Beberapa faktor dan alasan kenapa terlambat menikah Diantara realita yang sering kita temui banyaknya wanita

yang terlambat menikah, atau bahkan laki-laki yang terlambat menikah hal ini adalah sebuah permasalahan yang harus dicarikan penyebab dan solusinya. Apalagi tak jarang sebagian mereka terjatuh dalam perbuatan maksiat. Dibawah ini diantara sebab dan alasan kenapa banyak para pemuda dan pemudi kaum muslimin yang terlambat menikah : Pertama : Lemahnya pemahaman tentang agungnya syariat menikah Diantara faktor kenapa banyaknya orang yang menunda menikah tanpa alasan syar i atau terlambat menikah adalah karena lemahnya pengetahuan seseorang tentang agungnya syariat menikah, atau manfaat yang besar yang terkandung didalamnya.Padahal selain merupakan perkara fitrah manusia menikah mempunyai manfaat dan kebaikkan yang sangat banyak, baik kebaikkan yang sifatnya dalam urusan dunia ataupun akhirat seseorang. Cukuplah jika sendainya setiap orang mengetahui bahwasannya dengan menikah seseorang akan terpenuhi kebutuhan biologisnya secara aman dan halal, menjadi sebab terjaganya dia dari perbuatan maksiat, mendapat ketenangan hidup dan memperoleh keturunan membuat ia tergerak untuk menikah. Banyak dalil tentang hal itu. Allah Ta ala berfirman Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikannya diantaramu rasa kasih sayang ( Qs. Ar Ruum : 21 ) Rasullullah Shallahu Alaihi Wassalam bersabda : Wahai para pemuda barangsiapa diantara kalian yang mampu menikah maka menikahlah dikarenakan dengan menikah dapat lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan dan barangsiapa tidak mampu menikah maka baginya untuk berpuasa hal itu sebagai tameng baginya. ( HR. Bukhari dari Ibnu Mas ud Radiyallahu Anhu ) Dalam sebuah hadits Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda : Jika mati seorang manusia, maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara : Shadaqah Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya. (HR. Muslim) Kedua : Ingin menyelesaikan studi dulu Inilah diantara faktor banyaknya dari para wanita yang telat menikah dikarenakan ingin menyelesaikan studi dulu dan tak jarang dari mereka yang menolak lamaran untuk menikah. Padahal Rasulullah shallahu alahi wasallam bersabda : Jika datang kepada kalian seorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dengan anak kalian). Jika tidak, maka akan terjadi fitnah dibumi dan kerusakkan yang besar (HR. at-Tirmidzi, al-Baihaqi dan ini lafadznya, dihasankan oleh syaikh al AlBani) setelah berlalunya waktu yang menambah umurnya maka sebagian mereka baru tersadar mereka sudah mencapai umur wanita yang sulit untuk menikah. Ketika dia melihat wanita sebayanya bahagia bersama suami dan anak anak mereka, sedangkan dirinya masih menanti seorang suami.

Seorang wanita menuturkan kisahnya Walaupun usiaku mendekati 40 tahun tetapi saya tetap menginginkan agar suami kelak adalah seorang yang memilki kemuliaan.Dia meletakkan syarat-syarat khusus yang terlintas dibenaknya dari sifat kesempurnaan untuk suami yang dia impikan dan tidak mau mengalah sedikit saja dari kriterianya itu. Kisah seorang akhwat nan jauh disana gagal menikah dengan dipoligami. mereka sibuk dengan studinya. maka ketika karir yang dia inginkan sudah tercapai.Ketiga : Pandangan terlalu idealis mengenai pasangan hidup Yaitu tidak adanya sikap merasa cukup dengan perkara-perkara yang penting dan darurat. saya merasakan kesedihan yang sangat dahsyat dan saya ingin seperti mereka. kemampuan materinya diatas pertengahan dan dia memiliki gelar yang tinggi. akhirnya harus kandas ditengah jalan ketika ibunya tidak terima karena alasan yang tidak syar i.Ini diantara faktor kenapa sebagian orang terlambat menikah. Inilah diantara kisah seorang wanita yang tertipu dengan idealisme mimpi.Tidak jarang seorang pria yang shaleh ditolak tanpa alasan syar i ketika melamar seorang wanita yang keduanya sudah sama-sama cocok. kamu boleh punya teman 2. kemudian karirnya mereka berpandangan dengan menikah akan terhambat karirnya. padahal dirinya telah siap dan cocok dengan calonnya. 3 atau 4. ternyata usianya tidak seperti . saya bisa mengunjungi kelurgaku dan bisa berpergian bersama suami dan anakanakku. Keempat : Faktor keluarga Diantara faktor yang menyebabkan seorang wanita terlambat menikah bahkan sebagian mereka tidak menikah adalah faktor keluarga.Tidak adanya sikap menyesuaikan dengan realita yang ada. Seiring berjalannya waktu mereka tak sadar bahwa usia mereka kian bertambah. Tetapi sebenarnya saya setelah umur ini ketika saudara-saudara perempuanku mengunjungiku bersama para suami dan anak-anak mereka. Mereka tidak sadar bahwa tugas seorang wanita adalah menjadi ibu rumah tangga. 3 dan 4 tapi jangan menjadi istri yang ke 2. Kelima : Meniti Karir Perkara ingin meniti karir hingga kepuncaknya atau sesuai dengan apa yang ia inginkan menjadi sebab sebagian wanita memasuki usia sulit untuk menikah. Kisah seorang akhwat yang gagal dalam prosesnya sama seorang ikhwan padahal sudah sangat panjang dan susah perjalanan yang mereka tempuh sampai ketaraf khitbah (lamaran) dan penentuan tanggal akadnya. laki-laki yang dulu pernah datang ingin meminangnya kini telah menikah dan masyarakat menganggap di wanita yang sulit untuk dipinang. baik dari pihak ayah. ibu atau saudara kandungnya. begitu juga orang tuanya dan kakaknya setuju akan tetapi saudara perempuannya yang mempunyai pengaruh didalam keluarganya menolaknya dengan berkata. Kisah seorang akhwat di Jawa Tengah yang harus berhadapan dengan seorang ayah yang tidak setuju dia menikah mendahului kakaknya yang belum menikah.

dan orang-orang yang layak (untuk kawin) dari hamba sahayamu laki-laki dan perempuan. .Jadi kenapa dia harus menunggu mapan dengan ukuran harus punya rumah sendiri. Keenam : Belum mapan Ini diantara faktor yang menjadi sebab banyaknya pemuda kaum muslimin yang menunda menikah padahal diantara mereka ada yang hukumnya sudah wajib untuk menikah. terlebih lagi ketika seorang wanita menerima lamaran seorang pria yang akan menikahinya dengan dipoligami (menjadi istri ke 2. An Nur : 32 ) Berkata Asy Syaikh Al Allamah Abdurrahman As Sa di Rahimahullah : ( Pada ayat Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia Nya ) Tidak menghalangi mereka apa yang mereka khawatirkan bahwasannya jika mereka menikah akan menjadi miskin dengan disebabkan banyaknya tanggunan dan yang semisalnya. 3 atau 4) anda akan melihat reaksi yang luar biasa. Dari mulai mencaci hingga mengutuk dialamatkan kepada pelaku poligami. khawatir ditolak.Tapi ketika ada tetangganya yang MBA (menikah karena hamil dari perbuatan zina) lalu orang tuanya segera menikahi anaknya tersebut maka seakan-akan tidak ada reaksi sedikitpun dari masyarakat. Jika ia mampu menikah membiyayai pernikahan yang sederhana lalu setelah itu ia berusaha memenuhi kebutuhannya seperti rumah. kendaraan sendiri. hidup ditengah-tengah masyarakat yang rusak. Disatu sisi jika seorang pemuda yang taat beragama ingin segera menikah maka tak jarang masyarakat atau lingkungan sekitar bertanya-tanya dan menganggap aneh bahkan menyalahkan sikapnya itu. Didalam ayat ini terdapat anjuran untuk menikah dan janji Allah bagi orang yang menikah dengan diberikan kekayaan setelah sebelumnya miskin (Taisiir ar Karimi ar Rahman pada ayat ini ) Ketujuh : Lingkungan yang jelek Lingkungan yang jelek sangat mempengaruhi dalam membentuk kepribadian seseorang. kendaraan misalnya maka hal itu perkara yang baik. minder dengan karirnya yang tak sebanding dengan dirinya akhirnya diapun menjadi perawan tua yang gelisah sepanjang hari didalam penantian akan datangnya seorang suami. Allah subhanahu wa Ta ala berfirman Dan kawinilah orang-orang yang sendirian diantara kamu. bahkan tak sedikit yang terjatuh dalam perbuatan maksiat. Maka sangat jarang pemuda yang ingin segera menikah ketika ia jauh dari agama. gaji bulanan dan yang lainnya. masyarakat yang jauh dari nilai-nilai agama. perzinaan dan pelacuran. Karena dia menganggap suatu hal yang aneh ketika ia harus menikah muda padahal dia bisa bersenang-senang dengan wanita yang mana saja yang ia sukai tanpa harus menikah dan memikul tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. tersebarnya fitnah syahwat. menganggap hal itu suatu yang biasa. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui (Qs.yang dulu disamping para laki-laki enggan untuk maju kepadanya dikarenakan faktor usia. sangat mempengaruhi pola pikir para pemuda dan pemudi dalam keinginannya untuk menikah.

Kesepuluh : Adat Diantara faktor sebagian wanita terlambat menikah adalah dikarenakan adat yang menyelisihi syar i sebuah adat yang mungkar yaitu melarang seorang adik menikah terlebih dahulu daripada kakaknya.Ada yang menyaratkan harus tinggal dikota tempat keluarganya tinggal. mudah maharnya dan mudah rahimnya (HR. Belum lagi syarat-syarat yang terkadang memberatkan seseorang untuk segera menikah. Hal ini jelas bertentangan dengan apa yang dituntunkan oleh Rasulullah shalallahu alahi wasallam. sebagian lagi menyaratkan harus memakai adat mempelai wanita walaupun menyelisihi syar i atau menghamburhamburkan uang dan yang lainnya. Akhirnya banyak dari pemuda dan pemudi kaum muslim yang terlambat menikah. Tentang syariat poligami Allah Ta ala berfirman : . Bahkan ada yang gagal menikah lantaran salah satu pihak menyaratkan untuk biaya pernikahan yang mahal.Karena di benaknya terpikir dia harus mempersiapkan puluhan juta untuk menikah. dihasnkan oleh Syaikh al Albani) Kesembilan : Berlebih-lebihan menetapkan syarat dan biaya pernikahan Diantara problem seorang pemuda ketika ingin menikah adalah ketika dia dituntut untuk membiayai pernikahan dengan biaya yang berlebihan maka tak jarang para pemuda megurunkan niatnya untuk segera menikah. Syariat poligami adalah syariat yang sangat agung yang disyariatkan oleh Rabb semesta alam.Kedelapan : Tingginya mahar Diantara faktor banyaknya pemuda dan pemudi kaum muslimin terlambat menikah adalah tingginya mahar. Kesebelas : Berpaling dari Poligami Diantara faktor banyaknya wanita yang terlambat menikah bahkan tidak menikah hingga akhir hayatnya atau janda susah untuk menikah kembali dikarenakan berpalingnya mereka dari syariat poligami.Solusi ini bukanlah suatu hal yang mustahil dan bukan juga sesuatu yang sulit diraih bahkan sangat mungkin untuk dilakukan. Ahmad. Abu Dawud. Ibnu Hibban dan Al Hakim. Rasulullah shalallahu alahi wasallam : Sebaik-naik pernikahan ialah yang paling mudah (HR.Jelas hal ini menyelisihi syar i. Seorang akhwat menceritakan kisahnya terpaksa proses kearah pernikahan dengan seorang ikhwan harus terhenti akibat ayahnya bersikukuh tidak boleh dia menikah sebelum kakaknya. Sebagimana disebutkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Uqbah bin Amir Radiyallahu Anhu berkata.Dimana pada masa ini jumlah wanita lebih banyak daripada jumlah laki-laki maka solusi yang tepat adalah dengan poligami. Ibnu Hibban dan ath Thabrani dishahihkan oleh Syaikh Al Albani) Dalam hadist lain Rasulullah shalallahu alahi wasallam bersabda : sesungguhnya diantara kebaikkan wanita adalah mudah meminangnya.Syari at yang sesuai dengan fitrah manusia.

Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua. Tak tahu apa yang menjadi pertimbangan mereka kecuali hawa nafsu. Maka tak jarang seorang pria yang sudah beristri yang ingin menikah lagi dengan seorang wanita untuk dijadikan istri kedua. atau dengan resiko mati tanpa merasakan indahnya pernikahan. Disamping terkadang justru yang lari dari syariat poligami adalah pria itu sendiri. Sumber: http://nikahmudayuk. atau empat. perasaan yang telah rusak dengan pemikiran menyimpang dan pendidikan yang buruk disamping konspirasi musuh-musuh islam.com/2011/01/15/beberapa-faktor-dan-alasankenapa-mereka-terlambat-menikah/ .wordpress. walaupun dengan resiko putrinya menjadi perawan tua bahkan mungkin dengan resiko berzina -naudzubillah-. tiga atau keempat sering kali ditolak baik sama wanita tersebut atau sama keluarganya. An Nisa : 3). (Qs. Inilah diantara beberapa faktor dan alasan kenapa banyak dari pemuda dan pemudi kaum muslimin terlambat menikah.Adapun solusi dari semua ini adalah menghilangkan sebab dan alasan diatas. Semoga mereka semua segera sadar dan semoga Allah memudahkan urusan kita semua terutama dalam mendapatkan pendamping yang shaleh dan shalehah Amin. tiga. Kemudian jika kamu takut tidak akan berlaku adil. Maka jika para laki laki yang mempunyai kemampuan berbuat adil itu bergerak untuk menikahi wanita wanita yang belum menikah apalagi wanita yang terlambat menikah maka hal ini menjadi sebuah solusi dari banyaknya wanita-wanita yang belum menikah. maka (kawinilah) seorang saja. Hal ini dikarenakan sebagian pria walaupun dia memiliki kemampuan untuk beristri lebih dari satu disamping dapat berlaku adil tetapi dia tidak pernah berpikir untuk menikah lagi setelah menikah dengan istrinya yang pertama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful