PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

baik sebagian atau seluruhnya. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Juli 2007 Suroso NIM. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. 3301403160 iv .

. KATA PENGANTAR v . dan buat teman-teman seperjuangan. jujur.Kerja keras. . berdoa.S.jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q. kakak dan adik.S. Hud:23). disiplin. dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu. maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q. Albaqarah: 153).Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto .

M. S. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak..Pd. 4. Drs. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab.. Agus Wahyudin.Si. Drs.Si... Susilowati. Dr.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. Rektor Universitas Negeri Semarang. 6. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang.CN. Sukirman. M. SE. Chumaedi.. dan membantu dalam penyusunan skripsi ini.Si. vi . 5. Dekan Fakultas Ekonomi. S.Pd. Prof. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian.. Sudjiono Sastroatmodjo.Si. M.. Gunawan Hadi. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. SH. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini. 2.. 3. Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid. M. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. Drs. mengarahkan. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1. Drs.Si. M..

12. Amien. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii . Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. Fiska Friyanti. Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat. 10. 9. Teman-temanku (Elyco. S. 11. Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab. Ari.Pd. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian.. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.7. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. 8.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Muhammad Khafid S. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.. Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. 154 halaman.Suroso. Jurusan Akuntansi. Kata Kunci: Disiplin Belajar. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. M. Trisni Suryarini. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi. dan 3) hasil belajar ekonomi. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Si.00. 2007. 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga. lingkungan keluarga. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya. Lingkungan Keluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2) lingkungan keluarga.25%.02%.Pd. M. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. yaitu: 1) disiplin belajar. Universitas Negeri Semarang. Fakultas Ekonomi. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. SE. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa.Si.

Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.8%.000 lebih kecil dari 0.602 dengan signifikansi 0. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi. motivasi belajar. misalnya faktor kecerdasan.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11. selebihnya sebesar 85.000 lebih kecil dari 0. lingkungan sekolah.05.001lebih kecil dari 0.58.05. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14.716 dengan signifikansi 0. DAFTAR ISI ix .05.rata-rata skor 69. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya.472 dengan signifikansi 0.17%. media pembelajaran. dan lingkungan masyarakat. Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.

..................................................................................................................................... x DAFTAR TABEL....................... viii DAFTAR ISI............................................ iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ...............................3.................. xv BAB 1 PENDAHULUAN ................ 11 2............................................................................... i ii PENGESAHAN KELULUSAN .................. xiv DAFTAR LAMPIRAN........................ 11 2................... Tujuan Penelitian ......... 11 2.........................................1...... Sistematika Skripsi... v KATA PENGANTAR ............................................................................................................................... 10 BAB II LANDASAN TEORI ....JUDUL SKRIPSI ............................ Pengertian Hasil Belajar.......................................4......................................................... Perumusan Masalah ............................................. Prinsip-prinsip Belajar ... 1.......................... 1....1.......................................... Pengertian Belajar .............................................................2....... 17 x ..............................................1.................. 1 1 8 8 9 1................................................................... 13 2............................... PERSETUJUAN PEMBIMBING........................................................................................................................... Unsur-unsur Belajar .....1..........................1.............. Latar Belakang Masalah.............................................5..................................................... Belajar ......................................................... Manfaat Penelitian ......................................1..... 1.... 12 2...............................................4....... iii PERNYATAAN.............................1.............................. vi SARI..... xiii DFTAR GAMBAR ........................................................................................................................... 1...............2......................................3...............

..............5...3.............................. 36 2........5........... Ciri-ciri Keluarga .........1........ Indikator Disiplin Belajar..............................................................................................................................3..... 26 2....................................... 27 2........... Tipe Hasil Belajar ........1...... 29 2..3....3.... 21 2......2............... Faktor..2..3...... Pengertian Lingkungan Keluarga................... 47 BAB III METODE PENELITIAN ...........4...... 40 2...........2..6.3 Perlunya Disiplin................................1..........................4......................... 49 3........ 39 2....... Fungsi Disiplin...............................1......................................4................................... Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar ......................... 36 2.....................3........................ 38 2........................ Faktor Intern...........1............................... Fungsi Keluarga ................................4.....2...................2..............................................4...................... Lingkungan Keluarga. Disiplin Belajar ..2..........6.............................. Variabel Penelitian ......3.....2.4........................................ 43 2..................................... 26 2.......................................... 28 2..5... Populasi dan Sampel Penelitian .... Pengertian Disiplin Belajar ................... Hipotesis... Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar ... 18 2............. 35 2............................................2.................... 32 2.4................................................................... 49 3.......................................................... Pengertian Disiplin..................................... 20 2............ 50 xi .......faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin............ 23 2............. Kerangka Pemikiran..... Faktor Ekstern ........3.

.........3............... 71 4................................................................ 51 3.................. Pembahasan........ Saran.......................... 64 4........................... Metode Analisis Regresi Berganda................................................... Validitas dan Reliabilitas Instrumen ............ 56 3.................................. Uji Asumsi Klasik ...2......... Tegal ..............2............... 80 BAB V PENUTUP......................................................3................................. Uji Linieritas Garis Regresi ..............................5................3.. 90 DAFTAR PUSTAKA ......................3. Analisis Deskriptif Persentase........................ 75 4....................1..............................................3..................................................................................... Kesimpulan ..................2........................................................ 64 4.. Uji Asumsi Klasik .......... 74 4........................ 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ....................2...........2.............................5............................................. 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN.................................................................2......1................... 55 3................................. Hasil Penelitian ...4.... 89 5.. Metode Analisis Data......... Analisis Deskriptif Persentase.... 94 DAFTAR TABEL xii ...............................................................5................ Uji Hipotesis ... Metode Pengumpulan Data ... 57 3.. 65 4......... 55 3.................. 52 3......1..................5...................4....... 65 4...........2.............2...4... 89 5........................ Uji Linieritas Garis Regresi .....................1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab.......................5...

..3.............................. Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar ................................... Ringkasan Analisis Regresi Berganda .......... 73 Tabel 4........ 60 Tabel 3....................................................... Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab............ 58 Tabel 3.........Tabel 1...........2.............. 72 Tabel 4..... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator ..7.................. 59 Tabel 3..1. Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa... Tegal....... Rujukan Hasil Belajar Siswa . 59 Tabel 3. Daftar nilai rata-rata siswa ............... Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab...................1................... 60 Tabel 4............... Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian ........................................................................... Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa ......................................... 67 Tabel 4.... 7 Tabel 3........................... 69 Tabel 4...................................................................6....... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator.... Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.............5................. Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga..............................2.. Tegal.....1. Tegal..4............3.8......... 76 xiii ................... 66 Tabel 4...... 70 Tabel 4... Uji Normalitas Data Penelitian .................4.......5........................................ 68 Tabel 4..............

.........1........... Kerangka Pemikiran..............................................1............ 47 Gambar 3.DAFTAR GAMBAR Gambar 2........... Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian .. Pembagian Sampel Tiap Kelas......................1. 74 xiv ............... 50 Gambar 4....................

.............. 148 Lampiran 14............. Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas................................................................ Uji Asumsi Klasik . Daftar Nilai Siswa ............................................... Uji Linieritas............................ 109 Lampiran 7........... 142 Lampiran 12.......... 118 Lampiran 9.......................... 152 Lampiran 17...... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga.............. 105 Lampiran 5.............. Surat Ijin Observasi ....................DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1................. 103 Lampiran 4............................ Daftar Kritik r Product Moment..................... 130 Lampiran 10...................................... 94 95 Lampiran 3.............................................. Perhitungan Deskriptif Persentase...................... Surat Keterangan Telah Penelitian ............. Lampiran 2................................................................. Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga............................... 150 Lampiran 15......... Data hasil penelitian .......................................................... 144 Lampiran 13.......... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar .............. Angket Uji Coba... 107 Lampiran 6.............................................. Angket Penelitian ... 153 Lampiran 18................................... 111 Lampiran 8............................ 154 xv .................................... Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian....................... 151 Lampiran 16.......................... Surat Ijin Penelitian .... 135 Lampiran 11... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ............... Analisis Regresi Berganda .................

Terdapat tiga jalur pendidikan. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. kepribadian. bangsa dan negara. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. masyarakat. pengendalian diri. Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan . kecerdasan. yaitu pendidikan formal. 20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan.1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. ahlak mulia. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya.

2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga. Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education). dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. masyarakat. Berbagai usaha . Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks.2 dasar. dan pemerintah. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi. dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan. peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang. pendidikan menengah. Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam. Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. dan pemerintah. dan pendidikan tinggi. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. masyarakat. karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27).

Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. dan menyenangkan. pemberian jam tambahan atau les. Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa. maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar. pelatihan dan penataran guru. dan siswa itu sendiri. sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. orang tua.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif. inovatif. serta mampu . karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran. guru. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan.

baik. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. dan sangat baik. dan disiplin belajar. disiplin individu dalam belajar. minat. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. perhatian. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan . Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. masyarakat dan pemerintah. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. motivasi.4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. dan juga karena perilaku yang baik. cara belajar. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup.

dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan. Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. Selain kondisi keluarga yang harmonis. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. melainkan karena beberapa . Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak.5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. perhatian. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri. tingkat pendidikan. 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua.

tingkat pendidikan orang tua yang tinggi.6 kemungkinan. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . sarana dan prasarana belajar. psikis. dan lingkungan masyarakat. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). sehingga melampaui kapasitas belajar anak. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor. kondisi ekonomi keluarga yang memadai. 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. lingkungan sekolah. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. maupun sosial. 3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. lingkungan keluarga.

VIII D. tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No. Tabel 1. 1. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. 2. Tegal. 3. orang tua.7 harian yang belum merata. Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah).30 65. dan masyarakat.72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa. 4. siswa.25 63. Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 61.45 77. Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 5. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”. yaitu untuk kelas VIII B. dan VIII E. .

3. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga.2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1. Bagaimana profil disiplin belajar. Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas.8 1. Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . 3. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. 2.

Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar. juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya. lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar.4. 2.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1. . 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar.

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

c. ketrampilan dan sikap.3. 2.1. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks. Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan.13 a. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut. Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori. b. Pembelajar Dapat berupa peserta didik. warga belajar. Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. d. Prinsip-prinsip Belajar a. Pembelajar yang sedang mengamati stimulus. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan. dan peserta pelatihan.

b. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan. Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati.14 kebutuhannya. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu. Menurut teori belajar F. diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa. d. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. c.

mengingat. dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. Penggunaan metode eksperimen.15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. menganggap. . inkuiri. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. e. dan sebagainya. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi. merasakan. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. berpikir. Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. prinsip-prinsip. f. Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. mengkhayal. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon.

. Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar. (Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. mental maupun perlengkapan belajar. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya. b. Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara.16 g. Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani.

Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya. Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto. Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. pengalaman (proses) belajar mengajar. Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya. yaitu tujuan pengajaran (instruksional). kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya.17 c. sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2.4. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan. e. dan hasil belajar (Sudjana 2004:2). d. maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan . Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan. Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2).1.

5. Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya. 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya. Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah.18 lingkungannya. Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama. Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. b) pengetahuan dan .1. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa. 2.

19 pengertian. b. dan c) sikap dan cita-cita. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani. kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. c. Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. mempresentasikan konsep dan lambang. Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. baik lisan maupun tertulis. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. konsep konkrit dan terdefinisi. d. e. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi. Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. yaitu : . kaidah. Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. dan prinsip.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. ketrampilan gerakan dasar. Ada enam aspek psikomotoris. gerakan ketrampilan kompleks. penilaian. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern. aplikasi. banyak faktor yang mempengaruhinya. c. b. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II.2. analisis. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. yaitu gerakan refleks. keharmonisan atau ketepatan. sintesis. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek.20 a. yaitu pengetahuan atau ingatan. . dan evaluasi. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. organisasi. pemahaman. dan internalisasi. jawaban atau reaksi. kemampuan perseptual. dan gerakan ekspresif dan interpretatif. karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. Di anatara ketiga ranah tersebut. 2.

2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. kurang bersemangat. selain itu juga ia akan cepat lelah.2. Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. maka belajarnya juga terganggu. faktor psikologis. siswa yang mempunyai tingkat . Siswa yang cacat. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. yaitu faktor jasmaniah. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor.21 2. mudah pusing. Faktor Psikologis. Dalam situasi yang sama. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa. dan faktor kelelahan. a. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. ngantuk jika badannya lemah. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya. b. Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus.1. yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh.

sehingga ia tidak lagi suka belajar. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya. jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar. 5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya .22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. maka timbullah kebosanan. 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. karena tidak ada daya tarik baginya. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa.

Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang). 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi.23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. maka hasil belajarnya akan lebih baik. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru.2. Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya. Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk . karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. 2. merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar. Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. 6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar. c. Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua.2.

faktor sekolah. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang. sikap yang terlalu keras. ataukah sikap acuh tak acuh. 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya. 2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian. dan keadaan ekonoi keluarga. tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar. Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik.24 faktor ekstern adalah. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. dan sering cekcok. suasana rumah tangga. pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain . relasi antara anggota keluarga. ribut. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut. a. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. dan faktor masyarakat. faktor keluarga.

. 8) standar pelajaran di atas ukuran. penerangan dan lain-lain. dan 11) tugas rumah. 3) teman bergaul. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. perlindungan kesehatan. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. b. 7) waktu sekolah. buku-buku. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. pakaian. Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar. 2) mass media. 10) metode belajar. 2) kurikulum. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. alat-alat tulis. makan. akibatnya anak malas belajar. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. 9) keadaan gedung. 5) disiplin sekolah.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. 4) relasi siswa dengan siswa. 6) alat pelajaran. 3) relasi guru dengan siswa. suka keluar rumah. c.

maka akan menimbulkan suatu kebiasaan. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan . perintah atau peraturan yang berlaku. kepatuhan. Untuk lebih memahami tentang disiplin. kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu.1. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan. keteraturan dan keterikatan.3. Disiplin diperlukan di manapun.3. a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari.26 2. karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. Disiplin Belajar 2. kesetiaan.

Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah. atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan.3.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar. 2. seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda. d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. . menghukum demi kebiasaan.2. Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah. membetulkan. Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan.

kepatuhan. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal. disiplin dalam mengerjakan tugas.28 2. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun. nilai kehidupan. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah. dan disiplin. maupun disiplin dalam belajar di rumah. disiplin dalam belajar di sekolah. aturan. Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. Tanpa disiplin yang baik. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b.3. d. Kesadaran pentingnya norma. teratur. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . siswa berhasil dalam belajarnya.3. dan disiplin.

Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa.4. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e.3. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar. Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap. positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g. 2. perilaku. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil . Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b.29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d. Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa.

teratur. Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain.30 belajar yang optimal. tenang. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. . b. c. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan. Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya. tentu lingkungan sekolah yang tertib. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial. Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang.

Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. d. Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut. Misalnya. dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. . namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. e. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. f. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar.31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan. ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik. karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut. Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. peraturan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri. dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu.5.3. Mulai dari kebiasaan bangun pagi. kebiasaan. dan juga adanya hukuman. melainkan perlu kesadaran diri. latihan. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen. tentram. 2. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. tidur. dan teratur. tenang. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. makan. . Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman.

d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi. mengoreksi. dan meluruskan yang salah. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. kemudian yang kedua karena adanya hukuman. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. . Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. a. membina. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa. Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. Hukuman akan menyadarkan. dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. mengubah. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. yang pertama karena adanya kesadarn diri.

c. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. dan diterapkan dalam semua aspek. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya.34 b. a. terutama lingkungan sosial. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya. melainkan harus ditumbuhkan. dikembangkan. Oleh karena itu. Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. b. . seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan. Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku. c. pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar.

3. perhatian yang baik saat belajar di kelas. 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c.6. dan ketertiban diri saat belajar di kelas. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah. dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b.35 2. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah. Berdasarkan uraian di atas. rajin dan teratur belajar. yaitu: a. Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah. yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas.

Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak.36 2.4. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga. 2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau. berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula. Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain. Menurut ahli psikologi. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. . Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin.1.4. di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Lingkungan Keluarga 2.

yaitu pendekatan fisiologis. dan anak. Pola hidup keluarga. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. zat asam. b. Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural. psikologis.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. vitamin. Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi. air. latihan. kelahiran sampai matinya. sistem saraf. dan sosio kultural. . Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. interaksi. perkawinan. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita. dan kesehatan jasmani. ibu. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli. dan atau adopsi. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. pergaulan kelompok.

3. Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli. Keluarga merupakan hubungan perkawinan. Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1. d. Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. 2. Fungsi keluarga ialah merawat. 2. Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- . yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara.38 c. interaksi. Ciri-ciri Keluarga a.2.4. perkawinan. Suatu sistem tata nama. dan atau adopsi. 2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita. termasuk perhitungan garis keturunan. 4. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah.

Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: . b.4. Aturan kemasyarakatan 2. Merupakan tempat tinggal bersama. 5. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas. Tanggung jawab para anggota 7. Dasar-dasar emosional 3.3. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1. Posisi inti dalam struktur sosial 6. Pengaruh perkembangan 4. Kebersamaan 2. Ukuran yang terbatas 5.39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak.

tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis.40 a. fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak.4. Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak. keyakinan. cita-cita. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas. sikap. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a. peta dan terlebih lagi buku bacaan. pensil. c. Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b.4. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48). Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan. Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi . 2. pena.

Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan. Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam. Oleh sebab itu. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama. d.41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b. Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka . tetapi juga di dalam keluarga. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. tetapi ada juga yang tidak demikian. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. c. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja.

b. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya. Demikian juga suasana . sikap keras. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. acuh tak acuh. Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu. dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. sehingga sukar untuk belajar. Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang. penuh pengertian atau kebencian. acuh tak acuh. memanjakan dan lain-lain.42 harapkan. Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang. c.

suasana rumah atau keluarga. Berdasarkan pada uraian di atas. perhatian orang tua. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. dan relasi antar anggota keluarga. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga. Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. 2. Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk . Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. b. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar.5. Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar. Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama. di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa.43 rumah yang selalu tegang. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya. dan tidak adanya tempat belajar yang baik. 3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya.

baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). disiplin individu dalam belajar. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. . baik. Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya. Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. dan juga karena perilaku yang baik. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar.44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. dan sangat baik. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup.

begitupun setelah anak tersebut . perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. dimulai dari lingkungan keluarga. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia.45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap. Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. sejak usia muda. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. namun melalui proses yang panjang. Dengan kata lain. Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya.

Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar. . yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal. Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya.46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya.

Kondisi ekonomi keluarga 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1.6. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1. Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Perhatian orang tua 3. . Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Suasana rumah atau keluarga 4.

Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.48 2. Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3. .

Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti. . n= 211 1 + 211 . yang terbagi dalam lima kelas. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian. maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut. Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir.49 BAB III METODE PENELITIAN 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1. yaitu 5 %. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. 0. VIII C. VIII B. Tegal. maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa. VIII D.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa. yaitu kelas VIII A.

Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas. Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel. Pembagian Sampel Tiap Kelas 3. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai.2. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini.1.50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah : .

Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Kondisi ekonomi keluarga 2. yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya. Teknik angket ini digunakan . Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3.3. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya.51 a. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Suasana rumah atau keluarga 4. Relasi antar anggota keluarga b. Variabel Bebas (X). 3. Perhatian orang tua 3. Variabel Terikat (Y). Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Metode Pengumpulan Data a.

Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. yaitu validitas internal dan validitas eksternal. Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen. Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal.52 untuk mengungkapkan data variabel bebas. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. Dalam penelitian ini. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga.4. yaitu : . pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment. Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi. b. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait. 3.

Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. 42. sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen. 33. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel. 12. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil .53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. 18. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. dan 27. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid. maka butir pertanyaan dinyatakan valid.444. 36. maka belum diketahui tingkat kevalidannya. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. dan 52. sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid. yaitu untuk soal nomor 2. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. yaitu soal nomor 31. 23. 5.

b. Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha.444.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). Instrumen yang sudah dapat dipercaya. sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian. karena instrumen itu sudah baik. yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga. misalnya angket atau soal bentuk uraian. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data. karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4. Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) .

Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel.881. maka data dalam penelitian berdistribusi normal. 3.05. b. Karena r hitung lebih besar dari r tabel.444. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0.1. Uji Asumsi Klasik a. Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.5. maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114). Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya .5. Metode Analisis Data 3. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel.862.55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0.00. Jika probabilitas lebih besar dari 0. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.444.

05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier.2. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan. sebaliknya jika data tidak linier. maka digunakan analisis regresi linier berganda. 3. Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian. Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105). Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi. apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0.56 signifikan. Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot. . Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance. maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas. maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier. Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas.5.

3. dan hasil belajar siswa. Jawaban b diberi skor 3 c. 5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a. Jawaban c diberi skor 2 d. Menetapkan persentase terendah = 25% c. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa. Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase. kondisi lingkungan keluarga.75% . Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a. Menetapkan persentase tertinggi = 100% b.5.25% = 75% d. Menetapkan rentangan persentase = 100% . Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18. Jawaban a diberi skor 4 b.57 3.

maka memiliki skor tertinggi 12.554. Rentang skor 9.5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5.76% .935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10.5 < Skor ≤ 12.174 (23 X 1 X 138). Rentang skor 69 (92 – 23). dan skor terendah 23 (23 X 1).174). sebagai berikut: 1).1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar.51% 25.380. Tabel 3.27% 43. Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1.696 (23 X 4 X 138).28% . dan skor terendah 3.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4). Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa.696 7.25 (69 : 4).52% . 3. Interval skor 17. Menetapkan jenjang interval persentase. 2.174 ≤ Skor ≤ 5.5 < Skor ≤ 7. . 4.43.62.315.5 (9522 : 4).315.100% 62. Interval skor 2.935 3.75% Interval skor 10.58 e.81.522 (12. Interval persentase 81.554.696 – 3.00% .

maka memiliki skor tertinggi 11.51% 25. 2. Tabel 3.81.27% 43.00 57.898 ≤ Skor ≤ 5. 3.81.59 Tabel 3.51% 25. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1.43.52% . 4. 81.75% 7.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4).28% .00% .25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).00% .27% 43. 4.25 < Skor ≤ 57.5 < Skor ≤ 11.694 : 4). Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1.100% 9.75% Interval skor 74. dan skor terendah 21 (21 X 1). Interval persentase 81.100% 62. 3.76% .071.592 – 2.75 40.592 2.52% .50 < Skor ≤ 74.5 < Skor ≤ 7.76% .62. 62. Rentang skor 8.418.43.50 23.5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5.00 ≤ Skor ≤ 40.898 (21 X 1 X 138).071.245 < Skor ≤ 9. Rentang .418.62.898). Interval skor 2.75 < Skor ≤ 92.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1.245 2.592 (21 X 4 X 138).5 (8.694 (11.28% . dan skor terendah 2.173.

75 (63 : 4). 3.52% .60 skor 63 (84 – 21).4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1. Tabel 3.100% 2.50 < Skor ≤ 68.25 36. Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab. 4.28% .76% .75% Interval skor 68. Interval skor 15. Tegal . 81.5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 .51% 25.00 ≤ Skor ≤ 36. Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa.100 71 – 85 56 . Tegal.00% .75 < Skor ≤ 52.81.62.75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3).50 21.43.70 41 . Tabel 3.27% 43.00 52.55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab.25 < Skor ≤ 84. 62. Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa.

05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak.5. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1. Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan.61 3.4. yang berarti disiplin . Jika nilai signifikansi t < α (0. Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a.

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . Tegal. Hasil Penelitian 4. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. keimanan dan ketakwaan.2. yaitu jawaban a dengan point 4. Tegal memiliki visi dan misi yang jelas. Visi SMPN 1 Jatinegara Kab.2. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa. dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah. jawaban b dengan point 3. 4. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji. jawaban c dengan point 2. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas. 1. Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa.1. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan jawaban d dengan point 1.

75 < Skor ≤ 92.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi .62.43. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif.3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah. Tabel 4. Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77.8% 4. 4.50 23.00 57.7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.3% 0. tinggi.25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31.25%.81.28% . dan 0. yaitu sangat tinggi.27% 43. dan termasuk dalam kategori tinggi. Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63.50 < Skor ≤ 74.8% atau sejumlah 88 siswa.100% 62.75% Interval skor 74. dan sangat rendah.2% 63. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.51% 25.00 ≤ Skor ≤ 40. Sisanya 31.75 40.00% . Tegal Interval persentase 81.2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi.76% .66 X 1) untuk tiap responden. rendah.52% .25 < Skor ≤ 57.

ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. 75. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah.29%. .2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No.71%. Tabel 4.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah.66% Tinggi 3. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82. 65.71% Kategori Sangat tinggi 2.66%. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.29% Sangat tinggi 4. 1. 83.47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83. Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator.

25 < Skor ≤ 44.100% 62.27% 43. Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.43.62. jawaban c dengan pont 2. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir. Tabel 4. yaitu sangat baik.02%. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. baik.75 < Skor ≤ 32. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71.75 Sumber: data responden diolah . Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini. jawaban b dengan point 3. Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65.28% . dan tidak baik. kurang baik. dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik.50 < Skor ≤ 38.00 ≤ Skor ≤ 26.1% 18. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban.76% .00% .51% Interval skor 38.8% 68.47% 2.75% 21.50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13.0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25. Tegal Interval persentase 81.81.00 32. yaitu jawaban a dengan point 4. dan jawaban d dengan point 1.52% .1% 0.25 26.

70% 70.10% 72. dan relasi antar anggota keluarga. Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. 4. 2. . Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. perhatian orang tau. 18.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik. 3. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. 1. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator. yaitu kondisi ekonomi keluarga.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.10%. Tabel 4.70%.10% 80.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik.1% atau 94 siswa. dan 0.1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik. suasana rumah atau keluarga. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61. Sisanya 13.

97% 44. Tabel 4. Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab.42% 2.20% 36.58 dengan persentase sebesar 69.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7.00 41. 3. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.36%.00 56.00 – 70.00 – 55.00 – 100 71. Sisanya 7. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69.00 – 85. Rata-rata skor 69.00 ≤ 40. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80.20% atau 61 siswa.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai. yaitu sebesar 44. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik.58%. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini.10%.23% 9.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat .

05.062 lebih besar dari 0. 36. . Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.318 dengan probabilitas 0. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1.719 lebih besar dari 0. 4. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.944 dengan probabilitas 0. 9.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang.05.2.695 dengan probabilitas 0.335 lebih besar dari 0. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.05.71 baik. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.2. Uji Asumsi Klasik 1.00. dan 2. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal.

1.695 .43451 .062 Lingkungan keluarga 138 71.67307 . .059 -.043 -.080 . Deviation Absolute Positive Negative a. Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0. b.5779 12.0231 9.995 berada di atas 0. Sig.059 .77553 .041 -.6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.1.318 . Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut. Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak. Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.058 .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. 2.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.72 Tabel 4.005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0.2527 8. (2-tailed) Mean Std.944 .335 N Normal Parameters a.112 1.080 . Calculated from data.112 . Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas. Test distribution is Normal.

121 . .73 Tabel 4. Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat.296 .318 12. Error Standardized Coefficients Beta t Sig. Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini.005 a.472 .379 .001 .406 Model 1 Disiplin belajar .005 Lingkungan keluarga .995 1.277 3.419 .000 .834 .995 1. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3.286 .287 3. Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10.7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std.105 . Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain.602 .375 . Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Koefisien disiplin belajar (X1): 0. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. 3.286. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan. hipotesis 2 (H2). Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.001. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. 1. karena .379. Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0.419.419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0.379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. yaitu hipotesis 1 (H1).77 2. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F.472 dengan siginifikansi 0. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.000. yaitu sebesar 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. 2.0876 atau 8.05.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu sebesar 0.296. Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini.05. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.17% yang merupakan pengkuadratan dari 0.17%.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.0817 atau 8.76%.296.286. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8. . karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.602 dengan siginifikansi 0. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2.

Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena harga signifikansi kurang dari 0. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.148.8% dan sisanya sebesar 85. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. .000.79 3.716 dengan harga signifikansi 0.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.

Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi. Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern. lingkungan sekolah. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. . metode pembelajaran. 4.25%. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran. motivasi belajar. Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor. yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan.80 misalnya faktor kecerdasan. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini. dan lingkungan masyarakat.3. 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin.

. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82.71%.66%. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan. mengujungi perpustakaan. mengikuti upacara bendera. belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru.29%. dan membawa buku pelajaran secara lengkap. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah. ikut aktif berdiskusi. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan. kehadiran siswa yang tepat waktu. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap. keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.

Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula. Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa.70%. Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. membuat jadwal belajar. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak.47%. penggunaan waktu luang untuk belajar.10%. Anak yang sedang belajar selain harus . dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70.02%.36%.10%.82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik. dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah.

perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. kondisi tempat belajar yang baik.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. buku-buku pelajaran. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan. anggota keluarga yang membantu kesulitan . Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya. Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. membimbing anak waktu belajar. keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah. kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. alat tulismenulis. dan tempat belajar yang nyaman. keadaan rumah yang sederhana. dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak.

sebanyak 13 siswa atau sebesar 9.58%.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup.17%. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat.23%. dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. sisanya 7.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik. Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik. Skor 69.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.42% dalam kategori kurang. siswa.58 dengan persentase 69. 36. dan 2. orang tua. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.84 yang dihadapi anak. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami.20% dalam kategori baik. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2. 9.

baik. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang.17%. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3. dan juga karena perilaku yang baik.472 dengan siginifikansi 0. disiplin individu dalam belajar.001.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan sangat baik. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.05.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar . Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar.

Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga. kondisi keluraga yang harmonis. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan.05. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.000. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3.76%. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar.602 dengan siginifikansi 0. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi . perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya.

Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. karena harga signifikansi kurang dari 0.148.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong.000.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.87 siswa. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya.8% dan sisanya sebesar 85. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. memberi semangat. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.716 dengan harga signifikansi 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak.

. melainkan karena beberapa kemungkinan. diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri.88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian.

Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 2. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII .25%. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71.02%.17%. 1. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.76%. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.58.89 BAB V PENUTUP 5.1.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8.

untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas. motivasi belajar.8%. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14. misalnya faktor kecerdasan.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. 4. metode pembelajaran.2. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 5. maka diajukan saran sebagai berikut. selebihnya sebesar 85.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. Saran Dari hasil kesimpulan di atas. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. . untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. lingkungan sekolah.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 1. 3. dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. dan lingkungan masyarakat. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik.

misalnya meneliti faktor motivasi. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14. oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. selebihnya sebesar 85. Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar. 6. metode mengajar guru. .91 5. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar.8%.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.

Psikologi Belajar. Semarang: UPT MKK UNNES. Chatarina Tri dkk. 1997. Gordon. Arikunto..92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Dimyati dan Mudjiono. Jakarta: Rineka Cipta.. Bandung: Angkasa. Ghozali.2002. Universitas Negeri Semarang.. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. 1993. Skripsi. 2006. . Muhammad. Kartini.. Dalyono. Jakarta: Rineka Cipta. 2005. Ali. Jakarta: Balai Pustaka. Haryati.. Jakarta: Liberty. . Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. 2005. Analisis Regresi (Teori. 2004. Thomas. Jakarta: Rineka Cipta. Belajar dan Pembelajaran. Suharsimi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. Jakarta: Rineka Cipta.. Perencanaan Pembelajaran. Retno. Majid. Abu dan Munawar Sholeh. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. Imam. Darsono. Semarang: UPT MKK UNNES. Bandung: Remaja Rosdakarya.. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Pradnya Paramita. 1997. Jakarta: Depdikbud. Algifari.. dan Solusi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Khaeruddin. 2005. Lemhanas. Pedoman Penulisan Skripsi. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. 2000. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Max. M... Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang.1977. Kartono.. Kasus. 2005. Abdul. Yogyakarta: BPFE. Anni. Disiplin Nasional. 1990.. FIS. Belajar dan Pembelajaran. 1996. 1994. FIS. 2000. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Psikologi Perkembangan. Sosiologi Keluarga.

Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS. 2006. No. Jakarta: Grasindo. Sudjana. 2004. Universitas Negeri Makasar. Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Semarang: UPT MKK UNNES. Syafruddin. Jakarta: Depdikbud. 2. Tulus. Slameto. 2004. Jakarta: Grafindo Persada. FE. 2003. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Siti Nur. Tu’u. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. Sunaryo. Bandung: Tarsito. MKU UNNES. 2004. Umar. FE. Hal 79 – 85. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat. Munib. Skripsi. Astuti. Jakarta: Rineka Cipta. Knoers. Jurnal Edukasi. Bandung: Remaja Rosdakarya. Skripsi. 2005. Ahmad dkk. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Jakarta: Sinar Grafika. Susilowati. Ngaeni. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Semarang: UPT.93 Monks. 1998. Universitas Negeri Semarang. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Sudjana. Psikologi Perkembangan. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. Metode Statistika. 2002. . 2006. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. 1989. 2004. Nana. Universitas Negeri Semarang. dan Siti Rahayu Haditono. Pengantar Ilmu Pendidikan. FIP. Husein. UU No 20 Tahun 2003.

94 .

33. 35. 20. 47. 32. 41. Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2. 27. 53. 40. Perhatian orang tua 3. 9 Jumlah 9 7 10. 6. 8. 44 45. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. 55 8 7 5 6 2. 28. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. 54. 1. 49 50. 3. 36. 11. 5. 26. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. 16 7 17. 31. 52. 46. 21. 7. 14. 48.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 4. Suasana rumah atau keluarga 4. 18. Relasi antar anggota keluarga . 13.22. 42. 37 38. 1. 51. 39. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. 15. 29 30. 19. 12. Butir Soal 1. 2. 23 6 24. 43. 25. 34. Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4.

kelas. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. semua jawaban adalah benar. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. Datang 20 menit setelah bel masuk 3. 8. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Meminta keterangan jika ditegur guru d. II. 2. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. Nama : 2. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. 6. 4. Memakai seragam dan atribut c. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Meminta surat keterangan c. Jika anda berangkat sekolah.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Datang 10 menit setelah bel masuk d. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Selamat mengerjakan. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. dan nomor absen anda. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. 5. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Kelas : 3. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. 3. Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. IDENTITAS SISWA 1. Memakai seragam tanpa atribut d. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Tulislah terlebih dahulu nama. PETUNJUK PENGISIAN 1. Datang 5 menit sebelum bel masuk c.

Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. 1 – 2 kali c. Selalu mengikuti b. Tidak pernah terlambat b. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. bagaimana sikap anda? a. Belajar mata pelajaran lain d. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Mencatat materi c. Menunggu guru masuk kelas d.96 4. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. 3 – 4 kali d. Lebih dari 4 kali 5. Tidak pernah b. 1 – 2 kali d. 2 kali d. Pergi ke kelas lain 6. 3 – 4 kali c. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. apa yang anda lakukan? a. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Tidak pernah dimasukan 7. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Tidak pernah membuat surat ijin 9. Tidak mencatat materi . Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. 1 kali c. Segera masuk kelas c. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. lebih dari 2 kali B. Dimasukan kalau ada guru d.

Pinjam buku paket teman di sekolah d. 3 – 4 kali c. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. 1 – 2 kali d. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Tidak mau menjawab . Membaca sebagian d. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Tidak mengerjakan 19. Pura-pura mengerjakan 18. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. maka anda? a. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Belajar sendiri d. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. Lebih dari 5 kali b. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Mengerjakan dengan teman c. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Pergi ke kelas lain 14. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Berbicara dengan teman d. Tidak pernah sama sekali 15.97 12. Mengerjakan di sekolah d. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Mengerjakan sendiri di rumah b. apa yang anda lakukan? a. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. apakah yang anda lakukan? a. Membentuk kelompok c. Hanya membawa buku paket c. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. apa yang anda lakukan? a. apa yang anda lakukan? a. Diam saja 13. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Mau menjawab jika dipaksa d.

Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Bermain dengan teman 27. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. Selalu mempersiapkan b. Hanya diam dan tidak berpendapat d. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Lebih dari 90 menit b. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Mengerjakan tugas saja d. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Jika ada waktu luang di rumah. Membaca buku pelajaran saja c. Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Mengerjakan sendiri c. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Membaca buku pelajaran. apa yang anda lakukan? a. Antara 60 menit – 90 menit c. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Tidak belajar 22.98 20. Tidak pernah belajar 25. Mempersiapkan seadanya d. Belajar sesuai jadwal yang ada c. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Tidak mengerjakan tugas D. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Tidak membuat jadwal belajar 26. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Kurang dari 60 menit d. bagaimana sikap anda? a. Tidak mempersiapkan sama sekali .

apa yang anda lakukan? a. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. 749. dan berplafon b. Di atas Rp. 32. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. 750.000 – Rp.000. 500. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Berdinding tembok berlantai tanah d. Belajar biasa saja c. Kurang terpenuhi d. ABRI b. Belajar dengan sungguh-sungguh b. b. d. Petani d. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Membaca c. PNS. Belajar dengan terpaksa d. Kadang-kadang terpenuhi c. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. polisi. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Tidak pernah 29. 1. c. berlantai keramik. Antara Rp.99 28. Kurang dari Rp.000. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Apakah pekerjaan orang tua anda? a.000. berlantai keramik atau ubin c.000 – Rp. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. 500. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Antara Rp. 999. Berdinding tembok. Kadang-kadang membaca d. Tidak memberia uang untuk membeli buku . apakah oarang tua anda memberikannya? a. Wiraswasta c. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33. Membaca dan mempelajarinya b. Buruh 31. apakah orang tua anda memberikannya? a. Terpenuhi dengan baik b. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d.000. Berdinding tembok. Tidak terpenuhi 34.000.

Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Sebagian kecil dapat terpenuhi d. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Dalam satu minggu. Lebih dari 3 orang B. bagaimanakah sikap orang tua anda? a. Semua dapat terpenuhi b. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Biasa-biasa saja d. 1 orang b. Antara 3 – 4 kali c. Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. Tidak peduli 43. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Selalu membimbing b. PERHATIAN ORANG TUA 38. Sering membimbing c. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Memuji. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c. Biasa-biasa saja d. Jika anda sedang belajar. Hanya memuji c. Kadang-kadang menyuruh d. Hanya memuji c. Tidak pernah membimbing 40. Tidak dapat terpenuhi 37. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. Kadang-kadang membimbing d. Antara 1 – 2 kali d. Sebagian besar dapat terpenuhi c. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Memarahi anda d. Tidak peduli 39. 2 orang c. Tidak peduli 41. 3 orang d. bagaimana tanggapan orang tua? a.100 36. Lebih dari 4 kali b. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Tidak pernah 42. Tidak peduli .

karena tidak memiliki tempat belajar 46. Nyaman dan tenang c. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Selalu nyaman. nyaman. Penuh perhatian. saling pengertian. Tidak pernah memperhatikan . Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Kadang-kadang tenang d. Cukup baik. Kurang baik. Biasa saja d. Baik. Tenang. Selalu ramai 48. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. dan tidak ada pertengkaran b. Biasa saja d. dan tenang untuk belajar b. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. dan penuh kasih sayang b. dan menyenangkan untuk belajar b. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Memberi kebebasan. Harmonis. Tidak peduli 51. kadang ada pertengkaran d. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. saling pengertian c.101 44. akrab. Selalu ramai D. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Tidak harmonis. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Tidak baik. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. Biasa saja d. Bagaimana suasana rumah anda? a. Membiarkan begitu saja d. Harmonis. Perhatian c. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c.

Sangat baik b. Biasa saja d. Baik c. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. kakak. Diterima dengan baik b. Hanya dipertimbangkan c. Kurang baik d. Bagaimana sikap orang tua anda. Tidak didengarkan 55. Biasa-biasa saja d. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Tidak terbuka 54. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Membantu jika hanya diminta c. Terbuka hanya kepada orang tua c. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a.102 52. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. ibu. Tidak peduli . Tidak baik 53.

471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.604 0.444 Valid 0.504 0.444 Valid 0.738 0.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.444 Tidak Valid 0.989 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.444 Valid 1.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.444 Valid 1.550 0.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.444 Tidak Valid 0.444 Valid 0.134 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.468 0.659 0.561 0.444 Tidak Valid 0.831 0.459 0.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.479 0.444 Valid 1.444 Valid 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.056 0.239 .444 Tidak Valid 0.467 0.605 0.490 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Valid 0.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.444 Valid 0.595 0.444 Valid 0.560 0.070 0.190 0.103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Valid 0.568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.444 Valid 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.574 0.766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. PETUNJUK PENGISIAN 1. 1 – 2 kali c. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. Lebih dari 4 kali 111 . Memakai seragam dan atribut c. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Nama : 2. Kelas : 3. 4. 6. Memakai seragam tanpa atribut d. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. II.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Selamat mengerjakan. dan nomor absen anda. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. IDENTITAS SISWA 1. 3 – 4 kali d. Tulislah terlebih dahulu nama. 5. 8. Tidak pernah terlambat b. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Meminta surat keterangan c. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. 3. kelas. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. 2. Jika anda berangkat sekolah. semua jawaban adalah benar. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7.

Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Tidak pernah membuat surat ijin 7. 1 – 2 kali d. Tidak pernah b. Belajar mata pelajaran lain d. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. 3 – 4 kali c. apa yang anda lakukan? a. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Tidak pernah sama sekali 112 . 1 – 2 kali d. Tidak pernah dimasukan 5. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. bagaimana sikap anda? a. apa yang anda lakukan? a. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Berbicara dengan teman d. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Mencatat materi c. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. 2 kali d. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Selalu mengikuti b. Pergi ke kelas lain 11. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Dimasukan kalau ada guru d. Lebih dari 5 kali b. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. 1 kali c.Lampiran 7 112 4. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. lebih dari 2 kali B. Tidak mencatat materi 10. 3 – 4 kali c. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a.

Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. apa yang anda lakukan? a. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. apakah yang anda lakukan? a. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Pura-pura mengerjakan 15. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. bagaimana sikap anda? a. Tidak mau menjawab 16. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Membaca dan mengerjakan sendiri b. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Mau menjawab jika dipaksa d. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 . bagaimana sikap anda berikutnya? a. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Membentuk kelompok c. Membaca sebagian d. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Hanya diam dan tidak berpendapat d. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Mengerjakan sendiri c. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14.Lampiran 7 113 12. Tidak belajar 18. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Hanya membawa buku paket c.

749. Membaca buku pelajaran. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. b. Bermain dengan teman 22. Tidak pernah 23. Membaca c. Berdinding tembok. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d.000 – Rp.000. d. ABRI b. Kadang-kadang membaca d. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. dan berplafon b. Belajar dengan terpaksa d. berlantai keramik atau ubin c. PNS.000. Jika ada waktu luang di rumah. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a.000.000. apa yang anda lakukan? a. 500. mengerjakan tugas dan latihan soal b. 750. Membaca buku pelajaran saja c.Lampiran 7 114 D. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. 999. Berdinding tembok. polisi. Belajar biasa saja c. berlantai keramik. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 . Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. 500. Wiraswasta c. Antara Rp. Berdinding tembok berlantai tanah d. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Antara 60 menit – 90 menit c. Kurang dari Rp. 1.000. Di atas Rp. c. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Lebih dari 90 menit b. Membaca dan mempelajarinya b. Tidak membuat jadwal belajar 21. Mengerjakan tugas saja d. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Petani d. apa yang anda lakukan? a. Kurang dari 60 menit d. Tidak pernah belajar 20. Antara Rp. Buruh 25.000 – Rp. 26. Belajar dengan sungguh-sungguh b. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi.

Membiarkan begitu saja d. Memberi kebebasan. Hanya memuji c. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. PERHATIAN ORANG TUA 29. 1 orang b. Lebih dari 3 orang B. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Tidak peduli 32. Tidak pernah membimbing 31. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Biasa-biasa saja d. Jika anda sedang belajar. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Dalam satu minggu. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b.Lampiran 7 115 27. 3 orang d. Selalu membimbing b. Sering membimbing c. bagaimana tanggapan orang tua? a. Tidak peduli 30. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Biasa-biasa saja d. Antara 1 – 2 kali d. Tidak peduli 34. Lebih dari 4 kali b. apakah orang tua anda memberikannya? a. Tidak pernah 33. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. 2 orang c. Kadang-kadang membimbing d. Memuji. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Kadang-kadang menyuruh d. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Hanya memuji c. Antara 3 – 4 kali c. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Menyuruh membeli buku yang penting saja c.

Bagaimana suasana rumah anda? a. Perhatian c. Biasa saja d. Kurang baik. Selalu ramai 38. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Tidak pernah memperhatikan 42. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Tidak peduli 41. saling pengertian. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Tidak baik. Harmonis. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Selalu ramai D. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35.Lampiran 7 116 C. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Tidak harmonis. Penuh perhatian. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. saling pengertian c. Baik. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Cukup baik. kadang ada pertengkaran d. Harmonis. Selalu nyaman. akrab. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. dan tenang untuk belajar b. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. karena tidak memiliki tempat belajar 36. Biasa saja d. Nyaman dan tenang c. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37. Kadang-kadang tenang d. dan tidak ada pertengkaran b. Biasa saja d. Tenang. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. dan menyenangkan untuk belajar b. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. dan penuh kasih sayang b. Terbuka hanya kepada orang tua c. nyaman. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Tidak terbuka 116 .

Diterima dengan baik b. Tidak peduli 117 . Biasa-biasa saja d. ibu. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. kakak. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b.Lampiran 7 117 43. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Biasa saja d. Bagaimana sikap orang tua anda. Membantu jika hanya diminta c. Hanya dipertimbangkan c. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Tidak didengarkan 44.

88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.24395 39 72.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.662259 -9.87671 15 69.16815 7 67.0641096244794099 0.9645186040700860 1.79235 -14.2441159207494700 -1.488619 0.120618 0.04198 21 77.765401 -1.6718781332912000 17.523111 141.6352133533855000 2.95324 4 64.87671 Residuals -13.586799 0.5506615126318900 0.9867786597865640 -0.00545 0.355304 1.82852 22 60.5467614475672000 7.0115128923185946 -0.0589000305838699 -1.8947 8 74.6371 -1.3629 37 76.421614 -4.170796 0.8670917679785000 2.761949 20.45238 6 60.1988904219981060 0.13577 10 71.5114207205644600 0.1357717156761140 0.7122993451363000 11.32839 34 77.04762 4.2872598383105400 0.94388 36 68.43153 20 76.378797 0.960584 18.51955 14 72.0649029113090525 1.15448 24 68.6938833086849170 11.1355842 F ignificance F 11.15676 34.000443269 0.163249 1.06932 30 60.67188 12 77.472473282 3.37458 19.105174 t Stat 0.6622589782970700 9.1594925899398200 0.0% Upper 95.421614 -2.831848 3.6846490233209500 0.4886193147601400 0.82421 4.1839601074948000 15.3 137 22360.0785225311539100 0.1323548427016610 -0.3455177968280900 0.3882401913899350 1.046 135 19053.8635586249358900 1.3178 12.8808985591554300 4.79235 0.4216142220449800 4.18396 29 66.405899984 -14.6581818492950030 1.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.7286961135700700 10.82421 13 71.32839 25 74.7304514703414900 12.0357511806801588 -0.5684721719165300 0.54676 7.170796 0.21303 33 68.712299 11.384575 R Square 0.2845162283938350 0.1806750147485000 1.12542 18 65.0% 0.728696 -10.1834347266731720 0.730451 12.33774 27 69.5785225311539100 20.48862 38 64.7654010284255290 15.1632485448309800 1.0176388383102990 -0.0054472874372000 0.418843 0.2080150907044360 4.6370958682043000 1.0357511806801588 -0.5608626897884800 0.35 MS 1653.3553042448192900 1.7654010284255290 1.135274 Standard E 11.880899 4.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.078523 -0.8242077369238000 4.578523 20.2869749995760000 0.15676 34.8732890770274000 .7497826268578900 0.82852 35 76.4216142220449800 2.560863 -0.1262288967099560 0.67188 -17.8318477588501000 3.208015 -4.94461 11 74.63521 2.6191 31 58.73805 5 67.756046 10.657388 0.25545 2 69.694609 -14.37531 0.0588384979506084 0.1451960585427180 0.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.4206374690387700 1.1409528378385080 -0.2177960511976070 0.180298 0.2346 16 74.0649029113090525 -0.657388 0.68914 9 75.71584842 2.135772 -0.8249540797072450 -0.18396 15.345518 0.000693259 0.0280058773358000 0.78942 32 69.2346 3 71.1028093254165500 0.765401 15.87329 Standard Residuals -1.693883 11.4011231509094090 1.2123 17 66.0476238560538000 4.7560457846776250 10.3745826897573000 19.86709 2.28697 0.180298 0.7619486426820300 20.147898 Adjusted R 0.12329 0.18068 1.3183024870636500 0.13291 19 62.1232890770274000 0.568472 0.3458422137947380 -0.7287 28 70.9605841233146700 18.6999574141718100 0.833740514 3.66325 26 63.9220109333478110 13.6946089639726410 14.4097211460462580 0.61479 23 65.

3968823161954400 0.520411 -11.60398 71.4967846789471360 0.79271 -4.6909665690181900 -2.7927105645833000 4.85514 65.654649 -3.2618026294092000 -0.35859 76.1064611043503200 27.0467905689391927 -0.04387 -8.2883957703532000 0.140812 -0.38952 70.8052551636781010 -0.62701 72.533787 -14.54835 10.00448 1.3895185524640000 8.8902538029033200 11.6873951125571590 -2.9756749320698600 7.609883 18.8902538029033200 19.38261 13.3151774840185620 15.38952 8.6968479271569090 1.1736156833261400 0.377437 -13.706691 -8.88046 -3.4963864947337300 1.84047 74.91195 67.10988 75.8804577597605000 3.74224 13.14081 75.2602779400322710 -0.288858 1.0320050951773797 -1.0119403020500461 -1.5204109381450900 11.161955 -8.03481 70.1602858767694610 1.7171903462221100 -0.3729946259830000 1.89081 6.3139455849606000 0.0327873633932000 32.60975 71.3345854439425500 -0.1860099153107000 0.0258442378219000 0.890254 11.6098829502955700 18.106461 -27.86782 -4.2187718082566200 -0.9813138788281000 26.981314 -26.1408121651939210 1.66123 -9.2884 0.9404018382949870 -0.8960199077088500 9.31399 66.5483495113415100 10.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.93857 72.6563521121549600 -0.528777 -15.1607748191341740 -0.0448381181817189 -1.858589 9.0044759137529000 .98331 0.605137 -5.0119403020500461 0.18601 0.48331 76.130595 -14.7066909381763100 8.2985166081627230 -0.52027 71.2076462965076800 0.1408121651939210 13.1619549321010700 8.45165 67.9797258150537830 11.84047 0.984736 -23.89602 -9.56946 65.5287766153591060 15.0119403020500461 -0.0411225008089700 27.26121 75.64426 75.064157 -8.6268960370611400 0.2888575143947200 1.4385693527693000 11.9833053588446000 0.2705236898125700 0.02041 72.298781 -0.09017 -3.38261 68.0267257758118591 1.14081 71.2179382918945300 19.032787 -32.0555116293425628 -0.6098829502955700 2.20122 70.5337865250786800 14.7034058454299000 8.2213075177054360 1.1361091210411580 0.28279 68.3774365782603440 13.0641573776864277 8.0348066314108000 7.0438674241143000 8.1448301814445280 0.0901733011143000 3.04271 78.1485793451674900 24.14081 67.45597 67.79659 78.396882 -0.53339 -9.7768967198788490 -0.63059 62.496386 -1.5892660578605400 1.21661 71.5518018970849850 0.75776 68.1619933880248600 0.09017 75.9482 70.6811478773202510 -2.8483390912859630 14.979726 -11.0830767863121726 -0.2059652828886000 7.2987807155848000 0.5343754271675000 47.975675 7.0694617384504300 8.03481 7.3091282350412100 -0.605137 1.140812 -13.73879 -2.96114 65.1442645509374100 0.5333858606336000 9.54112 63.6051369518221700 5.7382921746502050 -0.1305945129594200 14.0054402861234315 -0.7422389935007000 13.0384 66.1408121651939210 0.28379 61.1353770151956800 0.8404677521587000 0.42709 -1.7876575455605670 0.551802 -0.609883 -2.10988 68.6906006919200010 0.59535 76.20798 62.144265 0.041123 -27.87744 63.47567 72.7034058454299000 19.9502205299929280 0.5424297462423310 -0.78438 72.10312 70.43584 64.97122 62.13218 78.707985 0.6051369518221700 1.4226854271538370 -2.1619933880248600 1.3348036649175700 -4.9888250752215730 -0.069462 -8.140812 1.3826137809770000 13.28206 70.73474 70.148579 -24.6546494961690290 3.3371211533913680 0.1602858767694610 0.70341 19.7387866077573000 2.6612292768134000 9.9847357247733600 23.49552 14.37299 -1.07291 72.4270858758061000 1.43857 -11.79659 69.6767831340295750 -2.9689706618816340 -0.64354 71.2213075177054360 -0.70341 8.29387 70.91123 67.1023215740828000 -0.53438 -47.8908121651939000 6.60975 74.6894415279921680 -1.68482 64.14081 63.3844467590233830 -1.7079845509062200 0.315177 15.64858 71.8678174232663000 4.01869 66.0178539949754600 1.890254 19.20597 7.8585893375656600 9.45669 65.99639 74.85514 68.217938 19.6400695069251450 0.6189070825032380 -0.1361091210411580 -0.6847105559542100 -0.13046 76.7666506184494580 -2.

4216142220449800 0.1044418363326830 3.4795890618549000 12.47959 12.3048238333528360 -0.594792 -6.78151 68.02041 72.32839 67.14944 64.1357432439429680 0.4518371577827300 1.1701045684674020 1.613503 -0.1839490992764000 0.24468 72.39556 60.0364562163494800 0.09953 71.5947921415403700 6.69922 72.4395990542531000 13.3827810739741600 21.92994 65.4433153512427000 0.373122 0.3007817907528500 1.90333 72.41786 66.0887835154091446 -2.104442 3.0287376315321800 0.047025 -24.51596 59.70353 64.5053201293899100 0.87312 67.4030734739964700 0.82852 70.4396 13.7184880564871500 5.0255050792507651 -0.19332 70.382781 21.599529 13.006046 -11.337183 -5.85082 68.2648 53.7352 8.9103013235256560 0.44332 0.3104 76.84047 -1.6429987262086600 0.5208726821866000 8.1736156833261400 -0.1701045684674020 -0.3092155495620900 1.6799397643092000 11.1365 -9.49771 5.01596 4.006046 12.5995285448621800 13.3820329238101260 0.9703468557535230 0.3371826594123200 5.8921274485225370 0.04703 66.52087 8.95165 15.13192 10.0088562452736686 0.0470253588133700 24.7328913326982200 0.0069653271494551 -0.67994 -11.3731217840302610 0.6135026290361760 .84047 71.24395 62.857 64.300782 -1.9623298849345000 10.8213822715971200 1.4564380627484120 1.3505582463459000 2.328523 12.96233 10.35056 2.7392925225658670 0.48617 64.5464669965228000 2.1319186654875000 10.0821422098945135 8.0520225414409404 9.403325 1.54647 2.1133876808688990 -0.4977106472619000 5.1445512672181200 0.0138311575007700 16.0159593907161000 4.7351974688149000 8.0472773836334900 0.0060457846776200 11.0677080538590200 -1.3285225311539100 12.8404677521587000 1.0357511806801588 -0.45165 73.013831 16.718488 5.5429760889088850 0.9516504886584900 15.36722 76.642999 0.6008221575920900 0.082142 -8.4033253436408900 1.0316392180791897 0.5915 -13.50229 72.9904116488808580 -0.24395 72.15521 67.41282 77.97913 68.8438597089067450 1.50532 0.4085 63.421614 -0.5914974536424000 13.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.4251526021636360 1.86808 69.600822 0.03767 71.0060457846776200 12.7292052371486450 1.

P 90 90 80 90 87.50 3855 Bekti Dwi Septi M.50 4046 Tri Kusuma W. P 60 60 70 70 65.25 3999 Siti Nurul M.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85.00 3958 Puji Astuti Isana N.25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.Imam Santoso L 60 60 60 60 60.50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71.75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72.00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72.25 3990 M.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67. P 75 75 70 73 73. P 75 75 70 70 72.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76.00 4080 Setia Budi W.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60.00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71. L 75 80 70 80 76. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68.

00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M.25 L 60 10 10 20 25.50 P 90 90 40 60 70.00 P 100 85 70 60 78.50 L 60 65 60 60 61.50 P 70 70 80 30 62.50 L 60 45 40 40 46.50 P 90 80 80 60 77.00 P 90 70 20 20 50.50 P 90 100 100 100 97.50 P 60 60 60 60 60.00 L 80 80 70 100 82.50 L 60 20 60 50 47. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono .00 L 100 70 80 60 77.50 P 100 70 40 60 67.Faizal Khasani M.50 P 80 60 80 60 70.50 L 70 50 40 70 57.75 P 70 60 25 20 43.50 P 60 60 50 20 47.25 L 70 45 10 20 36.Budi Prasetyo M.75 L 70 45 50 20 46.25 L 80 90 60 20 62.Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H.25 L 90 95 80 30 73.50 P 50 60 15 20 36.75 L 90 90 70 20 67.25 L 90 80 70 60 75.00 L 80 90 30 90 72.25 L 80 100 70 60 77.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.

L 70 70 50 90 70.50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72.00 3950 M.00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76. P 80 85 60 20 61.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58.50 3932 Ardhi Triatmoko K.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88.W.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.75 3881 Susendah Ayuning A.50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82. P 90 80 90 100 90.00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72.Nursodik L 100 95 60 40 73.00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72.50 4032 Nurkhofifah F.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.

50 L 70 80 60 60 67.50 P 90 100 70 70 82.00 L 20 80 40 60 50.50 L 70 85 70 70 73.00 P 100 40 80 100 80.75 L 80 80 50 60 67.00 L 100 80 40 60 70.50 P 100 100 80 60 85.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.75 L 75 70 70 75 72.00 P 100 50 90 70 77.25 L 80 80 55 60 68.00 P 70 40 40 20 42.50 L 50 95 50 60 63.50 L 70 65 70 60 66.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari .50 L 80 40 50 60 57.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.25 L 80 95 70 20 66.50 L 100 75 80 70 81. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.75 L 100 100 90 100 97.00 L 70 60 90 30 62.75 P 70 80 70 70 72.75 P 70 63 80 70 70.50 P 80 100 60 100 85.50 P 90 75 70 60 73.50 L 70 75 50 60 63.25 L 100 100 80 60 85.25 P 50 45 60 60 53.75 P 56 60 80 50 61.25 L 60 35 60 50 51.

25 P 60 60 70 80 67.50 P 70 70 70 65 68.25 L 75 80 70 95 80.50 P 95 100 80 100 93.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.00 L 90 80 85 80 83.75 P 60 60 60 70 62.25 L 70 65 65 70 67. .50 L 75 75 70 70 72. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.75 P 80 75 70 70 73.25 P 65 65 60 60 62.Z.00 P 65 65 65 65 65.00 L 80 80 70 70 75.50 P 70 70 75 70 71.50 L 70 65 60 60 63.25 L 65 65 60 60 62.50 P 60 90 40 60 62.50 L 85 90 80 90 86.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 L 90 95 70 75 82.00 P 80 70 75 60 71.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H.75 P 70 75 70 90 76.00 L 85 90 70 80 81.75 P 95 95 80 80 87. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.75 P 85 80 75 80 80.

315.76% .696 7.27% 43.315.5 ≤ Skor ≤ 5.28% . DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.554.52% .554.100% 62.864 = 966 = 2.174 = 12.380.5 < Skor ≤ 12.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12.522 = 9522 : 4 = 2.62.51% 25.135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR.696 – 3. 1.174 = 9. DP = 9808 Χ 100% = 77.696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.00% .5 5.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.5 < Skor ≤ 7.864 – 966 = 2.935 3.898 = 724.5 Interval persentase Interval skor kategori .81. Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3. LINGKUNGAN KELUARGA.809 = 12.935 < Skor ≤ 10.43.898 : 4 = 3.696 = 3. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.

415 < Skor ≤ 3.312 2.691 < Skor ≤ 3.506 = 3.690.43.75% Interval skor 2.100% 62.52% .5 1.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.43.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.312 – 828 = 3.62.51% 25.100% 62.75% 3.00% .5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3. DP = 2506 Χ 100% = 75.070 828 ≤ Skor ≤ 1.27% 43.415 966 ≤ Skor ≤ 1.864 2.71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.81.81. Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .139.484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.66% 3312 Kategori = Tinggi 3.76% .5 < Skor ≤ 3. DP = 3196 Χ 100% = 82.52% .28% .864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.27% 43.449 < Skor ≤ 2.312 = 828 = 2.00% .691 1.51% 25.690.196 Skor maksimal = 3.76% .484 : 4 Interval persentase 81.28% .62.136 81.070 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 2.139.

760 – 690 = 2.242.725 690 ≤ Skor ≤ 1.725 < Skor ≤ 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.100% 62.00% .137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.51% 25.760 1.75% Interval skor 2.760 1. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.5 < Skor ≤ 1.62.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.5 < Skor ≤ 2.5 1.207.070 : 4 Interval persentase 81.299 = 2.27% 43.242.5 Dari hasil penelitian diperoleh : .5 < Skor ≤ 1.62.43.760 – 690 = 2.81.76% .207.28% .5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.5 < Skor ≤ 2.52% .75% Interval skor 2.00% .81.207.207.725 < Skor ≤ 2. DP = 2299 Χ 100% = 83.29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4.100% 62.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.760 = 690 = 2.760 = 690 = 2.52% .070 : 4 Interval persentase 81.725 690 ≤ Skor ≤ 1.27% 43.51% 25.43.76% .070 = 517.242.28% .070 = 517.242.5 1.

Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.5 < Skor ≤ 11.760 = 690 = 2.592 7.694 = 8.5 ≤ Skor ≤ 5.75% = 21 X 4 X 138 = 11.100% 62.81.52% .592 = 21 X 1 X 138 = 2.62.233 = 11.071.694 : 4 Interval skor 9.28% . 8233 Χ 100% = 71.51% 25.245 < Skor ≤ 9.070 = 517. Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.47% 2760 Kategori = Tinggi B.245 2.173.898 = 2.898 = 11.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.807 = 2.760 – 690 = 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.00% .138 Skor total Skor maksimal = 1.5 < Skor ≤ 7.418. 1807 Χ 100% = 65.02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.418.5 5.898 = 8.592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.071.43. 1.5 kategori Panjang kelas interval = 2.76% .592 – 2.27% 43.070 : 4 Interval persentase Interval skor .

242.449 < Skor ≤ 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2. Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70.312 – 828 = 3.139 81.207.75% Interval skor 2.312 = 828 = 2.00% .691 < Skor ≤ 3.070 828 ≤ Skor ≤ 1.43.76% .484 : 4 Interval persentase 81.28% .100% 62.52% .51% 25.76% .725 690 ≤ Skor ≤ 1.51% 25.703 Skor maksimal = 2.725 < Skor ≤ 2.27% 43.100% 62.75% 2.242.81.62.312 2.760 1.207.28% .5 1.5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.81.00% .70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.43.10% 3312 Kategori = Baik 3.27% 43.323 = 3. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.070 < Skor ≤ 2.52% .449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.5 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 1.691 1.62.

725 < Skor ≤ 2.207.218 = 2.242.62.760 = 690 = 2.00% .989 = 2.75% Interval skor 2.100% 62.725 690 ≤ Skor ≤ 1.760 – 690 = 2.62.81.28% .242.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.27% 43.5 < Skor ≤ 1.52% .100% 62.5 < Skor ≤ 1.76% .27% 43.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.10% 2760 Kategori = Baik 4.760 1.207.760 .760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.51% 25.070 = 517.75% Interval skor 2.51% 25.070 = 517.207.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.52% .5 < Skor ≤ 2.5 1.242.00% .28% .242.760 1.81.76% .725 < Skor ≤ 2. Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.5 < Skor ≤ 2.43.070 : 4 Interval persentase 81.5 1.207.760 – 690 = 2.725 690 ≤ Skor ≤ 1.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.43.070 : 4 Interval persentase 81.760 = 690 = 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.

75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.75 : 138 = 69.36% 2760 Kategori = Baik C.58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.75 Χ 100% = 69.58% 13800 . Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.

121 . Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .059 . Correlations Collinearity Statistics B Std.0231 9.944 .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.277 3.472 . b.080 .286 .2527 8.318 .041 -.335 N Normal Parameters a. Sig.000 .062 Lingkungan keluarga 138 71.995 1.059 -.318 12.296 .602 .695 .834 .67307 .080 .142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.001 . Error Beta (Constant) 10.043 -.005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.995 1.112 . Calculated from data. (2-tailed) Mean Std.406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .43451 . Test distribution is Normal.419 . Deviation Absolute Positive Negative a.058 .005 a.105 .375 .5779 12.77553 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .379 .719 Hasil belajar ekonomi 138 69.112 1.287 3.

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

26325 7.48 69.144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.00 76.96 88.12500 .7500 70.22 91.70 60.59915 14.7500 65.83 73.76777 31.76777 9.7500 72.7813 73.13 90.5000 77.57 70.7500 66. .43 81.6786 62.22 66. .87 61.2500 78.7500 63.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std.65 71.04 64. .17 78.3333 61.35 80. .82006 7.5000 63.65822 13.48 55.39 68.7500 67.90990 10.1875 72.39 97.04272 15.09407 21.27495 8.13 65.30 92.30 67. Deviation .7500 81.7500 61.4000 69.7500 73.74 72.58745 8.10310 6.2500 77.38925 9.09 77.96739 12.2500 73.76777 .77553 .04 89.2500 63.70552 1.61 83.40209 15.5000 45.8333 63. 1.2500 72.43 56.91 75.4375 61.7500 63.23169 .78 85.61594 11.72169 15.70 84.5000 69.52 58.83 Total Mean 62.98958 9.52 82.87 86.9000 63.5000 63.00000 19.98990 8. 12.7500 62.59882 1.81981 16. .26 79.9167 77.86607 5.7500 81.96 63.8333 76.5000 73. .7500 62.2500 78.

066 Eta .939 Sig.569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar .531 Eta Squared .257 R Squared .269 4828.631 1476.269 146.003 .314 155.350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185.145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.471 .282 .190 9.430 1476.719 22360.881 F 1. .250 .362 16055.

59073 9.09709 8.90 63.8333 70.22997 .71 89.00000 33. .80409 6.74459 19.76 55.1071 80.50189 18.62 73.72169 .5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std.3125 66.32051 .1250 69.3571 65.29 65.6250 77.95 82.33 84.76 80.5000 67.73687 19.5000 75.1875 69.19 52. 10.5000 73.54990 8. .19 77.5000 48.00 76.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.00000 .81 75.41025 22.2812 59. Deviation .77553 .29 90.00040 6.5000 62.5000 66. 17.8750 70.73109 .0000 72.3750 79.7917 76.18718 5.0000 50.38194 7.7917 73.4167 77.16228 9.33 59.38 53.18034 .00000 10.24 71.57 79.84968 8.43 72.81 51.48 Total Mean 46.31508 13.14 83.5000 50.10 64.2500 77.38 78.0000 71.48 66.72272 12.67 67.2188 65.28078 3.7500 77.5000 57.5000 77.0000 63.9091 58.30776 12.52 60.52 85.05 70.58757 11.0000 75.86 69.60025 9.14 58.57 54.71 61. .5000 70.8750 69.43833 13.95 57.

020 .350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .268 R Squared . .414 Sig.100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total .452 22360.730 11.345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.675 14642.511 1.147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.588 Eta Squared .223 6112.001 .452 F 1.183 139.899 1605.223 197.072 Eta .184 1605.

136 F 11. Disiplin belajar b. Lingkungan keluarga. F Change . .213 .257 . .523 141.046 19053.001 138 138 138 Disiplin belajar . (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R . Lingkungan keluarga.77553 8. Error of the Estimate 11. Predictors: (Constant).001 .213 138 138 138 Lingkungan keluarga . Disiplin belajar b.148 Adjusted R Square .268 .716 Sig.350 df 2 135 137 Mean Square 1653.88005 F Change 11. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .000 . Predictors: (Constant).001 .43451 9.000 -.068 .001 .148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69.068 1. .000a Regression Residual Total a.268 -.385a R Square .67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1. 138 138 138 Pearson Correlation Sig. Deviation 12.0231 Std.5779 77.304 22360.135 Std.257 1.000 .716 df1 2 df2 135 Sig. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307.2527 71.000 a.

286 .296 .105 .277 3.602 .005 a. Correlations Collinearity Statistics B Std.995 1.149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .001 .121 .287 3.000 .379 .375 .472 .419 .995 1. Error Beta (Constant) 10. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.834 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .318 12.

08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.43 dibulatkan menjadi 29 211 .

43 dibulatkan menjadi 29 211 .19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.