P. 1
Monumen Pancasila Sakti

Monumen Pancasila Sakti

|Views: 1,683|Likes:
Published by bagonk kusudaryanto
monumen Pancasila Sakti
monumen Pancasila Sakti

More info:

Published by: bagonk kusudaryanto on Feb 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan Penulisan Karya Tulis 1. Agar Siswa tidak hanya memiliki eori saja. 2.

Membantu para siswa dan para pembaca dalam bidang sejarah.

B. Alasan Pemilihan Judul 1. Alasan Subyekif Dalam menyusun karya tulis ini, enuis memilih judul ³Monumen Pancasila Sakti´. Adapun alasan sebagai berikut : a. Bila kita ada di Jakarta lokasinya sangat mudah dicapai. b. Untuk mempraktekan ilmu-ilmu yang ada di sekolah dengan kenyataan. 2. Alsan Objektif a. Monumen Pancasila Sakti yang di dalamnya ada sumur tua termasuk salah satu objek yang terkenal di Indonesia, juga memiliki nilai sejarah yang tinggi. b. Monumen Pancasila Sakti sesui dengan elajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

C. Metode Pengumpulan Data Metode pengumuman data adalah suatu cara yang penulis pergunakan untuk memperoleh dan mengumpulkan data-data yang diperlukan. Dalam penyusun karya tulis ini berdasarkan data-data yang kami kumpulkan dan lokasi dengan menggunakan metode-metode sebagai berikut : 1. Metode Observasi Yaitu suatu cara untuk memperoleh data dengan cara mengunjungi langsung obyek untuk mengadakan peneletian.

1

2. Meode Tanya Jawab Yaitu suatu cara untuk memperoleh data dengan cara mengadakan Tanya jawab dengan guide-guide tentang tempat-tempat enyimpanan bendabenda bersejarah dan gedung-gedung beserta lainnya.

3. Metode Ceramah Yaitu suatu cara memperoleh data dengan mendengarkan ceamah dari para guide.

4. Metode Referensi Yaitu suatu cara memperoleh data melalui buku-buku pelajaran subyek.

2

BAB II KEADAAN UMUM MONUMEN PANCASILA SAKTI A. Sejarah Singkat Monumen Pancasila Sakti Monumen Pancasila Sakti dibangun di atas areal tanah seluas 9 hektar di Jakarta Timur, terletak di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, daerah ini merupakan bekas kebun karet di pinggir kompleks Lanud Halim Perdana Kusuma. Lubang Buaya adalah empat yang di kuasai oleh PKI untuk tempat member latihan kemiliteran kepada para anggota pasukan untuk mempersiapkan penberontakan. Pasukan tersebut berjumlah 3.700 orang yang terdiri dari Pemuda Rakyat, Gerwani, BTI, dan Lekra yang di Pimpin oleh Gatot Sutrisno di bawah naungan PKI. Pada tahap berikutnya PKI melakukan usaha-usaha membentuk angkatan V yaitu kesatuan bersenjata yang terdiri atas buruh dan tani. D.N.Aidit Ketua PKI memerintahkan kepada Biro khusus PKI agar melakukan rencana gerakan untuk memukul Angkatan Darat. Untuk memberonak, PKI mengadakan rapat rahasia atau rapat tertutup sampai 16 kali yaitu 10 kali di hadiri oleh oknum ABRI,rapat terakhir diadakan pada tanggal 9 Okober 1965 di Jalan Pramuka No. 317 Jakarta, keputusan yang diambil yaitu ; 1. Memilih Letkol Untung sebagai Komando Gerakan. 2. Menamakan gerakan dengan nama 30 September. 3. Menentukan para Perwira TNI yang akan menjadi sasaran. 4. Mengadakan Gerakan sukarela PKI yang diikuti oleh 37.000 orang yang terdiri dari Gerwani, Pemuda Rakyat, BTI.Sobi, dan Lekra.

B. Pandangan Umum Menurut Pembesar-pembesar Pemerintah RI Serangkaian peristiwa pemberontakan G30S/PKI adalah

merupakan peristiwa yang sangat berat dan banyak memakan korban pada waktu mempertahankan Pancasila supaya tidak di ubah kedudukannya,

3

maka rakyat dan TNI dengan semangat yang berjuang demi kembalinya Pancasila sebagai dasr Negara kita. Berkat perjuangan-perjuangan rakyat Indonesia yang gigih dan berkat Tuhan Yang Maha Esa, PKI dalam mendirikan Negara Komunis tidak berhasil. Menurut para pemuka dan petinggi Negara Monumen Pancasila Sakti diharapkan mampu sebagai alat untuk mewariskan nilai-nilai yang luhur atas perjuangan bangsa Indonesia terhadap generasi penerus.

C. Tujuan Pembangunan Monumen Pancasila Sakti Pemerintah RI dalam rangka memperingati jasa para pahlawan revolusi, maka di bangun Monumen Pancasila Sakti. Dari sikap yang diambil pemerintah Indonesia juga mempunyai tujuan khusus, yaitut ; 1. Untuk menghargai jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Pancasila. 2. Mngingatkan kepada kita agar teap waspada terhadap bahaya Komunis. 3. Sebagai tempat educatif, inspiratif, dan rekreatif. 4. Untuk mengabadikan peristiwa sejara ³Lubang Buaya´. 5. Unuk memperingati kembalinya Pancasila sebagai Dasar Negara dan berakhirnya masa pemerintahan Komunis. 6. Untuk memperkenalkan Monumen Pancasila Sakti ini kepada dunia internasional secara keseluruhan sebagai salah satu obyek pendidikan.

D. Pelaksanaan Pembangunan Monumen Pancasila Sakti Ada beberapa hal yang perlu diketahui oeh para pembaca. Dalam rangk pembangunan Monumen Pancasila Sakti ada beberapa tingkatan yang harus di prhatikan, antara lain ;

4

1. Perencanaan Perencanaan pembangunan Monumen Pancasila Sakti tidak

semata-mata karena keinginan membangun saja, teapi harus memiliki perencanaan sehat, matang dan penuh tanggung jawab dengan segala daya piker, maka segala yang dilaksanakan embangunan tidak akan sia sia.Perencanaan ini dilakukan oleh pembesar Indonesia. 2. Pendanaan Setelsh perencanaan itu di musyawarahkan dan mencapai mufakat maka segala yang dilaksanakan perlu pendanaan, missal keadaan lingkungan yang kotor bias dibersihkan, sehngga keadaan lingkungan tidak terjadi menyeramkan.

3. Pelaksanaan Pembangunan Keadaan sudah berubah, lingkungan juga sudah bersih. Dengan segera embangunan Monumen Pancasila Sakti segera dilaksanakan dengan dibangunnya monument tersebut, akan mengugah hati nurani rakyat yang polos. Pelaksanaan pembangunan dilaksanakan secara gotong royong. Dalam pembangunan Monumen Pancasila Sakti digambarkan Letjen. Ahmad Yani menuding kea rah Sumur tua yang mempunyai lambag atau arti bahwa agar sumur tua itu jangan sampai terulang kembali atau juga dapat di artikan seandainya para pahlawan itu masih hidup mak a mereka akan menuntut kejadian tersebut. Pembangunan Monumen Pancasila Sakti tersebut diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1981 oleh Presiden Suharto. Pembangunan atas prakarsa Bapak Nugroho Susanto, embangunan tersebut menyajikan antara lain ; a. Diaroma yang dapat dilihat dari segala arah. b. Relief atau benda bersejarah pahlawan revolusi yang berupa baju, penghargaan,tongkat komando, dan bukti kekejaman PKI.

5

E. Keguaan Monumen Pancasila Sakti Bagi Bangsa Indonesia dan Bagi Bangsa Lain di Dunia

Pembangunan Monumen mempunyai du kegunaan yaitu kegunaan khsus ang mempunyai arti manfaat bagi bangsa Indonesia dan kegunaan umum yang berarti manfaat untuk bangsa-bangsa lain di dunia. Kegunaan tersebut dapat di arikan sebagai berikut: 1. Kegunaan Khusus Ialah manfaat bagi bangsa Indonesia gna menjaga kelestarian, keutuhan sejarah, keamanan dan kebutuhan, maka pemerintah Indonesia harus menaati peraturan yang telah ditentukan, berikut adalah peraturan-peraturan yang harus ditentukan pemerintah : a. Masuk Monumen Pancasila Sakti harus ada surat izin. b. Dilarang corat-caret pada benda bersejarah serta merusak petunjuk dan lain-lain yang akan menyebabkan kerusakan dan gangguan dalam benda-benda sejarah tersebut. c. Dilarang merusak, memindahkan barang-barang atau benda bersejarah. d. Menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan wajib bagi para pengunjung yang datang. 2. Kegunaan Umum Ialah manfaat bagi Negara-negara di dunia. Dengan adanya Monumen Pancasila Sakti kita dapat mengetahui sejarah gerakan G30S/PKI dan bagi bangsa lain di dunia, dapat mengetahui secara detail tentang persoalan dan kesetiaan yang dimiliki oleh para pahlawan kepada Negara yang ditinggalkan pada diri kita masing-masing dan juga dapat menambah wawasan yang luas dalam gambaran suatu bangsa.

6

BAB III ISI MONUMEN PANCASILA SAKTI A. Keadaan Lingkungan atau Pelataran

Keadaan pelataran Monumen Pancasila Sakti ini luas. Di sebelah terdapat pelataran sebagai tempat upacara pada hari peringatan Kesaktian Pancasila. Di sebelah kiri lapangan upacara terdapat pintu gerbang untuk masuk ke sumur tua dan rumah-rumah yang di gunakan PKI untuk menyiksa dan membunuh pahlawan revolusi. Seelah keluar dari area sumur terdapat pelataran yang luas yaitu elataran Monumen Pancasila Sakti. Di sebelah kanan monument di gunakan sebagai pembawa jenasah pahlawan revolusi dengan menggunakan kendaraan yang ada di pelataran itu.

B. Peninggalan Perumahan Pemberontakan PKI Di Desa ³Lubang Buaya´ ada iga buah rumah dan sebuah sumur tua yang di pergunakan PKI sebagai basis pembantaian. Tanggal 1 Oktober 1965 PKI melakukan emberontakan ke 2 yang di pimpin Letkol. Untung serta di tandai gugurnya ara Perwira AD yang di anggap sebagai penghalang untuk mencapai tujuan, adapun tempat yang digunakan untuk menyiksa dan membunuh, adalah : 1. Rumah I milik Bapak Harjono, yang digunakan untuk menyiksa dan membunuh para perwira tinggi AD. 2. Rumah II milik Baak Sueb, yaitu sebagai tempat pembagi tugas atau sebagai tempat pos komando oleh PKI. 3. Rmah III milik Ibu Amroh, yang digunakan para pemberontak untuk daur umum memenuhi segala kebutuhan.

7

C. Bagian Sumur Setelah para Perwira tinggi AD dijemput secara paksa maka PKI membawa ke suatu tempat untuk disiksa. Para perwira inggi AD yang dibunuh PKI lalu disembunyikan di dalam sumur tua. Waktu itu Sumur di timbun dengan tanah dan sampah serta di timbuni pohon pisang, anggal 3

Oktober 1965 Lubang Buaya digunakan PKI menembunyikan ke 7 mayat Jendral AD yang diculik sampai sekarang sumur itu sudah dibangun dengan bagus. Di sebelah kiri terdaat pohon mangga dan sebelah depan terdapat rumah milik Bapak Harjono yang di gunakan PKI untuk menyiksa dan membunuh perwira AD. Betapa kejamnya PKI karena perwira itu dimasukan ke sumur ang sangat sempit dan dalam. Kita dapat melihatnya sekarang dengan jelas karena sumur tua itu sudah dibangun untuk mengngat kekejaman dan keganasan PKI.

D. Monumen Para Jenderal Yang Dibunuh PKI

Monumen para Jenderal yang dibunuh PKI erdapat di sebelah kanan sumur Lubang Buaya. Di atas patung para pahlawan revolusi terdapat Burung Garuda. Disebelah kanan terdapat 3 buah rumah yang digunakan PKI untuk menyiksa dan membunuh para perwira AD. Di sebelah kana terdapat pohon magga, di bawah monument terdapat relief yang menggambarkan tenteng zaman pemberontakan PKI. Monument ini dibuat besar sehingga pengunjung dapa melihat dari jauh tujuh pahlawan revolusi tersebut. Mereka berdiri sangat gagah dan menggambarkan siap berkorban demi tegaknya keadilan.

8

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan 1. Monumen Pancasila Sakti merupakan salah satu pusat wisata yang ada di Indonesia. Dalam hal ini tujuannya adalah untuk memperkenalkan sejarah Monumen Pancasila Sakti keada daerah di sekitar Indonesia. 2. Dengan adanya Monumen Pancasila Sakti diharapkan generasi muda agar mengeahui dan memahami peninggalan sejarah bangsa ada masa lalu. 3. Monumen Pancasila Sakti adalah tempat yang baik untuk pengamatan dan penelitian. 4. Dengan berdirinya Monumen Pancasila Sakti murupakan salah satu Obyek sejarah di Indonesia. 5. Sejarah suatu daerah berarti pula sejarah seluruh bangsa Indonesia.Dengan demikian kita harus memegang teguh semboyan bangsa ³Bhineka Tunggal Ika´ yang diikuti sifst persatuannya. B. Saran-saran 1. Kita harus dapat menjaga sejarah yang sangat tinggi nilainya karena sejarah adalah cermin kekayaan bangsa. 2. Kita harus dapat menjunjung tinggi nama baik bangsa dan Negara. 3. Monumen Pancasila Sakti harus di jaga kelestariannya supaya tetap utuh keasliannya. 4. Kita harus mempelajari serta mengambil hikmah yang terdapat di Monumen Pancasila Sakti. 5. Kita sebagai generasi penerus harus dapat meneruskan cita-cita Bangsa.

9

DAFTAR PUSTAKA Martono H.Drs.,dkk Bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial Solo: Tiga Serangkai, 2010 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Studi Perjuangan Sejarah Bangsa Indonesia Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998 Sekretariat Negara Republik Indonesia Buku 30 Tahun Indonesia Merdeka Jakrta; Sekretariat Negara Republik Indonesia, 1950-1964 Marono Kholib Mohammad Mberu, SH Bangsaku Berjuang Klaen: Nindita

10

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->