Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi, 2006

USU Repository © 2006

bertambah pula Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Perbedaannya dengan komoditas lain adalah informasi tidak pernah habis dipasarkan. makalah. Sejak dulupun sebenarnya informasi dapat dianggap sebagai suatu komoditas yang dapat diperjualbelikan. Pemasaran jasa Perpust y akaan dapat diartikan s ebagai upaya mendekatkan dan mempromosikan jasa yang dise lenggarakan Perpustakaan demi kepentingan pengguna serta untuk meningkatkan keefektifan informasi y ang dimiliki Perpustakaan. Sebaliknya komoditas atau suatu benda akan makin menumpuk bila tidak dipasarkan atau digunakan. Terjadinya banjir informasi. Apalagi dengan adanya teknologi informasi. Pemasaran jasa Perpustakaan mencakup pula pemasaran informasi. dipenuhi dengan membuat kemasan informasi. artikel majalah. pusat dokumentasi dan informasi (pusdokinfo) dan Internet untuk diambil dan digunakan dalam memberikan layanan bagi pemakai. buku yang dihasilkan ilmuwan sedang menunggu di perpustakaan. tepat dan mudah. menyebabkan pemakai informasi kesulitan dalam memilih dan mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan kata lain. Informasi tersebut tersedia secara cuma-cuma maupun harus dibeli . Pemasaran adalah suatu usaha menawarkan dan mendekatkan pro duk kepada konsumen ang terjadi berdasarkan asas pertukaran. 2006 Para pemak menuntut ai layanan info rmasi siap pakai yang cepat. Keberhasilan pemasaran jasa P erpustakaan ditentukan leh pengelola Perpustakaan dalam memberikan jasa dan oleh pe ngguna yang o mengakui b ahwa jasa Perpustakaan dapat memenuhi dan memuaskan kebutu han mereka Ketersediaan informasi pada suatu Perpustakaan dapat diketahu i pengguna apabila Pe rpustakaan tersebut menyebarluaskan dan memasarkan info rmasi dimiliki. Kebutuhan te rsebut dapat yang USU Repository © 2006 . Informasi tetap akan berada pada pemiliknya bahkan bias terus bertambah meskipun pengguna informasi tersebut suatu saat dapat menjadi pesaing. informasi akan makin bertambah jika informasi tersebut makin banyak digunakan.PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI PENDAHULUAN Ribuan bahkan jutaan laporan.

Pemasaran berkaitan dengan pen an gembangan. Pemasaran adalah pendekatan sistematis erhadap perencanaan dan dalam mencapai hubungan pertu karan yang t diinginkan dengan kelompok lain.kekayaan informasi. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. orang. Perbedaan nyata terletak pada sumber dana dan dampaknya terhadap organisasi. Jika produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dapat memuaskan konsumennya. promosi dan komu nikasi serta dist ribusi. Pertukaran adalah prinsip dasar dari pemasaran. maka transaksi akan terjadi dan perusahaan mempunyai dana untuk melanjutkan aktivitasnya. tempat atau penyebab. USU Repository © 2006 . pemeliharadan/atau pengaturan hubungan pertukuran yang mencakup p organisasi. 1992:177 ) Sejumlah peneliti mengamati bahwa ada perbedaan dasar dalam fungsi pemasaran pada perusahaan dan organisasi nir-laba. Dalam hal ini perusahaan hanya menghadapi satu unsur pokok yaitu konsumen. yaitu: (1) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pasar target kare na lebih memahami kebutuan konsumen dan kemu dian dapat men gembangkan produk dan jasa yang lebih cocok (2) efisien kegia tan-kegiatan pema saran organisasi akan meningkat karena memiliki pengetahuanyang lebih baik tentang bagaimana merumuskan harga. jasa. 1983) Pemasaran Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Menurut Kotler (1975) pemasaran adalah kegiatan yang diarahkan untuk memnuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. Menurut Winardi keuntungan pemasaran adalah: “Organisasi yang menerpkan pemasaran yang sistematis akan mem peroleh dua keuntungan. atau menawarkan keuntungan yang bias dirasakan oleh konsumen melalui proses pertukaran (Wirawan. dana operasional perusahaan terutama diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan itu. penyebaran. 1993:4). 2006 roduk. kemudian mengubah sumberdaya itu menjadai produk da n jasa dan mendistribusikannya secara efisien kepada pasar target. Jika perusahaan telah berjalan. Keuntungan yang disebutkan pertama erat hubungan nya dengan pen gukuran keberhasilan pada organisasi nir-laba (Winardi. sirkulasi dan perolehan umpan balik (Barry Jones. Kehid upan semua organisasi t ergantung pada hubungan pertukaran untuk memperoleh sumb erdaya yang diperlukan. Perusahaan memperoleh modal pertamanya dari investor atau pemodal. Pemasaran sangat relevan dengan mas alah-masalah dan tantangan-tantangan organisasi nir-laba. karena teknologi tersebut membantu dan memudahkan penghimpunan.

Koleksi dan jasa layanan yang bermutu (dari segi penguna) akan meningkatkan pemanfaatan Perpustakaan dan menjadi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi.Sebaliknya. selama Perpustakaan tidak menyimpang dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh lembaga induknya. apalagi kalau pihak donor masih menganggap organisasi itu baik. organisasi nir-laba memperoleh dari donor atau lembaga induknya. Perpustakaan menerima anggaran dari lembaga induknya yang sebagian besar berasal dari biaya pendidikan yang diterima dari para mahasiswa. Pada organis nir-laba. Berbeda dengan perusahaan. Perpustakaan menyediakan koleksi dan jasa layanan yang kemudian ditawa rkan kepada civitas akademika. orientasi pemasaran menuntut Perpustakaan untuk selalu menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. diang gap sukses jika berhasil meraup untung yang besar. asi meskipun b erhasil mempeoleh dana yang lebih besar dari donor. Perusahaan yang pada dasarnya berorientasi terhadap laba. Bagaimana dengan Perpustakaan perguruan tinggi? Perpustakaan adalah organisasi yang dibentuk untuk melayani informasi ekelompok yang telah ditentukan. pihak donor masih mungkin akan memberikan dana lagi. Oleh karena itu kemampuan organi sasi nir-laba dalam mem peroleh sumber daya tidak dapat dijadikan ukuran keberhasila an organisasi. n Keberhasilsuatu organisasi nir-laba dengan demikian. s Perpustaka kebutuhan Konsep pertukaran be an. Dengan anggaran yang diperolehnya itu. organisasi menghasilkan produk atau jasa yang kemudian ditawarkan kepada konsumennya. meskipun produk dan jasa yang dihasilkan itu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Meskipun sudah ada kepastian bahwa dan akan tetap kita terima. mungkin saja gagal dalam mem anfaatkan sumber daya itu secara efektif dan efisien bagi pemenuhan kebutuhan d an keinginan konsumen. belum menjamin bahwa anggaran dari donor untuk organisasi nir-laba itu akan ditingkatkan. harus diukur dari konsumennya. Sebaliknya mungkin juga terjadi. Kon sekuensi dari perbedaan ini adalah bahwa ukuran keberhasilan perusahaan dan organi sasi nir-laba berbeda. 2006 USU Repository © 2006 . rlaku untuk sejauhmana produk dan jasa yang dihasilkan organisasi telah memenuhi kebuuhan da keinginan n Dengan dukungan dana yang diberikan oleh perguruan tinggi. apabila produk dan jasa yang dihasilkan oleh organisasi nir-laba itu ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Dari defenisis pemasaran Kotler di atas jelaslah bahwa pemasaran mengarahkan organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasarannya. dan seba gainyaharus dipertimbangkan dalam menetapkan sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan itu. keinginanElisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dengan demikian kita akan dapat memahami kebutuhan-kebutuan mereka. struktur dan iptakan atau menggugah kebutuhan dan keinginan terhadap prod uk atau jasa harus menc USU Repository © 2006 . Ser masyarakat alnya dengan bekerjasama dengan dosen. Analisis Pemasaran Analisis pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh organisasi untuk memperoleh informasi guna menganalisa keputusan-keputusan mengenai struktur khusus program pemasaran. kita perlu memahami Untuk men strategi pemasaran terlebih dahulu. dosen. evaluasi dan pengendalian program-program yang telah dirumuskan secara seksama. untuk itu masuka n-masukan dari mahasiswa. 1993:7) Pemasaran sangat tergantung pada perancangan penawaran organisasi dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan pasar yang menjadi target. membagi pasar ke dalam segmen-segmen pasar yang berarti. Kotler selanjutnya mengatakan bahwa: Pemasaran adalah analisis. kemudian merancang n jasa layana untuk memenuhi kebutuhan meerka dan secara selektif m pengguna mengenai manfaatdari jasa yang ditawarkan itu. senat guru besar. atau pimpinan lebag tertentu mis yusun program pemasaran yang efektif. implementasi. Tujuan dan sasaran itu harus berorientasi kepada peng guna. 1. 2006 emberi tahu ingkali. Program-program itu dirancang sedemikian rupa sehingga mendorong terjadi pertukaran nilai dengan pasar yang menjadi target untuk mencapai tujuan organisasi (Wirawan. Analisa pemasaran terdiri dari identifikasi konsumen actual dan potensial dari organisasi. dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan. kita a induknya. yaitu kelompok analisis pemasaran dan kelompok bauran pemasaran atau marketing mix. Oleh karen a itu penting kiranya Per pustakaan menetapkan tujuan-tujuan dan sasaran-asaran setiap pr ogram yang akan diselenggarakan. sehingga tercipta pemasaran yang efektif. Struktur dan Strategi Pemasaran Struktur pemasaran dalam suatu organisasi terdiri dari sederet panjang keputusankeputusan dan kegiatan-kegiatan yang dapat dibedakan ke dalam dua kelompok. perencanaan.tolok ukur keberhasilan Perpustakaan secara keseluruhan dan inilah yang menjadi tujuan utama organisasi.

Perpustakaan Perguruan Tinggi sebetulnya sudah bias membuat segmen pasar berdasarkan status. misalnya: pertanian. umumnya menyetujui bahwa sambutan dan permintaan terhadap suatu produk atau jasa itu didahului oleh analisis yang seksama mengenai kebutuhan dan keinginan pengguna. sehingga organisasi dapat mengarahkan produk dan jasa yang dirancang khusus untuk kelompok itu. kimia. yaitu yang memiliki keutuhan. dengan komunikasi dua arah dan dapat merupakan bagian integral dari tugas pustak awan seharihari. pascasarjana. Menggali dan mencoba mengetahui kebutuhan dan keinginan pen gguna tidak selalu harus menerapkan metode yang sulit. Bellardo dan Waldhart (1981) menyatakan bahwa: Para peniliti yang mengamati analisa masyarakat dan pemasaran produk dan jasa informasi. dosen. dapat di ran cang system menguntungkan karena akan termanfaatkan dengan sendirinya. penelitian. Pasar target adalah kelompok konsumen yang memiliki sifat-sifat yang relative sama. masih tetap penting untuk memeriksa kebutuhan d produk dan Produk dan an keinginan pengguna dan sejauh mana kepuasan memeriks kebutuhan a jasa baru yang lebih efektif untuk mengisis kebutuhan dan einginan itu. u Bagian penting dari analisa pasar pasar adalah membagi pasar ke dalam segmensegmen yang relative homogen. sehingga mengurangi biaya dan usaha untuk komunikasi dan promosi. Bilamana produk dan jasa itu sudah ada.keinginan serta sifat-sifat pasar target yang dipilih organisasi. kedokteran. Goran melihat cara yang te rbaik untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pengguna dilakukan dilingkungan terb uka. misalnya: pendidikan. pegawai dan sebagainya atau berdasarkan kegiatan fungsional pengguna. Dari kegiatanini mungkin bukan hanya mengenai produk dan jasa yang dibutuhkan saja bias di ketahui tetapi juga prioritas Pengadaan atau pembenahan k oleksi yang dibutuhkan ntuk program-program akademika tertentu. administrasi dan sebagainya atau berdasarkan disiplin ilmu yang digeluti pengguna. keinginan dan sifat yang sama. misalnya tingkat sarjana. sastra dan sebagainya. Setelah itu. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. 2006 USU Repository © 2006 . k jasa yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keingina pengguna n mereka terh adap produk dan jasa yang sudah ada itu.

Alat lain yang efektif untuk menganalisis pasar Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah penelitian perilaku konsumen. Bauran Pemasaran atau Marketing Mix Bauran pemasaran atau marketing mix adalah seperangkat unsure pemasaran yang dapat dik endalikan oleh orgaisasi. observasi dan percobaan. unsure-unsur bauran pemasaran adalah: ncangan i (1) pera produk atau jasa. Pada organisasi yang memproduksi jas ekankan a. survey. Harus diingat bahwa maksud analisis pasar adalah merumuskan masyarakat suatu organisasi dan menentukan kebutuhan dan keinginan masyarakat itu. para ahli dan men menambahkan lagi tiga unsure pada bauran pemasa ng atau ran yaitu (5) dan orastaf. seperti sumberdaya. tujuan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Menjadi tugas utama manajer pemasaranlah untuk memadukan elemen-elemen bauran pemasaran ini sedemikian rupa sehingga produk dan jasa yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan pasar target tertentu. asilkan oleh uhi organisasi Menurut Stanton. 2006 dosen-dosen ilmu Perpustakaan atau ilmu pemasaran untuk melakukan penelitian da lam bentuk USU Repository © 2006 . Dalam kasus lainnya mungkin diperlukan bantuan ahli pemasaran. 1993: 15). pustakawan Perguruan Tinggi akan melihat bahwa analisis yang sederhana cukup memadai. (2) penetapan harga. Bahkan Perpustakaan Perguruan Tinggi dapat mengusulkan analisis pasar ini dalam bentuk proposal penelitian yang mu ngkin dapat dibiayai ol eh Lembaga Penelitian atau Lembaga lainnya dan dapat merupa kan sumber angka kredit untuk kenaikan pangkat. (3) distribu unikasi si. Organisasi memanfaatkan ba uran untuk mempengar tanggapan konsumen terhadap produk atau jasa yang dih tu. Pemaduan unsure-unsur bauran pemasaran ini harus pula memperhitungkan variable-variabel yang tidak dapat dikendalikan organisasi. Dalam beberapa kasus. Kemungkinan lain adalah mendorong analisis pasar 2. Ketujuh unsure bauran pemasaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan integral dan tidak dapat diperlakukan secara terpisah-pisah. (6) penampilan fisik dan (7) proses (Stanton. dan (4) kom promosi. Dalam hal ini harus dijaga agar biaya untuk melaksanakan analisis pasar tidak melebihi keuntungan yang akan dicapai dari analisis itu.

Penentuan produk dan jasa ini pent untuk Perpustakaan karena akan menjelaskan bagaimana inf ormasi yang ing dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna akan dipenuhi. 2006 USU Repository © 2006 . pendidikan pengguna dan lain-lain. Perancangan produk atau jasa Perancangan produk atau jasa berkaitan dengan penentuan jenis-jenis produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada pasar target untuk memenuhi kebutuhankebutuhan dan keinginan-keinginan konsumen. hukum. tindakan-tindakan organisasi lain yang menjadi pesaing.organisasi. penelusuran manual/computer. bantuan misalnya: koleksi P erpustakaan. en Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. Strategi pemasaran di dalam organisasi sendiri (intern) secara singkat dapat dilihat pada Gambar 1. Produk dan jasa yang dise diakan dan diberikan Perpustakaan peminjaman. perujukan. politik. kepada pengguna. sosial dan budaya. Perpustakaan harus mendaftarkan semua produk dan jasanya agar sesuai dengan sebany ak mungkin segm pasar yang memungkinkan. Penjelasan untuk setiap unsur bauran pemasaran dalam hubungannya dengan Perpustakaan peguruan tinggi adalah sebagai berikut: a.

Sumber ide bagi Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. format. Untuk produk dan jasa yang demikian masih perlu dijadikan objek penelitian dari aspek-aspek yang lebih rinci seperti kualitas. 2006 USU Repository © 2006 . Tahapan-tahapan dalam proses pemasaran intern Penelitian pemasaran & pengumpulan informasi: Analisa pengguna Penyesuaian dengan lebaga induk & pemasaran Merencanakan. dan apek-aspek lainnya. mengembangkan dan mengatur sumber daya dan jasa Komunikasi dan Promosi Menumbuhkan hubungan professional dan jaringan pendukung Sumber: Sterngold (1982) Produk-produk dan jasa-jasa ini disediakan ole Perpustakaan dengan kepercayaan bahwa hal-hal ini sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.Gambar 1.

Tetapi. a biaya produksi. dengan tersedian ya jasa-jasa khusus dengan teknologi tinggi yang mahal biayanya. kemudian perlu dipertimbangkan dari segi hambatan hukum/peraturan. Meskipun de duk prodan jasa yang ditetapkan oleh Perpustakaan beragam. dan system pengiriman dan penyebarluasan. etapkan Ada yang sama dengan biaya produksi. bias tidaknya direlisasi dan kesesuaiannya dengan tujuan dan sasaran Perpustakaan. telah mulai ba nyak produk dan jasa Perpustakaan yang harus dibayar langsung oleh pengguna. (2) P enentuan harga pertukaran antara organisasi dan konsumen u ntuk produk d an jasa yang ditawarkan. system distribusi. Kec enderungan ini mulai meningkat dengan bertambah besarnya ot onomi yang dibe mikian harga rikan oleh pemerintah kepada perguruan tinggi. Penentuan harga atau pricing Penentuan harga merupakan unsure kedua bauran pemasaran.produk dan jasa baru mungkin berasal dari staf Perpustakaan ataupun dari pengguna. Dalam unsure ini tercakup terutama keputusan-keputusan tentang: (1) p enentuan biaya produksi yang harus ditanggung organi sasi untuk menghasilkan produk atau jasa. b. prioritas. Masalah-masalah utama biasanya menyangkut penetapan tempat penyimpanan yang memuaskan. Distribusi Unsur ini mencakup keputusan-keputusan mengenai proses perjalanan produk dari tangan organisasi sampai kepada konsumen. Hal-hal itu dirancang demi a produksi tau ada juga yang menambahkan sedikit keuntungan sehingga harga yang ditetap kan. atau sebagian biay nggung men ditaoleh Perpustakaan dan sebagian lainnya oleh pengguna. 2006 USU Repository © 2006 . di atas Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. c. Jika kebutuhan dan keinginan baru telah diidentifikasi. 1993:155) Secara tradisional Perpustakaan perguruan tinggi selalu memberikan produk atau jasakepada pengguna secara cuma-Cuma. (Stanton.

kebijakan dan prosedur yang dipilih. 1993:25) at Perkembangan teknologi telekomunikasi satelit. penyebarluasan dari atau jalur ke produk dan jasa informasi Perpustakaan. 2006 USU Repository © 2006 . aliran informasi dan jasa. Pen ampilan fisik Ruangan yang bersih dengan penataan yang serasi dan menarik mengesankan efisien dan stabilitas organisasi serta merupakan penghargaan kepad a konsumen. Pro ses Menurut Kartajaya (1992).kesenangan dan keuntungan konsumen. Menurut Bellardo dan Waldhart masalah distribusi cukup menentukan apakah pengguna potensial akan menjadi pengguna actual atau tetap bukan pengguna dari produk dan jasa itu (Wirawan. Pada industri manufacturing. sur elektronik dan teknologi komunikasi yang baru lainnya memberi tantanga baru bagi n pust akawan dalam hal pengiriman informasi secara lebih efis ien. unsure ketiga bauran pemasaran ini dapat berarti. merupakan beberapa hal yang menentukan mutu dan Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. faxcmile. Dalam hub ungannya dengan unsure distribusi ini. keleluasan yang dimiliki staf. Bagaimana keseluruhan system berlangsung. keterlibatan konsumen dengan penyelenggaraan jasa. an Keputusan tergantung dari segi sumberdaya yaitu dana dan staf. dikonsumsi oleh konsumen pada saat yang bersamaan dengan berlangsungnya proses produksi. Dalam bidang Perpustakaan. Kesenangan dan kepraktisan bagi pengguna penting untuk menjadi bahan pertimbangan. d. setiap jasa yan g diberikan organisasi. e. Di dalam industri jasa proses tidak dapat “disembunyikan” karena justru proses itulah yang dijual. Perpustakaan pergu ruan tinggi mis alnya juga harus memutuskan apakah cukup dengan satu Perpust akaan pusat atau mengembangkan Perpustakaan khusus subyek yang dekat deng fakultas. proses “tersembunyi” di pabrik dan konsumen hanya menerima hasil akhir yang merupakan luaran dari prose situ. akan tetapi tetap dijaga agar masih dalam batas-batas biaya yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hal ini banyak Perpustakaan perguruan tinggi masih harus bekerja keras. pada industri jasa.

kelancaran proses penyelenggaraan jasa dan memberi kesan khusus kepada konsumen. Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi. ketelitian. Kepribadian dan pelatihan bagi staf yang menyelenggarakan pelayanan kepada konsumen. keramahan dan sikap-sikap lain yang melekat pada jasa yang dijual. Kegesitan. 2006 USU Repository © 2006 . f. kejelian. Staf atau Orang Orang yang mengerjakan proses dan menghasilkan performance merupakan unsure bauran pemasaran yang terpenting dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jasa yang dijual. karenanya sangat penting.

Promotion. Jakarta: Erlangga. Wirawan. 1991 Stanley. 1993. William J. Makalah lokakarya pengguna dan promosi Perpustakaan perguruan tinggi. Sarah. 1982 Stanton. Pengantar Ilmu Perpustakaan.Daftar Pustaka Basuki. London: Pretice Hall. Malang. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Richard. Sulistyo. Promosi Dalam Pemasaran Produk Jasa Perpustakaan Perguruan Tinggi. 25-28 oktober 1993 Winardi. 2006 USU Repository © 2006 . Jakarta: Gramedia. P Elisa Ekaningsih : Pemasaran Jasa Perpustakaan dan Informasi Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi.