PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Juli 2007 Suroso NIM. baik sebagian atau seluruhnya. 3301403160 iv .PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang.

dan buat teman-teman seperjuangan.jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q. disiplin. jujur.Kerja keras. KATA PENGANTAR v .S. berdoa. maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q. Hud:23). . dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu. . kakak dan adik.Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka.S.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto . Albaqarah: 153).

. M..Si. 6. M. Dr. Drs. M. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1. Agus Wahyudin. Dekan Fakultas Ekonomi.. Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian.Si. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Chumaedi..CN.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. mengarahkan. vi . 4. M. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab.Pd. SH.Si. SE.Si. 5.Pd. Sukirman. 3. Drs. Prof. dan membantu dalam penyusunan skripsi ini.. Drs. Susilowati. 2. S. M.Si.. Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid. Gunawan Hadi. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian.. Sudjiono Sastroatmodjo. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini.. Rektor Universitas Negeri Semarang. S. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini. Drs..

Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat. Amien. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. S. Teman-temanku (Elyco. Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik.. Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian.7.Pd. 12. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii . 8. 9. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu. Ari. Fiska Friyanti. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian. 10. 11. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini.

Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Trisni Suryarini. lingkungan keluarga. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. SE. Muhammad Khafid S. 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab..00. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan.. lingkungan keluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. 2) lingkungan keluarga.Pd. 154 halaman. Universitas Negeri Semarang. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar. dan 3) hasil belajar ekonomi. dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Jurusan Akuntansi. 2007.02%. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Si. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Kata Kunci: Disiplin Belajar. M. M.Suroso. Fakultas Ekonomi. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.25%. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah.Si. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi. Lingkungan Keluarga. yaitu: 1) disiplin belajar.

lingkungan sekolah.05.000 lebih kecil dari 0. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. misalnya faktor kecerdasan. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.000 lebih kecil dari 0. motivasi belajar. media pembelajaran.8%.602 dengan signifikansi 0. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.rata-rata skor 69.472 dengan signifikansi 0. DAFTAR ISI ix .05. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.716 dengan signifikansi 0.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11.05. Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. selebihnya sebesar 85.17%. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.58.001lebih kecil dari 0. dan lingkungan masyarakat.

........1....................................................................................................... 12 2.................... 11 2....................................... 17 x ................... PERSETUJUAN PEMBIMBING..................................................... 11 2....................JUDUL SKRIPSI ........... iii PERNYATAAN.................................................................... 13 2.......................... xiii DFTAR GAMBAR .......................................... 1.................. vi SARI.. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ............................................................................................... 1..................................... Perumusan Masalah .............................................. xiv DAFTAR LAMPIRAN................................................ Tujuan Penelitian ............................................ x DAFTAR TABEL............................................................... Belajar ................................................. v KATA PENGANTAR .............................. 11 2....................................................................... viii DAFTAR ISI.............................1....................................................................... Manfaat Penelitian ......................................................................3................................. i ii PENGESAHAN KELULUSAN .............................................................4...........................................................5...... Prinsip-prinsip Belajar ................................2............... 1.......... 1........... Pengertian Belajar ....1..................................................................... Pengertian Hasil Belajar.. xv BAB 1 PENDAHULUAN .................. Sistematika Skripsi........................4......................................................................1....1................................................. Latar Belakang Masalah.........................................1..................................3............................................. Unsur-unsur Belajar ........2.......................................... 1 1 8 8 9 1........................... 10 BAB II LANDASAN TEORI .1.

....2.................................................... Disiplin Belajar ................................................. Fungsi Keluarga ......................................................... Faktor....................... Pengertian Lingkungan Keluarga.... 36 2................................ 50 xi ...2...................1. 26 2..................4...................... 35 2.................. 40 2......................................... 38 2.............. 39 2..3 Perlunya Disiplin..................................... Kerangka Pemikiran................................... Faktor Intern.....5........................... Indikator Disiplin Belajar..5.........................3............... 43 2................. Ciri-ciri Keluarga ...........................3..............2................................5. Tipe Hasil Belajar ........................... 26 2.................... 49 3..........................4................ 18 2..........................................................2............... Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar .........2..... Faktor Ekstern ...............4.. 49 3.............. Pengertian Disiplin Belajar ......3.......1..............4.................2..............4.. 23 2.............................6.............3.............................. 47 BAB III METODE PENELITIAN .... 21 2..........1............ Lingkungan Keluarga...2.... Variabel Penelitian ...................... Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar .................1................. Fungsi Disiplin.............................faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin........................................................4......... Pengertian Disiplin..... 28 2..............................2.......... 32 2........ Populasi dan Sampel Penelitian .........3...........3..............6............. 27 2........... 36 2.......3..........................3................................... 20 2...........1..4.. 29 2........ Hipotesis.................

..............................3...............4.............................. Metode Pengumpulan Data .........4................ Uji Asumsi Klasik ...... 64 4....................3............... 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................. 75 4................. 94 DAFTAR TABEL xii ............. 64 4..................... 52 3.........2............................... Analisis Deskriptif Persentase...........................................5............1... 65 4.............................................2............................................................2. 55 3.......... 71 4..... 51 3........................................................1.. 89 5......5......5........................2... 56 3........................4...2..................................................................................5...................................................... Saran................ Uji Asumsi Klasik ........ Uji Hipotesis ............. Kesimpulan ....... 65 4... Uji Linieritas Garis Regresi .........................2.... Hasil Penelitian . 55 3.............................. Pembahasan......................3................1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab....... 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN....................... 89 5...2.............................................................. Validitas dan Reliabilitas Instrumen ................. Tegal ............................ Metode Analisis Data.................. Uji Linieritas Garis Regresi .................................... Metode Analisis Regresi Berganda...3..................................... 57 3................................................... 74 4.......................3.......................... 90 DAFTAR PUSTAKA ..........1.............. 80 BAB V PENUTUP......5.................... Analisis Deskriptif Persentase..2............................................

.......7.......................... Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.... 70 Tabel 4...........................................................................................3............... 76 xiii .... 58 Tabel 3.... 60 Tabel 4............... Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa ..............4....... Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.....3..........................................1......... 68 Tabel 4....... Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab..... Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa............. 60 Tabel 3......................................... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga......... 69 Tabel 4.......... Daftar nilai rata-rata siswa ........ Rujukan Hasil Belajar Siswa .... Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian ......5....4............................................. 73 Tabel 4................... 59 Tabel 3.........5......................... 59 Tabel 3......... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar ...............................2. Uji Normalitas Data Penelitian ...........................6..................8.................... Ringkasan Analisis Regresi Berganda ..... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator................... Tegal................... 72 Tabel 4......1..................Tabel 1... Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator ......... 7 Tabel 3.2...... 66 Tabel 4..................... Tegal............ Tegal.............. 67 Tabel 4...........1...................

......1..........1........1................ 47 Gambar 3............... Kerangka Pemikiran......DAFTAR GAMBAR Gambar 2......................................... Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian ............ 50 Gambar 4................ 74 xiv ..... Pembagian Sampel Tiap Kelas...............

..................... 154 xv ........... Data hasil penelitian . Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ............................ 118 Lampiran 9.......... 144 Lampiran 13......................... 153 Lampiran 18..................................................... Angket Uji Coba.................................................. Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas...................................................................... Surat Keterangan Telah Penelitian .............. 151 Lampiran 16....................................... Lampiran 2................. Uji Asumsi Klasik ........ Surat Ijin Penelitian .......... 94 95 Lampiran 3...... 105 Lampiran 5...... 111 Lampiran 8.. Daftar Kritik r Product Moment......................... Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian................ Daftar Nilai Siswa ......................................... 130 Lampiran 10............................. 135 Lampiran 11.......... Analisis Regresi Berganda ... 152 Lampiran 17............................. Uji Linieritas............. 107 Lampiran 6................. 103 Lampiran 4...................................................... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga.................................... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ................................... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga........................... 142 Lampiran 12.... 148 Lampiran 14....... Surat Ijin Observasi .............. 150 Lampiran 15... 109 Lampiran 7.... Angket Penelitian ...................................................DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1............................................... Perhitungan Deskriptif Persentase...........................................

Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. ahlak mulia. 20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. masyarakat. yaitu pendidikan formal. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang.1 BAB I PENDAHULUAN 1. bangsa dan negara. kepribadian. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan . Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional.1. kecerdasan. Terdapat tiga jalur pendidikan. pengendalian diri.

pendidikan menengah. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang. dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27). peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam. 2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan. 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks. dan pendidikan tinggi. Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. dan pemerintah. Berbagai usaha . masyarakat. masyarakat. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.2 dasar. dan pemerintah. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education). Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan.

Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. pelatihan dan penataran guru. dan siswa itu sendiri. Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. inovatif. orang tua. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. serta mampu . Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. pemberian jam tambahan atau les. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. dan menyenangkan. maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran. guru.

dan disiplin belajar. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. motivasi. dan juga karena perilaku yang baik. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. dan sangat baik. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. disiplin individu dalam belajar. cara belajar. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. minat. masyarakat dan pemerintah. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan . Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik.4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. baik. perhatian.

perhatian. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja.5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal. melainkan karena beberapa . Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. Selain kondisi keluarga yang harmonis. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak. tingkat pendidikan. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri.

sehingga melampaui kapasitas belajar anak.6 kemungkinan. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. maupun sosial. Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. tingkat pendidikan orang tua yang tinggi. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . lingkungan keluarga. kondisi ekonomi keluarga yang memadai. psikis. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). 3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. sarana dan prasarana belajar. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. dan lingkungan masyarakat. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi. lingkungan sekolah. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu.

Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan masyarakat.72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. . Tegal.30 65. VIII D. Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah). tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. orang tua. 3. siswa. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”. Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan.25 63.45 77. yaitu untuk kelas VIII B. 4. Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77.7 harian yang belum merata. dan VIII E. 1. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja.00 61. 2. 5. Tabel 1.

3. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2. 2. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas.8 1. Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3. Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.3. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Bagaimana profil disiplin belajar. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. lingkungan keluarga. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

2. dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1. 1. juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya.4. lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. . bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

3. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari. ketrampilan dan sikap. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar. dan peserta pelatihan. b. warga belajar. d. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut. 2. Prinsip-prinsip Belajar a. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori. c. Pembelajar Dapat berupa peserta didik. Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya.13 a. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks. Pembelajar yang sedang mengamati stimulus. Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan.1. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan.

Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati. mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri. b. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa. Menurut teori belajar F. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung. d.14 kebutuhannya. diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. c. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri.

mengingat. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon. menganggap. e. prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. Penggunaan metode eksperimen. mengkhayal. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi. berpikir. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar. dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. merasakan. Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang. prinsip-prinsip. f. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. dan sebagainya. karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. .15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. inkuiri.

(Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. . Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara. Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya. Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani.16 g. b. mental maupun perlengkapan belajar. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar.

d. pengalaman (proses) belajar mengajar. Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan. sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2. Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya.17 c. Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. e. kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya. dan hasil belajar (Sudjana 2004:2). yaitu tujuan pengajaran (instruksional). sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2). maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan . Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto. Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya.4. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan.1.

2.1. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa. 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya.18 lingkungannya. 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya. Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka. Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.5. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. b) pengetahuan dan . Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama.

Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. konsep konkrit dan terdefinisi. Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani. Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. dan c) sikap dan cita-cita. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. yaitu : .19 pengertian. kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. e. baik lisan maupun tertulis. Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi. b. c. mempresentasikan konsep dan lambang. dan prinsip. kaidah. d.

c. Ada enam aspek psikomotoris.20 a. jawaban atau reaksi. b. yaitu gerakan refleks. . kemampuan perseptual. ketrampilan gerakan dasar.2. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II. aplikasi. dan internalisasi. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. keharmonisan atau ketepatan. sintesis. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek. 2. penilaian. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Di anatara ketiga ranah tersebut. gerakan ketrampilan kompleks. banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. analisis. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah. dan evaluasi. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. yaitu pengetahuan atau ingatan. organisasi. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. pemahaman. karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. dan gerakan ekspresif dan interpretatif.

Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus. Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. siswa yang mempunyai tingkat . yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh.21 2. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor. dan faktor kelelahan.1. b. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. Faktor Psikologis. selain itu juga ia akan cepat lelah. Siswa yang cacat. maka belajarnya juga terganggu. kurang bersemangat. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. a. yaitu faktor jasmaniah. faktor psikologis. mudah pusing. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. 2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar.2. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa. Dalam situasi yang sama. ngantuk jika badannya lemah. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya.

22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar. maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik. maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. maka timbullah kebosanan. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya. 5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya . 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. sehingga ia tidak lagi suka belajar. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. karena tidak ada daya tarik baginya.

Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar.23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang. 2. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. c. karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan. maka hasil belajarnya akan lebih baik. yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani. Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya.2.2. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar. Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk . Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang). 6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi.

relasi antara anggota keluarga. pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain . tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. ataukah sikap acuh tak acuh. sikap yang terlalu keras. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. faktor sekolah. 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang. perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut. ribut. a. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. faktor keluarga. Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik. dan faktor masyarakat. dan keadaan ekonoi keluarga. suasana rumah tangga. 2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian.24 faktor ekstern adalah. dan sering cekcok.

b. 2) mass media. 7) waktu sekolah. akibatnya anak malas belajar. dan 11) tugas rumah. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. alat-alat tulis. pakaian. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. c. suka keluar rumah. . 10) metode belajar. makan. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar. 5) disiplin sekolah.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. buku-buku. penerangan dan lain-lain. 6) alat pelajaran. 8) standar pelajaran di atas ukuran. 3) relasi guru dengan siswa. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. 9) keadaan gedung. perlindungan kesehatan. 2) kurikulum. 4) relasi siswa dengan siswa. 3) teman bergaul.

3. keteraturan dan keterikatan. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli. karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin diperlukan di manapun. Untuk lebih memahami tentang disiplin. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan . kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan. perintah atau peraturan yang berlaku. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu. maka akan menimbulkan suatu kebiasaan.3. kesetiaan. kepatuhan.26 2. Disiplin Belajar 2. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan.1.

. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. menghukum demi kebiasaan. membetulkan.2. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan. seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah. Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar.3. Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda. 2. Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah. d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin.

Tanpa disiplin yang baik. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c. aturan. siswa berhasil dalam belajarnya. disiplin dalam mengerjakan tugas. teratur. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . maupun disiplin dalam belajar di rumah. d. kepatuhan. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. nilai kehidupan. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran.3. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib.3. dan disiplin. disiplin dalam belajar di sekolah.28 2. dan disiplin. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal. Kesadaran pentingnya norma. Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri.

Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e. Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik. 2.29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a.4.3. Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap. perilaku. positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil . Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b. Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f.

c. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya.30 belajar yang optimal. tentu lingkungan sekolah yang tertib. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial. teratur. Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan. . Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain. sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. tenang. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur. b.

f. Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut. peraturan. namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa. e. Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa. Misalnya. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. . d. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar.31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan.

3. tentram. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri. Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Mulai dari kebiasaan bangun pagi. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. dan juga adanya hukuman. makan. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu. Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga. dan teratur. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. melainkan perlu kesadaran diri. latihan.5. tenang. kebiasaan. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen. tidur. . 2.

a. Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. yang pertama karena adanya kesadarn diri. mengubah. mengoreksi.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. . dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan. Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi. Hukuman akan menyadarkan. membina. kemudian yang kedua karena adanya hukuman. dan meluruskan yang salah. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa. Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal.

menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. dan diterapkan dalam semua aspek. Oleh karena itu. pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar. b. Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan.34 b. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. . a. melainkan harus ditumbuhkan. c. terutama lingkungan sosial. dikembangkan. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya. Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. c. seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya.

yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar. dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah.35 2. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. perhatian yang baik saat belajar di kelas. yaitu: a. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c. yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas. 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran.3. Berdasarkan uraian di atas. rajin dan teratur belajar. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b. dan ketertiban diri saat belajar di kelas. Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d.6. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan. dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang. maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam.

1. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula. Lingkungan Keluarga 2. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak. 2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain. di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut.4.36 2. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga. berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu. Menurut ahli psikologi.4. . Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder.

Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah. zat asam. yaitu pendekatan fisiologis. dan kesehatan jasmani. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita. b. interaksi. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. . sistem saraf.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. vitamin. dan atau adopsi. latihan. kelahiran sampai matinya. pergaulan kelompok. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural. ibu. dan anak. dan sosio kultural. psikologis. perkawinan. Pola hidup keluarga. belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. air.

38 c. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara. d. 2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita. termasuk perhitungan garis keturunan.4. 4. Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. dan atau adopsi. Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah. interaksi. Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1. 2. perkawinan. Suatu sistem tata nama. 2. Fungsi keluarga ialah merawat. yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih. 3. Ciri-ciri Keluarga a. Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- .2. Keluarga merupakan hubungan perkawinan.

39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak. Dasar-dasar emosional 3. 5. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga.4. Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: . Tanggung jawab para anggota 7. Aturan kemasyarakatan 2. Pengaruh perkembangan 4. Merupakan tempat tinggal bersama. b. Ukuran yang terbatas 5. Kebersamaan 2. Posisi inti dalam struktur sosial 6. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1.3. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas.

4. Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan.40 a. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi . Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. sikap. tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis. Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b. pena. pensil. Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak. keyakinan. fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas. peta dan terlebih lagi buku bacaan. cita-cita. c.4. 2. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48).

Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. tetapi ada juga yang tidak demikian. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. tetapi juga di dalam keluarga. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan. d. Oleh sebab itu. c. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka .41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b.

c. b. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya. Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar. acuh tak acuh. Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. acuh tak acuh. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. sehingga sukar untuk belajar. dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak. sikap keras. penuh pengertian atau kebencian. Demikian juga suasana . Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang. memanjakan dan lain-lain. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu.42 harapkan.

Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar. Berdasarkan pada uraian di atas. b. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk . di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah.43 rumah yang selalu tegang. Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. perhatian orang tua. dan tidak adanya tempat belajar yang baik.5. Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. dan relasi antar anggota keluarga. Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama. 2. 3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. suasana rumah atau keluarga. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa.

dan juga karena perilaku yang baik. dan sangat baik. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). disiplin individu dalam belajar. . Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar.44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. baik. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup.

Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. Dengan kata lain. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa. perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap.45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia. begitupun setelah anak tersebut . sejak usia muda. Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya. Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. namun melalui proses yang panjang. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. dimulai dari lingkungan keluarga.

. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya.46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya. Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar. Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya. yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal.

Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1.6.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1. Suasana rumah atau keluarga 4. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Kondisi ekonomi keluarga 2. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. . Perhatian orang tua 3.

. Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.48 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3.

Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. 0. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa.1. yaitu kelas VIII A. VIII D. yang terbagi dalam lima kelas. yaitu 5 %. Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir.49 BAB III METODE PENELITIAN 3. VIII C. VIII B. . Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian. n= 211 1 + 211 .

Pembagian Sampel Tiap Kelas 3. Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas.2.50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai.1. Variabel dalam penelitian ini adalah : .

Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Variabel Bebas (X). Teknik angket ini digunakan . Metode Pengumpulan Data a. yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. 3. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Variabel Terikat (Y). Perhatian orang tua 3. Suasana rumah atau keluarga 4.3. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1. di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Relasi antar anggota keluarga b. Kondisi ekonomi keluarga 2. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4.51 a.

yaitu validitas internal dan validitas eksternal. Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi. yaitu : . b. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment. Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal.4. 3. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait. Dalam penelitian ini. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat.52 untuk mengungkapkan data variabel bebas.

5. 42. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel. maka butir pertanyaan dinyatakan valid. 18. dan 52. Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid.53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. maka belum diketahui tingkat kevalidannya. yaitu soal nomor 31. sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. dan 27. sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid. yaitu untuk soal nomor 2. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil . 33. 36. 23. 12.444.

b. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4. yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga. sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian. karena instrumen itu sudah baik. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data. Instrumen yang sudah dapat dipercaya. Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) . misalnya angket atau soal bentuk uraian.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian.444.

444. maka data dalam penelitian berdistribusi normal. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel.881.444. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya . Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna. 3. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114). maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel.1.05.00. Karena r hitung lebih besar dari r tabel. Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Metode Analisis Data 3. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.5. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0.5. b.55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas. Jika probabilitas lebih besar dari 0. Uji Asumsi Klasik a.862. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian.

Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian. . Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance. maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier.2.56 signifikan. Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan. 3.5. maka digunakan analisis regresi linier berganda. Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot. Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0. Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier. Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105). sebaliknya jika data tidak linier. maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas. apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi.05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier.

Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa.75% . Menetapkan persentase tertinggi = 100% b. 5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a. dan hasil belajar siswa. Menetapkan rentangan persentase = 100% .25% = 75% d. Jawaban c diberi skor 2 d. Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a. Jawaban a diberi skor 4 b. Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase.57 3.3.5. Menetapkan persentase terendah = 25% c. kondisi lingkungan keluarga. Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18. Jawaban b diberi skor 3 c.

dan skor terendah 3.43.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4). dan skor terendah 23 (23 X 1). Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar.935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10. 2.62. maka memiliki skor tertinggi 12.380.522 (12. Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Menetapkan jenjang interval persentase.696 7.696 – 3.5 < Skor ≤ 12.174 ≤ Skor ≤ 5.5 (9522 : 4). Rentang skor 9. 4. Rentang skor 69 (92 – 23).696 (23 X 4 X 138).58 e.75% Interval skor 10.52% . Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa. Interval skor 2.315.100% 62. Interval persentase 81.76% .174).5 < Skor ≤ 7.25 (69 : 4).935 3. sebagai berikut: 1).554. 3. Interval skor 17.28% .174 (23 X 1 X 138). Tabel 3.51% 25.1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1.27% 43.5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5. .315.554.81.00% .

75% Interval skor 74. 62.27% 43.81.52% . 4.00% .50 < Skor ≤ 74.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1.5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5.418.28% . maka memiliki skor tertinggi 11.00 ≤ Skor ≤ 40.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1. Interval persentase 81.25 < Skor ≤ 57.25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).43.76% . 2.898).27% 43.62. 81.071.59 Tabel 3.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4).898 (21 X 1 X 138). Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga.81.28% .245 < Skor ≤ 9.5 < Skor ≤ 11.100% 9. 4.694 (11. dan skor terendah 21 (21 X 1). Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Tabel 3.071.75 40.75% 7. 3.592 2. Rentang skor 8.62.173.51% 25.592 (21 X 4 X 138).5 < Skor ≤ 7.76% .5 (8.694 : 4).898 ≤ Skor ≤ 5.592 – 2.418. Interval skor 2. Rentang . 3.75 < Skor ≤ 92.51% 25.43.245 2.00% .00 57. dan skor terendah 2.52% .100% 62.50 23.

70 41 .100% 2.75 (63 : 4). 4.43.50 < Skor ≤ 68.50 21. Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab.81.4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1.27% 43. Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa.00 52.100 71 – 85 56 .00 ≤ Skor ≤ 36. Tabel 3. Interval skor 15. 62.60 skor 63 (84 – 21).75 < Skor ≤ 52. Tabel 3. Tegal . Tegal. 3.75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3).25 36.52% .5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 .51% 25.62.55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab.75% Interval skor 68.28% .25 < Skor ≤ 84. Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa. 81.00% .76% .

05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak.4. Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a.5. yang berarti disiplin .61 3. Jika nilai signifikansi t < α (0. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1. Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan.

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

Hasil Penelitian 4. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa. keimanan dan ketakwaan.65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab. Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. lingkungan keluarga. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban.2. Tegal memiliki visi dan misi yang jelas. 4. jawaban b dengan point 3.1. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. dan jawaban d dengan point 1. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . Visi SMPN 1 Jatinegara Kab. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas. 1. yaitu jawaban a dengan point 4. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2. Tegal. dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah. jawaban c dengan point 2.

3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah.43. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi .7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. rendah.66 X 1) untuk tiap responden.81.75 < Skor ≤ 92.27% 43.52% .76% .1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.25%.2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi.00 57. Sisanya 31. Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63. dan sangat rendah. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif.8% 4.2% 63. yaitu sangat tinggi. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.62. dan 0. dan termasuk dalam kategori tinggi. tinggi. 4.00% . Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77.25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31.8% atau sejumlah 88 siswa.51% 25. Tegal Interval persentase 81.3% 0.25 < Skor ≤ 57.28% .00 ≤ Skor ≤ 40.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah. Tabel 4.100% 62.50 < Skor ≤ 74.75% Interval skor 74.50 23.75 40.

ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 75.71% Kategori Sangat tinggi 2.66% Tinggi 3.47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82.71%.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi. . Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82. Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83. 83. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75.29%. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran.66%. Tabel 4. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.29% Sangat tinggi 4. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah.2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No. 65. 1.

baik.27% 43. dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik.52% .25 < Skor ≤ 44. yaitu jawaban a dengan point 4.50 < Skor ≤ 38.02%. jawaban b dengan point 3.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.76% . Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71. yaitu sangat baik. Tabel 4.81.00% .75% 21.00 32.28% . Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini. kurang baik.25 26. dan tidak baik.1% 18.100% 62. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. jawaban c dengan pont 2.62. Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.43.00 ≤ Skor ≤ 26.47% 2.50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13. Tegal Interval persentase 81.8% 68. Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden.75 Sumber: data responden diolah .0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25.1% 0.75 < Skor ≤ 32.51% Interval skor 38.68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. dan jawaban d dengan point 1.

2.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik. 1. suasana rumah atau keluarga. Tabel 4.10% 72.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sisanya 13. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70.1% atau 94 siswa. perhatian orang tau.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.70%. 4. Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator. dan relasi antar anggota keluarga.10%.70% 70. . dan 0. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61.10% 80. 3.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No.1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik. 18.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik. yaitu kondisi ekonomi keluarga. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.

00 – 70.00 41.10%.20% atau 61 siswa.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup.00 – 55.36%. yaitu sebesar 44.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7.97% 44. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69.20% 36. Rata-rata skor 69.58 dengan persentase sebesar 69.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80.42% 2.00 – 85.23% 9. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sisanya 7.58%.00 – 100 71. 3. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat . Tabel 4.00 ≤ 40. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini. Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab.00 56.

42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal. Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12. 9.944 dengan probabilitas 0.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.71 baik. .335 lebih besar dari 0. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1. dan 2.05.05. 4.2.062 lebih besar dari 0.05.2. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.695 dengan probabilitas 0. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal. Uji Asumsi Klasik 1. 36.719 lebih besar dari 0. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak.318 dengan probabilitas 0.00.

Deviation Absolute Positive Negative a.058 . Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.72 Tabel 4. 2.43451 . . Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut. Sig.062 Lingkungan keluarga 138 71. Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas. Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak.059 -.335 N Normal Parameters a.318 .77553 .695 .944 .67307 .041 -. Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0.2527 8.6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.5779 12.059 .1. Test distribution is Normal.080 .112 1.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.080 . (2-tailed) Mean Std.005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0. b.995 berada di atas 0.1.112 . Calculated from data.0231 9.043 -.b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.

Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3.318 12. .472 . Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.000 .73 Tabel 4.287 3.834 .105 .001 . Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini.419 .005 a.296 .379 .121 .277 3. Error Standardized Coefficients Beta t Sig.286 .995 1.995 1. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain.7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std. Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat. Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10.005 Lingkungan keluarga .375 .602 .406 Model 1 Disiplin belajar .

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0.419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap.379.286. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. hipotesis 2 (H2). maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.77 2. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. 1. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan. 3. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. Koefisien disiplin belajar (X1): 0. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. karena . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0.419. yaitu hipotesis 1 (H1). Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas.001. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.472 dengan siginifikansi 0.

Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini. 2. yaitu sebesar 0.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.17%.296. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2.05. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.0876 atau 8. Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.05. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. yaitu sebesar 0.000. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4.0817 atau 8.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0. . menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.602 dengan siginifikansi 0.296. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.76%.17% yang merupakan pengkuadratan dari 0.286. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.

8% dan sisanya sebesar 85. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. .79 3. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.716 dengan harga signifikansi 0.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.000. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.148. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. karena harga signifikansi kurang dari 0. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.

menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. lingkungan sekolah.3. Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor.25%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin. 4. Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern. metode pembelajaran. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini. . Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. motivasi belajar. dan lingkungan masyarakat. 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah.80 misalnya faktor kecerdasan. yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi.

.66%.71%. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83. mengikuti upacara bendera. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan. dan membawa buku pelajaran secara lengkap. mengujungi perpustakaan. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah. kehadiran siswa yang tepat waktu. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas. ikut aktif berdiskusi.29%. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah.

82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65.36%. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik. penggunaan waktu luang untuk belajar.70%.02%.10%. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa.47%. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula. Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80.10%. Anak yang sedang belajar selain harus . membuat jadwal belajar. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72.

meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah. Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. kondisi tempat belajar yang baik. dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak. anggota keluarga yang membantu kesulitan . perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. alat tulismenulis. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. buku-buku pelajaran. kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. dan tempat belajar yang nyaman. keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. keadaan rumah yang sederhana. Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. membimbing anak waktu belajar. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan.

dan 2. siswa.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.20% dalam kategori baik. 36. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah. orang tua. Skor 69.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup.84 yang dihadapi anak. dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat.17%. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. sebanyak 13 siswa atau sebesar 9. dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2.58 dengan persentase 69. 9.42% dalam kategori kurang. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik. sisanya 7.58%.23%.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar .17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang. dan sangat baik. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. baik. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.17%.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3.472 dengan siginifikansi 0. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. disiplin individu dalam belajar.05.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.001. dan juga karena perilaku yang baik. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

kondisi keluraga yang harmonis. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi . Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.000. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan.76%.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.602 dengan siginifikansi 0. Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga.05. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3. perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.

memberi semangat. Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0.8% dan sisanya sebesar 85.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.716 dengan harga signifikansi 0. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak.148.000. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena harga signifikansi kurang dari 0.87 siswa. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.

. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. melainkan karena beberapa kemungkinan.88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian.

02%.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8. 1.17%.1.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8.89 BAB V PENUTUP 5.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69.76%. 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII .25%. Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.58.

5. selebihnya sebesar 85.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. metode pembelajaran. 4. dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. misalnya faktor kecerdasan. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas. .Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. motivasi belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. Saran Dari hasil kesimpulan di atas. 3. lingkungan sekolah. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14.2. 1.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik. maka diajukan saran sebagai berikut. dan lingkungan masyarakat.8%. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2.

2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar. misalnya meneliti faktor motivasi.91 5. selebihnya sebesar 85. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar. metode mengajar guru. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14. oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. . 6.8%.

Thomas. Perencanaan Pembelajaran. Analisis Regresi (Teori.. 2005. Jakarta: Rineka Cipta. 1993. Algifari. Chatarina Tri dkk. Jakarta: Rineka Cipta. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Psikologi Pendidikan. Anni.. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Balai Pustaka. Sosiologi Keluarga.. 1997. Jakarta: Rineka Cipta. Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang. Haryati. Disiplin Nasional.92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Psikologi Perkembangan. Arikunto. 1996. 2005. Retno. Semarang: UPT MKK UNNES. . Ali. Kartini.. Darsono. 1997. . dan Solusi).1977. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. Psikologi Belajar. 2000. Max. 1990. 2005. Gordon. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. FIS. Universitas Negeri Semarang. Yogyakarta: BPFE... 2006. M. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Ghozali..2002. Dimyati dan Mudjiono. 2004.. Skripsi. Lemhanas. Kasus.. 1994. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Semarang. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Khaeruddin. 2000. Semarang: UPT MKK UNNES. Abdul.. Jakarta: Liberty. Jakarta: Depdikbud. Abu dan Munawar Sholeh. Belajar dan Pembelajaran. Muhammad. Bandung: Remaja Rosdakarya. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. Pedoman Penulisan Skripsi. Kartono. Suharsimi. Imam. Dalyono. FIS. Bandung: Angkasa. Jakarta: PT Pradnya Paramita. 2005... Majid. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana. Jakarta: Depdikbud. 2002. Universitas Negeri Semarang. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Munib. Husein. Slameto. 2006. . Knoers.93 Monks. Ngaeni. Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS. 1998. 1989. Pengantar Ilmu Pendidikan. Sunaryo. Skripsi. 2003. Semarang: UPT. Ahmad dkk. 2006. FIP. Metode Statistika. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. 2005. Sudjana. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Universitas Negeri Makasar. Jakarta: Rineka Cipta. Syafruddin. UU No 20 Tahun 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Grafindo Persada. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Jakarta: Sinar Grafika. No. FE. Hal 79 – 85. Siti Nur. 2. Bandung: Remaja Rosdakarya. dan Siti Rahayu Haditono. FE. Semarang: UPT MKK UNNES. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Psikologi Perkembangan. 2004. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. Bandung: Tarsito. Umar. 2004. Astuti. Nana. Universitas Negeri Semarang. MKU UNNES. 2004. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. 2004. Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Tu’u. Jurnal Edukasi. Tulus. Susilowati. Jakarta: Grasindo. Skripsi. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat.

94 .

33. 11. 44 45. 31. Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2. 7.22. 6. 20. 52. 39. 18. 9 Jumlah 9 7 10. 1. 37 38. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. 3. 32. Perhatian orang tua 3. 47. 1. 12. 34. Butir Soal 1. 41. 8. 40. Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. 36. 5. 26. 49 50. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. 4. Suasana rumah atau keluarga 4. 42.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 54. 53. 35. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. 16 7 17. 43. 13. 15. 55 8 7 5 6 2. 48. Relasi antar anggota keluarga . 29 30. 19. 25. 51. 23 6 24. 21. 2. 27. 28. 46. 14.

oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. semua jawaban adalah benar. kelas. Tulislah terlebih dahulu nama. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. 2. dan nomor absen anda. Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. II. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Memakai seragam dan atribut c. 6. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. 8. Datang 20 menit setelah bel masuk 3. Memakai seragam tanpa atribut d. 4. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Datang 10 menit setelah bel masuk d. Meminta surat keterangan c. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. 5. Jika anda berangkat sekolah. Kelas : 3. 3. Selamat mengerjakan. PETUNJUK PENGISIAN 1. Datang 5 menit sebelum bel masuk c. IDENTITAS SISWA 1. Nama : 2.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b.

Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. Mencatat materi c. 3 – 4 kali c. 2 kali d. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Tidak mencatat materi . Dimasukan kalau ada guru d. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. 1 – 2 kali d. Menunggu guru masuk kelas d. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Tidak pernah membuat surat ijin 9. apa yang anda lakukan? a. Belajar mata pelajaran lain d. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Tidak pernah dimasukan 7. Selalu mengikuti b. Lebih dari 4 kali 5. Tidak pernah terlambat b. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. 3 – 4 kali d. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Tidak pernah b. 1 – 2 kali c. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Segera masuk kelas c. bagaimana sikap anda? a. Pergi ke kelas lain 6.96 4. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. 1 kali c. lebih dari 2 kali B. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11.

Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Membentuk kelompok c. Tidak pernah sama sekali 15. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Mau menjawab jika dipaksa d. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Tidak mengerjakan 19. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Membaca sebagian d. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Tidak mau menjawab . Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. apa yang anda lakukan? a. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). Mengerjakan sendiri di rumah b. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Pergi ke kelas lain 14. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. apa yang anda lakukan? a. Lebih dari 5 kali b. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Hanya membawa buku paket c. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. Diam saja 13. Berbicara dengan teman d. apakah yang anda lakukan? a. Mengerjakan di sekolah d. Belajar sendiri d. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Pura-pura mengerjakan 18. apa yang anda lakukan? a. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. 1 – 2 kali d.97 12. 3 – 4 kali c. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Mengerjakan dengan teman c. maka anda? a.

Tidak mengerjakan tugas D. Tidak pernah belajar 25. Tidak mempersiapkan sama sekali . Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Mempersiapkan seadanya d. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Mengerjakan tugas saja d. Lebih dari 90 menit b. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Mengerjakan sendiri c. bagaimana sikap anda? a. Tidak belajar 22. Tidak membuat jadwal belajar 26. Kurang dari 60 menit d. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Bermain dengan teman 27. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Jika ada waktu luang di rumah. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. Selalu mempersiapkan b. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Antara 60 menit – 90 menit c. Membaca buku pelajaran. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Membaca buku pelajaran saja c. apa yang anda lakukan? a. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a.98 20. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a.

000 – Rp. b. berlantai keramik. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. d. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Kadang-kadang membaca d. Kurang terpenuhi d.99 28.000. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a.000 – Rp. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. 500. Berdinding tembok berlantai tanah d. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Antara Rp. Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. ABRI b. Belajar dengan terpaksa d. 500. dan berplafon b. Berdinding tembok. Kadang-kadang terpenuhi c. c. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33.000. apakah orang tua anda memberikannya? a. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. 32.000. Antara Rp. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Tidak terpenuhi 34. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. 1. Petani d. berlantai keramik atau ubin c. Di atas Rp. Membaca dan mempelajarinya b. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a. Tidak memberia uang untuk membeli buku . Terpenuhi dengan baik b. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30.000. apakah oarang tua anda memberikannya? a. polisi. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Buruh 31. Belajar biasa saja c. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Berdinding tembok.000. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Wiraswasta c. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. apa yang anda lakukan? a. Membaca c. Tidak pernah 29. 999. Kurang dari Rp. 750. 749. PNS.

Antara 3 – 4 kali c. Memarahi anda d. Selalu membimbing b. 1 orang b. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. PERHATIAN ORANG TUA 38. Memuji. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. Sebagian besar dapat terpenuhi c. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Tidak peduli 39. Lebih dari 4 kali b. Semua dapat terpenuhi b. Sering membimbing c. Dalam satu minggu. Biasa-biasa saja d. Hanya memuji c. Antara 1 – 2 kali d. bagaimanakah sikap orang tua anda? a. bagaimana tanggapan orang tua? a. Tidak peduli 43. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Tidak dapat terpenuhi 37. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b.100 36. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Tidak pernah 42. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. 3 orang d. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Lebih dari 3 orang B. Biasa-biasa saja d. Hanya memuji c. Tidak pernah membimbing 40. Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Kadang-kadang membimbing d. Tidak peduli 41. Jika anda sedang belajar. Tidak peduli . Sebagian kecil dapat terpenuhi d. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. 2 orang c. Kadang-kadang menyuruh d. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c.

Memberi kebebasan. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Membiarkan begitu saja d. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Perhatian c. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Tidak harmonis. Biasa saja d. Tenang. Tidak peduli 51. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Biasa saja d. kadang ada pertengkaran d. saling pengertian c. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. Tenang dan nyaman untuk belajar c. HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Biasa saja d. Selalu ramai D. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. dan penuh kasih sayang b. Kadang-kadang tenang d. Selalu nyaman. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Baik. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. akrab. Penuh perhatian. Nyaman dan tenang c. Cukup baik. Harmonis. saling pengertian. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Kurang baik. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Harmonis. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. dan menyenangkan untuk belajar b. Selalu ramai 48.101 44. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Tidak baik. dan tidak ada pertengkaran b. karena tidak memiliki tempat belajar 46. dan tenang untuk belajar b. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Tidak pernah memperhatikan . Bagaimana suasana rumah anda? a. nyaman. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c.

Bagaimana sikap orang tua anda. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Membantu jika hanya diminta c. Baik c. Tidak baik 53. Tidak terbuka 54. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Terbuka hanya kepada orang tua c. kakak. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. ibu. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. Biasa saja d. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Tidak didengarkan 55.102 52. Biasa-biasa saja d. Sangat baik b. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Hanya dipertimbangkan c. Kurang baik d. Diterima dengan baik b. Tidak peduli .

568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.444 Valid 0.471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.831 0.550 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.604 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.444 Tidak Valid 0.605 0.467 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Valid 0.989 0.560 0.103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.444 Valid 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.738 0.479 0.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.070 0.459 0.724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.239 .444 Valid 0.468 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.444 Valid 1.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.444 Valid 0.444 Valid 0.595 0.444 Tidak Valid 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.444 Valid 0.561 0.056 0.504 0.766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.659 0.444 Valid 0.444 Valid 1.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.490 0.574 0.444 Tidak Valid 0.444 Tidak Valid 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.444 Valid 1.444 Valid 0.134 0.190 0.526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.444 Valid 0.444 Valid 0.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Tulislah terlebih dahulu nama. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Meminta surat keterangan c. 6. 5. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. semua jawaban adalah benar. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. 8. dan nomor absen anda. Memakai seragam dan atribut c. IDENTITAS SISWA 1. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Memakai seragam tanpa atribut d. Kelas : 3. II. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Jika anda berangkat sekolah. Tidak pernah terlambat b. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. kelas. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. 1 – 2 kali c.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. 4. 3 – 4 kali d. 2. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. 3. Selamat mengerjakan. Nama : 2. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. PETUNJUK PENGISIAN 1. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. Lebih dari 4 kali 111 .

Belajar mata pelajaran lain d. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Pergi ke kelas lain 11. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. apa yang anda lakukan? a. 3 – 4 kali c. Dimasukan kalau ada guru d. apa yang anda lakukan? a. bagaimana sikap anda? a. Lebih dari 5 kali b. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Tidak pernah dimasukan 5. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Tidak mencatat materi 10. 1 – 2 kali d. Tidak pernah b. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Tidak pernah sama sekali 112 . Tidak pernah membuat surat ijin 7. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c.Lampiran 7 112 4. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. 1 kali c. Selalu mengikuti b. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. Mencatat materi c. 1 – 2 kali d. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. lebih dari 2 kali B. Berbicara dengan teman d. 3 – 4 kali c. 2 kali d.

Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17. Membaca sebagian d. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Mau menjawab jika dipaksa d. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. bagaimana sikap anda? a. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. apakah yang anda lakukan? a. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Tidak belajar 18. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Mengerjakan sendiri c. apa yang anda lakukan? a. Tidak mau menjawab 16. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 .Lampiran 7 113 12. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Hanya membawa buku paket c. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Pura-pura mengerjakan 15. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Membentuk kelompok c. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b.

PNS. Kurang dari Rp. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. mengerjakan tugas dan latihan soal b.000. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Kadang-kadang membaca d. 500. Berdinding tembok. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 .000. Berdinding tembok berlantai tanah d. Kurang dari 60 menit d. 26. Jika ada waktu luang di rumah. d. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Mengerjakan tugas saja d. Bermain dengan teman 22. Lebih dari 90 menit b. Tidak pernah 23. Belajar biasa saja c.000 – Rp. Buruh 25. b. Bagaimana keadaan rumah anda? a. 1. Antara Rp. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. dan berplafon b. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. 999. Tidak pernah belajar 20. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. berlantai keramik. Membaca c. Membaca buku pelajaran saja c. Membaca dan mempelajarinya b. ABRI b. Petani d.Lampiran 7 114 D.000. apa yang anda lakukan? a. Tidak membuat jadwal belajar 21. polisi. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19. apa yang anda lakukan? a.000 – Rp. Antara Rp.000. 749. c. 750. 500. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Belajar dengan terpaksa d. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a.000. Berdinding tembok. Di atas Rp. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Wiraswasta c. Antara 60 menit – 90 menit c. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Membaca buku pelajaran. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. berlantai keramik atau ubin c.

PERHATIAN ORANG TUA 29. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. Lebih dari 4 kali b. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. 1 orang b. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. bagaimana tanggapan orang tua? a. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . Jika anda sedang belajar. Kadang-kadang membimbing d. Selalu membimbing b. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Antara 3 – 4 kali c. Tidak pernah membimbing 31. 3 orang d. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Kadang-kadang menyuruh d. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Antara 1 – 2 kali d. Biasa-biasa saja d. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Lebih dari 3 orang B. Tidak peduli 30. Tidak pernah 33. Memuji. Memberi kebebasan. Hanya memuji c. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Dalam satu minggu. Biasa-biasa saja d. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Sering membimbing c. 2 orang c. Hanya memuji c. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Membiarkan begitu saja d. apakah orang tua anda memberikannya? a. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Tidak peduli 34. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Tidak peduli 32.Lampiran 7 115 27. bagaimana tanggapan orang tua anda? a.

Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. Tenang. Tidak peduli 41. Harmonis. Tidak baik. nyaman. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Harmonis. Baik. dan tidak ada pertengkaran b. kadang ada pertengkaran d. Nyaman dan tenang c. dan menyenangkan untuk belajar b. dan penuh kasih sayang b. Tidak pernah memperhatikan 42. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. karena tidak memiliki tempat belajar 36.Lampiran 7 116 C. saling pengertian c. Tidak harmonis. Terbuka hanya kepada orang tua c. dan tenang untuk belajar b. Kurang baik. Biasa saja d. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37. Biasa saja d. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. saling pengertian. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Tidak terbuka 116 . Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Penuh perhatian. Selalu ramai D. Kadang-kadang tenang d. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Bagaimana suasana rumah anda? a. Selalu ramai 38. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. Perhatian c. Biasa saja d. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. akrab. Selalu nyaman. Cukup baik.

Membantu jika hanya diminta c.Lampiran 7 117 43. Bagaimana sikap orang tua anda. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Tidak didengarkan 44. ibu. Biasa-biasa saja d. Tidak peduli 117 . Biasa saja d. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Diterima dengan baik b. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. kakak. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Hanya dipertimbangkan c.

0785225311539100 0.2441159207494700 -1.82421 4.15676 34.694609 -14.0357511806801588 -0.180298 0.693883 11.37531 0.6718781332912000 17.6846490233209500 0.5608626897884800 0.33774 27 69.7304514703414900 12.5114207205644600 0.2872598383105400 0.378797 0.13291 19 62.06932 30 60.82852 35 76.6999574141718100 0.1839601074948000 15.32839 34 77.472473282 3.0589000305838699 -1.833740514 3.15676 34.3629 37 76.662259 -9.0357511806801588 -0.568472 0.560863 -0.4011231509094090 1.7122993451363000 11.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.18068 1.6191 31 58.7654010284255290 15.8635586249358900 1.35 MS 1653.37458 19.4097211460462580 0.147898 Adjusted R 0.67188 12 77.0588384979506084 0.43153 20 76.24395 39 72.170796 0.2845162283938350 0.1028093254165500 0.8249540797072450 -0.21303 33 68.4216142220449800 4.8808985591554300 4.3 137 22360.68914 9 75.3553042448192900 1.831848 3.960584 18.18396 29 66.82852 22 60.8670917679785000 2.9605841233146700 18.3178 12.728696 -10.79235 -14.7287 28 70.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.405899984 -14.7654010284255290 1.04762 4.9220109333478110 13.135274 Standard E 11.94388 36 68.8242077369238000 4.6622589782970700 9.163249 1.0176388383102990 -0.761949 20.2346 16 74.3882401913899350 1.61479 23 65.765401 -1.0649029113090525 -0.2177960511976070 0.105174 t Stat 0.79235 0.12542 18 65.1806750147485000 1.170796 0.63521 2.7286961135700700 10.488619 0.9645186040700860 1.32839 25 74.421614 -2.2346 3 71.6370958682043000 1.9867786597865640 -0.208015 -4.0% 0.0649029113090525 1.6581818492950030 1.384575 R Square 0.28697 0.418843 0.94461 11 74.45238 6 60.135772 -0.756046 10.0054472874372000 0.1988904219981060 0.046 135 19053.67188 -17.3745826897573000 19.657388 0.657388 0.87671 15 69.3183024870636500 0.1632485448309800 1.421614 -4.6371 -1.765401 15.82421 13 71.5684721719165300 0.0641096244794099 0.712299 11.0476238560538000 4.15448 24 68.880899 4.2123 17 66.2869749995760000 0.345518 0.120618 0.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.0% Upper 95.87329 Standard Residuals -1.4886193147601400 0.1262288967099560 0.7619486426820300 20.6938833086849170 11.355304 1.5506615126318900 0.000693259 0.4206374690387700 1.3458422137947380 -0.95324 4 64.078523 -0.6352133533855000 2.78942 32 69.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.51955 14 72.66325 26 63.48862 38 64.1357717156761140 0.12329 0.180298 0.730451 12.2080150907044360 4.1323548427016610 -0.8947 8 74.04198 21 77.8318477588501000 3.7560457846776250 10.13577 10 71.586799 0.25545 2 69.6946089639726410 14.523111 141.1834347266731720 0.4216142220449800 2.5467614475672000 7.8732890770274000 .0280058773358000 0.1594925899398200 0.1232890770274000 0.0115128923185946 -0.18396 15.16815 7 67.86709 2.73805 5 67.54676 7.1409528378385080 -0.71584842 2.1451960585427180 0.578523 20.5785225311539100 20.88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.87671 Residuals -13.1355842 F ignificance F 11.00545 0.7497826268578900 0.3455177968280900 0.000443269 0.

62701 72.2985166081627230 -0.9797258150537830 11.2884 0.5333858606336000 9.66123 -9.03481 70.04387 -8.14081 63.53438 -47.10312 70.6098829502955700 18.1619933880248600 0.2705236898125700 0.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.706691 -8.03481 7.64354 71.5337865250786800 14.70341 19.60975 74.37299 -1.98331 0.1736156833261400 0.64858 71.09017 75.59535 76.9813138788281000 26.3774365782603440 13.0267257758118591 1.0641573776864277 8.605137 -5.54112 63.3895185524640000 8.45669 65.18601 0.707985 0.14081 71.6563521121549600 -0.79659 69.6051369518221700 5.6894415279921680 -1.3729946259830000 1.217938 19.7066909381763100 8.0438674241143000 8.0119403020500461 -0.38261 13.533787 -14.02041 72.9502205299929280 0.38952 70.88046 -3.315177 15.2179382918945300 19.1408121651939210 0.28379 61.10988 68.28206 70.654649 -3.2213075177054360 -0.140812 -13.1408121651939210 1.032787 -32.2059652828886000 7.9756749320698600 7.2987807155848000 0.288858 1.60398 71.8052551636781010 -0.45597 67.0448381181817189 -1.7387866077573000 2.87744 63.1442645509374100 0.858589 9.8908121651939000 6.605137 1.54835 10.20798 62.148579 -24.3151774840185620 15.00448 1.0044759137529000 .31399 66.9482 70.1305945129594200 14.4385693527693000 11.7171903462221100 -0.5424297462423310 -0.3826137809770000 13.89602 -9.79659 78.6400695069251450 0.74224 13.7768967198788490 -0.979726 -11.7666506184494580 -2.79271 -4.5892660578605400 1.6189070825032380 -0.140812 -0.1619549321010700 8.04271 78.6906006919200010 0.45165 67.93857 72.1023215740828000 -0.4967846789471360 0.8960199077088500 9.5287766153591060 15.8902538029033200 19.7422389935007000 13.6051369518221700 1.89081 6.7034058454299000 8.0119403020500461 -1.47567 72.0411225008089700 27.8902538029033200 11.0694617384504300 8.6098829502955700 2.106461 -27.0348066314108000 7.5483495113415100 10.130595 -14.981314 -26.3371211533913680 0.70341 8.6873951125571590 -2.3091282350412100 -0.1064611043503200 27.60975 71.4226854271538370 -2.29387 70.3345854439425500 -0.0258442378219000 0.528777 -15.064157 -8.8804577597605000 3.78438 72.85514 68.28279 68.2618026294092000 -0.43584 64.56946 65.63059 62.2602779400322710 -0.0119403020500461 0.84047 74.496386 -1.4270858758061000 1.48331 76.0555116293425628 -0.144265 0.975675 7.07291 72.6811478773202510 -2.041123 -27.890254 11.1602858767694610 1.2213075177054360 1.73879 -2.21661 71.35859 76.1361091210411580 -0.53339 -9.38261 68.9404018382949870 -0.2076462965076800 0.7079845509062200 0.6847105559542100 -0.7927105645833000 4.4963864947337300 1.42709 -1.3139455849606000 0.75776 68.3968823161954400 0.1485793451674900 24.890254 19.09017 -3.0327873633932000 32.7382921746502050 -0.9847357247733600 23.20122 70.20597 7.6909665690181900 -2.1448301814445280 0.91195 67.140812 1.9888250752215730 -0.8483390912859630 14.984736 -23.0054402861234315 -0.2187718082566200 -0.3844467590233830 -1.1619933880248600 1.99639 74.9833053588446000 0.1353770151956800 0.1361091210411580 0.551802 -0.26121 75.64426 75.97122 62.8404677521587000 0.377437 -13.68482 64.10988 75.298781 -0.609883 -2.7876575455605670 0.5343754271675000 47.161955 -8.6546494961690290 3.520411 -11.6767831340295750 -2.96114 65.14081 75.0178539949754600 1.3348036649175700 -4.14081 67.8585893375656600 9.6612292768134000 9.73474 70.2888575143947200 1.0830767863121726 -0.6968479271569090 1.49552 14.1607748191341740 -0.7034058454299000 19.609883 18.38952 8.1602858767694610 0.85514 65.396882 -0.01869 66.84047 0.91123 67.13046 76.0384 66.0467905689391927 -0.0320050951773797 -1.0901733011143000 3.1408121651939210 13.13218 78.5518018970849850 0.069462 -8.6268960370611400 0.43857 -11.2883957703532000 0.52027 71.8678174232663000 4.86782 -4.5204109381450900 11.9689706618816340 -0.1860099153107000 0.

01596 4.300782 -1.600822 0.3285225311539100 12.718488 5.50229 72.35056 2.24468 72.1701045684674020 1.7351974688149000 8.39556 60.4251526021636360 1.14944 64.9516504886584900 15.0472773836334900 0.0069653271494551 -0.5208726821866000 8.50532 0.87312 67.41786 66.0138311575007700 16.09953 71.32839 67.3820329238101260 0.857 64.52087 8.1133876808688990 -0.4085 63.0357511806801588 -0.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.86808 69.3092155495620900 1.1701045684674020 -0.84047 71.69922 72.7328913326982200 0.8438597089067450 1.421614 -0.0159593907161000 4.5995285448621800 13.0060457846776200 11.8404677521587000 1.9103013235256560 0.3371826594123200 5.4564380627484120 1.4030734739964700 0.45165 73.3007817907528500 1.1445512672181200 0.5914974536424000 13.19332 70.85082 68.613503 -0.24395 62.0060457846776200 12.15521 67.0287376315321800 0.48617 64.9703468557535230 0.02041 72.5947921415403700 6.97913 68.3827810739741600 21.328523 12.04703 66.9904116488808580 -0.24395 72.95165 15.006046 12.13192 10.6008221575920900 0.51596 59.403325 1.599529 13.49771 5.1357432439429680 0.104442 3.0316392180791897 0.5464669965228000 2.3505582463459000 2.0088562452736686 0.6429987262086600 0.03767 71.1736156833261400 -0.8921274485225370 0.41282 77.642999 0.1319186654875000 10.82852 70.4518371577827300 1.47959 12.0520225414409404 9.1839490992764000 0.5429760889088850 0.4396 13.5915 -13.082142 -8.0821422098945135 8.0887835154091446 -2.0255050792507651 -0.70353 64.4795890618549000 12.67994 -11.7292052371486450 1.4216142220449800 0.9623298849345000 10.013831 16.44332 0.7392925225658670 0.3731217840302610 0.1365 -9.84047 -1.92994 65.382781 21.5053201293899100 0.006046 -11.3104 76.6799397643092000 11.3048238333528360 -0.8213822715971200 1.4433153512427000 0.0364562163494800 0.4033253436408900 1.2648 53.96233 10.90333 72.7184880564871500 5.4395990542531000 13.0677080538590200 -1.0470253588133700 24.54647 2.047025 -24.594792 -6.36722 76.7352 8.6135026290361760 .373122 0.78151 68.4977106472619000 5.337183 -5.1044418363326830 3.

00 4080 Setia Budi W. L 75 80 70 80 76.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76.Imam Santoso L 60 60 60 60 60.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71. P 75 75 70 70 72.75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72.00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.00 3958 Puji Astuti Isana N.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65.50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77.50 4046 Tri Kusuma W.Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB.25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68.00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60. P 75 75 70 73 73.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81. P 90 90 80 90 87.25 3999 Siti Nurul M.25 3990 M.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75.50 3855 Bekti Dwi Septi M.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67. P 60 60 70 70 65. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61.

25 L 90 80 70 60 75.75 L 90 90 70 20 67.00 P 90 70 20 20 50.50 P 70 70 80 30 62.50 P 90 90 40 60 70.50 P 60 60 60 60 60.00 L 100 70 80 60 77.50 P 90 80 80 60 77.75 L 70 45 50 20 46.00 L 80 90 30 90 72.25 L 60 10 10 20 25.25 L 80 100 70 60 77.50 P 50 60 15 20 36.50 P 90 100 100 100 97.50 L 60 65 60 60 61.25 L 70 45 10 20 36.00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M.50 P 80 60 80 60 70.50 L 60 20 60 50 47.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 P 100 85 70 60 78. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56.25 L 80 90 60 20 62.75 P 70 60 25 20 43.Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H.00 L 80 80 70 100 82. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono .50 L 70 50 40 70 57.50 P 100 70 40 60 67.50 L 60 45 40 40 46.25 L 90 95 80 30 73.Budi Prasetyo M.Faizal Khasani M.50 P 60 60 50 20 47.

00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76. P 80 85 60 20 61.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88.00 3950 M.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.Nursodik L 100 95 60 40 73.25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.50 4032 Nurkhofifah F. L 70 70 50 90 70.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58.50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87.50 3932 Ardhi Triatmoko K. P 90 80 90 100 90.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65.W.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.75 3881 Susendah Ayuning A.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82.

00 L 100 80 40 60 70.25 L 100 100 80 60 85.00 L 20 80 40 60 50.00 P 100 40 80 100 80.75 P 70 63 80 70 70.50 P 90 75 70 60 73.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.25 L 80 80 55 60 68.50 P 100 100 80 60 85.00 P 100 50 90 70 77.75 P 70 80 70 70 72.50 P 90 100 70 70 82.50 L 70 85 70 70 73.50 P 80 100 60 100 85.25 P 50 45 60 60 53.50 L 70 65 70 60 66.50 L 50 95 50 60 63.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari .00 L 70 60 90 30 62.75 L 75 70 70 75 72.50 L 70 75 50 60 63.00 P 70 40 40 20 42. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.75 P 56 60 80 50 61.50 L 70 80 60 60 67.25 L 60 35 60 50 51.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.75 L 100 100 90 100 97.75 L 80 80 50 60 67.50 L 80 40 50 60 57.25 L 80 95 70 20 66.50 L 100 75 80 70 81.

25 L 75 80 70 95 80.50 L 85 90 80 90 86.00 P 65 65 65 65 65.75 P 85 80 75 80 80.75 P 80 75 70 70 73.50 P 70 70 70 65 68.00 P 80 70 75 60 71.25 L 70 65 65 70 67.50 P 70 70 75 70 71.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.00 L 90 80 85 80 83.50 L 90 95 70 75 82.25 P 60 60 70 80 67.50 L 75 75 70 70 72.75 P 70 75 70 90 76.00 L 85 90 70 80 81.50 P 95 100 80 100 93.Z.75 P 60 60 60 70 62.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.50 P 60 90 40 60 62.25 P 65 65 60 60 62.50 L 70 65 60 60 63. .75 P 95 95 80 80 87. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.25 L 65 65 60 60 62.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 L 80 80 70 70 75.

51% 25.43.898 = 724. Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3.5 5.28% .696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. DP = 9808 Χ 100% = 77.315.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12.696 7.00% .135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR.696 – 3.696 = 3.52% .76% .174 = 9. 1.380.864 = 966 = 2.898 : 4 = 3.554.81.5 ≤ Skor ≤ 5.554. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.935 < Skor ≤ 10.27% 43.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.935 3. DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A.100% 62.522 = 9522 : 4 = 2.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.174 = 12.809 = 12.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.62.864 – 966 = 2.5 Interval persentase Interval skor kategori . LINGKUNGAN KELUARGA.5 < Skor ≤ 7.5 < Skor ≤ 12.315.

27% 43.864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.5 < Skor ≤ 3.312 2.5 < Skor ≤ 2. Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .66% 3312 Kategori = Tinggi 3.139.070 < Skor ≤ 2.51% 25.43.312 = 828 = 2.81.100% 62.070 828 ≤ Skor ≤ 1.75% Interval skor 2.43.415 < Skor ≤ 3.691 < Skor ≤ 3.75% 3.5 1.76% .690.506 = 3. DP = 2506 Χ 100% = 75.71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.00% .312 – 828 = 3.139.5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3.51% 25.28% .81.00% .136 81.484 : 4 Interval persentase 81.691 1.52% .62.690.864 2.415 966 ≤ Skor ≤ 1.100% 62.52% .196 Skor maksimal = 3.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.27% 43.484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2. DP = 3196 Χ 100% = 82.28% .62.76% .449 < Skor ≤ 2.

43.00% .725 < Skor ≤ 2.760 1.51% 25.27% 43.29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4.207.27% 43.242.242.760 = 690 = 2.100% 62.75% Interval skor 2.5 1.5 < Skor ≤ 2.242.76% .00% .52% .5 Dari hasil penelitian diperoleh : .070 : 4 Interval persentase 81.76% .070 = 517.725 < Skor ≤ 2.242.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.62.760 – 690 = 2. DP = 2299 Χ 100% = 83.5 < Skor ≤ 1.137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.207. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.299 = 2.43.51% 25.81.725 690 ≤ Skor ≤ 1.62.81.207.28% .760 1.5 < Skor ≤ 1.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.070 : 4 Interval persentase 81.5 1.725 690 ≤ Skor ≤ 1.28% .207.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.5 < Skor ≤ 2.070 = 517.100% 62.760 – 690 = 2.75% Interval skor 2.52% .760 = 690 = 2.

76% .100% 62.02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.75% = 21 X 4 X 138 = 11.5 < Skor ≤ 7.760 = 690 = 2.47% 2760 Kategori = Tinggi B.51% 25.071.418.070 : 4 Interval persentase Interval skor .898 = 11.43. 1.81.52% .00% .27% 43.898 = 2.5 kategori Panjang kelas interval = 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. 1807 Χ 100% = 65.592 7.807 = 2. Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.760 – 690 = 2.070 = 517.5 5.173.5 ≤ Skor ≤ 5.071.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.898 = 8.5 < Skor ≤ 11.28% .694 = 8. 8233 Χ 100% = 71.245 2.694 : 4 Interval skor 9.233 = 11.592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.138 Skor total Skor maksimal = 1.592 = 21 X 1 X 138 = 2.245 < Skor ≤ 9. Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.418.592 – 2.62.

323 = 3.100% 62.760 1.207.28% .00% .242.62.5 < Skor ≤ 1.070 < Skor ≤ 2.725 < Skor ≤ 2.449 < Skor ≤ 2.52% . Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .51% 25.52% .100% 62.207.75% 2.691 < Skor ≤ 3.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70.81.00% .242.76% .312 – 828 = 3.725 690 ≤ Skor ≤ 1.81.070 828 ≤ Skor ≤ 1.703 Skor maksimal = 2.62.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.75% Interval skor 2.43.5 < Skor ≤ 2.691 1.139 81.27% 43.10% 3312 Kategori = Baik 3.312 = 828 = 2.27% 43. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.51% 25.28% .5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.484 : 4 Interval persentase 81.76% .70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.43.5 1.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.312 2.

43.070 = 517.760 1.760 – 690 = 2.725 < Skor ≤ 2. Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.242.52% .242.207.070 = 517.27% 43.75% Interval skor 2.242.43.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.75% Interval skor 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.070 : 4 Interval persentase 81.100% 62.5 < Skor ≤ 2.5 1.76% .5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.207.5 < Skor ≤ 1.725 690 ≤ Skor ≤ 1.989 = 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.207.5 < Skor ≤ 1.070 : 4 Interval persentase 81.00% .760 = 690 = 2.218 = 2.760 1.28% .760 – 690 = 2.51% 25.760 .207.10% 2760 Kategori = Baik 4.62.76% .242.27% 43.5 < Skor ≤ 2.52% .51% 25.5 1.28% .760 = 690 = 2.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.100% 62.725 690 ≤ Skor ≤ 1.00% .62.81.81.725 < Skor ≤ 2.

75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.75 Χ 100% = 69.75 : 138 = 69. Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.36% 2760 Kategori = Baik C.141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.58% 13800 .

Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .286 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . Correlations Collinearity Statistics B Std. (2-tailed) Mean Std.001 .296 .059 . Calculated from data.834 .287 3.121 .695 .080 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.77553 .995 1.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.419 . Sig.000 .043 -.602 .43451 .105 .944 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .080 .059 -. Error Beta (Constant) 10. Deviation Absolute Positive Negative a.67307 .b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.0231 9.005 a.5779 12.318 .062 Lingkungan keluarga 138 71.112 1.112 .379 .041 -.058 . b.2527 8.335 N Normal Parameters a.142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.318 12.472 . Test distribution is Normal.277 3.995 1.375 .

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

70 60.43 56.26 79.39 68.48 69.7500 65.7500 81.22 66.09407 21.87 61.96 63.10310 6.83 73.30 67.6786 62.87 86.17 78.7500 73.5000 73.74 72.00 76.72169 15.8333 63.52 82.00000 19.90990 10.5000 63.59882 1.91 75.98958 9.4000 69.22 91.12500 .96739 12.58745 8.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std. .35 80.144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.70552 1.98990 8. .7500 61. .59915 14.9167 77.7500 66.3333 61.1875 72.76777 9.2500 78.43 81.04 89.48 55.7500 70.38925 9.78 85.5000 77.2500 77.65822 13.70 84.7500 63. .2500 63.61 83.65 71.81981 16.76777 . .57 70.61594 11.8333 76.76777 31.7500 67.7813 73. Deviation .82006 7.09 77.86607 5.77553 .5000 69.30 92.39 97. .40209 15.9000 63.26325 7.23169 .2500 73.04272 15.4375 61.27495 8.7500 81.2500 78.83 Total Mean 62.52 58.7500 62.7500 72.13 65. 1.7500 63.13 90.5000 63. 12.04 64.5000 45.96 88.7500 62.2500 72.

003 .282 .350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185.314 155.269 4828.362 16055.471 .190 9.881 F 1.719 22360. .430 1476.257 R Squared .250 .569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar .531 Eta Squared .269 146.066 Eta .631 1476.939 Sig.145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.

19 52.7917 76.71 89.73687 19.30776 12.48 Total Mean 46.6250 77.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.95 57.73109 .52 60.5000 75.18034 .14 83.0000 63.5000 67.38 78. 10. . 17.81 51. .76 55.32051 .5000 48.95 82.5000 62.9091 58.18718 5.8333 70.00000 10.3750 79.1071 80.77553 .24 71.90 63.33 59.0000 72.5000 57.57 54.1250 69.72169 .4167 77.80409 6.0000 50.38 53.5000 66.7500 77. Deviation .10 64.3125 66.43 72.52 85.29 65.58757 11.71 61.5000 70.19 77.3571 65.2188 65.41025 22.48 66.5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std.84968 8.09709 8.76 80.62 73.5000 73.67 67.33 84.2812 59.57 79.22997 .00000 .81 75.14 58.16228 9.05 70.72272 12.54990 8.00 76.60025 9.8750 69.7917 73. .0000 75.5000 50.74459 19.86 69.28078 3.43833 13.00040 6.0000 71.31508 13.1875 69.00000 33.5000 77.38194 7.8750 70.2500 77.50189 18.29 90.59073 9.

268 R Squared . .350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .184 1605.147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.072 Eta .183 139.414 Sig.223 197.899 1605.100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total .730 11.223 6112.345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.675 14642.001 .511 1.020 .452 F 1.588 Eta Squared .452 22360.

001 .257 .0231 Std.135 Std. Disiplin belajar b. Disiplin belajar b. . (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R .350 df 2 135 137 Mean Square 1653.068 . F Change .43451 9.257 1. Error of the Estimate 11. 138 138 138 Pearson Correlation Sig.2527 71.304 22360. .268 .67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1.000 .716 df1 2 df2 135 Sig.148 Adjusted R Square .523 141. Deviation 12.268 -. Predictors: (Constant).213 .77553 8. Lingkungan keluarga.000 -. Predictors: (Constant).716 Sig.5779 77.001 138 138 138 Disiplin belajar .000 a.001 .000a Regression Residual Total a.148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69.88005 F Change 11. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi . Lingkungan keluarga.001 .068 1.000 . .385a R Square .136 F 11.046 19053. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307.213 138 138 138 Lingkungan keluarga .

001 .472 .602 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .000 .419 .318 12.277 3.287 3.121 .995 1.375 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.105 .834 . Correlations Collinearity Statistics B Std.286 . Error Beta (Constant) 10.149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .379 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .296 .005 a.995 1.

81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.43 dibulatkan menjadi 29 211 .19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.

43 dibulatkan menjadi 29 211 .08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful