P. 1
TANAMAN lidah mertua

TANAMAN lidah mertua

|Views: 2,593|Likes:
Published by Presticilla

More info:

Published by: Presticilla on Feb 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

Level Hirarki
Kingdom Sub Kingdom Superdivisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus

Latin
Plantae Tracheobionta Spermatophyta Magnoliophyta Liliopsida Liliidae Asparagales Ruscaceae Sansevieria Thunb. Misa, Sansevieria trifasciata, Sansevieria cylindrica, Sansivieria kirkii

Indonesia
Tumbuhan Tumbuhan Berpembuluh Tumbuhan Berbiji Tumbuhan Berbunga Monokotil (berbiji tunggal) Sansevieria

Spesies

-

. Asalnya adalah dari Benua Afrika tropis.Sejarah Lidah Mertua atau Sansevieria merupakan plantae dari Asparagales ordo. termasuk dalam famili Ruscaceae. namun sekarang khususnya di Indonesia banyak ditemukan di dataran tanah 1 1000 meter diatas permukaan Laut.

Sansevieria adalah tumbuhan yang tumbuh menahun (perennial). Mengingat kualitas serat yang baik. sansevieria dianggap sebagai komoditas tanaman hias yang penting di dunia. Saat ini sansevieria telah berkembang menjadi komoditas yanng sangat penting dalam bisnis tanaman hias dunia. orang suku pedalaman di Afrika memanfatkan daun sansevieria sebagai penghasil serat. Pada awalnya. Meskipun bukan tanaman asli Indonesia. maka tumbuhan ini dibudidayakan. Di sana sansevieria populer sabagai indoor plant. sansevieria ini telah ada sejak puluhan tahun lalu. . yakni untuk membuat tali anyaman. Sejak abad ke-19. demam sansevieria mewabah ke benua Eropa. sansevieria yang dikenal secara luas adalah jenis 'ceylon bowstring hemp' (sansevieria trifasciata 'lorentii mein liebling'). terutama di Florida. Sekitar 1930-an. Namun sejak awal abad ke-19. dan kain. yang banyak menghasilkan serat rami. Bentuk dan corak daunnya yang indah dan sangat beragam ternyata mampu memikat hati para penggemar tanaman hias. sekitar tahun 1920-an tanamn sansevieria sudah menjadi komoditas dagang di Amerika.Pada zaman dahulu. jangkar kapal.

"judas sward".NamaNama-nama Lain Sansevieria mempunyai banyak nama. . Beberapa yang lain menyebutnya "tanaman ular" (snake plant) karena pada beberapa jenis coraknya menyerupai sisik ular. "the devil luck". dan "african's devil". Para ahli biologi menjuluki tanaman sansevieria sebagai tanaman perintis karena mampu hidup di tempat yang tidak bisa di tumbuhi tanamn lain. Ada juga yang menamainya "tanaman pedang-pedangan" karena bentuk daunnya yang runcing menyerupai pedang. Tanaman ini di daerah-daerah di Indonesia sering disebut dengan nama sebagai berikut : Ki-kolo. Rajek Wesi. Nanas Belanda dan sebagainya. Letah Bayawak. "Lidah mertua (mother-in law tongue)" merupakan julukan yang kerap diberikan pada tanaman tak berdahan ini. "lucky plant". Nama "sansevieria merupakan bahasa latin untuk genus yang terdiri dari beragam spesies. Julukan-julukan lainnya adalah "century plant".

Tanaman sansevieria mudah dikenal dari daunnya yang tebal dan banyak mengandung air (fleshy dan succulent) sehingga dengan struktur daun seperti ini membuat sansevieria tahan terhadap kekeringan. Pasalnya. Daun tumbuh di sekeliling batang semu di atas permukaan tanah.Rimpang menjalar di bawah dan kadang-kadang di atas permukaan tanah. Ujung organ ini merupakan jaringan meristem yang selalu tumbuh memanjang. Rimpang juga berperan dalam perkembang biakan. akar sansevieria berbentuk serabut. Selain terdapat akar juga terdapat organ yang menyerupai batang. Tulang daun sejajar. Bentuk daun penjang dan meruncing pada bagian ujungnya. orang menyebut organ ini sebagai rimpang atau rhizoma yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sari-sari makanan hasil fotosintesis. . Akar berwarna putih ini tumbuh dari bagian pangkal daun dan menyebar ke segala arah di dalam tanah. proses penguapan air dan laju transpirasi dapat ditekan. Pada beberapa jenis terdapat duri.Struktur Tumbuhan Lazimnya tumbuhan berbiji tunggal (monokotil).

hijau abu-abu. ada yang mengikuti arah serat daun. Pasalnya. ia sangat tahan kekeringan. proses penguapan air dan laju transpirasi dapat ditekan. tidak beraturan. dan ada juga yang zig-zag. Pada beberapa jenis terdapat duri. ia juga bisa tumbuh subur.Tanaman sansevieria mudah dikenal dari daunnya yang tebal dan banyak mengandung air (fleshy dan succulent) sehingga dengan struktur daun seperti ini membuat sansevieria tahan terhadap kekeringan. . perak. Daun tumbuh di sekeliling batang semu di atas permukaan tanah. Daun tumbuhan ini tebal dan banyak mengandung air (sukulen). mulai hijau tua. Oleh karena itu. hijau muda. dalam kondisi lembap atau basah. Warna daun Sansevieria beragam. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi. Akan tetapi. Tulang daun sejajar. Bentuk daun penjang dan meruncing pada bagian ujungnya. dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning.

Bunga sansevieria termasuk bunga berumah dua. Bunga yang memiliki putik disebut bunga betina. sedangkan yang memiliki serbuk sari disebut bunga jantan. baunya harum. putik dan serbuk sari tidak berada dalam satu kuntum bunga. menempel dalam tandan yang panjangnya sekitar 30-80 cm. . warnanya hijau muda. Bunga sansevieria berbentuk bunga majemuk.Bunga sansevieria terdapat dalam malai yang tumbuh tegak dari pangkal batang. dan baru mekar menjelang malam.

Bunga sansivieria pada jenis Sansivieria trifasciata .

Biji dihasilkan dari pembuahan serbuk sari pada kepala putik. . Sansevieria dibagi menjadi dua jenis. Biji memilki peran penting dalam perkembangbiakan tanaman. lebar 3-6 cm). Kelompok panjang memiliki daun meruncing bak mata pedang sehingga dikenal pula sebagai tanaman pedangpedangan. Di sebalah dalm kulit terdapat embrio yang merupakan bakal calon tanaman. Biji sansevieria berkeping tunggal seperti tumbuhan monokotil lainnya. yaitu yang tumbuh memanjang ke atas (berukuran berkuran 50-75 cm) dan berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset (panjang 8 cm. Bagian paling luar dari biji berupa kulit tebal yang berfungsi sebagai lapisan pelindung.

maka laju transpirasi akan semakin tinggi. sansevieria terbiasa dengan perbedaan suhu yang ekstrem. Pada siang hari suhunya sangat tinggi. Suhu Lingkungan Di habitat aslinya. Semakin tinggi suhu udara. Pasalnya. Hal inilah yang menyebabkan tanaman ini tahan hidup di lingkungan dengan kelembapan yang sangat rendah. Ditambah dengan suhu siang hari yang sangat panas menyebabkan daerah ini sangat kering. Curah hujan biasanya tidak lebih dari 250mm/tahun. bisa mencapai 55°C. Suhu optimum untuk pertumbuhan tanaman ini adalah 24°-29° C pada siang hari dan 18°-21°C pada malam hari. Sebaliknya pada malam hari suhu turun hingga di bawah 10°C. kegiatan metabolisme tumbuhan akan terganggu atau malah terhenti. Jika suhu berada di bawah batas toleransi.Pertumbuhan a. Curah Hujan dan Kelembapan Udara Daerah gurun yang merupakan asal sansevieria umumnya curah hujan rendah dengan jumlah bulan hujan sangat singkat. . penguapan lebih tinggi daripada curah hujan. Suhu udara sangat erat kaitannya dengan laju penguapan dari jaringan tumbuhan ke udara. b.

akar tanaman sansevieria sangat membutuhkan tanah yang tidak terlalu lembab dan beraerasi baik. Pertama. Kondisi Tanah Tanah gurun sangat porus. Butirannya banyak mengandung pori-pori udara dan mudah sekali meloloskan air. Sansevieria membutuhkan cahaya matahari yang cukup (1. Sansevieria cylindrica. d. Umumnya. Sansevieria liberica. Cahaya Semua tumbuhan hijau membutuhkan cahaya matahari untuk mensintesis makanan. jenis sansevieria yang menghendaki cahaya matahari yang tidak langsung atau tipe shade. jenis sansevieria yang membutuhkan cahaya matahari penuh atau full sun. Meskipun di habitat aslinya tumbuhan ini hidup dengan cahaya matahari yang berlimpah. Kedua. Ada dua jenis sansevieria berdasarkan kebutuhannya terhadap cahaya matahari. Sansevieria trifaciata.000-10. Oleh karena itu. sansevieria mempunyai toleransi yang tinggi terhadap lingkungan yang kekurangan cahaya. tanah di lingkungan tersebut didominasi oleh tanah pasir dengan campuran jenis lain. Misalanya. Tanaman ini tumbuh baik di tempat yang ternaungi.000 fc) untuk menjamin pertumbuhan yang baik. Sansevieria yang masuk dalam katagori ini umumnya berdaun kuning. Tanaman ini akan melambat pertumbuhannya jika diletakkan di ruangan dengan pencahayaan kurang dari 15fc.c. . misalnya Sansevieria hyacinthoides dan jenis 'hahnii'.

cocopeat atau cacahan pakis) 2 :1 : 1:1 2. ketersediaan bahan. Pasir malang : sekam bakar 2 : 1 3. Pasir malang : tanah : pupuk organic : bahan organik (arang sekam.Penanaman Media Penanaman Pemilihan media dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal yaitu ketinggian tempat. Adapun alternative pilihan adalah sebagai berikut : 1. Sekam bakar : pasir malang : pakis 2 : 1 : 1 . Syarat utama media untuk sansevieria adalah porous. dan iklim. Sekam bakar : pasir malang : pupuk kandang 1 : 1 : 1 atau 1:2:1 4.

. Penyiraman Frekuensi penyiraman disesuaikan dengan kelembaban media. Dapat ditambahkan pula pupuk daun atau pupuk cair lengkap yang merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsure makro dan mikro yang diaplikasikan melalui daun 2-4 minggu sekali. Pada musim kemarau cukup 2-3 hari sekali.Pemupukan Pemupukan yang paling tepat adalah menggunakan pupuk majemuk yang bersifat slow release. Pemberian pupuk adalah 2-3 bulan sekali. Pupuk ini berbentuk butiran dengan cara pemberian ditebar di permukaan media. Karena sansevieria merupakan tanamana hias daun maka kandungan N yang tinggi sangat diperlukan.

. kuratif ataupun kimiawi tergantung seberapa berat serangan yang terjadi.Hama dan Penyakit Hama yang sering menyerang adalah ulat. bakteri Erwinia carotovora yang menyebabkan busuk basah. dan nematoda Meloidogyne spp yang menyerang perakaran sansevieria. jamur Fusarium moniliforme yang menyebabkan busuk daun. siput telanjang. dan trips. Penyakit yang sering menyerang antara lain jamur Aspergillus niger yang menyebabkan busuk rimpang. Pengendalian yang dilakukan dapat secara preventif. jamur Sclerotium rolfsii yang menyebabkan bercak kering.

. maka diperlukan modifikasi yaitu pasungan dengan teknik jepit untuk mengarahkan pertumbuhan daun dan jarak antar daun akan menjadi sama. Teknik jepit ini menggabungkan bambu yang keras dengan styrofoam yang lembut agar daun sansevieria tidak terluka.Pemasungan Sansivieria Untuk sansevieria yang berdaun tebal dan panjang. Styrofoam berada di bagian dalam yang bersentuhan langsung dengan daun sedang bambu di bagian luar sebagai penyangga. Bisa juga digunakan bahan lain. arah pertumbuhannya sering tidak beraturan.

stek rimpang. Diantaranya adalah dengan pisah anakan. stek daun. cacah daun. Tunas anakan muncul setelah berumur 3-4 bulan. ditanam 1-1. Pada bagian yang terpotong diolesi fungisida dan zat perangsang akar. Selain itu. cabut pucuk.5 cm disiram dan ditempatkan di tempat teduh.Perbanyakan Sansevieria dapat diperbanyak secara generatif dengan perkawinan bunga untuk mendapatkan hybrid baru tetapi memerlukan waktu yang lama dalam pembungaan dan pemasakan biji. potong pucuk. cara ini yang sering banyak dilakukan. dan kultur jaringan. Daun dipotong 5-10 cm yang dicelupkan kedalam zat perangsang akar. Pisah anakan merupakan cara konvensional. setelah ditanam disimpan di tempat teduh. Stek daun dapat dilakukan pada daun yang tua. 1. . 2. perbanyakan dapat pula dilakukan secara vegetatif. perbanyakan stek daun umumnya menghasilkan anakan berdaun hijau. Pada jenis sansevieria yang memiliki kombinasi warna kuning dan hijau. Anakan dipisah setelah 2-4 bulan. Stek daun mampu menghasilkan anakan yang berbeda dengan induknya.

Bagian daun mulai dari ujung sampai ke pangkal digunakan untuk perbanyakan. diolesi fungisida dan zat perangsang akar kemudian ditanam. tunas lateral pada bonggol atau pucuk rimpang. dioles fungisida dan zat perangsang akar kemudian ditanam. 5. Potong pucuk untuk sansevieria berdaun pendek dengan daunminimal 12 daun. . setiap potongan harus memiliki satu mata tunas. Setelah 4-5 bulan atau memiliki 3 daun maka anakan siap dipisah. Stek rimpang dilakukan dengan memotong-motong rimpang yang tua.3. 4. Metode kultur jaringan digunakan untuk melestarikan jenis sansevieria yang langka dan memiliki tingkat pertumbuhan yang lambat. Selang 1 bulan akan keluar 2-3 anakan. disimpan ditempat yang teduh. Eksplan yang biasa digunakan adalah tunas pucuk. 1 bulan akan keluar 1-3 anakan. Teknik cabut pucuk cocok untuk sansevieria berdaun renggang. dengan memotong pucuk minimal 3-4 daun dan dijaga agar daun satu dengan lainnya tetap melekat. Cacah daun dilakukan dengan cara memotong-motong daun sansevieria dalam ukuran kecil yaitu 5 cm dan jumlah yang banyak. 7. 6. Caranya dengan mencabut daun termuda dengan menggunakan tangan.

Sansevieria cylindrica 9. Sansevieria dawei 10. Sansevieria braunii 6. Sansevieria aethiopica 2.JenisJenis-jenis Sansevieria 1. Sansevieria deserti . Sansevieria arborescens 4. Sansevieria canaliculata 7. Sansevieria angustiflora 3. Sansevieria concinna 8. Sansevieria aubrytiana 5.

Bentuknya seperti jari tangan dan tumbuh banyak.Sansevieria cylindrica Tinggi daunnya bisa mencapai 2 meter. Daun dan batangnya berbentuk semakin melebar. minimal 3 daun dan maksimal 10 daun. .

Sansevieria liberica . Sansevieria hyacinthoides 18. Sansevieria gracilis 15. Sansevieria kirkii. Sansevieria grandicuspis 16. tepi daunnya bergelombang. Sansevieria ehrenbergii. Sansevieria fasciata 14. bertekstur. Harganya masih mahal karena lamban tumbuhnya. dan warna daunnya cokelat.11. tidak rata. sap tumbuhan mengandungi kualiti antiseptik dan daunnya digunakan sebagai kain pembalut dalam pertolongan cemas traditional. 20. Sansevieria grandis 17. Sansevieria dooneri 12. Sansevieria intermedia 19. 13.

Sansevieria ehrenbergii Daunnya berwarna hijau gelap. Tumbuhan ini mengandungi kualiti antiseptik dan daunnya digunakan sebagai kain pembalut dalam pertolongan cemas traditional. .

Sansevieria hyacinthoides .

Sansevieria longiflora 22. Sansevieria parva 24.21. Sansevieria suffruticosa 32. Sansevieria metallica 23. Sansevieria subspicata 31. Sansevieria roxburghiana 27. Sansevieria senegambica 28. Sansevieria zeylanica . Sansevieria phillipsiae 25. Sansevieria stuckyi 30. Sansevieria raffillii 26. Sansevieria singularis 29. Sansevieria trifasciata 33.

Sansevieria trifasciata .

kardenolin. KANDUNGAN KIMIA Daunnya mengandungi abamagenin. berkhasiat antibiotic. .SIFAT DAN KHASIAT Lidah mertua bersifat sejuk. dan rasanya masam. saponin dan polifenol.

Serat daunnya panjang. Hal ini beralasan.Khasiat dan Kegunaan a. dan Selandia Baru membudidayakan sansevieria sebagai bahan baku serat pada industri tekstil. elastistis dan tidak merapuh meskipun terkena air. Sansevieria kirkii 'perinii'. Karena keunggulan sifatsifat serat daun sansevieria digunakan sebagai bahan baku pakaian. Bahan Serat Salah satu nama yang diberikan kepada sansevieria adalah "bowstringhemp" yang berarti serat yang digunakan untuk mengikat. Sansevieria trifasciata 'lorentii mein liebling'. karena daun tumbuhan ini dahulunya sering dijadikan sebagai pengikat. Jenis yang biasa ditanam untuk keperluan ini di antaranya Sansevieria cylindrica 'aethiopica'. dan Sansevieria zeylanica. mengkilap. Beberapa negara seperti Cina. . kuat.

Dengan cara yang sama. sansevieria telah lama digunakan oleh penduduk lokal sebagai penghalau racun akibat gigitan ular dan serangga. Cara penggunaaanya. Di beberapa daerah Asia. ramuan ini juga sering digunakan oleh penderita ambeien. getah tumbuhan ini digunakan sebagai cairan antiseptik dan daunnya digunakan untuk membalut luka pada tindakan P3K. bengkak. batuk. Sisa air ini kemudian diminum kepada penderita. Obat Tradisional Di daerah Afrika. bisul. serta sebagai penyubur rambut.b. beberapa lembar daun dipotong-potong dan direbus dengan tiga gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. daun tanaman ini bisa menjadi obat alternatif. radang saluran pernapasan (bronchitis). luka terpukul. sansevieria juga berkhasiat mengobati flu. Selain itu. Jenis yang digunakan adalah Sansevieria trifasciata 'lorenttii'. . Bagi penderita diabetes. borok.

Sementara itu sebagai tanaman hias indoor.c. Kemampuan sansevieria untuk meymenyerap racun membuatnya akrab dalam penghijauan lingkungan. paru-paru. zat nikotin dari asap rokok. Kloroform adalah senyawa beracun yang menyerang sistem saraf manusia. xilen. Di jalur hijau. dan ginjal. . hati. dan beberapa senyawa asam amino. tanaman ini dimanfaatkan untuk menyerap racun asap buangan kendaraan dari knalpot. dan penggunaaanAC dalam ruangan. yaitu zat yang mampu menguraikan zat beracun menjadi senyawa asam organik. Beberapa senyawa beracun yang bisa diuraikan oleh tanaman ini diantaranya kloroform. Antipolusi Di dalam tiap helai daun sansevieria terdapat senyawa aktif pregnane glykoside. sansevieria bisa menangani sick building syndrome. formaldehid. melalui sistem pernafasan dan sirkulasi darah. benzen. jantung. dan triklorotilen. gula. yaitu keadaan ruangan yang tidak sehat akibat tingginya konsentrasi gas karbondioksida.

Dengan kemampuan ini pula. ibu rumah tangga yang sering beraktivitas di dapur bisa memetik manfaat dari tanaman sansevieria. . Peletakan sansevieria di dapur dapat menyegarkan udara dengan menyerap gas karbondioksida dan monoksida sisa pembakaran dari kompor. Selain itu.Satu tanaman sansevieria trifasciata 'lorentii' dewasa berdaun 4-5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m2. juga berguna sebagai tanaman pengusir nyamuk.

Mutasi sansevieria juga dapat terjadi dari perbanyakan melalui stek daun. . Ditinjau berdasarkan jenisnya sansevieria ada dua jenis yakni yang pertama yaitu sansevieria keturunan asli/spesies sedangkan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid. Penelitian NASA bekerja sama dengan ALCA telah menemukan bukti-bukti bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi tersebut.The Facts Keistimewaan lidah mertua adalah memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Dari bentuk hibrid inilah sansevieria akan tercipta dengan karakter dan fisik yang berbeda dari induknya atau yang sering disebut dengan spesies hibrid atau sansevieria hibrid.

Sansevieria disebut lidah mertua karena mertua dan menantu digambarkan tak pernah akur. Jika menanam di halaman sebaiknya disandingkan dengan tanaman beraura lembut. tanaman ini dinamakan Lidah Jin. bisa menyembuhkan sakit telinga. Harganya sekitar Rp 500 ribu untuk satu baju. Di malam hari akan tercium bau wangi. merangsang pertumbuhan rambut. Sansivieria sama tajamnya dengan lidah mertua. Kegunaannya. Hanya saja tumbuhnya tak lama. Sansivieria juga berbunga. karena memiliki aura yang keras. mengobati gatal. atau mengobati sakit gigi. Serat sansivieria bisa dibuat menjadi baju dan diproduksi di Yogya.Di Malaysia. .

Terima Kasih .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->