P. 1
Penanganan dan Pengolahan Limbah di PTPN VII Unit Usaha Way Berulu, Lampung

Penanganan dan Pengolahan Limbah di PTPN VII Unit Usaha Way Berulu, Lampung

|Views: 12,129|Likes:
Published by Ika Kartika

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Ika Kartika on Jan 30, 2011
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2015

pdf

text

Limbah padat adalah hasil buangan industri yang berupa padatan, lumpur, dan bubur

yang berasal dari sisa proses pengolahan. Limbah dapat dikategorikan menjadi dua bagian, yaitu

limbah padat yang dapat didaur ulang dan limbah padat yang tidak memiliki nilai ekonomis

(Kristanto, 2004). Limbah padat di PPKR UU Way Berulu termasuk dalam limbah ekonomis,

karena masih dapat digunakan kembali (reuse) untuk proses produksi produk lain.

Pada kolam rubber trap dan anaerobik, sisa karet yang menjadi limbah padat akan

terangkat dan terkumpul di permukaan kolam. Pengutipan atau pengambilan sisa karet tersebut

dilakukan setiap 2-4 hari. Sisa karet tersebut akan dipasarkan kembali melalui kantor Direksi

Perusahaan Perseroan (Persero) PTPN VII dengan sistem tender. Umumnya limbah padat ini

akan dikirim ke daerah medan, Sumatera Utara, untuk dijadikan produk seperti sepatu bot

ataupun sandal jepit, sedangkan lump yang terkumpul akan di kirim ke UU Pematang Kiwah

(Pewa) untuk diproses lagi menjadi produk SIR 10 dan SIR 20 (Low Grade). Setiap harinya

PPKR UU Way Berulu mendapatkan lump dari truk pengangkut lateks dari kebun, untuk data

mengenai jumlah lump yang dikirim ke Pewa dapat dilihat pada Lampiran 6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->