P. 1
Bahan Ajar Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

Bahan Ajar Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

5.0

|Views: 17,999|Likes:
Published by dony_holic

More info:

Published by: dony_holic on Feb 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Aspek : Berbicara

Kompetensi Dasar : 2.1 Berwawancara dengan narasumber dan berbagai kalangan dengan memperhatikan etika berwawancara. Tujuan • Mampu membuat daftar pertanyäan untuk wawancara. • Mampu melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai kalangan. • Mampu mencatat pokok-pokok hasil jawaban wawancara. • Mampu merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami. MATERI Wawancara adalah percakapan antara dua pihak dengan rnaksud untuk mencari informasi tentang sesuatu déngan maksud tertentu. Orang yang mewawancarai dinamakan pewawancará, sedangkan yang diwawancaral disebut narasumber. . . . Sebelum melakukan wawancara, seorang pewawancara harus menentukan topik dan memilih narasumber. Topik wawancara harus ditentukan agar wawancara tidak melebar pada permasalahan yang lain. Setelah menentukan topik dan narasumber , langkah berikutnya adalah membuat daftar pertanyaan wawancara. Jenis-jenis wawancara: V 1.Wawancara serta merta, dikakukan secara spontan dan dilakukan dalam situasi alamiah. 2.Wawancara dengan petunjuk umum, pewawancara membuat kerangka atau pokok permasalahan yang akan ditanyakan dalam proses wawancara. 3.Wawancara dengan menggunakan seperangkat pertanyaan yang telah dibakukan. Urutan kata-kata serta cara penyajian pertanyaan untuk jenis wawancara ini sudah ditetapkan. Pihak pewawancara hanya membacakan pertanyaan yang telah disiapkan. Tahap-tahap peIaksanaan wawancara 1. Tahap pembukaan Pewawancara memperkenalkan diri, sekaligus mengemukakan maksud dan tujuan wawancara dengan mengikuti tata aturan dan kesopanan, baik dalam penampilan maupun penggunaan bahasa, dengan penampilan rapi, bersih, dan enak dipandang. 2. Tahapan Inti Ajukan pertanyaan secara sistematis, pertanyaannya jelas dan singkat,.jumlah pertanyaannya disesuaikän dengan situasi waktu. 3. Tahapan akhir Akhiri kegiatan wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan. Pewawancara menyatakan ucapan terima kasih. Tambahkan pula pengharapan agar kedua pihak dapat bertemu pada kesempatan lain. Tetaplah pelihara hubungan baik.

Jenis-jenis pertanyaan dalam wawancara 1. Pertanyaan terbuka, yaitu pertanyaan yang jawabannya berupa uraian panjang, biasanya berupa pendapat (opini) narasumber tentang suatu hal. Pertanyaan ini diawali dengan kata mengapa dan bagaimana. 2. Pertanyaan tertutup, yaitu pertanyaan yang jawabannya singkat. Pertanyaan diawali dengan kata tanya siapa, kapan, di mana, dan berapa. 3. Pertanyaan Konfirmatif, yaitu pertanyaan untuk memastikan kebenaran tentang sesuatu hal. Pertanyaan ini diawali dengan kata benarkah. 4. Pertanyaan eksploratif/investigatif, yaitu petanyaan untuk menungkap lnformasi
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 1

secara lebih luas dan mendalam. Petunjuk melakukan wawancara 1. Lakukan persiapan dan perencanaan dengan matang meliputi * Menentukan topik wawancara dan narasumber. • Menentukan tempat dan waktu wawancara. . • Mempersiapkan daftar pentanyaan yang akan diajukan. * Mempersiapkan sarana pendukung : alat tulis, tape recorder, kamera dan lainlain. 2. Ajukan pentanyaan dengan tegas dan kritis * Simak secara sungguh-sungguh uraian jawaban yang diberikan nrasumber. • Catat butir-butir pokok jawaban narasumber dengan. cepat dan cermat. • Setelah se!esai, berikan catatan jawaban wawancara kepada nanasumber untuk diperiksa. Bila narsumber menyetujuinya mintalah paraf atau menandatanganinya. Merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami. 1. Bentuk dialog. Dalam model ini hasil wawancana ditampilkan seperti teks drama. Pertanyaan yang diajukan dan jawaban nasumber ditampilkan dalam kalirnat langsung. 2. Bentuk prosa narasi. Dalam model ini, hasil wawancara disusun menjadi sebuah karangan. Jawaban narasumber diubah dalam kalimat tidak langsung atau diceritakah kembali oleh pewawancara. Perhatikan contoh wawancara berikut ! Berbagai pengalaman menarik diceriterakan oleh Mayjen TNI Budiman. Jendral berbintang dua ini sejak kecil sudah menjadi pemimpin. Beliau, pria kelahiran Jakarta, 25 September 1956, menyambut baik ketika kami mewawancarainya. Simak wawancara Wartawan Yunior dengan beliau berikut ini. Pengalaman menarik apa yang pernah Bapak alami selama menjadi TNI? Selama di TNI , yaitu memimpin orang banyak. Karena tiap orang berbeda-beda, mulai pertama kali memimpin 35 orang, lalu 150 orang, naik lagi 300 orang, 670 orang, dan sampai sekarang anak buah Bapak 35.000 orang. Itu menjadi pengalaman menarik karena tiap orang kan berbeda-beda. Ada yang baik ada sebagian kecil yang nakal jadi itu macem-macem Mengapa Bapak bergabung di TNI dan bagaimana bisa menjadi Pangdam di Jawa Tengah? Waktu kecil Bapak itu cita-cita Bapak ingin menjadi pemimpin., nah untuk bisa jadi pemimpin, jadi tentara. Terus sekarang jadi Pangdam karena Bapak kerja keras dan berbuat baik untuk negara dan bangsa sehingga dipercaya menjadi Pangdam. O ya , dulu sebelum ke sekolah dagang dulu, jualan singkong goreng, combro, misro, tales goreng. Jualan keliling pagi-pagi habis subuh, kalau tidak habis bawa ke sekolah. Ke sekolah berboncengan sepeda dengan ayah.Sebelum sampai sekolah dagang dulu, diteruskan setelah pulang sekolah. Habis itu baru main.Meski begitu Bapak selalu juara di sekolah dari SD SMP SMA sampai di Taruna Akabri, Bapak juara terus. Apa harapan Bapak kepada anak-anak? Harapan kepada anak-anak, menjadi generasi yang sehat, bertakwa pada Tuhan Yang Mahaesa, dan mandiri, kalau sudah besar diharapkan berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, negara dan bangsa, agama serta bagi seluruh umat manusia.Amin. (Suara merdeka,Minggu,21 Maret 2010) .. EVALUASI A.1. Berbagilah peran dengan temanmu, Seorang menjadi wartawan dan seorang temanmu menjadi narasumber berdasarkan teks wawancara tersebut! 2.Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara ! 3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 2

mudah dipahami! B. 1. Susunlah daftar pertanyaan untuk wawancara tentang informasi pekerjaan! Kalian dapat memilih narasumber yang ada di lingkungan kalian tinggal sesuai dengan profesi/pekerjaan yang kalian cita-citakan. Misalkan, kepala desa, dokter, guru, perawat, polisi dll. 2. Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara ! 3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami! BERBICARA Kompetensi Dasar : 2.2 Menyampaikan laporan secara lisan dengan bahasa yang benar. Tujuán • Mampu mencatat pokok-pokok laporan-laporan berdasarkan pola urutan waktu, ruang atau topik. * Mampu menyampaikan laporan secara lisan. MATERI Pada pembelajaran sebelumnya, kalian telah mempelajari cara menganalisis dan menulis laporan perjalanan. Pada pembelajaran kalia ini, kalian akan melaksanakan pembelajaran menyampaikan laporan perjalanan secara lisan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan agar kalian berhasil menyampaikan laporan secara lisan dengan baik, yäitu: * kelengkapan isi laporan * ketepatan lafal, intonasi, dan jeda • keberanian dalam berbicara • keruntutan dan • volume suara • kebulatan isi laporan Bacalah Iaporan perjalanan berikut! Losari yang Asri Kegiatan tengah semester, kami mendapat tugas dari guru melakukan kegiatan perjalanan mengunjungi tempat wisata. Saya bersama sembilan teman dalam satu kelompok menentukan pilihan ke tempat wisata Losari. Kami berangkat dari lokasi sekolah sekitar pukul 06.00. Dengan harapan kembali ke rumah tidak kemalaman. Berbanggalah menjadi warga Jawa Tengah. Untuk urusan plesiran, provinsi “sentral” ini nggak lagi sekadar memiliki Candi Borobudur dan Dataran Tinggi Dieng. Karena kini ada Losari. Sebuah kawasan agrowisata bertaraf internasional yang layak dibanggakan. Ada apa saja di tempat refreshing impian bernuansa nostalgia ini? Menyimak namanya, Losari memang sangat berkonotasi pedesaan dengan pemandangan nan asri. Maklum saja, Losari kawasan wisata ini berada di desa Losari , Grabag-Magelang, yang kebetulan juga nggak terlalu jauh dari jauh dari lokasi Musium Kereta Api Ambarawa. Namun, demi memenuhi tuntutan kebutuhan yang bersifat mendunia, kawasan agrowisata yang terletak di Bedono, Ambarawa ini digelar dengan nama mentereng : Losari Coffee Plantation Resort and Spa . Pilihan nama itu, tentunya nggak asal comot. Sebab, resor ini dibuka untuk melayani tuntutan jagad plesiran yang makin eksklusif . Selain masih menjaga sisi-sisi alamiah , Losari juga merupakan tawaran menarik bagi wisatawan yang mendambakan wisata nostalgia. Keberadaannya benar-benar dilingkupi naturalitas kawasan, yang masih sangat asri dengan hamparan kebun kopi dan suasana alam Jawa masa lampau.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 3

Saat mengunjungi kawasan ini, kesan pertama sudah angat menakjubkan. Sambutan ramah para petugas, dengan latar belakang suasana eksotis kebun kopi nan asri, dan vila-vila nyaman , benar-benar merupakan suguhan awal yang menyentuh hati. Secara keseluruhan , kawasan ini merupakan sebuah hamparan lokasi berpanorama indah yang di atasnya berdiri 26 vila, dengan nama Vila Losari. Semua vila berasitektur Jawa unik dengan latar belakang kebun kopi.

EVALUASI 1. Tulislah pokok-pokok laporan perjalanan yang telah kalian lakukan ! ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………………. 2. Sampaikan laporan perjalanan tersebut secara lisan !

N Nama o

Unsur Keleng kapan isi

Sika p

Volu me suara

Lafa l

Intona si

Jed a

Keruntu tan

Kebulat an Isi Jumlah

1 ………………… …. 2 ………………… 3 ….. 4 ………………… ….. 5 ………………… ….. ………………… ……..

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 4

Kompetensi Dasar : Menanggapi isi laporan. Tujuan : • Mampu menanggapi laporan perjalanan teman dengan. mengajukan pertanyaan atau pendapat. * Mampu memberikan masukan terhadap laporan perjalanan teman. MATERI Memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan Laporan merupakan.dokumen yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu masalah. Pada pelajaran yang lalu kalian telah menyampaikan laporan perjalanan secara lisan.Sekarang kalian akan mendengarkan penyampaian laporan dari kelompok lain.Ajukan pertanyaan atau pendapat terhadap pembacaan laporan perjalanan temanmu. Kemudian berikan masukan terhadap laporan perjalanan tersebut. Untuk memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan kelompok lain yang harus dilakukan adalah : 1. 2. 3. 4. dengarkan dengan seksama catatlah hal-hal penting saat mendengarkan laporan perjalanan (kelengkapan isi, kebulatan isi) ajukan pertanyaan berdasarkan pembacaan laporan perjalanan temanmu catat bagaimana cara temanmu menyampaikan laporannya (sikap, volume, intonasi, jeda, keruntutan) 5. apakah ia lancar menyampaikan laporannya, tidak tersendat-sendat? Berilah masukan agar lancar. Hal yang harus termuat dalam penulisan laporan perjalanan/kunjungan (kelengkapan isi) 1. Judul 2. Tujuan kunjungan 3. Lama kegiatan, waktu atau jadwal kegiatan 4. Bentuk /jenis kegiatan 5. Hasil yang diperoleh

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 5

BERBICARA Kornpetensi Dasar 6.1 Bermain peran sesuai dengan naskah yang ditulis siswa. Tujuan 1. Mampu menentukan karakter tokoh dalam naskah yang telah ditulis siswa. 2. Mampu memerankan tokoh sesuai karakter yang dituntut dengan lafal yang jelas dan intonasi yang tepat. ‘MATERI Sebelum mementaskan naskah drama, terlebih dahulu kalian mengidentifikasi karakter tokoh cerita dalam drama tersebut. Hal-hal yang perlu diperhatikan:ketika memerankan drama diantaranya adaIah: 1 .Pernahaman isi cerita atau naskah drama secara utuh. - 2. Kemampuan menjelmakan, baik dalam hal karakter/watak maupun penampilan tokoh sesuai dengan cerita drama bersankutan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mententaskan naskah drama adalah sebagai berikut. • Pilihlah naskah drama untuk dipentaskan oleh kelompok. * Tetapkan sutradaranya untuk membagi peran yang cocok bagi setiap Anggota kelompok. • Semua pemeran membaca naskah naskah drama. • Semua pemeran mendiskusikan naskah drama untuk memahami tema, Konflik, dan watak tokoh- tokohnya. • Melaksanakan pemilihan pemeran (casting) yang sesuai dengan karakter tokoh dalam naskah. • Setiap pemeran berlatih melafalkan dialog diertai ekpresi wajah dan gerak (acting) sesuai dengan perannya. • Semua pemeran berlatih bersama melafalkan dialog, ekspresi wajah, gerak, dan penempatän (block ing). • Melaksanakan pementasan drama, bila perlu disertai ilustrasi/iringan musik. Contoh naskah drama karya siswa! Oleh-oleh Suatu hari di teras depan kelas, dua orang murid sedang asyik bercakap-cakap. Mila : Apakah kalian melihat Roni? Dari tadi aku tidak melihatnya. Rumi : (Menggeleng-gelengkan kepalanya)Tidak tahu.. Nahwi : Halo, semua! Aku baru pulang dari Lampung nih! Rumi : Mana oleh-olehnya dari Lampung? Mila : Sabar, dong, Rum! Nahwi kan belum duduk kamu sudah minta oleh-olehnya. Nahwi : lya, nih, Rumi tidak sabaran, kalau saya mmbawa oleh-oleh pasti kalian semua kuberi, Ya enggak, Mil? Mila : Ooo... so pasti dong... (sambil menahan tawa) Rumi : Iya, nih, jangan pelit dong! Nahwi : (Membuka tasnya) Tenang saja, aku bawa oleh-oleh untuk kalian semua. Mila : Apa, nih, oleh-olehnya? Rumi : Kayaknya enak nih! Nahwi : Nih, aku bawakan dodol Lampung Cobain ... enak, Iho, rasnya. Pasti kamu ketagihan. Mila, Rumi : Terimakasih ya !Sering-sering, dong, begini ... ! Tiba-tiba be! masuk darl istira hat berbunyi. Mereka bertiga berjalan santai masuk kembali ke dalam kelas untuk mengikuti peiajaran selanjutnya. EVALUASI
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 6

Perankanlah drama di atas bersama kelompokmu. Jangan lupa, sebelum memerankan diskusikan dengan temanmu karakter tokoh yang ada dalam drama tersebut agar kamu dapat memerankannya dengan baik.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 7

BERBICARA

Kompetensi Dasar : Bermain peran dengan cara improvisasi sesuai dengan kerangka naskah yang ditulis siswa. Tujuan • Mampu menentukan karakter tokoh. . • Mampu berimprovisasi berdasarkan kerangka naskah. MATERI 1. Menentukan karakter tokoh. Karkter tokoh dapat diketahui melalui bentuk fisik, cara berbicara, cara bertingkah laku, cara berpakaian, kebiasaannya, dan kata-kata tokoh lain, dan tempat tinggalnya, dan sebagainya. Sebelum bermain peran, karakter tokoh ini harus sudah ditentukan. Hal mi untuk mempermudah dalam memerankan seorang tokoh yang sesuai dengan kerangka naskah drama. 2. Berimprovisasi berdaarkan kerangka naskah Sebelum bermain peran, siswa perlu mempelajari kerangka naskah drama. Hal-hal yang perlu dipelajari antara lain: a. Menentukan karakter tokoh yang dapat dikernbangkan sesuai kerangka naskah drama. b. Menentukan konflik-konflik apa saja yang dapat dimunculkan berdasarkan kerangka naskah. c. Mengembangkan dialog yang sesuai dengan kerangka naskah. d. Menentukan akhir naskah yang sesuai dengan kerangka naskah. e. Berlatih bermain peran dengan cara improvisasi sesuai pengembangan kerangka naskah drama.

Contoh Kerangka naskah Drama

Santi seorang pelajar , tampak tengah duduk di salah satu bangku itu. Ia menekuni sebuah buku pelajaran. Rupanya seusai pelajaran di sekolah ia tidak
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 8

segera pulang. Arin teman sekelasnya mengetahui hal itu. Arin tahu bahwa Santi sedang punya masalah di keluarganya. Karena masalah itulah sampai-sampai ia ditegur guru matematika karena tak mengerjakan PR . Padahal, Santi adalah siswa yang rajin dan pintar terutama pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu, Arin berusaha agar Santi berterus terang menceriterakan masalahnya.Arin bermaksud bisa membantu Santi menemukan solusinya.

EVALUASI 1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas Iima sampai enarn orang! 2. Susunlah sebuah kerangka naskah drama! 3. Tentukan karakter setiap tokoh seperti yang terdapat di dalam kerangka naskah drama! 4. Perankan tokoh sesuai dengan karakter dan kerangka cerita dengan cara improvisasi!

MELAPORKAN SECARA LISAN BERBAGAI PERISTIWA Kompetensi Dasar 2.2 Melaporkan secara lisan berbagai peristiwa dengan mengguna-kan kalimat yang jelas Indikator o mendeskripsikan peristiwa secara rinci o melaporkan bebagai peristiwa dengan kalimat yang jelas Tujuan Pembelajaran Setelah pembelajaran ini siswa diharapkan : 1. Mampu mendeskripsikan peristiwa secara rinci 2. Mampu melaporkan secara lisan bebagai peristiwa dengan kalimat yang jelas Ringkasan Materi Setelah melihat, mendengar, atau mengetahui suatu perstiwa yang terjadi di sekitarmu, kamu tentu akan menceritakan atau melaporkan perstiwa tesebut kepada orang lain atau temanmu. Agar dapat menceritakan atau melaporkan perstiwa tesebut kepada orang lain atau temanmu dengan jelas, kamu harus mampu mendeskripsikan peristiwa itu secara rinci. Mendeskripsikan adalah penggambaran atau melukiskan suatu peristiwa dengan kata-kata sendiri dengan jelas dan rinci kepada orang lain sehingga orang tersebut seolah-olah mengalami sendiri peristiwa itu. Deskripsi yang baik biasanya mengandung hal-hal berikut ini. 1. Apa peristiwa yang terjadi 2. Waktu terjadinya peristiwa 3. Tempat terjadinya peristiwa
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 9

4. Bagaimana terjadinya peristiwa 5. Akibat terjadinya peristiwa Perhatikan deskripsi peristiwa berikut ini. Semarang - Polisi melansir 15 orang tewas dalam 2 kecelakaan maut di jalur Pantai Utara Batang, Jawa Tengah. Namun dari jumlah tersebut, baru 7 korban tewas yang telah diketahui identitasnya. Berdasarkan informasi dari RSUD Soewondo, Kendal, Rabu (17/3/2010), sepuluh korban tewas akibat kecelakaan antara truk dan bus Adi Jaya tersebar di beberapa tempat, yakni RSUD Soewondo, Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri, dan Puskesmas Rowosari, Kendal. Berikut daftar kesepuluh korban tewas tersebut: Belasan korban luka juga dirawat di sejumlah rumah sakit dan puskesmas. Di RSUD Soewondo terdapat 16 korban luka, RSI Weleri 14 orang luka, Puskesmas Subah 2 korban luka dan Puskesmas Limpung 2 korban luka. Sementara itu, lima anak punk yang tewas dalam kecelakaan di daerah tanjakan Plelen, Gringsing, Batang, jenazah kelimanya saat ini berada di RSUD Batang. (www.peristiwa kecelakaan batang.com) 1. 2. 3. 4. 5. Setelah membaca laporan deskripsi tentang korban kecelakaan, tentukan hal-hal berikut ini. Peristiwa apa yang terjadi :..................................................................... Waktu terjadinya peristiwa :..................................................................... Tempat terjadinya peristiwa :..................................................................... Bagaimana terjadinya peristiwa :..................................................................... Akibat terjadinya peristiwa :..................................................................... Perhatikan gambar peristiwa yang dipertujukkan oleh gurumu ! Deskrepsikan secara lisan peristiwa yang terjadi pada gambar! Kerjakan kegiatan berikut ini! 1. Perhatikan peristiwa yang terjadi di sekitarmu beberapa waktu ini! 2. Catatlah peristiwa tersebut dengan baik! 3. Deskrepsikan secara lisan peristiwa yang terjadi di sekitarmu dengan baik!

Rubrik Penilaian No. 1. 2. 3. 4. Aspek dinilai Kelancaran melaporkan Kejelasan kalimat yang digunakan Keruntutan laporan Kelengkapan laporan Berbicara MENCERITAKAN PENGALAMAN YANG PALING BERKESAN Kompetensi Dasar : 2.1. Menceritakan pengalaman yang paling mengesankan dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat efektif. Indikator : - Mampu mendata pokok-pokok cerita pengalaman yang mengesankan . - Mampu menyusun pokok-pokok cerita menjadi rangkaian cerita pengalaman melalui tanya jawab. - Mampu menceritakan pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan pokok rangkaian cerita dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan kalimat yang efektif. *MATERI
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 10

Skor 1–5 1–5 1–5 1-5

Skor Perolehan

NILAI = Jumlah skor perolehan / jumlah skor x 100

Setiap orang tentu memiliki pengalaman yang mengesankan dalam hidupnya. Pengalaman dapat diartikan segala sesuatu yang pernah dialami oleh seseorang dan itu merupakan suatu hal yang sangat mengesankan serta tidak terlupakan. Pengalaman yang mengesankan itu bias berupa pengalaman yang menyenangkan maupun menyedihkan, menggelikan ataupun memalukan. Pengalaman tersebut dapat kalian jadikan bahan untuk diceritakan padaorang lain. Mungkin cerita ada manfaatnya bagi orang yang mendengar. Sebelum bercerita tentang pengalaman yang paling mengesankan, terlebih dahulu kalian harus mencari, memilih, dan memutuskan pengalaman yang akan diceritakan. Agar pengalaman yang mengesankan itu dapat di ungkapkan lebih menarik, hal-hal yang perlu di perhatikan adalah : - Pilihlah kata-kata yang tepat. - Gunakan majas yang sesuai. - Gambarkan secara terperinci (detail). - Jika perlu gunakan kalimat langsung. Untuk lebih memudahkan kalian menceritakan pengalaman tersebut, dapat menggunakan bantuan beberapa pertanyaan seperti : a. Apa yang terjadi ? b. Mengapa peristiwa iu terjadi ? c. Siapa yang mengalami peristiwa itu terjadi ? d. Kapan peristiwa itu terjadi ? e. Di mana pristiwa itu terjadi ? f. Bagaimana peristiwa itu terjadi ? Dari jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas, kalian dapat mengeembangkanya menjadi cerita yang utuh dan lengkap.

Bacalah contoh pengalaman berikut ini ! Katak dalam Sepatu Saat ini aku sudah duduk di kelas VII sebuah SMP favorit di kotaku. Meski begitu aku masih mempunyai kebiasaan yang buruk. Setiap pulang sekolah, sepatu, tas, dan baju aku lempar begitu saja. Sampai pada suatu hari, sebelum aku pergi ke sekolah, aku ribut mencari-cari sepatu.E…, ternyata sepatu itu masih berserakan diluar. Padahal semalam turun hujan. Untung sepatu itu tidak basah. Dengan tersesa-gesa kupakai sepatu itu. Saat memakai sepatu sebelah kanan, kakiku bisa masuk, aman deh. Tetapi ketika aku mamakai sepatu yang sebelah kiri, seperti ada yang mengganjal dan bergerak-gerak. Kaki kiriku tidak bisa masuk. Waktu aku melihat, ternyata ada katak di dalam sepatuku. Aku kaget setengah mati. Aku berteriak ketakutan. Aku pun langsung saja melempar sepatu itu sampai akhirnya katak itu keluar dari sepatu. Aku paling jijik dan takut dengan katak. Sejak peristiwa itu, aku tidak pernah lagi sembarangan meletakkan sepatu dan alat-alat sekolah. Aku takut ada sepatuku kemasukkan katak lagi. *EVALUASI Kalian pasti memiliki pengalaman yang paling berkesan, bukan? Sekarang kalian akan belajar menceritakanya kepada orang lain. Ikutilah langkah-langkah berikut ini : 1. Ingatlah kembali peristiwa yang pernah kalian alami ! 2. Identifikasi pokok-pokok cerita mengenai pengalaman kalian tersebut ! 3. Susunlah pokok-pokok cerita tersebut menjadi rangkaian cerita pengalamanmu yang paling mengesankan ! 4. Setelah siap, ceritakan pengalamanmu yang paling mengesankan tersebut di depan kelas secara lisan ! 5. Teman lain dapat menilainya dengan menggunakan format penilaian berikut ini ! No Nama Lafal S Intonasi B S K Ekspresi B S K

B

K

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 11

1 2 3 4 dst

Andala Bentang A. Camelia Qonita

√ √

√ √

√ √

Keterangan :

B : Baik S : Sedang K : Kurang

Berbicara MENYAMPAIKAN PENGUMUMAN Kompetensi Dasar : 2.2. Menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta menggunakan lugas dan sederhana. kalimat-kalimat yang

Indikator : Mampu Menetukan pokok-pokok pengumuman. Mampu merangkai pokok-pokok pengumuman menjadi sebuah pengumuman. Mampu mengumumkan dengan intonasi yang tepat serta menggunakan kalimat yang lugas dan sederhana.

*MATERI Kamu tentu sering mendengar dan membaca sebuah pengumuman. Pengumuman bisa disampaikan lewat radio, televisi, media cetak, maupun dibacakan secara langsung dihadapan khalayak. Mungkin kamu pun pernah menyampaikan sebuah pengumuman di depan teman- temanmu. Menyampaikan pengumuman berarti suatu kegiatan memberitahukan atau menyebarluaskan sebuah informasi kepada orang banyak. Apabila kamu ditugaskan untuk menyampaikan pengumuman, kamu tidak perlu cemas. Rajinlah berlatih. Agar orang yang mendengarkan pengumuman lebih mudah memahami isi pengumuman, maka dalam mengumumkan, seseorang harus : 1. Mampu menyampaikan isi pengumuman dengan intonasi yang tepat. 2. Mampu menggunakan kalimat yang mudah dipahami ( komunikatif ). Yang dimaksud dengan intonasi dalam mengumumkan yaitu berkaitan dengan ketepatan penyajian pengumuman. Irama dapat di peroleh dengan memerhatikan jenis-jenis tekanan nada berikut ini : 1. Tekanan Dinamik Tekanan dinamik adalah tekanan (ucapan keras) pada kata yang di pentingkan, yaitu kata yang menjadi intisari kalimat pengumuman tersebut. 2. Tekanan Nada Tekanan nada adalah tekanan tinggi rendah suara. 3. Tekanan Tempo Tekanan tempo adalah cepat lambatnya pengucapan suatu kata atau kalimat.

SMP BAKTI UTAMA Jalan Hayam Wuruk No.55
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 12

Batang Nomor :112/BU-PENG/V/2010 Hal : Pengumuman Dalam rangka Perpisahan Siswa Kelas IX, seluruh siswa SMP Bakti Utama wajib menghadiri acara tersebut yang akan dilaksanakan pada : Hari, tanggal : Kamis, 29 Mei 2010 Pukul : 09.00 wib Tempat : Ruang Pertemuan SMP Bakti Utama Demikian pengumuman ini disampaikan, atas partisipasi para siswa kami mengucapkan terimakasih.

Mengetahui Kepala Sekolah

Pembina OSIS

Fadhil Muhamad, S.Pd. NIP. *EVALUASI

Iko Yulian, S.Pd NIP.

Kerjakan tugas-tugas berikut. 1. Sampaikan isi dan pengumuman di atas dengan menggunakan intonasi dan kalimat yang mudah di pahami ! 2. Berilah penilaian terhadap penampilan temanmu dengan format penilaian berikut ! Intonasi Tekanan Tekanan Tekanan Dinamik Nada Tempo ku ku ku ti ti ti tepat ran tepat ran tepat ran dak dak dak g g g √ √ √ Kalimat Komuni katif √ Tidak Komuni katif

No.

Nama

Kurang

1 2 3 4 dst

Farah

3. Buatlah sebuah pengumuman tentang kegiatan yang akan diselenggarakan di sekolah Anda, dengan cara : - Tentukan terlebih dahulu pokok-pokok pengumuman ! - Rangkaikanlah pokok-pokok pengumuman itu menjadi sebuah pengumuman ! - Sampaikan pengumuman tersebut secara lisan di depan kelas ! Berbicara MENYAMPAIKAN CERITA Kompetensi Dasar 6.1. Berbicara dengan urutan yang baik, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat. Indikator : Mampu menentukan pokok-pokok cerita. Mampu merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 13

-

Mampu bercerita dengan urutan yang baik, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat.

*MATERI Di perpustakaan sekolahmu tentu tersedia buku-buku cerita yang menarik untuk kamu baca. Buku-buku cerita tersebut dapat berupa dongeng, roman, novel, maupun cerpen. Pernahkah kamu menceritakan kembali cerita-cerita yang pernah kamu baca kepada teman-teman atau adikmu ? Selain dari buku-buku, kamu pun bisa menyampaikan cerita yang berupa pengalaman yang pernah kamu alami, peristiwa yang kamu lihat, atau kamu dengar. Kalau kamu akan menympaikan sebuah cerita yang telah kamu baca, ada tiga langkah yang harus ditempuh, yaitu : 1. Membaca cerita secara cermat agar kamu “menguasai” cerita tersebut dengan baik. “Menguasai” dalam arti memahami alur ceritanya, latarnya, pokok persoalan yang ada di dalamnya ( temanya ) dan merasakan suasana dan gerak batin tokoh-tokohnya. 2. Membuat kerangka pokok cerita. Kerangka pokok cerita merupakan urutan peristiwa dalam cerita secara garis besar. Kerangka pokok cerita inilah yang nantinya akan digunakan sebagai panduan dalam menceritakan kembali isi cerita. 3. Menceritakan kembali isi cerita. Dalam bercerita kalian harus menggunakan suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik, yang tepat agar pendengar tertarik pada cerita kalian. Suara yang jelas maksudnya suara yang kalian keluarkan terdengar jelas di telinga pendengar. Lafal adalah cara seseorang mngucapkan bunyi bahasa. Intonasi merupakan tinggi rendah / keras lembut suaranya. Gestur adalah gerakan badan yang digunakan dalam bercerita. Kalian dapat menggunakan gerak tangan, kepala, maupun badan untuk mempertegas isi cerita. Mimik adalah ekspresi wajah (air muka) untuk menunjukan perasaan yang terkandung dalam isi cerita. Bacalah cerita di bawah ini ! ASAL MULA TERJADINYA DANAU TOBA Pada zaman dahulu, disebuah desa Sumatera hiduplah seorang petani. Dia petani yang rajin bekerja. Meskipun lahan pertaniannya tidak luas, dia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil lahan pertanian itu. Usia petani itu sebenarnya sudah cukup untuk menikah. Namun, dia tetap memilih hidup sendiri. Suatu hari ia memancing ikan di sungai. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, seekor ikan menelan umpan di kailnya. Dia segera menarik kailnya. Petani itu girang bukan kepalang karena mendapat seekor ikan yang cukup besar. Melihat warna sisik ikan yang indah, dia merasa heran. Sisik ikan itu kuning emas kemerahan. Belum hilang kekaguman petani itu terhadap ikan yang berhasil di pancingnya, tiba-tiba si Ikan itu berkata “ Tunggu, jangan makan aku. Jika kau tidak memakanku, aku akan bersedia menemanimu, “ kata ikan itu. “ Baiklah,” jawab si Petani. Lantas dia meletakan ikan itu di tanah. Tak lama kemudian, si Ikan berubah wujud menjadi seorang gadis cantik jelita. “ Jangan takut. Aku juga manusia seperti dirimu. Aku berhutang budi kepadamu. Kau telah menyelamtkan aku dari kutukan Dewata, “ kata si Gadis. Masih dengan penuh rasa heran, petani itu berkata, “ Siapakah gerangan engkau ini?” ”Namaku Puteri. Aku tidak keberatan menjadi istrimu,” Kata si Gadis. “ Benarkah?” kata si Petani. Gadis itu mengangguk. “ Asal kau penuhi syaratnya,” kata gadis itu kemudian. “ Syarat apakah gerangan yang harus kupenuhi?” Tanya si Petani. “Engkau tidak boleh menceritakan kepada siapa pun bahwa asal-usulku adalah seekor ikan. Jika janji itu engkau langgar, maka akan terjadi musibah besar,” jelas si Gadis. Petani itu menyanggupi syarat yang di ajukan Puteri, gadis yang berasal dari ikan itu. Singkat cerita, mereka pun menikah dan hidup sebagai suami istri. Petani itu kini sangat bahagia. Dari hasil kerja keras mengelola lahan pertanianya, dia bisa hidup cukup mapan. Rupanya ada warga desa yang merasa iri kepada keberhasilan petani itu, lebih-lebih setelah dia memiliki seorang istri yang cantik jelita. Fitnah pun mulai disebarkan kepada petani itu. Salah satunya adalah desas-desus bahwa petani itu memelihara mahluk halus, yaitu istrinya. Dengan demikian, tak heran jika hasil pertanian petani itu selalu melimpah dan kini hidup berkecukupan. Kabar itu sampai ke telinga petani dan istrinya. Namun, mereka tidak tersinggung. Petani itu dan istrinya hidup seperti biasa. Waktu terus berjalan hingga suatu saat lahirlah seorang bayi laki-laki dari perut istri petani itu. Kebahagian mereka bertambah. Kini lengkap sudah kebahagian petani itu. Singkat cerita, putra pasangan petani itu tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat. Namun, anak itu agak nakal. Dia juga punya kebiasaan
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 14

yang aneh yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan sekeluarga dapat di habiskannya sendiri. Putera petani itu kerjaanya hanya bermalas-malasan. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Pada suatu hari, anak itu mendapat tugas mengantar makanan dan minuman ke sawah tempat mana ayahnya bekerja. Namun, anak itu tidak melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya. Lama petani itu menunggu kiriman makanan dan minuman dari rumah. Karena sudah tak tahan menahan haus dan lapar, ia pun pulang. Di tengah perjalana, petani itu melihat anaknya sedang bermain bola. Petani itu sangat marah. Dia lantas menjewer telinga anaknya sambil berkata, “ Anak tidak tahu diuntung. Tak tahu diri.Dasar anak ikan!” Aneh, seketika itu juga anak dan istri petani itu lenyap. Dari bekas injakan kaki anaknya, muncul semburan air yang sangat deras. Lama-lama semburan itu bertambah deras. Desa si Petani dan desa sekitarnya hilang terendam air. Genangan itu semakin meluas hingga terbentuklah sebuah danau dengan sebuah pulau di tengahnya. Danau itu dikenal dengan nama Danau Toba, sedangkan pulau di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir. Sumber : Mengenal Dongeng dan Prosa Lama *EVALUASI Kerjakanlah tugas berikut dengan baik ! 1. Carilah cerita yang menarik di perpustakaan sekolahmu, kemudian tentukan pokok-pokok ceritanya ! 2. Rangkailah pokok-pokok cerita tersebut menjadi urutan cerita ! 3. Kembangkan pokok-pokok ceritatersebut sehingga menjadi cerita yang lengkap dengan kalimatmu sendiri ! 4. Ceritakan di depan kelas dengan urutan yang baik serta suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat ! Format penilaian menyampaikan cerita Aspek yang dinilai No Nama Siswa Judul Cerita Intonasi Lafal Mimik dan Gestur Jumlah

Keterangan : - Nilai makasimal intonasi - Nilai Maksimal lafal - Nilai maksimal mimik dan gestur

: 30 : 30 : 40

Bercerita PENYAMPAIAN CERITA DENGAN ALAT PERAGA
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 15

6.2.

Kompetensi Dasar Berbicara dengan urutan yang baik, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang Indikator :

tepat.

1. Mampu menentukan pokok-pokok cerita. 2. Mampu Merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik. 3. Mampu bercerita dengan menggunakan alat peraga berdasarkan pokok-pokok cerita. *MATERI Bercerita adalah kegiatan yang sering kalian lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kalian dapat menceritakan aktivitas, pengalaman maupun isi suatu cerita. Sebuah cerita yang diceritakan dengan menarik dan lucu, tentu akan mampu menarik perhatian pendengarnya. Kalian dapat menggunakan berbagai media untuk mengekspresikan cerita yang kalian bawakan. Media tersebut dapat berupa penggunaan boneka maupun peralatan lainya. Bercerita dengan alat peraga bisa dilakukan dengan cara membacakan buku cerita bergambar sambil memainkan boneka, foto-foto, potongan-potongan gambar, atau adegan fragmen. Alat peraga yang berupa foto-foto atau potongan-potongan gambar harus kalian pilih yang mengandung pokok cerita. Dari situlah kalian bisa mengembangkan menjadi cerita yang utuh. Perhatikan contoh berikut ! BJ. Habibie Si Jenius dari Pare-Pare 1. Bacharuddin Jusuf Habibie, yang akrab di panggil BJ. Habibie, lahir di parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ayahnya Bernama Alwi Abdul Jalil Habibie, dan ibunya RA. Tuti Marini. Habibie adalah anak keempat dari delapan bersaudara. 2. Saat 3. Karena Habibie memiliki kecerdasan yang luar biasa, ia mendapat bea siswa untuk belajar di Jerman mengambil jurusan konstruksi pesawat terbang. Habibie kecil sangatlah suka dan kagum dengan kecanggihan pesawat terbang. usia remaja, kekagumanya terhadap pesawat makin besar. Inilah yang membawanya kuliah di ITB.

4. Berkat kerja keras dan doa-doanya, akhirnya ia diangkat menjadi menteri. Ia pun pernah di percaya menjadi Wakil Presiden RI, kemudian menjadi Presiden RI setelah Bapak Soeharto.

*EVALUASI Perhatikan potongan-potongan gambar dari cerita yang berjudul “PUTRI SALJU’, kemudian kerjakan tugas berikut ini !

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 16

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 17

1.Tentukan pokok-pokok cerita berdasarkan gambar di atas ! 2.Rangkailah pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik ! 3.Ceritakan dengan kalimatmu sendiri potongan gambar-gambar tersebut di depan Kelas !

Daftar Pustaka Atikah Anindyarini dan Sri Ningsih.2008.Bahasa Indonesia untuk SMP/MTS kelas VII. Jakarta : Depdiknas. Eko Sugiarto.2009.Mengenal Dongeng dan Prosa Lama. Jakarta : Pustaka Widyatama. Imam, dkk.2004.Materi Pelatihan Terintegrasi Bahasa Indonesia. Jakarta : Depdiknas. Wulan Darmanto.2010.Mengenal dan meneladani BJ Habibie. Tangerang : Kinimedia. Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas/Semester Aspek : VIII/I : Berbicara

Kompetensi Dasar : 2.1 Berwawancara dengan narasumber dan berbagai kalangan dengan memperhatikan etika berwawancara. Tujuan • Mampu membuat daftar pertanyäan untuk wawancara. • Mampu melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai kalangan. • Mampu mencatat pokok-pokok hasil jawaban wawancara. • Mampu merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami. MATERI Wawancara adalah percakapan antara dua pihak dengan rnaksud untuk mencari informasi tentang sesuatu déngan maksud tertentu. Orang yang mewawancarai dinamakan pewawancará, sedangkan yang diwawancaral disebut narasumber. . . . Sebelum melakukan wawancara, seorang pewawancara harus menentukan topik dan memilih narasumber. Topik wawancara harus ditentukan agar wawancara tidak melebar pada permasalahan yang lain. Setelah menentukan topik dan narasumber , langkah berikutnya adalah membuat daftar pertanyaan wawancara. Jenis-jenis wawancara: V 1.Wawancara serta merta, dikakukan secara spontan dan dilakukan dalam situasi alamiah. 2.Wawancara dengan petunjuk umum, pewawancara membuat kerangka atau pokok permasalahan yang akan ditanyakan dalam proses wawancara. 3.Wawancara dengan menggunakan seperangkat pertanyaan yang telah dibakukan. Urutan kata-kata serta cara penyajian pertanyaan untuk jenis wawancara ini sudah ditetapkan. Pihak pewawancara hanya membacakan pertanyaan yang telah disiapkan.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 18

Tahap-tahap peIaksanaan wawancara 1. Tahap pembukaan Pewawancara memperkenalkan diri, sekaligus mengemukakan maksud dan tujuan wawancara dengan mengikuti tata aturan dan kesopanan, baik dalam penampilan maupun penggunaan bahasa, dengan penampilan rapi, bersih, dan enak dipandang. 2. Tahapan Inti Ajukan pertanyaan secara sistematis, pertanyaannya jelas dan singkat,.jumlah pertanyaannya disesuaikän dengan situasi waktu. 3. Tahapan akhir Akhiri kegiatan wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan. Pewawancara menyatakan ucapan terima kasih. Tambahkan pula pengharapan agar kedua pihak dapat bertemu pada kesempatan lain. Tetaplah pelihara hubungan baik. Jenis-jenis pertanyaan dalam wawancara 1. Pertanyaan terbuka, yaitu pertanyaan yang jawabannya berupa uraian panjang, biasanya berupa pendapat (opini) narasumber tentang suatu hal. Pertanyaan ini diawali dengan kata mengapa dan bagaimana. 2. Pertanyaan tertutup, yaitu pertanyaan yang jawabannya singkat. Pertanyaan diawali dengan kata tanya siapa, kapan, di mana, dan berapa. 3. Pertanyaan Konfirmatif, yaitu pertanyaan untuk memastikan kebenaran tentang sesuatu hal. Pertanyaan ini diawali dengan kata benarkah. 4. Pertanyaan eksploratif/investigatif, yaitu petanyaan untuk menungkap lnformasi secara lebih luas dan mendalam. Petunjuk melakukan wawancara 1. Lakukan persiapan dan perencanaan dengan matang meliputi * Menentukan topik wawancara dan narasumber. • Menentukan tempat dan waktu wawancara. . • Mempersiapkan daftar pentanyaan yang akan diajukan. * Mempersiapkan sarana pendukung : alat tulis, tape recorder, kamera dan lainlain. 2. Ajukan pentanyaan dengan tegas dan kritis * Simak secara sungguh-sungguh uraian jawaban yang diberikan nrasumber. • Catat butir-butir pokok jawaban narasumber dengan. cepat dan cermat. • Setelah se!esai, berikan catatan jawaban wawancara kepada nanasumber untuk diperiksa. Bila narsumber menyetujuinya mintalah paraf atau menandatanganinya. Merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami. 1. Bentuk dialog. Dalam model ini hasil wawancana ditampilkan seperti teks drama. Pertanyaan yang diajukan dan jawaban nasumber ditampilkan dalam kalirnat langsung. 2. Bentuk prosa narasi. Dalam model ini, hasil wawancara disusun menjadi sebuah karangan. Jawaban narasumber diubah dalam kalimat tidak langsung atau diceritakah kembali oleh pewawancara. Perhatikan contoh wawancara berikut !

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 19

Berbagai pengalaman menarik diceriterakan oleh Mayjen TNI Budiman. Jendral berbintang dua ini sejak kecil sudah menjadi pemimpin. Beliau, pria kelahiran Jakarta, 25 September 1956, menyambut baik ketika kami mewawancarainya. Simak wawancara Wartawan Yunior dengan beliau berikut ini. Pengalaman menarik apa yang pernah Bapak alami selama menjadi TNI? Selama di TNI , yaitu memimpin orang banyak. Karena tiap orang berbeda-beda, mulai pertama kali memimpin 35 orang, lalu 150 orang, naik lagi 300 orang, 670 orang, dan sampai sekarang anak buah Bapak 35.000 orang. Itu menjadi pengalaman menarik karena tiap orang kan berbeda-beda. Ada yang baik ada sebagian kecil yang nakal jadi itu macem-macem Mengapa Bapak bergabung di TNI dan bagaimana bisa menjadi Pangdam di Jawa Tengah? Waktu kecil Bapak itu cita-cita Bapak ingin menjadi pemimpin., nah untuk bisa jadi pemimpin, jadi tentara. Terus sekarang jadi Pangdam karena Bapak kerja keras dan berbuat baik untuk negara dan bangsa sehingga dipercaya menjadi Pangdam. O ya , dulu sebelum ke sekolah dagang dulu, jualan singkong goreng, combro, misro, tales goreng. Jualan keliling pagi-pagi habis subuh, kalau tidak habis bawa ke sekolah. Ke sekolah berboncengan sepeda dengan ayah.Sebelum sampai sekolah dagang dulu, diteruskan setelah pulang sekolah. Habis itu baru main.Meski begitu Bapak selalu juara di sekolah dari SD SMP SMA sampai di Taruna Akabri, Bapak juara terus. Apa harapan Bapak kepada anak-anak? Harapan kepada anak-anak, menjadi generasi yang sehat, bertakwa pada Tuhan Yang Maha esa, dan mandiri, kalau sudah besar diharapkan berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, negara dan bangsa, agama serta bagi seluruh umat manusia.Amin. (Suara merdeka,Minggu,21 Maret 2010) .. EVALUASI A.1. Berbagilah peran dengan temanmu, Seorang menjadi wartawan dan seorang temanmu menjadi narasumber berdasarkan teks wawancara tersebut! 2.Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara ! 3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami! B. 1. Susunlah daftar pertanyaan untuk wawancara tentang informasi pekerjaan! Kalian dapat memilih narasumber yang ada di lingkungan kalian tinggal sesuai dengan profesi/pekerjaan yang kalian cita-citakan. Misalkan, kepala desa, dokter, guru, perawat, polisi dll. 2. Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara ! 3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah dipahami!

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 20

BERBICARA Kompetensi Dasar : 2.2 Menyampaikan laporan secara lisan dengan bahasa yang benar. Tujuán • Mampu mencatat pokok-pokok laporan-laporan berdasarkan pola urutan waktu, ruang atau topik. * Mampu menyampaikan laporan secara lisan. MATERI Pada pembelajaran sebelumnya, kalian telah mempelajari cara menganalisis dan menulis laporan perjalanan. Pada pembelajaran kalia ini, kalian akan melaksanakan pembelajaran menyampaikan laporan perjalanan secara lisan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan agar kalian berhasil menyampaikan laporan secara lisan dengan baik, yäitu: * kelengkapan isi laporan * ketepatan lafal, intonasi, dan jeda • keberanian dalam berbicara • keruntutan dan • volume suara • kebulatan isi laporan Bacalah Iaporan perjalanan berikut! Losari yang Asri Kegiatan tengah semester, kami mendapat tugas dari guru melakukan kegiatan perjalanan mengunjungi tempat wisata. Saya bersama sembilan teman dalam satu kelompok menentukan pilihan ke tempat wisata Losari. Kami berangkat dari lokasi sekolah sekitar pukul 06.00. Dengan harapan kembali ke rumah tidak kemalaman. Berbanggalah menjadi warga Jawa Tengah. Untuk urusan plesiran, provinsi “sentral” ini nggak lagi sekadar memiliki Candi Borobudur dan Dataran Tinggi Dieng. Karena kini ada Losari. Sebuah kawasan agrowisata bertaraf internasional yang layak dibanggakan. Ada apa saja di tempat refreshing impian bernuansa nostalgia ini? Menyimak namanya, Losari memang sangat berkonotasi pedesaan dengan pemandangan nan asri. Maklum saja, Losari kawasan wisata ini berada di desa Losari , Grabag-Magelang, yang kebetulan juga nggak terlalu jauh dari jauh dari lokasi Musium Kereta Api Ambarawa. Namun, demi memenuhi tuntutan kebutuhan yang bersifat mendunia, kawasan agrowisata yang terletak di Bedono, Ambarawa ini digelar dengan nama mentereng : Losari Coffee Plantation Resort and Spa . Pilihan nama itu, tentunya nggak asal comot. Sebab, resor ini dibuka untuk melayani tuntutan jagad plesiran yang makin eksklusif . Selain masih menjaga sisi-sisi alamiah , Losari juga merupakan tawaran menarik bagi wisatawan yang mendambakan wisata nostalgia. Keberadaannya benar-benar dilingkupi naturalitas kawasan, yang masih sangat asri dengan hamparan kebun kopi dan suasana alam Jawa masa lampau. Saat mengunjungi kawasan ini, kesan pertama sudah angat menakjubkan. Sambutan ramah para petugas, dengan latar belakang suasana eksotis kebun kopi nan asri, dan vila-vila nyaman , benar-benar merupakan suguhan awal yang menyentuh hati.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 21

Secara keseluruhan , kawasan ini merupakan sebuah hamparan lokasi berpanorama indah yang di atasnya berdiri 26 vila, dengan nama Vila Losari. Semua vila berasitektur Jawa unik dengan latar belakang kebun kopi.

EVALUASI 1. Tulislah pokok-pokok laporan perjalanan yang telah kalian lakukan ! ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………………………. 2. Sampaikan laporan perjalanan tersebut secara lisan !

N Nama o

Keleng kapan isi

Sika p

Volu me suara

Unsur Lafa Intona l si

Jed a

Keruntu tan

Kebulat an Isi Jumlah

1 ………………… …. 2 ………………… 3 ….. 4 ………………… ….. 5 ………………… ….. ………………… ……..

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 22

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 23

Kompetensi Dasar : Menanggapi isi laporan. Tujuan : • Mampu menanggapi laporan perjalanan teman dengan. mengajukan pertanyaan atau pendapat. * Mampu memberikan masukan terhadap laporan perjalanan teman. MATERI Memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan Laporan merupakan.dokumen yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu masalah. Pada pelajaran yang lalu kalian telah menyampaikan laporan perjalanan secara lisan.Sekarang kalian akan mendengarkan penyampaian laporan dari kelompok lain.Ajukan pertanyaan atau pendapat terhadap pembacaan laporan perjalanan temanmu. Kemudian berikan masukan terhadap laporan perjalanan tersebut. Untuk memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan kelompok lain yang harus dilakukan adalah : · · · · · dengarkan dengan seksama catatlah hal-hal penting saat mendengarkan laporan perjalanan (kelengkapan isi, kebulatan isi) ajukan pertanyaan berdasarkan pembacaan laporan perjalanan temanmu catat bagaimana cara temanmu menyampaikan laporannya (sikap, volume, intonasi, jeda, keruntutan) apakah ia lancar menyampaikan laporannya, tidak tersendat-sendat? Berilah masukan agar lancar.

Hal yang harus termuat dalam penulisan laporan perjalanan/kunjungan (kelengkapan isi) · Judul · Tujuan kunjungan · Lama kegiatan, waktu atau jadwal kegiatan · Bentuk /jenis kegiatan · Hasil yang diperoleh

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 24

BERBICARA Kornpetensi Dasar 6.1 Bermain peran sesuai dengan naskah yang ditulis siswa. Tujuan 1. Mampu menentukan karakter tokoh dalam naskah yang telah ditulis siswa. 2. Mampu memerankan tokoh sesuai karakter yang dituntut dengan lafal yang jelas dan intonasi yang tepat. ‘MATERI Sebelum mementaskan naskah drama, terlebih dahulu kalian mengidentifikasi karakter tokoh cerita dalam drama tersebut. Hal-hal yang perlu diperhatikan:ketika memerankan drama diantaranya adaIah: 1 .Pernahaman isi cerita atau naskah drama secara utuh. - 2. Kemampuan menjelmakan, baik dalam hal karakter/watak maupun penampilan tokoh sesuai dengan cerita drama bersankutan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mententaskan naskah drama adalah sebagai berikut. • Pilihlah naskah drama untuk dipentaskan oleh kelompok. * Tetapkan sutradaranya untuk membagi peran yang cocok bagi setiap Anggota kelompok. • Semua pemeran membaca naskah naskah drama. • Semua pemeran mendiskusikan naskah drama untuk memahami tema, Konflik, dan watak tokoh- tokohnya. • Melaksanakan pemilihan pemeran (casting) yang sesuai dengan karakter tokoh dalam naskah. • Setiap pemeran berlatih melafalkan dialog diertai ekpresi wajah dan gerak (acting) sesuai dengan perannya. • Semua pemeran berlatih bersama melafalkan dialog, ekspresi wajah, gerak, dan penempatän (block ing). • Melaksanakan pementasan drama, bila perlu disertai ilustrasi/iringan musik. Contoh naskah drama karya siswa! Oleh-oleh Suatu hari di teras depan kelas, dua orang murid sedang asyik bercakap-cakap. Mila : Apakah kalian melihat Roni? Dari tadi aku tidak melihatnya. Rumi : (Menggeleng-gelengkan kepalanya)Tidak tahu.. Nahwi : Halo, semua! Aku baru pulang dari Lampung nih! Rumi : Mana oleh-olehnya dari Lampung? Mila : Sabar, dong, Rum! Nahwi kan belum duduk kamu sudah minta oleh-olehnya. Nahwi : lya, nih, Rumi tidak sabaran, kalau saya mmbawa oleh-oleh pasti kalian semua kuberi, Ya enggak, Mil? Mila : Ooo... so pasti dong... (sambil menahan tawa) Rumi : Iya, nih, jangan pelit dong! Nahwi : (Membuka tasnya) Tenang saja, aku bawa oleh-oleh untuk kalian semua. Mila : Apa, nih, oleh-olehnya? Rumi : Kayaknya enak nih! Nahwi : Nih, aku bawakan dodol Lampung Cobain ... enak, Iho, rasnya. Pasti kamu ketagihan. Mila, Rumi : Terimakasih ya !Sering-sering, dong, begini ... ! Tiba-tiba be! masuk darl istira hat berbunyi. Mereka bertiga berjalan santai masuk kembali ke dalam kelas untuk mengikuti peiajaran selanjutnya. EVALUASI
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 25

Perankanlah drama di atas bersama kelompokmu. Jangan lupa, sebelum memerankan diskusikan dengan temanmu karakter tokoh yang ada dalam drama tersebut agar kamu dapat memerankannya dengan baik.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 26

BERBICARA

Kompetensi Dasar : Bermain peran dengan cara improvisasi sesuai dengan kerangka naskah yang ditulis siswa. Tujuan • Mampu menentukan karakter tokoh. . • Mampu berimprovisasi berdasarkan kerangka naskah. MATERI 1. Menentukan karakter tokoh. Karkter tokoh dapat diketahui melalui bentuk fisik, cara berbicara, cara bertingkah laku, cara berpakaian, kebiasaannya, dan kata-kata tokoh lain, dan tempat tinggalnya, dan sebagainya. Sebelum bermain peran, karakter tokoh ini harus sudah ditentukan. Hal mi untuk mempermudah dalam memerankan seorang tokoh yang sesuai dengan kerangka naskah drama. 2. Berimprovisasi berdaarkan kerangka naskah Sebelum bermain peran, siswa perlu mempelajari kerangka naskah drama. Hal-hal yang perlu dipelajari antara lain: a. Menentukan karakter tokoh yang dapat dikernbangkan sesuai kerangka naskah drama. b. Menentukan konflik-konflik apa saja yang dapat dimunculkan berdasarkan kerangka naskah. c. Mengembangkan dialog yang sesuai dengan kerangka naskah. d. Menentukan akhir naskah yang sesuai dengan kerangka naskah. e. Berlatih bermain peran dengan cara improvisasi sesuai pengembangan kerangka naskah drama.

Contoh Kerangka naskah Drama Santi seorang pelajar , tampak tengah duduk di salah satu bangku itu. Ia menekuni sebuah buku pelajaran. Rupanya seusai pelajaran di sekolah ia tidak segera pulang. Arin teman sekelasnya mengetahui hal itu. Arin tahu bahwa Santi sedang punya masalah di keluarganya. Karena masalah itulah sampai-sampai ia ditegur guru matematika karena tak mengerjakan PR . Padahal, Santi adalah siswa yang rajin dan pintar terutama pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu, Arin berusaha agar Santi berterus terang menceriterakan masalahnya.Arin bermaksud bisa membantu Santi menemukan solusinya.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 27

EVALUASI 1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas Iima sampai enarn orang! 2. Susunlah sebuah kerangka naskah drama! 3. Tentukan karakter setiap tokoh seperti yang terdapat di dalam kerangka naskah drama! 4. Perankan tokoh sesuai dengan karakter dan kerangka cerita dengan cara improvisasi!

UNIT 1 A. MEMBACA Kompetensi Dasar : Membedakan antara fakta dan opini dalam teks iklan di surat kabar melalui kegiatan membaca intensif. Indikator : * Mampu mendata fakta yang ada dalam teks iklan * Mampu mendata opini yang ada dalam teks iklan * Mampu membedakan antara fakta dan opini Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menentukan fakta dan opini yang terdapat dalam teks iklan di surat kabar . 1. MATERI Iklan atau advertensi adalah suatu pemberitahuan dari seseorang atau badan usaha yang ditujukan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual. Menurut medianya, iklan dibagi atas tiga macam yakni iklan yang bersifat audio, iklan visual dan iklan audio visual. Iklan yang bersifat visual (lewat media penglihatan) misalnya iklan yang dipasang di majalah, surat kabar,bulletin, pamphlet, poster, reklame, dan spanduk. Iklan yang bersifat audio (lewat media pendengaran) misalnya iklan dari radio, iklan langsung lewat promosi atau pengeras suara. Sedangkan yang bersifat audio visual (lewat media pendengaran dan penglihatan) misalnya iklan lewat film, televise, dan lain-lain. Menurut jenisnya iklan dibedakan atas : 1) Iklan niaga, misalnya penawaran produk minuman; 2) Iklan layanan masyarakat, misalnya imbauan menjaga kebersihan lingkungan; serta iklan 3) Iklan keluarga, misalnya duka cita. Berbagai kalimat yang digunakan dalam iklan-iklan itu dibuat sedemikian rupa sehingga mampu mempropaganda atau membujuk khalayak agar terpengaruh dan mengikuti ajakan iklan. Dengan demikian, apabila kamu cermati, di dalam iklan yang berwujud teks atau wacana, sering kita jumpai kalimat-kalimat opini, walaupun ada pula kalimat yang berwujud fakta. Opini adalah pendapat, pikiran, anggapan, merupakan sesuatu yang belum pasti kebenarannya. Kalimat opini sering menggunakan kata biasanya, seandainya, mungkin, kira-kira, akan tampak, barangkali, dan yang bersifat subjektif lainnya. Fakta adalah hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan, sesuatu yang benar- benar nyata/terjadi. 2. Kegiatan Siswa Setelah memahami perbedaan antara fakta dengan opini perhatikanlah iklan berikut dengan seksama beserta penjelasannya sebagai bahan referensi kalian! Pusat Pengobatan Tradisional China Harapan Baru KANKER HEPATOSELULAR Hati merupakan salah satu organ terbesar yang terdapat pada tubuh manusia. Terletak
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 28

pada perut kanan atas dan dilindungi sebagian oleh tulang rusuk. Hati memili fungsi penting terutama dalam metabolisme makanan menjadi energi serta sebagai organ penyimpan darah. Kanker Hati atau serinng disebut dengan Kanker Hepatoselular adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada sel atau jaringan hati. Kanker ini bukan merupakan hasil metastase dari kanker yang terjadi pada organ lain. Sampai detik ini, tidak ada satu pun dokter yang dapat memastikan apa yang menyebabkan seseorang menderita kanker. Setiap individu mempunyai keunikan atau sensitifitas yang berbeda-beda terhadap kanker. TCM HARAPAN BARU didukung ahli yang berkualitas dan berpengalaman hadir dengan 5 langkah jitu atasi kanker dan tumor, yaitu: 1. Herbal meningkatkan daya tahan tubuh, menetralkan racun dan memperkuat pro ses terapi kanker; 2. K.A. Biology Element Theraphy: 3. Detoxitika sel-sel kan ker; 4. Terapi Microwave, Akupuntur; 5. Formula unggul anti kanker”Al ZHI”. Sehing ga memiliki hasil yang optimal. Selain Kanker dan Tumor. Klinik kami juga dapat membantu Anda mengatsi Kencing Manis, Stroke, Rematik, Urologi dll.HHH Hotline : 081225458222 Sumber : Suara Merdeka, 8 Maret 2010

Berdasarkan iklan di atas, kalian dapat mencermati kalimat-kalimat yang termasuk fakta dan opini. Fakta dalam teks di atas terdapat pada kalimat berikut : 1. Hati merupakan salah satu organ terbesar yang terdapat pada tubuh manusia. 2. Terletak pada perut kanan atas dan dilindungi sebagian oleh tulang rusuk, 3. Hati memiliki fungsi penting terutama dalam metabol;isme makanan menjadi energi serta sebagai organ penyimpan darah. 4. Kanker hati atau sering disebut kanker hepatoselular adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada sel atau jaringan hati. 5. Kanker ini bukan merupakan hasil metaphase dari kanker yang terjadi pada organ lain. Sedangkan opini dalam teks di atas : 1. Sampai detik ini tidak ada satupun dokter yang dapat memastikan apa yang menyebabkan seseorang menderita kanker. 2. Setiap individu mempunyai keunikan atau sensifitas yang berbeda-beda terhadap kanker 3. TCM HARAPAN BARU didukung ahli yang berkualitas dan berpengalaman hadir dengan lima langkah jitu atasi kanker dan tumor, yaitu : 1. Herbal meningkatkan daya tahan tubuh, menetralkan racun dan memperkuat pro ses terapi kanker; 2. K.A. Biology Element Theraphy: 3. Detoxitika sel-sel kan ker; 4. Terapi Microwave, Akupuntur; 5. Formula unggul anti kanker”Al ZHI”. Sehing ga memiliki hasil yang optimal. Selain Kanker dan Tumor. Klinik kami juga dapat membantu Anda mengatsi Kencing Manis, Stroke, Rematik, Urologi dll.HHH 3. UJI KEMAMPUAN Cermati teks iklan di bawah ini ! Pilih Program Terbaik Untuk Perampingan dan Perawatan Tubuh Anda Impressions menawarkan anda sebuah konsep terbaik program perampingan yang efektif dan terpadu, selain membuat langsing, andapun menjadi sehat dan bugar. Dengan program Detoksifikasi, penemuan Dr. Christopher MH (Master Herbalist terkenal dari Amerika) yang kini dipraktekkan di pusat- pusat kesehatan di dunia, tubuh anda akan dibersihkan dari toksin-toksin/ sisa-sisa bahan kimia yang tidak tercerna yang selama ini mengganggu fungsi metabokisme tubuh. Dengan berfungsinya kembali metabolisme tubuh secara normal, maka lemak secara alamiah akan dibakar oleh tubuh menjadi energi sehingga secara gradual berat tubuh anda menjadi turun, tubuh anda menjadi bugar kembali, merasa fit, hilang rasa pusing, lesu, tidur menjadi nyenyak, lancar buang air besar, nafas akan lebih teratur dan tidak ngos-ngosan bila berlari atau menaiki tangga serta denyut jantung lebih teratur.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 29

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Telp. (024)8442386 ( Suara Merdeka, 9 Maret 2010 ) Kerjakan sesuai perintah di buku tugasmu! Tulislah pernyataan yang berupa fakta dari iklan di atas! Tulislah pernyataan yang berupa opini dari iklan di atas! Jelaskanlah penanda fakta dan opini dalam pernyataan tersebut! Carilah sebuah teks iklan di media massa cetak ! Cermati pernyataan yang berupa fakta kemudian tulislah pernyataan tersebut! Cermati pernyataan yang berupa opini, kemudian tuliskan pernyataan tersebut! Jelaskan penanda fakta dan opini dalam pernyataan tersebut!

UNIT 2 A. MEMBACA Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Pembelajaran : 3.2 Menemukan informasi yang diperlukan secara cepat dan Tepat dari indeks buku melalui kegiatan membaca memin dai. : (1) Siswa dapat menemukan kata dalam buku yang dirujuk da lam indeks (2) Siswa menemukan informasi dengan panduan indeks : Siswa dapat menemukan informasi dari indeks buku melalui kegiatan membaca memindai

1. MATERI Informasi atau penjelasan kata tertentu dalam buku yang telatif tebal dapat ditemukan dengan cepat dengan teknik membaca memindai melalui indeks. Indeks adalah daftar kata atau istilah penting yang terdapat dalam buku, biasanya terletak di bagian akhir buku tersusun menurut abjad yang memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan. Membaca memindai adalah suatu tenik membaca untuk menemukan informasi dari bacaan secara cepat dengan cara menyapu kata demi kata dan halaman demi halaman secara merata. Mata bergerak cepat, meloncat-loncat, dan melihat kata demi kata . Setelah menemukan bagian yang dibutuhkan , gerakan mata berhenti. Selanjutnya informasi yang debutuhkan dicermati. Kamu tentu pernah mencari kata atau istilah dalam buku yang tebal dengan waktu yang trbatas. Bagaimana kamu melakukannya? Apakah kamu akan membaca buku yang tebal itu baris demi baris, halaman demi halaman? Jika demikian yang kamu lakukan,m tentu tidak akan menemukannya dalam waktu cepat. Untuk menemukan iformasi yang dimaksud dalam waktu singkat ikutilah kegiatan berikut ini! Cermatilah contoh indeks dalam buku Bahasa Indonesia Kelas IX , karangan Atikah Anindyarini, dkk., berikut ! A.A. Navis 116 Ajip Rosidi 179 akselerasi 39,40,41,42,54 alomorf 13 bidal 60 deskripsi 121 dialog 45,98,154,155,170 ensiklopedi 14 epilog 26,122 fiktif 6 gurindam 60 Hamzah Fansuri 20,60 indeks 18.19, 25,26,32,35,37,74 mantra 60 Maria Theresia Lahur 46 mendura 24 Merari Siregar 98,155.166 moneter 3 monolog NH. Dini 170 pantun 170 pelitur 5 reporter 77,78,87 seloka 60 stimulan 120 tarikh 20

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 30

karmina 60 lakon 154,155

Yant Mujianto 22,23 zahir 21

2. KEGIATAN SISWA a. Tentukan istilah apa yang akan kamu cari dalam buku tersebut. Misalnya kamu akan mencari penjelasan kata “alomorf” . b. Carilah istilah “alomorf” pada daftar indeks tersebut . Gerakkan mata secara sistematis dan cepat ; seperti anak panah, langsung ke tengah meluncur ke bawah dengan pola zigzag. c. Setelah kamu temukan, lambatkan kecepatan membaca untuk meyakinkan kebenaran dari istilah yang kamu cari. Kamu akan menemukan istilah tersebut tertulis alomorf 13 artinya kata alomorf terdapat pada halaman 13. d. Selanjutnya pandangan mata kamu dapat langsung meluncur mencari istilah itu dengan membuka buku tersebut pada halaman 13 untuk mencari istilah tersebut. e. Sudah kamu temukan bukan ? Ya, ternyata istilah “alomorf” terletak di halaman 13, yang mengandung maksud variasi bentuk. Cepat bukan ? Kamu hanya membutuhkan waktu kurang lebih 3 menit untuk menemukan istilah tersebut tidak menggunakan indeks, tentu akan memerlukan waktu yang cukup lama. 3. UJI KEMAMPUAN a. Bentuklah kelompok diskusi yang terdiri atas empat atau lima orang, gunakan Buku Pelengkap Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX, karangan Atikah Anindyarini, dkk. atau buku Pelengkap Pelajaran Bahasa Indonesia yang lain yang berindeks. b. Temukan makna kata berikut ini dalam buku tersebut dengan teknik membaca memindai melalui indeks. 1) artikel 2) deskripsi 3) ensiklopedi 4) gurindam 5) interpretasi 6) koherensi 7) morfofonemik 8) property 9) resensi 10) stimulant c. Carilah salah satu buku berindeks di perpustakaan sekolahmu, kemudian tuliskan 10 istilah secara variatif abjadnya, dan berilah penjelasan maksud istilah tersebut !

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 31

Standar Kompetensi Indikator

Tujuan Pembelajaran

UNIT 3 A. MEMBACA : 7.1 Menemukan tema, latar, penokohan pada cerpen- cerpen dalam satu buku kumpulan cerpen. : (1) Siswa dapat menyimpulkan tema cerpen (2) Siswa dapat menemukan latar cerpen dengan bukti factual (3) Siswa dapat menemukan karakter tokoh cerpen dengan bukti yang meyakinkan. : Siswa dapat menentukan tema, latar serta penokohan dalam cerpen yang dibaca pada buku kumpulan cerpen.

1. MATERI Cerpen merupakan salah satu bentuk karya satra yang berwujud prosa. Cerpen/cerita pendek pada dasarnya karangan fiktif yang relatif pendek bentuknya. Biasanya hanya ditulis beberapa halaman saja. Cerita yang ditampilkan dalam sebuah cerpen biasanya hanya sepenggal peristiwa yang terjadi pada seseorang dan fokus cerita terletak pada tokoh utamanya. Cerpen dapat dibukukan dalam bentuk kumpulan cerpen/antologi cerpen. Cerpen dibangun oleh unsur-unsur intrinsik ( unsur dalam ) yang meliputi: tema,latar, penokohan, alur, amanat,sudut pandang. Berikut ini penjelasan singkat mengenai unsure-unsur intrinsik cerpen. a. Tema Tema adalah gagasan pokok yang mendasari suatu cerita. Misalnya tema moral, sosial, ketuhanan, dan lain-lain. b. Latar/Setting Latar menunjukkan tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita. c. Penokohan Hal menarik dalam sebuah cerita berupa diciptakannya konflik antarpelaku akibat gesekan perbedaan karakter atau watak para tokoh. Hal itu disebut dengan penokohan atau perwatakan. Pemberian karakter tokoh atau pelaku dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Penokohan langsung artinya dalam menuturkan ceritanya pengarang menyebutkan secara langsung perwatakan tokohnya. Dalam teknik penokohan jenis ini, pembaca tidak perlu menyimpulkan perwatakan pelaku . Penokohan tidak langsung, artiny dalam menuturkan ceritanya, pengarang tidak secara langsung meyebutkan watak tokohnya. Pengarang melukiskannya melalui tingkah laku, sikap, lingkungan, maupun gambaran fisik tokoh, Bahkan, bisa juga melaui reaksi tokoh lai terhadap tokoh yang dimaksud. Dalam teknik penokohan jenis ini, pembaca harus menyimpulkan sendiri perwatakan tokoh. d. Alur Cerita dibangun atas jalinan peristiwa yang sambung menyambung membentuk satu kesatuan cerita yang disebut alur cerita. Alur terbagi atas tahapan-tahapan, seperti; perkenalan, konfok, klimaks, antiklimaks, dan penyelesaian. e. Sudut Pandang Sudut Pandang adalah posisi pengarang saat menuturkan cerita. Pengarang dapat memerankan dirinya sebagai pelaku yang seolah-olah menceritakan kisahnya sendiri (sudut pandang orang pertama) atau pengarang sebagai pengamat yang menceritakan kisah orang lain (sudut pandang orang ketiga). f. Amanat Amanat adalah pesan moral yang terdapat dalam cerita. 2. KEGIATAN SISWA
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 32

a. Bacalah cerpen di bawah ini dengan cermat! Cerpen pertama FERINA Ferina tiba-tiba bosan menjadi penari.Tiga tahun dirasakannya telah terlalu lama. Dalam tiga tahun itu saja ia tyelah menjelajah ke beberapa kota dan sudah dua kali keluar negeri. “ Lantas maju jadi apa ?” tanya ayahnya. “ Wartawan “ “ Bisa ?” “Pasti.” Dialog anak-ayah itu tidak berlanjut. Sang Ayah sadar betul, putrinya memili ki banyak kemauan. Ia bisa menari, menyanyi, mengarang, berpidato, melukis, main piano, dan mengutak-atik mesin mobil. Jadilah Ferina seorang wartawan. Pembimbingnya tidak perlu terlalu repot. Ferina dengan mudah menangkap apa saja yang diinginkan dirinya. Sebagai pemula, prestasinya mengejutkan. Tanpa banyak kesulitan ia dapat menulis sebuah laporan ten tang kampanye pemilihan Presiden Amerika dari bahan-bahan yang ditumpuk di meja nya. Laporan yang merupakan kompilasi dari berbagai bahan tertulis itu, disajikan de ngan jernih dan sistematis. Bahasanya lugas dan eanak dibaca. Pembim,bingnya memberi tugas lain, mewawancarai seorang menteri yang su dah lama tidak ditemui wartawan. Ferina mendapat petunjuk tentang masalah yang akan dinyatakan, dan garisgaris besar pertanyaan yang bisa dikembangkan di lapang an. Ferina kembali dengan membawa hasil wawancara terekam. Secara keseluruhan, hasil wawancara itu sangat memuaskan dan lebih dari yang diharapkan. Ketika kemudian Ferina menurunkan tulisan tentang wawancara itu dalam ben tuk jadi dan siap cetak, pembim,bingnya menggelengkan kepala. Pemimpin redaksi majalah tempat ia bekerja tidak bisa menulis sebaik itu. “Mestinya kamu mengganti dia.”kata pembimbing itu. “Siapa, Pak?” sahut pembimbingnya. Ferina, gadis cantik yang baru berusia dua puluh tiga tahun itu maklum. Ia tahu siapa yang dimaksudkan. Sebelum ia bekerja di sana sebagai wartawan, ia ba nyak mendengar kabar burung tentang orang itu. Ia merasa itu bukan urusannya. Ia ingin jadi wartawan dan kini mendapat kesempatan, tanpa melalui masa percobaan enam bulan, Apa lagi ?. “Gadis cantik dengan tubuh tinggi ramping seperti kamu mestinya jadi pera gawati, bukan jadi wartawan,” ujar seorang pengusaha yang diwawancarai Ferina. “Maksud Bapak tidak Ideal?” tanya Ferina “Oh, bukan, bukan. Terus terang, saya tidak tahu apa pesyaratan ideal bagi seo rang wartawan. Apalagi secara fisik. Khususnya untuk wanita. Komentar saya tadi cu ma berdasarkan pengamatan. Biasanya, orang yang fisiknya seperti kamu lebih suka menjadi peragawati.” Ferina dan pengusaha iu tertawa. Setelah itu, wawancara pun berjalan lancar. Ketika Ferina mengemas alat perekamnya setelah wawancara selesai, pengusaha itu bertanya lagi, “Mengapa kamu memilih profesi sebagai wartawan?” Ferina terkejut. Ya, mengapa? Selama ini tidak ia pernah memikirkan itu. Pilihan itu datang spontan, dan begitu saja. “Saya tidak tahu,”sahutnya. Pengusha itu tertawa dan menggelengkan kepala. Ferina menyambutnya de ngan mengangkat bahu. “Saya ingin menulis invertigative report tentang Palestina, Pak,” katanya kepa da pimpinan redaksi majalah itu. “Artinya kamu harus pergi ketepi barat Sungai Yordan dan Jalur Gaza.” “Itulah maksud saya, Pak.” Pemimpin redaksi majalah itu tersenyum daqn menatap Ferina dalam-dalam “Kamu mimpi apa tadi malam?” Tanya pemimpin redaksi itu. “Berjabatan tangan dengan Yaser Arafat.” Pemimpin redaksi itu tertawa lagi. “Saya percaya. Saya percaya. Kemarin dulu saya melihat biografi pemimpin Palestina itu menjamu. Mungkin kau terpengaruh. Mungkin kau bersimpati dengan perjuangan rakyat Palestina. Tetapi, itu saja tidak cukup untuk menjadi dasar pengi rimanmu ke sana. Masih banyak tugas-tugas lain yang dapat kaukerjakan di sini. “Dia mengangggap enteng karena kau wanita remaja yang dianggap ingusan.”
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 33

“Bukan begitu, Nak. Jalur Gaza dan Tepi barat itu adalah daerah yang sedang bergolak. Keadaan di sana setengah perang. Untuk tugas di daerah seperti wartawan perang yang harus pergi, bukan wartawan pemula seperti kamu. Maksud atasanmu itu, kan baik,” sahut ayah Ferina “ Lagi pula mengapa harus pergi ke daerah berbahaya?” sambung ibunya. “Masih banyak berita-berita penting yang bisa ditulis tentang negeri ini. “Aku ingin kerja lebih matang.” “Kerja menantang itu terdapat di mana-mana, bukan hanya di Palestina itu,” ujar ayahnya pelan. “Mengapa kamu tidak pergi saja ke pedalaman Kalimantan. Mengenal kehi dupan saudarasaudaramu di daerah terpencil di tengah hutan belantara di sana?” sam bung ibunya. Ferina pun meminta ditugaskan ke Kalimantan. Atasannya mengabulkan. Kemudian ia meminta ditugaskan ke Irian dan Maluku. Juga diberikan. Setelah itu Ferina menjelajah Sulawesi. Akhirnya, Jakarta disapunya bersih dengan laporan-laporan pendek yang memikat. Jiwa kewartawanan telah mengalir di seluruh urat-urat darahnya, dan menem bus sumsum tulangnya. Ia telah jatuh cinta yang tiada taranya pada profesi ini. Tiga tahun yang telah dilaluinya dirasakannya bagaikan perjalanan tiga hari. Ia merasa semua tantangan berat telah dilaluinya denagn sukses. Padahal sebenarnya tidak. Begitulah menurut atasannya. “Kamu belum pernah menulis gossip?” “Gosip?” “Ya.” “Untuk apa?” “Untuk menjadi bumbu penyedap di majalah kita yang serius ini.” Ferina terhenyak di kursinya. Peluru yang dilepas serdadu Israel dari moncong senjata mereka ketia menghadap rakyat Pelestina di Tepi Barat, lebih menjadi pilihan nya daripada harus menulis gossip. Risiko kematian diberondong peluru kesasar lebih disukainya daripada menulis tentang tetek bengek yang dianggap sebagai bumbu pe nyedap itu. Tugas ini sangat sepele. Ironisnya, inilah merupakan yang menjadi tan tangan terberat. “Itulah buktinya tugas wartawan itu tidak ringan,” kata ayahnya. “Seorang wartawan dituntut memiliki keberanian moril yang tidak kepalang tanggung. Risiko kalah dan persaingan merupakan urusan bisnis erusahaan. Risiko majalah ditutup kare na melanggar aturan main yang disepakati adalah urusan kekuasaan dan pelaksanaan peraturan. Akakn tetapi, menulis gossip, menulis sesuatu yang tidak benar dengan sengaja, adalah urusan tanggung jawab moril. Kau tinggal memilih.” “Betapapun gosip itu terkadang banyak yang benar, bukan Cuma desas-desus tanpa dasar. Menggosipkan orang, apalgi dalam media jelas bukan pekerjaan yang ba ik,”sambung ibunya. Ferina merasa ditampar kebingungan. Pertanyaan pengusahan yang dulu diwa wancarainya, kini dirasakannya sebagai menuntut sesuatu. Bukan hanya jawaban, teta pi pertanggungjawaban. “Mengapa kamu memilih profesi sebagai wartawan?”. Ya, mengapa. Ferina tetap tidak bisa menjawabnya. Tetapi, mengapa aku mencoba menja wabnya, dengan menerima tantangan kali ini? Pikirnya. Gosip itu akhirnya muncul di majalahnya. Sebuah kisah cinta hubungan seo rang besar dengan seorang wanita, istri seorang besar yang lain. Redaksi membaca mengalir bagai arus deras dengan sikap pro dan kontra terhadap penyiaran gosip itu. Ini sebuah noda, kata sebagian pembaca. Ini pembeberan kebenaran yang berani, kata yang lain. Anehnya, kedua orang besar yang dikisahkan tetap tutup mulut, begitu pula wanita yang menjalin kisah cinta itu. Pembaca menunggu-nunggu, kapan bantahan akan datang atau kapan kedua orang besar dan wanita itu akan mengajukan tuntutan ke pengadilan, karena gossip yang tidak masuk akal itu. Penantian itu sia-sia karena tidak ada apa pun yang terjadi Pagi ityu Ferina menyerahkan kartu wartawannya dan meminta berhenti. Terlalu berat baginya bercerai dengan profesi yang telah mengaliri semua urat-urat darahnya dan menembus sumsum tulangnya itu. Tetapi, untuk sementara ia lebih memilih berpisah daripada menodai cintanya. “Orang-orang besar dan wanita itu sudah dilupakan orang. Mereka yang dulu nya menjadi berita hampir setiap hari ini kini hilang dari peredaran. Sindrom publisi tas ternyata menghantui mereka bertiga. Mereka, kedua orang besar itu memang orang besar, tetapi tidak penting lagi untuk menjadi berita. Sindrom yang menggang gu itu memaksa mereka untuk kembali menjadi berita. Mereka bertiga pun mengatur strategi dan menghubungi atasanku. Berita tidak itu pun dibuat tanpa rasa malu sedi kit pun. Ah, zaman telah demikian majunya, atau begitu mundurnya. Celakanya, aku yang mendapat tugas untuk melakukannya.” Ferina menceritakan kisah itu dengan suara lirih kepada ayah dan ibunya. Ia merasa kehilangan sesuatu yang sangat dicintainya, yaitu profesi yang selama ini membuatnya menjadi berarti dan bahagia. Tetapi, salah satu tugas yang diterimanya dalam profesi itu pulalah yang
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 34

dianggapnya menghancurkannya. Karena itu ia suka memilih berpisah, paling tidak untuk sementara. Siapa tahu, suatu ketika nanti, mung kin ia akan memasuki profesi itu kembali dengan mental yang lebih siap. Keputusan ini mungkin diambilnya semata-mata karena kecewa. Melihat ayah ibunya termenung, Ferina segera berupaya mengusir suasana murung itu. “Mobil ayah aku dengar batuk-batuk. Kukira mengutak-atik mesin itu lebih mudah ketimbang mengutak-atik sesuatu yang tidak benar menjadi benar. Besok siang bisa dipastikan mobil itu tidak akan batuk-batuk. Karena Tanganku ini,” ujar ferina. Sumber Pustaka : “Titik Temu, Kumpulan Cerpen” Oleh : Sori Siregar Cerpen 2 Nasi Goreng Oleh : Duryatin Amal Rima dan Ramli tinggal bertiga dengan ibu mereka. Rima kini baru masuk SMA. Dan Ramli naik ke kelas VII SMP. Ibu mereka bekerja sebabi pencuci pakaian di bebebrapa rumah besar. Walaupun demikian, Rima dan Ramli tetap bercita-cita tinggi. Mereka sealalu rajin belajar dan tidak putus asa. Tahun ini, Rima sangat bangga, karena ia diterma disalah satu SMA favorit. Rima harus menjalani mOS (Masa Orientasi Siswa) selam tiga hari pertama. Pada masa itu, ia bisa berkenalan dengan siswa lainnya. Juga dengan kakak kelas dan dengan program sekolahnya. Pada hari kedua MOS, Kak Mimi, salah satu kaka OSIS memberi pengumuman, “ Adik-adik kelas sepuluh, besaok ada acara tukaran makanan. Jadi kalian semua harus bawa makanan sendiri-sendiri. Nantinya akan saling ditukarkan!” “Kak, makanannya misalnya apa, Kak?” Tanya salah seorang anak. “Oh, ya! Harus nasi lengkap lengkap dengan lauk dan sayuran. Harganya minimal Rp. 2.000,00.” Setelah kak Mimi pergi, Rima jadi bingung sendiri. Dia kan membawa nasi dan lauk apa? Di rumnahnya tak ada lauk yang enak dan istimewa. Paling hanya temped an tahu. Di rumah biasanya Rima menambahkan kecap di nasi putihnya. Itu sudah terasa nikmat sekali baginya. Tapi kalau Rima membawa menu seperti itu ke sekolah, ia takut diejek kawan-kawannya. Setiba di rumah, Rima menceritakan tugas itu kepada ibu. “Rim, sekarang ibu mau kerja dulu. Kamu saja yang memikirkan menu apa yang akan kamu bawa. Kalau bisa yang murah-murah saja. Agar ibu sanggup membelinya,” kata ibu. Namun, sampai ibunya pulang kerja, Rima belum juga menemukan jalan keluarnya> untungnya pada saat sedang belajar malam, ia menemukan ide. Rima bergegas menemui ibunya. “ Bu, bagaimana kalau besok Rima membawa nasi goring saja? Murah dan mudah kan, Bu?”ujar Rima. “Benar juga. Kalau begitu, besok pagi-pagi akan ibu buatkan nasi goring,” kata ibu sambil menguap. Rima iba melihat ibunya. Ibu Rima sebenarnya belum terlalu tua. Namun karena ia bekerja sangat keras wajahnya tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Paginya, Rima membantu ibunya memasak nasi goring. Nasi goring itu lalu dibungkus dengan daun pisang yang diambil dari kebunnya. “Terima kasih, ya Bu. Rima berangkat dulu, ya!” pamit Rima pada ibunya. Dengan gembira ia mengayuh sepeda tuanya menuju ke sekolah. Beberapa saat kemudian, Rima sudah berada di dalam kelas. Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya tibalah acara yang dinanti-nanti Rima. Acara pertukaran makanan. “Adik-adik kelas sepuluh, sudah bawa makanan semua, kan?” tanya kakak OSIS. “Sudah Kak 1 ‘ jawab murid-murid kelas sepuluh serentak. Makanan yang dibawa murid-murid lalu dikumpulkan di meja guru. Rima mulai tegang. Bagaimana jika makanannya jatuh pada temannya yang kaya? Apa dia mau memakan nasi gorengnya yang sederhana? Rima takut kalau-kalau teman-temannya mencemooh masakan itu. Akhirnya saat pembagian makanan pun tiba. Rima mendapat makanan dari Rio. Sedangkan nasi goring bungkusannya diterima mIranda. Rima tidak langsung membuka kotak bekal dari Rio. Ia melirik kea rah Miranda yang membuka bungkusan nasi gorengnya itu. “Wow, nasi goring! Aku suka sekali nasi goring! Wah kelihatannya enak!” sorak Miranda. Rima melihat Miranda memakan sesendok nasi gorengnya. “Wow, enak sekali! Punya siapa ini?” tanya Miranda. “Itu punyaku,” jawab Rima. “Oh, kamu Rima, ya?”
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 35

“Iya,” jawab Rima singkat. “Rim, siapa yang memasak nasi goring ini?” tanya Miranda. “Ibuku, sahut Rima sedikit lega. “Kebetulan, lusa ulang tahunku. Aku sedanng cari makanan katering. Apa ibumu mau menerima pesanan nasi goring seperti ini?” tanya Miranda. “Bisa! Tentu saja bisa! Nanti akan aku bicarakan dengan ibuku,” sahut Rima senang. Rosa dan Maya mendekati Miranda dan Rima. “Oh, ini ya, nasi gortengnya! Boleh kucoba?” kata Rosa sambil emnyendok sedikit nasi goring. “Wah, enak sekali ! Ibuku kan bekerja dikantor. Kebetulan ibu sedang bingung mencari catering untuk makan siang di kantornya! Ibuku pasti senang kalau bisa memesan nasi goring seperti ini, “ kata Rosa. “Oh, tentu saja bisa!” jawab Rima. Kabar ini cepat menyebar. Sampai pada saat istirahat kedua, saat Rima sedang jalan di kantin, ibu penjual di kantin bertanya. “Kamu Rima, ya?” tanya. “Iya, Ada apa, Bu?” tanya Rima heran. “Begini, ibu mau pesan nasi goring buatan ibumu yang katanya enak itu. Mau ibu jual di kantin ini. Kalau bisa, lusa ibu pesan limapuluh bungkus dulu. Kalau laris, nanti ibu akan pesan lebih banyak lagi!”. “Oh, ya?” Baiklah, nanti saya tanyakan ke ibu!” jawab Rima senang. “Oh, ya nanti modalnya ini ada sedikit uang,” ibu kantin menyodorkan sejumlah uang. Sampai di rumah, Rima berlari-lari mendekati ibunya yang sedang memasak. Ia bercerita tentang pesanan nasi goring yang diterima tadi. “Oh, ibu senang sekali!” Ibu memeluk Rima. Mereka sangat bersyukur untuk berkat Tuhan hari ini. #### 1). Berbagilah menjadi 6 kelompok. Untuk masing-masing kelompok lakukan kegiatan berikut : 1). Kelompok I berdiskusi menemukan tema cerpen pertama Kelompok II berdiskusi menemukan tema cerpen kedua Dalam melakukan kegiatan tersebut, gunakan panduan berikut: a) Pokok pikiran apa saja yang dikemukakan pengarang dalam cerita tersebut ? b) Bagaimanakah sikap pengarang terhadap pokok pikiran yang ditampilkan dalam cerita tersebut ? c) Berdasarkan pokok pikiran dan sikap pengarang tersebut, apakah tema yang dikemukakan pengarang dalam cerpen tersebut ! Hasil diskusimu tulislah dalam format berikut! Kelompok I dan II Topik : Tema Cerpen Aspek 1. Pokok pikiran yang dikemukakan pengarang 2. Sikap pengarang terhadap pokok pikiran 3. Tema yang dikemukakan pengarang Uraian …………………………………… …………………………………… …………………………………… Paragraf ke ………………… ………………… …………………

2). Kelompok III berdiskusi latar cerpen pertama Kelompok IV berdiskusi latar cerpen kedua Dalam berdiskusi menggunakan panduan berikut : a). Peristiwa apa saja yang ada dalam cerpen tersebut ? b). Dimanakah tempat terjadinya peristiwa tersebut ? c). Kapan peristiwa itu terjadi ? Tulislah hasil diskusimu dalam format berikut ! Kelompok III dan IV
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 36

Aspek 1. Peristiwa-peristiwa yang ada 2. Tempat terjadinya peristiwa 3. Waktu terjadinya peristiwa

Topik : Setting/Latar Peristiwa Uraian Paragraf ke …………………………………… …………………………………… …………………………………… ………………… ………………… …………………

3). Kelompok V berdiskusi tentang tokoh dan penokohan cerpen pertama Kelompok IV berdiskusi tentang tokoh dan penokohan cerpen kedua Dalam berdiskusi menggunakan panduan berikut : a). Siapakah tokoh yang mendukung cerita tersebut ? b). Bagaiamanakah watak masing-masing tokoh cerita di atas ? c). Siapakah tokoh cerita di atas yang berwatak baik siapa pula yang berwatak jelek ? d). Siapakah tokoh utama dan siapa pula tokoh sampingannya ? Tulislah hasil diskusimu dalam format berikut No. …. …. …. …. …. Nama Tokoh ………………………. ………………………. ………………………. ………………………. ………………………. Format Identifikasi Sifat/Watak Tokoh Sifat/Watak Penjelasan yang menyimpulkan hal itu ……………………….. ………………………… ………………………. ……………………….. ………………………. ………………………… ………………………… ………………………… ………………………… …………………………

4) Tukarkan hasil diskusimu dengan kelompok lain yang bertopik sama. Lakukan penilaian sesuai dengan rubrik berikut: 4. RUBRIK PENILAIAN No. 1 2 3.. Aspek Penilaian Menyimpulkan tema cerpen tepat agak tepat kurang tepat Menemukan latar cerpen latar dan bukti benar latar benar, bukti salah atau sebaliknya latar dan bukti salah semua Menemukan karakter tokoh (penokohan ) penokohan dan bukti benar penokohan benar, bukti salah atau sebaliknya penokohan dan bukti salah Jumlah skor maksimal Nilai= Skor Perolehan : 3 Lengkapilah dengan jawaban yang tepat! 1. … Masrul dan Musllina ternyata tidak berbahagia. Masrul ingin kembali kepada Rasmani, tetapi Rasmani menolak. Kemudian Masrul menceraikan istrinya, Muslina. Masrul pindah pekerjaan untuk mendekati Rasmani. Mendengar kabar bahwa Masrul akan melamar Rasmani, alangkah terkejutnya Rasmani yang mengakibatkan Rasmani sakit parah. Masrul diminta segera menemui Rasmani, tapi apa yang harus dikatakan, Masrul dating trlambat dan Rasmani telah pergi uyntuk
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 37

Skor 100 70-100 30-69 <30 100 70-100 30-69 <30 100 70-100 30-69 <30 300

4. Uji Kompetensi

selama-lamanya. Masrul meratapi kepergian Rasmani. Tapi semua itu telah menjadi takdir mereka. (karya Selasih) Jenis konflik yang terdapat pada kutipang cerita tersebut adalah…. 2. Tokoh cerita dalam sebuah cerpen yang menjadi pemeran utama (baik) disebut…. 3. Tokoh cerita yang berperan meleraikan konflik antartokoh dalam sebuah cerpen disebut…. 4. Rankaian jalinan cerita yang dimulai dari tahapan perkenalan tokoh dan berakhir dengan tahapan penyelesaian disebut …. 5. … Ketika tembakan pertama di Gang Jaksa memecah kesunyian pagi. Guru Isa sedamg berka;am ,emiki selp;ajmua do Tamah Abang. Selintas masuk de dalam pikirannya rasa wa-was tentang keselamatan istri dan anaknya. Ah,Fatimah akan hati-hati, pikirnya kemudian, telah kusuruh dia jangan keluar rumah. Teriak sea! Siap yang gemuruh disahut oleh kampong-kampung sekitar Laan Hole dan Jalan Asam Lama, hingga akhirnyakedua jalan besar itu sunyi orang yang tidak dikenalnya, tetapi orang-orang rumah itu amat baik, dan menyilakan dua roang ikut tersembunyi ke dalam rumah mereka. Latar (tempat dan waktu ) yang terdapat dalam penggalan cerita tersebut adalah…

UNIT 4 MEMBACA : 7. Memahami wacana satra melalui kegiatan membaca buku Kumpulan cerita pendek (cerpen) Kompetensi Dasar : 7.2 Menganalisis nilai-nilai kehidupan pada cerpen-cerpen dalam satu buku kumpulan cerpen Indikator : (1) Siswa mampu membaca dengan pemahaman buku kumpulan Cerpen (2) Siswa mampu mendiskusikan nilai kehidupan yang positif dan negative dalam kumpulan cerpen (3) Siswa mampu membandingkan nilai kehidupan dalam cerpen dengan nilai kehidupan siswa (4) Siswa mampu menyimpulkan nilai kehidupan dalam cerpen Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menganalisis nilai-nilai kehidupan pada cerpen cerpen dalam satu buku kumpulan cerpen
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 38

Standar Kompetensi

1. MATERI Sebuah cerpen memiliki unsur amanat atau pesan-pesan moral yang ingin disampai kan pengarang kepada pembacanya. Apabila kalian cermati kalian akan menemukan nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam pesan moral. Pesan moral tersebut senantiasa berhu bungan dengan sifat-sifat luhur manusia serta memperjuangkan hak dan martabat manusia. Perhatikan cerpen berikut! Percayai Aku Bunda Oleh : Emi Rahmawati “Hampir sampai nih !” Jingga menepuk bahu Galih yang dari tadi bengong. Galih menoleh sambil tersenyum, berusaha menyembunyikan kekagetannya. “Tapi,astaga !” Galih menepuk dahinya. “Kenapa Lih?” Jingga heran. “Aku lupa minta ongkos pada Bunda,” Galih kebingungan. “Ya sudah pakai uangku saja,” Jingga memutuskan. Begini jadinya kalau terlambat bangun, batin Galih. Pegi terburu-buru, tanpa sarapan serta lupa minta uang pada Bunda. Bunda juga lupa sepertinya, padahal pergi dan pulang sekolah Galih harus naik bis kota. Belum lagi kalau lapar harus jajan. Tadi malan Galih memang susah tidur dia terus memikirkan sikap bundanya yang tidak percaya padanya. Bunda menganggap Galih pemboros tak pandai mengatur uang, suka belanja dan banyak lagi julukan lain yang diberikan pada Galih. Yang membuat Galih paling kesal Bunda memperlakukannya seperti anak SD. Uang saku diberikan setiap mau berangkat sekolah. “ Bunda tidak mau memberiku uang saku bulanan. Padahal kan repot, kalau kejdian seperti ini terjadi. Untung ada kamu. Kalau tidak, akau tidak tahu harus berbuat apa,” Galih melontarkan kekesalannya saat turun dari bis kota. Jingga tersenyum. “ Masih untung kamu masih dapat uang saku harian. Coba kalau tidak dapat sama sekali, kan lebih parah, mungkin bundamu punya pertimbangan lain, “ sambung Jingga. “Pertimbangan apa? Pertimbangan pelit?” kata Galih. “Ya siapa tahu kamu pernah melakukan kesalahan, sehingga bundamu menganggap kamu pemboros. Coba ingat-ingat jawab Jingga. “Mmm, aku memang pernah melakukan kesalahan. Dulu bunda selalu memberiku uang saku untuk seminggu. Tapi baru hari keempat uang itu selalu sudah habis. Sejak itu bunda memberiku uang saku harian.” “Nah, itu kamu tahu penyebabnya. Jadi memang ada alasannya kan, bunddamu tidak memberi uang bulanan, “ sahut Jingga. “Ya, tapi kan dulu Ngga! Masak sekarang bunda masih belum bisa mempercayai aku,” bantah Galih. Jingga tersenyum, “ Galih kamu harus berusaha mengembalikan kepercayaan bunda dengan melakukan sesuatu.” Galih mengernyit,”Melakukan apa?” Coba kamu sisihkan sebagian uang sakumu setiap hari. Tunjukan pada bunda, kamu bisa mengatur uang saku. Mudah-mudahan bundamu akan berubah pikiran tentang kamu, “kata Jingga memberi saran. ***** Ya, memang tidak ada salahnya mengikuti saran Jingga, pikir Galih, lagi pula sarannya masuk akal. Mencoba mendapat kepercayaan bunda dengan melakukan sesuatu. Bukan dengan janji-janji. Galihpun mulai menyisihkan uang sakunya. Ia juga mulai mencatat pengeluaran dan pemasukan uangnya sekecil apapun. Tanpa terasa dua minggupun berlalu. “Aha!” Galih menarik napas lega memandangi lembaran ribuan dikotak bekas coklat di atas meja belajarnya. “Coba dari dulu aku menabung,” Galih bergumam lirih. “Tak perlu menyesal tak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan, sayang .”suara merdu berbisik di telinga Galih. Galih menoleh.” Bunda. “ Bunda tersenyum sambil mengusap rambut Galih. “Bunda tahu kamu sedang berusaha berubah. Daiam-diam selalu mengikuti apa yang kamu lakukan.” “Terima kasih Bunda. Cuma… “ Galih menggaruk-garuk kepalanya. “Cuma apa?” Bunda mengerutkan dahinya. “ Bunda jangan buat aku harus berhutang pada kondektur bus dong! Gara-gara bunda lupa memberi uang saku,” kata Galih. “Ha…ha…ha…itu tak akan terjadi lagi, saying. Mulai besok kamu akan mendapat uang bulanan. Jadi, kalau kamu lupa bawa ongkos, bukan tanggung jawab Bunda lagi!” Bunda menjentik hidung Galih. Galih memeluk bundanya erat-erat. Galih sangat bahagia. Bukan cuma karena ia mendapat uang bulanan, tapi kepercayaan Bunda pada dirinya.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 39

Sumber : Suara Merdeka, 31 Januari 2010 Berikut ini nilai-nilai kehidupan yang terdapat pada cerpen di atas : 1. Memberi saran kepada teman yang sedang menghadapi masalah. 2. Tidak membiasakan hidup boros. 3. Pandai dalam mengatur keuangan untuk mengembalikan kepercayaan bunda. 4. Orang tua memberikan imbalan yamng pantas ketika perilaku anak semakin membaik. 2. KEGIATAN SISWA. Bacalah cerpen berikut dengan seksama ! Prestasi Perdanaku Oleh Syaiful Mustaqim De;apan kali lomba penulisan kuikuti, mulai dari cerpen, artikel, reportase hingga re sensi belum sekalipun membuahkan hasil. Setiap dari perlombaan, aku pulang dengan tangan hampa. Aku tak memboyong piala juara. Aku dan sekolahku harus mengakui keunggulan peserta dari sekolah-sekolah ternama dan terbilang favorit. Maklum tempat kumenuntut ilmu di pelosok pedesaan.Gedung sekolah masih minim, apalagi fasilitas teknologi seperti intrnet. Berbeda dengan siswa sekolah lain yang kerap memenangi lomba, kebutuhan informasi melalui dunia maya sudah terpenuhi, sar pras sekolah juga komplet. Kondisi sekolah serba minim itu tak menuurutkan semangat bu Hanna, Pembina bidang ulis menulis di seolahku. Bagiku, bu Hanna adalah guru yang luar biasa. Dua tahun duduk di bangku sekolah menengah pertama, dia yang mengajariku mengenal dumia penulisan. Ketertarikanku mengikuti kestrakurikuler jurnalistik berawal ketika pertama melihat sosoknya yang anggun. Bu Hanna selalu berbusana muslimah dan ramah terhadap siapa pun, utamanya pada anak-anak. Meski hanya menuntaskan sekolahmenengah atas, bu Hanna memiliki semangat belajar tinggi. Ilmu tulis-menulis di raihnya masa saat SMA. Waktu itu ia bergabung dengan ekstra kurikuler jurnalistik. Selanjutnya kemampuan jurnalistik diasahnya secara otodikdak. Setiap libur sekolah, bu Hanna memanfaatkan berkunjung keperpustakaan daerah. Buku-buku jurnalistik menjadi tujuan utama ke perpus. Dicatatnya hal-hal penting yang dibacanya dilembaran buku hariannya. Dia juga memiliki kebiasaan unik. Membeli bacaan bekas dari tukang loak, lalu mengklipingnya. Pengalaman menarik itulah yang membuatku juga ingin berkecimpung di dunia jurnalistik. Saking aktifnya, aku dipercaya menjadi ketua dan menjadi pemimpin majalah dinding yang terbit setiap satu bulan. Setiap ada lomba penulisan, sekolah menunjuk aku untuk ikut. Putus asa serta frustasu selalu menghinggapi tatkala gagal dalam setiap perlombaan. Namun kehadiran bu Hanna selalu memotivasiku . “Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.” Itulah ungkapan darinya yang tertanam di benakku. ****** Minggu besok aku ditunjuk kembali dalam lomba penulisan. Lomba kali ini diadakan oleh perpustakaan kabupaten. Selama dua minggu berjalan bu Hanna mengajariku materi yang akan dilombakan. Selain belajar teori juga praktik langsung. Terhitung sudah empat kali aku membuat synopsis dari buku-buku perpus sekolah. Namanya juga latihan, bu Hanna selalu memberikan koreksi berupa kritik, saran serta komentar di setiap karyaku. Hari ini latihan terakhir kalinya. Saat itu, dia memberi tips dan trik. “Cara membuat ringkasan buku: baca serta pahami judul buku. Lalu hayati ringkasan yang ada di belakang. Kemudian, baca dan pahami bab yang berakitan dengan judul.” Terang bu Hanna. Kutulis penjelaan itu di buku catatan dan kuingat-ingat hal penting yang didampaikannya. “Judul synopsis harus berbeda dengan judul buku. Meski berbeda, tetap ada kemiripan maksud.” Kata bu Hanna. Pada latihan kali terakhir BuHanna berpesan,”Lakukan yang terbaik untuk besok dan harumkan nama sekolah ini.” ********* Hari ini, kesembilan kalinya aku mengikuti lomba. Seperti biasa sekolah-sekolah ternama dan terbilang favorit turut serta memeriahkan. Setelah kudapat selembar kertas putih dan buku materi lomba, aku bergegas mengerjakan soal. Sesuai ilmu bu Hanna saat latihan., synopsis bisa kurampungkan sebelum waktu lomba berakhir. Kukumpulkan kertas isian beserta buku kepada panitia. Senin pagi, seperti biasa semua siswa mengikuti upacara bendera. Selain itu, karyawan dan dewan guru juga mengikuti upacara rutin itu. Pak Romdhon, kepala sekolah yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan sambutan serta kabar baik tentang hasil lomba. Tepuk tangan membahana setelah bapak kepala sekolah mengabarkan sinopsisku menjadi juara pertama.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 40

Namaku disebut untuk maju ke depan. Bu Hanna didampingi pak Romdhon menyerahkan piala, bingkisan, serta uang pembinaan kepadaku. Tepuk tangan peserta upacara kembali membahana. Hari ini adalah prestasi pertama yang kuraih. Prestasi yang kutorehkan berkat jasa besar sosok kebanggaanku, bu Hanna. Sumber : Suara Merdeka Minggu, 12 Februari 2010. Kerjakan soal berikut di buku tugasmu! Temukan nilai-nilai kehidupan yang positif pada cerpen di atas ! Temukan nilai-nilai kehidupan yang negative pada cerpen di atas! Bandingkanlah nilai kehidupan dalam cerpen di atas dengan nilai kehidupannm ! Simpulkan nilai kehidupan dalam cerpen yang dapat menjadi teladanmu! 3. UJI KOMPETENSI Bacalah cerpen berikut! Balon-Balon Harapan Oleh Richa Miskiyya SMP Tunas Bangsa tampak tenang, sudah pukul tujuh lebih seperempat . Rani terlihat resah. Winda yang duduk di belakang Ranipun meliht kegelisahn Rani.”Kamu kenapa Ran?Kok gelisah sekali,”tanya Winda. “Ohiya, Dewi mana?”tanyanya lagi. Rani melihat kursi di sebelahnya masih kosong, padahal bel tanda masuk sudah berbunyi lima belas menit yang lalu. “Justru itu Win…aku nggak tahu Dewi di mana, makanyaaku dari tadi gelisah, ujar Rani. “Mungkin Dewi sakit,”kata Ayu, teman sebangku Winda. Dewi, Rani, Ayu, dan Winda adalah empat sekawan, mereka sahabat sejak mulai masuk SMP, mereka belajar bersama, bermain bersama. Mereka sahabat dalam suka dan duka. ****** Pulang sekolah Rani, Ayu, dan Winda berjalan beriringan. “Sepi ya nggak ada Dewi…”ujar Ayu membuka obrolan. “Iya ya…sepei…biasanya kan Dewi yang bisa bikin kita tertawa dengan cerita-cerita lucunya, kata Winda. “Ada apaya dengan dia, sepertinya ada sesuatu yang dia sembunyikan dari kita,”kata Rani. “Stop, stio!”perintah Ayu seraya menghentikan langkahnya tiba-tiba. “Ada apa Yu?” Tanya Rani dan Winda hampir bersamaan. Ayu mengarahkan telunjunya ke depan, Rani dan Winda pun mengikuti arah yang ditunjuk Ayu. Rani, Ayu, dan Winda pun kaget melihat apa yang ada di depannya. Mereka melihat seorang gadis seumuran merekan menjajakan balon-balon di depan pasar. Dan tidak salah lagi, itu adalah Dewi, sahabat mereka. “Dewi!”panggil mereka bersamaan. Tapi yang dipanggil justru ketakutan dan lari menjauh membawa balon deganganny. “Kok lari?”Berarti benar ada yang Dewi sembunyikan dari kita,”kata Rani. “Ayo kita cari tahu!,” ajak Ayu. “Tapi sore ini kita ka nada les, “kata Winda. “Oiya, kalu begitu besok saja, besok kan hari Minggu, kita ke rumah Dewi, kumpul di rumahku jam delapan,oke,”kata Ayu. “Oke, oke, oke,”kata Rani menirukan gaya Ipin yang ada di TV. ****** Tepat jam delapan mereka sudah berkumpul di rumah Rani. “Yuk ke rumah Dewi, udah siap sumua kan?”Tanya Winda. “Yuk” jawab Rani dan Ayu. Mereka pun langsung mengayuh sepeda menuju ke rumah Dewi. Mereka memilih naik sepeda karena rumah Dewi tidak begitu jauh. Rumah Dewi di perkampungan, berbeda dengan rumah Rani, Ayu, dan Winda yang berada di perumahan. Sesampainya di depan rumah Dewi. “Kok sepi ya?” Tanya Rani “Assalamualaikum.” “Waalaikumsalam, eh nak Winda, Rani, dan Ayu, masuk nak…,jawab ibu Dewi seraya mempersilakan masuk. “Dewi ke mana ya Bu? Sudah beberapa hhari Dewi tidak masuk sekolah, kalau boleh tahu, kenapa ya Bu?” Tanya Winda.Ibu Dewi hanya diam, mata beliau tampak berkaca-kaca. “Sudah sebulan bapakya Dewi sakit, tulang punggung keluarga tidak ada, jadi terpaksa Dewi yang membantu Ibu untuk mencari penghasilan tambahan dengan berjualan balon di pasar menggantikan bapaknya, “jelas Ibu Dewi. Sekarng mereka tahu kenapa Dewi tidak masuk sekolah, dan justru lari ketika bertemu dengan mereka. Setelah mendapat penjelasan dari Ibu Dewi, merekapun bergegas menyusul Dewi ke pasr. “Terima kasih Bu, kami akan menyusul Dewi ke pasar, kami pamit dulu.” Dewi sedang duduk-duduk di samping dagangannya, balon yang ia jual terlihat masih banyak. “Hai Dewi!”seru Rani yang tiba-tiba berdiri di depannya. Tak hanya Rani, tapi juga ada Winda dan Ayudi depannya. “Kalian ngapain di sini?” Tanya Dewi. “Kami sudah tahu semua dari Ibumu, kenapa kamu
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 41

1. 2. 3. 4.

menyembunyikan masalahmu dari kami?” Tanya Winda. “Aku tak ingin merepotkan kalian,” kat Dewi sambil menunduk. Akhirnya Ayu, Rani, dan Winda membantu Dewi untuk berjualan balon. Tempat yang mereka tuju untuk berjualan balon adalh di rumah sakit, tempat kerja Mamanya Ayu. “Kkok di rumah sakit Yu? Emang ada yang mau beli?”Tanya Rani. “Pasti ada, kita lihat saja, aku sudah minta toltong mamaku untuk memintakan izin ke pegelola rumah sakit agar kita bisa berjualan di sini,”kata Ayu. Ayu kemudian menulis sesuatu di karton besar yang tadi ia beli sebelum ke rumah sakit. “DISINI JUAL BALON HARAPAN” “Balon harapan itu apa dik? Ini kan balon biasa?”tanua seorang ibu yang melihat tulisan yang ditulis Ayu. “Ini balon harapan bu, Ibu bisa menulikskan harapan Ibu di kertas kecil ini, dan nanti kertas kecil ini akan diselipkan di ujung tali balon, nantinya Ibu bisa nelepaskan balon ini ke langit sambil berdoa semoga harapan ibu dapat terkabul,”jelas Ayu. “boleh deh, saya beli satu ya, “kat Ibu pembeli. Tak lama berselang semakin banyak yang membeli balon harapan, rata-rata yang mereka tuliskan adalha harapan semoga keluarga mereka yang sakit di rumah sakit bisa lekas sembuh. “Kamu jenius Yu, lihat aja, balon harapannya laku, terjual semua, “ puji Winda. “Ah, biasa aja,”kata Ayu tersipu. “Eh, balon harapannya tinggal satu, ini untuk kita saja ya, kita menuliskan harapan kita masing-masing satu balon ini untuk kita berempat,”usul Rani. Mereka berempat pun menuliskan harapan mereka masing-masing lalu ditempelkan ke balon dan mereka lepaskan ke langit. Dalam hati mereka berdoa semoga harapan dn cita-cita mereka dapat tercapai. (Suara Merdeka, 7 Februari 2010) A. Kerjakan soal berikut di buku tugasmu! Temukan nilai-nilai kehidupan yang positif pada cerpen di atas ! Temukan nilai-nilai kehidupan yang negative pada cerpen di atas! Bandingkanlah nilai kehidupan dalam cerpen di atas dengan nilai kehidupannm ! Simpulkan nilai kehidupan dalam cerpen yang dapat menjadi teladanmu!

1. 2. 3. 4.

1. 2. 3. 4.

B. Kerjakan tugas berikut di buku tugasmu! Bacalah cerpen-cerpen dari sebuah buku kumpulan cerpen! Analisislah nilai-nilai kehidupan yang terdapat pada cerpen – cerpen dalam kumpulan cerpen tesebut! Bandingkanlah nilai-nilai kehidupan yang terdapat pada cerpen dengan nilai kehidupanmu! Tentukan nilai-nilai khidupan dalam cerpen-cerpen tersebut yang menjadi teladan siswa!

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 42

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia SMP Kab. Batang 43

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->