ASPEK AL QUR’AN

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

KEGIATAN 1 : Ayat-ayat Al Qur’an Tentang Anjuran Bertoleransi
: Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang anjuran bertoleransi :  Membaca QS. Al Kafirun, Yunus : ayat 40-41, dan Al Kahfi ayat 29.  Menjelaskan arti QS. Al Kapirun, Yunus ayat 40-41 dan Al Kahfi ayat 29.  Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS. Al Kafirun Yunus : 40-41 dan Al Kahfi ayat 29. : Siswa dapat :  Membaca dan mengidentifikasi tajwid dalam QS. Al Kafirun, Yunus ayat 40-41 dan Al Kahfi ayat 29  Mengartikan setiap kata, ayat, dan menjelaskan arti/ kandungan ayat QS. Al Kafirun, Yunus : 40-41 dan Al Kahfi ayat 29  Membiasakan , mempraktekkan dan menujukkan perilaku bertoleransi sesuai dengan QS. Al Kafirun, Yunus : 40-41 dan Al Kahfi ayat

Tujuan Pembelajaran

Ringkasan Materi
I. QS. Al Kafirun Membaca Surat Al Kafirun 1-6 .1.1

                                   
1. 2. Hukum Bacaan Bacaan Hukum Bacaan Mad wajib muttasil Mad ‘arid Cara Membaca Yaaaa (panjangnya 5 harakat Al-Kafirun (panjangnya 2,4 atau 6 harakat Ang tum (dibaca samar) Abattum (memasukkan huruf dal pada huruf ta) A’budd Alasan / Sebab Karena huruf mad mhdapi hrf hamzah dlm satu kata Karena adanya huruf mad bertemu huruf mati berhenti (waqaf) dalam bacaan Kerena nun mati menghadapi huruf ta’ Tanda sukun pd hrf dal menghdpi hrf ta berhakat, keduanya sm makhrajnya dan lain sifatnya Huruf dal berharakat sukun karena waqaf

r'¯»t crãÏÿ»x6ø9$ OçFRr& nt6tã

Ikhfa’ Idgham mutajanisain

   

Qolqolah kubra

1.3. Arti secara Harfiah / setiap kata Katakanllah Wahai orang-orang kafir = =

Aku tidak akan menyembah Apa yang kamu sembah Dan kamu bukan Penyembah (Tuhan) Yang aku sembah Dan aku tidak pernah Menjadi penyembah Apa yang kamu semabah Dan kamu tidak pernah Menjadi penyembah Yang aku sembah Untukmulah agamamu Dan untukkulah agamaku

= = = = = = = = = = = = =

                           

1.4. Arti per ayat / terjemahan ayat 1. Katakanlah: “Wahai orang-orang Kafir!” 2. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah 3. Dan kam bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4. Dan aku tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang kamu sembah 5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku 1.5. Isi Kandungan Ayat  Menolak ajakan kaum musrikin untuk tukar menukar pengamalan keimanan dan peribadatan atau untuk keluar dari agama Islam dan menganut agama mereka dengan tegas dan bijaksana. ( pelajari QS. Al Baqarah ayat 217 ).

 Penegasan bahwa Tuhan yang disembah oleh Nabi Muhammad Saw dan umat Islam berbeda dengan orang-orang kafir. Demikian juga cara peribadatannya.  Setiap Muslim / Muslimah akan bertekad dan berusaha secara sungguh-sungguh agar selama hidup di alam dunia ini senantiasa meyakini kebenaran agama Islam yang dianutnya dan mengamalkan seluruh ajarannya dengan bertakwa kepada Allh Swt.  Tidak ada kompromi (toleransi) dalam hal keimanan (akidah) dan peribadatan, namun dalam pergaulan bermasyarakat antara umat Islam dan umat lain (non Islam) hendaknya saling menghormati dan menghargai serta bekerja sama dalam urusan dunia demi terwujudnya keamanan, ketertiban, kedamaian, dan kesejahteraan bersama. 1.6. Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam surat Al Kafirun a. Identifikasi perilaku bertoleransi sesuai dengan surat Al Kafirun ayat 1-6 - Setiap muslim harus bersikap tegas dalam mempertahankan dan keyakinan sebagai muslim. - Sikap tegas itu harus disampaikan dengan cara yang baik, agar tidak menyinggung persasaan orang lain yang berbeda keyakinan. - Tidak mau berkompromi dalam hal akidah dan keyakinan, dengan dalih dan alasan apa pun. misalnya dengan menghadiri perayaan misa, natal, waisak, dan lainya. - Bersikap saling menghormati dan menghargai terhadap sesama, meskipun terdapat perbedaan satu sama lain b. Menunjukkan perilaku bertoleransi sesuai dengan surat Al Kafirun ayat 1-6 - Tidak mengganggu orang lain yang berbeda agama dan keyakinan dengan kita. sebab dalam agama Islam tidak ada paksaan bagi siapa pun untuk memeluk agama Islam. - Tidak mau menerima pujuk rayu dari orang lain yang bermaksud mengajak kita keluar dari agama Islam’ - Menganggap orang lain sebagai saudara, meskipun berbeda agama dan keyakinan, sehigga tercipta kerukunan dan kedamaian. - Selalu bersikap hormat dan menghargai orang lain yang berbeda keyakinan gamanyas ehingga tercipta kbersamaan dalam perbedaan - Selalu menghindari sikap bermusuhan dan kebencian pada orang lain yang berbeda agama. sebab Islam adalah agama damai yang menganjurkan umatnya bersikap prilaku kasih saying. c. Mempraktikkan perilaku tolernsi seperti terkandung dalam QS Al Kafirun ayat 1-6 Untuk dapat membiasakan diri berperilaku toleran terhadap sesama, hendaknya terlebih dahulu kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini; - Tanamkan sikap persaudaraan dan kebersamaan dengan sesama, baik sesama, baik sesama muslim maupun sesame warga negara dan sesama umat manusi. - Hindari sikap egois dan merasa diri paling benar, sehingga tidak ada orang atau pihak yang merasa dilecehkan atau direndahkan yang pada gilirannya akan menimbulkan permusuhan dan saling membenci. - Hindari sikap buruk sangka dan curiga terhadap orang lain yang memiliki perbedaan pandangan, pendapat dan keyakinan dengan kita tanpa alas an yang jelas. - Mulailah memiasakan diri bersikap toleran dalam kehidupan sehari-hari, baik di Lingkungan keluarga, sekolah maupun di lingkungan masyarakat yang luas.

2.

QS. Yunus ayat 40 -41 2.1. Membaca Sutar Yunus ayat 40-41

Nåk÷]ÏBur `¨B ß`ÏB÷sã ¾ÏmÎ/ Nåk÷]ÏBur `¨B w ÚÆÏB÷sã ¾ÏmÎ/ 4 y7/uur ÞOn=÷ær& tûïÏÅ¡øÿßJø9$$Î/ ÇÍÉÈ bÎ)ur x8qç/¤x. @à)sù Ík< Í?yJtã öNä3s9ur öNä3è=yJtã ( OçFRr& tbqä«ÿÌt/ !$£JÏB ã@yJôãr& O$tRr&ur ÖäüÌt/ $£JÏiB tbqè=yJ÷ès? ÇÍÊÈ
2.2 Hukum Bacaan Bacaan Hukum Bacaan Izhar Idgham bila gunnah Ikhfa’ Cara Membaca Minhum (dibaca jelas) Malla (dibaca berpadu tanpa dengung) Ing kazzabu (dibaca samara) Bariiun (panjangnya lima harakat) Ta’maluun (panjangnya 2,4 atau 6 harakat) Alasan / Sebab Karena nun mati menghadapi huruf ha’ Karena nun mati menghadapi huruf lam Karena nun mati menghadapi huruf kaf (salah satu hrf ikhfa’) Karena huruf mad menghadapi huruf hamzah dlm satu kata Karena adanya hruf mad bertemu hrf mati berhenti(waqaf) dlm bacaan.

Nåk÷]ÏB w`¨B

x qç/¤x. bÎ)u x äüÌt/ bqè=yJ÷ès?

Mad ‘arid Mad ‘arid

2.3. Arti secara Harfiah / setiap kata Dan, di antara mereka Ada orang-orang beriman Kepadanya (Al Qur’an) Dan, di antara mereka Ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya ( Al Qur’an) Dan Tuhanmu lebih mengetahui Tentang orang-orang yang berbuat kerusakan Dan jika mereka mendustakan kamu Maka katakanlah bagiku pekerjaanku = = = = =

= = = =

               

.Isi Kandungan Ayat  Umat Islam yang hidup setelah diutusnya Nabi Muhammad Saw. ada orang yang beriman kepada Allah dan ada pula yang tidakberiman. Jika mereka mendustakan kamu.Dan bagimu pekerjaanmu Kamu berlepas diri Terhadap apa yang kamu kerjakan Dan aku berlepas diri = = = = = Terhadap apa yang kamu kerjakan                     2. . yang terakhir.4. dan diantaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. 2.Orang yang tidak beriman itu perbuatannya cendrung merusak. Yunus Ayat 40-41 a. terbagi menjadi dua golongan.  Dalam menghadapi orang-orang yang tidak beriman kepada Al Qur’an dan mendustakan kebenaran kerasulan Nabi Muhammad Saw..6. Di antara mereka ada orang-orang yang tidak beriman kepada Al Qur’an. sebagai Rasul Allah Swt.5. 2.. Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. dan ada pula golongan yang mendustakan kebenaran kerasulan Nabi Muhammad Saw. dan tidak beriman kepada Al Qur’an  Allah Maha Mengetahui sikap dan perilaku orang-orang beriman yang selama hidupnya di dunia senantiasa bertakwa kepada-Nya. maka katakanlah!. Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS. orang-orang yang beriman harus berpendirian teguh dan yakin bahwa Nabi Muhammad Saw betul-betul Rasul Allah Swt yang terakhir dan Al Qur’an merupakan kitab suci. dan banyak berbuat kerusakan di muka bumi. 41. Ada golongan umat manusia yang beriman terhadap kebenaran kerasulannya. Arti per ayat / terjemahan ayat 40. Allah Swt pun Mengetahui terhadap sikap dan perilaku orang yang tidak beriman / kaum Kafir yang senantiasa berbuat durhaka kepada Allah Swt. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan. dan banyak berbuat durhaka kepada Allah Swt. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orangorang yang berbuat kerusakan. Identifikasi perilaku bertoleransi sesuai dengan durat Yunus ayat 40-41 .Bahwa di dunia ini selalu ada perbedaan. dan kitab suci yang disampaikannya.

hendaknya kita tetap dalam keyakinan dan keimanan yang kita miliki.Untuk dapat membiasakan diri bersikap toleran seperti terkandung dalam QS. QS. . . Èqô±o onqã_âqø9$# 4 [ø©Î/ Ü>#u¤³9$# ôNuä!$yur $¸)xÿs?öãB ÇËÒÈ 3.Selalu menghargai akidah dan keyakinan yang diant orang lain. dan jika ada gangguan dari pihak lain. b. . Yunus ayat 40-41 . hendaknya terlebih dahulu kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini.Mulailah membiasakan diri bersikap perilaku toleran dari lingkungan yang paling kecil dalam hal yang sangat sederhana. tanpa harus mencurigai atau memusuhi orang tersebut. Al Kahfi ayat 29 3. Mempraktikkan perilaku toleransi seperti terkandung dalam QS. Yunus : 40-41.Selalu menerima kehadiran orang lain. Sebab setiap orang berhak memiliki keyakinannya masing-masing .1.- Jika mereka orang yang tidak beriman mengoda dan memperdaya kamu.Selalu bersikap waspada terhadap orang atau pihak lain yang bermaksud menghancurkan akidah kita.2 Hukum Bacaan Bacaan Hukum bacaan Idgham Bila gunnah Ikhfa’ Haqiqi Oä3În/§`ÏB ( uä!$x©( Cara membaca Mirrabbikum (bunyi sukun menjadi satu dengan ra’) Famany-syaa-a (suara nun ttp terdengar Alasan / Sebab Nun sukun bertemu huruf ra’ Nun sukun bertemu huruf .Hindari sikap arogansi dan keras kepala yang mengganggu diri sebagai yang terbaik dan paling benar.. Setiap orang hendaknya tidak saling mengganggu atau merendahkan satu sama lain.Selalu menghindari sikap egois. Menunjukkan perilaku bertoleransi sesuai denga surat Yuns ayat 40-41 . meskipun berbeda keyakinan dengan kita. baik dalam berpendapat.Pelajari agama Islam dengan baik dan benar. 3. sombong dan angkuh yang dapat membuat orang lain tersinggung. Membaca surat Al Kahfi ayat 29 È@è%ur . . hendaknya bersikap tegas. hendaknya kamu jangan terpengaruh oleh tipu daya mereka. seperti dalam lingkungan keluarga ketika berbeda pendapat dengan adik atau kakaktentang sesuatu. sehingga pesatuan dan kesatuan sukar diwujudkan. dan amalkan sesuai dengan petunjuknya Tanamkan sikap hormat dan menghargai orang lain dalam segala hal.ysø9$# `ÏB óOä3În/§ ( `yJsù uä!$x© `ÏB÷sãù=sù ÆtBur uä!$x© öàÿõ3uù=sù 4 !$¯RÎ) $tRôtGôãr& tûüÏJÎ=»©à=Ï9 #·$tR xÞ%tnr& öNÍkÍ5 $ygè%Ï uß 4 bÎ)ur (#qèVÉótGó¡o (#qèO$tóã &ä!$yJÎ/ # È@ôgßJø9$%x. berperilaku maupun berkeyakinan erhadap agama yang dianutnya. Hargai setiap pendapat dan hormati setiap keyakinan orang lain. sehingga dapat menimbulkan kebencian dan kemarahan orang laina . c.

(kafir) Bialah dia kafir Sesungguhnya kami Telah disediakan Bagi orang yang zhalim itu neraka Yang gejolaknya mengepung mereka Dan jika mereka minta minum mereka Akan diberi minum Dengan air seperti besi yang mendidih Yang menghanguskan muka = = = = = = = = = = = = = =                                   .4. atau 5 harakat Naa raa (tanwin tdk berbunyi.3.`yJsù ur u`ÏB÷ Idgham Bigunnah Mad jaiz Munfasil ! $tRôtGôãr&$¯ RÎ) #·$tR tp samar antara izhar dan idgham Miwwa (waw skn dimaskkan menjd satu dgn huruf waw dgn mendengung Innaa a’tadnaa (panjangnya 2.3. brbh menjd a syin Nun sukun bertemu huruf waw Mad tabi’I bertemu hamzah pada kata berikutnya Tanwin fathah pada hrf ra dibaca waqaf dan panjangnya 2 harakat Mad ‘Iwad 3. Arti secara Harfiah / setiap kata Dan katakanlah kebenaran itu (datangnya) dari Tuhanmu Maka barang siapa yang ingin (beriman) Hendaklah dia beriman Dan barang siapa yang ingin .

Bersikap teguh pendirian dalam menegakkan kebenaran. . termasuk dalam memilih agama. Menunjukkan perilaku bertoleransi sesuai denga surat Al Kahfi ayat 29 . Apakah ia mau menjadi muslim atau tetap menjadi kafir.6. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi oang yang zhalim itu neraka. yakni kebenaran dari Allah SWT.Bersikap demokratis dan jiwa besar dalam menghadapi perbedaan. termasuk pebedaan agama dan keyakinan. . . 3. Al Kahfi : 29 Untuk dapat membiasakan diri bersikap toleran seperti terkandung dalam QS. sesuai yang diajarkan agama Islam. Mempraktikkan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS.Tidak memaksa kehendak sendiri.Minuman yang paling buruk Tempat istirahat yang paling jelek = =       3. . Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam surat Al Kahfi ayat 29 a.4.Agama Islam menganggap orang yang tidak beriman termasuk oramh berbuat aniaya terhadap dirinya. . .Agama Islam memberikan kebebasan kepada manusia. b. termasuk memaksa orang lain agar memeluk agama islam.. c. . . hendaknya terlebih dahulu kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini. . maka barang siapa yang ingin beriman. memiliki kebebasan penuh untuk menentukan pilihan terhadap agama yang akan dianutnya. dan balasan bagi orang zalim adalah neraka.” 3. sedangkan yang sari selah datangnya dari selain Allah Swt.Selalu mempertebal keimanan agar tidak mudah tergoda oleh pihak lain yang menginginkan kita keluar dari agama Islam. niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang yang paling jelek. dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir. . dianggap zalim. yang gejolaknya mengepung mereka. tapi tidak boleh dengan jalan memaksa.  Manusia yang memilih agama yang salah yakni yang tidak berasal dari Allah Swt. Arti per ayat / terjemahan ayat 29 “Dan katakanlah: kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. dan perbuatannya itu hanya akan mencelakakan dirinya sendiri.  Manusia baik sebagai individu maupun kelompok.Setiap muslim harus berpegang teguh kepada kebnaran yang hakiki. Yunus : 40-41. Dan jika mereka meminta minum.5. Identifikasi perilaku bertoleransi sesuai dengan durat Al Kahfi ayat 29 . Isi Kandungan Ayat  Kebenaran itu datangnya dari Allah Swt. dan mengandung unsur menyekutukan Allah Swt.Dakwah Islam harus di siarkan ke segala penjuru dunia.

………………………. ……………………… Waminhum …………………. Hindari sikap menutup diri dan membatasi pergaulan yang luas dengan sesama. 5. ………………………. Duu di baca panjang 2 harokat (1 Alif) Ang tum ………………………. baik pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain. berpikir dan belajar dari pengalaman. sebab perbedaan adalah pertanda kemajuan dan kekayaan kelompok yang suatu saat dapat bermanfaat bagi kehidupan sesama. Bacaan Hukum Bacaan Cara Membaca ……………………….- Bersikap menghargai perbedaan. ………………… ………………… Alasan Fathah pada huruf lam (mad) menghadapi alif mati dan hamzah     …………………  …………………. Perluas wawasan dan pemikiran dengan cara banyak membaca. 3. ………………… Setelah huruf mad bertemu huruf yang mati Huruf dal ………………….    Idgham mutajanisain  2. sehingga terhindar dari sikap perilaku picik dan memandang sebelah mata terhdap orang lain. Isilah titik-titik pada kolom berikut ! No. sebaliknya sikap egois hanya dapat mengundang kebencian dan banyak musuh. .             …………………. . Tanamkan keyakinan bahwa besikap toleran akan mendatangkan banyak kawan dan saudara. LEMBAR KERJA SISWA 1. 4. 8. 7. 1.1. Nun mati menghadapi ya Mad Asli ………………….. 6.

Allah Swt Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kebaikan dan orang yang berbuat kerusakan. mu’amalah b. Dalam menghadapi kaum yang tdak beragama Islam. e. kehiidupan e. Menghargai dan menghormati penganut agama lain. 1. Aku tidak akan mennyembah apa yang kamu sembah.3. a. …………………. d. besi yang keras c. d. c. besi yang mendidih timah yang mendidih d. Soal Uraian Jawablah pertanyaan dengan singkat dan benar. b. Setiap orang berlepas diri dari apa yang dikerjakan orang lain. Berikut ini yang tidak termasuk kandungan Surah Yunus ayat 40-41 adalah…. Memilih suatu agama untuk dianut merupakan Hak Azazi Manusia. 5. keperluan c. e. Umat Islam dan umat non-Islam sama-sama umat yang diredhoi oleh Allah Swt. a. e. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Agama Islam tidak boleh menghalangi seseorang untuk menentukan agama yang akan dianutnya. Identifikasikan perilaku bertoleransi yang terkandung dalam surat Al Kaafiruun ayat 1-6 ! 2. 4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah tuhan yang kamu sembah. Jelaskan apa maksudnya! . Kita tidak boleh bersikap toleransi dalam hal ….   10   9. maksudnya adalah…. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Bagaimana sikap anda terhadap orang yang berbeda pendapat dan keyakinan dengan anda! 4. Tulis Isi kandungan surat Yunus ayat 40-41. a. besi yang kuat e. c.2. 1. a. di dunia ini ada orang-orang yang beriman kepada Al Qur’an dan ada pula yang tidak beriman b. c. akidah d. Agama Islam senantiasa berdampinga dengan agama lain. ………………… 1.    artinya adalah…. Soal Pilihan Ganda Berilah tanda Silang (X) pada salah satu jawaban yang paling tepat. 2. b. umat Islam harus berpendirian teguh. Tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam. a. ekonomi Minuman orang-orang kafir di neraka adalah…. b. d. Islam dikatakan sebagai agama yang toleran. Agama Islam menanamkan sikap peduli antarsesama muslim. 3. ………………………. duri yang keras 1. Untukmulah agamamu dan untukkulah agama ku.. 3. ……………………… berharakat sukun ………………….

Kemukakan alasan-alasannya bahwa tukar-menukar keimanan dan peribadatan Islam dengan keimanan dan peribadatan yang bukan Islam itu hukumnya haram. 6.5. 8.    b. Carilah referensi buku-buku Agama Islam dan buku lainnya. Tulis beberapa contoh hukum bacaan idgham dalam surat Yunus : 40-41 dan Al Kahfi : 29.  b. Tulis isi kandungan surat Al Kahfi ayat 29.  c.   e.    1. 9. Tulis masing-masing tiga contoh dari perbuatan zhalim terdap Allah Swt dan sesame manusia 7. Tulis judul dan nama pengarang buku yang dijadikan referensi!. Tulis beberapa contoh perilaku toleransi terhadap orang yang berbeda agama ! 2. a.    d. Tugas ! 1. Artikan kata di bawah ini a. Diskusikan dan kemukakan contoh-contoh kerja sama antara umat Islam dan umat lain (nonIslam) dalam urusan dunia yang dibenarkan syara’ 2. 10. Jelaskan sebab turunnya surah Al Kafirun ayat 1-6.4. Bagaimana bersikap toleransi yang baik dan benar menurut ajaran Islam ! b. Ranah Afektif (berkelanjutan) No .

Al Mujadilah ayat 11 dan QS. Al Mujadilah ayat 11 dan QS. Al Jumu’ah ayat 9-10.ASPEK AL QUR’AN Standar Kompetensi Kompetensi Dasar KEGIATAN 2 : Ayat-ayat Al Qur’an Tentang Etos Kerja : : Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang Etos Kerja  Membaca QS. Al Mujadilah : 11 dan Al Jumu’ah : 9-10 . Al Mujadilah ayat 11 dan QS. Al jumu’ah ayat 9-10 Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat :  Membaca dan mengidentifikasi tajwid dalam QS.  Membiasakan perilaku etos kerja seperti terkandung dalam QS.  Menjelaskan arti QS. Al Jumu’ah ayat 9-10.

1. mempraktekkan dan menujukkan perilaku etos kerja sesuai dengan QS.  Membiasakan . dan menjelaskan arti (kandungan) ayat QS. Al Mujadilah : 11 dan Al Jumu’ah : 9-10. ayat.2 Hukum Bacaan Bacaan Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfsil Mad Jaiz Munfasil Cara Membaca Yaa ayyuhallaiina (ya dibaca panjang 2 s/d 5 harakat) Aamanuu izaa (nun dibaca panjng antara 2 s/d 5 harakat Alasan / Sebab Karena huruf mad menghdpi hrf hamzah pada kata berikutnya Sda       Waqaf Jaiz Boleh berhenti (waqaf) & Waqaf Jaiz boleh pula disambung Qiilang syuzuu (dibaca samara) Nun mati menghadpi huruf syin    Ikhfa’ La waqfa fihi 1.3 Arti secara Harfiah / Setiap kata Wahai Tdk boleh berhenti tanpa Karena tidak berada di mengulangi ayat sblmnya akhir ayat =   . Al MUJADILAH AYAT 11 1. RINGKASAN MATERI I. Al Mujadilah : 11 dan Al Jumu’ah : 9-10. Membaca Surat Al Mujadilah ayat 11                                1. Mengartikan setiap kata. QS.

Arti per ayat / Terjemahan ayat = = = = = = = = = = = = = = =                                       .Orang-orang yang beriman Apabila Dikatakan Kepadamu Berlapang-lapanglah = = = = = Dalam Majlis = Maka lapangkanlah Niscaya Allah akan memberi kelapangan Untukmu Dan apabila dikatakan Berdirilah kamu Maka berdirilah Niscaya Allah akan meninggikan Orang-orang yang beriman Di antara kamu Dan orang-orang Yang diberi ilmu pengetahuan Beberapa derajat Dan Allah Terhadap apa yang kamu kerjakan Maha mengetahui 1.4.

 Allah Swt mengangkat orang-orang beriman atas orang-orang yang tidak beriman dengan beberapa derajat tingginya. . maka patuhilah suruhan tersebut dengan segera dan dengan cara yang sebaik-baiknya. di antaranya yaitu sebagai berikut. Ringkasnya Allah Swt. maka lapangkanlah. sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.  Apabila disuruh bangun untuk melakukan hal-hal yang baik dan diridhai Allah. sebab pada dasarnya semua orang ingin dihargai dan dihormati kewibawaannya. majlis zikir. b.Perilaku disiplin dan taat asas. niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” 1. Menunjukkan perilaku etos kerja sesuai dengan surat Al Mujadillah ayat 11.Bekerja denagan sikap penuh tangung jawab.Rajin dan taat beribadah kepada Allah sehingga imannya terus bertambah dan semakin kuat. . . sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. dan segala majlis yang sifatnya mentaati Allah SWT. teristimewa orang-orang beriman lagi berilmu pengetahuan. Dan apabila dikatakan. . maka berdirilah.6. Di antara perilaku etos kerja yang baik adalah.Menghormati hak dan kewibawaan orang lain. dan sepanjang menjalankan pekerjaan senantiasa mendapat pahala dari Allah Swt. pekerjaannya adalah belajar dan menggali ilmu pengetahuan. sehinga pekerjaan dipandan sebagai sesuatu yang menyenangkan bukan beban yang memberatkan. . Sehingga tertanam rasa takut akan berbuat curang atau aniaya terhadap siapa pun.“ Hai orang-orang yang beriman. . sebab pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai aturan. Identifikasi perilaku beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al Mujaadillah : 11 Perilaku etos kerja yang terdapat dalam ayat tersebut. tidak hanya kepada manusia melainkan kepada Allah Swt.Bekerja / belajar sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. serta mengakui kelebihan dan kebenaran dari orang lain. . sebagai pelajar. sehingga setiap tugas dan pekerjaan dijalankan dengan ikhlas. dan Allah Swt. meningggikan derajat orang-orang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.Bersikap sportif dan konsekuen dengan bersedia menerima kesalahan dan kekurangan diri sendiri. akan mendatangkan hasil yang buruk. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.Bekerja dngan didasari niat ibadah kepada Allah Swt. . . dan Rasul-Nya. Isi kandungan Ayat  Perintah untuk memberikan kelapangan kepada orang lain da-orang beriman lam majlis ilmu. baik ilmu-ilmu umum maupun ilmu-ilmu agama. ‘Berlapang-lapanglah kamu dalam majlis’. dan semakin hari semakin bertambah banyak ilmunya. Membiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam surat Al Mujaadillah ayat 11. baik diri sendiri maupun orang atau pihak lain. Misalnya. ‘Berdirilah kamu’. 1. Maka belajarlah dengan menunjukkan perilaku etos kerja yang baik. apabila dikatakan kepadamu.Bekerja / belajar dengan penuh semangat.5. apa pun pekerjaan kita dan di manapun tempat kita bekerja. a. Sebagai Muslim kita harus menunjukkan sikap perilaku etos kerja yang bagus. .Rajin dan giat mencari ilmu. .. mengangkat orang-rang beriman an berilmu pengathuan atas orang-oran yang beriman tetapi tidak berilmu pengetahuan beberapa derajat tingginya.

Hari ini tidak akan dating lagi esok atau lusa. serta etos kerja yan baik. sehingga tidak terbersit pikiran akan menyepelekan atau mengabaikannya. QS.Biasakan menghargai waktu dan menggunakannya untuk hal-hal yan positif.Jadikan suatu pekerjaan atau tugas sebagai kewajiban yang harus ditunaikan. Sehingga hidup terasa indah dan bermakna. hendaknya kita dapat mempersiapkan diri dengan berbagai bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan. taat kepada aturan. dimana persaingan hidup semakin ketat dan peluang mendapat pekerjaan semakin sempit. .Pahami dengan baik.2. . ia akan terkubur oleh hari-hari berikutnya. dengan menata jadwal kegiatan sendiri dan berusaha menepati dan melaksanakannya sesuai komitmen diri. Untuk dapat membiasakan diri beretos kerja yang baik.10                                            2. Mempraktikkan beretos kerja seperti terkandung dalam surat Al Mujadillah ayat 11. Hukum Bacaan Bacaan Hukum Bacaan Idgham bigunnah Izhar syafawi Cara Membaca Miy yaumin Zaalikum khoirun Alasan / Sebab Karena nun mati bertemu dgn hruf Ya Mim mati bertemu dengan huruf Kha      . tepat atas komitmen. Membaca QS. 2. hendaknya terlebih dahulu kamu perhatikan beberapa hal berikut : . . Jangan biarkan waktu berlalu tanpa arti atau terisi dengan perbuatan yan sia-sia.Mulailah membiasakan diri beretos kerja yang baik sejak sekarang. Al Jumu’ah ayat 9 .1.Biasakan hidup teratur dan bersikap disiplin. bahwa waktu dan kesempatan datanganya hanya satu kali dalam seumur hidup. . AL Jumu’ah ayat 9 . dan setia pada janji.10 2. waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali. Sebagai generasi yang hidup di era modern. ia akan menjadi sebuah kenangan.c.

          Idgham bilagunnah Kassyiralla’allakum Fathah tanwin bertemu dgn Lam Ikhfa’ Ikhfa’ Ing kuntum Fantasyiiruu Nun mati bertemu dengan huruf Kaf Nun mati bertemu Dgn huruf Ta 2.3. Arti secara Harfiah / Setiap kata Wahai orang-orang yang beriman = Apabila diseru Untuk menunaikan salat Pada hari jum’at = = = Maka bersegeralah Kepada mengingat Allah Dan tinggalkanlah jual beli Yang demikian itu Lebih baik bagimu Jika kamu Mengetahui Maka Apabila Telah ditunaikan salat = = = = = = = = =                           .

 Umat Islam yang telah selesai menunaikan shalat diperintahkan Allah Swt. Isi kandungan ayat  Seruan Allah Swt. yakni beribadah kepada Allah Swt. apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jum’at maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.” 2.Perilaku pandai mengatur waktu.Perilaku disiplin dan konsekuen terhadap peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku. sehingga hidup akan bermakna dan bermanfaat. seperti menuntut ilmu dan jual beli atau pekerjaan di kantor-kantor. Arti per ayat / Terjemahan ayat 9.  Mengajar kita agar senantiasa berdisiplin dalam menunaikan ibadah wajib dan tetapberusaha dengan sungguh-sungguh dan bekerja keras. .” 10.Maka bertebaranlah Di muka bumi Dan carilah Dari karunia Allah Dan ingatlah Allah = = = = = Banyak-banyak Supaya kamu Beruntung = = =                  2. . maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. yang demikian itu lebih baik bagimu.: . untuk berusaha atau bekerja kembali agar memperoleh karunia-Nya. Jika tidak maka aktivitas tersebut hukumnya haram. denan pekerjaan ukhrawi. dan pabrik-pabrik. “Hai orang-orang yang beriman. dan wajib meninggalkan segala pekarjaannya. a. “Apabila telah ditunaikan salat.6. Membiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam surat Al Jumu’ah ayat 9 – 10. sehingga tidak ada waktu yang terbuang tanpa pekerjaan yang berarti. 2.5.Bersikap perilaku seimbang terhadap pekerjaan duniawi mencari nafkah atau menuntut ilmu. baik peraturan negara maupun peraturan agama. . Identifikasi peilaku etos kerja sesuai denan surat Al jumu’ah ayat 9 – 10.. jika kamu mengetahui.4. terhadap orang-orang beriman atau umat Islam yang telah memenuhi syarat-syarat sebagai mukhallaf untuk melaksanakan shalat Jum’at.

. Untuk dapat membiasakan diri beretos kerja yang tinggi. . sehingga tidak ada waktu yang terlewatkan dengan percuma. Di antara perilaku etos kerja yang harus ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Si rajin akan mendapat prestasi dan pujian dan si malas akan tertimpa malapetaka dan hinaan. Sebab do’a tanpa usaha adalah mimpi belaka.Tanamkan keyakinan bahwa dihadapan Allah tidak ada pekerjaan baik yang sia-sia melainkan semuanya akan mendapat balasannya yang setimpal. baik di dunia maupun di akherat.Selalu berpegang teguh kepada aturan dan ketentuan yang berlaku. . sehingga dapat mendatangkan hasil yang optimal. c. hndaknya kamu perhatikan terlebih dahulu beberapa hal berikutini . b. menguji ilmu agama dan sebagainya. - . . seperti mengisi waktu dengan belajar. . Baik bagi diri sendiri maupun orang lain.Selalu bersikap perilaku serius dalam menjalankan tugas pekerjaan. Sehingga apa pun pekerjaannya dapat mendatangkan keberuntunan baik bagi dirinya maupun orang lain.Tanamkan keyakinan bahwa tidak ada kebahagiaan dan kesuksesan yang turun dari langit. hendaknya kita mampu membiasakan diri beretos kerja yang tinggi dan mampu mempergunakan waktu sebaik-baiknya. tanpa diisi dengan amal shaleh dan perbuatan terpuj. kepada umatNya untuk diisi dan dipergunakan sebaik-baiknya. kita akan merugi.Mulailah membiasakan diri beretos kerja yang tinggi sejak sekarang dari hal-hal yang sederhana. . .. Misalnya menganggap pekerjaan sebagai sampingan atau sementara.Selalu mengisi waktu luang dengan mengerjakan sesuatu yang bermanfaat. yang pada gilirannya dapat mendatangkan penyesalan di kemudian hari. tanpa diraih dengan kerj sia keras. antara lain sebagai berikut . tekun dan bekerja keras dalam mendapatkan kebahagiaan hidup. Menunjukkan perilaku etos kerja sesuai dengan surah Al Jumu’ah ayat 9 – 10 Beberapa perilaku etos kerja di atas. dan terhindar dari kecelakaan kerja. . . . bekerja membantu orang tua. Mempraktikan beretos kerja seperti terkandung dalam surat Al Jumu’ah ayat 9-10 Setelah memahami dan menhayati ayat di atas. tekun.Tanamkan keyakinan bahwa menyia-nyiakan waktu adalah suatu kerugian yang amat besar. baik aturan yang dibuat manusia maupun aturan Allah Swt. sebab sikap perilaku demikian itu hanya akan megurangi semangat bekerja.Perilaku jujur dan adil dalam bekerja.Yakinkan dalam hati bahwa hidup di dunia ini satu kali. hendaknya ditunjukan oleh setiap muslim yang beriman dalam kehidupannya sehari-hari. sebab waktu adalah peluang dan kesempatan yang diberikan oleh Allah Swt. . sehingga tidak ada pihak yang dirugikan akibat perbuatan curang dan zalim. ulet dan rajin beribadah serta berdo’a kepada Allah. baik hidup di dunia maupun di akherat.Selalu bersikap seimbang antara pekerjaan dunia untukmencari nafkah dengan pekerjaan akhirat untuk beribadah.Perilaku ulet.Tidak merendahkan pekerjaan yang menjadi tugas dan kewajibannya. dan usaha tanpa do’a membuat hati mudah kecewa dan putus asa.

Al Mujadilah ayat 11 dan QS. Al jumu’ah ayat 9-10 Siswa dapat :  Menjelaskan dan menampilkan keimanan terhadap hari akhir. perilaku yang mencerminkan . Menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir Membiasakan perilaku etos kerja seperti terkandung dalam QS.. KEGIATAN 3 ASPEK AL QUR’AN Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir  Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap hari   Tujuan Pembelajaran : akhir.

 Menjelaskan.1. Injil dan Shuhuf-Shuhuf yang tersebut dalam Al Quran yang diturunkan kepada Para rasul. kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. Bumi. Pada pelajaran ini. serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat[18]. Beriman pada hari akhir merupakan cirri orang-orang yang bertaqwa (muttaqin). kita akan membahas tentang hari akhir atau sering disebut sebagai hari kiamat. dan mereka yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu[17]. kehidupan akhirat ialah kehidupan sesudah dunia berakhir. apakah mereka masuk surga atau masuk neraka. tumbuhan.s.1. [17] Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelum Muhammad s. Manusia.w. orang yang mengaku Islam tetapi tidak beriman kepada hari akhir dianggap murtad. dan hewan .. sedangkan rohani terus hidup di alam Barzakh sampai mereka dibangkitkan dari kuburnya masing-masing untuk kemudian ditentukan Allah. ialah Kitab-Kitab yang diturunkan sebelum Al Quran seperti: Taurat.a. Misalnya kematian atau berbagai macam bencana alam. Kiamat Sugra Kiamat sugra berarti kerusakan kecil. lalu Jibril menyampaikannya kepada rasul. Jasmani kembali ke asalnya yaitu tanah. [18] Yakin ialah kepercayaan yang kuat dengan tidak dicampuri keraguan sedikitpun. Jin.1. Allah menurunkan kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan wahyu kepada Jibril a. Jadi. 2.2. atau banjir. Kiamat Kubro Kiamat kubro / kerusakan besar adalah hancurnya alam semesta dengan sedala isinya. yakin akan adanya kehidupan akhirat ialah benar-benar percaya akan adanya kehidupan sesudah dunia berakhir. gunung meletus. 2. Allah berfirman sebagai berkut:            4. tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. seperti gempa bumi. Firman Allah menyatakan sebagai berikut :           57. matahari. Kematian atau ajal itu adalah terpisahnya antara jasmani dengan rohani. yang banyak menelan korban jiwa.1. mendeskripsikan dsn menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir. dan bintang saling bertabrakan sehigga mengalami kehancuran total. akhirat lawan dunia. Hari Kiamat Menurut Al Qur’an 2. Zabur.

Firman Allah :                          13. Namun dalam haditsnya rasul menjelaskan tentang tanda-tanda telah dekatnya hari kiiamat. [1507] Maksudnya: ialah tiupan yang pertama yang pada waktu itu alam semesta menjadi hancur."             26.seluruhnya mati. Tanda-tanda hari akhir secara garis . sebagaimana Firman Allah :                       56. dan terbelahlah langit. sampai hari berbangkit. termasuk Rasulullah saw sendiri. dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung. 15. 16. dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah. 2. lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.1. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat. 27. dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. karena pada hari itu langit menjadi lemah. Tanda-tanda Adanya Hari Akhir Waktu terjadinya hari akhir memang tidak ada yang tahu. Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup[1507] 14.3. semua yang ada di bumi itu akan binasa. Maka Inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya). Di dalam Al Qur’an banyak disebutkan tentang kepastian datangnya hari akhir. Peistiwa ini terjadi setelah sangkakala pertama kali ditiupkan oelh Malaikat Israfil.

Hal ini karena adanya keyakinan bahwa mencintai fakir miskin merupakan kunci untuk masuk surga. • Adanya dua golongan besar yang saling membunuh.2. Tanda-tanda kecil yang dimaksud adalah Hamba sahaya (perempuan) dikawini oleh tuannya • Ilmu agama sudah tidak dianggap penting lagi. dan mendidik anak-anak yatim dengan penuh kasih saying • • • • • • .. bahwa oran yang ketika di dunianya bertaqwa tentu di alam akheratnya akan terbebas dari neraka dan masuk surga (Baca QS. Hal ini disebabkan adanya keyakinan. dan tanda-tanda besar. 2. Jumlah kaum perempuan lebih banyak dari kaum laki-laki ( 50 berbanding 1). yaitu juru selamat pada hari akhir • Munculnya bangsa Yakjuj dan Makjuj. Munculnya Imam Mahdi. memelihara. Sedangkan tanda-tanda besar antara lain sebagai berikut : Matahari terbit dari arah barat dan terbenam di ufuk timur. dan bantuan harta benda. Perilaku sebagai pencerminan keimanan terhadap hari akhir itu antara lain: • Senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT. • Munculnya Dajjal ( para pendusta besar) yang mengaku dirinya sebagai utusan Allah. melaink sekedar bahan bacaan biasa Banyaknya manusia yang menjadi kufur dan murtad. Al-Qur’an sudah tidak dianggap sebagai pedoman hidup manusia. Ali Imran (3) ayat 131 dan 133. • Mancintai fakir miskin yang diwujukan melalui sikap. Perilaku yang Mencerminkan Keimanan terhadap Hari Akhir. yaitu tanda-tanda kecil. • Pembunuhan terjadi di mana-mana dan banyak yang menginginkan dirinya mati. Munculnya binatang-binatang ajaib yang bias berbicara. • Disiplin dalam melaksanakan shalat lima waktu dan ibadah-ibadah lain yang hukumnya wajib. yaitu bangsa atau kaum perusak di muka bumi Rusaknya Ka’bah atau Baitullah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. yakni melaksanakan semua perintah-Nya dan meninggalkan larangan-larangan-Nya. Perzinahan terjadi dimana-mana.• • • besar dapat dikategorikan ke dalam dua macam. mengasuh. • Gempa bumi dan tsunami terjadi di mana-mana dan fitnah merajalela menimpa kehidupan manusia. dan minuman keras merajalela. ucapan. tapi sama-sama mengaku dirinya memperjuangkan agama islam. perbuatan. • Menyantuni.

dan bertutur kata yang baik-baik saja atau diam. • Perbanyak amal shaleh dan perbanyak berzikir kepada Allah SWT sebagai bekal di hari akhir nanti. 2. jika berbuat dosa. sebelum semuanya terlambat. merupakan awal bagi kehidupannya yang abadi. puasa di bulan ramadhan. pemuda yang rajin beribadah kepada Allah SWT.• Berperilaku baik terhadap tetangga. dan perbanyak sedekah dan amal shaleh lainnya. serta segera bertaubat. menghormati tamu. yaitu kehidupan di alam akherat. Untuk dapat menampilkan sikap yang mencerminkan keimanan kepada hari akhir. hari akhir sesungguhnya. maka amal ibadah lainnya kemungkinan besar diterima juga. melainkan juga harus diterapkan dalam bentuk perilkau yang terpuji. semua orang tentu ingin hidupnya bahagia. Dalam kehidupan yang abadi itu.Bukhari dan Muslim). orang lelaki yang diajak berzina oleh wanita bangsawan nan cantik. tunaikan zakat jika telah berkemampuan. Bahkan ibdah shalat dijadikan ukuran diteima atau tidaknya amal ibadah manusia yang lainnya. sehigga mencucurkan air mata. kemudian menolaknya sambil berkata “Sesungguhnya saya takut pada Allah”. • Melaksanakan tujuh macam perilaku yang menyebabkan memperoleh naungan (perlindungan) Allah SWT di alam akherat kelat. (H. sehingga keimanannya tersebut dapat membimbing sikap perilakunya menuju kebaikan. • Berkeyakinan di dunia ini tidak ada yang abadi. segala sesuatunya pasti berakhir termasuk kehitupan manusia dan alam semesta. jika seseorang ibadah shalatnya diterima. Manusia diberi kesempatan oleh Allah SWT. serta perbanyak mengingat mati 2. Oleh sebab itu. untuk beribadah dan bertaubat kepada-Nya. segerakan memperbanyak ibadah khususnya shalat.3.R. tidak hanya diyakini di dalam hati dan diucapkan di mulut. baik tatkala keduanya berkumpul ataupun pada waktu berpisah. yaitu pemimpin yang adil. Shalat wajib merupakan salah satu amal yang pertama kali harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Artinya. Beriman kepada Hari Akhir. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir Setiap Muslim yang beriman hendaknya mampu menampilkan sikap keimanannya terhadap Hari Akhir. orang yang hatinya selalu rindu dengan masjid. . Oleh sebab itu hendaknya memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dan segera bertaubat atas segala dosa yang telah diperbuat. dua orang yang saling berkasih saying dengan dilandasi niat ikhlas karena Allah.. Memperbanyak Beribadah dan Bertaubat dalam Kehidupan seharihari Bagi manusia.4. Orang yang bersedekah secara rahasia dan orang yang mengingat Allah ketika sendirian. hendaknya diperhatikan terlebih dahulu beberapa hal. sepanjang nyawa belum di tenggorokan.

ucapan dan perbuatannya selalu dijaga dan dipelihara dari hal-hal yang keji dan munkar. dan selalu menauhkan diri dari kemaksiatan. ia berkeyakinan semua ucapan.……                                   77. 8. Tanamkan keyakinan bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi. 5. sebagaiman firman Allah Swt. sehinga hidupnya di dunia selalu dimanfaatkannya untuk mengerjakan amal shaleh dan segala sikap perbuatannya selalu mengutamakan kepentingan akherat. 3. Perhatikan Firman Allah Swt. Perbanyak amal shaleh dan perbuatan terpuji.                            . Katakanlah: "Kesenangan di dunia Ini Hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa. 2. Sebagaimana firman Allah. niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Orang yang beriman terhadap hari akhir. Meyakini bahwa beriman kepada hari akhir merupakan kewajiban setiap muslim.                            7. 4. Menyadari pentingnya kehidupan akirat Orang yang beriman kepada hari akhir akan menyadari pentingnya hidup di alam akherat. Oleh sebab itu. sebab kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup.1. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun. dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun. agar senantiasa mendapat bimbingan.              . Oleh sebab itu sikap. Keimanan terhadap hari akhir tentu saja akan mendatangkan hikmah yang besar bagi pelakunya. A. Perbanyak zikir kepada Allah Swt. keimanan terhadap Allah dan hari akhir akan mendatangkan hikmah bagi keidupannya. hidupnya senantiasa terkendali dan selalu dalam petunjuk dan bimbingan Allah Swt. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun. . Bersikap hati-hati dan waspada Bagi orang yang beriman kepada hari akhir. sebagai bekal kelak di hari akhir. Hikmah beriman kepada hari akhir. perilaku dan tindakan akan diperhitungkan dan dipertanggungjawabkan kelak di akherat. baik di dunia maupun di akherat. 2. Perbanyak mengingat mati. Selalu berada dalam kebenaran Orang yang beriman kepada hari akhir. niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula 3. ia akan selalu berusaha agar hidupnya berada dalam kebenaran dan lindungan Allah Swt. Di antara hikmah yang dapat dipetik dari keimanan terhadap hari akhir ialah sebagai berikut : 1.

Identifikasi beberapa hikmah yang terkandung dalam keeimanan kepada hari akhir. hendaknya perhatikan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini: 1. Isilah kehidupan dengan berbagai amal perbuatan yang baik.. hendaknya kita juga mampu mengambil hikmah dari keimanan kepada hari akhir tersebut. . bekerja mencari nafkah maupun dalam segala hal. 4. Hendaknya selalu memelihara sikap ikhlas beramal. 3. 4. Pahami pengertian beriman kepada hari akhir. Hendaknya selalu menjaga diri dari perbuatan maksiat dan dosa. dan bertindak. 5. tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh. niscaya akan mendapatkan hikmah atas keimanan terhadapya. Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit gila?" (Tidak). 3. untuk kemudian diterapkan dalam sikap perilaku kita sepanjang hayat. Identifikasi beberapa perilaku yang mencerminkan keimanan kepada hari akhir. Hendaknya selalu bersikap tawadhu’ atau menghindari sikap sombong. 1. Ketahui dengan baik beberapa tanda-tanda akan terjadinya hari akhir. ia juga dapat keuntungan di akherat berupa pahala dan kebehagiaan yang abadi. C. Namun sebelumnya perhatikan beberapa petunjuk berikut. Untuk dapat menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir dalam kehidupan sehari-hari. B. Firman Allah Swt.                          20. 2. Mendapatkan dua keuntungan Orang yang beriman kepada hari akhir selain mendapat keuntungan di dunia berupa kebaikan dan keshalehan dalam bersikap. Mendeskripsikan hikmah beriman kepada hari akhir Setelah kamu memahami hikmah beriman kepada hari akhir. Menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir Setiap orang yang beriman kepada hari akhir. hendaknya dapat mendeskripsikannya dalam bentuk diskusi kelompok bersama teman-teman. Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. baik dalam beribadah kepada Allah Swt.8. 2. berucap. Sebagai muslim yang beriman. belajar menuntut ilmu. dan hikmah keimanan itu mampu diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hendaknya selalu bersikap optimis dan penuh semangat juang. 4.

KEGIATAN 4 ASPEK AKHLAK Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : Membiasakan prilaku terpuji  Menjelaskan pengertian adil. Siswa dapat :  Menjelaskan pengertian adil. ridha dan amal shaleh  Menunjukkan dan membiasakan prilaku adil. ridha dan amal shaleh. Adil . RINGKASAN MATERI 1. ridha dan amal shaleh. ridha dan amal shaleh dalam kehidupan Tujuan Pembelajaran : sehari-hari. ridha dan amal shaleh dalam kehidupan sehar-hari. ridha dan amal shaleh.  Menampilkan contoh prilaku adil.  Menampilkan contoh prilaku adil.  Membiasakan perilaku adil.

dan berbuat . Menurut Ulama. a. menjadi saksi dengan adil.1. Karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Sebagai muslim. Pengertian Adil Adil menurut bahasa ialah menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya. memberikan hak tidur buat mata. dan sebagainya.1. baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Sedangkan menurut istilah. dalam Surat Al Maidah ayat 8 di bawah ini !                                      8. hak makan dan minum buat tenaga. sebab hal itu termasuk perbuatan aniaya yang dapat merugikan dirinya Sebagaimana Firman Allah Swt. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. dan bertakwalah kepada Allah. berlaku adillah. Islam melarang umatnya melakukan perbuatan yang dapat menganiaya diri sendiri. hak istirahat buat seluruh anggota badan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. bahkan terhadap musuh sekalipun. adil ialah suatu keputusan atau tindakan yang tidak memihak dan dapat memberikan kepuasan bathin bagi pihak lain atau menerima hak tanpa lebih dan memberikan hak orang lain tanpa melebihinya atau menguranginya. dan kewajiban setiap orang untuk menegakkan dan menjunjung tinggi keadilan tersebut. Sebab keadilan adalah milik semua orang. adil terbagi kepada tiga macam. Adil terhadap diri sendiri Bersikap adil terhadap diri sendiri misalnya. Perhatikan firman Allah Swt. kita harus senantiasa bersikap adil dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. dalam surat Al Baqarah ayat 195                   195. Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) Karena Allah. Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah.

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.. kita juga harus mampu bersikap adil terhadap sesama makhluk Allah. c. baik terhadap manusia maupun alam semesta. dengan jalan memenuhi segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. dan selalu akan menambah nikmat-Nya terhadap oran tersebut. dan akal pikiran.. yang khusus diberikan kepada manusia. Manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah Swt. tatkala Tuhanmu memaklumkan. Bersikap adil terhadap Allah Swt. baik yang dapat dirasakan keberadaannya maupun yang secara otomatis telah menyatu dengan diri manusia. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku). kesehatan.                     90.baiklah. Adil terhadap sesama makhluk Allah Swt. Perhatikan Firman Allah Swt. Dengan demikian. Dan (ingatlah juga). Sebab semakin adil seseorang terhadap Allah. Perhatikan Firman Allah Swt. Bersikap adil terhadap sesama makhluk Allah merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Allah semakin saying terhadapnya.:              7. dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. "Sesungguhnya jika kamu bersyukur. yang diberi tugas sebagai khalifah di muka bumi. Selain adil terhadap diri sendiri. manusia harus bersikap adil terhadap Allah Swt. memberi kepada kaum kerabat. .. Banyak nikmat dan karunia Allah Swt. pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. kemungkaran dan permusuhan. Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".. Adil terhadap Allah Swt. Karena Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. dan Allah melarang dari perbuatan keji. sesungguhnya sangat menguntungkan manusia itu sendiri. seperti kehidupan.. b.

Ridla yang dimaksudkan disini adalah ridla terhadap takdir Allah Swt. juga termasuk perbuatan tidak adil / zhalim. Ridla juga dapat diartikan suka atau senang terhadap sesuatu dan bersedia menerima atau melakukannya. Mulailah bersikap adil terhadap hal-hal yang sederhana. dan semua guru yang mengajarmu. Selain itu. atau sengaja melukai binatang tanpa ada alasan syar’i pun termasuk perbuatan tidak adil. bersikap acuh kepada guru dan sebagainya 2.1.  Senantiasa bersikap tawadhu’ atau rendah hati. yaitu rencana ketentuan Allah Swt. juga termasuk perbuatan tidak adil terhadap orang lain dan lingkungan. Membuang sampah sembarangan atau bukan pada tempatnya. Ridla terhadap takdir Allah maksudnya adalah selalu bersyukur kepada-Nya jika menerima takdir baik berupa kenikmatan. hendaknya terlebih dahulu kamu .2. sehingga tidak ada orang atau pihak yang merasa dikecewakan dan teraniaya. Jika setiap kali piket. 2. dan senantiasa bersabar jika menerima takdir buruk berupa musibah Ridla terhadap takdir Allah merupaka kewajiban seseorang hamba terhadap khalik penciptanya. menyontek pada saat ujian atau meminta jawaban kepada orang lain. terhadap makhluk-Nya yang telah menjadi kenyataan. dan itu artinya kamu telah berbuat tidak adil bagi dirimu sendiri. agar tertanam sikap jiwa pemurah. tanpa pilih kasih atau tidak hanya menyukai pelajaran tertentu. Orang yang tidak ridla terhadap ketentuan dan kekuasaan Allah atas nasib yang menimpanya tergolong orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya dan akan mendatkan azab yang sangat pedih.  Menghindari sikap sombong dan ankuh terhadap sesama. sebab kesombongan hanya akan mendatangkan kezaliman dan aniaya. Begitu pula dalam mengerjakan tugas piket di sekolah misalnya.  Biasakan menghargai waktu dan oran lain. Contoh dan cara membiasakan diri bersikap perilaku adil dalam kehidpan sehari-hari Di antara sikap prilaku adil yang harus dimiliki oleh setiap orang. sehingga mempunyai semangat untuk menegakkan keadilan. Untuk dapat menunjukkan atau membiasakan diri bersikap adil.. Pengertian Ridla Ridla artinya rela menerima atau mengerjakan sesuatu.  Senantiasa berkata benar dan bersikap perilaku jujur. Takdir dapat disebut juga qadar atau nasib. Perbuatan tidak menyukai semua pelajaran dan gurunya termasuk sikap perilaku tidak adil. Membiarkan bunga di taman sekolah kekeringan dan layu juga termasuk perbuatan tidak adil terhadap sesama makhluk Allah.  Bersikap kasih sayang baik terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama makhluk Allah Swt. artinya kamu sedang berbuat tidak adik terhadap orang lain.1. yang tidak akan mendatangkan keuntungan bagi diri kamu. yang harus dipatuhi. Ridla. kamu selalu dengan sengaja datang terlambat dan selalu dan beralasan kesiangan. seperti tidak begadang di tengah malam tanpa tujuan dan manfaat. tanpa ada perasaan terpaksa atau terbebani. pengasih dan penyayang.. guru tertentu dan waktu belajar tertentu dengan mengabaikan yang lainnya. termasuk kamu sebagai siswa muslim adalah kamu menyukai semua pelajaran.  Meningkatkan keyakinan bahwa bersikap perilaku adil itu merupakan perintah Allah Swt. . sehingga terhindar dari sikap dan kemauan untuk berbuat aniaya. sehingga tidak merugikan orang atau pihak lain.

privat. dan kamu akan lulus dengan nilai tertinggi. justru hasilnya tidak sesuai dengan harapan.hendaknya terlebih dahulu kamu . bahkan hampir dibawah standar kelulusan. Oleh sebab itu.  Berkeyakinan bahwa setiap musibah dan bencana yang menimpa manusia. Sebagai manusia. saleh artinya baik.  Meningkatkan keimanan yang kuat dalam hati.:                23. mereka putus asa dari rahmat-Ku. ketika kamu hendak mengikuti Ujian Nasional. tentu jauh-jauh hari kamu telah mempersiapkan diri dengan belajar yang giat dan rajin. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia. sebab perbuatan demikian itu hanya akan mendatangkan kecewa manakala tidak mendapatkannya. Tetapi sebagai muslim yang beriman. 3. Namun ternyata tidak demikian. sebab mungkin masih ada kelemahan dan kekurangan dalam diri kamu yang ingin ditunjukkan oleh Allah Swt. Kamu pun yakin bahwa hasil ujianmu akan bagus. sesuai dengan rencana yang telah ditentukan-Nya.Perhatikan Firman Allah Swt. bahkan menambah ilmu dengan mengikuti les. kamu menermanya dengan ridha dan ikhlas. sesuai dengan kerja kerasmu. tentu kamu merasa kecewa dan bisa jadi mencari kambing hitam dengan menyalahkan orang atau pihak lain. agar tidak mudah tergoda oleh bujuk rayu syetan yang akan menjerumuskan manusia ke dalam jurang kebinasaan. Misalnya karena adanya rasa sombong dan angkuh bahwa kamu pasti bisa menjawab semua soal ujian dengan mudah. Akibatnya banyak jawaban yang keliru atau salah mengisi nomor jawaban. Untuk dapat menunjukkan atau membiasakan diri bersikap ridha. Pengertian Amal Shaleh Menurut bahasa amal artinya perbuatan. agar kita dapat mengambil suatu hikmah atau pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. apa pun yang menimpa diri kita hendaknya diterima dengan ridha dan ikhlas. sehingga kamu tidak berhati-hati bahkan tergesa-gesa dalam mengisi jawaban. Contoh dan Cara Membiasakan diri bersikap perilaku rida dalam kehidpan sehari-hari Misalnya.2..  Berkeyakinan bahwa Allah tidak. yang semestinya jawaban untuk nomor dua kamu simpan di nomor lima. hakekatnya datang dari Allah Swt. dan bimbingan belajar.1. 2. Menurut istilah dalam pengertian yang khusus amal saleh atau perbuatan yang baik ialah .  Biasakan berbuat sesuatu tanpa pamrih atau mengharap imbalan dari pihak atau orang lain.akan memberi ujian dan cobaan tehadap hamba-Nya di luar batas kemampuannya. Kamu mendapatkan nilai rata-rata sama dengan temanmu yang lain. Amal Saleh 3. dan mereka itu mendapat azab yang pedih.

Dalam pengertian yang umum. sesuai dengan ketentuan sara’ dan sesuai dengan ilmunya. . Az Zumar ayat 11 dan 12 ). Orang yang beramal dan beriman kepada Allah. Maka mereka akan masuk surga. sebab setiap perbuatan. dan tindakan kelak akan diperhitungkan dan dimintai pertnggungjawaban di hadapan Allah Swt. Allah berfirman . tentu akan mendatangkan kebaikan-kebaikan baik begi kehidupan di alam dunia maupun bagi kehidupan di akherat. ucapan. Syarat sahnya amal saleh :  Amal saleh itu dikerjakan dengan niat ikhlas karena Allah Swt. atau setiap perbuatan yang mengantar kepada ketaatan kepada Allah.  Dilakukan dengan mengetahui ilmunya.yan berakibat pada hal yang positip atau bermanfaat. amal saleh ialah semua perbuatan lahir atau bathin. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang beriman harus beramal saleh. atau amal saleh itu hendaknya dilandasi dengan iman. diantaranya sering kali beriringan dengan kata iman. Setiap muslim diwajibkan untuk beramal saleh sepanjang hayatnya. semata ( llihat QS. Dalam ajaran Islam. dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat. baik di dunia dan di akhirat. Az Zumar ayat 11 dan 12. setiap perbuatan yang baik. Sebagaimana firman Allah Swt. Banyak ayat Al-Qur’an yang menyebutkan amal saleh. niscaya akan diberikan kehidupan yang lapang oleh Allah. jika disertai niat yang tulus dan ikhlas serta keimanan yang kuat kepada Allah Swt. sesuai dengan petunjuk sara’ ( lihat juga QS. baik perbuatan lahir mapun bathin. mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. berikut :                               40.bermanfaat dan tidak melanggar aturan agama dan negara termasuk amal saleh.  Amal saleh itu hendaknya dilakukan secara sah.setiap hal yang mengajak dan membawa ketaatan terhadap Allah Swt.. Apabila amal saleh itu dikerjakan dengan niat yang ikhlas karena Allah. Maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu.

3. mereka kekal di dalamnya. ataupun fasilitas umum yang lainnya. sehingga terhindar dari perbuatan riya yang dapat menghancurkan pahala. dapat digolongkan amal saleh. 82.2. serta mendatangkan manfaat bagi pelaku dan masyarakat lingkungannya termasuk amal saleh. sehingga dapat melaksanakan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Semua perbuatan tersebut. membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan. mereka itu penghuni surga. . madrasah. misalnya perbuatan melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. turut bekerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. hendaknya terlebih dahulu kamu . Untuk dapat menunjukkan atau membiasakan diri bersikap amal saleh. tentunya harus didasari keimanan dan keikhlasan. sehingga di hadapan Allah Swt. Setiap perbuatan yang baik menurut agama dan hokum Negara.            Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh. Contoh dan Cara Membiasakan diri bersikap perilaku amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. pondok pesantren.  Perbanyak bergaul dengan orang-orang saleh agar dapat terbawa arus pergaulan yang baik dan bermanfaat.  Pahami dengan bak makna keimanan yang dimiliki. menyumbang dana bai pembangunan masjid.  Setiap perbuatan harus didasarkan kepada niat yang baik dan ikhlas. mendonorkan darah untuk keperluan kemanusiaan dan sebagainya.  Meningkatkan keimanan yang kuat agar dapat terjaga dari godaan syetan. baik berupa moril maupun material menengok teman atau saudara yang sakit.

Ketentuan Hukum Islam tentang Nikah 1. Siswa dapat :  Menjelaskan ketentuan hokum Islam tentang nikah. yang bukan muhrim untuk membentuk rumah tangga yang diridhai Allah Swt.1. Adapun tujuan pernikahan dalam Islam antara lain sebagai berikut. nikah ialah akad atau ikatan perjanjian yang menghalalkan hubungan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan.  Menjelaskan hikmah nikah. Menurut istilah hokum syara’. talak dan ruju’  Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia dan menguraikan kompilasi hukum perkawinan di Indonesia    Tujuan Pembelajaran : RINGKASAN MATERI 1. . talak dan ruju’. Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia.  Untuk mencapai ketenangan hidup yang diliputi kasih sayang lahir bathin dari suami istri. Arti dan Tujuan pernikahan Nikah berasal dari bahasa Arab yang artinya dalam bahasa Insonesia adalah kawin.KEGIATAN 5 ASPEK FIQIH Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : Memahami Hukum Islam tentang Hukum Keluarga Menjelaskan ketentuanhHukum perkawinan dalam Islam Menjelaskan hikmah perkawinan.

bagi mereka yang belum berkeinginan untuk menikah. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteriisteri dari jenismu sendiri. oleh Karena Allah Telah …. serta memiliki tanggung jawab terhadap rumah tangga. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.  Wajib.  Untuk menjaga diri seseorang agar tidak mudah jatuh ke lembah kemaksiatan terutama perzinaan. dan khawatir setelah menikah tidak bertanggung jawab atas rumah tangganya. atau menikahi orang yang masih mahram.                                                                                                        21. manakala pernikahan tersebut dimaksudkan menyakiti atau balas dendam terhadap pasangannya. Nisa’ ayat 34                          34. mempunyai kemampuan lahir (memberi nafkah) dan bathin (sehat mental dan rohaninya). Ar Rum ayat 21 1. dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. bahagia.  Haram. artinya setiap orang yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu boleh menikah dengan calon pasangannya. secara naluriah.  Sunnah.  Untuk menyalurkan nafsu seksual dengan wajar dan sah. yaitu keturunan yang mengenal atau diketahui kedua orang tua yang bertanggung jawab kepada keturunannya. karena orang yang telah menikah akan merasa segala tindakannya senantiasa mendapat pengawasan langsung dari suami atau istrinya  Untuk mewujudkan keluarga muslim yang sejahtera. dan Karena mereka (laki-laki) Telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.3. dan damai serta menciptakan pendidikan menurut ajaran islam. bagi mereka yang telah mempunyai kemampuan lahir dan bathin. cukup umur. Untuk memperoleh keturunan yang sah.   melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). hukum asli pernikahan. Hukum Pernikahan  Mubah. belum mempunyai kemampuan yang cukup.2. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. . Dalil-dalil tentang pernikahan  Qs. 1..  Makruh. dan khawatir terjerumus ke dalam perbuatan zina. dan berkeinginan untuk mnikah.  Qs. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. sehingga mencerminkan keluarga yang taat menjalankan ibadah. tentram. bagi mereka yang telah memenuhi syarat-syarat pernikahan .

dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). harta yang banyak dari jenis emas. 1. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. syarat untuk menjadi saksi sama dengan syarat seorang wali.5. binatangbinatang ternak[186] dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. yaitu: wanita-wanita. Rukun dan syarat pernikahan  Calon suami dan istri. dengan syarat • Beragama islam • Bukan muhrim calon istri • Tidak dipaksa atau terpaksa Calon istri . Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok  … tanam. perak.  Ijab Kabul 1. Al Baqarah ayat 223       223. Hak dan kewajiban suami istri . kuda pilihan. • Adil  Dua orang saksi. anak-anak. Qs. Calon suami.4. Ali Imran ayat 14                                         14. Maka  datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.  Qs. dengan syarat • Beragama islam atau ahli kitab • Bukan muhrim calon istri • Sedang tidak mempunyai suami • Tidak dalam masa idah  Wali dengan syarat • Beragama islam • Sudah dewasa • Saleh.

• Memberi kebebasan berpikir dan bertindak kepada istri sepanjang sesuai dengan ajaran islam. tidak mempersulit apalagi membuat istri menderita lahir batin yang dapat mendorong istri berbuat jahat. mencari penyelesaian secara bijaksana dan tidak berbuat semena-mena. • Merawat dan memelihara anak-anak serta mendidiknya dengan penuh kasih sayang. • Dapat mengatasi keadaan. pangan dan tempat tinggal. • Memberi nafkah lahir batin sesuai dengan kemampuan serta mengusahakan segala keperluan rumah tangga. dan selalu berusaha mencukupkan nafkah yang diberikan sesuai dengan kemampuan suami. sehingga suami tidak mudah tertarik oleh perempuan lain. sehingga tampak indah dan menyegarkan dipandang mata. dan merasa tidak perlu mencari hiburan di tempat lain.               …. serta menjaga dan bertanggung jawab atas kesejahteraan dan keselamatan keluarganya. (QS. • Melayani suami lahir batin dengan penuh tanggung jawab. sehingga suami selalu merasa senang memandangnya serta mengerjakan urusan rumah tangga dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. • Mengatur dan menata suasana rumah tangga dengan menempatkan setiap perabot atau alat rumah tangga sesuai dengan yang semestinya. . • Menghormati dan menerima pemberian suami walaupun sedikit. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. Sebab suami adalam pemimpin bagi keluarganya. sebagai amanah dari Allah Swt. dan Karena mereka (laki-laki) Telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. • Membantu tugas-tugas istri terutama dalam hal mendidik dan memelihara anak dengan penuh rasa tanggung jawab. Dengan demikian suami merasa terhibur di dalam rumahnya sendiri. Perhatikan Firman Allah Swt. memelihara dan membimbing keluaga. An Nisa’ ayat 34). Kewajiban suami atau hak istri • Memimpin. terutama sandang.  Kewajiban istri atau hak suami. • Bersikap lemah lembut dan tidak bermuka masam. oleh Karena Allah Telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita).  34. rajin merawat diri dan bersolek untuk menyenangkan suami.

yaitu. talak yang dijatuhkan kepada istri-istri yang telah melanggar hukum-hukum Allah swt. tidak marah.  Merdeka.     2. suami tidak sedang mabuk. suami sudah dewasa.  Islam. yaitu:  Niat atau ‘azam. talak berarti lepasnya ikatan pernikahan dengan lafaz-lafaz talak atau yang searti dan mengandung maksud sama dengan talak. Bila sudah mempunyai anak maka tidak dijadikan alas an untuk mengabaikan suami karena perhatiannya habis tercurahkan kepada anak. menerima tamu laki-laki di luar batas kesopanan dan sebagainya.. Menurut mazhab Hambali. misalnya talak yang dijatuhkan kepada istri yang akhlaknya buruk. talak wajib dijatuhkan manakala suami istri yang berselisih tidak dapat didamaikan lagi oleh majlis hakim. akhlaknya sudah tidak bisa diperbaiki dan sudah tidak mampu menjaga harga diri dan kehormatannya. talak yang dijatuhkan jika diperlukan. Ketentuan Hukum Islam tentang Talak 2. dan tidak dapat diperbaiki di kemudian hari. Mubah. suami istri beragama islam dan melakukan akad nikah secara islam. . Misalnya pulang larut malam. Jika suami sedang khilaf berbuat salah. hendaknya diperingatkan dengan cara dan waktu yang baik dan tepat. hukum talak sebagai beikut. Haram. talak artinya lepasnya ikatan. Sunnah.• • • Jika suami sedang tidak ada di rumah.  Baligh. tidak sedang ditahan atau dipenjara. Hukum talak pada dasarnya makruh.  Berakal sehat. kerena talak merupakan perbuatan halal yang paling tidak disukai oleh Allah Swt. tidak gila atau ayan. Sehingga suami tidak tersinggung. Syarat dan rukun talak Talak dapat dijatuhkan manakala telah terpenuhi syarat-syaratnya. baik bagi pihak suami.2. dan tidak karena keliru.  Istri sedang dalam ‘iddah dari talak raj’i maupun ba’in sughra Sedangkan rukun talak terdiri dari dua. istri maupun anak-anak bagi yang telah mempunyai anak. dan kedua pihak memandang perceraian merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan perselisihan mereka. dan yang akan merugikan bagi kedua belah fihak. Dalam kaitannya dengan pernikahan.1. tidak terpaksa. 2. Pengetian dan hukum talak Menurut bahasa. suami bukan hamba sahaya. talak haram dijatuhkan tanpa ada alasan yang jelas dan dapat dibenarkan menurut syara’. tidak sedang sakit keras. tidak melakukan hal-hal yang mencurigakan. Wajib.

suami boleh pilih mau terus dilanjutkan atau diceraikan. Ketentuan Hukum Islam tentang Rujuk 3. jika tidak hamil masanya empat bulan 1sepuluh hari. Setelah talak yang kedua itu. yaitu. 3.1. khusus bagi suami yang berpoligami. Pengertian dan hukum ruju’ Ruju’ ialah kembali suami kepada bekas istrinya yang ditalak raj’I.  Istri.  Iddah cerai hidup.  Wajib.  Mubah / jaiz. misalnya.2. Lafaz atau kata-kata yang menegaskan adanya talak. yang masih berada dalam masa iddah. guna mengetahui apakah ia sedang hamil atau tidak. dan kemudian meruju’nya. dan sekali lagi mentalaknya. Iddah Iddah ialah masa menunggu bagi wanita yang telah diceraikan oleh suaminya. Rukun dan syarat ruju’. Iddah terbagi tiga macam.  Haram. talak terbagai dua. syaratnya merdeka dan atas dasar kehendak sendiri. merupakan hukum asli ruju’. talak yang diucapkan suami dengan kalimat yang tegas dan jelas. karena suami berhak kembali kepada istri  Sunnah.4. masa iddahnya sampai melahirkan anak. Talak bid’I.  Iddah cerai mati. Macam-macam talak Dilihat dari segi metoda atau cara dijatuhkannya.  Iddah hamil. jika tidak haid lagi masanya tiga bulan. dan penderitaan bagi keduanya. atau suci. talak yang dijatuhkan suami dengan talak tiga sekaligus. jika ia masih haid masanya tiga kali suci. namun sebelumnya disetubuhi terlebih dahulu. jika diyakini bahwa perceraian itu justru lebih baik bagi keduanya. 2.   Dilihat dari segi keadaan istri yang akan diceraikan. syaratnya . tetapi harus melalui akad nikah yang baru.  Suami. suami yang menceraikan istri yang sudah disetubuhinya dengan satu talak pada waktu suci. 2. “Kutalak kamu” atau “Saya cerai kamu sekarang” atau “Pulanglah ke rumah orang tuamu” atau “Pergilah kamu dan jangan pulang lagi ke rumah ini”. talak terbagi lima macam. Juga menjatuhkan pada saat istri sedang haid atau nifas.  Talak sharih. baik dalam satu kali ucapan maupun dengan tiga kali ucapan dan dalam tiga tempat.  Talak kinayah’ talak yang diucapkan suami dengan kalimat sindiran  Talak dengan isyarat. 3. baik cerai mati atau cerai hidup.  Makruh. lantas meruju’nya kembali. yakni.  Talak dengan mengirim utusan. jika diyakini ruju’ akan mendatangkan kebaikan bagi keduanya dan anak.3. dan istri yang diceraikan belum sempurna gilirannya. jika diyakini bahwa ruju’ akan mendatangkan kemudaratan. Apabila masa iddahnya habis maka tidak boleh ruju’. Hukum ruju’ sangat tergantung pada situasi dan kondisi para pelaku ruju’. Talak sunni.

Orang yang sudah memasuki usia dewasa. baik secara tegas atau sindiran.  Melestarikan keturunan secara sah. Materi Ajar A. yakni perzinaha. Dengan demikian. Anak yang dilahirkan di luar pernikahan. dan sehat karena terhindar dari hubungan seks bebas yang mengandung resiko tertulaanya penyakit kelamin. halal hukumnya. Sudah disetubuhi. pernikahan dapat menentramkan jiwa pelakunya. Namun dengan pernikahan yang sah.  Saksi. artinya istri yang akan diruju’ itu orangnya ada. dan ada tanggung jawab yang disandangnya.  Sighat. Pernikahan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan syari’at Islam akan mengandung hikmah bagi kehidupan sebuah keluarga. syaratnya harus mengucapkan lafaz ruju’.Dalam keadaan talak raj’i Terjadinya ruju’ harus pada waktu istri masih dalam keadaan iddah. khawatir atau takut terhadap akibat hubungan seksnya dengan lawan jenisnya. Ada kewajiban yang harus dipenuhinya. syarat dua orang saksi yang adil dan berakal sehat. Pernikahan dapat melanjutkan keturunan manusia secara sah dan berwibawa. Sah dalam pandangan agama. dalam hal ini keluarganya. Namun secara psikologis. memiliki beban mental yang amat berat. terutama perbuatan zina. Jelas orangnya. Pernikahan akan mendorong seseorang untuk senantiasa bekerja keras dalam mencari nafkah. dia akan terjerumus ke dalam jurang kemaksiatan. dia dapat memenuhi kebutuhan biologisnya sekaligus juga menghindar diri dari kemaksiatan.  Menghindarkan diri dari maksiat. Pernikahan adalah upaya penyaluran nafsu biologis secara sah dan sehat. menurut ajaran islam kedudukannya sama dengan anak-anak yang lain. • • • • II. Sebagaimana firman Allah Swt dalam surat At Tahrim ayat 6. Dengan pernikahan seorang dapat trhindar dari pebuatan maksiat. Pernikahan dapat membuat orang memiliki tanggung jawab terhadap yang lainnya. akan berusaha memenuhi kebutuhan biologisnya dengan lawan jenis.  Meningkatkan tanggung jawab . Tanpa pernikahan. misalya rasa malu terhadap teman-temannya. Dia akan giat bekerja karena rasa tanggung jawab terhadap anak-anak dan istrinya. diantaranya sebagai berikut:  Dapat menentramkan Jiwa.                  . Tanggung jawab untuk mensejahterakan keluarga merupakan kewajiban bagi setiap suami. Hikmah Perkawinan. sebab tidak ada perasaan galau.

pernikahan juga dapat menimbulkan rasa kasih sayang diantara anggota keluarga. C. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Untuk menjaga kelestarian hubungan keluarga itu maka perpisahan sebuah rumah tangga harus atas dasar kehendak bersama. maka talak merupakan jalan terbaik bagi keduanya.         6. takut. Jika suatu rumah tangga sudah tidak dapat dipertahankan keutuhannya. baik antara kedua mempelai maupun bagi keluarga masing-masing. dan jika dipaksakan untuk tetap dipertahankan dapat mndatangkan bencana bagi semuanya. talak tidak boleh dijatuhkan oleh suami tanpa ada sebab-sebab yang jelas dan manusiawi. Begitu pula dengan disyari’atkannya talak. Hikmah Talak Syari’at islam yang diturunkan Allah Swt.  Menghindari kemudaratan dan pendritaan. seorang suami dapat melakukan islah (damai) kembali kepada istrinya.  Memberi kedamaian lahir batin Jika seorang merasa gelisah. sangat bertentangan dengan tujuan pernikahan. orang tua dengan anak. pertengkaran dan silang pendapat antara suami istri. keras. kepada umatnya. Selain itu. sebagai muslim dan sebagai sesame manusia harus tetap dilestarikan. Hikmah Ruju’ .  Berpisah dengan baik-baik Meskipun awal mula talak adalah perselisihan.. dan sesuai dengan ketentuan syari’at agama. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. tidak semata-mata untuk membebani umat-Nya. Sebab kondisi yang demikian itu. Antara suami dengan istri.  Memungkinkan untuk islah (berdamai) Dengan syari’at talak. dan sesame saudara dalam keluarga tersebut. Tentu saja sepanjang istri bersedia untuk ruju’. Pernikahan dapat menjalin hubungan keluarga yang erat. Dengan demikian. dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Diantara hikmah talak sebagai berikut. yakni membuat jiwa menjadi tenang. tetapi dengan dijatuhkannya talak atas dasar kesadaran keduany.  Melestarikan tali silaturahmi Meskipun hubungan pernikahan telah diakhiri dengan talak. tapi hubungan kekeluargaan. Hai orang-orang yang beriman. dan tertekan karena suatu pernikahan maka jalan yang terbaik baginya adalah talak. melainkan demi kemaslahatan dan kebaikan umat itu sendiri. yang tadinya bisa saja tidak saling kenal. B. dapat menimbulkan kerukunan kembali untuk tidak saling membuka aib masing-masing.  Mempererat ukhuwah (persaudaraan) Pernikahan dapat mempersatukan hubungan dua keluarga besar.

 Sikap perkawinan harus dilangsungkan dihadpan dan di bawah pengawasan Pegawai Pencatat Nikah. maka dengan ruju’ seseorang dapat merajut kembali barangnya yang sudah pecah. Dan salah satunya dengan melakukan ruju’ atas istri yang ditalak. dan terbagi dalam 67 pasal. mereka adalah aset masa depan bagi keluarganya.  Perkawinan yang dilakukan di luar pengawasan Pegawai Pencatat Nkah tidak mempunyai kekuatan hukum. Maka kesadaran akan hal itu. hendaknya diselesaikan dengan jalan damai. terdiri dari 14 bab. Ruju’ merupakan upaya positif yang mesti dilakukan untuk menyelamatkan aset penting tersebut. Maka hendaknya mereka diselamatkan oleh kedua orang tuanya. . maka dengan ruju’ diharapkan. Ketentuan perkawinan di Indonesia diatur dalam undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan. hendaknya dapat menjadikan kedua belah pihak menjadi intim kembali. ruju’ mengandung hikmah bagi kehidupan umat manusia.  Agar terjamin ketertiban perkawinan bagi masyarakat Islam. Dengan demikian. Materi Ajar Ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia (Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 dan kompilasi hukum islam).  Pencatatan perkawinan harus dilakukan oleh pegawai pencatat nikah. “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan untuk membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa”. Diantaranya sebagai berikut:  Merajut kembali barang yang pecah. 2) Pencatatan perkawinan Mengenai pencatatan perkawinan tercantum pada pasal 2 ayat 2 yang berbunyi. Perceraian adalah perpecahan dan perpisahan. Diantara hal-hal yang harus diketahui dari undang-undang dan kompilasi hukum Islam tersebut ialah sebagai berikut: 1) Pengertian perkawinan Mengenai pengertian perkawinan dielaskan dalam pasal 1 yang berbunyi. agar dapat menyelamatkan segala hal yang selama ini menjadi cita-cita bersama. setiap perkawinan harus dicatat. semua memiliki kelebihan dan kekurangannya.Dibolehkan ruju’ dalam Islam merupakan tanda bahwa Islam tidak menghendaki umatnya terpecah belah. Di dunia ini tidak ada orang yang sempurna. cinta kasih diantara keduanya seakan telah raib entah kemana.  Menemukan cinta kasih yang baru Jika selama ini. Maka jika ada diantara suatu keluarga yang dilanda sengketa. II. “Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”.  Menyelamatkan aset keluarga Aset yang paling berharga dalam sebuah keluarga adalah anak-anak. mereka dapat menemukan kembali mahkota kasih sayang yang sempat hilang tersebut. Adapun yang menjadi tujuan pencatatan perkawinan adalah. dan Kompilasi Hukum Islam yang disahkan melalui Instruksi Presiden Indonesia Nomor 1 tahun 1991 Tanggal 10 Juni 1991 serta Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1991 Tanggal 10 Juni 1991.

bulan. yang menerangkan bahwa pada hari. dan pencatatan nikahnya di Kantor Urusan Agama (KUA). dan (3) dari Kompilasi Hukum Islam di bidang perkawinan dijelaskan.3) Sahnya perkawinan Dalam pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dinatakan bahwa: “Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaan itu “. tentang perkawinan menganut sistim monogami hal ini ditegaskan pada pasal 3 ayat (1) sebagai berikut. 4) Tujuan perkawinan Menurut Undang-undang Nomor 1 tahun 1974. Pernikahan antara laki-laki muslim dan wanita muslimah adalah sah. tempat tinggal. lalu diserahkan kepada kedua mempelai. sedankan pencatatan nikah abtara muslin dengan non muslim atau antar agama selain islam dilakukan di Kantor Catatan Sipil. 7) Batasan-batasan dalam berpoligami Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974. pekerjaan dan tempat tinggal) dengan seorang wanita (dituliskan nama. tidak diperlukan perkawinan ulang setelah anak yang dikandungnya lahir. dan apa hubungannya dengan mempelai wanita (yang diwalikan). Sedang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami”. 6) Kawin hamil Dalam pasal 53 ayat (1). pekerjaan dan tempat tinggal) dan yang menjadi wali (juga dituliskan nama. dan jam telah terjadi akad nikah antara seorang laki-laki (dituliskan nama. tanggal dan tempat lahir. pekerjaan. tanggal. tanggal dan tempat lahir.  Seorang wanita hamil di luar nikah.  Perkawinan dengan wanita hamil yang disebut pada ayat (1) dapat dilangsungkan tanpa menunggu lebih dahulu kelahiran anaknya. “Bahwa pada asasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri. dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya. yakni KUA Kecamatan tempata dilangsungkannya pernikahan. Surat tersebut ditandatangani oleh Pegawai Pencatat Nikah diatas meteri dan distempel. Pengadilan hanya akan mengabulkan keinginan suami untuk berpoligami apabila memenuhi beberapa syarat sebagai berikut:  Istri tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai istri  Istri mendapatkan cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan  Istri tidak dapat melahirkan keturunan . tanggal dan tempat lahir.  Dengan dilangsungkannya perkawinan pada saat wanita hamil. 5) Akta nikah Dalam pasal 7 ayat (1) dari kompilasi Hukum Islam di bidang hokum perkawinan dijelaskan bahwa perkawinan hanya dapat dibuktkan dengan Akta Nikah yang dibuat oleh Pegawai Pencatat Nikah. tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. (2). tahun. Untuk itu suami istri perlu saling membantu dan melengkapi agar masing-masing dapat mengembangkan kepribadiannya membantu dan mencapai kesejahteraan spiritual dan material.

dalam pasal 16 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 dinyatakan: “Pengadilan hanya memutuskan untuk mengadakan sidang pengadilan untuk menyaksikan perceraian yang dimaksud dalam pasal 14 apabila memang terdapat alasan-alasan seperti dimaksud pasal 19 Peraturan Pemerintah (PP) ini. Apabila perceraian antara suami istri tidak dapat dihindarkan maka Pengadilan Agama berperan sebagai lembaga yang berhak memutuskan perceraian mereka.” Sedangkan menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 peran Pengadilan Agama dinyatakan sebagai berikut: Pasal 66 ayat 1 “Seorang suami yang beragama Islam yang akan menceraikan istrinya mengajukan permohonan kepada Pengadilan Agama untuk mengadakan sidang guna menyaksikan ikrar talak. dan Pengadilan berpendapat bahwa antara suami istri yang bersangkutan tidak mungkin lagi didamaikan untuk hidup rukun dalam rumah tangga. Menurut UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 39 ayat 1 dinyatakan sebagai berikut: “Perceraian hanya dapat dilakukan di depan Sidang Pengadilan setelah Pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. 8) Peranan Pengadilan Agama dalam penetapan talak menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan menurut Kompilasi Hukum Islam.Untuk mengajukan permohonan berpoligami kepada pengadilan.” Pasal 70 ayat 1 “Pengadilan Agama setelah berkesimpulan bahwa kedua belah pihak tidak mungkin lagi didamaikan dan telah cukup alasan perceraian maka Pengadilan menetapkan bahwa perceraian tersebut dikabulkan.” . harus dipenuhi syaratsyarat sebagai berikut :  Adanya persetujuan dari istri. baik lisan maupun tulisan  Adanya kepastian bahwa suami menjamin keperluan hidup istri-istri dan anak anak mereka  Adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anak mereka.” Sebagai penjabaran dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974.

KEGIATAN 6 ASPEK TARIKH DAN PERADABAN ISLAM : Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : Memahami Perkembangan Islam di Indonesia Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia. Pulau Kalimantan. dalam kurun waktu yang berbeda. Daerah pertama dari kepulauan Indonesia yang dimasuki Islam adalah pantai Sumatera bagian utara.  Mengambil hikmah dari perkembangan Siswa dapat :  Menjelaskan masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia. Hindu.Gujarat . untuk berdakwah mensyiarkan Islam sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Dalam waktu yang tidak terlalu lama Islam telah tersebar ke seluruh pelosok kepulauan Indonesia. Arab (Mekah dan Madinah) – Dmaskus – Bagdad – Gujarat (Pantai Barat India) – Srilangka – Indonesia.Srilangka Indoesia. Arab (Mekah dan Masinah) – Yaman . berbagai macam agama dan kepercayaan seperti Animisme. 2. sehingga mayoritas bangsa Indonesia beragama Islam. dengan rute. Pulau Jawa. Dinamisme. yaitu:  Jalur Utara. disebutkan bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pertama kali pada abad pertama Hijriah (kira-kira abad 8 M). dan Budha telah dianut oleh masyarakat Indonesia.  Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia.Mereka berdakwah . Kepulauan Maluku dan sekitarnya. Bahkan pada abad 7-12 M di beberapa wilayah kepulauan Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha. Masuk dan Perkembangan Islam di Indonesia. dan masyarakat sekitarnya.  Jalur Selaan. Islam masuk ke Indonesia melalui dua jalur. dengan rute.  Tujuan Pembelajaran : A. para tetangga. Menurut hasil seminar “Masuknya Islam di Indonesia “ pada tanggal 17 – 20 Maret 1963 di Medan yang dihadiri oleh sejumlah budayawan dan sejarawan Indonesia.  Mentukan ciri-ciri dan menunjukkan perkembangan Islam di indonesia  Mengidentifikasi dan menjelaskan hikmah perkembangan Islam di Indonesia. Pulau Sulwesi. Dari daerah tersebut menyebar ke berbagai pelosok Indonesia. Adanya dorongan kewajiban bagi setiap Muslim/Muslimah kususnya para ulamanya. Adanya kesunggguhan hati dan keuletan para juru dakwah untuk berdakwah secara terus menerus kepada keluarga. Hal ini disebabkan antara lain sebagai berikut : 1. Sebelum agama Islam masuk ke Indonesia. yaitu wilayah Pulau Sumatera.

sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan rasul-Nya. B. Banyak raja-raja Islam yang ada di berbagai wilayah Indonesia ikut berperan aktif melaksanakan kegiatan dakwa islamiah. Senantiasa berusaha mempertahan akidah Islam bangsa ini. Setelah agama islam menyebar di tengah masyarakat Indonesia. baik terlibat langsung secara formal dalam kelembagaan negara maupun secara non formal dan informal melalui organisasi. terus berkiprah dan mengambil peran aktif dalam setiap lini pembangunan. umat silam mengambil peranan penting dalam upaya meraih kemerdekaan bangsa dan negaranya. dengan pengajaran yang baik. 4. dan sebagainya yang berazaskan Islam atau berlabel Islam. sehingga agama Islam tetap berkembang dari waktu ke waktu 5. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang sejarah perkembangan kaum muslimin dalam mengembangkan agama Islam di bumi Nusantara 2. terutama dari lapisan bawah. Islam berkembang secara natural 2. umat islam dan para ulama senantiasa mengawal setiap program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah 4. Banyaknya organisasi kemasyarakatan (ormas). Memberikan dorongan positif dalam menegakkan kebenaran . yakni dengan mengucapkan dua kaliamat syahadat. dengan bertukar pikiran. baik ilmu-ilmu agama maupun ilmu umum. Para ulama dan umat islam pada umumnya. Umumnya apa yang dianjurkan oleh para raja senantiasa ditaati oleh rakyatnya. 4. yakni : tidak dengan paksaan dan kekerasan. 3. Setelah kemerdekaan diraih. 5. Ajaran Islam tentang persamaan dan tidak adanya system kasta dan diskriminasi mudah menarik simpati rakyat. Meneladani kecintaan kaum muslimin terdahulu kepada ilmu pengetahuan. Islam berkembang secara genetic B. dengan contoh teladan yang betul-betul islami. tapi dengan cara bijaksana. Dapat meneladani semangat juang dan pengorbanan kaum muslimin terdahulu. organisasi social politik (orsospol). Islam berkembang secara cultural 3. Materi Ajar Hikmah perkembangan Islam di Indonesia 1. Contoh perkembangan Islam di Indonesia 1. II. dalam rangka menyebarkan agama Islam dan membela bangsa dan Negara 3. 2.Manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia 1. Selain itu ajaran-ajaran islam mudah dipahami dan diamalkan oleh segenap rakayat Indonesia. Materi Ajar A. organisasi frofesi. Islam berkembang secara persuasive 4. 3. Meneladani kesuksesan dan menjadikan pelajaran atas kegagalan mereka II. khususnya terhadap rakyat mereka. Ciri-ciri perkembangan Islam di Indonesia 1. Persyaratan untuk masuk islam sangat mudah.

agar senantiasa saling tolong menolong dan saling bekerja sama dalam kebaikan. agar senantiasa berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan. dan berjuang dengan gigih merebut kemerdekaan bangsanya. dan konstruktif dalam berpikir. Sehingga tjuan ingin mendapat dua kebahagiaan dapat tercapai dengan selamat. Menumbuhkan sikap percaya diri dalam menyampaikan kebenara Sikap percaya diri sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Percaya diri ini telah ditunjukkan oleh para ulama terdahulu. di manapun dan kapanpun mereka berada. Percaya diri adalah keberanian menentukan nasib sendiri. Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat.Agama Islam mengajarkan kepada umatnya. dimana mereka berani mengarungi samudera. Hal itulah ditunjukkan para ulama terdahulu. menjelajah hutan rimba.Sebagaimana firman Allah dalam surat At. Jika kebenaran dan keadilan itu tegak dimuka bumi maka manusia akan mendapatkan kebahagiaan. Oleh karena itu ulama terdahulu senantiasa melakukan kegiatan yang senantiasa mendatangkan kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. senantiasa ditunjukkan oleh para ulama tempo dulu. 2. baik di dunia maupun di akherat.Ataubah ayat 41. Banyak penduduk suatu wilayah berbondong-bondong masuk Islam karena sikap bijaksana dan tenggang rasa yang diajarkan mubalighnya. dinamis dalam bertindak. jika kamu Mengetahui. yakni kepentingan hidup di dunia harus seimbang dengan kepentingan di akherat. Menumbuhkan sikap tenggang rasa dan bijaksana Islam mengajarkan kepada umatnya. dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Mengasihi orang lemah.                             41. sehingga mereka mendapatkan sambutan yang sangat baik dari setiap masyarakat yang disinggahinya. harus segera ditumpas dan keadilan harus segera ditegakkan. Sikap dinamis dan konstruktif itu. Hal itulah yang mendorong para ulama untuk senantiasa bekerja keras . Di manapun ada kezaliman dan kemaksiatan. sebab tanpa adanya sikap tersebut sesorang tidak akan pernah mendapat kemajuan. 4. menghormati yang lebih tua adalah ajaran islam yang ditekankan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab bagi mereka. . Membangun dan menanamkan sikap konstruktif dan dinamis Hanya agama Islam yang mengajarkan asas keseimbangan. 3. Islam mendorong umatnya untuk maju dan berkembang dalam kehidupannya. dan menapaki jalan-jalan desa untuk menyampaikan kebenaran dan keadilah sesuai risalah Tuhan. penjajahan adalah perbuatan zalim yang tidak boleh terjadi di muka bumi ini. yang demikian itu adalah lebih baik bagimu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful