PEMBAHASAN SOAL UN MATEMATIKA SMP (KODE A) TAHUN PELAJARAN 2009/2010

PEMBAHAS:
Th. Widyantini Wiworo Untung Trisna Suwaji Yudom Rudianto Sri Purnama Surya Nur Amini Mustajab Choirul Listiani

160 kantong Soal ini menguji kemampuan siswa untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan. kurang. 0 B. sehingga untuk 40 kg diperlukan 4 . Hasil dari − 6 + (6 : 2) − ((−3) × 3) adalah … A. maka 1 kg gula dibutuhkan 4 kantong 40 × 4 = 160 1 kg 4 1 4 = 40 × = 160 4 1 1 kg 4 1 kg-an. 120 kantong D. 80 Kantong C. kali dan bagi pada bilangan bulat. sehingga 40 : Cara 2: 40 kg gula pasir akan dibagi ke kantong-kantong kecil yang masing-masing berisi gula. Alternatif cara penyelesaian: Operasi perkalian dan pembagian mempunyai hirarki yang lebih tinggi dibandingkan operasi penjumlahan dan pengurangan. Soal ini dapat diselesaikan dengan mudah sebagai berikut: − 6 + (6 : 2) − ((−3) × 3) = − 6 + 3 − (−9) = −6+3+9 = 6 (C) 2. 10 Kantong B. Gula itu akan dijual eceran dengan dibungkus plastik 1 kg. Ibu membeli 40 kg gula pasir. Alternatif cara penyelesaian: Cara 1: 40 kg gula pasir akan dibagi ke kantong-kantong kecil yang masing-masing berisi gula pasir. 3 C.PEMBAHASAN SOAL UN MATEMATIKA SMP TAHUN 2009/2010 1. 9 Soal ini menguji kemampuan menghitung operasi tambah. Banyak kantong plastik berisi gula yang diperlukan masing-masing beratnya 4 adalah … A. 6 D.

perhatikan diagram berikut Waktu: 72 hari Pekerja: 24 orang 1 pekerjaan Waktu: 30 hari Pekerja: 24 orang Hasil : … pekerjaan Berhenti 6 hari Sisa waktu: 72 – 30 – 6 hari Pekerja: 24 + n Hasil : sisa pekerjaan diselesaikan Misalkan pekerjaan yang harus diselesaikan adalah 1 pekerjaan (1 pek). 72 × 24 1 pek. 4 orang D. Misal banyak pekerja tambahan yang diperlukan adalah n. 2 orang Soal ini menguji kemampuan menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan. = 12 12 Pekerjaan dihentikan selama 6 hari. Untuk menyelesaikan suatu pekerjaan selama 72 hari diperlukan pekerja sebanyak 24 orang. pekerjaan dihentikan selama 6 hari. 6 orang C. Jika kemampuan bekerja setiap orang sama dan agar pekerjaan tersebut selesai sesuai jadwal semula. Setelah dikerjakan 30 hari. 1 Dalam sehari mereka dapat menyelesaikan × (24 + n) pekerjaan. satu orang menyelesaikan pekerjaan sebanyak 1 pek. 8 orang B.Jadi banyak kantong plastik berisi gula pasir yang diperlukan adalah 160 kantong (D) 3. maka banyak pekerja sekarang adalah 24 + n. Maka pekerjaan yang telah diselesaikan 1 5 adalah × 30 × 24 = pek. 72 × 24 7 Mereka harus dapat menyelesaikan sisa pekerjaan sebesar pek dalam sisa waktu 36 12 hari. Alternatif cara penyelesaian: Untuk mempermudah memahami permasalahan. Maka dalam 1 hari ke-24 orang tersebut menyelesaikan pekerjaan sebanyak Dalam 1 hari. 72 Pekerjaan dikerjakan 30 hari oleh 24 orang. sehingga waktu yang tersisa agar pekerjaan selesai sesuai jadwal adalah 72 – 30 – 6 = 36 hari. 72 × 24 12 5 7 Sisa pekerjaan yang belum diselesaikan adalah 1 − pek. Akibatnya . maka banyak pekerja tambahan yang diperlukan adalah … A.

000.000) = 430.00 D.000.00 C. (C) 4. Seseorang meminjam uang di koperasi sebesar Rp4.000 Total hasil penjualan = ( 7 × 50. Besar angsuran tiap bulan adalah… A.00.000. Andi membeli 10 pasang sepatu seharga Rp400.5 % per bulan.000.000.000 Keuntungan = 430.000) 1 = × 100% = 7 % 400. 15% 1 C.000) + (2 × 40.00 .1 7 × (24 + n) × 36 = 72 × 24 12 7 × 72 × 24 24 + n = 36 × 12 24 + n = 28 n=4 Jadi tambahan pegawai yang diperlukan agar pekerjaan selesai tepat waktu adalah 4 orang.000 keuntungan Persentase keuntungan = × 100% harga beli (430.00 per pasang.000. 30% Soal ini menguji kemampuan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan jual beli Alternatif cara penyelesaian: Harga beli 10 pasang sepatu = 400. Sebanyak 7 pasang sepatu dijual dengan harga Rp50.000.000 − 400.00 per pasang. Rp460. Rp600. dan diangsur selama 10 bulan dengan bunga 1.00.000. Rp442.000.000 = 30. 2 pasang dijual Rp40.000 2 1 Jadi persentase keuntungan yang diperoleh Andi adalah 7 % 2 (A) 5.000 – 400. Rp472.00 B. Persentase keuntungan yang diperoleh Andi adalah … 1 A. 7 % 2 B. 22 % 2 D.000. dan sisanya disumbangkan.000.00 Soal ini untuk menguji kemampuan siswa menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perbankan dan koperasi Alternatif cara penyelesaian: Uang yang dipinjam = Rp4.

Alternatif cara penyelesaian: Pola barisan di atas dapat dicari dengan menentukan selisih antara dua suku yang berurutan • Untuk memperoleh suku kedua kurangkan suku pertama dengan 5 sehingga diperoleh 45.000. 32. 25. Dua suku berikutnya dari barisan bilangan 50. 380 B.000. 24.5% per bulan Besar angsuran tiap bulan = cicilan uang per bulan + bunga satu bulan pinjaman = + (bunga × pinjaman ) waktu 4.000 ⎛ 1. 45.Waktu angsuran = 10 bulan Bunga = 1. 24. 462 D. 4 × 5.000 = 460.……pola ke–20 = 20 × 21 = 420 Jadi banyak lingkaran pada pola ke-20 adalah 420 7.00 6. … adalah … A.000 ⎟ 10 ⎝ 100 ⎠ = 400. 17 D.000 Jadi besarnya angsuran yang harus dibayarkan tiap bulan adalah Rp460. 420 C. (B) . Perhatikan gambar pola di bawah. 3 × 4. 25. 2 × 3. (B) 1 2 3 Banyak lingkaran pada pola ke–20 adalah… A. 506 4 Soal ini untuk menguji kemampuan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan barisan bilangan Alternatif cara penyelesaian: Banyak lingkaran pada soal mempunyai pola: 1 × 2. 15 B.000 + 60.5 ⎞ = +⎜ × 4. 39.000. 16 C. 18 Soal ini menguji kemampuan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan barisan bilangan.

3x + 17 C. Untuk memperoleh suku keempat kurangkan suku ketiga dengan 7 sehingga diperoleh 32.• • • • • • Untuk memperoleh suku ketiga kurangkan suku kedua dengan 6 sehingga diperoleh 39. 15 8. 2x2 – 12x – 10 B. dapat ditentukan bilangan-bilangan pada suku kelima dan suku keenam. … adalah 24 dan 15. 39. Hasil dari 2( 4 x − 5) − 5 x + 7 adalah … A. 45. 2x2 + 12x – 10 C. (A) Jadi dua suku berikutnya dari barisan bilangan tersebut adalah 24. Dengan demikian dua suku berikutnya dari barisan bilangan 50. 2x2 – 8x – 10 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam mengalikan bentuk aljabar Alternatif cara penyelesaian: Cara 1: (2x – 2)(x+ 5) = 2x(x + 5) – 2(x + 5) = 2x2 + 10x – 2x – 10 = 2x2 + 8x – 10 (berdasar sifat distributif) (C) Cara 2: Melalui tafsiran geometris perkalian suku dua 2x x –2 – 2x – 10 2x2 10x 5 (2x – 2)(x+ 5) = 2x2 + 10x – 2x – 10 = 2x2 + 8x – 10 (C) 9. 3x − 17 B. Hasil dari (2x – 2)(x +5) adalah … A. 2x2 + 8x – 10 D. 32. Dari pola yang terjadi. Untuk memperoleh suku kelima kurangkan suku keempat dengan 8 sehingga diperoleh 24. 3x + 3 . Untuk memperoleh suku keenam kurangkan suku kelima dengan 9 sehingga diperoleh 15. 3x − 3 D.

kurang. bagi atau kuadrat bentuk aljabar Alternatif cara penyelesaian: 2(4 x − 5) − 5 x + 7 = 8 x − 10 − 5 x + 7 = 8 x − 10 − 5 x + 7 = 8 x − 5 x − 10 + 7 = 3x − 3 (C) (sifat distributif perkalian terhadap pengurangan) 10. Jika 2 x + 7 = 5 x − 11 . – 4 B. 2x − 3 x+3 D. 2x + 3 x−3 C. Bentuk sederhana dari x+3 2x + 3 x −3 B. 14 (C) Soal ini menguji kemampuan siswa menghitung operasi tambah. maka nilai x + 3 adalah … A. bagi atau kuadrat bentuk aljabar Alternatif cara penyelesaian: Cara 1: 2 x + 7 = 5 x − 11 2 x + 7 − 5 x = 5 x − 11 − 5 x − 3 x + 7 − 7 = −11 − 7 − 3 x = −18 − 3x − 18 = −3 −3 x=6 (kedua ruas dikurangi 5x) (kedua ruas dikurangi 7) (kedua ruas dibagi – 3) . 9 D. kali. 2 x 2 − 3x − 9 adalah … 4x2 − 9 Soal ini menguji kemampuan menyederhanakan bentuk aljabar dengan memfaktorkan Alternatif cara penyelesaian: 2 x 2 − 3 x − 9 ( 2 x + 3)( x − 3) x−3 = = 2 4x − 9 ( 2 x + 3)( 2 x − 3) 2 x − 3 11. kali.Soal ini menguji kemampuan menghitung operasi tambah. 2x − 3 A. kurang. 4 C.

9. 15 orang D. {5. 8. 6. Banyak pelamar yang diterima sebagai karyawan adalah … A. 8. 11 orang Soal ini menguji kemampuan menentukan irisan atau gabungan dua himpunan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan irisan atau gabungan dua himpunan. 17 orang C. 12} K ∪ L = { 5. {5. 10} Soal ini menguji kemampuan siswa menentukan irisan atau gabungan dua himpunan dan Alternatif cara penyelesaian: menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan irisan atau gabungan dua himpunan K = { 5. 9. 9. Ternyata 32 orang pelamar lulus tes wawancara. 11. 12} (B) 13. 7. 8. 11. x bilangan asli} dan L = {x|7 ≤ x < 13. 7. 8. 11. 10. 11. 9. {6.Jadi nilai x + 3 = 6 + 3 = 9 Cara 2: 2 x + 7 = 5 x − 11 2 x + 6 + 1 = 5 x + 15 − 26 2( x + 3) + 1 = 5( x + 3) − 26 2( x + 3) + 1 − 1 = 5(x + 3) − 26 − 1 2( x + 3) − 5( x + 3) = 5( x + 3) − 27 − 5( x + 3) − 3( x + 3) = −27 − 3( x + 3) − 27 = −3 −3 ( x + 3) = 9 Jadi nilai x + 3 adalah 9 (C) (memunculkan (x+3) pada kedua ruas) (kedua ruas dikurangi 1) (kedua ruas dikurangi 5(x+3)) (kedua ruas dibagi – 3) (C) 12. 10. 13} B. dan 6 orang tidak mengikuti kedua tes tersebut. 10. 6. 8. K ∪ L=… A. 8. 9. 9} dan L = {7. 31 orang B. Jika K = {x| 5 ≤ x ≤ 9. 6. 6. 7. pelamar harus sekaligus lulus tes tertulis dan tes wawancara. 12} C. 10} D. {7. Terdapat 69 orang pelamar yang harus mengikuti tes tertulis dan tes wawancara agar dapat diterima sebagai karyawan sebuah perusahaan. x bilangan cacah}. 7. 10. 12. Alternatif cara penyelesaian: Soal ini dapat diselesaikan dengan terlebih dahulu menggambar diagram venn kemudian membuat model matematika dari informasi yang diketahui Dari kalimat pertama pada soal dapat disimpulkan bahwa supaya diterima sebagai karyawan. 9. 7. Dalam hal ini . 48 orang lulus tes tertulis. 8.

sehingga kita tafsirkan banyak pelamar yang diterima sebagai karyawan sebanyak 17 orang. – 17 C. sedangkan yang hanya lulus tes wawancara saja sebanyak 32 – x. Dari total 69 pelamar terdapat 6 orang yang tidak mengikuti kedua tes. Suatu fungsi didefinisikan dengan rumus f(x) = 3 – 5x. – 23 B. Gradien garis dengan persamaan 2 x − 6 y − 9 = 0 adalah … A. Selanjutnya dibuat diagram Venn sebagai berikut: Kemudian diselesaikan persamaan yang terkait dengan situasi di atas sebagai berikut: (48 − x) + x + (32 − x) + 6 = 69 86 − x = 69 x = 17 Karena x menyatakan banyak pelamar yang sekaligus lulus tes tertulis dan tes wawancara. − 3 . dari informasi pada soal.data banyak pelamar yang sekaligus lulus tes tertulis dan tes wawancara belum diketahui. 17 D. (B) 14. Misalkan banyak pelamar yang sekaligus lulus tes tertulis dan tes wawancara adalah x. – 3 1 B. berarti yang hanya lulus tes tertulis saja sebanyak 48 – x. Nilai f(– 4) adalah … A. 23 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Alternatif cara penyelesaian: f(x) f(– 4) = 3 – 5x (dibaca “tiga dikurang lima dikali x”) = 3 – 5 (– 4) = 3 +20 = 23 (D) Jadi nilai f(– 4) adalah 23 15.

1 3 D. 4 y − 3x + 12 = 0 C. 0 ⎟ 2 ⎝2 ⎠ Dari kedua titik yang dilalui garis dapat dicari gradiennya yaitu ⎛ 3⎞ 0 − ⎜− ⎟ y − y1 ⎝ 2⎠ = 1 m= 2 = 9 3 x 2 − x1 2 16. Ambil x = 0 . Soal ini menguji kemampuan siswa menentukan gradien. 4 x − 3y − 12 = 0 D. Perhatikan gambar! Persamaan garis m adalah … A. substitusikan ke persamaan garis diperoleh 2 ⋅ 0 − 6 y − 9 = 0 . y1 ) dan ( x2 . didapatkan 3 3⎞ ⎛ y = − sehingga garis tersebut melalui ⎜ 0. Dengan demikian persamaan harus diubah ke bentuk y = mx + n . substitusikan ke persamaan garis diperoleh 2 x − 6 ⋅ 0 − 9 = 0 . 2 2⎠ ⎝ Ambil y = 0 . Alternatif cara penyelesaian: Cara 1: Persamaan garis dengan gradien m memiliki bentuk umum y = mx + n . 2x − 6 y − 9 = 0 − 6 y = −2 x + 9 − 2x + 9 y= 6 1 2 y = x− 3 3 1 Sehingga diperoleh nilai m = 3 (C) Cara 2: Gradien garis yang melalui dua titik ( x1 . didapatkan 9 ⎛9 ⎞ x = sehingga garis tersebut melalui titik ⎜ . Akibatnya gradien dengan persamaan di atas dapat ditentukan dengan x 2 − x1 mencari terlebih dahulu dua titik berbeda yang dilalui oleh garis. 4 y − 3x − 12 = 0 B. persamaan garis dan grafiknya. 4 x − 3y + 12 = 0 Y (C) m X 0 4 −3 . − ⎟ . y 2 ) dapat ditentukan dengan cara y − y1 m= 2 . 3 C.

y2 ) adalah y − y1 x − x1 = . persamaan garis dan grafiknya Alternatif cara penyelesaian: Persamaan garis melalui ( x1 . Grafik garis dengan persamaan 4 x − 3 y = 12 adalah … A 0 Y X 3 (B) C Y 4 –4 −3 0 X B Y 0 4 X D Y 3 −3 −4 0 X Soal ini untuk menguji kemampuan siswa menentukan gradien.soal ini menguji kemampuan menentukan gradien. x2 ) dan ( y1 . −3 ) dan ( 4. y2 − y1 x2 − x1 Jadi persaman garis melalui ( 0. 0) adalah y − (−3) x − 0 = 0 − (−3) 4 − 0 y+3 x = 3 4 4( y + 3) = 3x 4 y − 3 x + 12 = 0. persamaan garis dan grafiknya . Jadi persamaan garis m adalah 4 y − 3x + 12 = 0 17.

syarat y = 0 4 x − 3 y = 12 4 x − 3 ⋅ 0 = 12 4 x = 12 4 x 12 = 4 4 x=3 Titik potong dengan sumbu x. syarat x = 0 4 x − 3 y = 12 4 ⋅ 0 − 3 ⋅ y = 12 − 3 y = 12 − 3 y 12 = −3 −3 y = −4 Titik potong dengan sumbu y (0.Alternatif cara penyelesaian: Tentukan titik potong dengan sumbu x.−4 ) Jadi gambar grafiknya Y X 0 3 –4 (A) 18. A. 2 Soal ini untuk menguji kemampuan siswa menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variable Alternatif cara penyelesaian: Persamaan (1) 4x + y = 3 dapat diubah menjadi y = 3 – 4x kemudian disubstitusi ke persamaan (2). –1 B. (3.0 ) Tentukan titik potong dengan sumbu y. diperoleh: 3x + 5 (3 – 4x) = –2 3x + 15 – 20x = –2 –17x = –2 – 15 –17x = –17 − 17 x= − 17 x = 1………(3) persamaan (3) disubstitusi ke persamaan (1): y = 3 – 4 (1) = 3 – 4 = –1 . Diketahui ⎧ 4x + y = 3 ⎨ ⎩3x + 5 y = −2 Nilai x – y adalah …. 0 C. 1 D.

30 cm D. Panjang AC adalah … A. Jika banyak motor dinyatakan dengan x dan banyak mobil dinyatakan dengan y. kita dengan cepat segera mengetahui bahwa motor mempunyai 2 roda dan mobil mempunyai 4 roda (kita anggap motor dan mobilnya ideal). ⎨ ⎩2 x + 4 y = 45 ⎧ x + y = 30 d. Pada kalimat pertama kita dapat menafsirkan bahwa kendaraan yang dapat ditampung pada tempat parkir tersebut adalah 30 kendaraan. ⎨ ⎩2 x + 4 y = 90 ⎧ x + y = 30 b. Langkah selanjutnya adalah membuat model matematika dari masalah ini. sistem persamaan linear dua variabel dari pernyataan di atas adalah …. 24 cm B. ⎨ ⎩4 x + 2 y = 45 Soal ini menguji kemampuan menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel. Walaupun tidak termuat pada soal. 32 cm C 35 cm (A) A 21 cm B .(ii) Dari persaman (i) dan (ii) dapat dibentuk sistem persamaan linear ⎧ x + y = 30 ⎨ ⎩2 x + 4 y = 90 ⎧ x + y = 30 Jawaban: ⎨ ⎩2 x + 4 y = 90 20. Dari soal sudah diketahui bahwa banyak motor dinyatakan dengan x dan banyak mobil dinyatakan dengan y. berupa membaca dan memahami kalimat-kalimat pada soal secara cermat. Alternatif cara penyelesaian: Untuk dapat menyelesaikan soal ini diperlukan dua langkah utama yaitu memahami masalah.. Dengan demikian kita dapat persamaan 2 x + 4 y = 90 ….(i) Selanjutnya dari kalimat kedua diperoleh informasi bahwa jumlah roda seluruhnya adalah 90 buah. ⎨ ⎩4 x + 2 y = 90 ⎧ x + y = 30 c. berupa sistem persamaan linear.Nilai x – y = 1 – (–1) = 1 + 1 = 2 (D) 19.. 28 cm C. Jumlah roda seluruhnya 90 buah. berupa motor dan mobil. Dengan demikian kita dapat membuat persamaan x + y = 30 …. ⎧ x + y = 30 a. Tempat parkir untuk motor dan mobil dapat menampung 30 buah kendaraan.

24 cm D. Perhatikan gambar! PQRS adalah jajargenjang. Luas hamparan rumput tersebut adalah…… A.400 m2 B. 1.pada segitiga siku-siku di atas berlaku: AB2 + AC2 = BC2 AC2 = BC2 – AB2 = 352 – 212 = 1225 – 441 = 784 AC = 784 = 28 Jadi panjang AC adalah 28 cm 21. PQ = 7 cm. 20 cm B. Perhatikan gambar! Daerah yang diarsir adalah sketsa tanah yang ditanami rumput. Panjang PT adalah … A. 21 cm C.900 m2 40 m P 7 25 25 Q (A) Jalan raya 20 m 25 m 50 50 mm 75 m . dan QR = 25 cm. dengan panjang TR = 22cm. PT dapat ditentukan PT = SP 2 − TS 2 = 25 2 − 15 2 = 625 − 225 = 400 = 20 Jadi panjang PT adalah 20 cm 22.Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan teorema Pythagoras Alternatif cara penyelesaian: Berdasarkan theorema phytagoras. 25 cm T S R (B) P Q Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan teorema Pythagoras T 15 S 7 R Alternatif cara penyelesaian: TS = TR − SR = 22 − 7 = 15 Dengan menggunakan teorema Pythagoras. 2.

AD = BC – IC = 75 – 30 = 45 Luas yang diarsir = Luas ABCD – Luas EFGH 1 = (75 + 45) × 40 − (20 × 25) 2 = 2400 – 500 = 1900 Jadi luas hamparan rumput tersebut adalah 1.900 m2 23.200 m2 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung luas bangun datar Alternatif cara penyelesaian: A F E D 20 m 25 m G H 40 m 50 50 mm B 75 m ( DI = AB) I C IC = ( DC ) 2 − ( DI ) 2 = (50) 2 − (40) 2 = 2500 − 1600 = 900 = 30. 17 cm D. 1.5 cm Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung keliling bangun datar dan penggunaan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari .400 m2 D. 27 cm B. Perhatikan bangun berikut! Keliling bangun tersebut adalah … A.C. 1. 19 cm C. 14 cm 1 cm 4 cm (B) 1.

000 Keliling lingkaran = 2πr = 2 × Jadi seluruh biaya penanaman pohon cemara adalah Rp5.900.500. Di sekeliling taman akan ditanami pohon cemara dengan jarak 1 m.700. Alternatif cara penyelesaian: 22 × 35 = 220 7 Banyak pohon cemara di sekeliling taman = 220 : 1 × 1 = 220 Seluruh biaya penanaman pohon cemara = 220 × 25.Alternatif cara penyelesaian: A C B E D F 1.000. Rp5. Jadi jarak satu meter dalam soal di atas seharusnya satu meter panjang tali busurnya.000.000. A. Rp5. 90° C.5 = 19 Jadi keliling bangun tersebut adalah 19 cm (B) 24.00 D.00. Rp5.000. Rp5.200.00 (C) Catatan: Dalam soal ini yang dimaksud jarak satu meter adalah satu meter panjang busur lingkaran namun perlu diketahui konsep jarak sebenarnya adalah jarak terpendek antara dua titik.00 B.000. Soal ini termasuk kategori pemecahan masalah. Besar ∠C adalah … D A.5 + 1 + 1 + 4 + 1 + 1 + 1. seluruh biaya penanaman pohon cemara adalah…. 150° B . 25.500. 120° A C D.00 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung keliling bangun datar dan penggunaan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari.500.000. Perhatikan gambar belahketupat ABCD. Ayah akan membuat taman berbentuk lingkaran dengan jari-jari 35 m.00 C.5 cm L J K 4 cm H 1 cm I G K = AB + BC + CD + DE + EF + FG + GH + HI + IJ + JK + KL + LA = 1 + 1 + 4 + 1 + 1 + 1.000 = 5. Jika satu pohon memerlukan biaya Rp 25. 60° B. ∠A : ∠B = 1 : 2 .

. akibatnya ∠A + ∠B = 180 o ….(ii) Dengan cara menyubstitusikan persamaan (ii) ke persamaan (i) diperoleh ∠A + 2∠A = 180 o = 180 o 3∠A ∠A = 60 o Pada belahketupat. maka besar sudut nomor 6 adalah 70o(dua sudut berpelurus besarnya adalah 180o) Besar sudut nomor 1 adalah 95o. ∠A : ∠B = 1 : 2 . Alternatif cara penyelesaian: Pemahaman sifat-sifat belahketupat. maka besar sudut no 5 adalah 95o (sudut dalam berseberangan besarnya sama) Besar sudut nomor 3 ditambah sudut nomor 5 ditambah sudut nomor 6 adalah 180o (besar sudut dalam segitiga) Sehingga besar sudut nomor 3 adalah 180o – (95o + 70o) = 15o (B) 27. 25o D. (A) 26. Dengan demikian ∠C = 60 o .(i) Dari perbandingan sudut yang diketahui. Sehingga ∠B = 2∠A …. Besar sudut AOB adalah …. Perhatikan gambar di atas! Besar sudut nomor 1 adalah 95o.. 35o l 1 4 2 6 m 5 3 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung besar sudut yang terbentuk jika dua garis berpotongan atau dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain Alternatif cara penyelesaian: Besar sudut nomor 2 adalah 110o. 30° A O C 30° B . 15o C. 5o B. A. Besar sudut nomor 3 adalah … A. Sehingga pada gambar tersebut ∠A saling berpelurus dengan ∠B . Perhatikan gambar di samping ini! Diketahui O adalah titik pusat lingkaran. dua sudut yang berhadapan ukurannya sama besar. dan besar sudut nomor 2 adalah 110o. dua sudut saling berpelurus dan perbandingan diperlukan untuk dapat menyelesaikan soal ini. 15° B. Hal ini mengakibatkan dua sudut yang bersebelahan saling berpelurus. Sehingga ∠A = ∠C .Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung besar sudut pada bangun datar. Pada belahketupat sisi-sisi yang saling berhadapan selalu sejajar.

Perhatikan gambar! P dan Q adalah titik tengah diagonal BD dan D AC . 60° Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung besar sudut pusat dan sudut keliling pada lingkaran. Alternatif cara penyelesaian: Ingat kembali sifat sudut keliling dan sudut pusat lingkaran yang menghadap ke busur yang sama bahwa besar sudut pusat adalah dua kali besar sudut keliling. 4 cm C.C. 45° D. Dengan demikian ∠AOB = 2 × ∠ACB = 2 × 30° = 60° Jadi besar sudut AOB adalah 60° (D) 28. C sebuah titik pada lingkaran serta ∠AOB dan ∠ACB sama-sama menghadap busur AB. 2 cm 12 cm P Q C A 6 cm B Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan Alternatif cara penyelesaian: Cara 1: AQ = QC BP = PD AQ : AC = 1 : 2 D 12 cm C Langkah pertama menarik garis bantu dengan memperpanjang ruas garis PQ ke kanan dan ke kiri R seperti pada gambar Pada Δ ABC dan Δ CQS: ΔCQS sebangun ΔCAB CQ CS QS = = CA CA AB CQ QS = CA AB A P Q B S 6 cm . Perhatikan bahwa O pusat lingkaran. 3 cm D. 5 cm B. Panjang PQ adalah … A.

Sisa karton di sebelah kiri. CQ = QA ΔDCT sebangun ΔBTA sebangun ΔPTQ. 5 cm B. Sebuah foto berukuran tinggi 30 cm dan lebar 20 cm ditempel pada sebuah karton.CQ QS = 2CQ 6 2QS = 6 QS = 3 Pada ΔBCD dan ΔBSP: BC BD CD = = BS BP SP BC CD = BS SP 2 BS 12 = BS 3 + PQ 6 + 2 PQ = 12 PQ = 3 Cara 2: DP = PB. kanan. jika foto dan karton sebangun. atas foto 2 cm. sehingga PQ = 3 maka = x TB AB 6 A 6 cm C B Jadi panjang PQ adalah 3 cm (C) 29. sehingga DB = 3x 3 P di tengah DB. maka DP = x 12 cm 2 D 1 Dengan demikian PT = x 2 1 P Q x PT PQ T 2 = PQ . 2 cm Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan Alternatif cara penyelesaian: Foto dan karton sebangun . 3 cm D. misal TB = x maka DT = 2x. Dengan kesebangunan. sisa karton di bawah foto adalah … A. 4 cm C.

BC dan DE D.EFGH! Banyak diagonal ruangnya adalah …. AB dan DE B. 12 H E F G (C) D C A B .AB AD = PQ PS 20 30 = 24 32 + x 5 30 = 6 32 + x 5 ⋅ (32 + x ) = 6 ⋅ 30 160 + 5 x = 180 160 + 5 x − 160 = 180 − 160 5 x = 20 5 x 20 = 5 5 x=4 Jadi sisa karton di bawah foto adalah 4 cm 30. AC dan DE C. A. Perhatikan gambar kubus ABCD. 4 C. 6 D. Perhatikan gambar dua segitiga kongruen berikut! C • A + B D F + • E P A B Q D S x C R (B) Pasangan garis yang sama panjang adalah…………. 2 B. A.. AB dan FE Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kongruensi Alternatif cara penyelesaian: C • A + B F + E • D Panjang garis yang sama panjang adalah BC dan DE 31.

Sebuah kolam berbentuk balok berukuran panjang 5 m. Volum kolam = panjang × lebar × tinggi =5×3×2 = 30 (C) Jadi banyak air maksimal yang dapat ditampung adalah 30 m3 .. A. yaitu AG. Alternatif cara penyelesaian: Dibuat daftar diagonal-diagonal ruang yang terdapat pada kubus ABCD. Perhatikan gambar berikut ini! (I) (II) (III) (IV) Gambar yang merupakan jaring-jaring balok adalah .EFGH. BH . II dan III D. 40 m3 C. lebar 3 m.EFGH. 30 m3 D. I dan IV B. dan dalam 2 m. Dengan demikian terdapat 4 diagonal ruang pada kubus ABCD. CE . Alternatif cara penyelesaian: Banyak air maksimal yang dapat ditampung adalah sama dengan volum kolam berbentuk balok. I dan III C. II dan IV Soal ini menguji kemampuan menentukan jaring-jaring bangun ruang. (B) 32. DF . Banyak air maksimal yang dapat ditampung adalah … A. 15 m3 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung volum bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung. yang merupakan jaring – jaring balok adalah gambar I dan III (B) 33. 62 m3 B.Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menentukan unsur-unsur bangun ruang sisi datar..

dan AE = 15 cm. Gambar disamping adalah prisma dengan alas trapesium samakaki. luas ABFE. 510 cm2 D A B C Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung luas permukaan bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung Alternatif cara penyelesaian: Luas permukaan prisma adalah luas keseluruhan sisi prisma. 4 buah C. Sebuah drum berbentuk tabung dengan panjang jari-jari 70 cm dan tinggi 100 cm penuh berisi minyak tanah. luas EFGH. 1 Luas ABCD = (AB + CD) × t (tinggi trapesium dicari dengan teorema phytagoras) 2 1 t = (6 + 14) × 3 = 30 2 . 450 cm2 G H B. 8 buah Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung volum bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung Alternatif cara penyelesaian: Volum tabung = π × r × r × t Banyak tabung kecil yang diperlukan = Volum drum Volum tabung kecil π × 70 × 70 × 100 = π × 35 × 35 × 50 =8 (D) Jadi banyak tabung kecil yang akan diperlukan adalah 8 buah 35. 480 cm2 C. Luas permukaan prisma adalah … A. Minyak tanah tersebut akan dituang ke dalam tabung-tabung kecil dengan panjang jari-jari 35 cm dan tinggi 50 cm. CD = 14 cm. dan luas ADHE. Banyak tabung kecil yang akan diperlukan adalah … A. luas BCGF. Panjang AB = 6 cm. BC = AD = 5 cm. luas CDHG.34. 2 buah B. Untuk menentukan luas keseluruhan sisi prisma dihitung terlebih dahulu luas ABCD. 500 cm2 E F D. 6 buah D.

376.14 × 2 × 2 2 = 25.12 = 376. 753. Ali membuat parasut besar dari plastik berbentuk belahan bola sebanyak 15 buah.4 m 2 B.14.8 m 2 C. Jika panjang diameter 4 m dan π = 3. luas plastik minimal yang diperlukan adalah … A. 188.12 Luas plastik minimal yang diperlukan = 15 × luas belahan bola = 15 × 25.8 Jadi Luas plastik minimal yang diperlukan adalah 376. Perhatikan tabel berikut Nilai 5 6 7 8 9 Frekuensi 2 4 6 7 5 (B) .8 m 2 37.Luas EFGH = luas ABCD = 30 Luas BCGF = BC × BF = 5 × 15 = 75 Luas ADHE = luas BCGF = 75 Luas CDHG = CD × DH = 14 × 15 = 210 Luas ABFE = AB × AE = 6 × 15 = 90 Luas permukaan prisma = luas ABCD + luas EFGH + luas ABFE + luas BCGF + luas CDHG + luas ADHE = 2 × luas ABCD + 2 × luas BCGF + luas CDHG + luas ADHE = 2 × 30 + 2 × 75 + 210 + 90 = 510 Jadi luas permukaan prisma adalah 510 cm2 (D) 36. 616 m 2 D. 6 m 2 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menghitung luas permukaan bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung Alternatif cara penyelesaian: Diameter = d = 4 m jari-jari = r = 2 m Luas permukaan bola = 4 × π × r 2 1 Luas belahan bola = × luas permukaan bola 2 1 = × 4 × 3.

Median dari sekumpulan data merupakan suatu nilai datum yang terletak di tengah setelah nilai datum diurutkan dari kecil ke besar sehingga membagi dua sama banyak.5. Jadi terdapat 50 % dari banyak datum yang nilai-nilainya lebih tinggi atau sama dengan median dan 50 % dari banyak datum yang nilai-nilainya kurang dari atau sama dengan median. Tentukan letak median = . Tentukan nilai median yaitu dengan mencari nilai datum yang terletak di tengah yaitu dengan bantuan mencoret nilai datum yang terletak di tepi kiri dan tepi kanan sehingga diperoleh nilai datum yang terletak di tengah Cara kedua 1. Mencari nilai datum yang terletak di tengah yaitu dengan bantuan mencoret nilai datum yang terletak di tepi kiri dan tepi kanan sehingga diperoleh nilai datum yang terletak di tengah.5 C. 6. 7. Tentukan nilai median Dari soal dapat ditentukan banyak datum adalah jumlah frekuensi seluruhnya yaitu 2 + 4 + 6+ 7 + 5 = 24. 7. n = banyaknya datum 2 3.0 B.0 D. 6.5 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menentukan ukuran pemusatan dan menggunakan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari Alternatif cara penyelesaian: Untuk menyelesaikan soal nomer 37 ini diperlukan pemahaman tentang konsep median. Urutkan nilai datum dari kecil ke besar 2. Urutkan nilai datum dari kecil ke besar n +1 2. 2 . Dengan menggunakan cara pertama 1. Cara pertama: 1. 5 5 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 9 9 9 9 9 Nilai Median Diperoleh nilai median adalah 7+8 = 7.Median dari data pada tabel adalah… A. Urutkan nilai datum dari kecil ke besar 5 5 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 9 9 9 9 9 2. Cara menentukan median dapat dengan dua cara.

22 orang C. n = banyaknya datum 2 n + 1 24 + 1 25 Letak median = = = = = 12. Urutkan nilai datum dari kecil ke besar 5 5 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 9 9 9 9 9 Datum ke=12 Datum ke=13 2.5 (D) 38. 16 orang Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menentukan ukuran pemusatan dan menggunakan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari Alternatif cara penyelesaian: Untuk menyelesaikan soal nomer 38 ini diperlukan pemahaman tentang konsep rata-rata serta sistem persamaan linear serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.5 2 2 2 Berarti median terletak diantara datum urutan ke 12 dan datum urutan ke 13. Nilai rata-rata matematika dalam suatu kelas 72. Jika banyak siswa dalam kelas 40 orang. 24 orang B.Selanjutnya dapat menggunakan cara kedua 1. Nilai datum ke 12 adalah 7 dan nilai datum ke 13 adalah 8. banyak siswa pria adalah…. 18 orang D. data tersebut adalah 2 2 Jadi median data diatas adalah 7. Jumlah nilai siswa pria Diketahui dari soal bahwa 69 = dan p Jumlah nilai siswa wanita 74 = w .5.. Jumlah nilai data Dari soal diketahui bahwa 72 = 40 Jumlah nilai data = 72 × 40 = 2880 Dimisalkan bahwa banyak siswa pria dengan notasi p. Tentukan letak median = n +1 . Jadi nilai median dari nilai datum ke − 12 + nilai datum ke − 13 7 + 8 = = 7. A. sedangkan banyak siswa wanita dengan notasi w. sedangkan nilai rata-rata siswa pria 69 dan nilai rata-rata siswa wanita 74.

. Jadi banyak siswa pria adalah 16 orang 39.. 27 orang B. . 14 orang D.. ke persamaan 1 2880 = 69 p + 74 w 2880 = 69 p + 74 ( 40 – p) 2880 = 69 p + 2960 − 74p 2880 – 2960 = −5p −80 = −5 p p= − 80 = 16 −5 Diperoleh bahwa banyak siswa pria adalah 16 orang. 20 orang C. Perhatikan diagram di samping! Jika nilai 6 merupakan nilai ketuntasan. banyak siswa yang tidak tuntas adalah . A. 8 orang Frekuensi (D) 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 Nilai Siswa Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyajikan dan menafsirkan data Alternatif cara penyelesaian: Untuk menyelesaikan soal nomer 39 ini diperlukan pemahaman tentang diagram batang dan membaca diagram batang sehingga dapat ditentukan bahwa banyak siswa yang tidak tuntas adalah jumlah dari frekuensi siswa yang nilainya kurang dari 6.Sehingga Jumlah nilai siswa pria = 69 × p = 69 p Jumlah nilai siswa wanita = 74 × w = 74 w Jumlah nilai data = Jumlah nilai siswa pria + jumlah nilai siswa wanita persamaan 1 2880 = 69 p + 74 w 40 = p + w persamaan 2 w = 40 − p Selanjutkan substitusikan w = 40 − p .

Jadi banyak siswa yang tidak tuntas ada 20 orang 40. Selisih banyak siswa yang memperoleh nilai 6 dan 9 = 9 – 5 = 4. 4 orang (B) 12 • • 10 • • 8• • 6• • 4• • 2• • • • • • • • • 3 4 5 6 7 8 9 Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyajikan dan menafsirkan data Alternatif cara penyelesaian: Untuk menyelesaikan soal nomer 40 ini diperlukan pemahaman tentang diagram garis dan membaca diagram garis sehingga dapat ditentukan selisih banyak siswa yang memperoleh nilai 6 dan 9.. Selisih banyak siswa yang memperoleh nilai 6 dan 9 adalah frekuensi siswa yang memperoleh nilai 9 dikurangi frekuensi siswa yang memperoleh nilai 6.. 5 orang D. 9 orang B. 6 orang C.Banyak siswa yang tidak tuntas = 2 + 4 + 6 + 8 = 20... A. Selisih banyak siswa yang memperoleh nilai 6 dan 9 pada diagram di samping adalah . Jadi selisih banyak siswa yang memperoleh nilai 6 dan 9 ada 4 orang (D) .