Sunan Ampel

Sunan Ampel pada masa kecilnya bernama Raden Rahmat, dan diperkirakan lahir pada tahun 1401 di Champa. Ada dua pendapat mengenai lokasi Champa ini. Encyclopedia Van Nederlandesh Indie mengatakan bahwa Champa adalah satu negeri kecil yang terletak di Kamboja. Pendapat lain, Raffles menyatakan bahwa Champa terletak di Aceh yang kini bernama Jeumpa. Menurut beberapa riwayat, orang tua Sunan Ampel adalah Ibrahim Asmarakandi yang berasal dari Champa dan menjadi raja di sana. Ibrahim Asmarakandi disebut juga sebagai Maulana Malik Ibrahim. Ia dan adiknya, Maulana Ishaq adalah anak dari Syekh Jumadil Qubro. Ketiganya berasal dari Samarkand, Uzbekistan, Asia Tengah. Menurut Hikayat Banjar dan Kotawaringin (= Hikayat Banjar resensi I), nama asli Sunan Ampel adalah Raja Bungsu, anak Sultan Pasai. Beliau datang ke Majapahit menyusul/menengok kakaknya yang diambil isteri oleh Raja Mapajahit. Raja Majapahit saat itu bernama Dipati Hangrok dengan mangkubuminya Patih Maudara. Dipati Hangrok telah memerintahkan menterinya Gagak Baning melamar Putri Pasai dengan membawa sepuluh buah perahu ke Pasai. Sebagai kerajaan Islam, mulanya Sultan Pasai keberatan jika Putrinya dijadikan isteri Raja Majapahit, tetapi karena takut binasa kerajaannya akhirnya Putri tersebut diberikan juga. Putri Pasai dengan Raja Majapahit memperoleh anak laki-laki [yang diduga adalah Raden Patah]. Karena rasa sayangnya Putri Pasai melarang Raja Bungsu pulang ke Pasai. Sebagai ipar Raja Majapahit, Raja Bungsu kemudian meminta tanah untuk menetap di wilayah pesisir yang dinamakan Ampelgading. Putri Pasai kemudian diserahkan sebagai isteri bagi putera raja Bali, yang wafat ketika Putri Pasai mengandung tiga bulan. Karena dianggap akan membawa celaka bagi negeri tersebut, maka ketika lahir bayi ini dihanyutkan ke laut, tetapi kemudian dapat dipungut dan dipelihara oleh Nyai Suta-Pinatih, kelak disebut Pangeran Giri. Putri Pasai kembali ke Majapahit, kelak ketika terjadi huru-hara di ibukota Majapahit, Putri Pasai pergi ke tempat adiknya Raja Bungsu di Ampelgading. Penduduk desa-desa sekitar memohon untuk dapat masuk Islam kepada Raja Bungsu, tetapi Raja Bungsu sendiri merasa perlu meminta izin terlebih dahulu kepada Raja Majapahit tentang proses islamisasi tersebut. Akhirnya Raja Majapahit berkenan memperbolehkan penduduk untuk beralih kepada agama Islam. Petinggi daerah Jipang menurut aturan dari Raja Majapahit secara rutin menyerahkan hasil bumi kepada Raja Bungsu. Petinggi Jipang dan keluarga masuk Islam. Raja Bungsu beristerikan puteri dari petinggi daerah Jipang tersebut, kemudian memperoleh dua orang anak, yang tertua seorang perempuan diambil sebagai isteri oleh Sunan Kudus, sedang yang laki-laki digelari sebagai Pangeran Bonang. Raja Bungsu sendiri disebut sebagai Pangeran Makhdum. Dalam Serat Darmo Gandhul, Sunan Ampel disebut Sayyid Rahmad merupakan keponakan dari Putri Champa (Jeumpa?) permaisuri Prabu Brawijaya. Jadi, Sunan Ampel memiliki darah Uzbekistan dan Champa dari sebelah ibu. Tetapi dari ayah leluhur mereka adalah keturunan langsung dari Ahmad al-Muhajir, Hadhramaut. Bermakna mereka termasuk keluarga besar Saadah BaAlawi.

Sejarah dakwah

Pada tahun 1479. Dwarawati. Sunan Ampel mendirikan Mesjid Agung Demak. Akhirnya dia dijodohkan dengan putri Champa. Maulana Malik Ibrahim ke Champa. Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak bersama sama datang ke pulau Jawa. Mereka dikaruniai 4 orang anak. yang akhirnya merubah Kerajaan Champa menjadi Kerajaan Islam. dan adiknya Maulana Ishak mengislamkan Samudra Pasai.Sunan Ampel diperkirakan wafat pada tahun 1481 di Demak dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel. Setelah itu mereka berpisah. Maulana Makdum Ibrahim (Sunan Bonang). Di Kerajaan Champa. yaitu: Putri Nyai Ageng Maloka. yang merupakan isteri dari Sunan Kudus. Syarifuddin (Sunan Drajat) dan Syarifah. putri seorang adipati di Tuban yang bernama Arya Teja. dan lahirlah Raden Rahmat. Dwarawati adalah seorang putri Champa yang menikah dengan raja Majapahit yang bernama Prabu Kertawijaya.Syekh Jumadil Qubro.Sunan Ampel menikah dengan Nyai Ageng Manila. Surabaya . Vietnam Selatan. Maulana Malik Ibrahim berhasil mengislamkan Raja Champa. untuk menemui bibinya. Syekh Jumadil Qubro tetap di pulau Jawa. dan kedua anaknya. Sunan Ampel datang ke pulau Jawa pada tahun 1443. Di kemudian hari Maulana Malik Ibrahim hijrah ke Pulau Jawa tanpa diikuti keluarganya.

[3]Namun demikian. Muhammad Sahibus Saumiah. keturunan dari Jenal Abidin. Muhammad al-Baqir. Ia memperkirakan bahwa Maulana Malik Ibrahim lahir di Samarkand. telah menetap bersama para Mahomedans[2] lainnya di Desa Leran di Jang'gala". yang mengindikasikan bahwa ia berasal dari Kashan. dan sepupu Raja Chermen (sebuah negara Sabrang). Asia Tengah. sekarang adalah daerah Leran. melalui jalur keturunan Husain bin Ali. Muhammad Shahib Mirbath. Ali al-Uraidhi. Sebutan Syekh Maghribi yang diberikan masyarakat kepadanya. Isa ar-Rumi. Alwi Ammi al-Faqih. yang mengikuti pengucapan lidah Jawa menjadi Syekh Ibrahim Asmarakandi. Abdul Malik (Ahmad Khan). Ali Zainal Abidin. melainkan hanya memperlihatkan keindahan . Kecamatan Manyar. "Mulana Ibrahim. Raffles menyatakan bahwa menurut penuturan para penulis lokal. Gresik. Ia dimakamkan di desa Gapura.[1]Dalam keterangannya pada buku The History of Java mengenai asal mula dan perkembangan kota Gresik. Ia tidak menentang secara tajam agama dan kepercayaan hidup dari penduduk asli. Ahmad Syah Jalal.Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim (w. Budi bahasa yang ramah-tamah senantiasa diperlihatkannya di dalam pergaulan sehari-hari. suatu tempat di Iran sekarang. desa Gapura. Ja'far ash-Shadiq.[4]Terdapat beberapa versi mengenai silsilah Maulana Malik Ibrahim. kemungkinan pendapat yang terkuat adalah berdasarkan pembacaan J. Asal keturunan Tidak terdapat bukti sejarah yang meyakinkan mengenai asal keturunan Maulana Malik Ibrahim. yaitu 9 kilometer ke arah utara kota Gresik. seorang Pandita terkenal berasal dari Arabia. Daerah yang ditujunya pertama kali ialah desa Sembalo. dengan mendirikan mesjid pertama di desa Pasucinan. Alwi Awwal. Ia lalu mulai menyiarkan agama Islam di tanah Jawa bagian timur. yang dianggap yang pertama kali menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Muhammad al-Naqib. Ubaidullah. Makam Maulana Malik Ibrahim. atau Maroko di Afrika Utara. Meinsma menyebutnya dengan nama Makhdum Ibrahim as-Samarqandy. kota Gresik. Penyebaran agama Maulana Malik Ibrahim dianggap termasuk salah seorang yang pertama-tama menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Manyar. 1419 M/882 H) adalah nama salah seorang Walisongo. Jawa TimurPertama-tama yang dilakukannya ialah mendekati masyarakat melalui pergaulan. Ahmad al-Muhajir. Jamaluddin Akbar al-Husain (Maulana Akbar).Babad Tanah Jawi versi J. kemungkinan menisbatkan asal keturunannya dari Maghrib. dan Maulana Malik Ibrahim.P. Jawa Timur. pada paruh awal abad 14. dan merupakan wali senior diantara para Walisongo lainnya. meskipun pada umumnya disepakati bahwa ia bukanlah orang Jawa asli. Moquette atas baris kelima tulisan pada prasasti makamnya di desa Gapura Wetan.[9] Beberapa versi babad menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang.J. Alwi ats-Tsani. Ali Khali' Qasam. Ia pada umumnya dianggap merupakan keturunan Rasulullah SAW. Gresik. Abdullah (al-Azhamat) Khan.

Ia merangkul masyarakat bawah. mengingat menurut Groeneveldt pada saat Maulana Malik Ibrahim hidup. Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishaq disebutkan sebagai anak dari Maulana Jumadil Kubro. yaitu Raden Rahmat atau Sunan Ampel dan Sayid Ali Murtadha atau Raden Santri. Ia berdagang di tempat pelabuhan terbuka. Ia mengajarkan cara-cara baru bercocok tanam. kedua anaknya mengikuti jejaknya menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. dan berhasil dalam misinya mencari tempat di hati masyarakat sekitar yang ketika itu tengah dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Pada acara haul biasa dilakukan khataman Al-Quran. Raja Majapahit meskipun tidak masuk Islam tetapi menerimanya dengan baik.Maulana Malik Ibrahim disebutkan bermukim di Champa (dalam legenda disebut sebagai negeri Chermain atau Cermin) selama tiga belas tahun. Wilayah itulah yang sekarang dikenal dengan nama desa Gapura. Setelah cukup menjalankan misi dakwah di negeri itu. Besar kemungkinan permaisuri tersebut masih kerabat istrinya. Ritual ziarah tahunan atau haul juga diadakan setiap tanggal 12 Rabi'ul Awwal. banyak masyarakat yang tertarik masuk ke dalam agama Islam. Maulana Malik Ibrahim dalam cerita rakyat kadang-kadang juga disebut dengan nama Kakek Bantal. Setelah itu mereka berpisah. aktivitas pertama yang dilakukan Maulana Malik Ibrahim ialah berdagang. Maulana Ishaq disebutkan menjadi ulama terkenal di Samudera Pasai. Ia menikahi putri raja yang memberinya dua putra. pemilik kapal atau pemodal. selain itu raja dan para bangsawan dapat pula turut serta dalam kegiatan perdagangan tersebut sebagai pelaku jual-beli. dan adiknya Maulana Ishak mengislamkan Samudera Pasai. ia juga sering mengobati masyarakat sekitar tanpa biaya. .[11] Perdagangan membuatnya dapat berinteraksi dengan masyarakat banyak. Maulana Malik Ibrahim ke Champa. Setiap malam Jumat Legi.[14] Legenda rakyat Menurut legenda rakyat. Sebagai tabib. masyarakat setempat ramai berkunjung untuk berziarah. diceritakan bahwa ia pernah diundang untuk mengobati istri raja yang berasal dari Champa. atau Syekh Jumadil Qubro. mauludan (pembacaan riwayat Nabi Muhammad). Manyar. sesuai tanggal wafat pada prasasi makamnya. Maulana Malik Ibrahim membuka pesantren-pesantren yang merupakan tempat mendidik pemuka agama Islam di masa selanjutnya. dalam rangka mempersiapkan kader untuk melanjutkan perjuangan menegakkan ajaran-ajaran Islam. yang sekarang dinamakan desa Roomo.[12]Setelah cukup mapan di masyarakat.Selain itu. Vietnam Selatan. sekaligus ayah dari Raden Paku atau Sunan Giri. Hingga saat ini makamnya masih diziarahi orangorang yang menghargai usahanya menyebarkan agama Islam berabad-abad yang silam.dan kabaikan yang dibawa oleh agama Islam. Berkat keramah-tamahannya. di ibukota Majapahit telah banyak orang asing termasuk dari Asia Barat. ia hijrah ke pulau Jawa dan meninggalkan keluarganya. Maulana Malik Ibrahim kemudian melakukan kunjungan ke ibukota Majapahit di Trowulan. dan dihidangkan makanan khas bubur harisah. bahkan memberikannya sebidang tanah di pinggiran kota Gresik. dikatakan bahwa Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik berasal dari Persia. Setelah dewasa.[10] Sebagaimana yang dilakukan para wali awal lainnya. Cerita rakyat tersebut diduga mengandung unsurunsur kebenaran. Syekh Jumadil Qubro dan kedua anaknya bersama-sama datang ke pulau Jawa. Syekh Jumadil Qubro tetap di pulau Jawa. [13]Demikianlah.

Wafat Setelah selesai membangun dan menata pondokan tempat belajar agama di Leran. Ia wafat pada hari Senin 12 Rabi'ul Awwal 822 Hijriah.Beliau sebagai Wali penyebar Islam yang terkenal berjiwa sosial. Inskripsi dalam bahasa Arab yang tertulis pada makamnya adalah sebagai berikut: Ini adalah makam almarhum seorang yang dapat diharapkan mendapat pengampunan Allah dan yang mengharapkan kepada rahmat Tuhannya Yang Maha Luhur. Paciran Kabupaten Lamongan. tahun 1419 Maulana Malik Ibrahim wafat. Sunan Drajat mendirikan pesantren Dalem Duwur di desa Drajat. namun bila lewat Lamongan dapat ditempuh 30 menit dengan kendaran pribadi. Setelah menguasai pelajaran islam beliau menyebarkan agama islam di desa Drajad sebagai tanah perdikan di kecamatan Paciran. Ia terlebih dahulu mengusahakan kesejahteraan sosial baru memberikan pemahaman tentang ajaran Islam. kedermawanan untuk mengentas kemiskinan dan menciptakan kemakmuran. dan bersaudara dengan Sunan Bonang. Sunan Drajat Sunan Drajat diperkirakan lahir pada tahun 1470 masehi. Tempat ini diberikan oleh kerajaan Demak. Motivasi lebih ditekankan pada etos kerja keras. beliau mengambil tempat di Desa Drajat wilayah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan sebagai pusat kegiatan dakwahnya sekitar abad XV dan XVI Masehi. guru para pangeran dan sebagai tongkat sekalian para Sultan dan Wazir.Sebagai penghargaan atas keberhasilannya menyebarkan agama Islam dan usahanya menanggulangi kemiskinan dengan menciptakan kehidupan yang makmur bagi warganya.Sunan Drajat yang mempunyai nama kecil Syarifudin atau raden Qosim putra Sunan Ampel dan terkenal dengan kecerdasannya. Sejarah singkatSunan Drajat bernama kecil Raden Syarifuddin atau Raden Qosim putra Sunan Ampel yang terkenal cerdas.Panarukan). Yang berbahagia dan syahid penguasa dan urusan agama: Malik Ibrahim yang terkenal dengan kebaikannya. sangat memperhatikan nasib kaum fakir miskin. Gresik. beliau memperoleh gelar Sunan Mayang Madu dari Raden Patah Sultan Demak pada tahun saka 1442 atau 1520 Masehi. Dia adalah putra dari Sunan Ampel. Nama kecilnya adalah Raden Qasim. Jawa Timur. jalan yang menuju ke makam tersebut diberi nama Jalan Malik Ibrahim. kemudian mendapat gelar Raden Syarifudin. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan ridha-Nya dan semoga menempatkannya di surga. Setelah pelajaran Islam dikuasai. siraman bagi kaum fakir dan miskin. Ia diberi gelar Sunan Mayang Madu oleh Raden Patah pada tahun saka 1442/1520 masehiMakam Sunan Drajat dapat ditempuh dari surabaya maupun Tuban lewat Jalan Daendels (Anyer .Ketika dewasa. Ia memegang kendali keprajaan di wilayah perdikan Drajat sebagai otonom kerajaan Demak selama 36 tahun. . Makamnya kini terdapat di desa Gapura Wetan. Usaha ke arah itu menjadi lebih mudah karena Sunan Drajat memperoleh kewenangan untuk mengatur wilayahnya yang mempunyai otonomi. Saat ini.

