P. 1
disiplin

disiplin

|Views: 650|Likes:
Published by Boedack Bageur

More info:

Published by: Boedack Bageur on Jan 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.1. Latar Belakang Masalah
  • Tabel 1.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa
  • 1.2. Perumusan Masalah
  • 1.3. Tujuan Penelitian
  • 1.4. Manfaat Penelitian
  • 1.5. Sistematika Skripsi
  • 2.1. Belajar
  • 2.1.5. Tipe Hasil Belajar
  • 2.2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
  • 2.2.1. Faktor Intern
  • 2.2.2. Faktor Ekstern
  • 2.3. Disiplin Belajar
  • 2.3.1. Pengertian Disiplin
  • 2.3.2. Pengertian Disiplin Belajar
  • 2.3.4. Fungsi Disiplin
  • 2.3.6. Indikator Disiplin Belajar
  • 2.4. Lingkungan Keluarga
  • 2.4.1. Pengertian Lingkungan Keluarga
  • 2.4.2. Ciri-ciri Keluarga
  • 2.4.3. Fungsi Keluarga
  • 2.5. Kerangka Pemikiran
  • 2.6. Hipotesis
  • 3.1. Populasi dan Sampel Penelitian
  • 3.2. Variabel Penelitian
  • 3.3. Metode Pengumpulan Data
  • 3.4. Validitas dan Reliabilitas Instrumen
  • 3.5. Metode Analisis Data
  • 3.5.1. Uji Asumsi Klasik
  • 3.5.2. Uji Linieritas Garis Regresi
  • 3.5.3. Analisis Deskriptif Persentase
  • Tabel 3.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa
  • Tabel 3.4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa
  • 3.5.4. Metode Analisis Regresi Berganda
  • HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
  • 4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal
  • 4.2. Hasil Penelitian
  • 4.2.1. Analisis Deskriptif Persentase
  • 4.2.2. Uji Asumsi Klasik
  • Tabel 4.6 Uji Normalitas Data Penelitian
  • Tabel 4.7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian
  • 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi
  • 4.2.4. Uji Hipotesis
  • Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda
  • 4.3. Pembahasan
  • 5.1. Kesimpulan
  • DAFTAR PUSTAKA

PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Juli 2007 Suroso NIM. baik sebagian atau seluruhnya.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. Semarang. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. 3301403160 iv .

Albaqarah: 153). disiplin. jujur. . .S. berdoa.S.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto .Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka. KATA PENGANTAR v . maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q.jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q.Kerja keras. dan buat teman-teman seperjuangan. Hud:23). kakak dan adik. dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu.

. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. Chumaedi.Pd. M..CN.. Gunawan Hadi. Drs. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab.. M. mengarahkan. Dr.Si.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak.Si. SE. Susilowati. Drs.Si. Prof.Si. 6.Si. 2. 4. Agus Wahyudin. Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian. Drs. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian.. Dekan Fakultas Ekonomi. Drs.. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini. 3. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini. Sudjiono Sastroatmodjo.. Sukirman. SH.Pd. vi . dan membantu dalam penyusunan skripsi ini. Rektor Universitas Negeri Semarang. Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid. S.. M. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. M. 5.. S. M.

Ari. Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab.7. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. 10. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. Fiska Friyanti. 11. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. S. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian. Amien. 12. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu. Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. Teman-temanku (Elyco. 9.Pd. 8. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian.. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii . Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat.

25%. dan 3) hasil belajar ekonomi. 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini. lingkungan keluarga. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan.00. Muhammad Khafid S. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. yaitu: 1) disiplin belajar.Pd.. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. M.Si.. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. lingkungan keluarga. Lingkungan Keluarga. Kata Kunci: Disiplin Belajar.Si. Fakultas Ekonomi. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%.Suroso. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar. M. 2) lingkungan keluarga. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. Trisni Suryarini. Jurusan Akuntansi. SE. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.02%. 2007. 154 halaman. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya.

Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.602 dengan signifikansi 0.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3.001lebih kecil dari 0. motivasi belajar. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.716 dengan signifikansi 0.000 lebih kecil dari 0. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. media pembelajaran. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi.rata-rata skor 69.05.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.472 dengan signifikansi 0.05. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya.58. misalnya faktor kecerdasan. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14. lingkungan sekolah. selebihnya sebesar 85. DAFTAR ISI ix .05.8%.17%.000 lebih kecil dari 0. dan lingkungan masyarakat. Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

............3.......................................................................................................... 1...................... v KATA PENGANTAR .......................... viii DAFTAR ISI.......2..... Tujuan Penelitian ............................................................................. Belajar .................................................................................... Prinsip-prinsip Belajar ................................. Perumusan Masalah ...........................................4............. 11 2.. 1..... 10 BAB II LANDASAN TEORI . Unsur-unsur Belajar ....................................................................................... vi SARI................................... iii PERNYATAAN...... 1.............................................1.......................1...............................5..................4...............................................................................................................2........................... xiii DFTAR GAMBAR .. xiv DAFTAR LAMPIRAN...........................................1.............. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ............. Manfaat Penelitian .................................................................................................................. x DAFTAR TABEL................................................................... 13 2.............................. 1...............1.................... 12 2...1.................... 11 2................................1............................................. Pengertian Belajar .............. 1 1 8 8 9 1................................................................. Pengertian Hasil Belajar..................... Sistematika Skripsi....................................................... Latar Belakang Masalah......... 17 x ........................................................1................................................ 11 2......................................................................... i ii PENGESAHAN KELULUSAN .................................... PERSETUJUAN PEMBIMBING.....3....................................... xv BAB 1 PENDAHULUAN .............................................................JUDUL SKRIPSI .............................

.. 38 2......................................................................... 21 2..................1............2....4...................... Ciri-ciri Keluarga ..... 49 3.... 43 2................ Hipotesis.............. Pengertian Lingkungan Keluarga....... 49 3.1............1.....2..............2......... Disiplin Belajar ..............3........3.... 26 2................................3. 36 2...3.......................................4................................................. Fungsi Disiplin.................................3..faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin....................................3............... 23 2........... 36 2........... Faktor Intern.... Faktor...... Indikator Disiplin Belajar...... Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar .......4.............4............ 32 2........................2.........6....................................2.................................... 39 2..................................... Kerangka Pemikiran............................. Fungsi Keluarga ..............................................1.......4..................3.4...................3..... 47 BAB III METODE PENELITIAN .............................................................................. Variabel Penelitian ......2..2... Populasi dan Sampel Penelitian ..................... 27 2....................... 29 2......... 35 2.......................................... 20 2............................. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar ........................5.... Lingkungan Keluarga...... 28 2..................................2...................... Tipe Hasil Belajar ........................... 40 2....1...... Pengertian Disiplin Belajar .......................... 18 2............ 26 2................................................. Pengertian Disiplin...............4.. Faktor Ekstern ...................... 50 xi .........................5..........5.......................................6..3 Perlunya Disiplin....

........................................... Saran.....................................................................................................................2.......4............... Analisis Deskriptif Persentase............ Metode Analisis Data........................... 56 3............... Uji Asumsi Klasik ....................................................................2.................... 64 4........................................................ Metode Pengumpulan Data ....................... Kesimpulan ...5......... 51 3............................. 74 4.................................................2..2..................................................................................2........................................ 52 3.............. 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN................... 71 4..............2.........................4.................. 89 5.........5............ 89 5............................ Hasil Penelitian .... 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ..........3..3................ Validitas dan Reliabilitas Instrumen ...5. Tegal ................................3..............2..................1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab....... Pembahasan....1. 90 DAFTAR PUSTAKA ...................................... 65 4. 64 4................... 55 3...2............................5..........................................3.. 75 4..... Uji Asumsi Klasik ......5.... Analisis Deskriptif Persentase...............3.....1...................................................................... 80 BAB V PENUTUP........................ 94 DAFTAR TABEL xii . 55 3... 57 3.......................................... Uji Hipotesis ................ Metode Analisis Regresi Berganda........ 65 4.... Uji Linieritas Garis Regresi ............1.......................... Uji Linieritas Garis Regresi ...4..................

.............1.......5......................... 60 Tabel 3.....5. Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator.... 72 Tabel 4...... 59 Tabel 3.......................2.....................1.............. Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.. Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab........ Uji Normalitas Data Penelitian ........... Rujukan Hasil Belajar Siswa .... 70 Tabel 4..................................... 69 Tabel 4..............8.. Ringkasan Analisis Regresi Berganda ............3..... Tegal........7... 7 Tabel 3.......6................................................... Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa .Tabel 1.......................... 59 Tabel 3......................2.....4.............................4................... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar ......3............ Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian ............................................................... Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab............ Tegal................. 67 Tabel 4............ 76 xiii ........ Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator ... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga......................... 60 Tabel 4............. Tegal.......... 73 Tabel 4......1................ Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa................... Daftar nilai rata-rata siswa ..... 58 Tabel 3...................................... 68 Tabel 4............................................... 66 Tabel 4....................

.....................1............... Pembagian Sampel Tiap Kelas.............DAFTAR GAMBAR Gambar 2.......... Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian .............1... 47 Gambar 3........................ 50 Gambar 4............1.... Kerangka Pemikiran............................. 74 xiv ......

...... 130 Lampiran 10............. Angket Uji Coba...... Daftar Nilai Siswa ...... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga....... 151 Lampiran 16..................................................................................................................... Surat Ijin Observasi ......................................................................................................................................... Daftar Kritik r Product Moment....................... 103 Lampiran 4......... 135 Lampiran 11.................. Angket Penelitian . Uji Asumsi Klasik ......................................................... Analisis Regresi Berganda ......................... Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ............... Data hasil penelitian ... Uji Linieritas....... 154 xv ............... Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian............................... 148 Lampiran 14................................................................. Surat Ijin Penelitian ............... 142 Lampiran 12. 94 95 Lampiran 3............ Perhitungan Deskriptif Persentase...................... 107 Lampiran 6................ 153 Lampiran 18................................ 111 Lampiran 8... 152 Lampiran 17............... 105 Lampiran 5.................................................................. Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas.... 109 Lampiran 7.. Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga................ 118 Lampiran 9........................ Surat Keterangan Telah Penelitian ........... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ........................ Lampiran 2..DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1........... 144 Lampiran 13................................. 150 Lampiran 15.........

kepribadian. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Terdapat tiga jalur pendidikan. 20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. masyarakat. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. kecerdasan. yaitu pendidikan formal.1 BAB I PENDAHULUAN 1. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. bangsa dan negara. Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. pengendalian diri.1. ahlak mulia. Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan . serta ketrampilan yang diperlukan dirinya.

dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. dan pemerintah. Berbagai usaha . Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks. masyarakat. dan pendidikan tinggi. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). pendidikan menengah. dan pemerintah. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. masyarakat. 2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga. Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education). Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan. karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27).2 dasar. peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang. Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan.

maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. pelatihan dan penataran guru. karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. orang tua. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. inovatif. sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. dan siswa itu sendiri. guru. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa. Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. serta mampu . Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. pemberian jam tambahan atau les. dan menyenangkan.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif.

4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. masyarakat dan pemerintah. dan disiplin belajar. di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. disiplin individu dalam belajar. motivasi. cara belajar. baik. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. dan juga karena perilaku yang baik. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan . Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. perhatian. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. minat. dan sangat baik. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya.

Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. tingkat pendidikan. dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. Selain kondisi keluarga yang harmonis. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. melainkan karena beberapa . Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. perhatian.5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak.

dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. tingkat pendidikan orang tua yang tinggi. Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. maupun sosial. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. kondisi ekonomi keluarga yang memadai. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. lingkungan keluarga. psikis. sehingga melampaui kapasitas belajar anak. sarana dan prasarana belajar. lingkungan sekolah.6 kemungkinan. dan lingkungan masyarakat.

2. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. orang tua. dan VIII E. Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan. . Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah). Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77. 3.45 77. dan masyarakat.30 65. 4. VIII D.72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja. siswa.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No.7 harian yang belum merata. Tegal. 5. Tabel 1.00 61. tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”.25 63. Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. yaitu untuk kelas VIII B.

Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2.3. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007. Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. Bagaimana profil disiplin belajar. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. 2. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3.2. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga.

Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar. . juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya. lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar. bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. 2.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar.4. Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1.

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

Pembelajar yang sedang mengamati stimulus. c. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks. 2. b. dan peserta pelatihan. ketrampilan dan sikap. Prinsip-prinsip Belajar a.1. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan. Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari. Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori.3.13 a. Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . warga belajar. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar. Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan. Pembelajar Dapat berupa peserta didik. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut. d.

14 kebutuhannya. diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan. b. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. d. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . Menurut teori belajar F. Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati. mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya. c. Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa.

Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. f. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon. berpikir. prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang. prinsip-prinsip. dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. inkuiri. merasakan. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. e.15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. mengingat. . mengkhayal. dan sebagainya. Penggunaan metode eksperimen. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar. karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. menganggap. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi.

. Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara. b. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik.16 g. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar. Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. (Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. mental maupun perlengkapan belajar. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa. Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya.

e. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan. maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan .17 c. Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya. Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto. pengalaman (proses) belajar mengajar. kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya. d. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak. Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan.4. sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2).1. yaitu tujuan pengajaran (instruksional). Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. dan hasil belajar (Sudjana 2004:2). Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan. Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah. 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama.18 lingkungannya.5. 2. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa. Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar. b) pengetahuan dan . Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka.1. 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya.

Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani.19 pengertian. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi. baik lisan maupun tertulis. Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. d. Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. e. Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. konsep konkrit dan terdefinisi. mempresentasikan konsep dan lambang. yaitu : . kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. dan c) sikap dan cita-cita. kaidah. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. b. Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. c. dan prinsip. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa.

karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. . b. aplikasi. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern.20 a. kemampuan perseptual. gerakan ketrampilan kompleks. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. dan internalisasi. yaitu gerakan refleks. penilaian. keharmonisan atau ketepatan. sintesis. organisasi. Ada enam aspek psikomotoris. analisis. dan gerakan ekspresif dan interpretatif. Di anatara ketiga ranah tersebut. pemahaman. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek. banyak faktor yang mempengaruhinya. ketrampilan gerakan dasar. dan evaluasi. jawaban atau reaksi.2. c. 2. yaitu pengetahuan atau ingatan. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah.

selain itu juga ia akan cepat lelah. faktor psikologis. mudah pusing. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. 2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. yaitu faktor jasmaniah. yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor. Siswa yang cacat. b. dan faktor kelelahan. Faktor Psikologis. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. siswa yang mempunyai tingkat . a. Dalam situasi yang sama.2. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa. maka belajarnya juga terganggu. kurang bersemangat. Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus.1. ngantuk jika badannya lemah.21 2. Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa.

maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik.22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar. karena tidak ada daya tarik baginya. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. 5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya . maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. sehingga ia tidak lagi suka belajar. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya. 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. maka timbullah kebosanan.

Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi. yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani.23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. 6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. c. karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar.2. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. 2. maka hasil belajarnya akan lebih baik. merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar. Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya. Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk . Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua. Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang).2. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang.

faktor keluarga. sikap yang terlalu keras. a. relasi antara anggota keluarga. suasana rumah tangga. perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut. 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya. tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar. pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain .24 faktor ekstern adalah. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik. ribut. dan sering cekcok. dan keadaan ekonoi keluarga. dan faktor masyarakat. faktor sekolah. ataukah sikap acuh tak acuh. 2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang.

Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. 3) teman bergaul. 3) relasi guru dengan siswa. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. makan. penerangan dan lain-lain. suka keluar rumah. buku-buku. akibatnya anak malas belajar.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. 5) disiplin sekolah. 7) waktu sekolah. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. 9) keadaan gedung. 6) alat pelajaran. 2) kurikulum. alat-alat tulis. c. 4) relasi siswa dengan siswa. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. dan 11) tugas rumah. 2) mass media. . pakaian. Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar. 10) metode belajar. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. 8) standar pelajaran di atas ukuran. perlindungan kesehatan. b.

karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan.3. Disiplin Belajar 2.3.26 2. maka akan menimbulkan suatu kebiasaan. kesetiaan. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli. keteraturan dan keterikatan. Disiplin diperlukan di manapun. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Untuk lebih memahami tentang disiplin. kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak.1. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. kepatuhan. perintah atau peraturan yang berlaku. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan .

2. atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan. Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar.3. Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda. Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah. . seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. menghukum demi kebiasaan. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. membetulkan. Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman. 2.

disiplin dalam belajar di sekolah. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam. dan disiplin. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun. begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah.3. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal.3. Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . disiplin dalam mengerjakan tugas. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. kepatuhan. aturan. dan disiplin. nilai kehidupan. maupun disiplin dalam belajar di rumah. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b. Tanpa disiplin yang baik. siswa berhasil dalam belajarnya. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib. Kesadaran pentingnya norma.28 2. d. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri. teratur.

Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap. Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil . positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar. 2. Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f.4. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e. Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik.29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a. Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d.3. perilaku. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g.

Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya.30 belajar yang optimal. tentu lingkungan sekolah yang tertib. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. teratur. Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat. c. tenang. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang. Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur. b. . sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama.

Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. f. d. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. peraturan. Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. e. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik. . karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa. Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. Misalnya.31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar. Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut.

dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. makan. kebiasaan. . Mulai dari kebiasaan bangun pagi. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri. tentram. tidur. latihan. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. dan juga adanya hukuman. 2. dan teratur. Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga. tenang. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. melainkan perlu kesadaran diri. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin. Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman.3.5.

membina.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. kemudian yang kedua karena adanya hukuman. yang pertama karena adanya kesadarn diri. a. dan meluruskan yang salah. dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. mengubah. d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal. Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. . Hukuman akan menyadarkan. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan. Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. mengoreksi. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa.

pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. Oleh karena itu. c. seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan. dikembangkan. dan diterapkan dalam semua aspek. c. b. melainkan harus ditumbuhkan. Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. terutama lingkungan sosial. . Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya.34 b. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. a. menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku.

Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c. Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. perhatian yang baik saat belajar di kelas. dan ketertiban diri saat belajar di kelas.3. yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar.6. Berdasarkan uraian di atas. yaitu: a. dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah. maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah.35 2. yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d. rajin dan teratur belajar. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan.

Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak. . berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin. Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut.36 2. Menurut ahli psikologi. 2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau. di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula.4. Lingkungan Keluarga 2.4. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga.1. Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya.

latihan. sistem saraf. dan sosio kultural. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. pergaulan kelompok. b. dan atau adopsi. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita. perkawinan. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural. psikologis. Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah. Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi. belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. yaitu pendekatan fisiologis. . interaksi. ibu. dan anak. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. zat asam. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. kelahiran sampai matinya. Pola hidup keluarga. dan kesehatan jasmani. air. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. vitamin.

Keluarga merupakan hubungan perkawinan. 3. 4.4. perkawinan. yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih.38 c. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. termasuk perhitungan garis keturunan. Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- . Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah. 2. 2. dan atau adopsi. Suatu sistem tata nama. 2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita. Ciri-ciri Keluarga a. Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara.2. d. interaksi. Fungsi keluarga ialah merawat. Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli.

Kebersamaan 2. Dasar-dasar emosional 3. b. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1. Merupakan tempat tinggal bersama.3.4. 5. Aturan kemasyarakatan 2. Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: . Pengaruh perkembangan 4. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga. Tanggung jawab para anggota 7. Posisi inti dalam struktur sosial 6. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga. Ukuran yang terbatas 5. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas.39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak.

pena. keyakinan. 2. cita-cita. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi . Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan. pensil. c.40 a. fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak. Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b. sikap. Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak.4. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48). Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas. peta dan terlebih lagi buku bacaan. Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak.4. tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis.

Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka . tetapi ada juga yang tidak demikian. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja. Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. d.41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b. Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. tetapi juga di dalam keluarga. Oleh sebab itu. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. c. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama. orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam.

Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya. c. memanjakan dan lain-lain. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. Demikian juga suasana . b. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar. Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang.42 harapkan. Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. acuh tak acuh. acuh tak acuh. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu. Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang. dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. penuh pengertian atau kebencian. Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak. sikap keras. sehingga sukar untuk belajar. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya.

3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya.5. 2. dan tidak adanya tempat belajar yang baik. di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah. b. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga.43 rumah yang selalu tegang. dan relasi antar anggota keluarga. suasana rumah atau keluarga. Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk . Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya. Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar. Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Berdasarkan pada uraian di atas. perhatian orang tua.

Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar.44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. baik. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. dan juga karena perilaku yang baik. Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. dan sangat baik. disiplin individu dalam belajar. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. .

Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. sejak usia muda. perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. dimulai dari lingkungan keluarga. Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa.45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya. melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia. Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. begitupun setelah anak tersebut . namun melalui proses yang panjang. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. Dengan kata lain. Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap.

. yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya. Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya.46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya. Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar.

Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1. Suasana rumah atau keluarga 4. Perhatian orang tua 3. Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4.6. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1. . Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Kondisi ekonomi keluarga 2.

48 2. Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3. . Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa. Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti. VIII C. yaitu 5 %. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. VIII B. n= 211 1 + 211 . maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut. yang terbagi dalam lima kelas.1. Tegal.49 BAB III METODE PENELITIAN 3. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa. yaitu kelas VIII A. Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir. 0.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. . VIII D. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai. Variabel dalam penelitian ini adalah : . Pembagian Sampel Tiap Kelas 3.2. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas. sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel. Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling.1. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini.

Variabel Terikat (Y).51 a. Metode Pengumpulan Data a. Relasi antar anggota keluarga b. Kondisi ekonomi keluarga 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Teknik angket ini digunakan . di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya.3. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Variabel Bebas (X). Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya. Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. Suasana rumah atau keluarga 4. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Perhatian orang tua 3. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1. 3. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup.

yaitu validitas internal dan validitas eksternal. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment.52 untuk mengungkapkan data variabel bebas. Dalam penelitian ini.4. 3. Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi. Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga. Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal. b. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. yaitu : . Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait.

maka belum diketahui tingkat kevalidannya. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil . yaitu soal nomor 31. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. yaitu untuk soal nomor 2. dan 52. sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen.53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid. 36. Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. 18. sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid. dan 27. 23. 33. 42. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. 5. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. 12. maka butir pertanyaan dinyatakan valid.444.

misalnya angket atau soal bentuk uraian. sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian.444. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data. Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. b. karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) . karena instrumen itu sudah baik. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). Instrumen yang sudah dapat dipercaya. Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga.

444. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114). 3.881.5. Karena r hitung lebih besar dari r tabel.5.00.55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0. Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna. Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian. Jika probabilitas lebih besar dari 0.862. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas. Uji Asumsi Klasik a. Metode Analisis Data 3. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya .05.444. Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0. b.1. maka data dalam penelitian berdistribusi normal. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.

maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier.2. maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas. 3.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan. Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier. Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance.56 signifikan. . maka digunakan analisis regresi linier berganda. Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0. Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105). sebaliknya jika data tidak linier. apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas.05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier.5. Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi. Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian.

5. Jawaban a diberi skor 4 b. Menetapkan persentase terendah = 25% c. Menetapkan rentangan persentase = 100% . kondisi lingkungan keluarga. Jawaban c diberi skor 2 d. dan hasil belajar siswa. 5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a. Jawaban b diberi skor 3 c. Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18.75% .25% = 75% d. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa. Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase. Menetapkan persentase tertinggi = 100% b.3. Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a.57 3.

maka memiliki skor tertinggi 12.315.696 (23 X 4 X 138).25 (69 : 4).696 – 3. 4.935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10.174 ≤ Skor ≤ 5.100% 62.81. Menetapkan jenjang interval persentase. Rentang skor 69 (92 – 23).522 (12. Tabel 3. Interval persentase 81.554.28% . .554.75% Interval skor 10. 2.696 7.58 e. Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa. Interval skor 2.5 < Skor ≤ 7. sebagai berikut: 1).5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5. Interval skor 17.315.27% 43.1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1. 3.52% .76% . Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar. Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Rentang skor 9. dan skor terendah 3. dan skor terendah 23 (23 X 1).380.174).5 (9522 : 4).935 3.00% .5 < Skor ≤ 12.174 (23 X 1 X 138).43.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4).62.51% 25.

100% 62.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1.00% .28% . maka memiliki skor tertinggi 11.245 2. 81.5 < Skor ≤ 11.27% 43.245 < Skor ≤ 9.50 23.75 40.25 < Skor ≤ 57.51% 25.25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).418.75 < Skor ≤ 92.592 – 2.00 57.76% .898). Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga. dan skor terendah 21 (21 X 1). 4.51% 25.76% .418.592 (21 X 4 X 138). Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1.00% .100% 9. Interval persentase 81.898 (21 X 1 X 138). dan skor terendah 2.75% Interval skor 74. Tabel 3.81.173.75% 7.81. Rentang skor 8. Rentang . Interval skor 2.071. 3.694 : 4).5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4).43.5 (8.52% . 3.5 < Skor ≤ 7.28% .52% .5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5. 2.62.071. 62.27% 43.694 (11.898 ≤ Skor ≤ 5.59 Tabel 3.592 2. 4.00 ≤ Skor ≤ 40.43.62.50 < Skor ≤ 74.

00 52. Interval skor 15. 4.75 (63 : 4). Tabel 3. Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab.25 < Skor ≤ 84.62.55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab.50 < Skor ≤ 68.70 41 . 3.00% .75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3).81. Tegal.28% . 81.75% Interval skor 68.52% .75 < Skor ≤ 52.25 36.76% .100% 2.4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1.60 skor 63 (84 – 21). 62.43. Tegal .50 21.00 ≤ Skor ≤ 36.5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 . Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa.27% 43. Tabel 3. Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa.51% 25.100 71 – 85 56 .

4.61 3. Jika nilai signifikansi t < α (0.05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak. Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan. yang berarti disiplin .5. Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1.

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab. Hasil Penelitian 4. Visi SMPN 1 Jatinegara Kab. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa. keimanan dan ketakwaan. 4. Tegal memiliki visi dan misi yang jelas. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa.2. Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. Tegal. 1.2. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. jawaban b dengan point 3. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji. dan jawaban d dengan point 1. dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah. jawaban c dengan point 2.1. lingkungan keluarga. yaitu jawaban a dengan point 4. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

75 < Skor ≤ 92.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah.62.25%. dan termasuk dalam kategori tinggi. dan sangat rendah. tinggi.100% 62. rendah.76% .1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8% 4.00 ≤ Skor ≤ 40. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif. Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi . Tabel 4. yaitu sangat tinggi.28% .00% .25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31. dan 0.75 40.00 57.27% 43. Sisanya 31.43.7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.50 23. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.66 X 1) untuk tiap responden. Tegal Interval persentase 81.8% atau sejumlah 88 siswa.75% Interval skor 74.3% 0.50 < Skor ≤ 74. Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63.3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah.52% .51% 25.81.2% 63.25 < Skor ≤ 57. 4.2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi.

dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah.66% Tinggi 3. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah.2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No. . Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. 75. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi. 83.29% Sangat tinggi 4. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.29%.47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82.66%.71%. 1. Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82. Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator.71% Kategori Sangat tinggi 2. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah. 65. Tabel 4.

8% 68.75 < Skor ≤ 32. yaitu sangat baik. jawaban c dengan pont 2.02%.76% .68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65.00 ≤ Skor ≤ 26. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13.00% .100% 62. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.50 < Skor ≤ 38.62.75% 21.28% . Tegal Interval persentase 81.1% 0. dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan tidak baik. dan jawaban d dengan point 1. Tabel 4. yaitu jawaban a dengan point 4.75 Sumber: data responden diolah . Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.25 26.00 32.81.43.1% 18.0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25.25 < Skor ≤ 44.47% 2. baik.27% 43. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir. kurang baik.52% . jawaban b dengan point 3.51% Interval skor 38.

Sisanya 13. Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik.1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik. 2.10% 80.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik. dan 0. 4. perhatian orang tau. 3.10%. suasana rumah atau keluarga. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1.1% atau 94 siswa. Tabel 4. dan relasi antar anggota keluarga. . yaitu kondisi ekonomi keluarga. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.10% 72.70% 70. 18.70%. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator.

00 – 85.36%.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72.20% 36. Rata-rata skor 69.23% 9.00 – 55.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7. Tabel 4.10%.58 dengan persentase sebesar 69.00 – 70.42% 2. 3. Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69. Sisanya 7.97% 44.00 56.00 41.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. yaitu sebesar 44.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat .58%.00 ≤ 40.00 – 100 71. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik.20% atau 61 siswa.

Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak.062 lebih besar dari 0.318 dengan probabilitas 0.695 dengan probabilitas 0. dan 2.944 dengan probabilitas 0.05.719 lebih besar dari 0.71 baik.2.335 lebih besar dari 0. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1.2.00. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal. 4. 36.05.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. 9.05.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup. Uji Asumsi Klasik 1. .

b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. (2-tailed) Mean Std.080 .995 berada di atas 0.5779 12.2527 8. Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.0231 9.058 .72 Tabel 4.695 .112 .1. b. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut. Deviation Absolute Positive Negative a.335 N Normal Parameters a. . Sig.318 .059 .080 .6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.944 . 2.062 Lingkungan keluarga 138 71.005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0.112 1. Test distribution is Normal. Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak. Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0.67307 .059 -.041 -.1. Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas.77553 .43451 . Calculated from data.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.043 -.

Error Standardized Coefficients Beta t Sig.005 a. Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat.296 .375 .7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std.472 .005 Lingkungan keluarga .73 Tabel 4.001 . Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain. Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.419 .318 12.286 .287 3. . Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10.379 .406 Model 1 Disiplin belajar . Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini.121 .602 .995 1.995 1. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3.277 3.834 .000 .105 .

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena .8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0.419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0.419. 3. Koefisien disiplin belajar (X1): 0.286. yaitu hipotesis 1 (H1).472 dengan siginifikansi 0. hipotesis 2 (H2). 1. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F.77 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0.379. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.001.379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4.

8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0.000.76%. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. yaitu sebesar 0.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.0876 atau 8. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. yaitu sebesar 0.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.602 dengan siginifikansi 0. . Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.296. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.17% yang merupakan pengkuadratan dari 0. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2.17%. 2.0817 atau 8.286.296. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3. Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini.05.05.

Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.716 dengan harga signifikansi 0. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. karena harga signifikansi kurang dari 0.148. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas. . yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.79 3.000.8% dan sisanya sebesar 85. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14.

lingkungan sekolah.25%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin. Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. 4.3. dan lingkungan masyarakat.80 misalnya faktor kecerdasan. motivasi belajar. yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. metode pembelajaran. . Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi.

belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru. kehadiran siswa yang tepat waktu. keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah. mengikuti upacara bendera. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. mengujungi perpustakaan. ikut aktif berdiskusi.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. . dan membawa buku pelajaran secara lengkap. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan.71%.66%. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah.29%.

perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.36%. Anak yang sedang belajar selain harus .47%.82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.02%.10%. membuat jadwal belajar. dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80. dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah.10%. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak.70%. penggunaan waktu luang untuk belajar. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik. Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71. Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa.

alat tulismenulis. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. buku-buku pelajaran.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak. membimbing anak waktu belajar. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. anggota keluarga yang membantu kesulitan . perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. keadaan rumah yang sederhana. dan tempat belajar yang nyaman. kondisi tempat belajar yang baik. meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan. dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69.58%.20% dalam kategori baik.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami. dan 2.23%. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44. orang tua.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar .17%.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.42% dalam kategori kurang. dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik. Skor 69. dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat. Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik. siswa.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36.58 dengan persentase 69.84 yang dihadapi anak. 9. sebanyak 13 siswa atau sebesar 9. 36.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang. sisanya 7.

05.472 dengan siginifikansi 0. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. disiplin individu dalam belajar. dan juga karena perilaku yang baik. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. dan sangat baik. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. baik.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.17%. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.001. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal.

602 dengan siginifikansi 0. perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3.000. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi . Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa.76%. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya.05. kondisi keluraga yang harmonis.

148. Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar.87 siswa.000. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak. memberi semangat. dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong.716 dengan harga signifikansi 0. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. karena harga signifikansi kurang dari 0. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11.8% dan sisanya sebesar 85.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. melainkan karena beberapa kemungkinan. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja.88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. . dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian.

Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77.25%. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.89 BAB V PENUTUP 5. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.58. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII . dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69.1. 2.02%. 3. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8. Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1.17%.76%.

4. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14. dan lingkungan masyarakat. selebihnya sebesar 85.8%. lingkungan sekolah.2. Saran Dari hasil kesimpulan di atas.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. 1.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. 5. motivasi belajar.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2. metode pembelajaran. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. maka diajukan saran sebagai berikut. . 3. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. misalnya faktor kecerdasan.

91 5. 6. misalnya meneliti faktor motivasi.8%. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14. . oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar. metode mengajar guru. selebihnya sebesar 85. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar.

Arikunto. 2004. Imam. 1997. 2005. Jakarta: Rineka Cipta. Abdul. Majid. 2000. M. 1996. 2006. Jakarta: Rineka Cipta. 2005. Universitas Negeri Semarang.. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. Ghozali... Suharsimi. Max. Jakarta: Rineka Cipta. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Dimyati dan Mudjiono. FIS. Ali.. Dalyono. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. FIS. 1990. Perencanaan Pembelajaran. Kartini. Gordon.. Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang. 2005. Algifari. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. . Kartono. Khaeruddin.92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Semarang. Analisis Regresi (Teori. Lemhanas. Bandung: Angkasa. Belajar dan Pembelajaran. Psikologi Belajar. Haryati. Belajar dan Pembelajaran. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Chatarina Tri dkk. Pedoman Penulisan Skripsi.. Skripsi. 2000. Jakarta: Balai Pustaka. Sosiologi Keluarga. Darsono. Semarang: UPT MKK UNNES.. Bandung: Remaja Rosdakarya.. Jakarta: Liberty. Anni. Jakarta: Depdikbud. Kasus. 1994. Semarang: UPT MKK UNNES.. Thomas. Retno.. 2005. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Psikologi Pendidikan. Abu dan Munawar Sholeh.. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS.. dan Solusi). Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Jakarta: PT Pradnya Paramita.1977. Disiplin Nasional. 1997. Yogyakarta: BPFE.2002. . Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta. 1993. Muhammad.

Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Semarang: UPT. MKU UNNES. 1998. Universitas Negeri Makasar. Universitas Negeri Semarang. FIP. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Syafruddin. Tulus. 2004. Nana. Universitas Negeri Semarang. Ngaeni.93 Monks. Bandung: Tarsito. Tu’u. 2002. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sudjana. . Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Siti Nur. 2. Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Ahmad dkk. 1989. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat. Munib. Umar. UU No 20 Tahun 2003. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Susilowati. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. dan Siti Rahayu Haditono. 2004. 2005. Jakarta: Grafindo Persada. Hal 79 – 85. Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS. 2003. Jurnal Edukasi. Sudjana. Metode Statistika. Semarang: UPT MKK UNNES. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. Skripsi. Jakarta: Sinar Grafika. Skripsi. Astuti. Psikologi Perkembangan. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. 2004. Husein. FE. Jakarta: Rineka Cipta. Knoers. Slameto. 2006. Jakarta: Grasindo. Jakarta: Depdikbud. No. Sunaryo. 2006. Pengantar Ilmu Pendidikan. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2004. FE.

94 .

32. 55 8 7 5 6 2. 9 Jumlah 9 7 10. 28. 11. 5. 14. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. 1.22. 51. 31. 43. 15. 2. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. 29 30. 49 50. 37 38. 12. Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4. 52. Butir Soal 1. 48. 39. 44 45. 19. 47. 23 6 24. 26. 8. Relasi antar anggota keluarga . 53. 46. 33. 6. 20.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 36. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. 27. 16 7 17. 3. 13. Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2. 18. 42. 35. 34. 54. 25. 41. 4. 40. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. 1. Suasana rumah atau keluarga 4. 21. 7. Perhatian orang tua 3.

Kelas : 3. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Nama : 2. 3. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. semua jawaban adalah benar. Datang 20 menit setelah bel masuk 3. Datang 5 menit sebelum bel masuk c. 5. Tulislah terlebih dahulu nama. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Meminta surat keterangan c. Memakai seragam dan atribut c. II. Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Jika anda berangkat sekolah. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . Datang 10 menit setelah bel masuk d. 8. PETUNJUK PENGISIAN 1. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. 6. dan nomor absen anda. Memakai seragam tanpa atribut d. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. 4. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. 2.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. kelas. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. IDENTITAS SISWA 1. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Selamat mengerjakan. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A.

Menunggu guru masuk kelas d. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Tidak pernah dimasukan 7. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Tidak pernah b. 2 kali d. Dimasukan kalau ada guru d. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Tidak pernah membuat surat ijin 9. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Mencatat materi c. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8.96 4. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Segera masuk kelas c. 1 – 2 kali c. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Lebih dari 4 kali 5. Tidak mencatat materi . Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. 1 – 2 kali d. Tidak pernah terlambat b. 1 kali c. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Pergi ke kelas lain 6. lebih dari 2 kali B. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. bagaimana sikap anda? a. 3 – 4 kali c. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Belajar mata pelajaran lain d. Selalu mengikuti b. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. 3 – 4 kali d. apa yang anda lakukan? a. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c.

KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Membentuk kelompok c. apa yang anda lakukan? a. Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Pergi ke kelas lain 14. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Membaca dan mengerjakan sendiri b.97 12. Mau menjawab jika dipaksa d. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. apakah yang anda lakukan? a. maka anda? a. Mengerjakan di sekolah d. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. apa yang anda lakukan? a. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. apa yang anda lakukan? a. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. Tidak pernah sama sekali 15. Diam saja 13. Lebih dari 5 kali b. Membaca sebagian d. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. 1 – 2 kali d. Berbicara dengan teman d. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). Tidak mengerjakan 19. Pura-pura mengerjakan 18. 3 – 4 kali c. Mengerjakan sendiri di rumah b. Hanya membawa buku paket c. Tidak mau menjawab . Mengerjakan dengan teman c. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Belajar sendiri d. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b.

Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c.98 20. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. Tidak pernah belajar 25. Mengerjakan tugas saja d. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a. Tidak membuat jadwal belajar 26. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. Antara 60 menit – 90 menit c. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Bermain dengan teman 27. Kurang dari 60 menit d. Membaca buku pelajaran. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. Mengerjakan sendiri c. Selalu mempersiapkan b. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Membaca buku pelajaran saja c. Tidak mengerjakan tugas D. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Lebih dari 90 menit b. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Belajar hanya kalau ada ulangan d. bagaimana sikap anda? a. Tidak belajar 22. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Jika ada waktu luang di rumah. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Mempersiapkan seadanya d. Tidak mempersiapkan sama sekali . apa yang anda lakukan? a. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c.

Wiraswasta c. Berdinding tembok. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Tidak memberia uang untuk membeli buku . 749. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. apakah oarang tua anda memberikannya? a. Terpenuhi dengan baik b. b. 1. Kadang-kadang membaca d. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Antara Rp. Petani d. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Berdinding tembok berlantai tanah d. c.99 28. apa yang anda lakukan? a. Kadang-kadang terpenuhi c. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Belajar biasa saja c.000. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Membaca c. berlantai keramik. Belajar dengan sungguh-sungguh b. 32. 500.000. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Belajar dengan terpaksa d. Tidak pernah 29. Tidak terpenuhi 34. Kurang dari Rp.000.000 – Rp. ABRI b. 500. Antara Rp. Membaca dan mempelajarinya b. PNS.000. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Di atas Rp. Kurang terpenuhi d. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. berlantai keramik atau ubin c. d. Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. dan berplafon b. Berdinding tembok. 999.000. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. polisi.000 – Rp. 750. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. apakah orang tua anda memberikannya? a. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Buruh 31.

100 36. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. Jika anda sedang belajar. Antara 3 – 4 kali c. Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. Hanya memuji c. bagaimanakah sikap orang tua anda? a. Biasa-biasa saja d. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c. Sebagian kecil dapat terpenuhi d. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Memuji. Sering membimbing c. Semua dapat terpenuhi b. Tidak pernah 42. PERHATIAN ORANG TUA 38. 1 orang b. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Dalam satu minggu. bagaimana tanggapan orang tua? a. Lebih dari 4 kali b. Tidak dapat terpenuhi 37. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Tidak peduli . Kadang-kadang menyuruh d. Kadang-kadang membimbing d. Lebih dari 3 orang B. Biasa-biasa saja d. 2 orang c. Tidak peduli 41. Sebagian besar dapat terpenuhi c. Tidak peduli 43. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. 3 orang d. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Memarahi anda d. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Antara 1 – 2 kali d. Selalu membimbing b. Tidak peduli 39. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. Hanya memuji c. Tidak pernah membimbing 40.

HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. saling pengertian. akrab. Harmonis.101 44. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. Selalu ramai 48. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Biasa saja d. Harmonis. Selalu nyaman. Membiarkan begitu saja d. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Kurang baik. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. Perhatian c. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Memberi kebebasan. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. dan menyenangkan untuk belajar b. dan penuh kasih sayang b. dan tidak ada pertengkaran b. saling pengertian c. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Tidak harmonis. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Nyaman dan tenang c. Bagaimana suasana rumah anda? a. karena tidak memiliki tempat belajar 46. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Kadang-kadang tenang d. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. kadang ada pertengkaran d. Cukup baik. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. nyaman. Biasa saja d. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. Tidak pernah memperhatikan . Tidak peduli 51. Selalu ramai D. Baik. Tenang. Tenang dan nyaman untuk belajar c. dan tenang untuk belajar b. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Biasa saja d. Penuh perhatian. Tidak baik.

Tidak terbuka 54. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Terbuka hanya kepada orang tua c.102 52. Kurang baik d. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. Hanya dipertimbangkan c. Bagaimana sikap orang tua anda. Tidak baik 53. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Biasa-biasa saja d. Diterima dengan baik b. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Membantu jika hanya diminta c. Biasa saja d. ibu. Sangat baik b. Tidak didengarkan 55. Tidak peduli . kakak. Baik c.

724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.444 Valid 0.444 Valid 0.444 Tidak Valid 0.444 Tidak Valid 0.467 0.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.659 0.444 Valid 0.468 0.444 Valid 0.568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.444 Valid 1.550 0.444 Tidak Valid 0.070 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.444 Valid 1.526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.989 0.444 Valid 0.605 0.560 0.190 0.444 Valid 0.604 0.444 Tidak Valid 0.561 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.134 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.239 .103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.444 Valid 0.444 Valid 0.831 0.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.479 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.056 0.444 Valid 1.490 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.738 0.471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.444 Valid 0.444 Valid 0.595 0.459 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.444 Valid 0.574 0.444 Valid 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.504 0.444 Valid 0.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Selamat mengerjakan. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. dan nomor absen anda. 5. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Nama : 2. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. IDENTITAS SISWA 1. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. 2. Tulislah terlebih dahulu nama. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. 3. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Kelas : 3. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. 6. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Memakai seragam tanpa atribut d. kelas. Meminta keterangan jika ditegur guru d. 3 – 4 kali d. semua jawaban adalah benar. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Tidak pernah terlambat b. 1 – 2 kali c. 4. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. 8. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. II. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. Meminta surat keterangan c. Jika anda berangkat sekolah.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. PETUNJUK PENGISIAN 1. Memakai seragam dan atribut c. Lebih dari 4 kali 111 .

Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Tidak pernah dimasukan 5. Lebih dari 5 kali b. apa yang anda lakukan? a. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. 1 kali c. 1 – 2 kali d. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. lebih dari 2 kali B. Selalu mengikuti b. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Belajar mata pelajaran lain d.Lampiran 7 112 4. Tidak pernah sama sekali 112 . 2 kali d. bagaimana sikap anda? a. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. 3 – 4 kali c. Tidak pernah b. Tidak mencatat materi 10. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. apa yang anda lakukan? a. Dimasukan kalau ada guru d. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. Mencatat materi c. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. 3 – 4 kali c. Pergi ke kelas lain 11. Berbicara dengan teman d. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. Tidak pernah membuat surat ijin 7. 1 – 2 kali d. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a.

Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 . Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Mengerjakan sendiri c. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. bagaimana sikap anda? a. Hanya membawa buku paket c. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Pura-pura mengerjakan 15. Membaca sebagian d. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13. apa yang anda lakukan? a. Mau menjawab jika dipaksa d. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Tidak mau menjawab 16. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a.Lampiran 7 113 12. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14. apakah yang anda lakukan? a. Tidak belajar 18. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Membentuk kelompok c. Belajar sesuai jadwal yang ada c.

1. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi.Lampiran 7 114 D. Belajar biasa saja c. Belajar dengan terpaksa d. Membaca dan mempelajarinya b. ABRI b. PNS. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Antara Rp. Antara 60 menit – 90 menit c. c. Berdinding tembok. apa yang anda lakukan? a. Lebih dari 90 menit b. Membaca buku pelajaran saja c. Berdinding tembok berlantai tanah d.000.000. berlantai keramik.000 – Rp. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. dan berplafon b. polisi. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. b. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. apa yang anda lakukan? a. Kurang dari Rp. 26. 500. Belajar dengan sungguh-sungguh b. d. Di atas Rp. 750.000 – Rp. Mengerjakan tugas saja d. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. 500. Kadang-kadang membaca d. Jika ada waktu luang di rumah. Tidak pernah 23. Petani d.000. 749. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a.000. 999. Bermain dengan teman 22. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 . Tidak membuat jadwal belajar 21. Tidak pernah belajar 20. Antara Rp. Membaca buku pelajaran. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Wiraswasta c. Buruh 25. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. berlantai keramik atau ubin c. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Berdinding tembok. Membaca c. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a. Kurang dari 60 menit d.000.

Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. bagaimana tanggapan orang tua? a. Biasa-biasa saja d. Tidak peduli 32. Hanya memuji c. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. Kadang-kadang membimbing d. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Biasa-biasa saja d. Sering membimbing c. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Memberi kebebasan. Lebih dari 3 orang B. Antara 3 – 4 kali c. PERHATIAN ORANG TUA 29. Antara 1 – 2 kali d. 1 orang b. Tidak peduli 30. 2 orang c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Lebih dari 4 kali b. Tidak pernah 33. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Dalam satu minggu. Kadang-kadang menyuruh d. apakah orang tua anda memberikannya? a.Lampiran 7 115 27. 3 orang d. Tidak peduli 34. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Membiarkan begitu saja d. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Tidak pernah membimbing 31. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Hanya memuji c. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Memuji. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Selalu membimbing b. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Jika anda sedang belajar. Menyuruh membeli buku yang penting saja c.

Terbuka hanya kepada orang tua c. dan tenang untuk belajar b.Lampiran 7 116 C. Tidak peduli 41. karena tidak memiliki tempat belajar 36. Kadang-kadang tenang d. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Selalu nyaman. akrab. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Cukup baik. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. Baik. Tidak baik. Nyaman dan tenang c. dan tidak ada pertengkaran b. Selalu ramai 38. Tidak harmonis. Harmonis. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. Penuh perhatian. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Selalu ramai D. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37. Tenang. Tidak terbuka 116 . Biasa saja d. dan penuh kasih sayang b. nyaman. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Perhatian c. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Harmonis. dan menyenangkan untuk belajar b. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Biasa saja d. Kurang baik. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. saling pengertian c. Bagaimana suasana rumah anda? a. Tenang dan nyaman untuk belajar c. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35. saling pengertian. Biasa saja d. kadang ada pertengkaran d. Tidak pernah memperhatikan 42.

dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Membantu jika hanya diminta c. ibu.Lampiran 7 117 43. Tidak didengarkan 44. Bagaimana sikap orang tua anda. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. Biasa saja d. Diterima dengan baik b. kakak. Biasa-biasa saja d. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Hanya dipertimbangkan c. Tidak peduli 117 .

418843 0.82852 35 76.32839 25 74.765401 -1.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.421614 -2.9220109333478110 13.3629 37 76.3745826897573000 19.0280058773358000 0.694609 -14.06932 30 60.180298 0.1028093254165500 0.8318477588501000 3.3 137 22360.28697 0.45238 6 60.0588384979506084 0.12542 18 65.9605841233146700 18.7497826268578900 0.48862 38 64.6946089639726410 14.5467614475672000 7.4216142220449800 2.4886193147601400 0.67188 -17.560863 -0.170796 0.1323548427016610 -0.1357717156761140 0.2123 17 66.24395 39 72.730451 12.0641096244794099 0.04762 4.3882401913899350 1.66325 26 63.86709 2.180298 0.0115128923185946 -0.2346 16 74.765401 15.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.3183024870636500 0.712299 11.2177960511976070 0.0357511806801588 -0.000443269 0.51955 14 72.00545 0.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.1839601074948000 15.79235 0.5684721719165300 0.472473282 3.120618 0.960584 18.0476238560538000 4.8808985591554300 4.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.2872598383105400 0.7286961135700700 10.078523 -0.04198 21 77.7304514703414900 12.523111 141.18068 1.3178 12.756046 10.87671 Residuals -13.3458422137947380 -0.15676 34.163249 1.105174 t Stat 0.1988904219981060 0.88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.9645186040700860 1.147898 Adjusted R 0.82421 4.7654010284255290 1.880899 4.0649029113090525 -0.1594925899398200 0.2869749995760000 0.9867786597865640 -0.7122993451363000 11.761949 20.728696 -10.170796 0.693883 11.3455177968280900 0.0% Upper 95.6718781332912000 17.000693259 0.68914 9 75.5785225311539100 20.1232890770274000 0.78942 32 69.16815 7 67.8249540797072450 -0.7619486426820300 20.0357511806801588 -0.63521 2.12329 0.568472 0.71584842 2.578523 20.657388 0.13291 19 62.6846490233209500 0.2845162283938350 0.25545 2 69.6371 -1.37531 0.0649029113090525 1.2080150907044360 4.0176388383102990 -0.18396 29 66.6191 31 58.15676 34.1806750147485000 1.6999574141718100 0.5114207205644600 0.421614 -4.8947 8 74.95324 4 64.87329 Standard Residuals -1.43153 20 76.94461 11 74.4206374690387700 1.82421 13 71.7287 28 70.0% 0.8635586249358900 1.586799 0.3553042448192900 1.2441159207494700 -1.0589000305838699 -1.6581818492950030 1.87671 15 69.657388 0.1451960585427180 0.35 MS 1653.5506615126318900 0.32839 34 77.8732890770274000 .67188 12 77.37458 19.6938833086849170 11.405899984 -14.21303 33 68.0054472874372000 0.4216142220449800 4.1355842 F ignificance F 11.61479 23 65.7560457846776250 10.208015 -4.15448 24 68.6622589782970700 9.1834347266731720 0.79235 -14.4097211460462580 0.1262288967099560 0.82852 22 60.488619 0.6352133533855000 2.7654010284255290 15.73805 5 67.0785225311539100 0.345518 0.046 135 19053.4011231509094090 1.8242077369238000 4.831848 3.1409528378385080 -0.833740514 3.662259 -9.18396 15.5608626897884800 0.384575 R Square 0.135274 Standard E 11.135772 -0.355304 1.378797 0.1632485448309800 1.8670917679785000 2.13577 10 71.54676 7.94388 36 68.2346 3 71.6370958682043000 1.33774 27 69.

4963864947337300 1.03481 70.8585893375656600 9.73879 -2.9756749320698600 7.47567 72.7876575455605670 0.1619933880248600 0.8908121651939000 6.890254 11.48331 76.89602 -9.38952 8.28279 68.130595 -14.78438 72.96114 65.7171903462221100 -0.5204109381450900 11.5483495113415100 10.9888250752215730 -0.0411225008089700 27.3371211533913680 0.73474 70.064157 -8.8678174232663000 4.9833053588446000 0.2618026294092000 -0.0830767863121726 -0.5287766153591060 15.1408121651939210 13.20122 70.1619549321010700 8.2602779400322710 -0.64354 71.86782 -4.2705236898125700 0.7927105645833000 4.9847357247733600 23.6873951125571590 -2.533787 -14.9502205299929280 0.28379 61.1023215740828000 -0.6546494961690290 3.14081 63.0178539949754600 1.5337865250786800 14.45597 67.5518018970849850 0.14081 67.2987807155848000 0.1408121651939210 0.8404677521587000 0.09017 75.161955 -8.38261 13.87744 63.02041 72.85514 65.706691 -8.9689706618816340 -0.1305945129594200 14.2888575143947200 1.13046 76.654649 -3.609883 -2.041123 -27.62701 72.4226854271538370 -2.7768967198788490 -0.298781 -0.3139455849606000 0.6894415279921680 -1.38952 70.60975 71.979726 -11.2884 0.0694617384504300 8.396882 -0.6098829502955700 18.03481 7.59535 76.2187718082566200 -0.1736156833261400 0.7079845509062200 0.3774365782603440 13.9482 70.79271 -4.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.0258442378219000 0.13218 78.49552 14.84047 74.6847105559542100 -0.707985 0.140812 -0.1064611043503200 27.2213075177054360 1.1442645509374100 0.7422389935007000 13.1607748191341740 -0.520411 -11.1602858767694610 0.9404018382949870 -0.890254 19.288858 1.605137 -5.04271 78.54112 63.5343754271675000 47.609883 18.0267257758118591 1.984736 -23.43584 64.79659 69.74224 13.42709 -1.144265 0.99639 74.64858 71.1602858767694610 1.4385693527693000 11.21661 71.377437 -13.79659 78.5892660578605400 1.26121 75.70341 8.29387 70.8902538029033200 11.6968479271569090 1.10988 75.6268960370611400 0.2076462965076800 0.1361091210411580 0.97122 62.0901733011143000 3.04387 -8.315177 15.496386 -1.10988 68.3968823161954400 0.91195 67.84047 0.2059652828886000 7.1860099153107000 0.1353770151956800 0.20798 62.01869 66.0555116293425628 -0.1619933880248600 1.60975 74.70341 19.6909665690181900 -2.8804577597605000 3.6098829502955700 2.4967846789471360 0.0348066314108000 7.3345854439425500 -0.53339 -9.6811478773202510 -2.0054402861234315 -0.43857 -11.4270858758061000 1.28206 70.85514 68.14081 75.9797258150537830 11.528777 -15.6563521121549600 -0.8052551636781010 -0.0641573776864277 8.91123 67.00448 1.88046 -3.140812 1.5424297462423310 -0.52027 71.09017 -3.1485793451674900 24.0044759137529000 .14081 71.6189070825032380 -0.9813138788281000 26.64426 75.858589 9.3348036649175700 -4.2179382918945300 19.07291 72.6767831340295750 -2.7387866077573000 2.7382921746502050 -0.2883957703532000 0.20597 7.8902538029033200 19.98331 0.89081 6.1408121651939210 1.10312 70.6051369518221700 1.54835 10.8960199077088500 9.7066909381763100 8.551802 -0.2985166081627230 -0.975675 7.6612292768134000 9.6051369518221700 5.6400695069251450 0.0119403020500461 -1.3729946259830000 1.0448381181817189 -1.3151774840185620 15.63059 62.3091282350412100 -0.38261 68.75776 68.45165 67.66123 -9.1361091210411580 -0.106461 -27.0384 66.2213075177054360 -0.8483390912859630 14.0119403020500461 0.0467905689391927 -0.032787 -32.6906006919200010 0.140812 -13.18601 0.5333858606336000 9.68482 64.7666506184494580 -2.605137 1.0438674241143000 8.0119403020500461 -0.148579 -24.45669 65.7034058454299000 8.0327873633932000 32.3826137809770000 13.069462 -8.37299 -1.0320050951773797 -1.53438 -47.3895185524640000 8.7034058454299000 19.93857 72.60398 71.56946 65.35859 76.217938 19.1448301814445280 0.981314 -26.31399 66.3844467590233830 -1.

1839490992764000 0.1365 -9.7184880564871500 5.4395990542531000 13.0357511806801588 -0.9516504886584900 15.082142 -8.5915 -13.32839 67.19332 70.4433153512427000 0.04703 66.7292052371486450 1.4396 13.5464669965228000 2.5947921415403700 6.9103013235256560 0.51596 59.8438597089067450 1.047025 -24.24468 72.600822 0.373122 0.1736156833261400 -0.0060457846776200 12.24395 72.0088562452736686 0.41282 77.3048238333528360 -0.104442 3.6135026290361760 .4251526021636360 1.97913 68.69922 72.4085 63.382781 21.01596 4.642999 0.0821422098945135 8.1445512672181200 0.7328913326982200 0.9623298849345000 10.1701045684674020 1.0069653271494551 -0.599529 13.1701045684674020 -0.5208726821866000 8.3092155495620900 1.4977106472619000 5.85082 68.7352 8.35056 2.8404677521587000 1.47959 12.0255050792507651 -0.4795890618549000 12.13192 10.8213822715971200 1.96233 10.0887835154091446 -2.9703468557535230 0.1319186654875000 10.0138311575007700 16.2648 53.0287376315321800 0.39556 60.4030734739964700 0.4518371577827300 1.013831 16.300782 -1.14944 64.3371826594123200 5.95165 15.84047 71.0472773836334900 0.4033253436408900 1.41786 66.5429760889088850 0.1357432439429680 0.3104 76.3007817907528500 1.03767 71.24395 62.0470253588133700 24.5995285448621800 13.3731217840302610 0.45165 73.67994 -11.52087 8.02041 72.54647 2.421614 -0.3820329238101260 0.613503 -0.3827810739741600 21.36722 76.0364562163494800 0.0316392180791897 0.006046 -11.5914974536424000 13.1044418363326830 3.92994 65.6008221575920900 0.70353 64.328523 12.50532 0.0060457846776200 11.6429987262086600 0.78151 68.8921274485225370 0.403325 1.15521 67.337183 -5.86808 69.84047 -1.82852 70.3505582463459000 2.9904116488808580 -0.0520225414409404 9.50229 72.1133876808688990 -0.49771 5.006046 12.857 64.3285225311539100 12.87312 67.0677080538590200 -1.4216142220449800 0.48617 64.5053201293899100 0.44332 0.594792 -6.09953 71.7392925225658670 0.90333 72.0159593907161000 4.718488 5.4564380627484120 1.6799397643092000 11.7351974688149000 8.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.

00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.25 3999 Siti Nurul M.Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB.75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76. P 60 60 70 70 65. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61. L 75 80 70 80 76.00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65.25 3990 M.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.00 3958 Puji Astuti Isana N.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71.50 4046 Tri Kusuma W.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.50 3855 Bekti Dwi Septi M.00 4080 Setia Budi W. P 75 75 70 70 72.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81.50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87. P 75 75 70 73 73.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85. P 90 90 80 90 87.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75.00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71.50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68.Imam Santoso L 60 60 60 60 60.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72.

50 P 100 70 40 60 67.75 L 70 45 50 20 46. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56.00 L 100 70 80 60 77.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M.00 P 90 70 20 20 50.Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H.75 L 90 90 70 20 67.50 P 60 60 50 20 47.25 L 90 80 70 60 75.25 L 60 10 10 20 25.Faizal Khasani M.50 P 70 70 80 30 62.50 L 60 20 60 50 47.50 P 90 100 100 100 97.50 P 90 90 40 60 70. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono .75 P 70 60 25 20 43.50 P 80 60 80 60 70.25 L 80 90 60 20 62.00 P 100 85 70 60 78.50 P 50 60 15 20 36.50 P 60 60 60 60 60.50 P 90 80 80 60 77.50 L 60 45 40 40 46.00 L 80 90 30 90 72.50 L 60 65 60 60 61.25 L 90 95 80 30 73.00 L 80 80 70 100 82.Budi Prasetyo M.50 L 70 50 40 70 57.25 L 70 45 10 20 36.25 L 80 100 70 60 77.

25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 4032 Nurkhofifah F.50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87.00 3950 M. L 70 70 50 90 70. P 80 85 60 20 61.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.Nursodik L 100 95 60 40 73.75 3881 Susendah Ayuning A.00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.50 3932 Ardhi Triatmoko K.W.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75.25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58. P 90 80 90 100 90.

25 L 100 100 80 60 85.50 L 70 80 60 60 67.00 L 70 60 90 30 62.00 P 100 40 80 100 80.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.75 P 70 80 70 70 72.50 L 70 85 70 70 73.25 L 80 95 70 20 66.50 L 80 40 50 60 57.00 L 100 80 40 60 70.50 P 90 100 70 70 82.75 L 75 70 70 75 72.75 P 70 63 80 70 70.50 L 70 65 70 60 66.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.50 L 100 75 80 70 81.25 L 80 80 55 60 68.25 L 60 35 60 50 51.75 P 56 60 80 50 61.25 P 50 45 60 60 53.50 P 80 100 60 100 85.00 L 20 80 40 60 50.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari .75 L 80 80 50 60 67. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.50 P 90 75 70 60 73.50 L 50 95 50 60 63.75 L 100 100 90 100 97.50 P 100 100 80 60 85.50 L 70 75 50 60 63.00 P 100 50 90 70 77.00 P 70 40 40 20 42.

TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.75 P 80 75 70 70 73.50 L 90 95 70 75 82.25 P 60 60 70 80 67.00 L 80 80 70 70 75.25 P 65 65 60 60 62.75 P 95 95 80 80 87.75 P 60 60 60 70 62.00 P 65 65 65 65 65.00 L 90 80 85 80 83.75 P 70 75 70 90 76. .00 L 85 90 70 80 81.25 L 65 65 60 60 62.50 P 70 70 75 70 71.50 P 95 100 80 100 93.00 P 80 70 75 60 71.50 L 75 75 70 70 72.Z.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H.50 P 60 90 40 60 62.50 P 70 70 70 65 68.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB.25 L 70 65 65 70 67.50 L 70 65 60 60 63.75 P 85 80 75 80 80.50 L 85 90 80 90 86.25 L 75 80 70 95 80. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.

00% .380.696 – 3. LINGKUNGAN KELUARGA.5 Interval persentase Interval skor kategori .81.100% 62. DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A.5 5.28% .174 = 9. DP = 9808 Χ 100% = 77. 1.935 3.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.935 < Skor ≤ 10.898 : 4 = 3.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12.898 = 724.554.52% .76% .174 = 12.696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3.315.43.62.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.51% 25.5 < Skor ≤ 12.5 < Skor ≤ 7.27% 43.696 = 3.864 = 966 = 2.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.809 = 12.315.864 – 966 = 2.696 7.135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.522 = 9522 : 4 = 2.554.5 ≤ Skor ≤ 5.

5 < Skor ≤ 2.312 = 828 = 2.62.5 < Skor ≤ 3.196 Skor maksimal = 3.76% .43.449 < Skor ≤ 2.81.312 – 828 = 3.5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3.100% 62.27% 43. DP = 2506 Χ 100% = 75.76% .51% 25.28% .139.690.75% Interval skor 2.62.00% .312 2.100% 62. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.51% 25.691 1.66% 3312 Kategori = Tinggi 3.690.75% 3.43.28% .484 : 4 Interval persentase 81.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.139.415 < Skor ≤ 3.27% 43.81.00% .864 2. DP = 3196 Χ 100% = 82.136 81.71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.415 966 ≤ Skor ≤ 1.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .506 = 3.864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.070 < Skor ≤ 2.484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.070 828 ≤ Skor ≤ 1.5 1.52% .52% .691 < Skor ≤ 3.

51% 25.27% 43.00% .29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.43.62.242.75% Interval skor 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.760 1.51% 25.725 < Skor ≤ 2.207.5 < Skor ≤ 2.725 690 ≤ Skor ≤ 1.5 < Skor ≤ 2.81.207.070 : 4 Interval persentase 81.100% 62.242.76% .760 – 690 = 2.760 = 690 = 2.760 1.27% 43. DP = 2299 Χ 100% = 83.52% .5 1.070 : 4 Interval persentase 81.725 < Skor ≤ 2.5 < Skor ≤ 1.299 = 2.070 = 517.52% .28% .760 = 690 = 2.43.76% .207.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : .5 1.242.81.28% .760 – 690 = 2.070 = 517.5 < Skor ≤ 1.207.242.62.00% .760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.100% 62.725 690 ≤ Skor ≤ 1.75% Interval skor 2.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.

76% .233 = 11.245 2.00% .5 kategori Panjang kelas interval = 2.898 = 2.138 Skor total Skor maksimal = 1.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. 8233 Χ 100% = 71.592 – 2.807 = 2.898 = 8.173.43.071.760 = 690 = 2.245 < Skor ≤ 9.27% 43.81.071. 1.47% 2760 Kategori = Tinggi B.898 = 11.5 < Skor ≤ 11.02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.5 < Skor ≤ 7.418.100% 62.418.5 5. 1807 Χ 100% = 65.760 – 690 = 2.52% .75% = 21 X 4 X 138 = 11.592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.5 ≤ Skor ≤ 5.592 = 21 X 1 X 138 = 2.694 = 8.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.070 = 517.62.592 7.51% 25.070 : 4 Interval persentase Interval skor .28% . Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.694 : 4 Interval skor 9.

760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.725 < Skor ≤ 2.81.81.760 1.76% .449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.27% 43. Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70.43.75% Interval skor 2.484 : 4 Interval persentase 81.76% .43.52% .00% .10% 3312 Kategori = Baik 3.323 = 3.5 < Skor ≤ 2.27% 43.00% .52% .312 – 828 = 3.51% 25.070 828 ≤ Skor ≤ 1.5 1.5 < Skor ≤ 1.312 2.312 = 828 = 2.449 < Skor ≤ 2.691 < Skor ≤ 3.100% 62.691 1.207.5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.28% .75% 2.070 < Skor ≤ 2.703 Skor maksimal = 2.242.28% .207.70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.62.725 690 ≤ Skor ≤ 1.242. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.139 81.51% 25.100% 62.62.

070 : 4 Interval persentase 81.5 < Skor ≤ 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.207.5 < Skor ≤ 1.207.76% .207.760 – 690 = 2.28% . Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.242.242.100% 62.43.207.760 .51% 25.27% 43.81.725 690 ≤ Skor ≤ 1.5 < Skor ≤ 1.76% .00% .242.760 = 690 = 2.5 < Skor ≤ 2.43.725 < Skor ≤ 2.100% 62.51% 25.760 – 690 = 2.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.070 : 4 Interval persentase 81.75% Interval skor 2.218 = 2.070 = 517.760 1.989 = 2.5 1.070 = 517.52% .725 690 ≤ Skor ≤ 1.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.75% Interval skor 2.27% 43.81.725 < Skor ≤ 2.760 = 690 = 2.28% .10% 2760 Kategori = Baik 4.52% .242.62.62.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.5 1.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.00% .760 1.

75 : 138 = 69.58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.36% 2760 Kategori = Baik C.141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.75 Χ 100% = 69. Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.58% 13800 .

121 .406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .834 .043 -.058 .059 . b.318 .695 .041 -. Error Beta (Constant) 10.995 1.001 .318 12. Correlations Collinearity Statistics B Std.375 .0231 9.287 3.000 .472 .995 1.2527 8.005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.112 . (2-tailed) Mean Std.112 1.602 .67307 .296 .335 N Normal Parameters a.719 Hasil belajar ekonomi 138 69.080 .944 .77553 .5779 12. Deviation Absolute Positive Negative a.286 . Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .419 .277 3. Calculated from data.105 .059 -. Test distribution is Normal.080 .142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.062 Lingkungan keluarga 138 71.b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.379 .005 a. Sig.43451 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

.1875 72.04 64.48 69.7500 72.5000 77. . .48 55.87 86.04272 15. Deviation .7500 81.52 82.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std.39 97.2500 78.09 77.61 83.43 56.5000 63.8333 63.72169 15. .22 91.8333 76.96 88.10310 6.9000 63. 1.43 81.4375 61. .65 71.7500 61.70 60.7500 63.7500 65.12500 .144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.13 90.7500 62.7500 70.7500 67.2500 77.27495 8.78 85.26 79.98958 9.82006 7.9167 77.30 67.39 68. 12.09407 21.7500 63.87 61.90990 10.52 58.00000 19. .77553 .26325 7.76777 31.3333 61.70552 1.83 Total Mean 62.2500 72.2500 63.13 65.91 75.4000 69.7500 62.65822 13.22 66.59882 1.5000 63.74 72.61594 11.96739 12.83 73.7500 73.2500 73.04 89.81981 16.86607 5.76777 .7500 66.70 84.57 70.96 63.58745 8.30 92.40209 15.5000 69.23169 .98990 8.7500 81.7813 73.5000 45.17 78.35 80.6786 62.38925 9.76777 9.59915 14.2500 78.00 76.5000 73.

269 4828.719 22360.314 155.881 F 1.269 146.471 .145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.066 Eta .430 1476.257 R Squared .250 .631 1476.531 Eta Squared .282 .350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185.003 . .569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar .190 9.362 16055.939 Sig.

14 58.10 64.5000 73.2188 65.60025 9.43833 13.48 66. .3571 65.73687 19.0000 50.4167 77.71 89.2812 59.72272 12. .84968 8.0000 63.22997 .00000 .80409 6.00 76.18034 .5000 66.29 65.30776 12.33 84.31508 13.41025 22.62 73.8750 69.09709 8. 17.18718 5.5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std.5000 70.38 53.5000 62.48 Total Mean 46.6250 77.76 80.76 55.7500 77.95 57.5000 77.28078 3.29 90.5000 50.0000 72.90 63.0000 75.5000 75.19 77.1875 69. 10.77553 .43 72.05 70.8750 70.3125 66.86 69.0000 71. .38 78.74459 19.14 83.00040 6.73109 .24 71.2500 77.57 79.8333 70.59073 9.71 61.52 60.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.38194 7.58757 11.7917 76.50189 18.5000 48.52 85.54990 8.32051 .57 54.19 52.7917 73.72169 .33 59.16228 9.67 67.5000 67. Deviation .00000 33.81 51.81 75.5000 57.1250 69.95 82.3750 79.1071 80.00000 10.9091 58.

223 6112.147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.899 1605.001 .588 Eta Squared .184 1605.345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total .072 Eta .183 139.730 11.020 .268 R Squared .414 Sig.452 22360. .223 197.350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .452 F 1.511 1.675 14642.

Deviation 12.213 .257 1.350 df 2 135 137 Mean Square 1653.0231 Std.046 19053.385a R Square .716 df1 2 df2 135 Sig.136 F 11. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307. .135 Std.148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69.000 .43451 9.068 1. .304 22360.77553 8. Error of the Estimate 11. Predictors: (Constant). Disiplin belajar b. Lingkungan keluarga.000 .5779 77. Lingkungan keluarga. 138 138 138 Pearson Correlation Sig.2527 71. Predictors: (Constant).88005 F Change 11.001 .257 .001 .67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1.148 Adjusted R Square . Disiplin belajar b.268 -.000a Regression Residual Total a.716 Sig.001 . F Change .213 138 138 138 Lingkungan keluarga . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .001 138 138 138 Disiplin belajar .068 .000 -.523 141. .268 . (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R .000 a.

472 . Correlations Collinearity Statistics B Std.000 .375 .001 .995 1.318 12.286 .287 3.379 .149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .121 . Error Beta (Constant) 10. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .296 .277 3.602 .834 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.005 a.406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .105 .995 1.419 .

81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.43 dibulatkan menjadi 29 211 .Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.

08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.43 dibulatkan menjadi 29 211 .46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->