Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi, 2006

USU Repository © 2006

buku yang dihasilkan ilmuwan sedang menunggu di perpustakaan. Informasi tersebut tersedia secara cuma-cuma maupun harus dibeli . Informasi tetap akan berada pada pemiliknya bahkan bias terus bertambah meskipun pengguna informasi tersebut suatu saat dapat menjadi pesaing. Pemasaran adalah suatu usaha menawarkan dan mendekatkan pro duk kepada konsumen ang terjadi berdasarkan asas pertukaran. informasi akan makin bertambah jika informasi tersebut makin banyak digunakan. Pemasaran jasa Perpust y akaan dapat diartikan s ebagai upaya mendekatkan dan mempromosikan jasa yang dise lenggarakan Perpustakaan demi kepentingan pengguna serta untuk meningkatkan keefektifan informasi y ang dimiliki Perpustakaan. dipenuhi dengan membuat kemasan informasi. Perbedaannya dengan komoditas lain adalah informasi tidak pernah habis dipasarkan.PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI PENDAHULUAN Ribuan bahkan jutaan laporan. Pemasaran jasa Perpustakaan mencakup pula pemasaran informasi. artikel majalah. 2006 Para pemak menuntut ai layanan info rmasi siap pakai yang cepat. Dengan kata lain. Kebutuhan te rsebut dapat yang USU Repository © 2006 . Sejak dulupun sebenarnya informasi dapat dianggap sebagai suatu komoditas yang dapat diperjualbelikan. Apalagi dengan adanya teknologi informasi. Keberhasilan pemasaran jasa P erpustakaan ditentukan leh pengelola Perpustakaan dalam memberikan jasa dan oleh pe ngguna yang o mengakui b ahwa jasa Perpustakaan dapat memenuhi dan memuaskan kebutu han mereka Ketersediaan informasi pada suatu Perpustakaan dapat diketahu i pengguna apabila Pe rpustakaan tersebut menyebarluaskan dan memasarkan info rmasi dimiliki. bertambah pula Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. menyebabkan pemakai informasi kesulitan dalam memilih dan mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Sebaliknya komoditas atau suatu benda akan makin menumpuk bila tidak dipasarkan atau digunakan. pusat dokumentasi dan informasi (pusdokinfo) dan Internet untuk diambil dan digunakan dalam memberikan layanan bagi pemakai. makalah. tepat dan mudah. Terjadinya banjir informasi.

USU Repository © 2006 . maka transaksi akan terjadi dan perusahaan mempunyai dana untuk melanjutkan aktivitasnya. orang. Perusahaan memperoleh modal pertamanya dari investor atau pemodal. jasa. promosi dan komu nikasi serta dist ribusi. penyebaran. Jika perusahaan telah berjalan. Pemasaran adalah pendekatan sistematis erhadap perencanaan dan dalam mencapai hubungan pertu karan yang t diinginkan dengan kelompok lain. kemudian mengubah sumberdaya itu menjadai produk da n jasa dan mendistribusikannya secara efisien kepada pasar target. yaitu: (1) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pasar target kare na lebih memahami kebutuan konsumen dan kemu dian dapat men gembangkan produk dan jasa yang lebih cocok (2) efisien kegia tan-kegiatan pema saran organisasi akan meningkat karena memiliki pengetahuanyang lebih baik tentang bagaimana merumuskan harga. 2006 roduk. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Kehid upan semua organisasi t ergantung pada hubungan pertukaran untuk memperoleh sumb erdaya yang diperlukan. Pemasaran sangat relevan dengan mas alah-masalah dan tantangan-tantangan organisasi nir-laba. dana operasional perusahaan terutama diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan itu. tempat atau penyebab. karena teknologi tersebut membantu dan memudahkan penghimpunan. Jika produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dapat memuaskan konsumennya. 1993:4). Menurut Winardi keuntungan pemasaran adalah: “Organisasi yang menerpkan pemasaran yang sistematis akan mem peroleh dua keuntungan. sirkulasi dan perolehan umpan balik (Barry Jones. atau menawarkan keuntungan yang bias dirasakan oleh konsumen melalui proses pertukaran (Wirawan. Dalam hal ini perusahaan hanya menghadapi satu unsur pokok yaitu konsumen. pemeliharadan/atau pengaturan hubungan pertukuran yang mencakup p organisasi. 1992:177 ) Sejumlah peneliti mengamati bahwa ada perbedaan dasar dalam fungsi pemasaran pada perusahaan dan organisasi nir-laba. Keuntungan yang disebutkan pertama erat hubungan nya dengan pen gukuran keberhasilan pada organisasi nir-laba (Winardi. Perbedaan nyata terletak pada sumber dana dan dampaknya terhadap organisasi. 1983) Pemasaran Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Menurut Kotler (1975) pemasaran adalah kegiatan yang diarahkan untuk memnuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. Pertukaran adalah prinsip dasar dari pemasaran.kekayaan informasi. Pemasaran berkaitan dengan pen an gembangan.

s Perpustaka kebutuhan Konsep pertukaran be an. 2006 USU Repository © 2006 . Perpustakaan menyediakan koleksi dan jasa layanan yang kemudian ditawa rkan kepada civitas akademika. apalagi kalau pihak donor masih menganggap organisasi itu baik. mungkin saja gagal dalam mem anfaatkan sumber daya itu secara efektif dan efisien bagi pemenuhan kebutuhan d an keinginan konsumen.Sebaliknya. diang gap sukses jika berhasil meraup untung yang besar. rlaku untuk sejauhmana produk dan jasa yang dihasilkan organisasi telah memenuhi kebuuhan da keinginan n Dengan dukungan dana yang diberikan oleh perguruan tinggi. asi meskipun b erhasil mempeoleh dana yang lebih besar dari donor. pihak donor masih mungkin akan memberikan dana lagi. Pada organis nir-laba. meskipun produk dan jasa yang dihasilkan itu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Oleh karena itu kemampuan organi sasi nir-laba dalam mem peroleh sumber daya tidak dapat dijadikan ukuran keberhasila an organisasi. Perpustakaan menerima anggaran dari lembaga induknya yang sebagian besar berasal dari biaya pendidikan yang diterima dari para mahasiswa. organisasi menghasilkan produk atau jasa yang kemudian ditawarkan kepada konsumennya. Perusahaan yang pada dasarnya berorientasi terhadap laba. Meskipun sudah ada kepastian bahwa dan akan tetap kita terima. Bagaimana dengan Perpustakaan perguruan tinggi? Perpustakaan adalah organisasi yang dibentuk untuk melayani informasi ekelompok yang telah ditentukan. organisasi nir-laba memperoleh dari donor atau lembaga induknya. harus diukur dari konsumennya. orientasi pemasaran menuntut Perpustakaan untuk selalu menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kon sekuensi dari perbedaan ini adalah bahwa ukuran keberhasilan perusahaan dan organi sasi nir-laba berbeda. Berbeda dengan perusahaan. n Keberhasilsuatu organisasi nir-laba dengan demikian. Sebaliknya mungkin juga terjadi. apabila produk dan jasa yang dihasilkan oleh organisasi nir-laba itu ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. selama Perpustakaan tidak menyimpang dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh lembaga induknya. Koleksi dan jasa layanan yang bermutu (dari segi penguna) akan meningkatkan pemanfaatan Perpustakaan dan menjadi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dengan anggaran yang diperolehnya itu. belum menjamin bahwa anggaran dari donor untuk organisasi nir-laba itu akan ditingkatkan.

Analisa pemasaran terdiri dari identifikasi konsumen actual dan potensial dari organisasi. Dari defenisis pemasaran Kotler di atas jelaslah bahwa pemasaran mengarahkan organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasarannya. 2006 emberi tahu ingkali. Kotler selanjutnya mengatakan bahwa: Pemasaran adalah analisis. senat guru besar. membagi pasar ke dalam segmen-segmen pasar yang berarti. Struktur dan Strategi Pemasaran Struktur pemasaran dalam suatu organisasi terdiri dari sederet panjang keputusankeputusan dan kegiatan-kegiatan yang dapat dibedakan ke dalam dua kelompok.tolok ukur keberhasilan Perpustakaan secara keseluruhan dan inilah yang menjadi tujuan utama organisasi. Program-program itu dirancang sedemikian rupa sehingga mendorong terjadi pertukaran nilai dengan pasar yang menjadi target untuk mencapai tujuan organisasi (Wirawan. 1993:7) Pemasaran sangat tergantung pada perancangan penawaran organisasi dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan pasar yang menjadi target. Analisis Pemasaran Analisis pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh organisasi untuk memperoleh informasi guna menganalisa keputusan-keputusan mengenai struktur khusus program pemasaran. dosen. atau pimpinan lebag tertentu mis yusun program pemasaran yang efektif. dan seba gainyaharus dipertimbangkan dalam menetapkan sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan itu. yaitu kelompok analisis pemasaran dan kelompok bauran pemasaran atau marketing mix. implementasi. kita a induknya. Ser masyarakat alnya dengan bekerjasama dengan dosen. sehingga tercipta pemasaran yang efektif. Dengan demikian kita akan dapat memahami kebutuhan-kebutuan mereka. untuk itu masuka n-masukan dari mahasiswa. Tujuan dan sasaran itu harus berorientasi kepada peng guna. evaluasi dan pengendalian program-program yang telah dirumuskan secara seksama. dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan. keinginanElisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. perencanaan. struktur dan iptakan atau menggugah kebutuhan dan keinginan terhadap prod uk atau jasa harus menc USU Repository © 2006 . Oleh karen a itu penting kiranya Per pustakaan menetapkan tujuan-tujuan dan sasaran-asaran setiap pr ogram yang akan diselenggarakan. 1. kita perlu memahami Untuk men strategi pemasaran terlebih dahulu. kemudian merancang n jasa layana untuk memenuhi kebutuhan meerka dan secara selektif m pengguna mengenai manfaatdari jasa yang ditawarkan itu.

pegawai dan sebagainya atau berdasarkan kegiatan fungsional pengguna. Goran melihat cara yang te rbaik untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pengguna dilakukan dilingkungan terb uka. pascasarjana. sehingga organisasi dapat mengarahkan produk dan jasa yang dirancang khusus untuk kelompok itu. u Bagian penting dari analisa pasar pasar adalah membagi pasar ke dalam segmensegmen yang relative homogen. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. dapat di ran cang system menguntungkan karena akan termanfaatkan dengan sendirinya. dosen. Perpustakaan Perguruan Tinggi sebetulnya sudah bias membuat segmen pasar berdasarkan status. umumnya menyetujui bahwa sambutan dan permintaan terhadap suatu produk atau jasa itu didahului oleh analisis yang seksama mengenai kebutuhan dan keinginan pengguna. kimia. k jasa yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keingina pengguna n mereka terh adap produk dan jasa yang sudah ada itu. Setelah itu. Dari kegiatanini mungkin bukan hanya mengenai produk dan jasa yang dibutuhkan saja bias di ketahui tetapi juga prioritas Pengadaan atau pembenahan k oleksi yang dibutuhkan ntuk program-program akademika tertentu. dengan komunikasi dua arah dan dapat merupakan bagian integral dari tugas pustak awan seharihari. kedokteran. 2006 USU Repository © 2006 . Menggali dan mencoba mengetahui kebutuhan dan keinginan pen gguna tidak selalu harus menerapkan metode yang sulit.keinginan serta sifat-sifat pasar target yang dipilih organisasi. misalnya tingkat sarjana. misalnya: pendidikan. Bellardo dan Waldhart (1981) menyatakan bahwa: Para peniliti yang mengamati analisa masyarakat dan pemasaran produk dan jasa informasi. masih tetap penting untuk memeriksa kebutuhan d produk dan Produk dan an keinginan pengguna dan sejauh mana kepuasan memeriks kebutuhan a jasa baru yang lebih efektif untuk mengisis kebutuhan dan einginan itu. Bilamana produk dan jasa itu sudah ada. sastra dan sebagainya. misalnya: pertanian. penelitian. sehingga mengurangi biaya dan usaha untuk komunikasi dan promosi. administrasi dan sebagainya atau berdasarkan disiplin ilmu yang digeluti pengguna. yaitu yang memiliki keutuhan. keinginan dan sifat yang sama. Pasar target adalah kelompok konsumen yang memiliki sifat-sifat yang relative sama.

Kemungkinan lain adalah mendorong analisis pasar 2. Bahkan Perpustakaan Perguruan Tinggi dapat mengusulkan analisis pasar ini dalam bentuk proposal penelitian yang mu ngkin dapat dibiayai ol eh Lembaga Penelitian atau Lembaga lainnya dan dapat merupa kan sumber angka kredit untuk kenaikan pangkat. pustakawan Perguruan Tinggi akan melihat bahwa analisis yang sederhana cukup memadai. Dalam beberapa kasus. (6) penampilan fisik dan (7) proses (Stanton. Menjadi tugas utama manajer pemasaranlah untuk memadukan elemen-elemen bauran pemasaran ini sedemikian rupa sehingga produk dan jasa yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan pasar target tertentu. Organisasi memanfaatkan ba uran untuk mempengar tanggapan konsumen terhadap produk atau jasa yang dih tu. unsure-unsur bauran pemasaran adalah: ncangan i (1) pera produk atau jasa. seperti sumberdaya. Pada organisasi yang memproduksi jas ekankan a. asilkan oleh uhi organisasi Menurut Stanton.Alat lain yang efektif untuk menganalisis pasar Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah penelitian perilaku konsumen. para ahli dan men menambahkan lagi tiga unsure pada bauran pemasa ng atau ran yaitu (5) dan orastaf. 1993: 15). Bauran Pemasaran atau Marketing Mix Bauran pemasaran atau marketing mix adalah seperangkat unsure pemasaran yang dapat dik endalikan oleh orgaisasi. (2) penetapan harga. Pemaduan unsure-unsur bauran pemasaran ini harus pula memperhitungkan variable-variabel yang tidak dapat dikendalikan organisasi. tujuan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dalam hal ini harus dijaga agar biaya untuk melaksanakan analisis pasar tidak melebihi keuntungan yang akan dicapai dari analisis itu. 2006 dosen-dosen ilmu Perpustakaan atau ilmu pemasaran untuk melakukan penelitian da lam bentuk USU Repository © 2006 . Harus diingat bahwa maksud analisis pasar adalah merumuskan masyarakat suatu organisasi dan menentukan kebutuhan dan keinginan masyarakat itu. observasi dan percobaan. Ketujuh unsure bauran pemasaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan integral dan tidak dapat diperlakukan secara terpisah-pisah. Dalam kasus lainnya mungkin diperlukan bantuan ahli pemasaran. dan (4) kom promosi. (3) distribu unikasi si. survey.

sosial dan budaya. Strategi pemasaran di dalam organisasi sendiri (intern) secara singkat dapat dilihat pada Gambar 1. en Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Penjelasan untuk setiap unsur bauran pemasaran dalam hubungannya dengan Perpustakaan peguruan tinggi adalah sebagai berikut: a. tindakan-tindakan organisasi lain yang menjadi pesaing. Perancangan produk atau jasa Perancangan produk atau jasa berkaitan dengan penentuan jenis-jenis produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada pasar target untuk memenuhi kebutuhankebutuhan dan keinginan-keinginan konsumen.organisasi. kepada pengguna. pendidikan pengguna dan lain-lain. politik. Perpustakaan harus mendaftarkan semua produk dan jasanya agar sesuai dengan sebany ak mungkin segm pasar yang memungkinkan. Penentuan produk dan jasa ini pent untuk Perpustakaan karena akan menjelaskan bagaimana inf ormasi yang ing dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna akan dipenuhi. bantuan misalnya: koleksi P erpustakaan. Produk dan jasa yang dise diakan dan diberikan Perpustakaan peminjaman. perujukan. penelusuran manual/computer. hukum. 2006 USU Repository © 2006 .

Gambar 1. Untuk produk dan jasa yang demikian masih perlu dijadikan objek penelitian dari aspek-aspek yang lebih rinci seperti kualitas. Tahapan-tahapan dalam proses pemasaran intern Penelitian pemasaran & pengumpulan informasi: Analisa pengguna Penyesuaian dengan lebaga induk & pemasaran Merencanakan. 2006 USU Repository © 2006 . format. Sumber ide bagi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. dan apek-aspek lainnya. mengembangkan dan mengatur sumber daya dan jasa Komunikasi dan Promosi Menumbuhkan hubungan professional dan jaringan pendukung Sumber: Sterngold (1982) Produk-produk dan jasa-jasa ini disediakan ole Perpustakaan dengan kepercayaan bahwa hal-hal ini sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.

Dalam unsure ini tercakup terutama keputusan-keputusan tentang: (1) p enentuan biaya produksi yang harus ditanggung organi sasi untuk menghasilkan produk atau jasa. b. dan system pengiriman dan penyebarluasan. Meskipun de duk prodan jasa yang ditetapkan oleh Perpustakaan beragam. atau sebagian biay nggung men ditaoleh Perpustakaan dan sebagian lainnya oleh pengguna. (Stanton. bias tidaknya direlisasi dan kesesuaiannya dengan tujuan dan sasaran Perpustakaan. system distribusi. Tetapi. Jika kebutuhan dan keinginan baru telah diidentifikasi. 2006 USU Repository © 2006 . Penentuan harga atau pricing Penentuan harga merupakan unsure kedua bauran pemasaran. 1993:155) Secara tradisional Perpustakaan perguruan tinggi selalu memberikan produk atau jasakepada pengguna secara cuma-Cuma. dengan tersedian ya jasa-jasa khusus dengan teknologi tinggi yang mahal biayanya. Hal-hal itu dirancang demi a produksi tau ada juga yang menambahkan sedikit keuntungan sehingga harga yang ditetap kan. c. etapkan Ada yang sama dengan biaya produksi. Kec enderungan ini mulai meningkat dengan bertambah besarnya ot onomi yang dibe mikian harga rikan oleh pemerintah kepada perguruan tinggi. kemudian perlu dipertimbangkan dari segi hambatan hukum/peraturan. prioritas.produk dan jasa baru mungkin berasal dari staf Perpustakaan ataupun dari pengguna. a biaya produksi. Masalah-masalah utama biasanya menyangkut penetapan tempat penyimpanan yang memuaskan. Distribusi Unsur ini mencakup keputusan-keputusan mengenai proses perjalanan produk dari tangan organisasi sampai kepada konsumen. di atas Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. telah mulai ba nyak produk dan jasa Perpustakaan yang harus dibayar langsung oleh pengguna. (2) P enentuan harga pertukaran antara organisasi dan konsumen u ntuk produk d an jasa yang ditawarkan.

keleluasan yang dimiliki staf. Dalam hal ini banyak Perpustakaan perguruan tinggi masih harus bekerja keras. akan tetapi tetap dijaga agar masih dalam batas-batas biaya yang dapat dipertanggungjawabkan. faxcmile. Pro ses Menurut Kartajaya (1992). Dalam hub ungannya dengan unsure distribusi ini. Di dalam industri jasa proses tidak dapat “disembunyikan” karena justru proses itulah yang dijual. penyebarluasan dari atau jalur ke produk dan jasa informasi Perpustakaan. setiap jasa yan g diberikan organisasi. Pada industri manufacturing. sur elektronik dan teknologi komunikasi yang baru lainnya memberi tantanga baru bagi n pust akawan dalam hal pengiriman informasi secara lebih efis ien. keterlibatan konsumen dengan penyelenggaraan jasa. an Keputusan tergantung dari segi sumberdaya yaitu dana dan staf. kebijakan dan prosedur yang dipilih. unsure ketiga bauran pemasaran ini dapat berarti. Menurut Bellardo dan Waldhart masalah distribusi cukup menentukan apakah pengguna potensial akan menjadi pengguna actual atau tetap bukan pengguna dari produk dan jasa itu (Wirawan. pada industri jasa. 2006 USU Repository © 2006 . merupakan beberapa hal yang menentukan mutu dan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. e. Perpustakaan pergu ruan tinggi mis alnya juga harus memutuskan apakah cukup dengan satu Perpust akaan pusat atau mengembangkan Perpustakaan khusus subyek yang dekat deng fakultas. aliran informasi dan jasa. d. dikonsumsi oleh konsumen pada saat yang bersamaan dengan berlangsungnya proses produksi.kesenangan dan keuntungan konsumen. proses “tersembunyi” di pabrik dan konsumen hanya menerima hasil akhir yang merupakan luaran dari prose situ. Kesenangan dan kepraktisan bagi pengguna penting untuk menjadi bahan pertimbangan. Dalam bidang Perpustakaan. Bagaimana keseluruhan system berlangsung. Pen ampilan fisik Ruangan yang bersih dengan penataan yang serasi dan menarik mengesankan efisien dan stabilitas organisasi serta merupakan penghargaan kepad a konsumen. 1993:25) at Perkembangan teknologi telekomunikasi satelit.

kelancaran proses penyelenggaraan jasa dan memberi kesan khusus kepada konsumen. ketelitian. f. kejelian. karenanya sangat penting. Kepribadian dan pelatihan bagi staf yang menyelenggarakan pelayanan kepada konsumen. keramahan dan sikap-sikap lain yang melekat pada jasa yang dijual. Staf atau Orang Orang yang mengerjakan proses dan menghasilkan performance merupakan unsure bauran pemasaran yang terpenting dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jasa yang dijual. 2006 USU Repository © 2006 . Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Kegesitan.

Sulistyo. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Sarah.Daftar Pustaka Basuki. Jakarta: Erlangga. 25-28 oktober 1993 Winardi. 1993. London: Pretice Hall. Promosi Dalam Pemasaran Produk Jasa Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta: Gramedia. Makalah lokakarya pengguna dan promosi Perpustakaan perguruan tinggi. 2006 USU Repository © 2006 . Wirawan. P Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Richard. 1991 Stanley. Malang. Pengantar Ilmu Perpustakaan. 1982 Stanton. Promotion. William J.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful