biasanya 2 m. Tetapi pinion roda gigi kerucut di design dengan addendum yang lebih besar (0. diameter pitch atau sudut pitch kerucut : Praktek yang di terima biasanya menetapkan 2 batasan pada kelebaran permukaan : L adalah jarak kerucut Yang paling kecil dari keduanya merupakan design yang dipilih. untuk 0.54m dari ratio adalah 6.

Roda gigi kerucut kebanyakan biasanya mempunyai sudut tekanan 20°. . Kerucut spiral biasanya mempunyai sudut spiral 35°.Gambar 13. Tapi tidak mempunyai sudut berputar.5 Di ilustrasikan roda gigi kerucut kosong yang mempunyai kurva gigi seperti kerucut spiral. 13. Gambar.4 diatas mengilustrasikan sudut spiral dari roda gigi kerucut spiral.

.

Pada gambar 13. .10 Fn adalah normal ke pitch kerucut dan pemecahan dari resultan gaya pada gigi ke dalam tangensial (menghasilkan torsi). hal ini juga diasumsikan beban terdistribusi seragam sepanjang lebar gigi meskipun faktanya lebar gigi adalah yang terbesarnya pada ujung terluar. axial (daya tolak) komponen yang di design sebagai    . Sebuah tambahan diperlukan untuk menunjukkan panjang sebenarnya dari vector yang memunculkan resultan gaya Fn ( yang mana normal untuk profile gigi) Resultan gaya ( Fn) adalah yang ditunjukkan dari pengaplikasian dari gigi pada permukaan pitch kerucut dan di tengah sepanjang lebar gigi b. radial (pemisahan).

Bending stress pada gigi Persamaan stress bending pada roda gigi kerucut adalah sama seperti roda gigi spur. n dalam rpm. dalam m. Mirip dengan roda gigi heliks . Tanda di bawah mengaplikasikan tangan kiri untuk menggerakkan pinion berputar dengan rotasi searah jarum jam dan untuk menggerakan pinion berlawanan arah jarum jam.dalam m/s. W adalah tenaga dalam kW. Ft dalam Newton . yaitu sebagai berikut : Dimana : Ft adalah beban tangensial dalam Newton M adalah modul pada ujung besar dari gigi dalam mm B adalah lebar permukaan dalam mm .  adalah sudut tekanan normal terukur dalam bidang normal pada gigi. Dari roda gigi kerucut spiral : Dimana atau digunakan dalam persamaan awal. Dan menggerakkan pinion dengan tangan kiri berputar dengan rotasi berlawanan arah jarum jam ketika diperlihatkan dari ujung yang paling besar. tanda atas di aplikasikan untuk menggerakkan pinion tangan kanan berputar dengan rotasi searah jarum jam seperti yang di lihatkan dari ujung yang paling besar.

13) Kv adalah factor kecepatan (gambar 13.J adalah factor bentuk geometri yang didasarkan pada jumlah gigi sebenarnya( gambar 13.12 dan 13.14) .

dan derajat kekakuan bantalan seperti table 13.1) Km adalah factor bantalan .2 berikut : . tergantung pada apakah roda gigi adalah straddle tertinggi ( antara dua bantalan) atau menggantung ( diluar dari kedua bantalan).Ko adalah factor beban berlebih ( table 13.

(diambil dari standar AGMA)  dan Kt < 1 untuk temperature yang lebih besar dari .15 di dasari pada ultimate strength dari material dan untuk pemotongan.85 untuk m > 5mm Ks adalah factor permukaan (gambar 13. shaved dan dasar dari roda gigi).3) Kt adalah factor temperature = 1 untuk T  . Kr adalah factor tahan uji (table 13.Stress Bending Yang Di Izinkan Pada Gigi (AGMA) kekuatan lelah dari material adalah : Dimana : adalah endurance batasan dari rotasi specimen batang  adalah factor beban = 1 untuk beban bending adalah factor ukuran = 1 untuk m < 5mm = 0.

4 GPa. persamaan design dari penekukan : Kekuatan lelah permukaan roda gigi kerucut dapat dapat dihitung seperti roda gigi spur .16.maka harganya adalah 1. Untuk roda gigi lain dipersoalkan untuk 1 cara penekukan. hanya dengan 2 modifikasi : Cp= koefisien elastic (dari bahan material pada pinion) . harga di ambil dari gambar 13.adalah factor pusat kekuatan lelah . Stress bending yang di izinkan yang diberikan adalah : Selanjutnya. Factor roda gigi yang tak bergerak dipersoalkan pada dua cara penekukan =1.33 untuk kurang dari 1. selama factor ini termasuk dalam factor J . Km adalah factor dari pengaruh yang bermacam-macam. Gunakan Km= 1.

Contact Stress .

Kekuatan lelah dari permukaan : Dimana adalah kekuatan lelah permukaan dari material dalam table 13.19) .7 adalah factor langsung (gambar 13.

= 1 untuk K <1.faktor ratio kekerasan .Di atas 120   nilainya akan kurang dari 1. K. Brinell hardness dari pinion dengan brinell hardness dari roda gigi seperti gambar 13. sesuai standar AGMA. Kekuatan lelah permukaan yang di izinkan untuk design adalah: Dimana s adalah factor safety .5 Selanjutnya.20.1 sampai 1.2 Kr adalah factor Reliability (table 13. s= 1.3) Kt adalah factor temperature. Nilainya = 1 untuk T yang didasarkan pada temperatur pelumasan. persamaan design : .

Contoh kasus: .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->