Tentang Insider Trading : Tugas Humbis Yang Menyebalkan I.

PENDAHULUAN Latar Belakang

Jun 2, '08 2:10 AM for everyone

Pasar modal adalah salah satu lembaga pembiayaan atau wadah untuk mencari dana bagi perusahaan dan alternatif sarana investasi bagi masyarakat (investor) dimana di dalamnya terdapat transaksi penawaran umum dan perdagangan efek dari perusahaan publik kepada masyarakat investor. Kegiatan tersebut dilindungi oleh payung hukum yang sangat menjunjung tinggi prinsip keterbukaan. Prinsip keterbukaan adalah persoalan inti dalam pasar modal dan sekaligus merupakan jiwa pasar modal itu sendiri sebab prinsip tersebut menjadi landasan pertimbangan bagi para pelaku di pasar modal untuk melakukan aktivitas perpasarmodalan secara rasional. Namun demikian, masih terdapat banyak pelanggaran terhadap prinsip keterbukaan di dalam praktek pasar modal di seluruh dunia. Salah satu bentuk pelanggaran terhadap prinsip keterbukaan di pasar modal adalah praktek Insider trading. Dalam pasar modal di Indonesia, praktek insider trading tergolong salah satu pelanggaran yang paling sering dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait di dalam sejumlah skandal, apakah itu yang melibatkan emiten swasta ataupun BUMN. Hal tersebut terjadi bukan hanya karena sulitnya pembuktian terjadinya praktek tersebut, tetapi juga karena sanksi yang diberikan selama ini bersifat kurang tegas. Sanksi yang diberikan terhadap praktek Insider trading selama ini hanya berupa sanksi administratif yaitu denda. Padahal, di dalam peraturan perundangan tentang pasar modal (UUPM) disebutkan bahwa praktek Insider trading termasuk dalam tindak kejahatan pidana. Tindak kejahatan pidana seharusnya tidak hanya mendapatkan sanksi administrstif, tetapi juga mendapat sanksi kurungan agar memberikan efek jera kepada pelakunya. Berdasarkan uraian sebelumnya, maka menarik untuk dikaji permasalahan tentang praktek Insider trading di Indonesia dalam sebuah makalah yang berjudul “PENEGAKAN HUKUM PRAKTEK INSIDER TRADING DI INDONESIA”.

serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Dengan adanya pasar modal maka pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dana tersebut dengan harapan memperoleh imbalan (return). Pasar Modal dan Prinsip Keterbukaan Pada dasarnya.II. Undang-undang Pasar Modal No. karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana. . 8 Tahun 1995 memberikan pengertian pasar modal yang lebih spesifik.1 Manfaat keberadaan pasar modal diantara lain2: 1) Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi sumber dana secara optimal. PEMBAHASAN A. pasar modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang biasa diperjualbelikan. yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan. yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer). yaitu kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi keuangan. sedangkan pihak issuer (dalam hal ini perusahaan) dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harus menunggu tersedianya dana dari operasi perusahaan. Pasar modal memiliki peran besar bagi perekonomian dari suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi sekaligus. Baik pasar modal maupun pasar uang adalah merupakan bagian dari pasar keuangan (financial market). baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.

7) Memberikan kesempatan memiliki perusahaan yang sehat dan mempunyai prospek. 12) Sumber pembiayaan dana jangka panjang bagi emiten. menciptakan iklim berusaha yang sehat.2) Memberikan wahana investasi bagi investor sekaligus memungkinkan upaya diversifikasi. dan profesionalisme. 8) Alternatif investasi yang memberikan potensi keuntungan dengan resiko yang bisa diperhitungkan melalui keterbukaan. 10) Membina iklim keterbukaan bagi dunia usaha. likuiditas. mendorong pemanfaatan manajemen profesional. sehingga ia secara rasional dapat mengambil keputusan untuk melakukan pembelian atau penjualan saham. . Keterbukaan tentang fakta materiel sebagai jiwa pasar modal didasarkan pada keberadaan prinsip keterbukaan yang memungkinkan tersedianya bahan pertimbangan bagi investor. 3) Menyediakan leading indicator bagi tren ekonomi negara. 6) Menciptakan lapangan kerja/profesi yang menarik. memberikan akses kontrol sosial. keterbukaan. 5) Penyebaran kepemilikan. 4) Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah. dan diversifikasi 9) investasi. Prinsip keterbukaan menjadi persoalan inti dalam pasar modal dan sekaligus merupakan jiwa pasar modal itu sendiri. 11) Pengelolaan perusahaan dengan iklim keterbukaan.

Barry Rider menyatakan bahwa semakin banyak informasi yang diungkapakan akan meminimalisasi tindakan salah dan penyalahgunaan.Setidak-tidaknya ada tiga fungsi prinsip keterbukaan dalam pasar modal menurut Bismar Nasution yang dituangkan dalam bukunya Keterbukaan Dalam Pasar Modal: a) Prinsip keterbukaan berfungsi untuk memelihara kepercayaan publik terhadap pasar. Selanjutnya dia menyatakan bahwa dalam pasar keuangan pendapat tersebut tidak perlu lagi dibuktikan. yaitu harga saham sepenuhnya merupakan refleksi dari seluruh informasi yang tersedia. tetapi lebih banyak tergantung informasi apa yang harus diungkapkan dan kepada siap informasi itu disampaikan. b) Prinsip keterbukaan berfungsi untuk menciptakan mekanisme pasar yang efisien. Filosofi ini didasarkan pada kontruksi pemberian informasi secara penuh sehingga menciptakan pasar modal yang efisien. Hal ini menjadi penting karena berkaitan dengan pasar modal sebagai lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan informasi. c) Prinsip keterbukaan penting untuk mencegah penipuan (fraud). agar dapat ditetapkan harga pasar yang akurat. . Makin jelas informasi perusahaan maka keinginan investor untuk melakukan investasi makin tinggi. Sebaliknya ketiadaan atau kekurangan serta ketertutupan informasi dapat menimbulkan ketidakpastian bagi investor. Tidak adanya keterbukaan dalam pasar modal membuat investor tidak percaya terhadap mekanisme pasar. sehingga investor secara optimal dapat menentukan pilihan terhadap portofolio mereka. dan konsekuensinya menimbulkan ketidakpercayaan investor dalam melakukan investasi melalui pasar modal. Fungsi prinsip keterbukaan untuk mencegah terjadinya penipuan tersebut adalah pendapat yang paling tua. Tanpa informasi peserta pasar tidak dapat mengevaluasi produk-produk lembaga keuangan tersebut. Sebab prinsip keterbukaan memiliki peranan penting bagi investor sebelum mengambil keputusan untuk melakukan investasi karena melalui keterbukaan bisa terbentuk suatu penilaian (judgment) terhadap investasi. Dengan demikian prinsip keterbukaan dapat berperan dalam meningkatkan ketersediaan informasi yang benar.

Emiten atau Perusahaan Publik dimaksud. Pelaku Insider Trading Pengaturan insider trading terdapat di dalam Undang Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM ) pasal 95 sampai 98 UndangUndang tersebut. atau b. secara langsung atau tidak langsung. Insider Trading Insider trading secara harafiah berarti perdagangan orang dalam. praktek tersebut juga merupakan praktek perdagangan saham yang tidak adil (unfair trading) karena posisi inside trader yang lebih baik ( dalam kepemilikan informational advantages) dibandingkan dengan investor lain. Selain itu. Di dalam Pasal 95 UUPM diatur bahwa: “ Orang dalam dari Emiten atau Perusahaan Publik yang mempunyai informasi orang dalam dilarang melakukan pembelian atau penjualan atas efek: a. Praktek insider trading merupakan salah satu praktek yang melanggar prinsip keterbukaan dalam pasar modal. dimana perdagangan efek tersebut didasarkan karena adanya suatu “informasi orang dalam” (inside information) yang penting dan mengandung fakta material. Insider trading adalah perdagangan efek yang dilakukan oleh mereka yang tergolong “orang dalam” perusahaan (dalam arti luas).” . Dalam istilah hukum pasar modal. Perusahaan lain yang melakukan transaksi dengan Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan.B. dimana pelaku Insider Trading ( Inside Trader) mengharapkan keuntungan ekonomi.

. serta pemasok atau kontraktor yang bekerja sama dengan emiten/perusahaan publik tersebut. Oleh karena hubungan tersebut memungkinkan pihak luar tersebut memperoleh inside information. yaitu: Traditional Insiders Traditional Insiders merupakan pihak yang berada dalam fiduciary position (pihak yang wajib menjalankan fiduciary obligation di dalam perusahaan) di dalam Emiten atau Perusahaan Publik. Pegawai. Pemegang Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik. Yang termasuk dalam temporary insisders adalah konsultan hukum. Secara teknis Corporate Insiders dapat dibedakan menjadi dua jenis. akuntan atau penasehat keuangan dan investasi. Informasi orang dalam (Inside Information) dalam Insider trading Yang dimaksud dengan informasi dalam insider trading adalah informasi material yang penting dan belum dibuka untuk umum (undisclosed information). notaris. Temporary Insiders Temporary Insiders atau quasi insiders adalah pihak luar perusahaan mempunyai hubungan trust dan confidence dengan perusahaan atau mempunyai hubungan jangka pendek yang mengakibatkan fiduciary obligations mereka kepada perusahaan.Yang termasuk orang dalam pasal tersebut adalah Corporate Insiders. Direktur. Yang termasuk dalam traditional insiders adalah Komisaris. misalnya:  Merger.  Pemecahan saham dan pembagian dividen saham. konsolidasi dan akuisisi.

ada beberapa hal yang patut diperhatikan mengenai informasi perusahaan yaitu bahwa tidak semua informasi meskipun material dan dapat mempengaruhi harga saham harus diberitahukan kepada publik. Tuntutan hukum yang penting terhadap perusahaan dan atau direktur dan komisaris perusahaan. Namun.  Perubahan dalam pengendalian atau perubahan penting dalam manajemen.  Pendapatan dan deviden yang luar biasa. Informasi tersebut diatas mengandung fakta material yang dapat mempengaruhi harga saham dan apabila seseorang memiliki informasi tersebut akan menempatkan dirinya pada posisi yang diuntungkan (informational advantage).  Pengumuman pembelian kembali atau pembayaran efek yang bersifat utang  Penjualan tambahan efek kepada masyarakat atau secara terbatas yang material jumlahnya.  Perubahan tahun fiskal perusahaan.  Perolehan atau kehilangan kontrak penting.  Perolehan atau kehilangan kontrak penting  Tuntutan hukum yang penting terhadap perusahaan dan atau direktur dan komisaris perusahaan.  Produk atau penemuan baru yang berarti. informasi tersebut antara lain yaitu: .

Seperti yang diungkapkan oleh Mulya Lubis dan Alexander Lay (2008) “Standar pembuktian praktek Insider trading tidak mudah karena praktek ini termasuk tindak pidana dalam pasar modal yang memerlukan standar pembuktian beyond reasonable doubt. Pembuktian Insider Trading Praktek Insider trading mungkin dapat dideteksi dengan cukup mudah.  Informasi. Misalnya jika ada kontrak dengan pihak ketiga. yang apabila diberitahukan kepada publik akan dimanfaatkan oleh pesaing-pesaingnya sehingga merugikan perusahaan tersebut. dapat pula dideteksi dari adanya peningkatan harga dan volume perdagangan efek sebelum diumumkannya informasi material kepada publik dan terjadinya peningkatan atau penurunan harga dan volume perdagangan yang tidak wajar. Ini yang sering disebut rahasia perusahaan. Selain itu. tetapi dalam kontraktersebut ada klausula yang menyatakan bahwa apa yang ada dalam kontrak tersebut adalah bersifat rahasia di antara para pihak tersebut. diantaranya ada atau tidaknya orang dalam yang melakukan transaksi atas efek perusahaan dimana yang bersangkutan menjadi orang dalam. seperti halnya bentuk kejahatan kerah putih (white collar crime) lainnya.  Informasi yang memang sifatnya rahasia. Standar pembuktian tersebut memungkinkan pelaku . Informasi yang belum matang untuk diberitahukan kepada publik. Misalnya sebuah perusahaan pertambangan menemukan sumber minyak baru yang belum begitu pasti. insider trading amat sulit untuk dibuktikkan karena pembuktian tindak kejahatan ini memerlukan standard pembuktian yang tinggi. Hal tersebut dapat dideteksi dari beberapa fakta-fakta yang ada ketika praktek tersebut terjadi. Namun.

Bursa efek yang dulu terbagi menjadi 2. yaitu surat-surat. yaitu BEJ dan BES. Sanksi Praktek Insider Trading Dalam UUPM Pasal 104 disebutkan bahwa praktek Insider Trading merupakan tindak kejahatan pidana. kesaksian. Namun pembuktian praktek Insider trading masih dapat dilakukan dengan investigasi para pihak yang dideteksi telah melakukan praktek tersebut dan juga dari pemeriksaan dokumen-dokumen tertulis. Dalam sistem hukum Indonesia terdapat lima alat pembuktian yang dianggap sah. C. persangkaan. PRAKTEK INSIDER TRADING DALAM PASAR MODAL INDONESIA Sudah hampir lebih dari 31 tahun Pasar Modal Indonesia beroperasi dan berbagai upaya telah dilakukan untuk memajukan pasar modal sehingga pasar modal Indonesia dapat berkembang menjadi pendorong berkembangnya dunia usaha di negara kira. Oleh karena itu. pengakuan dan sumpah.Insider trading dibebaskan oleh pengadilan karena pengadilan tidak mampu membuktikan bahwa pelaku bersalah”. sekarang sudah terintegrasi menjadi BAPEPAM- . alat bukti yang dimaksud dalam pasal tersebut maka insider trading tidak dapat dibuktikan karena bukti transaksi yang dilakukan di bursa merupakan hasil elektronik yaitu berupa print out dan bukan termasuk kategori surat sebagaimana disebutkan dalam undang-undang. Jika ditelaah. Lembaga pengawasan pasar modal yang dulu belum terintegrasi pun. sekarang telah terintegrasi menjadi BEI (Bursa Efek Indonesia). Pasar modal Indonesia telah mengalami serangkaian reformasi semenjak pertama kali beroperasi hingga sekarang. termasuk di dalamnya lembaran transaksi elektronik. dalam pasal tersebut disebutkan bahwa sanksi hukum atas tindakan tersebut adalah berupa ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak lima belas milliar rupiah.

Namun. seperti manipulasi pasar dan Insider trading.32% dari Rp9. Berikut ini bagan yang menggambarkan struktur organisasi pasar modal yang sekarang. Setelah melalui . Mulai dari pelanggaran kecil. Berikut penulis sajikan secara ringkas beberapa contoh dari kasus insider trading yang pernah terjadi dalam pasar modal kita: Kasus Insider Trading PGN Kasus itu bermula dari anjloknya harga saham PGN sebesar 23.400 per saham pada 12 Januari. sangat disayangkan masih banyak terjadi praktek-praktek pelanggaran prinsip keterbukaan di dalamnya. seperti keterlambatan penyampaiaan informasi material perusahaan emiten. Pelanggaran tersebut tidak hanya dilakukan oleh emiten-emiten swasta tetapi juga banyak dilakukan oleh emiten BUMN. Kasus-kasus ataupun dugaan praktek Insider trading dalam pasar modal kita cukup banyak. Namun.LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) sejak Desember 2005. sampai dengan pelanggaran berat yang termasuk tindak pidana pasar modal.650 menjadi Rp7. tak satupun dari kasus tersebut yang pernah dibawa dalam proses litigasi (peradilan di pengadilan).

tidak termasuk Merrill Lynch. mengumumkan bahwa terjadi indikasi Insider trading dalam perdagangan saham semen gresik. Informasi material yang dikuasai ‘orang dalam’. ketua Bapepam waktu itu yang masa jabatannya hampir berakhir. Merrill Lynch. . Kasus ini baru mencuat ketika I Putu Gede Ary Sutha. harga saham ISAT malah jatuh sehingga mengakibatkan perolehan dana dari divestasi tersebut berkurang 400 miliar dari yang ditargetkan pemerintah. Dalam penyelesaiannya. yang diduga melanggar peraturan pasar modal sehingga mengakibatkan harga saham fluktuatif.000 dan Direksi serta karyawan PGN yang diduga melakukan transaksi penjualan saham sebelum anjloknya harga saham hanya dikenai sanksi sebesar lima miliar rupiah. Dia mengungapkan bahwa kasus ini melibatkan mantan menteri keuangan dan sejumlah perusahaan sekuritas. diketahui bahwa anjloknya harga saham PGN dikarenakan oleh insider trading.000. Praktek tersebut diduga ikut melibatkan perusahaan reksadana raksasa. diduga digunakan sebagai dasar dalam pelepasan saham PGAS pada bulan Januari. Walaupun demikian kasus ini tidak dilanjutkan ke proses litigasi. dikenai sanksi administratif serta pencabutan izin usaha.penyelidikan oleh Bapepam. Dugaan Insider Trading Indosat Kasus ini mencuat tatkala dilakukan divestasi sejumlah saham PT Indosat Satellite Corporation Tbk (ISAT) pada bulan Mei 2002. yaitu keterlambatan penyelesaian proyek SSWJ (South Sumatera West Java) dan informasi tentang pengurangan volume gas yang dapat dialirkan melalui proyek tersebut. Kasus Insider Trading Semen Gresik Kasus ini merupakan kasus yang masih banyak menyisakan pertanyaan publik. Pihak PGN hanya dikenai sanksi administratif sebesar Rp35. Dalam penjualan yang melibatkan sejumlah pihak itu. Bapepam memutuskan tidak terjadi praktek insider trading. Hanya beberapa pihak. termasuk perusahaan sekuritas milik negara.

Bapepam akan melakukan proses penyidikan untuk kasus tersebut.6 per lembar saham). ditemukan fakta bahwa terdapat 15 pialang yang secara agresif melakukan aksi beli. Inside Information yang diduga menjadi basis dalam aksi beli itu adalah rencana divestasi saham Semen Gresik oleh pemerintah kepada pihak asing ( salah satunya Cement Mexico). malah mayoritas dibeli pihak komisaris. Saham dari ESOP yang seharusnya dibeli oleh karyawan. Bapepam hanya memberikan sanksi administratif sebesar 2.5%). Akar dari kasus ini adalah ketika manajemen Sari Husada mengeluarkan kebijakan ESOP (Empoyee Stock Option Program. Dari dua kebijakan yang saling bertolak belakang tersebut timbul celah yang menguntungkan bagi pembeli saham ESOP kerena harga pembelian kembali lebih tinggi daripada harga penjualan (selisih tersebut sebesar Rp365. Bapepam mengumumkan bahwa tidak ada bukti yang mengacu kepada Insider trading tetapi apabila ’dikemudian hari’ ditemukan unsur-unsur yang dapat dijadikan bukti tindak pidana pasar modal maka.Setelah melalui penyelidikan. direksi. dan manajer senior (dengan rincian 3 komisaris (44. Jardine Fleming Nusantara) yang menurut Undang-Unang tergolong sebagai orang dalam. selang berapa waktu kemudian manajemen sari Husada mengeluakan kebijakan Share Buy Back (pembelian kembali) sebesar 10% dari saham yang diterbitkan. yaitu kebijakan penjualan saham perusahaan kepada karyawan dengan harga yang lebih murah) sebesar 5% (94 juta lembar) dari keseluruhan sahamnya. dan para manajer (12.7%)). .885 miliar kepada 9 pihak orang dalam yang memperoleh keuntungan dari praktek tersebut. Dari kasus ini. Dalam proses penyelesaian kasus ini.8%). Diduga tellah terjadi indikasi praktek insider trading yang dilakukan oleh direksi Sari Husada. 5 direksi (42. Diantara 15 pialang tersebut terdapat 3 perusahaan sekuritas yang terkait dengan Semen Gresik (yaitu Danareksa Sekuritas dan Bahana Securities. Namun. Kasus Sari Husada Kasus ini terjadi baru mencuat ke permukaan umum pada tahun 2005.

Seperti yang diungkapkan oleh Yanuar Rizqi. dapat ditarik kesimpulan bahwa Bapepam-LK sebagai otoritas dan regulator pasar modal kita kurang tegas dalam menindaklanjuti berbagai kasus insider trading. jika ada yang menelusuri daftar hitam Bapepam-LK atau meriset publikasi media soal kecurangan pasar modal di Indonesia. Akibatnya para pelaku yang pernah melakukan praktek curang tidak akan terdisinsentif untuk tidakn mengulangi perbuatannya. ruang gerak pelaku di kemudian hari tidak bisa dipersempit. dalam artikel yang berjudul 30 Tahun Pasar Modal Kita).---------------------------------------------------------------------------Dari contoh beberapa contoh kasus di atas. Pertumbuhan ekonomi akan melambat karena investor akan lebih memilih berinvestasi di pasar modal negara lain yang lebih sehat dan dapat dipercaya. Sehingga. Bapepam sepertinya enggan dalam menyelesaikan kasus. Dalam makalahnya. Elfira Taufani menyebutkan bahwa keengganan Bapepam dalam membawa kasus tersebut ke dalam proses litigasi dikarenakan proses litigasi Insider trading dan tindak pidana pasar modal lainnya cenderung memakan waktu dan biaya lama serta pembuktian dari kasus-kasus tersebut juga sulit. Indra Safitri mengungkapkan bahwa pasar modal tidak akan menjadi . Jika keengganan yang menyebabkan tidak terlaksana proses pelakasanaan hukum pidana tersebut terus berlangsung maka dapat dipastikan lama kelamaan pasar modal kita akan ambruk karena investor. Kebanyakan kasus di atas hanya diselesaikan dengan pengenaam sanksi adaministratif yang kurang bisa menimbulkan efek jera bagi para pelaku tindak pidana pasar modal tesebut.kasus tersebut ke proses litigasi walaupun sebenarnya kasus tersebut tindak pidana pasar modal. Saat ini. praktisi hukim pasar modal. ”Dampak dari hilangnya penegakan sanksi pidana adalah efek jera. sudah tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap pasar modal. hasilnya pasti mayoritas pelaku-pelaku yang melakukan tindak kecurangan adalah pihak-pihak yang sama” ( Majalah Trust. baik domestik dan asing.

dimana sanksi hukuman menganut hukum pidana (yang lebih berat hukumannya) tetapi mengugunakan standar pembuktian untuk kasus perdata biasa yang dikenal engan istilah balance of probabilities. III.  BAPEPAM-LK harus lebih bertindak proaktif dalam mengawasi jalannya pasar modal sehingga para pelaku yang berniat melakukan tindak pelanggaran akan lebih terdisinsntif. penulis mencoba menemukan beberapa solusi melalui studi literatur dalam menangani praktek insider trading dan penegakan hukum tindak insider trading.  Perlu di adakan revisi UU Pasar Modal agar kasus dugaan insider trading dapat lebih mudah dibuktikan. Dari pembahasan tersebut Kesimpulan . Hal tersebut dapat dilakukan dengan penerapan civil penalty (yang sudah diterapkan di AS) yaitu mekanisme campuran antara hukum pidana dan perdata.instrumen penggerak investasi ekonomi apabila rapuhnya penegakan hukum masih belum dapat diselesaikan.  Pengimplementasian our of court settlement. Revisi ini perlu dilakukan karena selama ini hukum tertulis Indonesia hanya menganut asas pembuktian yang terbatas. PENUTUP Solusi Dari pembahasan diatas. yaitu penyelesaian kasus tindak pidana pasar modal diluar pengadilan tanpa menghilangkan rekam pidana dalam database tindak pidana pasar modal.  BAPEPAM-LK melakukan koordinsi yang integratif dengan lembaga penegakan hukum (seperti kepolisian dan kejaksaan) dan lembaga pemerintah yang lain seperti PPATK (Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) atau Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam tindakan preventif maupun penyelesaian kasus insider trading.

Insider Trading Dan Manipulasi Pasar Di Dalam Praktek Pasar Modal Di Indonesia. edisi 8 Agustus 2005. 2005. O. sanksi yang tegas. Jakarta: Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia. 2005. 2001. Darmadji. Jakarta. DAFTAR PUSTAKA Kaligis. ”Kajian Hukum Atas Insider Trading Di Pasar Modal Suatu Antisipasi Terhadap Pengembangan Ekonomi Indonesia”. 7 Mei 2007. Jakarta Rizqi.C. ”30 Tahun Pasar Modal Kita”. Pasar Modal Di (Pendekatan Tanya Jawab) Jakarta: Salemba Empat. M. Dalam Warta Bapepam.Penegakan hukum terhadap kasus insider trading di pasar modal Indonesia kurang tegas karena proses peradilan tindak pidana pasar modal memakan waktu dan biaya yang besar dan juga pembuktian yang rumit. serta alternatif-alternatif lain dalam penegakan hukum tersebut seperti civil penalty dan out of court settlement demi Pasar Modal Indonesia yang sehat dan dapat membawa arus positif dalam perekonomian nasional Indonesia. Tumangor. 2003. Indonesia Taufani. Dalam Majalah Trust. Fakhruddin. 2004. Elvira. ”Penegakan Hukum di Pasar Modal”. Bismar. . Yanuar. Jakarta Nasution. 27 Tahun X.S. Simbur Cahaya No. Tjiptono dan Hendi M. Keterbukaan Dalam Pasar Modal. Untuk itu perlu diadakan pengawasan yang lebih ketat. Dalam Tim Penyusun Simbur Cahaya. 2007.2001.

com www.Jakarta.com www. 2008.detiknet. 26 Februari 2008.com www.Mulya T.com www.hukumonline. Lubis dan Alexander Lay.tempointeraktif.com www.kompas. dan Sumber Lain: Dalam pencarian literatur kasus-kasus insider trading penulis melakukan pencarian berita di berbagai situs diantaranya: www.sinarharapan. Dalam Bisnis Indonesia.kapanlagi.korantempo. Penegakan Hukum Pasar Modal Civil Penalty.com Prev: Manajemen Waktu Next: attach hp7 english version ..com www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful