Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi, 2006

USU Repository © 2006

Pemasaran adalah suatu usaha menawarkan dan mendekatkan pro duk kepada konsumen ang terjadi berdasarkan asas pertukaran. Kebutuhan te rsebut dapat yang USU Repository © 2006 . makalah. Informasi tersebut tersedia secara cuma-cuma maupun harus dibeli . informasi akan makin bertambah jika informasi tersebut makin banyak digunakan. Pemasaran jasa Perpustakaan mencakup pula pemasaran informasi. buku yang dihasilkan ilmuwan sedang menunggu di perpustakaan. menyebabkan pemakai informasi kesulitan dalam memilih dan mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Sebaliknya komoditas atau suatu benda akan makin menumpuk bila tidak dipasarkan atau digunakan. Informasi tetap akan berada pada pemiliknya bahkan bias terus bertambah meskipun pengguna informasi tersebut suatu saat dapat menjadi pesaing. Keberhasilan pemasaran jasa P erpustakaan ditentukan leh pengelola Perpustakaan dalam memberikan jasa dan oleh pe ngguna yang o mengakui b ahwa jasa Perpustakaan dapat memenuhi dan memuaskan kebutu han mereka Ketersediaan informasi pada suatu Perpustakaan dapat diketahu i pengguna apabila Pe rpustakaan tersebut menyebarluaskan dan memasarkan info rmasi dimiliki. Apalagi dengan adanya teknologi informasi. Terjadinya banjir informasi. bertambah pula Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Pemasaran jasa Perpust y akaan dapat diartikan s ebagai upaya mendekatkan dan mempromosikan jasa yang dise lenggarakan Perpustakaan demi kepentingan pengguna serta untuk meningkatkan keefektifan informasi y ang dimiliki Perpustakaan. artikel majalah. Perbedaannya dengan komoditas lain adalah informasi tidak pernah habis dipasarkan.PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI PENDAHULUAN Ribuan bahkan jutaan laporan. Dengan kata lain. pusat dokumentasi dan informasi (pusdokinfo) dan Internet untuk diambil dan digunakan dalam memberikan layanan bagi pemakai. 2006 Para pemak menuntut ai layanan info rmasi siap pakai yang cepat. tepat dan mudah. dipenuhi dengan membuat kemasan informasi. Sejak dulupun sebenarnya informasi dapat dianggap sebagai suatu komoditas yang dapat diperjualbelikan.

Perusahaan memperoleh modal pertamanya dari investor atau pemodal. Pemasaran adalah pendekatan sistematis erhadap perencanaan dan dalam mencapai hubungan pertu karan yang t diinginkan dengan kelompok lain. 1993:4). maka transaksi akan terjadi dan perusahaan mempunyai dana untuk melanjutkan aktivitasnya. Menurut Winardi keuntungan pemasaran adalah: “Organisasi yang menerpkan pemasaran yang sistematis akan mem peroleh dua keuntungan. Dalam hal ini perusahaan hanya menghadapi satu unsur pokok yaitu konsumen. yaitu: (1) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pasar target kare na lebih memahami kebutuan konsumen dan kemu dian dapat men gembangkan produk dan jasa yang lebih cocok (2) efisien kegia tan-kegiatan pema saran organisasi akan meningkat karena memiliki pengetahuanyang lebih baik tentang bagaimana merumuskan harga.kekayaan informasi. orang. promosi dan komu nikasi serta dist ribusi. tempat atau penyebab. Pemasaran sangat relevan dengan mas alah-masalah dan tantangan-tantangan organisasi nir-laba. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. USU Repository © 2006 . dana operasional perusahaan terutama diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan itu. karena teknologi tersebut membantu dan memudahkan penghimpunan. 1992:177 ) Sejumlah peneliti mengamati bahwa ada perbedaan dasar dalam fungsi pemasaran pada perusahaan dan organisasi nir-laba. kemudian mengubah sumberdaya itu menjadai produk da n jasa dan mendistribusikannya secara efisien kepada pasar target. penyebaran. Jika perusahaan telah berjalan. Perbedaan nyata terletak pada sumber dana dan dampaknya terhadap organisasi. atau menawarkan keuntungan yang bias dirasakan oleh konsumen melalui proses pertukaran (Wirawan. Jika produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dapat memuaskan konsumennya. sirkulasi dan perolehan umpan balik (Barry Jones. jasa. Kehid upan semua organisasi t ergantung pada hubungan pertukaran untuk memperoleh sumb erdaya yang diperlukan. 1983) Pemasaran Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Menurut Kotler (1975) pemasaran adalah kegiatan yang diarahkan untuk memnuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. Pertukaran adalah prinsip dasar dari pemasaran. Keuntungan yang disebutkan pertama erat hubungan nya dengan pen gukuran keberhasilan pada organisasi nir-laba (Winardi. 2006 roduk. Pemasaran berkaitan dengan pen an gembangan. pemeliharadan/atau pengaturan hubungan pertukuran yang mencakup p organisasi.

Pada organis nir-laba. n Keberhasilsuatu organisasi nir-laba dengan demikian. Berbeda dengan perusahaan. Perpustakaan menerima anggaran dari lembaga induknya yang sebagian besar berasal dari biaya pendidikan yang diterima dari para mahasiswa. asi meskipun b erhasil mempeoleh dana yang lebih besar dari donor. apalagi kalau pihak donor masih menganggap organisasi itu baik. apabila produk dan jasa yang dihasilkan oleh organisasi nir-laba itu ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. diang gap sukses jika berhasil meraup untung yang besar. Koleksi dan jasa layanan yang bermutu (dari segi penguna) akan meningkatkan pemanfaatan Perpustakaan dan menjadi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Sebaliknya mungkin juga terjadi.Sebaliknya. belum menjamin bahwa anggaran dari donor untuk organisasi nir-laba itu akan ditingkatkan. Perusahaan yang pada dasarnya berorientasi terhadap laba. rlaku untuk sejauhmana produk dan jasa yang dihasilkan organisasi telah memenuhi kebuuhan da keinginan n Dengan dukungan dana yang diberikan oleh perguruan tinggi. organisasi menghasilkan produk atau jasa yang kemudian ditawarkan kepada konsumennya. Perpustakaan menyediakan koleksi dan jasa layanan yang kemudian ditawa rkan kepada civitas akademika. selama Perpustakaan tidak menyimpang dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh lembaga induknya. orientasi pemasaran menuntut Perpustakaan untuk selalu menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. harus diukur dari konsumennya. Dengan anggaran yang diperolehnya itu. pihak donor masih mungkin akan memberikan dana lagi. organisasi nir-laba memperoleh dari donor atau lembaga induknya. 2006 USU Repository © 2006 . mungkin saja gagal dalam mem anfaatkan sumber daya itu secara efektif dan efisien bagi pemenuhan kebutuhan d an keinginan konsumen. Meskipun sudah ada kepastian bahwa dan akan tetap kita terima. s Perpustaka kebutuhan Konsep pertukaran be an. meskipun produk dan jasa yang dihasilkan itu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Oleh karena itu kemampuan organi sasi nir-laba dalam mem peroleh sumber daya tidak dapat dijadikan ukuran keberhasila an organisasi. Kon sekuensi dari perbedaan ini adalah bahwa ukuran keberhasilan perusahaan dan organi sasi nir-laba berbeda. Bagaimana dengan Perpustakaan perguruan tinggi? Perpustakaan adalah organisasi yang dibentuk untuk melayani informasi ekelompok yang telah ditentukan.

dosen. senat guru besar. Analisa pemasaran terdiri dari identifikasi konsumen actual dan potensial dari organisasi. membagi pasar ke dalam segmen-segmen pasar yang berarti. implementasi. Struktur dan Strategi Pemasaran Struktur pemasaran dalam suatu organisasi terdiri dari sederet panjang keputusankeputusan dan kegiatan-kegiatan yang dapat dibedakan ke dalam dua kelompok. 2006 emberi tahu ingkali. struktur dan iptakan atau menggugah kebutuhan dan keinginan terhadap prod uk atau jasa harus menc USU Repository © 2006 . untuk itu masuka n-masukan dari mahasiswa. Ser masyarakat alnya dengan bekerjasama dengan dosen. kemudian merancang n jasa layana untuk memenuhi kebutuhan meerka dan secara selektif m pengguna mengenai manfaatdari jasa yang ditawarkan itu. 1993:7) Pemasaran sangat tergantung pada perancangan penawaran organisasi dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan pasar yang menjadi target. Kotler selanjutnya mengatakan bahwa: Pemasaran adalah analisis. evaluasi dan pengendalian program-program yang telah dirumuskan secara seksama. kita a induknya. kita perlu memahami Untuk men strategi pemasaran terlebih dahulu. Dari defenisis pemasaran Kotler di atas jelaslah bahwa pemasaran mengarahkan organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasarannya. perencanaan. Analisis Pemasaran Analisis pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh organisasi untuk memperoleh informasi guna menganalisa keputusan-keputusan mengenai struktur khusus program pemasaran. Oleh karen a itu penting kiranya Per pustakaan menetapkan tujuan-tujuan dan sasaran-asaran setiap pr ogram yang akan diselenggarakan. atau pimpinan lebag tertentu mis yusun program pemasaran yang efektif. 1. sehingga tercipta pemasaran yang efektif. Program-program itu dirancang sedemikian rupa sehingga mendorong terjadi pertukaran nilai dengan pasar yang menjadi target untuk mencapai tujuan organisasi (Wirawan. yaitu kelompok analisis pemasaran dan kelompok bauran pemasaran atau marketing mix. keinginanElisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Tujuan dan sasaran itu harus berorientasi kepada peng guna. dan seba gainyaharus dipertimbangkan dalam menetapkan sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan itu. dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan.tolok ukur keberhasilan Perpustakaan secara keseluruhan dan inilah yang menjadi tujuan utama organisasi. Dengan demikian kita akan dapat memahami kebutuhan-kebutuan mereka.

Perpustakaan Perguruan Tinggi sebetulnya sudah bias membuat segmen pasar berdasarkan status. sastra dan sebagainya. dapat di ran cang system menguntungkan karena akan termanfaatkan dengan sendirinya.keinginan serta sifat-sifat pasar target yang dipilih organisasi. Bilamana produk dan jasa itu sudah ada. Setelah itu. misalnya tingkat sarjana. pascasarjana. masih tetap penting untuk memeriksa kebutuhan d produk dan Produk dan an keinginan pengguna dan sejauh mana kepuasan memeriks kebutuhan a jasa baru yang lebih efektif untuk mengisis kebutuhan dan einginan itu. misalnya: pertanian. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. k jasa yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keingina pengguna n mereka terh adap produk dan jasa yang sudah ada itu. Menggali dan mencoba mengetahui kebutuhan dan keinginan pen gguna tidak selalu harus menerapkan metode yang sulit. kimia. penelitian. pegawai dan sebagainya atau berdasarkan kegiatan fungsional pengguna. Dari kegiatanini mungkin bukan hanya mengenai produk dan jasa yang dibutuhkan saja bias di ketahui tetapi juga prioritas Pengadaan atau pembenahan k oleksi yang dibutuhkan ntuk program-program akademika tertentu. 2006 USU Repository © 2006 . u Bagian penting dari analisa pasar pasar adalah membagi pasar ke dalam segmensegmen yang relative homogen. umumnya menyetujui bahwa sambutan dan permintaan terhadap suatu produk atau jasa itu didahului oleh analisis yang seksama mengenai kebutuhan dan keinginan pengguna. sehingga mengurangi biaya dan usaha untuk komunikasi dan promosi. keinginan dan sifat yang sama. Bellardo dan Waldhart (1981) menyatakan bahwa: Para peniliti yang mengamati analisa masyarakat dan pemasaran produk dan jasa informasi. sehingga organisasi dapat mengarahkan produk dan jasa yang dirancang khusus untuk kelompok itu. Pasar target adalah kelompok konsumen yang memiliki sifat-sifat yang relative sama. dosen. yaitu yang memiliki keutuhan. misalnya: pendidikan. kedokteran. administrasi dan sebagainya atau berdasarkan disiplin ilmu yang digeluti pengguna. dengan komunikasi dua arah dan dapat merupakan bagian integral dari tugas pustak awan seharihari. Goran melihat cara yang te rbaik untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pengguna dilakukan dilingkungan terb uka.

Bauran Pemasaran atau Marketing Mix Bauran pemasaran atau marketing mix adalah seperangkat unsure pemasaran yang dapat dik endalikan oleh orgaisasi. Pada organisasi yang memproduksi jas ekankan a. (6) penampilan fisik dan (7) proses (Stanton. Bahkan Perpustakaan Perguruan Tinggi dapat mengusulkan analisis pasar ini dalam bentuk proposal penelitian yang mu ngkin dapat dibiayai ol eh Lembaga Penelitian atau Lembaga lainnya dan dapat merupa kan sumber angka kredit untuk kenaikan pangkat.Alat lain yang efektif untuk menganalisis pasar Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah penelitian perilaku konsumen. dan (4) kom promosi. Menjadi tugas utama manajer pemasaranlah untuk memadukan elemen-elemen bauran pemasaran ini sedemikian rupa sehingga produk dan jasa yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan pasar target tertentu. Pemaduan unsure-unsur bauran pemasaran ini harus pula memperhitungkan variable-variabel yang tidak dapat dikendalikan organisasi. asilkan oleh uhi organisasi Menurut Stanton. (2) penetapan harga. seperti sumberdaya. Organisasi memanfaatkan ba uran untuk mempengar tanggapan konsumen terhadap produk atau jasa yang dih tu. unsure-unsur bauran pemasaran adalah: ncangan i (1) pera produk atau jasa. Dalam kasus lainnya mungkin diperlukan bantuan ahli pemasaran. Dalam beberapa kasus. Dalam hal ini harus dijaga agar biaya untuk melaksanakan analisis pasar tidak melebihi keuntungan yang akan dicapai dari analisis itu. 1993: 15). pustakawan Perguruan Tinggi akan melihat bahwa analisis yang sederhana cukup memadai. Harus diingat bahwa maksud analisis pasar adalah merumuskan masyarakat suatu organisasi dan menentukan kebutuhan dan keinginan masyarakat itu. Kemungkinan lain adalah mendorong analisis pasar 2. survey. tujuan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. 2006 dosen-dosen ilmu Perpustakaan atau ilmu pemasaran untuk melakukan penelitian da lam bentuk USU Repository © 2006 . Ketujuh unsure bauran pemasaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan integral dan tidak dapat diperlakukan secara terpisah-pisah. (3) distribu unikasi si. para ahli dan men menambahkan lagi tiga unsure pada bauran pemasa ng atau ran yaitu (5) dan orastaf. observasi dan percobaan.

organisasi. bantuan misalnya: koleksi P erpustakaan. penelusuran manual/computer. Perpustakaan harus mendaftarkan semua produk dan jasanya agar sesuai dengan sebany ak mungkin segm pasar yang memungkinkan. Produk dan jasa yang dise diakan dan diberikan Perpustakaan peminjaman. Strategi pemasaran di dalam organisasi sendiri (intern) secara singkat dapat dilihat pada Gambar 1. Penentuan produk dan jasa ini pent untuk Perpustakaan karena akan menjelaskan bagaimana inf ormasi yang ing dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna akan dipenuhi. 2006 USU Repository © 2006 . Perancangan produk atau jasa Perancangan produk atau jasa berkaitan dengan penentuan jenis-jenis produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada pasar target untuk memenuhi kebutuhankebutuhan dan keinginan-keinginan konsumen. pendidikan pengguna dan lain-lain. Penjelasan untuk setiap unsur bauran pemasaran dalam hubungannya dengan Perpustakaan peguruan tinggi adalah sebagai berikut: a. politik. hukum. perujukan. en Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. kepada pengguna. sosial dan budaya. tindakan-tindakan organisasi lain yang menjadi pesaing.

format. 2006 USU Repository © 2006 . mengembangkan dan mengatur sumber daya dan jasa Komunikasi dan Promosi Menumbuhkan hubungan professional dan jaringan pendukung Sumber: Sterngold (1982) Produk-produk dan jasa-jasa ini disediakan ole Perpustakaan dengan kepercayaan bahwa hal-hal ini sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar. Tahapan-tahapan dalam proses pemasaran intern Penelitian pemasaran & pengumpulan informasi: Analisa pengguna Penyesuaian dengan lebaga induk & pemasaran Merencanakan.Gambar 1. dan apek-aspek lainnya. Untuk produk dan jasa yang demikian masih perlu dijadikan objek penelitian dari aspek-aspek yang lebih rinci seperti kualitas. Sumber ide bagi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi.

Dalam unsure ini tercakup terutama keputusan-keputusan tentang: (1) p enentuan biaya produksi yang harus ditanggung organi sasi untuk menghasilkan produk atau jasa. Meskipun de duk prodan jasa yang ditetapkan oleh Perpustakaan beragam. Hal-hal itu dirancang demi a produksi tau ada juga yang menambahkan sedikit keuntungan sehingga harga yang ditetap kan.produk dan jasa baru mungkin berasal dari staf Perpustakaan ataupun dari pengguna. prioritas. system distribusi. Penentuan harga atau pricing Penentuan harga merupakan unsure kedua bauran pemasaran. Jika kebutuhan dan keinginan baru telah diidentifikasi. b. dan system pengiriman dan penyebarluasan. di atas Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Distribusi Unsur ini mencakup keputusan-keputusan mengenai proses perjalanan produk dari tangan organisasi sampai kepada konsumen. 2006 USU Repository © 2006 . Masalah-masalah utama biasanya menyangkut penetapan tempat penyimpanan yang memuaskan. a biaya produksi. bias tidaknya direlisasi dan kesesuaiannya dengan tujuan dan sasaran Perpustakaan. telah mulai ba nyak produk dan jasa Perpustakaan yang harus dibayar langsung oleh pengguna. Tetapi. atau sebagian biay nggung men ditaoleh Perpustakaan dan sebagian lainnya oleh pengguna. 1993:155) Secara tradisional Perpustakaan perguruan tinggi selalu memberikan produk atau jasakepada pengguna secara cuma-Cuma. dengan tersedian ya jasa-jasa khusus dengan teknologi tinggi yang mahal biayanya. etapkan Ada yang sama dengan biaya produksi. (2) P enentuan harga pertukaran antara organisasi dan konsumen u ntuk produk d an jasa yang ditawarkan. kemudian perlu dipertimbangkan dari segi hambatan hukum/peraturan. Kec enderungan ini mulai meningkat dengan bertambah besarnya ot onomi yang dibe mikian harga rikan oleh pemerintah kepada perguruan tinggi. c. (Stanton.

aliran informasi dan jasa. 2006 USU Repository © 2006 . faxcmile. dikonsumsi oleh konsumen pada saat yang bersamaan dengan berlangsungnya proses produksi. kebijakan dan prosedur yang dipilih. Menurut Bellardo dan Waldhart masalah distribusi cukup menentukan apakah pengguna potensial akan menjadi pengguna actual atau tetap bukan pengguna dari produk dan jasa itu (Wirawan. 1993:25) at Perkembangan teknologi telekomunikasi satelit.kesenangan dan keuntungan konsumen. e. setiap jasa yan g diberikan organisasi. Bagaimana keseluruhan system berlangsung. Dalam hub ungannya dengan unsure distribusi ini. Kesenangan dan kepraktisan bagi pengguna penting untuk menjadi bahan pertimbangan. keterlibatan konsumen dengan penyelenggaraan jasa. unsure ketiga bauran pemasaran ini dapat berarti. Dalam bidang Perpustakaan. d. Di dalam industri jasa proses tidak dapat “disembunyikan” karena justru proses itulah yang dijual. Pro ses Menurut Kartajaya (1992). Pen ampilan fisik Ruangan yang bersih dengan penataan yang serasi dan menarik mengesankan efisien dan stabilitas organisasi serta merupakan penghargaan kepad a konsumen. an Keputusan tergantung dari segi sumberdaya yaitu dana dan staf. akan tetapi tetap dijaga agar masih dalam batas-batas biaya yang dapat dipertanggungjawabkan. Perpustakaan pergu ruan tinggi mis alnya juga harus memutuskan apakah cukup dengan satu Perpust akaan pusat atau mengembangkan Perpustakaan khusus subyek yang dekat deng fakultas. merupakan beberapa hal yang menentukan mutu dan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dalam hal ini banyak Perpustakaan perguruan tinggi masih harus bekerja keras. penyebarluasan dari atau jalur ke produk dan jasa informasi Perpustakaan. pada industri jasa. keleluasan yang dimiliki staf. sur elektronik dan teknologi komunikasi yang baru lainnya memberi tantanga baru bagi n pust akawan dalam hal pengiriman informasi secara lebih efis ien. Pada industri manufacturing. proses “tersembunyi” di pabrik dan konsumen hanya menerima hasil akhir yang merupakan luaran dari prose situ.

f. Kegesitan. ketelitian. kejelian. Staf atau Orang Orang yang mengerjakan proses dan menghasilkan performance merupakan unsure bauran pemasaran yang terpenting dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jasa yang dijual. karenanya sangat penting. keramahan dan sikap-sikap lain yang melekat pada jasa yang dijual.kelancaran proses penyelenggaraan jasa dan memberi kesan khusus kepada konsumen. 2006 USU Repository © 2006 . Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Kepribadian dan pelatihan bagi staf yang menyelenggarakan pelayanan kepada konsumen.

1991 Stanley. Prinsip-Prinsip Pemasaran. 1982 Stanton. Makalah lokakarya pengguna dan promosi Perpustakaan perguruan tinggi. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia. 1993. William J. Richard. Sulistyo. Promotion. Sarah. Promosi Dalam Pemasaran Produk Jasa Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta: Erlangga. 25-28 oktober 1993 Winardi. P Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. London: Pretice Hall.Daftar Pustaka Basuki. Malang. 2006 USU Repository © 2006 . Wirawan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful