P. 1
Pengertian Promosi Penjualan

Pengertian Promosi Penjualan

|Views: 1,706|Likes:
Published by Vallens Ramadhan

More info:

Published by: Vallens Ramadhan on Jan 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

Pengertian Promosi Penjualan Menurut Basu S.

(1999) Istilah penjualan sering digunakan secara sinonim dengan istilah promosi meskipun yang dimaksud promosi. Penjualan hanya meliputi kegiatan pemindahan barang/jasa atau penggunaan penjual saja, dan tidak terdapat kegiatan periklanan atau kegiatan lain yang ditujukan untuk mendorong permintaan. Jadi, penjualan hanya merupakan bagian dari kegiatan promosi. Sedangkan menurut Indriyo G. (1994) promosi penjualan adalah merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk yang dipasarkannya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu maka produk tersebut akan menarik perhatian konsumen. Menurut Lamb, Hair dan McDaniel (2001) promosi penjualan adalah kegiatan komunikasi pemasaran, selain dari pada periklanan, penjualan pribadi, dan hubungan masyarakat, dimana insentif jangka pendek memotivasi konsumen dan anggota saluran distribusi untuk membeli barang atau jasa dengan segera, baik dengan harga yang rendah atau dengan menaikkan nilai tambah. Sasaran promosi penjualan biasanya lebih mempengaruhi perilaku dibandingkan dengan sikap. Pembelian segera adalah tujuan dari promosi penjualan, terlepas bentuk apapun yang diambil. Karena itulah, kelihatannya lebih masuk akal ketika merencanakan suatu kampanye promosi penjualan untuk target pelanggan sehubungan dengan perilaku umum. Misalnya, apakah konsumen loyal terhadap produk anda atau terahadap produk pesaing anda? Apakah konsumen akan berpindah merek guna mencari kesepakatan yang lebih baik? Apakah konsumen hanya akan membeli produk paling kurang mahal saja, tidak peduli apapun? Apakah konsumen membeli setiap produk ketegori produk sama sekali? (Lam, Hair dan McDaniel, 2001). Promosi penjualan terdiri dari kumpulan kiat insentif yang berbedabeda, kebanyakan berjangka pendek, dirancang untuk mendorong pembelian yang lebih cepat dan/atau lebih besar dari suatu produk/jasa tertentu oleh konsumen atau pelanggan tersebut (Kotler, 2000). Menurut Teguh Budianto dan Fandy C. (1997) promosi penjualan alat promosi yang merupakan perangsang bagi konsumen untuk segera melakukan pembelian, umumnya bersifat jangka pendek. Promosi penjualan dapat bersifat individu maupun non individu. Berdasarkan sasarannya, promosi penjualan dapat diklasifikasi menjadi: Prepared by Ridwan Iskandar Sudayat, SE. 1. Promosi konsumen, misalnya produk sampel, kopun berhadiah, hadiah langsung, potongan harga, jaminan, garansi, pelayanan purnajual, demostrasi, dsb. 2. Promosi dagang, misalnya kredit pembelian, hadiah pembelian, periklanan bersama, pajangan bersama, kontes penjual, dan sebagainya. 3. Promosi bisnis, misahiya sponsor pertunjukkan, demostrasi dan peragaan dalam pertunjukkan dagang, kontes penjualan, hadiah penjualan dalam tebakan dan permainan dan sebagainya. 1. Tujuan Promosi Penjualan

1999). Kegiatan pemasaran adalah penjualan dalam lingkup hasil atau pendapatan berarti penilaian atas penjualan nyata perusahaan dalam suatu periode. Adapun tujuan internalnya adalah untuk meningkatkan atau mempertahankan moral karyawan. Jadi. Tujuan promosi penjualan perantara. Sedangkan untuk mendorong konsumen. perusahaan dapat menyediakan buku kecil. atau untuk memperoleh tempat serta ruang gerak yang lebih baik. mengadakan demonstrasi. Untuk mengatasi fluktuasi yang bersifat musiman dalam pesanan. 3. yaitu: Prepared by Ridwan Iskandar Sudayat. Menurut Swastha dan Irawan (2000). untuk mendorong jumlah pembelian yang lebih besar. Penjualan mempunyai pengertian yang bermacam-macam tergantung pada lingkup permasalahan yang sedang dibahas. penjualan dalam lingkup kegiatan. Untuk memberitahukan konsumen. Promosi penjualan konsumen dapat dilakukan untuk mendapatkan orang yang bersedia mencoba produk baru. untuk menyaingi promosi yang dilakukan oleh pesaing dan untuk mempertahankan penjualan.1. perusahaan dapat memberikan contoh barang atau hadiah. sering disalahartikan dengan pengertian pemasaran.1. kerjasama. Promosi penjualan juga menambah dan melengkapi kegiatankegiatan bagian humas dengan memberikan beberapa peralatan dan materi yang diperlukan untuk melaksanakan program humas internal. Penjualan dalam lingkup ini lebih berarti tindakan menjual barang atau jasa. pengecer. brosur. filim. Kegiatan yang ditujukan untuk medorong para konsumen. b. Tujuan promosi penjualan konsumen. dan selebaran.1. misalnya ditawarkan kepada perantara dua unit gratis apabila ia membeli 10 unit. 2. Usaha-usaha promosi penjualan dengan perantara (pedagang besar. Menurut Kotler dan Amstrong (1998). Tingkat Penjualan Volume penjualan dapat dijabarkan sebagai umpan balik dari kegiatan pemasaran yang dilaksanakan oleh perusahaan. untuk meningkatkan volume per penjualan (seperti. Sering publisitas juga dilakukan untuk membangkitkan daya tank promosi seperti ini (Basu. serta semangat bagi usaha promosinya. SE. atau memberika potongan musiman 25%. dan lembaga jasa) dapat dipakai untuk memperlancar atau mengatasi perubahan-perubahan musiman dalam pesanan. Berdasarkan pendapat . lembaga perkreditan. untuk mendorong penggunaan baru dari produk yang ada. 2. Tujuan promosi penjualan intern. permintaan pasar dapat diukur dengan menggunakan volume fisik maupun volume rupiah. untuk mendapatkan dukungan yang luas dalam saluran terhadap usaha promosi. menawarkan jasa konsultasi. Sebagai contoh: slide. Kegiatan yang ditujukan untuk mendidik atau memberitahukan konsumen. promosi penjualan perusahaan yang ditujukan pada konsumen dapat dibedakan ke dalam dua kelompok. a.1. mendapat potongan 20% apabila membeli satu produk). Salah satu tujuan promosi penjualan adalah untuk mendorong karyawan lebih tertarik pada produk dan promosi perusahaan. Teknik promosi semacam ini dapat mendorong jumlah pembeh'an yang lebih besar. melatih karyawan.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Volume Penjualan Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan antara lain: 1. pengukuran volume penjualan dapat dilakukan dengan dua cara. 2. SE. Potongan harga dapat diberikan dengan tujuan agar penjualan dan keuntungan perasahaan dapat ditingkatkan dari sebelumnya.1. yaitu jumlah unit penjualan nyata perusahaan dalam suatu periode tertentu. 2. Potongan harga tersebut dapat diberikan kepada pihak tertentu dengan syarat-syarat tertentu pula. yaitu jumlah nilai penjualan nyata perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan adanya servis yang baik terhadap para pelanggan sehingga dapat meningkatkan volume penjualan. Volume penjualan yang diukur berdasarkan unit produk yang terjual. sedangkan nilai produk yang terjual (omzet penjualan). Servis Konsumen Servis terhadap pelanggan merupakan faktor penting dalam usaha memperlancar penjualan terhadap usaha dimana tingkat persaingan semakin tajam. Selera konsumen. yaitu didasarkan jumlah unit produk yang terjual dan didasarkan pada nilai produk yang terjual (omzet penjualan). Prepared by Ridwan Iskandar Sudayat. 4. Turunnya mutu barang dapat mempengaruhi volume penjualan. . 3.Swastha dan Irawan tersebut. bilamana selera konsumen terhadap barang-barang yang kita perjualkan berubah maka volume penjualan akan menurun. Kualitas barang. jika barang yang diperdagangkan mutunya menurun dapat menyebabkan pembelinya yang sudah menjadi pelanggan dapat merasakan kecewa sehingga mereka bisa berpaling kepada barang lain yang mutunya lebih baik. Selera konsumen tidaklah tetap dan dia dapat berubah setiap saat. Dalam penelitian ini pengukuran volume penjualan didasarkan pada jumlah unit produk yang terjual. Persaingan menurunkan harga jual.

2. Distribusi Ekslusif Distribusi ekslusif digunakan oleh perusahaan atau produsen dengan menggunakan satu pedagang besar atau pengecer dalam daerah pasar tertentu. Distribusi Selektif Perusahaan yang menggunakan distribusi selektif ini berusaha memilih suatu jumlah pedagang besar dan atau penyalur yang terbatas dalam suatu daerah geografis tertentu. dan sebagainya. sehingga pembeli lebih leluasa dalam memilih produk yakan dibelinya. Dalam hal ini produsen mempunyai tiga alternatif. terutama pengawasan terhadap tingkat harga eceran yang dibebankan kepada konsumen. Pada umumnya distribusi eksklusif ini banyak digunakan : a) Untuk barang-barang special b) Apabila penyalur bersedia membuat persediaan dalam jumlah besar. reperasi. Penentuan Banyaknya Penyalur Setelah menentukan saluran distribusi yang akan dipakai. Distribusi Intensif Distribusi intensif ini dapat dilakukan oleh produsen yang menjual barang konvenien. c) Apabila produk yang dijual memerlukan servis sesudah penjualan. distribusi intensif ini biasanya untuk jenis operating supplies atau barang standard lainnya.BAB III ALTERNATIF PENENTUAN BANYAKNYA PENYALUR A. Jadi perusahaan atau produsen hanya menjualkan barangnya kepada satu pedagang besar ataupun pengecer saja. mereka makin merasakan kepuasan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengawasan. seperti minyak pelumas. yaitu: 1. seperti: pemasangan. Dalam hal ini penyalur sendiri juga memiliki keuntungan karena banyak pembeli yang akan membeli kepadanya. dan sebagainya. sehingga dapat menjamin produknya sampai dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen 3. Hal ini dimaksudkan untuk lebih memfokuskan pemasaran produknya kepada konsumen tertentu. Makin cepat konsumen terpenuhi kebutuhannya.banyaknya untuk mencapai konsumen. dan juga pada usaha kerja dengan penyalur dalam periklanan. perusahaan/produsen perlu menentukan jumlah perantara untuk ditempatkan sebagai pedagang besar atau pengecer. . terutama pengecer sebanyak. Sedangkan untuk barang industri. Semua ini dimaksudkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen. Perusahaan berusaha menggunakan penyalur.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->