P. 1
contoh-makalah-pemasaran-jasa-perpustakaan

contoh-makalah-pemasaran-jasa-perpustakaan

|Views: 2,586|Likes:
Published by hazky

More info:

Published by: hazky on Jan 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi, 2006

USU Repository © 2006

Informasi tersebut tersedia secara cuma-cuma maupun harus dibeli . Pemasaran jasa Perpustakaan mencakup pula pemasaran informasi.PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI PENDAHULUAN Ribuan bahkan jutaan laporan. 2006 Para pemak menuntut ai layanan info rmasi siap pakai yang cepat. Perbedaannya dengan komoditas lain adalah informasi tidak pernah habis dipasarkan. makalah. menyebabkan pemakai informasi kesulitan dalam memilih dan mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan kata lain. Sejak dulupun sebenarnya informasi dapat dianggap sebagai suatu komoditas yang dapat diperjualbelikan. bertambah pula Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Terjadinya banjir informasi. Apalagi dengan adanya teknologi informasi. artikel majalah. buku yang dihasilkan ilmuwan sedang menunggu di perpustakaan. Kebutuhan te rsebut dapat yang USU Repository © 2006 . Keberhasilan pemasaran jasa P erpustakaan ditentukan leh pengelola Perpustakaan dalam memberikan jasa dan oleh pe ngguna yang o mengakui b ahwa jasa Perpustakaan dapat memenuhi dan memuaskan kebutu han mereka Ketersediaan informasi pada suatu Perpustakaan dapat diketahu i pengguna apabila Pe rpustakaan tersebut menyebarluaskan dan memasarkan info rmasi dimiliki. pusat dokumentasi dan informasi (pusdokinfo) dan Internet untuk diambil dan digunakan dalam memberikan layanan bagi pemakai. tepat dan mudah. Sebaliknya komoditas atau suatu benda akan makin menumpuk bila tidak dipasarkan atau digunakan. Pemasaran jasa Perpust y akaan dapat diartikan s ebagai upaya mendekatkan dan mempromosikan jasa yang dise lenggarakan Perpustakaan demi kepentingan pengguna serta untuk meningkatkan keefektifan informasi y ang dimiliki Perpustakaan. informasi akan makin bertambah jika informasi tersebut makin banyak digunakan. dipenuhi dengan membuat kemasan informasi. Informasi tetap akan berada pada pemiliknya bahkan bias terus bertambah meskipun pengguna informasi tersebut suatu saat dapat menjadi pesaing. Pemasaran adalah suatu usaha menawarkan dan mendekatkan pro duk kepada konsumen ang terjadi berdasarkan asas pertukaran.

Menurut Winardi keuntungan pemasaran adalah: “Organisasi yang menerpkan pemasaran yang sistematis akan mem peroleh dua keuntungan. kemudian mengubah sumberdaya itu menjadai produk da n jasa dan mendistribusikannya secara efisien kepada pasar target. Keuntungan yang disebutkan pertama erat hubungan nya dengan pen gukuran keberhasilan pada organisasi nir-laba (Winardi. penyebaran. dana operasional perusahaan terutama diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan itu. tempat atau penyebab. pemeliharadan/atau pengaturan hubungan pertukuran yang mencakup p organisasi. orang. USU Repository © 2006 . Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. atau menawarkan keuntungan yang bias dirasakan oleh konsumen melalui proses pertukaran (Wirawan. Pemasaran adalah pendekatan sistematis erhadap perencanaan dan dalam mencapai hubungan pertu karan yang t diinginkan dengan kelompok lain.kekayaan informasi. promosi dan komu nikasi serta dist ribusi. Jika produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dapat memuaskan konsumennya. sirkulasi dan perolehan umpan balik (Barry Jones. karena teknologi tersebut membantu dan memudahkan penghimpunan. Pertukaran adalah prinsip dasar dari pemasaran. Jika perusahaan telah berjalan. Perbedaan nyata terletak pada sumber dana dan dampaknya terhadap organisasi. 2006 roduk. 1993:4). Pemasaran sangat relevan dengan mas alah-masalah dan tantangan-tantangan organisasi nir-laba. Pemasaran berkaitan dengan pen an gembangan. Kehid upan semua organisasi t ergantung pada hubungan pertukaran untuk memperoleh sumb erdaya yang diperlukan. jasa. 1983) Pemasaran Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Menurut Kotler (1975) pemasaran adalah kegiatan yang diarahkan untuk memnuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. 1992:177 ) Sejumlah peneliti mengamati bahwa ada perbedaan dasar dalam fungsi pemasaran pada perusahaan dan organisasi nir-laba. maka transaksi akan terjadi dan perusahaan mempunyai dana untuk melanjutkan aktivitasnya. yaitu: (1) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pasar target kare na lebih memahami kebutuan konsumen dan kemu dian dapat men gembangkan produk dan jasa yang lebih cocok (2) efisien kegia tan-kegiatan pema saran organisasi akan meningkat karena memiliki pengetahuanyang lebih baik tentang bagaimana merumuskan harga. Perusahaan memperoleh modal pertamanya dari investor atau pemodal. Dalam hal ini perusahaan hanya menghadapi satu unsur pokok yaitu konsumen.

organisasi menghasilkan produk atau jasa yang kemudian ditawarkan kepada konsumennya. Kon sekuensi dari perbedaan ini adalah bahwa ukuran keberhasilan perusahaan dan organi sasi nir-laba berbeda. Perpustakaan menerima anggaran dari lembaga induknya yang sebagian besar berasal dari biaya pendidikan yang diterima dari para mahasiswa. Berbeda dengan perusahaan. 2006 USU Repository © 2006 . orientasi pemasaran menuntut Perpustakaan untuk selalu menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Perusahaan yang pada dasarnya berorientasi terhadap laba. diang gap sukses jika berhasil meraup untung yang besar. Pada organis nir-laba. Meskipun sudah ada kepastian bahwa dan akan tetap kita terima. Dengan anggaran yang diperolehnya itu. organisasi nir-laba memperoleh dari donor atau lembaga induknya. apabila produk dan jasa yang dihasilkan oleh organisasi nir-laba itu ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Oleh karena itu kemampuan organi sasi nir-laba dalam mem peroleh sumber daya tidak dapat dijadikan ukuran keberhasila an organisasi.Sebaliknya. rlaku untuk sejauhmana produk dan jasa yang dihasilkan organisasi telah memenuhi kebuuhan da keinginan n Dengan dukungan dana yang diberikan oleh perguruan tinggi. belum menjamin bahwa anggaran dari donor untuk organisasi nir-laba itu akan ditingkatkan. selama Perpustakaan tidak menyimpang dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh lembaga induknya. mungkin saja gagal dalam mem anfaatkan sumber daya itu secara efektif dan efisien bagi pemenuhan kebutuhan d an keinginan konsumen. meskipun produk dan jasa yang dihasilkan itu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. harus diukur dari konsumennya. apalagi kalau pihak donor masih menganggap organisasi itu baik. s Perpustaka kebutuhan Konsep pertukaran be an. n Keberhasilsuatu organisasi nir-laba dengan demikian. Sebaliknya mungkin juga terjadi. pihak donor masih mungkin akan memberikan dana lagi. Bagaimana dengan Perpustakaan perguruan tinggi? Perpustakaan adalah organisasi yang dibentuk untuk melayani informasi ekelompok yang telah ditentukan. Perpustakaan menyediakan koleksi dan jasa layanan yang kemudian ditawa rkan kepada civitas akademika. Koleksi dan jasa layanan yang bermutu (dari segi penguna) akan meningkatkan pemanfaatan Perpustakaan dan menjadi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. asi meskipun b erhasil mempeoleh dana yang lebih besar dari donor.

Analisa pemasaran terdiri dari identifikasi konsumen actual dan potensial dari organisasi. sehingga tercipta pemasaran yang efektif. Dengan demikian kita akan dapat memahami kebutuhan-kebutuan mereka. Oleh karen a itu penting kiranya Per pustakaan menetapkan tujuan-tujuan dan sasaran-asaran setiap pr ogram yang akan diselenggarakan. 1993:7) Pemasaran sangat tergantung pada perancangan penawaran organisasi dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan pasar yang menjadi target. yaitu kelompok analisis pemasaran dan kelompok bauran pemasaran atau marketing mix. 1. kita perlu memahami Untuk men strategi pemasaran terlebih dahulu. evaluasi dan pengendalian program-program yang telah dirumuskan secara seksama. Analisis Pemasaran Analisis pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh organisasi untuk memperoleh informasi guna menganalisa keputusan-keputusan mengenai struktur khusus program pemasaran. Dari defenisis pemasaran Kotler di atas jelaslah bahwa pemasaran mengarahkan organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasarannya. dosen. perencanaan. untuk itu masuka n-masukan dari mahasiswa. keinginanElisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. kemudian merancang n jasa layana untuk memenuhi kebutuhan meerka dan secara selektif m pengguna mengenai manfaatdari jasa yang ditawarkan itu.tolok ukur keberhasilan Perpustakaan secara keseluruhan dan inilah yang menjadi tujuan utama organisasi. Tujuan dan sasaran itu harus berorientasi kepada peng guna. Ser masyarakat alnya dengan bekerjasama dengan dosen. implementasi. membagi pasar ke dalam segmen-segmen pasar yang berarti. Struktur dan Strategi Pemasaran Struktur pemasaran dalam suatu organisasi terdiri dari sederet panjang keputusankeputusan dan kegiatan-kegiatan yang dapat dibedakan ke dalam dua kelompok. senat guru besar. Kotler selanjutnya mengatakan bahwa: Pemasaran adalah analisis. atau pimpinan lebag tertentu mis yusun program pemasaran yang efektif. kita a induknya. Program-program itu dirancang sedemikian rupa sehingga mendorong terjadi pertukaran nilai dengan pasar yang menjadi target untuk mencapai tujuan organisasi (Wirawan. dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan. dan seba gainyaharus dipertimbangkan dalam menetapkan sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan itu. 2006 emberi tahu ingkali. struktur dan iptakan atau menggugah kebutuhan dan keinginan terhadap prod uk atau jasa harus menc USU Repository © 2006 .

masih tetap penting untuk memeriksa kebutuhan d produk dan Produk dan an keinginan pengguna dan sejauh mana kepuasan memeriks kebutuhan a jasa baru yang lebih efektif untuk mengisis kebutuhan dan einginan itu. sehingga mengurangi biaya dan usaha untuk komunikasi dan promosi. pegawai dan sebagainya atau berdasarkan kegiatan fungsional pengguna. Bilamana produk dan jasa itu sudah ada. keinginan dan sifat yang sama. Perpustakaan Perguruan Tinggi sebetulnya sudah bias membuat segmen pasar berdasarkan status. dengan komunikasi dua arah dan dapat merupakan bagian integral dari tugas pustak awan seharihari. dosen. misalnya tingkat sarjana. kimia. Setelah itu. misalnya: pendidikan.keinginan serta sifat-sifat pasar target yang dipilih organisasi. umumnya menyetujui bahwa sambutan dan permintaan terhadap suatu produk atau jasa itu didahului oleh analisis yang seksama mengenai kebutuhan dan keinginan pengguna. sastra dan sebagainya. yaitu yang memiliki keutuhan. penelitian. dapat di ran cang system menguntungkan karena akan termanfaatkan dengan sendirinya. kedokteran. Goran melihat cara yang te rbaik untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pengguna dilakukan dilingkungan terb uka. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. pascasarjana. Menggali dan mencoba mengetahui kebutuhan dan keinginan pen gguna tidak selalu harus menerapkan metode yang sulit. sehingga organisasi dapat mengarahkan produk dan jasa yang dirancang khusus untuk kelompok itu. k jasa yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keingina pengguna n mereka terh adap produk dan jasa yang sudah ada itu. administrasi dan sebagainya atau berdasarkan disiplin ilmu yang digeluti pengguna. Pasar target adalah kelompok konsumen yang memiliki sifat-sifat yang relative sama. u Bagian penting dari analisa pasar pasar adalah membagi pasar ke dalam segmensegmen yang relative homogen. Dari kegiatanini mungkin bukan hanya mengenai produk dan jasa yang dibutuhkan saja bias di ketahui tetapi juga prioritas Pengadaan atau pembenahan k oleksi yang dibutuhkan ntuk program-program akademika tertentu. Bellardo dan Waldhart (1981) menyatakan bahwa: Para peniliti yang mengamati analisa masyarakat dan pemasaran produk dan jasa informasi. misalnya: pertanian. 2006 USU Repository © 2006 .

pustakawan Perguruan Tinggi akan melihat bahwa analisis yang sederhana cukup memadai. Pemaduan unsure-unsur bauran pemasaran ini harus pula memperhitungkan variable-variabel yang tidak dapat dikendalikan organisasi. Organisasi memanfaatkan ba uran untuk mempengar tanggapan konsumen terhadap produk atau jasa yang dih tu. Dalam beberapa kasus. unsure-unsur bauran pemasaran adalah: ncangan i (1) pera produk atau jasa. Kemungkinan lain adalah mendorong analisis pasar 2. Ketujuh unsure bauran pemasaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan integral dan tidak dapat diperlakukan secara terpisah-pisah. observasi dan percobaan. seperti sumberdaya. para ahli dan men menambahkan lagi tiga unsure pada bauran pemasa ng atau ran yaitu (5) dan orastaf. 2006 dosen-dosen ilmu Perpustakaan atau ilmu pemasaran untuk melakukan penelitian da lam bentuk USU Repository © 2006 . Pada organisasi yang memproduksi jas ekankan a. asilkan oleh uhi organisasi Menurut Stanton. Harus diingat bahwa maksud analisis pasar adalah merumuskan masyarakat suatu organisasi dan menentukan kebutuhan dan keinginan masyarakat itu. Bahkan Perpustakaan Perguruan Tinggi dapat mengusulkan analisis pasar ini dalam bentuk proposal penelitian yang mu ngkin dapat dibiayai ol eh Lembaga Penelitian atau Lembaga lainnya dan dapat merupa kan sumber angka kredit untuk kenaikan pangkat. Bauran Pemasaran atau Marketing Mix Bauran pemasaran atau marketing mix adalah seperangkat unsure pemasaran yang dapat dik endalikan oleh orgaisasi.Alat lain yang efektif untuk menganalisis pasar Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah penelitian perilaku konsumen. (2) penetapan harga. Dalam kasus lainnya mungkin diperlukan bantuan ahli pemasaran. Dalam hal ini harus dijaga agar biaya untuk melaksanakan analisis pasar tidak melebihi keuntungan yang akan dicapai dari analisis itu. (3) distribu unikasi si. Menjadi tugas utama manajer pemasaranlah untuk memadukan elemen-elemen bauran pemasaran ini sedemikian rupa sehingga produk dan jasa yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan pasar target tertentu. tujuan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. dan (4) kom promosi. (6) penampilan fisik dan (7) proses (Stanton. survey. 1993: 15).

sosial dan budaya. Perancangan produk atau jasa Perancangan produk atau jasa berkaitan dengan penentuan jenis-jenis produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada pasar target untuk memenuhi kebutuhankebutuhan dan keinginan-keinginan konsumen. 2006 USU Repository © 2006 .organisasi. Penjelasan untuk setiap unsur bauran pemasaran dalam hubungannya dengan Perpustakaan peguruan tinggi adalah sebagai berikut: a. bantuan misalnya: koleksi P erpustakaan. Penentuan produk dan jasa ini pent untuk Perpustakaan karena akan menjelaskan bagaimana inf ormasi yang ing dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna akan dipenuhi. pendidikan pengguna dan lain-lain. perujukan. en Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. tindakan-tindakan organisasi lain yang menjadi pesaing. Strategi pemasaran di dalam organisasi sendiri (intern) secara singkat dapat dilihat pada Gambar 1. penelusuran manual/computer. kepada pengguna. Produk dan jasa yang dise diakan dan diberikan Perpustakaan peminjaman. Perpustakaan harus mendaftarkan semua produk dan jasanya agar sesuai dengan sebany ak mungkin segm pasar yang memungkinkan. hukum. politik.

Tahapan-tahapan dalam proses pemasaran intern Penelitian pemasaran & pengumpulan informasi: Analisa pengguna Penyesuaian dengan lebaga induk & pemasaran Merencanakan. 2006 USU Repository © 2006 . mengembangkan dan mengatur sumber daya dan jasa Komunikasi dan Promosi Menumbuhkan hubungan professional dan jaringan pendukung Sumber: Sterngold (1982) Produk-produk dan jasa-jasa ini disediakan ole Perpustakaan dengan kepercayaan bahwa hal-hal ini sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar. format. dan apek-aspek lainnya. Sumber ide bagi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi.Gambar 1. Untuk produk dan jasa yang demikian masih perlu dijadikan objek penelitian dari aspek-aspek yang lebih rinci seperti kualitas.

(2) P enentuan harga pertukaran antara organisasi dan konsumen u ntuk produk d an jasa yang ditawarkan. c. di atas Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi.produk dan jasa baru mungkin berasal dari staf Perpustakaan ataupun dari pengguna. b. a biaya produksi. etapkan Ada yang sama dengan biaya produksi. bias tidaknya direlisasi dan kesesuaiannya dengan tujuan dan sasaran Perpustakaan. atau sebagian biay nggung men ditaoleh Perpustakaan dan sebagian lainnya oleh pengguna. 2006 USU Repository © 2006 . Masalah-masalah utama biasanya menyangkut penetapan tempat penyimpanan yang memuaskan. kemudian perlu dipertimbangkan dari segi hambatan hukum/peraturan. system distribusi. telah mulai ba nyak produk dan jasa Perpustakaan yang harus dibayar langsung oleh pengguna. prioritas. 1993:155) Secara tradisional Perpustakaan perguruan tinggi selalu memberikan produk atau jasakepada pengguna secara cuma-Cuma. Hal-hal itu dirancang demi a produksi tau ada juga yang menambahkan sedikit keuntungan sehingga harga yang ditetap kan. Dalam unsure ini tercakup terutama keputusan-keputusan tentang: (1) p enentuan biaya produksi yang harus ditanggung organi sasi untuk menghasilkan produk atau jasa. Meskipun de duk prodan jasa yang ditetapkan oleh Perpustakaan beragam. Tetapi. Penentuan harga atau pricing Penentuan harga merupakan unsure kedua bauran pemasaran. Jika kebutuhan dan keinginan baru telah diidentifikasi. Distribusi Unsur ini mencakup keputusan-keputusan mengenai proses perjalanan produk dari tangan organisasi sampai kepada konsumen. dan system pengiriman dan penyebarluasan. dengan tersedian ya jasa-jasa khusus dengan teknologi tinggi yang mahal biayanya. (Stanton. Kec enderungan ini mulai meningkat dengan bertambah besarnya ot onomi yang dibe mikian harga rikan oleh pemerintah kepada perguruan tinggi.

kesenangan dan keuntungan konsumen. Dalam hub ungannya dengan unsure distribusi ini. kebijakan dan prosedur yang dipilih. Pada industri manufacturing. akan tetapi tetap dijaga agar masih dalam batas-batas biaya yang dapat dipertanggungjawabkan. penyebarluasan dari atau jalur ke produk dan jasa informasi Perpustakaan. e. proses “tersembunyi” di pabrik dan konsumen hanya menerima hasil akhir yang merupakan luaran dari prose situ. Di dalam industri jasa proses tidak dapat “disembunyikan” karena justru proses itulah yang dijual. keleluasan yang dimiliki staf. dikonsumsi oleh konsumen pada saat yang bersamaan dengan berlangsungnya proses produksi. Dalam bidang Perpustakaan. setiap jasa yan g diberikan organisasi. unsure ketiga bauran pemasaran ini dapat berarti. an Keputusan tergantung dari segi sumberdaya yaitu dana dan staf. d. pada industri jasa. 2006 USU Repository © 2006 . sur elektronik dan teknologi komunikasi yang baru lainnya memberi tantanga baru bagi n pust akawan dalam hal pengiriman informasi secara lebih efis ien. Bagaimana keseluruhan system berlangsung. Menurut Bellardo dan Waldhart masalah distribusi cukup menentukan apakah pengguna potensial akan menjadi pengguna actual atau tetap bukan pengguna dari produk dan jasa itu (Wirawan. Dalam hal ini banyak Perpustakaan perguruan tinggi masih harus bekerja keras. aliran informasi dan jasa. faxcmile. Perpustakaan pergu ruan tinggi mis alnya juga harus memutuskan apakah cukup dengan satu Perpust akaan pusat atau mengembangkan Perpustakaan khusus subyek yang dekat deng fakultas. 1993:25) at Perkembangan teknologi telekomunikasi satelit. Pro ses Menurut Kartajaya (1992). merupakan beberapa hal yang menentukan mutu dan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Kesenangan dan kepraktisan bagi pengguna penting untuk menjadi bahan pertimbangan. Pen ampilan fisik Ruangan yang bersih dengan penataan yang serasi dan menarik mengesankan efisien dan stabilitas organisasi serta merupakan penghargaan kepad a konsumen. keterlibatan konsumen dengan penyelenggaraan jasa.

keramahan dan sikap-sikap lain yang melekat pada jasa yang dijual. kejelian. ketelitian. Staf atau Orang Orang yang mengerjakan proses dan menghasilkan performance merupakan unsure bauran pemasaran yang terpenting dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jasa yang dijual. Kegesitan. 2006 USU Repository © 2006 . f. Kepribadian dan pelatihan bagi staf yang menyelenggarakan pelayanan kepada konsumen.kelancaran proses penyelenggaraan jasa dan memberi kesan khusus kepada konsumen. karenanya sangat penting. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi.

Promotion. Malang. 2006 USU Repository © 2006 . Sarah. 1993. London: Pretice Hall. P Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Makalah lokakarya pengguna dan promosi Perpustakaan perguruan tinggi. Promosi Dalam Pemasaran Produk Jasa Perpustakaan Perguruan Tinggi. 1982 Stanton. Jakarta: Gramedia. Sulistyo. Wirawan. 25-28 oktober 1993 Winardi. Prinsip-Prinsip Pemasaran. 1991 Stanley.Daftar Pustaka Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Erlangga. William J. Richard.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->