PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

3301403160 iv . Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. Juli 2007 Suroso NIM. baik sebagian atau seluruhnya. Semarang. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain.

jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q. Hud:23). dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu. maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q. disiplin.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto .S. berdoa. Albaqarah: 153).Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka. KATA PENGANTAR v .S. . jujur.Kerja keras. dan buat teman-teman seperjuangan. kakak dan adik. .

Prof. M. Gunawan Hadi. SE. Drs. Drs. mengarahkan.. Dr.. 2. Dekan Fakultas Ekonomi. Drs. M. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak.Si.Si.. Sudjiono Sastroatmodjo. M. Chumaedi.Si. S. Agus Wahyudin. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1. 3. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini.Pd. Rektor Universitas Negeri Semarang. Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid. vi .Si. 4. 5. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian.CN... Sukirman. Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. Drs. M. M.. dan membantu dalam penyusunan skripsi ini. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang.. Susilowati. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.. S.Pd.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. 6. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian..Si. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab. SH.

8. Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik. S.7. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. Teman-temanku (Elyco. Ari. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Amien. 10. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. 11. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii . Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab.Pd. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Fiska Friyanti. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.. 12. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian. 9.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. Lingkungan Keluarga. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Universitas Negeri Semarang. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.. Muhammad Khafid S.25%. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. 2) lingkungan keluarga. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan 3) hasil belajar ekonomi.Suroso. Jurusan Akuntansi. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Kata Kunci: Disiplin Belajar.Pd. 154 halaman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.02%. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. Fakultas Ekonomi. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00.Si. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini. yaitu: 1) disiplin belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. M. M. SE.. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar. lingkungan keluarga. Trisni Suryarini. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii .Si. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

472 dengan signifikansi 0.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11.05. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8. misalnya faktor kecerdasan. DAFTAR ISI ix . Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa.rata-rata skor 69.58.602 dengan signifikansi 0.716 dengan signifikansi 0. lingkungan sekolah.05. selebihnya sebesar 85. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.000 lebih kecil dari 0.17%. dan lingkungan masyarakat. media pembelajaran. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.001lebih kecil dari 0.8%.000 lebih kecil dari 0. motivasi belajar. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.05. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi.

...................................................... 1 1 8 8 9 1.........................................................................................................................................1........................................... 1............... Latar Belakang Masalah............1...................... xiv DAFTAR LAMPIRAN.. PERSETUJUAN PEMBIMBING................................................3......... Pengertian Belajar ..............................................JUDUL SKRIPSI . v KATA PENGANTAR ....... Manfaat Penelitian ............1.................................................5..................................................................... 12 2.....................................................................................................2.. 17 x .............................................................................................. 11 2............................. 11 2......................................... i ii PENGESAHAN KELULUSAN ................................................................ iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ....................4................1...... iii PERNYATAAN............................................................................................................. 1................................................ viii DAFTAR ISI........................1............................................... 11 2...................... xiii DFTAR GAMBAR ........................ Perumusan Masalah ....................3.... Pengertian Hasil Belajar................. Belajar .................. x DAFTAR TABEL................................................................................. xv BAB 1 PENDAHULUAN ........................... Tujuan Penelitian ...... 1.......4.................................. 13 2............................. Prinsip-prinsip Belajar .............................................................................................. Unsur-unsur Belajar ............................1.............................1......................2.............. vi SARI..................... 1........................ Sistematika Skripsi......................................... 10 BAB II LANDASAN TEORI ...........................................................

...............................5.......... Pengertian Disiplin..................................4.......3 Perlunya Disiplin.......... 35 2.....4...................... Disiplin Belajar ....... 29 2........... 43 2...... Kerangka Pemikiran..... Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar ...........2..................................................................................1............................... Variabel Penelitian .............................. Lingkungan Keluarga......3.................2................ Faktor Ekstern ....................................................................3....................4..........................2.................. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar ................ Faktor Intern............. Pengertian Lingkungan Keluarga.......................................1......3........................ 40 2.................faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin.4. 20 2...3....5......... 39 2... 32 2......4.................2..............................................6. Tipe Hasil Belajar ................................ 36 2................. 26 2..1.............4. Faktor......2......................6...................................................................... 36 2.....................3...................1...2...................... 28 2. Indikator Disiplin Belajar..... Hipotesis.........2. Populasi dan Sampel Penelitian ..................... 50 xi ......... 23 2.................... 49 3........3....... 47 BAB III METODE PENELITIAN ............................................................................. Fungsi Keluarga ............... 21 2...... 27 2...........1................................................................... 49 3.............. Pengertian Disiplin Belajar ................ 18 2....... 38 2.. Fungsi Disiplin....3.......................2............................4.....3....... 26 2................................................5.......... Ciri-ciri Keluarga .........

.........4.5.......................................... 64 4.......... 55 3..... Analisis Deskriptif Persentase...................................................... 64 4............... Validitas dan Reliabilitas Instrumen . 75 4........................ Metode Pengumpulan Data .........................................................3........................1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab..................................2... 74 4........................ 90 DAFTAR PUSTAKA ......... 65 4............................3...1................................................ Uji Asumsi Klasik ..... Hasil Penelitian ........... 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .......................5...............................................................2............................................... Uji Linieritas Garis Regresi ..... Uji Hipotesis .. Uji Linieritas Garis Regresi .......2......................4.4................................................ 56 3................................ 89 5...... 57 3........... 55 3............................... 80 BAB V PENUTUP.....1..........................1.............3.............................................5........................... Pembahasan....... Saran................................................................................2......................2........ 65 4.....3.......................2........ Analisis Deskriptif Persentase..............................5.......................................2...... 52 3.............. Uji Asumsi Klasik ..5......... 51 3.......................... Tegal ......... 94 DAFTAR TABEL xii .................................... 71 4.......... 89 5.3......... Metode Analisis Regresi Berganda........2....................... Metode Analisis Data............... Kesimpulan ............................... 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN.....................

..................................4............. Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab...... 60 Tabel 3.......2...................... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar .. Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa....................................................1... Tegal............................................. Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian .. Tegal...... 58 Tabel 3..............................4...5..............1........ Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab...............................................6...................................... 60 Tabel 4....5.. 66 Tabel 4.......................... Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa .....1.. 59 Tabel 3..................... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga..... 70 Tabel 4.....3.............8.................... 67 Tabel 4............................................................ Daftar nilai rata-rata siswa ..... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator ................................ Tegal...................................... 76 xiii ................... Rujukan Hasil Belajar Siswa ...... 7 Tabel 3..... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator......................... 73 Tabel 4....Tabel 1..3. Uji Normalitas Data Penelitian . 59 Tabel 3..7........ Ringkasan Analisis Regresi Berganda .................. 69 Tabel 4.......... 72 Tabel 4....................... 68 Tabel 4............2..........

... 74 xiv .1. Kerangka Pemikiran.............................................. Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian ...........1....................1...... 47 Gambar 3........ Pembagian Sampel Tiap Kelas..DAFTAR GAMBAR Gambar 2.............. 50 Gambar 4......................................

................. Uji Linieritas..... Angket Penelitian ......... Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian....................................... Surat Keterangan Telah Penelitian ...DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1........................ 130 Lampiran 10.................................... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ......................................... 154 xv ......... 151 Lampiran 16.................................................................. Angket Uji Coba................ Uji Asumsi Klasik ................................... 142 Lampiran 12................ 118 Lampiran 9.......... 148 Lampiran 14................................................... 150 Lampiran 15.......... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga........ 111 Lampiran 8......... 94 95 Lampiran 3.. 109 Lampiran 7........ Lampiran 2...................... Daftar Nilai Siswa ................................. 105 Lampiran 5...................................... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga...... Surat Ijin Penelitian ............................... Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas....... Surat Ijin Observasi ......................................................................... 135 Lampiran 11............................. 107 Lampiran 6........................... 153 Lampiran 18......... 152 Lampiran 17. Perhitungan Deskriptif Persentase........................... Daftar Kritik r Product Moment................................................... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ............ 103 Lampiran 4...................... Analisis Regresi Berganda ......... 144 Lampiran 13......... Data hasil penelitian ...........................................................

Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. kecerdasan. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. masyarakat. Terdapat tiga jalur pendidikan. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. bangsa dan negara. 20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan.1. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang.1 BAB I PENDAHULUAN 1. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. kepribadian. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan . pengendalian diri. ahlak mulia. yaitu pendidikan formal. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No.

karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27). Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan. Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam. Berbagai usaha .2 dasar. dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. dan pemerintah. Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan. dan pemerintah. Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. dan pendidikan tinggi. masyarakat. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education). masyarakat. pendidikan menengah. peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang. 2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi.

sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan. maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. orang tua. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. pelatihan dan penataran guru. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif. dan menyenangkan. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. guru. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. serta mampu . inovatif. Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. pemberian jam tambahan atau les. sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa. Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. dan siswa itu sendiri.

Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. minat. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. masyarakat dan pemerintah. baik. dan sangat baik.4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. motivasi. Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. disiplin individu dalam belajar. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan . dan juga karena perilaku yang baik. di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. cara belajar. dan disiplin belajar. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. perhatian.

karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. perhatian. Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal. Selain kondisi keluarga yang harmonis. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri. tingkat pendidikan. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri.5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan. melainkan karena beberapa . 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua.

sehingga melampaui kapasitas belajar anak. dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. dan lingkungan masyarakat. 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. tingkat pendidikan orang tua yang tinggi. sarana dan prasarana belajar. lingkungan sekolah. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). psikis. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. 3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. kondisi ekonomi keluarga yang memadai.6 kemungkinan. 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. lingkungan keluarga. maupun sosial. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor.

45 77. dan VIII E. Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77. .72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa. dan masyarakat.7 harian yang belum merata. 4. Tabel 1. Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu untuk kelas VIII B. Tegal.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No. 5. VIII D. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. orang tua. 1. siswa.00 61.25 63. Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah). 3. 2. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan.30 65. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”. tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana profil disiplin belajar.3. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2. lingkungan keluarga. Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. 3. Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1.8 1.2. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas.

2. . Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar. juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar.4.

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

c. b. Prinsip-prinsip Belajar a. Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan. Pembelajar yang sedang mengamati stimulus. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari. warga belajar. ketrampilan dan sikap. Pembelajar Dapat berupa peserta didik. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks. dan peserta pelatihan. Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori. Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya. d.3. Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . 2. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar.13 a.1. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut.

Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu. Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya. mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung.14 kebutuhannya. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati. d. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Menurut teori belajar F. b. c. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan.

karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. dan sebagainya. mengingat. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon. dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. f. Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. berpikir. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. mengkhayal. . menganggap. Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. merasakan. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi.15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. inkuiri. prinsip-prinsip. e. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar. Penggunaan metode eksperimen. Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang.

16 g. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar. Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani. mental maupun perlengkapan belajar. Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa. . (Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara. b. Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik.

e.4. Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2. yaitu tujuan pengajaran (instruksional). Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya. Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya. dan hasil belajar (Sudjana 2004:2).17 c. Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto. Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan. kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya. pengalaman (proses) belajar mengajar. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2). d. maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan . Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak.1. Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan.

18 lingkungannya. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa. 2. Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama. Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.5. Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar. Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. b) pengetahuan dan . 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya.1. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani. konsep konkrit dan terdefinisi. kaidah. Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi. yaitu : . mempresentasikan konsep dan lambang. d. c. Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. baik lisan maupun tertulis. dan prinsip. dan c) sikap dan cita-cita. e. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa.19 pengertian. b.

banyak faktor yang mempengaruhinya. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek.2. jawaban atau reaksi. aplikasi. karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. yaitu gerakan refleks. c. organisasi. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II. Di anatara ketiga ranah tersebut. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern. b. keharmonisan atau ketepatan. . Ada enam aspek psikomotoris. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. sintesis. kemampuan perseptual. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. analisis. penilaian. dan internalisasi. pemahaman. dan gerakan ekspresif dan interpretatif. gerakan ketrampilan kompleks. ketrampilan gerakan dasar.20 a. dan evaluasi. 2. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. yaitu pengetahuan atau ingatan.

2. Dalam situasi yang sama. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa. dan faktor kelelahan. mudah pusing. ngantuk jika badannya lemah. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. Faktor Psikologis. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. selain itu juga ia akan cepat lelah. 2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. kurang bersemangat. faktor psikologis. Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. Siswa yang cacat. maka belajarnya juga terganggu. Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor. yaitu faktor jasmaniah. a.21 2. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya. yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh. b. siswa yang mempunyai tingkat .1.

maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar. 5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya . 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik. karena tidak ada daya tarik baginya. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. maka timbullah kebosanan. sehingga ia tidak lagi suka belajar.22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya. maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa.

Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar.2. Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua. 2. Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang). 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi.2. karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan. yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani. Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk .23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang. maka hasil belajarnya akan lebih baik. c. Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. 6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru.

24 faktor ekstern adalah. pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain . faktor keluarga. perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut. dan sering cekcok. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. ataukah sikap acuh tak acuh. 2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian. dan keadaan ekonoi keluarga. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang. ribut. Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik. sikap yang terlalu keras. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. suasana rumah tangga. relasi antara anggota keluarga. tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar. 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya. dan faktor masyarakat. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. faktor sekolah. a.

juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. 2) kurikulum. alat-alat tulis. 9) keadaan gedung. 6) alat pelajaran. buku-buku. 8) standar pelajaran di atas ukuran. akibatnya anak malas belajar. b. makan. . Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. 7) waktu sekolah. pakaian. 4) relasi siswa dengan siswa. 5) disiplin sekolah. penerangan dan lain-lain. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. 10) metode belajar. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. suka keluar rumah. dan 11) tugas rumah. c. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. 2) mass media. perlindungan kesehatan. 3) teman bergaul. 3) relasi guru dengan siswa.

karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak.1. kesetiaan.3. Untuk lebih memahami tentang disiplin. maka akan menimbulkan suatu kebiasaan. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan . a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan. keteraturan dan keterikatan. perintah atau peraturan yang berlaku. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu.26 2. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari.3. kepatuhan. Disiplin diperlukan di manapun. Disiplin Belajar 2.

atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. membetulkan. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah.3.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. . Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda. Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah.2. d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin. Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman. seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. menghukum demi kebiasaan. 2.

3.28 2. aturan. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal. d. disiplin dalam mengerjakan tugas. Kesadaran pentingnya norma. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun. begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah.3. kepatuhan. teratur. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri. siswa berhasil dalam belajarnya. dan disiplin. maupun disiplin dalam belajar di rumah. Tanpa disiplin yang baik. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b. nilai kehidupan. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. disiplin dalam belajar di sekolah. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. dan disiplin. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam.

Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik.29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e. Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d.4. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g.3. 2. Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap. perilaku. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil . positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa. Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa.

Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan. tentu lingkungan sekolah yang tertib. teratur. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. . Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang. c. Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat.30 belajar yang optimal. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya. tenang. b. Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial.

dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. e. . Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. d. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut. Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa.31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan. Misalnya. Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik. peraturan. namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar. f.

tidur. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin. latihan. kebiasaan. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. tentram.3. dan juga adanya hukuman. . Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga. dan teratur. melainkan perlu kesadaran diri. Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya.5. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen. Mulai dari kebiasaan bangun pagi. makan. tenang. 2.

. Hukuman akan menyadarkan. mengoreksi. mengubah. Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. yang pertama karena adanya kesadarn diri. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa. dan meluruskan yang salah. membina.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. kemudian yang kedua karena adanya hukuman. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan. dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. a.

dan diterapkan dalam semua aspek. Oleh karena itu. terutama lingkungan sosial. c. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. b. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya. c. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. melainkan harus ditumbuhkan. menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku.34 b. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan. Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. dikembangkan. a. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar. Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya. .

yaitu: a. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah. rajin dan teratur belajar. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah.6. yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c. dan ketertiban diri saat belajar di kelas.35 2. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b.3. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah. maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan. dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang. perhatian yang baik saat belajar di kelas. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas. Berdasarkan uraian di atas.

2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin.36 2. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga. berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu.4. Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak. Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya.4. . Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula.1. di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Lingkungan Keluarga 2. Menurut ahli psikologi. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain.

Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. zat asam. interaksi. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. sistem saraf. b. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. dan sosio kultural. Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural. psikologis. yaitu pendekatan fisiologis. Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. dan anak. latihan. perkawinan. dan atau adopsi. . belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. ibu.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli. dan kesehatan jasmani. pergaulan kelompok. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. vitamin. Pola hidup keluarga. air. kelahiran sampai matinya.

Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- . 2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita. Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli. 2.4. interaksi. perkawinan. Fungsi keluarga ialah merawat. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. dan atau adopsi. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara.2. 3. Suatu sistem tata nama. yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih. 2. Keluarga merupakan hubungan perkawinan. Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. Ciri-ciri Keluarga a. Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1. termasuk perhitungan garis keturunan.38 c. 4. d.

Ukuran yang terbatas 5. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1. Dasar-dasar emosional 3. Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: . Aturan kemasyarakatan 2. Tanggung jawab para anggota 7.39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak. Pengaruh perkembangan 4. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas. 5. Merupakan tempat tinggal bersama.4.3. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga. Kebersamaan 2. Posisi inti dalam struktur sosial 6. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga. b.

Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b. cita-cita. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. keyakinan.4.4. Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi . Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak. tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis. Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. pena. pensil. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48). fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak. sikap. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas.40 a. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan. peta dan terlebih lagi buku bacaan. c. 2.

Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya.41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b. c. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja. Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh sebab itu. Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka . tetapi ada juga yang tidak demikian. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama. tetapi juga di dalam keluarga. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam. d. Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan.

Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu. Demikian juga suasana . Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. c. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya. penuh pengertian atau kebencian. acuh tak acuh. sikap keras. dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar. Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang. Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya. b. sehingga sukar untuk belajar. acuh tak acuh. memanjakan dan lain-lain.42 harapkan.

Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. 2. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. dan relasi antar anggota keluarga. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar. di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar. 3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. perhatian orang tua. dan tidak adanya tempat belajar yang baik. Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. Berdasarkan pada uraian di atas. Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. b. suasana rumah atau keluarga. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk . Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama.43 rumah yang selalu tegang. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga.5.

dan juga karena perilaku yang baik. baik. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). disiplin individu dalam belajar. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. dan sangat baik. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa.44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. . Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul.

Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya. Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. begitupun setelah anak tersebut .45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. namun melalui proses yang panjang. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. dimulai dari lingkungan keluarga. Dengan kata lain. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan. sejak usia muda. melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap.

Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar. Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya. . yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal. Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya.46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya.

Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Kondisi ekonomi keluarga 2. Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Perhatian orang tua 3. . Suasana rumah atau keluarga 4. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4.6.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1.

Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3. . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.48 2. Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa.1. 0. VIII B. . Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti. yang terbagi dalam lima kelas. maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa. yaitu 5 %. VIII C.49 BAB III METODE PENELITIAN 3. n= 211 1 + 211 . maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. VIII D. Tegal. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. yaitu kelas VIII A. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

1. Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai. Variabel dalam penelitian ini adalah : .50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling. sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Pembagian Sampel Tiap Kelas 3.2.

51 a. Perhatian orang tua 3. Relasi antar anggota keluarga b. 3. Suasana rumah atau keluarga 4. Metode Pengumpulan Data a.3. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Teknik angket ini digunakan . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Variabel Bebas (X). yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Variabel Terikat (Y). di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Kondisi ekonomi keluarga 2.

52 untuk mengungkapkan data variabel bebas. 3. yaitu validitas internal dan validitas eksternal. pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment. Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal. Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga. yaitu : . b.4. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Dalam penelitian ini. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait. Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi.

18.444. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil .53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. yaitu soal nomor 31. 42. dan 27. sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen. dan 52. 36. Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. yaitu untuk soal nomor 2. sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid. maka butir pertanyaan dinyatakan valid. 23. 33. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. 12. 5. maka belum diketahui tingkat kevalidannya. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel.

yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga. b. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. Instrumen yang sudah dapat dipercaya. misalnya angket atau soal bentuk uraian. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4. Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. karena instrumen itu sudah baik.444. Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) . sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian.

Karena r hitung lebih besar dari r tabel.5. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. 3. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114). Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian.444. Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna. Metode Analisis Data 3. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Jika probabilitas lebih besar dari 0.1.00. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas. maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel. maka data dalam penelitian berdistribusi normal.881.862. b. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.444.55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0.05. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0.5. Uji Asumsi Klasik a. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya . Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.

Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian.5. Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance. maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas. apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier. Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105).2. sebaliknya jika data tidak linier. Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c. maka digunakan analisis regresi linier berganda.05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier.56 signifikan. . Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan. Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi. 3. Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier.

Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa.3. Jawaban c diberi skor 2 d. 5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a. Menetapkan persentase tertinggi = 100% b. Menetapkan persentase terendah = 25% c. Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18.57 3.5. Jawaban a diberi skor 4 b. Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase. dan hasil belajar siswa. Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a. kondisi lingkungan keluarga. Menetapkan rentangan persentase = 100% .25% = 75% d.75% . Jawaban b diberi skor 3 c.

43.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4).75% Interval skor 10.51% 25.25 (69 : 4).81.174 ≤ Skor ≤ 5. Tabel 3.58 e.315.696 – 3. Interval skor 17.935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10. dan skor terendah 3.1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1. 2.5 < Skor ≤ 7.696 (23 X 4 X 138). . sebagai berikut: 1). Interval skor 2.5 < Skor ≤ 12.315.62.76% .554. Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1.174 (23 X 1 X 138).5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5.5 (9522 : 4). Menetapkan jenjang interval persentase. Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa. maka memiliki skor tertinggi 12.174).52% . Rentang skor 69 (92 – 23).380.696 7. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar.522 (12.935 3. 3.554.100% 62.00% . Rentang skor 9. 4. dan skor terendah 23 (23 X 1).27% 43. Interval persentase 81.28% .

51% 25.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1.51% 25.418.100% 62.5 < Skor ≤ 7.898 (21 X 1 X 138).5 (8. 62.59 Tabel 3. 3.00% .81.43.592 (21 X 4 X 138).071. 2.898 ≤ Skor ≤ 5.75% Interval skor 74.694 : 4).28% .173. dan skor terendah 2. 4.592 2.52% .28% .25 < Skor ≤ 57. 3.5 < Skor ≤ 11. Tabel 3.00 ≤ Skor ≤ 40.75 40. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga.62. Rentang .898).62.5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5.27% 43. 81.76% .52% .694 (11. Rentang skor 8.50 < Skor ≤ 74.75% 7.50 23.76% . Interval skor 2.27% 43. 4.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4). Interval persentase 81.43.100% 9.00% .00 57. Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. maka memiliki skor tertinggi 11.25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).81.245 < Skor ≤ 9.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1.592 – 2.245 2.75 < Skor ≤ 92. dan skor terendah 21 (21 X 1).418.071.

70 41 . Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab.55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab. Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa. Tegal .52% .62.00% . 81. Tabel 3. Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa. 62. 4. 3.5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 .60 skor 63 (84 – 21).50 < Skor ≤ 68.75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3).00 ≤ Skor ≤ 36.50 21.76% . Tegal.81.100% 2.27% 43.51% 25. Interval skor 15.100 71 – 85 56 .25 36.43.75 < Skor ≤ 52.28% .4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1.00 52.25 < Skor ≤ 84. Tabel 3.75% Interval skor 68.75 (63 : 4).

Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a.05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak. Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan. yang berarti disiplin .5. Jika nilai signifikansi t < α (0.61 3. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1.4.

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1. Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. 4. Hasil Penelitian 4. jawaban b dengan point 3. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji.2. dan jawaban d dengan point 1. 1. Tegal. Tegal memiliki visi dan misi yang jelas.2. Visi SMPN 1 Jatinegara Kab. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas. lingkungan keluarga. yaitu jawaban a dengan point 4. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah.65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. keimanan dan ketakwaan. jawaban c dengan point 2. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

75 40.7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.43.8% 4. tinggi.27% 43.81. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi .25%.00% .50 < Skor ≤ 74.8% atau sejumlah 88 siswa.1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah. Sisanya 31.75 < Skor ≤ 92. 4.52% .00 ≤ Skor ≤ 40.2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi. dan 0. dan termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.75% Interval skor 74.2% 63. yaitu sangat tinggi. dan sangat rendah.3% 0.50 23. Tegal Interval persentase 81.00 57.100% 62. rendah.76% . Tabel 4.51% 25.62.25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31. Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77.25 < Skor ≤ 57.28% . Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah.66 X 1) untuk tiap responden. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif.

29% Sangat tinggi 4.66% Tinggi 3. Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator.66%. . Tabel 4.71% Kategori Sangat tinggi 2. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75.2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi. 1. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran.29%. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. 65. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. 75.47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83. Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82.71%. 83. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah.

00% .1% 18.62. baik. yaitu jawaban a dengan point 4. dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik. kurang baik. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71.76% .50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13.47% 2.27% 43.75 < Skor ≤ 32.8% 68. yaitu sangat baik.1% 0. Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden.00 32. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan jawaban d dengan point 1.50 < Skor ≤ 38.68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban.00 ≤ Skor ≤ 26.25 < Skor ≤ 44.28% . Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.75% 21.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.75 Sumber: data responden diolah . jawaban c dengan pont 2.43.100% 62.25 26.52% .0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini. dan tidak baik. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir.81. jawaban b dengan point 3. Tegal Interval persentase 81. Tabel 4.02%.51% Interval skor 38.

perhatian orang tau. Tabel 4.1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik. Sisanya 13. 3. dan relasi antar anggota keluarga.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.10%. 1. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator. suasana rumah atau keluarga. 18.70% 70. 2.70%.10% 80. 4. dan 0. yaitu kondisi ekonomi keluarga.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61.10% 72.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. . Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68.1% atau 94 siswa.

10%. Tabel 4. 3.00 41.00 56.00 – 55.36%.00 – 85.20% 36. Rata-rata skor 69.00 – 100 71.23% 9.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7.42% 2.00 – 70.97% 44.58 dengan persentase sebesar 69. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80. yaitu sebesar 44.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat .58%. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai. Sisanya 7.00 ≤ 40.20% atau 61 siswa.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86. Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini.

71 baik.2.719 lebih besar dari 0.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.062 lebih besar dari 0. dan 2.05. 36. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal. Uji Asumsi Klasik 1.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.335 lebih besar dari 0. Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12.2.05. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0. . 4.695 dengan probabilitas 0. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. 9.944 dengan probabilitas 0. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.318 dengan probabilitas 0.00. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1.05. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.

Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.43451 .112 1.2527 8.062 Lingkungan keluarga 138 71. Deviation Absolute Positive Negative a.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Calculated from data.67307 . Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.058 .77553 .944 . Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0.080 . Sig. Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas. . Test distribution is Normal.1.6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.1.005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0.0231 9.043 -. 2.059 .080 . b. Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak.112 .335 N Normal Parameters a.995 berada di atas 0.695 .041 -.72 Tabel 4.5779 12.318 .059 -. (2-tailed) Mean Std.

Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3.406 Model 1 Disiplin belajar .419 .602 .005 Lingkungan keluarga . Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.834 . Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10.287 3.277 3.375 .001 . .005 a. Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini.121 .286 .472 . Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain.318 12. Error Standardized Coefficients Beta t Sig.7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std.379 .000 .73 Tabel 4.296 .995 1.995 1.105 . Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat.

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3.379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. karena . Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.419. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F. hipotesis 2 (H2).001. 1.286.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. yaitu hipotesis 1 (H1).419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap. Koefisien disiplin belajar (X1): 0.379.472 dengan siginifikansi 0.77 2. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.

0876 atau 8. yaitu sebesar 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.296.286.05. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0. Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini.17%. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.0817 atau 8. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0.05.296. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.602 dengan siginifikansi 0.76%. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3. . yaitu sebesar 0. Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2.000.17% yang merupakan pengkuadratan dari 0. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.

Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11.8% dan sisanya sebesar 85.148.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. . karena harga signifikansi kurang dari 0.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.79 3. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.000. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.716 dengan harga signifikansi 0. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas.

yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah. dan lingkungan masyarakat. motivasi belajar. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. . metode pembelajaran. 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah.80 misalnya faktor kecerdasan. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin. menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini.25%. lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 4. Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran. Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern.3. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi.

. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan. belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. mengikuti upacara bendera. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru. mengujungi perpustakaan. dan membawa buku pelajaran secara lengkap.29%. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap.71%. ikut aktif berdiskusi. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah.66%. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83. kehadiran siswa yang tepat waktu. keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah.

47%.82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. Anak yang sedang belajar selain harus . dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah. membuat jadwal belajar.10%. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.10%. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72.02%. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula.36%. dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80.70%. Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa. penggunaan waktu luang untuk belajar. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah.

meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah. perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain. dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. alat tulismenulis. membimbing anak waktu belajar. anggota keluarga yang membantu kesulitan . keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan. kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. keadaan rumah yang sederhana.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. buku-buku pelajaran. kondisi tempat belajar yang baik. dan tempat belajar yang nyaman. Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak. Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya.

dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik. sisanya 7. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36. Skor 69.42% dalam kategori kurang. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44.17%.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami.20% dalam kategori baik. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.23%.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar . dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2.58%.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik. 36. Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik. orang tua.84 yang dihadapi anak.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah. sebanyak 13 siswa atau sebesar 9. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.58 dengan persentase 69. dan 2. 9. siswa.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.

dan sangat baik. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang. disiplin individu dalam belajar. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.05. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. baik. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar . Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. dan juga karena perilaku yang baik. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup.001.17%.472 dengan siginifikansi 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar.

menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak. kondisi keluraga yang harmonis. Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga.000. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.05.76%. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi . Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak.602 dengan siginifikansi 0.

karena harga signifikansi kurang dari 0. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . memberi semangat. Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0.148. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak.87 siswa.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan.8% dan sisanya sebesar 85. dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14.716 dengan harga signifikansi 0.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.000. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11.

diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. . Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri.88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. melainkan karena beberapa kemungkinan. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja.

25%. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71.02%.76%. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8. Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77.1.58. dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.89 BAB V PENUTUP 5. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2. Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII .17%.

dan lingkungan masyarakat. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. maka diajukan saran sebagai berikut.8%. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. selebihnya sebesar 85.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. metode pembelajaran.2. motivasi belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik. 4. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. 5.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. 3. dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2. . misalnya faktor kecerdasan. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14. Saran Dari hasil kesimpulan di atas. lingkungan sekolah. 1.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas.

misalnya meneliti faktor motivasi. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14.8%. selebihnya sebesar 85.91 5. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar. . oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. metode mengajar guru. 6.

Belajar dan Pembelajaran.. M. Jakarta: Rineka Cipta. 2000. Abu dan Munawar Sholeh.. 1990. 2006. Kartini. 2005. Kasus. Dalyono. Algifari. Haryati. Retno. Jakarta: Depdikbud. Semarang: UPT MKK UNNES. Gordon. Pedoman Penulisan Skripsi. 1993. 1997. FIS.. Thomas. 2005.. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Disiplin Nasional. Ali. FIS. Suharsimi. Jakarta: PT Pradnya Paramita. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Balai Pustaka. Jakarta: Rineka Cipta. Arikunto. dan Solusi). Dimyati dan Mudjiono. 2005. Yogyakarta: BPFE. 2005.92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Muhammad. Imam. Psikologi Belajar. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. 1994.. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. Analisis Regresi (Teori. Jakarta: Liberty. Psikologi Perkembangan. Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Khaeruddin. Universitas Negeri Semarang. Kartono.2002. Max.. . Bandung: Angkasa. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2004. Lemhanas. 1996. Anni. Abdul. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Darsono. Skripsi. Ghozali. Chatarina Tri dkk.1977. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS... Semarang. 2000.... Jakarta: Rineka Cipta. Sosiologi Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta. Semarang: UPT MKK UNNES. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Perencanaan Pembelajaran. Psikologi Pendidikan. Majid. 1997. ..

2002. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tu’u. 2005. No. Metode Statistika. 2003. Psikologi Perkembangan. 1998. Skripsi. Tulus. FE. Jakarta: Grafindo Persada. Syafruddin. Jurnal Edukasi. . Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. dan Siti Rahayu Haditono. Bandung: Tarsito. Husein. Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Universitas Negeri Makasar. Umar. FIP. MKU UNNES. 2006. Semarang: UPT MKK UNNES. Universitas Negeri Semarang. 2004. Siti Nur. Sudjana. Munib. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Sunaryo. Jakarta: Rineka Cipta. 2006. Astuti. Susilowati. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. 1989. Knoers. 2004. Hal 79 – 85.93 Monks. UU No 20 Tahun 2003. Bandung: Remaja Rosdakarya. Slameto. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. Sudjana. Jakarta: Sinar Grafika. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat. Skripsi. Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS. Pengantar Ilmu Pendidikan. FE. Jakarta: Grasindo. Jakarta: Depdikbud. Universitas Negeri Semarang. Semarang: UPT. Ahmad dkk. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. 2004. Nana. 2004. Ngaeni. 2. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya.

94 .

5. Perhatian orang tua 3. 41. 40. 26. 2. Relasi antar anggota keluarga . Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2. 43. 12. 47. 31. 32. 39. 55 8 7 5 6 2. 48. Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4. 11. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. Suasana rumah atau keluarga 4. 21. 1. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. 52. Butir Soal 1. 29 30. 23 6 24. 51. 14. 4. 18. 1. 25. 44 45. 6. 42. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. 54. 34. 9 Jumlah 9 7 10. 27. 33. 28. 16 7 17. 53.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 15. 19. 49 50. 20. 46.22. 36. 35. 3. 8. 7. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. 13. 37 38.

Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. 4.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. 8. 3. Tulislah terlebih dahulu nama. 2. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. Jika anda berangkat sekolah. Selamat mengerjakan. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. kelas. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Meminta surat keterangan c. IDENTITAS SISWA 1. Memakai seragam tanpa atribut d. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Datang 5 menit sebelum bel masuk c. Datang 20 menit setelah bel masuk 3. Nama : 2. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Kelas : 3. PETUNJUK PENGISIAN 1. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. 6. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. 5. Datang 10 menit setelah bel masuk d. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. dan nomor absen anda. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Memakai seragam dan atribut c. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. II. semua jawaban adalah benar.

Segera masuk kelas c. 1 – 2 kali c. 1 kali c. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11. 3 – 4 kali d. Tidak pernah terlambat b. apa yang anda lakukan? a. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Dimasukan kalau ada guru d. Tidak mencatat materi . Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. 2 kali d. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. bagaimana sikap anda? a. 1 – 2 kali d. Lebih dari 4 kali 5. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Pergi ke kelas lain 6. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Belajar mata pelajaran lain d. Tidak pernah dimasukan 7. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. Tidak pernah membuat surat ijin 9. Tidak pernah b. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c.96 4. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Menunggu guru masuk kelas d. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. 3 – 4 kali c. lebih dari 2 kali B. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Mencatat materi c. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. Selalu mengikuti b.

Mau menjawab jika dipaksa d. Berbicara dengan teman d. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. Mengerjakan sendiri di rumah b. Belajar sendiri d. Tidak pernah sama sekali 15. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Mengerjakan dengan teman c. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. 1 – 2 kali d. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Mengerjakan di sekolah d. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). Lebih dari 5 kali b. 3 – 4 kali c. Pergi ke kelas lain 14. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Diam saja 13. Pura-pura mengerjakan 18. Tidak mau menjawab . apakah yang anda lakukan? a. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. apa yang anda lakukan? a. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Membentuk kelompok c. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. apa yang anda lakukan? a. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Tidak mengerjakan 19. apa yang anda lakukan? a. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda.97 12. Membaca sebagian d. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Hanya membawa buku paket c. maka anda? a. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d.

Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c. Mempersiapkan seadanya d. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Tidak mempersiapkan sama sekali . Lebih dari 90 menit b. Mengerjakan tugas saja d. Hanya diam dan tidak berpendapat d.98 20. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. Belajar sesuai jadwal yang ada c. bagaimana sikap anda? a. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Bermain dengan teman 27. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Tidak membuat jadwal belajar 26. Tidak pernah belajar 25. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Mengerjakan sendiri c. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Selalu mempersiapkan b. Jika ada waktu luang di rumah. Kurang dari 60 menit d. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Membaca buku pelajaran. Antara 60 menit – 90 menit c. Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a. Tidak mengerjakan tugas D. apa yang anda lakukan? a. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Membaca buku pelajaran saja c. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Tidak belajar 22.

000. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a. Di atas Rp. Berdinding tembok.000. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. dan berplafon b. c. d.000. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. 1. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Antara Rp. Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. Kurang terpenuhi d. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a.000. apakah oarang tua anda memberikannya? a. Petani d. apa yang anda lakukan? a. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Membaca dan mempelajarinya b. 500. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a.000 – Rp. polisi. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Wiraswasta c. 750. 749. Belajar biasa saja c. berlantai keramik atau ubin c. Kadang-kadang membaca d. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. ABRI b.000. Antara Rp. berlantai keramik. 500. apakah orang tua anda memberikannya? a. 999. Kurang dari Rp. Kadang-kadang terpenuhi c. Membaca c. Berdinding tembok. Berdinding tembok berlantai tanah d. Tidak terpenuhi 34. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30. Tidak memberia uang untuk membeli buku . Belajar dengan terpaksa d.000 – Rp. Tidak pernah 29. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Terpenuhi dengan baik b. b.99 28. Buruh 31. 32. PNS.

Biasa-biasa saja d. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Tidak pernah membimbing 40.100 36. Tidak peduli 41. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. 2 orang c. 1 orang b. PERHATIAN ORANG TUA 38. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Hanya memuji c. Kadang-kadang membimbing d. Hanya memuji c. Lebih dari 4 kali b. bagaimanakah sikap orang tua anda? a. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. 3 orang d. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Kadang-kadang menyuruh d. Jika anda sedang belajar. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Tidak peduli 39. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. bagaimana tanggapan orang tua? a. Antara 1 – 2 kali d. Dalam satu minggu. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. Tidak peduli 43. Sebagian kecil dapat terpenuhi d. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Tidak dapat terpenuhi 37. Memuji. Tidak peduli . Sebagian besar dapat terpenuhi c. Semua dapat terpenuhi b. Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. Antara 3 – 4 kali c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Selalu membimbing b. Biasa-biasa saja d. Lebih dari 3 orang B. Memarahi anda d. Tidak pernah 42. Sering membimbing c. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik.

karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. Cukup baik. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. Kurang baik. saling pengertian c. Tenang. Selalu ramai 48.101 44. Tidak pernah memperhatikan . tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Membiarkan begitu saja d. dan tenang untuk belajar b. Selalu ramai D. dan tidak ada pertengkaran b. Kadang-kadang tenang d. Nyaman dan tenang c. HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. dan penuh kasih sayang b. Harmonis. akrab. Biasa saja d. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Tidak baik. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Penuh perhatian. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Selalu nyaman. dan menyenangkan untuk belajar b. saling pengertian. karena tidak memiliki tempat belajar 46. Bagaimana suasana rumah anda? a. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. Tidak peduli 51. Biasa saja d. Memberi kebebasan. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. kadang ada pertengkaran d. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Harmonis. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. nyaman. Biasa saja d. Perhatian c. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Tidak harmonis. Baik. karena mempunyai ruang belajar sendiri b.

Tidak terbuka 54. kakak. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Sangat baik b. Hanya dipertimbangkan c. Membantu jika hanya diminta c. Bagaimana sikap orang tua anda. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Biasa-biasa saja d. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Kurang baik d. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Baik c. Terbuka hanya kepada orang tua c. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Tidak didengarkan 55. Tidak baik 53. Diterima dengan baik b.102 52. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Biasa saja d. Tidak peduli . ibu.

561 0.574 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.738 0.471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Valid 0.103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.989 0.490 0.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.504 0.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.444 Valid 0.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.604 0.659 0.444 Valid 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.134 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.459 0.444 Tidak Valid 0.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.444 Valid 0.444 Tidak Valid 0.444 Tidak Valid 0.070 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.444 Valid 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.479 0.444 Valid 0.560 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.468 0.444 Valid 1.444 Valid 0.444 Valid 1.239 .766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.550 0.467 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.444 Valid 1.444 Valid 0.190 0.605 0.444 Tidak Valid 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.831 0.595 0.444 Valid 0.444 Valid 0.056 0.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

IDENTITAS SISWA 1. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Kelas : 3. 2. dan nomor absen anda. kelas. Jika anda berangkat sekolah. Tidak pernah terlambat b. Memakai seragam tanpa atribut d. Meminta keterangan jika ditegur guru d. 8. Memakai seragam dan atribut c. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. 4. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. 6. Meminta surat keterangan c. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. 5. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Lebih dari 4 kali 111 . Tulislah terlebih dahulu nama. semua jawaban adalah benar. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Nama : 2. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. II. 3. Selamat mengerjakan. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. 1 – 2 kali c. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. PETUNJUK PENGISIAN 1. 3 – 4 kali d. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya.

lebih dari 2 kali B. Berbicara dengan teman d. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Pergi ke kelas lain 11. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. apa yang anda lakukan? a. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Lebih dari 5 kali b. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Tidak pernah b. Tidak pernah sama sekali 112 . 1 – 2 kali d.Lampiran 7 112 4. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. bagaimana sikap anda? a. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Selalu mengikuti b. 3 – 4 kali c. Tidak mencatat materi 10. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. apa yang anda lakukan? a. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. 3 – 4 kali c. Tidak pernah dimasukan 5. 1 kali c. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. 1 – 2 kali d. Dimasukan kalau ada guru d. 2 kali d. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Mencatat materi c. Belajar mata pelajaran lain d. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Tidak pernah membuat surat ijin 7.

Belajar sesuai jadwal yang ada c. Membaca sebagian d. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Hanya membawa buku paket c. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17. Tidak mau menjawab 16. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Mau menjawab jika dipaksa d. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 . Membaca dan mengerjakan sendiri b. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Membaca dan mengerjakan dengan teman c.Lampiran 7 113 12. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Hanya diam dan tidak berpendapat d. bagaimana sikap anda? a. apakah yang anda lakukan? a. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Belajar hanya kalau ada ulangan d. apa yang anda lakukan? a. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Pura-pura mengerjakan 15. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Tidak belajar 18. Mengerjakan sendiri c. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Membentuk kelompok c.

Kurang dari 60 menit d. 500. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. b. Tidak pernah belajar 20. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Belajar biasa saja c. Kurang dari Rp. Berdinding tembok berlantai tanah d.000 – Rp.000. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. 750. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Bermain dengan teman 22.Lampiran 7 114 D. Buruh 25. c. Kadang-kadang membaca d. Antara Rp. 500. apa yang anda lakukan? a. berlantai keramik. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19. PNS. Mengerjakan tugas saja d.000. Berdinding tembok.000.000. Di atas Rp.000. d. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. 749. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Petani d. Antara 60 menit – 90 menit c. Wiraswasta c. Belajar dengan terpaksa d. Membaca buku pelajaran. berlantai keramik atau ubin c. 26. ABRI b. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 . Lebih dari 90 menit b. 999. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Membaca c. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Antara Rp. Membaca dan mempelajarinya b. Membaca buku pelajaran saja c. apa yang anda lakukan? a. dan berplafon b. Tidak pernah 23. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Berdinding tembok. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. polisi. 1.000 – Rp. Tidak membuat jadwal belajar 21. Jika ada waktu luang di rumah.

Tidak pernah membimbing 31. Kadang-kadang membimbing d. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Antara 1 – 2 kali d. Lebih dari 3 orang B. Membiarkan begitu saja d. Dalam satu minggu. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Antara 3 – 4 kali c. Hanya memuji c. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. bagaimana tanggapan orang tua? a. Biasa-biasa saja d. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Biasa-biasa saja d. apakah orang tua anda memberikannya? a. Tidak peduli 30. Sering membimbing c. Kadang-kadang menyuruh d. Tidak pernah 33. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . Memberi kebebasan. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. 1 orang b. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. 2 orang c.Lampiran 7 115 27. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. Tidak peduli 34. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Memuji. Lebih dari 4 kali b. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Jika anda sedang belajar. Hanya memuji c. 3 orang d. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Tidak peduli 32. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Selalu membimbing b. PERHATIAN ORANG TUA 29.

Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. Cukup baik. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. Tidak pernah memperhatikan 42. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. Selalu nyaman. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37.Lampiran 7 116 C. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Tenang. Tidak peduli 41. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. Harmonis. Baik. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. saling pengertian c. dan penuh kasih sayang b. Kurang baik. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Tidak harmonis. karena tidak memiliki tempat belajar 36. kadang ada pertengkaran d. Penuh perhatian. Harmonis. Nyaman dan tenang c. nyaman. Biasa saja d. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. dan menyenangkan untuk belajar b. Perhatian c. Terbuka hanya kepada orang tua c. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35. dan tenang untuk belajar b. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Selalu ramai 38. Tenang dan nyaman untuk belajar c. dan tidak ada pertengkaran b. akrab. Biasa saja d. Selalu ramai D. Biasa saja d. Tidak baik. Bagaimana suasana rumah anda? a. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Tidak terbuka 116 . Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. saling pengertian. Kadang-kadang tenang d. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b.

Hanya dipertimbangkan c. Tidak peduli 117 . Membantu jika hanya diminta c. Biasa saja d. Diterima dengan baik b. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. kakak. Tidak didengarkan 44.Lampiran 7 117 43. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. ibu. Biasa-biasa saja d. Bagaimana sikap orang tua anda. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a.

9220109333478110 13.728696 -10.180298 0.82852 22 60.6938833086849170 11.6946089639726410 14.7654010284255290 15.13291 19 62.2080150907044360 4.9645186040700860 1.87671 15 69.82421 13 71.421614 -4.488619 0.63521 2.18396 15.15676 34.105174 t Stat 0.1409528378385080 -0.472473282 3.1355842 F ignificance F 11.6999574141718100 0.0280058773358000 0.7497826268578900 0.6370958682043000 1.765401 15.1232890770274000 0.000443269 0.2441159207494700 -1.384575 R Square 0.32839 25 74.18068 1.000693259 0.5684721719165300 0.0115128923185946 -0.6352133533855000 2.880899 4.1262288967099560 0.4216142220449800 2.405899984 -14.4886193147601400 0.4216142220449800 4.6846490233209500 0.4011231509094090 1.1839601074948000 15.0% Upper 95.3882401913899350 1.7122993451363000 11.15448 24 68.2177960511976070 0.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.3178 12.761949 20.418843 0.3 137 22360.208015 -4.8635586249358900 1.657388 0.078523 -0.3458422137947380 -0.2872598383105400 0.8242077369238000 4.67188 -17.0588384979506084 0.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.4206374690387700 1.0% 0.730451 12.5506615126318900 0.24395 39 72.3745826897573000 19.3183024870636500 0.04762 4.2346 3 71.82421 4.67188 12 77.170796 0.8808985591554300 4.66325 26 63.180298 0.578523 20.7619486426820300 20.16815 7 67.8732890770274000 .135772 -0.13577 10 71.7287 28 70.2123 17 66.355304 1.51955 14 72.662259 -9.960584 18.421614 -2.87329 Standard Residuals -1.73805 5 67.135274 Standard E 11.88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.00545 0.4097211460462580 0.560863 -0.28697 0.831848 3.12329 0.5608626897884800 0.35 MS 1653.7304514703414900 12.1632485448309800 1.1806750147485000 1.3455177968280900 0.163249 1.04198 21 77.0357511806801588 -0.79235 -14.0054472874372000 0.6622589782970700 9.0649029113090525 -0.7654010284255290 1.45238 6 60.0357511806801588 -0.7286961135700700 10.54676 7.1988904219981060 0.8318477588501000 3.5114207205644600 0.1451960585427180 0.1323548427016610 -0.12542 18 65.378797 0.95324 4 64.046 135 19053.78942 32 69.8670917679785000 2.3553042448192900 1.0785225311539100 0.2869749995760000 0.2845162283938350 0.1357717156761140 0.06932 30 60.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.833740514 3.2346 16 74.8249540797072450 -0.33774 27 69.5785225311539100 20.170796 0.86709 2.6581818492950030 1.43153 20 76.1028093254165500 0.37458 19.32839 34 77.18396 29 66.9605841233146700 18.79235 0.6371 -1.21303 33 68.1594925899398200 0.37531 0.25545 2 69.0641096244794099 0.345518 0.5467614475672000 7.756046 10.657388 0.8947 8 74.694609 -14.1834347266731720 0.147898 Adjusted R 0.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.586799 0.0589000305838699 -1.87671 Residuals -13.6718781332912000 17.693883 11.523111 141.94461 11 74.48862 38 64.3629 37 76.7560457846776250 10.765401 -1.82852 35 76.712299 11.0476238560538000 4.120618 0.0649029113090525 1.94388 36 68.0176388383102990 -0.6191 31 58.71584842 2.568472 0.61479 23 65.9867786597865640 -0.15676 34.68914 9 75.

6873951125571590 -2.1602858767694610 1.14081 71.140812 -13.975675 7.7382921746502050 -0.5333858606336000 9.6051369518221700 5.2187718082566200 -0.2705236898125700 0.707985 0.04271 78.9689706618816340 -0.032787 -32.8483390912859630 14.144265 0.148579 -24.6811478773202510 -2.0384 66.605137 -5.0320050951773797 -1.7079845509062200 0.654649 -3.0054402861234315 -0.91123 67.20122 70.89081 6.03481 7.533787 -14.8585893375656600 9.1448301814445280 0.5892660578605400 1.31399 66.3774365782603440 13.73879 -2.42709 -1.85514 65.64354 71.0830767863121726 -0.140812 1.70341 8.069462 -8.5424297462423310 -0.0119403020500461 -0.09017 75.1408121651939210 13.1408121651939210 1.396882 -0.7034058454299000 8.4226854271538370 -2.979726 -11.2618026294092000 -0.3091282350412100 -0.79659 78.85514 68.54835 10.6563521121549600 -0.6906006919200010 0.79659 69.7171903462221100 -0.0178539949754600 1.28206 70.551802 -0.8908121651939000 6.106461 -27.9756749320698600 7.217938 19.2987807155848000 0.10988 68.2985166081627230 -0.07291 72.609883 -2.2179382918945300 19.09017 -3.70341 19.528777 -15.03481 70.20798 62.6098829502955700 18.298781 -0.3826137809770000 13.20597 7.1619549321010700 8.288858 1.89602 -9.13046 76.14081 63.60398 71.78438 72.75776 68.7876575455605670 0.0448381181817189 -1.0119403020500461 0.8804577597605000 3.1736156833261400 0.8902538029033200 11.0348066314108000 7.7422389935007000 13.56946 65.5287766153591060 15.0555116293425628 -0.64858 71.6909665690181900 -2.8052551636781010 -0.3139455849606000 0.1408121651939210 0.6546494961690290 3.8960199077088500 9.7666506184494580 -2.496386 -1.52027 71.84047 74.45597 67.3348036649175700 -4.62701 72.53438 -47.9813138788281000 26.706691 -8.1485793451674900 24.0438674241143000 8.6894415279921680 -1.5518018970849850 0.5204109381450900 11.3371211533913680 0.377437 -13.38261 68.01869 66.9404018382949870 -0.38952 70.6767831340295750 -2.98331 0.86782 -4.0467905689391927 -0.1353770151956800 0.93857 72.43584 64.79271 -4.53339 -9.48331 76.1619933880248600 1.47567 72.6968479271569090 1.6400695069251450 0.9502205299929280 0.54112 63.45165 67.1602858767694610 0.984736 -23.890254 19.7927105645833000 4.8404677521587000 0.1361091210411580 -0.9888250752215730 -0.10988 75.7387866077573000 2.161955 -8.890254 11.60975 71.3968823161954400 0.6612292768134000 9.9847357247733600 23.2213075177054360 -0.02041 72.6268960370611400 0.14081 75.21661 71.1305945129594200 14.18601 0.38261 13.130595 -14.2213075177054360 1.74224 13.68482 64.3729946259830000 1.96114 65.520411 -11.609883 18.28379 61.84047 0.5337865250786800 14.9482 70.5483495113415100 10.4967846789471360 0.981314 -26.0044759137529000 .605137 1.6051369518221700 1.4270858758061000 1.9797258150537830 11.63059 62.0258442378219000 0.43857 -11.7768967198788490 -0.1619933880248600 0.29387 70.315177 15.88046 -3.1361091210411580 0.2883957703532000 0.2888575143947200 1.4385693527693000 11.38952 8.1860099153107000 0.4963864947337300 1.73474 70.35859 76.26121 75.2059652828886000 7.14081 67.0901733011143000 3.8902538029033200 19.04387 -8.041123 -27.0267257758118591 1.37299 -1.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.1442645509374100 0.91195 67.6098829502955700 2.2076462965076800 0.00448 1.2884 0.6189070825032380 -0.140812 -0.45669 65.64426 75.3844467590233830 -1.0641573776864277 8.2602779400322710 -0.1023215740828000 -0.1607748191341740 -0.28279 68.59535 76.66123 -9.99639 74.1064611043503200 27.3345854439425500 -0.8678174232663000 4.7034058454299000 19.0327873633932000 32.87744 63.49552 14.10312 70.0119403020500461 -1.6847105559542100 -0.60975 74.7066909381763100 8.0411225008089700 27.9833053588446000 0.97122 62.0694617384504300 8.5343754271675000 47.13218 78.3151774840185620 15.064157 -8.858589 9.3895185524640000 8.

1319186654875000 10.006046 -11.9103013235256560 0.47959 12.5053201293899100 0.600822 0.4564380627484120 1.50532 0.5429760889088850 0.104442 3.86808 69.49771 5.3048238333528360 -0.7392925225658670 0.4251526021636360 1.3731217840302610 0.85082 68.3285225311539100 12.44332 0.15521 67.0060457846776200 12.4216142220449800 0.45165 73.6008221575920900 0.95165 15.5947921415403700 6.24395 72.4030734739964700 0.0138311575007700 16.082142 -8.7352 8.5208726821866000 8.3820329238101260 0.97913 68.35056 2.857 64.006046 12.3092155495620900 1.6799397643092000 11.0287376315321800 0.0255050792507651 -0.54647 2.67994 -11.047025 -24.5464669965228000 2.32839 67.82852 70.7351974688149000 8.7292052371486450 1.9904116488808580 -0.84047 -1.50229 72.87312 67.1701045684674020 -0.1839490992764000 0.0821422098945135 8.0060457846776200 11.4977106472619000 5.9703468557535230 0.0472773836334900 0.19332 70.373122 0.3827810739741600 21.5995285448621800 13.02041 72.48617 64.3104 76.0677080538590200 -1.36722 76.9623298849345000 10.04703 66.0470253588133700 24.70353 64.1365 -9.14944 64.41786 66.382781 21.0520225414409404 9.7184880564871500 5.1357432439429680 0.92994 65.52087 8.013831 16.13192 10.96233 10.1445512672181200 0.5915 -13.0088562452736686 0.09953 71.6135026290361760 .69922 72.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.24468 72.1736156833261400 -0.1044418363326830 3.39556 60.90333 72.6429987262086600 0.4085 63.0887835154091446 -2.24395 62.4518371577827300 1.337183 -5.4433153512427000 0.8921274485225370 0.0357511806801588 -0.3007817907528500 1.4795890618549000 12.84047 71.8213822715971200 1.642999 0.328523 12.51596 59.0159593907161000 4.4396 13.1133876808688990 -0.599529 13.421614 -0.1701045684674020 1.2648 53.3371826594123200 5.41282 77.4395990542531000 13.03767 71.3505582463459000 2.718488 5.594792 -6.0316392180791897 0.9516504886584900 15.300782 -1.8438597089067450 1.8404677521587000 1.403325 1.0069653271494551 -0.7328913326982200 0.613503 -0.78151 68.0364562163494800 0.01596 4.5914974536424000 13.4033253436408900 1.

Imam Santoso L 60 60 60 60 60.50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77.00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65.00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.50 4046 Tri Kusuma W. P 60 60 70 70 65.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75.Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71.25 3999 Siti Nurul M. P 75 75 70 70 72. P 90 90 80 90 87.00 4080 Setia Budi W.25 3990 M.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.00 3958 Puji Astuti Isana N.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67. P 75 75 70 73 73. L 75 80 70 80 76.50 3855 Bekti Dwi Septi M.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72.25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.

50 P 70 70 80 30 62.Faizal Khasani M.50 P 90 80 80 60 77.00 P 90 70 20 20 50.75 P 70 60 25 20 43.00 P 100 85 70 60 78.50 P 60 60 50 20 47.50 L 60 45 40 40 46.50 P 50 60 15 20 36.Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 L 60 20 60 50 47. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono .Budi Prasetyo M.25 L 60 10 10 20 25.25 L 70 45 10 20 36.50 P 100 70 40 60 67.50 L 70 50 40 70 57.50 P 90 90 40 60 70.50 P 60 60 60 60 60.75 L 90 90 70 20 67.25 L 80 90 60 20 62.25 L 80 100 70 60 77.00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M.00 L 80 90 30 90 72.00 L 100 70 80 60 77.50 P 90 100 100 100 97.50 L 60 65 60 60 61.00 L 80 80 70 100 82.75 L 70 45 50 20 46.25 L 90 80 70 60 75.50 P 80 60 80 60 70.25 L 90 95 80 30 73.

50 4032 Nurkhofifah F.00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72. P 90 80 90 100 90.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88. L 70 70 50 90 70.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90.W.50 3932 Ardhi Triatmoko K.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58.50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.00 3950 M.25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.75 3881 Susendah Ayuning A.25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72. P 80 85 60 20 61.50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62.Nursodik L 100 95 60 40 73.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.

50 L 100 75 80 70 81.50 P 100 100 80 60 85.50 P 90 75 70 60 73.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari .DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 P 90 100 70 70 82.50 L 70 65 70 60 66.50 P 80 100 60 100 85.75 P 56 60 80 50 61.75 P 70 63 80 70 70.50 L 70 85 70 70 73.50 L 70 80 60 60 67.75 L 100 100 90 100 97.50 L 70 75 50 60 63.75 L 80 80 50 60 67.00 L 70 60 90 30 62.00 L 100 80 40 60 70.50 L 50 95 50 60 63.75 L 75 70 70 75 72.25 L 100 100 80 60 85.25 L 80 95 70 20 66.25 P 50 45 60 60 53.00 L 20 80 40 60 50.25 L 60 35 60 50 51.00 P 100 40 80 100 80.25 L 80 80 55 60 68.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.75 P 70 80 70 70 72.00 P 70 40 40 20 42.00 P 100 50 90 70 77. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.50 L 80 40 50 60 57.

50 L 85 90 80 90 86. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.50 P 60 90 40 60 62.25 P 65 65 60 60 62.50 L 90 95 70 75 82.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H.50 L 75 75 70 70 72.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB. .00 L 85 90 70 80 81.00 L 80 80 70 70 75.25 P 60 60 70 80 67.75 P 60 60 60 70 62.00 L 90 80 85 80 83.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.75 P 85 80 75 80 80.00 P 65 65 65 65 65.50 P 70 70 70 65 68.25 L 70 65 65 70 67.25 L 65 65 60 60 62. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.50 P 95 100 80 100 93.75 P 70 75 70 90 76.25 L 75 80 70 95 80.Z.00 P 80 70 75 60 71.75 P 95 95 80 80 87.50 P 70 70 75 70 71.50 L 70 65 60 60 63.75 P 80 75 70 70 73.

696 7.380. LINGKUNGAN KELUARGA.5 < Skor ≤ 7.935 < Skor ≤ 10.52% . DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A.5 ≤ Skor ≤ 5.554.809 = 12.51% 25.28% . DP = 9808 Χ 100% = 77.43.135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR. 1.100% 62.81.315.522 = 9522 : 4 = 2.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.00% .696 – 3.315.935 3.696 = 3.174 = 9.696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.174 = 12.5 Interval persentase Interval skor kategori .864 = 966 = 2.76% . Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3.62.898 = 724.554.898 : 4 = 3.27% 43. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.5 < Skor ≤ 12.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.5 5.864 – 966 = 2.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12.

415 966 ≤ Skor ≤ 1.27% 43.864 2.76% .5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3.690. DP = 2506 Χ 100% = 75.51% 25.28% .52% .312 = 828 = 2.81.5 < Skor ≤ 2.43.691 1.00% .27% 43.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.5 < Skor ≤ 3.484 : 4 Interval persentase 81.62.75% 3.312 2.76% .51% 25.43.864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.196 Skor maksimal = 3.66% 3312 Kategori = Tinggi 3. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.28% .136 81.75% Interval skor 2.070 < Skor ≤ 2.62.52% .691 < Skor ≤ 3.312 – 828 = 3.690.139.506 = 3. DP = 3196 Χ 100% = 82.100% 62. Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .449 < Skor ≤ 2.81.415 < Skor ≤ 3.5 1.100% 62.139.00% .71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.070 828 ≤ Skor ≤ 1.

242.28% .5 < Skor ≤ 2.28% .760 = 690 = 2.5 1.137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.207.207.52% .5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.52% .760 1.207.725 690 ≤ Skor ≤ 1.242.760 1.725 < Skor ≤ 2.760 – 690 = 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.75% Interval skor 2.81.51% 25.070 : 4 Interval persentase 81.43.75% Interval skor 2.27% 43.207.62.5 Dari hasil penelitian diperoleh : .5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.81.070 : 4 Interval persentase 81.100% 62. DP = 2299 Χ 100% = 83.5 < Skor ≤ 2.299 = 2.242.760 – 690 = 2.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.070 = 517.43.760 = 690 = 2.62.5 < Skor ≤ 1.29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4.725 690 ≤ Skor ≤ 1.242.5 1.76% .76% .070 = 517.5 < Skor ≤ 1.51% 25.00% . Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.00% .100% 62.27% 43.725 < Skor ≤ 2.

Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.51% 25.00% .071.592 7.898 = 11. 1807 Χ 100% = 65.694 = 8.5 5.138 Skor total Skor maksimal = 1.694 : 4 Interval skor 9.245 < Skor ≤ 9.27% 43.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.75% = 21 X 4 X 138 = 11.245 2. Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.62.100% 62.5 ≤ Skor ≤ 5.760 – 690 = 2.173.5 kategori Panjang kelas interval = 2. 1.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.233 = 11.760 = 690 = 2.81.807 = 2.43.070 = 517.47% 2760 Kategori = Tinggi B.5 < Skor ≤ 11. 8233 Χ 100% = 71.52% .5 < Skor ≤ 7.592 – 2.070 : 4 Interval persentase Interval skor .898 = 8.02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.418.592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.28% .418.071.76% .898 = 2.592 = 21 X 1 X 138 = 2.

323 = 3.52% .312 = 828 = 2.139 81.312 2.070 828 ≤ Skor ≤ 1.75% Interval skor 2.691 1.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.81.242.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.28% .5 < Skor ≤ 1.76% .62.760 1.242.00% .100% 62.62.725 < Skor ≤ 2.5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.207.76% .27% 43.27% 43.70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.81.070 < Skor ≤ 2.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.484 : 4 Interval persentase 81.449 < Skor ≤ 2.312 – 828 = 3.51% 25.725 690 ≤ Skor ≤ 1.43.5 < Skor ≤ 2.207.703 Skor maksimal = 2.5 1.691 < Skor ≤ 3.52% .28% .51% 25. Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .100% 62.10% 3312 Kategori = Baik 3.00% .43.75% 2.

760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.81. Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.43.43.10% 2760 Kategori = Baik 4.207.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.725 < Skor ≤ 2.00% .5 < Skor ≤ 2.52% .070 = 517.242.5 < Skor ≤ 1.218 = 2.75% Interval skor 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.760 = 690 = 2.27% 43.28% .5 1.76% .5 < Skor ≤ 1.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.725 < Skor ≤ 2.81.760 1.00% .5 1.51% 25.51% 25.760 1.100% 62.207.760 .070 : 4 Interval persentase 81.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.070 = 517.62.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.207.242.760 = 690 = 2.242.242.100% 62.28% .52% .75% Interval skor 2.5 < Skor ≤ 2.760 – 690 = 2.725 690 ≤ Skor ≤ 1.62.76% .070 : 4 Interval persentase 81.760 – 690 = 2.207.989 = 2.725 690 ≤ Skor ≤ 1.27% 43.

141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.75 Χ 100% = 69.75 : 138 = 69.75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.58% 13800 .58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.36% 2760 Kategori = Baik C. Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.

Calculated from data.105 .0231 9.43451 .000 .058 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.995 1.142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.318 .080 .2527 8.379 .112 .059 .834 .287 3.695 . Sig.277 3. Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .77553 .112 1.296 .059 -.406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.041 -. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . Deviation Absolute Positive Negative a.67307 .602 .286 . Error Beta (Constant) 10.995 1.080 .335 N Normal Parameters a.419 .472 .318 12. b. Test distribution is Normal.062 Lingkungan keluarga 138 71.005 a.043 -.375 .944 . Correlations Collinearity Statistics B Std.121 . (2-tailed) Mean Std.5779 12.001 .719 Hasil belajar ekonomi 138 69.

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

59915 14.26 79.7500 67.74 72.8333 63.13 90.22 91. .58745 8.70 84.26325 7.77553 .4000 69.2500 78.7500 65.40209 15.4375 61.7500 62.76777 9.65822 13.1875 72.5000 77.83 Total Mean 62.5000 45.76777 .7500 62.12500 .27495 8.87 61.5000 69.5000 73.43 81.52 58.17 78.7500 70.7500 66.30 67.00000 19.61 83.65 71.72169 15.96 88.70552 1.35 80.2500 63.59882 1.23169 .144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.39 68.09407 21.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std.5000 63.38925 9.7500 81.98958 9.76777 31.96 63.78 85. 12.82006 7.52 82.48 55.30 92.5000 63.96739 12.81981 16.70 60.04 89.7500 72. Deviation .04 64.9000 63.61594 11.8333 76.10310 6.2500 73.2500 77.57 70. .04272 15.7813 73.22 66. 1.98990 8.86607 5. .7500 63.83 73.91 75.6786 62.2500 78.09 77.3333 61.87 86.7500 61. .90990 10.7500 73.13 65.7500 81.2500 72.00 76.9167 77.7500 63. . .43 56.48 69.39 97.

250 .881 F 1.350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185. .362 16055.430 1476.269 4828.145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.719 22360.066 Eta .190 9.257 R Squared .631 1476.569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar .314 155.471 .939 Sig.003 .269 146.531 Eta Squared .282 .

5000 77.05 70.52 85. 10.52 60. 17.9091 58.24 71.57 54.7917 73.43833 13.29 90.18718 5.5000 66.7917 76.7500 77.5000 62.81 75.38 53.5000 73.5000 57.84968 8.8750 70.16228 9.19 77.0000 50.71 61.5000 50.95 82.3571 65.31508 13.5000 67.0000 63.95 57.19 52.3750 79.2500 77.33 84.5000 75.57 79.41025 22.32051 .5000 48.29 65. .59073 9.09709 8.38 78.5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std.22997 .8750 69.76 80.3125 66.1250 69.2188 65.73109 .00000 .14 83.1071 80.00 76.80409 6.38194 7.43 72.71 89.33 59.67 67.1875 69.48 Total Mean 46.81 51.86 69.0000 72.48 66.00000 33.73687 19.90 63.10 64.62 73.18034 .74459 19.28078 3.0000 75.58757 11. .30776 12.54990 8.72169 .50189 18.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.60025 9.6250 77.72272 12.00000 10.14 58. Deviation .4167 77.76 55.0000 71.2812 59. .77553 .8333 70.00040 6.5000 70.

147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.223 6112.511 1.268 R Squared .020 .452 F 1. .350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .001 .899 1605.452 22360.183 139.072 Eta .675 14642.414 Sig.223 197.588 Eta Squared .730 11.184 1605.100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total .

304 22360.000 .000a Regression Residual Total a.257 1.385a R Square .88005 F Change 11.213 . .000 . Lingkungan keluarga.67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1.000 -.523 141.148 Adjusted R Square .716 Sig.0231 Std.001 138 138 138 Disiplin belajar .2527 71.068 .257 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307. Predictors: (Constant). Disiplin belajar b.136 F 11. Disiplin belajar b.046 19053.148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69. . Lingkungan keluarga. (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R .001 .716 df1 2 df2 135 Sig. F Change . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .77553 8. 138 138 138 Pearson Correlation Sig.43451 9.268 -.213 138 138 138 Lingkungan keluarga . Error of the Estimate 11.000 a.135 Std. Deviation 12. .001 .5779 77.068 1.350 df 2 135 137 Mean Square 1653.001 . Predictors: (Constant).268 .

Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . Correlations Collinearity Statistics B Std.834 .379 . Error Beta (Constant) 10.296 .277 3.406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .375 .149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .121 .318 12.005 a.286 .602 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.995 1.000 .472 .419 .995 1.287 3.105 .001 .

Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.43 dibulatkan menjadi 29 211 .

43 dibulatkan menjadi 29 211 .08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful