PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

baik sebagian atau seluruhnya. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Semarang. 3301403160 iv . Juli 2007 Suroso NIM. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri.

berdoa. jujur.Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto . Albaqarah: 153). dan buat teman-teman seperjuangan.jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q. disiplin. kakak dan adik. KATA PENGANTAR v . . maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q.S. dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu. Hud:23).S. .Kerja keras.

. Sudjiono Sastroatmodjo.Pd. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian.Si.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. Sukirman.. Susilowati. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. M. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini.Si. Drs. M. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang. Rektor Universitas Negeri Semarang.CN. SE. mengarahkan. S..Pd. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. M.Si. Chumaedi. Dr. 4.. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Gunawan Hadi. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. 6. S.Si. 2. 3. Drs.. Drs. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini.Si.. M. 5. Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid. Drs. Agus Wahyudin. Dekan Fakultas Ekonomi.. Prof. dan membantu dalam penyusunan skripsi ini. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab. vi . Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. M... SH.

10. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Pd. 8. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii . Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. 11. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. 12. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu. Fiska Friyanti.7. Amien. 9. Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat.. Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab. S. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Teman-temanku (Elyco. Ari.

Lingkungan Keluarga. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Suroso. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini. 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Si.02%. 2007. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 2) lingkungan keluarga.Si.. lingkungan keluarga. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya. Fakultas Ekonomi. SE. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. Muhammad Khafid S. Jurusan Akuntansi. yaitu: 1) disiplin belajar. lingkungan keluarga. dan 3) hasil belajar ekonomi. 154 halaman. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. Kata Kunci: Disiplin Belajar. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar.25%. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Trisni Suryarini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii . M. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.00. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi.Pd. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan.. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. M. Universitas Negeri Semarang.

05. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya. misalnya faktor kecerdasan. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.716 dengan signifikansi 0. lingkungan sekolah.17%.05.000 lebih kecil dari 0. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. motivasi belajar.05.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11.001lebih kecil dari 0.rata-rata skor 69. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dan lingkungan masyarakat.000 lebih kecil dari 0. DAFTAR ISI ix .472 dengan signifikansi 0.8%.602 dengan signifikansi 0. media pembelajaran.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3.58. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi. selebihnya sebesar 85. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.

....................................... Perumusan Masalah . 1 1 8 8 9 1.................................................... Tujuan Penelitian ........................................................................... i ii PENGESAHAN KELULUSAN ................................................................... PERSETUJUAN PEMBIMBING.... Manfaat Penelitian ....1.................. xiii DFTAR GAMBAR .......... 1.............................2..............2.......................................................... Sistematika Skripsi................. v KATA PENGANTAR .............. 12 2. xv BAB 1 PENDAHULUAN .. Pengertian Belajar ....4............................................................................. 11 2........................ 17 x ............................. 10 BAB II LANDASAN TEORI .............. viii DAFTAR ISI..............................................1.............................................1...JUDUL SKRIPSI ............................... iii PERNYATAAN...........................................1............. 11 2...........................4....................................... 1...................................................................................................................................................... vi SARI.................................... 1.............................................1.......................................... xiv DAFTAR LAMPIRAN................................................ x DAFTAR TABEL...........................5.........1............................................ iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ................................................... 11 2.............................. Prinsip-prinsip Belajar ..3.......... Unsur-unsur Belajar ....................................................................... Pengertian Hasil Belajar.....................................3............................................................. Belajar ........................................................................1................................................................................ 13 2.......................... Latar Belakang Masalah......................................................................... 1..................................

.............................................. Faktor Intern................................. 39 2...................3................2..... 32 2....2.......... 40 2..........2........................ 29 2....................1.....3 Perlunya Disiplin..... 26 2.1..................... Populasi dan Sampel Penelitian ........................................................................2.............................................................. 28 2........3...... 50 xi ... Indikator Disiplin Belajar........4..4................................... 49 3..2.. Faktor...... 21 2.........5.....1.......4...................2..................... Variabel Penelitian ................................3..................4..... 23 2.... Fungsi Disiplin...........3.......................................... 18 2....................................4...... 36 2...................................1..........2................................ Disiplin Belajar ........5...........6...............4.. Fungsi Keluarga . 27 2.. Pengertian Disiplin Belajar ................... Hipotesis.....4........... 47 BAB III METODE PENELITIAN ........... Tipe Hasil Belajar ................................................faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin..... Kerangka Pemikiran......................... 26 2............... 36 2...... 49 3.................. Lingkungan Keluarga............ Pengertian Disiplin............. 38 2...................................5...1........................ 43 2..............................3.....2.................................................................................... Ciri-ciri Keluarga ....... 20 2............................6...........................................3. Pengertian Lingkungan Keluarga.......................3....... Faktor Ekstern ........................ Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar ..................... 35 2............ Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar ................3..............................

..... 94 DAFTAR TABEL xii .......... 57 3.....1........................ Uji Hipotesis ...... 55 3......................... Metode Pengumpulan Data .................................. 74 4....................4............................2..................... 80 BAB V PENUTUP...2......................... 55 3............. Saran........................................... 89 5......................................4............................... Validitas dan Reliabilitas Instrumen .. Analisis Deskriptif Persentase..... 90 DAFTAR PUSTAKA ..........5...........................................................................5.......................... 89 5.................2................................4........2.... Pembahasan. 64 4.............5.............................2.....1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab..........3........ Analisis Deskriptif Persentase... 56 3................. 65 4................. Metode Analisis Regresi Berganda........... 75 4................3.............. Uji Asumsi Klasik ..........1.......................................................2...................................1.......... 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...........................5........................... 65 4........................................................... 64 4...............................................3...................... Tegal ................. Metode Analisis Data.....5................................ Kesimpulan ... 71 4...... 51 3.... Uji Linieritas Garis Regresi .......................... 52 3........... 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN............................... Uji Asumsi Klasik ........................................................................ Uji Linieritas Garis Regresi ............................3...........2...........................2.... Hasil Penelitian .....................................3...

...................6...........................5................. Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa .. 69 Tabel 4............. 60 Tabel 4........................... Tegal........... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar ... 59 Tabel 3....... Tegal.7................ Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator .. Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian ...... 59 Tabel 3. Ringkasan Analisis Regresi Berganda ...3....................................................... 58 Tabel 3....3................... 73 Tabel 4.............. Tegal......... 76 xiii ...................... 66 Tabel 4..................................... 7 Tabel 3...... 60 Tabel 3..........................Tabel 1...........1..............1......... Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab....5.8............... Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab......................... Daftar nilai rata-rata siswa .......... 68 Tabel 4................... 67 Tabel 4..........4................... Rujukan Hasil Belajar Siswa ........................ Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator.........................2........ Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga...................... Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa..... 72 Tabel 4.... 70 Tabel 4...1.......................... Uji Normalitas Data Penelitian ........................................................................2..............4...........................

.............. 74 xiv ..........................................DAFTAR GAMBAR Gambar 2. Kerangka Pemikiran.............. 50 Gambar 4.1............. Pembagian Sampel Tiap Kelas...........1. 47 Gambar 3..........................1..................... Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian ......

...... 107 Lampiran 6................................. Lampiran 2................... 148 Lampiran 14................ 130 Lampiran 10.. Surat Ijin Observasi .. Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas....... Surat Keterangan Telah Penelitian . 153 Lampiran 18............................... Daftar Nilai Siswa ............................................................................................DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1......... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ......................................... Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian.............................. Angket Penelitian ........ 103 Lampiran 4................... Uji Asumsi Klasik ...................... 144 Lampiran 13........... 152 Lampiran 17.............. Daftar Kritik r Product Moment.................................... Surat Ijin Penelitian ......... 151 Lampiran 16................. 150 Lampiran 15............. 135 Lampiran 11......... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ...................................................................... 118 Lampiran 9......................................................................................................... 109 Lampiran 7........ Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga........................... Analisis Regresi Berganda .... Perhitungan Deskriptif Persentase.................. 94 95 Lampiran 3.......................... 105 Lampiran 5.............. Uji Linieritas............. 111 Lampiran 8.................... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga. Data hasil penelitian .......................... 142 Lampiran 12....................................... 154 xv ............................ Angket Uji Coba.................................

20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. kepribadian. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Terdapat tiga jalur pendidikan. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. masyarakat. bangsa dan negara. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. ahlak mulia.1. kecerdasan. pengendalian diri. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan .1 BAB I PENDAHULUAN 1. Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. yaitu pendidikan formal.

2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga. dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. dan pemerintah. karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27). Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang. 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks. Berbagai usaha . Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan. Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education). masyarakat. pendidikan menengah. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). dan pemerintah. Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam. masyarakat. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi.2 dasar. dan pendidikan tinggi.

Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. inovatif. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. dan menyenangkan. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif. pelatihan dan penataran guru. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. pemberian jam tambahan atau les. serta mampu . sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. dan siswa itu sendiri. guru. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar. orang tua. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran.

di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. perhatian. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan . disiplin individu dalam belajar. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. minat. baik. masyarakat dan pemerintah. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. dan juga karena perilaku yang baik.4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. dan disiplin belajar. Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. cara belajar. dan sangat baik. motivasi.

dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. perhatian. melainkan karena beberapa . Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak. Selain kondisi keluarga yang harmonis. Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. tingkat pendidikan. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri. 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan.5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri.

3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. lingkungan keluarga. 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). sarana dan prasarana belajar. psikis. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). kondisi ekonomi keluarga yang memadai. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. maupun sosial.6 kemungkinan. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor. dan lingkungan masyarakat. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi. sehingga melampaui kapasitas belajar anak. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. tingkat pendidikan orang tua yang tinggi. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . lingkungan sekolah. dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu.

25 63. siswa. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja. dan VIII E. .72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa. Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.30 65. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. yaitu untuk kelas VIII B. orang tua.7 harian yang belum merata. Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77. tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. 3. VIII D. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”. Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah).1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No. Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 61. Tabel 1. 5. 1. 4. dan masyarakat. Tegal. 2.45 77.

3. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1. Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . Bagaimana profil disiplin belajar. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2. 3. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2. lingkungan keluarga.2.8 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3.

4. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar. bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya. 2. 1. . lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar. Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan.

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

Pembelajar Dapat berupa peserta didik. ketrampilan dan sikap. b. c. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar. Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya. warga belajar.3. Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan. dan peserta pelatihan. Prinsip-prinsip Belajar a. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut.1. Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan. d. Pembelajar yang sedang mengamati stimulus.13 a. 2. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari.

diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. c. b. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung. mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu.14 kebutuhannya. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan. d. Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Menurut teori belajar F.

Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang.15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. inkuiri. merasakan. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. menganggap. berpikir. . dan sebagainya. prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. prinsip-prinsip. dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. e. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. Penggunaan metode eksperimen. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon. mengkhayal. f. mengingat.

Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik. mental maupun perlengkapan belajar. b. (Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. . Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya. Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar. Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa.16 g.

kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak. Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan . Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya. yaitu tujuan pengajaran (instruksional).17 c. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto.1. Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan.4. d. pengalaman (proses) belajar mengajar. e. sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2. dan hasil belajar (Sudjana 2004:2). sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2). Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan. Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya.

Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah. 2. b) pengetahuan dan .5. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka. 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya.18 lingkungannya. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama. Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa.1.

Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. konsep konkrit dan terdefinisi. c. mempresentasikan konsep dan lambang. e. d. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi. b. Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. baik lisan maupun tertulis. Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. dan prinsip. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani. Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. kaidah. dan c) sikap dan cita-cita. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. yaitu : . Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa.19 pengertian.

b. pemahaman. penilaian. aplikasi.20 a. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. jawaban atau reaksi. . dan internalisasi. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern. sintesis. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. dan gerakan ekspresif dan interpretatif. gerakan ketrampilan kompleks. keharmonisan atau ketepatan. Di anatara ketiga ranah tersebut. yaitu pengetahuan atau ingatan. yaitu gerakan refleks. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. kemampuan perseptual. karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek. banyak faktor yang mempengaruhinya. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah. dan evaluasi. analisis. Ada enam aspek psikomotoris.2. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. organisasi. c. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II. ketrampilan gerakan dasar.

1.2. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus. yaitu faktor jasmaniah. Faktor Psikologis. ngantuk jika badannya lemah. selain itu juga ia akan cepat lelah. siswa yang mempunyai tingkat . yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. Siswa yang cacat. a. kurang bersemangat. 2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. faktor psikologis. dan faktor kelelahan. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa. Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. Dalam situasi yang sama. maka belajarnya juga terganggu. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. b. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya.21 2. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor. mudah pusing.

jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar. karena tidak ada daya tarik baginya. maka timbullah kebosanan. maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. sehingga ia tidak lagi suka belajar. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya.22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. 5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya . maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan.

Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk . yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani. Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar. karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang. Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang). 2. 6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. c. Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya.23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. maka hasil belajarnya akan lebih baik. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar. 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi.2.2.

pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain . Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. 2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. dan faktor masyarakat. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang. tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar. suasana rumah tangga. relasi antara anggota keluarga. ataukah sikap acuh tak acuh. perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut.24 faktor ekstern adalah. 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya. a. faktor sekolah. dan keadaan ekonoi keluarga. sikap yang terlalu keras. dan sering cekcok. ribut. faktor keluarga.

perlindungan kesehatan. makan. pakaian. 3) teman bergaul. 10) metode belajar. 7) waktu sekolah. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. suka keluar rumah. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. alat-alat tulis. c. 2) kurikulum. . dan 11) tugas rumah. 5) disiplin sekolah. 6) alat pelajaran. akibatnya anak malas belajar. buku-buku. b. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. penerangan dan lain-lain. 4) relasi siswa dengan siswa.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar. 3) relasi guru dengan siswa. 8) standar pelajaran di atas ukuran. 2) mass media. 9) keadaan gedung.

kesetiaan. Disiplin diperlukan di manapun. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli.3. keteraturan dan keterikatan. karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. perintah atau peraturan yang berlaku. kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak.3. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan . maka akan menimbulkan suatu kebiasaan. a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan. Untuk lebih memahami tentang disiplin.26 2. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari.1. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan. kepatuhan. Disiplin Belajar 2. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu.

Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah.2. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah.3. Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah. d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin. seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 2. . Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. membetulkan. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan. atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan. menghukum demi kebiasaan. Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar.

dan disiplin. disiplin dalam mengerjakan tugas. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran.3. Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. Tanpa disiplin yang baik. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri. begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah. disiplin dalam belajar di sekolah. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b. maupun disiplin dalam belajar di rumah. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . dan disiplin. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. Kesadaran pentingnya norma. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal. teratur. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun.3. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib. aturan. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam. kepatuhan. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja.28 2. d. nilai kehidupan. siswa berhasil dalam belajarnya.

29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil . Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b. perilaku. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f.4. Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap.3. positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. 2. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik. Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa. Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa. Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar.

. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik. b. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. tentu lingkungan sekolah yang tertib. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. tenang. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan. c. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur.30 belajar yang optimal. teratur. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain.

yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa. Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. e. Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut.31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan. karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. d. peraturan. namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. f. Misalnya. dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. . ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa.

. dan juga adanya hukuman.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. tenang. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga.3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. makan. melainkan perlu kesadaran diri. tidur. Mulai dari kebiasaan bangun pagi. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen. dan teratur. dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri. latihan. kebiasaan. tentram.5. Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman. 2.

kemudian yang kedua karena adanya hukuman. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa. dan meluruskan yang salah. Hukuman akan menyadarkan. . Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. mengubah. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. a. d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal. Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. mengoreksi. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan. membina. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. yang pertama karena adanya kesadarn diri.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi.

Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. melainkan harus ditumbuhkan.34 b. dan diterapkan dalam semua aspek. dikembangkan. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. terutama lingkungan sosial. pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar. . seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. Oleh karena itu. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya. b. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. c. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya. menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan. c. a.

6. perhatian yang baik saat belajar di kelas. yaitu: a. yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan. yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas. Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam.35 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c. rajin dan teratur belajar. Berdasarkan uraian di atas. dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah. dan ketertiban diri saat belajar di kelas. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah. 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran.3.

36 2. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin. di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder.1. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain.4. 2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau. berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu. Lingkungan Keluarga 2. Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut. .4. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula. Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak. Menurut ahli psikologi. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga.

sistem saraf. b. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. interaksi. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. air. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. dan sosio kultural. ibu. dan anak. psikologis. yaitu pendekatan fisiologis. Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah. . zat asam. belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. Pola hidup keluarga. kelahiran sampai matinya. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. pergaulan kelompok. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli. dan atau adopsi. vitamin. Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. latihan. dan kesehatan jasmani. perkawinan. Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural.

2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita.38 c. Suatu sistem tata nama. yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih. Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara. Fungsi keluarga ialah merawat. 2. 3. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. Keluarga merupakan hubungan perkawinan. Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab.4. dan atau adopsi. Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- . d. 2. interaksi. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah. 4. termasuk perhitungan garis keturunan. Ciri-ciri Keluarga a.2. perkawinan.

Tanggung jawab para anggota 7.4. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga.3. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas. Pengaruh perkembangan 4.39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak. Posisi inti dalam struktur sosial 6. Merupakan tempat tinggal bersama. Aturan kemasyarakatan 2. b. Dasar-dasar emosional 3. Kebersamaan 2. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1. 5. Ukuran yang terbatas 5. Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: .

peta dan terlebih lagi buku bacaan. pena.40 a. pensil. Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b. fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48). c. Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas. keyakinan. 2. tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis. cita-cita. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi.4.4. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi . Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. sikap. Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku.

Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka . Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. c. d. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. Oleh sebab itu. Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan. tetapi ada juga yang tidak demikian.41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. tetapi juga di dalam keluarga. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja. Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama. orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya.

acuh tak acuh. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya. acuh tak acuh. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang. sehingga sukar untuk belajar. Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak. Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. sikap keras. b. Demikian juga suasana . Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu. dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar. memanjakan dan lain-lain. c.42 harapkan. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. penuh pengertian atau kebencian. Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya. Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang.

Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. 2. dan tidak adanya tempat belajar yang baik. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. b. suasana rumah atau keluarga. Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama. Berdasarkan pada uraian di atas. 3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya. dan relasi antar anggota keluarga. Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar.43 rumah yang selalu tegang. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa.5. perhatian orang tua. di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah. Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk . Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga.

Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. baik. . disiplin individu dalam belajar.44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. dan sangat baik. Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. dan juga karena perilaku yang baik.

Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. sejak usia muda. melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya. dimulai dari lingkungan keluarga. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. namun melalui proses yang panjang. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. begitupun setelah anak tersebut .45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Dengan kata lain.

.46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya. Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar. yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal. Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya.

Suasana rumah atau keluarga 4. Kondisi ekonomi keluarga 2. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Perhatian orang tua 3.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1.6. . Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3. Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.48 2. . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

yaitu 5 %. VIII C.49 BAB III METODE PENELITIAN 3. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. 0. maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. VIII B. Tegal.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian. yaitu kelas VIII A.1. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa. Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti. Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir. . VIII D. yang terbagi dalam lima kelas. maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut. n= 211 1 + 211 .

sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas.2. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai. Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini.50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling. Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. Pembagian Sampel Tiap Kelas 3. Variabel dalam penelitian ini adalah : .

Relasi antar anggota keluarga b. Kondisi ekonomi keluarga 2. Variabel Terikat (Y). di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Variabel Bebas (X). Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1.51 a. 3. Perhatian orang tua 3. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Suasana rumah atau keluarga 4. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup.3. Metode Pengumpulan Data a. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. Teknik angket ini digunakan .

yaitu validitas internal dan validitas eksternal. Dalam penelitian ini.52 untuk mengungkapkan data variabel bebas. yaitu : . pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait. b. 3. Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal. Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga.4. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi.

53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. 36. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil . 12. yaitu untuk soal nomor 2. 42. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel.444. dan 52. 18. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen. 33. maka belum diketahui tingkat kevalidannya. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid. yaitu soal nomor 31. dan 27. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. maka butir pertanyaan dinyatakan valid. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. 5. 23. sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid.

b. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. misalnya angket atau soal bentuk uraian. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian. Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4. Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) . karena instrumen itu sudah baik.444. yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. Instrumen yang sudah dapat dipercaya. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha.

maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas.444. 3.862. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114). Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel.05.444. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya . Karena r hitung lebih besar dari r tabel. Jika probabilitas lebih besar dari 0.5.00. Uji Asumsi Klasik a. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0.55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0. b.1. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna. maka data dalam penelitian berdistribusi normal. Metode Analisis Data 3. Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian.881.5.

05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier.5. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan. Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi. . Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance. maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas. Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier. 3.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c. Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas. sebaliknya jika data tidak linier.2.56 signifikan. apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian. maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier. Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0. Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105). Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot. maka digunakan analisis regresi linier berganda.

5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a. kondisi lingkungan keluarga. Menetapkan persentase terendah = 25% c. dan hasil belajar siswa.75% . Jawaban b diberi skor 3 c. Jawaban a diberi skor 4 b. Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18.25% = 75% d. Jawaban c diberi skor 2 d.3. Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa.5.57 3. Menetapkan persentase tertinggi = 100% b. Menetapkan rentangan persentase = 100% . Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a.

Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Rentang skor 69 (92 – 23).315. dan skor terendah 23 (23 X 1). sebagai berikut: 1). 2. Menetapkan jenjang interval persentase.174 (23 X 1 X 138).28% .5 < Skor ≤ 7.696 7. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4). Interval skor 17.935 3.76% . 4. . 3.62. Rentang skor 9.81.935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10.380.52% . dan skor terendah 3.43. maka memiliki skor tertinggi 12.554.315.1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1.58 e.554.75% Interval skor 10.5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5.696 (23 X 4 X 138). Interval persentase 81.51% 25.696 – 3.522 (12. Interval skor 2.27% 43. Tabel 3.174 ≤ Skor ≤ 5.5 < Skor ≤ 12.5 (9522 : 4).100% 62. Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa.174).25 (69 : 4).00% .

5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5. 3.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1.694 (11.898 ≤ Skor ≤ 5.81.592 (21 X 4 X 138).75 < Skor ≤ 92.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1.28% .25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).27% 43. Rentang .00 57.51% 25. 4.75 40.592 2.071.898).592 – 2.52% .00% .071.418.75% Interval skor 74.27% 43.100% 62. Tabel 3. 62.100% 9. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga.50 23.76% . maka memiliki skor tertinggi 11.00% .898 (21 X 1 X 138).245 2.62.28% . Rentang skor 8.5 < Skor ≤ 11. Interval skor 2.418. 2.50 < Skor ≤ 74.59 Tabel 3. dan skor terendah 2.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4).00 ≤ Skor ≤ 40.52% . 4.5 < Skor ≤ 7.173.694 : 4).51% 25.62.25 < Skor ≤ 57.5 (8.43.245 < Skor ≤ 9.43.75% 7.81. Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Interval persentase 81. 81.76% . 3. dan skor terendah 21 (21 X 1).

25 36. Tabel 3.52% .5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 .75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3).25 < Skor ≤ 84. 3. Tabel 3.55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab.50 < Skor ≤ 68.75% Interval skor 68.00 ≤ Skor ≤ 36. Interval skor 15.27% 43.00 52.60 skor 63 (84 – 21).81. Tegal .00% . Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab. 62.76% .75 (63 : 4). 81. Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa.100% 2.43.51% 25.100 71 – 85 56 .62.70 41 . Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa.4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1.75 < Skor ≤ 52. Tegal.50 21.28% . 4.

05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak. yang berarti disiplin . Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan.4.5. Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi t < α (0.61 3.

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

2. keimanan dan ketakwaan. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. 4. Visi SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. jawaban b dengan point 3. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji. dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah. jawaban c dengan point 2. dan jawaban d dengan point 1.1. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hasil Penelitian 4. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. yaitu jawaban a dengan point 4. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa. Tegal. 1.65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal memiliki visi dan misi yang jelas.2. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

75 < Skor ≤ 92. dan termasuk dalam kategori tinggi.62.1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.25 < Skor ≤ 57.8% 4.100% 62.25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31.8% atau sejumlah 88 siswa.75 40.27% 43.43. dan sangat rendah.50 23.75% Interval skor 74.00 57. tinggi. Tabel 4.66 X 1) untuk tiap responden. Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63.76% .3% 0. dan 0.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah.52% .50 < Skor ≤ 74. 4. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini. rendah. Tegal Interval persentase 81.3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah.25%. Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77.2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi. yaitu sangat tinggi.2% 63. Sisanya 31. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi .00% .7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.51% 25.00 ≤ Skor ≤ 40.81.28% .

. Tabel 4. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.29% Sangat tinggi 4.29%. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi.2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No. 65.66% Tinggi 3.47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82.66%.71% Kategori Sangat tinggi 2. 1. 83. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 75. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82. Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator.71%.

00 ≤ Skor ≤ 26. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban.75 Sumber: data responden diolah . dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik.81.27% 43.1% 18.75 < Skor ≤ 32. yaitu sangat baik. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71.00% . Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. jawaban b dengan point 3.50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13.75% 21. Tegal Interval persentase 81.52% . Tabel 4.8% 68. Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.62.50 < Skor ≤ 38.51% Interval skor 38.0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir.100% 62.25 < Skor ≤ 44.68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65.02%.25 26.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1% 0. kurang baik. dan jawaban d dengan point 1. dan tidak baik. jawaban c dengan pont 2. baik.28% .47% 2.43. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.76% .00 32. yaitu jawaban a dengan point 4.

70%.10%. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61. dan relasi antar anggota keluarga.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik. yaitu kondisi ekonomi keluarga. suasana rumah atau keluarga.1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik.10% 80. 18. Sisanya 13. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. Tabel 4.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. .1% atau 94 siswa. 2.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No. 1. Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68.10% 72. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator. dan 0.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.70% 70. perhatian orang tau. 4. 3.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik.

Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.23% 9.00 – 70.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.10%.00 – 100 71.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup.00 41. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik. Tabel 4. Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat .00 – 55.58 dengan persentase sebesar 69.58%.42% 2.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80. Sisanya 7.36%.20% atau 61 siswa. yaitu sebesar 44.00 ≤ 40. 3. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72.00 56.00 – 85.97% 44.20% 36. Rata-rata skor 69.

Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.00.944 dengan probabilitas 0. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.2.695 dengan probabilitas 0. 9.2.318 dengan probabilitas 0.062 lebih besar dari 0. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. 36. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. 4. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal.71 baik.05.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. Uji Asumsi Klasik 1.719 lebih besar dari 0. dan 2. .05. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1.335 lebih besar dari 0. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.05. Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12.

995 berada di atas 0.112 . Calculated from data. Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.058 .6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.043 -.67307 .059 . b. 2. (2-tailed) Mean Std.2527 8.335 N Normal Parameters a. .318 .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Deviation Absolute Positive Negative a.43451 .719 Hasil belajar ekonomi 138 69. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.72 Tabel 4.080 .059 -.080 . Test distribution is Normal. Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas.005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0. Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0.695 .944 . Sig.112 1.1.5779 12.1.77553 . Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak.0231 9.041 -.062 Lingkungan keluarga 138 71.

.602 . Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain.834 .995 1.419 .005 a.286 . Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std.472 .001 .287 3.406 Model 1 Disiplin belajar .995 1.000 .121 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3. Error Standardized Coefficients Beta t Sig.379 .375 .318 12.005 Lingkungan keluarga .105 .277 3. Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat.73 Tabel 4. Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini. Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10.296 .

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0. Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3.286. karena . maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.472 dengan siginifikansi 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0.77 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan. yaitu hipotesis 1 (H1).001.379.419.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0. Koefisien disiplin belajar (X1): 0. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. 1.379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F. hipotesis 2 (H2).419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap.

296.602 dengan siginifikansi 0.76%. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2. yaitu sebesar 0. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.05.17% yang merupakan pengkuadratan dari 0.05. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. 2.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.296. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.0876 atau 8.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0.000. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.17%. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.0817 atau 8. Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini. yaitu sebesar 0.286. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. . Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4.

000. .2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.716 dengan harga signifikansi 0. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14.8% dan sisanya sebesar 85. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini.79 3. karena harga signifikansi kurang dari 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11.148. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4.

Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern. 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor. dan lingkungan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan. yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah.80 misalnya faktor kecerdasan. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. metode pembelajaran. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran.25%. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi.3. yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. 4. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin. . Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. lingkungan sekolah. motivasi belajar.

Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap. kehadiran siswa yang tepat waktu. belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas.29%.71%. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. . mengikuti upacara bendera. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan. keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah.66%. mengujungi perpustakaan.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. dan membawa buku pelajaran secara lengkap. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru. ikut aktif berdiskusi. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.

Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak.10%.10%.02%. penggunaan waktu luang untuk belajar. Anak yang sedang belajar selain harus . Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa.47%. dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72.82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65.36%. membuat jadwal belajar. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula.70%. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.

alat tulismenulis.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan. perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak. kondisi tempat belajar yang baik. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. anggota keluarga yang membantu kesulitan . Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. dan tempat belajar yang nyaman. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain. buku-buku pelajaran. membimbing anak waktu belajar. kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. keadaan rumah yang sederhana. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah.

42% dalam kategori kurang.58 dengan persentase 69. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. Skor 69. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup. 9. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar . sisanya 7.20% dalam kategori baik. dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik.17%. Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik. siswa. sebanyak 13 siswa atau sebesar 9.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.23%. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. orang tua. 36.84 yang dihadapi anak.58%. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami. dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik. dan 2. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69.

menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.001. baik. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. dan sangat baik. disiplin individu dalam belajar. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar .17%. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.472 dengan siginifikansi 0. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.05. dan juga karena perilaku yang baik.

Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. kondisi keluraga yang harmonis.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.000. Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi . Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa.76%. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3.05. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak. perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya.602 dengan siginifikansi 0. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar.

dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.87 siswa. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14.716 dengan harga signifikansi 0.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan.000. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak. karena harga signifikansi kurang dari 0. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8% dan sisanya sebesar 85. memberi semangat. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0.148.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar.

. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. melainkan karena beberapa kemungkinan.88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja.

Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII .89 BAB V PENUTUP 5.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.17%.76%. 2. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.25%. dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69.1.02%. 1. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77.58. 3.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa.2. motivasi belajar. selebihnya sebesar 85. 5. 4. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. metode pembelajaran.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 1. lingkungan sekolah. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas. . dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. dan lingkungan masyarakat. 3.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. maka diajukan saran sebagai berikut. Saran Dari hasil kesimpulan di atas. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14.8%. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2. misalnya faktor kecerdasan.

6. Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar.8%. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14. oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. misalnya meneliti faktor motivasi.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. selebihnya sebesar 85. .91 5. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar. metode mengajar guru. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa.

Bandung: Remaja Rosdakarya. 1996. Kartini. 2004.. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Jakarta: Liberty. Algifari. Belajar dan Pembelajaran. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: BPFE.. Jakarta: Rineka Cipta. Dimyati dan Mudjiono. Skripsi. Jakarta: Depdikbud. Khaeruddin.. Haryati. Max.. 1990. 2005. Semarang. 2000. Pedoman Penulisan Skripsi.2002. 2006. 1997. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. Imam. Semarang: UPT MKK UNNES. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional.. Abu dan Munawar Sholeh. FIS. 2005. Suharsimi. 2005. Kasus. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Pradnya Paramita. Gordon. Anni.. Muhammad. Disiplin Nasional. Retno. Ghozali. Darsono. Analisis Regresi (Teori. Psikologi Perkembangan. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. 2005. 1997. . Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang. Chatarina Tri dkk. Bandung: Angkasa. Universitas Negeri Semarang. Jakarta: Rineka Cipta. 1994.. FIS. Arikunto. Lemhanas. 2000. Kartono. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Ali.92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Belajar dan Pembelajaran.. Dalyono. Thomas. . Perencanaan Pembelajaran. dan Solusi). Abdul. Jakarta: Rineka Cipta... Jakarta: Rineka Cipta. Semarang: UPT MKK UNNES. M... Majid.1977. 1993. Jakarta: Balai Pustaka. Sosiologi Keluarga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

2005. 2004. Universitas Negeri Semarang. Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Semarang: UPT MKK UNNES. 2004. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Universitas Negeri Semarang. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Skripsi. Astuti. Sunaryo. Jakarta: Grafindo Persada. Nana. MKU UNNES. Husein. Jakarta: Depdikbud. dan Siti Rahayu Haditono. Munib. Pengantar Ilmu Pendidikan. Susilowati. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat. Bandung: Tarsito. 1998. Jurnal Edukasi. No. Umar. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Bandung: Remaja Rosdakarya. Knoers. Jakarta: Rineka Cipta. Hal 79 – 85. Tu’u. Tulus. Jakarta: Sinar Grafika. 2006. Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS. Metode Statistika. Siti Nur. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. 2. FIP. . 1989. Sudjana. 2004. Semarang: UPT. Psikologi Perkembangan. 2006. Syafruddin. FE. Universitas Negeri Makasar. 2004. Ahmad dkk. Ngaeni. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Sudjana. Skripsi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. 2002.93 Monks. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Slameto. 2003. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. FE. UU No 20 Tahun 2003. Jakarta: Grasindo.

94 .

Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4. 53. 43. 54. 33. 11. 29 30. 7. 20. 18. 1. 3. 2. 34. 51. 15. 16 7 17. 6. 19. 35. 13. 41. Butir Soal 1. 44 45. Relasi antar anggota keluarga . 28. 1. 14.22. 32. 40. 42. 31. 4. 23 6 24.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 52. Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2. Suasana rumah atau keluarga 4. 36. 5. 12. 47. 27. 49 50. 39. 26. 48. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. Perhatian orang tua 3. 21. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. 37 38. 8. 25. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. 46. 55 8 7 5 6 2. 9 Jumlah 9 7 10.

Datang 20 menit setelah bel masuk 3. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . IDENTITAS SISWA 1. 3. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Tulislah terlebih dahulu nama. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Datang 10 menit setelah bel masuk d. 6. Meminta surat keterangan c. Meminta keterangan jika ditegur guru d. 2. Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Datang 5 menit sebelum bel masuk c. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. dan nomor absen anda. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. 4. Nama : 2. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Jika anda berangkat sekolah. 5. Selamat mengerjakan. II. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Memakai seragam tanpa atribut d. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. semua jawaban adalah benar. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. Kelas : 3. Memakai seragam dan atribut c. PETUNJUK PENGISIAN 1. 8. kelas.

Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. 1 kali c. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Menunggu guru masuk kelas d. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Mencatat materi c. Tidak mencatat materi . Tidak pernah terlambat b. 3 – 4 kali c. 2 kali d. Segera masuk kelas c. Lebih dari 4 kali 5. Selalu mengikuti b. Belajar mata pelajaran lain d. 1 – 2 kali d. Tidak pernah dimasukan 7. Tidak pernah membuat surat ijin 9. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. 3 – 4 kali d. 1 – 2 kali c. bagaimana sikap anda? a. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Pergi ke kelas lain 6.96 4. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. lebih dari 2 kali B. apa yang anda lakukan? a. Dimasukan kalau ada guru d. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Tidak pernah b. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a.

Membaca sebagian d. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). maka anda? a. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Mengerjakan dengan teman c. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. apa yang anda lakukan? a. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Membentuk kelompok c. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. Pergi ke kelas lain 14. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. apa yang anda lakukan? a. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Mengerjakan sendiri di rumah b. Mau menjawab jika dipaksa d. Diam saja 13. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. Belajar sendiri d. Pura-pura mengerjakan 18. Tidak mengerjakan 19. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Tidak pernah sama sekali 15. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Hanya membawa buku paket c. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Tidak mau menjawab . 1 – 2 kali d. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Berbicara dengan teman d.97 12. apakah yang anda lakukan? a. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Membaca dan mengerjakan sendiri b. apa yang anda lakukan? a. 3 – 4 kali c. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Lebih dari 5 kali b. Mengerjakan di sekolah d.

Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Mengerjakan tugas saja d. Bermain dengan teman 27. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Membaca buku pelajaran. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Lebih dari 90 menit b. Mempersiapkan seadanya d. Tidak pernah belajar 25. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b.98 20. Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. apa yang anda lakukan? a. Antara 60 menit – 90 menit c. Tidak mempersiapkan sama sekali . Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Membaca buku pelajaran saja c. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. bagaimana sikap anda? a. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Selalu mempersiapkan b. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Tidak mengerjakan tugas D. Tidak membuat jadwal belajar 26. Tidak belajar 22. Mengerjakan sendiri c. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Kurang dari 60 menit d. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. Jika ada waktu luang di rumah. Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c.

Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Buruh 31. PNS. Tidak terpenuhi 34. Tidak memberia uang untuk membeli buku . Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. b. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A.99 28. d. polisi. Antara Rp. apa yang anda lakukan? a. 750. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Terpenuhi dengan baik b. Bagaimana keadaan rumah anda? a. ABRI b. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Antara Rp. 500.000. dan berplafon b. Kadang-kadang terpenuhi c. 1. Kadang-kadang membaca d. Menyuruh membeli buku yang penting saja c.000. Di atas Rp.000 – Rp. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. c. Tidak pernah 29.000. berlantai keramik atau ubin c. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d.000 – Rp.000. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a. apakah oarang tua anda memberikannya? a. Berdinding tembok. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33. 500. Petani d. Belajar biasa saja c. Kurang dari Rp. Wiraswasta c. 749. Membaca dan mempelajarinya b. berlantai keramik. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Berdinding tembok berlantai tanah d. Berdinding tembok. Membaca c.000. 32. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Kurang terpenuhi d. 999. Belajar dengan terpaksa d. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Belajar dengan sungguh-sungguh b. apakah orang tua anda memberikannya? a.

Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Selalu membimbing b. Lebih dari 3 orang B. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Tidak peduli . Biasa-biasa saja d. Memarahi anda d. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Lebih dari 4 kali b. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Tidak peduli 39. Biasa-biasa saja d. 2 orang c. Tidak pernah 42. bagaimana tanggapan orang tua? a. Hanya memuji c. Tidak peduli 41. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c. bagaimanakah sikap orang tua anda? a. Tidak peduli 43. Sebagian kecil dapat terpenuhi d. 3 orang d. Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. Semua dapat terpenuhi b. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Antara 3 – 4 kali c. Tidak pernah membimbing 40. Dalam satu minggu. Sering membimbing c. Hanya memuji c. Memuji. 1 orang b. Tidak dapat terpenuhi 37. Antara 1 – 2 kali d. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. PERHATIAN ORANG TUA 38. Jika anda sedang belajar.100 36. Kadang-kadang menyuruh d. Sebagian besar dapat terpenuhi c. Kadang-kadang membimbing d. Menyuruh belajar dengan nada marah c.

Cukup baik. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. Biasa saja d. Tidak peduli 51. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Bagaimana suasana rumah anda? a. Biasa saja d. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Selalu ramai 48. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. Selalu nyaman. dan penuh kasih sayang b.101 44. dan tenang untuk belajar b. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Memberi kebebasan. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Baik. akrab. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Biasa saja d. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Tidak harmonis. Harmonis. Tidak pernah memperhatikan . dan tidak ada pertengkaran b. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Kurang baik. nyaman. Tenang. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Selalu ramai D. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. kadang ada pertengkaran d. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Kadang-kadang tenang d. saling pengertian c. Perhatian c. Harmonis. saling pengertian. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Membiarkan begitu saja d. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. karena tidak memiliki tempat belajar 46. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Nyaman dan tenang c. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. dan menyenangkan untuk belajar b. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Tidak baik. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. Penuh perhatian. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a.

Tidak baik 53. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Terbuka hanya kepada orang tua c.102 52. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Kurang baik d. Bagaimana sikap orang tua anda. Tidak terbuka 54. Membantu jika hanya diminta c. Diterima dengan baik b. Biasa saja d. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. ibu. Hanya dipertimbangkan c. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Baik c. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Sangat baik b. Tidak peduli . kakak. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. Biasa-biasa saja d. Tidak didengarkan 55. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a.

479 0.574 0.526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.444 Valid 1.444 Valid 0.239 .056 0.766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.605 0.561 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.444 Tidak Valid 0.444 Valid 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.550 0.444 Tidak Valid 0.134 0.471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.444 Valid 1.659 0.504 0.467 0.468 0.595 0.490 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.444 Valid 0.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.070 0.444 Valid 0.444 Valid 0.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.444 Valid 0.444 Tidak Valid 0.444 Valid 1.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.459 0.444 Valid 0.444 Valid 0.190 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.444 Tidak Valid 0.444 Valid 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.604 0.738 0.444 Valid 0.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Valid 0.560 0.831 0.103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.989 0.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

IDENTITAS SISWA 1. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Selamat mengerjakan. semua jawaban adalah benar. Jika anda berangkat sekolah. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. dan nomor absen anda. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Tulislah terlebih dahulu nama. 1 – 2 kali c. 3. Nama : 2. Meminta surat keterangan c. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Tidak pernah terlambat b. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Memakai seragam tanpa atribut d. 6. 8. kelas. Lebih dari 4 kali 111 . Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. 5.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. 4. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. PETUNJUK PENGISIAN 1. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Kelas : 3. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. II. Memakai seragam dan atribut c. 2. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. 3 – 4 kali d. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a.

Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. apa yang anda lakukan? a. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Tidak pernah b. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Belajar mata pelajaran lain d. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Tidak pernah sama sekali 112 . Mencatat materi c. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran.Lampiran 7 112 4. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. Pergi ke kelas lain 11. 1 – 2 kali d. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. 2 kali d. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. 3 – 4 kali c. Tidak mencatat materi 10. Dimasukan kalau ada guru d. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. lebih dari 2 kali B. apa yang anda lakukan? a. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Tidak pernah dimasukan 5. 3 – 4 kali c. 1 kali c. Selalu mengikuti b. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. bagaimana sikap anda? a. Tidak pernah membuat surat ijin 7. 1 – 2 kali d. Berbicara dengan teman d. Lebih dari 5 kali b. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d.

Membaca dan mengerjakan sendiri b. Membaca sebagian d. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 . Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Membentuk kelompok c. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. apakah yang anda lakukan? a. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Mengerjakan sendiri c. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Tidak mau menjawab 16. Hanya membawa buku paket c. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Pura-pura mengerjakan 15. bagaimana sikap anda? a. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Tidak belajar 18. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Belajar hanya kalau ada ulangan d. apa yang anda lakukan? a. Mau menjawab jika dipaksa d. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17.Lampiran 7 113 12.

Bagaimana keadaan rumah anda? a. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 . Antara Rp.000 – Rp. berlantai keramik atau ubin c. Membaca buku pelajaran. Tidak pernah belajar 20. Membaca dan mempelajarinya b. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Berdinding tembok. dan berplafon b. PNS. Bermain dengan teman 22. berlantai keramik. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19.Lampiran 7 114 D. 750. apa yang anda lakukan? a.000. Berdinding tembok. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Kadang-kadang membaca d. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Buruh 25. 500. Mengerjakan tugas saja d. Kurang dari Rp. 26. c.000. Tidak membuat jadwal belajar 21.000. Lebih dari 90 menit b. d. Antara 60 menit – 90 menit c. Jika ada waktu luang di rumah. 749. apa yang anda lakukan? a. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Belajar dengan terpaksa d. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Membaca buku pelajaran saja c. b. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. ABRI b. Di atas Rp.000. polisi. Membaca c. 500. 1. Wiraswasta c. Berdinding tembok berlantai tanah d. Antara Rp. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. 999. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Kurang dari 60 menit d. Tidak pernah 23. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a.000. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Petani d. Belajar biasa saja c.000 – Rp.

Membiarkan begitu saja d. Antara 3 – 4 kali c. 3 orang d. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Biasa-biasa saja d. Antara 1 – 2 kali d. Tidak peduli 34. Hanya memuji c. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Kadang-kadang menyuruh d. 2 orang c. Biasa-biasa saja d. Tidak peduli 32. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Tidak peduli 30. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. bagaimana tanggapan orang tua? a. Kadang-kadang membimbing d. Tidak pernah 33. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Jika anda sedang belajar. Memuji. apakah orang tua anda memberikannya? a. 1 orang b. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Tidak pernah membimbing 31. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Selalu membimbing b. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. PERHATIAN ORANG TUA 29.Lampiran 7 115 27. Dalam satu minggu. Sering membimbing c. Hanya memuji c. Lebih dari 3 orang B. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Memberi kebebasan. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Lebih dari 4 kali b.

Tidak baik. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. dan tenang untuk belajar b. Selalu ramai D. Tidak pernah memperhatikan 42. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a.Lampiran 7 116 C. Cukup baik. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35. saling pengertian c. kadang ada pertengkaran d. Harmonis. Tenang. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Terbuka hanya kepada orang tua c. saling pengertian. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37. Nyaman dan tenang c. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. akrab. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. dan penuh kasih sayang b. Tidak terbuka 116 . Kurang baik. Bagaimana suasana rumah anda? a. Biasa saja d. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Selalu ramai 38. dan menyenangkan untuk belajar b. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Biasa saja d. nyaman. karena tidak memiliki tempat belajar 36. Harmonis. Kadang-kadang tenang d. Selalu nyaman. Biasa saja d. Penuh perhatian. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. Tidak peduli 41. Tidak harmonis. dan tidak ada pertengkaran b. Perhatian c. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Baik.

Biasa saja d. Biasa-biasa saja d. Membantu jika hanya diminta c. ibu. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Tidak didengarkan 44.Lampiran 7 117 43. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Bagaimana sikap orang tua anda. Diterima dengan baik b. Hanya dipertimbangkan c. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Tidak peduli 117 . kakak. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b.

0% 0.8635586249358900 1.13291 19 62.5114207205644600 0.7286961135700700 10.37458 19.4216142220449800 2.87671 15 69.694609 -14.6370958682043000 1.94388 36 68.3 137 22360.06932 30 60.4216142220449800 4.8242077369238000 4.48862 38 64.1451960585427180 0.1357717156761140 0.8670917679785000 2.831848 3.880899 4.6846490233209500 0.0649029113090525 -0.9645186040700860 1.18396 29 66.7619486426820300 20.73805 5 67.18396 15.5684721719165300 0.94461 11 74.8808985591554300 4.1834347266731720 0.170796 0.12329 0.32839 25 74.1806750147485000 1.120618 0.421614 -4.765401 -1.25545 2 69.0054472874372000 0.761949 20.345518 0.105174 t Stat 0.00545 0.67188 -17.730451 12.4011231509094090 1.21303 33 68.712299 11.6352133533855000 2.378797 0.04198 21 77.568472 0.7497826268578900 0.18068 1.82852 35 76.79235 -14.7654010284255290 15.7122993451363000 11.180298 0.71584842 2.1355842 F ignificance F 11.418843 0.12542 18 65.0588384979506084 0.37531 0.2872598383105400 0.3183024870636500 0.662259 -9.1594925899398200 0.82421 13 71.147898 Adjusted R 0.6938833086849170 11.3458422137947380 -0.960584 18.6946089639726410 14.8947 8 74.5785225311539100 20.384575 R Square 0.405899984 -14.765401 15.0649029113090525 1.7654010284255290 1.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.1232890770274000 0.3882401913899350 1.0176388383102990 -0.2123 17 66.6622589782970700 9.0280058773358000 0.2346 16 74.78942 32 69.170796 0.43153 20 76.421614 -2.578523 20.24395 39 72.586799 0.66325 26 63.355304 1.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.95324 4 64.6718781332912000 17.04762 4.3455177968280900 0.7287 28 70.87329 Standard Residuals -1.1409528378385080 -0.2869749995760000 0.0357511806801588 -0.4097211460462580 0.560863 -0.33774 27 69.6371 -1.15676 34.0476238560538000 4.0589000305838699 -1.000443269 0.8732890770274000 .833740514 3.488619 0.046 135 19053.693883 11.180298 0.5467614475672000 7.0357511806801588 -0.472473282 3.728696 -10.88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.3178 12.82852 22 60.82421 4.13577 10 71.9605841233146700 18.1839601074948000 15.7560457846776250 10.756046 10.1323548427016610 -0.9867786597865640 -0.135274 Standard E 11.3629 37 76.0% Upper 95.63521 2.4886193147601400 0.1632485448309800 1.2080150907044360 4.6581818492950030 1.1028093254165500 0.163249 1.79235 0.54676 7.51955 14 72.2177960511976070 0.2845162283938350 0.32839 34 77.5506615126318900 0.208015 -4.7304514703414900 12.657388 0.86709 2.15448 24 68.078523 -0.8249540797072450 -0.8318477588501000 3.16815 7 67.657388 0.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.5608626897884800 0.68914 9 75.6191 31 58.2441159207494700 -1.0785225311539100 0.0641096244794099 0.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.3745826897573000 19.4206374690387700 1.135772 -0.35 MS 1653.000693259 0.9220109333478110 13.87671 Residuals -13.6999574141718100 0.1262288967099560 0.45238 6 60.523111 141.2346 3 71.67188 12 77.28697 0.15676 34.0115128923185946 -0.61479 23 65.1988904219981060 0.3553042448192900 1.

59535 76.3895185524640000 8.0384 66.064157 -8.3348036649175700 -4.6909665690181900 -2.2884 0.6811478773202510 -2.1736156833261400 0.9797258150537830 11.70341 8.8404677521587000 0.609883 18.29387 70.1064611043503200 27.9756749320698600 7.3091282350412100 -0.2213075177054360 -0.13218 78.533787 -14.3844467590233830 -1.89081 6.91195 67.0555116293425628 -0.74224 13.73879 -2.31399 66.53438 -47.8052551636781010 -0.3774365782603440 13.140812 1.2888575143947200 1.70341 19.91123 67.148579 -24.288858 1.496386 -1.79659 69.52027 71.38261 13.68482 64.47567 72.79659 78.315177 15.6546494961690290 3.0258442378219000 0.38261 68.979726 -11.60975 71.54835 10.7768967198788490 -0.88046 -3.4385693527693000 11.528777 -15.26121 75.377437 -13.2618026294092000 -0.1607748191341740 -0.6894415279921680 -1.0178539949754600 1.161955 -8.14081 67.1361091210411580 -0.53339 -9.609883 -2.96114 65.3729946259830000 1.64426 75.7066909381763100 8.7387866077573000 2.00448 1.605137 1.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.0044759137529000 .0054402861234315 -0.20798 62.9689706618816340 -0.6189070825032380 -0.28206 70.0119403020500461 -1.2187718082566200 -0.8804577597605000 3.1361091210411580 0.98331 0.0327873633932000 32.984736 -23.706691 -8.1408121651939210 13.6847105559542100 -0.7876575455605670 0.63059 62.6767831340295750 -2.1619933880248600 0.5337865250786800 14.38952 70.1305945129594200 14.7079845509062200 0.6873951125571590 -2.1442645509374100 0.28279 68.1023215740828000 -0.7382921746502050 -0.84047 0.975675 7.5333858606336000 9.8585893375656600 9.37299 -1.45165 67.1448301814445280 0.4226854271538370 -2.1619549321010700 8.1353770151956800 0.3345854439425500 -0.5343754271675000 47.2076462965076800 0.890254 11.140812 -13.5892660578605400 1.54112 63.5424297462423310 -0.87744 63.85514 68.9404018382949870 -0.20122 70.069462 -8.0119403020500461 -0.9847357247733600 23.7927105645833000 4.2602779400322710 -0.04387 -8.0448381181817189 -1.85514 65.032787 -32.5483495113415100 10.707985 0.1860099153107000 0.3371211533913680 0.8902538029033200 11.1408121651939210 1.6612292768134000 9.9482 70.0830767863121726 -0.21661 71.8908121651939000 6.1619933880248600 1.981314 -26.0267257758118591 1.3139455849606000 0.78438 72.66123 -9.0641573776864277 8.8678174232663000 4.86782 -4.217938 19.605137 -5.520411 -11.6098829502955700 2.6400695069251450 0.84047 74.6098829502955700 18.0411225008089700 27.7422389935007000 13.858589 9.654649 -3.0438674241143000 8.14081 75.4270858758061000 1.0901733011143000 3.02041 72.43857 -11.9888250752215730 -0.0119403020500461 0.14081 71.2059652828886000 7.0348066314108000 7.38952 8.28379 61.01869 66.5204109381450900 11.4963864947337300 1.60398 71.03481 7.041123 -27.13046 76.45597 67.6563521121549600 -0.07291 72.298781 -0.0694617384504300 8.43584 64.7171903462221100 -0.2179382918945300 19.56946 65.20597 7.3151774840185620 15.9833053588446000 0.4967846789471360 0.0467905689391927 -0.9813138788281000 26.1408121651939210 0.99639 74.8483390912859630 14.7666506184494580 -2.42709 -1.5287766153591060 15.140812 -0.60975 74.04271 78.09017 -3.6051369518221700 5.6906006919200010 0.2213075177054360 1.10988 75.09017 75.89602 -9.890254 19.8902538029033200 19.9502205299929280 0.2705236898125700 0.64354 71.6051369518221700 1.49552 14.45669 65.106461 -27.7034058454299000 8.0320050951773797 -1.7034058454299000 19.14081 63.79271 -4.03481 70.2985166081627230 -0.5518018970849850 0.3968823161954400 0.18601 0.130595 -14.97122 62.35859 76.1602858767694610 1.48331 76.75776 68.10312 70.93857 72.144265 0.6968479271569090 1.3826137809770000 13.10988 68.6268960370611400 0.64858 71.1602858767694610 0.8960199077088500 9.1485793451674900 24.62701 72.396882 -0.2987807155848000 0.551802 -0.73474 70.2883957703532000 0.

13192 10.7392925225658670 0.02041 72.4216142220449800 0.54647 2.5947921415403700 6.0138311575007700 16.6135026290361760 .421614 -0.3092155495620900 1.5914974536424000 13.7184880564871500 5.7351974688149000 8.84047 -1.4977106472619000 5.95165 15.0159593907161000 4.2648 53.9516504886584900 15.642999 0.104442 3.24468 72.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.3820329238101260 0.5208726821866000 8.1445512672181200 0.300782 -1.0060457846776200 11.0287376315321800 0.0470253588133700 24.718488 5.0255050792507651 -0.1839490992764000 0.04703 66.006046 -11.5429760889088850 0.96233 10.4251526021636360 1.3827810739741600 21.0677080538590200 -1.32839 67.82852 70.4030734739964700 0.14944 64.600822 0.86808 69.45165 73.0088562452736686 0.51596 59.3371826594123200 5.7352 8.6008221575920900 0.1736156833261400 -0.3731217840302610 0.9103013235256560 0.41282 77.373122 0.5915 -13.0472773836334900 0.4395990542531000 13.41786 66.9703468557535230 0.7328913326982200 0.0821422098945135 8.67994 -11.6799397643092000 11.013831 16.8404677521587000 1.4433153512427000 0.1133876808688990 -0.44332 0.328523 12.1044418363326830 3.9904116488808580 -0.082142 -8.8213822715971200 1.15521 67.48617 64.78151 68.3505582463459000 2.8438597089067450 1.39556 60.52087 8.4033253436408900 1.0069653271494551 -0.97913 68.87312 67.92994 65.0520225414409404 9.9623298849345000 10.8921274485225370 0.337183 -5.70353 64.03767 71.85082 68.7292052371486450 1.047025 -24.0887835154091446 -2.5995285448621800 13.3048238333528360 -0.3007817907528500 1.3285225311539100 12.4396 13.4518371577827300 1.403325 1.1365 -9.90333 72.1701045684674020 -0.09953 71.599529 13.36722 76.3104 76.35056 2.0357511806801588 -0.24395 72.4564380627484120 1.50229 72.5053201293899100 0.857 64.6429987262086600 0.4085 63.69922 72.0316392180791897 0.0060457846776200 12.382781 21.5464669965228000 2.49771 5.47959 12.4795890618549000 12.613503 -0.1319186654875000 10.594792 -6.1701045684674020 1.0364562163494800 0.24395 62.1357432439429680 0.50532 0.01596 4.19332 70.84047 71.006046 12.

TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75. P 75 75 70 73 73.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71.25 3990 M.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67.00 4080 Setia Budi W.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76. P 90 90 80 90 87.Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB. L 75 80 70 80 76.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85. P 75 75 70 70 72.25 3999 Siti Nurul M.50 3855 Bekti Dwi Septi M.00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77.75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72.00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71.Imam Santoso L 60 60 60 60 60.25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60.50 4046 Tri Kusuma W.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87.00 3958 Puji Astuti Isana N.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72. P 60 60 70 70 65.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.

Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H.25 L 70 45 10 20 36.50 P 80 60 80 60 70.50 P 50 60 15 20 36.25 L 90 95 80 30 73.00 L 80 80 70 100 82.50 P 60 60 60 60 60.50 L 60 65 60 60 61.50 P 100 70 40 60 67.00 P 90 70 20 20 50.50 L 70 50 40 70 57.75 P 70 60 25 20 43.00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M.00 P 100 85 70 60 78. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono . TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56.50 P 90 90 40 60 70.50 P 90 80 80 60 77.25 L 80 100 70 60 77.50 P 90 100 100 100 97.00 L 100 70 80 60 77.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 P 60 60 50 20 47.Faizal Khasani M.50 P 70 70 80 30 62.Budi Prasetyo M.75 L 70 45 50 20 46.75 L 90 90 70 20 67.50 L 60 20 60 50 47.00 L 80 90 30 90 72.50 L 60 45 40 40 46.25 L 80 90 60 20 62.25 L 60 10 10 20 25.25 L 90 80 70 60 75.

50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62.50 4032 Nurkhofifah F. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76.75 3881 Susendah Ayuning A.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75.25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58.50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.00 3950 M.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.50 3932 Ardhi Triatmoko K.W.25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.Nursodik L 100 95 60 40 73. L 70 70 50 90 70.50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87.00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72. P 90 80 90 100 90.00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 . P 80 85 60 20 61.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.

75 P 56 60 80 50 61.75 P 70 63 80 70 70.75 L 80 80 50 60 67.50 L 100 75 80 70 81.50 P 90 75 70 60 73.75 L 100 100 90 100 97.00 P 100 50 90 70 77.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.50 P 100 100 80 60 85. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.50 L 80 40 50 60 57.25 P 50 45 60 60 53.25 L 100 100 80 60 85.50 P 90 100 70 70 82.50 P 80 100 60 100 85.00 P 100 40 80 100 80.50 L 70 75 50 60 63.75 P 70 80 70 70 72.00 L 70 60 90 30 62.00 P 70 40 40 20 42.00 L 100 80 40 60 70.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari .25 L 80 95 70 20 66.25 L 80 80 55 60 68.75 L 75 70 70 75 72.00 L 20 80 40 60 50.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 L 70 80 60 60 67.50 L 70 65 70 60 66.25 L 60 35 60 50 51.50 L 50 95 50 60 63.50 L 70 85 70 70 73.

75 P 80 75 70 70 73.50 P 70 70 75 70 71.50 P 95 100 80 100 93.75 P 60 60 60 70 62.25 L 70 65 65 70 67. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.50 P 70 70 70 65 68.00 L 85 90 70 80 81.75 P 70 75 70 90 76.50 L 70 65 60 60 63.50 L 85 90 80 90 86.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.75 P 95 95 80 80 87.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 P 65 65 65 65 65.00 L 80 80 70 70 75.Z.25 L 75 80 70 95 80.50 L 75 75 70 70 72.00 P 80 70 75 60 71.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H.25 P 60 60 70 80 67.00 L 90 80 85 80 83.25 L 65 65 60 60 62.25 P 65 65 60 60 62.50 L 90 95 70 75 82.50 P 60 90 40 60 62.75 P 85 80 75 80 80. . TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.

76% .28% .135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR. DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A.554. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12.864 – 966 = 2.935 < Skor ≤ 10.52% .5 ≤ Skor ≤ 5.315.696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.5 < Skor ≤ 7.51% 25. 1.522 = 9522 : 4 = 2. Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3.5 Interval persentase Interval skor kategori .43.696 = 3.696 7.174 = 9.5 < Skor ≤ 12.315.62.100% 62.380.81.898 : 4 = 3.935 3. LINGKUNGAN KELUARGA.696 – 3.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.27% 43.809 = 12. DP = 9808 Χ 100% = 77.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.5 5.898 = 724.174 = 12.864 = 966 = 2.00% .5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.554.

75% 3.690. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.76% .864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.415 < Skor ≤ 3.52% . Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .51% 25.139.691 < Skor ≤ 3.00% .100% 62.312 – 828 = 3.690.76% .312 = 828 = 2.71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.136 81.5 1.62.00% .484 : 4 Interval persentase 81.52% .139.5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3.070 < Skor ≤ 2.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.196 Skor maksimal = 3.691 1.28% .43.27% 43.81.506 = 3.66% 3312 Kategori = Tinggi 3.5 < Skor ≤ 2.51% 25.864 2.449 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 3.484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.27% 43.415 966 ≤ Skor ≤ 1.43. DP = 3196 Χ 100% = 82.75% Interval skor 2.312 2.62.81.070 828 ≤ Skor ≤ 1.28% .100% 62. DP = 2506 Χ 100% = 75.

137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.62.00% .76% .299 = 2.81.00% .070 : 4 Interval persentase 81.5 1.27% 43.207. DP = 2299 Χ 100% = 83.75% Interval skor 2.207.242.51% 25.52% .207.28% .43.5 Dari hasil penelitian diperoleh : .5 < Skor ≤ 1.070 = 517.207.070 = 517.51% 25.242.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.5 < Skor ≤ 1.760 1.5 1.760 1.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.5 < Skor ≤ 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.725 690 ≤ Skor ≤ 1.27% 43.725 690 ≤ Skor ≤ 1.52% . Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.76% .760 – 690 = 2.62.760 = 690 = 2.81.760 – 690 = 2.75% Interval skor 2.28% .725 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 2.760 = 690 = 2.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.242.070 : 4 Interval persentase 81.100% 62.242.43.100% 62.29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4.725 < Skor ≤ 2.

071.5 kategori Panjang kelas interval = 2.47% 2760 Kategori = Tinggi B.694 : 4 Interval skor 9.070 = 517.81.807 = 2. Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81. 1807 Χ 100% = 65.5 < Skor ≤ 7.070 : 4 Interval persentase Interval skor .5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.173.071. 1.592 7.00% .592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.418.138 Skor total Skor maksimal = 1.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.5 ≤ Skor ≤ 5.760 = 690 = 2.62.02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.898 = 8.100% 62.694 = 8.5 5.5 < Skor ≤ 11.27% 43.898 = 11.760 – 690 = 2.51% 25.592 = 21 X 1 X 138 = 2.592 – 2. 8233 Χ 100% = 71.43.245 2.76% .28% .75% = 21 X 4 X 138 = 11.52% .245 < Skor ≤ 9. Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.898 = 2.233 = 11.418.

207.207.5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.75% 2.52% .242.449 < Skor ≤ 2.139 81.43.484 : 4 Interval persentase 81.725 690 ≤ Skor ≤ 1.691 < Skor ≤ 3.70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.76% .62.5 < Skor ≤ 2.070 < Skor ≤ 2.76% .52% .10% 3312 Kategori = Baik 3.28% .51% 25.00% .27% 43.62.312 = 828 = 2.28% .312 – 828 = 3.100% 62.242.5 < Skor ≤ 1.5 1. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.100% 62.51% 25.691 1.75% Interval skor 2.323 = 3.725 < Skor ≤ 2.070 828 ≤ Skor ≤ 1.00% .703 Skor maksimal = 2. Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .81.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70.760 1.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.27% 43.312 2.43.81.

725 < Skor ≤ 2.75% Interval skor 2.242.100% 62.5 < Skor ≤ 1.10% 2760 Kategori = Baik 4.070 = 517.070 = 517.760 – 690 = 2.62.5 1.5 1.52% .5 < Skor ≤ 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.070 : 4 Interval persentase 81.27% 43.51% 25.242.207.5 < Skor ≤ 1.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.218 = 2.242.207.760 1.00% .52% .51% 25.75% Interval skor 2.207.760 1.00% .81.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.725 690 ≤ Skor ≤ 1.5 < Skor ≤ 2.100% 62.43.76% .760 = 690 = 2.81. Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.760 – 690 = 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.760 = 690 = 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.242.62.207.43.725 690 ≤ Skor ≤ 1.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.989 = 2.28% .725 < Skor ≤ 2.070 : 4 Interval persentase 81.27% 43.760 .28% .76% .

58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.75 : 138 = 69. Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.75 Χ 100% = 69.36% 2760 Kategori = Baik C.58% 13800 .

602 .77553 .121 .472 . Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .005 a.059 -.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.995 1.062 Lingkungan keluarga 138 71.318 12.2527 8.0231 9.379 .287 3.043 -. Test distribution is Normal. Error Beta (Constant) 10. Deviation Absolute Positive Negative a. Sig.112 1.995 1.944 .834 .318 .375 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .5779 12.296 .058 . Correlations Collinearity Statistics B Std. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.43451 .059 .080 . (2-tailed) Mean Std.142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.080 .001 . b. Calculated from data.000 .041 -.112 .67307 .695 .286 .277 3.335 N Normal Parameters a.419 .105 .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

26 79.57 70. .12500 .7500 70.7500 65.7500 62.70552 1.2500 78.2500 77.22 91.9167 77.10310 6.96 88.72169 15.83 Total Mean 62.5000 63.96 63.65 71.6786 62.65822 13.7500 73.35 80.61594 11.7500 67.2500 72.13 65.2500 78.38925 9.13 90.91 75.5000 69.7500 63.74 72.5000 73.26325 7.48 55.7813 73.09407 21.83 73.59915 14. .87 86.7500 63.144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.59882 1.52 82. 12. .82006 7.30 67.87 61. .8333 76. .43 81.04272 15.5000 45.77553 .27495 8.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std. Deviation .7500 72.78 85.58745 8.76777 31.04 89.7500 61.1875 72.39 68.61 83.81981 16.30 92.2500 73.00000 19.76777 .43 56.4000 69.00 76.8333 63.22 66.7500 81.9000 63.48 69. 1.7500 62.3333 61.98958 9.40209 15.4375 61.90990 10.7500 81.52 58.5000 63. .5000 77.70 60.04 64.96739 12.23169 .17 78.39 97.2500 63.86607 5.98990 8.7500 66.76777 9.70 84.09 77.

314 155.145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185.362 16055.282 .190 9.003 .471 .269 146.881 F 1.430 1476. .269 4828.719 22360.569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar .257 R Squared .631 1476.531 Eta Squared .939 Sig.066 Eta .250 .

81 51.50189 18.95 57.5000 75.90 63.00 76.86 69.48 Total Mean 46.30776 12.8333 70.6250 77.4167 77.72272 12. 10.7917 76.58757 11.52 60.43 72.8750 70.73687 19.76 55.29 65.67 67.5000 77.57 54.95 82.77553 .7917 73.48 66.5000 48.3750 79.74459 19.3571 65.00000 .05 70.5000 50.8750 69.38 53.19 52.00000 10.00000 33.14 83.28078 3.41025 22.32051 .5000 62.80409 6.7500 77.18718 5.5000 57.33 84.5000 66.81 75.72169 .76 80. 17.3125 66.31508 13.0000 72.59073 9.0000 63.24 71.5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std. .5000 73. .38 78.19 77.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.43833 13.29 90.5000 70.57 79.54990 8.62 73.16228 9.1250 69. .84968 8. Deviation .33 59.1875 69.0000 71.22997 .0000 50.1071 80.60025 9.9091 58.71 89.52 85.10 64.73109 .71 61.18034 .09709 8.2188 65.0000 75.38194 7.00040 6.5000 67.14 58.2500 77.2812 59.

100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total .414 Sig.345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.223 197. .350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .452 22360.675 14642.899 1605.072 Eta .001 .730 11.223 6112.268 R Squared .183 139.147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.511 1.184 1605.588 Eta Squared .020 .452 F 1.

67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1.148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69.001 .523 141. Deviation 12. .046 19053. Error of the Estimate 11.0231 Std. Disiplin belajar b.43451 9.213 .716 Sig.001 138 138 138 Disiplin belajar . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307.257 1.001 .000 .135 Std.2527 71.068 .268 . .000 -.77553 8.268 -.136 F 11. F Change . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . 138 138 138 Pearson Correlation Sig.385a R Square .350 df 2 135 137 Mean Square 1653. Predictors: (Constant). Disiplin belajar b.716 df1 2 df2 135 Sig.304 22360.000a Regression Residual Total a.000 .257 .148 Adjusted R Square .5779 77. Lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga.213 138 138 138 Lingkungan keluarga .001 . Predictors: (Constant). .88005 F Change 11.000 a. (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R .068 1.

149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .419 .005 a.105 .995 1.121 .000 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .995 1.296 .834 .001 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .287 3.286 .379 .277 3.602 .318 12.472 .375 . Correlations Collinearity Statistics B Std.005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Error Beta (Constant) 10.

43 dibulatkan menjadi 29 211 .46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.

08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.43 dibulatkan menjadi 29 211 .46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful