P. 1
1

1

|Views: 208|Likes:

More info:

Published by: Ajji Pranadipa Tofani on Feb 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/08/2015

pdf

text

original

1.

Pendahuluan Kemampuan berbahasa Arab yang telah diyakini sebagai syarat bagi setiap mahasiswa yang melakukan kajian Islam tingkat perguruan tinggi ternyata sampai saat ini belum sepenuhnya menggembirakan. Sebagian besar calon mahasiswa UIN/IAIN/STAIN pada umumnya berasal dari lulusan Madrasah Aliyah yang memiliki kemampuan berbahasa Arab yang rendah. Jika ada yang baik, jumlahnya amat kecil dan biasanya berasal dari lulusan Madrasah Aliyah yang diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren atau lulusan Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) atau MAK pada sekolah model atau unggulan. Rendahnya kemampuan berbahasa Arab dan bahkan bahasa asing lainnya (bahasa Inggris) juga dialami oleh para mahasiswa dan alumni UIN/IAIN/STAIN. Hal ini bisa dilihat ketika diadakan seleksi untuk studi lanjut (S2), yang mana bahasa Arab dan Inggris menjadi mata uji utama dalam proses seleksi ini ternyata banyak di antara mereka yang menemui kesulitan dalam mengikuti ujian dalam bidang bahasa tersebut. Fenomena ini sesungguhnya sudah lama dirasakan oleh berbagai pihak, termasuk oleh setiap pejabat Menteri Agama dalam beberapa periode. Prof. Dr. H. Mukti Ali pernah menengarai bahwa kelemahan mahasiswa IAIN (kini UIN/IAIN/STAIN) terletak pada dua hal, yaitu lemah dalam metodologi dan penguasaan bahasa asing. Keprihatinan yang sama juga pernah dilontarkan oleh H. Alamsyah Ratuprawiranegara, H. Munawir Syadzali, dan Dr. H. Tarmidzi Tahir. Universitas memandang bahwa kemampuan berbahasa Arab merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa yang akan melakukan kajian Islam seperti tafsir, hadis, fiqih, akidah, tasawuf, dan kalam maupun disiplin ilmu-ilmu keislaman lainnya. Hal ini didasari kenyataan empirik bahwa ilmu-ilmu tersebut ditulis sekaligus dijelaskan dalam bahasa Arab. Secara rasional, sangat tidak mungkin seseorang dapat menguasai disiplin ilmu-ilmu keislaman seperti di atas tanpa memiliki kemampuan yang utuh dalam bahasa Arab. Karena itu, bagi lembaga pengkajian Islam seperti UIN, IAIN atau STAIN menguasai bahasa Arab adalah suatu keharusan agar para mahasiswanya mampu mendalami secara kritis ilmu-ilmu keislaman yang dikembangkan secara kritis. Dalam kerangka inilah Universitas menggagas untuk mendirikan Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) pada tahun 1997 ketika kampus masih berstatus STAIN. 2. Visi Menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi dan bahasa ilmiah di kampus. 3. Misi Menjadikan perkuliahan bahasa Arab sebagai perkuliahan yang menyenangkan, menggembirakan dan membisakan.

4. Tujuan Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) bertujuan untuk membangun kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Arab yang selanjutnya dijadikan sebagai alat melakukan kajian keislaman. Melalui pembelajaran bahasa secara intensif, kreatif, menggembirakan dan membisakan ini, diharapkan mahasiswa mampu berkomunikasi dengan bahasa Arab dan mampu melakukan kajian terhadap literatur yang berbahasa Arab secara mandiri, sehingga harapan agar mahasiswa mampu mengembangkan keilmuan lebih lanjut dapat terwujud.

5. Pelaksanaan Perkuliahan Bahasa Arab a. Bobot SKS Secara kurikuler materi bahasa Arab Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA) memiliki bobot 12 SKS, yaitu 6 SKS pada semester I, dan 6 SKS pada semester II, dengan rincian sebagai

seperti ashwat (bunyi huruf). nabr (intonasi) dan tanghim (lagu). b) Membekali mahasiswa kemampuan membaca. Maharat al-Istima¶ 2. : 2 SKS Semester II 1. Menggunakan teknik langsung dalam mengajarkan kata maupun kalimat. d. Ciri utama metode ini adalah: 1) 2) 3) 4) Memberikan prioritas pada kemampuan aktif berekspresi. kemahiran membaca (maharah al-qiraah). Maharat al-Qira¶ah 3. : 1 SKS Maharat al. Tujuan utama metode ini adalah mengantarkan mahasiswa agar dapat berpikir dengan menggunakan bahasa Arab dalam waktu yang singkat. yaitu kemahiran mendengar (maharah al-istima¶).berikut (untuk semua jurusan selain jurusan Bahasa Arab) yaitu: Semester I Maharat al-Istima¶ 1. Metode Metode yang digunakan adalah metode eklektif (intiqaiyah) yakni metode yang menekankan pada pendekatan komunikatif sesuai dengan buku al-Arabiyah Baina Yadaik. Tujuan Umum a) Membekali mahasiswa kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Arab secara lisan dan tulis. : 2 SKS Maharat al-Kitabah 3.Kalam b. . yaitu suatu pendekatan yang melihat bahasa sebagai satu kesatuan yang utuh dan saling melengkapi. Selain itu. dan kemahiran menulis (maharah al-kitabah). : : : : 1 SKS 2 SKS 2 SKS 1 SKS c. mufrodat (kosa kata). : 1 SKS Maharat al-Qira¶ah 2. qawa¶id (gramatika). memahami dan menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab untuk studi Islam. secara seimbang. Maharat al-Kitabah 4. pendekatan ini juga memberikan perhatian terhadap berbagai unsur bahasa Arab.Kalam 4. Pendekatan Pendekatan yang digunakan adalah all in one system (nazhariyah al-wihdah). Pendekatan ini memberikan perhatian terhadap keempat kemahiran bahasa. Menghindari penggunaan bahasa perantara. kemahiran berbicara (maharah al-kalam). Maharat al. Pelajaran nahwu diajarkan dengan menggunakan metode fungsional (al-Nahwu alWazhifiy) yaitu mengajarkan gramatika melalui contoh yang bervariasi tanpa membahas secara detil berbagai peristilahan dalam nahwu.

jilid I. aqidah. Hal ini dilaksanakan agar mahasiswa selalu termotivasi dalam upaya mempelajari bahasa Arab. dosen bebas menentukan metode yang sesuai untuk digunakannya. fiqih dan lain lainnya yang mementingkan permasalahan kontekstual yang mutakhir. (pesona) cerdas-cermat dan lain-lain. akhlaq. mujadalah. Materi ini akan diselesaikan selama dua semester (satu tahun) yang dibagi menjadi empat tahapan. g. Model Pembelajaran Model pembelajaran yang dipraktikkan dalam perkuliahan bahasa Arab program khusus ini adalah suatu pembelajaran bahasa Arab yang menyenangkan. dan membisakan. h. Bentuk tes yang dilaksanakan antara lain: 1) Placement Test. menggembirakan. f. yaitu : 1) Tahapan Pertama: Buku al-Arabiyah baina Yadaik. Sistem Evaluasi Evaluasi belajar mengajar perkuliahan bahasa Arab di PKPBA ini dilaksanakan dalam bentuk tes tulis dan lisan. imathah. yaitu ujian yang dilaksanakan di awal tahun ajaran baru pada tiap tahun dalam bentuk tes tulis dan lisan yang bertujuan untuk mengklasifikasikan kelas berdasar nilai tes. di tepi kolam dan lain-lain. Untuk melaksanakan tadrib al-lughah dilaksanakan pada jam ke -4 dengan menggabungkan 3 kelas dalam satu kelompok dengan petugas dari tiap kelas itu. Materi dan teknik pelaksanaan al-yaum al-arabi dan tajrib al-lughah diatur dan ditentukan oleh pembina FKM (Forum Komunikasi Mahasiswa) peserta program PKPBA. khitabah. Selain itu ada pembelajaran tarjamah mufrodat al-Qur¶an dan kajian kitab turats yang diadakan di Ma¶had Sunan Ampel al-µAly yang meliputi materi kebahasaan dan keislaman. e. metode selektif (yaitu metode penggabungan dengan mengambil unsur-unsur positif metode-metode pembelajaran bahasa Arab) dan lain-lainnya.Pada saat tertentu dan dalam kondisi tertentu. Model ini direalisasikan dengan pelaksanaan studi yang fleksibel yaitu dengan menggunakan ruang sebagai tempat studi dan pada saat dan kondisi tertentu melak-sanakan studi/ pembelajaran yang bervariasi di lapangan bebas seperti di taman. seperti metode gramatika tarjamah (yang menekankan pada kemampuan membaca. 2) Tahapan kedua: Buku al-Arabiyah baina Yadaik jilid II. yaitu tes yang dilaksanakan untuk mengukur hasil pembelajaran bahasa . dan menerjemah). 2) Tes Tahapan. di lapangan olah raga. 4) Tahapan keempat : Buku al-Arabiyah baina Yadaik jilid III dari unit X sampai XVI dan diberikan materi tambahan. dan metode audio lingual (yang menekankan kemahiran berbicara karena bahasa adalah untuk berkomunikasi). Materi dan Target Pelaksanaan Materi yang diajarkan adalah buku al-Arabiah Baina Yadaik. jilid 1-3 dan mulai tahun pelajaran 2004/2005. hadits. Materi kajian bersumber dari kitab-kitab tafsir. Student Day/al-Yaum al-Arabiy dan Tadrib al-Lughah Hari Sabtu digunakan untuk kegiatan ³Student Day/ al-Yaum al-Arabi³ yaitu demonstrasi bahasa melalui seni. menulis. 3) Tahapan ketiga : Buku al-Arabiyah baina Yadaik jilid III dari unit I sampai unit IX dan diberikan materi tambahan.

yaitu tes yang dilaksanakan pada akhir tahapan II dan IV. (b) Mampu mengungkapkan kembali materi bahasa Arab secara lisan dengan lancar dan benar . al-maharat allughawiyah (maharah al-kalam. seminar/diskusi (al-Muhadharah). keaktifan/disiplin. (e) Mampu menulis materi tayangan video secara imla¶ dengan benar dan tepat. rekaman khutbah: Jumu¶ah. µId alFitri.Arab pada tiap tahap berbentuk tulis dan lisan dengan materi. 7. Materi ujian terpadu I diambil dari al-Arabiyah baina Yadaik buku jilid I dan separuh awal dari buku jilid II. Tes ini untuk mengukur ketuntasan materi pokok tanpa membedakan kelompok kelas. (b) Mampu mengapresiasikan tayangan parabola secara lisan dengan baik. sinetron. (d) Mampu menuliskan kembali inti pada acara tayangan video dengar benar. Sarana Penunjang Pembelajaran a. c. khutbah: Jumu¶ah. b. Dari sarana penunjang ini mahasiswa akan mendapatkan pengayaan materi baik berupa rekaman seminar/diskusi. i. dengan materi soal yang sama untuk semua kelas dalam bentuk tes tulis. Audio Visual Arab Sarana penunjang ini bertujuan agar mahasiswa: (a) Mampu mendengar tayangan video dengan baik. 2) Bagi mahasiswa yang telah lulus dalam program perkuliahan bahasa Arab Intensif satu tahun (dua semester) diberi sertifikat kelulusan dengan cara mendaftarkan diri ke bagian sekretariat PKPBA berdasar ketentuan yang ditetapkan. (c) Mampu menuliskan kembali inti pada acara tayangan pada parabola dengan benar. pidato (al-Khithabah). 3) Tes Terpadu. dll. µId al-Adha dan lain-lain. (b) Mampu mengapresiasikan tayangan video secara lisan dengan baik. maharah al-qira¶ah. etika dan kegiatan keagamaan tiap mahasiswa di tiap kelas dan/atau ma¶had. Parabola (al-Qamar al-Shina¶iy/Shan al-Istiqbal) Sarana penunjang ini bertujuan agar mahasiswa: (a) Mampu mengembangkan maharah Istima¶ terhadap tayangan parabola dengan baik. film. tugas. maharah al-istima. rekaman pidato (al-Kitabah). Nilai dan Syahadah (Sertifikat) 1) Nilai akhir diambil dari hasil ujian tahapan dan ujian terpadu. (c) Mampu berkomentar tentang acara video secara lisan dengan tepat. (c) Mampu menuliskan kembali inti materi bahasa . µId al-Fitri. maupun hiburan seperti musik. Hal ini bertujuan untuk mengukur keberhasilan pembelajaran bahasa Arab pada tiap tahap secara aktif dan pasif. Laboratorium Bahasa Arab (al-Ma¶mal al-Lughawi) Sarana penunjang ini bertujuan agar mahasiswa: (a) Mampu mendengar percakapan dan ungkapan bahasa arab dengan benar. sedangkan materi ujian terpadu II bahannya diambil dari buku al±Arabiyah Baina Yadaik setengah akhir dari jilid II dan jilid III. kisah/biografi tokoh (al-Tarikh). Dari sarana penunjang ini mahasiswa akan mendapatkan pengayaan materi baik berupa berita (al-Akhbar). dan maharah al-kitabah). µId al-Adha dan lain-lain.

Dari sarana penunjang ini mahasiswa akan mendapatkan pengayaan materi baik berupa rekaman pidato/khutbah Arab. Tujuannya adalah menciptakan suasana PBM yang menyenangkan. rekaman lagu Arab (nasyidah arabiyah). Kelas Terbuka Kelas terbuka merupakan kelas-kelas non-formal yang disediakan di taman-taman Universitas. rekaman muhadatsah. (b) Mampu mempraktikkan cara mengetik berbaha Arab dengan baik dan benar (c) Mampu mengatasi kesulitan ketika mengalami hambatan dalam mengetik dengan benar. e. Dari sarana penunjang ini mahasiswa akan mendapatkan pengayaan materi baik berupa teori tentang cara mengetik berbahasa Arab dengan cepat dan benar maupun praktik mengetik berbahasa Arab dengan benar. d. Audio Bahasa Arab Sarana penunjang ini bertujuan agar mahasiswa: (a) Mampu mendengar percakapan dan ungkapan bahasa Arab dengan benar. al-Hadist. rekaman pidato/khutbah Arab. Media Studi Islamika Sarana penunjang ini bertujuan agar mahasiswa: (a) Mampu menguasai prosedur penggunaan instrumen media komputer dan OHP dengan benar. (b) Mampu mempraktikkan prosedur penggunaan instrumen media komputer dan OHP dengan benar. Dari sarana penunjang ini mahasiswa akan mendapatkan pengayaan materi baik berupa teori tentang prosedur penggunaan instrumen media komputer dan OHP dengan benar maupun Compact Disc (CD) al-Qur¶an. g. menciptakan suasana PBM yang lebih aktif dan . Kelas ini berupa tempat duduk-tempat duduk di bawah pohon atau di lapangan bebas yang mampu memuat mahasiswa sejumlah 30-40 orang. maupun rekaman muhadatsah. (c) Mampu memahami perintah dan materi berbahasa Arab dengan benar. alTarikh dan lain-lain. Komputer Arab (Al-Kambiyutir Al-Arabiy) Sarana penunjang ini bertujuan agar mahasiswa: (a) Mampu menerangkan teori tentang cara mengetik berbahasa Arab dengan jelas dan sistematis. memberikan ruang gerak yang lebih leluasa dan bebas di dalam mengapresiasikan dan mendemonstrasikan kemampuan berbahasa. f. memberikan variasi metode PBM bagi dosen untuk mengurangi kejenuhan. menggembirakan dan membisakan. Dari sarana penunjang ini mahasiswa akan mendapatkan pengayaan materi baik berupa rekaman kitab al-arabiyah li al-jam¶iyah.dengan sempurna. (b) Mampu menuliskan kembali inti materi bahasa Arab dengan sempurna.

Semua itu dinamakan metode pengajaran. yang dapat membantu peningkatan pengembangan kajian ilmiah. Misalnya bahasa Inggris atau bahasa Jerman. tiga metode dalam suatu proses pengajaran di kelas karena setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. kebahasaan dan lain-lain) yang dilengkapi dengan perpustakaan yang memuat buku-buku multi-disipliner ilmu yang berbahasa asing dan Indonesia. Sehubungan dengan permasalahan tersebut diatas dalam penulisan skripsi ini penulis ingin mengkaji metode pengajaran bahasa Arab dalam rumusan : (1) metode apa saja yang digunakan guru dalam mengajar bahasa Arab.interaktif. (2) Faktor apa saja yag mendukung dan menghambat pelaksanaan pengajaran bahasa Arab. khususnya Timur Tengah. karena metode pengajaran adalah suatu jalan yang dilalui oleh seorang guru untuk mencapai tujuan pengajaran dari mata pelajaran yang disampaikan. dilain itu siswa berbeda kemampuan. Sedangkan tujuan dari yang ingin dicapai dari peulisan skripsi ini adalah : (1) Untuk mengetahui metode apa saja yang digunakan guru dalam mengajar bahasa arab. © UIN Maliki Malang Jalan Gajayana 50 Malang 65144 +62 341 551354 Keberhasilan suatu proses belajar mengajar tidak akan lepas dari metode yang akan dipakai. Tepat tidaknya guru dalam memilih metode pengajarna adalah salah satu faktor keberhasilan seorang guru. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif agar anak didik dapat memahami pelajaran yang disampaikan. Oleh sebab itu dalam mengajarkan bahasa arab harus dapat memilih metode yang tepat demi tercapainya tujuan yang diharapkan. Dalam mengajarkan setiap mata pelajaran setiap guru dalam menjalankan tugasnya didalam kelas ia selalu menggunakan daya dan usaha agar murid dapat mengerti dan paham apa yang di terangkan. Dari bermacam-macam tersebut mungkin seorang pengajar memerlukan dua. Selain itu. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode . Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang merupakan studi kasus pada Madrasah Aliyh Islamiyah Talun Sumberrejo. Tanpa adanya pengajarn yang baik suatu pengajaran tidak akan mencapai suatu tujuan yang direncanakan. Dalam mengajarkan suatu pelajaran bahasa Arab terdapat beberapa metode yang digunakan. Bahasa Arab merupakan bahasa asing yang mempunyai ciri khas tersendiri yang berbeda dengan bahasa asing lainnya. h. terdapat media pembelajaran berupa parabola yang dapat mengakses stasiun televisi internasional. (2) Faktor apa saja yang gmendukung dan menghambat pengajaran bahasa Arab khususnya dimadrasah Aliyah Islamiyah Talun Sumbberrejo. Ruang Halaqah dan Perpustakaan Ruang halaqah merupakan ruangan yang sengaja disediakan untuk mengadakan kajian ilmiah (keislaman.

yaitu informan yang terdiri dari guru bahasa Arab kelas I. Tanpa adanya pengajarn yang baik suatu pengajaran tidak akan mencapai suatu tujuan yang direncanakan. Faktor pendukung dalam pengajaran Bahasa Arab di MAI Talun adalah kemampuan guru bahasa Arab yang tinggi. Karena dalam praktek tersebut anak akan biasa menggunakan bahasa arab dengan baik dan benar. Deskripsi Alternatif : Keberhasilan suatu proses belajar mengajar tidak akan lepas dari metode yang akan dipakai. siswa yang sudah mempunyai bekal yang cukup dari MTS dibawahnya. Dari bermacam-macam tersebut mungkin seorang pengajar memerlukan dua. Misalnya bahasa Inggris atau bahasa Jerman. Oleh sebab itu dalam mengajarkan bahasa arab harus dapat memilih metode yang tepat demi tercapainya tujuan yang diharapkan. tiga metode dalam suatu proses pengajaran di kelas karena setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Pada akhir penulisan skripsi ini ada beberapa saran yang dapat dijadikan dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa arab sehingga lebih efektif dan perlu adanya laboratorium bahasa atau audiovisual dan disamping pula ditekankan pula praktek. dilain itu siswa berbeda kemampuan. . Dalam mengajarkan setiap mata pelajaran setiap guru dalam menjalankan tugasnya didalam kelas ia selalu menggunakan daya dan usaha agar murid dapat mengerti dan paham apa yang di terangkan.wawancara / interview dan dokumentasi. Dan sumber data sekunder adalah sumber data tangan kedua tempat penyimpanan dokumen. (2) Faktor apa saja yang gmendukung dan menghambat pengajaran bahasa Arab khususnya dimadrasah Aliyah Islamiyah Talun Sumbberrejo. karena metode pengajaran adalah suatu jalan yang dilalui oleh seorang guru untuk mencapai tujuan pengajaran dari mata pelajaran yang disampaikan. Bahasa Arab merupakan bahasa asing yang mempunyai ciri khas tersendiri yang berbeda dengan bahasa asing lainnya. Dari hasil penilitian dapat diketahui metode yang digunakan oleh guru Bahasa Arab di MAI Talun adalah metode eklektik atau metode campuran yang pelaksnaannya mengambil aspekaspek kelebihan dari bermacam-macam metode. sehingga siswa hanya biasa berbahasa arab di dalam kelas. Sedangkan faktor penghambat kurang adanya fasilitas pengajaran bahasa arab dan siswa tidak diasramakan. Dalam mengajarkan suatu pelajaran bahasa Arab terdapat beberapa metode yang digunakan. Semua itu dinamakan metode pengajaran. Tepat tidaknya guru dalam memilih metode pengajarna adalah salah satu faktor keberhasilan seorang guru. Sehubungan dengan permasalahan tersebut diatas dalam penulisan skripsi ini penulis ingin mengkaji metode pengajaran bahasa Arab dalam rumusan : (1) metode apa saja yang digunakan guru dalam mengajar bahasa Arab. Sumber data penulis peroleh dari sumber data primer. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif agar anak didik dapat memahami pelajaran yang disampaikan.

Dari hasil penilitian dapat diketahui metode yang digunakan oleh guru Bahasa Arab di MAI Talun adalah metode eklektik atau metode campuran yang pelaksnaannya mengambil aspekaspek kelebihan dari bermacam-macam metode.Sedangkan tujuan dari yang ingin dicapai dari peulisan skripsi ini adalah : (1) Untuk mengetahui metode apa saja yang digunakan guru dalam mengajar bahasa arab. Faktor pendukung dalam pengajaran Bahasa Arab di MAI Talun adalah kemampuan guru bahasa Arab yang tinggi. yaitu informan yang terdiri dari guru bahasa Arab kelas I. Pada akhir penulisan skripsi ini ada beberapa saran yang dapat dijadikan dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa arab sehingga lebih efektif dan perlu adanya laboratorium bahasa atau audiovisual dan disamping pula ditekankan pula praktek. Sumber data penulis peroleh dari sumber data primer. Sedangkan faktor penghambat kurang adanya fasilitas pengajaran bahasa arab dan siswa tidak diasramakan. (2) Faktor apa saja yag mendukung dan menghambat pelaksanaan pengajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang merupakan studi kasus pada Madrasah Aliyh Islamiyah Talun Sumberrejo. Karena dalam praktek tersebut anak akan biasa menggunakan bahasa arab dengan baik dan benar . Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara / interview dan dokumentasi. Dan sumber data sekunder adalah sumber data tangan kedua tempat penyimpanan dokumen. siswa yang sudah mempunyai bekal yang cukup dari MTS dibawahnya. sehingga siswa hanya biasa berbahasa arab di dalam kelas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->