Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi, 2006

USU Repository © 2006

dipenuhi dengan membuat kemasan informasi. Pemasaran jasa Perpust y akaan dapat diartikan s ebagai upaya mendekatkan dan mempromosikan jasa yang dise lenggarakan Perpustakaan demi kepentingan pengguna serta untuk meningkatkan keefektifan informasi y ang dimiliki Perpustakaan. Sejak dulupun sebenarnya informasi dapat dianggap sebagai suatu komoditas yang dapat diperjualbelikan. menyebabkan pemakai informasi kesulitan dalam memilih dan mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Informasi tersebut tersedia secara cuma-cuma maupun harus dibeli . Terjadinya banjir informasi. buku yang dihasilkan ilmuwan sedang menunggu di perpustakaan. Informasi tetap akan berada pada pemiliknya bahkan bias terus bertambah meskipun pengguna informasi tersebut suatu saat dapat menjadi pesaing. Pemasaran jasa Perpustakaan mencakup pula pemasaran informasi. Kebutuhan te rsebut dapat yang USU Repository © 2006 . Keberhasilan pemasaran jasa P erpustakaan ditentukan leh pengelola Perpustakaan dalam memberikan jasa dan oleh pe ngguna yang o mengakui b ahwa jasa Perpustakaan dapat memenuhi dan memuaskan kebutu han mereka Ketersediaan informasi pada suatu Perpustakaan dapat diketahu i pengguna apabila Pe rpustakaan tersebut menyebarluaskan dan memasarkan info rmasi dimiliki. Apalagi dengan adanya teknologi informasi. pusat dokumentasi dan informasi (pusdokinfo) dan Internet untuk diambil dan digunakan dalam memberikan layanan bagi pemakai. makalah.PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI PENDAHULUAN Ribuan bahkan jutaan laporan. Perbedaannya dengan komoditas lain adalah informasi tidak pernah habis dipasarkan. informasi akan makin bertambah jika informasi tersebut makin banyak digunakan. 2006 Para pemak menuntut ai layanan info rmasi siap pakai yang cepat. bertambah pula Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Sebaliknya komoditas atau suatu benda akan makin menumpuk bila tidak dipasarkan atau digunakan. artikel majalah. Dengan kata lain. Pemasaran adalah suatu usaha menawarkan dan mendekatkan pro duk kepada konsumen ang terjadi berdasarkan asas pertukaran. tepat dan mudah.

sirkulasi dan perolehan umpan balik (Barry Jones. Menurut Winardi keuntungan pemasaran adalah: “Organisasi yang menerpkan pemasaran yang sistematis akan mem peroleh dua keuntungan. Pemasaran adalah pendekatan sistematis erhadap perencanaan dan dalam mencapai hubungan pertu karan yang t diinginkan dengan kelompok lain. 1993:4). jasa. 2006 roduk. Jika produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dapat memuaskan konsumennya. kemudian mengubah sumberdaya itu menjadai produk da n jasa dan mendistribusikannya secara efisien kepada pasar target. promosi dan komu nikasi serta dist ribusi. Dalam hal ini perusahaan hanya menghadapi satu unsur pokok yaitu konsumen. Kehid upan semua organisasi t ergantung pada hubungan pertukaran untuk memperoleh sumb erdaya yang diperlukan. orang. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. 1983) Pemasaran Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Menurut Kotler (1975) pemasaran adalah kegiatan yang diarahkan untuk memnuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. penyebaran. 1992:177 ) Sejumlah peneliti mengamati bahwa ada perbedaan dasar dalam fungsi pemasaran pada perusahaan dan organisasi nir-laba.kekayaan informasi. dana operasional perusahaan terutama diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan itu. Jika perusahaan telah berjalan. karena teknologi tersebut membantu dan memudahkan penghimpunan. pemeliharadan/atau pengaturan hubungan pertukuran yang mencakup p organisasi. Perusahaan memperoleh modal pertamanya dari investor atau pemodal. Perbedaan nyata terletak pada sumber dana dan dampaknya terhadap organisasi. Pemasaran sangat relevan dengan mas alah-masalah dan tantangan-tantangan organisasi nir-laba. yaitu: (1) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pasar target kare na lebih memahami kebutuan konsumen dan kemu dian dapat men gembangkan produk dan jasa yang lebih cocok (2) efisien kegia tan-kegiatan pema saran organisasi akan meningkat karena memiliki pengetahuanyang lebih baik tentang bagaimana merumuskan harga. USU Repository © 2006 . Keuntungan yang disebutkan pertama erat hubungan nya dengan pen gukuran keberhasilan pada organisasi nir-laba (Winardi. Pemasaran berkaitan dengan pen an gembangan. Pertukaran adalah prinsip dasar dari pemasaran. maka transaksi akan terjadi dan perusahaan mempunyai dana untuk melanjutkan aktivitasnya. tempat atau penyebab. atau menawarkan keuntungan yang bias dirasakan oleh konsumen melalui proses pertukaran (Wirawan.

orientasi pemasaran menuntut Perpustakaan untuk selalu menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. s Perpustaka kebutuhan Konsep pertukaran be an. harus diukur dari konsumennya. pihak donor masih mungkin akan memberikan dana lagi. selama Perpustakaan tidak menyimpang dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh lembaga induknya. Bagaimana dengan Perpustakaan perguruan tinggi? Perpustakaan adalah organisasi yang dibentuk untuk melayani informasi ekelompok yang telah ditentukan. Pada organis nir-laba. Koleksi dan jasa layanan yang bermutu (dari segi penguna) akan meningkatkan pemanfaatan Perpustakaan dan menjadi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. organisasi nir-laba memperoleh dari donor atau lembaga induknya. apabila produk dan jasa yang dihasilkan oleh organisasi nir-laba itu ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. mungkin saja gagal dalam mem anfaatkan sumber daya itu secara efektif dan efisien bagi pemenuhan kebutuhan d an keinginan konsumen. Perpustakaan menerima anggaran dari lembaga induknya yang sebagian besar berasal dari biaya pendidikan yang diterima dari para mahasiswa. Sebaliknya mungkin juga terjadi. apalagi kalau pihak donor masih menganggap organisasi itu baik. asi meskipun b erhasil mempeoleh dana yang lebih besar dari donor. Oleh karena itu kemampuan organi sasi nir-laba dalam mem peroleh sumber daya tidak dapat dijadikan ukuran keberhasila an organisasi. Perpustakaan menyediakan koleksi dan jasa layanan yang kemudian ditawa rkan kepada civitas akademika. Perusahaan yang pada dasarnya berorientasi terhadap laba. Berbeda dengan perusahaan. Dengan anggaran yang diperolehnya itu. belum menjamin bahwa anggaran dari donor untuk organisasi nir-laba itu akan ditingkatkan. meskipun produk dan jasa yang dihasilkan itu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. diang gap sukses jika berhasil meraup untung yang besar. organisasi menghasilkan produk atau jasa yang kemudian ditawarkan kepada konsumennya. n Keberhasilsuatu organisasi nir-laba dengan demikian. rlaku untuk sejauhmana produk dan jasa yang dihasilkan organisasi telah memenuhi kebuuhan da keinginan n Dengan dukungan dana yang diberikan oleh perguruan tinggi. 2006 USU Repository © 2006 . Kon sekuensi dari perbedaan ini adalah bahwa ukuran keberhasilan perusahaan dan organi sasi nir-laba berbeda. Meskipun sudah ada kepastian bahwa dan akan tetap kita terima.Sebaliknya.

Kotler selanjutnya mengatakan bahwa: Pemasaran adalah analisis. 1993:7) Pemasaran sangat tergantung pada perancangan penawaran organisasi dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan pasar yang menjadi target. membagi pasar ke dalam segmen-segmen pasar yang berarti. untuk itu masuka n-masukan dari mahasiswa. senat guru besar. Tujuan dan sasaran itu harus berorientasi kepada peng guna. dan seba gainyaharus dipertimbangkan dalam menetapkan sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan itu. Analisis Pemasaran Analisis pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh organisasi untuk memperoleh informasi guna menganalisa keputusan-keputusan mengenai struktur khusus program pemasaran. Dengan demikian kita akan dapat memahami kebutuhan-kebutuan mereka. struktur dan iptakan atau menggugah kebutuhan dan keinginan terhadap prod uk atau jasa harus menc USU Repository © 2006 . kita a induknya. 1. dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan. Ser masyarakat alnya dengan bekerjasama dengan dosen. 2006 emberi tahu ingkali. Dari defenisis pemasaran Kotler di atas jelaslah bahwa pemasaran mengarahkan organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasarannya. atau pimpinan lebag tertentu mis yusun program pemasaran yang efektif.tolok ukur keberhasilan Perpustakaan secara keseluruhan dan inilah yang menjadi tujuan utama organisasi. yaitu kelompok analisis pemasaran dan kelompok bauran pemasaran atau marketing mix. implementasi. perencanaan. Struktur dan Strategi Pemasaran Struktur pemasaran dalam suatu organisasi terdiri dari sederet panjang keputusankeputusan dan kegiatan-kegiatan yang dapat dibedakan ke dalam dua kelompok. keinginanElisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. sehingga tercipta pemasaran yang efektif. kemudian merancang n jasa layana untuk memenuhi kebutuhan meerka dan secara selektif m pengguna mengenai manfaatdari jasa yang ditawarkan itu. Oleh karen a itu penting kiranya Per pustakaan menetapkan tujuan-tujuan dan sasaran-asaran setiap pr ogram yang akan diselenggarakan. dosen. kita perlu memahami Untuk men strategi pemasaran terlebih dahulu. evaluasi dan pengendalian program-program yang telah dirumuskan secara seksama. Program-program itu dirancang sedemikian rupa sehingga mendorong terjadi pertukaran nilai dengan pasar yang menjadi target untuk mencapai tujuan organisasi (Wirawan. Analisa pemasaran terdiri dari identifikasi konsumen actual dan potensial dari organisasi.

masih tetap penting untuk memeriksa kebutuhan d produk dan Produk dan an keinginan pengguna dan sejauh mana kepuasan memeriks kebutuhan a jasa baru yang lebih efektif untuk mengisis kebutuhan dan einginan itu. pegawai dan sebagainya atau berdasarkan kegiatan fungsional pengguna. kimia. misalnya: pendidikan. Goran melihat cara yang te rbaik untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pengguna dilakukan dilingkungan terb uka. Bilamana produk dan jasa itu sudah ada. Bellardo dan Waldhart (1981) menyatakan bahwa: Para peniliti yang mengamati analisa masyarakat dan pemasaran produk dan jasa informasi. sastra dan sebagainya. pascasarjana. Menggali dan mencoba mengetahui kebutuhan dan keinginan pen gguna tidak selalu harus menerapkan metode yang sulit. k jasa yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keingina pengguna n mereka terh adap produk dan jasa yang sudah ada itu. Setelah itu.keinginan serta sifat-sifat pasar target yang dipilih organisasi. dapat di ran cang system menguntungkan karena akan termanfaatkan dengan sendirinya. administrasi dan sebagainya atau berdasarkan disiplin ilmu yang digeluti pengguna. misalnya tingkat sarjana. sehingga organisasi dapat mengarahkan produk dan jasa yang dirancang khusus untuk kelompok itu. penelitian. Pasar target adalah kelompok konsumen yang memiliki sifat-sifat yang relative sama. misalnya: pertanian. kedokteran. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. sehingga mengurangi biaya dan usaha untuk komunikasi dan promosi. yaitu yang memiliki keutuhan. 2006 USU Repository © 2006 . keinginan dan sifat yang sama. Perpustakaan Perguruan Tinggi sebetulnya sudah bias membuat segmen pasar berdasarkan status. umumnya menyetujui bahwa sambutan dan permintaan terhadap suatu produk atau jasa itu didahului oleh analisis yang seksama mengenai kebutuhan dan keinginan pengguna. dengan komunikasi dua arah dan dapat merupakan bagian integral dari tugas pustak awan seharihari. u Bagian penting dari analisa pasar pasar adalah membagi pasar ke dalam segmensegmen yang relative homogen. dosen. Dari kegiatanini mungkin bukan hanya mengenai produk dan jasa yang dibutuhkan saja bias di ketahui tetapi juga prioritas Pengadaan atau pembenahan k oleksi yang dibutuhkan ntuk program-program akademika tertentu.

para ahli dan men menambahkan lagi tiga unsure pada bauran pemasa ng atau ran yaitu (5) dan orastaf. seperti sumberdaya.Alat lain yang efektif untuk menganalisis pasar Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah penelitian perilaku konsumen. Organisasi memanfaatkan ba uran untuk mempengar tanggapan konsumen terhadap produk atau jasa yang dih tu. asilkan oleh uhi organisasi Menurut Stanton. Kemungkinan lain adalah mendorong analisis pasar 2. Dalam hal ini harus dijaga agar biaya untuk melaksanakan analisis pasar tidak melebihi keuntungan yang akan dicapai dari analisis itu. 1993: 15). (6) penampilan fisik dan (7) proses (Stanton. (2) penetapan harga. pustakawan Perguruan Tinggi akan melihat bahwa analisis yang sederhana cukup memadai. Bahkan Perpustakaan Perguruan Tinggi dapat mengusulkan analisis pasar ini dalam bentuk proposal penelitian yang mu ngkin dapat dibiayai ol eh Lembaga Penelitian atau Lembaga lainnya dan dapat merupa kan sumber angka kredit untuk kenaikan pangkat. Ketujuh unsure bauran pemasaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan integral dan tidak dapat diperlakukan secara terpisah-pisah. Pada organisasi yang memproduksi jas ekankan a. unsure-unsur bauran pemasaran adalah: ncangan i (1) pera produk atau jasa. Bauran Pemasaran atau Marketing Mix Bauran pemasaran atau marketing mix adalah seperangkat unsure pemasaran yang dapat dik endalikan oleh orgaisasi. tujuan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. observasi dan percobaan. survey. 2006 dosen-dosen ilmu Perpustakaan atau ilmu pemasaran untuk melakukan penelitian da lam bentuk USU Repository © 2006 . Pemaduan unsure-unsur bauran pemasaran ini harus pula memperhitungkan variable-variabel yang tidak dapat dikendalikan organisasi. Dalam beberapa kasus. (3) distribu unikasi si. dan (4) kom promosi. Harus diingat bahwa maksud analisis pasar adalah merumuskan masyarakat suatu organisasi dan menentukan kebutuhan dan keinginan masyarakat itu. Dalam kasus lainnya mungkin diperlukan bantuan ahli pemasaran. Menjadi tugas utama manajer pemasaranlah untuk memadukan elemen-elemen bauran pemasaran ini sedemikian rupa sehingga produk dan jasa yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan pasar target tertentu.

politik. kepada pengguna. penelusuran manual/computer. Penentuan produk dan jasa ini pent untuk Perpustakaan karena akan menjelaskan bagaimana inf ormasi yang ing dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna akan dipenuhi. Strategi pemasaran di dalam organisasi sendiri (intern) secara singkat dapat dilihat pada Gambar 1. en Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Penjelasan untuk setiap unsur bauran pemasaran dalam hubungannya dengan Perpustakaan peguruan tinggi adalah sebagai berikut: a. perujukan. Perancangan produk atau jasa Perancangan produk atau jasa berkaitan dengan penentuan jenis-jenis produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada pasar target untuk memenuhi kebutuhankebutuhan dan keinginan-keinginan konsumen. Perpustakaan harus mendaftarkan semua produk dan jasanya agar sesuai dengan sebany ak mungkin segm pasar yang memungkinkan. Produk dan jasa yang dise diakan dan diberikan Perpustakaan peminjaman. 2006 USU Repository © 2006 .organisasi. bantuan misalnya: koleksi P erpustakaan. pendidikan pengguna dan lain-lain. hukum. tindakan-tindakan organisasi lain yang menjadi pesaing. sosial dan budaya.

format. dan apek-aspek lainnya. Tahapan-tahapan dalam proses pemasaran intern Penelitian pemasaran & pengumpulan informasi: Analisa pengguna Penyesuaian dengan lebaga induk & pemasaran Merencanakan. Sumber ide bagi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. mengembangkan dan mengatur sumber daya dan jasa Komunikasi dan Promosi Menumbuhkan hubungan professional dan jaringan pendukung Sumber: Sterngold (1982) Produk-produk dan jasa-jasa ini disediakan ole Perpustakaan dengan kepercayaan bahwa hal-hal ini sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.Gambar 1. 2006 USU Repository © 2006 . Untuk produk dan jasa yang demikian masih perlu dijadikan objek penelitian dari aspek-aspek yang lebih rinci seperti kualitas.

2006 USU Repository © 2006 . kemudian perlu dipertimbangkan dari segi hambatan hukum/peraturan. b. dan system pengiriman dan penyebarluasan. a biaya produksi. Dalam unsure ini tercakup terutama keputusan-keputusan tentang: (1) p enentuan biaya produksi yang harus ditanggung organi sasi untuk menghasilkan produk atau jasa. (Stanton. bias tidaknya direlisasi dan kesesuaiannya dengan tujuan dan sasaran Perpustakaan. 1993:155) Secara tradisional Perpustakaan perguruan tinggi selalu memberikan produk atau jasakepada pengguna secara cuma-Cuma. prioritas. Meskipun de duk prodan jasa yang ditetapkan oleh Perpustakaan beragam. Masalah-masalah utama biasanya menyangkut penetapan tempat penyimpanan yang memuaskan. (2) P enentuan harga pertukaran antara organisasi dan konsumen u ntuk produk d an jasa yang ditawarkan.produk dan jasa baru mungkin berasal dari staf Perpustakaan ataupun dari pengguna. dengan tersedian ya jasa-jasa khusus dengan teknologi tinggi yang mahal biayanya. Distribusi Unsur ini mencakup keputusan-keputusan mengenai proses perjalanan produk dari tangan organisasi sampai kepada konsumen. Kec enderungan ini mulai meningkat dengan bertambah besarnya ot onomi yang dibe mikian harga rikan oleh pemerintah kepada perguruan tinggi. Tetapi. telah mulai ba nyak produk dan jasa Perpustakaan yang harus dibayar langsung oleh pengguna. system distribusi. etapkan Ada yang sama dengan biaya produksi. Hal-hal itu dirancang demi a produksi tau ada juga yang menambahkan sedikit keuntungan sehingga harga yang ditetap kan. Jika kebutuhan dan keinginan baru telah diidentifikasi. atau sebagian biay nggung men ditaoleh Perpustakaan dan sebagian lainnya oleh pengguna. di atas Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. c. Penentuan harga atau pricing Penentuan harga merupakan unsure kedua bauran pemasaran.

merupakan beberapa hal yang menentukan mutu dan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. kebijakan dan prosedur yang dipilih. 1993:25) at Perkembangan teknologi telekomunikasi satelit. Di dalam industri jasa proses tidak dapat “disembunyikan” karena justru proses itulah yang dijual. Dalam bidang Perpustakaan. akan tetapi tetap dijaga agar masih dalam batas-batas biaya yang dapat dipertanggungjawabkan. Perpustakaan pergu ruan tinggi mis alnya juga harus memutuskan apakah cukup dengan satu Perpust akaan pusat atau mengembangkan Perpustakaan khusus subyek yang dekat deng fakultas. pada industri jasa. e.kesenangan dan keuntungan konsumen. penyebarluasan dari atau jalur ke produk dan jasa informasi Perpustakaan. Dalam hal ini banyak Perpustakaan perguruan tinggi masih harus bekerja keras. Kesenangan dan kepraktisan bagi pengguna penting untuk menjadi bahan pertimbangan. dikonsumsi oleh konsumen pada saat yang bersamaan dengan berlangsungnya proses produksi. Pada industri manufacturing. aliran informasi dan jasa. 2006 USU Repository © 2006 . sur elektronik dan teknologi komunikasi yang baru lainnya memberi tantanga baru bagi n pust akawan dalam hal pengiriman informasi secara lebih efis ien. Dalam hub ungannya dengan unsure distribusi ini. keterlibatan konsumen dengan penyelenggaraan jasa. unsure ketiga bauran pemasaran ini dapat berarti. Pro ses Menurut Kartajaya (1992). setiap jasa yan g diberikan organisasi. faxcmile. Pen ampilan fisik Ruangan yang bersih dengan penataan yang serasi dan menarik mengesankan efisien dan stabilitas organisasi serta merupakan penghargaan kepad a konsumen. d. an Keputusan tergantung dari segi sumberdaya yaitu dana dan staf. Menurut Bellardo dan Waldhart masalah distribusi cukup menentukan apakah pengguna potensial akan menjadi pengguna actual atau tetap bukan pengguna dari produk dan jasa itu (Wirawan. keleluasan yang dimiliki staf. proses “tersembunyi” di pabrik dan konsumen hanya menerima hasil akhir yang merupakan luaran dari prose situ. Bagaimana keseluruhan system berlangsung.

kejelian. Staf atau Orang Orang yang mengerjakan proses dan menghasilkan performance merupakan unsure bauran pemasaran yang terpenting dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jasa yang dijual. karenanya sangat penting. ketelitian. Kegesitan. Kepribadian dan pelatihan bagi staf yang menyelenggarakan pelayanan kepada konsumen. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. f. 2006 USU Repository © 2006 .kelancaran proses penyelenggaraan jasa dan memberi kesan khusus kepada konsumen. keramahan dan sikap-sikap lain yang melekat pada jasa yang dijual.

Daftar Pustaka Basuki. Promotion. 2006 USU Repository © 2006 . Makalah lokakarya pengguna dan promosi Perpustakaan perguruan tinggi. Malang. 1982 Stanton. William J. 1993. Wirawan. Jakarta: Gramedia. Promosi Dalam Pemasaran Produk Jasa Perpustakaan Perguruan Tinggi. London: Pretice Hall. P Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Richard. Sarah. 25-28 oktober 1993 Winardi. Prinsip-Prinsip Pemasaran. 1991 Stanley. Jakarta: Erlangga. Sulistyo. Pengantar Ilmu Perpustakaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful