PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. 3301403160 iv . baik sebagian atau seluruhnya. Semarang. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. Juli 2007 Suroso NIM.

Kerja keras.S. .MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto . dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu. . jujur.Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka. KATA PENGANTAR v . disiplin.S. Albaqarah: 153). Hud:23). dan buat teman-teman seperjuangan. maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q. kakak dan adik.jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q. berdoa.

Gunawan Hadi..Si. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1... Agus Wahyudin. Drs.. vi .Pd. Susilowati.Si. Drs. M.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. 5. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang.. M. Sukirman. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini.Si. M. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid. M. M. 3.Si. Dr.CN. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian. Chumaedi.. 4. Prof. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab. dan membantu dalam penyusunan skripsi ini. 2.. 6. SH. Rektor Universitas Negeri Semarang. SE. Drs.. Sudjiono Sastroatmodjo.Pd. S. Dekan Fakultas Ekonomi.. mengarahkan. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini.Si. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Drs. S.

Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat.. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. S. Teman-temanku (Elyco. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Amien. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Ari. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. 8. Fiska Friyanti. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.Pd. 12. 11. 9. Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii .7. 10.

lingkungan keluarga. Kata Kunci: Disiplin Belajar.Suroso. Muhammad Khafid S. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii . Universitas Negeri Semarang. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. yaitu: 1) disiplin belajar. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Jurusan Akuntansi. SE. Trisni Suryarini. M. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Pd. 2) lingkungan keluarga. Lingkungan Keluarga.Si. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. M. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini. Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 154 halaman. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2007.25%. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan 3) hasil belajar ekonomi. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.. 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. lingkungan keluarga. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71.. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. Fakultas Ekonomi. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya.02%.Si.

misalnya faktor kecerdasan. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.58.472 dengan signifikansi 0.602 dengan signifikansi 0. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.rata-rata skor 69.000 lebih kecil dari 0. DAFTAR ISI ix . Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3. lingkungan sekolah. selebihnya sebesar 85. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8. dan lingkungan masyarakat. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.05.001lebih kecil dari 0.000 lebih kecil dari 0.05. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14. motivasi belajar. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya. media pembelajaran. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa.05. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi.17%.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11.8%.716 dengan signifikansi 0. Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3.

....3............ 1................................................3.4........................................... Sistematika Skripsi......... 1......................................... 1 1 8 8 9 1...........2............................................................... Latar Belakang Masalah..................... Tujuan Penelitian ......................................JUDUL SKRIPSI ...... i ii PENGESAHAN KELULUSAN ............................................................... 11 2............................................ 1..... Pengertian Hasil Belajar............... Pengertian Belajar ............................................. 17 x .....................1.................................................................1...............1....... PERSETUJUAN PEMBIMBING.........1............................................................... 11 2............. iii PERNYATAAN......................................................................5...................................................................................................................................................................................... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ........................................................................................................................................... vi SARI...................................1..... xv BAB 1 PENDAHULUAN ................................................................................................. xiv DAFTAR LAMPIRAN............................2........................... xiii DFTAR GAMBAR ... 1. Belajar ..........................4..1....................... Prinsip-prinsip Belajar ....1................ Unsur-unsur Belajar .............................. viii DAFTAR ISI............................................... Perumusan Masalah ........................ Manfaat Penelitian ........................................................... x DAFTAR TABEL.... 13 2................................. 12 2...................................... 10 BAB II LANDASAN TEORI ................................................................................................................... v KATA PENGANTAR ............................................ 11 2..................................

.....3............3.............................. Variabel Penelitian ..5.........2......................3....................... 18 2............. 43 2............. Faktor Intern......................... 50 xi .. Faktor...................... Fungsi Disiplin............ 21 2............1.................. Fungsi Keluarga ...................2............. Disiplin Belajar ... 32 2.......5........faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin..............4....................... 49 3............. 26 2....... 47 BAB III METODE PENELITIAN ........................ 36 2...... 20 2... Hipotesis............ 29 2.......4..4......2...............4...1.1... 35 2...................4.... 23 2.....6................................................1..... Pengertian Disiplin................4................. Lingkungan Keluarga...................3 Perlunya Disiplin...................... Populasi dan Sampel Penelitian ...................... 49 3....... Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar ...............................................2................................ Ciri-ciri Keluarga ......2.........1.................................4........ 26 2...................... 39 2.................5............ 40 2................. Indikator Disiplin Belajar......... Pengertian Disiplin Belajar ......................................................................... 28 2................................................................ Faktor Ekstern ...........................2... 38 2......3.....2............................ 27 2............................................ Tipe Hasil Belajar ..................................................................................................... Kerangka Pemikiran.................................................6........................... Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar .........3........ Pengertian Lingkungan Keluarga...............3...............3.......2......... 36 2.......3...................................

........1....2.............2.. Analisis Deskriptif Persentase.................. 65 4.......................... 64 4..2...5.................3.......... Saran................................................. 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN............................................................. 56 3... Uji Hipotesis .................................. 65 4.....................2........ 64 4..................................... 90 DAFTAR PUSTAKA .......1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab.................................................................... 89 5.....2..2.. Tegal ........... Pembahasan........1................. Analisis Deskriptif Persentase................................. 80 BAB V PENUTUP...................................................... Uji Asumsi Klasik ..... 55 3........ Metode Analisis Data.............................. 75 4................... Uji Asumsi Klasik .......3.....4. 74 4......... Hasil Penelitian ......................................5.... 94 DAFTAR TABEL xii .......... 51 3...................... 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .......4...................................1......................................................... 52 3....... Uji Linieritas Garis Regresi .......3....................... Metode Analisis Regresi Berganda........................................................ Kesimpulan .... 89 5......5.........................................2.5.............................................................................................. 55 3...................3......... 57 3.........................................................5................... Metode Pengumpulan Data ... Uji Linieritas Garis Regresi ..........................................4............... Validitas dan Reliabilitas Instrumen ......... 71 4.2...............................................................3.......

...... 58 Tabel 3........ 69 Tabel 4.................................... 60 Tabel 3............... 68 Tabel 4. 59 Tabel 3..... Rujukan Hasil Belajar Siswa ..6....... 72 Tabel 4........... 73 Tabel 4..................... Tegal.................1..............................7...........................2... Daftar nilai rata-rata siswa ........................................................4. Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab........ Ringkasan Analisis Regresi Berganda .......Tabel 1................................ Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa .. 70 Tabel 4.... 59 Tabel 3......................5........................................... Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa.......................................... 67 Tabel 4............5..... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator ....... Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian ...........4.. Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab...... 7 Tabel 3................... Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1.. 66 Tabel 4...............8............................. Tegal................ 76 xiii ....3......... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar ........................................ Uji Normalitas Data Penelitian ................................ Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator..............2................................ Tegal................... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga............... 60 Tabel 4....1........3.........

............................. 74 xiv .... Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian ..1................................1........................DAFTAR GAMBAR Gambar 2....................1. 47 Gambar 3....... Kerangka Pemikiran....................... Pembagian Sampel Tiap Kelas.... 50 Gambar 4....

Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas..... Surat Ijin Penelitian ........................................................ 144 Lampiran 13.. Uji Asumsi Klasik .... Analisis Regresi Berganda ............................................................... Daftar Nilai Siswa ......... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga.... Surat Ijin Observasi ................................................. 142 Lampiran 12.................................. 135 Lampiran 11............. Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga.... 107 Lampiran 6............... 154 xv ............ 153 Lampiran 18........................................... 103 Lampiran 4........................ Lampiran 2........ Daftar Kritik r Product Moment.......... Surat Keterangan Telah Penelitian .............. Perhitungan Deskriptif Persentase.............................................. 118 Lampiran 9................. 130 Lampiran 10.............. 150 Lampiran 15....... 111 Lampiran 8................ Uji Linieritas...... Angket Penelitian .......................... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ................................................................................................ Angket Uji Coba.......................................................................... 151 Lampiran 16................................. Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian....... 105 Lampiran 5........DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1.......... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar .. 148 Lampiran 14..................................................... 94 95 Lampiran 3....... 152 Lampiran 17............................................... Data hasil penelitian .... 109 Lampiran 7.....................................

kepribadian. ahlak mulia. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. bangsa dan negara. pengendalian diri. Terdapat tiga jalur pendidikan. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. 20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. yaitu pendidikan formal.1. Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.1 BAB I PENDAHULUAN 1. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan . Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. kecerdasan. masyarakat. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

dan pemerintah. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). Berbagai usaha . Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan. dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education). karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27). pendidikan menengah. 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. masyarakat. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan. peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. dan pemerintah. Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang.2 dasar. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi. masyarakat. Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. dan pendidikan tinggi. dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. 2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga.

Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. dan menyenangkan.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. pemberian jam tambahan atau les. dan siswa itu sendiri. inovatif. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif. Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. guru. orang tua. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran. pelatihan dan penataran guru. maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. serta mampu . Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa.

juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. dan juga karena perilaku yang baik. masyarakat dan pemerintah. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. motivasi. baik. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. dan disiplin belajar. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan .4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. cara belajar. di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. perhatian. minat. disiplin individu dalam belajar. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. dan sangat baik. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa.

5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Selain kondisi keluarga yang harmonis. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. perhatian. Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak. 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri. melainkan karena beberapa . dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak. tingkat pendidikan. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal.

maupun sosial. tingkat pendidikan orang tua yang tinggi. Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. lingkungan keluarga. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. kondisi ekonomi keluarga yang memadai. 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi.6 kemungkinan. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. dan lingkungan masyarakat. lingkungan sekolah. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. 3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). sarana dan prasarana belajar. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . sehingga melampaui kapasitas belajar anak. 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). psikis.

Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah). . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”. 3.72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa. dan masyarakat. dan VIII E. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. 1. Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77. Tegal. tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. VIII D. siswa. 5. Tabel 1.45 77. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja. 4. yaitu untuk kelas VIII B.25 63. Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No. Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.7 harian yang belum merata. orang tua. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan. 2.00 61.30 65.

3. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. Bagaimana profil disiplin belajar. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas. lingkungan keluarga. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007. 2. Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. 3.2. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1.4. dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar. Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1. lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar. 2. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. .

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . c. 2. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan. d.1. ketrampilan dan sikap. b.3. Pembelajar yang sedang mengamati stimulus. warga belajar. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks.13 a. Prinsip-prinsip Belajar a. Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya. Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar. Pembelajar Dapat berupa peserta didik. Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori. dan peserta pelatihan. Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut.

Menurut teori belajar F. b. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung. c. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri.14 kebutuhannya. diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. d. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya.

Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. berpikir. . dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. Penggunaan metode eksperimen. menganggap. merasakan. Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang. dan sebagainya. e. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon. mengingat. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. f. Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi. prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. inkuiri. prinsip-prinsip.15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. mengkhayal.

Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya. b. Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara. mental maupun perlengkapan belajar.16 g. (Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar. . Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik.

maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan . d. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2). Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya. Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya. pengalaman (proses) belajar mengajar. sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. e. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak. yaitu tujuan pengajaran (instruksional).1.17 c. Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan.4. dan hasil belajar (Sudjana 2004:2). Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya. Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. b) pengetahuan dan . Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka.1. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar.5. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah. 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa.18 lingkungannya. 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama. Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. 2.

kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. mempresentasikan konsep dan lambang. yaitu : . Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. konsep konkrit dan terdefinisi. b. kaidah.19 pengertian. d. Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. dan prinsip. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa. c. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. dan c) sikap dan cita-cita. Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. e. baik lisan maupun tertulis. Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani.

gerakan ketrampilan kompleks. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II. sintesis. b. karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek. dan gerakan ekspresif dan interpretatif. Di anatara ketiga ranah tersebut. pemahaman. aplikasi. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern. dan internalisasi. dan evaluasi. kemampuan perseptual. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah. analisis.20 a. banyak faktor yang mempengaruhinya. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak.2. yaitu pengetahuan atau ingatan. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. jawaban atau reaksi. keharmonisan atau ketepatan. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. . c. yaitu gerakan refleks. 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. penilaian. Ada enam aspek psikomotoris. organisasi. ketrampilan gerakan dasar.

2. kurang bersemangat. yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh. Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus. Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. 2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. yaitu faktor jasmaniah. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. a. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor. faktor psikologis. Dalam situasi yang sama. maka belajarnya juga terganggu. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. mudah pusing. Faktor Psikologis. selain itu juga ia akan cepat lelah. b. dan faktor kelelahan. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya. ngantuk jika badannya lemah. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. siswa yang mempunyai tingkat .21 2.1. Siswa yang cacat.

5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya . 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik. jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar. maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya. 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. karena tidak ada daya tarik baginya. sehingga ia tidak lagi suka belajar.22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. maka timbullah kebosanan.

6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. maka hasil belajarnya akan lebih baik. 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh.2.2. Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. 2. merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. c. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar. karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan.23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk . Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang). Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya. Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani.

2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian. 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya.24 faktor ekstern adalah. dan sering cekcok. suasana rumah tangga. pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain . faktor sekolah. sikap yang terlalu keras. perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang. a. faktor keluarga. ataukah sikap acuh tak acuh. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. relasi antara anggota keluarga. dan faktor masyarakat. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik. ribut. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. dan keadaan ekonoi keluarga. tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar.

b. 3) teman bergaul. 2) mass media. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. perlindungan kesehatan. 10) metode belajar. alat-alat tulis. 5) disiplin sekolah. 3) relasi guru dengan siswa. 8) standar pelajaran di atas ukuran. suka keluar rumah. c. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. penerangan dan lain-lain.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. 7) waktu sekolah. . 4) relasi siswa dengan siswa. makan. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar. 2) kurikulum. buku-buku. akibatnya anak malas belajar. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. dan 11) tugas rumah. pakaian. 9) keadaan gedung. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. 6) alat pelajaran.

maka akan menimbulkan suatu kebiasaan.3. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan . kepatuhan. Untuk lebih memahami tentang disiplin. Disiplin Belajar 2. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari. kesetiaan.26 2. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu. kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak. keteraturan dan keterikatan.3. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan. karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. perintah atau peraturan yang berlaku.1. Disiplin diperlukan di manapun. a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan.

Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar.2. Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman. seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. . d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan. 2. Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan. menghukum demi kebiasaan. membetulkan.3. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah.

begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah. disiplin dalam belajar di sekolah. teratur. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun.28 2. d. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. maupun disiplin dalam belajar di rumah. Tanpa disiplin yang baik.3. dan disiplin. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . siswa berhasil dalam belajarnya. Kesadaran pentingnya norma. aturan. nilai kehidupan. dan disiplin. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam.3. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal. disiplin dalam mengerjakan tugas. kepatuhan. Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c.

Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e. positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik.3. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil . Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d. Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa. 2. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar.29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a.4. perilaku.

Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. . Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. tenang.30 belajar yang optimal. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat. c. Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. teratur. sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik. tentu lingkungan sekolah yang tertib. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan. b. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a.

Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut. Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. Misalnya. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. e. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar. f. Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa.31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. . ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. peraturan. Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa. d.

Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman. tenang. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen. makan. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin. tentram. Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. tidur. melainkan perlu kesadaran diri. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. dan teratur. kebiasaan. dan juga adanya hukuman.5. dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu.3. latihan. 2. Mulai dari kebiasaan bangun pagi. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. .

a. membina. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi. Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa. dan meluruskan yang salah. . mengoreksi.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan. yang pertama karena adanya kesadarn diri. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. mengubah. Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal. kemudian yang kedua karena adanya hukuman. Hukuman akan menyadarkan.

34 b. terutama lingkungan sosial. c. Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. dikembangkan. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. melainkan harus ditumbuhkan. dan diterapkan dalam semua aspek. Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. c. Oleh karena itu. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. b. seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya. a. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan. menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku. .

Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c. Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar. dan ketertiban diri saat belajar di kelas. Berdasarkan uraian di atas. dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah.3.35 2. maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. yaitu: a. rajin dan teratur belajar. 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas. dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang.6. perhatian yang baik saat belajar di kelas.

di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin. . Lingkungan Keluarga 2.1. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula. Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder.36 2. Menurut ahli psikologi. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga.4. Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut. 2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau.4. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu. Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak.

dan atau adopsi. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. air. pergaulan kelompok. zat asam. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. interaksi. dan kesehatan jasmani.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. dan sosio kultural. psikologis. b. belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli. yaitu pendekatan fisiologis. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. kelahiran sampai matinya. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. vitamin. Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural. . sistem saraf. ibu. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. perkawinan. dan anak. Pola hidup keluarga. latihan. Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi.

3. Ciri-ciri Keluarga a. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah. dan atau adopsi.38 c. interaksi. Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- . Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli. termasuk perhitungan garis keturunan. Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. 2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita. Keluarga merupakan hubungan perkawinan. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. Suatu sistem tata nama. yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih. perkawinan. Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1.2.4. Fungsi keluarga ialah merawat. 2. 2. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara. 4. d.

Posisi inti dalam struktur sosial 6. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1. b.3. Ukuran yang terbatas 5.4. Kebersamaan 2. Aturan kemasyarakatan 2. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas.39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak. Pengaruh perkembangan 4. 5. Merupakan tempat tinggal bersama. Dasar-dasar emosional 3. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga. Tanggung jawab para anggota 7. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga. Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: .

Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b. pena. tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis. Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku. sikap. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan. fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak.4. 2. Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak. Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48). peta dan terlebih lagi buku bacaan. keyakinan. pensil. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a.4. cita-cita. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. c.40 a. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi .

orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam. c. Oleh sebab itu. Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. d. Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. tetapi ada juga yang tidak demikian. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. tetapi juga di dalam keluarga. Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka .41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b. Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama.

Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang. Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar. sikap keras. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu. b. sehingga sukar untuk belajar. acuh tak acuh. c. penuh pengertian atau kebencian. memanjakan dan lain-lain. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang.42 harapkan. dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. Demikian juga suasana . Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. acuh tak acuh. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya.

b. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya.5. dan tidak adanya tempat belajar yang baik.43 rumah yang selalu tegang. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar. dan relasi antar anggota keluarga. Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. 2. Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. 3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. perhatian orang tua. suasana rumah atau keluarga. di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah. Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk . Berdasarkan pada uraian di atas. Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa.

Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. dan sangat baik. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. baik. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya.44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. disiplin individu dalam belajar. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). . juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. dan juga karena perilaku yang baik. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul.

Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan. namun melalui proses yang panjang.45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. sejak usia muda. dimulai dari lingkungan keluarga. Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. begitupun setelah anak tersebut . Dengan kata lain. Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia. Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.

46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya. . Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar. Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya. yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya.

. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Perhatian orang tua 3. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1. Suasana rumah atau keluarga 4. Kondisi ekonomi keluarga 2.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1.6. Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3.48 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

n= 211 1 + 211 .49 BAB III METODE PENELITIAN 3. Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir. . maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa. VIII C. yang terbagi dalam lima kelas.1. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa. yaitu 5 %. VIII D. Tegal. yaitu kelas VIII A. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. VIII B. 0. maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian.

1. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas. Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel.2.50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai. Pembagian Sampel Tiap Kelas 3. Variabel dalam penelitian ini adalah : .

di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya. Suasana rumah atau keluarga 4. Variabel Terikat (Y). Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1.51 a. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Metode Pengumpulan Data a. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Kondisi ekonomi keluarga 2. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. 3.3. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Variabel Bebas (X). Relasi antar anggota keluarga b. Teknik angket ini digunakan . Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Perhatian orang tua 3.

pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment. yaitu : . yaitu validitas internal dan validitas eksternal. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a.4. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi. Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen. 3. b. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Dalam penelitian ini. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen.52 untuk mengungkapkan data variabel bebas. Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal.

yaitu untuk soal nomor 2. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel. yaitu soal nomor 31.444. Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid. dan 27. 33.53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. maka butir pertanyaan dinyatakan valid. 5. dan 52. 18. maka belum diketahui tingkat kevalidannya. sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid. 36. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. 23. 42. 12. sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil .

Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4. Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) . b. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian. karena instrumen itu sudah baik.444. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian. Instrumen yang sudah dapat dipercaya. karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. misalnya angket atau soal bentuk uraian. yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga.

maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel. maka data dalam penelitian berdistribusi normal.444. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0. Metode Analisis Data 3. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel.00. b.881. 3. Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.444. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Jika probabilitas lebih besar dari 0. Uji Asumsi Klasik a. Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna.1. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya .55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0.5. Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114). Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.862.05.5. Karena r hitung lebih besar dari r tabel.

maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas. maka digunakan analisis regresi linier berganda. maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier. . Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105). Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier.2.5. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian. 3. Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c. Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas.05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier. Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot. Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance. apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. sebaliknya jika data tidak linier.56 signifikan. Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan.

75% . Jawaban c diberi skor 2 d. Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a. kondisi lingkungan keluarga. Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18. dan hasil belajar siswa. Menetapkan persentase tertinggi = 100% b.5.3.25% = 75% d.57 3. Jawaban a diberi skor 4 b. Jawaban b diberi skor 3 c. Menetapkan persentase terendah = 25% c. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa. Menetapkan rentangan persentase = 100% . Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase. 5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a.

00% . Rentang skor 9. sebagai berikut: 1).696 (23 X 4 X 138).62.315. dan skor terendah 23 (23 X 1). Rentang skor 69 (92 – 23).5 < Skor ≤ 7.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4).1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1.554.5 (9522 : 4).380.27% 43. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar.28% .58 e. Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa. Interval skor 17. maka memiliki skor tertinggi 12.51% 25. Tabel 3. Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1.25 (69 : 4).100% 62.174 ≤ Skor ≤ 5. dan skor terendah 3. 4. .696 7.76% .52% . Interval persentase 81.935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10.174).43. Menetapkan jenjang interval persentase. 3. 2.522 (12.75% Interval skor 10.81.696 – 3.5 < Skor ≤ 12.174 (23 X 1 X 138).554. Interval skor 2.315.5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5.935 3.

00 ≤ Skor ≤ 40.592 2. 2.00% .52% .173.25 < Skor ≤ 57. Tabel 3.62. 3.245 2.50 23.27% 43. 62.898 ≤ Skor ≤ 5.76% .694 (11.81.75% Interval skor 74.592 (21 X 4 X 138). Rentang skor 8.43.75 < Skor ≤ 92.418.00 57. dan skor terendah 21 (21 X 1). dan skor terendah 2.51% 25.071.898).898 (21 X 1 X 138). 4. 3.62.100% 62.75 40.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4). Interval persentase 81.00% .75% 7.071.81.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1.5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5.5 < Skor ≤ 11.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga.50 < Skor ≤ 74.100% 9.51% 25.28% . Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1.59 Tabel 3.76% .27% 43.5 < Skor ≤ 7. 4.25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).43.52% . 81. maka memiliki skor tertinggi 11.5 (8. Interval skor 2.418.592 – 2.694 : 4).245 < Skor ≤ 9.28% . Rentang .

100% 2. 62.75 (63 : 4).27% 43.50 21.55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab.28% . Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa.70 41 .43. Tabel 3.25 36.50 < Skor ≤ 68.00% .25 < Skor ≤ 84.75% Interval skor 68.00 52. 3.75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3). Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa.60 skor 63 (84 – 21).5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 . Tegal . Tegal. Interval skor 15.81.4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1.62.00 ≤ Skor ≤ 36.51% 25. Tabel 3. 4. 81.52% .100 71 – 85 56 .76% .75 < Skor ≤ 52. Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab.

5. Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan. yang berarti disiplin .4. Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a.05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi t < α (0.61 3.

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

Tegal memiliki visi dan misi yang jelas. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa. yaitu jawaban a dengan point 4. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. Tegal. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji. keimanan dan ketakwaan. Visi SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga. Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. 1.2. dan jawaban d dengan point 1. 4. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. Hasil Penelitian 4. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. jawaban c dengan point 2. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas.2. jawaban b dengan point 3.1. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa.65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab.

50 23.8% 4.00 57. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.75 < Skor ≤ 92. Tegal Interval persentase 81.52% .00 ≤ Skor ≤ 40.62.25 < Skor ≤ 57.81. 4.75 40. tinggi.00% .8% atau sejumlah 88 siswa. dan termasuk dalam kategori tinggi.43. yaitu sangat tinggi.28% .66 X 1) untuk tiap responden. Sisanya 31. Tabel 4.50 < Skor ≤ 74.7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.3% 0.27% 43. dan sangat rendah.75% Interval skor 74.76% .100% 62.25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31. Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63. Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77.2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi. rendah.51% 25.3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah.2% 63. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif.1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.25%. dan 0. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi .

Tabel 4. 83. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran.71%. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.66%. Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator. .47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82.2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No. 65. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82.29%.29% Sangat tinggi 4. 75.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi.71% Kategori Sangat tinggi 2.66% Tinggi 3. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 1. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.

1% 18.50 < Skor ≤ 38. Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13.75 < Skor ≤ 32. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban.52% . Tabel 4.25 < Skor ≤ 44. kurang baik. dan jawaban d dengan point 1.76% .62.47% 2. dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik.51% Interval skor 38.00 32.68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65.00 ≤ Skor ≤ 26.81. yaitu sangat baik. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71.1% 0. jawaban b dengan point 3.25 26.27% 43.75% 21.00% . dan tidak baik. yaitu jawaban a dengan point 4.8% 68.100% 62. jawaban c dengan pont 2.0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25.02%. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir.75 Sumber: data responden diolah . baik.43. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Interval persentase 81.28% .

Sisanya 13. . 1. Tabel 4.70% 70.70%. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. dan relasi antar anggota keluarga.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68.10% 80. 18. suasana rumah atau keluarga.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik.1% atau 94 siswa. 4.10%.10% 72.1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik. 2. 3. perhatian orang tau.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No. yaitu kondisi ekonomi keluarga. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator. dan 0. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70.

23% 9. Sisanya 7.00 – 55.00 – 70.58%.36%.00 – 100 71.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik. 3.00 ≤ 40.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7. Rata-rata skor 69.00 – 85.10%.58 dengan persentase sebesar 69. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tabel 4.20% 36.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86.42% 2.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72.20% atau 61 siswa.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat . Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab.97% 44.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai. yaitu sebesar 44.00 56.00 41. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini.

944 dengan probabilitas 0.719 lebih besar dari 0.71 baik.00.05. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.05. Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12. 9.695 dengan probabilitas 0.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal. dan 2.05.335 lebih besar dari 0. 36. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal. 4. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. .318 dengan probabilitas 0.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.062 lebih besar dari 0. Uji Asumsi Klasik 1.2. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1.2.

67307 . Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak. .080 .0231 9.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.059 .041 -. Deviation Absolute Positive Negative a. Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0.6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.995 berada di atas 0.043 -.77553 .080 . Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas.2527 8.1.1.112 1. Test distribution is Normal.335 N Normal Parameters a.43451 . (2-tailed) Mean Std.005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0.944 . Sig.72 Tabel 4. b. 2.058 .318 . Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.059 -. Calculated from data. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.112 .695 .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.062 Lingkungan keluarga 138 71.5779 12.

375 .121 . Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini.995 1.7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std.001 .73 Tabel 4.995 1.406 Model 1 Disiplin belajar .419 .286 . Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat. .602 .105 .005 Lingkungan keluarga .379 .296 . Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10. Error Standardized Coefficients Beta t Sig.472 .318 12.000 .834 .287 3. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3.277 3. Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.005 a. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain.

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0.419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap.286. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. karena .379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. 3. yaitu hipotesis 1 (H1). Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. Koefisien disiplin belajar (X1): 0. Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F.77 2. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. hipotesis 2 (H2). Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan.001.419. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0.472 dengan siginifikansi 0.379. 1. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.

000. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.17%. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2.05. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.76%. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.05. Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.17% yang merupakan pengkuadratan dari 0.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.296.0817 atau 8. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. yaitu sebesar 0.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0.286. yaitu sebesar 0. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.296. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. 2.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0.602 dengan siginifikansi 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. .0876 atau 8.

Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.148.8% dan sisanya sebesar 85. . Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.000.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0.716 dengan harga signifikansi 0.79 3. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena harga signifikansi kurang dari 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

metode pembelajaran. Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor.25%. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi. lingkungan sekolah. motivasi belajar. Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern. dan lingkungan masyarakat. 4.80 misalnya faktor kecerdasan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan. yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah. menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin. . Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini. 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran.3.

keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.71%. ikut aktif berdiskusi. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. . belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan.29%. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan.66%. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. kehadiran siswa yang tepat waktu. dan membawa buku pelajaran secara lengkap. mengikuti upacara bendera. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah. mengujungi perpustakaan.

dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80.02%. penggunaan waktu luang untuk belajar.47%. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik.70%.36%. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah.10%. Anak yang sedang belajar selain harus . perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak.10%. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula. membuat jadwal belajar. Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71.82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72. Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa.

kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. keadaan rumah yang sederhana. anggota keluarga yang membantu kesulitan . buku-buku pelajaran. dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak. dan tempat belajar yang nyaman. kondisi tempat belajar yang baik. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan. perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya. keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. membimbing anak waktu belajar. alat tulismenulis. Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak.

Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.84 yang dihadapi anak. 36. Skor 69. dan 2.20% dalam kategori baik. 9.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup. dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami. orang tua.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah.17%. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2.23%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. sisanya 7. siswa.58 dengan persentase 69. sebanyak 13 siswa atau sebesar 9.42% dalam kategori kurang.58%. Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar .97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik.

dan juga karena perilaku yang baik.05.17%. dan sangat baik.472 dengan siginifikansi 0. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. baik. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar . Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. disiplin individu dalam belajar. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar.001. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.000. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi .05.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. kondisi keluraga yang harmonis. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3.76%. Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.602 dengan siginifikansi 0.

000.87 siswa.716 dengan harga signifikansi 0. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.148. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.8% dan sisanya sebesar 85.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. memberi semangat. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak. karena harga signifikansi kurang dari 0. dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya.

diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri.88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. melainkan karena beberapa kemungkinan. . Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak.

02%.58. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.89 BAB V PENUTUP 5. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8. dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69.1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8.76%.17%. 3. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.25%. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII .Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1. 2. Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

dan lingkungan masyarakat. motivasi belajar. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2. Saran Dari hasil kesimpulan di atas. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. 3. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas. 5. dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. . lingkungan sekolah.2. maka diajukan saran sebagai berikut. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14. 4. 1. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. selebihnya sebesar 85. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. misalnya faktor kecerdasan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik.8%. metode pembelajaran.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14. selebihnya sebesar 85. 6. misalnya meneliti faktor motivasi. metode mengajar guru. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar. .2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa.8%.91 5. Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar.

Sosiologi Keluarga. Ali. Semarang: UPT MKK UNNES. 2005. 1990. Psikologi Pendidikan. Skripsi. Belajar dan Pembelajaran. 1994. Analisis Regresi (Teori. 1996... . Belajar dan Pembelajaran. 2005. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah.. Chatarina Tri dkk. Lemhanas. 2005. . FIS. Haryati. Darsono. Jakarta: Rineka Cipta. Psikologi Perkembangan. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. Anni.. Arikunto. Kasus. Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang. 2005. 1997. Jakarta: PT Pradnya Paramita. Perencanaan Pembelajaran. Majid. Muhammad. Imam.2002. 2000.. 2004. 2000. Dimyati dan Mudjiono. Algifari. Bandung: Angkasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. FIS. Khaeruddin.. Jakarta: Balai Pustaka. Thomas... Kartono.92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi.. Dalyono. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. 2006. Ghozali. 1997. Semarang: UPT MKK UNNES. Disiplin Nasional. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.. Abdul. dan Solusi). Semarang. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Pedoman Penulisan Skripsi.. Psikologi Belajar. 1993.1977. Jakarta: Liberty. M. Suharsimi. Bandung: Remaja Rosdakarya. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Max. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Jakarta: Depdikbud. Universitas Negeri Semarang. Jakarta: Rineka Cipta. Yogyakarta: BPFE. Jakarta: Rineka Cipta. Retno. Gordon. Kartini.. Abu dan Munawar Sholeh.

Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Hal 79 – 85. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Ngaeni. Jakarta: Grafindo Persada. 1989. 2006. FE. 2. Slameto. 2002. UU No 20 Tahun 2003. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. dan Siti Rahayu Haditono. Sudjana. FIP. Knoers. Siti Nur. Sudjana. Tentang Sistem Pendidikan Nasional.93 Monks. Syafruddin. Munib. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. MKU UNNES. Universitas Negeri Semarang. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Tu’u. Metode Statistika. No. 2004. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. 1998. Umar. Jakarta: Rineka Cipta. Skripsi. Nana. Susilowati. Universitas Negeri Semarang. Husein. Jakarta: Sinar Grafika. Semarang: UPT. 2004. Astuti. Skripsi. FE. Jakarta: Depdikbud. Tulus. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Grasindo. 2006. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Sunaryo. 2005. Pengantar Ilmu Pendidikan. 2004. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS. 2004. Bandung: Remaja Rosdakarya. Jurnal Edukasi. 2003. Semarang: UPT MKK UNNES. Bandung: Tarsito. . Ahmad dkk. Universitas Negeri Makasar.

94 .

Perhatian orang tua 3. 3. 33. 47. Relasi antar anggota keluarga . 6. 5. 2. 23 6 24. 52.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 43. 14. 40. 51. Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4. 34. 13. 54. 35. 1. Suasana rumah atau keluarga 4. 9 Jumlah 9 7 10. 39. 27. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. 11.22. 20. 53. 26. 29 30. 46. 31. 55 8 7 5 6 2. 7. 8. 41. 49 50. 16 7 17. 19. 1. 25. 28. 15. 42. 18. 32. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. 12. 4. 44 45. 37 38. 36. Butir Soal 1. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. 48. 21. Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2.

TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. kelas. 3. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . 8. Tulislah terlebih dahulu nama. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Datang 5 menit sebelum bel masuk c. PETUNJUK PENGISIAN 1. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. IDENTITAS SISWA 1. Jika anda berangkat sekolah. semua jawaban adalah benar. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Datang 20 menit setelah bel masuk 3. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Datang 10 menit setelah bel masuk d. 4. 6. Nama : 2. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. II. Selamat mengerjakan. Kelas : 3. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. dan nomor absen anda. Memakai seragam dan atribut c. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Memakai seragam tanpa atribut d. Meminta surat keterangan c. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. 2. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. 5.

Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. lebih dari 2 kali B. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Lebih dari 4 kali 5. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Dimasukan kalau ada guru d. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Menunggu guru masuk kelas d. 3 – 4 kali d. Belajar mata pelajaran lain d. Mencatat materi c. 2 kali d. 1 kali c. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. 1 – 2 kali c. Segera masuk kelas c. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. bagaimana sikap anda? a. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11. Pergi ke kelas lain 6. 1 – 2 kali d. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. apa yang anda lakukan? a. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Tidak pernah b. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Tidak pernah dimasukan 7. Tidak pernah terlambat b. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Selalu mengikuti b. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. 3 – 4 kali c. Tidak mencatat materi . Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d.96 4. Tidak pernah membuat surat ijin 9. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8.

KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. 3 – 4 kali c. apa yang anda lakukan? a. apakah yang anda lakukan? a. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Membentuk kelompok c.97 12. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Membaca sebagian d. Lebih dari 5 kali b. Mengerjakan di sekolah d. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. maka anda? a. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Mengerjakan dengan teman c. Mengerjakan sendiri di rumah b. Pura-pura mengerjakan 18. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Diam saja 13. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. apa yang anda lakukan? a. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Berbicara dengan teman d. Tidak pernah sama sekali 15. Tidak mengerjakan 19. Belajar sendiri d. Hanya membawa buku paket c. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Tidak mau menjawab . Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Mau menjawab jika dipaksa d. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Pergi ke kelas lain 14. Pinjam buku paket teman di sekolah d. apa yang anda lakukan? a. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Membaca dan mengerjakan sendiri b. 1 – 2 kali d.

Lebih dari 90 menit b. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Mengerjakan tugas saja d. Mengerjakan sendiri c. Bermain dengan teman 27. Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. bagaimana sikap anda? a. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Selalu mempersiapkan b. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Antara 60 menit – 90 menit c. apa yang anda lakukan? a. Tidak belajar 22. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Tidak mempersiapkan sama sekali . Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. Tidak pernah belajar 25. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. Mempersiapkan seadanya d. Jika ada waktu luang di rumah. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a.98 20. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Membaca buku pelajaran saja c. Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c. Tidak mengerjakan tugas D. Membaca buku pelajaran. Tidak membuat jadwal belajar 26. Kurang dari 60 menit d.

c. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33.000 – Rp.000. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. apakah oarang tua anda memberikannya? a.99 28. PNS. apakah orang tua anda memberikannya? a. Kadang-kadang membaca d. Berdinding tembok. Antara Rp. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Membaca dan mempelajarinya b. 500. Tidak terpenuhi 34. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a. Kurang terpenuhi d. d. Wiraswasta c. 1. berlantai keramik. Di atas Rp. 749. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. dan berplafon b. ABRI b. Berdinding tembok berlantai tanah d. Buruh 31. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Antara Rp. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30. 999. Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Kurang dari Rp. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. 750. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Belajar dengan terpaksa d. Petani d. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Berdinding tembok. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Tidak memberia uang untuk membeli buku . polisi. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d.000. Terpenuhi dengan baik b. 32. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d.000. Membaca c. berlantai keramik atau ubin c.000.000 – Rp. Belajar biasa saja c. b. apa yang anda lakukan? a. Kadang-kadang terpenuhi c. Tidak pernah 29.000. 500.

Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. bagaimanakah sikap orang tua anda? a. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Tidak dapat terpenuhi 37. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Hanya memuji c. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Antara 1 – 2 kali d. Tidak pernah 42. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Antara 3 – 4 kali c.100 36. Lebih dari 3 orang B. 1 orang b. Selalu membimbing b. Tidak peduli 43. Hanya memuji c. 2 orang c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. bagaimana tanggapan orang tua? a. 3 orang d. Sering membimbing c. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. Tidak pernah membimbing 40. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. Semua dapat terpenuhi b. PERHATIAN ORANG TUA 38. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c. Tidak peduli 41. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Dalam satu minggu. Tidak peduli 39. Memuji. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Jika anda sedang belajar. Sebagian besar dapat terpenuhi c. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Tidak peduli . Biasa-biasa saja d. Kadang-kadang membimbing d. Lebih dari 4 kali b. Sebagian kecil dapat terpenuhi d. Biasa-biasa saja d. Kadang-kadang menyuruh d. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Memarahi anda d.

Tenang. HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. dan penuh kasih sayang b. Tidak harmonis. Penuh perhatian. Selalu ramai 48. Memberi kebebasan. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. saling pengertian c. Membiarkan begitu saja d.101 44. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Harmonis. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Cukup baik. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. nyaman. Kurang baik. Tidak baik. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Perhatian c. Kadang-kadang tenang d. karena tidak memiliki tempat belajar 46. Harmonis. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Selalu ramai D. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. Biasa saja d. Tidak pernah memperhatikan . Biasa saja d. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. dan tenang untuk belajar b. Nyaman dan tenang c. Bagaimana suasana rumah anda? a. Biasa saja d. dan menyenangkan untuk belajar b. kadang ada pertengkaran d. Selalu nyaman. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Tidak peduli 51. Baik. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. saling pengertian. dan tidak ada pertengkaran b. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. akrab.

Diterima dengan baik b. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a.102 52. Hanya dipertimbangkan c. Tidak didengarkan 55. Biasa saja d. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Tidak peduli . kakak. Baik c. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Membantu jika hanya diminta c. Tidak baik 53. Sangat baik b. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Biasa-biasa saja d. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. ibu. Bagaimana sikap orang tua anda. Tidak terbuka 54. Kurang baik d. Terbuka hanya kepada orang tua c.

526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.444 Valid 0.831 0.444 Valid 1.444 Tidak Valid 0.134 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.989 0.766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.444 Valid 0.490 0.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.444 Valid 0.444 Valid 0.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.459 0.574 0.604 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.239 .479 0.070 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.444 Valid 0.444 Valid 0.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.550 0.659 0.605 0.444 Valid 0.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.561 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.444 Valid 1.724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.444 Valid 0.471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.190 0.560 0.444 Tidak Valid 0.444 Valid 1.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.504 0.103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.444 Valid 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.444 Valid 0.468 0.738 0.444 Tidak Valid 0.595 0.568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.444 Valid 0.056 0.444 Valid 0.444 Tidak Valid 0.444 Valid 0.467 0.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Selamat mengerjakan. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. kelas. Kelas : 3. Nama : 2. semua jawaban adalah benar. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. 8. 6. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. 3 – 4 kali d. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Jika anda berangkat sekolah. IDENTITAS SISWA 1. Meminta surat keterangan c. dan nomor absen anda. Tidak pernah terlambat b. PETUNJUK PENGISIAN 1. Memakai seragam dan atribut c. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Memakai seragam tanpa atribut d. 2. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. II. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Lebih dari 4 kali 111 . Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Tulislah terlebih dahulu nama. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. 5. 4. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. 1 – 2 kali c. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. 3.

Tidak pernah membuat surat ijin 7. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. 2 kali d. Tidak pernah sama sekali 112 . Selalu mengikuti b. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. 1 – 2 kali d. Mencatat materi c. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Tidak mencatat materi 10. apa yang anda lakukan? a. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. lebih dari 2 kali B. 3 – 4 kali c. Lebih dari 5 kali b. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Tidak pernah b. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. 1 – 2 kali d. Pergi ke kelas lain 11. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Dimasukan kalau ada guru d. apa yang anda lakukan? a. 3 – 4 kali c. 1 kali c. bagaimana sikap anda? a. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran.Lampiran 7 112 4. Berbicara dengan teman d. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. Belajar mata pelajaran lain d. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Tidak pernah dimasukan 5.

Tidak mau menjawab 16. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Tidak belajar 18. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Membaca sebagian d. Mengerjakan sendiri c. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 . Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. bagaimana sikap anda? a. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Mau menjawab jika dipaksa d. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Pura-pura mengerjakan 15. Membentuk kelompok c. apakah yang anda lakukan? a. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. apa yang anda lakukan? a. Hanya membawa buku paket c. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b.Lampiran 7 113 12. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b.

000. Lebih dari 90 menit b. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. d.000. Membaca buku pelajaran saja c. 749. Belajar dengan terpaksa d. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. Antara Rp. Tidak pernah 23. berlantai keramik atau ubin c. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Tidak membuat jadwal belajar 21. Antara 60 menit – 90 menit c.000 – Rp. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Jika ada waktu luang di rumah. Antara Rp. Di atas Rp. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Belajar dengan sungguh-sungguh b.000. Berdinding tembok. Belajar biasa saja c. Membaca c. 750. apa yang anda lakukan? a. Wiraswasta c. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Kurang dari Rp. polisi. Mengerjakan tugas saja d.Lampiran 7 114 D. berlantai keramik. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 . Tidak pernah belajar 20. 500. Berdinding tembok. PNS.000 – Rp. dan berplafon b. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. b.000. Petani d. ABRI b.000. Berdinding tembok berlantai tanah d. 500. Kadang-kadang membaca d. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. c. Bermain dengan teman 22. apa yang anda lakukan? a. 999. Buruh 25. Membaca buku pelajaran. 1. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Membaca dan mempelajarinya b. 26. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Kurang dari 60 menit d.

apakah orang tua anda memberikannya? a. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Hanya memuji c. Tidak peduli 34. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Hanya memuji c. PERHATIAN ORANG TUA 29. 3 orang d. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Kadang-kadang membimbing d.Lampiran 7 115 27. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Tidak peduli 30. Antara 1 – 2 kali d. Selalu membimbing b. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Membiarkan begitu saja d. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Sering membimbing c. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. Tidak pernah membimbing 31. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Biasa-biasa saja d. 1 orang b. bagaimana tanggapan orang tua? a. Jika anda sedang belajar. Kadang-kadang menyuruh d. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . Biasa-biasa saja d. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Lebih dari 3 orang B. Tidak peduli 32. Memuji. Antara 3 – 4 kali c. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. 2 orang c. Dalam satu minggu. Memberi kebebasan. Lebih dari 4 kali b. Tidak pernah 33.

Selalu ramai D. Kadang-kadang tenang d. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Tidak pernah memperhatikan 42. dan tenang untuk belajar b. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Tidak baik. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. saling pengertian. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35. kadang ada pertengkaran d. Tidak peduli 41. akrab. Tenang. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Cukup baik. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. Selalu nyaman. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. nyaman. dan tidak ada pertengkaran b. Kurang baik. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. dan penuh kasih sayang b. Harmonis. saling pengertian c. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Baik. Tidak harmonis. Penuh perhatian. Biasa saja d. dan menyenangkan untuk belajar b. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Terbuka hanya kepada orang tua c. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. Harmonis. Perhatian c. Biasa saja d. Nyaman dan tenang c. Biasa saja d.Lampiran 7 116 C. Selalu ramai 38. karena tidak memiliki tempat belajar 36. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. Tidak terbuka 116 . Bagaimana suasana rumah anda? a. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37.

ibu. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Bagaimana sikap orang tua anda. Tidak didengarkan 44.Lampiran 7 117 43. Diterima dengan baik b. Hanya dipertimbangkan c. kakak. Membantu jika hanya diminta c. Biasa-biasa saja d. Tidak peduli 117 . Biasa saja d.

831848 3.135772 -0.3183024870636500 0.7654010284255290 1.15676 34.87671 15 69.2123 17 66.82421 4.1988904219981060 0.7560457846776250 10.37531 0.21303 33 68.8732890770274000 .2080150907044360 4.472473282 3.421614 -4.180298 0.4886193147601400 0.2346 16 74.960584 18.0649029113090525 1.756046 10.48862 38 64.0357511806801588 -0.73805 5 67.657388 0.657388 0.1409528378385080 -0.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.4097211460462580 0.33774 27 69.0476238560538000 4.0641096244794099 0.208015 -4.3745826897573000 19.662259 -9.7304514703414900 12.68914 9 75.3553042448192900 1.2845162283938350 0.15676 34.0785225311539100 0.04762 4.3455177968280900 0.0588384979506084 0.8242077369238000 4.8249540797072450 -0.8808985591554300 4.94388 36 68.43153 20 76.078523 -0.693883 11.87329 Standard Residuals -1.2869749995760000 0.7654010284255290 15.5467614475672000 7.1594925899398200 0.5114207205644600 0.0357511806801588 -0.8947 8 74.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.12542 18 65.0115128923185946 -0.16815 7 67.18068 1.25545 2 69.88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.1357717156761140 0.120618 0.4011231509094090 1.7619486426820300 20.71584842 2.6371 -1.82852 35 76.0054472874372000 0.28697 0.147898 Adjusted R 0.6191 31 58.5684721719165300 0.4206374690387700 1.37458 19.13291 19 62.06932 30 60.728696 -10.0% Upper 95.170796 0.345518 0.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.1355842 F ignificance F 11.1632485448309800 1.24395 39 72.000693259 0.9645186040700860 1.2346 3 71.79235 0.3629 37 76.7497826268578900 0.384575 R Square 0.00545 0.046 135 19053.6999574141718100 0.5785225311539100 20.378797 0.5608626897884800 0.761949 20.15448 24 68.0589000305838699 -1.1262288967099560 0.405899984 -14.1834347266731720 0.568472 0.586799 0.765401 15.730451 12.79235 -14.418843 0.35 MS 1653.78942 32 69.12329 0.163249 1.82421 13 71.1806750147485000 1.3882401913899350 1.67188 -17.94461 11 74.1028093254165500 0.1232890770274000 0.355304 1.3458422137947380 -0.3 137 22360.4216142220449800 4.0% 0.9605841233146700 18.421614 -2.105174 t Stat 0.18396 29 66.8635586249358900 1.45238 6 60.6352133533855000 2.523111 141.000443269 0.8670917679785000 2.95324 4 64.1839601074948000 15.6938833086849170 11.7122993451363000 11.712299 11.2872598383105400 0.488619 0.880899 4.765401 -1.32839 34 77.0176388383102990 -0.82852 22 60.0280058773358000 0.63521 2.87671 Residuals -13.51955 14 72.66325 26 63.180298 0.9220109333478110 13.578523 20.13577 10 71.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.18396 15.86709 2.6581818492950030 1.5506615126318900 0.4216142220449800 2.6946089639726410 14.61479 23 65.6846490233209500 0.694609 -14.1323548427016610 -0.135274 Standard E 11.6718781332912000 17.0649029113090525 -0.6622589782970700 9.32839 25 74.7286961135700700 10.8318477588501000 3.6370958682043000 1.67188 12 77.2177960511976070 0.833740514 3.7287 28 70.9867786597865640 -0.3178 12.2441159207494700 -1.1451960585427180 0.560863 -0.170796 0.04198 21 77.54676 7.

6098829502955700 18.20122 70.52027 71.7034058454299000 8.45669 65.2213075177054360 1.47567 72.9756749320698600 7.85514 65.609883 -2.85514 68.91195 67.217938 19.106461 -27.0119403020500461 -0.288858 1.2179382918945300 19.1602858767694610 0.6268960370611400 0.1607748191341740 -0.1408121651939210 13.20597 7.54835 10.1408121651939210 0.981314 -26.89602 -9.7422389935007000 13.032787 -32.8902538029033200 11.5287766153591060 15.2187718082566200 -0.07291 72.3345854439425500 -0.064157 -8.38952 70.6909665690181900 -2.1736156833261400 0.29387 70.0348066314108000 7.89081 6.2213075177054360 -0.0178539949754600 1.0411225008089700 27.74224 13.3826137809770000 13.10988 75.6906006919200010 0.1485793451674900 24.0327873633932000 32.890254 11.315177 15.09017 75.6811478773202510 -2.28279 68.707985 0.9847357247733600 23.130595 -14.2602779400322710 -0.42709 -1.1619933880248600 1.93857 72.140812 -0.4226854271538370 -2.2987807155848000 0.70341 19.0467905689391927 -0.79659 78.45597 67.7171903462221100 -0.3844467590233830 -1.0258442378219000 0.9404018382949870 -0.6051369518221700 1.5424297462423310 -0.1353770151956800 0.8902538029033200 19.9813138788281000 26.069462 -8.0555116293425628 -0.96114 65.13218 78.8052551636781010 -0.5337865250786800 14.377437 -13.0448381181817189 -1.7034058454299000 19.38261 13.5204109381450900 11.2888575143947200 1.2705236898125700 0.6847105559542100 -0.14081 63.979726 -11.4963864947337300 1.2985166081627230 -0.04271 78.6051369518221700 5.64354 71.1023215740828000 -0.1361091210411580 0.0320050951773797 -1.6546494961690290 3.3371211533913680 0.9833053588446000 0.56946 65.9888250752215730 -0.041123 -27.53339 -9.8804577597605000 3.9689706618816340 -0.8483390912859630 14.79659 69.60398 71.0438674241143000 8.496386 -1.140812 -13.79271 -4.54112 63.0119403020500461 -1.1361091210411580 -0.6873951125571590 -2.98331 0.01869 66.1408121651939210 1.654649 -3.10988 68.7066909381763100 8.04387 -8.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.7876575455605670 0.396882 -0.2884 0.75776 68.18601 0.1619933880248600 0.73879 -2.66123 -9.53438 -47.49552 14.7387866077573000 2.0384 66.2059652828886000 7.63059 62.88046 -3.609883 18.91123 67.1442645509374100 0.8404677521587000 0.43584 64.890254 19.3774365782603440 13.37299 -1.64858 71.1448301814445280 0.8908121651939000 6.3139455849606000 0.0830767863121726 -0.73474 70.31399 66.0694617384504300 8.45165 67.6612292768134000 9.87744 63.1305945129594200 14.144265 0.3091282350412100 -0.528777 -15.35859 76.2883957703532000 0.520411 -11.7382921746502050 -0.97122 62.4270858758061000 1.3895185524640000 8.5892660578605400 1.3729946259830000 1.1619549321010700 8.60975 74.84047 0.1602858767694610 1.4967846789471360 0.14081 75.38952 8.5483495113415100 10.2618026294092000 -0.02041 72.10312 70.975675 7.84047 74.4385693527693000 11.03481 7.59535 76.5343754271675000 47.68482 64.64426 75.78438 72.9482 70.00448 1.6189070825032380 -0.0044759137529000 .1860099153107000 0.706691 -8.28379 61.62701 72.551802 -0.2076462965076800 0.858589 9.9797258150537830 11.20798 62.3968823161954400 0.0641573776864277 8.6563521121549600 -0.7768967198788490 -0.13046 76.1064611043503200 27.70341 8.21661 71.99639 74.298781 -0.86782 -4.3151774840185620 15.03481 70.0267257758118591 1.26121 75.43857 -11.7927105645833000 4.14081 71.09017 -3.8960199077088500 9.48331 76.38261 68.6894415279921680 -1.8585893375656600 9.7666506184494580 -2.7079845509062200 0.5333858606336000 9.3348036649175700 -4.0119403020500461 0.9502205299929280 0.140812 1.161955 -8.6968479271569090 1.984736 -23.6767831340295750 -2.148579 -24.605137 -5.14081 67.28206 70.6098829502955700 2.0054402861234315 -0.6400695069251450 0.533787 -14.605137 1.8678174232663000 4.0901733011143000 3.5518018970849850 0.60975 71.

45165 73.4396 13.4251526021636360 1.7392925225658670 0.1044418363326830 3.90333 72.328523 12.69922 72.3731217840302610 0.0060457846776200 11.1839490992764000 0.47959 12.337183 -5.6429987262086600 0.4518371577827300 1.4030734739964700 0.1365 -9.85082 68.1701045684674020 1.87312 67.15521 67.36722 76.382781 21.01596 4.02041 72.0472773836334900 0.1357432439429680 0.92994 65.3820329238101260 0.78151 68.0138311575007700 16.1445512672181200 0.013831 16.0364562163494800 0.4795890618549000 12.300782 -1.082142 -8.0159593907161000 4.19332 70.0470253588133700 24.1736156833261400 -0.7292052371486450 1.03767 71.373122 0.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.0060457846776200 12.5429760889088850 0.047025 -24.39556 60.4977106472619000 5.7328913326982200 0.6135026290361760 .9703468557535230 0.3371826594123200 5.48617 64.0887835154091446 -2.4564380627484120 1.5053201293899100 0.9103013235256560 0.1133876808688990 -0.5947921415403700 6.594792 -6.104442 3.13192 10.5464669965228000 2.1319186654875000 10.67994 -11.2648 53.41282 77.4085 63.41786 66.4395990542531000 13.8213822715971200 1.04703 66.24395 62.32839 67.7352 8.0287376315321800 0.613503 -0.599529 13.51596 59.9623298849345000 10.0069653271494551 -0.70353 64.8404677521587000 1.403325 1.8438597089067450 1.3505582463459000 2.96233 10.0088562452736686 0.4216142220449800 0.7351974688149000 8.1701045684674020 -0.600822 0.54647 2.35056 2.857 64.5914974536424000 13.006046 -11.718488 5.3285225311539100 12.97913 68.6799397643092000 11.5995285448621800 13.14944 64.9904116488808580 -0.84047 -1.9516504886584900 15.421614 -0.0316392180791897 0.84047 71.50532 0.3104 76.82852 70.6008221575920900 0.09953 71.49771 5.3092155495620900 1.0255050792507651 -0.3048238333528360 -0.0821422098945135 8.0520225414409404 9.52087 8.3827810739741600 21.642999 0.50229 72.24468 72.0677080538590200 -1.24395 72.5208726821866000 8.86808 69.8921274485225370 0.5915 -13.95165 15.4033253436408900 1.4433153512427000 0.3007817907528500 1.006046 12.7184880564871500 5.0357511806801588 -0.44332 0.

50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76.25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65. P 75 75 70 73 73.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85.00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87.25 3990 M.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71. L 75 80 70 80 76. P 75 75 70 70 72.25 3999 Siti Nurul M.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60.Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61.50 4046 Tri Kusuma W. P 90 90 80 90 87.00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .00 4080 Setia Budi W.75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81.50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77. P 60 60 70 70 65.00 3958 Puji Astuti Isana N.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.Imam Santoso L 60 60 60 60 60.50 3855 Bekti Dwi Septi M.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67.

50 P 90 90 40 60 70.50 P 70 70 80 30 62.25 L 90 80 70 60 75.50 L 60 20 60 50 47.25 L 70 45 10 20 36.00 L 100 70 80 60 77. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono .75 L 70 45 50 20 46.50 P 100 70 40 60 67.50 P 50 60 15 20 36.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 P 60 60 50 20 47.00 L 80 80 70 100 82.50 L 60 45 40 40 46.50 P 60 60 60 60 60.Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H.Faizal Khasani M.25 L 60 10 10 20 25.Budi Prasetyo M.50 L 60 65 60 60 61.75 L 90 90 70 20 67.00 P 90 70 20 20 50.00 P 100 85 70 60 78.25 L 80 100 70 60 77.50 L 70 50 40 70 57.50 P 90 80 80 60 77.50 P 80 60 80 60 70.00 L 80 90 30 90 72.75 P 70 60 25 20 43.25 L 80 90 60 20 62.25 L 90 95 80 30 73.50 P 90 100 100 100 97.00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56.

00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.50 4032 Nurkhofifah F.00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72.W.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.50 3932 Ardhi Triatmoko K. P 90 80 90 100 90.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82.50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87.00 3950 M.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB. P 80 85 60 20 61.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75.75 3881 Susendah Ayuning A.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76. L 70 70 50 90 70.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.Nursodik L 100 95 60 40 73.

00 L 20 80 40 60 50.75 L 80 80 50 60 67.50 L 70 85 70 70 73.25 L 80 80 55 60 68.25 L 60 35 60 50 51.75 P 56 60 80 50 61.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.75 L 100 100 90 100 97.50 P 90 100 70 70 82. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.50 L 70 65 70 60 66.75 P 70 80 70 70 72.25 P 50 45 60 60 53.75 P 70 63 80 70 70.50 L 70 75 50 60 63.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.25 L 80 95 70 20 66.50 P 100 100 80 60 85.00 L 100 80 40 60 70.50 P 90 75 70 60 73.00 L 70 60 90 30 62.50 P 80 100 60 100 85.00 P 100 40 80 100 80.50 L 80 40 50 60 57.00 P 100 50 90 70 77.75 L 75 70 70 75 72.50 L 50 95 50 60 63.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari .50 L 100 75 80 70 81.25 L 100 100 80 60 85.00 P 70 40 40 20 42.50 L 70 80 60 60 67.

50 L 75 75 70 70 72.75 P 95 95 80 80 87.75 P 60 60 60 70 62.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H.50 L 85 90 80 90 86.50 P 70 70 75 70 71.25 L 70 65 65 70 67.50 L 70 65 60 60 63. .50 P 95 100 80 100 93.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB.25 L 65 65 60 60 62.50 P 60 90 40 60 62.50 L 90 95 70 75 82.25 L 75 80 70 95 80.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.00 P 65 65 65 65 65.Z.50 P 70 70 70 65 68.00 L 90 80 85 80 83.75 P 70 75 70 90 76.00 P 80 70 75 60 71. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.75 P 85 80 75 80 80.00 L 80 80 70 70 75.25 P 60 60 70 80 67.25 P 65 65 60 60 62.00 L 85 90 70 80 81.75 P 80 75 70 70 73. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.

LINGKUNGAN KELUARGA.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12.898 : 4 = 3.554.898 = 724.935 3.5 Interval persentase Interval skor kategori .62.864 = 966 = 2.135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR.522 = 9522 : 4 = 2.81.315.696 – 3.52% .380.51% 25.100% 62.864 – 966 = 2.696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.935 < Skor ≤ 10.554.809 = 12.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.76% . DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A. 1.696 7.5 < Skor ≤ 7. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.5 < Skor ≤ 12.27% 43.174 = 12.43.696 = 3.5 ≤ Skor ≤ 5.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.5 5.00% .28% .174 = 9. Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3. DP = 9808 Χ 100% = 77.315.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.

139.484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.52% .070 < Skor ≤ 2.415 < Skor ≤ 3.5 < Skor ≤ 2.070 828 ≤ Skor ≤ 1.5 1.691 < Skor ≤ 3.75% 3. Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .690.5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3.27% 43.100% 62.196 Skor maksimal = 3.71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.66% 3312 Kategori = Tinggi 3.864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.28% .415 966 ≤ Skor ≤ 1.312 – 828 = 3.312 2.76% .27% 43.00% . DP = 3196 Χ 100% = 82.28% .43.62.52% .312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.136 81. DP = 2506 Χ 100% = 75.139.76% .51% 25.62.75% Interval skor 2.864 2.51% 25.484 : 4 Interval persentase 81.81.43. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.5 < Skor ≤ 3.312 = 828 = 2.100% 62.81.00% .449 < Skor ≤ 2.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.691 1.506 = 3.690.

76% .52% .5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.62.100% 62.100% 62.5 < Skor ≤ 1.5 1.00% .52% .51% 25.51% 25.070 = 517.760 1.725 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 1.242.00% .27% 43.43.76% . DP = 2299 Χ 100% = 83.137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.5 < Skor ≤ 2.242.725 < Skor ≤ 2.760 = 690 = 2.207.070 : 4 Interval persentase 81.81.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.62.760 1.43.207.5 Dari hasil penelitian diperoleh : .242.28% .75% Interval skor 2.207.070 : 4 Interval persentase 81.28% .299 = 2.070 = 517.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.75% Interval skor 2.5 1.207.27% 43.5 < Skor ≤ 2.760 – 690 = 2.29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4.725 690 ≤ Skor ≤ 1.81.725 690 ≤ Skor ≤ 1. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.760 = 690 = 2.760 – 690 = 2.242.

694 = 8.418. 1.760 – 690 = 2.245 < Skor ≤ 9.47% 2760 Kategori = Tinggi B.76% .02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.592 = 21 X 1 X 138 = 2.100% 62. Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81. 1807 Χ 100% = 65.694 : 4 Interval skor 9.5 < Skor ≤ 7. 8233 Χ 100% = 71.5 ≤ Skor ≤ 5.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.898 = 2.592 – 2.81.898 = 11.071. Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.75% = 21 X 4 X 138 = 11.5 < Skor ≤ 11.28% .62.52% .070 = 517.071.138 Skor total Skor maksimal = 1.5 kategori Panjang kelas interval = 2.27% 43.592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.760 = 690 = 2.5 5.00% .233 = 11.898 = 8.245 2.807 = 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.418.173.592 7.51% 25.43.070 : 4 Interval persentase Interval skor .

725 690 ≤ Skor ≤ 1.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70.760 1.691 < Skor ≤ 3.00% .75% 2.070 828 ≤ Skor ≤ 1.76% .703 Skor maksimal = 2.51% 25.5 1.5 < Skor ≤ 2.62.100% 62.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.242.207.139 81.484 : 4 Interval persentase 81.52% .62.5 < Skor ≤ 1.52% .70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.242.312 = 828 = 2.449 < Skor ≤ 2.81.725 < Skor ≤ 2.070 < Skor ≤ 2.323 = 3.27% 43.691 1.75% Interval skor 2.81.312 – 828 = 3. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.100% 62.43.5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.43.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.51% 25.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.207.10% 3312 Kategori = Baik 3.312 2.28% .28% .76% . Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .27% 43.00% .

5 < Skor ≤ 2.81.725 < Skor ≤ 2.28% .760 – 690 = 2.51% 25.760 – 690 = 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.760 1.725 < Skor ≤ 2.28% .760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.207.52% .27% 43.207.070 = 517.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2. Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.62.242.100% 62.81.5 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 1.070 : 4 Interval persentase 81.5 1.760 1.76% .75% Interval skor 2.00% .5 1.27% 43.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.760 .5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.62.43.52% .00% .725 690 ≤ Skor ≤ 1.242.760 = 690 = 2.070 : 4 Interval persentase 81.207.989 = 2.070 = 517.51% 25.75% Interval skor 2.218 = 2.5 < Skor ≤ 1.207.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.242.43.760 = 690 = 2.242.10% 2760 Kategori = Baik 4.100% 62.725 690 ≤ Skor ≤ 1.76% .

Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.58% 13800 .36% 2760 Kategori = Baik C.75 Χ 100% = 69.75 : 138 = 69.58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.

005 a.2527 8.602 .379 .062 Lingkungan keluarga 138 71. (2-tailed) Mean Std.296 .43451 .287 3.105 .5779 12. Correlations Collinearity Statistics B Std.318 12. Calculated from data. Deviation Absolute Positive Negative a.041 -.67307 .059 -.112 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .834 .286 .695 .059 .944 .0231 9.080 .121 .058 . Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .335 N Normal Parameters a.005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.472 .719 Hasil belajar ekonomi 138 69.419 . Error Beta (Constant) 10.142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.000 .995 1.277 3.77553 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . b.b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.995 1. Test distribution is Normal. Sig.375 .318 .043 -.112 1.080 .001 .

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

1875 72.76777 9.57 70.13 90.98990 8.22 66.59915 14.26325 7.5000 77.2500 72.86607 5.48 69.74 72.81981 16. .04 89.52 58. .10310 6.58745 8.7500 63.23169 .09407 21.5000 63.65822 13.7813 73.76777 .7500 65.4375 61.43 81.12500 . Deviation .38925 9.6786 62.26 79.76777 31.9167 77.2500 78.61594 11.7500 72.7500 63.83 73.72169 15.7500 66.52 82.98958 9.7500 70.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std.5000 45.30 92.90990 10.48 55. . .70552 1.39 68.96 63.7500 73. . 12.4000 69.7500 81.59882 1.2500 63.5000 73.82006 7.27495 8.17 78.70 84.35 80.7500 62.3333 61.5000 69.65 71.2500 78.9000 63.04272 15.87 61.7500 81.2500 77.96739 12.8333 63.144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.7500 62.40209 15.5000 63.39 97.61 83.04 64.00000 19.78 85.2500 73.7500 67.30 67.91 75.09 77. 1.13 65.22 91.87 86.70 60. .83 Total Mean 62.43 56.77553 .96 88.8333 76.00 76.7500 61.

003 .362 16055.350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185.269 4828.471 .190 9.569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar . .066 Eta .430 1476.282 .145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.314 155.531 Eta Squared .269 146.719 22360.257 R Squared .250 .631 1476.881 F 1.939 Sig.

74459 19.5000 62. 10.81 51.5000 67.2812 59.84968 8.14 58.14 83.0000 50.80409 6.73687 19.5000 75. .00 76.71 61.38 78.76 55.67 67.00000 10.00000 33.29 90.00040 6.8750 70.2188 65.3750 79.3571 65.5000 48.0000 71.8333 70.19 77.5000 66.0000 72.1875 69.2500 77.28078 3.57 79.77553 . .90 63.24 71. .52 85.1250 69.0000 63.18034 .5000 50.0000 75.62 73.8750 69.58757 11.59073 9.48 66.81 75.7917 73.10 64.1071 80.73109 . Deviation .5000 73.4167 77.30776 12.71 89.43833 13.22997 .38194 7.76 80.6250 77.00000 . 17.54990 8.48 Total Mean 46.9091 58.5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std.33 84.52 60.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.72169 .31508 13.95 57.33 59.7500 77.32051 .50189 18.38 53.43 72.09709 8.5000 70.7917 76.86 69.5000 57.29 65.5000 77.16228 9.41025 22.3125 66.72272 12.05 70.60025 9.95 82.57 54.18718 5.19 52.

511 1.452 F 1.147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.001 .223 197.588 Eta Squared .268 R Squared .675 14642.184 1605.183 139.899 1605.730 11.223 6112.452 22360.072 Eta .345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .020 .414 Sig.100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total . .

001 . F Change . 138 138 138 Pearson Correlation Sig.350 df 2 135 137 Mean Square 1653.068 1.43451 9. Lingkungan keluarga.001 .268 . Deviation 12.000 -.257 1.716 Sig.0231 Std.046 19053.000 . (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R .136 F 11.000 .148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69.67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1. Predictors: (Constant). .001 .213 . Disiplin belajar b.385a R Square .148 Adjusted R Square .523 141.304 22360. Lingkungan keluarga. .001 138 138 138 Disiplin belajar .135 Std. .213 138 138 138 Lingkungan keluarga . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . Disiplin belajar b.5779 77.068 .2527 71.257 .000a Regression Residual Total a. Predictors: (Constant).716 df1 2 df2 135 Sig. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307.77553 8. Error of the Estimate 11.268 -.000 a.88005 F Change 11.

834 .995 1.296 .149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .005 a.000 .995 1.121 .001 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.286 .105 .277 3.318 12.375 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .419 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .602 . Error Beta (Constant) 10.287 3. Correlations Collinearity Statistics B Std.379 .472 .

46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.43 dibulatkan menjadi 29 211 .19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.

19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.43 dibulatkan menjadi 29 211 .Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.