perkalan182010

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 18 TAHUN 2010

TENTANG

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA JAKARTA 2010

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA, Menimbang : a. bahwa untuk lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan lulusan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I, II dan III, dipandang perlu menyempurnakan Pedoman penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II sebagai-mana diatur dalam Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II, Pedoman penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III dan Pedoman penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I, II dan III bagi CPNS yang diangkat dari tenaga honorer sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Yang Diangkat dari Tenaga Honorer dan Peraturan Kepala LAN Nomor 5 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Yang Diangkat dari Tenaga Honorer; b. bahwa untuk keperluan tersebut di atas, perlu menetapkan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan; Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang PokokPokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara No-mor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4844);

Mengingat

:

1.

2.

3.

4.

Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 198, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4019);
Keputusan Presiden Nomor 34 Tahun 1972, tentang Tanggung Jawab Fungsional Pendidikan dan Latihan; Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2005; Keputusan Presiden Nomor 110 Tahun 2001 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah

5. 6.

7.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II sebagaimana tercantum dalam Lampiran I. KETIGA : Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan sebagaimana dimaksud pada diktum KEDUA digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan program Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 4 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Administrasi Negara sebagai-mana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 10 Tahun 2004. terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2005. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III sebagaimana tercantum dalam Lampiran II. 2. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 193/XIII/10/ 6/2001 tentang Pedoman Umum Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil. Keputusan Presiden Nomor 106/M Tahun 2006 tentang Pengangkatan Kepala Lembaga Administrasi Negara. MEMUTUSKAN : Menetapkan KESATU : : Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan yang selanjutnya disebut Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan sebagaimana termuat dalam Lampiran Peraturan ini.beberapa kali diubah. dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peraturan ini. 10. Golongan II dan Golongan III oleh Lembaga Diklat Pemerintah yang telah terakreditasi. 9. Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU terdiri dari dua bagian dalam lampiran peraturan ini yaitu : 1. KEDUA : . 8.

Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II. Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Yang Diangkat dari Tenaga Honorer sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 5 Tahun 2007. dinyatakan tidak berlaku lagi. KELIMA : Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 27 Desember 2010 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA. ttd A. 2. Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. 3.KEEMPAT : Dengan ditetapkannya Peraturan ini. maka: 1. ASMAWI REWANSYAH .

LAMPIRAN I PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR : 18 TAHUN 2010 TANGGAL : 27 Desember 2010 TENTANG : PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II .

. METODE DAN SARANA/PRASARANA DIKLAT …………………………………….. A.. Jenis-jenis Tenaga Pengajar ………………. BAB IV : TENAGA PENGAJAR ……... Latar Belakang …………………………... Persyaratan ……………………………… B... Prosedur Penetapan Peserta ……………... Sarana dan Prasarana Diklat ……………. Agenda Pembelajaran Kurikulum Diklat Prajabatan Golongan I dan II .. RINGKASAN MATERI..... BAB V : 41 41 41 i ... Persyaratan Tenaga Pengajar………………. Penugasan ………………………………. B..………………… A... C.. B. Jumlah …………………………………… C... Kompetensi Tenaga Pengajar…………….. Kompetensi ……………………………… BAB II : KURIKULUM.. A. D... DAN WAKTU PELAKSANAAN …………………………. MATA DIKLAT.. A... Kurikulum dan Mata Diklat ……………. B... C. Ringkasan Materi Diklat ………………… D.. Metode …………………………………. Tujuan dan Sasaran ……………………… C..DAFTAR ISI DAFTAR ISI ……………………………………………… BAB I : PENDAHULUAN ………………………….... Waktu Pelaksanaan………………………. i 1 1 2 3 5 5 6 6 35 36 36 36 36 38 38 38 39 40 BAB III : PESERTA ……………………………….. B. A.

Pelaksanaan ……………………………… C... Lembaga Diklat Terakreditasi …………. Pola Kemitraan …………………………. Pasca Diklat ……………………………… SERTIFIKASI ……………………………… PENUTUP ………………………………… 43 43 43 BAB VII : 44 44 45 45 46 49 49 52 53 54 55 56 57 BAB VIII: BAB IX : BAB X : ii .. Pembiayaan ……………………………… EVALUASI ……….BAB VI : PENYELENGGARAAN ………………….. PERENCANAAN.………………………… C...………………….. A.. Pembinaan . Evaluasi Akhir …………………………... B... DAN PEMBIAYAAN …………………………… A. PEMBINAAN.. Widyaiswara …. Penyelenggara ……………. A. Perencanaan ……………………………. B. ……………………………… D.. E. Peserta …………………………………… B..…………….. D.

bermoral dan bermental baik. dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya.BAB I PENDAHULUAN A. Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti tersebut di atas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang mengarah kepada upaya peningkatan : 1. negara. 3 . sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik. Sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Latar Belakang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya manusia aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. bangsa. manajerial. 3. serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Efisiensi. dan/atau kepemimpinannya. efektifitas. Kompetensi teknis. Sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara. 2. dan tanah air. profesional.

pengayoman. Diklat Prajabatan Golongan I dan II dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan. b. c. Tujuan Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000. Salah satu jenis Diklat adalah Diklat Prajabatan Golongan I dan II yang merupakan syarat pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi PNS Golongan I dan II. d. disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara. kepribadian dan etika PNS.Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil. Diklat Prajabatan Golongan I dan II bertujuan : a. menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. keterampilan. memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan. dan pemberdayaan masyarakat. menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum 4 . B. bidang tugas. meningkatkan pengetahuan. keahlian. dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi. antara lain ditetapkan jenis-jenis Diklat PNS. Tujuan dan sasaran 1.

6. Sasaran terwujudnya Sasaran Diklat Prajabatan Golongan I dan II adalah terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi PNS Golongan I dan II. Kompetensi Kompetensi Jabatan PNS adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang PNS berupa pengetahuan. Sesuai dengan tugas.dan pembangunan demi kepemerintahan yang baik. C. peran. wewenang dan tanggung jawab PNS dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan maka standar kompetensi yang perlu dimiliki oleh PNS Golongan I dan II adalah kemampuan dalam : 1. 5. 3. menjelaskan pokok-pokok sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. 4. sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya. ketrampilan. fungsi dan kewenangan instansi asal peserta dan organisasi publik pada umumnya. 2. menjelaskan ketentuan-ketentuan kepega-waian berkaitan dengan hak dan kewajiban PNS. menunjukkan komitmen dan integritas moral serta tanggung jawab profesi sebagai PNS 2. menjelaskan masalah wawasan kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. menjelaskan masalah penyelenggaraan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. mewujudkan disiplin dan etos kerja. menjelaskan posisi. 5 . tugas. 7.

10. menerapkan prinsip-prinsip pelayanan prima sesuai dengan bidang tugasnya. menerapkan prinsip-prinsip Budaya Organisasi Pemerintah. 9. mengaplikasikan teknik manajemen perkantoran modern di unit kerjanya. 11. 6 . bekerjasama dalam kelompok melalui komunikasi yang saling menghargai.8.

3. 7. MATA DIKLAT. 14. 13. 11. Pengarahan Program e. Kurikulum dan Mata Diklat Sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan bagi PNS Golongan I dan II. 2. Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga f. 6. Latihan Kesegaran Jasmani dalam bentuk senam kesegaran jasmani. Baris berbaris c. Tata Upacara Sipil d. permainan. 12. olahraga. MATA DIKLAT SESI JAMPEL 1. Dinamika Kelompok Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kepemerintahan Yang Baik Manajemen Kepegawaian Negara Etika Organisasi Pemerintah Pelayanan Prima Budaya Kerja Organisasi Pemerintah Percepatan Pemberantasan Korupsi Manajemen Perkantoran Modern Membangun Kerjasama Tim (Team Building) Komunikasi yang Efektif Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI Program Ko-Kurikuler a. 9. Ceramah Kesehatan Mental JUMLAH 2 8 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 6 24 9 9 9 9 9 9 12 9 9 9 9 6 2 2 1 2 1 58 18 6 6 3 6 3 174 Keterangan : 1 sesi = 3 jampel ( 1 jampel = 45 menit ) 7 . lari/jogging b. 5. maka kurikulum Diklat Prajabatan Golongan I dan II disusun sebagai berikut : NO. 4. 8. RINGKASAN MATERI.BAB II KURIKULUM. DAN WAKTU PELAKSANAAN B. 10.

Deskripsi Singkat Mata Diklat Dinamika Kelompok ini berisi berbagai kegiatan pembelajaran yang mengarahkan calon PNS agar dapat mengenal 8 . terlihat bahwa mata Diklat Prajabatan Golongan I dan II terdiri dari mata Diklat yang sama. Dinamika Kelompok a. D. dan kemampuan peserta yang berbeda pada Golongan I dan II. Ringkasan Materi Diklat 1. Diklat Prajabatan Golongan I. titik berat materi lebih diarahkan pada kemampuan untuk mengetahui secara benar dikaitkan dengan pelaksanaan tugas sehari-hari. latar belakang pendidikan. Agenda Pembelajaran Kurikulum Diklat Prajabatan Golongan I dan II. 2. Diklat Prajabatan Golongan II. Perbedaan tersebut mempunyai implikasi agar para fasilitator menyesuaikan pilihan bahan dan penggunaan metodologi yang sesuai yaitu dengan memperhatikan Hasil Belajar dan Indikator Hasil Belajar mengingat karakteristik tugas. titik berat materi lebih diarahkan pada pemahaman dan penerapan secara benar dikaitkan dengan pelaksanaan tugas seharihari. serta menggunakan bahan materi/bahan ajar yang dikemas dalam modul yang sama pula. Perbedaannya terletak pada penekanan materi yaitu : 1.C. pengalaman. Dari struktur kurikulum diatas.

Indikator Hasil Belajar 1. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. memahami citra diri. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti simulasi. d. integritas moral dan etos kerja serta sistem nilai sebagai PNS. Hasil Belajar Peserta mampu mengenal diri sendiri. memiliki disiplin. memiliki disiplin. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) dinamika kelompok. orang lain. bermain peran (role play). etika dan norma PNS. Mampu mempertunjukkan integritas moral sebagai PNS. komitmen dan integritas moral serta tanggung jawab profesi sebagai PNS yang beretos kerja yang tinggi. c. Mampu mengidentifikasi citra diri sebagai PNS. b. 2. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. 4. diskusi kelompok. Mampu mentaati disiplin sebagi PNS. 3. Mampu mengenal diri dan mengenal orang lain.diri dan mengenal orang lain dengan baik. ceramah singkat. 9 . peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan.

3. 5. Modul. White Board. e. OHT. Integritas moral PNS 5. 4. f. 10 . Lembar kerja. 6. Instrumen (games). Waktu 2 (dua) sesi (6 jampel) g. b) Sistem nilai PNS. Citra diri PNS a) Pengertian. c) Mengenal orang lain. c) Norma PNS. Etos kerja sebagai PNS a) Pengertian. 2. 3. Mengenal diri dan mengenal orang lain : a) Pencairan kelas. 2. Materi Pokok 1. Mampu mempertunjukkan etos kerja sebagai PNS. 4. Disiplin PNS : a) Pengertian dan manfaat disiplin. b) Mengenal diri. b) Disiplin PNS. OHP. b) Etika PNS. Marker. Media Pembelajaran 1.5.

b. Hasil Belajar Peserta mampu merancang kerangka kerja untuk memiliki pola pikir sebagai PNS. Deskripsi Singkat Mata Diklat membahas tentang pola pikir Pegawai Negeri Sipil yang harus dimiliki setiap PNS. dan mampu mengatasi hambatan-hambatan yang akan dihadapi dalam penerapannya. tanya jawab. praktek. role play sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. permainan/games. d. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. c. latihan.2. 11 . Mampu menjelaskan konsepsi dasar pola pikir. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar berupa Lembaran Komitmen Nilai-nilai (LKN) yang akan diterapkan ditempat kerja. dan pentingnya peranan pola pikir tersebut dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyakat dan pembentukan birokrasi pemerintah yang kuat. diskusi. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil a. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. Indikator Hasil Belajar 1.

Deskripsi Singkat Mata Diklat Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini membahas azas-azas pemerintahan Negara RI. 6. Mampu merancang perubahan pola pikir. 4. peran dan fungsi organisasi Pemerintahan Republik Indonesia. Teknik-teknik mengubah Pola Pikir. Mampu mempraktekkan teknik-teknik perubahan pola pikir. Konsepsi Dasar Pola Pikir. 3. 4. 2. Flipchart. 6. 4. 2. Aplikasi Perubahan Pola Pikir. Mampu menjelaskan pola pikir PNS. Mampu mengubah pola pikir.2. 12 . Waktu 8 (delapan) Sesi (24 Jampel) g. Pola Pikir PNS. Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) a. 5. Papan Tulis. Slide. Media Pembelajaran 1. Mampu menjelaskan beberapa jenis pola pikir dalam dunia profesi. Permasalahan dalam mengubah Pola Pikir. 3. Materi Pokok 1. 5. 3. f. e. 5. OHP/OHT. Jenis-jenis Pola Pikir dalam dunia Profesi. LCD. 3.

dan tanya jawab sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. b. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menyatakan kembali kunci pokok azas-azas penyelenggaraan NKRI. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Sistem Penyelenggaraan NKRI. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. diskusi. c. 13 . 2) Mampu menjelaskan peran dan fungsi organisasi pemerintahan RI. dalam d. Hasil Belajar Mampu memahami masalah penyelenggaraan pemerintahan NKRI. 3) Mampu menjelaskan hubungan antar lembaga negara.Lembaga-lembaga penyelenggara pemerintahan negara dan hubungan antar lembaga negara serta masalah-masalah penyelenggaraan pemerintahan negara. 4) Mampu menjelaskan penyelenggaraan kepemerintahan yang baik. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah.

2) Peran dan fungsi organisasi pemerintahan RI a) Peran organisasi pemerintah RI. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) g. f. b) Fungsi organisasi pemerintah RI. 3) Lembaga penyelenggara pemerintahan negara : a) Posisi Lembaga. b) Azas-azas pokok pemerintahan NKRI. b) Peran dan fungsi Lembaga. Media Pembelajaran 1) Modul 2) Flipchart 3) Marker 4) White Board 5) OHP/OHT 14 . c) Kewenangan. 5) Masalah-masalah penyelenggaraan pemerintah negara. Materi Pokok 1) Azas-azas penyelenggaraan NKRI a) Sistem penyelenggaraan NKRI. e. 4) Hubungan antar lembaga negara : a) Pengertian. b) Bentuk hubungan.5) Mampu menjelaskan masalah-masalah penyelenggaraan pemerintahan negara dengan baik dan benar.

Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam resume materi (RM) Kepemerintahan Yang Baik. diskusi. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. tanya jawab. latihan. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan kepemerintahan yang baik. permainan/games.4. role play sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. c. pengertian 15 . praktek. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan pengertian Kepemerintahan yang Baik beserta prinsipprinsipnya serta mampu merancang kerangka kerja penerapannya. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini membahas tentang deskripsi kepemerintahan yang baik yang lebih menekankan pada pembahasan prinsip-prinsip serta bagaimana aplikasi prinsip-prinsip tersebut dalam tugas-tugas jabatan PNS. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Kepemerintahan Yang Baik a. d. b.

f. 16 . 4) Flipchart. 3) Mampu memberikan contoh-contoh penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik dalam tugas jabatan PNS. 5) Papan Tulis. 5) Mampu menerapkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik. Media Pembelajaran 1) OHP/OHT. Waktu 4 (empat) Sesi (12 Jampel) g. 3) Slide. e. 2) Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik. 5) Permasalahan dalam penerapan Kepemerintahan yang Baik. 4) Contoh-contoh Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik. 3) Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang baik. Materi Pokok 1) Konsepsi Kepemerintahan yang Baik. 4) Mampu merancang kerangka kerja penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik. 2) LCD.2) Mampu menjelaskan dan menguraikan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik.

17 . dan tanya jawab sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. penempatan PNS. hak dan kewajiban PNS. kewajiban dan hak PNS. d. b. kedudukan. 2) Mampu menjelaskan kewajiban dan hak PNS. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Manajemen Kepegawaian Negara a.5. sistem penggajian dan penghargaan PNS. sistem karier. 3) Mampu menjelaskan sistem pengadaan. c. Deskripsi Singkat Mata Diklat Manajemen Kepegawaian Negara ini membahas pengertian. tugas dan fungsi PNS. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan pengertian. Hasil Belajar Mampu memahami ketentuan-ketentuan kepegawaian berkaitan dengan tugas. kedudukan. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Manajemen Kepegawaian Negara. sistem pengadaan dan penempatan PNS. fungsi. diskusi. tugas dan fungsi PNS. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. dan pemberhentian PNS. sistem Diklat.

18 . b) Sistem penempatan PNS. b) Hak PNS. b) Sistem penghargaan PNS. Media Pembelajaran 1) Modul. tugas dan fungsi PNS a) Pengertian PNS. Materi Pokok 1) Pengertian. 7) Mampu menjelaskan sistem pemberhentian PNS. kedudukan.4) Mampu menjelaskan sistem penggajian. 5) OHP/OHT. 2) Kewajiban dan hak PNS a) Kewajiban PNS. 5) Sistem karier PNS a) Sistem Pendidikan dan Pelatihan PNS. 2) Flipchart. penghargaan PNS. c) Tugas dan Fungsi PNS. 5) Mampu menjelaskan sistem karier PNS. 3) Sistem pengadaan dan penempatan PNS a) Sistem pengadaan PNS. e. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) g. 4) White Board. b) Sistem pemberhentian PNS. 3) Marker. 4) Sistem penggajian dan penghargaan PNS a) Sistem penggajian PNS. f. 6) Mampu menjelaskan sistem pendidikan dan pelatihan PNS. b) Kedudukan PNS.

dan tanya jawab sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri.6. Hasil Belajar Mampu mengetahui prinsip-prinsip etika organisasi Pemerintah. manfaat etika organisasi. Etika Organisasi Pemerintah a. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Etika Organisasi Pemerintah. Deskripsi Singkat Mata Diklat Etika Organisasi Pemerintah ini membahas pengertian etika dan moralitas. dimensi dan prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah serta permasalahan yang berhubungan dengan etika organisasi pemerintah. d. diskusi. b. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menyebutkan pengertian etika dan moralitas. 2) Mampu menyatakan kembali dimensi etika organisasi pemerintah. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. c. 3) Mampu menjelaskan prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah. simulasi. 19 .

e. Materi Pokok 1) Pengertian etika dan moralitas a) Pengertian etika organisasi; b) Manfaat etika organisasi; c) Pengertian moralitas. 2) Dimensi etika organisasi pemerintah. 3) Prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah. f. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel)

g. Media Pembelajaran 1) Modul; 2) Flipchart; 3) Marker; 4) White Board; 5) OHP/OHT. 7. Pelayanan Prima a. Deskripsi Singkat Mata Diklat Pelayanan Prima ini membahas pengertian, tujuan dan manfaat pelayanan prima, prinsip-prinsip pelayanan prima, standar mutu pelayanan prima serta jenis dan karakteristik pelanggan. b. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, bermain peran (role play), dan games, sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri, peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan, sikap dan perilaku baru

20

yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Pelayanan Prima. c. Hasil Belajar Mampu mengetahui prinsip-prinsip pelayanan prima dengan baik dan benar. d. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan pengertian, tujuan dan manfaat pelayanan prima; 2) Mampu menerapkan prinsip-prinsip pelayanan prima dengan baik dan benar; 3) Mampu menyebutkan standar mutu pelayanan prima dengan baik dan benar; 4) Mampu menjelaskan jenis dan karakteristik pelanggan. e. Materi Pokok 1) Pengertian, tujuan dan manfaat pelayanan prima : a) Pengertian pelayanan prima; b) Tujuan pelayanan prima; c) Manfaat pelayanan prima. 2) Penerapan prinsip-prinsip pelayanan prima. 3) Standar mutu pelayanan prima. 4) Jenis dan karakteristik pelanggan : a) Jenis pelanggan; b) Karakteristik pelanggan. f. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel)

21

g. Media Pembelajaran 1) Modul; 2) Flipchart; 3) Marker; 4) White Board; 5) OHP/OHT. 8. Budaya Kerja Organisasi Pemerintah a. Deskripsi singkat Mata Diklat Budaya Kerja Organisasi Pemerintah ini membahas pengertian, tujuan dan manfaat budaya kerja, nilai-nilai budaya kerja dalam organisasi, prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas.

b. Pengalaman Belajar
Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, bermain peran (role play), sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri, peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan, sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM Budaya Kerja Organisasi Pemerintah. c. Hasil Belajar Mampu mengetahui prinsip-prinsip organisasi dengan baik dan benar.

budaya

22

Percepatan Pemberantasan Korupsi a. 2) Flipchart. e. 4) White Board 5) OHP/OHT. f. strategi dan implementasi percepatan 23 . 6) Lembar Kerja. 3) Prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas : a) Prinsip-prinsip budaya kerja. peraturan. 3) Marker. 2) Mampu menjelaskan nilai-nilai budaya kerja dalam organisasi. b) Cara kerja yang berkualitas. Materi Pokok 1) Pengertian.d. c) Manfaat budaya kerja. 3) Mampu menerapkan prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas dengan baik dan benar. tujuan dan manfaat budaya kerja : a) Pengertian budaya kerja. 2) Nilai-nilai budaya kerja dalam organisasi. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini membahas tentang konsep. tujuan dan manfaat budaya kerja. b) Tujuan budaya kerja. 9. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) g. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan pengertian. Media Pembelajaran 1) Modul.

diskusi. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. serta penyebab dan permasalahan-permasalahan seputar korupsi. 4) Mampu menjelaskan penyebab dan permasalahan seputar korupsi. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan konsep percepatan anti korupsi. tanya jawab. implementasi. permainan/games.pemberantasan korupsi di Indonesia. sehingga peserta mampu merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi pada bidang tugasnya. peraturan. 24 . 3) Mampu menjelaskan strategi program percepatan anti korupsi. 2) Mampu menjelaskan peraturan tentang korupsi yang berlaku di Indonesia. praktek. peserta mengeksplorasi nilainilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. role play sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam resume materi (RM) Percepatan Pemberantasan Korupsi. b. latihan. penyebab dan permasalahan seputar korupsi. d. c. strategi.

5) Aplikasi pemberantasan korupsi. b. teknik mengarsipkan surat. Deskripsi Singkat Mata Diklat Manajemen Perkantoran Modern membahas pengertian. f. 2) Peraturan perundang-undangan tentang korupsi. 3) Strategi dan program percepatan anti korupsi. Media Pembelajaran 1) OHP/OHT. 4) Penyebab dan permasalahan korupsi.5) Mampu merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi dan menerapkannya sesuai bidang tugasnya. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara 25 . 4) Flipchart. teknik-teknik korespondensi. 5) Papan Tulis. Manajemen Perkantoran Modern a. bermain peran (role play). 2) LCD. 3) Slide. prinsip-prinsip dan pelaksanaan manajemen perkantoran modern. tata cara pembuatan laporan dan teknologi informasi untuk perkantoran modern. Materi Pokok 1) Konsepsi percepatan anti korupsi. Waktu 4 (empat) Sesi (12 Jampel) g. e. tanya jawab. 10. diskusi. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah.

2) Mampu menjelaskan pelaksanaan manajemen perkantoran modern. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. c. 2) Pelaksanaan perkantoran modern. Materi Pokok 1) Pengertian dan prinsip-prinsip manajemen perkantoran modern : a) Pengertian manajemen perkantoran modern. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Manajemen Perkantoran Modern. 5) Mampu menjelaskan tata cara pembuatan laporan dengan baik dan benar. 4) Mampu menjelaskan teknik mengarsipkan surat dengan baik dan benar. 26 . 6) Mampu menjelaskan teknologi informasi untuk perkantoran modern. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menguraikan pengertian dan prinsipprinsip manajemen perkantoran modern. b) Prinsip-prinsip manajemen perkantoran modern. perkantoran d. Hasil Belajar Mampu menerapkan manajemen modern dengan baik dan benar.mandiri. e. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. 3) Mampu menerapkan teknik-teknik korespondensi dengan baik dan benar.

3) Marker. b. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan.3) 4) 5) 6) f. 5) OHP/OHT. Teknik mengarsipkan surat. kerjasama dalam membangun tim yang sinergis. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. 2) Flipchart. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi 27 . tanya jawab. 4) White Board. Teknik-teknik korespondensi. Tata cara pembuatan laporan. bermain peran (role play). Media Pembelajaran 1) Modul. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) g. dan pemecahan masalah secara win-win solution. diskusi. Membangun Kerjasama Tim (Team Building) a. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Teknologi informasi untuk perkantoran modern. Deskripsi Singkat Mata Diklat membangun Kerjasama Tim membahas strategi kerjasama dalam kelompok. 11.

e) Membangun kebanggaan tim. c) Gaya tanggapan konflik. 2) Kerjasama dalam membangun tim yang sinergis : a) Pengertian dan unsur-unsur tim yang sinergis. c) Tahapan perkembangan tim. d) Manfaat membangun tim yang efektif. 3) Pemecahan masalah dengan prinsip win-win solution : a) Pengertian dan respon terhadap konflik. 2) Mampu menerapkan kerjasama dalam membangun tim yang sinergis. d) Membangun rasa kebersamaan tim. c) Hakekat dan ciri organisasi sebagai tim. 3) Mampu menyelesaikan masalah dengan menerapkan prinsip win-win solution. b) Tahapan pembentukan kelompok. b) Langkah-langkah penyelesaian konflik.pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Membangun Kerjasama Tim. Hasil Belajar Mampu bekerjasama dalam kelompok secara efektif dan efisien. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu mendemonstrasikan strategi kerjasama dalam kelompok. b. c. d. Materi Pokok 1) Strategi kerjasama dalam kelompok : a) Pengertian dan maksud pembentukan kelompok. 28 . b) Tahapan pertumbuhan tim.

dan games sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. tanya jawab. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) g. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Komunikasi yang Efektif. bermain peran (role play). prinsipprinsip komunikasi yang efektif dan strategi komunikasi antar individu. diskusi. hambatan-hambatan dalam komunikasi. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Deskripsi Singkat Mata Diklat Komunikasi Yang Efektif ini membahas pengertian dan makna komunikasi yang efektif. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. 3) Marker. 2) Flipchart. Media Pembelajaran 1) Modul. 29 . 5) OHP/OHT. b.e. Komunikasi yang Efektif a. 12. 4) White Board.

d. 4) Mampu menerapkan strategi komunikasi antar individu dalam kelompok berdasarkan prinsip saling menghargai. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) f. 30 . 2) Mampu menjelaskan hambatan-hambatan dalam berkomunikasi secara efektif. Materi Pokok 1) Pengertian dan makna komunikasi yang efektif : a) Pengertian komunikasi. 4) Strategi komunikasi antar individu dalam kelompok. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan pengertian dan makna komunikasi yang efektif dengan baik dan benar. c) Hambatan Media. 3) Mampu menerapkan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif. Hasil Belajar Mampu memahami strategi bekerjasama dalam kelompok melalui komunikasi yang saling menguntungkan. b) Hambatan semantik. e. b) Makna Komunikasi. 2) Hambatan-hambatan dalam berkomunikasi : a) Hambatan psikologis. Media Pembelajaran 1) Modul. 3) Marker.b. c. 2) Flipchart. 3) Prinsip-prinsip komunikasi yang efektif.

pengertian karakter building dan hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa. 5) OHP/OHT. keragaman sosial budaya serta wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa. c. tanya jawab. 13. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. pengertian dan konsep integrasi nasional. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI. dan games sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. diskusi. bermain peran (role play). wawasan kebangsaan dalam 31 . nilai-nilai kejuangan. Deskripsi Singkat Mata Diklat Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI ini membahas pengertian dan konsep bangsa dan negara. Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) a. b. Hasil Belajar Mampu memiliki kerangka NKRI. pengertian wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI.4) White Board. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja.

2) Flipchart. 5) Pengertian character building dan hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa. 3) Mampu menguraikan pengertian dan konsep integrasi nasional. e. 7) Mampu menjelaskan wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa. 5) Mampu menjelaskan pengertian karakter building dan hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa. 4) Mampu menjelaskan nilai-nilai kejuangan. e. 2) Pengertian wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. 2) Mampu menjelaskan pengertian wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. 4) Nilai-nilai kejuangan. Materi Pokok 1) Pengertian dan konsep bangsa dan negara. 6) Keragaman sosial budaya sebagai kekuatan bangsa. 32 . 3) Pengertian dan konsep integrasi nasional. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan pengertian dan konsep bangsa dan negara. 7) Wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa. 6) Mampu menjelaskan keragaman sosial budaya sebagai kekuatan bangsa.d. Waktu 3 (tiga) sesi (9 jampel) f) Media Pembelajaran 1) Modul.

peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh 33 .3) Marker. (3) Tata Upacara Sipil. 5) OHP/OHT. (5) Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga. 4) White Board. Program Ko-Kurikuler a. dan (6) Ceramah Tentang kesehatan Mental. 14. (2) Baris berbaris. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Latihan Kesegaraan Jasmani. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Pengalaman Belajar 1) Latihan Kesegaran Jasmani Melalui Latihan Kesegaran Jasmani. (4) Pengarahan Program. memupuk sikap dan perilaku peserta agar tercapai individu yang sehat jasmani dan rohani. b. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. 2) Baris Berbaris Melalui Latihan Baris Berbaris. Kegiatan-kegiatan ini merupakan pembelajaran baik di dalam maupn di luar kelas yang relevan dengan peningkatan kesehatan. Deskripsi Singkat Program Ko-kurikuler ini terdiri atas 6 (enam) kegiatan yaitu : (1) Latihan Kesegaran Jasmani.

peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Latihan Baris Berbaris. 4) Pengarahan Program Melalui Pengarahan Program. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Pengarahan Program. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. 3) Tata Upacara Sipil Melalui Latihan Tata Upacara Sipil. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Latihan Tata Upacara Sipil.pengetahuan. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. 5) Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga Melalui Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. sikap dan 34 .

2) Baris Berbaris Mampu menerapkan peraturan baris-berbaris secara tertib untuk mendukung penegakan disiplin dan kerjasama antar peserta.perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Hasil Belajar 1) Latihan Kesegaran jasmani Memiliki pengetahuan tentang kesegaran jasmani melalui kegiatan senam. 4) Pengarahan Program Mampu memahami latar belakang. sehingga menumbuhkan motivasi 35 . 6) Ceramah tentang Kesehatan Mental Melalui Ceramah tentang Kesehatan Mental. c. olah raga dan lari/jogging. dan program Diklat Prajabatan secara komprehensif. 3) Tata Upacara Sipil. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Ceramah Umum/muatan Teknis Substansi Lembaga. Mampu menerapkan tata upacara sipil dengan benar. sasaran. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. tujuan. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Ceramah tentang Kesehatan Mental.

d. kompetensi dan skenario pembelajaran Diklat Prajabatan Golongan I atau II. fungsi. misi. 36 . dan kebijakan instansinya. 2) Panduan Upacara Sipil. 3) manfaat Tata upacara sipil dan penerapannya dengan benar di Instansinya. 5) tujuan. d. 4) manfaat Kesehatan mental bagi kelancaran pelaksanaan tugas sebagai PNS. tugas pokok. 6) visi. 2) Modul. dan bersemangat. sasaran. fungsi dan kebijakan Instansinya. 2) manfaat Baris berbaris bagi penegakkan disiplin dan kerjasama. Waktu 14 (empatbelas) sesi (42 jampel) e.dan komitmen yang tinggi untuk mengikuti program dengan tertib. misi. disiplin. 5) Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga Mampu menjelaskan visi. Indikator Hasil Belajar Mampu menjelaskan: 1) manfaat Olah raga senam bagi kesegaran jasmani. 6) Ceramah tentang Kesehatan Mental Mampu menjelaskan pentingnya kesehatan mental dalam kaitannya dengan kelancaran pelaksanaan tugas PNS. tugas pokok. Media Pembelajaran 1) Pedoman Penyelenggaraan Diklat.

3) Peraturan perundang-undangan tentang posisi. Waktu Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II dilaksanakan selama 19 (sembilan belas) hari dengan jumlah jam pelajaran 174 jam dan peserta diasramakan. tugas. peran. 37 . dan kewenangan instansi asal peserta. fungsi. E.

Berstatus sebagai CPNS yang dinyatakan dengan SK pengangkatan sebagai CPNS. D1. D3 dan yang sederajat untuk Diklat Prajabatan Golongan II. Jumlah Jumlah peserta Diklat Prajabatan Golongan I dan II untuk setiap Angkatan sebanyak-banyaknya 40 orang dan peserta diasramakan. Persyaratan lain yang ditetapkan oleh instansinya. Berbadan sehat yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Dokter.BAB III PESERTA A. 2. SLTA. Umur sesuai dengan ketentuan/peraturan perundangan kepegawaian yang berlaku. 38 . 4. D2. Memiliki ijazah : a. Prosedur Penetapan Peserta 1. 6. Persyaratan Peserta Diklat Prajabatan Golongan I dan II harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. B. Penugasan dari pejabat Pembina kepegawaian instansinya. 3. dan yang sederajat untuk Diklat Prajabatan Golongan I. C. SD/SLTP. b. 5. Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi menetapkan jumlah dan nama calon peserta.

Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi mengirimkan daftar nama calon peserta kepada Kepala Lembaga Diklat dengan memprioritaskan Tanggal Mulai Terhitung (TMT) pengangkatan terawal sebagai CPNS. 39 . Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi menugaskan calon peserta untuk mengikuti Diklat Prajabatan Golongan I dan II sesuai jadwal. 3. 4. Lembaga Diklat menetapkan alokasi jumlah calon peserta perkelas dan menyampaikan rencana penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II secara tertulis kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi.2.

B. mempunyai pendidikan formal minimal setara strata satu (S1). 5. mampu menggunakan metode dan media yang relevan dengan Tujuan Pembelajaran Umum dan Tujuan Pembelajaran Khusus mata pelatihannya. Jenis-jenis Tenaga Pengajar Tenaga Pengajar pada Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II terdiri atas : 1. dan efisien. Pejabat Pemerintah. mempunyai pangkat/golongan minimal Penata Muda. Widyaiswara Luar Biasa. Widyaiswara. 6. 4. 5. 4. 2. 3. 40 . menguasai materi yang akan diajarkan. 3. Pengelola Diklat. Pakar dan Praktisi. telah mengikuti TOT tenaga pengajar dalam mata Diklat yang diajarkan atau telah biasa mengajarkannya dengan baik. 2. terampil mengajar secara sistematik. Persyaratan Tenaga Pengajar Persyaratan untuk menjadi tenaga pengajar pada program Diklat Prajabatan Golongan I dan II adalah sebagai berikut : 1. efektif.BAB IV TENAGA PENGAJAR A.

tugas. memahami dan membimbing peserta untuk menegakkan disiplin dan memiliki etos kerja. 8. dan meningkatkan kemampuan peserta untuk menganalisis masalah wawasan kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. memahami. memahami dan mampu menjelaskan dengan baik pokok-pokok sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. memahami dan mampu menjelaskan ketentuanketentuan kepegawaian yang berkaitan dengan hak dan kewajiban PNS. mampu membimbing dan meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis masalah penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia dengan baik. membimbing. 4. fungsi dan kewenangan instansi asal peserta dan organisasi publik pada umumnya. mampu memberikan bimbingan dalam mengaplikasikan teknik manajemen perkantoran modern di unit kerjanya. 9. 6. memahami dan mampu menjelaskan dengan baik posisi. memahami. 2. mampu menjelaskan. memahami dan mampu membimbing peserta agar memiliki komitmen dan integritas moral serta tanggungjawab profesi sebagai PNS. 41 .C. 5. 7. mampu menjelaskan dan memberikan bimbingan serta meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip budaya organisasi pemerintah. peran. Kompetensi Tenaga Pengajar Tenaga Pengajar pada Diklat Prajabatan Golongan I dan II diharuskan mempunyai kompetensi sebagai berikut: 1.

menjelaskan. 2. memberikan masukan diminta atau tidak diminta kepada penyelenggara program berkenaan dengan hal-hal yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan pada program berikutnya. memahami. melaporkan perkembangan proses belajar mengajar pada waktu-waktu tertentu dan pada setiap akhir agenda pembelajaran. 42 . 11. mampu memberikan bimbingan dan membangun kerjasama peserta dalam kelompok melalui komunikasi yang saling menghargai. Penugasan Tenaga Pengajar yang bertugas dalam Program Diklat Prajabatan Golongan I dan II yang diselenggarakan oleh Lembaga Diklat Pemerintah yang telah terakreditasi mendapatkan surat penugasan dari Kepala Lembaga Diklat dan diwajibkan untuk : 1. dan membimbing peserta dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip pelayanan prima sesuai dengan bidang tugasnya.10. D.

f. g. TV dan Video. Ceramah yang dikombinasikan dengan tanya jawab. Kaset. 43 . LCD Projector. d. e. Flipchart. h. Sarana dan Prasarana Diklat 1. seperti bermain peran/role playing (games). Sound System. Papan tulis. SARANA DAN PRASARANA DIKLAT A. Modul. 3. B. c. Perekam. Metode Metode yang digunakan dalam program Diklat Prajabatan Golongan I dan II adalah : 1. Simulasi/Role Playing : Dalam simulasi ini para peserta melakukan pembelajaran dengan memainkan peran dalam situasi tertentu. Sarana Sarana yang digunakan dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II terdiri dari : a. b.BAB V METODE. 2. Diskusi kelompok untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang saling menghargai dan tukar menukar informasi serta memperkaya gagasan. Overhead Projector.

m. Ruang diskusi. Laboratorium. f. h. Ruang kantor. Ruang ibadah. 2. k. j. Ruang kelas.i. Asrama bagi peserta. e. Teknologi Multimedia. Prasarana Prasarana yang digunakan dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II terdiri dari : a. Ruang seminar. 44 . l. Ruang kebugaran. j. Unit kesehatan Diklat. c. b. Ruang makan. Perpustakaan. Fasilitas olah raga/rekreasi. Ruang internet. g. d. Jaringan Komputer dan Internet. i.

B. Lembaga Diklat Pemerintah Terakreditasi Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II oleh Lembaga Diklat Pemerintah yang terakreditasi sesuai ketentuan Pasal 22 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000.BAB VI PENYELENGGARAAN Penyelenggaraan Pendidikan dan Prajabatan Golongan I dan II dilakukan oleh : A. Pelatihan 45 . dan Pedoman Akreditasi dan Sertifikasi Lembaga Diklat Pegawai Negeri Sipil yang berlaku. Pola Kemitraan Dalam hal Lembaga Diklat Pemerintah belum terakreditasi untuk menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan I dan II dapat bermitra dengan Lembaga Diklat Pemerintah terakreditasi atau Lembaga Administrasi Negara sebagai Instansi Pembina Diklat Pemerintah dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku.

46 . pembinaan. c. Penyiapan jadwal penyelenggaraan sesuai dengan sequen pembelajaran sebagaimana Tabel 1. penilaian dan pembimbingan terhadap sikap dan perilaku peserta. Lembaga Diklat membentuk Tim Penyelenggara dan Tim Tenaga Pengajar dengan penugasan masing-masing termasuk pemantauan. d. PELAKSANAAN.BAB VII PERENCANAAN. Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan program. Tenaga Pengajar yang diperlukan untuk melaksanakan program dengan kompetensi dan jumlah yang sesuai agenda pembelajaran yang diberikan. Lembaga Diklat mempersiapkan sarana dan prasarana Diklat yang diperlukan termasuk asrama. pengelola program Diklat Prajabatan Golongan I dan II merencanakan kebutuhan : a. Penyiapan materi Diklat (Modul) untuk setiap peserta dan Tenaga Pengajar. PEMBINAAN DAN PEMBIAYAAN Perencanaan. unit kesehatan. f. dan pembiayaan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II adalah sebagai berikut : A. b. e. dan media. Perencanaan 1. pelaksanaan. Lembaga Diklat meregistrasi CPNS yang telah ditetapkan sebagai peserta Diklat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian instansi.

kelompok. Penyelenggara melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proses pembelajaran sesuai jadwal. dan sarana/prasarana. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan I dan II perlu dilakukan langkah-langkah kegiatan seperti terlihat pada Formulir 1 (Daftar simak proses penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II). 47 . baik yang berkaitan dengan tenaga pengajar. peserta. media. Jumlah tenaga kediklatan yang kompeten dalam mengelola program Diklat. Penyelenggara membentuk organisasi peserta yang meliputi pengurus angkatan/kelas. dan pengurus lain yang diperlukan untuk memperlancar kemunikasi dan koordinasi.g. 2. 3. Setiap Lembaga Diklat Pemerintah yang bermaksud menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan I dan II diharuskan menyampaikan perencanaan Diklat kepada Kepala Lembaga Administrasi Negara selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum Diklat dilaksanakan. 3. 2. B. Pelaksanaan 1. Penyelenggara melakukan pemantauan terhadap pelayanan akomodasi dan konsumsi peserta. Hasil pemantauan diatas disampaikan dalam bentuk laporan harian untuk ditindaklanjuti dalam rangka penyempurnaan.

dan sertifikasi serta monitoring dan evaluasi kinerja terhadap Lembaga Diklat penyelenggara Diklat Prajabatan Golongan I dan II. D.C. Pembiayaan 1. Pembinaan Pembinaan terhadap pelaksanaan program Diklat Prajabatan Golongan I dan II secara Fungsional menjadi tanggung jawab Deputi Bidang Pembinaan Diklat Aparatur Lembaga Adminstrasi Negara. Indeks biaya program Diklat Prajabatan Golongan I dan II ditetapkan oleh instansi yang berwenang. melalui standarisasi. dan bukan dibebankan kepada pribadi peserta. 48 . 2. akreditasi. Pembiayaan program Diklat Prajabatan Golongan I dan II dibebankan pada anggaran Instansi masingmasing peserta.

Pola Pikir (Mind Setting PNS) (12 Jp). Tugas Baca : Persiapan Ujian 1. III SENIN 1. Latihan Kesegaran Jasmani. Jasmani. 2. Tugas Baca : Modul Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan. Percepatan Pemberantasan Korupsi (12 Jp). Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI (9 Jp). 3. Baris Berbaris (6 Jp). 3. PENUTUPAN KETERANGAN  19 Hari termasuk 2 hari minggu. 2. 3. 2. RABU KAMIS 1. Pengarahan Program/Penjelasan Teknis Penyelenggaraan (3 Jp). Tugas Baca : Modul Teori: Baris Berbaris. Tugas Baca : Modul Kepemerintahan yang Baik. Etika Organisasi Pemerintah (9 Jp). 3. 4. 2. Komunikasi yang Efektif 3. Manajemen Kepegawaian Negara (9 Jp) 3. 3. 4. 1. JUM’AT 1. 174 JAMPEL @ 45 MENIT. 3. Latihan Kesegaran Jasmani. Tugas Baca : Modul Pelayanan Prima. Komunikasi yang Efektif . Tugas Baca : Modul (9 Jp). Sistem Peneyelenggaraan Pemerintahan (9 Jp). Tugas Baca : Modul Pola Pikir (Mind Setting PNS). JUM’AT SABTU Latihan Kesegaran Jasmani. SENIN Pembukaan. SELASA 1. Laihan Kesegaran Jasmani. Latihan Kesegaran Jasmani. 3. Ceramah Umum/ MTSL (3 JP) 4. RABU KAMIS 1. Ceramah Umum / MTSL (6 Jp). 2. 4. 3. Ceramah Umum/MTSL (3 JP). Tugas Baca : Modul Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI. 3. 2. 2. 2. SELASA 1.l 2. Tata Upacara Sipil. Latihan Kesegaran Jasmani. 3. Tugas Baca : Modul Percepatan Pemberantasan Korupsi. 3. 2. Tugas Baca : Modul Budaya Kerja Organisasi Pemerintah. II SELASA 1. Budaya Kerja Organisasi Pemerintah (9 Jp). Tata Upacara Sipil (6 Jp). 3. Kepemerintahan yang Baik (9 Jp). Pelayanan Prima (9 Jp). Tugas Baca : Modul Etika Organisasi Pemnerintah. Ceramah Kesehatan Mental (3 Jp). Tugas Baca : Modul Manajemen Kepegawaian Negara. KAMIS 1. Latihan Kesegaran Jasmani.Tabel 1 SEKUEN PEMBELAJARAN DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II LAMA DIKLAT : 19 HARI. 4. 4. RABU 1. Tugas Baca : Modu SABTU 1. Membangun Kerjasama Tim (9 Jp). Tugas Baca : Modul Pola Pikir (Mind Setting PNS). Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern. 2. E v a l u a s i JUM’AT 1. Latihan Kesegaran Jasmani. Latihan Kesegaran Jasmani. Modern (9 Jp). 2. U j i a n A k h i r Akhir & Evaluasi 2. SENIN 1. 49 . Manajemen Perkantoran Jasmani. Latihan Kesegaran 2. Dinamika Kelompok (6 Jp). Latihan Kesegaran 1. 2. Latihan Kesegaran Jasmani. 2. Latihan Kesegaran Jasmani. 3. Membangun Kerjasama Tim. MG I 1. Latihan Kesegaran Jasmani. Pola Pikir ((Mind Setting PNS) (12 Jp).

BAB VIII EVALUASI Evaluasi yang dilakukan pada Diklat Prajabatan Golongan I dan II meliputi evaluasi terhadap peserta. Aspek Sikap dan Perilaku Unsur sikap dan perilaku meliputi : 1) Disiplin. 50 . Indikator yang dinilai dari masing-masing unsur sikap dan perilaku adalah sebagai berikut : 1) Disiplin Disiplin adalah ketaatan dan kepatuhan peserta terhadap seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara. 2) Kerjasama. A. Pengamatan dan penilaian disiplin menggunakan Formulir 2. g) Dan ketentuan lain yang ditetapkan penyelenggara. 3) Prakarsa. c) Ketepatan penyelesaian tugas. b) Ketepatan hadir di kelas. f) Keikutsertaan dalam kelas/senam pagi/ SKJ/PBB. Aspek-aspek yang dinilai terhadap peserta : a. tenaga pengajar dan penyelenggara. Indikator disiplin adalah : a) Kehadiran. Peserta 1. e) Kerapian berpakaian. d) Etika dan sopan santun.

e) Kemampuan mengendalikan diri. waktu. Pengamatan dan penilaian prakarsa menggunakan Formulir 4. konstruktif dan bermanfaat. c) Tidak mendikte atau mendominasi kelompok. d) Mau menerima pendapat orang lain.2) Kerjasama Kerjasama adalah kemampuan untuk menyelesaikan tugas secara bersama-sama. 3) Prakarsa Kemampuan untuk mengajukan gagasan yang bermanfaat bagi kepentingan kelompok atau kepentingan yang lebih luas. baik yang menyangkut materi Diklat maupun yang menyangkut kelancaran pelaksanaan Diklat. dan lingkungan. d) Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dan tidak bersifat menguji atau memojokkan orang lain. 51 . b) Membina keutuhan dan kekompakan kelompok. Indikator kerjasama adalah : a) Menyelesaikan tugas bersama dengan orang lain secara kooperatif. situasi. b) Mampu membuat saran-saran yang nyata. Pengamatan dan Penilaian Kerjasama menggunakan Formulir 3. c) Dapat menyampaikan gagasan/ide baru yang kritis. Indikator prakarsa adalah : a) Berperilaku positif untuk membantu kelancaran Diklat dan membuat situasi Diklat lebih dinamis.

merupakan nilai sikap dan perilaku secara keseluruhan yang direkap dengan menggunakan Formulir 6. yang dilakukan setelah seluruh mata Diklat dalam kurikulum diberikan. Bobot Penilaian Bobot Penilaian Untuk Golongan I dan II adalah: a. Aspek Penguasaan Materi Unsur penguasaan materi mencakup bahan ujian tertulis.b. Sikap dan Perilaku 60 % 1) Disiplin : 30 % 2) Kerjasama : 20 % 3) Prakarsa : 10 % b.d. 4) Jumlah nilai butir 1) s. 2) Nilai kerjasama (antara nol dan 100) dikalikan bobot (20%). Nilai sikap dan perilaku merupakan nilai dari seluruh unsur sikap dan perilaku. Penyelenggaraan ujian akhir dilaksanakan oleh Lembaga Diklat. 52 . Indikator penguasaan tersebut adalah angka yang dihasilkan dari jawaban peserta dalam ujian tertulis. yang diperoleh dengan cara sebagai berikut : 1) Nilai disiplin (antara nol dan 100) dikalikan bobot (30 %). b. 3). 2. 3) Nilai Prakarsa (antara nol dan 100) dikalikan bobot (10 %). Cara Penilaian a. Hasil penilaian penguasaan materi/ujian tertulis direkap dengan menggunakan Formulir 5. Nilai terendah adalah 0 (nol) sedangkan nilai tertinggi adalah 100 (seratus). Penguasaan Materi 40 % 3.

e.5 – 100).5 – 84. kecuali yang cacat jasmani.0). d. d. 53 . 4. Lulus Memuaskan (Skor : 85. Jumlah nilai sikap dan perilaku ditambah nilai hasil ujian adalah nilai akhir yang diperoleh peserta yang direkap dengan menggunakan Formulir 8. e. Tenaga Pengajar 1. Lulus Baik Sekali (Skor : 77. Penguasaan materi. Apabila nilai rata-rata akhir yang dicapai peserta kurang dari 70 dinyatakan tidak lulus atau ketidakhadiran peserta melebihi 5 % dari jumlah jampel. B.0 – 77. dinyatakan gugur. Nilai penguasaan materi merupakan nilai dari hasil ujian yang diperoleh dengan cara sebagai berikut : Nilai hasil Ujian (antara nol dan 100) dikalikan bobot (40 %) yang direkap dengan menggunakan Formulir 7. Tidak Lulus (Skor : Dibawah 70. Aspek yang dinilai dari kinerja Tenaga Pengajar antara lain sebagai berikut : a. Lulus Baik (Skor : 70. b.9).0 . Lulus Sangat Memuaskan (Skor : 92.4).92. Penilaian terhadap peserta dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Kepala Lembaga Diklat Penyelenggara.4). c.c. Kualifikasi kelulusan peserta ditetapkan sebagai berikut : a.

5. Hasilnya diolah dan disampaikan oleh penyelenggara kepada Kepala Lembaga Diklat dan Tenaga Pengajar yang bersangkutan sebagai masukan untuk peningkatan kinerjanya pada masa yang akan datang. f.b. j. Penggunaan Bahasa. 2. kamar mandi. Sikap dan Perilaku. Kerapian berpakaian. Kesiapan sarana Diklat. l. Pemberian motivasi kepada peserta. 3. g. Ketersediaan dan kelengkapan sarana dan prasarana Diklat. c. peserta dan penyelenggara. Ketersediaan fasilitas olah raga dan kesehatan. 2. Sistematika penyajian. C. Pencapaian tujuan pembelajaran. asrama. kehadiran dan menyajikan. d. e. Cara menjawab pertanyaan dari peserta. 54 . Kerjasama antar tenaga pengajar. Efektivitas penyelenggaraan. Ketepatan waktu. kafetaria. Ketersediaan bahan Diklat. 7. WC. Penilaian terhadap tenaga pengajar dilakukan oleh peserta dan pengelola Diklat dengan menggunakan Formulir 9. h. Kesesuaian pelaksanaan program dengan rencana. i. Kemampuan menyajikan. k. 6. dan lain-lain. Kebersihan kelas. Penggunaan metode dan sarana Diklat. Penyelenggara Aspek yang dinilai : 1. 4.

Evaluasi akhir dilakukan untuk menentukan kualifikasi kelulusan peserta. Kepala Lembaga Diklat bertindak selaku ketua Tim Evaluasi Akhir. Penanggung jawab evaluasi program Diklat. Evaluasi Akhir 1. 4. c. Seorang Pejabat Fungsional Kepegawaian Instansi Penyelenggara.Penilaian terhadap penyelenggara program dilakukan oleh tenaga pengajar dan peserta dengan menggunakan Formulir 10. Nilai sikap dan perilaku kepemimpinan serta nilai akademis/penguasaan materi direkapitulasi dengan pembobotan masing-masing. Evaluasi akhir dirumuskan berdasarkan hasil penilaian kinerja peserta. oleh suatu tim yang terdiri dari : a. 2. Hasilnya diolah dan disimpulkan oleh penyelenggara sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan program Diklat yang akan datang. Evaluasi akhir dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap aspek sikap dan perilaku kepemimpinan serta aspek akademis/penguasaan materi. Kepala Lembaga Diklat. 55 . tenaga pengajar. sehingga menghasilkan Nilai Akhir. 3. D. penyelenggara dan/atau hasil observasi tersendiri. d. b. Penanggung jawab harian program Diklat yang berjalan.

c. Sejauhmana kecepatan proses pengangkatan alumni dari CPNS menjadi PNS sesuai golongannya. Diharapkan setelah penyelenggaraan Diklat berakhir dapat dilakukan evaluasi pasca Diklat terhadap alumni dalam hal : a. dan Instansi Pengendali 4. untuk penyempurnaan kebijakan dan pedoman kurikuler sesuai tuntutan perubahan. 2.E. Instansi Pembina Diklat melakukan monitoring dan evaluasi setiap tahun secara menyeluruh terhadap efektifitas program dan penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II. Sejauhmana para alumni didayagunakan potensinya dalam rangka pembinaan karir PNS. Pasca Diklat 1. Instansi Pembina. b. disampaikan kepada Pimpinan Instansi Penyelenggara. 56 . Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada Point 1 diatas. Evaluasi pasca Diklat dilakukan oleh Lembaga Diklat Penyelenggara. 3. Sejauhmana para alumni mampu menerapkan pengetahuan dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaan yang diembannya.

b. 2.info sebagaimana Formulir 11. c. Setelah penutupan Diklat. 4.BAB IX SERTIFIKASI 1. Halaman depan ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi. b. Penandatanganan STTPP Diklat Prajabatan Golongan I dan II diatur sebagai berikut : a. selambat-lambatnya hari ketiga setelah pembukaan dengan menggunakan sarana surat menyurat atau internet dengan alamat situs http://sida. Lembaga Penyelenggara Diklat/Penanggung jawab program menyampaikan daftar dan data peserta. Instansi Pembina memberikan kode registrasi sesuai daftar yang sah/diajukan. Halaman belakang ditandatangani oleh Kepala Lembaga Diklat Pemerintah terakreditasi. Jenis dan bentuk. Prosedur untuk memperoleh kode registrasi dari Instansi Pembina adalah sebagai berikut: a. 3. 57 . serta ukuran STTPP ditetapkan oleh Instansi Pembina.lanri. Kepala Lembaga Diklat menyampaikan laporan kepada Instansi Pembina Diklat dengan format yang mengacu kepada Pedoman Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Diklat yang berlaku sebagaimana pada Formulir 12. Kepada peserta Diklat Prajabatan Golongan I dan II yang telah menyelesaikan keseluruhan program dengan baik dinyatakan lulus dan diberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).

Ditetapkan di Pada tanggal : Jakarta : 27 Desember 2010 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA. ttd ASMAWI REWANSYAH 58 .BAB X PENUTUP Pedoman ini merupakan Panduan bagi Lembaga penyelenggara Diklat Pemerintah yang terakreditasi untuk menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan I dan II .

59 .

60

61

62

63 .

64 .

LAMPIRAN II PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR : 18 TAHUN 2010 TANGGAL : 27 Desember 2010 TENTANG : PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDI-DIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III 65 .

5. Sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik. 6. dan tanah air. negara. serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan 66 . Efisiensi. efektifitas. bermoral dan bermental baik. profesional. bangsa. Latar Belakang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya manusia aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. manajerial. Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti tersebut di atas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang mengarah kepada upaya peningkatan : 4. Kompetensi teknis.BAB I PENDAHULUAN E. dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya. dan/atau kepemimpinannya.

dan pemberdayaan masyarakat. b. disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara. kepribadian dan etika PNS. Diklat Prajabatan Golongan III bertujuan : a. Tujuan Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000. dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi. F. c. bidang tugas. dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. Diklat Prajabatan Golongan III dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan. meningkatkan pengetahuan. Salah satu jenis Diklat adalah Diklat Prajabatan Golongan III yang merupakan syarat pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi PNS Golongan III. keterampilan. keahlian. antara lain ditetapkan jenis-jenis Diklat PNS. memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan. pengayoman. d. menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik. 67 .Pegawai Negeri Sipil. menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Tujuan dan sasaran 1.

Sesuai dengan tugas. menganalisis masalah penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. mewujudkan disiplin dan etos kerja. 6.2. G. menunjukkan komitmen dan integritas moral serta tanggung jawab profesi sebagai PNS 2. menganalisis masalah wawasan kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. adalah kemampuan dalam : 1. sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya. menjelaskan ketentuan-ketentuan kepegawaian berkaitan dengan hak dan kewajiban PNS. 4. 68 . menjelaskan posisi. 5. menjelaskan pokok-pokok sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. Kompetensi Kompetensi Jabatan PNS adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang PNS berupa pengetahuan. tugas. Sasaran Sasaran Diklat Prajabatan Golongan III adalah terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi PNS Golongan III. 7. fungsi dan kewenangan instansi asal peserta dan organisasi publik pada umumnya. ketrampilan. 3. wewenang dan tanggung jawab PNS dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan maka standar kompetensi yang perlu dimiliki oleh PNS Golongan III yang merupakan kader pimpinan dalam kepemerintahan yang baik. peran.

bekerjasama dalam kelompok melalui komunikasi yang menghargai. 9. mengaplikasikan prinsip-prinsip pelayanan prima sesuai dengan bidang tugasnya. 11. mengaplikasikan teknik manajemen perkantoran modern di unit kerjanya. 10. 69 . Mengaplikasikan prinsip-prinsip Budaya Organisasi Pemerintah.8.

12. 7. Baris berbaris i.BAB II KURIKULUM. RINGKASAN MATERI. MATA DIKLAT Dinamika Kelompok Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kepemerintahan Yang Baik Manajemen Kepegawaian Negara Etika Organisasi Pemerintah Pelayanan Prima Budaya Kerja Organisasi Pemerintah Percepatan Pemberantasan Korupsi Manajemen Perkantoran Modern Membangun Kerjasama Tim (Team Building) Komunikasi yang Efektif Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI Program Ko-Kurikuler g. olahraga. 2. Pengarahan Program k. 4. Ceramah Kesehatan Mental JUMLAH SESI 4 8 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 JAMPEL 12 24 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 7 2 2 2 2 1 72 21 6 6 6 6 3 216 Keterangan : 1 sesi = 3 jampel ( 1 jampel = 45 menit ) 70 . 3. MATA DIKLAT. 5. Kurikulum dan Mata Diklat Sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan bagi PNS Golongan III sebagai kader pimpinan dan dengan memperhatikan keragaman instansi asal peserta. Latihan Kesegaran Jasmani dalam bentuk senam kesegaran jasmani. 10. Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga l. 6. 14. permainan. Tata Upacara Sipil j. 8. maka dalam kurikulum Diklat Prajabatan Golongan III disusun mata Diklat sebagai berikut: NO. 13. 11. DAN WAKTU PELAKSANAAN F. 9. 1. lari/jogging h.

integritas moral dan etos kerja serta sistem nilai sebagai PNS. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti simulasi. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. Dinamika Kelompok a. c.G. Deskripsi Singkat Mata Diklat Dinamika Kelompok ini berisi berbagai kegiatan pembelajaran yang mengarahkan calon PNS agar dapat mengenal diri dan mengenal orang lain dengan baik. bermain peran (role play). Ringkasan Materi Diklat 15. memahami citra diri. 71 . diskusi kelompok. orang lain. etika dan norma PNS. Hasil Belajar Peserta mampu mengenal diri sendiri. memiliki disiplin. memiliki disiplin. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Dinamika Kelompok. b. komitmen dan integritas moral serta tanggung jawab profesi sebagai PNS yang beretos kerja yang tinggi. ceramah singkat.

f. 4. Modul. 2. 3. Etos kerja sebagai PNS a) Pengertian. Integritas moral PNS 5. b) Mengenal diri. 2. Lembar kerja. Mampu mempertunjukkan integritas moral sebagai PNS. 5. 3. Indikator Hasil Belajar 1. b) Etika PNS. 72 . Materi Pokok 1. Mampu mempertunjukkan etos kerja sebagai PNS. 2. Media Pembelajaran 1. 3. b) Sistem nilai PNS. Citra diri PNS a) Pengertian.d. Instrumen (games). Mengenal diri dan mengenal orang lain : a) Pencairan kelas. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) g. 4. c) Norma PNS. e. Mampu mengidentifikasi citra diri sebagai PNS. b) Disiplin PNS. Disiplin PNS : a) Pengertian dan manfaat disiplin. c) Mengenal orang lain. Mampu mengenal diri dan mengenal orang lain. Mampu mentaati disiplin sebagi PNS.

White Board. latihan. 16.4. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar berupa Lembaran Komitmen Nilai-nilai (LKN) yang akan diterapkan ditempat kerja. permainan/games. dan pentingnya peranan pola pikir tersebut dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyakat dan pembentukan birokrasi pemerintah yang kuat. 5. 6. i. Deskripsi Singkat Mata Diklat membahas tentang pola pikir Pegawai Negeri Sipil yang harus dimiliki setiap PNS. Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil h. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Marker. diskusi. tanya jawab. OHT. dan mampu j. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. OHP. 73 . role play sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. Hasil Belajar Peserta mampu merancang kerangka kerja untuk memiliki pola pikir sebagai PNS. praktek.

8. Aplikasi Perubahan Pola Pikir. Mampu menjelaskan pola pikir PNS. Pola Pikir PNS. 74 . Analisis dan permasalahan dalam mengubah Pola Pikir. 3. 7. Mampu merancang perubahan pola pikir. Jenis-jenis Pola Pikir dalam dunia Profesi. 4. 11. OHP/OHT. 10. Mampu menganalisis dan mengatasi permasalahan dalam mengubah pola pikir. Teknik-teknik mengubah Pola Pikir. Papan Tulis. Mampu menjelaskan konsepsi dasar pola pikir. 2. LCD. 10. Indikator Hasil Belajar 1. Slide. Materi Pokok 7. 6. Flipchart. Mampu menjelaskan beberapa jenis pola pikir dalam dunia profesi. l.mengatasi hambatan-hambatan dihadapi dalam penerapannya. 9. 8. yang akan k. 9. Konsepsi Dasar Pola Pikir. Mampu mempraktekkan teknik-teknik perubahan pola pikir. m. Media Pembelajaran 6. 5. 12. Waktu 8 (delapan) Sesi (24 Jampel) n.

peran dan fungsi organisasi Pemerintahan Republik Indonesia.17. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Deskripsi Singkat Mata Diklat Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini membahas azas-azas pemerintahan Negara RI. Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) h. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Sistem Penyelenggaraan NKRI. dalam 75 . j. dan tanya jawab sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Hasil Belajar Mampu menganalisis masalah penyelenggaraan pemerintahan NKRI. i. diskusi. Lembaga-lembaga penyelenggara pemerintahan negara dan hubungan antar lembaga negara serta masalah-masalah penyelenggaraan pemerintahan negara.

10) Mampu menganalisis masalah-masalah penyelenggaraan pemerintahan negara dengan baik dan benar. l. 5) Masalah-masalah penyelenggaraan pemerintah negara. 8) Mampu menguraikan lembaga penyelenggaraan pemerintahan yang baik. 4) Hubungan antar lembaga negara : c) Pengertian. d) Azas-azas pokok pemerintahan NKRI. 9) Mampu menggambarkan hubungan antar Lembaga Negara. 2) Peran dan fungsi organisasi pemerintahan RI c) Peran organisasi pemerintah RI. 7) Mampu menunjukkan peran dan fungsi organisasi pemerintahan RI. d) Fungsi organisasi pemerintah RI. m. d) Bentuk hubungan. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) 76 .k. e) Peran dan fungsi Lembaga. f) Kewenangan. Indikator Hasil Belajar 6) Mampu menguraikan azas-azas pokok penyelenggaraan pemerintahan NKRI. Materi Pokok 1) Azas-azas penyelenggaraan NKRI c) Sistem penyelenggaraan NKRI. 3) Lembaga penyelenggara pemerintahan negara : d) Posisi Lembaga.

n. i. tanya jawab. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan pengertian Kepemerintahan yang Baik beserta prinsip- j. diskusi. Media Pembelajaran 6) Modul. Kepemerintahan Yang Baik h. 77 . Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam resume materi (RM) Kepemerintahan Yang Baik. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. praktek. 18. permainan/games. 9) White Board. 8) Marker. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini membahas tentang deskripsi kepemerintahan yang baik yang lebih menekankan pada pembahasan prinsip-prinsip serta bagaimana aplikasi prinsip-prinsip tersebut dalam tugas-tugas jabatan PNS. role play sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. 10) OHP/OHT. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. 7) Flipchart. latihan.

Waktu 4 (empat) Sesi (12 Jampel) n. m. 8) Slide. 7) Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik. 7) LCD. Media Pembelajaran 6) OHP/OHT. 10) Analisis dan permasalahan dalam penerapan Kepemerintahan yang Baik. Indikator Hasil Belajar 6) Mampu menjelaskan pengertian kepemerintahan yang baik. 9) Contoh-contoh Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik. l. 8) Mampu memberikan contoh-contoh penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik dalam tugas jabatan PNS. 9) Mampu merancang kerangka kerja penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik.prinsipnya serta mampu merancang kerangka kerja penerapannya. 9) Flipchart. k. Materi Pokok 6) Konsepsi Kepemerintahan yang Baik. 10) Papan Tulis. 7) Mampu menjelaskan dan menguraikan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik. 10) Mampu menganalisis dan mengatasi permasalahan dalam penerapan prinsipprinsip kepemerintahan yang baik. 78 . 8) Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang baik.

Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Manajemen Kepegawaian Negara a. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. 79 . peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. c. sistem pengadaan dan penempatan PNS. b. diskusi. dan tanya jawab sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. 9) Mampu menguraikan kewajiban dan hak PNS. d. sistem karier.19. Hasil Belajar Mampu memahami ketentuan-ketentuan kepegawaian berkaitan dengan tugas. tugas dan fungsi PNS. tugas dan fungsi PNS. kewajiban dan hak PNS. Deskripsi Singkat Mata Diklat Manajemen Kepegawaian Negara ini membahas pengertian. kedudukan. dan pemberhentian PNS. penempatan PNS. Indikator Hasil Belajar 8) Mampu menjelaskan pengertian. sistem penggajian dan penghargaan PNS. sistem Diklat. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Manajemen Kepegawaian Negara. fungsi. hak dan kewajiban PNS. 10) Mampu menerangkan sistem pengadaan. kedudukan.

8) Sistem pemberhentian PNS. 14) Mampu menguraikan sistem pemberhentian PNS. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) g. Media Pembelajaran 6) Modul. 12) Mampu menguraikan sistem karier PNS. f) Tugas dan Fungsi PNS. 80 . 3) Sistem pengadaan dan penempatan PNS c) Sistem pengadaan PNS. 15) Mampu mengidentifikasi masalah-maslaah kepegawaian.11) Mampu menguraikan sistem penggajian. penghargaan PNS. e. 7) Sistem Pendidikan dan Pelatihan PNS. f. Materi Pokok 1) Pengertian. kedudukan. 9) Masalah-masalah kepegawaian. 7) Flipchart. 6) Sistem karier PNS. e) Kedudukan PNS. d) Sistem penempatan PNS. d) Hak PNS. 4) Sistem penggajian dan penghargaan PNS c) Sistem penggajian PNS. tugas dan fungsi PNS d) Pengertian PNS. 2) Kewajiban dan hak PNS c) Kewajiban PNS. 13) Mampu menjelaskan sistem pendidikan dan pelatihan PNS. d) Sistem penghargaan PNS.

simulasi. Hasil Belajar Mampu menerapkan prinsip-prinsip etika organisasi Pemerintah. i. 20. manfaat etika organisasi. Etika Organisasi Pemerintah h. dan tanya jawab sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan.8) Marker. Deskripsi Singkat Mata Diklat Etika Organisasi Pemerintah ini membahas pengertian etika dan moralitas. 9) White Board. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu mendeskripsikan pengertian etika dan moralitas. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. 10) OHP/OHT. j. dimensi dan prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah serta permasalahan yang berhubungan dengan etika organisasi pemerintah. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. diskusi. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Etika Organisasi Pemerintah. 81 . k.

4) Mampu menganalisis masalah-masalah yang berhubungan dengan etika organisasi pemerintah.2) Mampu menyimpulkan dimensi etika organisasi pemerintah. l. 2) Dimensi etika organisasi pemerintah. 4) Masalah-masalah yang berhubungan dengan etika organisasi pemerintah. Materi Pokok 1) Pengertian etika dan moralitas d) Pengertian etika organisasi. Media Pembelajaran 6) Modul. m. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) n. e) Manfaat etika organisasi. 3) Prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah. 7) Flipchart. 8) Marker. f) Pengertian moralitas. 5) Cara-cara meningkatkan standar etika organisasi pemerintah. 10) OHP/OHT. 9) White Board. 3) Mampu mengidentifikasi prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah. 82 . 5) Mampu menerapkan cara-cara meningkatkan standar etika organisasi pemerintah.

Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Pelayanan Prima. bermain peran (role play). 2) Mampu menguraikan prinsip-prinsip pelayanan prima dengan baik dan benar. 3) Mampu merumuskan standar mutu pelayanan prima dengan baik dan benar. b. Deskripsi singkat Mata Diklat Pelayanan Prima ini membahas pengertian. diskusi. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. c. tujuan dan manfaat pelayanan prima. d. prinsip-prinsip pelayanan prima. tujuan dan manfaat pelayanan prima. tanya jawab.21. Hasil Belajar Mampu mengetahui prinsip-prinsip pelayanan prima dengan baik dan benar. standar mutu pelayanan prima serta jenis dan karakteristik pelanggan. Pelayanan Prima a. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. 83 . Indikator Hasil Belajar 1) Mampu mendeskripsikan pengertian. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. dan games.

Materi Pokok 1) Pengertian. 8) Masalah-masalah pelayanan prima. 7) Jenis dan karakteristik pelanggan : c) Jenis pelanggan. Budaya Kerja Organisasi Pemerintah a. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) pelayanan g. d) Karakteristik pelanggan. tujuan dan manfaat budaya kerja. nilai-nilai budaya kerja dalam organisasi. 84 . 22. 10) OHP/OHT. e. 8) Marker.4) Mampu mengidentifikasi jenis dan karakteristik pelanggan. 9) White Board. 5) Mampu menganalisis masalah pelayanan prima. 6) Standar mutu pelayanan prima. 7) Flipchart. Media Pembelajaran 6) Modul. prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas. f) Manfaat pelayanan prima. f. Deskripsi singkat Mata Diklat Budaya Kerja Organisasi Pemerintah ini membahas pengertian. 5) Prinsip-prinsip pelayanan prima. tujuan dan manfaat prima : d) Pengertian pelayanan prima. e) Tujuan pelayanan prima.

budaya d. Hasil Belajar Mampu mengetahui prinsip-prinsip organisasi dengan baik dan benar. e. tujuan dan manfaat budaya kerja. diskusi. c.b. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. 5) Mampu menguraikan nilai-nilai budaya kerja dalam organisasi. Materi Pokok 1) Pengertian. e) Tujuan budaya kerja. budaya 85 . 7) Mampu menganalisis masalah-masalah yang berhubungan dengan budaya kerja organisasi pemerintah dengan baik dan benar. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Budaya Kerja Organisasi Pemerintah. 6) Mampu menguraikan prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas dengan baik dan benar. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. tujuan dan manfaat kerja : d) Pengertian budaya kerja. tanya jawab. bermain peran (role play). sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Indikator Hasil Belajar 4) Mampu mendekripsikan pengertian. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri.

86 . peraturan. role play sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. Media Pembelajaran 7) Modul. i. 10) White Board 11) OHP/OHT. diskusi.f) Manfaat budaya kerja. latihan. Percepatan Pemberantasan Korupsi h. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. 3) Prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas : c) Prinsip-prinsip budaya kerja. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk mengikuti pembelajaran berikutnya dan dunia kerja. peserta mengeksplorasi nilainilai dan pengetahuan dalam kegiatan-kegiatan mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. 4) Masalah-masalah budaya kerja organisasi pemerintah. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) g. d) Cara kerja yang berkualitas. f. permainan/games. 12) Lembar Kerja. 23. serta penyebab dan permasalahan-permasalahan seputar korupsi. 2) Nilai-nilai budaya kerja dalam organisasi. praktek. strategi dan implementasi percepatan pemberantasan korupsi di Indonesia. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini membahas tentang konsep. 9) Marker. 8) Flipchart. tanya jawab.

k. m. 9) Penyebab dan permasalahan korupsi. 9) Mampu menjelaskan penyebab dan permasalahan seputar korupsi. 10) Mampu menganalisis dan merancang langkahlangkah pemberantasan korupsi dan menerapkannya sesuai bidang tugasnya. sehingga peserta mampu merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi pada bidang tugasnya. 8) Strategi dan program percepatan anti korupsi. l. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep.Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam resume materi (RM) Percepatan Pemberantasan Korupsi. implementasi. strategi. 10) Analisis dan aplikasi pemberanatasan korupsi. penyebab dan permasalahan seputar korupsi. Indikator Hasil Belajar 6) Mampu menjelaskan konsep percepatan anti korupsi. peraturan. 7) Mampu menjelaskan peraturan tentang korupsi yang berlaku di Indonesia. j. 7) Peraturan perundang-undangan tentang korupsi. 8) Mampu menjelaskan strategi program percepatan anti korupsi. Materi Pokok 6) Konsepsi percepatan anti korupsi. Waktu 4 (empat) Sesi (12 Jampel) 87 .

7) LCD. Hasil Belajar Mampu menerapkan manajemen modern dengan baik dan benar. tata cara pembuatan laporan dan teknologi informasi untuk perkantoran modern. j.n. teknik-teknik korespondensi. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. 24. 8) Slide. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. 10) Papan Tulis. Manajemen Perkantoran Modern h. diskusi. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. prinsip-prinsip dan pelaksanaan manajemen perkantoran modern. Media Pembelajaran 6) OHP/OHT. Deskripsi Singkat Mata Diklat Manajemen Perkantoran Modern membahas pengertian. i. perkantoran 88 . 9) Flipchart. teknik mengarsipkan surat. bermain peran (role play). Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Manajemen Perkantoran Modern. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. tanya jawab.

Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menguraikan pengertian dan prinsipprinsip manajemen perkantoran modern. 3) Mampu menerapkan teknik-teknik korespondensi dengan baik dan benar. 6) Mampu menjelaskan teknologi informasi untuk perkantoran modern. m. 6) Teknologi informasi untuk perkantoran modern. 2) Mampu menjelaskan pelaksanaan manajemen perkantoran modern. b) Prinsip-prinsip manajemen perkantoran modern.k. 2) Pelaksanaan perkantoran modern. 3) Marker. 5) OHP/OHT. 4) Mampu menjelaskan teknik mengarsipkan surat dengan baik dan benar. 3) Teknik-teknik korespondensi. Media Pembelajaran 1) Modul. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) n. 2) Flipchart. l. 89 . 5) Tata cara pembuatan laporan. 4) Teknik mengarsipkan surat. 5) Mampu menjelaskan tata cara pembuatan laporan dengan baik dan benar. Materi Pokok 1) Pengertian dan prinsip-prinsip manajemen perkantoran modern : a) Pengertian manajemen perkantoran modern. 4) White Board.

tanya jawab. bermain peran (role play). Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Membangun Kerjasama Tim. Materi Pokok 3) Strategi kerjasama dalam kelompok : 90 . Deskripsi Singkat Mata Diklat membangun Kerjasama Tim membahas strategi kerjasama dalam kelompok. Indikator Hasil Belajar 1) Mampu mendemonstrasikan strategi kerjasama dalam kelompok. Hasil Belajar Mampu bekerjasama dalam kelompok secara efektif dan efisien. 2) Mampu menerapkan kerjasama dalam membangun tim yang sinergis. 3) Mampu menyelesaikan masalah dengan menerapkan prinsip win-win solution. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Membangun Kerjasama Tim (Team Building) c. dan pemecahan masalah secara win-win solution. b. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. diskusi. c. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. d.25. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. kerjasama dalam membangun tim yang sinergis. d.

k) Membangun kebanggaan tim. j) Membangun rasa kebersamaan tim. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) g. h) Manfaat membangun tim yang efektif. Media Pembelajaran 6) Modul. Komunikasi yang Efektif c. hambatan-hambatan dalam komunikasi. f) Tahapan pembentukan kelompok.e) Pengertian dan maksud pembentukan kelompok. 4) Kerjasama dalam membangun tim yang sinergis : g) Pengertian dan unsur-unsur tim yang sinergis. prinsipprinsip komunikasi yang efektif dan strategi komunikasi antar individu. 9) White Board. i) Tahapan perkembangan tim. h) Tahapan pertumbuhan tim. 26. f) Gaya tanggapan konflik. 91 . 3) Pemecahan masalah dengan prinsip win-win solution : d) Pengertian dan respon terhadap konflik. 8) Marker. e) Langkah-langkah penyelesaian konflik. Deskripsi Singkat Mata Diklat Komunikasi Yang Efektif ini membahas pengertian dan makna komunikasi yang efektif. 7) Flipchart. g) Hakekat dan ciri organisasi sebagai tim. e. 10) OHP/OHT.

Indikator Hasil Belajar 1) Mampu menjelaskan pengertian dan makna komunikasi yang efektif dengan baik dan benar. tanya jawab. 2) Mampu menjelaskan hambatan-hambatan dalam berkomunikasi secara efektif. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. 92 . c. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk memperoleh pengetahuan. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Komunikasi yang Efektif. dan games sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. diskusi.d. d) Makna Komunikasi. d. 2) Hambatan-hambatan dalam berkomunikasi : d) Hambatan psikologis. Materi Pokok 1) Pengertian dan makna komunikasi yang efektif : c) Pengertian komunikasi. Hasil Belajar Mampu memahami strategi bekerjasama dalam kelompok melalui komunikasi yang saling menguntungkan. bermain peran (role play). 4) Mampu menerapkan strategi komunikasi antar individu dalam kelompok berdasarkan prinsip saling menghargai dengan baik dan benar. b. 3) Mampu menerapkan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah.

pengertian dan konsep integrasi nasional. g. pengertian wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. keragaman sosial budaya serta wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa. Deskripsi Singkat Mata Diklat Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI ini membahas pengertian dan konsep bangsa dan negara. 4) Strategi komunikasi antar individu dalam kelompok. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam mata Diklat ini untuk 93 . diskusi. 2) Flipchart. 3) Marker. 3) Prinsip-prinsip komunikasi yang efektif. 5) OHP/OHT. Pengalaman Belajar Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. f) Hambatan Media. bermain peran (role play). dan games sampai pada yang tidak terstruktur seperti pendalaman materi secara mandiri. Media Pembelajaran 1) Modul. 27. pengertian karakter building dan hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa.e) Hambatan semantik. 4) White Board. tanya jawab. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) f. Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) f. e. nilai-nilai kejuangan.

i. 5) Mampu mendeskripsikan pengertian karakter building dan hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. 6) Mampu mendeskripsikan keragaman sosial budaya sebagai kekuatan bangsa. wawasan kebangsaan dalam Indikator Hasil Belajar 1) Mampu mendeskripsikan pengertian dan konsep bangsa dan negara. 7) Mampu mendeskripsikan wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa. 2) Mampu menjelaskan pengertian wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. 94 . h. Materi Pokok 1) Pengertian dan konsep bangsa dan negara. 3) Mampu menguraikan pengertian dan konsep integrasi nasional. Hasil Belajar Mampu memiliki kerangka NKRI. j.memperoleh pengetahuan. 2) Pengertian wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. 8) Mampu menganalisis masalah wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI. 4) Mampu menerapkan nilai-nilai kejuangan dan daya saing nasional.

(4) Pengarahan Program. 6) Keragaman sosial budaya sebagai kekuatan bangsa. dan (6) Ceramah Tentang kesehatan Mental. 4) Nilai-nilai kejuangan. 2) Flipchart. 28. e. 3) Marker. 4) White Board. 5) OHP/OHT.3) Pengertian dan konsep integrasi nasional. 5) Pengertian character building dan hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa. (2) Baris berbaris. Program Ko-Kurikuler a. Kegiatan-kegiatan ini merupakan pembelajaran baik di dalam maupn di luar kelas yang relevan dengan peningkatan kesehatan. Waktu 4 (empat) sesi (12 jampel) l) Media Pembelajaran 1) Modul. memupuk sikap dan perilaku peserta agar tercapai individu yang sehat jasmani dan rohani. 95 . 7) Wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa. 8) Masalah wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI. (3) Tata Upacara Sipil. (5) Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga. Deskripsi Singkat Program Ko-kurikuler ini terdiri atas 6 (enam) kegiatan yaitu : (1) Latihan Kesegaran Jasmani.

3) Tata Upacara Sipil Melalui Latihan Tata Upacara Sipil. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Latihan Kesegaraan Jasmani. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. 96 . 2) Baris Berbaris Melalui Latihan Baris Berbaris. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Pengalaman Belajar 1) Latihan Kesegaran Jasmani Melalui Latihan Kesegaran Jasmani.b. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Latihan Tata Upacara Sipil. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Latihan Baris Berbaris.

97 . sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. 6) Ceramah tentang Kesehatan Mental Melalui Ceramah tentang Kesehatan Mental. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan. 5) Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga Melalui Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Ceramah tentang Kesehatan Mental. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Pengarahan Program. sikap dan perilaku baru yang akan dipergunakannya untuk pembentukan sikap dan pengetahuan dalam dunia kerja. peserta mengeksplorasi nilai-nilai dan pengetahuan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan.4) Pengarahan Program Melalui Pengarahan Program. Selanjutnya peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya dibidang ini sebagai hasil belajar kedalam resume materi (RM) Ceramah Umum/muatan Teknis Substansi Lembaga.

tugas pokok. dan kebijakan instansinya. 98 . disiplin. 5) Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga Mampu menjelaskan visi. misi. fungsi. tujuan. 2) Baris Berbaris Mampu menerapkan peraturan baris-berbaris secara tertib untuk mendukung penegakan disiplin dan kerjasama antar peserta. dan bersemangat. 6) Ceramah tentang Kesehatan Mental Mampu menjelaskan pentingnya kesehatan mental dalam kaitannya dengan kelancaran pelaksanaan tugas PNS. d. dan program Diklat Prajabatan secara komprehensif.c. olah raga dan lari/jogging. 8) Manfaat Baris berbaris bagi penegakkan disiplin dan kerjasama. 4) Pengarahan Program Mampu memahami latar belakang. sasaran. 3) Tata Upacara Sipil Mampu menerapkan tata upacara sipil dengan benar. Indikator Hasil Belajar Mampu menjelaskan: 7) Manfaat Olahraga senam bagi kesegaran jasmani. sehingga menumbuhkan motivasi dan komitmen yang tinggi untuk mengikuti program dengan tertib. Hasil Belajar 1) Latihan Kesegaran jasmani Memiliki pengetahuan tentang kesegaran jasmani melalui kegiatan senam.

kompetensi dan skenario pembelajaran Diklat Prajabatan Golongan III. misi. Waktu Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III dilaksanakan selama 24 (duapuluh empat) hari dengan jumlah jam pelajaran 216 jam dan peserta diasramakan. tugas. d. 10) Manfaat Kesehatan mental bagi kelancaran pelaksanaan tugas sebagai PNS.9) Manfaat Tata upacara sipil dan penerapannya dengan benar di Instansinya. peran. fungsi dan kebijakan Instansinya. 99 . 2) Modul. Waktu 16 (enambelas) sesi (48 jampel) e. 4) Panduan Upacara Sipil. 12) Visi. H. Media Pembelajaran 1) Pedoman Penyelenggaraan Diklat. sasaran. 11) Tujuan. fungsi. tugas pokok. 5) Peraturan perundang-undangan tentang posisi. dan kewenangan instansi asal peserta.

S3. Jumlah Jumlah peserta Diklat Prajabatan Golongan III untuk setiap Angkatan sebanyak-banyaknya 40 orang dan peserta diasramakan. Persyaratan Peserta Diklat Prajabatan Golongan III harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 7. Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi mengirimkan daftar nama calon peserta kepada Kepala Lembaga Diklat dengan memprioritaskan Tanggal Mulai Terhitung (TMT) pengangkatan terawal sebagai CPNS. Umur sesuai dengan ketentuan/peraturan perundangan kepegawaian yang berlaku. Berstatus sebagai CPNS yang dinyatakan dengan SK pengangkatan sebagai CPNS. Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi menetapkan jumlah dan nama calon peserta. 2. 10. Memiliki ijazah D-4. Persyaratan lain yang ditetapkan oleh instansinya. 100 . dan yang sederajat. S1. B. 12. Prosedur Penetapan Peserta 1. Penugasan dari pejabat pembina kepegawaian instansinya. S2. 8. 9.BAB III PESERTA A. Berbadan sehat yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Dokter. C. 11.

Lembaga Diklat menetapkan alokasi jumlah calon peserta perkelas dan menyampaikan rencana penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III secara tertulis kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi. 4. Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi menugaskan calon peserta untuk mengikuti Diklat Prajabatan Golongan III sesuai jadwal. 101 .3.

BAB IV TENAGA PENGAJAR A. 9. Widyaiswara Luar Biasa. 3. efektif. Jenis-jenis Tenaga Pengajar Tenaga pengajar pada Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III terdiri atas : 1. 2. terampil mengajar secara sistematik. Pakar dan Praktisi. mampu menggunakan metode dan media yang relevan dengan Tujuan Pembelajaran Umum dan Tujuan Pembelajaran Khusus mata pelatihannya. 4. Widyaiswara. B. telah mengikuti TOT Tenaga Pengajar dalam mata Diklat yang diajarkan atau telah biasa mengajarkannya dengan baik. Persyaratan Tenaga Pengajar Persyaratan untuk menjadi tenaga pengajar pada program Diklat Prajabatan Golongan III adalah sebagai berikut : 7. mempunyai pangkat/golongan minimal Penata Muda. 102 . 10. 11. mempunyai pendidikan formal minimal setara strata satu (S1). Pejabat Pemerintah. 5. Pengelola Diklat. 8. dan efisien. menguasai materi yang akan diajarkan. 12.

memahami. memahami dan mampu menjelaskan dengan baik posisi. 15. membimbing. memahami dan mampu membimbing peserta agar memiliki komitmen dan integritas moral serta tanggungjawab profesi sebagai PNS. memahami dan membimbing peserta untuk menegakkan disiplin dan memiliki etos kerja.C. mampu memberikan bimbingan dalam mengaplikasikan teknik manajemen perkantoran modern di unit kerjanya. mampu menjelaskan. 103 . 16. Kompetensi Tenaga Pengajar Tenaga Pengajar pada Diklat Prajabatan Golongan III diharuskan mempunyai kompetensi sebagai berikut: 12. dan meningkatkan kemampuan peserta untuk menganalisis masalah wawasan kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. 17. memahami dan mampu menjelaskan dengan baik pokok-pokok sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. mampu membimbing dan meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis masalah penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia dengan baik. 19. memahami dan mampu menjelaskan ketentuanketentuan kepegawaian yang berkaitan dengan hak dan kewajiban PNS. 18. peran. memahami. 13. tugas. fungsi dan kewenangan instansi asal peserta dan organisasi publik pada umumnya. mampu menjelaskan dan memberikan bimbingan serta meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip budaya organisasi pemerintah. 14. 20.

dan membimbing peserta dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip pelayanan prima sesuai dengan bidang tugasnya. memahami. menjelaskan. 104 . Penugasan Tenaga pengajar yang bertugas dalam Program Diklat Prajabatan Golongan III yang diselenggarakan oleh Lembaga Diklat Pemerintah yang telah terakreditasi mendapatkan surat penugasan dari Kepala Lembaga Diklat dan diwajibkan untuk : 4. 22. mampu memberikan bimbingan dan membangun kerjasama peserta dalam kelompok melalui komunikasi yang saling menghargai. melaporkan perkembangan proses belajar mengajar pada waktu-waktu tertentu dan pada setiap akhir agenda pembelajaran. 5. memberikan masukan diminta atau tidak diminta kepada penyelenggara program berkenaan dengan hal-hal yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan pada program berikutnya.21. H.

LCD Projector. Papan tulis. Modul. l. m. 105 . seperti bermain peran/role playing (games). Simulasi/Role Playing : Dalam simulasi ini para peserta melakukan pembelajaran dengan memainkan peran dalam situasi tertentu. Diskusi kelompok untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang saling menghargai dan tukar menukar informasi serta memperkaya gagasan.BAB V METODE. Jaringan Komputer dan Internet. Metode Metode yang digunakan dalam program Diklat Prajabatan Golongan III adalah : 1. s. B. Sound System. Perekam. Ceramah yang dikombinasikan dengan tanya jawab. Kaset. TV dan Video. p. r. 2. Sarana Sarana yang digunakan dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III terdiri dari : k. t. Teknologi Multimedia. 6. q. Sarana dan Prasarana Diklat 1. Overhead Projector. o. n. Flipchart. SARANA DAN PRASARANA DIKLAT A.

106 . Ruang seminar. Laboratorium. Perpustakaan. Asrama bagi peserta. y. q. p. Prasarana Prasarana yang digunakan dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III terdiri dari : n. z. Unit kesehatan Diklat.2. x. s. Ruang diskusi. v. o. Ruang kantor. Ruang ibadah. Ruang kebugaran. w. u. Fasilitas olah raga/rekreasi. t. r. Ruang makan. Ruang kelas. Ruang internet.

Pola Kemitraan Dalam hal Lembaga Diklat Pemerintah belum terakreditasi untuk menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan III dapat bermitra dengan Lembaga Diklat Pemerintah terakreditasi atau Lembaga Administrasi Negara sebagai Instansi Pembina Diklat Pemerintah dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku. 107 . Lembaga Diklat Pemerintah Terakreditasi Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III oleh Lembaga Diklat Pemerintah yang terakreditasi sesuai ketentuan Pasal 22 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000. B.BAB VI PENYELENGGARAAN Penyelenggaraan Pendidikan Prajabatan Golongan III dilakukan oleh : dan Pelatihan A. dan Pedoman Akreditasi dan Sertifikasi Lembaga Diklat Pegawai Negeri Sipil yang berlaku.

Perencanaan 1. penilaian dan pembimbingan terhadap sikap dan perilaku peserta. l. Lembaga Diklat membentuk Tim Penyelenggara dan Tim Tenaga Pengajar dengan penugasan masing-masing termasuk pemantauan. pembinaan. m. Tenaga pengajar yang diperlukan untuk melaksanakan program dengan kompetensi dan jumlah yang sesuai agenda pembelajaran yang diberikan. PELAKSANAAN. 108 . j. Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan program. Lembaga Diklat meregistrasi CPNS yang telah ditetapkan sebagai peserta Diklat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian instansi. dan media. dan pembiayaan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III adalah sebagai berikut : A. Lembaga Diklat mempersiapkan sarana dan prasarana Diklat yang diperlukan termasuk asrama. Penyiapan materi Diklat (Modul) untuk setiap peserta dan Tenaga pengajar. unit kesehatan. k. pelaksanaan. Penyiapan jadwal penyelenggaraan sesuai dengan sequen pembelajaran sebagaimana Tabel 1. i. pengelola program Diklat Prajabatan Golongan III merencanakan kebutuhan : h.BAB VII PERENCANAAN. PEMBINAAN DAN PEMBIAYAAN Perencanaan.

Penyelenggara melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proses pembelajaran sesuai jadwal. peserta. Pelaksanaan 1. 3. media. baik yang berkaitan dengan tenaga pengajar.n. Setiap Lembaga Diklat Pemerintah yang bermaksud menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan III diharuskan menyampaikan perencanaan Diklat kepada Kepala Lembaga Administrasi Negara selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum Diklat dilaksanakan. 2. Jumlah tenaga kediklatan yang kompeten dalam mengelola program Diklat. Hasil pemantauan diatas disampaikan dalam bentuk laporan harian untuk ditindaklanjuti dalam rangka penyempurnaan. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan III perlu dilakukan langkahlangkah kegiatan seperti terlihat pada Formulir 1 (Daftar simak proses penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III). B. 2. kelompok. 109 . dan pengurus lain yang diperlukan untuk memperlancar kemunikasi dan koordinasi. Penyelenggara melakukan pemantauan terhadap pelayanan akomodasi dan konsumsi peserta. 3. dan sarana/prasarana. Penyelenggara membentuk organisasi peserta yang meliputi pengurus angkatan/kelas.

Pembinaan Pembinaan terhadap pelaksanaan program Diklat Prajabatan Golongan III secara Fungsional menjadi tanggung jawab Deputi Bidang Pembinaan Diklat Aparatur Lembaga Adminstrasi Negara. D. akreditasi. 2. dan sertifikasi serta monitoring dan evaluasi kinerja terhadap Lembaga Diklat penyelenggara Diklat Prajabatan Golongan III. melalui standarisasi. Pembiayaan program Diklat Prajabatan Golongan III dibebankan pada anggaran Instansi masing-masing peserta. Pembiayaan 1. 110 . Indeks biaya program Diklat Prajabatan Golongan III ditetapkan oleh instansi yang berwenang. dan bukan dibebankan kepada pribadi peserta.C.

Latihan Kesegaran Jasmani. Hari ke-7 II 1. Tugas Baca : Modul Pola Pikir PNS (Mind Setting). Ceramah Kesehatan Mental (3 Jp). Latihan Kesegaran Jasmani. Tugas Baca : Modul Dalam Kerangka NKRI. Hari ke-12 1. Budaya Kerja Organisasi 2. 3. Pembukaan. Hari ke-17 1. 2. 2. 3. Baris Berbaris (6 Jp) 3. Pengarahan Program /Penjelasan Teknis Penyelenggaraan (6 Jp). Pola Pikir PNS (Mind Setting) (8 Jp). 3. Manajemen Perkantoran Modern (6 Jp). Latihan Kesegaran Jasmani. Hari ke-11 1. Tugas Baca : Modul Pola Pikir PNS (Mind Setting) 111 . Ceramah Umum/ MTSL (3 JP). Dalam Kerangka NKRI 3. Hari ke-14 Hari ke-15 Hari ke-16 1. Ceramah Muatan Teknis Substantif Lembaga (3 Jp). 4. 2. 3. Latihan Kesegaran Jasmani. Tata Upacara Sipil (6 Jp).Tabel 1 SEKUEN PEMBELAJARAN DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III LAMA DIKLAT: 24 HARI. Dinamika Kelompok (9 Jp). Hari ke-8 1. Latihan Kesegaran Jasmani. Hari ke-9 1. 2. Komunikasi yang Efektif (3 Jp). 3. Membangun Kerjasama Tim. Tugas Baca : Percepatan Pemberantasan Korupsi. Latihan Kesegaran Jasmani. Membangun Kerjasama Tim (12 Jp). 3. Latihan Kesegaran Jasmani. Manajemen Kepegawaian Negara (12 Jp). Wawasan Kebangsaan Jp). 2. 3. 1.. 3.Modul (12 Jp). Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI (12 Jp). 2. Latihan Kesegaran 1. Jasmani. Latihan Kesegaran Jasmani. 3. Tugas Baca : . Hari ke-13 III 1. Hari ke-2 1. Latihan Kesegaran Jasmani. 4. Latihan Kesegaran Jasmani. Tugas Baca : Modul 3. Hari ke-10 1. 3. 3. Etika Organisasi Pemerintah (12 Jp). Latihan Kesegaran Jasmani. 2. Latihan Kesegaran Jasmani. Tugas Baca : Manajemen Kepegawaian Negara. 4. 2. Tugas Baca : Modul Budaya Kerja Organisasi Pemerintah. Percepatan Pemberantasan Korupsi (6 Jp). 4. Pola Pikir PNS (Mind Setting) (8 Jp). 3. 3. Upacara Sipil. Hari ke-18 1. 4. Latihan Kesegaran Hari ke-4 Hari ke-5 Hari ke-6 1. 2. Percepatan Pemberantasan Korupsi (6 Jp). 2. Tugas Baca : Modul Kepemerintahan yang Baik. Hari ke-3 1. Tugas Baca : Modul Sistem Penyelenggaraan Pemerintahanan NKRI. Pelayanan Prima (12 2. Jasmani. 2. Jasmani. 2. 216 JAMPEL @ 45 MENIT MG I Hari ke-1 1. Ceramah Umum/MTSL (3 JP). 3. Tugas Baca : Modul Dinamika Kelompok. 2. Latihan Kesegaran 1. Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern dan Modul Komunikasi yang Efektif. Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern & Komunikasi yang Efektif. Pemerintah (12 Jp). Tugas Baca : Modul Pola Pikir PNS (Mind Setting) 1. Tugas Baca : Modul Etika Organisasi Baris Berbaris & Tata Pemerintah. 2. Tugas Baca : Modul Komunikasi yang Efektif. 2. 4. Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern . 2. Dinamika Kelompok (3 Jp). Latihan Kesegaran Jasmani. Komunikasi yang Efektif (9 Jp). Wawasan Kebangsaan 3. Tugas Baca : Modul Percepatan Pemberantasan Korupsi. Manajemen Perkantoran Modern (6Jp). Kepemerintahan yang Baik (12 Jp).

Latihan Kesegaran Jasmani 2. Hari ke-20 Ujian Evaluasi Hari ke-21 PENUTUPAN KETERANGAN  24 Hari termasuk 3 hari minggu. 112 .Hari ke-19 IV 1. Tugas Baca : Persiapan Ujian Akhir & Evaluasi 1. 2. Pola Pikir PNS (Mind Setting) (8 Jp). 3.

5) Kepemimpinan. g) Dan ketentuan lain yang ditetapkan penyelenggara. 7) Prakarsa. tenaga pengajar dan penyelenggara. d) Etika dan sopan santun. Aspek Sikap dan Perilaku Unsur sikap dan perilaku meliputi : 4) Disiplin. 113 . Aspek-aspek yang dinilai terhadap peserta : b. b) Ketepatan hadir di kelas. f) Keikutsertaan dalam kelas/senam pagi/ SKJ/PBB. A. Indikator disiplin adalah : a) Kehadiran. Peserta 4. e) Kerapian berpakaian.BAB VIII EVALUASI Evaluasi yang dilakukan pada Diklat Prajabatan Golongan III meliputi evaluasi terhadap peserta. c) Ketepatan penyelesaian tugas. Indikator yang dinilai dari masing-masing unsur sikap dan perilaku adalah sebagai berikut : 1) Disiplin Disiplin adalah ketaatan dan kepatuhan peserta terhadap seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara. 6) Kerjasama.

2) Kerjasama Kerjasama adalah kemampuan untuk menyelesaikan tugas secara bersama-sama. j) Membina keutuhan dan kekompakan kelompok. k) Tidak mendikte atau mendominasi kelompok. mempertemukan pendapat. tekun. 114 . Indikator kepemimpinan adalah : e) Obyektif dan tegas dalam mengambil keputusan. dan mengatasi ketegangan yang mungkin ada. jujur. g) Bertanggungjawab. f) Membela kepentingan bersama sesuai dengan ketentuan yang belaku. meyakinkan pendapat kepada orang lain. Indikator kerjasama adalah : i) Menyelesaikan tugas bersama dengan orang lain secara kooperatif. adil. l) Mau menerima pendapat orang lain.Pengamatan dan penilaian menggunakan Formulir 2. h) Memberikan contoh yang dapat menjadi teladan seperti komunikatif. konsisten. Pengamatan dan Penilaian Kerjasama menggunakan Formulir 4. dan rasional Pengamatan dan Penilaian Kerjasama menggunakan Formulir 3. tegas. disiplin 3) Kepemimpinan Kepemimpinan adalah kemampuan memberi motivasi dan menggerakkan peserta lainnya.

g) Mampu membuat saran-saran yang nyata. konstruktif dan bermanfaat. h) Dapat menyampaikan gagasan/ide baru yang kritis. waktu. Aspek Penguasaan Materi Unsur penguasaan materi mencakup bahan ujian tertulis. dan lingkungan. yang dilakukan setelah seluruh mata Diklat dalam kurikulum diberikan.3) Prakarsa Kemampuan untuk mengajukan gagasan yang bermanfaat bagi kepentingan kelompok atau kepentingan yang lebih luas. Indikator prakarsa adalah : f) Berperilaku positif untuk membantu kelancaran Diklat dan membuat situasi Diklat lebih dinamis. 115 . Hasil penilaian penguasaan materi/ujian tertulis direkap dengan menggunakan Formulir 6. Indikator penguasaan tersebut adalah angka yang dihasilkan dari jawaban peserta dalam ujian tertulis. j) Kemampuan mengendalikan diri. Pengamatan dan penilaian prakarsa menggunakan Formulir 5. baik yang menyangkut materi Diklat maupun yang menyangkut kelancaran pelaksanaan Diklat. situasi. Penyelenggaraan ujian akhir dilaksanakan oleh Lembaga Diklat. i) Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dan tidak bersifat menguji atau memojokkan orang lain. b.

merupakan nilai sikap dan perilaku secara keseluruhan yang direkap dengan menggunakan Formulir 7. 3). Jumlah nilai sikap dan perilaku ditambah nilai hasil ujian adalah nilai akhir yang diperoleh 116 . Penguasaan Materi 40 % 3. Bobot Penilaian Bobot Penilaian Untuk Golongan III adalah: a. yang diperoleh dengan cara sebagai berikut : 1) Nilai disiplin (antara nol dan 100) dikalikan bobot (30 %). Nilai terendah adalah 0 (nol) sedangkan nilai tertinggi adalah 100 (seratus). Nilai sikap dan perilaku merupakan nilai dari seluruh unsur sikap dan perilaku.d. d. 3) Nilai Prakarsa (antara nol dan 100) dikalikan bobot (10 %). Cara Penilaian b. c. Nilai penguasaan materi merupakan nilai dari hasil ujian yang diperoleh dengan cara sebagai berikut : Nilai hasil Ujian (antara nol dan 100) dikalikan bobot (40 %) yang direkap dengan menggunakan Formulir 8. 4) Jumlah nilai butir 1) s. 2) Nilai kerjasama (antara nol dan 100) dikalikan bobot (20%).2. c. Sikap dan Perilaku 60 % 1) Disiplin : 24 % 2) Kepemimpinan : 12 % 3) Kerjasama : 12 % 4) Prakarsa : 12 % b.

t.peserta yang direkap dengan menggunakan Formulir 9. Penguasaan materi. j. kecuali yang cacat jasmani.4). dinyatakan gugur. n. r. Sistematika penyajian.9). kehadiran dan menyajikan. g. 117 . Penggunaan Bahasa. Tenaga pengajar 1. Lulus Memuaskan (Skor : 85. Apabila nilai rata-rata akhir yang dicapai peserta kurang dari 70 dinyatakan tidak lulus atau ketidakhadiran peserta melebihi 5 % dari jumlah jampel. Lulus Baik (Skor : 70. Kemampuan menyajikan. q.92. B. Penggunaan metode dan sarana Diklat.5 – 84. Pencapaian tujuan pembelajaran. Lulus Sangat Memuaskan (Skor : 92.5 – 100).0 – 77. v. Penilaian terhadap peserta dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Kepala Lembaga Diklat Penyelenggara. 4. o. Lulus Baik Sekali (Skor : 77. Tidak Lulus (Skor : Dibawah 70. Kualifikasi kelulusan peserta ditetapkan sebagai berikut : f. e. s. p. Cara menjawab pertanyaan dari peserta. u.0). i. h. Ketepatan waktu.4). Sikap dan Perilaku. Pemberian motivasi kepada peserta.0 . Aspek yang dinilai dari kinerja Tenaga pengajar antara lain sebagai berikut : m.

x. Penilaian terhadap penyelenggara program dilakukan oleh tenaga pengajar dan peserta dengan menggunakan Formulir 11. Ketersediaan fasilitas olah raga dan kesehatan. 10. Penilaian terhadap tenaga pengajar dilakukan oleh peserta dan pengelola Diklat dengan menggunakan Formulir 10. Kerapian berpakaian. C. kafetaria. dan lain-lain. asrama. 2.w. Penyelenggara Aspek yang dinilai : 8. Ketersediaan bahan Diklat. 11. Kesiapan sarana Diklat. Kebersihan kelas. Kesesuaian pelaksanaan program dengan rencana. WC. Hasilnya diolah dan disampaikan oleh penyelenggara kepada Kepala Lembaga Diklat dan Tenaga pengajar yang bersangkutan sebagai masukan untuk peningkatan kinerjanya pada masa yang akan datang. Hasilnya diolah dan disimpulkan oleh penyelenggara sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan program Diklat yang akan datang. 9. Efektivitas penyelenggaraan. kamar mandi. 12. 13. Kerjasama antar tenaga pengajar. 118 . 14. Ketersediaan dan kelengkapan sarana dan prasarana Diklat. peserta dan penyelenggara.

Kepala Lembaga Diklat bertindak selaku ketua Tim Evaluasi Akhir. sehingga menghasilkan Nilai Akhir. Pasca Diklat 1. 8. Diharapkan setelah penyelenggaraan Diklat berakhir dapat dilakukan evaluasi pasca Diklat terhadap alumni dalam hal : 119 . Seorang Pejabat Fungsional Kepegawaian Instansi Penyelenggara. 7. Evaluasi akhir dilakukan untuk menentukan kualifikasi kelulusan peserta. Evaluasi akhir dirumuskan berdasarkan hasil penilaian kinerja peserta. Penanggung jawab evaluasi program Diklat. oleh suatu tim yang terdiri dari : a. Kepala Lembaga Diklat. Penanggung jawab harian program Diklat yang berjalan. penyelenggara dan/atau hasil observasi tersendiri. Evaluasi akhir dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap aspek sikap dan perilaku kepemimpinan serta aspek akademis/penguasaan materi. tenaga pengajar. b.D. d. Nilai sikap dan perilaku kepemimpinan serta nilai akademis/penguasaan materi direkapitulasi dengan pembobotan masing-masing. E. Evaluasi Akhir 5. 6. c.

Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada point 1 diatas. Evaluasi pasca Diklat dilakukan oleh Lembaga Diklat Penyelenggara. 3. Sejauhmana para alumni mampu menerapkan pengetahuan dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaan yang diembannya. untuk penyempurnaan kebijakan dan pedoman kurikuler sesuai tuntutan perubahan. Instansi Pembina.d. Sejauhmana kecepatan proses pengangkatan alumni dari CPNS menjadi PNS sesuai golongannya. e. 120 . dan Instansi Pengendali 4. f. Instansi Pembina Diklat melakukan monitoring dan evaluasi setiap tahun secara menyeluruh terhadap efektifitas program dan penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III. disampaikan kepada Pimpinan Instansi Penyelenggara. 2. Sejauhmana para alumni didayagunakan potensinya dalam rangka pembinaan karir PNS.

121 . serta ukuran STTPP ditetapkan oleh Instansi Pembina. Penandatanganan STTPP Diklat Prajabatan Golongan III diatur sebagai berikut : a. 4. Lembaga Penyelenggara Diklat/Penanggung jawab program menyampaikan daftar dan data peserta.info sebagaimana Formulir 12.lanri. Prosedur untuk memperoleh kode registrasi dari Instansi Pembina adalah sebagai berikut: d. Halaman belakang ditandatangani oleh Kepala Lembaga diklat Pemerintah terakreditasi. Jenis dan bentuk. 2.BAB IX SERTIFIKASI 1. Setelah penutupan Diklat. Kepala Lembaga Diklat menyampaikan laporan kepada Instansi Pembina Diklat dengan format yang mengacu kepada Pedoman Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Diklat yang berlaku sebagaimana pada Formulir 13. Halaman depan ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi. selambat-lambatnya hari ketiga setelah pembukaan dengan menggunakan sarana surat menyurat atau internet dengan alamat situs http://sida. 3. e. Instansi Pembina memberikan kode registrasi sesuai daftar yang sah/diajukan. f. b. Kepada peserta Diklat Prajabatan Golongan III yang telah menyelesaikan keseluruhan program dengan baik dinyatakan lulus dan diberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).

BAB X PENUTUP Pedoman ini merupakan Panduan bagi Lembaga penyelenggara Diklat Pemerintah yang terakreditasi untuk menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan III. Ditetapkan di Pada tanggal : Jakarta : 27 Desember 2010

KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA,

ttd

ASMAWI REWANSYAH

122

123

124

125 .

126 .

127 .

128 .

129 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful