P. 1
PENGERTIAN EKOWISATA

PENGERTIAN EKOWISATA

|Views: 4,691|Likes:
Published by buyunkr

More info:

Published by: buyunkr on Feb 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2014

pdf

text

original

PENGERTIAN EKOWISATA

Ekowisata adalah suatu jenis pariwisata yang kegiatannya semata-mata menikmati aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan alam dengan segala bentuk kehidupan dalam kondisi apa adanya dan berkecenderungan sebagai ajang atau sarana lingkungan bagi wisatawan dengan melibatkan masyarakat di sekitar kawasan proyek wisata. (Entin Supriatin, ³Ada Lima Unsur dalam Pengelolaan Ekowisata´, dalam Berita Wisata edisi 21 Oktober 1997). Ekowisata adalah wisata yang berbasis alam yang berkaitan dengan pendidikan dan pemahaman lingkungan alam dan dikelola dengan prinsip berkelanjutan (sustainable). Australian National Ecotourism Strategy, 1994. Ekowisata adalah kegiatan petualangan, wisata alam, budaya, dan alternatif yang mempunyai karakteristik : adanya pertimbangan yang kuat pada lingkungan dan budaya lokal. Kontribusi positif pada lingkungan dan sosial-ekonomi lokal Pendidikan dan pemahaman, baik untuk penyedia jasa maupun pengunjung mengenai konservasi alam dan lingkungan

Alan A. Leq, Ph. D. The Ecotourism Market in The Asia Pasific Region (1996) Ekowisata adalah perjalanan yang dapat dipertanggungjawabkan, kekawasan alam dengan memelihara lingkungan yang bisa menopang kesejahteraan penduduk setempat. Blangey dan Wood in Wall (1995) Ekowisata adalah wisata ke alam perawan yang relatif belum terjamah atau tercemar dengan tujuan khusus mempelajar, mengagumi, serta perwujudan bentuk budaya yang ada didalam kawasan tersebut. Hector Cebollos Lascurain (1987) Ecotourism envolvestraveling to relatively undisturb natural areas with the spesifik objective of studiying, admiring, and enjoying the sceneryand its wild plants an animals as well as any existing cultural aspect found in those area. World Tourism Organization (WTO) dan United Nations Environtment Program (UNEP). Ekowisata sebagai salah satu bentuk perjalanan wisata yang bertujuan ke kawasan alami yang dilakukan dengantujuan mengkonservasi lingkungan dan melestariakan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. The Ecotourism Society (2002). Ecotourism adalah sebuah ide, dan bukan merupakan sesuatu yang mudah untuk dilakukan atau dicapai, karena hal tersebut memadukan 4 komponen (natural, community, culture, and economic). Jan Mossedale

binatang liar. and enjoying the scenery and its wild plantas and animals. admiring. termasuk unsur kebudayaan yang ditemukan di daerah tujuan." Rumusan di atas hanyalah penggambaran tentan kegiatan wisata alam biasa. wisata ekologi. Ekowisata adalah sebuah program studi yang terdapat pada fakultas kehutanan. tumbuh-tumbuhan dan satwa liar. Definisi di atas telah telah diterima luas oleh para pelaku ekowisata.Ekowisata adalah pariwisata yang menyangkut perjalanan ke kawasan alam yang secara relativ belum terganggu dengan tujuan untuk mengagumi. eco-tourism. Apa yang disebut dengan ekowisata atau sering juga ditulis atau disebut dengan ekoturisme. 1991 in Wall. as well as any existing cultural manifestations (both past and present) found in the areas. eco tourism. mengagumi dan menikmati pemandangan. . serta bentukbentuk manifestasi budaya masyarakat yang ada. hanya saja menurut TIES dalam kegiatan ekowisata terkandung unsur-unsur kepedulian." "Ekowisata adalah perjalanan yang bertanggung jawab ketempat-tempat yang alami dengan menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahtraan penduduk setempatµ." "Wisata alam atau pariwisata ekologis adalah perjalanan ketempat-tempat alami yang relatif masih belum terganggu atau terkontaminasi (tercemari) dengan tujuan untuk mempelajari. tanggung jawab dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahtraan penduduk setempat. Rumusan ini kemudian disempurnakan oleh The International Ecotourism Society (TIES) pada awal tahun 1990 yaitu sebagai berikut: "Ecotourism is responsible travel to natural areas which conserved the environment and improves the welfare of local people. Dengan kata lain ekowisata adalah kegiatan wisata alam plus plus. setelah itu mengalami peralihan dibawah naungan politeknik IPB pada tahun ajaran 2005/2006. Definisi ini sebenarnya hampir sama dengan yang diberikan oleh Hector Ceballos-Lascurain yaitu sama-sama menggambarkan kegiatan wisata di alam terbuka. 2005). eco tour. institut pertanian bogor (IPB) jurusan konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata dan bertahan selama 5 angkatan. dan menikmati pemandangan indah seperti : tumbuh-tumbuhan. ecotoursism. baik dari masa lampau maupun masa kini. eco-tour dsb? Rumusan 'ecotourism' sebenarnya sudah ada sejak 1987 yang dikemukakan oleh Hector Ceballos-Lascurain yaitu sbb: "Nature or ecotourism can be defined as tourism that consist in travelling to relatively undisturbed or uncontaminated natural areas with the specific objectives of studying. Ekowisata merupakan upaya untuk memaksimalkan dan sekaligus melestarikan pontensi sumber-sumber alam dan budaya untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan yang berkesinambungan.Ceballos ± Lascurian. yaitu angkatan 37 sampai dengan 41. meneliti. 1995. (Ghufron Azhar.

Sedangkan pengertian Ekowisata Berbasis Komunitas (community-based ecotourism) merupakan usaha ekowisata yang dimiliki. Kehadiran wisatawan (khususnya ekowisatawan) ke tempat-tempat yang masih alami itu memberikan peluas bagi penduduk setempat untuk mendapatkan penghasilan alternatif dengan menjadi pemandu wisata. Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. tanggung jawab dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahtraan masyarakat setempat ditimbulkan oleh: 1. membuka homestay. Partisipasi masyarakat lokal akan timbul jika mereka dapat memperoleh manfaat ekonomi ('economical benefit') dari lingkungan yang lestari. Kelestarian lingkungan tidak mungkin dijaga tanpa partisipasi aktif masyarakat setempat. menunjang budidaya. 3. dikelola dan diawasi oleh masyarakat setempat. 5. Kawasan hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri-ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keaneka ragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Hasil kegiatan ekowisata sebanyak mungkin dinikmati oleh masyarakat setempat. 4. yang mempunyai fungsi sebagai: y Kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan. Asumsi bahwa pariwisata membutuhkan lingkungan yang baik dan sehat. Masyarakat berperan aktif dalam kegiatan pengembangan ekowisata dari mulai perencanaan. Kawasan Suaka Alam (meliputi suaka margasatwa dan cagar alam). monitoring dan evaluasi. kulturil maupun intelektual. serta Taman Buru. dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian. porter. serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. baik secara materiil. Kawasan Pelestarian Alam adalah hutan dengan ciri-ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan. 2. pengawetan keanekaragaman tumbuah dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. Kawasan Suaka Alam adalah hutan dengan ciri-ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan. implementasi. ilmu pengetahuan. Hutan konservasi terdiri dari Kawasan Pelestarian Alam (meliputi taman nasional. taman hutan raya dan taman wisata alam). warung dan usaha-usaha lain yang berkaitan dengan ekowisata. pendidikan.Adanya unsur plus plus di atas yaitu kepudulian. Kekuatiran akan makin rusaknya lingkungan oleh pembangunan yang bersifat eksploatatif terhadap sumber daya alam. pondok ekowisata (ecolodge). sehingga dapat meningkatkan kesejahtraan mereka atau meningkatkan kualitas hidpu penduduk lokal. . pariwisata dan rekreasi alam. Jadi dalam hal ini masyarakat memiliki wewenang yang memadai untuk mengendalikan kegiatan ekowisata. spirituil.

yaitu suatu model pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab di daerah yang masih alami atau daerahdaerah yang dikelola secara kaidah alam untuk menikmati dan menghargai alam (da segala bentuk budaya yang menyertainya) yang mendukung konservasi. dan ekosistem akuatik lain serta kompleks-kompleks ekologi yang merupakan bagian dari jenis keanekaragamannya. Ekowisata. Pengendalian Kerusakan Keanekaragaman hayati adalah setiap upaya atau kegiatan pencegahan dan/atau penanggulangan dan/atau pemulihan kerusakan keanekaragaman hayati. Taman Wisata Alam adalah kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi yang berfungsi sebagai: y y y Kawasan pariwisata dan rekreasi alam. Ekowisata yang dimaksud dalam kriteria ini adalah ecological tourism. disamping. mencakup keanekaragaman di dalam spesies. Kerusakan (berdasarkan Undang-undang No. satwa. memiliki dampak yang rendah dan keterlibatan aktif sosio ekonomi masyarakat setempat. termasuk diantaranya. melibatkan unsur pendidikan dan pemahaman. Kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan Kawasan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan. Keanekaragaman Hayati (berdasarkan Konvensi Keanekaragaman Hayati) adalah Keanekaragaman diantara mahluk hidup dari semua sumber. daratan. ecotourism Ekowisata menurut The Ecotourism Society (1990) sebagai berikut: Ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Kawasan pemanfaatan secara lestari potensi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. antara spesies dan ekosistem.y y Kawasan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. dan keunikan alam. Perusakan Lingkungan Hidup adalah tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisk dan/atau hayatinya yang mengakibatkan lingkungan hidup tidak berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. PENGERTIAN DAN KONSEP DASAR EKOWISATA . ekoturisme. lautan. 23 th 1997) adalah ukuran batas perubahan sifat fisik dan/atau hayati lingkungan hidup yang dapat di tenggang.

pengelola dan pemerintah. Ekowisata ini kemudian merupakan suatu perpaduan dari berbagai minat yang tumbuh dari keprihatinan terhadap lingkungan. tetapi telah terkait dengan konsep pelestarian hutan dan penduduk lokal. mengendarai kuda. in the case of international tourism to generate foreign exchange. flora dan fauna yang sangat tinggi. to increase standard of leaving and. sosial budaya dan ekonomi bagi masyarakat. Para adventnrer ini melakukan perjalanan ke alam yang merupakan awal dari perjalanan ekowisata. Pada saat ini. kebudayaan asli dan atau spesies langka (Lascurain. Pendahuluan Indonesia sebagai negara megabiodiversity nomor dua di dunia. Belantara tropika basah di seluruh kepulauan Indonesia merupakan suatu destinasi. Tourism is viewed as a development . Wallacea. Destination areas elect to become involved in tourism primarily for economic reasons: to provide employment opportunities. Oleh karenanya. Para explorer dari dunia barat maupun timur jauh telah mengunjungi Indonesia pada abad ke lima belas vang lalu. penelusuran jejak di hutan belantara. telah dikenal memiliki kekayaan alam. Sebagian perjalanan ini tidak memberikan keuntungan konservasi daerah alami. Ekowisata tidak dapat dipisahkan dengan konservasi. Weber. 1993). ekonomi dan sosial. Washington.Chafid Fandeli *) I. Destinasi untuk wisata ekologis dapat dimungkinkan mendapatkan manfaat sebesarbesarnya aspek ekologis. Junghuhn dan Van Steines dan masih banyak yang lain merupakan awal perjalanan antar pulau dan antar benua yang penuh dengan tantangan. ekowisata disebut sebagai bentuk perjalanan wisata bertanggungjawab. Wisata ini tidak hanya sekedar untuk melakukan pengamatan burung. ekowisata telah berkembang. Perjalanan eksplorasi yang ingin mengetahui keadaan di bagian benua lain telah dilakukan oleh Marcopollo.

tool and as a means of diversifying economics (Wall. mempergunakan istilah ekowisata untuk menggambarkan adanya bentuk wisata yang baru muncul pada dekade delapan puluhan. memberi manfaat secara ekonomi dan mempertahankan keutuhan budava bagi masyarakat setempat. Hal ini diambil misalnya dalam salah satu seminar dalam Reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (Fandeli. Kemudian Nasikun (1999). II. Dengan demikian ekowisata sangat tepat dan berdayaguna dalam mempertahankan keutuhan dan keaslian ekosistem di areal yang masih alami. Pengertian Ekowisata Ekowisata lebih populer dan banyak dipergunakan dibanding dengan terjemahan yang seharusnya dari istilah ecotourism. Atas dasar pengertian ini. Di dalam tulisan ini dipergunakan istilah ekowisata yang banyak digunakan oleh para rimbawan. yaitu ekoturisme. pada hakekatnva. bentuk ekowisata pada dasarnya merupakan bentuk gerakan konservasi yang dilakukan oleh penduduk dunia. Yayasan Alam Mitra Indonesia (1995) membuat terjemahan ecotourism dengan ekoturisme. pengertian ekowisata adalah suatu bentuk wisata yang bertanggungjawab terhadap kelestarian area yang masih alami (natural aren). 1995: 57). Ekowisata merupakan suatu bentuk wisata yang sangat erat dengan prinsip konservasi. Pengertian tentang ekowisata mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. 1998). Terjemahan yang seharusnya dari ecotourism adalah wisata ekologis. Namun. Eco-traveler ini pada hakekatnya konservasionis. Definisi ekowisata yang pertama diperkenalkan oleh organisasi The Ecotourism Society (1990) sebagai berikut: Ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan . Bahkan dengan ekowisata pelestarian alam dapat ditingkatkan kualitasnya karena desakan dan tuntutan dari para eco-traveler. Bahkan dalam strategi pengembangan ekowisata juga menggunakan strategi konservasi.

sementara konservasi merupakan upaya menjaga kelangsungan pemanfaatan sumberdaya alam untuk waktu kini dan masa mendatang. di samping budaya dan kesejahteraan masyarakatnya tetap terjaga. Namun dalam perkembangannya ternyata bentuk ekowisata ini berkembang karena banyak digemari oleh wisatawan. Semula ekowisata dilakukan oleh wisatawan pecinta alam yang menginginkan di daerah tujuan wisata tetap utuh dan lestari. Fenomena pendidikan diperlukan dalam bentuk wisata ini. 1999). Dari kedua definisi ini dapat dimengerti bahwa ekowisata dunia telah berkembang sangat pesat. Hal ini sesuai dengan definisi yang dibuat oleh The International Union for Conservntion of Nature and . Definisi ini memberi penegasan bahwa aspek yang terkait tidak hanya bisnis seperti halnya bentuk pariwisata lainnya. tetapi lebih dekat dengan pariwisata minat khusus. Ekowisata kemudian didefinisikan sebagai berikut: Ekowisata adalah bentuk baru dari perjalanan bertanggungjawab ke area alami dan berpetualang yang dapat menciptakan industri pariwisata (Eplerwood. 1999) yang mendefinisikan ekowisata adalah wisata berbasis pada alam dengan mengikutkan aspek pendidikan dan interpretasi terhadap lingkungan alami dan budaya masyarakat dengan pengelolaan kelestarian ekologis.dan kesejahteraan penduduk setempat. alternative tourism atau special interest tourism dengan obyek dan daya tarik wisata alam. III. Bahkan di beberapa wilayah berkembang suatu pemikiran baru yang berkait dengan pengertian ekowisata. Pendekatan Pengelolaan Ekowisata Ekowisata merupakan bentuk wisata yang dikelola dengan pendekatan konservasi. Wisatawan ingin berkunjung ke area alami. Hal ini seperti yang didefinisikan oleh Australian Department of Tourism (Black. yang dapat menciptakan kegiatan bisnis. Apabila ekowisata pengelolaan alam dan budaya masyarakat yang menjamin kelestarian dan kesejahteraan. Ternyata beberapa destinasi dari taman nasional berhasil dalam mengembangkan ekowisata ini.

bahwa konservasi adalah usaha manusia untuk memanfaatkan biosphere dengan berusaha memberikan hasil yang besar dan lestari untuk generasi kini dan mendatang. danau. Menjaga tetap berlangsungnya proses ekologis yang tetap mendukung sistem kehidupan. Tetapi kawasan hutan yang lain seperti hutan lindung dan hutan produksi bila memiliki obyek alam sebagai daya tarik ekowisata dapat dipergunakan pula untuk pengembangan ekowisata. Pendekatan ini jangan justru dibalik. di daerah hulu atau muara sungai dapat pula dipergunakan untuk ekowisata. 3. Melindungi keanekaragaman hayati.Natural Resources (1980). Area alami suatu ekosistem sungai. gambut. Kedua pendekatan ini dilaksanakan dengan menitikberatkan pelestarian dibanding pemanfaatan. 1980) sebagai berikut: 1. Di dalam pemanfaatan areal alam untuk ekowisata mempergunakan pendekatan pelestarian dan pemanfaatan. Taman Hutan Raya. rawa. Kemudian pendekatan lainnya adalah pendekatan pada keberpihakan kepada masyarakat setempat agar mampu mempertahankan budaya lokal dan sekaligus meningkatkan kesejah-teraannya. Menjamin kelestarian dan pemanfaatan spesies dan ekosistemnya. Kawasan konservasi sebagai obyek daya tarik wisata dapat berupa Taman Nasional. Sementara itu destinasi yang diminati wisatawan ecotour adalah daerah alami. Taman Wisata dan Taman Buru. Suaka Margasatwa. Cagar Alam. 2. Pendekatan lain bahwa ekowisata harus dapat menjamin kelestarian lingkungan. Bahkan Eplerwood (1999) memberikan konsep dalam hal ini: Urgent need to generate funding and human resonrces for the management of protected areas in ways that meet the needs of local rural populations . Maksud dari menjamin kelestarian ini seperti halnya tujuan konservasi (UNEP. Pendekatan yang harus dilaksanakan adalah tetap menjaga area tersebut tetap lestari sebagai areal alam.

Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur conservation tax untuk membiayai secara langsung kebutuhan kawasan dan masyarakat lokal. Pada hakekatnya ekowisata yang melestarikan dan memanfaatkan alam dan budaya masyarakat. Konsep Pengembangan Ekowisata Untuk mengembangkan ekowisata dilaksanakan dengan cara pengembangan pariwisata pada umumnya. Pembangunan ekowisata berwawasan lingkungan jauh lebih terjamin hasilnya dalam melestarikan alam dibanding dengan keberlanjutan pembangunan. Ecotraveler menghendaki persyaratan kualitas dan keutuhan ekosistem. Meskipun aspek market perlu dipertimbangkan namun macam. Dari aspek inilah ekowisata tidak akan mengenal kejenuhan pasar. kemudian kedua adalah aspek market. Apabila seluruh prinsip ini dilaksanakan maka ekowisata menjamin pembangunan yang ecological friendly dari pembangunan berbasis kerakyatan (commnnity based). fisik/ dan psikologis wisatawan. Pertama. jauh lebih ketat dibanding dengan hanya keberlanjutan. Prinsip Ekowisata Pengembangan ekowisata di dalam kawasan hutan dapat menjamin keutuhan dan kelestarian ekosistem hutan. sifat dan perilaku obyek dan daya tarik wisata alam dan budaya diusahakan untuk menjaga kelestarian dan keberadaannya. tetapi hanya menggunakan jasa alam dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan. yaitu: . Ada dua aspek yang perlu dipikirkan. The Ecotourism Society (Eplerwood/1999) menyebutkan ada delapan prinsip. Untuk pengembangan ekowisata dilaksanakan dengan konsep product driven. Bahkan dalam berbagai aspek ekowisata merupakan bentuk wisata yang mengarah ke metatourism. IV. aspek destinasi. Oleh karenanya terdapat beberapa butir prinsip pengembangan ekowisata yang harus dipenuhi. Sebab ekowisata tidak melakukan eksploitasi alam. Ekowisata bukan menjual destinasi tetapi menjual filosofi. V.

Pada umumnya lingkungan alam mempunyai daya dukung yang lebih rendah dengan daya dukung kawasan buatan. Hindarkan sejauh mungkin penggunaan minyak. Meskipun mungkin permintaan sangat banyak. Keuntungan secara nyata terhadap ekonomi masyarakat dari kegiatan ekowisata mendorong masyarakat menjaga kelestarian kawasan alam. Proses pendidikan ini dapat dilakukan langsung di alam. tetapi daya dukunglah yang membatasi. pencegahan dan penanggulangan disesuaikan dengan sifat dan karakter alam dan budaya setempat. Masyarakat diajak dalam merencanakan pengembangan ekowisata. Menjaga keharmonisan dengan alam. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan. maka devisa dan belanja wisatawan didorong . Pendapatan langsung untuk kawasan. mengkonservasi flora dan fauna serta menjaga keaslian budaya masyarakat. Mengatur agar kawasan yang digunakan untuk ekowisata dan manajemen pengelola kawasan pelestarian dapat menerima langsung penghasilan atau pendapatan. Peluang penghasilan pada porsi yang besar terhadap negara. melestarikan dan meningkatkan kualitas kawasan pelestarian alam. Apabila ada upaya disharmonize dengan alam akan merusak produk wisata ekologis ini. Mendidik wisatawan dan masyarakat setempat akan pentingnya arti konservasi. Daya dukung lingkungan.Mencegah dan menanggulangi dampak dari aktivitas wisatawan terhadap alam dan budaya. Penghasilan masyarakat. Retribusi dan conservation tax dapat dipergunakan secara langsung untuk membina. peran masyarakat diharapkan ikut secara aktif. Pendidikan konservasi lingkungan. Semua upaya pengembangan termasuk pengembangan fasilitas dan utilitas harus tetap menjaga keharmonisan dengan alam. Apabila suatu kawasan pelestarian dikembangkan untuk ekowisata. Demikian pula di dalam pengawasan.

blogspot.com .com http://irwantoforester.com http://ekologi-hutan. Fakultas Kehutanan Univ.cc http://irwantoshut. Peranan masyarakat lokal sangat besar dalam upaya menjaga keutuhan alam.sebesar-besarnya dinikmati oleh negara atau negara bagian atau pemerintah daerah setempat.com www.irthebest.. Chafid Fandeli. Mukhlison.irwantoshut. VI.com http://sig-kehutanan.com http://pengertian-definisi. Meskipun perjalanan ini bersifat berpetualang. *) Sumber : Pengusahaan Ekowisata (2000). namun wisatawan dapat menikmatmya.wordpress..co.blogspot.com email : irwantoshut@yahoo.blogspot. Penutup Ekowisata mempunyai pengertian suatu perjalanan wisata ke daerah yang masih alami. Peranan ini dilaksanakan mulai saat perencanaan.com email : irwantoshut@gmail. saat pelaksanaan pengembangan dan pengawasan dalam pemanfaatan.blogspot. Gadjah Mada Yogyakarta www. keutuhan dan kelestarian alam serta budaya dengan rnenjamin keberpihakan kepada masyarakat. Ekowisata selalu menjaga kualitas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->