P. 1
Laporan Site Survey

Laporan Site Survey

|Views: 510|Likes:
Published by Resty Caesa Emilia

More info:

Published by: Resty Caesa Emilia on Jan 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2013

pdf

text

original

Laporan Akhir Instalasi WAN Site Survey

M. Rizky J.B.P.
SMKN 1 Cimahi

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita semua, dan atas kehendak-Nya pulalah penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir Keahlian Produktif di Semester 5 ini. Pembuatan Laporan Keahlian Produktif ini diajukan untuk memenuhi salah satu sarat untuk mengikuti ulangan umum semester 5 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cimahi Bandung. Dalam pembuatan Laporan tentang Site Survei ini, penulis melakukan survey ke SMP 41 Bandung, dalam pembuatan laporan ini penulis mengalami banyak kendala, namun atas segala bantuan dari berbagai pihak akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan ini. Oleh karena itu izinkan penulis untuk menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggitingginya kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis baik secara langsung maupun tidak langsung yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada semua pihak yang memberikan bantuan dan dukungannya, pula memberikan hidayah-Nya bagi seluruh umatnya, Amin. Akhirnya kepada Allah SWT pula, penulis memohon semoga dengan selesainya karya tulis ini, dapat berguna bagi penulis sendiri maupun bagi semua yang membaca laporan ini dan penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada data-data yang kurang berkenan.

Bandung, Desember 2011

Penulis

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................................ I DAFTAR ISI.......................................................................................................................... II BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembuatan Site Survey ........................................................................ 1 1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Pelaksanaan Site Survey........................................................................... 2 1.2.2 Tujuan Penulisan Laporan Site Survey ................................................................. 2 1.3 Pembatasan Masalah ..................................................................................................... 2 1.4 Manfaat .......................................................................................................................... 3 1.5 Metodologi Penelitian ................................................................................................... 3 1.6 Sistematika Penulisan .................................................................................................... 5 BAB II TEORI DASAR 2.1 Definisi .......................................................................................................................... 6 BAB III PERANCANGAN NETWORK 3.1 Kondisi Existing............................................................................................................. 8 3.2 Perancangan Jaringan Baru ............................................................................................ 8 3.3 Analisa Gap .................................................................................................................... 10 BAB IV 4.1 KESIMPULAN ............................................................................................................ 11

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Pembuatan Laporan Site Survey Dalam era globalisasi ini, perkembangan Ilmu teknologi dan informatika (IT) terus mengalami peningkatan. Teknologi kemarin yang dianggap paling canggih akan dengan mudah diganti dengan penemuan teknologi hari ini. Hal ini terjadi karena manusia selalu berusaha untuk menyempurnakan segala kebutuhan hidupnya. Untuk mengimbangi perkembangan IT ini, diperlukan tenaga ahli dan tenaga yang handal serta adanya hubungan yang berkesinambungan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja (industry) untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di dalamnya. Salah satu upaya pihak dari sekolah dalam meningkatkan IT tersebut adalah dengan adanya program survei lapangan yang dikhususkan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan. Dengan mengacu kepada tujuan pendidikan menengah dan pasal 3 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990, pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan : 1. Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap professional 2. Menyiapkan siswa agar memilih karir, mampu berkompetisi dan mampu mengembangkan diri 3. Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri pada saat ini maupun masa yang akan datang 4. Menyiapkan tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif, adaptif dan kreatif. Berdasarkan uraian – uraian tersebut, maka Praktek Pembelajaran di Lapangan wajib dilaksanakan atau diikuti oleh seluruh siswa yang berorientasi kejuruan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Pelaksanaan Site Survey

Adapun tujuan dari site survey ini adalah sebagai berikut: a. Meningkatkan keterampilan dan membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja b. Meningkatkan pengenalan siswa pada aspek – aspel usaha yang potensial dalam lapangan kerja.Menumbuhkembangkan dan memantapkan sikap profesional yang diperlukan siswa untuk memasuki lapangan kerja sesuai bidangnya c. Menumbuhkan sikap professional yang diperlukan saat memasuki lapangan kerja d. Meningkatkan proses penyerapan teknologi baru pada lapangan kerja e. Mengenalkan siswa pada situasi di lapangan kerja.

1.2.2 Tujuan Penulisan Laporan Site Survey Adapun tujuan dari penulisan laporan site survey ini adalah sebagai berikut: a. Siswa mampu mengembangkan pelajaran yang diperoleh di sekolah dan dapat diterapkan di dunia usaha b. Sebagai bukti bahwa siswa telah melaksakan tugas yang telah diberikan oleh guru. c. Sebagai salah satu syarat pemberian nilai.

1.3 Pembatasan Masalah Mengingat keterbatasan waktu serta luasnya masalah yang berhubungan dengan materi yang akan dibahas, maka penulis akan membatasi masalah yang dianggap paling penting serta mudah untuk dimengerti dan dipelajari. Pembatasan masalah ini dimaksudkan agar materi yang disajikan lebih terarah. Karya tulis ini membahas mengenai Perencanaan Jaringan di SMPN 41 Bandung. Dengan adanya pembahasan masalah ini penulis berharap agar materi mudah dipahami oleh para pembaca.

1.4 Manfaat Manfaat dari melakukan Site Survey ini adalah : 1. Mengembangkan kreatifitas dan motivasi dalam masa pembelajaran 2. Mencoba melakukan praktek di lapangan dengan ilmu yang dimiliki 3. Megetahui bagaimana cara menggunakan perangkat yang dipakai 4. Siswa dapat merancang jaringan sendiri dan menerapkannya.

1.5 Metodologi Penelitian 1. Requirements Gathering Phase (Tahap pengumpulan informasi kebutuhan) a. Studi Literatur Pengumpulan data dengan cara mengumpulkan literatur, jurnal, paper dan bacaan-bacaan yang ada kaitannya dengan proyek Tugas Akhir. b. Site Survey Kegiatan dalam Site Survey mencakup observasi dan wawancara secara langsung ke lokasi dimana proyek Tugas Akhir akan dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh data yang paling akurat tentang kondisi yang ada saat ini. Dalam proses Site Survey penulis akan mendokumentasikan hal-hal penting yang kaitannya dengan proses analisa sistem, seperti: jumlah pengguna, aplikasi yang akan dibutuhkan nantinya, pengguna dan peralatan yang dibagi pakai, kebutuhan bandwidth, tingkat keamanan jaringan, seberapa penting jaringan dibutuhkan,

koneksi wireless. Dalam Site Survey ini juga akan didokumentasi tentang topologi jaringan yang sudah ada di tempat yang akan dijadikan proyek tugas akhir, baik topologi fisik maupun logis. Informasi yang perlu dicatat dalam

pendokumentasian topologi fisik yaitu:

1. Lokasi fisik dari peralatan seperti router, switch, dan host; 2. Bagaimana peralatan tersebut saling terkoneksi 3. Jalur dan panjang kabel / media transmisi lainnya; 4. Konfigurasi hardware seperti host dan server.

Informasi yang perlu dicatat dalam pendokumentasian topologi logis yaitu:

1. Letak dan ukuran dari broadcast dan collision domain; 2. 3. Skema untuk IP (Internet Protocol) addressing; Skema penamaan;

4. Konfigurasi sharing; 5. Permission (Hak akses).

Setelah semua informasi yang ada di tempat proyek tugas akhir sudah dikumpulkan, informasi–informasi tersebut dianalisa untuk menentukan

kebubuhan–kebutuhan yang diperlukan untuk tugas akhir. Pada tahapini akan dibuat laporan analisis tentang kebutuhan tugas akhir.

2. Selection and Design phase (Tahap desain dan seleksi) Setelah semua kebutuhan dianalisa, selama tahap ini akan dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: 1. Memilih perangkat yang dibutuhkan 2. Membuat desain topologi yang lebih baik dari yang sudah ada 3. Mengidentifikasi topologi yang sebelumnya 4. Melakukan pengujian pada topologi yang telah dibuat dengan menggunkan software.

3. Implementation Dalam tahap ini topologi yang telah dibuat dan telah diuji ditepkan pada lingkungan proyek tugas akhir. Pada tahap ini juga akan dilakukan pengujian terhadap kinerja jaringan komputer baik oleh penyusun maupun pengguna.

4. Review and Evaluation Dalam tahap ini kinerja jaringan komputer ditinjau dan dievaluasi. Dalam tahap ini penyusun membandingkan manfaat jaringan komputer yang dirasakan pengguna sebelum dan sesudah diperbarui.

1.6 Sistematika Penulisan Karya tulis ini dibagi ke dalam 4 bab, ditambah pada bagian awal yang terdiri dari lembaran judul, kata pengantar, dan daftar isi. Pembagian ini dimaksudkan agar mempermudah untuk mendapatkan gambaran tentang isi dari karya tulis ini. Adapun pembagian bab yang terdapat dalam laporan ini terdiri dari: Bab 1 Merupakan Bab pendahuluan yang meliputi latar pelaksanaan Praktek Pembelajaran di Lapangan, tujuan pelaksanaan Praktek Pembelajaran di Lapangan, dan pembuatan karya tulis, pembatasan masalah dan sistematika penulisan. Bab 2 Merupakan Bab yang meliputi pembahasan tentang teori dasar yang dijadikan konsep dalam melakukan Praktek Pembelajaran di Lapangan. Bab 3 Meliputi tentang Perancangan Jaringan. Bab 4 Merupakan bab terakhir dari laporan ini, meliputi tentang kesimpulan dari hasil Praktek Pembelajaran di Lapangan.

BAB II TEORI DASAR
2.1 Definisi Site survey adalah sebuah teknik yang digunakan untuk menganalisa dan mengambil data untuk keperluan instalasi. Adapun data – data yang diperoleh dari hasil analisa adalah sebagai berikut : 1 Kondisi dan keadaan di sekitar, seperti halangan dan lokasi yang untuk mendirikan tower / pipa galvanis 2 Ketinggian lokasi dari permukaan tanah, jarak dan sudut ke BTS yang diukur dengan alat GPS ( Global Positioning System ), sehingga dapat diperoleh ketinggian tower / pipa galvanis yang diperlukan. 3 Jenis radio wireless, antenna dan channel yang digunakan. Dalam melakukan survey ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, seperti : Berapa luas ruangan yang akan digunakan Perhatikan apakah ruangan bersekat-sekat atau tidak Perhatikan juga bahan-bahan atau material yang dihgunakan untuk menyekat

ruangan, apakah penyekat terbuat dari kaca, kayu, tembok beton, asbes atau bahan lainnya. Adakah peralatan di sekitar ruangan yang dapat menyebabkan koneksi

terganggu.Peralatan yang berpotensi menganggu koneksi adalah peralatan seperti telepon cordless, microwave, peralatan yang menggunakan bluetooth serta kamera dengan WiFi ready. Adapun analisa yang paling penting dalam site survey adalah LoS ( Line of Sigth ) yaitu sebuah zona garis penghubung antara penerima dengan pengirim link / sinyal. Setelah di lokasi di mark dengan GPS, kemudian di upload ke software peta permukaan tanah dunia contoh Global Mapper Teori Fresnel Zone digunakan untuk mengkuantifikasi Radio Line of Sight.

Bayangkan sebuah Fresnel Zone sebagai lorong berbentuk bola rugby dengan antenna pemancar & penerima di ujung-ujungnya. Optical LOS sangat mudah di pengerti. Radio LOS lebih sulit dan membutuhkan perhitungan yang lebih rumit untuk menjamin bahwa sinyal berada dalam jarak aman dari berbagai penghalang yang akan di lewatinya. Dalam daerah Fresnel zone tidak boleh ada pengganggu sinyal. Fresnel Zone dibuat beberapa lapis, tampak pada gambar adalah Fresnel Zone lapisan pertama, kedua dan ketiga. Bentuknya elips yang menghubungkan ke dua titik antenna di ujungnya. Beberapa orang menggunakan consensus bahwa jika 60% dari Fresnel Zone di tambah tiga meter bebas dari halangan maka Radio [[LOS]] baik. Sebagian mengapopsi bahwa harus 80% dari Fresnel Zone tida ada yang menghalangi untuk memperoleh [[Radio]] LOS yang baik. Jika ada halangan di wilayah Fresnel Zone maka performance system akan terganggu. Beberapa efek yang akan terjadi adalah: 1. Reflection (Refleksi). Gelombang yang menabrak merambat menjauhi bidang datar & mulus yang di tabrak. Multipath fading akan terjadi jika gelombang yang datang secara langsung menyatu di penerima dengan gelombang pantulan yang juga datang tapi dengan fasa yang berbeda. 2. Refraction (Refraksi). Gelombang yang menabrak merambat melalui bidang yang dapat memudarkan (scattering) pada sudut tertentu. Pada frekuensi di bawah 10GHz kita tidak terlalu banyak terganggu oleh hujan lebat, awan, kabut dsb. Redaman pada 2.4GHz pada hujan 150mm/jam adalah sekitar 0.01dB/km. 3. Diffraction (Difraksi). Gelombang yang menabrak melewati halangan dan masuk ke daerah bayangan.

BAB III PERANCANGAN NETWORK
3.1 Kondisi Existing Setelah melakukan survey ke SMPN 41 Bandung, disana banyak kabel yang tidak terpakai dan beberapa perangkat yang sudah rusak. Dilihat dari segi media, banyak pemasangan yang tidak sesuai dengan prosedur pemasangan dan banyak media yang di tempatkan dengan penempatan yang tidak rapi, seperti kabel yang tidak di wiring. Dilihat dari segi perangkat, banyak perangkat yang tidak dipakai, seperti switch. Tetapi komputer sudah lumayan bagus. Perancangan jaringan di SMPN 41 menggunakan topologi star, tetapi tidak terkoneksi pada ruangan lainnya, hanya pada ruangan lab komputer saja. Bandwidth yang dimiliki SMPN 41 Bandung cukup besar, akan tetapi hanya siswa yang dapat mengakses ke internet, karena tidak ada media yang menghubungkan antara lab dengan ruang guru 3.2 Perancangan Jaringan Baru Didalam perancangan jaringan baru, kita memerlukan sebuah skema lokasi dan topologi yang akan digunakan untuk membangun jaringan. Sebuah jaringan terbentuk dari beberapa perangkat dan media. Selain itu untuk membangun sebuah jaringan diperlukan skill yang cukup. Karena kita harus mengetahui apa yang diharapkan oleh pengguna setelah pembuatan jaringan yang baru. Beberapa hal yang akan kami lakukan didalam perbaikan jaringan ini adalah : 1. Melakukan wiring pada ruang lab 2. Membuat jalur ke ruang guru agar PC yang ada di ruang guru bisa terkoneksi ke internet, dan mengatur agar bandwidth lebih besar pada guru.

Dalam perancangan jaringan baru kita melakukan langkah – langkat berikut: A. Alat dan Bahan yang dibutuhkan Crimping tools Kabel UTP RJ 45 Selotip Switch

B. Membuat topologi yang baru, pada pembuatan topologi kami hanya menambahkan jalur ke ruang guru. Topologi Sebelumnya

-

Topologi Baru

C. Menerapkan topologi yang telah dibuat D. Merapihkan media yang ada di lab Komputer agar telihat rapih dan mengganti kabel yang rusak dengan yang baru E. Melakukan pengujian koneksi

3.3 Analisa Gap

No. 1. 2.

Aspek yang di tunjang Media Daerah yang terkoneksi

lama Kabel Lama Lab

Baru Kabel Baru Lab & R. Guru

BAB IV KESIMPULAN
4.1 Kesimpulan Dari hasil site survey dapat di ambil beberapa kesimpulan, yaitu : 1. Koneksi yang ada sudah lumayan baik tetapi kurang dimanfaatkan untuk pembagian konesinya. 2. Pada ruangan lab kabel yang tidak banyak yang rusak tetapi penempanannya masih kurang baik sehingga terlihat tidak rapih

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->