Sudahkah Anda Menjemput atau Memahami “Tanda-Tanda Kematian” Sebagai Muslim Yang Yakin Terhadap Al-Qur’an dan

As Sunnah?
By Turiman Fachturahman Nur
Semua manusia pasti akan mengalami kematian atau mengalami sakratul maut dan ini secara tegas dinyatakan Allah SWT di dalam firmanNya dalam Al Qur’an sebagai berikut: Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, Kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaika, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) Hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? QS An Nisaa (4) : 78, Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan, QS Al Waaqiah (56) : 60 Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". QS Al Jumu’ah (62) : 8 Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. QS Al Munafiquun (63) : 11. Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. dan Kami akan memberi Balasan kepada orang-orang yang bersyukur. QS Al Imran (3) : 145. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat

1

sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. QS Al Imran (3) : 185. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenarbenarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.QS Al Anbiyaa (21) : 3Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. QS Al Ankabuut (29) : 57, Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tandatanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. QS Al Zumar (39) : 42 Berdasarkan dalil-dalil di atas, maka ada beberapa hal (konstruksi ayat/hukum) yang perlu direnungkan bersama, yaitu: Pertama, “kematian akan mendapatkan kamu, Kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh”, Kedua, “Kami telah menentukan kematian di antara kamu”, Ketiga Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu”, Keempat, “Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya”, Kelima, ”Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya”, Keenam, ”Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati”, Ketujuh, ”Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan” Yang pasti kematian akan datang menemui kita dan semua merasakan kematian dan apabila telah datang waktu kematian serta telah ditetapkan waktunya sampai waktu yang ditetapkan bagi diri kita. Pertanyaannya adalah bagaimana ”menjemput tanda-tanda kematian”, pertanyaan lebih lanjut bagaimana menemukan jalan kematian husnul khotimah” melalui Al-Qur’an dan As Sunnah. Yang Pasti Allah karena Maha Kasih Sayang kepada hambanya tentu memberikan tanda-tanda kematian, masalah jam dan waktunya (siang
2

lapar. Pertanyaannya adalah bagaimana proses kematian itu terjadi pada diri manusia ? artinya bagaimana proses hamba Allah ketika sakratul maut datang ? apakah Allah memberikan tanda-tanda kematian setiap diri manusia ? Renungkan dalil berikut ini : Diwajibkan atas kamu. ia diwafatkan oleh 3 . dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga. jika lapar ia makan. mengapa ? Untuk menjawab pertanyaan ini renungkan Firman Allah: Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? QS Al Fushilat (41) : 53. Allah memberikan tanda pada peristiwa itu yaitu haus. sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu.21. ngantuk pasti ada proses menuju tandatanda itu. lapar. renungkanlah! Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya.atau malam). Dan (juga) pada dirimu sendiri. Perhatikan pada ayat diatas ada pernyataan ”kedatangan tanda-tanda maut. Allah merahasiakan kepada hamba-Nya. (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa. apabila seorang di antara kamu kedatangan (tandatanda) maut. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri. jika ia meninggalkan harta yang banyak. jika ia ngantuk. mengapa kamu tidak memperhatikan ? Dan jika demikian apabila mati menghampiri anda apa tandanya? Bukankah kematian juga sunatullah. QS Al Baqarah (2) : 180. Berwasiatlah untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf. Pertanyaannya adalah jika waktu kematian datang apa tandanya. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan? QS Adz Dzariyat (51) : 20. Untuk memahami lebih gamblang renungkan realitas sunatullah berikut ini ”jika seseorang manusia haus ia kemudian minum. hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. artinya mengapa manusia diberi tanda haus. maka kemudian tidur. ngantuk. tetapi waktu kematian pasti ada tandanya. sudahkah anda memahami tanda-tanda itu ? Makna dari perumpamaan di atas adalah berkaitan dengan proses sunatullah.

Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa Malaikat yang tetap menjaganya secara bergiliran dan ada pula beberapa Malaikat yang mencatat amalan-amalannya. (yaitu) ketika dua orang Malaikat mencatat amal perbuatannya. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum. disebut Malaikat Hafazhah. QSAl An’aam (6) : 61 Berdasarkan ayat diatas ada kalimat kunci ”dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga. Pertanyaannya sekali lagi adalah Apakah manusia yakin bahwa setiap manusia ada malaikat penjaga siang dan malam yang menjaga dirinya sampai dengan sakratul maut datang atau menjemput anda ? Allah menjawab secara tegas dalam firman-Nya : Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran. dan malaikat.Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir.Ternyata setiap manusia ada malaikatnya yang menjaga didepan dan dibelakang yang bernama Malaikat Hafazhah. Maka tak ada yang dapat menolaknya. ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami”. sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu. mereka menjaganya atas perintah AllahSesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaanyang ada pada diri mereka sendiri.Malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. apabila datang kematian kepada salah seorang di antara manusia ? Allah menjawab secara tegas dalam Firman-Nya: Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya.malaikat-malaikat Kami. dan yang dikehendaki dalam ayat ini ialah Malaikat yang menjaga secara bergiliran itu. dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. QS Ar Ra’du (13) : 11. Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Pertanyaannya apakah akan datang diutus Allah kepada manusia malaikat-malaikat penjaga (Malaikat Hafazah) tersebut. Itulah 4 . seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. di muka dan di belakangnya.

dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. QS Al Hajj (22) : 46. Maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu. Dan yang menyertai Dia berkata : "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku". lalu apa yang ia lihat. termasuk bumi kita). jika dia melihat dengan apa ia melihat apakah dengan mata fisik atau mata ruhani ? Renungkan dalil Allah dalam Firman-Nya: Sesungguhnya kamu berada dalam Keadaan lalai dari (hal) ini. Selanjutnya manusia akan diperlihatkan dihadapannya rekaman ”CD kehidupannya”. Dan datanglah tiap-tiap diri. kemudian renungkan pernyataan Allah pada ayat 21 di atas ! Pertanyaannya setelah datang seorang malaikat Pengiring dan seorang malaikat penyaksi kemudian apa yang diperlihatkan kepadanya ? Apakah diwaktu manusia itu melihat. lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang. QS Qaaf (50) : 16-21 Apa makna ”Ditiup sangkakala” tidak lain (tanda kematian) itulah kiamat kecil pada diri manusia. QS Qaaf (50) : 22-23 Berdasarkan ayat di atas terdapat pernyataan Allah ”Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu” dan kalimat ” Yang menyertai dia” maka renungkan ayat berikut ini: Maka Apakah mereka tidak berjalan di muka bumi. lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? karena Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta.yang kamu selalu lari daripadanya. Maka penglihatanmu pada hari itu Amat tajam. Itulah hari terlaksananya ancaman. agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu. Dan tiap-tiap manusia itu telah 5 . ialah hati yang di dalam dada. bersama dengan Dia seorang Malaikat penggiring dan seorang Malaikat penyaksi. dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas. Dan ditiuplah sangkakala. Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda. tetapi yang buta. sedang tanda-tanda kecil lain adalah berkaitan dengan kiamat besar (Alam Raya.

dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa'at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutusekutu Tuhan di antara kamu. bagaimana reaksinya orang-orang yang tidak siap dengan kematiannya ? Dan diletakkanlah Kitab. QS Al An’aam (6) : 94. dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalanNya. nah teknologi Allah apakah tidak lebih canggih lagi daripada yang telah diketemukan diciptakan manusia. kematian adalah kiamat kecil dalam diri manusia. ”sebuah kitab yang dijumpainya terbuka” Pertanyaannya adalah setelah terbuka kitab itu atau ”CD kehidupannya kemudian bagaimana selanjutnya ? "Bacalah kitabmu. QS Al Israa (17) : 12-13 Kata Kiamat disini dalam arti luas. karena sesungguhnya kita akan datang menghadap Allah sendiri-sendiri dan berbuat berdasarkan keadaan masing-masing Dan Sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya. Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing". QS Al Israa (17) : 14 Apa artinya kita kelak akan menyaksikan kitab kita sendiri atau apabila catatan amal kita itu ibaratnya ”CD kehidupannya yang kelak diputar dihadapan diri kita sendiri” bukan teknologinya sudah diketemukan oleh manusia. lalu kamu akan 6 . cari saja di penjual CD. cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu". dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah). dan masukan pada perangkat vedio anda.Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. ingat. maka anda akan melihat kembali bagaimana Nike Ardila menyanyi walaupun Nike Ardila telah jadi tulang belulang. misalnya anda ingin melihat CD Nike Ardila menyanyi. QS Al Israa (17) : 84 Pertanyaannya jika manusia yang melihat ”VCD kehidupannya” segala sesuatu terekam jelas.

Sesungguhnya pendengaran. Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran. renungkanlah kemana engkau langkahkah kakimu selama ini di dunia ! Kemudian apalagi yang diperlihatkan ? Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan Kami pandai (pula) berkata. semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. penglihatan dan kulitmu kepadamu. QS Al Israa (17) : 36 Maknanya adalah untuk apa telingamu. dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. penglihatan dan hati. dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan". matamu dan hatimu ketika engkau masih hidup atau sebelum sakratul maut datang menjemput. lalu film apalagi yang diputar dihadapan kita menjelang sakratul maut itu ?Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. lidah. QS Yasiin (36) : 65. kitab Apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar.melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya. kemudian apalagi yang akan diperlihatkan dihadapkan dirimu ? Pada hari ini Kami tutup mulut mereka. QS An Nuur (24) : 24 Lidahpun bersaksi tetapi apa yang dinyatakan oleh lidah ketika 7 . dan Tuhanmu tidak Menganiaya seorang juapun". dan mereka berkata: "Aduhai celaka Kami. QS Al Fuhsilat (41) : 21-22 Bagaimana dengan mulut yang dikunci apa juga akan dibuka ? Pada hari (ketika). dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. QS Al Kahfi (18) : 4 Kemudian ketika ”VCD kehidupan itu diputar”. melainkan ia mencatat semuanya. tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.Kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia. Dan dikatakan (kepadanya) : "Siapakah yang dapat menyembuhkan?". Kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong). apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan.Maka Apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini? Kamu mengganti rezki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah. Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan. (antara lain bagian Al-Qur’an adalah Ayat. tetapi kamu tidak melihat.Dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu.Dan 8 . Kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu. Maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)? Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar? QS Al Waqiah (56) : 75 -87 Dan inilah tanda-tandanya dalam proses sakratul maut : Sekali-kali jangan. Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat. Dan Dia yakin bahwa Sesungguhnya Itulah waktu perpisahan (dengan dunia). Surah dan JUZ) Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.Padahal kamu ketika itu melihat. maka tinggal tergantung Malaikat penyabut nyawa. 26 – 35 Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan. QS Al Qiyamah (75) . jika Al-Qur’an saja diremehkan ? Renungkan dalil berikut ini : Maka aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran. yaitu :Demi (malaikatmalaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras. karena ada dua sifat Malaikat penyabut nyawa.bersaksi di saat sakratul mautnya.Pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh) Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.Diturunkan dari Rabbil 'alamiin. Tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran). Dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan).

Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada ALLAH dan RASUL-NYA kemudian ia tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Barang siapa yang disibukan oleh Al-Qur’an dari berzikir kepada-Ku dan meminta kepada-Ku.Alangkah dahsyatnya Sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut..As Shaff Yogyakarta .(malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemahlembut. QS Al An’aam (6) : 93 Dengan demikian mulai saat ini bertobatlah. QS An Nazi’at (79) : 1. mereka itulah orang-orang yang benar (QS Al Hujuraat (49) Ayat 15) Dan sesungguhnya Kami telah 9 ... Dan keutamaan perkataan Allah di atas perkataan lainnya seperti keutamaan Allah di atas makhluk-Nya (Himpunan Fadhilah Amal. Muhammad Zakariya Al Kahdahlawi Rah. adalah AlQur’an.. karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. A diterjemahkan oleh Uts Abdurahman Ahmad . maka Aku memberikan kepadanya sesuatu yang lebih baik dari yang aku berikan kepada yang meminta kepada-Ku. ainul yakinkan pada diri anda.. Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan CARILAH JALAN yang mendekatkan diri Kepadanya dan berjihadlah pada jalan-Nya supaya kamu mendapat keberuntungan (QS Al Maidah (5) Ayat 35). bersabda Rasulullah SAW. bahwa Al Imammu.2 Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila Malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul-mukul muka mereka dan punggung mereka? QS Muhammad (47) : 27. (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu" di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan.a dia berkata... Dan. Dari Abi Sa’id r.. “Tuhan berfirman.Tahun 2000 halaman 596) dan jangan kamu ragu-ragu ! Murnikan tauhid anda hanya kepada Allah SWT saja anda bermohon dan menyembah dan berjumpa dengan Sang Pencipta dirimu dalam keadaan husnul khotimah. sedang Para Malaikat memukul dengan tangannya.

tentulah Kami lebih mendapat petunjuk dari mereka.158 Dan sesungguhnya telah Kami mengulangulang bagi manusia dalam Al-Qur’an ini bermacammacam perumpamaan. QS Al An’aam (6) : 155. ketika petunjuk (tanda-tanda) telah datang 10 . pada hari datangnya ayat (tanda) dari Tuhanmu. dan Sesungguhnya Kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah Dan tidak sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman. Atau agar kamu (tidak) mengatakan: "Sesungguhnya Jikalau kitab ini diturunkan kepada Kami." Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Tuhanmu. atau Dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. (kami turunkan Al-Quran itu) agar kamu (tidak) mengatakan: "Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum Kami. Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan Malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat (tanda) Tuhanmu [524].mendatangkan sebuah KITAB (Al-QUR’AN) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami. dan supaya mereka diberi peringatan dengannya dan supaya mengetahui bahwasannya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan orang-orang yang berakal mengambil pelajaran (QS Ibrahim (14) Ayat 52) Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati. menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (QS Al A’raaf (7) Ayat 52) ALQUR’AN ini adalah PENJELASAN YANG SEMPURNA BAGI MANUSIA. Katakanlah: "Tunggulah olehmu Sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)". disebabkan mereka selalu berpaling. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? kelak Kami akan memberi Balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksa yang buruk. petunjuk dan rahmat. tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu. Maka ikutilah Dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.

dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk (tanda-tanda). Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat (kodekode/tanda/tanda/dalil-dalil) Kami kecuali orang-orang yang zalim. bahwa pada diri kita ada malaikat penjaga yang menjaga siang 11 . (sehingga mereka tidak) memahaminya. QS Al Fuhsilat (41) : 30-31 Pertanyaannya sekali lagi yakin atau tidak. niscaya mereka tidak akan mendapatkan petunjuk (tanda-tanda) selamalamanya. dan memohon ampun kepada Tuhannya. 31. Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih. kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (ketetapan Allah yang telah berlaku pada) umatumat yang terdahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata QS Al Kahfi (18) : 54-55) Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat (tanda-tanda) dari Tuhannya lalu dia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya ? Sesungguhnya Kami meletakan tutupan di atas hati mereka. QS Al Ankabuut (29) : 49. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. QS Al Kahfi (18) ayat 57) Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat (kode-kode/tanda-tanda/dalil-dalil) yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu.kepada mereka. Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran QS Shaad (38) : 29 Bagaimana kuncinya ? adalah Istiqomah dan pemahaman Tauhid anda diluruskan !! ”Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka. dan (Kami letakan pula ) sumbatan ditelinga mereka.

sehingga ketika Ruh meninggalkan jiwa dan jiwa menghilang dari fisik meninggalkan dunia dalam keadaan husnul khotimah sebagaimana digambarkan Allah dalam firman-Nya: Hai jiwa yang tenang.dan malam bergiliran sampai dengan menjelang sakratul maut diri kita? Sekali lagi telah datang Al-Qur’an menjelaskan tanda-tanda sakratul maut mengapa Manusia belum lagi yakin dan beriman kepada Al-Qur’an yang merupakan cahaya terang benderang dari Allah SWT. QS Yunus (10) : 57 (Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia. QS Al Imran (3) : 138 Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia. dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya. laam raa. QS Al Fajr (89) : 27-28 Patut direnungkan sesungguhnya jiwa manusia sudah disumpah lebih dahulu sebelum Ruh ditiupkan kepada hamba-Nya Dan 12 . QS Al Maidah (5) : 16 Alif. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. bukankah akhlaknya Nabi adalah AlQur’an. Dengan kitab Itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan. petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini. Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad). QS Al Imran (3) : 68 Pertanyaannya apanya yang diikuti bukankah Tauhid dan Akhlaknya Nabi. dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka. QS Ibrahim (14) : 1 Hai manusia. dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad). dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman. QS Al Jaatsiyah (45) : 20. Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Para Ulama Spiritual yang mendalami “Ilmu keputusan” menyebutnya tanda akan munculnya hakekat diri (diri halus) kita yang muncul dari ubun-ubun kemudian selanjutnya berdiri dihadapan kita menampakan diri wajahnya sama benar dengan diri kita dan selanjutnya membentuk Cahaya (Nur) dan orang-orang yang pernah mengalami mati klinis (Suri) dan hidup kembali (hasil penelitian dan wawancara kepadanya.(ingatlah). Dalam masa sebelum 40 hari itu. Kami menjadi saksi". (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat (kematianmu) kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orangorang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)" QS Al A’raaf (7) : 172 Masalahnya apakah dalam kehidupan ini anda lupa atau masih ingat dengan sumpah terhadap jiwa itu wahai para hamba-hamba Allah SWT yang hidup di akhir zaman ? Bagaimana caranya menjemput tanda kematian husnul khotimah. kenali “jatidirimu atau fitrah Allah pada diri manusia ” QS Ar Rum (30) : 30 atau di Kalbar dikenal dengan “ilmu keputusan”. kita akan melihat diri kita yang sebenarnya baik dengan mata fisik maupun dengan mata hati. ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anakanak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah aku ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami). para Ulama Spiritual yang mendalami ilmu keputusan menyebut “berbentuk manusia yang sangat elok dan tidak pernah kita melihat bentuk seelok itu”. dan daripadanya Allah menciptakan isterinya. bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu diri yang satu. siapakah dia ? nanti terjawab pada paparan berikutnya. pada training ESQ hasil penelitian ini dipaparkan) menyebutnya “makhluk bercahaya”). dan daripada keduanya Allah mengembangbiakan laki-laki dan 13 . dan perhatikan wajah yang mirip kita sendiri yang sebenarnya diri kita masing-masing. adapun tanda-tanda zahir dan batin dari berbagai penjelasan “Ulama Spiritual Kalbar” dan juga yang penulis terjemahkan dari buku berbahasa Arab Melayu dan penjelasan mereka ketika menyaksikan “guru spiritual mereka meninggal” yang penulis himpun selama ini adalah sebagai berikut: Tatakala 40 hari lagi kita akan kembali menghadap kerahmatullah terdapat tanda-tanda sebagai berikut: Pada tulang Sulbi kita (Ujung Tulang Ekor) terasa sebagai ada tusukan-tusukan jarum dan kemudian tusukan-tusukan seperti itu terasa pula diubun-ubun. (dalam pemahaman kajian tasa’uf ataupun tarekat (menyebutnya “Lembaga Adam”) “Hai sekalian Manusia.

maka sejak penampakan diri kita di atas adalah mulai hari pertama dan sampai pada hari ke 37. Apabila tindak melangkahkan kakinya dan tidak berbalik melihat kita kemudian lenyap. maka berarti usia kita tinggal 3 X 24 jam.perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah hubungan silaturahhim. Tetapi mengapa menggunakan patokan 40 hari. atau tiga hari menuju hari ke 40. ”Dia telah menciptakan segala sesuatu. kemudian lenyap. hanya jam berapa dan apakah siang atau malam adalah rahasia Allah SWT. waktunya siang atau malam hanya rahasia Allah. melainkan disisi Kamilah perbendaharaannya dan Kami turunkan dengan UKURAN YANG DIPASTIKAN (QS Al Hijr (15) Ayat 21) Sesungguhnya Kami MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU menurut UKURAN. ada tiga pertanda untuk menghitungnya. berarti suatu tanda umur kita tinggal sehari semalam atau beberap jam kemudian (kita pun menghitung berapa langkah kakinya ketika lenyap dari hadapan kita) Hanya sekali lagi jam berapa. dengan kata kunci ”Yang gaib itu nyata dan yang nyata itu gaib” dengan parameter (ukuran untuk menghitungnya): Pertama.38. dan Dia menetapkan UKURAN-UKURANNYA DENGAN SERAPIRAPINYA (QS Al Furqan (25) Ayat 1-2) Dan tiap-tiap sesuatu di sisi-Nya dengan UKURAN TERTENTU (QS Ar Ra’du (13) ayat 8) Dan tidak ada sesuatu apapun. lihat pada kakinya dan langkahnya atau lenyap dari hadapan kita. Kedua. berarti suatu tanda umur kita tinggal berbilang hari (kita pun menghitung berapa langkah kakinya ketika lenyap dari hadapan kita) Ketiga. Sesungguhnya Allah menjaga dan mengawasi kamu” QS An Nisaaa (4) ayat 1 Jadi kata kunci sesungguhnya kita manusia berasal dari diri yang satu (“Lembaga Adam”). karena Allah telah menentukan waktunya. Berdasarkan hasil wawancara kepada para Ulama Spiritual yang salaf baik di Kalbar maupun di Jakarta (para Habib spiritual) dan paham “ilmu keputusan” . berarti tanda bahwa kemungkinan umur kita di dunia masih berbilang tahun (kita pun menghitung berapa langkah kakinya ketika lenyap dari hadapan kita). maukah anda masuk surga tanpa hisab. misalnya melangkah 3 langkah ia terus menghilang. Apabila.Apabila kakinya melangkah tetapi dia tidak berbalik melihat kita. sehingga sudah dapat dihitung.39. hitunglah ada beberapa langkah sehingga gaib dari hadapan diri kita. cara menghitungnya 40 hari dari 3 langkah tersebut. mengapa dihitung. (QS AL JIN (72) Ayat 28) 14 . (QS Al Qomar (54) Ayat 49) Dia MENGHITUNG SEGALA SESUATU SATU PERSATU. dan perhatikan dengan seksama kapan ia berbalik membelakangi kita. yaitu 40 – 3 = 37. bukankah surah ke 40 dalam struktur Al-Qur’an itu Al Mukmin (orang yang beriman) renungkan QS 40 ayat 40. bukankah Allah telah menetapkan segala sesuatu dengan ukuran. apabila dia melangkahkan kaki kemudian balik melihat kita dan lenyap. tetapi Allah memberikan tanda-tanda/kode-kode.

kewajiban Akulah (menjaganya). pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) dimuka bumi.Mengapa ada tanda-tanda yang diberikan Allah. Jangan ikuti dia. dan salah satu pernyataannya. bukankah ketika itu lalu Rasulullah SAW menjawab ia. karena dari mulut dan mata keluar api. (renungkan kembali QS Al An’aam (6) : 157-158 dan QS Al Baqraah (2) : 180 di atas) Setelah hampir tiba waktunya untuk sakratul maut. tetapi bukan diri kita sebenarnya. kecuali orang yang mengikuti kamu. oleh karena itu dengar dan perhatikan wasiatku ! (bacalah detik –detik wafatnya Rasullullah SAW dalam berbagai buku sejarah Nabi Muhammad SAW). dan pasti aku akan menyesat mereka semuanya (QS Al Hijr (15) ayat 3940). karena sebaik-baiknya zikir adalah Al-Qur’an. Dia menjadikan bagi kamu dari jenismu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka. oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat. Ingat pernyataan Iblis di hadapan Allah “Iblis berkata: Ya Tuhan. tolaklah kehadirannya karena Allah berjanji kepada manusia Allah berfirman: “Inilah jalan yang lurus. dibujuknya kita agar mengikuti dia. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia dan Dialah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat (QS Asy Syura (42) ayat 11) dan jangan tertipu Iblis yang menyerupai diri manusia. yaitu orangorang yang sesat” (QS AlHijr (15) ayat 41-42) dan berlindung dengan Allah dengan mengucapkan kalimat ta’awuud. karena saat itu kita sedang dahaga sekali. dirayunya. sampai menjelang sakratul mautpun Iblis tetap berupaya menyesatkan manusia. yaitu ayat tengah juzdiri (past word) masing-masing dan atau berwasiatlah kepada yang hadir untuk membaca juzdiri dengan suara yang lantang secara bersama-sama 15 . “benar itu Tuhanmu ikutilah dia” (ingat Allah SWT Maha Besar lagi Maha Kuasa mustahil akan ada yang serupa dengan-Nya). Ingatlah peristiwa mengapa ketika Rasulullah SAW sebelum wafat berpidato di padang Arafah dan para sahabat dan pengikutnya berlinang air mata. “Dia pencipta langit dan bumi. karena itu tanda sebentar lagi akan berpisah dengan Rasulullah SAW. bahkan menurut Ulama spiritual yang belajar “ilmu keputusan” dalam menggoda manusia saat sakratul mautnya Iblispun menyodorkan segelas air minum kepada kita. maka dengan mata kepala akan melihat kehadiran sosok yang menyerupai diri kita. sehingga para sahabat bertanya “Ya Rasulullah apakah engkau akan meninggalkan kami. diajaknya. dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. bukankah peristiwa itu mengajarkan kepada kita sebagai pengikut beliau untuk selalu siap dan menjemput tanda-tanda kematian ! jika anda mengaku umat Nabi Muhammad dan sering bersyahadad kepada Rasulullah SAW. (ingat pernyataan Iblis dihadapan Allah SWT lihat QS Shaad (38) ayat 71 s/d 83) Bahkan mungkin kita digodanya. khusus bagi yang telah dihijabkan juzdirinya ditambah zikirkan Al-Qur’an. Dia adalah Iblis.

” (Himpunan Fadhilah Amal.a dia berkata. Muhammad Zakariya Al Kahdahlawi Rah. bersabda Rasulullah SAW. maka saat berikutnya bersiap-bersiaplah karena video kehidupan anda akan diputar kembali dihadapan anda (kitab catatan kehidupan (Renungkan kembali QS Al Israa (17) : 13. tak ubah seperti kita dihadapkan kaca atau bercermin. A diterjemahkan oleh Uts Abdurahman Ahmad . sesungguhnya saya tidak mengutamakan yang lain di atas Al-Qur’an”. Dan pada kehadiran yang kedua ini.Tahun 2000 halaman 628) Dari Sa’id bin Sulaim r. dengan derajad hadist Hasan dan hadist ini tersebut dalam Buku Sejarah Al-Qur’an (Tarikul AlQur’an) edisi bahasa Arab Ibrahim Al Absyari yang dialihkan bahasa oleh Drs H. Kemudian datang lagi diri kita yang sebenarnya. bukan Malaikat dan bukan pula yang lainnya. karena memberi bagian pada jam-jam hari mereka. hal 123 dan beliau menyatakan: “Pembagian juz yang dilakukan oleh kaum muslimin ini. Rasulullah SAW bersabda.14 dan QS Qaaf (50) : 22-23 dst di atas).As Shaff Yogyakarta . Kuncilah diri kita. bersiap-siaplah. Tahmid dan tahlil) atau bacaan Al-Qur’an. A diterjemahkan oleh Uts Abdurahman Ahmad . yang serupa dengan diri kita. dan kematian adalah kiamat kecil pada diri manusia. dalam keadaan fana sambil mengikuti yang menuntun kita apakah syahadat (kalimat. yang sedang berada diantara Mekkah dan Madinah Ia berkata: ”Sesungguhnya tadi malam terlewatkan olehku (tidak membaca) akan juzku dari Al-Qur’an. Renungkan Dari Abu Dzar r.a dia berkata. atau Ibu atau Ayah kita. dan tahu diri dan menemukan fitrah diri untuk menemukan jalan pulang ke hadapan-Nya atau memahami “ilmu keputusan” dan khusus pada kajian MSFQ yang sering tadarusan Al-Qur’an dan JUZDIRI dan mengkajinya serta mewujudkan dalam kehidupannya walaupun satu “Alif” QS Al Ankabuut (29) ayat 45 dan QS Al Munzamil (73) ayat 20) dengan istiqomah (lihat QS Al Fuhshilat (41) ayat 30-31). Muhammad Zakariya Al Kahdahlawi Rah. makhluk bercahaya (lihat butir 1 di atas).As Shaff Yogyakarta . (Kajian MSFQ adalah JUZDIRI manusia masing-masing) Bukan Nabi. (itulah Malaikat Hafazah. Diriwayatkan oleh Mughirah Bin Syubah berkata: Seorang laki-laki minta izin kepada Rasulullah SAW.dari sejumlah yang hadir pada saat sakratulmaut kita. (Kajian MSFQ adalah JUZDIRI manusia masing-masing) (Himpunan Fadhilah Amal.ST Amanah cetakan 1993. “Tidak ada penolong yang lebih utama kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat daripada AlQur’an. Hadist ini diriwayatkan Abu Daud. QS Ar Ra’du (13) ayat 11) hanya hal ini bagi hamba Allah yang telah mengenal diri.sehingga mereka tidak absen dari membacanya (Al16 . khusus yang mendalami kajian MSFQ adalah menyimak juzdiri kita yang dibacakan secara lantang oleh orang yang hadir saat sakratulmaut diri kita.” Sesungguhnya kamu tidak akan kembali kepada Allah. yaitu Al-Qur’an”. setelah Iblis yang menyerupai diri manusia (apakah diri kita.Tahun 2000 halaman 644) Kematian yang dimaksudkan dalam arti luas. melainkan dengan sesuatu yang lebih utama dari apa yang keluar daripada-Nya. tasbih. bahkan guru/mursyid kita) menghilang dari hadapan kita.

didalam Al-Qur’an dinyatakan “yaitu orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik (husnul khotimah) oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka) ‘Salamun Alaikum”. tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. maka datanglah hamparan (kendaraan) dari Surga. Ada dua kata kunci Ka’bah dan Thawaf. sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah). Tidak ada perubahan pada fitrah Allah (itulah dien yang lurus. Bahkan dianjurkan. maka carilah jalan bagaimana mendekati Allah (QS Al Maidah (5) ayat 35) dan Istiqomah pada Jalan itu (QS Al Hajj 22 ayat 78) dan Istiqomah kepada Allah saja (QS Al Fushilat (41) ayat 30-31). inilah salah satu dalil JUZDIRI. Rasulullah SAW. Dan Sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya. tidak ada kepalsuan padanya. tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” dan mempersilahkan kita naik. Mungkin juga diri kita yang sebenarnya datang bersama hamparan tersebut itulah “sajadahdiri kita” (atau fitrah diri kita pada kajian MSFQ adalah JUZDIRI manusia masing-masing) renungkan QS Ar Rum 30 ayat 30 “Maka hadapkan wajahmu dengan lurus kepada dien Allah. mengatakan bahwa mengingat mati itu hukumnya sunah.Qur’an) dan agar mereka mudah untuk menyelesaikan sampai akhirnya minggu demi minggu atau bulan demi bulan”. Gaib diri yang sebenarnya. apa arti orang yang bersih hati itu? Dijawab Rasulullah SAW. dan tidak ada kezaliman. bumi dan langit. tidak ada kemunafikan padanya. maka ia kembali sebagaimana digambarkan Allah SWT dalam surah Al Fajr 89 ayat 27-28. “Ialah orang-orang yang taqwa. 17 . maka ditanya lagi. dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa'at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. oleh karena itu renungkanlah Hadist Qudsi “Allah berfirman. Iman dan Amal). suci hatinya. masuklah kamu kedalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan” (QS An Nahl (16) ayat 32). maka naiklah serta melesatlah dengan cepat tetapi semua ini tergantung amalan yang dibaca dan dikaji serta tingkat iman dan perbuatan baik didunia (Ilmu. selama amalan itu memang diperintahkan oleh Allah SWT. khianat serta dengki”. Rasulullah SAW Bersabda “Tak dapat memuat Zat ku. dendam. Inilah misteri hadist qudsi yang Rasulullah menyatakan : “Pada suatu malam kulihat diriku tertidur disamping Ka’bah dan aku terbangun kemudian thawaf mengelilingi Ka’bah”. QS Al An’aam (6) : 94. dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu. bertasbilah dengan amalanmu sendiri. “ibaratnya power (daya) atau kekuatan. bagaikan kecepatan melesatnya pesawat keluar angkasa”. agar kita “Antal maut kiblal maut “Matilah sebelum engkau mati. Yang dapat memuat Zat-Ku hati hamba-Ku yang mu’min yang lunak dan tenang” Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah siapakah orang yang terbaik itu ? Jawab Rasulullah SAW” Semua orang Mu’min yang bersih hatinya”.

padahal Dialah yang telah menurunkan kitab ALQUR’AN kepadamu dengan TERPERINCI ? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka. mengapa di Kalbar ada “tradisi tadarusan Mulkhadam” setelah meninggalnya hamba Allah SWT. Allah SWT dari kejelekan nafsuku ! Saya yang tidak dibikin Lelah oleh Hujatan dan tidak dibuat Gelisah oleh sesuatu yang Hilang atau dihilangkan dariku ! Saya yang tetap tawakal meskipun tercampak dari kegilaan zaman dan dari hak-hak yang seharusnya diterima dari jerihpayahku ! Saya yang apabila di hadapkan pada persoalan penindasan senantiasa merasa semakin dekat dengan Haliqku ! Saya yang mewujudkan apa yang terbaik dan bermanfaat bagi orang disekitarku dan sangat takzim dengan tujuan hidupku ! Saya yang tidak merasa memiliki (pamrih) dan Semata mencukupkan diri dengan Rezeki yang diterimaku walaupun Sebesar Debu ! Saya yang memenangkap Cahaya Ilahi dan melepas bayangan Duniawi ! Saya yang tidak terkotori oleh segala bentuk kekuasaan dan justru menjernihkan kekuasaan yang diamanahkan kepadaku ! Saya yang dengan Hati Nuraniku mampu Melihat Diriku dalam genggaman Dzat yang Maha Agung ! Saya yang dengan kalbuku mampu merasakan kelembutan Kehadiran-Nya !!! Saya yang mengenal diriku dan tahudiri untuk apa aku dilahirkan kedunia dan mau apa aku di dunia serta mau kembali kemana setelah aku meninggalkan dunia.Dimana kiblatmu dan bagaimana thawafmu selama ini.Saya yang mampu menemukan jalan pulang kembali kepada sang pencipta diriku dan alam semesta raya. apa sebenarnya “ilmu keputusan itu” ?. dan tidak ada kezaliman. mengapa halaman AlQur’an mushaf Ustmani halaman 2 dan 3 di cetak khusus. siapakah yang anda ikuti selama ini ? dl Renungkanlah! Wahai hamba-hamba Allah. “ Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah. lalu mengapa kamu tidak berthawaf dengan matahatimu?. apakah juzdiri (Al Juz) itu? apakah hakekat sholat itu sebenarnya ? bagaimana menjemput tanda-tanda kematian dalam keadaan husnul khotimah ?. mengapa kamu berwudhu dan apa hakekat wudhu itu ? dan mengapa semua yang berada di bumi dan dilangit berthawaf. itulah hamba –hamba Allah yang taqwa. serta mampu membaca tanda-tanda kematianku. tidak ada kemunafikan padanya. siapakah diri saya ini ? Saya yang menggunakan akalnya tatkala ditimpa kesedihan dan selalu menetapinya dengan Hati Nurani atau Suara Hati. kajian MSFQ membuka misteri kedua hal tersebut. selalu berpegang teguh kepada Tuhanku. dendam. apakah makna awaludin marifatullahnya. yang kemudian diikuti oleh para ulama salaf . mereka mengetahui bahwa AL-QUR’AN itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. bukalah misteri mengapa kamu sholat menghadap ke Ka’bah. mengapa dari mana saja kamu berada diperintahkan untuk menghadapkan wajahmu ke masjidil Haram QS Al Baqarah (2) ayat 143-144. suci hatinya. tidak ada kepalsuan padanya. dll. dan mengapa semua berthawaf. dan apakah Al-Qur’an juga berthawaf dalam dirimu serta bagaimana thawafnya Al-Qur’an dalam dirimu. khianat serta dengki. (QS Al An’am (6) AYAT 114) Alif Lam Ra (inilah) Kitab yang ayat-ayatnya DISUSUN DENGAN RAPI serta dijelaskan secara 18 . Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk ORANG YANG RAGU-RAGU. pasti dibalik itu ada yang tersirat dan tersurat. kemudian amalan apa yang diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad serta para sahabat.

sesungguhnya Al-Qur’an itu diturunkan dengan Ilmu Allah. Bagi yang ingin mendalami MSFQ silahkan datang ke alamat kami Jln Wonobaru Gg Wonodadi No 29 Kel Kota Baru atau Kontak Person Turiman Fachturahman Nur Hp 08125695414 atau Email qitriaincenter@yahoo. hadist no 2913 dan Umar bin Khatab menjelaskan bahwa Nabi Muhammad 19 .” (QS Huud (11) ayat 1) Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al-Qur’an) dari Tuhannya. Ibnu Abbas menceritakan bahwa Nabi SAW pernah bersabda.MHum mohon maaf kepada para Ustad. Habib dan Cendekiawan Muslim yang mungkin ilmunya lebih dari saya. niscaya engkau akan merasakan nikmat yang lebih banyak. kupersembahan Keilmuan ini kepada para Pecinta Ilmu Hanya Sekedar Urun Rembug” (1983 – 1996 KH. yaitu dekat dengan manusia di dunia dan dekat dengan Allah di akhirat” dan Rasulullah SAW memperingatkan bagi seseorang yang malas mempelajari dan membaca Al-Qur’an. Sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar dari Tuhanmu. Bab Fada’il Al Qur’an. Barangsiapa diantara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al-Qur’an. “Seseorang yang tak berminat terhadap Al-Qur’an laksana rumah yang telah hancur” (At Tirmidzi. maka maukah kamu berserah diri kepada Allah (QS huud (11) ayat 14) Pontianak. sesungguhnya paparan di atas hanyalah “setetes empun dan sekedar urun rembug serta berita gembira untuk saling mengingatkan! “Jangankan Satu Alif. dan bahwasannya tidak ada Tuhan selain Dia. maka mendekatlah engkau dengan akalmu. Setengah Alifpun Saya belum tentu Tamat. karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al-Qur’an itu.id akan dipaparkan secara transparan dan mendetail berdasarkan Kajian Al-Qur’an Digital melalui MSFQ (Metode Struktur dan Format Al-Qur’an) berikut ini wasiat terakhir menjelang sakratul maut: guru spiritual kami yang telah mengaji dan mengkaji selama 13 Tahun Al-Qur’an: “Jangankan Satu Alif. Sunan. Lukman AQ Soemabrata. yang diturunkan dari Allah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu.co. Penulis paparan ini hanya meneruskan wasiat tersebut di atas dan berupaya menegakkan wasiat Rasulullah SAW di padang Arafah: “kutinggalkan dua perkara Al-Qur’an dan As Sunnah apabila kamu berpedoman kepada keduanya. kamu tidak akan tersesat dunia dan akhirat” dan Al Hadis “Apabila manusia melakukan pendekatan diri kepada Tuhan Pencipta mereka dengan bermacam-macam kebaikan. Penggali MSFQ dan JUZDIRI). Setengah Alifpun Saya belum tentu Tamat” dan “Hanya merupakan hasil komtemplasi (tafakur) selama ini dihadapan Sang Haliq di kegelapan malam”. maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya. Jumat 29 Mei 2009 Turiman Fachturahman Nur.SH. tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (QS Huud (11) ayat 17) Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka katakanlah olehmu) ”Ketahuilah.TERPERINCI. dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum Al-Qur’an itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada Al-Qur’an.

Penerbit PT Pustaka Rizki Putra. “Membaca dan Memahami Konstruksi Al-Qur’an dan Tirai Juz. Msc. Untuk memahami Al Ahklak al Karimah bisa membaca buku Al Islam. H. sedang ia masih menuntut ilmu.62. Drs Anharudin. semakin indah dan bagus ilmu yang akan kamu dapat. QS Al Baqaraah (2) ayat 269. HR Ibnu Majah dengan sanad sahih)” Untuk memahami MSFQ para pembaca dipersilahkan untuk mendalami melalui bukubuku. Soemabrata. 6. SQ.63.32. 2006. “Pengantar Fenomologi Al-Qur’an Dimensi Keilmuan dibalik Mushaft Utsmani” oleh Lukman Abdul Qohar Soemabrata. Muslim At Tirmidzi. Penerbit Yayasan Hijriah Yogyakarta. 2006. Penerbit Republika 4.SAW bersabda “Melalui kitab (Al-Qur’an) ini Allah meninggikan derajad beberapa orang dan merendahkan yang lain di antara kita” HR Bukhari. sedekah yang paling utama adalah orang Islam yang belajar suatu ilmu kemudian ia ajarkan ilmu itu kepada saudaranya muslim (Hadist Bahaiqi. Kalau pohon itu tidak di rawat tumbuhnya tak karuan dan menggangu pemandangan. diedit (proof reader) oleh Habib Saleh Alaydrus. Untuk mendalami Tauhid. Semakin banyak orang lain mengambil ilmu yang kamu miliki atau kamu memberikan ilmu itu. oleh Lukman A. penerbit PT Lentera Basritama.22. oleh Iskandar AG Soemabrata”. Tabrani. “Kecemburuan hanya dibenarkan dalam dua hal : Seorang yang telah menerima ilmu Al-Qur’an dan membacanya di siang dan malam hari dan orang yang diberi karunia kekayaan Allah serta membantu orang lain malam dan siang hari " HR Bukhari. 1998. oleh karena itu Ibnu Umar meriwayatkan. Kalaupun kamu kaya dengan ilmu ini. maka adakah orang yang mengambil pelajaran ? QS Al Qomar (54) ayat 17.. Muslim At Tirmidzi. Untuk bacaan kajian MSFQ berkesinambungan lihat Tabloid Khalifah yang terbit 2 kali dalam satu bulan. 1996. Ziyad At Tubani. “KH. 5. “Keilmuan dibalik Format Al-Qur’an menelusuri jejak kaki Ibrahim. teratur dan enak dilihat. yaitu : 1. 2. baik laki-laki maupun perempuan dan barang siapa yang kedatangan ajalnya. Kalau menyimpan ilmu itu untuk diri sendiri. oleh Yasin T Al Jibouri. Bila pohon itu dipotong setiap hari dan dirawat. Inilah contoh ilmu yang kita miliki.”menuntut ilmu adalah fardhu atas tiap-tiap muslim. DR Lukman Sasono. 1991. cetakan pertama 1418 H/1997 M dari judul asli Allah the concept of God in Islam yang diterjemahkan oleh Ilyas Hasan. 20 . maka jadi tak teratur dan menganggu. 3. Penerbit Indomedia Group. 7. lebat. maka ia akan bertemu dengan Allah dimana tidak ada jarak antara dia dan antara para nabi kecuali satu derajad kenabian (QS Yunus (10) ayat 61. “Pesan-Pesan Numerik Al-Qur’an. Lukman AQ Soemabrata: “Ilmu itu ibarat seperti pohon. itu konsekuensi logis” dan renungkanlah “Sesungguhnya telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran. Penerbit PT Grafikatama Jaya. dari almarhum Prof DR Teungku Muhammad Hasbi Ash Shidieqy. mencari jatiri melalui Al-Qur’an oleh Gus AA. bisa membaca dalam buku Konsep Tuhan menurut Islam.Q.40 mengapa Allah ulang sampai empat kali dibalik itu pasti ada maksud !!!. Jangan mencari kekayaan dari “ilmu’ ini. tumbuhnya bagus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful