P. 1
RPP PAI SD KELAS V

RPP PAI SD KELAS V

5.0

|Views: 2,015|Likes:
Published by arosyid_9

More info:

Published by: arosyid_9 on Feb 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2014

pdf

text

original

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH DASAR KELAS LIMA

NAMA SEKOLAH SEMESTER

: : I (SATU) & II (DUA)

TAHUN PELAJARAN : 2010 / 2011

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/1 Pertemuan Ke: 1–7 Alokasi Waktu : 14 jam (14 × 35 menit) Standar Kompetensi : 1. Mengartikan Al-Qur’an surah pendek pilihan I. Kompetensi Dasar: 1.1 Membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun 1.2 Mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun II. Indikator : • Mampu melafalkan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan lancar • Mampu membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun secara keseluruhan dengan fasih dan lancar • Mampu mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun per ayat • Mampu mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun secara keseluruhan dengan benar III. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa diharapkan dapat membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan fasih dan benar. 2. Siswa diharapkan dapat mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan benar. IV. Materi Ajar : Surah al-Lahab dan al-Kafirun

V. Uraian Materi : 1. Siswa diarahkan untuk menirukan bacaan guru mengenai bacaan Q.S. al-Lahab dan alKafirun sesuai dengan bacaan guru. 2. Siswa membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan fasih. 3. Siswa mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan benar. 4. Siswa menggunakan bacaan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dalam salat. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Al-Qur’an dan Terjemahnya 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

B. Kegiatan Inti 1. Guru menuliskan, memasang paparan, atau tayangan VCD atau LCD di monitor mengenai Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun sehingga mudah dilihat oleh siswa. 2. Guru melafalkan tulisan, paparan, atau tayangan Q.S. al-Lahab dengan suara yang jelas dan perlahan-lahan ayat demi ayat. Kemudian, siswa menirukan bersama-sama. Cara ini sebaiknya dilakukan berulang-ulang. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk melafalkan Q.S. al-Lahab secara estafet. Pada saat yang sama, guru membenahi bacaan siswa terutama dari sisi makhraj dan tajwidnya. Dalam bacaan Q.S. al-Lahab, guru menekankan pada bacaan qalqalah dan tanda mad. 4. Guru menyuruh salah satu siswa yang sanggup melafalkan Q.S. al-Lahab secara lengkap untuk menuju ke depan. Siswa tersebut melafalkan dari ayat pertama sampai terakhir. 5. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok, diminta melafalkan Q.S. al-Lahab dengan estafet seperti dikemukakan di atas. Guru berusaha membenarkan bacaan kelompok yang salah dari segi makhraj dan tajwidnya. 6. Guru menjelaskan arti dari Q.S. al-Lahab per ayat. Kemudian, meminta siswa supaya menirukan artinya dan mencermati penjelasannya ayat demi ayat. 7. Guru menjelaskan kepada siswa kandungan apa saja yang terdapat dalam Q.S. alLahab. 8. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri membaca Q.S. al-Lahab dan memahami artinya. 9. Kegiatan nomor 1–8 dilakukan juga dalam mengajarkan materi Q.S. al-Kafirun. 10. Guru meminta siswa untuk selalu menggunakan bacaan Q.S. al-Lahab dan alKafirun setiap melakukan salat. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang bacaan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun yang harus dihafalkan dengan fasih dan dipahami artinya secara keseluruhan. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru melafalkan Q.S. al-Lahab dengan melewatkan sebagian ayat,kemudian menanyakan kepada siswa, apakah bacaan guru ada yang terlewatkan. Kemudian, guru meminta siswa melengkapi bacaan ayat yang dilewatkan tersebut. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa supaya melafalkan Q.S. alKafirun. Selanjutnya, guru meminta para siswa lainnya supaya mendengarkan bacaan teman-temannya. Para siswa diminta menilai tentang benar tidaknya pelafalan Q.S. al-Kafirun yang dilakukan temannya. 3. Guru melafalkan satu ayat Surah al-Lahab, kemudian meminta siswa mengartikan ayat tersebut. 4. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sanggup melafalkan Surah al-Lahab dengan fasih dan lancar. 5. Guru menyebutkan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun ayat tertentu, kemudian meminta siswa melafalkan dan mengartikannya. 6. Guru membacakan arti satu ayat dari Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun, kemudian meminta siswa melafalkan bacaannya. 7. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sanggup membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun sekaligus mengartikannya dengan benar dan lancar. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan fasih. 3. Tes perbuatan untuk mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan benar. • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat membaca dan mengartikan Q.S. al-Lahab serta al-Kafirun dengan benar.

• Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran membaca Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan fasih 3. Kebenaran mengartikan Q.S. al-Lahab dan al-Kafirun dengan benar 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... . NIP.

..................................... NIP.

Kunci Pelajaran 1 (Surah al-Lahab dan al-Kafirun) A. Pilihan Ganda 1. C 6. B 2. C 7. B 3. B 8. A 4. A 9. B 5. B 10. C B. Isian 1. Abu Lahab 6. orang-orang kafr 2. Quraisy 7. berhala 3. memusuhi Nabi 8. untukmu agamamu, dan untukku agamaku 4. kehancuran 9. toleransi 5. neraka 10. menyekutukan Allah swt. C. Essay 1. Abu Lahab adalah paman Nabi yang selalu mengganggu beliau dalam menyebarkan agama Islam. Dia akan binasa karena selalu memusuhi Nabi dalam berdakwah. 2 …………………………………. 3. karena menyembah berhala berarti melakukan perbuatan syirik 4. ……………………………… 5. menghormati agama lain, tidak memaksakan agama kepada orang lain

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/1 Pertemuan Ke: 8–13 Alokasi Waktu : 12 jam (12 × 35 menit) Standar Kompetensi : 2. Mengenal kitab-kitab Allah swt. I. Kompetensi Dasar: 2.1 Menyebutkan nama-nama kitab Allah swt. 2.2 Menyebutkan nama-nama rasul yang menerima kitab-kitab Allah swt. 2.3 Menjelaskan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir II. Indikator • Mampu menjelaskan pengertian kitab Allah swt. • Mampu menyebutkan nama-nama kitab Allah swt. • Mampu menyebutkan nama-nama rasul yang menerima kitab Allah swt. dengan benar • Mampu menjelaskan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan nama-nama kitab Allah swt. dengan benar. 2. Siswa diharapkan dapat menyebutkan nama-nama rasul Allah swt. yang menerima kitab-kitab Allah swt. 3. Siswa diharapkan dapat menjelaskan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir. IV. Materi Ajar : Iman kepada Kitab Allah swt.

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk mengenali kitab-kitab Allah swt. 2. Siswa menyebutkan nama-nama kitab Allah swt. 3. Siswa menyebutkan nama-nama Rasul yang menerima kitab Allah swt. 4. Siswa menjelaskan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir. 5. Siswa mengimani kitab-kitab Allah dan mengamalkannya dalam kehidupan. VI. Metode Belajar 1. Informasi 4. Diskusi 2. Tanya jawab 5. Inkuiri (penemuan) 3. Elisitasi VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku tauhid atau akidah Islam 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru membuat uraian, gambar, atau tayangan VCD atau LCD dimonitor mengenai kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para rasul-Nya. 2. Guru menjelaskan pengertian kitab Allah dan kedudukannya bagi umat manusia. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk menyebutkan nama-nama kitab Allah yang mereka ketahui dan siapa rasul penerimanya.

4. Guru menyebutkan nama-nama kitab Allah, mulai dari yang pertama diturunkan hingga kitab suci yang terakhir. Kemudian, guru meminta siswa menyebutkan kembali nama-nama kitab-kitab itu. 5. Guru menjelaskan isi dari kitab-kitab Allah dan siapa rasul penerimanya. Dalam uraiannya, guru dapat memberikan pertanyaan umpan kepada siswa tentang hal-hal yang terkandung dalam masing-masing kitab suci. 6. Guru menjelaskan tentang kitab suci Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir. Guru menekankan pada kandungan Al-Qur’an dan fungsinya bagi umat Islam. 7. Guru menawarkan kepada siswa yang mampu menjelaskan nama-nama kitab suci dan rasul penerimanya.Guru juga memberi kesempatan kepada siswa mengemukakan pertanyaan ataupun pendapat tentang pokok bahasan. 8. Guru bersama siswa membuat kesimpulan atau rangkuman terhadap materi yang sedang dibahas. 9. Guru meminta siswa untuk mengimani kitab Allah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang nama-nama kitab Allah, rasul penerimanya, dan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir serta bagaimana mengimaninya dalam kehidupan sehari-hari. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan nama satu kitab Allah, kemudian meminta siswa menyebutkan siapa rasul penerimanya. 2. Guru menyebutkan satu nama rasul, kemudian meminta siswa menyebutkan apa nama kitab suci yang diterimanya. 3. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan satu nama kitab dan rasul penerimanya. 4. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sanggup menyebutkan nama-nama rasul yang menerima kitab suci. 5. Guru menawarkan kepada siswa untuk menyebutkan nama-nama kitab Allah dari yang pertama diturunkan hingga yang terakhir. 6. Guru meminta siswa menyebutkan kandungan dari kitab suci Al-Qur’an. 7. Guru menawarkan kepada siswa untuk menyebutkan nama-nama kitab dan namanama rasul penerimanya. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan nama kitab dan nama rasul penerimanya 3. Tes perbuatan untuk menjelaskan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian,siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat menyebutkan nama kitab Allah dan rasul penerimanya. • Presentasi penilaian • Ketepatan menjawab pertanyaan • Kebenaran menyebutkan nama kitab dan nama rasul penerimanya • Kebenaran menjelaskan Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir • Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 2 (Iman kepada Kitab Allah swt.) A. Pilihan Ganda 1. B 6. C 2. B 7. B 3. C 8. A 4. A 9. C 5. C 10. B B. Isian 1. Malaikat Jibril 6. 30 2. Injil 7. Surah an-Nas 3. Yahudi 8. Nabi Muhammad saw. 4. Al-Qur’an 9. 114 5. pedoman 10. Surah al-Fwtipah C. Essay 1. meyakini bahwa Allah swt. menurunkan kitab suci kepada para rasul sebagai pedoman hidup bagi dirinya dan umatnya 2. melalui perantara Malaikat Jibril, melalui mimpi, gemerincing lonceng 3. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Zabur diturunkan kepada Nabi Dawud a.s., Injil diturunkan kepada Nabi Isa a.s., dan Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. 4. al-Kitab, al-Huda, al-Furqan, dan az-zikr 5. sebagai petunjuk dan pedoman untuk mencapai kebahagiaan hidup,baik di dunia maupun di akhirat

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/1 Pertemuan Ke: 14–20 Alokasi Waktu : 14 jam (14 × 35 menit) Standar Kompetensi : 3. Menceritakan kisah nabi I. Kompetensi Dasar: 3.1 Menceritakan kisah Nabi Ayyub a.s. 3.2 Menceritakan kisah Nabi Musa a.s. 3.3 Menceritakan kisah Nabi Isa a.s. II. Indikator • Mampu menjelaskan kisah Nabi Ayyub a.s. • Mampu menceritakan kisah Nabi Musa a.s. • Mampu menjelaskan kisah Nabi Isa a.s. • Mampu menyebutkan peristiwa-peristiwa penting dalam kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s.,dan Nabi Isa a.s. III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menceritakan dan memahami kisah Nabi Ayyub a.s. 2. Siswa diharapkan dapat menceritakan dan memahami kisah Nabi Musa a.s. 3. Siswa diharapkan dapat menceritakan dan memahami kisah Nabi Isa a.s. IV. Materi Ajar : Kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s.

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami kisah dan peristiwa-peristiwa penting dalam kisah Nabi Ayyub a.s. 2. Siswa dijelaskan tentang perjuangan peristiwa-peristiwa penting dalam kisah Nabi Musa a.s. dalam menyebarkan ajaran Allah. 3. Siswa diberikan penjelasan tentang kisah dan peristiwa-peristiwa penting dalam kisah Nabi Isa a.s. 4. Siswa diarahkan untuk menemukan hikmah dari kisah Nabi Ayyub a.s.,Nabi Musa a.s.,dan Nabi Isa a.s. VI. Metode Belajar 1. Informasi 4. Diskusi 2. Tanya jawab 5. Inkuiri (penemuan) 3. Demonstrasi VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

B. Kegiatan Inti 1. Guru memberikan uraian atau bercerita tentang nabi-nabi yang pernah diutus oleh Allah ke dunia. Guru mengarahkan penjelasannya kepada nabi yang memiliki keteguhan dan kesabaran dalam mendakwahkan ajarannya. 2. Guru secara elisitasi meminta para siswa untuk menyebutkan nabi-nabi yang mereka ketahui dan bagaimana kisah perjuangannya dalam menyebarkan agama Allah. 3. Guru menceritakan kisah Nabi Ayyub a.s. mulai dari kelahiran,cobaan-cobaan yang diterimanya, hingga kesabarannya dalam menghadapi cobaan Allah. 4. Guru menjelaskan kisah Nabi Ayyub a.s. tersebut dengan memberikan penekanan pada peristiwa-peristiwa penting, seperti cobaan yang diterima, sikap umatnya, dsb. 5. Guru meminta siswa untuk mencatat hal-hal penting yang mereka dengar atau baca dari kisah Nabi Ayyub a.s. 6. Guru meminta kepada para siswa untuk membacakan hasil catatannya dan menanyakan apa yang belum mereka pahami. 7. Guru bersama siswa membuat rangkuman dari kisah Nabi Ayyub a.s. dengan menuliskannya di papan tulis. 8. Guru meminta siswa untuk melengkapi catatannya tentang kisah Nabi Ayyub a.s. sesuai dengan rangkuman yang dibuat bersama. 9. Kegiatan nomor 1–8 diterapkan juga dalam memberikan pelajaran tentang kisah Nabi Musa a.s. dan Nabi Isa a.s. 10. Guru meminta siswa untuk memahami kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s., kemudian menceritakan kembali kepada keluarganya di rumah. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s.,dan Nabi Isa a.s. dengan memberikan catatan tentang hal-hal penting dari kisah ketiga nabi tersebut. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menceritakan di daerah mana nabi Ayyub a.s. diutus Allah. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan mengapa iblis tidak senang terhadap Nabi Ayyub a.s. 3. Guru menawarkan kepada siswa, siapa yang dapat menjelaskan bagaimana sikap umat Nabi Ayyub a.s. ketika melihat beliau sakit parah. 4. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan berbagai cobaan yang menimpa Nabi Ayyub a.s. 5. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang bisa menceritakan kisah kelahiran Nabi Isa a.s. 6. Guru menjelaskan satu contoh peristiwa dari kisah Nabi Musa a.s., kemudian menanyakan kepada siswa kapan peristiwa itu terjadi. 7. Guru menanyakan kepada siswa,bagaimana perilaku Raja Fir’aun kepada Nabi Musa. 8. Guru menanyakan kepada siswa, mengapa waktu kecil Nabi Musa a.s. dihanyutkan ke Sungai Nil. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menceritakan kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. 3. Tes perbuatan untuk menyebutkan peristiwa penting dalam kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian,siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memahami kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s.

• Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menceritakan kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. 3. Kebenaran menyebutkan peristiwa penting dalam kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 3 (Kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s.) A. Pilihan Ganda 1. A 6. B 2. A 7. C 3. C 8. A 4. C 9. B 5. A 10. A B. 1. 2. 3. 4. 5. Isian Yukabad 6. Manna dan Salwa Yudas 7. Tursina Sabar 8. 7 tahun Madyan 9. Injil Asiyah 10. Baitul Lahmi/Betlehem

C. Essay 1. hewan ternak binasa, anak-anaknya meninggal tanpa sebab, harta kekayaannya habis, terkena penyakit kulit 2. menyembuhkan orang buta, menghidupkan orang mati, dan menyediakan hidangan dari langit 3. Nabi Musa ketika lahir dihanyutkan ke Sungai Nil dan ditemukan oleh istri Fir’aun, Asiyah, kemudian diangkat menjadi anak mereka 4. karena Nabi Musa membunuh seorang dari bangsa Qibti dan Fir’aun menyuruh pengawalnya untuk menangkapnya 5. tongkatnya berubah menjadi ular, membelah laut, dan tangannya mengeuarkan cahaya

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/1 Pertemuan Ke: 21–27 Alokasi Waktu : 14 jam (14 × 35 menit) Standar Kompetensi : 4. Membiasakan perilaku terpuji I. Kompetensi Dasar: 4.1 Meneladani perilaku Nabi Ayyub a.s. 4.2 Meneladani perilaku Nabi Musa a.s. 4.3 Meneladani perilaku Nabi Isa a.s. II. Indikator • Mampu mempraktikkan perilaku terpuji yang diambil dari kisah Nabi Ayyub a.s. • Mampu menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji dari Nabi Ayyub a.s. • Mampu mempraktikkan perilaku terpuji yang diambil dari kisah Nabi Musa a.s. • Mampu menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji dari Nabi Musa a.s. • Mampu mempraktikkan perilaku terpuji yang diambil dari kisah Nabi Isa a.s. • Mampu menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji dari Nabi Isa a.s. III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat meneladani perilaku Nabi Ayyub a.s. dalam kehidupan. 2. Siswa diharapkan dapat meneladani perilaku Nabi Musa a.s. dalam kehidupan. 3. Siswa diharapkan dapat meneladani perilaku Nabi Isa a.s. dalam kehidupan. IV. Materi Ajar : Akhlak Terpuji

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami perilaku terpuji yang terdapat dalam kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. 2. Siswa diarahkan untuk menemukan perilaku terpuji dalam kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. 3. Siswa diberikan contoh bagaimana meneladani perilaku terpuji Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. 4. Siswa mempraktikkan perilaku terpuji tersebut dalam kehidupannya. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) VII. Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menjelaskan kembali secara singkat tentang kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi

2. 3. 4. 5.

6. 7. 8. 9.

Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. Guru mengarahkan uraiannya pada sifat-sifat terpuji yang dapat diambil dari ketiga kisah tersebut. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan perilaku-perilaku terpuji yang dapat diteladani dari kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. Guru menguraikan perilaku-perilaku terpuji yang terdapat dalam kisah tersebut, yaitu dermawan, tawakal, tidak mudah putus asa, berani menegakkan kebenaran, tegas dalam bertindak, memiliki iman yang kuat, dan penuh kasih sayang. Guru menjelaskan arti dari setiap perilaku tersebut sambil menunjukkan bagaimana ketiga nabi tersebut melaksanakannya. Contohnya adalah bagaimana Nabi Ayyub a.s. bertawakal kepada Allah ketika menghadapi cobaan. Guru membagi siswa menjadi tiga kelompok. Kelompok 1 diminta untuk mengumpulkan contoh perilaku terpuji dari Nabi Ayyub. Kelompok 2 mengidentifkasi perilaku terpuji yang dapat diambil dari Nabi Musa a.s. Kelompok 3 mengumpulkan contoh perilaku terpuji dari Nabi Isa a.s. Guru meminta kepada para wakil kelompok untuk membacakan hasil diskusi kelompok tersebut tentang contoh perilaku terpuji yang ditemukan. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri menerapkan perilaku terpuji, sebagaimana yang dicontohkan oleh para nabi. Guru juga menjelaskan manfaat dari sifat-sifat terpuji yang terdapat dalam kisah nabi tersebut. Guru meminta siswa melihat dirinya sendiri, apakah sudah melaksanakan perilaku terpuji tersebut atau belum. Guru meminta siswa untuk selalu berperilaku terpuji dan mengajak temannya menjalankan kebiasaan yang sama.

IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang arti dan contoh dari perilaku terpuji Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. yang harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menyebutkan sikap terpuji apa saja yang terdapat dalam kisah Nabi Ayyub a.s. 2. Guru meminta kepada siswa menyebutkan sikap terpuji apa saja yang terdapat dalam kisah Nabi Musa a.s. 3. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan satu sifat terpuji dari Nabi Isa a.s. 4. Guru meminta kepada beberapa siswa untuk menyebutkan bagaimana bertawakal yang benar. 5. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sudah membiasakan sikap terpuji dari Nabi Ayyub a.s. 6. Guru menjelaskan satu contoh perbuatan, kemudian meminta siswa menyebutkan termasuk sikap apa perbuatan tesebut. 7. Guru menanyakan kepada siswa, apa keuntungan memiliki sikap penuh kasih sayang. 8. Guru menanyakan kepada siswa, siapa yang belum membiasakan sikap terpuji dari Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. B. Alat Penilaian A. Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan sikap terpuji dari Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa dan Nabi Isa a.s. 3. Tes perbuatan untuk mempraktikkan perilaku terpuji dari ketiga Nabi tersebut. B. Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memiliki dan membiasakan perilaku terpuji dari Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., serta Nabi Isa. C. Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan

2. Kebenaran menyebutkan contoh perilaku terpuji dari Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa dan Nabi Isa 3. Kebenaran mempraktikkan perilaku terpuji dari Nabi Ayyub, Nabi Musa dan Nabi Isa 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 4 (Meneladani Akhlak Nabi Ayyub a.s., Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa) A. Pilihan Ganda 1. C 6. C 2. B 7. B 3. A 8. C 4. C 9. A 5. A 10. B B. Isian 1. beribadah 2. berserah diri kepada Allah 3. menolak 4. meyakini segala sesuatu dari Allah 5. yang baik 6. Allah swt. 7. miskin 8. Allah swt. 9. tergoda 10. kikir C. Essay 1. ketika menghadapi cobaan dari Allah swt. 2. karena putus asa dilarang oleh Allah swt. 3. dengan cara yang baik dan tidak melanggar larangan Allah swt. 4. saudara, teman, dan tetangga 5. tegas dalam bertindak berarti berbuat sesuai kebenaran tanpa memihak Contohnya adalah tidak memihak saudara jika ia berbuat salah

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi

:_______________________ : Pendidikan Agama Islam : V/1 : 28–34 : 14 jam (14 × 35 menit) : 5. Mengumandangkan azan dan ikamah

I. Kompetensi Dasar 5.1 Melafalkan lafal azan dan ikamah 5.2 Mengumandangkan azan dan ikamah II. Indikator • Mampu menyebutkan pengertian azan dan ikamah • Mampu melafalkan azan dan ikamah dengan benar • Mampu mengumandangkan azan dan ikamah dengan benar • Mampu mempraktikkan azan dan ikamah sesuai dengan ketentuannya. III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat melafalkan azan dan ikamah dengan benar. 2. Siswa diharapkan dapat mengumandangkan azan dan ikamah dengan benar. IV. Materi Ajar : Azan dan Ikamah

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami pengertian azan dan ikamah serta hubungannya dengan pelaksanaan salat. 2. Siswa melafalkan bacaan azan dan ikamah dengan benar. 3. Siswa mengumandangkan azan dan ikamah dengan benar. 4. Siswa mempraktikkan azan dan ikamah sesuai dengan ketentuannya. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Elisitasi

VII. Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku-buku fkih 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menggambarkan, memasang paparan, atau tayangan VCD atau LCD di monitor mengenai lafal azan dan ikamah. 2. Guru menjelaskan terlebih dahulu pengertian azan dan ikamah serta hubungannya dengan pelaksanaan salat. Terlebih dahulu guru menanyakan kepada siswa, apa yang mereka ketahui tentang azan dan ikamah. 3. Guru melafalkan azan dan ikamah satu per satu. Guru melafalkan azan terlebih dahulu kalimat demi kalimat, kemudian siswa menirukannya. Setelah itu, dilanjutkan dengan melafalkan ikamah.

4. Guru meminta beberapa siswa untuk melafalkan kembali bacaan azan dan ikamah. Pada saat yang sama, guru meminta siswa yang lain untuk mendengarkan bacaan siswa tersebut dan membenarkannya jika terjadi kesalahan. 5. Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana tata cara mengumandangkan azan dan ikamah. Kemudian, guru mendemonstrasikan bagaimana mengumandangkan azan dan ikamah. 6. Guru meminta salah satu siswa yang dianggap bisa untuk mengumandangkan azan dan ikamah. Pada saat yang sama, guru menjelaskan hal-hal penting dalam mengumandangkan azan dan ikamah, seperti azan pada salat Subuh yang ada tambahan bacaannya. 7. Guru menanyakan kepada siswa, siapa yang belum dapat melafalkan dan mengumandangkan azan serta ikamah, terutama kepada siswa laki-laki. 8. Guru meminta siswa laki-laki untuk mempraktikkan azan dan ikamah setiap hari sesuai dengan ketentuannya. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang bacaan mengumandangkannya setiap hari sesuai ketentuan. azan dan ikamah serta

X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan satu kalimat azan, kemudian meminta siswa menyebutkan berapa kali kalimat tersebut dibaca atau dikumandangkan. 2. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan bacaan azan pada salat Subuh. 3. Guru meminta satu siswa menyebutkan tata cara azan yang baik. 4. Guru mendemonstrasikan azan dengan melewatkan salah satu bacaan, kemudian menanyakan kepada siswa apakah ada bacaan yang terlewat atau tidak. 5. Guru menawarkan kepada siswa, siapa yang dapat mengumandangkan azan dengan baik. 6. Guru meminta siswa untuk maju ke depan dan mempraktikkan tata cara ikamah. 7. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sanggup mengumandangkan azan dan ikamah dengan benar. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan tata cara azan dan ikamah 3. Tes perbuatan untuk mengumandangkan azan dan ikamah • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat melafalkan dan mengumandangkan azan serta ikamah. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan tata cara azan dan ikamah 3. Kebenaran mengumandangkan azan dan ikamah sesuai dengan ketentuannya 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

kunci Pelajaran 5 (Azan dan Ikamah)

A.

B. 1. 2. 3. 4. 5. C. 1. 2. 3. 4. 5.

Pilihan Ganda 1. A 6. A 2. C 7. B 3. B 8. A 4. A 9. C 5. C 10. B Isian muazin 6. mari mengerjakan salat 7. awal waktu 8. 27 derajat 9. Bilal bin Rabbah 10. Essay untuk memberitahu kepada umat balig, hafal lafal azan dan ………………………… Azan adalah tanda masuk waktu dilaksanakan. ……………………………………

merugi sungguh salat sudah dilaksanakan kiblat Muazin dan orang yang mendengar Subuh Islam bahwa waktu salat ikamah. sudah tiba.

salat, ikamah adalah tanda salat akan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/2 Pertemuan Ke : 1–7 Alokasi Waktu : 14 jam (14 × 35 menit) Standar Kompetensi : 6. Mengartikan Al-Qur’an surah pendek pilihan I. Kompetensi Dasar 6.1 Membaca Surah al-Maun dan al-fil 6.2 Mengartikan Surah al-Maun dan al-fil II. Indikator • Mampu melafalkan Surah al-Maun dan al-fil dengan lancar • Mampu membaca Surah al-Maun dan al-fil secara keseluruhan dengan fasih dan lancar • Mampu mengartikan Surah al-Maun dan al-fil per ayat • Mampu mengartikan Surah al-Maun dan al-fil secara keseluruhan dengan benar III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat membaca Surah al-Maun dan al-fil dengan fasih dan lancar. 2. Siswa diharapkan dapat mengartikan Surah al-Maun dan al-fil dengan benar. IV. Materi Ajar : Surah al-Maun dan al-fil

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk menirukan bacaan guru mengenai bacaan Surah al-Maun dan al-fil. 2. Siswa membaca Surah al-Maun dan al-fil dengan fasih. 3. Siswa mengartikan Surah al-Maun dan al-fil dengan benar. 4. Siswa menggunakan bacaan Surah al-Maun dan al-fil dalam salat. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Al-Qur’an dan Terjemahnya Departemen Agama RI tahun 2006 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan mem-buka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menuliskan, memasang paparan, atau tayangan VCD atau LCD di monitor mengenai Surah al-Maun dan al-fil sehingga mudah dilihat oleh siswa. 2. Guru melafalkan tulisan, paparan, atau tayangan Surah al-Maun dengan suara yang jelas dan perlahan-lahan ayat demi ayat. Kemudian, siswa menirukannya secara berulang-ulang.

3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk diminta melafalkan Surah al-Maun secara estafet. Pada saat yang sama, guru membe-nahi bacaan siswa, terutama dari sisi makhraj dan tajwidnya. Dalam bacaan Surah al-Maun, guru menekankan pada bacaan tanda mad dan juga makhrajnya. 4. Guru menyuruh salah satu siswa yang sanggup melafalkan Surah al-Maun secara lengkap untuk menuju ke depan. Siswa tersebut melafalkan dari ayat pertama sampai terakhir. 5. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok, diminta melafalkan Surah al-Maun dengan estafet seperti dikemukakan di atas. Guru berusaha membenarkan bacaan kelompok yang salah dari segi makhraj dan tajwidnya. 6. Guru menjelaskan arti dari Surah al-Maun per ayat. Kemudian, guru meminta siswa supaya menirukan arti ayat-ayat tersebut dan mencermati penjelasannya. 7. Guru menjelaskan kandungan-kandungan yang terdapat dalam Surah al-Maun dan mengarahkan siswa untuk mengamalkan kandungan surah tersebut dalam kehidupannya. 8. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri membaca Surah al-Maun dan memahami artinya. 9. Kegiatan nomor 1 sampai nomor 8 dilakukan juga dalam mengajarkan materi Surah al-fil. 10. Guru meminta siswa untuk selalu menggunakan Surah al-Maun dan al-fil setiap melakukan salat. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang bacaan Surah al-Maun dan al-fil yang harus dihafalkan dengan fasih dan dipahami artinya secara keseluruhan. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru melafalkan Surah al-Maun dengan melewatkan sebagian ayat, kemudian menanyakan kepada siswa, apakah bacaannya ada yang terlewatkan. Kemudian, guru meminta siswa melengkapi bacaan ayat yang dilewatkan tersebut. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa supaya melafalkan Surah alfil. Selanjutnya, guru meminta para siswa lainnya supaya mendengarkan bacaan teman-temannya. Para siswa diminta menilai tentang benar tidaknya pelafalan Surah al-fil yang dilakukan temannya. 3. Guru melafalkan satu ayat Surah al-Maun, kemudian meminta siswa mengartikan ayat tersebut. 4. Guru menawarkan kepada siswa yang sanggup melafalkan Surah al-Maun dengan fasih dan lancar. 5. Guru menyebutkan Surah al-Maun atau Surah al-fil ayat tertentu, kemudian meminta siswa melafalkan dan mengartikannya. 6. Guru membacakan arti satu ayat dari Surah al-Maun atau Surah al-fil, kemudian meminta siswa melafalkan bacaannya. 7. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sanggup membaca Surah al-Maun atau Surah al-fil sekaligus mengartikannya dengan benar dan lancar. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk membaca Surah al-Maun dan Surah al-Fil dengan fasih 3. Tes perbuatan untuk mengartikan Surah al-Maun dan Surah al-fil dengan benar • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat membaca dan mengartikan Surah al-Maun serta Surah al-fil dengan benar. • Presentasi penilaian • Ketepatan menjawab pertanyaan • Kebenaran membaca Surah al-Maun atau Surah al-fil dengan fasih • Kebenaran mengartikan Surah al-Maun atau Surah al-fil dengan benar • Ketepatan membuat simpulan

.........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 6 (Surah al-Maun atau Surah al-fil) A. Pilihan Ganda 1. C 6. B 2. B 7. B 3. B 8. B 4. B 9. A 5. A 10. B B. Isian 1. pendusta agama 6. burung yang berbondong-bondong 2. kewajiban 7. pahala 3. celaka 8. siksa 4. tepat 9. Allah swt. 5. Tahun Gajah 10. seperti daun yang dimakan ulat. C. Essay 1. orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin 2. karena dia meninggalkan kewajiban dari Allah swt. 3. karena burung Ababil membawa batu panas yang dapat membakar pasukan gajah 4. orang-orang yang berbuat ria 5. karena kelahiran Nabi bertepatan dengan penyerangan Raja Abrahah terhadap Ka‘bah yang mengendarai pasukan gajah.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/2 Pertemuan Ke: 8–13 Alokasi Waktu : 12 jam (12 × 35 menit) Standar Kompetensi : 7. Mengenal rasul-rasul Allah swt. I. Kompetensi Dasar 7.1 Menyebutkan nama-nama rasul Allah swt. 7.2 Menyebutkan nama-nama rasul ulul azmi dari para rasul 7.3 Membedakan nabi dan rasul II. Indikator • Mampu menjelaskan pengertian rasul Allah swt. • Mampu menyebutkan nama-nama rasul dengan benar • Mampu menyebutkan nama-nama rasul ulul azmi dengan benar • Mampu menjelaskan perbedaan antara nabi dengan rasul dengan benar III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan nama-nama rasul Allah swt. dengan benar. 2. Siswa diharapkan dapat menyebutkan nama-nama rasul yang termasuk ulul azmi. 3. Siswa diharapkan dapat membedakan pengertian nabi dan rasul dengan benar. IV. Materi Ajar : Iman kepada Rasul Allah swt.

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami pengertian rasul Allah dan tugasnya. 2. Siswa menyebutkan nama-nama rasul Allah yang wajib diketahui. 3. Siswa menyebutkan nama-nama rasul ulul azmi. 4. Siswa menjelaskan perbedaan antara nabi dengan rasul dengan benar. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Elisitasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku tauhid atau akidah Islam 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan Dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru membuat uraian, gambar, atau tayangan VCD atau LCD di monitor tentang rasul-rasul Allah. Guru mengarahkan uraiannya tentang manusia-manusia yang dipilih Allah menjadi utusannya. 2. Guru menjelaskan pengertian rasul dan tugas-tugasnya yang diberikan oleh Allah. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk diminta menyebutkan nama-nama rasul Allah yang mereka ketahui.

4. Guru menyebutkan nama-nama rasul Allah yang berjumlah 25, kemudian menjelaskan kisah para rasul secara sederhana. 5. Guru memberikan pertanyaan umpan kepada siswa tentang nama-nama rasul yang sedang dibahas. 6. Guru menjelaskan tentang rasul ulul azmi, mulai dari pengertian dan siapa saja rasul yang mendapatkan gelar tersebut. Guru juga menguraikan bentuk-bentuk perjuangan dan kesabaran para nabi yang mendapat julukan ulul azmi. 7. Guru memberikan penjelasan tentang perbedaan antara nabi dan rasul. Guru juga memberikan penekanan tentang pentingnya mengimani rasul Allah dan menanamkannya dalam perilaku sehari hari. 8. Guru bersama-sama dengan siswa membuat rangkuman atau kesimpulan tentang materi yang sudah dibahas. 9. Guru meminta siswa untuk menghafalkan nama-nama rasul dan mereka yang mendapat gelar ulul azmi. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang pengertian, nama-nama rasul dan rasul ulul azmi serta bagaimana mengimaninya dalam kehidupan sehari-hari. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan nama nabi/rasul, kemudian menanyakan kepada siswa apakah nabi/rasul tersebut termasuk ulul azmi atau tidak. 2. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan nama rasul yang memiliki mukjizat. 3. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sanggup menyebutkan perbedaan antara nabi dengan rasul. 4. Guru meminta siswa menyebutkan rasul Allah yang menerima kitab suci. 5. Guru meminta siswa menyebutkan siapa saja nama nabi/rasul yang mendapat gelar ulul azmi. 6. Guru menawarkan kepada siswa untuk menyebutkan nama-nama nabi yang berjumlah dua puluh lima. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan nama rasul Allah swt. 3. Tes perbuatan untuk menyebutkan nama-nama nabi/rasul ulul azmi • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat menyebutkan sama-nama rasul dan rasul ulul azmi. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan nama rasul Allah swt. 3. Kebenaran menyebutkan nama-nama rasul ulul azmi 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP. Kunci Pelajaran 7 (Iman kepada Rasul Allah swt.) A. Pilihan Ganda 1. A 6. B 2. B 7. C 3. B 8. A 4. C 9. C

...................................... NIP.

5. D 10. C B. Isian 1. Nabi Muhammad saw. 6. menghidupkan orang mati 2. dapat dipercaya 7. sallallwhu ‘alaihi wasallam 3. Fir’aun 8. semoga mendapatkan keselamatan 4. memiliki ketabahan 9. kitab suci 5. tablig 10. banjir C. Essay 1. memercayai bahwa Allah mengutus para rasul untuk menyampaikan ajaran Allah 2. dengan melaksanakan ajaran-ajaran yang telah disampaikan oleh para rasul. 3. Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad saw. 4. Nabi tidak mendapatkan kitab suci, sedangkan rasul mendapatkan kitab suci; nabi tidak memiliki umat, sedangkan rasul memiliki umat; nabi tidak wajib menyampaikan wahyu, sedangkan rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya. 5. Al-Qur’an, mengeluarkan air dari sela-sela jarinya

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD Mata Pelajaran Kelas/Semeste Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi

:_______________________ : Pendidikan Agama Islam : V/2 : 14–19 : 12 jam (12 × 35 menit) : 8. Menceritakan kisah sahabat Nabi

I. Kompetensi Dasar 8.1 Menceritakan kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 8.2 Menceritakan kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. II. Indikator • Mampu menjelaskan kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. • Mampu menceritakan kejadian-kejadian penting dalam kisah Khalifah Abu Bakar asSiddiq r.a. • Mampu menjelaskan kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. • Mampu menjelaskan kejadian-kejadian penting dalam kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menceritakan kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 2. Siswa diharapkan dapat menceritakan kisah Khalifah Umar bin Khattab IV. Materi Ajar 1. Kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 2. Kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. 2. Siswa dijelaskan tentang kejadian penting dalam kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. 3. Siswa diberikan penjelasan tentang hikmah dari kisah Khalifah Abu Bakar asSiddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. 4. Siswa diarahkan untuk menemukan sifat-sifat yang tertanam dalam diri Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. VI. Metode Belajar 1. Informasi 4. Diskusi 2. Tanya jawab 5. Inkuiri (penemuan) 3. Demonstrasi VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan mem-buka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

B. Kegiatan Inti 1. Guru memberikan uraian atau bercerita tentang khalifah-khalifah pengganti Nabi yang disebut dengan Khulafaur Rasyidin. Guru mengarahkan penjelasannya pada khalifah pertama dan kedua, yaitu Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. 2. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan hal-hal yang mereka ketahui tentang kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. 3. Guru menceritakan kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. sejak masa kecil, menjadi sahabat Nabi, masuk Islam, hingga menjadi khalifah pengganti Nabi Muhammad. 4. Guru menjelaskan kisah tersebut dengan memberikan penekanan pada peristiwaperistiwa penting, seperti dari sebutan namanya, gelarnya (as-Siddiq), usahanya menumpas para pemberontak, dsb. 5. Guru meminta siswa untuk mencatat hal-hal penting yang mereka dengar atau baca dari kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 6. Guru meminta kepada para siswa untuk membacakan hasil catatan-nya dan menanyakan apa yang belum mereka pahami. 7. Guru bersama siswa membuat rangkuman dari kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dengan menuliskannya di papan tulis. 8. Guru meminta siswa untuk melengkapi catatannya tentang kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. sesuai dengan rangkuman yang dibuat bersama. 9. Kegiatan nomor 1 sampai nomor 8 diterapkan juga dalam memberikan pelajaran tentang kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. 10. Guru meminta siswa untuk memahami kedua kisah tersebut dan menceritakan kembali kepada keluarganya di rumah. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. dengan memberikan catatan tentang hal-hal penting dari kisah kedua sahabat Nabi tersebut. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menceritakan bagaimana Khalifah Abu Bakar menerima gelar as-Siddiq. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan pemberontakan apa saja yang terjadi pada masa Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 3. Guru menawarkan kepada siswa, siapa yang dapat menjelaskan bagaimana proses pemilihan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 4. Guru meminta kepada siswa untuk menjelaskan bagaimana sikap Umar bin Khattab sebelum masuk Islam. 5. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang bisa menceritakan kisah masuk Islamnya Umar bin Khattab. 6. Guru menjelaskan satu contoh peristiwa dari kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a., kemudian menanyakan kepada siswa kapan peristiwa itu terjadi. 7. Guru menanyakan kepada siswa bagaimana pemilihan Khalifah Umar bin Khattab 8. Guru menanyakan kepada siswa, bagaimana usaha Khalifah Umar bin Khattab r.a. dalam mengembangkan wilayah Islam. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menceritakan kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. 3. Tes perbuatan untuk menceritakan kejadian penting dalam kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memahami kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a. • Presentasi penilaian

1. 2. 3. 4.

Ketepatan menjawab pertanyaan Kebenaran menceritakan kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. Kebenaran menceritakan kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 8 (Kisah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a.) A. Pilihan Ganda 1. B 6. A 2. A 7. A 3. B 8. B 4. B 9. A 5. B 10. C B. Isian 1. Abdullah 6. al-Faruq 2. Isra Mikraj 7. Surah 3. Aisyah 8. penasihat 4. Saqifah Bani Sa‘adah 9. Amr bin ‘Ash 5. Zaid bin Sabit 10. Abu Bakar as-Siddiq r.a. C. Essay 1. Muhajirin adalah umat Islam Mekah yang ikut hijrah bersama Nabi ke Madinah. Adapun Ansar adalah umat Islam Madinah yang menerima kedatangan Nabi dan pengikutnya 2. ketika Umar membaca Surah gwhw Ayat 1–8 3. gerakan orang-orang yang keluar dari Islam. Penyebabnya karena mereka masih lemah imannya dan menganggap dengan meninggalnya Nabi berarti tidak ada kewajiban lagi mereka mengikuti ajarannya 4. Musailamah al-Kazzab, Tulaihah bin Khuwailid, Sajjah Tamimiyah 5. Syria, Irak, Iran (Persia), dan Mesir

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/2 Pertemuan Ke: 20–25 Alokasi Waktu : 12 jam (12 × 35 menit) Standar Kompetensi : 9. Membiasakan perilaku terpuji I. Kompetensi Dasar 9.1 Meneladani perilaku Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 9.2 Meneladani perilaku Khalifah Umar bin Khattab r.a. II. Indikator • Mampu mempraktikkan perilaku terpuji yang dilakukan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq • Mampu menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji yang dilakukan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. • Mampu mempraktikkan perilaku terpuji yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab • Mampu menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab r.a. III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat meneladani perilaku Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 2. Siswa diharapkan dapat meneladani perilaku Khalifah Umar bin Khattab r.a. IV. Materi Ajar : Akhlak Terpuji

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami arti dari perilaku terpuji Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan bagaimana melaksanakannya. 2. Siswa diberikan contoh-contoh bagaimana meneladani perilaku Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. yang benar. 3. Siswa diarahkan untuk menemukan perilaku Khalifah Umar bin Khattab r.a. yang patut diteladani. 4. Siswa mempraktikkan perilaku Khalifah Umar bin Khattab r.a. dalam kehidupannya. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

B. Kegiatan Inti 1. Guru menjelaskan kembali secara singkat tentang kisah Khalifah Abu Bakar asSiddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab r.a. Guru mengarahkan uraiannya pada sifat-sifat terpuji yang dapat diambil dari kedua kisah tersebut. 2. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan perilaku-perilaku terpuji yang dapat diteladani dari kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab r.a. 3. Guru menguraikan perilaku-perilaku terpuji yang terdapat dalam kisah kedua khalifah tersebut, yaitu jujur dan dermawan, setia, bijaksana, tegas, sederhana, adil, dan bertanggung jawab. 4. Guru menjelaskan arti dari setiap perilaku tersebut sambil menunjukkan bagaimana kedua khalifah tersebut melaksanakannya. Misalnya, kejujuran dan kedermawanan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan kesederhanaan Khalifah Umar bin Khattab r.a. 5. Guru membagi siswa menjadi empat kelompok. Dua kelompok diminta untuk mengumpulkan contoh perilaku terpuji dari kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. Dua kelompok yang lain mengidentifkasi perilaku terpuji dari kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. 6. Guru meminta kepada para wakil kelompok untuk membacakan hasil diskusi kelompok tersebut tentang contoh perilaku terpuji yang ditemukan. 7. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri menerapkan perilaku terpuji, sebagaimana yang dicontohkan oleh para khalifah. Guru juga menjelaskan manfaat dari sifat-sifat terpuji yang terdapat dalam kisah khalifah tersebut. 8. Guru meminta siswa melihat dirinya sendiri apakah sudah melaksanakan perilaku terpuji tersebut atau belum. 9. Guru meminta siswa untuk selalu berperilaku terpuji dan mengajak temannya menjalankan kebiasaan yang sama. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang arti dan contoh dari perilaku terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. serta Khalifah Umar bin Khattab r.a. yang harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta siswa menyebutkan sikap terpuji yang terdapat dalam kisah Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 2. Guru meminta siswa menyebutkan sikap terpuji yang terdapat dalam kisah Khalifah Umar bin Khattab r.a. 3. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan satu sifat terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. atau Khalifah Umar bin Khattab r.a. 4. Guru meminta kepada beberapa siswa untuk menyebutkan bagaimana cara bersikap bijaksana. 5. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang sudah membiasakan sikap terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab 6. Guru menjelaskan satu contoh perbuatan, kemudian meminta siswa menyebutkan termasuk sikap apa perbuatan tesebut. 7. Guru menanyakan kepada siswa, apa keuntungan memiliki sikap jujur dan dermawan. 8. Guru menanyakan kepada siswa, siapa yang belum membiasakan sikap terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab r.a. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan sikap terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab r.a. 3. Tes perbuatan untuk mempraktikkan perilaku terpuji dari kedua khalifah tersebut • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memiliki dan

membiasakan perilaku terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. serta Khalifah Umar bin Khattab r.a. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan contoh perilaku terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab r.a. 3. Kebenaran mempraktikkan perilaku terpuji dari Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Khalifah Umar bin Khattab r.a. 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 9 (Meneladani Akhlak Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dan Umar bin Khattab r.a.) A. Pilihan Ganda 1. A 6. A 2. D 7. B 3. A 8. B 4. C 9. A 5. C 10. B B. Isian 1. Assabiqunal awwalun 2. berdakwah 3. patuh dan tunduk kepada ajarannya 4. Mekah ke Madinah 5. bijaksana 6. Umar bin Khattab r.a. 7. Quraisy 8. tegas 9. menjalankan tugas sebaik-baiknya 10. rakyat C. Essay 1. sikap jujur dan dermawan akan membuat kita disukai banyak orang serta hidup bahagia, baik di dunia maupun di akhirat 2. sederhana dalam pakaian, tidak menghamburkan uang negara, dan tidak menggunakan harta negara untuk kepentingan pribadi 3. dengan taat dan patuh kepada semua perintah dan menjauhi larangannya 4. dalam hal mencegah perbuatan maksiat dan kemungkaran 5. para pemimpin yang mendapat petunjuk dari Allah swt.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SD :_______________________ Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/Semester : V/2 Pertemuan Ke: 26–32 Alokasi Waktu : 14 jam (14 × 35 menit) Standar Kompetensi : 10. Mengenal puasa wajib I. Kompetensi Dasar 10.1 Menyebutkan ketentuan-ketentuan puasa Ramadan 10.2 Menyebutkan hikmah puasa II. Indikator • Mampu menyebutkan pengertian dan hukum puasa Ramadan • Mampu menyebutkan rukun dan sunah puasa Ramadan dengan benar • Mampu menyebutkan hal-hal yang membatalkan puasa dengan benar • Mampu menyebutkan hikmah-hikmah puasa Radaman dengan benar III. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan ketentuan-ketentuan puasa Ramadan dengan benar. 2. Siswa diharapkan dapat menyebutkan hikmah dari melaksanakan puasa Ramadan. IV. Materi Ajar : Puasa Ramadan

V. Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami pengertian dan hukum puasa Ramadan. 2. Siswa menyebutkan ketentuan-ketentuan puasa Ramadan. 3. Siswa menyebutkan hikmah-hikmah dari pelaksanaan puasa Ramadan. 4. Siswa mempraktikkan puasa pada bulan Ramadan. VI. Metode Belajar 1. Informasi 4. Diskusi 2. Tanya jawab 5. Elisitasi 3. Demonstrasi VII. Sumber Belajar 1. Buku Pendidikan Agama Islam SD Kelas V 2. Buku-buku fkih 3. Buku-buku lain yang relevan VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an . 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menggambarkan, memasang paparan, atau tayangan VCD atau LCD di monitor mengenai ketentuann-ketentuan puasa Ramadan. 2. Guru menjelaskan terlebih dahulu pengertian dan hukum puasa. Guru juga menjelaskan berbagai macam puasa yang biasa dilakukan oleh umat Islam. 4. Guru menjelaskan syarat, rukun, sunah, dan batalnya puasa Ramadan. Dalam penjelasannya guru memberikan selingan pertanyaan kepada para siswa untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang puasa Ramadan.

5. Guru meminta beberapa siswa untuk menyebutkan lagi ketentuan-ketentuan puasa Ramadan. Pada saat yang sama guru meminta siswa yang lain untuk mendengarkan dan mengoreksinya jika terjadi kesalahan. 6. Guru menguraikan beberapa hikmah puasa. Guru menawarkan terlebih dahulu kepada para siswa untuk menyebutkan apa manfaat berpuasa bagi manusia. 7. Guru meminta salah satu siswa yang dianggap bisa untuk menjelaskan ketentuanketentuan puasa dengan benar. 8. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi pelajaran yang sudah dibahas. 9. Guru menawarkan kepada siswa untuk menanyakan kembali materi yang belum dipahami. 10. Guru meminta siswa untuk mempraktikkan puasa pada bulan Ramadan. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang puasa Ramadan dan berbagai ketentuan serta hikmahnya. X. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan satu ketentuan puasa, kemudian menanyakan kepada siswa ketentuan tersebut termasuk rukun atau sunah puasa. 2. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan salah satu syarat wajibnya puasa. 3. Guru meminta satu siswa membacakan niat puasa dengan benar. 4. Guru menyebutkan berbagai rukun puasa dengan melewatkan beberapa hal, kemudian meminta kepada siswa untuk melengkapinya. 5. Guru menawarkan kepada siswa, siapa yang dapat menyebutkan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. 6. Guru meminta siswa untuk maju ke depan dan mempraktikkan doa ketika berbuka puasa. 7. Guru menawarkan kepada siswa, siapa di antara mereka yang menyebutkan contoh puasa sunah. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan ketentuan puasa Ramadan 3. Tes perbuatan untuk menyebutkan hikmah puasa Ramadan dengan benar • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, siswa membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat menyebutkan ketentuan dan hikmah puasa. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan ketentuan-ketentuan puasa Ramadan 3. Kebenaran menyebutkan hikmah-hikmah puasa 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP. Kunci Pelajaran 10 (Puasa Ramadan) A. Pilihan Ganda 1. A 6. B 2. A 7. A 3. A 8. A 4. B 9. B

...................................... NIP.

5. B 10. C B. Isian 1. haram 2. fajar 3. dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk 4. membatalkan 5. sunah 6. ganjil 7. fdiah 8. 11, 12, dan 13 9. puasa wajib 10. sunah C. Essay 1. puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala yang membatalkannya mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Contoh puasa sunah: puasa Senin-Kamis, puasa Arafah, puasa 6 hari di bulan Syawal, dan puasa tanggal 10 Muharam. 2. ……………………………………………………… Artinya: Aku berniat puasa esok hari untuk memenuhi kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, wajib karena Allah ta’ala. 3. orang yang sudah lanjut usia, musafr, wanita hamil dan menyusui, serta pekerja berat 4. makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, keluar haid atau nifas, hilang akal, murtad 5. puasa pada hari Raya Idulftri, Iduladha, dan puasa pada hari tasyrik

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->