ejarah Perkembangan Ilmu Komunikasi Perkembangan Ilmu Komunikasi Ilmu Komunikasi Adalah Ilmu Yang Mempelajari usaha manusia

dalam menyampaikan isi pernyataanya kepada manusia lain. Sebagai ilmu, komunikasi memiliki objek kajian yaitu usaha manusia dalam menyampaikan isi pernyataannya kepada manusia lain. Manusia bukan saja menyampaikan isi pernyataan kepada manusia tetapi juga kepada yang bukan manusia seperti binatang, tumbuhan-tumbuhan dan benda-benda. Hanya mahkluk yang punya akal budi saja yang mampu memahami hasil penggunaan akal dan budi manusia sebagaimana adanya.Dengan menggunakan akal dan budinya ini manusia dapat memberikan jawaban kepada manusia lain yang menyampaikannya. Perkembangan komunikasi sebagai ilmu selalu dikaitkan dengan aktifitas retorika yang terjadi di zaman Yunani kuno, sehingga menimbulkan pemahaman bagi pemikir-pemikir barat bahwa perkembangan komunikasi pada zaman itu mengalami masa kegelapan (dark ages) karena tidak berkembang di zaman Romawi kuno. Dan baru mulai dicatat perkembangannya pada masa ditemukannya mesin cetak oleh Guttenberg (1457). Sehingga masalah yang muncul adalah, rentang waktu antara perkembangan ilmu komunikasi yang awalnya dikenal retorika pada masa Yunani kuno, sampai pada pencatatan sejarah komunikasi pada masa pemikiran tokoh-tokoh pada abad 19, sangat jauh. Sehingga sejarah perkembangan ilmu komunikasi itu sendiri terputus kira-kira 1400 tahun. Padahal menurut catatan lain, sebenarnya aktifitas retorika yang dilakukan pada zaman Yunani kuno juga dilanjutkan perkembangan aktifitasnya pada zaman pertengahan (masa persebaran agama). Sehingga menimbulkan asumsi bahwa perkembangan komunikasi itu menjadi sebuah ilmu tidak pernah terputus, artinya tidak ada mata rantai sejarah yang hilang pada perkembangan komunikasi. Makalah ini ingin mengangkat zaman persebaran agama yang berlangsung antara rentang waktu tersebut (zaman pertengahan) menjadi bagian dari perkembangan ilmu komunikasi. Sehingga zaman pertengahan menjadi jembatan alur perkembangan komunikasi dari zaman yunani kuno ke zaman renaissance, modern, dan kontemporer. Pertumbuhan ilmu komunikasi dari 1900-PD II, perkembangannya berawal dari penemuanpenemuan teknologi komunikasi :telepon, telegraph, radio dan alat telekomunikasi lainnya. Dengan diikuti industrialisasi dan modernisasi di Eropa Barat dan AS. Berikutnya periode konsolidasi setelah PD II – 1960-an ditandai dengan Adopsi perbendaharaan istilah-istilah yang dipakai secara seragam, bermunculnya buku-buku dasar yang membahas tentang pengertian dan proses komunikasi, Adanya konsep-konsep baku tentang dasar-dasar proses komunikasi dengan tokoh Claude E. Shannon, Norbrt Wiener, Harold D.Laswell, Kurt Luwin, Carl l.Hovland, Paul F. Lazarsfeld, dan Wilbur Schramm. Serta periode teknologi dari tahun 1960-an sampai dengan sekarang. http://prialajang.blogspot.com/2009/01/sejarah-perkembangan-ilmu-komunikasi.html Sejarah Ilmu Komunikasi.

Weber pun telah meletakkan dasar-dasar ilmiah bagi pengkajian pers sebagai studi akademik. Dalam hubungan antara pers dan pendapat umum itulah kemudian yang menaikkan gengsi suratkabar menjadi ilmu dengan nama Zaitungswissenschaft (ilmu suratkabar) pada tahun 1925. dan delapan tahun kemudian (1892) muncul juga di Universitas Leipzig di Jerman. film. melainkan telah tumbuh sebagai suatu disiplin ilmu. Perkembangan di Eropa. Dalam perkembangan selanjutnya Publisistik semakin mendapat pengakuan sebagai salah-satu disiplin ilmu dalam ilmu sosial.Berdasarkan latar belakang sejarah. sehingga tidak dapat lagi ditampung dalam oleh Zaitungswissenschaft. Dengan demikian publisistik diakui sebagai suatu kekuatan yang dapat mengendalikan tingkah-laku manusia dan mewarnai perkembangan sejarahnya. Namun setelah Bleyer memasukkan Jurnalistik sebagai minor program Ilmu Sosial di Universitas Wisconsin tahun 1930-an. studi tentang pers muncul dengan nama Zaitungskunde di Universitas Bazel (swiss. tetapi juga radio. retorika. radio. politik dan psikologi yang melakukan pengkajian berbagai aspek dari suratkabar. Obyek penelitiannya bukan lagi suratkabar melainkan offentiche aussage (pernyataan umum). sudah mulai dikenal sejak tahun 1970. Hal ini lebih berkembang lagi setelah Perang Dunia II. karena semakin pakar dari disiplin sosiologi. jurnalistik. Ilmu komunikasi massa berkembang di Amerika Serikat melalui jurnalistik. semakin meluaskan disiplin ilmu ini. Sepuluh tahuan kemudian pakar sosiologi lainnya. Pada masa . karena diajarkan hanyalah hal-hal yang bersifat teknis. Suratkabar sebagai studi ilmiah mulai menarik perhatian pada tahun 1884. dan Jurnalistik di Amerika) kemudian berkembang dan berubah menjadi suatu disiplin ilmu yang bernama ilmu komunikasi. Perkembangan di Amerika. barulah mulai dirintis oleh Robert Leo di Washington College pada tahun 1870. Namun sebagai pengetahuan yang diajarkan di universitas. Sebagai sutau keterampilan mengenai suratkabar. dengan demikian persuartkabaran tidak tidak lagi dipandang sebagai keterampilan belaka (Zaitungskunde). Max Weber. 1. Ferdinant Tonnies. film dan televisi. Demikian pula dengan berkembangnya kajian mengenai pendapat umum dan kajian retorika. Publisistik adalah ilmu tentang isi kesadaran yang umum dan aktual. dan pendapat umum. mengkaji sifat pendapat umum dalam masyarakat massa. Untuk itu pada tahun 1930 Walter Hagemann mengusulkan dan memperkenalkan nama Publizistik sebagai suatu disiplin ilmu yang mencakup bukan saja suratkabar. pada Konggres Sosiologi (1910) mengusulkan agar sosiologi pers dimasukkan sebagai proyek pengkajian sosiologi di samping sosiologi organisasi. Munculnya radio dan film pada awal abad ke-20 membuka pengkajian baru yang lebih luas daripada suratkabar. ilmu komunikasi telah mengalami perkembangan yang memerlukan waktu cukup panjang. Menurut Hagemann. Pakar sosiologi. 2. Bermula dari suatu keterampilan tentang persuratkabaran (Zaitungskunde di Eropa. mulailah jurnalistik berkembang sebagai suatu disiplin ilmu. Kehadiran pengetahuan persuratkabaran ini semakin menarik perhatian ilmuwan. pada waktu ini jurnalistik belum mendapat penghargaan ilmuwan. Kemudian Emil Dofivat menyebut publisistik sebagai segala upaya menggerakkan dan membimbing tingkah laku khalayak secara rohaniah.

sosial dan politik. Hovland. dan komunikasi pembangunan. ceramah dan retorika. Rogers. Prof. Demikian juga pada tahun 1960 di Universitas Pajajaran Bandung dibuka Fakultas Jurnalistik dan Publisistik. sehingga obyek kajiannya tidak hanya mengenai suratkabar. Dr. Berkembangnya studi tentang pembangunan ini seperti sosiologi pembangunan. karena memimpin sebuah University Press. dan metodoginya semakin disempurnakan. Pada tahun 1960-an. Perkembangan di Indonesia. melainkan mencakup juga radio. Sujono Hadinoto. dan Prof. justru bukan media massa. dan Dr. ekonomi pembangunan. film dan televisi. menimbulkan kesadaran bagi para ilmuwan tersebut bahwa ilmu komunikasi massa. Tokoh lainnya adalah Daniel Lerner. dirasa semakin tidak mampu menampung kegiatan ini. dengan dibukanya jurusab Publisistik di Fakultas Sosial dan Politik di Universitas gajah mada pada tahun 1950. Alwi Dahlan (beliau secara langsung diajar oleh Wilbur Schramm) dari Amerika Serikat (1967). deretan tokoh ini bertambah lagi dengan datangnya dua orang pakar dalam bidang kajian ilmu komunikasi. politik. sehingga perlu memberi nama yang lebih sesuai yaitu ilmu Komunikasi Massa[1]. Melalui proses yang panjang lahirlah Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/82 tahun 1982. Hal ini lebih diperkuat lagi oleh berbagai studi yang menemukan bahwa yang lebih berperan dalan proses perubahan dalam masyarakat terutama dalam penyebaran gagasan baru dan teknologi baru . Paul Lazarsfeld dan Ithiel de Sola Pool. Dengan demikian kajiannya tidak hanya menyangkut media massa saja. sehingga perlu diperluas menjadi ilmu komunikasi saja (massanya dihilangkan). Keempat media itu disebut media massa. Tokoh utama yang telah membawa ilmu komunikasi massa menjadi ilmu komunikasi adalah Wilbur Schramm. Hal ini dimaksudkan untuk membantu negara-negara tersebut melakukan pembangunan dan perubahan berencana terutama di bidang ekonomi. melainkan komunikasi tatap muka (persona). . Beberapa tokoh yang telah berjasa memasukkan ilmu komunikasi ke Indonesia dan kemudian mengembangkannya di Universitas antara lain: Drs. Keppres ini membawa penyeragaman nama disiplin ilmu ini menjadi ilmu komunikasi. Kajian ilmu komunikasi di tanah air dimulai dengan nama Publisistik. Carl I. 3. dan memimpin penelitian komunikasi di Stanford dan East West Center.ini para pakar tersebut semakin merasa bahwa jurnalistik tidak lagi mampu menampung berbagai pengkajian yang telah mereka lakukan. Para ilmuwan sosiologi. Schramm yang kemudian memimpin Departemen Komunikasi Massa di Universitas Iowa. Marbangun. M. Mustopo. pembangunan politik. Adinegoro. Sundoro. tetapi sudah mencakup komunikasi sosial seperti penyuluhan. Ia adalah seorang sarjana bahasa Inggris yang tertarik kepada kajian komunikasi. Dasar ilmiah ilmu ini semakin kokoh. yaitu Dr. dan Everet M. Phil. Susdanto dari Jerman Barat (1964). Laswell. Tokoh-tokoh utama dalam periode ini antara lain Harold D. dan komunikasi massa mengembangkan studi mengenai pembangunan. terutama ditujukan pada negara-negara yang baru merdeka setelah Perang Dunia II. Perkembangan ke arah lahirnya ilmu komunikasi dimulai tahun 1950-an. Juga di Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat di Universitas Indonesia pada tahun 1959. Astrid S.

Eklektisme dari ilmu komunikasi sebagai suatu bidang studi memang telah membawa hikmah tersendiri. Reaksi (efek dan efektivitas). Paul Lazarsfeld (Psikologi). embrio ilmu komunikasi dipelajari sebagai bagian dari sosiologi di Jerman dan tercakup dalam departemen bahasa Inggris di Amerika. saluran dan fasilitas). Garbner (1976) dalam Studies In Mass Comunication. dan lain-lain). Bentuk (struktur. Fisher (1986) merangkum konsep-konsep komunikasi dalam empat perspektif. Kemudian pengaruh psikologi paling jelas nampak . Antara lain Harold D. Berangkat dari paparan di atas. Max Weber. Situasi (politik. Keterlibatan berbagai disiplin ilmu dalam membesarkan ilmu komunikasi ini dimaknai oleh Fisher (1986) bahwa ilmu komunikasi mencakup semua dan bersifat sangat eklektif (menggabungkan berbagai bidang). Harold D. Everet M. Sebelum berdiri sendiri sebagai suatu disiplin dalam kelompok sosial. Laswell (1948) dengan paradigmanya ”Who says what in which channel to whom with what effect” menyatakan bahwa obyek kajian komunikasi berupa: ü Analisis sumber (komunikator) ü Analisis isi (pesan) ü Analisis media (saluran) ü Analisis khalayak (komunikan) ü Analisis efek (dampak). Psikologi. Shannon dan Weaver (Matematika dan Teknik). atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. Konteks. Carl I. yaitu: Mekanistis. maka sesuai latar belakang sejarahnya. Wilburn Schramm (Bahasa). The Anneberg School Of Communications. danKonsekuensi ((perubahan menyeluruh). bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa). Sudah menjadi nasib bahwa ilmu ini dikembangkan dan diperjuangkan oleh pakar dari disiplin lain. yaitu melahirkan beragam teori-teori komunikasi maupun konsep-konsep tentang komunikasi[2]. Lasswell (ilmu Politik). Persepsi. Pengaruh konsep-konsep ilmu fisika sangat kelihatan pada perspektif mekanistis. Rogers (Sosiologi). obyek studi ilmu komunikasi dengan sendirinya bukan hanya surat kabar (ilmu pers/jurnalistik). meyakini bahwa obyek kajian ilmu komunikasi meliputi: Seseorang (komunikator dan komunikan). Lebih mendalam. Hovland. Sarana (media. Material (administrasi). bahkan dasar-dasarnya sebagai kajian ilmiah dan metodologinya berasal dari berbagai disiplin ilmu. Kaitan dengan ilmu lainnya.Obyek Kajian Ilmu Komunikasi. Daniel Lehner. memang banyak ilmuwan dari berbagai disiplin telah memberikan sumbangan kepada ilmu komunikasi. Sejak awal hingga kini. ekonomi. Isi (makna pesan). Pragmatis. Intereksional. gaya dan pola).

2002. komunikasi antarbudaya (dengan antropologi). dan lain-lain. tidaklah menghabiskan hubungan ilmu komunikasi dengan ilmu-ilmu lainnya. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. McGraw Hill Onong Effendy. . tulisan. komunikasi organisasi (dengan ilmu administrasi). otak reptil ini masih terdapat pada sistem limbik otak manusia. gerakan. Pada binatang. Bandung: Remaja Rosdakarya. tentu masih berhak ’bekerja sama’ dengan ilmu-ilmu lainnya. bicara. komunikasi juga dilakukan untuk menunjukkan keunggulan. A First Look at Communication Theory. Munurut sejarah evolusi sekitar 250 juta tahun yang lalu munculnya “otak reptil” menjadi penting karena otak memungkinkan reaksi-reaksi fisiologis terhadap kejadian di dunia luar yang kita kenal sebagai emosi. [1]. Teori-teori Komunikasi (penyunting: Jalaludin Rakmat). Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal. Ilmu komunikasi yang telah tumbuh sebagai disiplin sendiri (bersifat eklektif). bertujuan. maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan. Sedangkan pengaruh sosiologi nampak pada perspektif interaksional (bersumber dari teori interaksi simbolik) dan perspektif pragmatis (bersumber dari teori sistem). 2003. Bandung: Remaja Karya. Lahirnya perspektif komunikasi sebagai sumbangan berbagai disiplin. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar Ringkas. Kerja sama itu kemudian melahirkan berbagai subdisiplin seperti: komunikasi politik (dengan ilmu politik). Sejarah komunikasi Pada awal kehidupan di dunia. atau tak bertujuan. Daftar pustaka Anwar Arifin. Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Em Griffin. 1994. Pada manusia modern. dan hanya dilapisi oleh otak lain “tingkat tinggi”. Komunikasi dapat berupa interaktif.pada perspektif psikologi yang merupakan pengembangan dari perspektif mekanistis dengan menerapkan teori S-R (stimulus-respons). transaktif. sosiologi komunikasi (dengan sosiologi). psikologi komunikasi (dengan psikologi). 1986. Jakarta: Raja Gafindo Persada. Seiring dengan evolusi kehidupan. dan penyiaran. biasanya dengan sikap menyerang. Aubrey Fisher. selain untuk seks. komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis.

dan aksiologi. Televisi. objek kajian. Sehingga menimbulkan asumsi bahwa perkembangan komunikasi itu menjadi sebuah ilmu tidak pernah terputus. sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. ilmu komunikasi sering mendapatkan keraguan dalam keberadaan dan keeksistensiannya sebagai ilmu di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini. topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”. Ia harus bersifat ilmiah. Sehingga sejarah perkembangan ilmu komunikasi itu sendiri terputus kira-kira 1400 tahun. Sehingga masalah yang muncul adalah. verivikatif. artinya tidak ada mata rantai sejarah yang hilang pada perkembangan komunikasi. komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut. sebenarnya aktifitas retorika yang dilakukan pada zaman Yunani kuno juga dilanjutkan perkembangan aktifitasnya pada zaman pertengahan (masa persebaran agama). dan fokus tertentu Dalam kaitannya dengan pemahaman ilmu di atas. sehingga menimbulkan pemahaman bagi pemikir-pemikir barat bahwa perkembangan komunikasi pada zaman itu mengalami masa kegelapan (dark ages) karena tidak berkembang di zaman Romawi kuno. Hal ini mungkin salah satunya disebabkan perkembangan historis komunikasi menjadi sebuah ilmu melalui tahapan dimensi waktu yang terlalu jauh (berdasarkan pemahaman catatan sejarah perkembangan ilmu komunikasi di daratan Amerika). namun subyeknya akan tetap. Padahal menurut catatan lain.Melalui komunikasi. komunikasi bagi pembawa acara. lokus. Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa. humas dan lainnya. epistomologi. non-normatif. rentang waktu antara perkembangan ilmu komunikasi yang awalnya dikenal retorika pada masa Yunani kuno. Terdapat beberapa hal yang harus dipenuhi bagi suatu pengetahuan yang kredibel. hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. sistematis. Di samping itu ilmu juga harus menekankan aspek ontologi. Dan baru mulai dicatat perkembangannya pada masa ditemukannya mesin cetak oleh Guttenberg (1457). sangat jauh. Masing-masing teori dipandang dari proses dan sudut pandang yang berbeda dimana secara terpisah mereka mengacu dari sudut pandang mereka sendiri. satelit dan jaringan komuter seiring dengan industiralisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. sampai pada pencatatan sejarah komunikasi pada masa pemikiran tokoh-tokoh pada abad 19. general. transmissible. atau memenuhi syarat-syarat ilmiah antara lain harus bersifat empiris. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri. Sejarah Ilmu Komunikasi Filed under: Komunikasi — fickry @ 2:32 pm Pendahuluan Pengetahuan bukan merupakan ilmu. Akan tetapi. mempunyai metode. Perkembangan komunikasi sebagai ilmu selalu dikaitkan dengan aktifitas retorika yang terjadi di zaman Yunani kuno. telepon. Makalah ini ingin mengangkat zaman persebaran agama yang . Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”. Mencari teori komunikasi yang terbaik pun tidak akan berguna karena komunikasi adalah kegiatan yang lebih dari satu aktivitas. dan explanotory.

Hal ini dikarenakan aktifitas retorika sudah ada di zaman pertengahan. Penutup Penjelasan sejarah di atas sudah cukup membuktikan bahwa sebenarnya sejarah perkembangan komunikasi sebenarnya tidak pernah terputus. Fenomena yang lebih banyak bersifat dakwah (persebaran agama) ini baru berupa gejalagejala sosial. Pengantar Ilmu Politik. Daftar Pustaka Effendi. (2002). Sehingga tidak menyalahi aturan kalau makalah ini mencoba mengangkat masa penyebaran agama dan ajaran-ajaran bijak yang berlangsung antara rentang waktu tersebut dijadikan sebagai bagian dari mata rantai sejarah yang hilang dari perkembangan ilmu komunikasi itu. Mungkin masa ketika diketemukannya mesin cetak itu sendiri terjadi di zaman renaissance. dan pada masa itu belum ada suatu ilmu yang mengkhususkan fokus dan lokus kajiannya tentang komunikasi. tetapi memang belum berbentuk ilmu. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Komunikasi. Tetapi setidaknya hal di atas cukup memberikan argumen bahwa komunikasi merupakan fenomena yang sudah sangat lama terjadi dan baru dikaji secara utuh sebagai suatu ilmu pada abad ke-19 di daratan Amerika. dan kontemporer. D dan Wawan Sobri. Onong Uchjana.berlangsung antara rentang waktu tersebut (zaman pertengahan) menjadi bagian dari perkembangan ilmu komunikasi. Karena pada dasarnya hubungan antara komunikasi sebagai bagian dari perkembangan peradaban manusia begitu erat.Citra Aditya bakri. Yogyakarta: ……. Akar Sejarah dan Buah Tradisi Keilmuan.. Fathurrohman. Padahal. (1993). Rentang waktu antara tahun 500 SM (masa-masa pemikiran retorika di Yunani kuno) sampai pada penemuan mesin cetak (1457 M) merupakan abad-abad dimana terdapat proses perkembangan komunikasi yang dalam hal ini berbentuk ajaran dan keyakinan suatau agama (yang tentu pula tidak dapat dipungkiri bahwa dalam aktifitas persebaran ajaran agama. dimana pemikiran-pemikiran ilmuwan telah bebas dari dogma-dogma agama. Pembahasan Telah disinggung di atas bahwa fenomena komunikasi berkembang dan tercatat kembali pada awal ditemukannya mesin cetak oleh Gutenberg (1457). modern. Nunung. pada abad-abad sebelumnya. Malang: UMM Press.? . Bandung: PT. Sehingga zaman pertengahan menjadi jembatan alur perkembangan komunikasi dari zaman yunani kuno ke zaman renaissance. (2002). Teori. Prajarto. aktifitas komunikasi sudah berkembang cukup pesat yang berlangsung di zaman pertengahan (persebaran agama). Ilmu. Sehingga mereka tidak menyinggung masa persebaran agama sebagai bagian dari sejarah perkembangan komunikasi itu sendiri. dan Filsafat Komunikasi. retorika dan bentuk komunikasi lainnya cenderung berperan besar dalam mengubah keyakinan seseorang).

Everett M.Rogers. PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI Komunikasi merupakan satu dari disiplin-disiplin yang paling tua tetapi yang paling baru. dan kesimpulan. Orang Yunani kuno melihat teori dan praktek komunikasi sebagai sesuatu yang kritis. (1994). sebuah ilmu social. Menurut Ruben&Steward (1998:18-37) perkembangan tersebut adalah sebagai berikut: 1. d.ISOCRATES . A History of Communication Study: A Biographical Approach. yaitu terdiri dari introduction. STUDI KOMUNIKASI AWAL Sebenarnya sangat sulit untuk mendeteksi kapan dan bagaimana pertama kali dipandang sebagai faktor yang penting dalam kehidupan manusia. sebuah seni liberal dan sebuah profesi. CORAX DAN TISIAS Teori komunikasi pertama yang dikembangkan di Greece adalah oleh Corax dan kemudian disusun kembali oleh muridnya Tisias. Berdasarkan sejarah. New York: The Press. Komunikasi merupakan sebuah aktifitas. c. Dan juga pada masayarakat Yunani yang melakukan kehidupan demokratis dengan komunikasi oral.PROTAGORAS Dia mengembangkan tentang debat. komunikasi diekspresikan dan berperan dalam kehidupan manusia yaitu pada abad 5 SM dalam tulisan klasik bangsa Mesir dan Babilonia dan essay dari Hommer yang berjudul Iliad pada abad 3000 SM. b. Dia mengajarkan bagaimana seharusnya mennajdi seorang pembicara yang baik. Teori ini berkaitan dengan berbicara di ruang pengadilan sebagai ketrampilan persuasi.tisias meyakini bahwa persuasi adalah suatu seni yang kemudian disebut retorika. Pada tahun 2675 SM melalui ‘The Precepts” adalah berisi panduan komunikasi efektif. GORGIAS DARI LEONTINI Dia mengajarkan tentang penggunaan emosional dalam pidato persuasif. penggunaan gaya dan figur-figur yang tepat untuk suatu pidato. 2. B.Teori-teori resistant untuk berubah bahkan dalam berhadapan dengan temuan-temuan yang kontradiktif. Popularitas komunikasi merupakan suatu berkah (a mixed blessing). body. Corax dan Tisias mengembangkan konsep organisasi pesan. Dan juga tampak pada kitab perjajnjian lama (Bible) ketika Tuhan bersabda :Let there be light:and there was light. RETORIKA DAN PIDATO Ada beberapa tokoh dalam perkembangan studi awal komunikasi antara lain: a.

the audience dan speech.Dia mengajarkan bagaimana seorang orator seharusnya dilatih dengan seni liberal dan bagaimana menjadi seorang yang baik.Dan buku ketiga menekankan pada gaya dan bagaimana suatu pesan dikonstuksikan dan diterima. SIR FRANCIS BACON Dia mengenalkan pembuatan pidato dan penulisannya yang di susun untuk tujuan praktis. AUGUSTINE Dia mengapliksikan komunikasi dalam melakukan interpretasi dari Bible dan tulisan religious lainnya. f. Buku kedua menekankan pada sifat audience dan bagaimana pembicara dapat membangun emosi audience. Karya klasiknya adalah The Rhetoric. i. Dia menyatukan aspek praktis dan teoritis dari studi komunikasi. e. QUINTILIAN Dia mengajarkan bagaimana cara menjadi seorang komunikator yang baik itu perlu dididik. Dalam bukunya yang pertama yang memfokuskan pada persuasi yang mengenalkan ethos (sifat sumber). pathos ( emosi dari audience) dan logos ( sifat dari pesan yang disampaikan sumber kepada audience). cara mereka hidup. PLATO Dalam tulisannya Plato menggarisbawahi pentingnya mempelajari retorika yang memberikan kontribusi untuk dapat menjelaskan perilaku manusia. yang berisi 3 buku yang menekankan pada the speaker. SUMBER: . Dia mendeskripsikan komunikasi menjadi suatu orator atau speaker yang memberikan suatu argument untuk dipresentasikan dalam suatu pidato untuk pendengar atau audience. ARISTOTELES Aristoteles dan gurunya Plato adalah tokoh sentral dalam studi komunikasi awal ini. CICERO Dia mengembangkan teori retorika dan melihat komunikasi sebagai persoalan akademik dan praktis. dan segala yang dapat mempengaruhi manusia dalam kehidupannya. sifat manusia. Pandangannya bahwa komunikasi adalah komprehensif yang melibatkan seluruh domain ilmu sosial. Menurut dia faktor demografi mempengaruhi audience (termasuk usia dan kelas sosial) dalam menerima pesan. j. h. g. Bidang ini mempelajari sifat kata-kata. Keduanya yang mengibarkan bahwa komunikasi adalah sebuah seni untuk dipraktekkan dan sebagai area studi.

(ed) 2003. Brent D.html . Ruben.com/2008/09/tradisi-ilmu-komunikasi-dan.USA:Alyn and Bacon http://adiprakosa.blogspot. Em. Stewart. Theories of Human Communication. 1998. Lea P. Stephen W. Communication and Human Behaviour. USA: Wadsworth Publishing.Griffin. : New York McGraw Hill Littlejohn. 5 th edition. A First Look at Communication Theory. 2001.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful