P. 1
klasifikasi mamalia

klasifikasi mamalia

|Views: 8,916|Likes:
Published by silvanti

More info:

Published by: silvanti on Jan 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2015

pdf

text

original

RUSA TOTOL

Klasifikasi

Kingdom : animalia

Filum : Chordata

Kelas :Mamalia

Ordo : artiodactyla

Family : cervidae

Genus : Axis

Species : Axis axis( rusa totol)

Rusa totol (Axis axis) memiliki warna kulit coklat kemerahan dengan bintik-bintik putih.

Semakin tua usianya maka warna coklat kulitnya akan semakin gelap dan bintik-bintik putihnya

makin tersusun rapi. Rusa totol membutuhkan garam (NaCl) untuk membantu metabolisme

makanan, karena itu mereka sering menjilati bebatuan atau kerikil

BONGO

Klasifikasi ilmiah

Kingdom : animalia

Filum : Chordata

Kelas :Mamalia

Ordo : Artiodactyla

Family : Cervidae

Genus : Boocercus

Species : Boocercus eurycerus ( bongo )

Bongo memiliki warna yang cerah auburn atau kastanye mantel, dengan leher, dada dan

kaki umumnya lebih gelap dari bagian tubuh. Kulit bongo jantan menjadi gelap sampai mereka

mencapai usia tertentu hingga berwarna mahoni-warna coklat. Kulit bongo betina biasanya lebih

cerah dari pada bongo jantan

Kulit bongo memiliki 10-15 vertikal garis kuning-putih, tersebar di sepanjang bagian

belakang dari bagian leher ke pantat hewane. Jumlah garis pada setiap sisi jarang yang sama..

Totol tampak di antara mata dan dua titik putih besar setiap pipi. Selain itu juga, totol putih

memenuhi leher dan dada. Kegunaan daun telinga telinga adalah untuk mempertajam

pendengaran, dan pewarnaan khusus dapat membantu bongo mengidentifikasi satu sama lain

dalam gelap hutan habitat mereka.Mulut dari bongo biasanya berwarna putih, hitam dengan

topped brangus.

Bongo jantan maupun betina memiliki tanduk. Mereka mematahkan tanduk nya tiap tahun

sepanjang hidup mereka.tanduk pada betina lebih kecil, lebih tipis dan lebih banyak cabang.

Besarnya tanduk berkisar antara 75 dan 99 sentimeter (30-39 ").

Seperti tanduk pada rusa lainnya, tanduk bongo berlubang pada bagian dalam, dengan

komposisi seperti pada kuku manusia, yaitu zat keratin. Bongo dapat berlari dengan cepat

BISON

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Bovidae

Genus : Bison

Spesies : Bison antiquus

Bison adalah kelompok mamalia berkuku genap. Mereka membentuk genus Bison dari

subfamili Bovinae dan famili Bovidae. Bison tinggal di bagian utara bumi. Bison Amerika

tinggal di Amerika Utara. Mereka hidup hingga berusia 20 tahun dan lahir tanpa tanduk yang

dimiliki jantan dan betina.

KIJANG

Klasifikasi

ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Cervidae

Genus : Muntiacus

Spesies : Muntiacus muntjak

Kijang atau muncak adalah kerabat rusa yang tergabung dalam genus Muntiacus. Kijang

berasal dari Dunia Lama dan dianggap sebagai jenis rusa tertua, telah ada sejak 15-35 juta tahun

yang lalu, dengan sisa-sisa dari masa Miosen ditemukan di Prancis dan Jerman.

Pada masa sekarang, muncak hanya dapat ditemui di Asia Selatan dan Asia Tenggara,

mulai dari India, Srilangka, Indocina, hingga kepulauan Nusantara. Beberapa jenis diintroduksi

di Inggris dan sekarang banyak dijumpai di sana.

Kijang tidak mengenal musim kawin dan dapat kawin kapan saja, namun perilaku musim

kawin muncul bila kijang dibawa ke daerah beriklim sedang. Jantannya memiliki tanduk pendek

yang dapat tumbuh bila patah.

Hewan ini sekarang menarik perhatian penelitian evolusi molekular karena memiliki

variasi jumlah kromosom yang dramatis dan ditemukannya beberapa jenis baru (terutama di

Indocina).

Jenis-jenisnya

y Muntiacus muntjak, kijang biasa

y Muntiacus reevesi, kijang Reeve, diintroduksi ke Inggris

y Muntiacus crinifrons, kijang hitam

y Muntiacus feae

y Muntiacus atherodes, kijang keemasan Kalimantan

y Muntiacus rooseveltorum

y Muntiacus gongshanensis

y Muntiacus vuquangensis, kijang raksasa vietnam

y Muntiacus truongsonensis

y Muntiacus putaoensis

BANTENG

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Bovidae

Genus : Bos

Spesies : Bos javanicus

Banteng, Bos javanicus, adalah hewan yang sekerabat dengan sapi dan ditemukan di

Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Kalimantan, Jawa, and Bali. Beberapa jenis

banteng ditemukan pula di Australia Utara yang dibawa ke sana pada masa kolonisasi Britania

pada 1849.

Banteng tumbuh hingga tinggi sekitar 1,6 m di bagian pundaknya dan panjang badan 2,3 m.

Berat banteng jantan biasanya sekitar 680 - 810 kg ± jantan yang sangat besar bisa mencapai

berat satu ton ± sedangkan betinanya memiliki berat yang lebih kecil. Banteng memiliki bagian

putih pada kaki bagian bawah, punuk putih, serta warna putih disekitar mata dan moncongnya,

walaupun terdapat sedikit dimorfisme seksual pada ciri-ciri tersebut. Banteng jantan memiliki

kulit berwarna biru-hitam atau atau coklat gelap, tanduk panjang melengkung ke atas, dan punuk

di bagian pundak. Sementara, betinanya memiliki kulit coklat kemerahan, tanduk pendek yang

mengarah ke dalam dan tidak berpunuk.

Banteng hidup dari rumput, bambu, buah-buahan, dedaunan, dan ranting muda. Banteng

umumnya aktif baik malam maupun siang hari, tapi pada daerah pemukiman manusia, mereka

beradaptasi sebagai hewan nokturnal. Banteng memiliki kecenderungan untuk berkelompok pada

kawanan berjumlah dua sampai tiga puluh ekor.

Banteng telah didomestikasi di beberapa daerah di Asia Tenggara yang jumlahnya

mencapai sekitar 1,5 juta ekor. Banteng ternak dan liar dapat dikawinkan dan keturunan yang

dihasilkannya sering kali subur.

ANOA

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Bovidae

Genus : Bubalus

Spesies : Bubalus quarlesi

Anoa adalah hewan khas Sulawesi. Ada dua spesies anoa yaitu: Anoa Pegunungan

(Bubalus quarlesi) dan Anoa Dataran Rendah (Bubalus depressicornis). Keduanya tinggal

dalam hutan yang tidak dijamah manusia. Penampilan mereka mirip dengan rusa dan memiliki

berat 150-300 kg. Anak anoa akan dilahirkan sekali setahun.

Kedua spesies tersebut dapat ditemukan di Sulawesi, Indonesia. Sejak tahun 1960-an

berada dalam status terancam punah. Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 5000 ekor yang

masih bertahan hidup. Anoa sering diburu untuk diambil kulitnya, tanduknya dan dagingnya.

Anoa Pegunungan juga dikenal dengan nama Mountain Anoa, Anoa de Montana, Anoa de

Quarle, Anoa des Montagnes, dan Quarle's Anoa. Sedangkan Anoa Dataran Rendah juga dikenal

dengan nama Lowland Anoa, Anoa de Ilanura, atau Anoa des Plaines.

BABIRUSA

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Suidae

Genus : Babyrousa

Spesies : Babyrousa babyrussa

Babirusa (Babyrousa babirussa) hanya terdapat di sekitar Sulawesi, Pulau Togian,

Malenge, Sula, Buru dan Maluku. Habitat babirusa banyak ditemukan di hutan hujan tropis.

Hewan ini gemar melahap buah-buahan dan tumbuhan, seperti mangga, jamur dan dedaunan.

Mereka hanya berburu makanan pada malam hari untuk menghindari beberapa binatang buas

yang sering menyerang.

Panjang tubuh babirusa sekitar 87 sampai 106 sentimeter. Tinggi babirusa berkisar pada

65-80 sentimeter dan berat tubuhnya bisa mencapai 90 kilogram. Meskipun bersifat penyendiri,

pada umumnya mereka hidup berkelompok dengan seekor pejantan yang paling kuat sebagai

pemimpinnya.

Binatang yang pemalu ini bisa menjadi buas jika diganggu. Taringnya panjang mencuat ke

atas, berguna melindungi matanya dari duri rotan. Babirusa betina melahirkan satu sampai dua

ekor satu kali melahirkan. Masa kehamilannya berkisar antara 125 hingga 150 hari. Bayi

babirusa itu akan disusui selama satu bulan, setelah itu akan mencari makanan sendiri di hutan

bebas. Selama setahun babirusa betina hanya melahirkan satu kali. Usia dewasa seekor babirusa

lima hingga 10 bulan, dan dapat bertahan hingga usia 24 tahun.

Mereka sering diburu penduduk setempat untuk dimangsa atau sengaja dibunuh karena

merusak lahan pertanian dan perkebunan. Populasi hewan yang juga memangsa larva ini kian

sedikit hingga termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi. Jumlah mereka diperkirakan

tinggal 4000 ekor dan hanya terdapat di Indonesia.

Sejak tahun 1996 hewan ini telah masuk dalam kategori langka dan dilindungi oleh IUCN

dan CITES. Namun masih sering dijumpai perdagangan daging babirusa di daerah Sulawesi

Utara. Karena itu, pusat penelitian dan pengembangan biologi LIPI bekerja sama dengan

pemerintah daerah setempat beserta Departemen Kehutanan dan Universitas Sam Ratulangi

mengadakan program perlindungan terhadap hewan langka ini. Perlindungan tersebut meliputi

pengawasan habitat babirusa dan membuat taman perlindungan babirusa di atas tanah seluas 800

hektar.

RUSA SAMBAR

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Cervidae

Genus : Cervus

Spesies : Cervus unicolor

Rusa Sambar atau Sambar India (disebut juga rusa sambur, sambhur, Tamil: Kadaththi

man), adalah jenis rusa besar yang umum berhabitat di Asia. Spesies yang umum memiliki ciri

khas tubuh yang besar dengan warna bulu kecoklatan. Sambar dapat tumbuh setinggi 102 cm -

160 cm sampai bahu dengan berat sekitar 546 kg. Sambar umumnya berhabitat di hutan dan

bergantung pada tanaman semak atau rerumputan. Mereka umumnya hidup dalam kelompok

dengan anggota 5 - 6 anggota. Rusa Sambar (Cervus unicolor syn. Cervus aristotelis) mendiami

sebagian besar Asia Selatan dengan batas sampai wilayah Himalaya.

KUDA NIL

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Hippopotamidae

Genus : Hippopotamus

Spesies : Hippopotamus amphibius

hippopotamus (Hippopotamus amphibius) atau hippo (bahasa Yunani: ,

hippopotamos, dari , hippos, "kuda", dan , potamos, "sungai") adalah mamalia

dari keluarga Hippopotamidae yang berukuran besar. Berasal dari Afrika.Kuda nil memiliki

tubuh yang besar dan berat, serta kulit kelabu gelap. Mereka juga memiliki gading besar yang

biasa mereka gunakan untuk mempertahankan diri dari predator.Kuda nil tinggal di Afrika.

Mereka tinggal di dan dekat air tawar, seperti danau dan sungai.

Kuda nil adalah hewan herbivora.

Mereka tinggal berkelompok, dan terkadang 30 kuda nil akan tinggal di tempat yang sama.

Mereka tidur di lumpur dan air, namun di malam hari mereka keluar untuk makan rumput.

LLAMA

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Camelidae

Genus : Lama

Spesies : Lama glama

Llama (Lama glama) adalah binatang camelid yang juga binatang asli Amerika Selatan.

Llama juga biasa digunakan sebagai binatang pengangkut barang oleh masyarakat Inka[1]

dan

masyrakat disekitar pegununungan Andes. Binatang ini bisa mencapai tinggi 1,6 meter hingga

1,8 meter dengan berat 127 kilogram hingga 204 kilogram. Bayi Llama (disebut cria) memiliki

berat antara 9 kg hingga 14 kg. Llama adalah binatang sosial yang hidup secara berkelompok.

Llama dapat membawa barang 25% hingga 30% dari berat badannya.

UNTA

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Camelidae

Genus : Camelus

Spesies : Camelus bactrianus

Unta atau Onta adalah dua spesies hewan berkuku genap dari genus Camelus (satu

berpunuk tunggal - Camelus dromedarius, satu lagi berpunuk ganda - Camelus bactrianus) yang

hidup ditemukan di wilayah kering dan gurun di Asia dan Afrika Utara. Rata-rata umur harapan

hidup unta adalah antara 30 sampai 50 tahun.

Domestikasi unta oleh manusia telah dimulai sejak kurang lebih 5.000 tahun yang lalu.

Pemanfaatan unta antara lain untuk diambil susu (yang memiliki nilai nutrisi lebih tinggi dari

pada susu sapi) serta dagingnya, dan juga digunakan sebagai hewan pekerja.

Kemampuan Adaptasi Ekologi Unta

Seperti yang diketahui, unta hidup di padang pasir yang memiliki range temperatur udara

yang mampu membunuh mayoritas makhluk hidup. Selain itu, mereka mampu untuk tidak

makan dan minum selama beberapa hari.

Ada banyak hal yang membuat mereka mampu beradaptasi. Salah satunya adalah

punuknya. Banyak orang mengira punuknya menyimpan air, tapi sebenarnya tidak. Punuk unta

menyimpan lemak khusus, yang pada suatu saat bisa diubah menjadi air dengan bantuan oksigen

hasil respirasi. Satu gram lemak yang ada pada punuk unta bisa diubah menjadi satu gram air.

Kemampuan adaptasi lainnya yang luar biasa adalah, sistem respirasinya meninggalkan

sedikit sekali jejak uap air. uap air yang keluar dari paru-paru diserap kembali oleh tubuhnya

melalui sel khusus yang terdapat di hidung bagian dalam, membentuk kristal dan suatu saat dapat

diambil.

Tubuh unta dapat bertahan hingga pada suhu 41 derajat celcius. Lebih dari itu, unta mulai

berkeringat. Penguapan dari keringat yang terjadi hanya pada kulitnya, bukan pada rambutnya.

Dengan cara pendinginan yang efisien itu, unta mampu menghemat air cukup banyak.

Unta mampu bertahan dengan kehilangan massa sekitar 20%-25% selama berkeringat.

Mayoritas makhluk hidup hanya mampu bertahan hingga kehilangan massa sekitar 3%-4%

sebelum terjadi gagal jantung akibat mengentalnya darah. Meski unta kehilangan banyak cairan

tubuh, darahnya tetap terhidrasi, hingga batas 25% tercapai.

Ada banyak hal mengapa darah unta tidak mengental pada kondisi di mana darah mayoritas

makhluk hidup sudah mengental. Sel darah merah unta berbentuk oval, bukan bulat seperti

makhluk hidup lainnya. Unta juga memiliki sistem imunitas yang cukup unik. Semua mamalia

memiliki antibodi berbentuk Y dengan dua rantai panjang sepanjang Y itu dengan dua rantai

pendek di setiap ujung dari Y tersebut, tapi unta hanya memiliki dua rantai panjang yang

menjadikannya berbentuk lebih kecil sehingga mengurangi kemungkinan darah akan mengental.

Ginjal dan usus mereka sangat efisien dalam menyaring air. Bentuk urin mereka sangat

kental dan kotoran mereka sangat kering sehingga bisa langsung dibakar ketika dikeluarkan.

JERAPAH

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Giraffidae

Genus : Giraffa

Spesies : Giraffa camelopardalis

Jerapah (Giraffa camelopardalis) adalah mamalia berkuku genap endemik Afrika dan

merupakan spesies hewan tertinggi yang hidup di darat. Jerapah jantan dapat mencapai tinggi 4,8

sampai 5,5 meter dan memiliki berat yang dapat mencapai 1.360 kilogram. Jerapah betina

biasanya sedikit lebih pendek dan lebih ringan.

Jerapah berkerabat dengan rusa dan sapi tetapi dari suku yang berbeda, yaitu Giraffidae,

yang mencakup jerapah sendiri dan kerabat terdekatnya, okapi. Habitat aslinya melingkupi area

dari Chad sampai dengan Afrika Selatan

Nama spesiesnya camelopardalis diambil dari nama dalam latin, karena dianggap sebagai

bastar unta (camel) dan macan tutul (leopard). Nama camelopardalis dipakai oleh Plinius senior

dalam ensiklopedia yang ditulisnya. Nama ini juga dipakai sebagai nama salah satu rasi bintang.

Nama "jerapah" sendiri dipinjam dari nama hewan ini dalam bahasa Arab ( , zirafah)

SAPI

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Artiodactyla

Familia : Bovidae

Genus : Bos

Spesies : Bos Taurus

Sapi adalah hewan ternak dari familia Bovidae dan subfamilia Bovinae. Selain dipelihara

untuk bercocok tanah (menarik bajak, dan lain-lain), sapi juga diambil susu dan dagingnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->