P. 1
ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

|Views: 7,561|Likes:
Published by Jimmy Sean Hutauruk

More info:

Published by: Jimmy Sean Hutauruk on Feb 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2015

pdf

text

original

Dalam undang-undang No. 1 tahun 1967 ditegaskan bahwa pengertian

penanaman modal asing di dalam undang-undang ini hanyalah meliputi

penanaman modal asing secara langsung yang dilakukan menurut atau

berdasarkan ketentuan-ketentuan undang-undang ini dan yang digunakan untuk

menjalankan perusahaan di Indonesia, dalam arti bahwa pemilik modal secara

blangsung menanggung risiko dari penanaman modal tersebut. Investasi asing

merupakan kegiatan untuk upaya mentransformasikan sumber daya potensial

34

menjadi salah satu kekuatan ekonomi riil. Sumber daya yang dimaksut adalah

sumber daya daerah yang diolah dan di mamfaatkan untuk meningkatkan

kemakmuran seluruh rakyat secara adil dan merata.

Istilah penanman modal sebenarnya terjemahan bahasa asing yaiyu :

Investment. Peranan modal asing atau investasi asing, seringkali dipergunakan

dalam artian yang berbeda-beda. Perbedaan penggunaan istilah investasi

terletak pada cakupan dari makna yang dimaksudkan. Berikut beberapa defenisi

yang dikemukakan beberapa ahli yang masing-masing sangat diwarnai oleh

prespektifnya.”pengertian penanaman modal di dalam undang-undang ini

hanya meliputi penanaman modal asing secara langsung yang dilakukan

menurut atau berdasarkan ketentuan-ketentuan undang-undang ini dan yang

digunakan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia dalam arti bahwa

pemilik modal secara langsung menanggung resiko penanaman modal

tersebut.”1

Kesimpulan dari devenisi Direct Investasi yaitu berupa penanaman

modal atau investor diberikan keleluasaan pengusahaan dan penyelenggaraan

pimpinan dari perusaahan di mana modalnya ditanam, dalam arti bahwa penam

modal mempunyai pengsahaan atas modal. Jadi bahwa penenaman modal

langsung itu artinya digunakan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia.

Investasi asing (Foreign Investment) dibagi kedalam dua komponen, pertama;

Investasi langsunag (Direct Investment) yang melalui para investor

berpartisipasi dalam manajemen perusahaan untuk meperoleh imbalan

manajemen perusahaan untuk memperoleh imbalan dari modal yang mereka

35

tanamkan. Kedua; investasi portifolio (Portofolio Investment), yakni pembelian

saham dan obligasi yang semata-mata tujuannya untuk meregug hasil dari dana

yang ditanamkan. Investasi langsung yang melalui para investor berpartisipasi

dalam manajemen perusahaan untuk memperoleh imbalan dari modal yang

mereka tanamkan. Investasi asing langsung (FDI) adalah kepemilikan dan

kendali asset asing. Dalam prakteknya, FDI biasanya melibatkan kepemilikan,

sebagian atau keseluruhannya perusahaan di sebuah negara asing.

Investasi merupakan pengeluaran yang ditujukan untuk meningkatkan

atau mempertahankan stok barang modal yang terdiri dari mesin, pabrik, kantor

dan produk-produk tahan lama lainnya yang digunakan dalam proses produksi

(Mulyadi, 1990, hal.268).

Investasi merupakan penundaan konsumsi sekarang untuk digunakan

didalam produksi yang efisien selama periode waktu yang tertentu (Jogiyanto,

2003, hal: 5). Selain itu investasi dapat juga diartikan sebagai pengeluaran oleh

sektor produsen swasta untuk pembelian barang-barang atau jasa-jasa guna

penambahan stok barang dan peralatan perusahaan (Boediono, 1986, hal.40).

Menurut Paul A. Samuelson dan William D. Nordhaus, Investasi adalah

pengeluaran yang dilakukan oleh para penanam modal yang menyangkut

penggunaan sumber-sumber seperti peralatan, gedung, peralatan produksi dan

mesin-mesin baru lainnya atau persediaan yang diharapkan akan memberikan

keuntungan dari investasi tersebut.

Komarudin (1983) memberikan pengertian investasi yaitu:

a) Suatu tindakan membeli barang-barang modal.

36

b) Pemanfaatan dana yang tersedia untuk produksi dengan pendapatan

dimasa yang akan datang.

c) Suatu tindakan untuk membeli saham, obligasi, atau surat penyertaan

lainnya.

Investasi menghimpun akumulasi modal dengan membangun sejumlah

gedung dan peralatan yang berguna bagi kegiatan produktif, maka output

potensial suatu bangsa akan bertambah dan pertumbuhan ekonomi jangka

panjang juga akan meningkat. Jelas dengan demikian bahwa investasi

memainkan peranan penting dalam menentukan jumlah output dan pendapatan.

Kekuatan ekonomi utama yang menentukan investasi adalah hasil biaya

investasi yang ditentukan oleh kebijakan tingkat bunga dan pajak, serta harapan

mengenai masa depan (Samuelson dan Nordhaus, 1993, hal.183).

Faktor-faktor penentu investasi sangat tergantung pada situasi dimasa

depan yang sulit untuk diramalkan, maka investasi merupakan komponen yang

paling mudah berubah. Usaha untuk mencatat nilai penanaman modal yang

dilakukan dalam satu tahun tertentu yang digolongkan sebagai investasi,

meliputi pengeluaran atau pembelanjaan untuk:

1. Seluruh nilai pembelian para pengusaha atas barang modal dan

membelanjakan untuk mendirikan industri-industri.

2. Pengeluaran masyarakat untuk mendirikan tempat tinggal.

3. Pertambahan dalam nilai stok barang-barang perusahaan yang berupa

bahan mentah, barang yang belum diproses dan barang jadi.

37

Penanaman modal asing langsung merupakan investasi yang

dilakukan oleh swasta asing ke suatu negara tertentu. Bentuknya dapat berupa

cabang perusahaan multinasional, lisensi, joint venture, atau lainnya. Selain

berupa penanaman modal asing langsung, penanaman modal asing swasta dapat

juga berupa penanaman modal portofolio. Penanaman modal jenis ini

merupakan penanaman modal dalam bentuk pemilikan surat-surat pinjaman

jangka panjang dan saham-saham dari perusahaan-perusahaan yang terdapat di

negara-negara berkembang, jadi hanyalah berupa penyertaan dalam pemilikan

perusahaan dan bukan penguasaan kegiatan perusahaan sehari-hari (Sukirno,

1981, hal.381).

Investasi langsung dapat dilakukan dengan membeli aktiva keuangan

yang dapat diperjual-belikan di pasar uang (money market), pasar modal

(capital market). Investasi langsung juga dapat dilakukan dengan membeli

aktiva keuangan yang tidak dapat diperjual-belikan yang biasanya diperoleh

melalui bank komersial, dapat berupa tabungan di bank atau sertifikat deposito

(Jogiyanto, 2003, hal: 8).

Jenis penanaman modal asing swasta asing lainnya adalah pinjaman

ekspor yang merupakan pinjaman jangka pendek yaitu memberikan

kesempatan kepada pengusaha-pengusaha atau badan-badan pemerintah di

negara-negara berkembang untuk membeli alat-alat modal dan peralatan dalam

bentuk kredit yang harus di bayar dalam jangka waktu yang di tentukan

(Sukirno, 1981, hal.382).

38

Manfaat yang bisa diharapkan dari suatu paket modal asing berupa

penyerapan tenaga kerja, alih teknologi, pelatihan manajerial dan perolehan

devisa. Adanya penanaman modal asing dapat mengatasi keterbelakangan

teknologi yang terlihat pada biaya rata-rata produksi yang tinggi dan

produktivitas tenaga kerja yang rendah, dikarenakan tenaga kerja yang kurang

terampil dan usangnya peralatan modal, maka dengan mendirikan perussahaan-

perusahaan di negara-negara berkembang dengan teknologi yang mereka

gunakan akan jauh lebih baik, sehingga akan mempercepat proses

memperkenalkan teknologi baru. Di samping itu perusahaan-perusahaan

tersebut membawa tenaga-tenaga manajemen yang lebih profesional dan

berkualitas sehingga dalam jangka panjang dapat melatih masyarakat pribumi

mendapat keahlian dalam bidang-bidang yang diusahakan. Manfaat lainnya

adalah berupa penyerapan tenaga kerja, karena dengan didirikannya perusahaan

baru, maka kesempatan kerja akan menjadi lebih luas dan kemampuan

perusahaan-perusahaan asing dalam menggunakan teknologi akan

menyebabkan tingkat produktivitasnya tinggi oleh karenanya, mereka akan

membayar gaji yang lebih tinggi. Pemerintah dapat juga memperoleh

keuntungan berupa pemungutan pajak atas keuntungan yang diperoleh dan

royalti yang dibayar perusahaan-perusahaan asing dalam pengusahaan

kekeayaan alam yang dimiliki negara tersebut.

Penanaman modal asing memberikan peranan dalam pembangunan

ekonomi di negara-negara sedang berkembang hal ini terjadi dalam berbagai

bentuk. Modal asing mampu mengurangi kekurangan tabungan dan melalui

39

pemasukan peralatan modal dan bahan mentah, dengan demikian menaikkan

laju pemasukan modal. Selain itu tabungan dan investasi yang rendah

mencerminkan kurangnya modal di negara keterbelakangan teknologi.

Bersamaan dengan modal uang dan modal fisik, modal asing yang membawa

serta keterampilan teknik, tenaga ahli, pengalaman organisasi, informasi pasar,

teknik-tekink produksi maju, pembaharuan produk dan lain-lain. Selain itu juga

melatih tenaga kerja setempat pada keahlian baru. Semua ini pada akhirnya

akan mempercepat pembangunan ekonomi negara terbelakang.

Sebagai dampak dari penanaman modal asing, kita dapat mengatakan

bahwa pengadaan prasarana negara, pendirian industri baru, pemanfaatan

sumber-sumber baru, kesemuanya cenderung meningkatkan kesempatan kerja

dalam perekonomian. Dengan kata lain impor modal menciptakan lebih banyak

pekerjaan. Keadaan semacam ini adalah suatu keuntungan dengan adanya

penanaman modal asing.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->