P. 1
ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

|Views: 7,557|Likes:
Published by Jimmy Sean Hutauruk

More info:

Published by: Jimmy Sean Hutauruk on Feb 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2015

pdf

text

original

Sections

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

TAHUN 1983-2003

SKRIPSI

ditulis oleh :

Nama

: Thomas Budiman Syah

No. Mahasiswa

: 01 313 181

Program Studi

: Ekonomi Pembangunan

Bidang Konsentrasi : Ekonomi Internasional

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
FAKULTAS EKONOMI
YOGYAKARTA

2005

i

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

TAHUN 1983-2003

SKRIPSI

ditulis dan diajukan untuk memenuhi syarat ujian akhir guna
memperoleh gelar Sarjana Strata-1 di Program Studi Ekonomi Pembangunan ,
Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia

oleh :

Nama

: Thomas Budiman Syah

No. Mahasiswa

: 01 313 181

Program Studi

: Ekonomi Pembangunan

Bidang Konsentrasi : Ekonomi Internasional

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
FAKULTAS EKONOMI
YOGYAKARTA
2005

ii

PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME

“Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang

pernah diajukan orang lain untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu

perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau

pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara

tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam referensi. Apabila kemudian

hari terbukti bahwa pernyataan ini tidak benar, saya sanggup menerima

hukuman/sanksi apapun sesuai peraturan yang berlaku”.

Yogyakarta, 28 November 2005

Penulis,

Thomas Budiman Syah

iii

HALAMAN PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING

SKRIPSI

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

TAHUN 1983-2003

oleh :

Nama

: Thomas Budiman Syah

No. Mahasiswa

: 01 313 181

Program Studi

: Ekonomi Pembangunan

Bidang Konsentrasi : Ekonomi Internasional

Yogyakarta, 28 November 2005
Telah Diperiksa dan Disetujui Oleh :
Dosen Pembimbing

( Drs. Nurferiyanto,M,Si )

iv

BERITA ACARA UJIAN SKRIPSI

SKRIPSI BERJUDUL

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

Disusun Oleh : Thomas Budiman Syah

Nomor Mahasiswa : 01 313 181

Telah dipertahankan di depan Tim Penguji dan dinyatakan LULUS

Pada tanggal : 20 Desember 2005

Pembimbing Skripsi : Drs. Nurferiyanto,M,Si

………………..

Penguji 1

: Drs. Agus widarjono, MA

………………..

Penguji 2

: Drs. Diana Wijayanti, M.Si

………………..

Mengetahui
Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Islam Indonesia

Drs. Suwarsono Muhammad, M.A

v

ABSTRAKSI

Ivestasi merupakan unsur utama dalam pembangunan ekonomi suatu
negara untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang di kehendaki, maka
diperlukan sejumblah Investasi tertentu yang di biayai dengan tabungan nasional.
Di negara-negara yang sedang berkembang seperti halnya Indonesia tidak
mempunyai sumber dana yang cukupguna membiayai pembangunan negrinya.
Terbatasnya akumulasi berupa kapital tabungan di dalam negri. Selain itu di
karenakan oleh rendahnya produktivitas, dan tingginya konasumsi. Sejalan
dengan sasaran pembangunan bahwa sasaran pembangunan di titik beratkan di
bidang ekonomi yaitu penataan swastanisasi nasional yang mengarah pada
penguatan, peningkatan, perluasan dan penyebaran sektor swasta keseluruh
wilayah Indonesia, maka investasi kesektor swasta adalah pendukung
pembangunan nasional untuk mencapai tujuan-tujuaan pembangunan nasional.
Kebijakan pembangunan Indonesia mencakup pengembangan iklim usaha dan
investasi, peninkatan swasta nasional pengembangan usaha kecil dan menengah .

vi

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang

memberikan kesehatan, kesabaran, kekuatan sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini dengan judul : “ANALISIS PENANAMAN MODAL

ASING DI INDONESIA”, yang ditujukan untuk melengkapi persyaratan guna

memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi UII.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh

karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca dengan

tujuan untuk menyempurnakan skripsi ini sangat di harapakan dan diterima

dengan senang hati. Dalam menyelesaikan tugas ini, penulis banyak mendapatkan

bantuan baik bersifat bimbingan, petunjuk maupun kesempatan berdiskusi. Untuk

itu penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :

1. Bapak Drs. H. Suwarsono, MA selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

2. Bapak Drs. Nurferyyanto,M,Si, selaku dosen pembimbing yang telah

dengan sabar memberi pengarahan dan bimbingan dalam proses

penyusunan skripsi ini, dan Seluruh Dosen dan Karyawan Fakultas

Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

vii

3. Karyawan Bang Indonesia,dan Kariawan BPS makasi atas dukungannya

dan datanya.

4. Terimakasih buuat anak2 NONGKRONG, Jadun, Dadang, Xubil, Rudi,

Angga, Zadi, Rani, Lili, Sunai, Lufi, Sifa, dan semua featuring na.dan

rekan-rekan barak makasih. Tampa dukungan kalian aku ngaakan begini

skarang ini. Ngak lupa buat anak-anak EP semuana makasihya.

5. Teman teman ku di studio Niko, Arif, Iksan, Doni. Makasih yah selau

saling pengertian dan meberi masukan yang bayak bangat buat aku.

6. Makasih bangat buat Pakcik, Ganda, Gugun, Akto, Timbul, yang ada

buat nemanin aku.buat anak-anak uswatun Mamat, Aris,Bucek,Dico,

Luluk senang bisa kenalan amakalian.

7. Buat adek-adek ku Gusti, Lina, Metha, Dian, Datik, Puput, Nisa n the

gank, makasi bangat.

8. Makasih buat Mbak (Anisa) yang bayak memberi aku motifasi buat aku

kuliah sampai sekarang ini dan mencoba buat hidup lebih berarti, buat

adek juga.dan Keluarga Magelang makasih bangat.

9. Dewi, Diana, Dian, Rurin, makasih yah dukungannya dan juga

nasehatna. Sari, mas danang makasih juga. Tidak lupa buat anak ku neila

makasih.

10. kepada semua pihak yang ngag dapat disebutin disini mohon maaf dan

makasih banyak atas dukunganna.

Akhir kata penulis berharap semoga skripsi ini dapat berguna bagi semua

pihak dalam proses menerapkan ilmu yang penulis dapatkan di bangku kuliah,

viii

paling tidak skripsi ini diharapkan mampu membantu kemajuan ilmu

pengetahuan. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari

sempurna. Untuk lebih menyempurnakan skripsi ini dimasa mendatang penulis

sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak dengan harapan agar

dapat bermanfaat bagi yang berkepentingan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, Januari 2006
Penulis

(Thomas Budiman Syah)

HALAMAN PERSEMBAHAN

Kupersembahkan skripsi ini khusus untuk :
Papa dan Mama tercinta yang selalu

mengiringi setiap langkahku dengan
do’a..

Semua saudara dan sahabat yang

selalu membantuku dalam segala hal.

ix

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL .....................................................................................

i

HALAMAN SAMPUL DEPAN SKRIPSI................................................... ii

PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME.................................................. iii

HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI....................................................... iv

HALAMAN PENGESAHAN UJIAN SKRIPSI.......................................... v

ABSTRAKSI .................................................................................................. vi

KATA PENGANTAR ................................................................................... vii

HALAMAN PERSEMBAHAN..................................................................... ix

DAFTAR ISI................................................................................................... x

DAFTAR TABEL........................................................................................... xiv

DAFTAR GAMBAR...................................................................................... xv

BAB I. PENDAHULUAN .......................................................................... 1

1.1. Latar Belakang Masalah ...................................................................... 1

1.2. Perumusan Masalah ............................................................................. 5

1.3. Batasan Masalah dan Asumsi .............................................................. 5

1.4. Tujuan Penelitian ................................................................................. 5

1.5. Metode Penelitian................................................................................. 6

BAB II. TUJUAN UMUM SUBYEK PENELITIAN ............................... 15

2.1. Gambaran Umum Tentang Penanaman Modal Asing.......................... 15

x

2.2. Pengertian Penanaman Modal Asing.................................................. 15

2.3. Peran Investasi Asing Bagi Perekonomia Indonesia............................ 39

2.4. Perkembangan Investasi Asing di Indonesia Masa Sebelum Krisis.... 21

BAB III. KAJIAN PUSTAKA ...................................................................... 25

3.1. Aditya Praatyo (Faktor-faktor yang mempengaruhi investasi swasta di

Indonesia) ............................................................................................ 25

3.2. Gita Adriani (Kredit Investasi Pada Sektor Industri ) ......................... 26

BAB IV. LANDASAN TEORI...................................................................... 27

4.1. Teori Penanaman Modal Asing............................................................ 27

4.1.1. Michel P. Todaro...................................................................... 29

4.2. Teori Investasi...................................................................................... 30

4.2.1. Teori Konsep Marginal Efficiency of Capital............................ 30

4.2.2. Teori klasik Pengaruh Tingkat Bunga Terhadap Investasi........ 32

4.2.3. Teori Keyenes Pengaruh Tingkat bunga terhadap investasi...... 33

4.2.4. Teori Harrod-Domar tentang investasi....................................... 33

4.3. Pengertian Penanaman Modal Asing................................................... 34

4.3.1. Badan Usaha Modal Asing....................................................... 40

4.4. Produk Domestik Bruto........................................................................ 41

4.5. Suku Bunga........................................................................................... 47

4.5.1. Suku Bunga Domestik................................................................ 48

4.5.2. Suku Bunga Internasional........................................................... 49

xi

4.6. Hipotesis............................................................................................... 49

BAB V. METODE PENELITIAN............................................................... 51

5.1. Sumber Data......................................................................................... 51

5.2. Metode Analisis.................................................................................... 51

5.2.1. Uji t............................................................................................. 52

5.2.2. Uji f............................................................................................ 53

5.2.3. Uji Asumsi Klasik...................................................................... 54

5.2.3.1. Uji Multikolinearitas...................................................... 54

5.2.3.2. Uji Autokorelasi............................................................. 55

5.2.3.3. Uji Heteroskedastisitas................................................... 56

BAB VI. ANALISIS PEMBAHASAN.......................................................... 57

6.1. Deskripsi Data....................................................................................... 57

6.2. Analsis Data.......................................................................................... 57

6.3. Hasil analisis PAM............................................................................... 58

6.4. Hasil Analisis Klasik............................................................................ 59

6.4.1. Uji Autokorelasi......................................................................... 59

6.4.2. Uji Heteroskadastisitas............................................................... 59

6.4.3. Uji Multikoliniearitas................................................................. 61

6.5. Uji F Statistik....................................................................................... 62

6.6. Hasil Uji Square (Uji R2)...................................................................... 63

6.7. Hasil Uji Regresi Secara Parsial T-Statistik (t-hitung)......................... 64

6.8. Pembahasan.......................................................................................... 67

xii

BAB VII. KESIMPULAN DAN IMPLIKASI................................................. 70

7.1. Kesimpulan............................................................................................ 70

7.2. Implikasi................................................................................................ 72

xiii

DAFTAR TABEL

Halaman

1.1 Penanaman Modal Asing Di Indonesia ..................................................... 3

2.1 Perkembangan Investasi asing di Indonesia .............................................. 22

6.1 Ringkasan Hasil Analisis PAM.................................................................. 58

6.2 Hasil Uji White Heteroskedastisitas ......................................................... 60

6.3 Hasil Uji Multikolinieritas ........................................................................ 61

6.4 Hasil Uji F .................................................................................................. 62

xiv

DAFTAR GAMBAR

Halaman

6.1 Kurva Uji Koefisien Secara Serentak....................................................... 63

xv

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang

Ivestasi merupakan unsur utama dalam pembangunan ekonomi suatu

negara untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang di kehendaki, maka

diperlukan sejumblah Investasi tertentu yang di biayai dengan tabungan

nasional. Di negara-negara yang sedang berkembang seperti halnya Indonesia

tidak mempunyai sumber dana yang cukup guna membiayai pembangunan

negrinya. Terbatasnya akumulasi berupa kapital tabungan di dalam negri.

Selain itu dikarenakan oleh rendahnya produktivitas, dan tingginya konasumsi.

Sejalan dengan sasaran pembangunan bahwa sasaran pembangunan di titik

beratkan di bidang ekonomi yaitu penataan swastanisasi nasional yang

mengarah pada penguatan, peningkatan, perluasan dan penyebaran sektor

swasta keseluruh wilayah Indonesia, maka investasi ke sektor swasta adalah

pendukung pembangunan nasional untuk mencapai tujuan-tujuan

pembangunan nasional. Kebijakan pembangunan Indonesia mencakup

pengembangan iklim usaha dan investasi, peningkatan swasta nasional

pengembangan usaha kecil dan menengah .

Secara umum, sesuai dengan strategi pembangunan ekonomi yang telah

di rumuskan dalam GBHN 1999-2004, kebijakan industri, perdagangan dan

investasi di arahkan untuk meningkatkan daya saing global. Sebagai

penjabarannya, dalam proses 2000-2004 telah dirumuskan strategi untuk

1

membangun industri berdasarkan prinsip efisiensi yang di dukung oleh

peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan tekhnologi untuk

memperkuat landasan pembangunan meningkatkan daya saing nasional.

Strategi tersebut meliputi : pengembangan ekspor, pengembangan industri

berkeunggulan kompetitif, penguatan industri pasar, pengembangan pariwisata,

dan peningkatan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Khusus untuk program

pengembangan Investasi, dalam jangka pendek kebijakan diarahkan untuk

menurunkan hambatan prosedural dan permasalahan likuiditas dan memperluas

investasi nonkuota. Dalam jangka menengah- panjang, kebijakan diarahkan

untuk meningkatkan kualitas prasarana dan sarana pengembangan investasi

untuk mendukung kegiatan produksi dan distribusi dalam negri ke sisistem

perdagangan bebas international.

Dalam pelaksanaannya berbagai kebijakan tersebut belum banyak

memberikan hasil yang diharapkan.pencanangan tahun 2003 sebagai tahun

investasi Indonesia oleh pemerintah belum mampu mendorong kegiatan

investasi secara berarti. Berbagai permasalahan masih dihadapi oleh dunia

usaha, seperti masalah regulasi ketenagakerjaan yang kurang konduktif,

kebijakan investasi dan sektoral yang tumpang tindih, baik antara daerah

maupun antar pusat dan daerah yang terutama terkait sengan penerapan

otonomi daerah, keunggulan insentif bagi investor, termasuk insentif

perpajakan, kondisi keamanan yang belum konduktif dibeberapa daerah

tertentu, ekonomi biaya tinggi, serta prosedur birokrasi yang panjang dan

berbelit. Kondisi ini di perburuk oleh minimnya pengembangan infrastruktur

2

akibat keterbatasan dana pemerintah. Hal lain yang perlu segera di benahi

adalah masalah kepastian hukum diberbagai tingkatan, antara lain yang terkait

dengan upaya peningkatan kinerja pengadilan niaga dan penyelesaian RUU

penanaman modal.

Dilihat dari periode sebelum dan sesudah krisis peran investasi baik

yang Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami penningkatan yang pesat.

Selama periode 1990-an laju pertumbuhan investasi asing rata-rata pertahun 7

persen, dan mengalami pertumbuhan yang cukup besar , mencapai angka 2,509

juta dollar Amerika serikat

Tabel 1.1

Penanaman Modal Asing di Indomesia
Tahun 1993-2003

Tahun

PMA

1993

8,141,8

1994

23,724,8

1995

39,914,7

1996

29,931,4

1997

31,842,9

1998

13,563,1

1999

10,890,6

2000

15,413,1

2001

15,043,9

2002

9,744,1

2003

13,207,2

Sumber: Statistik Ekonomi Indonesia.

3

Pada tabel diatas pada tahun 1997 Penanaman Modal Asing di

Indonesia mengalami kemunduran yang sangat drastis. Proporsi Penanaman

Modal Asing di dalam PDB dan pesatnya pertumbuhan investasi tidak berarti

pembangunan ekonomi berjalan dengan baik dan begitu pula sebaliknya,

karena yang penting bukan besarnya investasi dalam nilai uang atau jumlah

proyek, tetapi bagaimana efisiensi atau produktivitas dari investasi tersebut.

Investasi merupakan kegiatan untuk mentransformasikan sumber daya

potensial menjadi kekuatan ekonomi riil. Sumber daya alam yang ada di

masing-masing daerah diolah dan dimamfaatkan untuk meningkatkan

kemakmuran seluruh rakyat secara adil dan merata. Namun dalam

memanfaatkan sumberdaya alam perlu memperhatikan kelestarian dan

keseimbangan lingkungan hidup bagi pembangunan. Peranan investasi di

indonesia cedung meningkat sejalan dengan banyaknya dana yang di butuhkan

untuk melanjutkan pembangunan nasional. Investasi merupakan suatu faktor

yang kursial bagi kelangsungan proses pembangunan ekonomi, atau

pertumbuhan ekonomi jangka panjang pembangunan ekonomi melibatkan

kegiatan-kegiatan produksi di semua sektor ekonomi.

sesuai dengan berbagai permasalahan diatas yang telah di uraikan,

maka penulis dalam penelitian ini akanm engambil judul “ANALISIS

PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA”.

4

1.2. Rumusan masan masalah

Berdasarkan uraian diatas, rumusan dalam penelitian ini adalah

bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada

sector Pennanaman Modal Asing di Indonesia.

1.3. Batasan masalah dan asumsi

mengingat banyak faktor yang mempengaruhi turun naiknya Investasi

asing di Indonesia, maka agar permasalahan tidak meluas, dalam penelitian ini

pembahasannya dibatasi pada: periode yang di teliti adalah pada tahun 1983

sampai dengan 2003. periode ini diambil karena periode ini investasi di

Indonesia mengalami perubahan yang sangat drastis dikarenakan dampak dari

krisis moneter pada tahu 1998-sampai sekarang ini, dan periode per satu tahun.

1.4. Tujuan

1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan ekonomi di

Indonesia khususnya di bidang Penanaman Modal Asing (PMA).

2. Penelitian ini bertujuan sebagai bahan infomasi untuk penelitian-penelitian

selanjutnya

5

1.5. Metodologi Penelitian

• Metode pengumpulan data

1. Jenis data

Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dengan data

tahunan yang meliputi Penanaman Modal Asing (PMA), Suku bunga

domestik, suku bunga internasional dan pendapatan domestik bruto.

2. Sumber data

• Data diperoleh dari

1. Statistik ekonomi keuangan Indonesia berbagai tahun

2. Statistik keuangan Indonesia

3. Indikator ekonomi berbagai tahun

4. BPS (Indikator Ekonomi Indonesia), Berbagai edisi

5. Sumber sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini

1.5.1. Metode Analisa

1. Analisa deskriptif

Yaitu metode analisa dengan cara mendiskripsikan faktor-

faktor yang berhubungan dengan permasalahan yang dimaksud

sebagai mendukung hasil untuk menjawab tujuan dari penelitian .

2. Analisis kualitatif

Yaitu metode analisa yang mengunakan rumus-rumus dan

tehnik perhitungan yang dapat digunakan untuk menganalisa

masalah-masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini

menggunakan data runtut waktu (time series). Dalam penelitian ini

6

cara penaksiran yang digunalan adalah Ordinary Last Square

(regresi kuadrat terkecil)

3. Alat analisis

Untuk mendapatkan gambaran lebih terperinci mengenai

investasi swasta pada pemerintah dalam studi empiris ini akan

diketengahkan beberapa metode dasar sebagai berikut.

4. Metode analisis

Berkaitan dengan studi empiris ini, untuk menganalisis data

yang bdiperoleh, model dasar dari persamaan estimasi OLS akan

dikembangkan menjadi model dinamis dan menaksir model

investasi berdasarkan model penyesuaian parsial Partial

Adjusment Model (PAM) .

Persamaan estimasi OLS yang digunakan adalah :

Y = βo + β1 X1 + β2 X2 + β3 X3

Dimana :

Y : Penanaman Modal Asing (Milyar Rupiah)

X1 : PDB Indonesia (Milyar Rupiah)

X2 : Suku Bunga Domestik (%)

X3 : Suku Bunga Internasinal (%)

Y-1: Penanaman Modal Asing Sebelumnya (Milyar Rupiah)

7

Variabel X1,X2,X3,(Y-1) adalah variabel bebas

(Indipenden Variable) sedangkan Variabel tak bebas (dependen

variable) yang digunakan adalah Y.

Berdasarkan persamaan estimasi OLS diatas, kemudian

akan dikembangkan menjadi model dinamis untuk menaksir tingkat

Investasi berdasarkan model penyesuaian (partial adjusment model

atau PAM). Model ini sudah lebih dari dua dekade digunakan

dengan dengan sukses untuk analisa ekonomi. Pendekatan ini juga

diterapkan di Indonesia dan menumbuhkan beberapa keberhasilan

atau (Insukindro, 1990; 93-94 ).

Sebagimana di ketahui, didalam model PAM dimasukkan

unsur kelembaman (lag) dari variabel dependennya sehingga

modelnya adalah sebagai berikut:

Y = βo + β1 X1 + β2 X2 + β3 X3 + Y(-1)

1.5.1.1. Uji t – Statistik

Pengujian terhadap variabel-variabel indipendent

secara parsial (individu) digunakan untuk melihat signifikansi

dan pengaruh variabel indipenden secara individu terhadap

variasi independen lainnya. Hipotesis yang digunakan :

Ho : Bi < 0 ; berarti variabel independen tidak mempengaruhi

variabel dependen

H1 : B1> 0 ; berarti variabel independen mempengaruhi

variabel dependen

8

1. jika t – hitung >t – tabel ( df = n-k ) maka Ho ditolak.

2. jika t – hitung

1.5.1.2. Uji f – Statistik

Pengujian terhadap variabel-variabel indipenden

secara bersama-sama yang di lakukan untuk melihat pengaruh

variabel indipenden secara individu terhadap variabel

dependen.

Bila hasil pengujian menunjukan nilai

1. Ho : β1 = β2 = β3 = 0 maka variabel independen secara

bersama – sama tidak mempengaruhi variabel dependen.

2. Ha : β1 ≠ β2 ≠ β3 ≠ 0,l maka variabel independen secara

bersama –sama mempengaruhi variabel dependen.

dengan menggunakan tabel f-statistik diperoleh ;

1. jika f – hitung < f – tabel, maka Ho diterima.

2. jika f – hitung > f- tabel, maka Ho ditolak.

1.5.1.3. Uji Asumsi Klasik

Pengujian ini untuk melihat apakah model yang diteliti

terkena penyimpangan klasik atau tidak. Maka penggandaan

pemeriksaan terhadap peyimpangan asumsi klasik tersebut

harus dilakukan.

Asumsi yang harus dipenuhi dalam penggunaan model

OLS dalam asumsi klasik adalah

9

1. Ei merupakan ariable random dan mengikuti distribusi

normal dengan kesalahan 0/ ∑Ei = 0.

2. varian bersyarat dan Ei adalah konstan atau

homoskedastisitas.

3. tidak ada autokorelasi.

4. tidak ada multikolerasi diantara variable independen.

1.5.1.3.1. Uji Multikolinearritas

Pada mulanya multikolinearitas berarti

adanya hubungan yang sempurna atau pasti diantara

beberapa atau semua variabel yang menjelaskan

model regresi. Untuk regresi k- variabel, meliputi

variabel yang menjelaskan X1,X2,X3…..Xk

(dimana X1 = 1 untuk semua pengamatan

mengikuti unsur interseo) suatu hubungan linier

yang pasti dikatakan pada apabila kondisi berikut

ini dipenuhi;

Β1 X1 + β2 X2 + β3 X3 +…….βk Xk + Ui =0

Dimana Ui adalah kesalahan stokhastik.

Untuk mengetahui adanya multikolinearitas,

karena multikolinearitas merupakan kombinasi

linear yang pasti atau mendekati pasti dari variabel

yang menjelaskan lainnya. Salah satu cara untuk

10

mengetahuin hubungan antara variabel X atau

dengan variabel X yang lainnya adalah dengan

meregresi tiap Xi sisa variabel X dan menghitung

R2

yang cocok, yang bisa di sebut sebagai R2

(uji

klein). Pengjian terhadap masing-masing variabel

independent tersebut digunakan untuk mengetahui

seberapa jauh korelasinya (R2

variabel) yang

didapat, kemudian di bandingkan dengan R kuadrat

yang didapat dari hasil regresi secara bersama-sama

variabel independen. Jika diperoleh R2

variabel

yang melebihi R2

pada model regresi, maka dari

model regresi tersebut terdapat multikolinearitas.

Sebaliknya apabila R2

regresi lebih besar dari R2

variabel maka ini menunjukan tidak terdapat

multikolinearitas pada model regresi yang diuji.

Secara formulasi adalah sebagai berikut:

R2

Xi Xj < R2

Xij

1.5.1.3.2. Uji Autokorelasi

Untuk melihat apakah ada hubungan antara

residual time series (antara waktu) pada model OLS

yang digunakan sehingga hasil estimasi menjadi

bias maka perlu diidentifikasikan kemudian

11

terjadinya autokorelasi pada empiris yang

digunakan. Identifikasi tersebut di lakukan dengan

melihat nilai Durbin-watson (DW) dari hasil

estimasi apakah berada pada daerah autokorelasi

atau tidak..jika d < dl atau (4 – dl ), maka hipotesis

0 ditolak, dengan pilihan pada alternatif yang

berarti terdapat autokorelasi. Jika d diantara dl dan

du atau diantara (4 – du) maka hipotesis 0 diterima

yang berarti tidak ada autokorelasi.

1.5.1.3.3. Uji Heteroskedastisitas

Untuk menguji bahwa varian (error term)

dari data observasi dalam penelitian ini sama

(homogen) untuk semua variabel terikat dengan

variabel bebas sehingga hasil estimasi tidak bias,

maka perlu diidentifikasi melalui uji

heteroskedastisitas. Untuk membuktikan apakah

data observasi dalam penelitian ini terbebas dari

pengaruh heteroskedastisitas atau memenuhi

asumsi-asumsi homoskedastisitas, maka ditempuh

melalui uji White.

12

1.6. Sistematika penulisan

BAB I : PENDAHULUAN

Bagian dari bab ini membahas dan menguraikan dari latar belakang

permasalaahan, rumusan rumausan masalah yang diteliti oleh penulis

sebagai bahan acuan,bab ini membahas beberapa poin sebagai berikut;

1. Latar belakang masalah

2. Rumusan masalah

3. Batasan masalah

4. Tujuan penelitian

5. Manfaat penelitian

BAB II : TUJUAN UMUM SUYEK PENELITIAN

Bagian ini membahas tentang sejarah perkembangan singkat tentang

perkembangan investasi di Indonesia, perkembangan obyek yang

diamati, dan instrumen-instrumen yang terkait.

BAB III : KAJIAN PUSTAKA

Pada bagian ini mengemukakan tentang teori-teori normatif yang

mendasari dan relevan dengan penelitian ini. Serta

mendokumentasikan dan mengkaji hasil penelitian yang pernah ada

yang hampir serupa dengan penelitian yang akan dialakukan

BAB IV : LANDASAN TEORI

Bagian ini diuraikan berbagai teori, konsep dan anggapan dasar

tentang Teori Investasi.

13

BAB V : METODE PENELITIAN

Bab ini berisi tentang data, metode analisis data serta pengujian

hipotesi.

BAB VI : ANALISA DAN PEMBAHASAN

Bagian ini mengemukakan analisa data, pengujian hipotesis serta

pembahasan tentang hasil hipotesis.

BAB VII : KESIMPULAN

7.1 Kesimpulan

7.2 Implikasi Penelitian

DFTAR PUSTAKA

14

BAB II

TUJUAN UMUM SUBYEK PENELITIAN

2.1. Gambaran Umum Tantang Penanaman Modal Asing

Modal asing salah satu persyaratan pertumbuhan ekonomi. Dimana

peningkatan pertumbuhan perekonomian biasanya didorong oleh masuknya

modal asing. Negara-negara sedang berkembang, termasuk Indonesia biasanya

memiliki problem besar berkenaan dengan kelangkaan modal pembangunan.

Investasi asing yang memacu pada akuisisi perusahaan-perusahaan

asing dan pembiayaan serta pengolahan berbagai usaha baru di luar negeri serta

berusaha untuk berperan ke dalam suatu perusahaan dengan cara membeli

saham dari perusahaan tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->