P. 1
MANUAL ASPAL

MANUAL ASPAL

5.0

|Views: 9,999|Likes:
Published by athawenger
VERY GOOD BOOK
VERY GOOD BOOK

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: athawenger on Feb 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2015

pdf

text

original

Pemberian aspal pada agregat yang telah dipanaskan dan dikeringkan adalah dengan
sistim menerus mekanis yang proporsinya disesuaikan dengan berat agregat kering.
Dasar penentuan penambahan aspal pada agregat adalah tergantung dari berat agregat
yang masuk ke dalam drum yang diukur dengan berat pada ban berjalan, dan dengan
memperhitungkan kadar air agregat.

Aspal cair

Campuran
beraspal

Agregat
basah

Fase primer

Fase sekunder

136 dari 197

8.3.3 Operasi pembakaran (burner) dan pengontrolan

Maksud dari alat pembakaran (burner) yang terdapat dalam drum pengering/pencampur
adalah untuk pemanasan dan pengeringan agregat. Alat pembakar dapat dioperasikan
dengan bahan bakar minyak, gas atau keduanya.

Apabila digunakan minyak untuk pembakaran, maka digunakan tekanan udara yang
rendah, sementara jika digunakan gas alam atau LPJ dapat digunakan tekanan rendah
atau tekanan tinggi. Untuk menjamin pembakaran yang baik, maka proses pengaliran
minyak dan udara harus seimbang.

Apabila pasokan minyak dan udara tidak seimbang pembakaran tidak baik dan akan
mengakibatkan penghamburan bahan bakar dan agregat yang dipanaskan akan
terselimuti minyak sehingga penyelaputan agregat oleh aspal tidak merata sehingga
mudah terkelupas. Oleh karena itu untuk menjamin seimbangnya pengaliran minyak dan
udara perlu pengendalian yang terus menerus.

8.3.4 Silo penampung dan skala penimbang

Pada operasi pencampuran dalam drum, produksi campuran beraspal mengalir terus
sehingga perlukan silo penampung untuk wadah sementara dari campuran. Selanjutnya
dipindahkan ke dalam truk pengangkut. Pengukuran berat umumnya dicatat oleh sistim
panel kontrol.

Dengan dipasangnya silo penampung pada AMP jenis drum seperti diperlihatkan pada
Gambar 71, maka campuran beraspal panas hasil proses pencampuran dapat
ditampung sementara di dalamnya. Yang perlu diperhatikan adalah berat dari campuran
beraspal yang ditampung harus dipertimbangkan terhadap kapasitas dari truk
pengangkut, sehingga tidak menimbulkan kelebihan campuran di silo penampung.

Silo penampung campuran beraspal, selain pada AMP jenis pencampur drum juga dapat
dipasang pada AMP jenis takaran, dimaksudkan untuk mencegah unit pencampur aspal
terhenti sementara akibat gangguan yang terjadinya pada lokasi penghamparan atau
sedikitnya jumlah truk pengangkut.

Silo penampung tersendiri atau bin seperti diperlihatkan tipikalnya pada Gambar 71.
dapat menampung campuran beraspal panas sekitar seratus ton selama 12 jam tanpa
terjadinya penurunan mutu dan temperatur.

Silo yang dibangun bersatu dengan AMP umumnya relatif kecil dan hanya dapat
menampung campuran dalam waktu tidak terlalu lama. Pemasokan campuran beraspal
panas ke dalam silo harus dilengkapi peralatan seperti pelat atau alat sejenisnya pada
ujung dari ban berjalan sehingga pada saat penurunan campuran dari ban berjalan,
campuran beraspal tidak mengalami pemisahan butir.

137 dari 197

Gambar 71 Tipikal silo penampung campuran beraspal panas pada AMP jenis
pencampur drum (TAI, 1983)

8.4 Pengangkutan dan pemeriksaan campuran berasal

8.4.1 Pengangkutan

Campuran beraspal panas diangkut ke lokasi penghamparan menggunakan truk (dump
truck). Truk pengangkut campuran harus diperiksa dengan hati-hati sebelum digunakan.
Penggunaan pelapis bak dari bahan minyak, misalnya oli atau solar yang dimaksudkan
agar campuran beraspal tidak melekat pada bak truk, harus dihindari. Solar atau oli
dapat mengakibatkan efek negatif pada campuran beraspal apalagi jika berlebih.
Untuk ketelitian pemeriksaan campuran, truk yang telah dimuati campuran harus
ditimbang terlebih dahulu. Jumlah campuran yang diangkut dari unit pencampur ke lokasi
penghamparan umumnya ditentukan dengan cara :

- Penimbangan berat truk yang telah dimuati dengan timbangan berskala, atau
- menggunakan sistim pencatatan berdasarkan catatan berat campuran beraspal pada

AMP

Untuk keakuratan penimbangan, skala-skala harus diperiksa secara berkala dan telah
dikalibrasi.

8.4.2 Pemeriksaan campuran beraspal panas

Pemeriksaan harus dilakukan terhadap campuran secara visual saat pemuatan ke dalam
truk dan saat meninggalkan AMP sampai ke lokasi penghamparan. Beberapa masalah
serius pada campuran dapat diketahui dengan pemeriksaan secara visual. Tabel 22
memberikan pedoman untuk itu.
Pemeriksaan temperatur merupakan hal penting pada setiap produksi campuran
beraspal panas. Pemeriksaan dapat dilakukan secara visual dengan melihat kondisi
campuran. Misalnya apabila campuran berasap kebiruan berarti campuran terlalu panas,
dan apabila campuran menggumpal dan tidak homogen dan berasap putih (berkabut)
biasanya pemanasan campuran kurang.

138 dari 197

Kelandaian tumpukan campuran yang curam (meruncing) dalam truk juga
mengindikasikan kadar aspal campuran rendah atau suhu campuran rendah. Campuran
beraspal turun dengan cepat (merosot) sehingga tumpukan menjadi relatif datar,
kemungkinan disebabkan kadar aspal yang berlebih atau campuran beraspal
mengandung kadar air tinggi atau suhu campuran tinggi.

Disamping secara visual pemeriksaan temperatur campuran perlu dilakukan dengan alat,
yaitu menggunakan termometer logam. Dalam pengendalian mutu, pemeriksaan
temperatur pada campuran beraspal panas sangat ditekankan dan harus dilakukan.

Pengambilan contoh dan pengujian campuran beraspal merupakan langkah yang sangat
penting dan harus dilakukan, untuk mengendalikan dan menjamin kualitas campuran
beraspal yang dihasilkan memenuhi persyaratan. Pengambilan contoh uji untuk
pengujian sifat-sifat fisik campuran (ekstraksi, analisa saringan, Marshall, density, dll),
dilakukan tiap 200 ton produksi atau minimum 1 kali dalam satu hari. Jumlah contoh uji
dan frekuensi pengujian secara rinci dicantumkan dalam spesifikasi. Sementara metoda
pengambilan contoh uji dan pengujian telah dijelaskan pada Pasal 6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->