serta beri perlindungan orang yang menderita) Penghargaan Dalam sejarahnya Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang Wali pencipta tembang Mocopat yakni Pangkur.cita luhur kita tidak peduli dengan segala bentuk rintangan) 4.jasa Sunan Drajat sebagai seorang Wali penyebar agama Islam di wilayah Lamongan dan untuk melestarikan budaya serta benda-benda bersejarah peninggalannya Sunan Drajat. Memangun resep teyasing Sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain) 2. Musium ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur tanggal 1 Maret 1992. Mohamad Faried. . Mulyo guno Panca Waktu (suatu kebahagiaan lahir batin hanya bisa kita capai dengan salat lima waktu) 7. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan untuk mencapai cita . Menehono busono marang wong kang wudo. Heneng . Menehono teken marang wong kang wuto. Ajarilah kesusilaan pada orang yang tidak punya malu.Filosofi Sunan Drajat Filosofi Sunan Drajat dalam pengentasan kemiskinan kini terabadikan dalam sap tangga ke tujuh dari tataran komplek Makam Sunan Drajat. Pada tahun 1993 sampai 1994 pembenahan dan pembangunan Situs Makam Sunan Drajat dilanjutkan dengan pembangunan pagar kayu berukir. bale rante serta Cungkup Sitinggil dengan dana APBD I Jawa Timur sebesar RP. Menehono ngiyup marang wongkang kodanan (Berilah ilmu agar orang menjadi pandai. Meper Hardaning Pancadriya (kita harus selalu menekan gelora nafsu-nafsu) 5. Menehono mangan marang wong kang luwe. Basofi Sudirman tanggal 14 Januari 1994. Pemerintah Kabupaten Lamongan mendirikan Musium Daerah Sunan Drajat disebelah timur Makam. 98 juta dan anggaran Rp. Secara lengkap makna filosofis ke tujuh sap tangga tersebut sebagai berikut : 1. Jroning suko kudu eling Ian waspodo (di dalam suasana riang kita harus tetap ingat dan waspada) 3. Sisa .cita luhur). 131 juta yang diresmikan Gubernur Jawa Timur M.Henung (dalam keadaan diam kita akan memperoleh keheningan dan dalam keadaan hening itulah kita akan mencapai cita .sisa gamelan Singomengkoknya Sunan Drajat kini tersimpan di Musium Daerah. Sejahterakanlah kehidupan masyarakat yang miskin. SH untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan sejarah bangsa ini mendapat dukungan penuh Gubernur Jawa Timur dengan alokasi dana APBD I yaitu pada tahun 1992 dengan pemugaran Cungkup dan pembangunan Gapura Paduraksa senilai Rp.Hening . 6. renovasi paseban. Upaya Bupati Lamongan R.Untuk menghormati jasa . keluarga dan para sahabatnya yang berjasa pada penyiaran agama Islam. 100 juta 202 ribu untuk pembangunan kembali Masjid Sunan Drajat yang diresmikan oleh Menteri Penerangan RI tanggal 27 Juni 1993.

Dia adalah putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila. Ia menciptakan Gerakan fisik dari nama dan simbol huruf hijayyah adalah dengan tujuan yang sangat mendalam dan penuh dengan makna. Karya Sastra Sunan Bonang banyak menggubah sastra berbentuk suluk atau tembang tamsil. Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 M.W. Antara lain Suluk Wijil yang dipengaruhi kitab Al Shidiq karya Abu Sa'id Al Khayr. Bonang adalah sebuah desa di kabupaten Rembang.Sunan Bonang Sunan Bonang dilahirkan pada tahun 1465. Ia mengembangkan ilmu (dzikir) yang berasal dari Rasullah SAW. dan saat ini makam aslinya berada di Desa Bonang. seorang pakar Belanda lainnya. ada seorang murid Sunan Bonang yang berasal dari Tuban yang mendengar ada murid dari Madura yang membawa jenazah Sunan Bonang. Saat melewati Tuban. Keilmuan Sunan Bonang juga terkenal dalam hal ilmu kebathinannya. kemudian beliau kombinasi dengan kesimbangan pernafasan[rujukan?] yang disebut dengan rahasia Alif Lam Mim ( ) yang artinya hanya Allah SWT yang tahu. Apa pula sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa yang dahulu diperkirakan merupakan karya Sunan Bonang dan oleh ilmuwan Belanda seperti Schrieke disebut Het Boek van Bonang atau buku (Sunan) Bonang. murid tersebut tak dapat membawanya dan hanya dapat membawa kain kafan dan pakaian-pakaian beliau. dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim. melainkan dianggapkan sebagai karyanya. berarti penyembuh jiwa) yang kini masih sering dinyanyikan orang. Sang murid sangat mengagumi beliau sampai ingin membawa jenazah beliau ke Madura. Dalam Serat Darmo Gandhul. Mereka memperebutkannya. yang sering diziarahi adalah makamnya di kota Tuban. saat beliau meninggal.J. Namun. dianggap bukan karya Sunan Bonang. Sunan Bonang juga menggubah tembang Tamba Ati (dari bahasa Jawa. kabar wafatnya beliau sampai pada seorang muridnya yang berasal dari Madura. secara awam penulis artikan yaitu mengajak murid-muridnya untuk menghafal huruf-huruf hijaiyyah dan nantinya setelah mencapai tingkatnya diharuskan bisa baca dan memahami isi Al-Qur'an. Lokasi makam Sunan Bonang ada dua karena konon. Tetapi oleh G. Drewes. Penekanan keilmuan yang diciptakan Sunan Bonang adalah mengajak murid-muridnya untuk melakukan Sujud atau . Sunan Bonang juga menciptakan gerakan-gerakan fisik atau jurus yang Beliau ambil dari seni bentuk huruf Hijaiyyah yang berjumlah 28 huruf dimulai dari huruf Alif dan diakhiri huruf Ya'. Namun. Sunan Bonang disebut Sayyid Kramat merupakan seorang Arab keturunan Nabi Muhammad.

Sekarang Masjid Agung Kudus berada di alun-alun kota Kudus Jawa Tengah. pesan untuk memotong kurban kerbau ini masih banyak ditaati oleh masyarakat Kudus hingga saat ini. Demak. yang kini terkenal dengan nama Masjid Agung Kudus dan masih bertahan hingga sekarang. bahkan juga Kerajaan Pajang yang lahir pada 1546 serta awal kehadiran Kerajaan Mataram dibawah pimpinan Panembahan Senopati. . dan dalam masa pemerintahan Sunan Prawoto dia menjadi penasihat bagi Arya Penangsang. Ia ikut pula merancang pembangunan Masjid Agung Cirebon dan Masjid Agung Demak. Sunan Kudus juga membangun Menara Kudus yang merupakan gabungan kebudayaan Islam dan Hindu yang juga terdapat Masjid yang disebut Masjid Menara Kudus. Tiang "tatal" (pecahan kayu) yang merupakan salah satu dari tiang utama masjid adalah kreasi Sunan Kalijaga.Peninggalan lain dari Sunan Kudus adalah permintaannya kepada masyarakat untuk tidak memotong hewan kurban sapi dalam perayaan Idul Adha untuk menghormati masyarakat penganut agama Hindu dengan mengganti kurban sapi dengan memotong kurban kerbau. Dengan demikian ia mengalami masa akhir kekuasaan Majapahit (berakhir 1478). Riwayat Masa hidup Sunan Kalijaga diperkirakan mencapai lebih dari 100 tahun. Dia adalah putra dari pasangan Sunan Ngudung. Kesultanan Cirebon dan Banten. Sunan Kalijaga Sunan Kalijaga adalah seorang tokoh Wali Songo yang sangat lekat dengan Muslim di Pulau Jawa. Hingga sekarang ilmu yang diciptakan oleh Sunan Bonang masih dilestarikan di Indonesia oleh generasinya dan diorganisasikan dengan nama Padepokan Ilmu Sujud Tenaga Dalam Silat Tauhid Indonesia Sunan Kudus Sunan Kudus dilahirkan dengan nama Jaffar Shadiq.Salat dan dzikir. Sunan Kudus menggunakan sapi sebagai sarana penarik masyarakat untuk datang untuk mendengarkan dakwahnya. Kudus Kulon. Sunan Kudus pernah menjabat sebagai panglima perang untuk Kesultanan Demak. Sunan Kudus juga menjabat sebagai hakim pengadilan bagi Kesultanan Demak. Sunan Kudus mendirikan sebuah mesjid di desa Kerjasan. Selain sebagai panglima perang untuk Kesultanan Demak. karena kemampuannya memasukkan pengaruh Islam ke dalam tradisi Jawa. Dalam melakukan dakwah penyebaran Islam di Kudus. Sunan Kudus diperkirakan wafat pada tahun 1550. Makamnya berada di Kadilangu. Pada tahun 1530. Kesultanan Demak. adalah panglima perang Kesultanan Demak Bintoro dan Syarifah adik dari Sunan Bonang.

Sunan Kalijaga atau Raden Mas Said adalah putra Aria Wilatikta. Dewi Rakayuh dan Dewi Sofiah. Van Den Berg menyatakan bahwa Sunan Kalijaga adalah keturunan Arab yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.Orang itu adalah Sunan Bonang. banyak pula yang menyatakan ia orang Jawa asli.Sang Sunan Bonang tidak membenarkan cara itu. Berdasarkan satu versi masyarakat Cirebon. dan Raden Abdurrahman. Pernikahan Dalam satu riwayat.Sunan Bonang menunjukan pohon aren emas dan mengatakan bila Raden Said ingin mendapatkan harta tanpa berusaha.Katanya.tanpa disadari akar dan rerumputan telah menutupi dirinya. Nama lain Sunan Kalijaga antara lain Lokajaya.[Kelahiran Sunan Kalijaga diperkirakan lahir pada tahun 1450 dengan nama Raden Said. Tapi.Karena tongkat itu dilihat seperti tongkat emas. Sementara itu menurut Babad Tuban menyatakan bahwa Aria Teja alias 'Abdul Rahman berhasil mengislamkan Adipati Tuban.Karena lamanya ia tertidur.Suatu hari.maka ambillah buah aren emas yang ditunjukkan oleh Sunan Bonang. paman Muhammad. Silsilah Mengenai asal usul beliau.Karena ia telah menjaga tongkatnya yang . dia sering berendam di sungai (kali). Sunan Kalijaga mempunyai tiga anak salah satunya adalah Umar Said atau Sunan Muria. dan mempunyai 3 putra: R.Karena itu.Raden Said lalu melaksanakan perintah tersebut.ia merampas tongkat itu.Raden Said tidak boleh beranjak dari tempat tersebut sebelum Sunan Bonang datang. Sejarawan lain seperti De Graaf membenarkan bahwa Aria Teja I ('Abdul Rahman) memiliki silsilah dengan Ibnu Abbas. Pangeran Tuban. Syekh Malaya.Raden Said lalu menyusul Sunan Bonang ke Sungai. ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa beliau juga masih keturunan Arab.Raden Said ingin menjadi murid Sunan Bonang. penguasa Tuban pada tahun 1500 M adalah cucu dari peguasa Islam pertama di Tuban.Saat Raden Said ke hutan.Dan hasil rampokan itu akan ia bagikan kepada orang-orang yang miskin.Karena itu.Sunan Bonang lalu menyuruh Raden Said untuk bersemedi sambil menjaga tongkatnya yang ditancapkan ke tep sungai. Pada saat Sunan Kalijaga berdiam di sana.Lalu.Sebelum menjadi Walisongo.Tetapi.ia melihat seseorang kakek tua yang bertongkat. Umar Said (Sunan Muria).Ia menasihati Raden Said bahwa Allah tidak akan menerima amal yang buruk. Dari perkawinan ini ia memiliki putra bernama Aria Wilatikta.Sunan Bonang datang dan membangunkan Raden Said.Tiga tahun kemudian. Menurut catatan Tome Pires.hasil rampokan itu akan ia bagikan kepada orang yang miskin.Raden Said berkata bahwa ingin menjadi muridnya. nama Kalijaga berasal dari Desa Kalijaga di Cirebon. Aria Dikara. dan mengawini putrinya.ia menjadi tertidur dalam waktu lama.Raden Said menjadi seorang perampok yang selalu mengambil hasil bumi di gudang penyimpanan Hasil Bumi. Berda'wah Menurut cerita. Sunan Kalijaga disebutkan menikah dengan Dewi Saroh binti Maulana Ishak. atau jaga kali. Dia adalah putra adipati Tuban yang bernama Tumenggung Wilwatikta atau Raden Sahur.

Beberapa lagu suluk ciptaannya yang populer adalah Ilir-ilir dan Gundul-gundul Pacul. Ia sangat toleran pada budaya lokal. Silsilah Beberapa babad menceritakan pendapat yang berbeda mengenai silsilah Sunan Giri. Ia dimakamkan di desa Giri. Ia lahir di Blambangan tahun 1442.maka Raden Said diganti namanya menjadi Kalijaga. Kartasura. serta lakon carangan Layang Kalimasada dan Petruk Dadi Ratu ("Petruk Jadi Raja"). . Sunan Giri memiliki beberapa nama panggilan. serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah.ditanjapkan ke sungai. Jawa Timur. Tidak mengherankan. wayang. gamelan. Sebagian babad berpendapat bahwa ia adalah anak Maulana Ishaq. dekat kota Demak (Bintara). Ia juga memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah. yang berkedudukan di daerah Gresik. Prabu Satmata. seorang mubaligh yang datang dari Asia Tengah. serta Pajang. Sunan Bonang. Sultan Abdul Faqih. Wafat Ketika wafat.Kalijaga lalu diberi pakaian baru dan diberi pelajaran agama oleh Sunan Bonang. Maulana Ishaq diceritakan menikah dengan Dewi Sekardadu. perayaan sekatenan. Maka mereka harus didekati secara bertahap: mengikuti sambil mempengaruhi. Lanskap pusat kota berupa kraton. yaitu Raden Paku. cari Sunan Giri adalah nama salah seorang Walisongo dan pendiri kerajaan Giri Kedaton. Metode dakwah tersebut sangat efektif. Paham keagamaannya cenderung "sufistik berbasis salaf" -bukan sufi panteistik (pemujaan semata). ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Banyumas. Kebomas. Sebagian besar adipati di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga. dengan sendirinya kebiasaan lama hilang. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah dipahami. Ia berpendapat bahwa masyarakat akan menjauh jika diserang pendiriannya. Dialah menggagas baju takwa.Kalijaga lalu melanjutkan dakwahnya dan dikenal sebagai Sunan Kalijaga. Makam ini hingga sekarang masih ramai diziarahi orang. Ia menggunakan seni ukir. Gresik. yaitu putri dari Menak Sembuyu penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir kekuasaan Majapahit. Raden 'Ainul Yaqin dan Joko Samudra. ia punya pola yang sama dengan mentor sekaligus sahabat dekatnya. alun-alun dengan dua beringin serta masjid diyakini pula dikonsep oleh Sunan Kalijaga. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Kebumen. beliau dimakamkan di Desa Kadilangu. di antaranya adalah adipati Pandanaran. Sunan Giri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. garebeg maulud. Dalam dakwah.

putri Menak Sembuyu penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir Majapahit. Sunan Ampel mengirimnya dan Makdhum Ibrahim (Sunan Bonang). dia diadopsi oleh seorang saudagar perempuan pemilik kapal. Alwi Ammi al-Faqih. dan catatan nasab Sa'adah BaAlawi Hadramaut. giri berarti gunung. Kemudian Putri Pasai diberikan oleh Raja Majapahit kepada putera dari Raja Bali. Ubaidullah. Muhammad Sahibus Saumiah. Ahmad al-Muhajir. dan Maluku. . Mangkubumi Majapahit masa itu adalaha Patih Maudara. Dalam Hikayat Banjar. Ia kemudian mendirikan sebuah pesantren giri di sebuah perbukitan di desa Sidomukti. Alwi Awwal. Alwi ats-Tsani. seorang mubaligh Islam dari Asia Tengah.Pendapat lainnya yang menyatakan bahwa Sunan Giri juga merupakan keturunan Rasulullah SAW. Dalam bahasa Jawa. untuk mendalami ajaran Islam di Pasai. Muhammad al-Baqir. Ja'far ash-Shadiq. Dewi Sekardadu menghanyutkannya ke laut. Di sinilah. Umumnya pendapat tersebut adalah berdasarkan riwayat pesantren-pesantren Jawa Timur. Sejak itulah. yang ternyata bernama Raden Paku. Joko Samudra. Ali Zainal Abidin. Ketika sudah cukup dewasa. Maulana Ishaq. Mereka diterima oleh Maulana Ishaq yang tak lain adalah ayah Joko Samudra. Putri Pasai adalah puteri Sultan Pasai yang diambil isteri oleh Raja Majapahit yang bernama Dipati Hangrok. Joko Samudra dibawa ibunya ke Surabaya untuk belajar agama kepada Sunan Ampel. Ali Khali' Qasam. Kebomas. Isa ar-Rumi. Raden Paku atau lebih dikenal dengan Raden 'Ainul Yaqin kembali ke Jawa. Dakwah dan kesenian Setelah tiga tahun berguru kepada ayahnya. dengan Dewi Sekardadu. Di Gresik. Pesantren Giri kemudian menjadi terkenal sebagai salah satu pusat penyebaran agama Islam di Jawa. Kisah Sunan Giri merupakan buah pernikahan dari Maulana Ishaq. Muhammad an-Naqib. Kemudian. Nyai Gede Pinatih. dan 'Ainul Yaqin (Sunan Giri). mengetahui asal-muasal dan alasan mengapa dia dulu dibuang. Abdul Malik (Ahmad Khan). Jadi Pangeran Giri saudara seibu dengan putera Raja Majapahit. Ahmad Syah Jalal (Jalaluddin Khan). ia dikenal masyarakat dengan sebutan Sunan Giri. Namun kelahirannya dianggap telah membawa kutukan berupa wabah penyakit di wilayah tersebut. bayi tersebut ditemukan oleh sekelompok awak kapal (pelaut) dan dibawa ke Gresik. Muhammad Shahib Mirbath. Dipaksa untuk membuang anaknya. yaitu melalui jalur keturunan Husain bin Ali. dia menamakan bayi tersebut Joko Samudra. Sunan Ampel mengetahui identitas sebenarnya dari murid kesayangannya itu. Pangeran Giri/Sunan Giri merupakan putera dari pasangan Putri Pasai (Jeumpa?) dengan putera Raja Bali. bahkan pengaruhnya sampai ke Madura. Abdullah (alAzhamat) Khan. Kalimantan. Kemudian. Lombok. Karena ditemukan di laut. Ali al-Uraidhi. Jamaluddin Akbar al-Husaini (Maulana Akbar). Pasangan Putri Pasai dengan Raja Majapahit ini telah memperoleh seorang putera. Tak berapa lama setelah mengajarnya. Sulawesi.

sangat mungkin terlibat aktif membantu pengajian di majelis-majelis itu mengingat ayahanda dan kakek beliau datang ke Nusantara sengaja untuk menyokong perkembangan agama Islam yang telah dirintis oleh para pendahulu. serta beberapa gending (lagu instrumental Jawa) seperti Asmaradana dan Pucung. Sunan Gunung Jati Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah. Lir-ilir dan Cublak Suweng. yang menguasai Gresik dan sekitarnya selama beberapa generasi sampai akhirnya ditumbangkan oleh Sultan Agung. Sunan Gunung Jati adalah salah satu dari kelompok ulama besar di Jawa bernama walisongo. Syarif Abdullah cucu Syekh Maulana Akbar. . maka sepulang dari Timur Tengah Raden Syarif Hidayatullah mengambil peranan mambangun kota Cirebon dan menjadi pemimpin perkampungan Muslim yang baru dibentuk itu setelah Uwaknya wafat. Pernikahan Rara Santang putri dari Prabu Siliwangi dan Nyai Subang Larang dengan Abdullah cucu Syekh Maulana Akbar melahirkan seorang putra yang diberi nama Raden Syarif Hidayatullah.Pengaruh Giri terus berkembang sampai menjadi kerajaan kecil yang disebut Giri Kedaton. beliau menikahi adik dari Bupati Banten ketika itu bernama Nyai Kawunganten. Perjalanan Hidup Proses belajar Raden Syarif Hidayatullah mewarisi kecendrungan spiritual dari kakek buyutnya Syekh Maulana Akbar sehingga ketika telah selesai belajar agama di pesantren Syekh Datuk Kahfi beliau meneruskan ke Timur Tengah. Babad Cirebon menyebutkan ketika Pangeran Cakrabuwana membangun kota Cirebon dan tidak mempunyai pewaris. namun ada juga yang mengatakan bahwa beliau lahir pada sekitar 1448 M. Dari pernikahan ini beliau mendapatkan seorang putri yaitu Ratu Wulung Ayu dan Maulana Hasanuddin yang kelak menjadi Sultan Banten I. Tempat mana saja yang dikunjungi masih diperselisihkan. lahir sekitar 1450 M. kecuali (mungkin) Mekah dan Madinah karena ke 2 tempat itu wajib dikunjungi sebagai bagian dari ibadah haji untuk umat Islam. diantaranya adalah permainan-permainan anak seperti Jelungan. Terdapat beberapa karya seni tradisional Jawa yang sering dianggap berhubungkan dengan Sunan Giri. [sunting] Pernikahan Memasuki usia dewasa sekitar diantara tahun 1470-1480.

Cirebon di P. terbukti dengan tidak adanya riwayat tentang pelantikan Syarif Hidayatullah secara resmi sebagai Sultan Cirebon. Pada masa ini beliau berusia sekitar 37 tahun kurang lebih sama dengan usia Raden Patah yang baru diangkat menjadi Sultan Demak I bergelar Alam Akbar Al Fattah. Raja Pakuan di awal abad 16. bahwa agama Islam akan disebarkan di P. maka Raden Patah adalah keturunan beliau juga tapi dari pihak ibu yang lahir di Campa. Jawa dengan Kesultanan Demak sebagai pelopornya. . Eksekusi yang dilakukan Sunan Kalijaga akhirnya berjalan baik. Terlebih dulu Syarif Hidayat menikahkan putrinya untuk menjadi istri Pati Unus yang ke 2 di tahun 1511. Bila Syarif Hidayat keturunan Syekh Maulana Akbar Gujarat dari pihak ayah. merasa mendapat sekutu untuk mengurangi pengaruh Syarif Hidayat yang telah berkembang di Cirebon dan Banten. Demak. maka Cirebon menjadi semacam Negara Bagian bawahan vassal state dari kesultanan Demak. dan dengan wafatnya Syekh Siti Jenar. Ulama yang paling di-tua-kan di Dewan Muballigh. Jawa dengan misi utama mengusir Portugis dari wilayah Asia Tenggara. memiliki peranan penting dalam pengadilan Syekh Siti Jenar pada tahun 1508 di pelataran Masjid Demak. baik bagi Syarif Hidayat dan Raden Patah karena proses Islamisasi secara damai mengalami gangguan internal dari kerajaan Pakuan dan Galuh (di Jawa Barat) dan Majapahit (di Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan gangguan external dari Portugis yang telah mulai expansi di Asia Tenggara. Tentang personaliti dari Syarif Hidayat yang banyak dilukiskan sebagai seorang Ulama kharismatik. Dengan diangkatnya Raden Patah sebagai Sultan di Pulau Jawa bukan hanya di Demak. Ia ikut membimbing Ulama berperangai ganjil itu untuk menerima hukuman mati dengan lebih dulu melucuti ilmu kekebalan tubuhnya. Hanya Sunda Kelapa yang masih dalam kekuasaan Pakuan. seiring masuknya Portugis di Pasai dan Malaka. [sunting] Gangguan proses Islamisasi Setelah pendirian Kesultanan Demak antara tahun 1490 hingga 1518 adalah masa-masa paling sulit. Hal ini sesuai dengan strategi yang telah digariskan Sunan Ampel. maka salah satu duri dalam daging di Kesultana Demak telah tercabut.[sunting] Kesultanan Demak Masa ini kurang banyak diteliti para sejarawan hingga tiba masa pendirian Kesultanan Demak tahun 1487 yang mana beliau memberikan andil karena sebagai anggota dari Dewan Muballigh yang sekarang kita kenal dengan nama Walisongo. dalam beberapa riwayat yang kuat. Di saat yang genting inilah Syarif Hidayat berperan dalam membimbing Pati Unus dalam pembentukan armada gabungan Kesultanan Banten.

Jawa setelah Banten dan Cirebon menjadi kerajaan-kerajaan Islam. Dalam perundingan terakhir yang sangat menentukan dari riwayat Pakuan ini. Begitu pula sebagian Panglima Perangnya. [sunting] Perundingan Yang Sangat Menentukan Satu hal yang sangat unik dari personaliti Syarif Hidayatullah adalah dalam riwayat jatuhnya Pakuan Pajajaran.Kegagalan expedisi jihad II Pati Unus yang sangat fatal di tahun 1521 memaksa Syarif Hidayat merombak Pimpinan Armada Gabungan yang masih tersisa dan mengangkat Tubagus Pasai (belakangan dikenal dengan nama Fatahillah). ibu kota Kerajaan Sunda pada tahun 1568 hanya setahun sebelum beliau wafat dalam usia yang sangat sepuh hampir 120 tahun (1569). Dengan ini jatuhlah Sunda Kelapa secara resmi ke dalam Kesultanan Banten-Cirebon dan di rubah nama menjadi Jayakarta dan Tubagus Pasai mendapat gelar Fatahillah. Yang ke dua adalah bagi yang tidak bersedia masuk Islam maka harus keluar dari keraton masing-masing dan keluar dari ibukota Pakuan untuk diberikan tempat di pedalaman Banten wilayah Cibeo sekarang. Satu persatu dari para Pangeran. Diriwayatkan dalam perundingan terakhir dengan para Pembesar istana Pakuan. Perebutan pengaruh antara Pakuan-Galuh dengan Cirebon-Banten segera bergeser kembali ke darat. Syarif Hidayat memberikan 2 opsi. sebagai Panglima berikutnya dan menyusun strategi baru untuk memancing Portugis bertempur di P. Kedatangan armada Portugis sangat diharapkan dapat menjaga Sunda Kelapa dari kejatuhan berikutnya karena praktis Kerajaan Hindu Pakuan tidak memiliki lagi kota pelabuhan di P. . Anggota yang tidak terpilih harus pindah ke pemukiman Baduy Luar. Tetapi Pakuan dan Galuh yang telah kehilangan banyak wilayah menjadi sulit menjaga keteguhan moral para pembesarnya. sebagian besar para Pangeran dan Putri-Putri Raja menerima opsi ke 1. Jawa. Putri Pakuan di banyak wilayah jatuh ke dalam pelukan agama Islam. Putri atau Panglima dan dipersilakan tetap tinggal di keraton masing-masing. Sedang Pasukan Kawal Istana dan Panglimanya (sebanyak 40 orang) yang merupakan Korps Elite dari Angkatan Darat Pakuan memilih opsi ke 2. Sangat kebetulan karena Raja Pakuan telah resmi mengundang Armada Portugis datang ke Sunda Kelapa sebagai dukungan bagi kerajaan Pakuan yang sangat lemah di laut yang telah dijepit oleh Kesultanan Banten di Barat dan Kesultanan Cirebon di Timur. Mereka inilah cikal bakal penduduk Baduy Dalam sekarang yang terus menjaga anggota pemukiman hanya sebanyak 40 keluarga karena keturunan dari 40 pengawal istana Pakuan. Tahun 1527 bulan Juni Armada Portugis datang dihantam serangan dahsyat dari Pasukan Islam yang telah bertahun-tahun ingin membalas dendam atas kegagalan expedisi Jihad di Malaka 1521.untuk menggantikan Pati Unus yang syahid di Malaka. Yang pertama Pembesar Istana Pakuan yang bersedia masuk Islam akan dijaga kedudukan dan martabatnya seperti gelar Pangeran.

Tempat tinggal beliau di gunung Muria yang salah satu puncaknya bernama Colo. Dengan kata lain mereka ingin tetap memeluk agama Sunda Wiwitan (aliran Hindu di wilayah Pakuan) tetapi tetap bermukim di dalam wilayah Istana Pakuan. Letaknya di sebelah utara kota Kudus. Dan beliau pula yang menciptakan tembang Sinom dan Kinanti. Syarif Hidayat telah memindahkan istana Pakuan ke alam ghaib sehubungan dengan kerasnya penolakan Para Pendeta Sunda Wiwitan untuk tidak menerima Islam ataupun sekadar keluar dari wilayah Istana Pakuan. Nama aslinya Raden Umar Said. nelayan. Beliaulah satu-satunya wali yang tetap mempertahankan kesenian gamelan dan wayang sebagai alat dakwah untuk menyampaikan Islam. ibarat mengambil ikan tidak sampai mengeruhkan airnya. . dalam berdakwah beliau menggunakan cara halus. pelaut dan rakyat jelata. Itulah cara yang ditempuh untuk menyiarkan agama Islam di sekitar Gunung Muria. SUNAN MURIA Beliau adalah putra Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh. bahwa istana Pakuan dinyatakan hilang karena tidak ditemukan sisa-sisa reruntuhannya. Dengan segala jasanya umat Islam di Jawa Barat memanggil beliau dengan nama lengkap Syekh Maulana Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati Rahimahullah. sasaran dakwah beliau adalah para pedagang. Sebagian riwayat yang diyakini kaum Sufi menyatakan dengan kemampuan yang diberikan Allah karena doa seorang Ulama yang sudah sangat sepuh sangat mudah dikabulkan. Mereka menolak opsi pertama dan ke 2. Seperti ayahnya.Yang menjadi perdebatan para ahli hingga kini adalah opsi ke 3 yang diminta Para Pendeta Sunda Wiwitan. Sejarah membuktikan hingga penyelidikan yang dilakukan para Arkeolog asing ketika masa penjajahan Belanda. Bagi para sejarawan beliau adalah peletak konsep Negara Islam modern ketika itu dengan bukti berkembangnya Kesultanan Banten sebagi negara maju dan makmur mencapai puncaknya 1650 hingga 1680 yang runtuh hanya karena pengkhianatan seorang anggota istana yang dikenal dengan nama Sultan Haji. Menurut Solichim Salam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful