P. 1
Gambaran Khusus Fisiologi Janin dan Neonatus

Gambaran Khusus Fisiologi Janin dan Neonatus

|Views: 694|Likes:
Published by Anita Sari Putrii

More info:

Published by: Anita Sari Putrii on Jan 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2013

pdf

text

original

Gambaran Khusus Fisiologi Janin dan Neonatus

y Usia konsepsi dalam MINGGU lazim digunakan untuk

menyatakan status perkembangan embrio y Selama 8 minggu pertama, terminologi EMBRIO digunakan terhadap perkembangan organisme y Setelah 8 minggu, terminologi JANIN digunakan oleh karena sebagian besar organ sudah dibentuk dan telah masuk kedalam tahap pertumbuhan dan perkembangan lanjut.

.

.

y FUNGSI KARDIOVASKULER Jantung manusia mulai berdenyut selama minggu keempat setelah fertilisasi berdenyut 65 kali/menit Meningkat sesuai pertumbuhan janin sampai 140 kali/menit pada saat lahir .

FUNGSI KARDIOVASKULER .

.

. terdapat 70% HbF dan 30% Hb A. Ada kehamilan 36 minggu. HbF memiliki kemampuan mengikat oksigen lebih besar dibanding HbA.Sel-sel darah merah berinti mulai dibentuk dalam yolksac dan mesotel plasenta sekitar minggu ketiga Minggu berikutnya dihasilkan sel-sel darah merah tidak berinti oleh mesenkim dan endotel pembuluh darah janin Minggu keenam hepar membentuk sel-sel darah Bulan ketiga Limpa dan jaringan limpoid lainnya sampai akhirnya diambil alih oleh sumsum tulang Pada kehamilan 15 minggu semua sel darah merah mengandung HbF.

Pertukaran gas pada janin berlangsung di plasenta. namun oleh karena darah janin mengandung banyak HbF maka saturasi oksigen janin yang ada sudah dapat mencukupi kebutuhan Inhibisi pernapasan sampai bulan-bulan terakhir mencegah terisinya paru-paru dengan debris dan mekonium yang diekresikan oleh saluran pencernaan ke dalam cairan amnion . Aterm. sistem kapiler terbentuk dan paru sudah memiliki kemampuan untuk melakukan pertukaran gas.y FUNGSI RESPIRASI Kehamilan 22 minggu. Tekanan parsial O2 (PO2) darah janin < darah ibu. sudah terbentuk 3 ² 4 generasi alveolus.

Mielinisasi dari traktus-traktus major SSP menjadi sempurna setelah mendekati satu tahun kehidupan postnatal .y FUNGSI NEUROLOGIK Sistem saraf pusat yang melibatkan korteks serebral tetap belum berkembang bahkan pada saat lahir.

. Sejumlah mekonium secar terus menerus dibentuk dalam traktus gastrointestinal dan diekresikan dari usus ke dalam cairan amnion. fungsi gastrointestinal mendekati fungsi bayi baru lahir.y FUNGSI GASTROINTESTINAL Sampai pertengahan masa kehamilan janin mencerna dan menyerap sejumlah besar cairan amnion. dan selama akhir bulan kedua sampai ketiga. Mekonium terdiri dari hasil seksresi mukosa gastriintestinal dan kelenjar-kelnjar dan sebagian lagi terdiri dari zat sisa-sisa cairan amnion yang tidak terserap Sebagian cairan amnion yang ditelan berikut materi seluler yang terkandung didalamnya melalui aktivitas enzymatik dan bakteri dirubah menjadi mekonium. Mekonium tetap berada didalam usus kecuali bila terjadi hipoksia hebat yang menyebabkan kontraksi otot usus sehingga mekonium keluar dan bercampur dengan cairan ketuban.

.Pada janin. Proses glukoronidasi pada kehidupan awal neonatus sangat terbatas sehingga bilirubin tak dapat langsung dikonjugasi menjadi empedu. Setelah hemolisis fisiologis pada awal neonatus atau adanya hemolisis patologis pada isoimunisasi nenoatus dapat terjadi kern icterus. hepar berperan sebagai tempat penyimpanan glikogen dan zat besi Proses glukoneogenesis dari asam amino dan timbunan glukosa yang memadai dalam hepar belum terjadi saat kehidupan neonatus.

produksi urine mencapai 12 ml/jam. Urine janin adalah komponen utama dari cairan amnion . Pada kehamilan 32 minggu. paru dan ginjal maternal dalam keadaan normal akan mengatur keseimbangan air dan elektrolit pada janin. saat aterm 28 ml/jam. Sistem kontrol keseimbangan cairan elektrolit asam basa hampir tidak terdapat sampai pertengahan kehidupan janin dan tidak mencapai sempurna samapi bulan-bulan terakhir Plasenta.y FUNGSI GINJAL Urinisasi normal terjadi secara in utero. Pembentukan urine dimulai pada minggu 9 ² 12.

Kortek adrenal janin adalah organ endokrin aktif yang memproduksi hormon steroid dalam jumlah besar. Pancreas terbentuk pada minggu ke 12 dan insulin dihasilkan oleh sel B pankreas. Janin memproduksi TSH ² thyroid stimulating hormon sejak minggu ke 14 yang menyebabkan pelepasan T3 dan T4 .y SISTEM ENDOKRIN Thyroid adalah kelenjar endokrin pertama yang terbentuk pada janin. Atrofi kelenjar adrenal seperti yang terjadi pada janin anensepali dapat menyebabkan kehamilan postmatur .

Respon janin dibantu dengan transfer antibodi maternal dalam bentuk perlindungan pasif yang menetap sampai beberapa saat pasca persalinan. . Pembentukan IgG semakin meningkat 3 ² 4 minggu pasca persalinan.y SISTEM IMUNOLOGI Sejak minggu ke 20 respon imunologi pada janin diperkirakan mulai terjadi. Perbandingan antara IgG dan IgM penting untuk menentukan ada tidaknya infeksi intra uterin. Limpa janin mulai menghasilkan IgG dan IgM. Kadar serum IgG janin aterm sama dengan kadar maternal oleh karena dapat melewati plasenta. IgG merupakan 90% dari antibodi serum jain yang berasal dari ibu. IgM terutama berasal dari janin sehingga dapat digunakan untuk menentukan adanya infeksi intrauterin.

Gangguan gizi menahun dapat menyebabkan terjadinya ANEMIA dan BBLR ² berat badan lahir rendah Bila terjadi hipoksia.y NUTRISI INTRAUTERIN Pertumbuhan janin ditentukan PERFUSI dan FUNGSI plasenta. janin memperoleh energi melalui GLIKOLISIS ANEROBIK yang berasal dari dari cadangan dalam otot jantung dan plasenta. .

Perkembangan Bayi Baru Lahir .

rangsangan dingin di daerah muka akan merangsang permulaan gerakan. kemudian sedikit terjadi asfiksia.y FUNGSI RESPIRASI : Pencetus bagi janin untuk mulai bernafas diawali dengan proses pemaparan tiba-tiba dengan dunia luar. Bayi rata-rata akan bernapas 30 detik setelah kelahiran dengan kecepatan napas 40 kali per meni . penurunan PaO2 dan peningkatan PaCO2 merangsang kemoreseptor pada sinus karotikus. Tetapi bila bayi tidak segera bernafas sehingga timbul HIPOKSIA dan HIPERKAPNEA akan memberikan stimulus tambahan pada pusat pernapasan Rangsangan untuk gerakan napas bayi. pertama-tama adalah : tekanan mekanis dari thorax sewaktu melalui jalan lahir. juga impuls sensori dari pendinginan kulit yang tibatiba.

. Perubahan mendadak dari kehidupan intrauterine ke ekstrauterin memerlukan penyesuaian sirkulasi neonatus berupa pengalihan aliran darah dari paru. Darah dari a.y FUNGSI KARDIOVASKULER Pada saat paru-paru berkembang. Dilatasi vasa pulmonal dan terbentuknya sirkluasi pulmonal. penutupan ductus arteriosus Bottali dan foramen ovale serta obliterasi ductus venosus Arantii dan vasa umbilikalis. sehingga terjadi peningkatan aliran darah.O2 alveoli meningkat dan resistensi pembuluh darah paru menurun.pulmonalis mengalir ke paru dan ductus arteriosus menutup.

000/mm3 lima kali lebih banyak dari jumlah normal orang dewasa .Curah jantung rata-rata 550 ml/menit. sekitar dua kali lebih besar dihubungkan dengan berat badan seperti orang dewasa Jumlah sel darah merah rata-rata sekitar 4 juta /mm3 Jumlah sel darah putih 45.

Sekresi amilasi pankreas bayi baru lahir kurang 2.mengandung zat berwarna hitam kehijauan yang terdiri dari mukopolisakarida dan disebut mekonium.y FUNGSI GASTROINTESTINAL Pada traktus digestivus neonatus. Secara umum kemampuan bayi baru lahir untuk mencerna menyerap dan memetabolisir makanan tidak berbeda dengan anak yang lebih tua. terkecuali : 1. Penyerapan lemak belum sempurna 3. Pengeluaran mekonium biasanya dalam 10 jam pertama dan dalam 4 hari biasanya tinja sudah berbentuk dan berwarna biasa. Fungsi hepar belum sempurna .

Fungsi pembentukan koagulasi darah kurang 4. Hepar pada bayi baru lahir kurang pembentukan protein plasma 2. Fungsi glukoneogenesis hepar terutama sangat kurang 3. Sedikit ekresi bilirubin selama beberapa hari pertama kehidupan .Fungsi hepar yang belum sempurna ini akan mempengaruhi : 1.

Kecepatan metabolisme bayi adalah 2 kali lebih besar dalam hubungannya dengan masssa tubuh orang dewasa Perkembangan ginjal belum sempurna pada akhir bulan pertama kehidupan sehingga bayi baru lahir hanya dapat memekatkan urin 1. Luas permukaan neonatus relatif lebih besar daripada orang dewasa sehingga matabolisme basal perKgBB labih besar. yang berarti perubahan sedikit saja pada keseimbangan cairan dapat menimbulkan abnormalitas.y FUNSI GINJAL DAN METABOLISME Tubuh bayi baru lahir relatif lebih banyak air dan kadar natrium relatif lebih besar daripada kalium. Kecepatan asupan dan ekresi cairan pada bayi adalah 7 kali lebih besar dalam hubungannya dengan berat badan seperti pada orang dewasa.5 kali osmolalitas ari 3-4 kali orang dewasa .

y FUNGSI NEUROLOGI Sewaktu lahir fungsi motorik terutama adalah subkortikal.Setelah lahir jumlah cairan otak menurun sedangkan lemak dan protein meningkat. Jaras-jaras utama pada sistem saraf pusat tidak bermielinisasi dengan sempurna sampai akhir tahun kehidupan pertama. Hal ini berhubungan dengan penutupan fontanela dan sutura pada tengkorak. yang memungkinkan hanya 20 % penambahan otak diatas dua tahun pertama . Pada saat alhir ukuran otak hanya sekotar 26 % dari ukuran orang dewasa dan 55 % usia satu tahun.

Oleh karena itu konsentrasi glukosa darah bayi seringkali turun pada hari-hari pertama 30-40 mg/dl kurang dari setengang nilai normal Kebutuhan kalsium dan vitamin D dibutuhkan akibat bayi baru lahir berada pada tahap osifikasi tulang yang sangat cepat. hepar bayi masih menyimpan zat besi dlam 4-6 bulan setelah lahir . jumlah glukosa yang disimpan dalam bentuk glikogen hanya cukup mensuplai kebutuhan bayi dalam beberapa jam saja. Simpanan lemak dan protein unuk metabolisme tersedia sampai susu ibu tersedia 2-3 hari berikutnya Sedangkan fungsi hepar belum adekuat sehinggga mencegah proses glukoneogenesis. Bila ibu memiliki jumlah zat besi yang cukup dalam dietnya.y NUTRISI PADA BAYI BARU LAHIR Segera setelah lahir.

SEKIAN TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->