PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATINEGARA

KAB. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Suroso NIM. 3301403160

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

i

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Pembimbing I

Pembimbing II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si. NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Kamis : 23 Agustus 2007 Penguji Skripsi

Drs. Gunawan Hadi, SH. CN. NIP. 130799700

Anggota I

Anggota II

Muhammad Khafid, S.Pd., M.Si. NIP. 132243641

Trisni Suryarini, SE., M.Si. NIP. 132297152

Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

3301403160 iv . Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. baik sebagian atau seluruhnya. Juli 2007 Suroso NIM.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. Semarang.

jujur.Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta merendahkan diri kepada Tuhan mereka. KATA PENGANTAR v . dan buat teman-teman seperjuangan. kakak dan adik. berdoa. Hud:23). disiplin. .Kerja keras.S. Albaqarah: 153). .jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (Q.S.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto . maka mereka adalah penghuni syurga yang kekal di dalamnya (Q. dan tawakal adalah kunci keberhasilan (penulis) Persembahan Skripsi ini spesial ku persembahkan buat ayah dan ibu.

Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian.. S. Gunawan Hadi. 3. dan membantu dalam penyusunan skripsi ini.. 6. Kepala SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. Drs.Si. Chumaedi. Sudjiono Sastroatmodjo. 2. Rektor Universitas Negeri Semarang. Ketua Jurusan Akuntansi yang telah memberikan ijin penelitian. SH. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. M. Dosen penguji skripsi yang telah memberikan masukan dan saran dalam penysusunan skripsi ini. Agus Wahyudin. Drs. M. Dekan Fakultas Ekonomi. 5.Si. Dr.Pd. Drs. 4. mengarahkan. Prof. SE. Terima kasih penulis ucapkan juga kepada: 1.CN. M. vi . Sukirman. S. M.Si... Oleh karena itu dengan penuh penghargaan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Muhammad Khafid.. Dosen Pembimbing I dan Trisni Suryarini. M.. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menempuh studi Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Negeri Semarang..Si. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak.. Susilowati.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya. Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing. Drs.Pd..Si.

Pada akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat. Teman-temanku (Elyco. Semoga bantuan yang diberikan kepada penulis menjadi catatan amal baik. 12. Fiska Friyanti. serta mendapat balasan yang setimpal dari Allah yang Maha Pemurah. 10. Amien.. yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian skripsi ini.Pd. 9. Aan dan Agus) yang telah membantu dan memotivasi dalam penysusunan skripsi ini. Tegal yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Ari. Tegal yang telah membantu penulis dalam mengisi angket penelitian.7. 8. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu. S. Semua guru SMPN 1 Jatinegara Kab. Kedua orang tua ku yang telah memberikan dukungan baik dukungan material maupun spiritual. Semarang Juli 2007 Penyusun SARI vii . 11. Guru mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Jatinegara yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan penelitian. Semua siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

dan hasil belajar siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Kata Kunci: Disiplin Belajar. lingkungan keluarga. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan.Suroso.25%. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional simple random sampling. Fakultas Ekonomi. Sarjana Pendidikan Ekonomi Akuntansi. 154 halaman. 2) lingkungan keluarga. Universitas Negeri Semarang.Pd. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori cukup dengan viii . 3) seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. M. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 211 siswa. SE. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Hasil Belajar Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. Jurusan Akuntansi. lingkungan keluarga. M. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windosws Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dan hasil belajar ekonomi siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik dengan peresentase sebesar 71. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. 2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana profil disiplin belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Muhammad Khafid S. yaitu: 1) disiplin belajar. 2) untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam penelitian ini.02%. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan.Si.. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga atau lingkungan sosialnya. dan 3) hasil belajar ekonomi. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui profil disiplin belajar. 2) apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.Si. Sampel berjumlah 138 siswa didapat dari rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. Lingkungan Keluarga. Trisni Suryarini.

05.000 lebih kecil dari 0. oleh karena itu diajukan saran sebagai berikut 1) disiplin belajar siswa dalam kategori tinggi sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal 2) lingkungan keluarga dalam kategori baik sehingga perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.05.05. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan adalah sebesar 14. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh t hitung sebesar 3.76% Berdasarkan uji F atau uji simultan diperoleh F hitung sebesar 11.602 dengan signifikansi 0.58. misalnya faktor kecerdasan. Ada pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga baik secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar ekonomi. dan 4) orang tua hendaknya dapat menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya. selebihnya sebesar 85. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.17%. lingkungan sekolah.000 lebih kecil dari 0. motivasi belajar. 3) pihak sekolah hendaknya dapat menerapakan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. dan lingkungan masyarakat. DAFTAR ISI ix .472 dengan signifikansi 0. media pembelajaran. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Hal ini ditunjukan dari uji t atau uji parsial untuk variabel disiplin belajar diperoleh t hitung sebesar 3. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 8.001lebih kecil dari 0.8%.rata-rata skor 69.716 dengan signifikansi 0.

.................................................. 1...........................5..... i ii PENGESAHAN KELULUSAN .................................................................... 1...... 11 2. PERSETUJUAN PEMBIMBING..................................................... Tujuan Penelitian ....................... iii PERNYATAAN...................................................................................................................2............................................................................................. Pengertian Hasil Belajar..... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN ........................... Manfaat Penelitian ............................................................ xiii DFTAR GAMBAR . Unsur-unsur Belajar .............................................................................. Latar Belakang Masalah................................................................. 11 2.......................................................................................................................... 12 2.....1............ 11 2..................................... 13 2............................ Pengertian Belajar .............3......................1.......... 10 BAB II LANDASAN TEORI ............................1.1...... 1. Prinsip-prinsip Belajar .................................................................................................. xiv DAFTAR LAMPIRAN.......................................3................JUDUL SKRIPSI ............................................................................................................ x DAFTAR TABEL......................... Perumusan Masalah ........................................................................................................................................... 1.................4........... 17 x ........................... 1 1 8 8 9 1.......................................................... Sistematika Skripsi..................................... Belajar ..............................1......................2................4......1...... vi SARI.....................................................................1......................... viii DAFTAR ISI....... xv BAB 1 PENDAHULUAN ................ v KATA PENGANTAR ..............

................ 49 3.... Pengertian Disiplin...........................2....................5................................. 35 2................................2.. 38 2.................6..............................................1............. Ciri-ciri Keluarga .... 20 2........3............................ 28 2................................................ 32 2....3...................................................................4..............................................1..........................................................................4......... 50 xi ....................................... Fungsi Keluarga ..................... Disiplin Belajar ..3....2.......... Faktor Intern............2.. 29 2. Variabel Penelitian ..................... 39 2..1....... Kerangka Pemikiran........................................3.. Pengertian Disiplin Belajar ........... 40 2... Populasi dan Sampel Penelitian .. Faktor......5................2.. Tipe Hasil Belajar .............5...............2...................... Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar ..........1............. Pengertian Lingkungan Keluarga........................ 47 BAB III METODE PENELITIAN ................2..................................................................... Indikator Disiplin Belajar......................................4..................................................3......3..................................... Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar ........ 23 2.........4....................................................... 36 2................2......3 Perlunya Disiplin............................ 36 2.4..............4........ 43 2..............6........ 21 2................... Lingkungan Keluarga........................4. 26 2................. 27 2........ 18 2... Hipotesis...........1................. 26 2.... 49 3. Faktor Ekstern ...3..3.........faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin......... Fungsi Disiplin............................

.2.......................2............... 75 4........................... 56 3....................................... 90 DAFTAR PUSTAKA .......................2........................................................................... 64 4........................... Hasil Penelitian ........ Kesimpulan ....................2.....3............................................................ 80 BAB V PENUTUP................... Uji Linieritas Garis Regresi .......... 51 3................... Metode Analisis Regresi Berganda.............................................................................................................................. Saran....... 52 3.......................1..............................3........ 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ........................... Analisis Deskriptif Persentase......................................................3....................... 65 4................................. 71 4................................................... 92 LAMPIRAN-LAMPIRAN...5........ 57 3....... Uji Hipotesis ............2.......1..2. Pembahasan........ 94 DAFTAR TABEL xii ................................... Uji Asumsi Klasik ................4..... 89 5......... Tegal ................5..5..............1.............................................. 55 3.............................................. 74 4.................... 65 4.................. 64 4........2........................ Metode Pengumpulan Data ..5.....1 Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab................. Uji Linieritas Garis Regresi ......3....................5....4......... Uji Asumsi Klasik ............ Metode Analisis Data............................................... Analisis Deskriptif Persentase.............................................. 55 3............. Validitas dan Reliabilitas Instrumen .......3...... 89 5..4.....2..

........... 59 Tabel 3.................................. Tegal........6................... Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab..........Tabel 1.............................................................. 76 xiii ............7........................5... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga.............. 60 Tabel 3................... Rujukan Hasil Belajar Siswa .............................................. 66 Tabel 4............................................. Tegal............. Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungn Keluarga per Indikator .....................2......... 59 Tabel 3.......................... 69 Tabel 4...3..... Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa .... 70 Tabel 4.... 60 Tabel 4..... 67 Tabel 4..4.. 58 Tabel 3............................................... 73 Tabel 4.............. 72 Tabel 4...........8.......1....5........ Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian .................... Tegal........... Distribusi Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab........1...... Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab........1............... Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar ....................4............. Ringkasan Analisis Regresi Berganda ..................... 7 Tabel 3...........................3.... Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa.............................. 68 Tabel 4.. Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator..2. Uji Normalitas Data Penelitian ........................... Daftar nilai rata-rata siswa ..........

..1.............................. 50 Gambar 4...................1.... Kerangka Pemikiran...................... Pembagian Sampel Tiap Kelas................. 74 xiv ............... 47 Gambar 3.....................1.... Uji Heteroskedastisitas Data Penelitian ......DAFTAR GAMBAR Gambar 2..........

.......... Daftar Kritik r Product Moment............ Angket Uji Coba............................................ Surat Ijin Penelitian ...........................................................DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1....................................................... 130 Lampiran 10..... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ................................................ Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga... 151 Lampiran 16............... Lampiran 2............ Analisis Regresi Berganda ......................................... 103 Lampiran 4.............. Daftar Nilai Siswa .... 153 Lampiran 18........... Tabulasi Hasil Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Lingkungan Keluarga......... 118 Lampiran 9............................................................................... Perhitungan Deskriptif Persentase........ Angket Penelitian .......................... 105 Lampiran 5. 111 Lampiran 8.......................................... 144 Lampiran 13................................ Uji Asumsi Klasik ................. 107 Lampiran 6...................................... 135 Lampiran 11.... 142 Lampiran 12........... 152 Lampiran 17.............. Uji Linieritas. 109 Lampiran 7................................ 148 Lampiran 14.... Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas... 94 95 Lampiran 3............... Surat Ijin Observasi . Kisi-kisi Instrumen Uji Coba Penelitian................................ Data hasil penelitian ............................................................ Contoh Perhitungan Validitas dan Reliabilitas Angket Uji Coba Variabel Disiplin Belajar ....................................... 150 Lampiran 15.......................................... 154 xv ........... Surat Keterangan Telah Penelitian .........................

Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. Sedangkan ayat 3 menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. Untuk mewujudkan tujuan ini pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. kepribadian. kecerdasan. Latar Belakang Masalah Pembangunan nasional merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan nasional. pengendalian diri.1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. pendidikan non-formal dan pendidikan informal. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan . bangsa dan negara. 20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Terdapat tiga jalur pendidikan. ahlak mulia. yaitu pendidikan formal. Salah satu tujuan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan sebagai hak asasi setiap warga negara telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. masyarakat.

karena pendidikan manusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang (Munib dkk 2004:26-27). Antara pendidikan formal dan pendidikan informal terdapat saling keterkaitan. dimana sebelum anak masuk ke pendidikan formal atau sekolah dia telah mendapat bekal pendidikan dari orang tuanya. Berbagai usaha . Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu atau kualitas pendidikan. Ada beberapa konsepsi dasar tentang pendidikan. Pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan/atau berjenjang. dan pemerintah. dan 3) bagi manusia pendidikan itu merupakan suatu keharusan. 2) bahwa tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga. pendidikan menengah. masyarakat. 2) alat bantu proses belajar mengajar seperti buku teks. peralatan laboratorium dan bengkel kerja yang belum memadai. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. dan 3) tidak meratanya kualitas lulusan yang dihasilkan untuk semua jenjang pendidikan (Munib dkk 2004:125). Dunia pendidikan kita masih mendapat sorotan tajam.2 dasar. dan pendidikan tinggi. Pada prinsipnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. dan pemerintah. mengingat banyaknya permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi. Beberapa indikator untuk mengukur kualitas pendidikan kita adalah: 1) mutu guru yang masih rendah pada semua jenjang pendidikan. masyarakat. yaitu: 1) bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup (life long education).

pelatihan dan penataran guru. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal banyak faktor yang terlibat di dalamnya. maupun usaha-usaha lainnya terhadap siswa itu sendiri seperti pemantapan proses belajar mengajar. Beberapa diantaranya adalah faktor kurikulum. sehingga siswa harus dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aktif.3 untuk meningkatkan kualitas pendidikan memang sudah sering diadakan. pemberian jam tambahan atau les. Dalam proses pembelajaran guru hendaknya mampu mengorganisasikan materi dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa. karena masih ada faktor orang tua dan siswa itu sendiri. dan menyenangkan. Guru juga harus mampu menerapkan metode mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Tetapi tidak sepenuhnya kita harus menyalahkan guru dalam proses belajar mengajar. dan siswa itu sendiri. inovatif. sehingga guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa. Membahas masalah kualitas pendidikan tidak terlepas dari pencapaian hasil belajar siswa. sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis. karena guru merupakan orang yang secara langsung memberikan materi pelajaran kepada siswa. orang tua. karena hasil belajar siswa dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai apakah pendidikan di suatu sekolah berhasil atau tidak. namun hasil yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. serta mampu . guru. baik dalam bentuk perbaikan kurikulum. Guru memang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. Siswa merupakan individu yang secara langsung melakukan proses pembelajaran. mampu mengungkapkan gagasan-gagasan.

masyarakat dan pemerintah. baik. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. minat. cara belajar. di lingkungan sekolah selain waktunya relatif singkat. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. karena keberadaan anak justru lebih banyak berada di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sosialnya. dan disiplin belajar. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan anak. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Dari sudut pandang keluarga orang tua seharusnya tidak mempercayakan pendidikan anaknya secara totalitas pada pihak sekolah. di mana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan . Sehingga akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. dan juga karena perilaku yang baik. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa mampu mengatur waktu dan kegiatan belajarnya. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. disiplin individu dalam belajar.4 menyertakan segala aspek yang ada pada dirinya baik kecerdasan. perhatian. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. dan sangat baik. seoarang guru juga harus menangani banyak siswa. motivasi.

Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan akan mendorong anak giat atau berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang optimal. seperti suasana dalam keluarga kurang menyenangkan. tingkat pendidikan. 2) anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan orang tua. orang tua yang selalu sibuk dengan urusannya sendiri. dan 4) orang tua pilih kasih terhadap anak.5 menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Menurut Majid (2005:234) faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah : 1) kemampuan ekonomi orang tua kurang memadai. perhatian. melainkan karena beberapa . karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggung jawab keluarga (orang tua) terhadap keberhasilan belajar anaknya. serta pemenuhan kebutuhan belajar yang kurang akan mendorong siswa malas dalam belajar yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang kurang memuaskan. Apabila kondisi dalam keluarga sebaliknya. Walaupun anak sudah bersekolah peranan keluarga (orang tua) dalam keberhasilan belajar anakanaknya masih sangat penting. Sedangkan menurut Ahmadi (2005:136) mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja. 3) harapan orang tua yang terlalu tinggi terhadap anak. Selain kondisi keluarga yang harmonis.

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan penulis pada bulan Februari Tahun 2007. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa perhatian orang tua yang cukup. lingkungan keluarga. menunjukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal belum optimal terbukti dengan nilai ulangan . kondisi ekonomi keluarga yang memadai. 2) karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan anak (PR). 5) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. Sedangkan fakor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi kurikulum. 4) karena anak kurang mampu mangatur waktu. Kenyataan yang ada di lapangan menunjukan bahwa orang tua sibuk dengan urusanya sendiri sehingga perhatian mereka terhadap anaknya kurang. 3) karena anak terlalu banyak mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. dan 6) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. dan lingkungan masyarakat. baik yang bersumber dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern).6 kemungkinan. Pada prinsipnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor. tingkat pendidikan orang tua yang tinggi. maupun sosial. sarana dan prasarana belajar. lingkungan sekolah. sehingga melampaui kapasitas belajar anak. Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi aspek fisik. psikis. lingkungan keluarga yang harmonis akan membentuk dan mendidik anak berdisiplin dalam belajar yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. yaitu 1) karena kurikulum sekolah terlalu tinggi.

yaitu untuk kelas VIII B. 3. siswa. 4. . Berikut disajikan nilai ratarata hasil ulangan ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah. ada 3 kelas yang memiliki nilai rata-rata di bawah standar yang ditetapkan.7 harian yang belum merata.72 Dari tabel di atas menunjukan bahwa. 5. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007”. dan VIII E. Ada siswa yang memperoleh nilai ulangan 96 yang berarti sudah di atas standar yang ditetapkan yaitu 65 (standar yang ditetapkan sekolah). Kelas Kelas VIII A Kelas VIII B Kelas VIII C Kelas VIII D Kelas VIII E Nilai rata-rata siswa 77. Tabel 1. orang tua.1 Daftar Nilai Rata-rata Siswa No. tetapi ada juga siswa yang memperoleh nilai 48 yang berarti belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Tegal. dan masyarakat.00 61.25 63. 2.30 65. Belum optimalnya hasil belajar ekonomi tersebut bukan tanggung jawab sekolah saja.45 77. Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pentingnya disiplin belajar dan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar siswa dan mengangkatnya dalam penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1. VIII D.

Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2. Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa . dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Untuk menjelaskan profil disiplin belajar. lingkungan keluarga. Bagaimana profil disiplin belajar. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas. Apakah ada pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 3. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. lingkungan keluarga dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 1.8 1. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007.3. maka perumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007? 2. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan? 3. maka tujuan penelitiannya adalah sebagai berikut: 1.

lingkungan keluarga dan pengaruhnya terhadap hasil belajar khususnya hasil belajar ekonomi dan juga diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan konseptual bagi penelitian sejenis dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan untuk perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan. Manfaat Penelitian Manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1. bagi pihak sekolah akan pentingnya peraturan yang mengatur kedisiplinan bagi siswa. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dalam penelitian ini adalah: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukanmasukan yang berharga yang berupa konsep-konsep mengenai disiplin belajar. juga akan pentingnya kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah dalam menangani pendidikan anaknya. Tegal Tahun pelajaran 2006/2007 baik secara parsial maupun simultan. Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah: Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak siswa akan pentingnya disiplin belajar. . dan bagi pihak orang tua akan pentingnya lingkungan keluarga yang baik yang akan mendorong siswa untuk giat atau berdisiplin dalam belajar.4. 2. 1.9 kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.

10

1.5. Sistematika Skripsi Skripsi ini terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Berikut akan diuraikan ketiga bagian tersebut. a. Bagian awal skripsi Bagian awal skripsi terdiri dari sampul, lembar kosong berlogo Universitas Negeri Semarang, lembar judul, lembar persetujuan pembimbing, lembar pengesahan, lembar pernyataan, lembar motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. b. Bagian pokok skripsi Bagian ini terdiri dari: Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi. Bab II Landasan Teori yang terdiri dari tinjauan teori tentang belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, disiplin belajar,

lingkungan keluarga, kerangka pemikiran dan hipotesis. Bab III Metode Penelitian yang terdiri dari populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan yang terdiri dari temuan hasil penelitian dan pembahasannya. Bab V Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. c. Bagian akhir skripsi yang berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Belajar 2.1.1. Pengertian Belajar Setiap individu pasti mengalami proses belajar. Belajar dapat dilakukan oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua, dan akan berlangsung seumur hidup. Dalam pendidikan di sekolah belajar merupakan kegiatan yang pokok yang harus dilaksanakan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila proses belajar dalam suatu sekolah dapat berlangsung dengan baik, yaitu proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Berikut akan dijelaskan pengertian belajar menurut beberapa ahli. a. Menurut Sunaryo (1989:1) mengatakan belajar adalah suatu kegiatan di mana seorang membuat atau menghasilkan tingkah laku yang ada pada dirinya dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. b. Gagne dalam Dimyati dan Mudjiono (1994:9) mengatakan belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimuli lingkungan, melewati pengolahan informasi menjadi kapabilitas baru. c. W.S. Winkel dalam Darsono (2000:4) mengatakan belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman ketrampilan, dan nilai konsep.

12

d. Slameto (2003:2) mengatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. e. Morgan et.al dalam Anni dkk (2004:2) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktik atau pengalaman. f. Dalyono (2005:49) menyatakan belajar adalah suatu usaha atau perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, dengan sistematis, mendayagunakan semua potensi yang dimiliki baik fisik, mental serta dana, panca indra, otak dan anggota tubuh lainnya, demikian pula aspek-aspek sebagainya. Dari pengertian belajar di atas penulis sependapat dengan pengertian belajar menurut Sunaryo dan Morgan et.al dalam Anni dkk, yaitu proses perubahan perilaku baik dalam aspek kognitif, afektif kejiwaan seperti intelegensi, bakat, minat, dan

maupun psikomotorik di mana perubahan perilaku tersebut terjadi karena didahului oleh proses pengalaman dan perilaku karena hasil belajar bersifat relatif permanen. 2.1.2. Unsur-unsur Belajar Menurut Anni dkk (2004:3-4) unsur-unsur belajar adalah sebagai berikut:

warga belajar. Respon Adalah tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori. c. dan syaraf atau otot yang yang digunakan untuk menampilkan kinerja yang menunjukan apa yang telah dipelajari. dan peserta pelatihan. ketrampilan dan sikap. 2. Dalam kehidupan seseorang terdapat banyak stimulus yang berada di lingkungannya. Pembelajar Dapat berupa peserta didik. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan . Perhatian dan motivasi Teori belajar pengolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tak mungkin terjadi belajar. d. maka memori yang ada di dalam dirinya kemudian memberikan respon terhadap stimulus tersebut. Rangsangan (stimulus) Adalah peristiwa yang merangsang penginderaan pembelajar. otak yang digunakan untuk mentranformasikan hasil penginderaannya ke dalam memori yang kompleks.3.1.13 a. Pembelajar yang sedang mengamati stimulus. b. Prinsip-prinsip Belajar a. Memori Memori pembelajar berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan. Pembelajar memiliki organ penginderaan yang digunakan untuk menangkap rangsangan.

b. Pengulangan Prinsip belajar yang menekankan perlunya pengulangan barangkali yang paling tua adalah yang dikemukakan oleh teori Psikologi Daya. mempunyai kemauan dan aspirasinya sendiri. akan membangkitkan motivasi untuk mempelajarinya. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. Keterlibatan langsung/berpengalaman Edgar Dale dalam penggolongan pengalaman belajarnya yang dituangkan dalam kerucut pengalamannya mengemukakan bahwa belajar yang paling baik adalah belajar melalui pengalaman langsung. diperlukan untuk belajar lebih lanjut atau diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu. d. terlibat langsung dalam perbuatan dan bertanggungjawab terhadap hasilnya. Keaktifan Teori belajar kognitif menganggap bahwa anak adalah mahluk yang aktif. Apabila bahan pelajaran itu dirasakan sebagai sesuatu yang dibutuhkan. Menurut teori ini belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada . Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati.14 kebutuhannya. Skinner insentif atau operant coditioning dapat menimbulkan motivasi belajar bagi siswa. c. Menurut teori belajar F. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain.

prinsip-prinsip dan generalisasi tersebut. Balikan dan penguatan Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai ulangan yang baik. Tantangan Pelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk turut menemukan konsep-konsep. berpikir. mengingat. dan dengan pengulangan-pengulangan terhadap pengalaman itu meperbesar peluang timbulnya respon benar.15 manusia yang terdiri atas daya: mengamat. prinsip-prinsip. karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar lebih giat. Penggunaan metode eksperimen. e. inkuiri. merasakan. diskoveri juga memberikan tantangan bagi siswa untuk belajar secara lebih giat dan sungguh-sungguh. dan generalisasi akan menyebabkan siswa berusaha mencari dan menemukan konsep-konsep. Sebaliknya anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas. . Teori lain yang menekankan prinsip pengulangan adalah teori psikologi asosiasi atau koneksionisme dengan tokohnya yang terkenal Thorndike. mengkhayal. menganggap. Thorndike mengemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respon. f. Nilai yang baik dapat merupakan operant conditioning atau penguatan positif. dan sebagainya. Nilai yang baik akan mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi. Dengan mengadakan pengulangan maka daya-daya tersebut akan berkembang.

16 g. (Dimyati dan Mudjiono 1994:40-46) Sedangkan menurut Dalyono (2005:51-54) mengemukakan prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. Karena itu perbedaan perlu diperhatikan guru dalam pembelajaran. . Kematangan jasmani dan rohani Salah satu prinsip utama belajar adalah harus mencapai kematangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan yang dipelajarinya. Antara lain penggunaan metode atau strategi belajar-mengajar yang bervariasi sehingga perbedaan-perbedaan kemampuan siswa dapat terlayani. mental maupun perlengkapan belajar. b. Perbedaan individual Perbedaan individual berpengaruh terhadap cara dan hasil belajar siswa. Kematangan jasmani yaitu telah sampai pada batas minimal umur serta kondisi fisiknya telah cukup kuat untuk melakukan kegiatan belajar. Memiliki kesiapan Setiap orang yang hendak belajar harus memiliki kesiapan yakni dengan kemampuan yang cukup baik fisik. Sedangkan kematangan rohani artinya telah memiliki kemampuan secara psikologis untuk melakukan kegiatan belajar. Pembelajaran yang bersifat klasikal yang mengabaikan perbedaan individual dapat diperbaiki dengan beberapa cara.

dan hasil belajar (Sudjana 2004:2). pengalaman (proses) belajar mengajar. Memahami tujuan Setiap orang yang belajar harus memahami tujuannya. Prinsip ini sangat penting dimiliki oleh orang belajar agar proses yang dilakukannya dapat cepat selesai dan berhasil. Pengertian Hasil Belajar Belajar mengajar sebagai suatu proses mengandung tiga unsur yang dapat dibedakan. e. Belajar tanpa kesungguhan akan memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Memiliki kesungguhan Orang yang belajar harus memiliki kesungguhan untuk melaksanakannya.17 c. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto 2003:2). sehingga dikuasai sepenuhnya dan sukar dilupakan 2.4. Ulangan dan latihan Prinsip yang tidak kalah pentingnya adalah ulangan dan latihan. yaitu tujuan pengajaran (instruksional). Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. maka yang dimaksud hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dimiliki seseorang sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan . kemana arah tujuan itu dan apa manfaat bagi dirinya. Mengacu pada pengertian belajar menurut Slameto.1. Sesuatu yang dipelajari perlu diulang agar meresap dalam otak. d.

b) pengetahuan dan . 2) Prestasi belajar tersebut terutama dinilai aspek kognitifnya. 3) Prestasi belajar dibuktikan dan ditunjukan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap tugas siswa dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya. 2. Lebih lanjut Tu’u (2004:75) merumuskan prestasi belajar sebagai berikut: 1) Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran di sekolah.5. Sedangkan Menurut Sudjana (2004:22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Tipe Hasil Belajar Horward Kingsley dalam Sudjana (2004:22) membagi tiga macam hasil belajar.18 lingkungannya. karena hasil belajar merupakan bagian dari prestasi siswa. Jadi yang dimaksud hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut mengalami proses belajar yang dibuktikan dengan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya yang terutama dinilai aspek kognitifnya yang ditunjukan melalui nilai atau angka.1. yaitu a) ketrampilan dan kebiasaan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:76) yang menyatakan bahwa unsur yang ada dalam prestasi siswa adalah hasil belajar dan nilai siswa. Pada dasarnya antara hasil belajar dan prestasi belajar mempunyai arti yang sama.

Ketrampilan intelek ini terdiri dari diskriminasi jamak. Sedangkan Gagne dalam Dimyati dan Mudjino (1994:22) hasil belajar yang berupa kapabilitas siswa dapat berupa: a. Ketrampilan motorik adalah kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urutan dan koordinasi.19 pengertian. sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani. yaitu : . Pemilikan informasi verbal memungkinkan individu berperan dalam kehidupan. Strategi kognitif adalah kemampuan menyalurkan dan mengarahkan aktivitas kognitifnya sendiri. konsep konkrit dan terdefinisi. dan prinsip. b. Informasi verbal adalah kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam bentuk bahasa. baik lisan maupun tertulis. mempresentasikan konsep dan lambang. kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah. kaidah. Sikap adalah kemampuan menerima atau menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. d. baik tujuan kurikuler maupun tujuan pendidikan menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah. dan c) sikap dan cita-cita. e. Ketrampilan intelektual adalah kecakapan yang berfungsi untuk berhubungan dengan lingkungan hidup. Dalam tujuan pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan. c.

banyak faktor yang mempengaruhinya. ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru di sekolah.20 a. yaitu gerakan refleks. Ada enam aspek psikomotoris. 2. dan internalisasi. maka dalam penelitian ini yang menjadi indikator hasil belajar adalah nilai rata-rata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester II. (Sudjana 2004:23) Berdasarkan pada pernyataan Sudjana di atas. pemahaman. penilaian. Ranah Kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek. ketrampilan gerakan dasar. organisasi.2. gerakan ketrampilan kompleks. Di anatara ketiga ranah tersebut. b. keharmonisan atau ketepatan. aplikasi. dan gerakan ekspresif dan interpretatif. Ketiga ranah tersebut menjadi objek penilaian hasil belajar. yang secara garis besar dibagi dalam dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern. jawaban atau reaksi. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar `Untuk mencapai hasil belajar yang optimal. dan evaluasi. sintesis. c. Ranah Afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. . analisis. karena berkaitan dengan kamampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. kemampuan perseptual. Ranah Psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. yaitu pengetahuan atau ingatan.

ngantuk jika badannya lemah. kurang bersemangat. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari dalam dirinya. 1) Faktor kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatannya terganggu. selain itu juga ia akan cepat lelah. yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh.1. a.21 2. Menurut Slameto (2003:54) membedakan faktor intern menjadi tiga faktor. dan kelainan-kelainan fungsi alat indera lainnya. Dalam situasi yang sama. mudah pusing.2. faktor psikologis. 2) Faktor cacat tubuh Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. Faktor Psikologis. Jika hal ini terjadi hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus. Siswa yang cacat. dan faktor kelelahan. Faktor Jasmaniah Faktor jasmaniah yang mempengaruhi hasil belajar siswa terdiri dari dua. yaitu faktor jasmaniah. siswa yang mempunyai tingkat . Ada tujuh faktor yang termasuk ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. maka belajarnya juga terganggu. b. yaitu: 1) Intelegensi Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar siswa.

22 intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. 4) Bakat Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya. karena tidak ada daya tarik baginya. maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. Hal ini disebabkan karena belajar adalah suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. 2) Perhatian Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik. jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa. maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya yang pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. Walaupun begitu siswa yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi belum pasti berhasil dalam belajarnya. maka timbullah kebosanan. 5) Motif Dalam proses belajar mengajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya . sehingga ia tidak lagi suka belajar. karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. 3) Minat Minat besar pengaruhnya terhadap belajar.

merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan/menunjang belajar.23 mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian. Kelemahan jasmani dapat terlihat dengan lamah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang berasal dari luar dirinya. Jadi kemajuan baru untuk memiliki kecakapan itu tergantung dari kematangan dan belajar. dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. Menurut Slameto (2003:60) yang termasuk . Sedangkan kelemahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan. maka hasil belajarnya akan lebih baik. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar.2. 7) Kesiapan Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respon atau bereaksi.2. karena jika siswa belajar dan padanya sudah ada kesiapan. sehingga minat dan dorongan menghasilkan sesuatu hilang. Belajar akan lebih berhasil jika anak sudah siap (matang). 6) Kematangan Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang. yaitu kelelahan jasmani dan kelemahan rohani. c. 2. Faktor Kelelahan Faktor kelelahan ada dua.

perlu diusahakan relasi yang baik di dalam keluarga anak tersebut. tidak menyediakan kelengkapan alat-alat belajar anaknya dan lain-lain dapat menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajar. Demi kelancaran belajar serta keberhasilan anak. relasi antara anggota keluarga. Faktor Keluarga Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik. dan sering cekcok. 2) Relasi antar anggota keluarga Wujud relasi itu misalnya apakah hubungan dalam keluarga penuh kasih sayang dan pengertian ataukah diliputi oleh kebencian. tidak memperhatikan sama sekali kepentingan dan kebutuhan anaknya dalam belajar. faktor keluarga. sikap yang terlalu keras. dan keadaan ekonoi keluarga. faktor sekolah.24 faktor ekstern adalah. ribut. misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya. dan faktor masyarakat. ataukah sikap acuh tak acuh. pertengkaran antara anggota keluarga atau dengan keluarga lain . 1) Cara orang tua mendidik Orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anaknya. suasana rumah tangga. 3) Suasana rumah Suasana rumah yang tegang. a.

2) kurikulum. 6) alat pelajaran. b. Faktor Masyarakat Faktor masyarakat yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi: 1) kesiapan siswa dalam masyarakat. makan. 4) Keadaan ekonomi kelurga Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan keberhasilan belajar anak. 9) keadaan gedung. 3) teman bergaul. buku-buku. c. 5) disiplin sekolah. perlindungan kesehatan. 7) waktu sekolah. . juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. penerangan dan lain-lain. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya misalnya. 8) standar pelajaran di atas ukuran. 3) relasi guru dengan siswa. Fasilitas itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempenyai cukup uang. suka keluar rumah. dan 4) bentuk kehidupan masyarakat. dan 11) tugas rumah. 4) relasi siswa dengan siswa. akibatnya anak malas belajar. 2) mass media.25 menyebabkan anak menjadi bosan di rumah. pakaian. 10) metode belajar. Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi:1) metode mengajar. alat-alat tulis.

karena dengan disiplin akan tercipta kehidupan yang teratur dan tertata. kadang kegiatan itu kita lakukan dengan tepat waktu tapi kadang juga tidak. Pengertian Disiplin Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aktivitas atau kegiatan. Kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan secara teratur dan tepat waktulah yang biasanya disebut disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang kita laksanakan secara tepat waktu dan dilaksanakan secara kontinyu. berikut akan diuraikan pengertian disiplin dari beberapa ahli. Disiplin diperlukan di manapun.26 2. c) Menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:32) menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan .1. kepatuhan. maka akan menimbulkan suatu kebiasaan.3. a) Menurut (1997:12) Lembaga disiplin Ketahanan adalah Nasional Indonesia (Lemhanas) dan kepatuhan untuk menghormati melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk kepada keputusan. Untuk lebih memahami tentang disiplin. b) Menurut Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:31) disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan berbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan. keteraturan dan keterikatan. Disiplin Belajar 2. kesetiaan. perintah atau peraturan yang berlaku.3.

menghukum demi kebiasaan. seperti disiplin dalam kelas atau disiplin dalam tim bola basket yang baik. Indikator disiplin belajar dalam penelitian ini adalah: ketaatan terhadap tata tertib sekolah.2.3. Dari uraian pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan tata tertib atau aturan yang berlaku baik yang muncul dari kesadaran dirinya maupun karena adanya sanksi atau hukuman. membetulkan. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. Pengertian Disiplin Belajar Dari pengertian disiplin dan pengertian belajar di atas maka yang dimaksud disiplin belajar dalam penelitian ini adalah sikap atau tingkah laku siswa yang taat dan patuh untuk dapat menjalankan kewajibannya untuk belajar. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah.27 terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. . Disiplin biasanya diartikan sebagai perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan. 2. atau perilaku yang diperoleh dari pelatihan. d) Gordon (1996:3-4) membedakan kata disiplin dengan mendisiplin. baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah. Sedangkan kata mendisiplin didefinisikan sebagai menciptakan keadaan tertib dan patuh dengan pelatihan dan pengawasan dan menghukum atau mengenakan denda.

teratur. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. Kesadaran pentingnya norma. aturan. Secara positif disiplin memberi dukungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran c. nilai kehidupan. Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri. sehingga akan dicapai hasil belajar yang optimal. Sebaliknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya b. disiplin dalam mengerjakan tugas. dan disiplin. dan disiplin. Tanpa disiplin yang baik. dan ketaatan merupakan prasarat kesuksesan seseorang . Menurut Tu’u (2004:37) disiplin penting karena alasan berikut ini: a. siswa berhasil dalam belajarnya. begitupun seorang siswa dia harus disiplin baik itu disiplin dalam menaati tata tertib sekolah. Perlunya Disiplin Disiplin diperlukan oleh siapapun dan di manapun.28 2. Dengan demikian anak-anak dapat menjadi individu yang tertib. kepatuhan. suasana sekolah dan juga kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran.3. Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulam. disiplin dalam belajar di sekolah. d.3. maupun disiplin dalam belajar di rumah.

4. Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang b. Kebiasaan baik itu menyebabkan ketenangan jiwanya dan lingkungannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa. Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan c. Untuk mengatur keseimbangan keinginan individu satu dengan individu lainnya e.3. Mendorong siswa melakukan hal-hal yang baik dan benar g. positif dan bermanfaat baginya dan lingkungannya h. Menjauhi siswa melakukan hal-hal yang dilarang sekolah f. Cara menyelesaikan tuntutan yang ingin ditunjukan peserta didik terhadap lingkunganya d. Peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik. perilaku. Fungsi Disiplin Fungsi disiplin sangat penting untuk ditanamkan pada siswa. sehingga siswa menjadi sadar bahwa dengan disiplin akan tercapai hasil .29 Sedangkan menurut Maman Rachman (1999) dalam Tu’u (2004:35) pentingnya disiplin bagi para siswa adalah sebagai berikut: a. dan tata kehidupan yang teratur yang akan menjadikan siswa sukses dalam belajar. 2. Disiplin yang tumbuh secara sadar akan membentuk sikap.

c. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa batuan orang lain. Membangun kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sifat. teratur. Sehingga kehidupan bermasyarakat akan tentram dan teratur. juga perlu dilatih karena kepribadian yang baik tidak muncul dengan sendirinya. tenang. Antara orang yang satu dengan orang yang lain mempunyai kepribadian yang berbeda. Apalagi seorang siswa yang sedang tumbuh kepribadiannya. Fungsi disiplin menurut Tu’u (2004:38-44) adalah sebagai berikut: a. Di sinilah pentingnya disiplin untuk mengaur tata kehidupan manusia dalam kelompok tertentu atau dalam masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi pertikaian antara sesama orang yang disebabkan karena benturan kepentingan.30 belajar yang optimal. tentu lingkungan sekolah yang tertib. Melatih kepribadian yang baik Kepribadian yang baik selain perlu dibangun sejak dini. . sehingga kadangkadang di masyarakat terjadi benturan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama. Menata kehidupan bersama Manusia merupakan mahluk sosial. b. tingkah laku yang khas yang dimiliki oleh seseorang. karena manusia selain sebagai mahluk sosial ia juga sebagai mahluk individu yang tidak lepas dari sifat egonya. Lingkungan yang berdisiplin baik sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. dan tentram sangat berperan dalam membangun kepribadian yang baik.

d. yakni peraturan bagi guru-guru dan bagi para siswa. Hukuman berperan sangat penting karena dapat memberi motifasi dan kekuatan bagi siswa untuk mematuhi tata tertib dan peraturan-peraturan yang ada. Hukuman Dalam suatu sekolah tentunya ada aturan atau tata tertib. Sisi lainnya berisi sanksi atau hukuman bagi yang melanggar tata tertib tersebut. f. Hal itu dicapai dengan merancang peraturan sekolah. Misalnya. sikap perilaku dan pola kehidupan dan disiplin tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Pemaksaan Disiplin akan tercipta dengan kesadaran seseorang untuk mematuhi semua ketentuan. maka ia terpaksa harus menaati dan mematuhi tata tertib yang ada di sekolah tersebut. Dangan melakukan kepatuhan dan ketaatan atas kesadaran diri bermanfaat bagi kebaikan dan kemajuan diri. peraturan. namun melalui suatu proses yang membutuhkan waktu lama. dan noma yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Disiplin dengan motif kesadaran diri lebih baik dan kuat. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin di sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses kegiatan pendidikan berjalan lancar. Sebaliknya disiplin dapat pula terjadi karena adanya pemaksaan dan tekanan dari luar. Tata tertib ini berisi hal-hal yang positif dan harus dilakukan oleh siswa. .31 Kepribadian yang baik perlu dilatih dan dibiasakan. karena tanpa adanya hukuman sangat diragukan siswa akan mematuhi paraturan yang sudah ditentukan. e. ketika seorang siswa yang kurang disiplin masuk ke satu sekolah yang berdisiplin baik.

kebiasaan. melainkan perlu kesadaran diri. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri.32 serta peraturan lain yang dianggap perlu. Penanaman disiplin perlu dimulai sedini mungkin mulai dari dalam lingkungan keluarga. Disiplin yang terbentuk atas kesadarn diri akan kuat pengaruhnya dan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan disiplin yang terbentuk karena unsur paksaan atau hukuman. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. dan juga adanya hukuman. dengan demikian diharapkan sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan yang aman. Mulai dari kebiasaan bangun pagi. Selain itu kesadaran diri menjadi motif sangat kuat bagi terwujudnya disiplin. dan mandi harus dilakukan secara tepat waktu sehingga anak akan terbiasa melakukan kegiatan itu secara kontinyu. Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Membentuk Disiplin Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. 2. tenang. makan.5.3. Menurut Tu’u (2004:48-49) mengatakan ada empat faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin yaitu: a) Kesadaran diri Sebagai pemahaman diri bahwa disiplin penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. . dan teratur. tidur. tentram. Kemudian diimplementasikan secara konsisten dan konsekuen. latihan.

membina. Dalam hal ini siswa lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan (orang yang dianggap baik dan patut ditiru) daripada dengan apa yang mereka dengar. kemudian yang kedua karena adanya hukuman. Lebih lanjut Tu’u (2004:49-50) menambahkan masih ada faktorfaktor lain yang berpengaruh dalam pembentukan disiplin yaitu. Hukuman akan menyadarkan. yang pertama karena adanya kesadarn diri. dan meluruskan yang salah. . Hal ini sebagai kelanjutan dari adanya kesadaran diri yang dihasilkan oleh kemampuan dan kemauan diri yang kuat. mengoreksi.33 b) Pengikutan dan ketaatan Sebagai langkah penerapan dan praktik atas peraturan-peraturan yang mengatur perilaku individunya. Teladan Teladan adalah contoh yang baik yang seharusnya ditiru oleh orang lain. sehingga orang kembali pada perilaku yang sesuai dengan harapan. c) Alat pendidikan Untuk mempengaruhi. dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang ditentukan atau diajarkan. Karena itu contoh dan teladan disiplin dari atasan. mengubah. a. d) Hukuman Seseorang yang taat pada aturan cenderung disebabkan karena dua hal. kepala sekolah dan guru-guru serta penata usaha sangat berpengaruh terhadap disiplin para siswa.

menerapkan sanksi serta dengan bentuk ganjaran dan hukuman sesuai dengan amal perbuatan para pelaku. dan diterapkan dalam semua aspek. terutama lingkungan sosial. Artinya melakuakn disiplin secara berulang-ulang dan membiasakannya dalam praktik-praktik disiplin sehari-hari. a. c. Bila berada di lingkungan yang berdisiplin. melainkan harus ditumbuhkan. seseorang akan terbawa oleh lingkungan tersebut. pembentukan disiplin tunduk pada kaidah-kaidah proses belajar. Oleh karena itu. sehingga mampu mempengaruhi tingkah laku pihak lain karena tingkah laku yang diinginkannya. Lingkungan berdisiplin Lingkungan berdisiplin kuat pengaruhnya dalam pembentukan disiplin dibandingkan dengan lingkungan yang belum menerapkan disiplin. Latihan berdisiplin Disiplin dapat tercapai dan dibentuk melalui latihan dan kebiasaan. Dalam membentuk disiplin ada pihak yang memiliki kekuasaan lebih besar. Disiplin seseorang adalah produk sosialisasi sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Disiplin tidak terjadi dengan sendirinya.34 b. b. Sedangkan menurut Lemhanas (1997:15) terbentuknya disiplin karena alasan berikut. c. dikembangkan. .

yaitu: 1) perilaku kedisiplinan di dalam kelas. yaitu: a. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah c. dan ketertiban diri saat belajar di kelas. perhatian yang baik saat belajar di kelas.35 2.6. Sedangkan menurut Syafrudin dalam jurnal Edukasi (2005:80) membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam. dan 3) perilaku kedsiplinan di rumah. Indikator Disiplin Belajar Menurut Arikunto (1990:137) dalam penelitian mengenai kedisiplinnannya membagi tiga macam indikator kedisiplinan. yaitu: 1) ketaatan terhadap waktu belajar. Berdasarkan uraian di atas. 2) ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran. rajin dan teratur belajar. dan 4) ketaatan menggunakan waktu datang dan pulang. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah . maka dalam penelitian ini penulis membagi indikator disiplin belajar menjadi empat macam.3. Tu’u (2004:91) dalam penelitian mengenai disiplin sekolah mengemukakan bahwa indikator yang menunjukan pergeseran/perubahan hasil belajar siswa sebagai kontribusi mengikuti dan menaati peraturan sekolah adalah meliputi: dapat mengatur waktu belajar di rumah. 2) perilaku kedisiplinan di luar kelas di lingkungan sekolah. Ketaaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran d. 3) ketaatan terhadap penggunaan fasilitas belajar. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah b.

2) Dalam hubungan dengan prestasi sendiri yang lampau. berarti bahwa anak ingin berbuat melebihi prestasinya yang lalu.1. Menurut ahli psikologi. 3) Dan dalam hubungannya dengan tugas berarti bahwa ia ingin menyalesaikan tugas sebaik mungkin. di mana dalam proses ini anak dikenalkan dan diajarkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. lingkungan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian seorang anak adalah lingkungan keluarga. Lingkungan Keluarga 2. . Pengertian Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi perkembangan seorang anak.36 2. Karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan primer yang kuat pengaruhnya kepada individu dibanding lingkungan skunder. Dalam suatu penelitian yang dilakukann Haditono dalam Monks dkk (2002:191) diketemukan cara orang tua mendidik anak menyumbang pembentukan motif prestasi anak dalam hubungan dengan tiga standar keunggulan yaitu: 1) Dalam hubungan dengan prestasi orang lain artinya bahwa anak ingin berbuat lebih baik dari pada apa yang telah diperbuat orang lain. ingin menghasilkan yang lebih baik dari apa yang telah dihasilkannya semula. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya.4. Jadi tugasnya sendiri merupakan tantangan bagi anak tersebut.4.

yaitu pendekatan fisiologis. Hubungan sosial diantara angota keluarga relatif tetap dan berdasarkan atas ikatan darah. Dalyono (2005:129) membedakan pengertian lingkungan menjadi tiga macam pendekatan. psikologis. Dari pernyataan Dalyono di atas lingkungan dalam penelitian ini mengacu pada pengertian lingkungan secara sosio kultural. Sedangkan pengertian keluarga menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: 1) Menurut Khairuddin (1997:3) merumuskan inti sari pengertian keluarga sebagai berikut: a. air. dan anak. sistem saraf. zat asam. vitamin. ibu. Secara psikologis lingkungan mencakup segenap stimuli yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi. latihan. b. dan atau adopsi. pergaulan kelompok. dan kondisi dalam hubungannya dengan perlakuan ataupun karya orang lain. Lingkungan pada dasarnya adalah segala sesuatau yang berada di sekitar kita. maka perlu dikaji terlebih dahulu pengertian lingkungan keluarga. dan kesehatan jasmani. interaksi. kelahiran sampai matinya. belajar adalah termasuk sebagai lingkungan ini. dan sosio kultural. Sedangkan secara sosio kultural lingkungan mencakup segenap stimuli. Secara fisiologis lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi.37 Untuk mengkaji lebih lanjut mengenai peranan lingkungan keluarga dalam pencapaian hasil belajar anaknya. Pola hidup keluarga. perkawinan. . Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri dari ayah.

Hubungan antar angota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. 3. Fungsi keluarga ialah merawat. dan atau adopsi. 2) Menurut Kartono (1977:59) mengemukakan keluarga merupakan persekutuan hidup primer dan alami di antara seorang wanita. Suatu sistem tata nama. 2. perkawinan. Berdasarkan pengertian lingkungan dan pengertian keluarga di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah segenap stimuli. d. 4. yang dekat dengan tali pekawinan dan cinta kasih. Berbentuk perkawinan atau susunan kelembagaan yang berkenaan dengan hubungan perkawinan yang sengaja dibentuk dan dipelihara.38 c. 2.4. dan kondisi dalam hubungannya dengan perilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah. interaksi. memelihara dan melindingi anak dalam rangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial.2. Ketentuan-ketentuan ekonomi yang dibentuk oleh anggota-anggota kelompok yang mempunyai ketentuan khusus terhadap kebutuhan- . Ciri-ciri Umum Keluarga Menurut Mac Iver dan Page dalam Khairuddin (1997:6) ciri-ciri umum keluarga adalah sebagai berikut: 1. Keluarga merupakan hubungan perkawinan. Ciri-ciri Keluarga a. termasuk perhitungan garis keturunan.

Posisi inti dalam struktur sosial 6. Kebersamaan 2.39 kebutuhan ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mempunyai keturunan dan membesarkan anak.3. Aturan kemasyarakatan 2. Merupakan tempat tinggal bersama. rumah atau rumah tangga yang walau bagaimanapun tidak mungkin terpisah terhadap kelompok keluarga. Fungsi Keluarga Pada dasarnya keluarga yang terbentuk dalam suatu masyarakat mempunyai fungsi yang jelas. 5. Dasar-dasar emosional 3.4. Pengaruh perkembangan 4. Ciri-ciri Khusus Keluarga Menurut Khairuddin (1997:7) cirri-ciri khusus keluarga adalah: 1. Tanggung jawab para anggota 7. Keluarga terbentuk dari ikatan pertemuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan hidup dalam satu atap yaitu rumah tangga keluarga. Fungsi keluarga adalah sebagai berikut: . Ukuran yang terbatas 5. b.

c. tetapi membutuhkan alat-alat yang memadai seperti buku tulis.40 a. keyakinan. Melalui interaksi ini anak akan mempelajari pola-pola tingkah laku. Faktor-faktor yang Bersumber dari Keluarga yang Mempengaruhi Hasil Belajar a.4. dan nilai-nilai di kehidupan masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (Khairuddin 1997:48). Fungsi ini merupakan dasar kelangsungan hidup masyarakat b. pena. Bagi orang tua yang keadaan ekonominya kurang sudah barang tentu tidak dapat memenuhi . Fungsi biologis Keluarga merupakan tempat lahirnya anak-anak. sikap. 2. fungsi biologis orang tua adalah melahirkan anak. Kemampuann ekonomi orang tua yang kurang memadai Hasil belajar yang baik tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh guru di depan kelas. cita-cita. Hubungan afeksi ini tumbuh sebagai akibat hubungan cinta kasih yang menjadi dasar perkawinan. Fungsi afeksi Dalam keluarga terjadi hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi.4. pensil. peta dan terlebih lagi buku bacaan. Fungsi sosialisasi Fungsi sosialisasi ini menujuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak.

Bagi anak yang tidak memiliki kemampuan yang tinggi dapat menimbulkan putus asa. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Keadaan yang demikian rupanya tidak selalu diterima oleh sebagian orang tua sebagai suatu kenyataan. orang tua yang seperti ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sejak pagi sampai sore bahkan sampai malam. Orang tua pilih kasih terhadap anak Keadaan anak dalam suatu kelurga tidak selalu sama. Ada orang tua yang menolak anak yang keadaanya tidak sesuai dengan yang mereka . Oleh sebab itu. Ada anak yang dilahirkan sesuai harapan. tetapi juga di dalam keluarga. Harapan orang tua yang terlalu tinggi tarhadap anak Di samping adanya orang tua yang kurang memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. tetapi ada juga yang tidak demikian. terdapat pula orang tua yang memiliki pengharapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. d. Anak kurang mendapat perhatian dan pengawasan dari orang tua Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah.41 kebutuhan anak-anaknya secara memuaskan yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil belajar yang tidak baik b. c. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa tugas mendidik adalah tugas sekolah saja. Mereka memaksa anak-anak untuk selalu rajin belajar dan memperoleh nilai yang tinggi tanpa memperhatiakn kemampuan anak. mereka lahir dengan membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing.

dan tidak memperhatikan kemajuan belajar anaknya akan menjadi penyebab kesulitan belajar anak. tetapi ditampilkan dalam bentuk perlakuan-perlakuan tertentu. penuh pengertian atau kebencian. acuh tak acuh. sehingga sukar untuk belajar. Cara mendidik anak Orang tua yang tidak atau kurang memperhatikan pendidikan anaknya. Contoh atau bimbingan dari orang tua 2) Suasana Rumah atau Keluarga Suasana keluarga yang sangat ramai atau gaduh tidak mungkin anak akan dapat belajar dengan baik. c. Anak akan selalu terganggu konsentrasinya. (Majid 2005:234-235) Sedangkan menurut Dalyono (2005:238-241) menyebutkan faktor-faktor dari keluarga yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: 1) Faktor Orang Tua Orang tua memegang peranan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan anaknya. Peran orang tua yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa adalah: a. memanjakan dan lain-lain. acuh tak acuh. sikap keras. Yang dimaksud hubungan adalah kasih sayang. Hubungan orang tua dengan anak Sifat hubungan orang tua dan anak sering dilupakan. b. Penolakan ini memang tidak dinyatakan secara terus terang. Orang tua seharusnya memberikan dorongan dan motivasi pada anak dalam belajar.42 harapkan. Demikian juga suasana . Faktor ini penting sekali dalam menentukan kemajuan belajar anak.

b. Keadaan ini akan menyebabkan kurangnya alat-alat belajar. Keadaan ini akan menghambat kemajuan belajar. 3) Keadaan Ekonomi Keluarga a. Berdasarkan pada uraian di atas. Sedangkan menurut Slameto (2003:2) belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk .5. dan relasi antar anggota keluarga.43 rumah yang selalu tegang. Kerangka Pemikiran Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang pokok dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Kualitas pendidikan di sekolah salah satunya ditentukan oleh hasil belajar siswa. dan tidak adanya tempat belajar yang baik. Mereka akan menjadi segan belajar karena ia terlalu banyak bersenang-senang. kurangnya biaya yang disediakn oleh orang tua. maka indikator lingkungan keluarga dalam penelitian ini adalah: kondisi ekonomi keluarga. Belajar secara psikologis merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. 2. di mana ekonomi kelurga berlimpah ruah. Keadaan ekonomi yang berlebihan Keadaan ini sebaliknya dari keadaan yang pertama. selalu cekcok di antara sesama anggota keluarga akan mewarnai suasana keluarga yang melahirkan anak-anak yang tidak sehat mentalnya. perhatian orang tua. Keadaan ekonomi keluarga yang kurang atau miskin. suasana rumah atau keluarga.

Pada dasarnya hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. Disiplin belajar merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh sisiwa. Disiplin belajar di pandang sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. .44 memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik. motivasinya adalah mengembangkan bakat dan potensi dirinya mencapai prestasi dan berdaya saing yang tinggi. Dengan demikian semakin tinggi disiplin belajar siswa diduga semakin tinggi pula hasil belajar yang diperolehnya. dan sangat baik. Wardiman Djojonegoro dalam Tu’u (2004:19) mengatakan disiplin individu merupakan prasyarat agar dapat menjadi pribadi yang unggul. sebaliknya semakin rendah disiplin belajar siswa diduga semakin rendah pula hasil belajar yang diperolehnya. juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. Karena ia berpikir dan berkarya berorientasi pada prestasi. dan juga karena perilaku yang baik. Tu’u (2004:93) menyatakan pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. disiplin individu dalam belajar. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). baik.

melalui pendidikan yang tertanam sejak usia muda yang semakin lama semakin menyatu dalam dirinya dengan bertambahnya usia. Hasil belajar siswa juga tidak lepas dari unsur lingkungan yang mengelilinginya. sejak usia muda. Orang yang melakukan proses belajar sangat tergantung dengan interaksi lingkungannya. Diperlukan pembinaan dan tempaan yang terus menerus sejak dini. Selain faktor yang berasal dari dalam diri siswa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Menurut Kartono (1977:59) salah satu tugas utama orang tua adalah mendidik keturunannya. Dengan kata lain. Jadi sebelum anak masuk pendidikan formal (sekolah) anak sudah mendapat pendidikan dari orang tuanya. Disiplin akan terwujud melalui pembinaan sejak dini. Begitu juga dengan disiplin belajar akan terbentuk dalam diri siswa apabila orang tua menanamkan nilai-nilai kedisiplinan.45 Sikap dan perilaku disiplin tidak terbentuk dengan sendirinya dan tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. dimulai dari lingkungan keluarga. namun melalui proses yang panjang. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor ekstern yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Lingkungan keluarga merupkan lingkungan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan disiplin. dalam relasi antara anak dan orang tua itu secara kodrati tercakup unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya. begitupun setelah anak tersebut . Soegeng Prijodarminto (1994) dalam Tu’u (2004:40) menyatakan sikap. perilaku seseorang tidak terbentuk dalam sekejap.

yang pada akhirnya anak akan mencapai hasil belajar yang optimal. sebaliknya semakin tidak baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin tidak baik pula hasil belajar yang diperolehnya. Jadi semakin baik lingkungan keluarga siswa diduga semakin baik pula hasil belajar yang diperolenya. . Berikut ini akan digambarkan secara skematis kerangka pemikirannya. Suasana keluarga yang harmonis dan menyenangkan serta perhatian orang tua yang cukup akan dapat mendorong anak berdisiplin dalam belajar.46 sekolah peranan orang tua (keluarga) sangat menentukan keberhasilan pendidikan anaknya.

Relasi antar anggota keluarga Disiplin rendah Disiplin tinggi Lingkungan keluarga tidak baik Lingkungan keluarga baik Hasil belajar tidak baik Hasil Belajar (Y) Dengan indikator nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II Hasil belajar baik Gambar 1 : Kerangka Pemikiran Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi 2. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. Kondisi ekonomi keluarga 2. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: 1. Hipotesis 1 (H1) = ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Perhatian orang tua 3. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. Suasana rumah atau keluarga 4. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan Keluarga (X2) Dengan indikator : 1. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4.47 Disiplin Belajar (X1) Dengan indikator : 1. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.6. .

48 2. 3. Hipotesis 3 (H3) = ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. . Hipotesis 2 (H2) = ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

yaitu kelas VIII A. yaitu 5 %.05 2 n = 138 Dari perhitungan dengan mengunakan rumus di atas. VIII B. VIII D. . n= 211 1 + 211 . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal. Penentuan besarnya sampel menggunakan rumus Slovin yaitu: n= N 1 + N e2 ( Umar 1998:78) Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persentase kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolelir. yang terbagi dalam lima kelas. 0. maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 siswa. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah seluruh subjek penelitian. VIII C. dan VIII E yang berjumlah 211 siswa. maka perhitungan untuk mencari sampel adalah sebagai berikut.1. Sedangkan sampel adalah wakil populasi yang diteliti.49 BAB III METODE PENELITIAN 3. Sehingga untuk jumlah populasi 211 siswa.

Jumlah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pembagian Sampel Tiap Kelas 3.50 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah : .2. Tegal 211 siswa Populasi kelas VIII A 41 siswa Sampel kelas VIII A 27 siswa Populasi kelas VIII B 37 siswa Sampel kelas VIII B 24 siswa Populasi kelas VIII C 42 siswa Sampel kelas VIII C 28 siswa Populasi kelas VIII D 46 siswa Sampel kelas VIII D 30 siswa Populasi Kelas VIII E 45 siswa Sampel kelas VIII E 29 siswa Jumlah seluruh sampel 138 siswa Gambar 3. Proportional digunakan untuk menentukan besarnya sampel dari setiap kelas. Berikut diagram pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Variabel Penelitian Variabel adalah suatu konsep yang memiliki variasi nilai.1. sedangkan simple random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana yang memungkinkan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil menjadi sampel.

yaitu hasil belajar siswa dengan indikator nilai ratarata ulangan harian ekonomi siswa kelas VIII semester 2 SMPN 1 Jatinegara Kab. Kondisi ekonomi keluarga 2. Metode Pengumpulan Data a. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2.3. Metode angket atau kuesioner Angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden.51 a. Teknik angket ini digunakan . 3. Variabel Terikat (Y). Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah 2) Lingkungan Keluarga (X2) Indikator : 1. Variabel Bebas (X). Relasi antar anggota keluarga b. Bentuk angket yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran 4. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Suasana rumah atau keluarga 4. yang terdiri dari : 1) Disiplin Belajar (X1) Indikator : 1. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. di mana daftar pertanyaan sudah disediakan jawabannya. Perhatian orang tua 3. sehingga responden dapat menjawab sesuai dengan keadaan dirinya.

Dalam penelitian ini. Ada dua macam validitas sesuai dengan cara pengujiannya. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang kita inginkan dan dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. pengujian validitas internal digunakan analisa butir dengan cara skor yang ada pada butir dikorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumus product moment. b. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. yaitu variabel disiplin belajar dan variabel lingkungan keluarga. 3. Metode dokumentasi Metode dokumentasi digunakan untuk mencari data mengenai halhal yang berupa catatan atau dokumen.52 untuk mengungkapkan data variabel bebas. Validitas instrumen Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. yaitu validitas yang dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan (Arikunto 2002:147). Dalam penelitian ini validitas yang digunakan adalah validitas internal. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. Dalam penelitian ini data yang diambil melalui dokumentasi adalah jumlah siswa dan nilai rata-rata ulangan harian ekonomi. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sifatnya dokumenter dari instansi terkait. yaitu validitas internal dan validitas eksternal.4. yaitu : .

sisanya 6 pertanyaan dinyatakan tidak valid. Variabel disiplin belajar dari 29 butir pertanyaan terdapat 23 butir pertanyaan yang valid. 36. 12. 23. 5. Butir pertanyaan dikatakan valid karena dari hasil perhitungan diperoleh r hitung (rxy) lebih besar dari r tabel untuk jumlah responden 20 yaitu sebesar 0. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden. yaitu untuk soal nomor 2. Butir pertanyaan tidak valid karena r hitung (rxy) lebih kecil . sehingga perlu dilakukan uji coba instrumen.444. Sedangkan untuk variabel lingkungan keluarga dari 26 butir pertanyaan terdapat 21 butir pertanyaan yang valid dan sisanya 5 pertanyaan dinyatakan tidak valid.53 rxy = {NΣX NΣXY − (ΣX )(ΣY ) 2 − (ΣX ) NΣY 2 − (ΣY ) 2 }{ 2 } Keterangan : rxy N X Y ΣX2 ΣY2 = koefisien korelasi = jumlah subjek atau responden = skor butir = skor total = jumlah kuadrat nilai X = jumlah kuadrat niali Y (Arikunto 2002:146) Setelah hasil dari r hitung (rxy) diketahui kemudian dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5%. 33. Karena instrumen penelitian ini dibuat sendiri oleh penulis. yaitu soal nomor 31. maka belum diketahui tingkat kevalidannya. 42. dan 52. 18. maka butir pertanyaan dinyatakan valid. dan 27.

Rumusnya adalah sebagai berikut ⎧ K ⎫⎧ Σσ b2 ⎫ r11 = ⎨ ⎬⎨1 − 2 ⎬ σt ⎭ ⎩ (K − 1)⎭⎩ Keterangan : r11 = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan = jumlah varians butir = varians total K Σσ b2 Σσ t2 ( Arikunto 2002:171) . b. yang reliabel akan menghasikan data yang dapat dipercaya juga. Reliabilitas instrumen Reliabilitas instrumen dapat diartikan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data. karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk angket yang skornya merupakan rentangan nilai antara 1 – 4. misalnya angket atau soal bentuk uraian. Instrumen yang sudah dapat dipercaya. rumus alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0. karena setiap indikator sudah terwakili oleh butir pertanyaan yang valid. sedangkan butir pertanyaan yang tidak valid dibuang atau tidak dipakai dalam penelitian. Perhitungan selengkapnya lihat lampiran 3 dan lampiran 4. seperti yang disarankan Arikunto (2002:171). Pada penelitian ini untuk mencari reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha.444.54 dari r tabel atau lebih keci dari 0. Butir pertanyaan yang valid digunakan sebagai instrumen penelitian. karena instrumen itu sudah baik.

444. Uji multikolinieritas Menurut Algifari (2000: 84) multikolieritas artinya antar variebel bebas yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekati sempurna.1.444.00. Karena r hitung lebih besar dari r tabel.5. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Uji normalitas data penelitian ini menggunakan uji Kolmogorof-Smirnof (Ghozali 2006:114).55 Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas dari 20 responden untuk variabel disiplin belajar diperoleh r hitung 0. Salah satu cara untuk mendeteksi kolinieritas dilakukan dengan mengkorelasikan antar variabel dan apabila korelasinya . Data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.5. b. Uji normalitas data Uji normalitas data dimaksudkan untuk mengetahui normal tidaknya distribusi masing-masing variabel penelitian. maka data dalam penelitian berdistribusi normal. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh r hitung sebesar 0.881. Jika probabilitas lebih besar dari 0. 3.05. Uji Asumsi Klasik a. maka instrumen penelitian untuk variabel lingkungan keluarga dinyataan reliabel. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0. Metode Analisis Data 3. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0.862. maka instrumen penelitian untuk variabel disiplin belajar dinyatakan reliabel.

maka antar variabel bebas tersebut terjadi multikolinieritas.56 signifikan. Uji heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali 2006: 105). apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0. Dasar pengambilan keputusannya apabila sebaran nilai residual terstandar tidak membentuk pola tertentu namum tampak random dapat dikatakan bahwa model regresi bersifat homogen atau tidak mengandung heteroskedastisitas.5. Hasil yang diperoleh akan menentukan teknik analisis regresi yang digunakan. Uji heteroskedastisitas secara grafis dapat dilihat dari multivariate standardized scatterplot. maka digunakan analisis regresi linier berganda.2. sebaliknya jika data tidak linier. Jika hasil uji linieritas menghasilkan data yang linier. Antara variabel bebas dikatakan tidak terjadi multikolinieritas apabila nilai tolerance lebih besar dari 0. Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai tolerance. . Dasar pengambilan keputusannya dapat dilihat dari nilai signifikansi. maka regresi yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi non linier.05 dapat disimpulkan bahwa hubunganya bersifat linier. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas merupakan langkah untuk mengetahui linier tidaknya suatu distribusi sebuah data penelitian. 3.1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10 (Ghozali 2006:92) c.

Jawaban c diberi skor 2 d. Jawaban b diberi skor 3 c. Jawaban d diberi skor 1 3) Membuat tabulasi data 4) Memasukan dalam rumus deskriptif persentase. Menetapkan persentase terendah = 25% c.75% .57 3.3. dan hasil belajar siswa. Rumusnya sebagai berikut: %= n Χ 100% N n = nilai yang diperoleh N = nilai total % = tingkat keberhasilan yang dicapai (Ali 1983:186) Langkah-langkah yang dilaksanakan sebagai berikut: 1) Memeriksa angket dan kelengkapannya 2) Mengubah skor kualitatif menjadi skor kuantitatif dengan cara: a. Menetapkan rentangan persentase = 100% . Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mengetahui kondisi disiplin belajar siswa.25% = 75% d. Menetapkan kelas interval persentase = 75% : 4 = 18. 5) Membuat tabel rujukan dengan cara: a. kondisi lingkungan keluarga. Menetapkan persentase tertinggi = 100% b.5. Jawaban a diberi skor 4 b.

315.522 (12. Interval skor 2.51% 25.554. Menetapkan jenjang interval persentase.696 – 3.43. Variabel Disiplin Belajar Angket penelitian variabel disiplin belajar dengan jumlah 138 responden terdapat 23 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. dan skor terendah 3. Rentang skor 9.00% . maka memiliki skor tertinggi 12. .52% .935 Kategori Sangat tinggi < Skor ≤ 10. 2.25 (69 : 4).935 3.27% 43.100% 62. Berikut disajikan tabel kategori disiplin belajar setiap siswa.5 < Skor ≤ 12.75% Interval skor 10.5 (9522 : 4).28% . Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel disiplin belajar.696 7. Interval persentase 81.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 92 (23 X 4).1 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Disiplin Belajar No 1.174).62. sebagai berikut: 1).554.380.58 e.5 < Skor ≤ 7.174 (23 X 1 X 138). Interval skor 17. Tabel 3.174 ≤ Skor ≤ 5. Rentang skor 69 (92 – 23).315.5 Tinggi Rendah Sangat rendah 5. 4.696 (23 X 4 X 138).81.76% . dan skor terendah 23 (23 X 1). 3.

75% 7.52% .245 2.418.76% . Interval persentase 81. Berikut disajikan tabel kriteria angket untuk variabel lingkungan keluarga.5 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 5.28% .694 : 4). Variabel Lingkungan Keluarga Angket penelitian variabel lingkungan keluarga dengan jumlah 138 responden terdapat 21 butir pertanyaan dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Rentang .00% .5 (8.592 2.50 < Skor ≤ 74. 3.28% .5 < Skor ≤ 11.00 ≤ Skor ≤ 40.5 Sedangkan untuk masing-masing responden (siswa) skor tertinggi yang diperoleh adalah 84 (21 X 4). 62.898 ≤ Skor ≤ 5.75 < Skor ≤ 92. 4.59 Tabel 3.898).245 < Skor ≤ 9.27% 43.51% 25.25 Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah 2).418.173. Rentang skor 8. 2.100% 62.75% Interval skor 74.43.694 (11. dan skor terendah 21 (21 X 1).81. 3.100% 9.00% .00 57.592 – 2. 4. dan skor terendah 2.25 < Skor ≤ 57.2 Kategori Disiplin Belajar Tiap Siswa No 1.3 Rujukan Kriteria Penilaian Angket Variabel Lingkungan Keluarga No Interval persentase Interval skor 1. Interval skor 2.592 (21 X 4 X 138).27% 43.43. maka memiliki skor tertinggi 11.62.5 < Skor ≤ 7.76% .81. Tabel 3.071.51% 25. 81.52% .898 (21 X 1 X 138).75 40.50 23.62.071.

50 21.4 Kategori Lingkungan Keluarga Tiap Siswa No Interval persentase 1.75% Interval skor 68.5 Rujukan Kriteria Hasil Belajar Siswa Angka 86 .25 < Skor ≤ 84.75 < Skor ≤ 52. Tegal.75 Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 3). 81.00% .51% 25.60 skor 63 (84 – 21).55 ≤ 40 Huruf A B C D E Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: Buku Raport SMPN 1 Jatinegara Kab.76% . 4. 3.43.28% .100 71 – 85 56 . Berikut disajikan tabel kriteria variabel hasil belajar siswa.100% 2.70 41 . 62.75 (63 : 4).00 52. Tabel 3. Berikut disajikan tabel kategori lingkungan keluarga setiap siswa.25 36. Variabel Hasil Belajar Siswa Untuk variabel hasil belajar siswa kriteria yang digunakan dengan mengacu pada ketentuan yang terdapat dalam buku laporan pendidikan (raport) SMPN 1 Jatinegara Kab.27% 43.50 < Skor ≤ 68. Tegal .00 ≤ Skor ≤ 36. Tabel 3.62.52% .81. Interval skor 15.

Jika nilai signifikansi t < α (0. Uji hipotesis secara parsial (uji t) Rumus uji t adalah: t= ry N − K 1 − ry2 ∧ ∧ Dimana: N = jumlah populsi K = jumlah varibel (Sudjana 1996:380) Dari perhitungan nilai t akan terjadi kemungkinan: 1.4.61 3.5. Spesifikasi yang digunakan adalah: Υ = a + b1 x1 + b2 x 2 Keterangan: Υ = nilai estimasi Y a = nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y x = nilai variabel bebas b = slope yang berhubungan dengan variabel x1 dan x2 (Algifari 2000:62) a. Metode Analisis Regresi Berganda Model analisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan.05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak. yang berarti disiplin .

62

belajar dan lingkungan keluarga secara parial mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi t ≥ α (0,05) atau koefisien t hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara parsial tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Besaran pengaruh X1 dan X2 secara parsial dicari dengan rumus sebagai berikut:
ry1.2 = ry1 − ry 2 ry12
2 (1 − ry22 ) (1 − r12 )

ry 21 =

ry 2 − ryi r12
2 (1 − ry21 ) (1 − r12 )

(Sudjana 2000:386) b. Uji hipotesis secara simultan (uji F ) Rumus uji F adalah: F= JK res / ( N − K − 1) JK reg / K

Dimana: JKreg = jumlah kuadrat regresi JKres = jumlah kuadrat residu (Sudjana 1996:355)

63

Dari perhitungan nilai F akan terjadi kemungkinan: 1. Jika nilai signifikansi F < α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf kurang dari 5% maka Ho ditolak, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan mempengaruhi hasil belajar ekonomi. 2. Jika nilai signifikansi F ≥ α (0,05) atau koefisien F hitung signifikan pada taraf lebih dari sama dengan 5% maka Ho diterima, yang berarti disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara simultan tidak mempengaruhi hasil belajar ekonomi. Persentase pengaruh semua variabel independen terhadap nilai variabel dependen ditujukan oleh besarnya koefisien determinasi (R Squere). Nilai koefisien determinasi menunjukan persentase variasi nilai yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan. Rumus koefisien determinasi adalah: R2 = JK reg ΣY 2 (Sudjana 2000:383).

64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jatinegara Kab. Tegal berdiri pada tanggal 14 Juli 1981, terletak di jalan raya timur Jatinegara, Kec. Jatinegara Kab. Tegal. Jarak dari sekolah ke pusat kecamatan sejauh 200 meter, sedangkan jarak dari sekolah ke pusat Kabupaten sejauh 25 kilo meter. SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal menempati lahan seluas 1600m2, dari lahan seluas itu terdiri dari bangunan sekolah, lapangan olahraga, dan sisanya lahan kosong. Bangunan sekolah terdiri dari ruang kelas 17 buah, ruang kepala sekolah, ruang TU, ruang perpustakaan, ruang BP, ruang ketrampilan, ruang laboratorium IPA, ruang komputer, ruang media, ruang OSIS, gudang, kamar kecil guru, dan kamar kecil siswa. Pada tahun pelajaran 2006/2007 SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan direncanakan untuk tahun pelajaran 2007/2008 akan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jumlah siswa pada tahun pelajarn 2006/2007 sebanyak 638 siswa, terdiri dari kelas VII 229 siswa, kelas VIII 211 siswa, dan kelas IX 198 siswa. Sedangkan jumlah tenaga pengajar (guru) ada 29 orang, terdiri dari guru PNS 17 orang, guru PTT 5 orang, guru bantu 3 orang, dan guru honorer 4 orang. Jumlah karyawan ada 9 orang, terdiri dari karyawan PNS 4 orang dan karyawan PTT 5 orang.

4. Untuk angket penelitian variabel disiplin belajar memiliki skor tertinggi 92 (23 X 4) dan skor terendah 23 (23 . Tegal memiliki visi dan misi yang jelas. Tegal. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 siswa dari total populasi 211 siswa.2. yaitu jawaban a dengan point 4. dan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Sedangkan misinya adalah: 1) memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu dari waktu ke waktu baik bidang akademik maupun non akademik. dan 4) menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif kepada seluruh warga sekolah. Tegal adalah unggul dalam prestasi dan sikap terpuji.2. dan jawaban d dengan point 1. 3) menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas. jawaban c dengan point 2.65 Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas SMPN 1 Jatinegara Kab. jawaban b dengan point 3. Profil Disiplin Belajar Data tentang disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. lingkungan keluarga. 1.1. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban. 2) menyelenggarakan pendidikan/pengajaran yang menghasilkan kemampuan peserta didik dalam aspek intelektual emosional. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 23 butir. Hasil Penelitian 4. Visi SMPN 1 Jatinegara Kab. Analisis Deskriptif Persentase Analisis deskriptif persentase bertujuan untuk mengetahui profil tentang disiplin belajar siswa. keimanan dan ketakwaan.

2% atau 43 siswa memiliki disiplin belajar sangat tinggi. Tegal Interval persentase 81. rendah.7% atau hanya 1 siswa memiliki disiplin belajar sangat rendah.8% 4.3% atau 6 siswa memiliki disiplin belajar rendah.00% .25 Frekuensi 43 88 6 1 Persentase 31.62. Tegal dalam kategori tinggi yaitu sebesar 63.25%. Kriteria penilaian skor untuk variabel disiplin belajar ada 4 alternatif.50 < Skor ≤ 74.100% 62.3% 0. Sisanya 31.76% .66 X 1) untuk tiap responden.8% atau sejumlah 88 siswa.2% 63. dan termasuk dalam kategori tinggi. 4.7% Kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tabel 4. tinggi. dan 0.43. Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini.27% 43.00 57. yaitu sangat tinggi.81. dan sangat rendah.00 ≤ Skor ≤ 40. Dari hasil ini diharapkan bahwa tingkat disiplin belajar yang tinggi . Dari hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 9808 dengan persentase sebesar 77.1 Distribusi Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.51% 25.52% .75 < Skor ≤ 92.75% Interval skor 74.75 40.28% .50 23.25 < Skor ≤ 57.

Secara lebih rinci variabel disiplin belajar dibagi dalam 4 indikator. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran. .71% Kategori Sangat tinggi 2. dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah.66%. 75. Indikator Ketaatan terhadap tata tertib sekolah Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Persentase 82.29%. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75. Tabel 4.47% Tinggi Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menunjukan bahwa ketaatan terhadap tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.29% Sangat tinggi 4. 83. 65. ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.2 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Disiplin Belajar per Indikator No. yaitu ketaatan terhadap tata tertib sekolah.71%.66% Tinggi 3.67 akan memberikan kontribusi yang tinggi juga terhadap hasil belajar ekonomi. 1.

Sedangkan ditinjau dari jawaban masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang disajikan dalam tabel berikut ini. Kriteria penilaian skor untuk variabel lingkungan keluarga ada 4 alternatif.25 26. jawaban b dengan point 3. Untuk angket penelitian variabel lingkungan keluarga memiliki skor tertinggi 44 (21 X 4) dan skor terendah 21 (21 X 1) untuk tiap responden. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan pada lampiran 10 diperoleh skor 8233 dengan persentase sebesar 71.68 dan ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. Profil Lingkungan Keluarga Data tentang lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.62.47% 2.43.52% . Tegal Interval persentase 81. yaitu sangat baik. dan tidak baik.00 ≤ Skor ≤ 26. kurang baik.00 32.00% . dan jawaban d dengan point 1. Tabel 4. Tegal diperoleh dari angket penelitian dengan jumlah pertanyaan 21 butir.1% 0.50 < Skor ≤ 38.50 Frekuensi 19 94 25 0 Persentase 13. yaitu jawaban a dengan point 4.3 Distribusi Lingkungan Keluarga Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.8% 68.25 < Skor ≤ 44. dengan demikian lingkungan keluarga termasuk dalam kategori baik.81.100% 62.75% 21.51% Interval skor 38. Masing-masing butir pertanyaan memiliki 4 alternatif jawaban.76% .27% 43. baik. jawaban c dengan pont 2.1% 18.75 Sumber: data responden diolah .28% .0% Kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik 25.75 < Skor ≤ 32.02%.

1% atau 25 siswa memiliki lingkungan keluarga kurang baik. Sisanya 13. yaitu kondisi ekonomi keluarga. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70. Tegal dalam kategori baik yaitu sebesar 68. 18. Tabel 4. . 1.10% 72. dan 0. dan relasi antar anggota keluarga.10%.0% atau tidak seorang siswapun yang memiliki lingkungan keluarga dalam kategori tidak baik. suasana rumah atau keluarga.10% 80. 3.69 Dari tabel di atas menunjukan bahwa secara umum lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.1% atau 94 siswa.70% 70.70%.8% atau 19 siswa memiliki lingkungan keluarga sangat baik. 4. Indikator Kondisi ekonomi keluarga Perhatian orang tua Suasana rumah atau keluarga Relasi antar anggota keluarga Persentase 61. perhatian orang tau.36% Kategori Kurang baik Baik Baik Baik Sumber: data responden diolah Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi ekonomi keluarga berada dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.4 Hasil Perhitungan Analisis Deskriptif Persentase Variabel Lingkungan Keluarga per Indikator No. Secara lebih rinci variabel lingkungan keluarga dibagi dalam 4 indikator. 2. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga per indikator pada lampiran 10 diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut.

97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat .00 – 100 71. 3. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil seperti yang terangkum pada tabel berikut ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara umum dalam kategori baik.58 dengan persentase sebesar 69.23% 9.00 ≤ 40.58 berdasarkan pada interval nilai termsuk dalam kategori cukup.20% 36.58%. Sisanya 7. Rata-rata skor 69.70 suasana rumah atau keluarga relasi antar anggota keluarga 72.10%. dan relasi antar anggota keluarga relasi antar anggota keluarga 80.20% atau 61 siswa.00 – 70.36%. yaitu sebesar 44.17% Ketegori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sumber: data responden diolah Dari tabel di atas menujukan bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.00 56.00 41.42% 2. Indikator hasil belajar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata ulangan ekonomi siswa kelas VIII semester II SMPN 1 Jatinegara Kab. Tabel 4. Dari perhitungan analisis deskriptif persentase pada lampiran 10 diperoleh rata-rata skor 69.00 Frekuensi 11 61 50 13 3 Persentase 7. Profil Hasil Belajar Siswa Hasil belajar siswa adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka atau nilai.00 – 85.97% 44.5 Distribusi Hasil Belajar Siswa Rentang nilai 86.00 – 55. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.

dan 2. Uji Normalitas Data Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak.318 dengan probabilitas 0.695 dengan probabilitas 0.062 lebih besar dari 0. 9.719 lebih besar dari 0. 36. Uji ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan perhitungan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov untuk variabel disiplin belajar sebesar 1. Untuk variabel lingkungan keluarga diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0. . Uji Asumsi Klasik 1. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.05. Dengan demikian data untuk variabel lingkungan keluarga berdistribusi normal.71 baik. Dengan demikian data untuk variabel disiplin belajar berdistribusi normal.00.2.05. Untuk variabel hasil belajar ekonomi berdasarkan perhitungan diperoleh harga Kolmogorov Smirnov sebesar 0.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang.944 dengan probabilitas 0.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.335 lebih besar dari 0. 4.2.05.

77553 .059 . Deviation Absolute Positive Negative a. 2. (2-tailed) Mean Std.1. . Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah antara variabel bebas yang terdapat dalam model regresi memiliki hubungan yang sempurna atau tidak.062 Lingkungan keluarga 138 71. Dengan demikian dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas.67307 .2527 8.1.6 Uji Normalitas Data Penelitian One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.0231 9.b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.112 .995 berada di atas 0.041 -. Model regresi yang bebas dari multikolinieritas memiliki nilai VIF di bawah 10 dan nilai tolerance di atas 0.719 Hasil belajar ekonomi 138 69. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.080 . Berdasarkan hasil uji multikolinieritas diperoleh nilai VIF untuk variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga sebesar 1.944 .695 .043 -.318 . b.72 Tabel 4. Sig.335 N Normal Parameters a.059 -. Calculated from data.112 1. Test distribution is Normal.43451 .058 .080 .005 sangat jauh dari 10 dan nilai tolerance 0.5779 12.

.602 .005 Lingkungan keluarga .419 .318 12.73 Tabel 4.296 . Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 3.834 .995 1. Correlations Partial Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constant) 10.286 .7 Uji Multikolinieritas Variabel Bebas dalam Penelitian a Coefficients Unstandardized Coefficients B Std. Error Standardized Coefficients Beta t Sig.995 1.000 .005 a. Hasil uji heteroskedastisitas dapat di lihat pada gambar di bawah ini.287 3. Untuk mengetahui adanya hetersokedastisitas dapat dilihat dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat dengan nilai residualnya.277 3.379 .406 Model 1 Disiplin belajar . Deteksi terhadap ada tidaknya heterokedasitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara prediksi variabel terikat.472 .105 .001 .375 . Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan model karena varian pengganggu yang berada antara satu observasi ke observasi lain.121 .

74

Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi
2

Regression Studenttized Residual

1

0

-1

-2

-3

-4

-5 -4 -3 -2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas Data Dari gambar di atas menunjukan bahwa scaterplot tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. 4.2.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi dimaksudkan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berbentuk linier atau tidak. Jika data berbentuk linier, maka penggunaan analisis regresi linier pada pengujian hipotesis dapat dipertanggungjawabkan, akan tetapi jika tidak linier maka harus digunakan analisis regresi non linier.

75

Hasil uji linieritas dapat di lihat dari uji F pada lampiran 11. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai F untuk data disiplin belajar dengan prestasi sebesar 0,939 dengan probabilitas 0,569 > 0,05, dan nilai F hitung untuk data lingkungan keluarga dengan hasil belajar ekonomi sebesar 1,414 dengan probabilitas 0,100 > 0,05. Dengan demikian menunjukan bahwa datadata penelitian membentuk garis linier, sehingga penggunaan analisis regresi linier berganda dapat dipertanggungjawabkan. 4.2.4. Uji Hipotesis Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan

menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada 3, yaitu 1) ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 2) ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007, 3) ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan, untuk menguji apakah secara parsial veriabel-variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12,00 diperoleh hasil seperti yang terangkum dalam tabel berikut ini.

76

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Regresi Berganda Keterangan Konstanta Koefisien disiplin belajar Koefisien lingkungan keluarga Fhitung Signifikansi F R R
2

Nilai 10,318 0,419 0,379 11,716 0,000 0,385 0,148 3,472 0,001 3,602 0,000 0,286 0,296

thitung untuk variabel disiplin belajar Signifikansi t variabel disiplin belajar thitung untuk variabel lingkungan keluarga Signifikansi t variabel lingkungan keluarga r parsial disiplin belajar r parsial lingkungan keluarga

Pada tabel di atas menunjukan bahwa persamaan regresi ganda yang dihasilkan adalah: Υ = 10,318 + 0,419X1 + 0,379X2. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: 1. Konstanta: 10,318 Jika variabel disiplin belajar dan lingkungan keluarga = 0, maka hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 akan menjadi sebesar 10,318.

maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. maka akan menyebabkan kenaikan hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.472 dengan siginifikansi 0. dan hipotesis 3 (H3) dengan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4.419 Jika disiplin belajar mengalami kenaikan sebesar 1 point dan lingkungan keluarga dianggap tetap. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.77 2. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0.286. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 sebesar 0. hipotesis 2 (H2). Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3.001.419.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel disiplin belajar sebesar 0. yaitu hipotesis 1 (H1). Koefisien disiplin belajar (X1): 0.379 Jika lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 point dan disiplin belajar dianggap tetap. Koefisien lingkungan keluarga (X2): 0. karena . 3. Berikut akan diuraikan pengujian hipotesis yang diajukan.379. 1. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Pengujian hipotesis 1 (H1) dengan uji t atau uji parsial Pengujian hipotesis secara parsial dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh dari masing-masing variabel bebas.

yaitu sebesar 0. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0.05.05. Sehingga hipotesis 2 (H2) yang diuji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. Dengan demikian besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4. Besarnya pengaruh tersebut dapat diliha dari nilai r2. Sehingga hipotesis 1 (H1) yang diuji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima.296.78 signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan.602 dengan siginifikansi 0. 2.8 menujukan bahwa koefisien korelasi secara parsial untuk variabel lingkungan keluarga sebesar 0.000.17%. Besarnya pengaruh disiplin belajar tersebut dapat dilihat dari nilai r2.76%.0817 atau 8.286.296. yaitu ”ada pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. .17% yang merupakan pengkuadratan dari 0.76% yang merupakan pengkuadratan dari 0. Dengan demikian besarnya pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 8.0876 atau 8. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t diperoleh t hitung = 3. Pengujian hipotesis 2 (H2) dengan uji t atau uji parsial Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12. yaitu sebesar 0.

2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.148. berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0.716 dengan harga signifikansi 0. yaitu disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2. . karena harga signifikansi kurang dari 0.8 menujukan bahwa F hitung sebesar 11.00 seperti yang terangkun dalam tabel 4.79 3. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007” diterima. Pengujian hipotesis 3 (H3) dengan uji F atau uji simultan Pengujian hipotesis secara simultan dimaksudkan untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama atau simultan dari variabel bebas. yaitu ”ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Uji secara simultan digunakan untuk menjawab hipotesis 3 (H3) yang diajukan dalam penelitian ini yang berbunyi ada pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.000.8% dan sisanya sebesar 85. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows Relase 12.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan sehingga hipotesis 3 (H3) yang diuji dalam penelitian ini.

4. dan lingkungan masyarakat. yaitu: 1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah. Pada penelitian ini dikaji mengenai pengaruh faktor intern. baik yang berasal dari dalam diri siswa (intern) maupun yang berasal dari luar diri siswa (ekstern). Tegal dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. . Hal ini dapat diartikan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan disiplin belajar yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang tinggi pula terhadap hasil belajar ekonomi. motivasi belajar. yaitu disiplin belajar siswa dan faktor ekstern. 3) ketaatan dalam mengerjakan dan 4) ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah. lingkungan sekolah. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar per indikator menujukan bahwa indikator ketaatan terhadap tugas-tugas pelajaran.80 misalnya faktor kecerdasan. Berdasarkan hasil analisis deskriptif persentase terhadap variabel disiplin belajar secara keseluruhan. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. metode pembelajaran. dan juga adanya aturan yang membiasakan siswa untuk berlaku disiplin. Disiplin belajar akan tumbuh pada diri siswa apabila siswa mempunyai kesadaran. Pembahasan Hasil belajar siswa pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor.25%. Ada 4 indikator disiplin belajar yang dikaji dalam penelitian ini. yaitu lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.3. 2) ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah.

keadaan baju yang masih rapi ketika berada di sekolah. dan membawa buku pelajaran secara lengkap. dan membuat surat ijin ketika tidak masuk sekolah. bersedia menerima sanksi ketika terlambat. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran menunjukan bahwa ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 83.29%.71%. ikut aktif berdiskusi. . kehadiran siswa yang tepat waktu. berusaha menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru. mengikuti upacara bendera. Hal ini berarti siswa sudah mematuhi tata tertib dengan sangat baik misalnya ditunjukan dengan sikap memakai seragam dan atribut secara lengkap. dan belajar dengan sungguh-sungguh ketika ada ulangan. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang misalnya ditunjukan dengan sikap membaca dan mengerjakan LKS. mencatat materi pelajaran yang telah dijelaskan. Hal ini berarti siswa telah taat terhadap kegiatan belajar di sekolah yang ditunjukan dengan sikap mengikuti dan memeperhatiakan penjelasan guru ketika proses pembelajaran berlangsung.81 tata tertib sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82. mengujungi perpustakaan. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 75.66%. belajar sendiri ketika guru tidak masuk kelas.

47%. dan relasi antar anggota keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80. Hal ini berarti siswa sudah taat terhadap kegiatan belajar di rumah namun perlu lebih ditingkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih baik pula. Sikap yang perlu lebih ditingkatkan dalam kegiatan belajar di rumah diantaranya perlu penambahan jam belajar di rumah. Anak yang sedang belajar selain harus .02%. suasana rumah atau keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 72. Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel lingkungan keluarga secara keseluruhan menunjukan bahwa lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. membuat jadwal belajar. perhatian orang tua dalam kategori baik dengan persentase sebesar 70.36%. kondisi ekonomi keluarga siswa dalam kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61. Dari keempat indikator di atas hanya indikator kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang baik.10%. Dari keempat indikator lingkungan keluarga menujukan bahwa. Kondisi ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. dan membaca kembali catatan yang telah diberikan guru sepulang sekolah. Tegal dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71.82 Berdasarkan perhitungan dan analisis deskriptif persentase variabel disiplin belajar dengan indikator ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah menunjukan bahwa ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 65. penggunaan waktu luang untuk belajar.70%.10%.

Suasana rumah dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya suasana rumah yang tenang dan tentram yang dapat mendukung belajar anak. meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anak. kurang terpenuhinya kebutuhan sekolah anak. Perhatian orang tua dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan sikap memuji hasil ulangan.83 terpenuhi kebutuhan pokoknya seperti makan. kondisi tempat belajar yang baik. dan tempat belajar yang nyaman. Fasilitas dan sarana belajar tersebut hanya dapat terpenuhi jika mempunyai uang untuk membelinya. buku-buku pelajaran. anggota keluarga yang berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anaknya belajar. keadaan rumah yang sederhana. membimbing anak waktu belajar. pekerjaan orang tua yang mayoritas sebagai petani. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik misalnya ditunjukan dengan penghasilan orang tua yang rendah. Relasi antar anggota dalam kategori baik misalnya ditunjukan dengan adanya hubungan yang baik antara anak dengan orang tua dan dengan anggota keluarga yang lain. alat tulismenulis. keadaan keluarga yang harmonis dan saling pengertian. dan menasehati anak ketika tidak belajar agar belajar sesuai jadwal. perlindungan kesehatan juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar khusus. anggota keluarga yang membantu kesulitan . dan jumlah tanggungan keluarga yang banyak.

dan juga masih ada siswa yang tergolong dalam kategori kurang baik. dan 2. sebanyak 13 siswa atau sebesar 9. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.84 yang dihadapi anak. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar masing-masing siswa diperoleh hasil sebanyak 61 siswa atau sebesar 44. orang tua. Skor 69. 36. yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 2. siswa.42% atau 13 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori kurang.97% atau 11 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat baik. 9. namun masih ada yang tergolong dalam kategori cukup yaitu sebanyak 50 siswa atau sebesar 36.42% dalam kategori kurang. dan keterbukaan anak tehadap orang tua tentang masalah yang dialami.58 berdasarkan pada interval nilai termasuk dalam kategori cukup.17% atau 3 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori sangat kurang.58 dengan persentase 69. sisanya 7.23% atau 50 siswa memiliki hasil belajar ekonomi dalam kategori cukup.00 menunjukan bahwa secara parsial ada pengaruh antara disiplin belajar terhadap hasil belajar . Dari data di atas walaupun secara umum hasil belajar ekonomi dalam kategori baik. dan pihak-pihak lainnya sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat meningkat.17%.20% dalam kategori baik.23%.58%. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 diperoleh rata-rata skor 69. dari hasil belajar tersebut perlu lebih ditingkatkan lagi dengan usaha bersama antara sekolah.

001. dan juga karena perilaku yang baik. disiplin individu dalam belajar. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. Sebaliknya ada siswa yang hasil belajarnya kurang memuaskan meskipun tingkat kecerdasannya baik atau sangat baik.472 dengan siginifikansi 0. hal itu terjadi karena siswa kurang tertib dan kurang teratur belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8.00 menunjukan bahwa secara parsial lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar . juga didukung oleh adanya disiplin sekolah yang ketat dan konsisten. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. baik. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:93) yang menyatakan bahwa pencapaian hasil belajar yang baik selain karena adanya tingkat kecerdasan yang cukup. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12. juga konsisten dengan hasil penelitian Susilowati (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh positif kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar.17%. Besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Haryati (2005) yang mnyimpulkan ada pengaruh antara kedisiplinan dengan prestasi belajar IPS ekonomi siswa kelas II SMP Kartini Semarang.85 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.05. dan sangat baik. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan diperolehnya t hitung sebesar 3. Dengan demikian menunjukan bahwa disiplin belajar sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya hasil belajar yang optimal.

05.76%. Hal itu sesuai dengan pernyataan Tu’u (2004:80) yang menyatakan bahwa lingkungan keluarga merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh pada prestasi . Oleh karena itu sudah jelas jika semakin baik lingkungan keluarga. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 adalah sebesar 8. maka akan semakin baik juga hasil belajar yang diperoleh oleh seorang anak.602 dengan siginifikansi 0.000. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan Ngaeni (2006) yang menyimpulkan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa.86 ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai t hitung sebesar 3. menujukan bahwa nilai t yang diperoleh tersebut signifikan. dimana dalam proses ini seorang anak diajarkan dan dikenalkan berbagai nilai kehidupan yang sangat berguna dan menentukan bagi perkembangan anak di masa depan. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk pembentukan kepribadian seorang anak. karena signifikansi yang diperoleh kurang dari 0. perhatian orang tua serta pemenuhan kebutuhan belajar anaknya juga merupakan tanggungjawab keluarga terhadap keberhasilan belajar anaknya. kondisi keluraga yang harmonis. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya. Besarnya pengaruh lingkungan keluarga secara parsial terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Kebiasaan menanamkan sikap disiplin pada anak merupakan tanggungjawab orang tua termasuk di dalamnya menanamkan kedisiplinan dalam belajar.

Berdasarkan perhitungan diperoleh R2 sebesar 0. dan memberi teladan yang baik kepadanya anaknya. memberi semangat. Maka orang tua sudah sepatutnya mendorong. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 yang ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 11. karena harga signifikansi kurang dari 0. oleh kerena itu perlu kiranya orang tua menanamkan sikap disiplin pada diri . Dengan demikian besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.716 dengan harga signifikansi 0. serta tercukupinya pemenuhan kebutuhan hidup dan kelengkapan belajar anak. Selain itu perlu adanya suasana hubungan dan komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak.00 menunjukan bahwa secara simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. Besarnya pengaruh antara disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi secara simultan dapat diketahui dari nilai R2.000.87 siswa.148. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengruh terhadap hasil belajar.05 menujukan bahwa nilai F hitung yang diperoleh signifikan.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 secara simultan sebesar 14. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dengan bantuan komputer program SPSS for Windows Relase 12.8% dan sisanya sebesar 85.

88 anak termasuk sikap disiplin belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh lebih optimal lagi. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ahmadi (2005:136) yang mengatakan untuk mencapai prestasi yang baik orang tua harus menanamkan kebiasaan belajar yang baik dan disiplin diri. karena kedua hal itu secara mutlak harus dimiliki anak. melainkan karena beberapa kemungkinan. dan 2) karena dari pihak orang tua tidak kontrol atau kurang perhatian. . diantaranya adalah 1) karena tidak ada kebiasaan belajar pada anak dan ia kurang mampu mendisiplinkan diri. Lebih lanjut Ahmadi mengatakan prestasi belajar yang menurun bukan karena faktor guru (sekolah) atau anak saja.

1. besarnya pengaruh lingkungan keluarga sebesar 8.17%. Secara parsial disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 2. Secara bersama-sama atau simultan disiplin belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII .89 BAB V PENUTUP 5.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 3. secara parsial lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.76%.02%. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 77. dan hasil belajar siswa dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 69. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. 1. lingkungan keluarga dalam kategori baik dengan persentase sebesar 71.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.58. besarnya pengaruh disiplin belajar adalah sebesar 8. Kesimpulan Dari hasil penelitian dengan judul Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.25%.

Saran Dari hasil kesimpulan di atas. sehingga sikap disiplin akan terwujud yang nantinya akan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori baik. lingkungan sekolah. Disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat 2. Lingkungan keluarga siswa kelas VIII SMPN 1 Jatinegara Kab.2. 5. 4. Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam kategori tinggi. besarnya pengaruh secara simultan adalah sebesar 14.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. untuk itu perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. maka diajukan saran sebagai berikut.Tegal Tahun Pelajaran 2006/2007. 1. motivasi belajar. metode pembelajaran. misalnya faktor kecerdasan. 3. Pihak sekolah hendaknya dapat menetapkan aturan atau tata tertib yang tegas dalam menangani siswa. dengan demikian diharapkan akan tumbuh sikap disiplin belajar dalam diri siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. .8%.90 SMPN 1 Jatinegara Kab. dan lingkungan masyarakat. Bagi guru bidang studi harus bersikap tegas terhadap siswa apabila ada siswa yang membuat keributan di dalam kelas atau ada siswa yang tidak mengerjakan tugas. selebihnya sebesar 85.

metode mengajar guru.91 5. misalnya meneliti faktor motivasi. oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. . Orang tua hendaknya lebih perhatian lagi terhadap pendidikan anaknya dan menanamkan sikap disiplin termasuk disiplin belajar. sehingga akan tercipta disiplin belajar pada diri anak yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar. dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. 6. selebihnya sebesar 85. Besarnya pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga adalah sebesar 14.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.8%.

. 1994. Muhammad.. Skripsi. 2005. Mengajar Anak berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. Belajar dan Pembelajaran. Darsono. Psikologi Pendidikan. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.. Ali. Jakarta: Balai Pustaka. Jakarta: Rineka Cipta. Abu dan Munawar Sholeh. 2005. Pedoman Penulisan Skripsi.. Majid. 2005.. Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Iklim Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPS Ekonomi Siswa Kelas II SMP Kartini Semarang. 1993. Algifari. Chatarina Tri dkk. Jakarta: Depdikbud... Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Kartini. Max. Anni. Retno.. Dalyono. Kasus. Bandung: Remaja Rosdakarya. Suharsimi. 2006. Disiplin Nasional. Perencanaan Pembelajaran. Semarang: UPT MKK UNNES. Ghozali.. Khaeruddin. 1990. Analisis Regresi (Teori. 2000. Jakarta: Rineka Cipta. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.2002.. 2000. Belajar dan Pembelajaran. 1997. Yogyakarta: BPFE. Gordon. Jakarta: PT Pradnya Paramita. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Psikologi Perkembangan. Psikologi Belajar. dan Solusi). Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. Kartono. . Sosiologi Keluarga.. Dimyati dan Mudjiono. Universitas Negeri Semarang. 2004. Jakarta: Rineka Cipta. FIS.. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.1977. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Haryati. Jakarta: Liberty. Arikunto. Lemhanas. 1996. 1997. Semarang: UPT MKK UNNES. Abdul. . Jakarta: Rineka Cipta. Thomas. M. Imam. Bandung: Angkasa. 2005. FIS.92 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi.

MKU UNNES. 1989. FE. Nana. Hal 79 – 85. UUD Tahun 1945 amandemen dalam satu naskah dan analisis singkat. Slameto. Skripsi. Munib. Metode Statistika. Universitas Negeri Semarang. 2003. Jakarta: Depdikbud. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Sunaryo. 2004. Tulus. Universitas Negeri Makasar. Jakarta: Grasindo. 2004. Semarang: UPT. Skripsi. Siti Nur. Ngaeni. Tu’u. Astuti. 2006. Jakarta: Sinar Grafika. 2006. No. Bandung: Tarsito. 2002. Sudjana. Semarang: UPT MKK UNNES. Hubungan antara Disiplin Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia SMA PGRI Sungguminasa Kabupaten Gowa. Knoers. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. FE. Jakarta: Rineka Cipta. Syafruddin. Umar. Universitas Negeri Semarang. dan Siti Rahayu Haditono. Jakarta: Grafindo Persada. Bandung: Remaja Rosdakarya. UU No 20 Tahun 2003. Husein. Sudjana. Psikologi Perkembangan. 2004. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Susilowati. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran IPS.93 Monks. 1998. Ahmad dkk. 2. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. FIP. 2005. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Minat Belajar terhadap prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2005/2006. . Pengantar Ilmu Pendidikan. Jurnal Edukasi. 2004.

94 .

53. 54. 49 50. 31. 16 7 17. Ketaatan dalam mengerjakan tugastugas pelajaran 4. 1. 34. 39. 12. 55 8 7 5 6 2. 48. 41. 25. 5. 19. Suasana rumah atau keluarga 4. 14. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di rumah Lingkungan 1. Ketaatan terhadap kegiatan belajar di sekolah 3. 23 6 24. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 2. 28. 1. 44 45. Kondisi ekonomi Keluarga keluarga 2. 51. 42. 36. 26. 40.22. 6. Variabel Disiplin Belajar Indikator No. 15. 35. 32. 21.Lampiran 1 94 KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN No. 43. 13. Relasi antar anggota keluarga . 46. 2. 37 38. 9 Jumlah 9 7 10. 20. Butir Soal 1. 8. 52. 29 30. 33. 27. 3. 7. Perhatian orang tua 3. 11. 47. 18. 4.

kelas. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. II. Tulislah terlebih dahulu nama. Meminta surat keterangan c. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Kelas : 3. Nama : 2. 5. Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. Jika anda berangkat sekolah. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas . dan nomor absen anda.95 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. Datang 15 menit sebelum bel masuk b. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Datang 5 menit sebelum bel masuk c. 2. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. Memakai seragam dan atribut c. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. Datang 10 menit setelah bel masuk d. 3. IDENTITAS SISWA 1. Selamat mengerjakan. semua jawaban adalah benar. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. PETUNJUK PENGISIAN 1. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Memakai seragam tanpa atribut d. Datang 20 menit setelah bel masuk 3. Bagaimana kedatangan anda ke sekolah? a. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. 4. Bacalah setiap pertanyaan (55 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. 8. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. 6.

Lebih dari 4 kali 5. lebih dari 2 kali B.96 4. Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. 1 – 2 kali d. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Bila bel pelajaran masuk berbunyi apa yang anda lakukan? a. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. Tidak pernah dimasukan 7. Menunggu guru masuk kelas d. Tidak pernah mengikuti sama sekali 8. 3 – 4 kali d. 1 kali c. 1 – 2 kali c. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Tidak pernah membuat surat ijin 9. apa yang anda lakukan? a. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. Segera masuk kelas c. Dimasukan kalau ada guru d. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 11. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. 2 kali d. 3 – 4 kali c. Segera masuk ke kelas dan duduk dengan tenang b. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Selalu mengikuti b. Tidak mencatat materi . bagaimana sikap anda? a. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Tidak pernah b. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Belajar mata pelajaran lain d. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 10. Pergi ke kelas lain 6. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. Mencatat materi c. Tidak pernah terlambat b.

Tidak pernah sama sekali 15. Belajar sendiri dan tanya kepada guru ekonomi b. Diam saja 13. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 17. Mau menjawab jika dipaksa d. 3 – 4 kali c. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. maka anda? a. Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Mengerjakan sendiri di rumah b. Apabila guru ekonomi memberikan Pekerjaan Rumah (PR). Tidak mengerjakan 19. Membaca sebagian d. Mengerjakan di sekolah d. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Jika ada materi pelajaran ekonomi yang belum jelas. 1 – 2 kali d. Pinjam buku paket teman di sekolah d. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Hanya membawa buku paket c. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Lebih dari 5 kali b. Belajar sendiri d. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 16. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Belajar sendiri kemudian tanya teman c. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. Membentuk kelompok c. Berbicara dengan teman d. Tidak mau menjawab . Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. apakah yang anda lakukan? a. Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. apa yang anda lakukan? a. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b.97 12. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a. apa yang anda lakukan? a. Pergi ke kelas lain 14. Mengerjakan dengan teman c. Pura-pura mengerjakan 18. apa yang anda lakukan? a.

bagaimana sikap anda berikutnya? a. Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 21. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Mengerjakan dengan teman dan mengumpulkan tepat waktu c. Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Bermain dengan teman 27. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a. Apakah anda mempersiapkan materi pelajaran ekonomiyang akan diajarkan disekolah? a. Tidak pernah belajar 25. bagaimana sikap anda? a. Kurang dari 60 menit d. Mengerjakan sendiri dan mengumpulkan tepat waktu b. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Tidak mempersiapkan sama sekali . Membaca buku pelajaran. Belajar hanya kalau ada ulangan d. apa yang anda lakukan? a. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 23. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. Tidak membuat jadwal belajar 26. Antara 60 menit – 90 menit c. mengerjakan tugas dan latihan soal b. Jika ada waktu luang di rumah. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Mempersiapkan seadanya d. Tidak belajar 22. Tidak mengerjakan tugas D. Menyalin punya teman dan mengumpulkan tidak tepat waktu d. Selalu mempersiapkan b. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Bekerjasama dengan teman sebangku d. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 24. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Lebih dari 90 menit b. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b.98 20. Mengerjakan sendiri c. Apa yang anda lakukan jika mendapat tugas dari guru ekonomi? a. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Mengerjakan tugas saja d. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Membaca buku pelajaran saja c. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Memepersiapkan hanya dengan membaca buku paket c.

Tidak pernah 29. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. d. Membaca c. ABRI b. Belajar dengan sungguh-sungguh b.000 – Rp.000. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. PNS. Terpenuhi dengan baik b. Antara Rp. apakah orang tua anda memberikannya? a. KONDISI EKONOMI KELUARGA 30. 500.000 – Rp. Tidak memberia uang untuk membeli buku . Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. 999. 500. Belajar biasa saja c. polisi. dan berplafon b. berlantai keramik. Kadang-kadang terpenuhi c. Tidak terpenuhi 34.000. Kurang dari Rp. 32. berlantai keramik atau ubin c. Kadang-kadang membaca d. Kurang terpenuhi d. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. apakah oarang tua anda memberikannya? a. Berdinding kayu dan berlantai tanah 33. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A. Wiraswasta c. Antara Rp. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. apa yang anda lakukan? a. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Petani d. Berdinding tembok. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a.99 28. Tidak memberi uang untuk membeli buku 35. 1. b. Membaca dan mempelajarinya b.000. Berdinding tembok berlantai tanah d. Buruh 31. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Apakah penghasilan orang tua anda dapat mencukupi kebutuhan sekolah anda? a.000. Menyuruh membeli buku yang penting saja c.000. Di atas Rp. c. Belajar dengan terpaksa d. Berdinding tembok. 749. 750.

Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Jika anda mengalami kegagalan dalam prestasi anda. Tidak dapat terpenuhi 37. 3 orang d. Biasa-biasa saja d. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. bagaimana tanggapan orang tua anda? a.100 36. Semua dapat terpenuhi b. bagaimana tanggapan orang tua? a. Tidak peduli 39. Kadang-kadang menyuruh d. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. Antara 3 – 4 kali c. Dalam satu minggu. Tidak pernah 42. Memuji. Tidak peduli 43. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Lebih dari 4 kali b. Sering membimbing c. Selalu membimbing b. Memarahi anda d. Biasa-biasa saja d. Tidak peduli . bagaimanakah sikap orang tua anda? a. Sebagian besar dapat terpenuhi c. Kadang-kadang membimbing d. 1 orang b. Memberi nasihat agar belajar lebih giat lagi b. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Jika anda sedang belajar. Tidak peduli 41. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. 2 orang c. Hanya memuji c. Hanya memuji c. Lebih dari 3 orang B. Apakah kebutuhan perlengkapan sekoalah anda dapat terpenuhi? a. Menyuruh belajar dengan nada marah c. PERHATIAN ORANG TUA 38. Tidak pernah membimbing 40. Merasa kecewa dan menyuruh belajar lebiah giat lagi c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Sebagian kecil dapat terpenuhi d. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Antara 1 – 2 kali d.

Biasa saja d. Biasa saja d. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Bagaimana suasana rumah anda? a. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. karena tidak memiliki tempat belajar 46. Perhatian c. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Harmonis. saling pengertian. dan menyenangkan untuk belajar b. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 45. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. Tidak baik. Kurang baik. Nyaman dan tenang c. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 47. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak C. HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA 50. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c. Biasa saja d. Kadang-kadang tenang d. Harmonis. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. dan tidak ada pertengkaran b. nyaman. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. dan tenang untuk belajar b. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Membiarkan begitu saja d. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d.101 44. kadang ada pertengkaran d. Selalu nyaman. akrab. Cukup baik. dan penuh kasih sayang b. Tidak peduli 51. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Tidak pernah memperhatikan . Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Selalu ramai 48. Baik. Selalu ramai D. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Penuh perhatian. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 49. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Tidak harmonis. Tenang. saling pengertian c. Memberi kebebasan.

Biasa-biasa saja d. Hanya dipertimbangkan c. Sangat baik b.102 52. Diterima dengan baik b. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Tidak didengarkan 55. kakak. Bagaimana hubungan anda dengan dengan saudara anda atau anggota keluarga yang lain a. Tidak peduli . Membantu jika hanya diminta c. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Biasa saja d. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Tidak baik 53. Kurang baik d. Bagaimana sikap orang tua anda. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. Baik c. Terbuka hanya kepada orang tua c. ibu. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Tidak terbuka 54. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a.

459 0.444 Valid 0.561 0.766 5 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 2 4 2 3 2 4 2 2 3 3 50 134 4084 0.471 19 4 4 1 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 72 272 5936 0.738 0.444 Valid 0.411 18 2 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 2 2 1 49 129 3995 0.555 3 2 4 2 4 4 4 2 3 4 1 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 66 236 5521 0.526 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 63 209 5123 0.056 0.444 Valid 1.595 0.674 20 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 73 271 5983 0.661 15 4 3 3 4 4 4 3 2 4 2 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 68 242 5604 0.444 Tidak Valid 0.831 0.444 Tidak Valid 0.560 0.274 12 3 2 3 1 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 2 1 3 4 2 3 55 165 4473 0.468 0.444 Valid 1.604 0.444 Valid 0.537 9 2 4 4 4 3 2 1 2 4 2 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 65 235 5386 0.103 TABEL PERHITUNGAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL DISIPLIN BELAJAR No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria 2 σb 1 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 4 3 3 4 2 3 4 3 3 60 190 4966 0.659 0.444 Valid 0.250 BUTIR SOAL 10 11 4 3 3 3 1 2 3 2 3 2 3 3 1 2 3 3 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 1 3 3 4 52 56 154 162 4342 4594 0.444 Valid 0.574 0.432 17 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 2 2 4 3 62 200 5091 0.989 0.605 0.444 Valid 0.444 Valid 0.239 .444 Valid 0.444 Valid 0.444 Tidak Valid 0.070 0.479 0.474 6 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 2 3 59 187 4884 0.444 Valid 0.444 Valid 0.550 0.444 Tidak Valid 0.379 14 1 2 1 2 3 1 1 1 2 1 1 2 4 1 2 1 2 2 1 2 33 67 2761 0.467 0.682 7 4 2 4 4 2 4 2 1 4 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 4 64 226 5294 0.724 13 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 44 104 3646 0.444 Valid 0.444 Valid 0.504 0.116 8 1 3 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 4 4 64 234 5332 0.190 0.958 4 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 53 155 4432 0.568 16 4 4 2 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 74 282 6069 0.490 0.134 0.444 Valid 1.

103

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ΣX ΣX2 ΣXY rxy rtabel Kriteria
2 σb

21 2 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 3 2 2 3 53 153 4378 0,467 0,444 Valid 0,661

22 3 2 2 2 2 2 2 4 2 1 3 4 4 2 3 2 2 2 2 2 48 128 3983 0,527 0,444 Valid 0,674

23 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 175 4786 -0,041 0,444 Tidak Valid 0,050

24 2 3 2 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 2 1 3 2 2 50 138 4153 0,569 0,444 Valid 0,684

BUTIR SOAL 25 26 4 1 2 1 3 2 2 2 4 1 3 2 3 1 2 3 2 2 1 1 4 2 4 2 4 4 1 4 4 2 2 1 2 1 3 3 2 3 4 2 56 40 178 98 4666 3338 0,567 0,466 0,444 Valid 1,116 0,444 Valid 0,947

27 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 42 92 3377 -0,345 0,444 Tidak Valid 0,200

28 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 37 71 3040 0,504 0,444 Valid 0,134

29 4 3 3 1 4 4 2 3 2 2 3 4 3 2 4 1 2 2 4 3 56 176 4636 0,449 0,444 Valid 1,011

Y 81 82 65 81 83 90 74 72 83 60 88 100 97 89 90 65 71 86 78 88 1623

Y 6561 6724 4225 6561 6889 8100 5476 5184 6889 3600 7744 10000 9409 7921 8100 4225 5041 7396 6084 7744 133873

2

k = Σσb2 = σt
2

29 19,16 114,03

= r11 =

0,862

PERHITUNGAN VALIDITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

rxy =

{ΝΣΧ

ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ)
2

− (ΣΧ) ΝΣΥ2 − (ΣΥ)
2

}{

2

}

Kriteria Butir angket Valid jika r y > rtabel x Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 30.
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

X
4 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 2 4 1 2 2 1 1 1 2

Y
80 59 73 87 79 77 85 69 76 67 89 75 103 87 83 63 68 51 77 80

X2
16 1 1 1 1 4 9 4 1 1 4 4 16 1 4 4 1 1 1 4

Y2
6400 3481 5329 7569 6241 5929 7225 4761 5776 4489 7921 5625 10609 7569 6889 3969 4624 2601 5929 6400

XY
320 59 73 87 79 154 255 138 76 67 178 150 412 87 166 126 68 51 77 160

Σ

35

1528

79

119336

2783

Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 20 rxy = 20 x 79 35
2

x

2783

35 20

x x

1528 119336 1528
2

rxy = 0,508 Pada α = 5% dengan N= 20

diperoleh rtabel = 0,444

karena rxy > r tabel, maka angket No. 30 tersebut Valid.

PERHITUNGAN RELIABILITAS UJI COBA ANGKET VARIABEL LINGKUNGAN KELUARGA
Rumus :

Σσ 2 ⎛ k ⎞⎛ ⎜1 − 2b r11 = ⎜ ⎟ σt ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝

⎞ ⎟ ⎟ ⎠

Kriteria Apabila r11 > r tabel, maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. Varians Total

σ t2 =

ΣΥ 2 −

(ΣΥ )2
Ν
2

Ν
119336

σt2

= = 136,674

1528 20 20

2. Varians Butir 79 20 166 20
. . .

σb302

=

35 20

2

=

0,93

σb312

=

54 2 20 =

1,06

σb552 Σσb2

=

183 20

59 20

2

=

0,47

= 20,93

3. Koefisien reliabilitas 26 26 0,881 20,93 136,674

r11 r11

=

1

1

-

=

Pada α = 5% dengan N = 20 diperoleh r tabel = 0.444. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel

Meminta surat keterangan ke BP dan bersedia menerima sanksi b. 5. Dalam sebulan berapa kali anda datang terlambat ke sekolah? a. 4. Meminta surat keterangan c. Jika anda berangkat sekolah. Tidak pernah terlambat b. Waktu pengerjaan adalah 50 menit 9. II. Pilihlah salah satu jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai. Periksa kembali identitas dan jawaban anda sebelum menyerahkan angket ini. Memakai seragam tanpa atribut d. Memakai seragam dan atribut c. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007” I. Kelas : 3. Jawaban yang anda berikan tidak berpengaruh terhadap nilai ekonomi anda 7. semua jawaban adalah benar. Tidak meminta keterangan dan langsung masuk kelas 3. apakah anda memakai seragam dan atribut sekolah secara lengkap? a. 2. Memakai seragam dan atribut jika ada upacara 2. Semua jawaban dan identitas anda akan saya jaga kerahasiaannya. Bagaimana jika anda datang terlambat ke sekolah? a. 3. Selamat mengerjakan. 1 – 2 kali c. Meminta keterangan jika ditegur guru d. Dalam pertanyaan ini tidak ada jawaban jelek atau salah. kelas. PETUNJUK PENGISIAN 1. IDENTITAS SISWA 1. 8. Bacalah setiap pertanyaan (44 soal) secara teliti sebelum anda menjawab. 6.Lampiran 7 111 ANGKET PENELITIAN “PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATINEGARA KAB. 3 – 4 kali d. oleh karena itu jawablah sesuai dengan keadaan yang anda alami. Nomor Absen : DISIPLIN BELAJAR A. Nama : 2. KETAATAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH 1. Lebih dari 4 kali 111 . dan nomor absen anda. Tulislah terlebih dahulu nama. Memakai seragam dan atribut secara lengkap b.

Pada saat guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Meminjam catatan teman kemudian menyalinnya d. lebih dari 2 kali B. Setelah guru ekonomi menjelaskan materi pelajaran. Dalam seminggu berapa kali anda pergi ke perpustakaan untuk membaca buku? a. Tidak pernah dimasukan 5. Berbicara sendiri dengan teman sebangku 9. Membaca buku pelajaran meskipun tidak diperintah oleh guru b. Mencatat materi dan menanyakan yang belum jelas b. 2 kali d. Belajar mata pelajaran lain d. Dalam sebulan berapa kali anda mengikuti upacara bendera? a. bagaimana sikap anda? a. Berbicara dengan teman d. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 8. Jika guru ekonomi tidak masuk kelas karena sedang ada rapat. Membuat surat ijin dan ditandatangani orang tua b. 3 – 4 kali c. apa yang anda lakukan? a. Selalu mengikuti b. Mengikuti dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama b. Mengikuti dan kadang memperhatikan c. Pergi ke kelas lain 11. Tidak pernah membuat surat ijin 7. Dimasukan kalau ada guru d. Membuat surat ijin kalau diperintah orang tua c. Membuat surat ijin kalau hanya ada ulangan d. Lebih dari 5 kali b. Tidak pernah mengikuti sama sekali 6. Masih tetap dimasukan tapi kurang rapi c.Lampiran 7 112 4. 1 kali c. Tidak pernah b. 1 – 2 kali d. 3 – 4 kali c. Berapa kali anda meninggalkan sekolah tanpa ijin (membolos) dalam sebulan? a. Tidak mencatat materi 10. apa yang anda lakukan? a. Bagaimana keadaan baju anda ketika berada di sekolah? a. 1 – 2 kali d. Tidak pernah sama sekali 112 . Membaca buku pelajaran jika diperintah guru c. Apa yang anda lakukan jika tidak masuk sekolah? a. Masih tetap dimasukan dan dalam keadaan rapi b. Mencatat materi c.

Setelah guru ekonomi memberi petunjuk untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Pada saat ulangan ekonomi berlangsung. Bekerjasama dengan teman sebangku d. Membawa buku paket dan buku ekonomi lainnya secara lengkap b. Mau menjawab jika dipaksa d. Berbicara kalau diminta pendapat oleh teman c. Membentuk kelompok c. Apakah anda membawa buku pelajaran ekonomi setiap ada jadwal pelajaran? a.Lampiran 7 113 12. Tidak membawa buku paket dan tidak pinjam teman C. kemudian berdiskusi apa yang anda lakukan? a. Berusaha menjawab sendiri apa yang ditanyakan guru ekonomi b. Mengerjakan sendiri dengan tenang dan teliti sebelum menjawab soal b. bagaimana sikap anda? a. Pura-pura mengerjakan 15. Belajar hanya kalau ada ulangan d. Jika guru ekonomi memberi pertanyaan kepada anda. Hanya diam dan tidak berpendapat d. Bertanya pada teman kemudian baru menjawab c. KETAATAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS PELAJARAN 14. Ketika membahas soal atau masalah secara kelompok apakah yang anda lakukan? a. Ikut aktif berdiskusi dalam memecahkan soal atau masalah b. Mengerjakan sendiri c. Pinjam buku paket teman di sekolah d. bagaimana sikap anda berikutnya? a. Tidak belajar 18. Hanya membawa buku paket c. Segera membentuk kelompok dan mendiskusikan materi pelajaran b. Membaca sebagian d. Apabila guru ekonomi menyuruh anda untuk membentuk kelompok. Belajar sesuai jadwal yang ada c. Membaca dan mengerjakan dengan teman c. Jika hasil ulangan ekonomi anda jelek. Membentuk kelompok setelah ditegur guru d. Tidak mau menjawab 16. Tidak tenang dan bekerjasama dengan teman sebangku 113 . Tidak peduli dengan pembicaraan kelompok 17. apakah yang anda lakukan? a. apa yang anda lakukan? a. Berusaha belajar lebih giat lagi agar dalam ulangan selanjutnya nilainya baik b. Membaca dan mengerjakan sendiri b. Ikut-ikutan berkumpul dan menjadi pendengar 13.

Kadang-kadang membaca d. Apakah pekerjaan orang tua anda? a. Tidak membuat jadwal belajar 21. ABRI b. berlantai keramik. Belajar biasa saja c. Bermain dengan teman 22. Lebih dari 90 menit b. Antara Rp. Membaca buku pelajaran saja c. Berdinding kayu dan berlantai tanah 114 . Di atas Rp.000. Bagaimana keadaan rumah anda? a. Jika anda tahu besok pagi ada ulangan ekonomi. Membuat jadwal dan belajar secara tepat waktu b. Jika ada waktu luang di rumah. dan berplafon b. 26. Tidak pernah 23. Tidak belajar LINGKUNGAN KELUARGA A.000 – Rp.Lampiran 7 114 D. Membuat jadwal tapi belajar tidak tepat waktu d. Berapakah penghasilan orang tua anda sebulan? a. Berdinding tembok. Membuat jadwal dan kadang belajar secara tepat waktu c. Antara 60 menit – 90 menit c. KETAATAN TERHADAP KEGIATAN BELAJAR DI RUMAH 19. Kurang dari Rp. Petani d. 500. polisi. Berdinding tembok berlantai tanah d. Membaca dan mempelajarinya b. Membaca c. Buruh 25. 750. Membaca buku pelajaran. 500. d. 999. Antara Rp. 749. Berapa jam anda belajar di rumah setiap harinya? a. Belajar dengan terpaksa d.000. Apakah anda membuat jadwal belajar di rumah? a.000 – Rp. Berdinding tembok. Kurang dari 60 menit d.000. berlantai keramik atau ubin c. KONDISI EKONOMI KELUARGA 24. mengerjakan tugas dan latihan soal b. apa yang anda lakukan? a. PNS. c. Wiraswasta c. Tidak pernah belajar 20. b. apa yang anda lakukan? a.000. Apakah anda membaca kembali catatan pelajaran sepulang sekolah? a.000. 1. Belajar dengan sungguh-sungguh b. Mengerjakan tugas saja d.

Kadang-kadang menyuruh d. berapa kali orang tua anda meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan anda? a. Sering membimbing c. Jika anda meminta uang untuk membeli buku. 2 orang c. Lebih dari 3 orang B. Biasa-biasa saja d. Lebih dari 4 kali b. Tidak pernah 33. Tidak memberi uang untuk membeli buku 28. Bila nilai ulangan ekonomi anda baik. Menyuruh membeli buku yang penting saja c. Memuji. Memberi uang untuk membeli semua buku pelajaran ekonomi b. Antara 3 – 4 kali c. Memberi kebebasan. Bagaimana cara orang tua mendidik anda? a. Menyuruh belajar dengan nada marah c. Antara 1 – 2 kali d. 3 orang d. Menentukan semua hal yang menyangkut kepentingan anak 115 . Hanya memuji c. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Apakah orang tua anda membimbing anda pada waktu belajar? a. Menasehati agar segera belajar sesuai jadwal b. Selalu membimbing b. PERHATIAN ORANG TUA 29. Memuji dan menanyakan kesulitan yang dialami b. Memberi kebebasan dan tetap memantau c. Menyuruh membeli buku yang diwajibkan saja d. Tidak peduli 30. Biasa-biasa saja d. Hanya memuji c. Jika anda tidak belajar pada waktu jam belajar. bagaimana tanggapan orang tua anda? a. Berapa jumlah anggota keluarga anda yang masih menjadi tanggungan orang tua (belum menikah) termasuk anda? a. dan menyuruh belajar lebih giat lagi b. Kadang-kadang membimbing d. Membiarkan begitu saja d. Jika anda sedang belajar. tetapi tetap memantau dan memberi pengarahan b. Tidak peduli 32. apakah orang tua anda memberikannya? a. Tidak pernah membimbing 31. Tidak peduli 34. 1 orang b. Dalam satu minggu. bagaimana tanggapan orang tua? a.Lampiran 7 115 27.

akrab. Apakah orang tua anda memperhatikan kemajuan sekolah anda? a. Hanya tenang pada saat ulangan atau tes saja c.Lampiran 7 116 C. saling pengertian c. Selalu nyaman. saling pengertian. Terbuka hanya kepada orang tua c. Terbuka hanya kepada saudara kandung d. Baik. Selalu ramai D. dan penuh kasih sayang b. Tidak terbuka 116 . Harmonis. RELASI ANTAR ANGGOTA KELUARGA 40. Nyaman dan tenang c. Kurang baik. Harmonis. Biasa saja d. karena mempunyai ruang belajar sendiri b. Kurang tenang dan nyaman untuk belajar d. Selalu berusaha menciptakan suasana yang tenang untuk belajar b. nyaman. Biasa saja d. Memperhatikan hanya ketika ada ulangan atau tes c. Tenang dan nyaman untuk belajar c. Perhatian c. Selalu memperhatikan dan mendukung sekolah anda b. Tidak baik. Bagaimana hubungan anda dengan orang tua anda? a. Selalu ramai 38. Bagaimana suasana rumah anda? a. Apakah anda terbuka dengan kesulitan belajar yang anda alami? a. Tidak peduli 41. dan tidak ada pertengkaran b. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan kamar tidur c. Tidak tenang dan nyaman untuk belajar 37. karena mempunyai ruang belajar bergabung dengan ruang keluarga d. Selalu ada pertengkaran dan tidak harmonis 39. Tidak pernah memperhatikan 42. karena tidak memiliki tempat belajar 36. Tenang. Kadang-kadang tenang d. dan tenang untuk belajar b. Selalu terbuka pada semua anggota keluarga b. kadang ada pertengkaran d. Biasa saja d. SUASANA RUMAH ATAU KELUARGA 35. Bagaimana keadaan keluarga anda? a. Cukup baik. Penuh perhatian. dan menyenangkan untuk belajar b. Apakah tempat belajar anda dalam keadaan nyaman? a. Apakah anggota keluarga anda berusaha menciptakan suasana yang tenang pada saat anda belajar? a. Bagaimana kondisi tempat belajar anda? a. Tidak harmonis.

kakak. Tidak peduli 117 . Membantu jika hanya diminta c.Lampiran 7 117 43. Bagaimana sikap orang tua anda. Biasa saja d. Selalu membantu dengan penuh kasih sayang b. Diterima dengan baik b. ibu. Biasa-biasa saja d. Apakah anggota keluarga anda seperti ayah. jika anda berpendapat atau mengajukan usul? a. Hanya dipertimbangkan c. dan adik membantu anda dalam menyelesaikan masalah? a. Tidak didengarkan 44.

66325 26 63.8635586249358900 1.06932 30 60.12329 0.71584842 2.378797 0.0% 0.078523 -0.6938833086849170 11.2346 16 74.7122993451363000 11.657388 0.1632485448309800 1.2845162283938350 0.472473282 3.04198 21 77.9605841233146700 18.13291 19 62.831848 3.0115128923185946 -0.4097211460462580 0.2177960511976070 0.82421 4.046 135 19053.3 137 22360.15676 34.5467614475672000 7.15448 24 68.405899984 -14.3178 12.568472 0.43153 20 76.105174 t Stat 0.662259 -9.730451 12.3455177968280900 0.5608626897884800 0.5684721719165300 0.421614 -2.5114207205644600 0.0054472874372000 0.1232890770274000 0.3882401913899350 1.000693259 0.18068 1.657388 0.15676 34.2346 3 71.170796 0.8808985591554300 4.135274 Standard E 11.5785225311539100 20.63521 2.6946089639726410 14.3553042448192900 1.48862 38 64.2441159207494700 -1.88005 Observatio 138 ANOVA df Regression Residual Total SS 2 3307.4216142220449800 2.1357717156761140 0.78942 32 69.8670917679785000 2.418843 0.601632865 P-value Lower 95%Upper 95% Lower 95.728696 -10.765401 15.765401 -1.18396 29 66.0280058773358000 0.488619 0.0649029113090525 -0.87671 15 69.87671 Residuals -13.24395 39 72.8732890770274000 .67188 -17.694609 -14.82852 22 60.32839 34 77.28697 0.9867786597865640 -0.04762 4.87329 Standard Residuals -1.82421 13 71.384575 R Square 0.0785225311539100 0.61479 23 65.7497826268578900 0.21303 33 68.4011231509094090 1.1988904219981060 0.8318477588501000 3.35 MS 1653.693883 11.0649029113090525 1.0589000305838699 -1.345518 0.6352133533855000 2.7304514703414900 12.833740514 3.1451960585427180 0.0176388383102990 -0.16815 7 67.960584 18.79235 0.1806750147485000 1.4216142220449800 4.180298 0.0588384979506084 0.33774 27 69.32839 25 74.1834347266731720 0.6622589782970700 9.7654010284255290 15.170796 0.560863 -0.1028093254165500 0.54676 7.3745826897573000 19.578523 20.8947 8 74.712299 11.586799 RESIDUAL OUTPUT ObservationPredicted Y 1 74.6371 -1.120618 0.95324 4 64.7287 28 70.3458422137947380 -0.7560457846776250 10.0357511806801588 -0.3183024870636500 0.00545 0.8249540797072450 -0.68914 9 75.4206374690387700 1.5506615126318900 0.82852 35 76.94461 11 74.761949 20.13577 10 71.1323548427016610 -0.2080150907044360 4.73805 5 67.6370958682043000 1.2123 17 66.0641096244794099 0.0% Upper 95.4886193147601400 0.3629 37 76.6581818492950030 1.208015 -4.163249 1.37531 0.7654010284255290 1.523111 141.355304 1.6718781332912000 17.1839601074948000 15.1409528378385080 -0.180298 0.7619486426820300 20.0476238560538000 4.9220109333478110 13.0357511806801588 -0.8242077369238000 4.7286961135700700 10.SUMMARY OUTPUT Regression Statistics Multiple R 0.12542 18 65.45238 6 60.147898 Adjusted R 0.135772 -0.000443269 0.6846490233209500 0.1262288967099560 0.86709 2.586799 0.37458 19.9645186040700860 1.67188 12 77.2872598383105400 0.756046 10.1355842 F ignificance F 11.18396 15.2869749995760000 0.421614 -4.880899 4.03E-05 Intercept X Variable X Variable Coefficientstandard Erro 10.79235 -14.6191 31 58.25545 2 69.1594925899398200 0.51955 14 72.6999574141718100 0.94388 36 68.

3348036649175700 -4.42709 -1.2059652828886000 7.38261 68.60975 71.5424297462423310 -0.10988 75.9888250752215730 -0.79659 69.7876575455605670 0.7768967198788490 -0.01869 66.6968479271569090 1.03481 70.20122 70.140812 -0.73474 70.28206 70.84047 74.1602858767694610 1.609883 18.6051369518221700 1.91195 67.4226854271538370 -2.706691 -8.0467905689391927 -0.6098829502955700 18.5287766153591060 15.6563521121549600 -0.09017 -3.1442645509374100 0.5204109381450900 11.6894415279921680 -1.6811478773202510 -2.48331 76.31399 66.8585893375656600 9.1353770151956800 0.144265 0.8960199077088500 9.140812 1.20798 62.5483495113415100 10.8483390912859630 14.0555116293425628 -0.528777 -15.9756749320698600 7.86782 -4.551802 -0.7034058454299000 8.8404677521587000 0.9502205299929280 0.04387 -8.0119403020500461 -0.4963864947337300 1.3729946259830000 1.68482 64.0178539949754600 1.6909665690181900 -2.130595 -14.2213075177054360 -0.654649 -3.93857 72.4270858758061000 1.5343754271675000 47.1607748191341740 -0.0348066314108000 7.0044759137529000 .64354 71.84047 0.74224 13.03481 7.59535 76.2888575143947200 1.3139455849606000 0.0448381181817189 -1.14081 67.45669 65.56946 65.0411225008089700 27.60398 71.3826137809770000 13.1023215740828000 -0.396882 -0.6873951125571590 -2.98331 0.29387 70.2213075177054360 1.63059 62.8902538029033200 11.1602858767694610 0.7387866077573000 2.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 65.8908121651939000 6.8678174232663000 4.6546494961690290 3.984736 -23.5333858606336000 9.032787 -32.2985166081627230 -0.2884 0.3345854439425500 -0.6847105559542100 -0.70341 19.02041 72.10312 70.890254 19.45597 67.37299 -1.605137 -5.88046 -3.79659 78.6400695069251450 0.3968823161954400 0.981314 -26.38952 8.3091282350412100 -0.52027 71.0830767863121726 -0.707985 0.9482 70.8902538029033200 19.60975 74.62701 72.87744 63.45165 67.2179382918945300 19.6268960370611400 0.0694617384504300 8.28279 68.8052551636781010 -0.20597 7.520411 -11.10988 68.9847357247733600 23.43857 -11.73879 -2.96114 65.2987807155848000 0.975675 7.13218 78.14081 63.2602779400322710 -0.26121 75.377437 -13.38952 70.47567 72.64426 75.64858 71.5518018970849850 0.9813138788281000 26.1619933880248600 0.1064611043503200 27.97122 62.5337865250786800 14.2618026294092000 -0.85514 68.7034058454299000 19.1485793451674900 24.858589 9.069462 -8.1408121651939210 13.14081 71.8804577597605000 3.3151774840185620 15.0119403020500461 -1.28379 61.9689706618816340 -0.79271 -4.7171903462221100 -0.064157 -8.3774365782603440 13.605137 1.53339 -9.1408121651939210 0.0641573776864277 8.18601 0.161955 -8.315177 15.1619549321010700 8.85514 65.1305945129594200 14.6098829502955700 2.3371211533913680 0.1408121651939210 1.7382921746502050 -0.7927105645833000 4.38261 13.106461 -27.0384 66.04271 78.1736156833261400 0.09017 75.609883 -2.6612292768134000 9.21661 71.2705236898125700 0.6051369518221700 5.1448301814445280 0.0054402861234315 -0.0267257758118591 1.2076462965076800 0.14081 75.7079845509062200 0.0119403020500461 0.6767831340295750 -2.2883957703532000 0.148579 -24.0438674241143000 8.54835 10.13046 76.0901733011143000 3.9404018382949870 -0.53438 -47.70341 8.49552 14.4385693527693000 11.1361091210411580 0.78438 72.1860099153107000 0.3895185524640000 8.1619933880248600 1.75776 68.7666506184494580 -2.2187718082566200 -0.041123 -27.99639 74.89081 6.6189070825032380 -0.533787 -14.298781 -0.3844467590233830 -1.0320050951773797 -1.66123 -9.0258442378219000 0.5892660578605400 1.1361091210411580 -0.00448 1.43584 64.979726 -11.91123 67.9797258150537830 11.496386 -1.54112 63.890254 11.6906006919200010 0.217938 19.89602 -9.140812 -13.0327873633932000 32.07291 72.288858 1.9833053588446000 0.7066909381763100 8.4967846789471360 0.35859 76.7422389935007000 13.

857 64.69922 72.0677080538590200 -1.8404677521587000 1.04703 66.300782 -1.84047 -1.7352 8.41786 66.03767 71.1736156833261400 -0.8921274485225370 0.9103013235256560 0.5947921415403700 6.49771 5.6429987262086600 0.337183 -5.0520225414409404 9.90333 72.24395 62.373122 0.9703468557535230 0.14944 64.7328913326982200 0.3827810739741600 21.0069653271494551 -0.4033253436408900 1.5995285448621800 13.1357432439429680 0.0316392180791897 0.4085 63.47959 12.1839490992764000 0.6008221575920900 0.5208726821866000 8.104442 3.82852 70.0138311575007700 16.8438597089067450 1.3048238333528360 -0.382781 21.613503 -0.51596 59.0287376315321800 0.403325 1.047025 -24.01596 4.1701045684674020 1.5053201293899100 0.92994 65.0472773836334900 0.95165 15.4433153512427000 0.96233 10.1365 -9.87312 67.3104 76.85082 68.0060457846776200 11.1701045684674020 -0.328523 12.9516504886584900 15.3371826594123200 5.5915 -13.0255050792507651 -0.4216142220449800 0.4795890618549000 12.5429760889088850 0.84047 71.09953 71.0887835154091446 -2.4564380627484120 1.41282 77.2648 53.36722 76.006046 -11.13192 10.642999 0.718488 5.421614 -0.19332 70.4030734739964700 0.0364562163494800 0.7392925225658670 0.8213822715971200 1.4518371577827300 1.15521 67.7351974688149000 8.52087 8.48617 64.7292052371486450 1.32839 67.6135026290361760 .97913 68.0357511806801588 -0.24468 72.4977106472619000 5.006046 12.9623298849345000 10.3092155495620900 1.0159593907161000 4.0470253588133700 24.50532 0.5464669965228000 2.3285225311539100 12.600822 0.78151 68.3007817907528500 1.1319186654875000 10.3731217840302610 0.02041 72.39556 60.86808 69.594792 -6.7184880564871500 5.013831 16.1133876808688990 -0.24395 72.1044418363326830 3.4395990542531000 13.0088562452736686 0.44332 0.50229 72.599529 13.1445512672181200 0.45165 73.9904116488808580 -0.5914974536424000 13.35056 2.104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 72.3505582463459000 2.54647 2.4251526021636360 1.3820329238101260 0.6799397643092000 11.70353 64.67994 -11.0821422098945135 8.082142 -8.4396 13.0060457846776200 12.

25 3990 M.00 3952 Mulyanah P 75 80 70 80 76.00 4071 Ma'mur L 60 60 60 60 60.Lampiran 9 DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII A SMPN 1 JATINEGARA KAB.75 3882 Susi Setiawati P 75 75 70 70 72. L 75 80 70 80 76. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3850 Abdul Basir L 65 60 60 60 61. P 75 75 70 73 73.50 4040 Rohibi L 90 90 80 80 85.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 .00 4027 Lina Indriyana P 70 75 70 70 71.25 3880 Solehudin L 70 70 65 65 67.25 3960 Sofiana Istikomah P 75 90 75 85 81.50 4005 Suryanto L 70 75 65 65 68. P 75 75 70 70 72.Imam Santoso L 60 60 60 60 60.50 3855 Bekti Dwi Septi M.25 3913 Nur Edi Awaludin L 80 90 80 90 85.00 4078 Nurul Hidayati P 75 70 70 65 70.00 3940 Endra Setiawan L 70 70 70 75 71.25 3999 Siti Nurul M.25 3972 Amir Syarifudin L 75 70 70 65 70.25 3984 Imam Dwi Rizki L 80 75 80 70 76.25 4068 Khairul Akbar L 75 80 70 75 75.00 3958 Puji Astuti Isana N.00 4041 Sechudin L 65 65 60 70 65.00 4080 Setia Budi W.50 4046 Tri Kusuma W.50 4016 Asih Faizatul Hidayah P 70 80 70 70 72.00 3968 Yulia Kurniasih P 60 60 60 60 60. P 60 60 70 70 65. P 90 90 80 90 87.00 3851 Anis Sofi Nuryati P 90 90 80 90 87.50 3981 Durahman L 70 65 65 60 65.50 3994 Retna Wati P 80 80 75 75 77.

50 L 60 65 60 60 61.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII C SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 L 60 20 60 50 47.75 L 70 45 50 20 46.25 L 90 80 70 60 75.50 L 60 45 40 40 46.50 P 60 60 60 60 60.25 L 80 100 70 60 77.75 P 70 60 25 20 43. Sugeng Mugiarto Sulastri Ugi Mulya Waryono .25 L 90 95 80 30 73.50 P 80 60 80 60 70.00 L 80 80 70 100 82.Faizal Khasani M.50 P 100 70 40 60 67.25 L 60 10 10 20 25.00 P 90 70 20 20 50.75 L 90 90 70 20 67.50 P 90 80 80 60 77.50 P 90 90 40 60 70.50 L 70 50 40 70 57.50 P 90 100 100 100 97.00 P 100 85 70 60 78.Fahmi Aziz Putri Sari Dewi Rina Widyawati Sariah Siti Nur Utami H.Budi Prasetyo M.25 L 80 90 60 20 62.25 L 70 45 10 20 36.50 P 50 60 15 20 36.00 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Induk 3891 4014 3853 3856 3935 3977 3938 4058 3858 3980 3987 3983 3898 3899 3903 3986 3988 4073 3911 3871 3993 4038 3877 4082 4002 3919 4006 3887 Nama Achmad Ali Imron Ahmad Nuridin Apriya Sulistiyo Bobi Yudas Irawan Dede Fitrianti Deni Mustika Destian Kristiadi Diah Puji Astuti Dini Saraswati Dody Cahyadi Edi Supandi Eni Hastuti Erna Sugiarti Eva Afiyanti Hadi Pamungkas Joni Firman Komarudin M.50 P 60 60 50 20 47.00 L 100 70 80 60 77.50 P 70 70 80 30 62.00 L 80 90 30 90 72. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 90 25 50 60 56.

Nursodik L 100 95 60 40 73.00 3854 Arif Rahman L 60 80 30 100 67.75 4035 Oki Ardiyanto L 70 55 50 60 58.50 4021 Feni Yuniasih P 80 100 70 100 87. L 70 70 50 90 70.00 3921 Sutikno L 100 60 70 100 82.W.00 3895 Dedi Purwanto L 90 100 50 60 75. P 80 85 60 20 61.50 3932 Ardhi Triatmoko K.75 3881 Susendah Ayuning A.75 4031 Nani Amelia P 70 55 40 20 46.50 3946 Ida Herah Yanti P 80 90 60 100 82.50 4003 Sumirah P 60 60 70 60 62.00 Nama Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .00 4018 Dimas Okia Mahendra L 90 100 80 20 72.50 3922 Sutirah Setiana P 70 100 80 60 77.25 4033 Nurul Supriati P 60 85 70 20 58.00 4084 Sri Susi Santi P 100 100 50 60 77.50 4089 Uswatun Khasanah P 100 80 60 20 65.50 3861 Emi Nursari P 90 90 80 30 72.00 3978 Desi Haryanti P 90 100 80 50 80.50 4057 Dede Rizki L 70 60 40 30 50.50 4024 Jamil Latifah P 70 70 70 100 77.50 3961 Sopandi L 80 100 90 50 80.75 3874 Riyanto L 60 80 40 50 57.00 3950 M.00 4049 Agus Priyanto L 90 100 60 60 77.50 4069 Kurni'ah P 100 80 80 100 90. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Induk Konsep Praktik Konsep Praktik 3980 Abdul Rahman L 40 70 30 20 40.50 3963 Suripah P 90 75 90 100 88.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII D SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 4083 Siti Rohani P 100 45 60 100 76.50 4032 Nurkhofifah F. P 90 80 90 100 90.25 4001 Slamet Rianto L 100 80 50 60 72.25 4075 Norman Hidayat L 80 90 60 60 72.

50 P 80 100 60 100 85.75 P 70 63 80 70 70.25 L 60 35 60 50 51.50 L 70 85 70 70 73.00 P 100 40 80 100 80.50 P 100 100 80 60 85.Afrizal Nova Indi Iliana Nur Aripin Periyanto Susanto Rizki Arif Hidayat Robiah Sigit Pramono Subarkah Suci Alinda Toto Sugiarto Tri Fajar Lestrai Tuti Priyatiningsih Tuti Ratnasari . TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 100 75 50 60 71.50 L 80 40 50 60 57.00 P 100 50 90 70 77.50 L 70 65 70 60 66.75 P 70 80 70 70 72.75 L 75 70 70 75 72.00 L 100 80 40 60 70.25 L 80 95 70 20 66.00 L 20 80 40 60 50.75 L 100 100 90 100 97.50 L 70 80 60 60 67.00 P 70 40 40 20 42.75 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Induk 3889 4011 3931 4050 3973 3979 3982 3860 3939 3901 3945 4065 3905 3947 3989 3908 3951 4076 4077 4036 3995 4039 3879 4085 4044 3964 3965 3924 4088 Nama Aang Kunaepi Adi Ardiansyah Agus Tomi Ahmad Ali Mufti Andriawan Dewi Prame Disca Eka Fujianti Eko Prasetyo Eko Setiawan Firmansah Maulana Hesti Sri Wayuni Ihwan Sultoni Ika Susanti Joni Sumanis Lina Frestiliana Mahfudi Arsito M.00 L 70 60 90 30 62.75 L 80 80 50 60 67.50 L 50 95 50 60 63.25 P 50 45 60 60 53.50 P 90 100 70 70 82.25 L 100 100 80 60 85.50 L 70 75 50 60 63.50 L 100 75 80 70 81.25 L 80 80 55 60 68.75 P 56 60 80 50 61.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII E SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 P 90 75 70 60 73.

50 L 70 65 60 60 63.50 P 70 70 70 65 68.50 P 70 70 75 70 71.50 L 90 95 70 75 82.25 L 75 80 70 95 80.75 P 70 75 70 90 76.00 P 80 70 75 60 71.DAFTAR NILAI ULANGAN EKONOMI SISWA KELAS VIII B SMPN 1 JATINEGARA KAB.50 Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Induk 4013 3839 3852 4015 4054 3857 3897 4059 3859 3862 4064 3985 3987 3868 3949 4030 4029 4072 3915 3917 4081 4004 3883 3926 Nama Ahmad Baladi Ahmad Mufrodi Anita Lestari Arif Adi Firmanto Atik Yunita Budiarti Dwi Ayu R.00 P 65 65 65 65 65. .00 L 80 80 70 70 75. TEGAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 Ulangan Harian 1 Ulangan Harian 2 L/P Penguasaan Penerapan/ Penguasaan Penerapan/ Rata-rata Konsep Praktik Konsep Praktik L 60 60 60 60 60.00 L 90 80 85 80 83. Dian Sugiarti Diana Sopiyatun Donni Sagita Fani Ali Mufti Fitri Kusumawati Irfan Niviyanto Kasturi Laeli Fadhilah Linda Karlina M.75 P 80 75 70 70 73.75 P 60 60 60 70 62.00 L 85 90 70 80 81.Zaenun Masruhan Marisa Sugiharti Masrun Rio Purwo Saktiyanto Saeful Munief Shelvi Riana Suri Asih Tashois Hendro Widi Triastuti H.25 L 65 65 60 60 62.75 P 85 80 75 80 80.Z.50 L 75 75 70 70 72.25 P 65 65 60 60 62.50 L 85 90 80 90 86.50 P 60 90 40 60 62.25 L 70 65 65 70 67.50 P 95 100 80 100 93.25 P 60 60 70 80 67.75 P 95 95 80 80 87.

5 Interval persentase Interval skor kategori .5 ≤ Skor ≤ 5.5 5.696 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.315.75% = 23 X 4 X 138 = 23 X 1 X 138 = 12. LINGKUNGAN KELUARGA.696 = 3.52% .51% 25.43. DAN HASIL BELAJAR EKONOMI A.554. Variabel Disiplin Belajar Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81. DP = 9808 Χ 100% = 77.28% .5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Interval skor 10.174 = 12. Indikator Ketaatan terhadap Tata tertib Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval = 7 X 4 X 138 = 7 X 1 X 138 = 3.696 – 3. 1.62.898 : 4 = 3.696 7.5 < Skor ≤ 12.00% .27% 43.5 < Skor ≤ 7.554.174 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 9.100% 62.76% .898 = 724.315.935 3.135 PERHITUNGAN ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE VARIABEL DISIPLIN BELAJAR.864 – 966 = 2.380.809 = 12.935 < Skor ≤ 10.174 = 9.81.864 = 966 = 2.25% 12696 Kategori = Tinggi Perhitungan per indikator sebagai berikut.522 = 9522 : 4 = 2.

28% . Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Sekolah Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.691 1.5 < Skor ≤ 3.27% 43.070 828 ≤ Skor ≤ 1.070 < Skor ≤ 2. DP = 2506 Χ 100% = 75. Indikator Ketaatan Dalam Mengerjakan Tugas-tugas Pelajaran .62.52% .76% .312 = 828 = 2.864 2.43.691 < Skor ≤ 3.52% .51% 25.449 < Skor ≤ 2.100% 62.71% 3864 Kategori = SangatTinggi 2.51% 25.690.43.139.196 Skor maksimal = 3.81. DP = 3196 Χ 100% = 82.312 2.62.415 < Skor ≤ 3.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.75% 3.5 < Skor ≤ 2.690.27% 43.100% 62.415 966 ≤ Skor ≤ 1.5 Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 3.449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.28% .00% .506 = 3.136 81.5 1.81.312 – 828 = 3.484 : 4 Interval persentase 81.864 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.66% 3312 Kategori = Tinggi 3.75% Interval skor 2.76% .484 = 621 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.00% .139.

242.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.51% 25.760 – 690 = 2.137 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.299 = 2.62.5 Dari hasil penelitian diperoleh : .43. Indikator Ketaatan terhadap Kegiatan Belajar di Rumah Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.28% .207.00% .760 – 690 = 2.100% 62. DP = 2299 Χ 100% = 83.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.5 < Skor ≤ 1.070 : 4 Interval persentase 81.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.27% 43.760 1.5 1.725 690 ≤ Skor ≤ 1.5 kategori Sangat tinggi Tinggi Rendah Sangat rendah Panjang kelas interval = 2.00% .29% 2760 Kategori = SangatTinggi 4.242.725 690 ≤ Skor ≤ 1.207.28% .75% Interval skor 2.81.27% 43.51% 25.725 < Skor ≤ 2.760 = 690 = 2.76% .760 = 690 = 2.81.5 < Skor ≤ 2.242.52% .070 = 517.100% 62.5 1.76% .207.52% .207.5 < Skor ≤ 2.43.5 < Skor ≤ 1.242.75% Interval skor 2.070 : 4 Interval persentase 81.760 1.725 < Skor ≤ 2.070 = 517.62.

071.81.00% .418.52% .694 = 8.100% 62.592 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut. Indikator Kondisi Ekonomi Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.245 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 8.47% 2760 Kategori = Tinggi B.5 5. 1807 Χ 100% = 65.02% 11592 Kategori = Baik Perhitungan per indikator sebagai berikut.071.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut.245 < Skor ≤ 9. Variabel Lingkungan Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range Panjang kelas interval Interval persentase 81.27% 43. 1.138 Skor total Skor maksimal = 1.173.5 kategori Panjang kelas interval = 2.070 = 517.694 : 4 Interval skor 9.418.5 < Skor ≤ 11.62.898 = 8.070 : 4 Interval persentase Interval skor .5 ≤ Skor ≤ 5.760 = 690 = 2.28% .75% = 21 X 4 X 138 = 11.233 = 11.592 – 2.51% 25.898 = 2.5 < Skor ≤ 7.592 7.898 = 11.76% . 8233 Χ 100% = 71.760 – 690 = 2.43.807 = 2.592 = 21 X 1 X 138 = 2.

27% 43.100% 62.207.00% .691 1.00% .5 Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total = 1.242.5 < Skor ≤ 1.81.312 = 828 = 2.43.51% 25.75% 2.703 Skor maksimal = 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1703 Χ 100% = 61.62.28% .691 < Skor ≤ 3.76% .449 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.760 1.52% .51% 25.484 = 621 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.100% 62.62.323 = 3.70% 2760 Kategori = Kurang Baik 2.312 – 828 = 3. Indikator Perhatian Orang Tua Skor maksimal Skor minimal Range = 6 X 4 X 138 = 6 X 1 X 138 = 3.070 < Skor ≤ 2.76% .5 < Skor ≤ 2.5 1.070 828 ≤ Skor ≤ 1.242.484 : 4 Interval persentase 81.139 81.312 2.28% .725 < Skor ≤ 2.449 < Skor ≤ 2.207.725 690 ≤ Skor ≤ 1.81.312 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2323 Χ 100% = 70.52% .43.27% 43. Indikator Suasana Rumah atau Keluarga .75% Interval skor 2.10% 3312 Kategori = Baik 3.

070 : 4 Interval persentase 81.760 = 690 = 2.00% .070 : 4 Interval persentase 81.5 < Skor ≤ 2.760 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 1989 Χ 100% = 72.5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 1.52% .242.51% 25.760 – 690 = 2.43.00% .27% 43.28% .5 < Skor ≤ 2.81.725 690 ≤ Skor ≤ 1.242.5 < Skor ≤ 1.207.5 1.070 = 517.760 1.75% Interval skor 2.76% .242.140 Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.52% .5 Dari hasil penelitian diperoleh : Skor total Skor maksimal = 2.28% .218 = 2.760 .27% 43.51% 25. Indikator Relasi Antar Anggota Keluarga Skor maksimal Skor minimal Range = 5 X 4 X 138 = 5 X 1 X 138 = 2.100% 62.5 1.760 1.207.989 = 2.5 < Skor ≤ 1.725 690 ≤ Skor ≤ 1.760 – 690 = 2.207.75% Interval skor 2.62.43.76% .760 = 690 = 2.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.242.62.10% 2760 Kategori = Baik 4.725 < Skor ≤ 2.81.5 kategori Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Panjang kelas interval = 2.100% 62.070 = 517.207.725 < Skor ≤ 2.

58 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 9601.75 Χ 100% = 69.75 Skor maksimal 138 X 100 = 13800 Perhitungan rata-rata skor = 9601.36% 2760 Kategori = Baik C. Variabel Hasil Belajar Ekonomi Skor yang diperoleh 9601.75 : 138 = 69.58% 13800 .141 Perhitungan analisis Deskripsi Persentasenya adalah sebagai berikut DP = 2218 Χ 100% = 80.

b Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp.318 .287 3.112 .67307 .719 Hasil belajar ekonomi 138 69.0231 9.105 . (2-tailed) Mean Std.2527 8.5779 12.77553 .277 3.43451 .375 .834 .335 N Normal Parameters a.000 . b. Test distribution is Normal. Uji multikoliniertas Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .296 .995 1. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .695 .005 a.001 .059 .995 1.121 .286 . Sig.058 .142 Uji asumsi klasik Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Disiplin belajar 138 77.112 1.419 .318 12. Error Beta (Constant) 10.472 .080 .043 -.602 . Calculated from data.379 . Deviation Absolute Positive Negative a.080 . Correlations Collinearity Statistics B Std.005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .041 -.944 .059 -.062 Lingkungan keluarga 138 71.

143 Uji heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi 2 Regression Studentized Residual 1 0 -1 -2 -3 -4 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 Regression Standardized Predicted Value .

12500 .96 88.98990 8.04 89.43 56.00000 19.39 68.65822 13.90990 10.30 67.43 81.2500 78.76777 31.61 83.5000 73.61594 11.2500 72.04 64.5000 77.7500 63.7813 73.2500 77. . .70 84.8333 76.09407 21.65 71.81981 16.9167 77.70 60.83 Total Mean 62.59915 14.13 65.7500 62.5000 63.74 72.5000 45.23169 .5000 69.98958 9.1875 72. .96 63.7500 62.8333 63.7500 61. .7500 81.40209 15.22 66.04272 15.77553 .7500 67.52 58.70552 1.26325 7.76777 9.57 70. 12.4000 69.76777 .30 92.4375 61.6786 62.59882 1.9000 63. Deviation .7500 81.72169 15.52 82.96739 12.13 90.17 78.58745 8. 1.10310 6.2500 73. .144 Uji linieritas Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Report Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar 43.87 61.91 75.7500 66.26 79.09 77.38925 9.2500 78.35 80.86607 5.48 69.00 76.7500 70.78 85.87 86.83 73. .22 91.5000 63.39 97.27495 8.7500 72.3333 61.7500 65.82006 7.7500 63.48 55.5779 N 1 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 5 5 5 7 4 14 10 10 8 6 4 6 5 5 2 3 5 4 1 1 1 138 Std.2500 63.7500 73.

.145 ANOVA Table Sum of Squares 6304.269 4828.257 R Squared .066 Eta .362 16055.719 22360.190 9.531 Eta Squared .250 .939 Sig.430 1476.881 F 1.569 Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Disiplin belajar .314 155.631 1476.471 .282 .269 146.003 .350 df 34 1 33 103 137 Mean Square 185.

2188 65.72272 12.57 54.2812 59.18034 .30776 12.19 77.3571 65.0000 72.19 52.72169 .90 63.1071 80.6250 77.58757 11.7500 77.00000 10.29 90.73687 19.86 69.95 82.81 51.5000 66.0000 71.8333 70.5000 73.43 72.52 60.33 59.24 71.7917 76.81 75.41025 22.31508 13.50189 18.00 76.74459 19.8750 69.73109 .80409 6.76 80.00000 33.43833 13.76 55.18718 5. Deviation .1250 69.2500 77.14 83.48 Total Mean 46.8750 70.57 79.5000 48.146 Uji Linieritas Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Report Hasil belajar ekonomi Lingkungan keluarga 48.48 66.60025 9.00040 6.3750 79.05 70.0000 63.52 85. 10.38 78.38194 7.0000 75.09709 8.62 73.77553 .29 65.22997 .5000 50.71 61.5000 70.14 58.67 67.59073 9. 17. .9091 58.33 84.5000 62.32051 .16228 9.95 57.5000 75.5000 57.1875 69.38 53.54990 8.71 89.28078 3. .5779 N 1 1 4 1 3 1 1 5 2 2 4 5 8 8 6 3 11 5 2 6 4 6 6 8 2 7 7 4 2 2 5 4 2 138 Std.3125 66.4167 77. .7917 73.5000 67.0000 50.00000 .84968 8.10 64.5000 77.

268 R Squared .414 Sig.147 ANOVA Table Sum of Squares 7717.183 139.223 6112.184 1605.072 Eta .223 197.675 14642.020 . .100 Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga Between Groups (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total .452 22360.350 Measures of Association R Hasil belajar ekonomi * Lingkungan keluarga .588 Eta Squared .730 11.001 .511 1.345 df 32 1 31 105 137 Mean Square 241.452 F 1.899 1605.

77553 8.001 .001 .213 .000 a.000a Regression Residual Total a. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .268 . Predictors: (Constant).523 141. Deviation 12.67307 N 138 138 138 Correlations Hasil belajar ekonomi 1.213 138 138 138 Lingkungan keluarga .268 -. Disiplin belajar b.000 .257 1.000 -. 138 138 138 Pearson Correlation Sig.43451 9.068 1. F Change .001 138 138 138 Disiplin belajar . Predictors: (Constant).068 . Error of the Estimate 11.0231 Std.148 Adjusted R Square .304 22360.5779 77. Disiplin belajar b.148 Regression Descriptive Statistics Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Mean 69.350 df 2 135 137 Mean Square 1653.136 F 11. Lingkungan keluarga.385a R Square .716 Sig.2527 71. (1-tailed) N Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Hasil belajar ekonomi Disiplin belajar Lingkungan keluarga Model Summaryb Change Statistics Model 1 R . .257 .046 19053.001 .000 .88005 F Change 11. Lingkungan keluarga. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi ANOVAb Model 1 Sum of Squares 3307.716 df1 2 df2 135 Sig.135 Std. . .

000 . Correlations Collinearity Statistics B Std.286 .995 1.121 .995 1.406 Partial Tolerance VIF Lingkungan keluarga .318 12. Dependent Variable: Hasil belajar ekonomi .001 .005 a.834 .277 3.419 .149 Coefficientsa Model 1 Disiplin belajar .296 . Error Beta (Constant) 10.375 .472 .602 .105 .005 Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.287 3.379 .

19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.43 dibulatkan menjadi 29 211 .

43 dibulatkan menjadi 29 211 .81 dibulatkan menjadi 27 211 Kelas VIII B = 37 Χ 138 = 24.19 dibulatkan menjadi 24 211 Kelas VIII C = 42 Χ 138 = 27.Lampiran 15 151 Perhitungan Pembagian Sampel Tiap Kelas Jumlah populasi Jumlah sampel = 211 siswa = 138 siswa Kelas VIII A = 41 Χ 138 = 26.08 dibulatkan menjadi 30 211 Kelas VIII E = 45 Χ 138 = 29.46 dibulatkan menjadi 28 211 Kelas VIII D = 46 Χ 138 = 30.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful