PENGERTIAN EKOWISATA

Ekowisata adalah suatu jenis pariwisata yang kegiatannya semata-mata menikmati aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan alam dengan segala bentuk kehidupan dalam kondisi apa adanya dan berkecenderungan sebagai ajang atau sarana lingkungan bagi wisatawan dengan melibatkan masyarakat di sekitar kawasan proyek wisata. (Entin Supriatin, ³Ada Lima Unsur dalam Pengelolaan Ekowisata´, dalam Berita Wisata edisi 21 Oktober 1997). Ekowisata adalah wisata yang berbasis alam yang berkaitan dengan pendidikan dan pemahaman lingkungan alam dan dikelola dengan prinsip berkelanjutan (sustainable). Australian National Ecotourism Strategy, 1994. Ekowisata adalah kegiatan petualangan, wisata alam, budaya, dan alternatif yang mempunyai karakteristik : adanya pertimbangan yang kuat pada lingkungan dan budaya lokal. Kontribusi positif pada lingkungan dan sosial-ekonomi lokal Pendidikan dan pemahaman, baik untuk penyedia jasa maupun pengunjung mengenai konservasi alam dan lingkungan

Alan A. Leq, Ph. D. The Ecotourism Market in The Asia Pasific Region (1996) Ekowisata adalah perjalanan yang dapat dipertanggungjawabkan, kekawasan alam dengan memelihara lingkungan yang bisa menopang kesejahteraan penduduk setempat. Blangey dan Wood in Wall (1995) Ekowisata adalah wisata ke alam perawan yang relatif belum terjamah atau tercemar dengan tujuan khusus mempelajar, mengagumi, serta perwujudan bentuk budaya yang ada didalam kawasan tersebut. Hector Cebollos Lascurain (1987) Ecotourism envolvestraveling to relatively undisturb natural areas with the spesifik objective of studiying, admiring, and enjoying the sceneryand its wild plants an animals as well as any existing cultural aspect found in those area. World Tourism Organization (WTO) dan United Nations Environtment Program (UNEP). Ekowisata sebagai salah satu bentuk perjalanan wisata yang bertujuan ke kawasan alami yang dilakukan dengantujuan mengkonservasi lingkungan dan melestariakan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. The Ecotourism Society (2002). Ecotourism adalah sebuah ide, dan bukan merupakan sesuatu yang mudah untuk dilakukan atau dicapai, karena hal tersebut memadukan 4 komponen (natural, community, culture, and economic). Jan Mossedale

Rumusan ini kemudian disempurnakan oleh The International Ecotourism Society (TIES) pada awal tahun 1990 yaitu sebagai berikut: "Ecotourism is responsible travel to natural areas which conserved the environment and improves the welfare of local people.Ekowisata adalah pariwisata yang menyangkut perjalanan ke kawasan alam yang secara relativ belum terganggu dengan tujuan untuk mengagumi. wisata ekologi. eco tourism. binatang liar. mengagumi dan menikmati pemandangan. hanya saja menurut TIES dalam kegiatan ekowisata terkandung unsur-unsur kepedulian. and enjoying the scenery and its wild plantas and animals. Definisi ini sebenarnya hampir sama dengan yang diberikan oleh Hector Ceballos-Lascurain yaitu sama-sama menggambarkan kegiatan wisata di alam terbuka. yaitu angkatan 37 sampai dengan 41. tanggung jawab dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahtraan penduduk setempat. dan menikmati pemandangan indah seperti : tumbuh-tumbuhan. 2005). eco-tour dsb? Rumusan 'ecotourism' sebenarnya sudah ada sejak 1987 yang dikemukakan oleh Hector Ceballos-Lascurain yaitu sbb: "Nature or ecotourism can be defined as tourism that consist in travelling to relatively undisturbed or uncontaminated natural areas with the specific objectives of studying. Dengan kata lain ekowisata adalah kegiatan wisata alam plus plus." "Ekowisata adalah perjalanan yang bertanggung jawab ketempat-tempat yang alami dengan menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahtraan penduduk setempatµ. Ekowisata merupakan upaya untuk memaksimalkan dan sekaligus melestarikan pontensi sumber-sumber alam dan budaya untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan yang berkesinambungan. meneliti. admiring. 1991 in Wall. 1995. (Ghufron Azhar. termasuk unsur kebudayaan yang ditemukan di daerah tujuan. serta bentukbentuk manifestasi budaya masyarakat yang ada. baik dari masa lampau maupun masa kini. setelah itu mengalami peralihan dibawah naungan politeknik IPB pada tahun ajaran 2005/2006. Ekowisata adalah sebuah program studi yang terdapat pada fakultas kehutanan. ." Rumusan di atas hanyalah penggambaran tentan kegiatan wisata alam biasa. tumbuh-tumbuhan dan satwa liar.Ceballos ± Lascurian. eco tour. as well as any existing cultural manifestations (both past and present) found in the areas. Apa yang disebut dengan ekowisata atau sering juga ditulis atau disebut dengan ekoturisme. Definisi di atas telah telah diterima luas oleh para pelaku ekowisata." "Wisata alam atau pariwisata ekologis adalah perjalanan ketempat-tempat alami yang relatif masih belum terganggu atau terkontaminasi (tercemari) dengan tujuan untuk mempelajari. ecotoursism. institut pertanian bogor (IPB) jurusan konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata dan bertahan selama 5 angkatan. eco-tourism.

4. Kekuatiran akan makin rusaknya lingkungan oleh pembangunan yang bersifat eksploatatif terhadap sumber daya alam. sehingga dapat meningkatkan kesejahtraan mereka atau meningkatkan kualitas hidpu penduduk lokal. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. 5. Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. 2. spirituil. porter. Hutan konservasi terdiri dari Kawasan Pelestarian Alam (meliputi taman nasional. serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Asumsi bahwa pariwisata membutuhkan lingkungan yang baik dan sehat. ilmu pengetahuan. dikelola dan diawasi oleh masyarakat setempat. Jadi dalam hal ini masyarakat memiliki wewenang yang memadai untuk mengendalikan kegiatan ekowisata. Kawasan Pelestarian Alam adalah hutan dengan ciri-ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan. kulturil maupun intelektual. tanggung jawab dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahtraan masyarakat setempat ditimbulkan oleh: 1. . taman hutan raya dan taman wisata alam). baik secara materiil. Partisipasi masyarakat lokal akan timbul jika mereka dapat memperoleh manfaat ekonomi ('economical benefit') dari lingkungan yang lestari. serta Taman Buru. pondok ekowisata (ecolodge). dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian.Adanya unsur plus plus di atas yaitu kepudulian. yang mempunyai fungsi sebagai: y Kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan. membuka homestay. Sedangkan pengertian Ekowisata Berbasis Komunitas (community-based ecotourism) merupakan usaha ekowisata yang dimiliki. 3. Kawasan hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri-ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keaneka ragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. monitoring dan evaluasi. implementasi. warung dan usaha-usaha lain yang berkaitan dengan ekowisata. Masyarakat berperan aktif dalam kegiatan pengembangan ekowisata dari mulai perencanaan. Kelestarian lingkungan tidak mungkin dijaga tanpa partisipasi aktif masyarakat setempat. Kehadiran wisatawan (khususnya ekowisatawan) ke tempat-tempat yang masih alami itu memberikan peluas bagi penduduk setempat untuk mendapatkan penghasilan alternatif dengan menjadi pemandu wisata. pengawetan keanekaragaman tumbuah dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan. menunjang budidaya. pariwisata dan rekreasi alam. Hasil kegiatan ekowisata sebanyak mungkin dinikmati oleh masyarakat setempat. pendidikan. Kawasan Suaka Alam (meliputi suaka margasatwa dan cagar alam). Kawasan Suaka Alam adalah hutan dengan ciri-ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan.

Kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan Kawasan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan. ekoturisme. 23 th 1997) adalah ukuran batas perubahan sifat fisik dan/atau hayati lingkungan hidup yang dapat di tenggang. Kawasan pemanfaatan secara lestari potensi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. ecotourism Ekowisata menurut The Ecotourism Society (1990) sebagai berikut: Ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Pengendalian Kerusakan Keanekaragaman hayati adalah setiap upaya atau kegiatan pencegahan dan/atau penanggulangan dan/atau pemulihan kerusakan keanekaragaman hayati. daratan. mencakup keanekaragaman di dalam spesies. Perusakan Lingkungan Hidup adalah tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisk dan/atau hayatinya yang mengakibatkan lingkungan hidup tidak berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. Taman Wisata Alam adalah kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi yang berfungsi sebagai: y y y Kawasan pariwisata dan rekreasi alam. dan ekosistem akuatik lain serta kompleks-kompleks ekologi yang merupakan bagian dari jenis keanekaragamannya. Kerusakan (berdasarkan Undang-undang No. antara spesies dan ekosistem. PENGERTIAN DAN KONSEP DASAR EKOWISATA . termasuk diantaranya. melibatkan unsur pendidikan dan pemahaman. lautan.y y Kawasan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. Ekowisata yang dimaksud dalam kriteria ini adalah ecological tourism. Ekowisata. satwa. yaitu suatu model pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab di daerah yang masih alami atau daerahdaerah yang dikelola secara kaidah alam untuk menikmati dan menghargai alam (da segala bentuk budaya yang menyertainya) yang mendukung konservasi. disamping. dan keunikan alam. memiliki dampak yang rendah dan keterlibatan aktif sosio ekonomi masyarakat setempat. Keanekaragaman Hayati (berdasarkan Konvensi Keanekaragaman Hayati) adalah Keanekaragaman diantara mahluk hidup dari semua sumber.

ekonomi dan sosial. Tourism is viewed as a development . Para explorer dari dunia barat maupun timur jauh telah mengunjungi Indonesia pada abad ke lima belas vang lalu. Perjalanan eksplorasi yang ingin mengetahui keadaan di bagian benua lain telah dilakukan oleh Marcopollo. tetapi telah terkait dengan konsep pelestarian hutan dan penduduk lokal. 1993). flora dan fauna yang sangat tinggi. mengendarai kuda. in the case of international tourism to generate foreign exchange. ekowisata telah berkembang. Pendahuluan Indonesia sebagai negara megabiodiversity nomor dua di dunia. Destination areas elect to become involved in tourism primarily for economic reasons: to provide employment opportunities. Sebagian perjalanan ini tidak memberikan keuntungan konservasi daerah alami. kebudayaan asli dan atau spesies langka (Lascurain. ekowisata disebut sebagai bentuk perjalanan wisata bertanggungjawab. Ekowisata ini kemudian merupakan suatu perpaduan dari berbagai minat yang tumbuh dari keprihatinan terhadap lingkungan. Wallacea. Washington. Junghuhn dan Van Steines dan masih banyak yang lain merupakan awal perjalanan antar pulau dan antar benua yang penuh dengan tantangan.Chafid Fandeli *) I. telah dikenal memiliki kekayaan alam. pengelola dan pemerintah. penelusuran jejak di hutan belantara. Para adventnrer ini melakukan perjalanan ke alam yang merupakan awal dari perjalanan ekowisata. Destinasi untuk wisata ekologis dapat dimungkinkan mendapatkan manfaat sebesarbesarnya aspek ekologis. Wisata ini tidak hanya sekedar untuk melakukan pengamatan burung. Belantara tropika basah di seluruh kepulauan Indonesia merupakan suatu destinasi. sosial budaya dan ekonomi bagi masyarakat. Weber. Oleh karenanya. Pada saat ini. Ekowisata tidak dapat dipisahkan dengan konservasi. to increase standard of leaving and.

tool and as a means of diversifying economics (Wall. yaitu ekoturisme. 1998). Atas dasar pengertian ini. pengertian ekowisata adalah suatu bentuk wisata yang bertanggungjawab terhadap kelestarian area yang masih alami (natural aren). Definisi ekowisata yang pertama diperkenalkan oleh organisasi The Ecotourism Society (1990) sebagai berikut: Ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan . 1995: 57). Yayasan Alam Mitra Indonesia (1995) membuat terjemahan ecotourism dengan ekoturisme. Bahkan dengan ekowisata pelestarian alam dapat ditingkatkan kualitasnya karena desakan dan tuntutan dari para eco-traveler. Eco-traveler ini pada hakekatnya konservasionis. bentuk ekowisata pada dasarnya merupakan bentuk gerakan konservasi yang dilakukan oleh penduduk dunia. Kemudian Nasikun (1999). Pengertian tentang ekowisata mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. pada hakekatnva. Hal ini diambil misalnya dalam salah satu seminar dalam Reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (Fandeli. Dengan demikian ekowisata sangat tepat dan berdayaguna dalam mempertahankan keutuhan dan keaslian ekosistem di areal yang masih alami. II. Terjemahan yang seharusnya dari ecotourism adalah wisata ekologis. Bahkan dalam strategi pengembangan ekowisata juga menggunakan strategi konservasi. Pengertian Ekowisata Ekowisata lebih populer dan banyak dipergunakan dibanding dengan terjemahan yang seharusnya dari istilah ecotourism. Ekowisata merupakan suatu bentuk wisata yang sangat erat dengan prinsip konservasi. mempergunakan istilah ekowisata untuk menggambarkan adanya bentuk wisata yang baru muncul pada dekade delapan puluhan. memberi manfaat secara ekonomi dan mempertahankan keutuhan budava bagi masyarakat setempat. Di dalam tulisan ini dipergunakan istilah ekowisata yang banyak digunakan oleh para rimbawan. Namun.

Ekowisata kemudian didefinisikan sebagai berikut: Ekowisata adalah bentuk baru dari perjalanan bertanggungjawab ke area alami dan berpetualang yang dapat menciptakan industri pariwisata (Eplerwood. Fenomena pendidikan diperlukan dalam bentuk wisata ini. Namun dalam perkembangannya ternyata bentuk ekowisata ini berkembang karena banyak digemari oleh wisatawan. 1999) yang mendefinisikan ekowisata adalah wisata berbasis pada alam dengan mengikutkan aspek pendidikan dan interpretasi terhadap lingkungan alami dan budaya masyarakat dengan pengelolaan kelestarian ekologis. Wisatawan ingin berkunjung ke area alami. Hal ini sesuai dengan definisi yang dibuat oleh The International Union for Conservntion of Nature and . Definisi ini memberi penegasan bahwa aspek yang terkait tidak hanya bisnis seperti halnya bentuk pariwisata lainnya. alternative tourism atau special interest tourism dengan obyek dan daya tarik wisata alam. di samping budaya dan kesejahteraan masyarakatnya tetap terjaga. Dari kedua definisi ini dapat dimengerti bahwa ekowisata dunia telah berkembang sangat pesat. sementara konservasi merupakan upaya menjaga kelangsungan pemanfaatan sumberdaya alam untuk waktu kini dan masa mendatang. Ternyata beberapa destinasi dari taman nasional berhasil dalam mengembangkan ekowisata ini. tetapi lebih dekat dengan pariwisata minat khusus. yang dapat menciptakan kegiatan bisnis. 1999). Bahkan di beberapa wilayah berkembang suatu pemikiran baru yang berkait dengan pengertian ekowisata.dan kesejahteraan penduduk setempat. Apabila ekowisata pengelolaan alam dan budaya masyarakat yang menjamin kelestarian dan kesejahteraan. III. Hal ini seperti yang didefinisikan oleh Australian Department of Tourism (Black. Pendekatan Pengelolaan Ekowisata Ekowisata merupakan bentuk wisata yang dikelola dengan pendekatan konservasi. Semula ekowisata dilakukan oleh wisatawan pecinta alam yang menginginkan di daerah tujuan wisata tetap utuh dan lestari.

Tetapi kawasan hutan yang lain seperti hutan lindung dan hutan produksi bila memiliki obyek alam sebagai daya tarik ekowisata dapat dipergunakan pula untuk pengembangan ekowisata. danau. 2. 1980) sebagai berikut: 1. Kedua pendekatan ini dilaksanakan dengan menitikberatkan pelestarian dibanding pemanfaatan. Sementara itu destinasi yang diminati wisatawan ecotour adalah daerah alami. gambut.Natural Resources (1980). Taman Hutan Raya. bahwa konservasi adalah usaha manusia untuk memanfaatkan biosphere dengan berusaha memberikan hasil yang besar dan lestari untuk generasi kini dan mendatang. Suaka Margasatwa. Maksud dari menjamin kelestarian ini seperti halnya tujuan konservasi (UNEP. Pendekatan yang harus dilaksanakan adalah tetap menjaga area tersebut tetap lestari sebagai areal alam. Bahkan Eplerwood (1999) memberikan konsep dalam hal ini: Urgent need to generate funding and human resonrces for the management of protected areas in ways that meet the needs of local rural populations . rawa. Menjamin kelestarian dan pemanfaatan spesies dan ekosistemnya. Kemudian pendekatan lainnya adalah pendekatan pada keberpihakan kepada masyarakat setempat agar mampu mempertahankan budaya lokal dan sekaligus meningkatkan kesejah-teraannya. Melindungi keanekaragaman hayati. Di dalam pemanfaatan areal alam untuk ekowisata mempergunakan pendekatan pelestarian dan pemanfaatan. Menjaga tetap berlangsungnya proses ekologis yang tetap mendukung sistem kehidupan. Cagar Alam. Area alami suatu ekosistem sungai. Taman Wisata dan Taman Buru. Pendekatan lain bahwa ekowisata harus dapat menjamin kelestarian lingkungan. di daerah hulu atau muara sungai dapat pula dipergunakan untuk ekowisata. Pendekatan ini jangan justru dibalik. 3. Kawasan konservasi sebagai obyek daya tarik wisata dapat berupa Taman Nasional.

IV. tetapi hanya menggunakan jasa alam dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan. The Ecotourism Society (Eplerwood/1999) menyebutkan ada delapan prinsip.Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur conservation tax untuk membiayai secara langsung kebutuhan kawasan dan masyarakat lokal. Sebab ekowisata tidak melakukan eksploitasi alam. Untuk pengembangan ekowisata dilaksanakan dengan konsep product driven. Dari aspek inilah ekowisata tidak akan mengenal kejenuhan pasar. Apabila seluruh prinsip ini dilaksanakan maka ekowisata menjamin pembangunan yang ecological friendly dari pembangunan berbasis kerakyatan (commnnity based). sifat dan perilaku obyek dan daya tarik wisata alam dan budaya diusahakan untuk menjaga kelestarian dan keberadaannya. Bahkan dalam berbagai aspek ekowisata merupakan bentuk wisata yang mengarah ke metatourism. Ecotraveler menghendaki persyaratan kualitas dan keutuhan ekosistem. Pada hakekatnya ekowisata yang melestarikan dan memanfaatkan alam dan budaya masyarakat. V. Oleh karenanya terdapat beberapa butir prinsip pengembangan ekowisata yang harus dipenuhi. Pembangunan ekowisata berwawasan lingkungan jauh lebih terjamin hasilnya dalam melestarikan alam dibanding dengan keberlanjutan pembangunan. jauh lebih ketat dibanding dengan hanya keberlanjutan. aspek destinasi. Meskipun aspek market perlu dipertimbangkan namun macam. Ekowisata bukan menjual destinasi tetapi menjual filosofi. fisik/ dan psikologis wisatawan. Prinsip Ekowisata Pengembangan ekowisata di dalam kawasan hutan dapat menjamin keutuhan dan kelestarian ekosistem hutan. yaitu: . kemudian kedua adalah aspek market. Konsep Pengembangan Ekowisata Untuk mengembangkan ekowisata dilaksanakan dengan cara pengembangan pariwisata pada umumnya. Pertama. Ada dua aspek yang perlu dipikirkan.

Pada umumnya lingkungan alam mempunyai daya dukung yang lebih rendah dengan daya dukung kawasan buatan. Penghasilan masyarakat. Meskipun mungkin permintaan sangat banyak. Demikian pula di dalam pengawasan. Mendidik wisatawan dan masyarakat setempat akan pentingnya arti konservasi. Retribusi dan conservation tax dapat dipergunakan secara langsung untuk membina. Menjaga keharmonisan dengan alam. Pendapatan langsung untuk kawasan. mengkonservasi flora dan fauna serta menjaga keaslian budaya masyarakat. peran masyarakat diharapkan ikut secara aktif. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan. Hindarkan sejauh mungkin penggunaan minyak. melestarikan dan meningkatkan kualitas kawasan pelestarian alam. Peluang penghasilan pada porsi yang besar terhadap negara. Masyarakat diajak dalam merencanakan pengembangan ekowisata. Semua upaya pengembangan termasuk pengembangan fasilitas dan utilitas harus tetap menjaga keharmonisan dengan alam. Apabila ada upaya disharmonize dengan alam akan merusak produk wisata ekologis ini.Mencegah dan menanggulangi dampak dari aktivitas wisatawan terhadap alam dan budaya. Keuntungan secara nyata terhadap ekonomi masyarakat dari kegiatan ekowisata mendorong masyarakat menjaga kelestarian kawasan alam. maka devisa dan belanja wisatawan didorong . Daya dukung lingkungan. pencegahan dan penanggulangan disesuaikan dengan sifat dan karakter alam dan budaya setempat. Apabila suatu kawasan pelestarian dikembangkan untuk ekowisata. Mengatur agar kawasan yang digunakan untuk ekowisata dan manajemen pengelola kawasan pelestarian dapat menerima langsung penghasilan atau pendapatan. tetapi daya dukunglah yang membatasi. Proses pendidikan ini dapat dilakukan langsung di alam. Pendidikan konservasi lingkungan.

Penutup Ekowisata mempunyai pengertian suatu perjalanan wisata ke daerah yang masih alami. keutuhan dan kelestarian alam serta budaya dengan rnenjamin keberpihakan kepada masyarakat.cc http://irwantoshut.co.irwantoshut. Fakultas Kehutanan Univ.sebesar-besarnya dinikmati oleh negara atau negara bagian atau pemerintah daerah setempat.blogspot.wordpress.com http://pengertian-definisi. Chafid Fandeli. saat pelaksanaan pengembangan dan pengawasan dalam pemanfaatan.blogspot. namun wisatawan dapat menikmatmya. Gadjah Mada Yogyakarta www.blogspot..com http://ekologi-hutan.com http://irwantoforester. Peranan ini dilaksanakan mulai saat perencanaan. *) Sumber : Pengusahaan Ekowisata (2000).blogspot.com . Ekowisata selalu menjaga kualitas.com http://sig-kehutanan.com email : irwantoshut@yahoo. Peranan masyarakat lokal sangat besar dalam upaya menjaga keutuhan alam..com www. Meskipun perjalanan ini bersifat berpetualang. Mukhlison.irthebest.com email : irwantoshut@gmail. VI.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful