TATA TERTIB RAPAT ANGGOTA TAHUNAN (RAT) KOPERASI WAPESKA STASIUN BESAR BANDUNG TAHUN BUKU 2009

BAB. I NAMA WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN Pasal 1 Rapat ini bernama Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) Koperasi WAPESKA Stasiun Kereta Api Besar Bandung Tahun Buku 2009, dilaksanakan di Kantor Koperasi WAPESKA JL. Stasiun Selatan (Peron I Dalam-Barat) Stasiun Kereta Api Besar Bandung pada:--------------------------Hari Tanggal : : 3 Sabtu April ----------------------------------------------------------------------2010 ---------------------------------------------------------------

Waktu : 09.30 WIB S/D 15.45 WIB------------------------------------------

BAB. II DASAR Pasal 2 1. Undang-Undang nomor 25 tahun 1992, tentang pokok perkoperasian.--------------------2. Angaran Dasar (AD) Koperasi WAPESKA Stasiun Kereta Api Besar Bandung BAB VI pasal 7.--------------------------------------------------------------------------------------------------3. Angaran Rumah Tangga (ART) BAB XV Pasal 33.-----------------------------------------------

BAB. III MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 3 1. RAT bermaksud penyampaian Pertanggung Jawaban Pengurus dan Pengawas kepada para anggota tentang hasil pelaksanaan kerja selama Tahun Buku yang telah berjalan-----------------------------------------------------------------------------------------------

para peserta rapat diwajibkan mengisi dan Menandatangani buku daftar hadir yang telah di sediakan. Sebelum Rapat di mulai. seluruh elemen kepengurusan dan dewan pengawas koperasi WAPESKA pada periode 2007-2010. Penyusunan dan Penetapan Struktur Organisasi Koperasi WAPESKA untuk periode 2010 s/d 2013. Peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi WAPESKA adalah anggota koperasi WAPESKA yang terdaftar dalam buku induk keanggotaan koperasi WAPESKA baik secara aktif maupun passive. seluruh peserta rapat tidak diperkenankan meninggalkan ruanggan rapat sebelum rapat selesai. dan dilaksanakan sepenuhnya oleh Pengurus selaku pemegang Mandat dari Rapat Anggota. Sebelum memasuki ruang rapat. V KEWAJIBAN DAN HAK PESERTA RAPAT Pasal 5 Setiap Peserta Rapat dalam RAT Koperasi WAPESKA diwajibkan:----------------------------a.---------------------------------------------------------------------------d. KAI DAOP 2 BANDUNG. Masing-masing pihak hanya diperbolehkan diwakili oleh paling banyak 2 Orang.----------------------------------e.-----4.-----3. Pemilihan dan pengukuhan ketua pengurus baru untuk periode 2010 s/d 2013. Rapat Anggota Tahunan koperasi WAPESKA dapat dihadiri oleh tim Pembina yang terdiri dari pihak PT.-----------------b.--------------------------2. DEKOPINDA Kota Bandung dan pihak lain yang mendapat persetujuan internal pengurus.------------------------------------------------------------------------------------------BAB. seluruh peserta kecuali tamu undangan diwajibkan memakai tanda peserta yang telah disediakan oleh panitia.2. Dinas KUKM dan PERINDAG Kota Bandung. maka diwajibkan menyerahkan surat kuasa penunjukan yang dibuat oleh anggota itu sendiri atau format surat kuasa yang dikeluarkan panitia yang sudah diisi lengkap dan ditandatangani.---------------------------------------------------------------------------------------------- BAB. terkecuali ada kepentingan yang . RAT bertujuan menyampaikan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK/RAPB) Koperasi WAPESKA Tahun Buku 2010 sebagai pedoman pelaksanaan yang akan datang. Peserta Rapat diwajibkan hadir limabelas menit sebelum rapat dimulai. IV PESERTA RAPAT Pasal 4 1.----------------------------------c. Pada saat rapat berlangsung . Apabila peserta rapat adalah yang bertindak mewakili anggota yang berhalangan hadir.

Memperoleh tanda pengenal peserta RAT dan pasilitas serta pelayanan lain yang disediakan panitia. Rapat dipimpin oleh Ketua Pengurus atau pengurus yang diberi kuasa oleh Ketua Pengurus Koperasi WAPESKA Stasiun Kereta Api Besar Bandung. serta apabila mengunakan tek agar menyerahkan tek tersebut ke pimpinan rapat setelah dibacakan. aman dan terkendali.-------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 6 Setiap Peserta Rapat dalam RAT Koperasi WAPESKA mempunyai hak:--------------------a. Pimpinan Rapat berwenang mengatur dan mengarahkan agar rapat berjalan lancar tertib.-------d.------------------------------------------------------------------------h.----------------------2.KAI Daop 2 Bandung). VI PIMPINAN RAPAT Pasal 7 1. Dalam menggunakan hak bicara anggota harus obyektif tegas lugas dan jelas. DEKOPINDA Kota Bandung atau PT. Pimpinan rapat berhak memperinggatkan pembicaraan yang di anggap Menyimpang dari pokok permasalahan.--------------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 8 1. kedudukan pimpinan rapat bisa dikuasakan kepada tim Pembina (perwakilan Dinas KUKM dan PERINDAG Kota Bandung. Pimpinan rapat berwenang memerintahkan peserta rapat untuk meninggalkan tempat rapat apabila peserta rapat yang bersangkutan tidak mentaati tata tertib aturan rapat dan etika sopan santun. Bicara dan mengemukakan pendapat yang berkaitan dengan materi yang dibahas. dan sesi pemilihan ketua pengurus.---------2. Memperoleh bahan-bahan yang akan dibahas dalam RAT koperasi WAPESKA.----------------------------------------------------------------------------------------BAB. maka setiap peserta rapat yang berhak mengemukakan suara ( anggota) hanya memiliki satu hak suara.------------------------------------------------------------------------------------------------------------------c.tidak bias dihindari dan teleh mendapatkan persetujuan panitia-------------------------------------------------------------------------------------------------------f. Pada sesi Tanya jawab. sesuai dengan peraturan tata tertib rapat.------------------------------------------------------------5. Apabila dalam pengambilan keputusan terjadi poting tertutup maupun terbuka. Setiap peserta rapat diwajibkan mentaati tata tertib rapat serta mengindahkan Kebijaksanan pimpinan rapat.---------------------------------------------------------------------------------------g. Memilih dan dipilih sebagai pengurus koperasi WAPESKA untuk periode tahun 2010 ± 2013.------------------------------------------------------------------------------------------------------b.---------------------------------------------------------------------------------- .

- .-------------------------------------------------------------------2. Apabila terjadi imbang antara yang menyetujui dan tidak menyetujui sama-sama banyak (50%-50%).-------------------------------------------------4.----------5.--2.-------------------------------------------------------------------------------2. dengan mandat penuh terhadap ketua pengurus terpilih. Keputusan Rapat Anggota dianggap sah apabila di dasarkan atas musawarah untuk mupakat dan disetujui oleh sekurang ± kurangnya ½ plus satu dari jumlah peserta rapat yang hadir. diambil dari propesional dan atau internal anggota koperasi itu sendiri. Pemilihan ketua pengurus koperasi WAPESKA dilakukan secara langsung.-------------------------------BAB VIII PEMILIHAN PENGURUS KOPERASI WAPESKA STASIUN KA BANDUNG Pasal 11 1. Formatur kepengurusan berjumlah 4 (empat) orang yang terdiri dari seorang ketua pengurus. Anggota Formatur yang dipilih dan disusun oleh ketua formatur adalah seseorang yang memiliki kemampuan dan berkepribadian memadai.BAB. seorang Wakil Ketua. dengan atau tanpa usulan dari peserta rapat. maka pimpinan rapat berwenang mengambil keputusan rapat setelah meminta pertimbangan pengurus lain dan pengawas.------------------------------------------3. melalui aklamasi atau pemungutan suara. seorang Sekretaris dan seorang bendahara. Apabila tidak dicapai kesepakatan secara mupakat. Apabila kurang dari ketentuan yang dimaksud dalam ayat 1. Ketua terpilih sekaligus menjadi ketua Formatur untuk penyusunan anggota pengurus koperasi WAPESKA dalam periode kepengurusan 2010-2013.----------------------------3. rapat dapat dipundurkan waktunya paling lambat 1 ( satu ) Jam dari pelaksanaan rapat pertama seperti pada yang telah dijadwalkan----------------------------------------------------------------------------------- Pasal 10 1.------------------------------6. VII SAH DAN TIDAKNYA RAPAT Pasal 9 1. Jumlah formatur dapat disesuaikan jumlahnya ( ditambah atau dikurangi) sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan organisasi selanjutnya. Pemilihan Anggota Pengurus Koperasi WAPESKA melalui system Formatur. maka pimpinan rapat dapat mengusahakan melalui voting tertutup dengan ketentuan disetujui dengan jumlah terbanyak dari jumlah peserta yang hadir menyetujui. Rapat anggota di anggap sah apabila dihadiri oleh ½ jumlah anggota keseluruhan.

dengan atau tanpa persetujuan secara langsung rapat anggota. maka seluruh peserta rapat secara berurutan berdasarkan nomorator absensi atau nomor anggota. Calon ketua pengurus harus lolos seleksi administrasi dan perifikasi yang berkaitan dengan riwayat hidup ( Latar belakang Pendidikan dan kemampuan) sehingga memiliki kesiapan untuk memimpin koperasi WAPESKA 3 (tiga) tahun kedepan.------3. diwajibkan memberikan kesiapan secara tulisan dan lisan disampaikan dihadapan peserta RAT dengan penyampaian Visi dan Misi dalam memimpin koperasi WAPESKA minimal 3 (tiga) tahun kedepan. Posisi dan kedudukan manager dan karyawan Koperasi WAPESKA merupakan hak preogrative pengurus. Posisi dan kedudukan manager dan karyawan Koperasi WAPESKA tidak secara langsung diputuskan dalam ketentuan formatur. Dalam penghitungan suara ini. Apabila diambil opsi pemilihan ketua pengurus koperasi WAPESKA dengan system Voting.-------------------------------------------------------------------------------------7. Calon ketua pengurus harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku pada Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi WAPESKA-----------------------------------------2. Setelah seluruh peserta rapat memberikan suaranya. Setiap peserta rapat hanya berhak atas 1 (satu) suara memilih calon ketua pengurus koperasi WAPESKA. Selanjutnya kertas yang telah ditulisi nama calon ketua pengurus tersebut dimasukan pada kotak yang disediakan panitia. dapat dilakukan secara langsung baik dengan aklamasi (kesepakatan bersama) ataupun secara Voting (pemilihan tertutup).----------------------------------------------------------------------------5.--------------------------------------------------------------------------------------------------------7. maka panitia melakukan penghitungan suara dan suara terbanyak akan menjadi ketua pengurus koperasi WAPESKA untuk periode 2010-2013.-------------------------------------------------8. selanjutnya 3 (tiga) orang calon dengan tiga suara terbanyak tersebut maju pada putaran ke 2 (dua).----------------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 12 Prosedur pemilihan ketua koperasi WAPESKA -----------------------------------------------------1.------------------------------------------------------------------------------------------------------6.------ . tahap kesatu pemilihan untuk 3 (tiga) orang calon dengan suara terbanyak. maka dapat dimungkinkan untuk melakukan pemungutan suara dengan 2 (dua) tahap.-------------------------------------------------------4. Calon ketua pengurus yang lolos seleksi dengan memenuhi persyaratan panitia. Pada tahap ke 2 (dua) ini dipilih calon dengan suara terbanyak adalah yang berhak dikukuhkan menjadi ketua pengurus baru dan sekaligus sebagai ketua Formatur. apabila calon ketua pengurus lebih dari tiga orang. akan dipanggil kedepan dan diberi secarik kertas putih untuk menulis nama calon ketua Pengurus yang sebelumnya telah lolos seleksi dan perifikasi pada tempat tertutup yang disediakan panitia. Pemilihan ketua pengurus koperasi WAPESKA oleh peserta rapat. Pada putaran ke 2 (dua) memilih 3 (tiga) orang calon dengan urutan suara terbanyak pada tahap ke 1 (satu).

8. Hal ± hal lain yang belum diatur dalam tata tertib rapat ini akan ditentukan kemudian oleh pimpinan rapat atas dasar persetujuan peserta rapat.------------------------------------------------------- BAB IX PENUTUP Pasal 13 1.-----------------------------------2. Peraturan tata tertib rapat ini disetujui dan disahkan oleh Rapat Anggota Tahunan (RAT). Apabila terjadi imbang jumlah suara calon urutan pertama (50%-50%). maka pimpinan rapat berwenang mengambil keputusan rapat setelah meminta pertimbangan pengurus lain dan pengawas.------------------------------------------------------------------------------- .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful