http://pakguruonline.pendidikan.

net

SEJARAH PENDIDIKAN DAERAH SUMATERA BARAT
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG BUDAYA MASYARAKAT 1. Minangkabau dan Sistem Pemerintahannya Untuk keperluan tulisan ini yang dimaksud dengan daerah Minangkabau adalah daerah Administrasi Republik Indonesia yang dinamakan Propinsi Sumatera Barat 1). Demikian juga dengan suku bangsa Minangkabau adalah suku bangsa yang berasal dan bertempat tinggal di daerah Sumatera Barat. Dalam tulisan ini suku bangsa Minangkabau itu juga disebut dengan orang Minangkabau. Hal ini perlu diketahui, karena ada perbedaan arti antara Minangkabau Lama dengan Minangkabau yang dimaksudkan di atas. Wilayah Minangkabau Lama lebih luas dari wilayah Propinsi Sumatera Barat yang sekarang. Waktu itu wilayahnya meliputi : Propinsi Sumatera Barat, Propinsi Riau, dan sebahagian Propinsi Jambi. Dalam tulisan ini masalah yang menyinggung Propinsi Riau dan Jambi tidak akan dibicarakan. Daerah Minangkabau secara garis besarnya terdiri dari dua bahagian, yaitu darek dan rantau. Darek 2) adalah daerah inti Minangkabau yang terdiri dari tiga daerah yaitu Luhak Tanah Datar, Luhak Agam dan Luhak Limapuluhkota. Dalam daerah Administratif Propinsi Sumatera Barat ketiga daerah itu menjadi : Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam dan Kabupaten Limapuluhkota. Orang Minangkabau sendiri menyebutnya dengan istilah Luhak Nan Tigo (Luhak yang tiga). Dalam Tambo Minangkabau daerah Luhak Nan Tigo inilah yang disebut dengan istilah Alam Minangkabau. Menurut Tambo Minangkabau dan menurut apa yang dipercayai orang Minangkabau sampai sekarang, pada Luhak Nan Tigo inilah dahulu nenek moyang orang Minangkabau mula-mula mendirikan koto, dusun, nagari sampai menjadi Luhak Nan Tigo. Daerah rantau adalah daerah tempat orang Minangkabau mencari penghidupan sambil bermukim buat sementara. Di daerah rantau ini orang Minangkabau berusaha untuk mendapat kan penghasilan dalam bermacam-macam usaha. Apabila penghasilannya sudah dirasa cukup terkumpul, mereka akan pulang kembali ke kampungnya untuk menyerahkan hasil pencaharian tersebut kepada keluarganya atau kepada saudaranya atau untuk membuat sebuah rumah untuk anak gadisnya serta untuk lain keperluan. Harta pencaharian itu dapat dipergunakan menurut kemauannya, karena tidak akan menyinggung harta pusaka yang merupakan harta milik bersama suatu kaum. Daerah rantau Minangkabau pertama adalah daerah sepanjang sungai yang berhulu pada Bukit Barisan dalam daerah Luhak Nan Tigo dan bermuara ke http://pakguruonline.pendidikan.net 1

Selat Malaka atau Laut Cina Selatan. Sungai itu adalah seperti : Batang Sinamar dan Batang Lampasi di Luhak Limapuluhkota; Batang Agam, Batang Antokan, dan Batang Palupuh di Luhak Agam; Batang Anai, Batang Selo, dan Batang Umbilin di Luhak Tanah Datar yang kesemuanya itu membentuk Sungai Rokan dan Sungai Kampar. Daerah sepanjang aliran sungai itulah yang menjadi daerah rantau pertama orang Minangkabau dahulu. Dengan demikian hampir seluruh daerah Riau dan sebahagian daerah Jambi menjadi daerah rantau orang Minangkabau. Sampai sekarang ini, apabila kita menelusuri asal-usul beberapa keluarga yang ada di daerah Riau dan Jambi, masih dapat dicari hubungannya dengan beberapa keluarga di daerah “darek”, daerah asli Minangkabau. Kemudian daerah rantau itu meluas kedaerah Pesisir Barat Sumatra Barat, seperti: Tiku, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, dan lain-lain, bahkan sampai ke Negeri Sembilan di Malaysia. Menurut letak geografis, daerah Riau merupakan daerah rantau orang dari Luhak Limapuluhkota, sedangkan sebahagian daerah Jambi serta daerah Pesisir Barat Sumatera Barat merupakan daerah rantau orang dari Luhak Tanah Datar dan Luhak Agam. Daerah Sumatera Barat yang berada antara Luhak Nan Tigo dengan daerah rantau, seperti daerah Sawah Lunto Sijunjung di sebelah Timur, daerah Solok Muara Labuh di sebelah Tenggara, daerah Sicincin - Lubuk Alung di sebelah Barat dinamakan daerah : lkua rantau kapalo darek (ekor rantau kepala darat) yang merupakan daerah peralihan dari daerah Minangkabau asli dengan daerah rantau. Penduduk di daerah itu masih dapat mengkaji kembali asal-usulnya ke daerah Luhak Nan Tigo, hal mana masih merupakan kebanggaan bagi mereka, lebih-lebih yang ternyata berasal dari golongan yang terpandang di daerah asalnya itu. Sebelum kedatangan pengaruh Hindu ke Sumatera Barat kira-kira abad ke-13 dan ke-14, orang Minangkabau hidup dilingkungan negerinya masing-masing, yang diperintah dengan musyawarah untuk mencari mufakat menurut adat Minangkabau. Dalam hal ini kata-kata adatnya mengatakan sebagai berikut: Nagari bakaampek suku (nagari berkeempat suku) Dalam suku babuah paruik (dalam suku mempunyai "paruik") Kampuang ado tuonyo 3) (kampung mempunyai ketua) Rumah diagiah batungganai (Rumah mempunyai tungganai) Arti dari kata-kata adat itu adalah bahwa pada setiap nagari harus ada sekurang-kurangnya empat buah suku 4) dan masing-masing kepala suku secara bersama-sama memerintah nagari tersebut berdasarkan musyawarah dan mufakat. Dalam sebuah suku terdapat pula beberapa paruik, yaitu suku keturunan langsung yang dihitung dari pihak perempuan seperti : nenek - ibu anak perempuan - cucu perempuan, dan seterusnya. Ke dalamnya juga termasuk saudara laki-laki dari perempuan-perempuan itu, yaitu : saudara lakilaki nenek, saudara laki-laki ibu, saudara laki-laki anak perempuan, saudara laki-laki cucu perempuan, dan seterusnya. Biasanya sebuah paruik hanya terdiri dari paling banyak empat generasi : nenek, ibu, anak perempuan, dan cucu perempuan. Mereka hidup dalam satu rumah kepunyaan bersama yang dinamakan rumah gadang. Anggota satu paruik mempunyai suku yang sama, misalnya apabila seorang nenek mempunyai suku Piliang, maka seluruh keturunannya nanti, yang diperhitungkan menurut garis perempuan, akan mempunyai suku Piliang pula. Masing-masing suku mempunyai seorang kepala http://pakguruonline.pendidikan.net 2

yang dinamakan penghulu atau juga disebut ninik mamak. Selanjutnya kampung mempunyai seorang ketua yang akan menjalankan atau mengurus masalah kampung tersebut. Pada waktu dahulu selalu terdapat empat buah kampung yang saling berdekatan, yaitu kampung orang-orang Koto, Piliang, Bodi dan Caniago. Keempat kampung inilah yang membentuk sebuah nagari yang diperintah oleh empat orang kepala suku yang sekaligus juga menjadi kepala kampung masing-masing. Dengan demikian pengertian kampung di sini sama dengan pengertian suku, bukanlah kampung dalam arti teritorial. Setiap rumah gadang mempunyai pula seorang kepala yang dinamai tungganai yang juga disebut sebagai mamak rumah. Yang dimaksud dengan rumah adalah sebuah rumah yang ditempati secara bersama mulai dari nenek, saudara perempuan nenek, ibu, saudara perempuan ibu, anak-anak perempuan, dan anggota keluarga yang laki-laki yang belum kawin. Rumah bersama ini dinamakan rumah gadang. Yang ditunjuk sebagi tungganai adalah anggota keluarga laki-laki yang tertua atau anggota keluarga laki-laki lain yang ditunjuk secara bersama oleh seluruh anggota keluarga rumah gadang tesebut. Apabila sebuah rumah gadang sudah terlampau penuh, maka beberapa anggota keluarga yang mampu, diperkenankan membuat sebuah rumah biasa untuk ditempatinya sekeluarga (ayah, ibu dan anak-anaknya). Rumah yang demikian tidak ada tungganai, melainkan hanya ibu kepala rumah tangga saja. Sebab dinamakan ibu kepala rumah tangga adalah karena rumah itu dibuat untuk anggota keluarga yang perempuan, walaupun yang membuat suaminya sendiri. Tungganainya tetap berada di rumah gadang, kecuali anggota keluarga yang pindah itu sudah membuat pula sebuah rumah gadang sebuah lagi, karena pindah secara bersama-sama pula atau sudah memenuhi syarat untuk itu. Bagaimana cara keempat suku memerintah nagari, pepatah adat Minangkabau mengatakan sebagai berikut : Kamanakan barajo ka mamak, (kemenakan beraja kepada mamak) Mamak barajo ka panghulu, (mamak beraja kepada penghulu) Panghulu berajokamupakat, (penghulu beraja kepada mufakat) Mupakat barajo kanan bana, (Mufakat beraja pada kebenaran) Bana berdiri sandirinyo, (Kebenaran berdiri sendirinya) Nan dimakan alua jo patuit, (Yang menurut alur dan patut) Pepatah adat Minangkabau ini dapat diartikan bahwa kemenakan tunduk kepada mamak sebagai kepala keluarga. Selanjutnya mamak tersebut tunduk pula pada penghulu atau ninik mamak, yaitu seseorang yang telah diangkat oleh seluruh anggota keluarga sebagai kepala suku atau kepala kaumnya. Penghulu tunduk pula pada mufakat, artinya walaupun dia sudah diangkat untuk mengepalai suatu kaum/suku, dia tidak dapat berbuat sesuka hatinya, melainkan, harus menjalankan apa yang telah disepakati sebelumnya. Kata mufakat itulah yangi menuntunnya bertugas sebagai kepala suku, sedangkan apa yang dimufakati itu harus berdasarkan kepada hal yang benar, yang memang sudah harus demikian menurut hukum Tuhan atau hukum alam yang tidak dapat dibantah kebenarannya, atau sekurang-kurangnya kebenaran yang dapat diterima oleh seluruh anggota yang hadir dalam menetapkan mufakat itu. http://pakguruonline.pendidikan.net 3

syarak basandi Kitabullah”.Yang dikatakan alur dan patut itu tidak sama artinya bagi seluruh nagari. Hal itu dapat terjadi. sehingga adat Minangkabau tidak menyimpang dari kebenaran sejati dan adat http://pakguruonline. Semuanya itu dikatakan bulat. misalnya ada yang bulat kecil seperti kacangkacang atau kelereng. lain padang lain belalangnya".net 4 . Hanya saja kalau salah satu pengertian itu sudah dimufakati. tetapi dalam pelaksanaannya apa yang bulat itu tidaklah sama untuk masing-masing nagari. Secara teoritis pengertian alur dan patut itu sama untuk seluruh daerah Minangkabau. misalnya untuk ungkapan : "bulek aia dek pembuluh. ada yang bulat besar seperti bola kaki atau bola dunia. karena sebetulnya antara adat Minangkabau dengan ajaran agama Islam tidak terdapat pertentangan. ltulah sebabnya nagari di Sumatera Barat diperintah secara otonomi yang sangat luas. artinya adat Minangkabau bersendikan pada agama Islam. Tetapi Putera Mahkota yang bernama Ananggawarman tidak sempat lagi memerintah. sedangkan agama Islam bersendikan pada AIQuran. Sesudah raja itu meninggal. mengurangi yang berlebih. picaklah buliah dilayangkan. tetapi bentuk bulatnya tidak sama. Hukum pelanggaran adalah dibuang sepanjang adat. bulat kata karena mufakat. ada yang bulat panjang seperti tongkat pramuka. karena telah digantikan oleh orang Minangkabau sendiri yang dibantu oleh "Basa Ampat Balai” 6) Sebaliknya pengaruh agama Islam membawa perubahan secara fundamental terhadap adat Minangkabau. Pengaruh agama Islam sangat besar terhadap adat Minangkabau. karena sendi-sendinya yang dirubah. Agama Islam melengkapi yang kurang. mengulas yang singkat. banyak prasasti yang ditinggalkan menunjukan kebesaran kekuasaannya. Dengan masuknya agama Islam. bulek kato dek mupakat. Kedatangan pengaruh Hindu tidak merubah keadaan yang demikian itu. maka akan dijalankan dan tidak seorangpun lagi dari anggota keluarga atau anak nagari yang dapat melarangnya. Dengan demikian cara memberi arti atau menterjemahkan alur dan patut itu sangat tergantung pada pandangan dan tafsiran masing-masing nagari. karena adanya perbedaan pandangan yang diakui oleh adat Minangkabau yang dikatakan dalam pepatah : "Lain lubuk lain ikannya. maka pengaruhnya makin lama makin hilang. picak dapat dilayangkan. sedangkan masalah ke Tuhanan dan hari kemudian tidak terdapat. Secara umum pengaruh Hindu terasa di Minangkabau hanya pada waktu raja yang berkuasa seorang raja yang kuat seperti Adityawarman. dan sebagainya. Aditiyawarman merupakan seorang raja yang besar dan berkuasa penuh atas kerajaannya. (bulat air karena pembuluh. Arti ungkapan ini sama untuk seluruh daerah Minangkabau. membetulkan yang salah. Hal pokok yang berubah dari adat Minangkabau sesudah masuknya pengaruh ajaran agama Islam. masih sukar dibuktikan. karena adat Minangkabau muncul kembali. bulat dapat digelindingkan). Ajaran Agama Islam menambahkan aturan adat Minangkabau yang hanya memperhatikan alam dan manusia yang menghuninya. maka aturan adat Minangkabau yang bertentangan dengan ajaran agama Islam dihilangkan dan hal-hal yang pokok dalam adat Minangkabau diganti dengan aturan agama Islam. bulek lah buliah digolongkan. sehingga nagari itu tidak mengakui adanya kekuasaan yang lebih tinggi di luar batas nagarinya sendiri. Hal itu sangat tergantung pada masing-masing nagari untuk menterjemahkannya. Tetapi sejak kapan pengaruh Islam memasuki tubuh adat Minangkabau secara pasti. antara lain seperti yang disebutkan oleh papatah adat : "Adat basandi syarak.pendidikan.

karena hal itu berarti akan memindahkan milik isterinya ke rumah orang lain. Seorang suami dalam keluarga dianggap orang luar. Pengaruh Belanda mulai merusak struktur dan moral adat Minangkabau. Al. kemudian polisi Belanda akan menindaknya dengan segera.yang seperti itulah yang dijalankan di Sumatera Barat sampai saat ini. melainkan adalah apa yang diperintahkan Belanda. maka yang termasuk anggota kelompok kerabat I adalah : lb. dan B2. Namun demikian dia mempunyai kewajiban untuk ikut mengerjakan harta pusaka isterinya untuk kepentingan anakanaknya. Hal ini dapat terjadi karena keanggotaan kekerabatan hanya dihitung menurut garis keturunan ibu saja. yang Dalam sistem diperhitungkan. http://pakguruonline. Sistim Kekerebatan Prinsip sistem descend". Lingkaran I merupakan satu kelompok kekeluargaan. lbl. dan untuk jelasnya baiklah lihat gambar berikut . Hasil usaha itu tidak boleh dibawanya ke rumah orang tuanya. mulai tidak menghargai lagi seorang penghulu yang bekerja untuk Belanda. Keturunan dihitung melalui garis ibu. termasuk anak kemenakannya sendiri. Apabila ada yang membantah. walaupun mereka merupakan ayah dari anak salah satu kelompok kerabat tersebut. artinya segala macam hak dan kewajiban dalam keluarga hanya diperhitungkan melalui garis keturunan ibu. 2. karena mereka merupakan anggota kelompok kerabat yang lain. kekerabatan masyarakat Minangkabau adalah ''matrilineal menghitung anggota kekerabatan melalui garis keturunan ibu. Penghulu Kepala diberi kekuasaan yang lebih besar oleh Belanda agar dapat memerintah anak buahnya dengan lebih leluasa. Untuk menjalankan perintah Belanda itulah seorang Penghulu Kepala diberi kekuasaan yang besar oleh Belanda dengan bantuan polisi Belanda. Seorang ayah di Minangkabau menjadi orang asing di rumah anak isterinya. Rakyat. dan P5 tidak termasuk ke dalam anggota kelompok kerabat I dan II. Cl. rakyat tidak lagi segan dan hormat. Kalau diperhatikan gambar tersebut. PI. begitu juga lingkaran II merupakan satu kelompok keluarga yang lain pula. Penghulu Kepala dan para pembantunya tidak lagi melindungi anak kemenakannya. Untuk mengepalai suatu nagari di Sumatera Barat. sedangkan para penghulu yang lain dalam nagari itu diangkat menjadi pembantu Penghulu Kepala 7) Cara memerintah juga mengalami perubahan yang mendasar.pendidikan. sedangkan tugas ninik mamak antara lain adalah untuk menjaga dan melindungi anak kemenakan. P2. Belanda mengangkat salah seorang penghulu yang tertua dalam nagari tersebut dengan pangkat Penghulu Kepala. kekerabatan matrilineal ini ada beberapa prinsip yang yaitu: a.net 5 . Ninik mamak yang bekerja untuk kepentingan Belanda tidak lagi dihargai oleh kemenakan. lb2. Penghulu Kepala tinggal memberitahukan saja pada Belanda. Masuknya pengaruh Barat membawa pengaruh pula terhadap struktur pemerintahan nagari. dia tidak termasuk anggota keluarga isterinya dan tidak mempunyai hak atas harta pusaka isterinya. Bl. C2. Terhadap seorang Penghulu Kepala. karena perbuatan dan tindakannya tidak sesuai lagi-dengan aturan adat Minangkabau. Hubungan sakral yang ada selama ini antara ninik mamak (penghulu) dengan anak kemenakan sudah mulai hilang. P3. tetapi sering menindas anak kemenakannya untuk kepentingan Belanda. L4. melainkan takut karena ada kekuasaan Belanda di belakangnya. Yang harus dijalankan oleh Penghulu Kepala bukan lagi kesepakatan bersama anak buahnya (anggota kaumnya).

lbl. karena masih dianggap bersaudara. Bl dan B2 semuanya mempunyai suku Piliang pula. sebab kalau sama-sama bersuku Piliang mereka tidak boleh kawin. Perkawinan bersifat matrilokal. maka suku Al. Cl dan Bl. http://pakguruonline. Dalam hal ini P2 dinamakan "mamak rumah". penguasa hak milik keluarga jatuh ketangan Al. yaitu keturunan lbl dan lb2. dan P4 harus lain dari suku Piliang. ia tidak menjadi anggota kelompok kerabat isterinya. Selanjutnya secara berturut-turut apabila lb sudah meninggal. Harta dan gelar pusaka diwariskan dari mamak kepada kemenakan. Tetapi dalam kenyataannya yang mengepalai hak milik tersebut. P2. Dialah kepala seluruh keluarga besar itu yang akan mewakili seluruh kepentingan mereka. artinya hak milik keluarga kelompok I ditangan mereka dengan lb sebagai penguasa pertama. Bl dan seterusnya. Apabila P2 diangkat menjadi penghulu ia disebut sebagai mamak kepala waris. Cl. lb2. misalnya P2 dalam gambar I. maka akan ditunjuk menurut urutan C2. dalam gambar. Cl. C2. dalam gambar kekuasaan itu terletak pada lb.b Suku dihitung menurut garis keturunan ibu. biasanya ditunjuk yang tertua. Walaupun ia akan selamanya bertempat tinggal di sana. tetapi juga akan mengepalai keturunan saudara lb. Menurut adat kekuasaan yang sebenarnya terletak ditangan ibu. ia tidak saja akan mengepalai keturunan lb. P2 dalam gambar yang ditunjuk sebagai kepala keluarga adalah untuk memelihara harta milik bersama dan untuk melindungi seluruh anggota keluarga kerabat 1.net 6 c d e . termasuk mengepalai seluruh keluarga itu. melainkan salah seorang dari anggota laki-laki keluarga itu. P3. Dengan demikian. artinya suami mendatangi dan bertempat tinggal di rumah isterinya. ia tetap orang asing di sana. B2 dan seterusnya. maka suku PI. bukanlah seorang ibu. Selanjutnya kalau P2 meninggal dunia. Al. melainkan untuk kepentingan anggota keluarga yang wanita beserta anak-anaknya. apabila lb mempunyai suku Piliang. Selanjutnya C2 akan mewariskannya pula nanti kepada B2.pendidikan. dalam gambar dapat dilihat bahwa P2 akan mewariskan segala kekuasaan dan harta pusaka yang dikepalainya kepada C2. Kepala keluarga yang ditunjuk itu berkuasa bukanlah untuk dirinya sendiri atau untuk anak-anaknya.

mencarikan jodoh. bahwa kedua orang tokoh adat tersebut merupakan pendiri adat Minangkabau. yaitu anak dan cucunya. berarti semua anggota kerabat itu juga merasa mendapat malu. kematian. Begitu juga akan kelihatan dalam masalah pendidikan anak-anak. 3. pelaksanaan sistem kekerabatan serta hukum adat mulai kendor dijalankan. mencarikan pekerjaan. semalu. tidak seorangpun orang Minangkabau yang dapat keluar dari lingkungan hukum adat itu. Mendapat malu salah seorang anggota kerabat itu. dan sebagainya. lebihlebih pada upacara adat seperti: perkawinan. Pengertian laras sama dengan hukum 8). L3. senasib. yaitu adat Laras Koto-Piliang dan Bodi Caniago. turun mandi. peminangan. maka dapatlah diterima bahwa adat Minangkabau itu dibuat oleh Datuk Katumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sebatang. karena anak dan cucunya itu sudah merupakan anggota kerabat lain. disebut adat Minangkabau.pendidikan. Walaupun belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Kedua adat itu. hidup dengan subur dan kokohnya di tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat dari dahulu sampai sekarang. Unsur kebudayaan luar yang datang lambat laun dipengaruhi oleh adat Minangkabau. Adat Minangkabau demikian kuat dan kokohnya hidup dalam masyarakat Sumatera Barat. pengangkatan penghulu. karena itu harus diatasi dan diselesaikan secara bersama. Berdasarkan pada pusaka yang diwariskan secara lisan dan kenyataan yang hidup dalam masyarakat Sumatera Barat. Dibuat berarti kedua adat itu merupakan hasil pemikiran yang mendalam dari kedua orang tokoh adat itu. Namun demikian sendi-sendi pokok dari hukum adat itu masih belum dapat dilangkahi oleh orang Minangkabau yang bagaimanapun juga tinggi pendidikannya. sehingga sendinya tidak dapat digoyahkan oleh bermacam pengaruh. dan L4. Pengaruh ayah dalam keluarga Minangkabau makin lama makin besar terhadap anaknya. L2. lebih-lebih apabila simamak itu mempunyai pendidikan yang jauh lebih rendah dari pendidikan ayahnya sendiri. Asal bernama orang Minangkabau mereka akan terlibat di dalamnya. Sekarang kelihatan bahwa anak tidak mau tahu dengan mamaknya sendiri.Dengan demikian P2 tidak boleh mewariskan kekuasaan dan harta pusaka itu kepada LI. tetapi seluruh Tambo dan seluruh orang Minangkabau (dahulu dan sekarang) mempercayai dengan penuh keyakinan. dan lain-lain. karena adat itu sangai sensitif terhadap pengaruh dari luar dan segera akan mengadakan reaksi apabila terjadi pembenturan terhadap unsur pokoknya. sehina. Aturan adat itu akan kelihatan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Laras Koto-Piliang dibuat oleh Datuk Katumanggungan dan Laras Bodi-Caniago dibuat oleh Datuk Perpatih Nan Sebatang. Secara garis besar adat Minangkabau terdiri dari dua bahagian besar. pertunangan. membuat rumah. Sebelum datang dan kuatnya pengaruh pendidikan Barat di Minangkabau keadaan ini berjalan dengan baik. f Anggota-anggota kelompok kerabat I semuanya merasa bersaudara kandung. Sistem kekerabatan beserta hukum adat menguasai seluruh kehidupan masyarakat Minangkabau. Boleh dikatakan bahwa adat http://pakguruonline. terutama di kota-kota besar. Menurut Tambo Minangkabau 9). tetapi sesudah kuatnya pengaruh pendidikan Barat.net 7 . ltulah sebabnya adat Minangkabau itu dapat bertahan sampai sekarang tanpa banyak mengalami perubahan 10). Adat Minangkabau.

Ayah Datuk Katumanggungan berasal dari orang berdarah luhur atau berdarah raja. karena semua anggota keluarga yang hadir boleh berbicara dalam mencari kesepakatan itu. Tetapi sebelum sesuatu keputusan dijalankan harus dimusyawarahkan dahulu dengan para anak buahnyal3). Apabila sudah dikeluarkan secara resmi. karena dalam adat Minangkabau unsur ayah tidak diperhitungkan dalam menghitung pertalian anggota kekerabatan satu kaum atau keluarga. Selama berlangsungnya musyawarah untuk menetapkan kesepakatan.Minangkabau masih hidup seperti yang digariskan oleh kedua orang pendirinya 11) . Perbedaan lain terlihat pada kedudukan penghulu. Dalam sebuah rumah gadang tempat yang terhormat adalah anjung yang terdapat di ujung kanan dan ujung kiri. Tetapi walaupun ada sedikit perbedaan antara kedua adat yang mereka turunkan itu. Setelah dimusyawarahkan dan didapat kata sepakat tentang sesuatu yang akan dijalankan. Prinsip adat Laras Bodi-Caniago adalah seperti apa yang disebutkan dalam istilah adat Minangkabau : Mambasuik dari bumi (membersit dari bumi). makin terhormat kedudukannya dalam pertemuan itu. karena perbedaan darah tersebut akan menyebabkan perbedaan dalam sistem adat yang mereka turunkan. satu ibu lain ayah. Datuk Katumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sebatang adalah dua orang bersaudara. artinya segala urusan adat diurus menurut tingkat tertentu mulai dari penghulu biasa sampai pada Penghulu Pucuk.pendidikan. Dalam musyawarah wakil keluarga tidak diadakan. kedua orang itu adalah saudara kandung. Tempat duduknya dalam rumah adat atau balirung sewaktu diadakan pertemuan atau musyawarah adat berbeda pula menurut tinggi rendah kedudukan masing-masing. http://pakguruonline. dari Penghulu Pucuk 12). Pepatah adat mengatakan. batanggo turun" (berjanjang naik. yaitu segala sesuatu yang akan dilaksanakan datangnya dari anak buah (anak kemenakan) dan dimusyawarahkan bersama. asal disalurkan melalui wakil keluarga yang ikut menjadi anggota musyawarah saat itu14). Kedua perbedaan asal-usul keturunan ini sangat penting dikemukakan. segala sesuatu yang akan dijalankan oleh para pendukung adat tersebut datang dari atas. Pada laras Koto-Piliang terdapat kedudukan penghulu yang tinggi dan yang rendah. Menurut adat Minangkabau. unsur persamaannya masih lebih banyak dari perbedaannya. Penghulu Pucuk yang akan memberi kata putus mengenai berbagai masalah. dari pimpinan. "bajanjang naik.net 8 . barulah hasil kesepakatan itu dikeluarkan oleh Penghulu Pucuk. yang telah ditunjuk sebagai wakil keluarga. bahkan mereka dibenarkan mengeluarkan buah pikiran dan pendapatnya. di dalam atau di luar tempat musyawarah tesebut. maka harus disetujui oleh semua anggota keluarga yang bersangkutan dan harus dijalankan. anak kemenakan yang tidak ikut berunding diperbolehkan mendengarkan jalannya perundingan itu. Prinsip Laras Koto-Piliang adalah apa yang disebut dengan istilah adatnya: titik dari ateh yang berarti jatuh dari atas. Makin tinggi kedudukan penghulu. ada Penghulu Pucuk (yang pengepalai beberapa orang penghulu dalam satu kaum) dan ada penghulu biasa. bertangga turun). sedangkan ayah Datuk Perpatih Nan Sebatang berasal dari rakyat biasa.

sistem organisasi sosial. Perbedaan lain juga dapat dilihat pada rumah gadang dan balai adat.pendidikan. "Adat nan diadatkan" I7). tegak sama tinggi). (bermesjid. Rumah gadang dan rumah adat Bodi-Caniago lantainya rata saja dari ujung ke ujung. Sesudah dimufakati. "Adat nan teradat" l6) adalah adat yang berdasarkan kenyataan terdapatnya perbedaan menurut keadaan dan situasi setempat. semua penghulu sama kedudukannya dalam mengurus masalah adat. akan jadi peraturan hidup yang mengikat setiap anggota niasyarakat. d. Undang-undang ini terutama berlaku untuk mengatur pemerintahan yang jumlahnya empat macam. "Adat Istiadat" adalah seluruh kebiasaan yang berlaku dalam kehidupan seharihari yang sudah berlaku secara tradisional dan diwariskan kepada generasi berikutnya. sistem budaya. babalai. bergelanggang) 18). dan terakhir baru lantai biasa. sistem kepribadian. walaupun mereka hanya berbatasan nagari saja. adalah adat yang didasarkan atas mufakat menurut alur dan patut. tingkat yang lebih rendah dari anjuang dan dinamai bandua. dan sistem kehidupan lainnya. baladang. c. basawah. yaitu segala sesuatu yang sudah seharusnya mesti begitu dan kebenarannya bersifat mutlak. seperti : sistem sosial. dan sebagainya. Di tengah rumah juga ada. tidak terdapat tingkat. b. lain lubuk lain ikannya”. masih ada undang-undang (peraturan) yang berlaku umum pula bagi seluruh orang Minangkabau.net 9 . dan hal ini berlaku untuk penganut adat Koto-Piliang maupun adat Bodi-Caniago. berbalairung. kedudukan dalam pertemuan juga tidak ada bedanya. misalnya adat air membasahi. Orang Minangkabau hidup di dalam lingkungan adatnya di manapun mereka berada. balabuah nan pasa. Adat Minangkabau pada pokoknya ada empat macam yang mempunyai sifat universal bagi orang Minangkabau. sedangkan dalam kehidupan sehari-hari tidak begitu kelihatannya. bertepian tempat mandi. yaitu : a. Yang dapat duduk pada masing-masing tingkat adalah orang yang mempunyai kedudukan. Ke dalam adat yang empat itu dapat dimasukkan seluruh adat yang terdapat dan berlaku di Minangkabau serta berlaku umum untuk semua orang Minangkabau. Adat merupakan sifat-sifat alam atau undang-undang alam yang mutlak kebenarannya. Di samping adat tersebut. Perbedaan itu sebahagian besar akan terlihat pada upacara adat. Dalam hal ini istilah adatnya adalah: "lain padang lain belalang. Di dalam adat Minangkabau yang diwariskan secara tradisional terdapat segala sesuatu yang mengatur tata kehidupan. Istilah adatnya adalah "duduk samo randah. http://pakguruonline. yaitu: a Undang-undang Nagari yang dikatakan pepatah adat sebagai berikut: "Bamusajik.Pada adat Laras Bodi-Caniago tidak terdapat tingkatan penghulu. tagak samo tmggi" (duduk sama rendah. batapian tampek mandi. Dengan demikian adat yang teradat dari suatu daerah mungkin saja tidak sama dengan adat teradat di daerah lain di Minangkabau. bagalanggang". bersawah. berladang. adat sakit diobati. adat api membakar. Rumah gadang dan balai adat Laras Koto-Piliang lantainya mempunyai tingkat dan tingkat yang paling tinggi terdapat di kiri kanan bangunan yang dinamakan anjuang. Pertemuan antara kedua adat tersebut karena merupakan pusaka Minangkabau yang tidak banyak mengalami perubahan secara fundamental dari dahulu sampai sekarang. "Adat nan sabana adat" 15).

c Undang-undang Luhak dan Rantau pepatah adatnya mengatakan sebagai benkut: "Luhak bapanghulu rantau barajo" (luhak berpenghulu rantau beraja). pergi diantar. salah ka Tuhan mintak ampun. mati bajanguak. salah dihukum. Undang-undang isi nagari dikatakan pepatah adat sebagai berikut: "Hutang babaia. Umbuak umbi budi marangkak. sasek suruik talangkah kembali. Raja yang dimaksudkan di sini bukanlah seorang raja yang mempunyai sebuah kerajaan dengan segala kebesaran seorang raja. pesta diundang. Sumbang salah laku perangai. e. hanya saja dinamakan seorang raja. http://pakguruonline. Sia baka sabatang suluah. sakik basilau. Undang-undang Luhak dan Rantau ini menunjukkan susunan masyarakat Minangkabau dalam tingkatan hirarkhi pemerintahannya. yang baik berhimbauan. Samun saka tagak di bateh. Tikam bunuah padang badarah. mati dikuburkan. salah makan maluahkan. menyamun. yaitu aturan untuk menghukum orang yang membunuh. mati dijenguk. Undang-undang yang delapan. salah mematuk dibuangkan. Undangundang itu bertujuan mengatur kehidupan dalam nagari yang bersangkutan supaya segala sesuatu berjalan dengan lancar dan teratur menurut semestinya. salah kepada manusia meminta maaf. dan begitu selanjutnya. Upah racun batabuang sayak 20) (memfitnah) (pengadu) (menyamun) (menipu) (mencuri) (membunuh) (membakar) (meracun) Undang-undang yang delapan ini adalah untuk menghukum orang yang sudah jelas kesalahannya dengan tanda bukti kesalahan. piutang diterima kembali. dia harus membayar sesuai perjanjian yang telah diperbuat: apabila seseorang salah mengambil milik orang lain. Pepatah adat berbunyi sebagai berikut: Dago-dagi mambari malu. Curi maliang tuluang dinding. menipu. mati bakubua. dia harus mengembalikannya walaupun tidak seorangpun yang mengetahui kejadian tersebut. artinya yang mengepalai daerah Luhak (Luhak Nan Tigo) adalah para penghulu kepala suku. piutang batarimo. yang buruk berhamburan. nan elok baimbauan. salah kepada Tuhan minta ampun/tobat.pendidikan. sakit dilihat. salah ambiak mangumbali. salah ka manusia mintak maaf.b Undang-undang ini merupakan syarat untuk adanya suatu nagari. datang bajapuik. Suatu daerah tempat tinggal baru dapat dikatakan suatu nagari apabila sudah memenuhi syarat tersebut di atas. Misalnya apabila seseorang yang berhutang. alek bapanggia. salah batimbang.net 10 . mencuri. merampok membakar. nan buruak baambuaan. 19) Artinya: hutang dibayar. Tingkatan itu menentukan hak dan kewajiban seseorang dalam lingkungan tertentu dan daerah tertentu. pai baanta. salah memakan dimuntahkan. dan sebagainya. Salah cotok malantiangkan. salah langkah surut kembali. datang dijemput. tetapi dia sama saja dengan seorang penghulu di daerah Luhak. salah mengambil dikembalikan. Undang-undang yang dua puluh terdiri dari dua bagian yaitu: 1. sedangkan yang mengepalai daerah rantau adalah seorang raja. Dengan demikian kehidupan dalam nagari dapat berjalan dengan teratur dan aman.

Dibawo ribuik dibawo angin. Ketentuan adat Minangkabau itu besar pengaruhnya terhadap perkembangan pendidikan di Sumatera Barat. Undang-undang ini berlaku untuk kedua adat Minangkabau. berjalan cepat-cepat. Misalnya agnggang lalu atah jatuh " adalah tuduhan terhadap seseorang yang berbuat lempar batu sebunyi tangan. Bajalan bagageh-gageh. Bauriah bak sipasin. tertukik jejak mendaki. Kecindorongan mato rang banyak. Tuduhan itu harus dipertanggungjawabkan didepan pengadilan Kerapatan Adat. Walaupun demikian masih banyak peraturan adat tetap dilaksanakan orang Minangkabau dengan risiko menghadapi Belanda. Pemerintah Hindia Belanda mulai memberlakukan peraturan untuk seluruh desa yang berada di bawah kekuasaannya. berbekas seperti jejak anak capung. terutama untuk mengadili masalah adat yang timbul di masyarakat. Salah satu saja dikerjakan dari dua belas macam pekerjaan itu sudah mendatangkan kecurigaan orang ramai yang memungkinkan orang itu dituduh berbuat sesuatu yang tidak baik. Apabila pada malam tersebut ada orang yang kemalingan atau dirampok. Tatukiak Jajak mendaki. Bajua bamurah-murah. Di dalam zaman kemerdekaan. Sesudah Belanda berkuasa secara berangsur-angsur undang-undang tersebut diubah oleh Belanda secara paksa. "pulang pagi berbasah-basah" akan menimbulkan tuduhan yang bermacam-macam. dibawa burung dibawa lalat. dibawa ribut dibawa angin. karena yang bersangkutan sepanjang malam berkeliaran di luar rumah dan baru pulang pagi harinya. maka tuduhan otomatis akan jatuh pada orang yang pulang pagi itu. berselisih faham ditanyai. terutama yang menyangkut masalah pengaturan pemerintahan nagari-nagari. Demikianlah seterusnya dan setiap tuduhan harus diadili supaya anggota masyarakat mengetahui kejadian yang sebenarnya dan tidak menimbulkan kegelisahan. Tuduhan itu harus diadili secara terbuka supaya jelas salah atau tidaknya tuduhan itu. dan berlaku untuk Luhak dan rantau. Lah bajajak bak bakiak 2l) Artinya: Engkau lalu antah jatuh.net 11 . Batimbang jawab ditanyoi. terdorong jejak menurun. sudah berjejak seperti jejak burung air. menjual bermurah-murah. Apabila sudah terpaksa betul baru mereka mengikuti peraturan desa yang ditetapkan Belanda itu. sudah jelas pada mata orang banyak. karena sampai sekarang http://pakguruonline. Undang-undang yang dua belas untuk mengadili dan menghukum seseorang yang tertuduh. Koto-Piliang dan Bodi-Caniago. sejauh tidak bertentangan dengan undang-undang Negara masih boleh berlaku di Sumatera Barat seperti yang terdapat dalam hukum adat Minangkabau. pulang pagi berbasah-basah.2. Dibawo pikek dibawo langau. Ada dua belas macam tuduhan perlu diadili untuk ditetapkan hukumannya seperti yang disebutkan dalam pepatah benkut : "Angganglalu atah jatuih. Pulang pagi babasah-basah.pendidikan.

dan lain-lain. dapat diperkirakan bahwa masalah pendidikan pada waktu itu di Sumatera Barat tidak akan jauh berbeda dengan pendidikan yang berlaku pada zaman Kertanegara di Jawa yang sama-sama menganut agama Budha Tantrayana. Thawalib. Diniah. maka pendidikan Islam mulai dilaksanakan di surau untuk pertama kalinya di Sumatera Barat dimulai oleh Sheikh Burhanuddin di Ulakan. Seorang penghulu memerlukan waktu lama untuk menguasai seluruh adat dan hukum adat. yang disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi melalui latihan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut berjalan sampai akhir abad ke 10. PERKEMBANGAN PENDIDIKAN SECARA GARIS BESAR Pendidikan tradisional menurut adat Minangkabau sudah berjalan di Sumatera Barat sebelum kedatangan orang Hindu. Proses pendidikan berjalan lama. yang sudah terbaca tidak satu pun yang membicarakan masalah pendidikan. karena faktor waktu tidak begitu dihiraukan.pendidikan. Perkembangan pendidikan sewaktu pengaruh Hindu masuk ke Sumatera Barat belum jelas diketahui. Sesudah sekolah tersebut banyaklah didirikan oleh pemerintah Belanda sekolah lainnya seperti Kweekschool. dengan masuknya pengaruh aliran baru dalam Islam dari Mekah dan Mesir ke Sumatera Barat. Vervolgschool. karena ukuran berhasil tidaknya pendidikan dinilai melalui dapat tidaknya dikuasai peraturan adat dan keahlian menyelesaikan soal kehidupan. Berdasarkan agama yang dianut oleh Adityawarman. yaitu Budha Tantrayana. seperti Sekolah Adabiah. Pendidikan Islam pertama di Sumatera Barat dilakukan oleh pedagang Islam dari Aceh. http://pakguruonline. yang mulai pada awal abad ke-20. Volkschool.net 12 . Mulai tahun 1930 corak pendidikan Islam di Sumatera Barat mengalami perubahan. juga sistem pendidikan Hindia Belanda banyak pengaruhnya. dan lain-lain. Untuk dapat menguasai pengetahuan dan praktek adat yang demikian luas dan ruwet dengan cara tersebut diperlukan waktu yang lama melalui macam-macam segi kehidupan . Pada waktu itu kehidupan agama sangat mempengaruhi seluruh kehidupan masyarakat. Gerakan pembaharuan Islam mulai dilaksanakan pada awal abad ke-20 dengan munculnya tokoh muda sebagai pembaharu pendidikan Islam dan munculnya sekolah Islam dengan sistem kelas. "Sekolah Kelas Satu".orang Sumatera Barat masih menjalankan adat tersebut. di mana tujuan pendidikan dikaitkan dengan tujuan Pergerakan Kemerdekaan Indonesia. Tokoh pembaharuan pendidikan Islam di Sumatera Barat di samping dipengaruhi oleh aliran baru Islam dari Mekah dan Mesir. Tukang ukir memerlukan waktu praktek mengukir yang lama untuk menjadi seorang tukang ukir yang betul-betui ahli di bidangnya. Di samping itu pada pertengahan abad ke-19 mulai didirikan sekolah gubernemen Belanda pertama di kota Padang dengan nama "Gouvernement Inlandsche Schoo/" atau" Sekolah Kelas Dua". akhirnya sangat menonjol. yang berjalan sampai masuknya Balatentara Jepang. "Sekolah Normal". B. Sesudah Islam mulai berkembang. "Sekolah Schakel". Diduga perkembangan pendidikan di Sumatera Barat sewaktu pengaruh Hindu berkuasa (zaman Adityawarman) sama seperti pendidikan yang berlaku di Jawa pada zaman Kertanegara. karena dari prasasti peninggalan Adityawarman22). Pariaman.

namun ada beberapa hal baik yang perlu dicatat. Guru-gurupun dihasilkan dengan tumpuan untuk perbaikan mutu pendidikan dan mengejar ketinggalan bangsa Indonesia dalam segala bidang. kebijaksaan pendidikan sudah diatur secara sentral yang berlaku umum untuk seluruh Indonesia. Mentawai). Perkembangan bahasa Indonesia dalam waktu singkat mengalami kemajuan. hal. Hal itu menyebabkan timbulnya rasa persatuan di kalangan rakyat. R. Giyugun. Pendidikan yang diberikan Jepang mempercepat matangnya usaha kemerdekaan Indonesia. 5. daya dan dana yang tesedia. Pada pemuda Sumatera Barat. I. H. Untuk mewujudkan masalah tersebut didirikanlah sarana pendidikan secara berangsur-angsur sesuai dengan kemampuan. tambahan lagi tempaan mental dan semangat yang diberikan Jepang tanpa sengaja. oleh sebab itu. 1968. dan Caniago. Walaupun pendidikan pada zaman Jepang banyak memberikan hal yang merugikan terhadap Sumatera Barat. Dt. hal yang tidak akan mungkin dicapai pada masa sebelum kemerdekaan. dilatih dengan latihan kemiliteran. yang dijadikan mata pelajaran wajib di setiap sekolah. R. Muhammadiyah. Seluruh rakyat Indonesia diberi hak dan kewajiban yang sama dalam masalah pendidikan. Padang. Alasan untuk tidak memasukkan adalah karena masalah Mentawai sudah sangat khusus. Di waktu tetara Jepang berkuasa corak pendidikan di Sumatera Barat pada urnumnya mengalami perubahan yang besar. hal. Bogodan. Ibid. anggota suku mempunyai pertalian secara genealogis. Khusus untuk tulisan ini tidak dimasukkan daerah dan suku bangsa Mentawai yang secara teritorial termasuk wilayah Kabupaten Padang-Pariaman (sekarang sudah menjadi Kab. termasuk murid sekolah. 3. karena masing-masing menganggap sebagai saudara kandung. Pada masa ini seluruh kebijaksanaan pendidikan diatur oleh bangsa Indonesia yang disesuaikan dengan aspirasi dan cita-cita bangsa Indonesia. muncul pula sekolah swasta. Pada zaman kemerdekaan. 79. Dt. Bodi. dan tidak semua daratan yang menjadi daerah Minangkabau. INS. seperti Taman Siswa. http://pakguruonline. Pengertian suku hampir sama dengan klen.Heiko. yaitu Perang Asia Timur Raya. suatu hal yang tidak disadari oleh penguasa Jepang di Sumatera Barat. karena darek hanya khusus untuk menyebutkan daerah inti Minangkabau saja.pendidikan. dan lain-lain yang semuanya ditujukan untuk kepentingan peperangan Jepang. seperti: Seinendan. Darek apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi darat. pengertian suku sama dengan pengertian marga di Tapanuli. H. Bahasa Indonesia dijadikan bahasa pengantar di sekolah dan merupakan bahasa resmi di kantor dan dalam pertemuan. 4. 109. Sekretariat LK Sumatera Barat. tetapi artinya tidak sama lagi. Dari suku yang empat inilah kemudian bercabang menjadi ratusan suku seperti sekarang ini. Penghulu. mempercepat dan timbulnya wujud persatuan itu. Seikere (menghormat menghadap ke Jepang) harus dilakukan setiap pagi oleh guru dan murid sekolah secara bersama Taiso (senam masal) diwajibkan pada murid sekolah. Semua nama sekolah dirubah dengan bahasa Jepang. sebaiknya dilakukan penelitian sendiri untuk mengungkapkan masalahnya. Dengan sendirinya anggota suku menganggap dirinya satu kelompok kekeluargaan dan berhubungan erat. 1. I. Darat mempunyai arti yang lebih luas dari darek. dan lain-lainnya sebagai reaksi terhadap sistem pendidikan Belanda yang lebih banyak untuk kepentingan mereka.net 13 . Piliang. Suku yang pertama di Minangkabau hanya empat buah: Koto. Penghulu. 2. salah satu kabupaten dalam Propinsi Sumatera Barat.. Jadi.Bersamaan dengan meningkatnya pergerakan Nasional Indonesia. Pokok-pokok Pengetahuan Adat Alam Minangkabau.

R. Daerah kelarasan ini hanya ada pada waktu pemerintahan Hindia Belanda dahulu saja. Adityawarman merupakan salah seorang raja di Indonesia yang paling banyak meninggalkan prasasti tentang dirinya.12). Di samping itu masih ada seorang lagi yang Bertindak sebagai Menteri Pertahanan. Kedudukan mereka kira-kira sama dengan Menteri Koordinator yang sekarang. 20. 11. 19 . Basa Ampek Balai (Besar Empat Balai) merupakan Dewan Menteri di Kerajaan Minangkabau dahulu. Padang. Tambo Minangkabau yang mana saja dan ditulis oleh siapa saja akan menuliskan hal yang sama mengenai masalah ini. (Baca : I. Mangkudum di Sumanik. Syamsuddin St. 15. 9.cit. I. 7. Tuan Kadi di Padang Ganting. Dalam adat Laras Koto-Piliang kedudukan penghulu bertingkat-tingkat. Penghulu. BAB I PENDIDIKAN TRADISIONAL A. I.pendidikan. 19. Pengertian anak buah adalah sama dengan anak kemenakan atau seluruh anggota keluarga dari kaum. Mungkin masih ada beberapa buah lagi yang belum diketemukan. R. Dt. Penghulu Kepala di Sumatera Barat pada waktu Belanda masih berkuasa. hal. Dan 19). Adat yang sebenarnya adat. 18. Penghulu ibid. op.net 14 . hal. Seorang penghulu biasanya secara otomatis menjadi anggota musyawarah suatu kaum. Dalam kehidupan sehari-hari memang telah mengalami perubahan banyaksedikitnya terutama dalam hal-hal yang kurang praktis dan efisien dalam kehidupan. Wakil keluarga biasanya adalah mamak rumah. yaitu Tuan Gadang di Batipuh. Daerah kelarasan lebih kecil dari daerah Kabupaten.loc. 96. I. sedangkan penghulu yang lain merupakan pembantu. Adat yang teradat. SembiIan belas buah yang telah terbaca dan masih 13 buah lagi yang sedang dipelajari. Dt. hal. Adat yang diadatkan. Mereka biasanya dipanggilkan oleh penduduk dengan sebutan "Angku Palo" atau "Inyiek Palo” Pengertian laras yang lain adalah daerah geografis yang biasanya disebut dengan istilah Kelarasan. hal. H. 117. kedudukannya kira-kira sama dengan Wali Nagari atau Lurah sekarang. Bahagian I. H. Rajo Endah. 8. 79 80. karena masing-masing dibantu lagi oleh empat Datuk yang mempunyai tugas khusus. Apabila penghulu tidak berkesempatan hadir. Rasyid Manggis Dt. Sangguno Dirajo. Budhisme yang berkembang pada waktu itu di sana adalah Budha Hinayana http://pakguruonline.. yaitu Datuk Bandaharo di Sungai Tarab. PENGARUH AGAMA HINDU DAN BUDHA Di Sumatera hanya ditemui pengaruh Budhisme tetapi pengaruh itu hanya terdapat di daerah Jambi yang dahulu menjadi wilayah Minangkabau Timur 1). 12. 21. Mereka terdiri dari empat orang. Dt. 10. Masing-masing Datuk sebagai pembantu Basa Ampek Balai itu masih mempunyai beberapa orang pembantu lagi sesuai bidang tugasnya masing-masing. hal. Dt. Sekretariat LKAAM Sumatera Barat. maka ditunjuk wakilnya. II . Penghulu Pucuk adalah penghulu yang paling tinggi kedudukannya dalam suatu kaum. "Waris dijawek (diterima) pusaka ditolong". Indomo di Suruaso. Pokok-pokok pengetahuan Adat Alam Mnangkabau. 17. cit. 1968. Penghulu. "Negeri bakaampek suku dan sebagainya. Rajo Penghulu.20 dan 141 M. 16. 13. sudah mulai ditinggalkan untuk menyesuaikan diri dengan kenyataan dalam kehidupan. Tetapi terhadap pelaksanaan adat Minangkabau. R. 14. Hal ini tidak berati bahwa sendi-sendi pokoknya ikut berubah pula. Penibahan disini dimaksudkan. sekarang tidak ada lagi. H. seperti: "Kemenakan beraja kepada mamak".6. penibahan terhadap unsur-unsur pokoknya.. Kelarasan dikepalai oleh seorang Laras (sama dengan Regent bahasa Belanda).

pendidikan. Sebagai seorang menantu atau seorang semando. Namun demikian kita menduga bahwa pendidikan pada waktu itu sama dengan sistem pendidikan yang berlaku di Jawa sewaktu raja Kartanegara berkuasa. atau oleh anggota keluarga lainnya. Tetapi sekarang pengertian alam Minangkabau itu hanya tinggal dalam Tambo Alam Minangkabau. Pendidikan calon Penghulu Pendidikan adat Minangkabau tidak dilaksanakan pada suatu http://pakguruonline. anak-anaknya sudah merupakan orang Minangkabau dan hidup seperti orang Minangkabau. tetapi dalam struktur adat Minangkabau dia tetap sebagai seorang menantu. Alam Minangkabau Suku bangsa Minangkabau menyebut seluruh daerah aslinya dengan sebutan Alam Minangkabau. Sungai Dareh. Walaupun Adityawarman seorang raja besar di Kerajaan Minangkabau Pagaruyung. yaitu Pagaruyung. tetapi pengaruh kebudayaan Budha tidak begitu rnendalam pada masyarakat Sumatera Barat. ltulah sebabnya bekas peninggalan pengganti Adityawarman. B. Rambahan. tidak mempunyai hak atas tanah. Pengertian Alam Minangkabau itu sudah diajarkan kepada anak-anak semenjak kecil oleh mamaknya. Pada tahun 1349 Adityawarman memindahkan pusat kekuasaannya ke daerah pedalaman. sedikit saja ada angin bertiup abu itu akan terbang. Di Minangkabau kedudukan seorang menantu adalah ibarat abu di atas tunggul. di kota Batusangkar sekarang dan disitulah kemudian muncul Kerajaan Pagaruyung. Pengaruh Budha yang sangat jelas terlihat di Sumatera Barat pada masa Adityawarman berkuasa. Kemudian pada akhir abad ke-7 sampai akhir abad ke-11 terlihat pula pengaruh Budha Mahayana. Dari sekian banyak prasasti yang ditinggalkan Adityawarman seperti Prasasti Bandar Bapahat. Sekarang untuk menamakan Alam Minangkabau disebut dengan nama Sumatera Barat karena di daerah itulah orang Minangkabau sebahagian besar bertempat tinggal. yang kesemuanya terdapat di daerah Minangkabau Timur. dan lain-lainnya tidak dapat memberikan gambaran bagaimana sistem pendidikan yang berlaku pada waktu itu. PENGARUH ADAT MINANGKABAU 1. karena keduanya sama-sama menganut agama Budha Tantrayana. Namun demikian pengaruh pengertian Alam Minangkabau masih terasa terutama dalam kata-kata adat yang diucapkan pada waktu upacara adat. sekitar tahun 1347 berpusat di daerah Sungai Langsat.net 15 .yang terlihat pada abad ke 6 dan ke-7 2). Padangroco. Walaupun kekuasaan Adityawarman besar. tidak terlihat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. karena tidak satupun di antaranya yang menjelaskan masalah tersebut. sedangkan dalam kehidupan sehari-hari pengertian itu sudah tidak dipergunakan lagi. Sebaliknya. Prasasti Suroaso II. Adityawarman tetap merupakan orang pendatang dalam masyarakat Minangkabau. Di dalam daerah itulah orang Minangkabau hidup dengan peraturan adatnya yang selalu dipegang teguh. Adityawarman adalah penganut agama Budha Tantrayana seperti yang tercatat pada prasasti Suroaso I ( 1357) 3) . Dia tidak mempunyai suku. 2. walaupun ia meninggalkan prasasti yang dapat menunjukkan kebesaran kekuasaannya. Pendidikan Adat Minangkabau a.

kecuali apabila dia sudah uzur betul. Hal ini dapat terjadi biasanya apabila anggota suatu kaum yang pergi merantau sudah sangat banyak jumlahnya di suatu tempat. Pendidikan seorang calon Penghulu sudah dimulai semenjak kecil. Pendidikan diberikan secara lisan dan melalui praktek adat dalam kehidupan sehari-hari.lembaga pendidikan tertentu. seorang penghulu diharuskan mengetahui tentang masalah adat Minangkabau dengan baik. dengan sepengetahuan Penghulu asalnya mereka dapat mengangkat seorang Penghulu baru yang merupakan pecahan dari kaum asalnya dan masih tunduk kepenghulu asalnya. hanya saja biasanya urutan pengganti itu sudah ditetapkan secara alamiah. karena kepadanya akan diserahkan memegang kekuasaan adat tertinggi dalam kaum tersebut. kemenakan yang dengan patuh mendengarkan pelajaran mamaknya itu diharuskan mengetahui (hafal) seluruh kata-kata adat (pepatah) yang diajarkan itu. Kedudukan Penghulu merupakan kedudukan yang turun-temurun melalui garis keturunan ibu (matrilineal).pendidikan. tetapi masuk ke dalam kaum ibunya. Biasanya pendidikan diberikan oleh seorang Penghulu kepada kemenakannya pada malam hari. berapa jumlah harta pusaka dan di mana saja letaknya. Proses pendidikan seorang calon Penghulu memakan waktu yang lama. Pengetahuan adat itu diberikan sedikit demi sedikit. bagaimana cara melola kaum beserta harta pusakanya. Dialah yang akan menjaga pelaksanaan adat di dalam kaumnya itu. yaitu kepada kemenakan tertua atau kepada salah seorang kemenakan yang http://pakguruonline. yang diangkat oleh anggota kaumnya secara musyawarah dan mufakat dalam kerapatan adat kaum tersebut. Dalam satu kaum kedudukan Penghulu hanya dapat dipegang oleh seorang anggota laki-laki saja. Penghulu adalah suatu jabatan dalam adat Minangkabau yang mengepalai suatu kaum atau suatu suku. Sewaktu seorang Penghulu menjelaskan tentang masalah adat kepada calon penggantinya. Untuk mengatur anggota kaumnya itu diperlukan seorang penghulu pula di sana. silsilah kaum. Kedudukan seorang Penghulu tidak dapat diturunkan kepada anak. tetapi kemenakannya. kecuali apabila jumlah anggota kaum itu sudah besar. pantangan seorang Penghulu. untuk apa saja harta pusaka itu dapat dipergunakan. yang masih merupakan cabang dari kaumnya semula. karena semua kemenakan laki-laki Penghulu itu pada dasarnya boleh menggantikannya. kemenakan yang lain boleh mendengarkan. Untuk itu dapat diangkat seorang Penghulu baru. Oleh karena itu.net 16 . Waktu itu penghulu itu menjelaskan segala sesuatu tentang adat seperti : kewajiban seorang Penghulu terhadap kaumnya atau anak kemenakannya. Seorang anak di Minangkabau tidak masuk anggota kaum ayahnya. karena di dalam adat Minangkabau tidak dikenal adanya sistem yang demikian. Dijelaskan semua seluk beluk adat Minangkabau dan kaum mereka sendiri. Selama seorang penghulu masih hidup dia belum boleh digantikan. Tanpa pengetahuan adat yang baik seorang Penghulu tidak akan dapat mengatur kaumnya dengan sempurna. apalagi apabila kemenakan yang berhak menggantikan itu hanya seorang saja.

sudah disepakati oleh seluruh anggota keluarga tersebut karena sesuatu kelebihannya. Apabila seorang Penghulu keburu meninggal, sedangkan pendidikan bagi calon penggantinya masih belum memadai, maka pengganti itu dapat menanyakan masalah adat kepada orang tua dalam kaum tersebut atau kepada salah seorang penghulu lain yang masih dekat hubungannya. Semua orang tua Minangkabau pada dasarnya mengetahui tentang seluk beluk adatnya secara urnum, walaupun dia sendiri tidak menjadi seorang penghulu, bahkan sering terjadi seorang bukan penghulu pengetahuan adatnya sama dengan seorang penghulu. Apabila yang meninggal adalah calon pengganti Penghulu, maka calon akan pindah kepada kemenakan berikutnya yang berada pada urutan kedua sesudah yang meninggal. Oleh karena itulah sewaktu seorang Penghulu menjelaskan tentang adat kepada calon penggantinya, kemenakan yang lain dibolehkan mendengarkannya. Tempat melaksanakan pendidikan adat tidak ditetapkan pada suatu tempat, tetapi dapat saja dilakukan pada rumah adat kaum tersebut, di rumah kemenakannya, di balai adat, sewaktu istirahat kerja di rumah, atau sambil duduk-duduk sore. Yang perlu diperhatikan adalah jangan mengajar seorang kemenakan di depan umum atau sedang bermain judi. Waktu penyelenggaraan pendidikan adat itu juga tidak ditentukan, dan mengenai waktu tidak diperhitungkan. Karena pendidikan adat itu diberikan secara lisan, maka sering terjadi tanya jawab antara penghulu dengan kemenakannya, bahkan kadang-kadang terjadi perdebatan. Keadaan yang demikian memberikan hasil-hasil yang positif dalam pendidikan itu, karena kemenakan betul-betul dapat menguasai masalah adat secara mantap. Semenjak pengaruh agama Islam sudah masuk ke Minangkabau, maka pendidikan adat yang dilakukan secara lisan mulai ada perubahannya, karena sebahagian adat itu ada yang ditulis dalam huruf Arab Melayu. Tambo Minangkabau yang ada sekarang kebanyakan mulai ditulis abad ke-15 atau ke-16. Sesudah itu pengetahuan adat diberikan secara tertulis, tetapi hanya terbatas kepada orang yang pandai tulis baca tulisan Arab Melayu. Waktu itu adat sudah dibaca oleh orang yang tidak ada hubungan dengan masalah penggantian penghulu, seperti para ulama Islam yang kebanyakan tidak akan menjadi penghulu. Walaupun pengetahuan adat sudah ada yang dituliskan, namun pendidikan secara lisan masih berjalan terus sampai sekarang. Pendidikan secara lisan dapat bertahan sampai sekarang antara lain disebabkan karena tidak semua inti dan makna adat itu yang dapat diwariskan secara tertulis, banyak masalah adat yang harus dijelaskan dengan lisan. Peraturan adat secara teoritis memang dapat diberikan secara tertulis, tetapi masalah yang menyangkut praktek adat harus diberikan melalui pengalaman dalam praktek. Pendidikan adat melalui praktek biasanya dilakukan pada upacara adat seperti : upacara batagak penghulu (penggantian penghulu), upacara perkawinan, upacara batagak rumah (mendirikan rumah), http://pakguruonline.pendidikan.net 17

dan lain-lain. Dalam upacara adat itu kemenakan disuruh penghulunya untuk memperhatikan jalannya upacara adat dari awal sampai selesai atau kemenakan disuruh penghulunya untuk mewakilinya. Kemenakan tersebut betul-betui ikut memegang peranan dalam upacara adat itu dan dapat membandingkan pengetahuan adat yang diperolehnya secara lisan dengan pelaksanaan yang sesungguhnya. Apabila dia sudah menjadi Penghulu dia tidak akan canggung lagi menjalankan tugasnya. Dengan cara lisan dan praktek adat itulah pada umumnya adat Minangkabau diwariskan kepada generasi berikutnya. Walaupun cara ini memakan waktu yang lama, tetapi sebaliknya pengetahuan adat yang diperoleh betul-betul mantap. Dengan demikian materi adat yang diwariskan kepada generasi berikutnya itu dapat diberikan secara wajar tanpa adanya unsur paksaan 4). b. Pendidikan Adat Minangkabau bagi Pemuda Perantau Struktur dan sistem adat Minangkabau memberikan kekuasaan yang penuh kepada ninik mamak 5) atau Penghulu sebagai kepala waris, kepala kaum, atau kepala suku sampai dengan meninggalnya. Harta pusaka dikerjakan dan diusahakan untuk kepentingan wanita dan anak-anaknya yang masih belum dewasa. Para pemuda Minangkabau seolah-olah merasa tidak berkuasa di dalam kaumnya yang menyebabkan mereka merasa kurang diperhatikan dalam lingkungan keluarganya. Perasaan yang demikian menyebabkan banyak pemuda Minangkabau yang tidak betah diam dalam lingkungan keluarganya dan di kampungnya. Dalam usaha mengatasi perasaan yang demikian atau untuk menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang diperlukan, kebanyakan pemuda Minangkabau pergi merantau ke tempat lain di luar kampungnya di mana mereka dapat lebih leluasa berbuat sesuatu menurut kemauan dan kehendak mereka sendiri tanpa mendapat halangan atau pengawasan yang terus menerus dari keluarganya. Kepergian itu hanya untuk sementara saja, bukan untuk tetap menetap. Biasanya di tempat baru itu ia berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengumpulkan kekayaan dengan bekerja keras. Apabila kekayaan yang terkumpul sudah banyak mereka akan kembali ke kampung halamannya dengan membawa hasil usahanya yang sudah terkumpul. Dengan demikian mereka menunjukkan bahwa mereka juga dapat berbuat seperti orang tuanya, bahkan mungkin dapat lebih dari mereka. Pada mulanya merantau disebabkan oleh masalah yang disebutkan di atas, dan baru kemudian ada beberapa motif yang menyebabkan orang Minangkabau pergi merantau seperti sekarang. Sebelum para pemuda itu pergi merantau, mereka dibekali dengan beberapa macam pengetahuan yang dapat dijadikan modal hidup, supaya jangan sampai hidup terlunta-lunta di rantau. Pengetahuan yang diberikan meliputi adat Minangkabau, yang diberikan secara lisan oleh mamaknya, antara lain : seluk beluk adat, cara hidup, cara berdagang, memburuh, dan sebagainya. Sesudah semua dijelaskan, terakhir dikunci dengan nasehat, bahwa semua usaha dapat dilakukan. Pertama sekali yang dilakukan adalah mencari lipatan dan sesudah itu baru berusaha. Pemberian pengetahuan seperti itu sudah merupakan kewajiban bagi http://pakguruonline.pendidikan.net 18

seorang mamak terhadap kemenakannya dengan tujuan kepergian kemenakannya itu atas pengetahuan mamaknya dan supaya kemenakan tidak terlantar di rantau orang. Sebaliknya seorang pemuda tidak akan diizinkan mamaknya untuk pergi merantau sebelum dianggap sudah menguasai adat secara umum dan memiliki suatu keterampilan khusus. Pemuda yang demikian dianggap akan terlantar hidupnya nanti di daerah rantau dan kalau hal tersebut sampai terjadi, maka yang akan dapat malu adalah mamaknya atau seluruh anggota keluarganya. Seorang pemuda yang merantau merupakan tenaga kerja yang sudah siap dan sanggup hidup secara mandiri di manapun mereka berada, karena bekal untuk hidup di rantau itu sudah dimilikinya, baik secara fisik maupun secara psikologis. Itu pulalah sebabnya kebanyakan pemuda Minangkabau jauh lebih berhasil di rantau dari pada di kampung halamannya sendiri. Pemberian pengetahuan keterampilan khusus sebelum seorang pemuda pergi merantau dianggap penting, mengingat bahwa pemuda itu selama di kampungnya merupakan seorang pemuda yang hidup berkecukupan, segala sesuatu kebutuhan hidup mereka sudah disediakan oleh keluarganya, walaupun di rantau mereka akan hidup sendiri. Pendidikan adat dan keterampilan khusus diberikan oleh mamaknya beberapa bulan sebelum seseorang pergi merantau. Pendidikan adat diberikan secara lisan, sedangkan kepandaian khusus diberikan melalui praktek kerja. Biasanya seorang pemuda sudah dilatih mamaknya dalam berbagai-bagai bidang usaha, sekurang-kurangnya di bidang usaha yang dilakukan oleh mamaknya sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seorang mamak menjadi tukang kayu, maka kemenakan sudah dilatih semenjak kecil dalam usaha dan pekerjaan tukang kayu tersebut. Dengan demikian sewaktu akan pergi merantau pemuda itu hanya akan menerima pengetahuan tentang adat Minangkabau saja. Pengetahuan adat seorang pemuda perantau tidak selengkap pengetahuan adat seorang pemuda yang akan menjadi Penghulu. Pada pokoknya pemuda perantau hanya akan mendapat dasar-dasar umum adat Minangkabau serta bagaimana hidup di rantau supaya jangan terlantar. Sebagai seorang Minangkabau dia harus mengetahui secara umum tentang adat. Waktu dan tempat untuk memberikan pendidikan adat bagi pemuda perantau tidak merupakan masalah dapat saja berlangsung pada setiap ada kesempatan, sedangkan waktu yang dibutuhkan cukup beberapa hari saja, tidak selama waktu yang dibutuhkan seorang calon Penghulu. Sampai dengan pertengahan abad ke-19 rantau orang Minangkabau masih terbatas pada beberapa daerah saja seperti daerah Riau, Jambi, Negeri Sembilan di Malaysia. Tetapi mulai pertengahan abad ke-19, sudah meluas ke daerah lain di wilayah Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri seperti Mesir dan Mekah. Rantau ke Mekah biasanya adalah untuk menunaikan ibadah Haji sambil menuntut ilmu pengetahuan dengan bermukim di sana selama beberapa tahun. Rantau ke tempat lainnya pada waktu itu adalah untuk menambah http://pakguruonline.pendidikan.net 19

ilmu. karena penerangan lampu tidak cukup. Kadang-kadang guru hanya memberi petunjuk dari luar tempat latihan yang berlangsung sampai subuh. Guru silat bela diri biasanya seorang yang sudah terkenal keahliannya dan sudah sering dibuktikannya dalam menjaga keamanan kampungnya. makin lama seorang belajar makin tinggi tingkat kepandaiannya. Murid yang baru masuk dilatih oleh murid yang sudah lama sedang guru silat jarang turun tangan melatih murid baru ini. atau nama tempat di mana perguruan itu didirikan. Pelaksanaan pendidikan atau latihan silat sehari-hari diatur oleh Guru Tuo (guru tua) yaitu murid yang telah dipercayai betul oleh gurunya dan sudah memiliki kepandaian silat yang tinggi. Tingkatan murid diatur menurut keahlian masing-rnasing atau lama mereka belajar silat. sedangkan silat tari mengutamakan gerakan yang indah dan berirama. Latihan bagi murid yang akan tamat belajar langsung dipimpin oleh guru silat dan tidak boleh dilihat oleh murid lainnya. Silat bela diri dapat diikuti oleh setiap pemuda Minangkabau asal dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh guru atau perkumpulan. Perkumpulan silat bela diri dinamakan sesuai dengan nama gurunya. Sesudah itu mulai berlatih murid yang agak pandai kira-kira dua jam pula. Latihan diadakan pada malam hari dan biasanya pada saat terang bulan. c.pendidikan. Mula-mula yang berlatih adalah murid baru masuk selama kira-kira dua jam yang dimulai sesudah sembahyang magrib.net 20 . Tempat melakukan silat bela diri biasanya di suatu tempat yang agak jauh letaknya dari kampung atau rumah penduduk supaya jangan mengganggu ketenteraman. Waktu latihan tidak dilakukan setiap hari secara terus menerus. Biasanya setiap nagari di Minangkabau ada sebuah perkumpulan silat bela diri yang diikuti oleh pemuda dari nagari yang bersangkutan. Di samping beberapa orang guru tua ini masih ada beberapa orang murid lagi yang berkepandaian setingkat di bawahnya yang bertindak sebagai pembantu guru tua dan biasanya dipilih dari murid yang pandai dan bersedia membantu. Silat bela diri mengutamakan gerak untuk membela diri dari serangan musuh. Pendidikan Bela Diri Dahulu kebanyakan pemuda Minangkabau diberi pendidikan bela diri dengan silat yang dibagi dua macam yaitu galuik yaitu silat bela diri dan silat tari yang dipergunakan untuk pertunjukan pada upacara adat Minangkabau. http://pakguruonline. Di waktu inilah guru silat itu ikut melatih dengan memberikan petunjuk terhadap gerakan-gerakan muridmuridnya yang masih kurang tepat. Latihan terakhir ini biasanya diikuti oleh murid-murid yang menjadi pembantu guru tersebut. Untuk keperluan itu dibuat sebuah pondok dan di depan pondok itu dibuat sebuah lapangan kecil tempat latihan. Selanjutnya baru dimulai latihan murid yang sudah pandai termasuk guru-guru tua.

tetapi kapan waktu ujian akan dilaksanakan tidak mengetahui. Proses ujian adalah guru memberitahukan pada murid yang bersangkutan bahwa ilmu silat yang dimilikinya dianggap sudah cukup.00 sampai subuh. Murid yang diuji tidak mengetahui bahwa dia sedang diuji.5 yard) atau kain sarung sebuah.pendidikan. ada yang berat dan ada yang ringan. latihan hanya untuk murid yang sudah pandai saja. persyaratan tetsebut berbeda-beda untuk setiap perkumpulan. Murid sudah merasa bahwa tidak lama lagi dia akan diuji. Di waktu cahaya bulan mulai redup. sebuah pisau atau sepotong besi. dan sebagainya. maka murid-muridnya yang berada akan memberikan bantuan alakadarnya secara sukarela. Kalau sudah dianggap cukup barulah guru sendiri yang turun menguji murid tersebut dan ujian ini dilakukan pada malam hari di mana batas pemandangan pada waktu itu hanya kira-kira sejauh sepuluh senti meter saja. Apabila gurunya menganggap ujian itu sudah cukup dan murid itu sudah dapat dinyatakan lulus. Dia mungkin sudah merasa karena kawan berlatihnya melakukan gerakan yang membahayakan dan dilaksanakan secara sungguhsungguh. Seorang murid yang dianggap sudah cukup mahir diberikan ujian terakhir. Tempat yang akan dituju dipilih yang agak jauh sedikit sehingga murid tersebut terpaksa pulang pada malam harinya. murid tidak tahu siapa yang menghadangnya. Di waktu pulang itulah guru menghadang muridnya tanpa diketahui oleh murid itu. maka dengan cara tertentu guru akan menghindar http://pakguruonline. Dalam pendidikan silat bela diri ini tidak dipungut bayaran selain daripada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pada awal pendidikan. tetapi serangan yang diterima datang secara bertubi-tubi sehingga dia terpaksa melakukan perlawanan sungguh-sungguh. Terjadilah perkelahian yang seru antara guru dan murid. beras dua gantang (4 liter). yang tidak disadari oleh yang akan diuji. sehingga apabila tidak dihadapi secara serius pula mungkin saja dia akan mendapat cedera. Apabila seorang guru silat ternyata sangat susah kehidupannya. Pada suatu ketika guru menyuruh murid tersebut mengerjakan suatu pekerjaan yang sudah biasa dilakukannya misalnya pergi ke rumah teman gurunya untuk mengatakan sesuatu dan harus segera kembali. biasanya waktu ujian tidak ditetapkan secara pasti. karena mereka perlu bekerja untuk kebutuhan hidup. sebab dalam ujian tersebut murid yang akan menguji betul-betui harus berkelahi secara sungguhan sehingga yang diujipun harus membalasnya secara bersungguh-sungguh pula. karena kepadanya tidak pernah dikatakan sama sekali. Oleh karena itu.net 21 . Persyaratan ini bermacammacam bentuk dan rupanya dan hal itu sangat tergantung pada ketetapan guru yang bersangkutan. Ujian itu dilakukan oleh murid lainnya secara bergantian. tetapi dibuat sedemikian rupa seolah-olah tidak disengaja. tetapi hanya bagi yang berani saja. karena pada waktu itu pandangan mata sudah kurang fungsinya dan digantikan dengan pendengaran dan perasaan. Sesudah itu diadakan latihan bersama dengan murid yang telah tamat terlebih dahulu. Unsur pendengaran sangat penting.kecuali pada setiap bulan terang latihan dimulai jam 19. misalnya : kain putih satu kabung (kira-kira 2. Siang hari latihan tidak diadakan. tetapi semuanya tidak ada yang bertujuan untuk mencari keuntungan.

di mana ia menjadi guru silatnya. Tetapi sebaliknya ada pula yang dianggap sebagai perusak ketenteraman masyarakat karena perbuatan muridnya yang sangat tercela. tetapi murid-murid yang belajar silat semuanya ikut belajar mengaji di sana. gurunya sudah mempercayakan segala masalah perguruan tersebut kepadanya. Tetapi apabila musuh itu datang sendiri tidak boleh dielakkan. lebih-lebih lagi kalau muridmurid selalu melakukan perbuatan baik untuk keamanan kampungnya. Dengan cara demikian maka pembantu guru silat itu makin lama makin banyak dan hal ini akan mengharumkan nama perkumpulan dan mengalirnya murid memasuki perguruan silat itu. Kalau sekiranya pada waktu itu murid tersebut tidak berlaku sungguh-sungguh. karena musuh datangnya tidak akan memberitahukan terlebih dahulu. karena murid yang bersangkutan merasa tidak mau melangkahi gurunya. Oleh karena itu. Dia sudah diberi wewenang untuk memberikan ujian akhir kepada salah seorang murid yang akan tamat belajar dan apa yang diputuskannya akan diterima langsung oleh gurunya. Apabila seorang murid sudah dinyatakan lulus. misalnya belum http://pakguruonline. Di waktu itulah murid mengetahui bahwa yang menghadangnya itu adalah gurunya sendiri. Bahwa penghadangan itu merupakan ujian terakhir bagi dirinya dia sendiri juga tidak mengetahui seluruhnya dilakukan serba kebetulan dan secara wajar. Pembantu guru silat yang begini besar kekuasaannya. Beberapa hari kemudian setelah gurunya memberitahukan bahwa dia telah selesai belajar dan sudah dilakukan ujian terhadapnya pada tengah malam buta sewaktu terjadi hadangan terhadap dirinya. walaupun akan berakibat korban nyawa sekalipun.pendidikan. mereka selalu menjaga ketenteraman kampungnya dan ikut mengatasi bahaya yang menimpa daerahnya. Kepadanya sudah diizinkan untuk membuka perkumpulan silat tersendiri. Tetapi keributan dalam masyarakat sering ditimbulkan oleh ahli-ahli silat tanggung. tetapi hal itu biasanya jarang terjadi. Seorang ahli silat yang sudah mencapai puncak keahlian tidak akan menimbulkan kekacauan terhadap masyarakat. Di samping itu ada pula perkumpulan silat didirikan oleh seorang ulama di surau mengajinya.dari muridnya seolah-olah orang melarikan diri karena tidak kuat menghadapi lawan yang tangguh. Yang tidak boleh dilakukan oleh murid itu adalah mencari musuh dengan sengaja atau mencari gara-gara untuk menimbulkan keributan dengan tujuan-tujuan tertentu. Biasanya murid guru silat yang begini yang banyak jumlahnya. mungkin saja dia akan dinyatakan belum lulus. karena di samping kepandaian silat mereka juga mendapat pengetahuan mengenai agama Islam.net 22 . Semakin banyak murid suatu perkumpulan silat semakin tinggi derajat gurunya dalam pandangan masyarakat. Namun demikian tidak semua murid yang ikut mengaji ikut belajar silat. biasanya murid yang sudah tamat akan lebih suka menjadi pembantu gurunya di perkumpulan silat gurunya itu. Tidak jarang terjadi kedudukan seorang guru silat sama tingginya dengan kedudukan seorang ulama Islam. dia akan menjadi seorang ahli silat yang disegani dan kedudukannya sudah dianggap sama dengan gurunya. Ujian tersebut dimaksudkan supaya murid selalu siap setiap waktu.

Kalau ternyata watak si murid tidak baik. d. mereka hanya menarinari saja tetapi dengan memakai gerakan-gerakan silat bela diri. maka ilmu pengobatan dapat diwariskan kepada anak di samping kepada kemenakan atau cucu. dan ikut mendiskriditkan suatu perkumpulan. dia tidak akan diberikan ujian atau sebelum selesai belajar sudah disarankan untuk keluar saja karena kepandaian silat justru tidak berguna baginya selain dari akan mendatangkan huru hara saja di kemudian hari. bahkan sudah terbiasa dengan gerakan yang paling sulit sekalipun. dan membunuh. memperkosa. Tetapi orang yang betul-betul ahli dalam silat tari adalah seorang ahli silat bela diri yang sudah mahir dalam gerakan. Pendidikan Pengobatan llmu pengobatan tradisional Minangkabau biasanya juga merupakan ilmu yang turun temurun. Pendidikan silat tari biasanya diberikan kepada murid yang tidak menjadi ahli silat bela diri atau kepada murid yang dianggap gurunya tidak mampu mempelajari silat beladiri dengan baik. dan pengertian tentang bermacam istilah dalam pengobatan. Tidak semua murid perkumpulan yang dapat lulus dari ujian akhirnya. disamping harus mempunyai kepandaian silat yang tinggi mereka juga harus memiliki mental yang baik. Untuk menetapkan ini seluruhnya terserah kepada guru yang bersangkutan dan tidak seorangpun yang dapat membantahnya. bukan gerakan untuk berkelahi. seorang anak yang dianggap mampu mewarisi atau menggantikan seorang dukun. Tidak semua orang tepat untuk dapat mewarisi ilmu pengobatan yang sering dipanggil tukang ubek (tukang obat) yang ahli dalam hal pengobatan. Jarang sekali seorang ahli silat bela diri yang tidak mahir pula dalam silat tari.tamat belajar sudah keluar dari perguruan atau dikeluarkan karena sesuai kesalahan yang tidak dapat dimaafkan seperti : merampok. karena mereka sudah terbiasa dengan gerakan tersebut. baru kemudian dipergunakan untuk panggilan seorang yang punya keahlian dalam pengobatan tradisional Cara mewariskan pengobatan itu memakan waktu lama.net 23 . maka kepadanya akan diberikan silat tari saja.pendidikan. Khusus mengenai mental ini murid sudah diteliti oleh gurunya mulai masuk belajar. http://pakguruonline. Berbeda dengan pewarisan harta pusaka atau gelar pusaka. Guru itulah yang akan menentukan apakah seorang murid dapat diberi pelajaran lanjutan atau tidak atau harus dikeluarkan. karena persyaratan sangat berat. Yang diutamakan dalam gerakan ini adalah unsur keindahan gerakannya. mulai kecil sudah dilatih dengan bermacam-macam ilmu tentang pengobatan. Kemudian anak disuruh mencari daun-daun ramuan obat sebagai pembantu dukun tersebut. Istilah dukun biasanya dipergunakan untuk dukun beranak. sebaliknya seorang yang hanya mahir dalam silat tari saja belum tentu mahir pula dalam silat bela diri. Bagi ahli silat bela diri dapat dikatakan bahwa silat tari itu merupakan selingan saja apabila mereka sudah terlampau letih berlatih silat bela diri. Untuk silat tari latihannya tidak bersinggungan satu sama lain seperti latihan silat bela diri. Kalau memang sudah ternyata bahwa seorang murid sudah jelas tidak akan dapat belajar silat bela diri dengan baik. Orang semacam itulah yang sering mendatangkan kekacauan dalam suatu daerah dengan macammacam keributan.

Sedangkan anak atau kemenakan yang lain akan bertindak sebagai pembantu saja. Yang dapat menjadi dukun tetap hanya seorang saja dari. Ada juga dukun yang mempunyai harimau jadi-jadian yang dipergunakan dalam membantu pelaksanaan pengobatan. Dalam hal demikian dukun akan mencari pewarisnya dari lingkungan keluarga lain. tetapi proses pendidikan sudah mulai berjalan dengan agak mendalam. Seluruh tugas itu dilakukan anak di bawah pengawasan dan atas nama dukun. tetapi kepada cucu dari dukun tersebut. maka secara berangsur kepada anak diberi kesempatan untuk mengobati penyakit yang berat. sekian banyak anak dan kemenakannya. Ramuan yang tidak dimantrai tidak akan dapat menyembuhkan penyakit. Apabila anak dianggap sudah mampu menguasai mantra melakukan pengobatan. dan tanpa ilmu itu pengobatan tidak akan berhasil.net 24 . karena untuk mengenal macam-macam daun obat-obatan itu yang jumlahnya tidak sedikit memang merupakan suatu hal yang agak sulit dilakukan dalam masa yang singkat. Barangkali ada semacam ilmu khusus yang diturunkan kepada yang telah ditunjuknya sebagai ahli waris yang tidak diturunkan kepada murid yang lain. kemudian baru dilanjutkan dengan mantra untuk penyakit berat. Suatu kepercayaan dalam masalah perdukunan di Minangkabau. Apabila dukun itu meninggal dunia. kepadanya kadang-kadang disuruh oleh dukun untuk mengobati penyakit yang ringan. Hal itu tergantung kepada si dukun itu dan yang jelas ilmu itu tidak akan diberikan kepada anggota keluarga lain.pendidikan. kecuali dalam keadaan yang mendesak. misalnya kalau dukun itu menghadapi kepunahan atau apabila tidak seorangpun di antara anak kemenakannya yang berbakat untuk menjadi seorang dukun. Di situlah barangkali letak rahasia seorang dukun. Kalau tugas ini sudah dapat dilakukan beberapa kali dengan baik.Anak sekaligus sudah berkenalan secara baik dengan macam-macam ramuan obat yang harus diketahui apabila sudah menjadi dukun pula. pengobatannya itu tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. Kalau anak atau kemenakan yang lain memaksakan untuk mengobati orang sakit. yaitu apabila seorang dukun masih hidup. pengobatannya tidak akan mempan dilakukan oleh anak atau kemenakannya. Hal ini dilakukan pembantu sewaktu dia masih belum dewasa. karena pengobatan tradisional itu dilakukan dengan cara demikian. Cara memberikan mantra itu dimulai dengan memantrai penyakit yang ringan-ringan terlebih dahulu. maka pengobatan yang mujarab itu langsung saja berpindah kepada salah seorang dan anak atau kemenakannya yang tertua yang selama ini menjadi muridnya. Di samping itu pembantu sekaligus juga harus mengetahui ramuan mana yang tepat untuk suatu penyakit. Apabila anak sudah mulai meningkat dewasa kepadanya diajarkan bagaimana cara memantra-mantrai obat. Walaupun dia hanya bertugas sebagai pencari ramuan dan pembantu si dukun. Kadang-kadang ilmu pengobatan itu tidak turun kepada anak atau kememakan. Walaupun dia sudah pandai mengobati orang sakit namun anak itu masih belum dapat melakukan pengobatan sendiri selama dukun masih ada. karena begitulah kepercayaan yang dianut dalam pengobatan tradisional. tetapi http://pakguruonline. Dukun demikian bukan saja mampu menyembuhkan orang sakit. Dalam kenyataan jarang terjadi seorang dukun mencari pengganti pada keluarga lain.

yang dapat mengobatinya adalah dukun itu sendiri. Di samping itu ada juga dukun yang hanya mempunyai ilmu pengobatan yang hanya mendatangkan penyakit saja kepada orang lain. Dewasa ini terdapat pula dukun yang berpraktek di kota-kota tetapi dengan tujuan mencari uang saja atau untuk menipu. Namun demikian. Di luar ibu kota Kecamatan pengaruh pengobatan tradisional masih kuat. Setiap kepandaian tersebut menghendaki keahlian khusus untuk menguasainya.pendidikan. Yang dapat mencapai tingkat kepandaian tinggi biasanya hanya satu orang dan yang lain hanya akan menjadi pembantu yang satu orang ini. bahkan ada kecenderungan orang berobat dengan dokter spesialis. merampok. apalagi di daerah pedesaan yang jauh dari keramaian. Ilmu pengobatan tradisional pada waktu ini dikalahkan oleh pengobatan modern dengan segala peralatan yang modern pula. Kepandaian seperti ini tidak merupakan kepandaian pusaka. tukang batu. Pendidikan tukang dilakukan melalui latihan dalam praktek pekerjaan yang sebenarnya dan tempat khusus untuk mendidik http://pakguruonline. Bertapa itu dalam istilah Minangkabaunya dinamakan "batarak". mencuri. Tanpa latihan yang cukup kepandaian ini tidak mudah dimiliki seseorang dan cara mewariskan harus melalui latihan yang cukup. Langganan dukun yang begini biasanya terdiri dari orang yang kurang benar jalan hidupnya. dan sebagainya. e. Penyampaian ilmu yang demikian dilakukan secara rahasia. Kalau seseorang sudah kena penyakit yang dibuatkannya itu. orang Sumatera Barat sudah mengobati sakit yang dideritanya kepada dokter. berjudi.net 25 . Puskesmas yang terdapat di kecamatan dibanjiri oleh masyarakat yang ingin berobat. yang biasanya bertempat tinggal jauh dari kampung. Atau dia menerima upah yang tinggi dari seseorang untuk mendatangkan penyakit kepada seseorang lainnya. Sekarang.juga mampu mendatangkan penyakit terhadap seseorang asal ada orang lain yang memintanya. dan tukang ukir. Ilmu yang begini biasanya tidak begitu disukai orang banyak sedangkan dukunnya dibenci atau disisihkan oleh masyarakat. Pendidikan Tukang. demam sedikit saja mereka sudah pergi ke Puskesmas dari pada pergi ke dukun. karena caranya yang berbeda dari biasa. juga persyaratannya kurang masuk akal. pandai besi. Yang dimaksud tukang adalah orang yang ahli dalam tukang kayu. yang suka membuat keonaran. tidaklah berarti bahwa pendidikan pengobatan tradisional itu sudah habis. Kepandaian itu dapat diturunkan kepada beberapa orang yang masih merupakan anak atau kemenakan. tetapi masih banyak terdapat. Dukun yang begini sangat ditakuti oleh masyarakat. Cara mendapat ilmu pengobatan yang buruk ini dilakukan dengan jalan bertapa digunung-gunung yang angker yang jarang didatangi manusia. tetapi biasanya diturunkan kepada anak atau kemenakan juga. Apabila orang datang kepadanya minta pengobatan dia akan pasang tarif tinggi sebagai imbalannya.

karena dari dia dapat diharapkan timbul pewaris yang baik yang dapat mengembangkan ilmu pertukangan di kemudian hari. Perlu dikemukakan beberapa contoh kata adat yang dipergunakan pada upacara adat: 1) Sekapur Sirih: http://pakguruonline. maka tempat itulah yang dijadikan tempat melatih atau mendidik calon tukang yang bertindak sebagai pembantu dan tukang itu. Biasanya murid yang begini yang dibimbing dengan sungguhsungguh oleh gurunya. penerima juga akan menjawab pula dengan kata-kata adat. Tetapi sebaliknya apa bila dapat membuat bermacam-macam pola atau variasi. Pendidikan di mulai dengan pekerjaan yang mudah lebih dahulu dan kemudian pekerjaan yang halus dan lebih khusus. Yang dimaksudkan dengan sastra tradisional Minangkabau adalah sastra lisan yang terdiri dari bermacam-macam bentuk seperti : pepatah-petitih. Apabila tidak dapat menciptakan pola baru. Pendidikan tukang tradisional seperti ini sampai sekarang masih terdapat di daerah-daerah yang jauh dari pengaruh pendidikan seperti daerah yang terpencil. maka dia dapat mencapai keahlian yang tinggi dalam ilmu pertukangan.tukang tidak ada. pantun atau pantun adat. baru betul-betul ahli di bidangnya. Orang Minangkabau pada setiap pertemuan resmi seperti pada upacara adat atau pertemuan adat selalu mengemukakan maksudnya dengan kata adat yang banyak mengandung arti kiasan. Pendidikan ini memakan waktu lama. Untuk menangkap pengertian yang dikemukakan lawan berbicara harus memiliki keterampilan khusus yang hanya dapat diperoleh melalui pengalaman. karena tidak adanya masuk penambahan tukang yang telah mendapat pendidikan khusus f. karena orang Minangkabau dahulu mengemukakan pendapatnya dengan kata kiasan yang tersimpul dalam kata adat yang penuh irama. maka tukang itu tidak akan mengalami kemajuan dalam pertukangan.net 26 .pendidikan. Pendidikan Sastra Pendidikan sastra tradisional juga diwariskan dengan cara tradisional. Pola yang diberikan merupakan patokan saja. Dalam pendidikan ini tukang hanya memberikan pola satu kali saja kepada pembantunya dan selanjutnya pembantu itulah yang mengembangkannya. dan kaba. Kalau seorang tukang mendapat borongan pekerjaan. Masalah waktu tidak begitu menjadi perhatian. sedangkan pembantu dapat mengembangkan menjadi beberapa pola baru yang tergantung pada kemampuan mencipta dari pekerja itu. yang penting bagaimana kepandaian itu dapat dikuasai dengan sebaikbaiknya. Dengan demikian pendidikan memakan waktu yang lama sekali.Tukang tukang yang beginipun masih banyak dan masih berfungsi di daerahnya masing-masing.

nan kailangan samo marugi. yang tidak mungkin diimbaukan gelarnya. nan disabuik namo dan dipanggia gala.. yang tidak dapat disebutkan namanya. Bari maaf barilah ampun. karena tanda bukti tidak ada.. .. manyabuik kato nan bana.... sungguahpun datuk sorang nan taimbau. dan seterusnya . datuk. Kata-kata adat ini biasanya dipergunakan sebagai pembukaan sebelum mengatakan. nan mandapek samo balabo. tando biti indak marupo. dek suko kato.. nan sabondong ilia nan sabondong mudiak. Beri maaf berilah ampun... karena suka kata terdorong.. rundingan tertuju kepada seluruh anggota keluarga tuan rumah: ninik mamak. sungguhpun datuk sendiri yang dipanggil."Assalamualaikum kato disabuik. Tapi sabalum disampaikan nan dimakasuik.. tahun hijratnya tidak bertemu.. impar besan. kalau salah menyebut kata... rundiang tatuju ka sipangkalan.. sembah dan salam mengiringi. kato kok salah dek menyambuik. 2) Pembukaan Rundingan: "Ma. disabuik kato rang tuo. lai ko buliah ambo batanyo. nan taserak samo mangampuangkan... ampek jinih ipa bisan. indak dapek disabuikan namo indak mungkin diimbaukan gala.... sebelum http://pakguruonline. mambuka kato dengan rundingan.. manyampaikan nan dimukasuik.. maklumlah apa yang akan disebutkan itu adalah apa yang dikatakan orang-orang tua dahulu yang belum dapat dibuktikan kebenarannya.. ninik mamak buliah malunyo. kuduang karatan simpang balahan.... tadorong. Sakian sajo sambah dari ambo pulang maklum pado datuk..... Barangkali di antara yang hadir banyak yang lebih mengetahuinya... sagalo niniak jo mamak... rundiang kok salah manutuakan. dek takuik kato tak dapek. nan bak sakarang iko kini... lah buliah ko ambo manyabuik. ibu bapo dapek cilakonyo. yang disebutkan nama dan dipanggilkan gelarnya.. nak manampuah jalan nan luruih.. sambah jo salam mairingi. Alam Minangkabau manangguangkan. . nan badiri sapamatang...net 27 .. tahun hijarat tak basuo. menantu. tacicia samo manjapuik.... misalnya untuk menguraikan adat Minangkabau. kalau khilaf menuturkan rundingan. lah Datuk. tua muda.. ninik mamak mendapat malunya Alam Minangkabau yang menanggungkan. disabuik tutua rang daulu... karena takut kata tak dapat. " 6) Terjemahannya: Assalamualaikum kata disebut... pokoknya seluruh anggota keluarga dari tuan rumah yang senasib sepenanggungan. mamacah nan diama. alim ulama. urang sumando manyumando..... sesuatu. akan disebut tutur orang dahulu. Tetapi sebelum menyampaikan apa yang dimaksudkan.. ibu bapa yang akan mendapat celakanya.pendidikan.. yang akan disebut kata orang-orang tua. nan duduk sahamparan. Dengan sendirinya kata-kata ini berisi dalam pembukaan dan permintaan maaf kalau apa yang akan disebutkan itu tidak tepat. " Terjemahannya: Hai. cerdik pandai.

kalau tidak maka perundingan belum dapat dimulai. Pertanyaan ini harus dijawab tuan rumah. makanan itu tidak akan disentuh oleh tamu tersebut.net 28 . Pendidikan basisambah ini dilakukan secara berangsur-angsur. keterampilan berkata secara pasih dan lancar hanya dapat dikuasai melalui praktek pasambahan adat. tetapi sebelumnya dia menanyakan terlebih dahulu apakah suasana dan situasi sudah memungkinkan untuk itu dan apakah tuan rumah sudah siap menerimanya. Orang yang boleh mendatangkan sembah itu tidak boleh sembarangan harus salah seorang dari Penghulu yang hadir sebagai wakil dari tamu atau tuan rumah yang sebelumnya sudah ditunjuk oleh masing-masing pihak. Maksud kata-kata ini antara lain adalah tamu ingin menyampaikan sesuatu kepada tuan rumah. Di dalam pertemuan resmi seperti pesta perkawinan. segala yang akan dikerjakan harus dimulai dengan persembahan kata adat terlebih dahulu. Sangat sukar menjawab kata persembahan yang ditujukan kepada seseorang apabila dia tidak mengetahui arti yang tersirat dari kata yang dikemukakan itu. Mewariskan adat sama artinya dengan mewariskan kata-kata adat itu kepada pewaris. sama dengan pendidikan adat Minangkabau. untuk minum sesudah makan. Yang tidak disebutkan di sana adalah apakah seluruh keluarga tuan rumah sudah semufakat dengan tujuan pertemuan kita ini agar jangan terjadi bantahan di kemudian hari terhadap apa yang akan dibicarakan maupun yang akan disepakati. Hanya sekian pertanyaan dan mohon dijawab dengan segera supaya jangan lama kami menunggu. tetapi kalau belum dipersilahkan tuan rumah dengan persembahan kata persembahannya. Kalau tidak arif dalam hal ini maka seorang Penghulu mungkin saja mendapat malu di depan umum. Misalnya walaupun makanan telah tersedia secara lengkap di hadapan para tamu.yaitu apakah sudah tepat saatnya untuk saya mengemukakan segala yang dimaksudkan dengan kedatangan ke sini. untuk minta izin pulang sesudah perundingan. Bersahutan kata-kata adat itu dinamakan dengan istilah : basisambah atau basambah. Kata adat persembahan itu harus dikuasai secara keseluruhan dan harus diketahui makna yang tersirat secara mendalam. apalagi kalau seorang Penghulu sengaja memberi kata yang berbelitbelit dalam pembicaraan yang panjang pada hal tujuannya hanya sedikit.pendidikan. misalnya untuk membuka perundingan. untuk memulai makan. seorang Penghulu harus pandai mempersembahkan kata-kata adat. http://pakguruonline.mengemukakan apa yang diniatkan dari semula. dan sebagainya. Orang yang berbuat sesuka hatinya saja dalam pertemuan itu dianggap kurang sopan atau kurang adat dan hal ini dapat saja menggagalkan perundingan. karena adat terletak di dalam kata-kata adat itu. suatu hal yang sangat hina dalam pandangan orang Minangkabau. terlebih dahulu bolehkah saya bertanya dalam keadaan yang sekarang ini. Oleh sebab itu. meskipun makanan itu akan terletak saja selama beberapa jam.

yaitu menceritakan suatu masalah atau peristiwa sambil bernyanyi. Khusus di daerah LimaPuluh Kota bakaba dinamakan dengan istilah basijobang dan isi cerita yang dikabakan hanya berasal dari cerita Anggun nan Tungga Si Magek Jabang. kemudian cerita rakyat Minangkabau juga ikut dikabakan. tetapi bagi orang yang berbakat hal itu tidak merupakan kesukaran. ada jenis sastra lisan Minangkabau yang lain. apalagi cara mendapatnya dilakukan secara berangsur-angsur. terutama di kalangan muda mudi. karena dengan jalan itulah dia dapat menirukannya. banyak waktu terbuang dengan hasilnya sangat sedikit. Basisambah tidak akan hilang dari Sumatera Barat selama orang masih memegang teguh adat. http://pakguruonline. Pendidikan bakaba sama dengan pendidikan yang lain. sehingga kata kerjanya menjadi Basijobang. Segala sesuatu dalam acara resmi upacara adat itu dilakukan dengan basisambah terlebih dahulu. Istilah basijobang juga berasal dari nama ini. Dengan berbalas pantun mereka berusaha mengemukakan isi hati masing-masing yang bersifat romantis. yaitu dari nama Jabang yang menurut dialek Lima Puluh Kota disebutkan dengan Jobang. padahal di dalamnya tersimpan kekayaan adat Minangkabau yang tidak ternilai harganya. Biasanya variasi kata yang menyebabkannya enak didengar itulah yang dipermainkan oleh Penghulu dalam basisambah. murid yang berkeinginan menjadi ahli kaba akan selalu mengikuti gurunya ke mana dia pergi bakaba. tetapi variasinyalah yang banyak. yaitu yang dinamakan "bakaba". seorang menjadi ahli kaba memerlukan waktu yang lama.Walaupun kata adat persembahan itu banyak yang akan diingat. Sementara guru berkaba murid itu menyimak dengan tekun seluruh kata-kata dan irama lagu yang dinyanyikan gurunya.net 29 . Sekarang istilah bakaba sama dengan menceritakan suatu cerita rakyat dengan mendendangkannya. Sayang jumlah orang yang pandai basijobang sangat sedikit dan tidak berkembang. Yang menjadi inti kata-kata adat itu tidak terlalu banyak untuk diingat. Sekarang di Lima Puluh Kota basijobang merupakan salah satu profesi dalam kehidupan masyarakat.pendidikan. Lembaga pendidikan khusus untuk itu tidak diadakan. Hal ini kebanyakan dilakukan oleh anak muda yang sedang dilanda masa puber. Di samping basisambah dan bakaba jenis sastra lisan Minangkabau pada waktu dahulu adalah "berbalas pantun". Di samping basisambah. karena niereka menganggap kurang praktis dan mubazir. tetapi justru di situlah seni persembahan adat. bahkan kadang-kadang isinya hanya terselip sedikit saja di dalam kerobangan kata yang banyak itu sehingga sangat sukar menangkap artinya. Sekarang banyak anak muda Sumatera Barat yang mulai tidak tertarik lagi dengan basisambah. Pada mulanya yang dikabakan (diceritakan) itu adalah mengenai adat Minangkabau. karena itu sudah sama dengan pelaksanaan upacara adat Minangkabau. Sampai sekarang basisambah ini masih dilaksanakan di Sumatera Barat.

Kalau betui tuan anak dagang. Gadis : "Kok iyo kayu dari padang. Kok iyo tuan anak dagang. kalau tidak sisihkan (kucilkan) kami. (hanyutlah kayu berkabung-kabung. Sebagai contoh dapat dikemukakan beberapa buah di antara pantun itu: Pria : “Anyuiklah kayu bakabuang-kabuang. yaitu dengan langsung http://pakguruonline. apakah dagang dengan ada maksud (tertentu) terangkanlah kepada saya). sekedar buat pengisi waktu senggang saja. tanamlah kacang dengan bijinya. kayu nan datang dari padang. kok lai suko bawo bagurau.pendidikan. tarangkan malah bakeh ambo. Pendidikan pantun mudah dilakukan. kayu yang datang dari padang. supaya kembali ke asalnya). Adik sudah nyata orang kampung (di sini) kami sudah nyata orang dagang (pendatang). kok indo sisiahkan kami. padang kan bernama asal mulanya. apokoh dagang larek sajo. apokoh padang darek sajo. bentangkanlah di atas naga. Kebanyakan dari mereka hanya sekedar untuk bermain saja. dagang dari mano mulonyo. kalau suka bawalah bergurau. ataukoh padang basisusuik. atau kah padang berkurang-kurang. dagang dari mana asal mulanya. tanamlah kacangjo bijonyo. padang banamo asa mulonyo. sakabuang tingga dipulau. pulau banamo bantuak taji.net 30 . ataukoh dagang bamukasuik. " (Kalau betul kayu dari padang. sekabung tinggal di pulau. bantangkan malah ateh sago.Berbalas pantun biasanya dilakukan antara pria dari suatu nagari dengan gadis dari nagari lain. bukan untuk bersungguh-sungguh. dagang nak palang ka hinonyo ". Adik lah nyato nan rang kampuang. apakah padang darat saja. pulau bernama Bentuk Taji. kami lah jaleh nak rang dagang.

h. Seorang Penghulu adalah seorang guru sejati. g. Tokoh Guru Istilah guru baru dikenal di Minangkabau sesudah masuknya pengaruh Hindu/Budha dan Islam yang di dalam ajaran mereka telah mengenal tokoh guru. Seorang Penghulu adalah juga seorang guru yang mendapat penghormatan yang tinggi dalam masyarakat karena menurut adat tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari seorang Penghulu. cendekiawan dan. Tokoh guru berikutnya adalah seluruh Penghulu karena mereka itulah langsung menerima warisan kedua Datuk pendiri adat itu sebagai pemegang dan pemelihara adat di Minangkabau. sehingga banyak pantun yang dapat di buat setiap hari. karena yang dipentingkan adalah tujuan dari pantun itu. sampirannya dapat diambilkan dari keadaan yang sedang dihadapi pada waktu itu. hakim. kahujanan tampek bataduah. sudah diatur dalam adat Minangkabau. walaupun terdapat sedikit perubahan pada kulitnya saja. Mewariskan adat sama dengan mewariskan seluruh cara hidup masyarakat kepada generasi berikutnya. kepanasan tampek http://pakguruonline. Dan kedua mereka itulah segala macam peraturan hidup dan hubungan antara manusia diperoleh dan diterima. Ajaran pokok kedua tokoh adat itu sampai sekarang masih dipertahankan sebagaimana mulanya. Tokoh guru yang pertama dan utama di Minangkabau adalah Datuk Ketumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sabatang. tatanegara dan hukum. Sistem tradisional merupakan suatu sistem di mana segala aturan dan pengaturan tertentu tidak terdapat. Berbalas pantun ini pada waktu dahulu digemari anak muda. sistem penyampaian pendidikan. Kedua orang pemikir dan pendiri adat itu dihormati dan dimuliakan oleh orang Minangkabau sampai sekarang dengan jalan mengikuti semua ajaran adat yang mereka turunkan. pendidik. Yang dikenal adalah istilah Penghulu atau Ninik Mamak yang merupakan seorang Pemimpin. yang dilakukan dengan cara tradisional. tokoh pendiri adat Minangkabau.net 31 . guru yang khusus tidak terdapat dalam pendidikan tradisional.pendidikan. karena seluruh fungsi guru sudah dijalankan oleh mereka. karena merupakan salah satu jalan melepaskan diri dari rasa keterikatan keluarganya.mempraktekkan dengan teman bermain. alim ulama yang berlaku terhadap anak kemenakannya. Mereka adalah orang yang didahulukan selangkah dalam segala hal. llmu pengetahuan. Pendidikan lain. Segala sesuatu dilaksanakan oleh yang mengajarkan menurut kemauannya sendiri. Mereka berkewajiban mewariskan kepada anak kemenakan supaya adat itu dapat dilanjutkan terus-menerus. orang yang "tinggi tampak jauh. semuanya disampaikan secara lisan dan melalui pengalaman yang lama dalam kehidupan sehari-hari. dakek jolong basuo. metoda pendidikan. karena adat merupakan seluruh pegangan hidup dalam masyarakat. ilmu pemerintahan. Lembaga pendidikan khusus.

Dia bertindak sebagai pendidik. Adat Minangkabau tidaklah merupakan ajaran adat yang kaku. yang baik diikuti dan yang buruknya dibuang. Pada dasarnya mereka hanya menyampaikan dan melanjutkan yang mereka terima mengenai adat itu kepada generasi berikutnya. Adat yang dipakai itu selalu baru dan berfungsi dalam kehidupan masyarakat.pendidikan. namun adat itu tidak akan berubah dasarnya. tidak lekang karena panas. saudara laki-laki ibu dalam satu keluarga yang diangkat menjadi kepala keluarga. Segala yang akan dilakukan sebaiknya meneladani apa-apa yang telah pernah dilakukan. Dalam penyesuaian itulah mungkin kelihatan dan timbul pemikiran baru dari penghulu yang banyak menimbulkan salah tafsir dengan mengatakan bahwa adat Minangkabau sudah berubah. Pendidikan tradisional Minangkabau tidak sama dengan keadaan Sumatera Barat yang sekarang. Pendidikan Adat Minangkabau sesudah masuknya Semenjak berkuasanya pemerintah Hindia Belanda di Indonesia yang http://pakguruonline. patah tumbuah hilang berganti. deras datangnya arus banyak perubahan pinggirnya itu. 3. " (Dari nenek turun kepada mamak. Perkembangan pengaruh Barat. karena pendidikan itu seluruhnya terjadi zaman dahulu. dekat karena kehujanan tempat berteduh kepanasan tempat berlindung) bersua. Karena derasnya arus tidak dapat ditahan dan dialirkan oleh sungai sehingga merubah tepinya. (tinggi tampak dari jauh. Untuk penyesuaian itu adat sudah mengaturnya sebagai berikut: "Sakali aia gadang sakali tapian baranjak" (sekali air bah. sekali tepian beralih). "Tidak lapuk karena hujan. Tokoh mamak mendapat tempat yang terhormat di tengah-tengah masyarakat Minangkabau. Supaya adat tetap segar dan aktual. harus dapat menyesuaikan diri dengan keadaan zaman. Mereka dapat melakukan penyesuian dengan tidak merubah prinsip adat Minangkabau itu.balinduang". pusako baitu juo. Walaupun terjadi penyesuaian dalam tubuh adat.net 32 . dari mamak ka kamanakan. Tetapi sebenarnya bukanlah perubahan yang terjadi. maka fatwa berikut mengatakan "mancaliak contoh ka nan sudah mancaliak tuah ka nan manang" (melihat contoh kepada yang lampau. namun pusaka demikian juga). dari mamak turun pada kemenakan. kecil arus yang datang sedikit pula perubahannya. " Tokoh guru lainnya adalah "mamak". Yang berubah hanya pinggirnya saja menurut keadaan arus yang datang. karena berdasarkan pengalaman yang didapat diadakan koreksi terhadap sesuatu ketentuan yang telah ada dengan tidak melakukan perubahan terhadap dasardasarnya. menunjuk mengajari kemenakannya atau anak saudara perempuannya. melainkan penyesuaian sesuai dengan kehendak adat itu yang ditemui dalam fatwa adat : "Dari niniak turun ka mamak. melihat tuah kepada yang menang). patah tumbuah Hilang baganti.

Pemerintah Hindia Belanda sengaja merubah beberapa ketentuan adat Minangkabau seperti : "Kemenakan seperintah mamak". Unsur pimpinan masyarakat Minangkabau yang selama ini dihormati mulai tidak dipatuhi lagi. Adat dengan peraturannya mulai tidak dipatuhi lagi secara sadar oleh sebahagian pendukungnya. Di samping itu Belanda menyediakan pendidikan dan kedudukan yang lebih baik dalam pemerintahan Belanda bagi para pemuda yang memihak mereka. Tetapi pada kenyataannya hal yang berubah hanya menyentuh kulitnya saja. karena mereka menghambakan diri untuk kepentingan Belanda. Sebahagian Penghulu dimanja oleh pemerintah Hindia Belanda. Ketika pemerintah Hindia Belanda dikalahkan balatentara Jepang. anak kemenakan itu tidak menghiraukan Penghulunya. sedangkan sebahagian yang tidak mau bekerja sama selalu ditindas. baik sosial maupun ekonomi agak lebih baik dari sebahagian besar pemuda lainnya. kehidupan adat Minangkabau hidup kembali.dimulai awal abad ke-19. Para Penghulu tidak dapat . termasuk Penghulunya sendiri. Dengan berkurangnya pandangan anak kemenakan terhadap dirinya. Secara sepintas lalu memang banyak terlihat perubahan terhadap adat Minangkabau. Sesudah Indonesia merdeka peraturan adat tetap http://pakguruonline. karena banyak di antara kemenakan yang lebih baik status sosialnya dari mereka sendiri. Pengaruh kebudayaan Belanda terhadap adat Minangkabau berlangsung secara paksa. Statusnya dalam masyarakat. karena sudah diganti secara berangsur-angsur oleh pemerintah Hindia Belanda. yang menjadi bawahan Belanda.pendidikan.berbuat sesuatu. Keadaan itu bertambah buruk lagi dengan terjadinya Perang Minangkabau pada abad ke-19 di mana Belanda merangkul sebahagian Penghulu adat untuk menindas anak kemenakannya sendiri.net 33 . akhirnya apa yang dikatakan Penghulu itu tidak didengar dan dituruti lagi oleh anak kemenakannya. Pengaruh ini tidak baik terhadap pendidikan adat Minangkabau anak kemenakan Penghulu itu makin lama tidak mau lagi menghormati Penghulunya. Peraturan adat makin tidak berlaku lagi di daerahnya sendiri. Persatuan di antara pemimpin masyarakat Minangkabau menjadi penyebab utama hingga sekarang selalu terjadi ketegangan antara mereka dan anak buahnya masing-masing. oleh Belanda dijadikan bahwa seluruh rakyat Minangkabau berada di bawah perintah Hindia Belanda. Mereka sekarang telah menjadi petugas Belanda. Beberapa fungsi adat disesuaikan dengan peraturan perundangan yang dikeluarkan pemerintah Hindia Belanda dan kedudukan Penghulu dipergunakan untuk kepentingan mereka. karena mereka belum tentu dapat menjamin kchidupan anak kemenakannya itu sebaik kehidupan yang diperolehnya dari Belanda. Peraturan pemerintahan nagari harus disamakan dengan peraturan pemerintahan desa yang berlaku di daerah lain. karena adanya pihak Belanda yang selalu bersedia memberikan bantuan asal bekerja untuk mereka. tetapi para Penghulu tidak lagi merupakan orang yang terhormat lagi di dalam nagarinya. pengaruhnya terhadap pendidikan adat Minangkabau besar sekali. Belanda membiarkan berjalannya proses pendidikan adat Minangkabau secara tradisional. Keadaan demikian makin mengurangi pandangan orang terhadap Penghulu.

Perlak. cukup sewaktu bercakapcakap secara kekeluargaan. PENGARUH AGAMA ISLAM 1. Mula-mula mereka berusaha mengajak para pemimpin atau para Penghulu suku setempat menjadi penganut Islam. pedagang Aceh menguasai hampir seluruh bandar dagang di Pesisir Barat pulau Sumatera. termasuk di dalamnya daerah Pesisir Barat Sumatera Barat. ltulah sebabnya setiap penganut Islam sekaligus merupakan penyebar agama Islam. Mulai tahun 1514 berdiri pula Kerajaan Islam Aceh sampai tahun 1904. Pendidikan Islam sebelum Abad ke-17 Corak pendidikan Islam yang pertama di Sumatera Barat sama saja dengan corak pendidikan Islam pertama di daerah-daerah lain di Indonesia. baru mereka mulai memberikan ajaran agama Islam. karena pemerintah Indonesia menjamin perkembangan unsur kebudayaan daerah di seluruh Indonesia. Tahap berikutnya dalam penyebaran agama Islam adalah orang yang menjadi relasi dagang mereka. menepati janji. dan lain-lain yang semuanya terletak bagian utara pulau Sumatera. Agama Islam menyuruh kepada setiap penganutnya untuk menyampaikan seruan Islam kepada siapa saja dan di mana saja mereka berhubungan. Mereka merupakan orang yang sopan-santun. C. Pedagang Islam Aceh.pendidikan.net 34 . adil. http://pakguruonline. orang yang bertempat tinggal di sekitar tempat mereka. Antara akhir abad ke-13 dan awal abad ke-16 di pulau Sumatera terdapat kerajaan-kerajaan Islam : Pasai. Tidak jarang dilakukan hubungan perkawinan antara pedagang Islam dengan rakyat setempat apabila mereka mau memeluk agama Islam.dijalankan. menghormati adat istiadat setempat. pemurah. mereka juga merupakan orang yang pandai bergaul. di samping pedagang yang ulet berniaga. di samping melakukan hubungan dagang.7)· Pada zaman kejayaan Kerajaan Aceh abad ke-15 dan ke-16. pengasih. seperti sifat seorang muslim yang disebutkan dalam AIQur'an. Samudra. Ajaran Islam yang mereka siarkan mereka berikan melalui contoh perbuatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menyebarkan agama Islam tidak membutuhkan tempat yang khusus. sekaligus juga menyebarkan agama Islam yang dilalui dalam beberapa tahap. mempercayai sesama manusia. Apabila penduduk sudah tertarik dengan kehalusan dan kebaikan tingkah laku mereka itu. mereka merupakan pencerminan dari ajaran agama Islam. Pendidikan Islam yang pertama itu lebih cocok dinamakan penyebaran agama Islam beserta ajarannya oleh pedagang Islam yang berdagang ke Pesisir Barat Sumatera. Sekarang adat Minangkabau itu hidup dengan subur di tengah masyarakat Sumatera Barat selama tidak mengganggu perkembangan dan pertumbuhan kebudayaan nasional yang masih sedang bertumbuh pula. Pedagang Islam inilah yang menyebarkan agama Islam di Pesisir Barat Sumatera Barat. ramah-tamah. kemudian diikuti oleh rakyat. berbudi pekerti baik. Pedagang Islam Aceh. dengan mengucapkan dua kalimat shahadat yang pertama kali.

net 35 . merupakan unsur kebudayaan asli. dia diberi gelar Syekh Burhanuddin. Tuanku atau Ulama) dan khusus http://pakguruonline. muridnya datang dari segala penjuru. Sesudah agama Islam berkembang di Sumatera Barat. Penyebaran agama Islam dilakukan secara besar-besaran pada abad ke15 dan abad ke-16 di waktu kerajaan Aceh menguasai hampir seluruh perdagangan di Pesisir Barat pantai Sumatera. Pendidikan Islam di Sumatera Barat telah mulai tahun 1680. Surau itu dijadikan sebagai pusat pendidikan agama Islam. bangunan sejenis masih menjalankan fungsi dan kepercayaan asli. Setelah murid dari Ulakan tadi tamat belajar. surau tidak lagi diambil dari tempat pertemuan itu. Tempat yang dipilih adalah balai perternuan yang terdapat di daerah itu. setelah Islam masuk menjadi bangunan Islam. Di Sumatera Barat dahulu. seorang ulama yang terkenal pada waktu itu di Aceh yang sangat mendalam ilmunya tentang Islam. Pariaman. kemudian dari daerah Sumatera Barat lainnya. Dahulu tempat ini bertujuan sebagai tempat bertemu.Sesudah itu resmilah orang tersebut menjadi penganut agama Islam dan masalah ibadah selanjutnya tergantung dari orang itu. 8) Sidi Gazalba yang telah mempelajari masalah ini secara mendalam mengatakan sebagai berikut: "Surau atau langgar yang mula-mula. Mula-mula yang menjadi murid Syekh Burhanuddin adalah penduduk yang bertempat tinggal di sekitar surau itu. Pendidikan Islam di Sumatera Barat pada Akhir Abad ke-17 sampai Pertengahan Abad ke-19. Pada masyarakat Mentawai yang masih dalam keadaan asli. karena musyawarah dalam bahasa Arab disebut syurau atau asyura menjadi surau saja. Banyak murid yang datang ke Aceh untuk menuntut dan memperdalam ilmu pengetahuan tentang Islam. dan di tempat inilah berkumpul pemuda yang masih bujangan pada malam hari untuk tidur bersama-sama. melainkan sudah didirikan khusus oleh guru agama Islam (Syekh. Salah seorang diantaranya berasal dari Ulakan. 9). Penyebaran agama Islam itu terjadi dengan damai dan keadaan yang demikian berlangsung sampai pada awal abad ke-17. Kerajaan Aceh merupakan salah satu pusat pengembangan agama Islam serta ajarannya di Sumatera pada abad ke-17. yang banyak didatangi murid dari seluruh daerah Sumatera Barat. 2. Setelah Islam masuk ke Sumatera Barat. yang menuntut ilmu pada Syekh Abdulrauf. tempat itu ada yang dijadikan sebagai pusat pendidikan. berkumpul. yang datang dari seluruh pelosok Indonesia. berapat. dan tempat tidur pemuda-pemuda yang bersifat daerah. yang kembali ke Ulakan dan pada tahun 1680 mendirikan sebuah surau di sana. orang laki-laki dewasa yang belum kawin tidak biasa tidur di rumah orang tuanya pada malam hari. kemungkinan tempat itulah yang bernama surau kemudian harinya. dan dari luar negeri. Sumatera Barat.pendidikan.

Mereka tidak setuju melihat praktek agama Islam yang jauh menyimpang dari ajaran Islam. Pendidikan Islam pada waktu itu belum diselenggarakan pada tempat khusus. dan berbuat syirik. rakyat harus dididik untuk dapat menjalankan ajaran Islam sebagaimana mestinya. Di samping Syekh Burhanuddin di Ulakan ada pula seorang yang bergelar Syekh Burhanuddin yang meninggal di Kuntu Kampar pada tahun 1191. yaitu : Haji Miskin. yaitu sebagai tempat tinggal guru mengaji dan tempat bermalam bagi murid laki-laki atau pemuda lainnya. dan ke-19. percaya kepada takhyul. seperti pertaruhan besar pada acara mengadu ayam yang dinamakan "menyabuang”. Tetapi Syekh Burhanuddin yang meninggal di Kuntu Kampar itu bukanlah seorang Ulama Islam yang tinggal menetap pada suatu tempat. Pada waktu itu fungsi surau adalah sebagai pusat pendidikan agama Islam tempat beribadat serta sebagai tempat tinggal. Haji Sumanik. Kuntu Kampar selama 15 tahun sampai dia meninggal di sana pada tahun 1191. Tindakan tersebut menimbulkan kegoncangan dalam kehidupan masyarakat. Fungsinya sebagai tempat tinggal masih tetap. meminta berkat pada kuburan orang terkenal. Sebelum awal abad ke-19 banyak praktek agama Islam yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Agama Islam sudah mulai masuk ke Sumatera Barat kira-kira pertengahan abad ke-12 yang dibawa oleh Syekh Burhanuddin yang meninggal di Kuntu Kampar. yang berkembang di Sumatera Barat. Ulakan selama 11 tahun. terjadi pembenturan antara kebiasaan yang telah menjadi darah daging http://pakguruonline.net 36 . Gagasan pembaharuan pendidikan Islam mereka jalankan dengan keras. jelas bertantangan dengan ajaran Islam. Syekh Berhanuddin bukanlah pembawa Islam pertama ke Sumatera Barat.pendidikan. dan Haji Piobang. Mengajar di Batuhampar-Payakumbuh selama 10 tahun. Timbul pikiran mereka untuk memperbaharui keadaan tersebut. langsung memerintahkan penghentian seluruh kebiasaan masyarakat yang bertentangan dengan ajaran Islam. Kebiasaan mabuk-mabukan dalam upacara adat. 10) Syekh Burhanuddin yang meninggal di Kuntu Kampar itu datang dari tanah Arab melalui Aceh masuk ke Sumatera Barat. Pada tahun 1803 tiga orang haji pulang dari Mekah.sebagai tempat pengajian. menganggap keramat seorang guru. melainkan berpindah-pindah. yang berkembang di Sumatera Barat selama abad ke-17. Kumpulan Bonjol selama 5 tahun. ke-18. Hal itu berdasarkan pada fungsinya yang sudah merupakan sebuah surau yang dikenal pada akhir abad ke-19. Tempat yang didirikan oleh Syekh Burhanuddin di Ulakan merupakan sebuah surau dan merupakan surau yang pertama di Sumatera Barat. Antara ajaran agama Islam dengan adat setempat tidak terlihat lagi batasnya yang tegas. Syekh Burhanuddin Ulakanlah yang pertama mendirikan sebuah surau sebagai pusat pendidikan agama Islam. 11). Pada abad berikutnya disebarkan oleh pedagang Islam yang datang dari arah utara Sumatera Barat. karena jauh sebelumnya sudah ada pedagang Aceh yang menyebarkannya.

yaitu antara penganut agama Islam yang berhaluan keras dengan penganut adat yang memegang teguh kebiasaannya. Kemudian Syekh Ahmad Khatib menetap di Mekah dan diangkat sebagai Imam Mazhab Syafei di Masjidil Haram serta sebagai guru pendidikan agama. walaupun akhirnya beberapa tujuan pembaharuan tercapai juga. Pada dasarnya pendidikan Islam pada waktu itu terbagi atas dua bahagian. akibatnya sangat lain yang diharapkan. Muhammad Jamil Jambek. a. Tetapi yang keluar sebagai pemenang dari perang itu bukan salah dari kedua pihak.pendidikan. Namun demikian ide pembaharuan dari ketiga orang haji dapat dikatakan sebagai ide pembaharuan pertama di bidang pendidikan Islam di Sumatera Barat. Pengajian AI-Quran. yaitu Abdul Karim Amarullah. melainkan orang Belanda yang sedang berusaha menanamkan kekuasaannya di Sumatera Barat. dan Abdullah Ahmad. Dalam posisi yang demikian guru menyebutkan pelajaran dan murid mengulangi bersama-sama. Di antara muridnya itu terdapat tiga orang pemuda yang penuh semangat. karena caranya sangat keras. Setiap pelajaran diucapkan guru dengan menyanyikan menurut irama lagu pembacaan AI-Quran. Selanjutnya ide pembaharuan pendidikan agama Islam kedua datang dari Syekh Ahmad Khatib yang lahir di Bukittinggi pada tahun 1855 12). Ide pembaharuan dalam pendidikan Islam tidak dijalankannya sendiri. Murid secara bersama menirukan apa yang diucapkan gurunya. Ketiga orang murid asal Sumatera Barat itulah yang menjadi pelopor pembaharuan pendidikan Islam di Sumatera Barat dengan cara mereka masing-masing. Pengajian Kitab. Ketiga orang itu berasal dari Sumatera Barat.anggota masyarakat di satu pihak dengan perintah penghentiannya yang keras di pihak lain.net 37 . Timbullah perang saudara antara sesama orang Minangkabau. Pengajian AI-Quran dibagi atas dua bahagian: 1) Tingkat Rendah : http://pakguruonline. tetapi korban jiwa sudah banyak. melainkan diberikan melalui murid-muridnya yang belajar ke Mekah sambil menunaikan ibadah Haji. b. Pengajian AI-Quran. Tetapi. dari Jawa bernama Ahmad Dahlan yang kemudian menjadi pendiri Muhammadiah. Gagasan pembaharuan dari ketiga orang itu ditujukan terhadap penyimpangan ajaran Islam oleh para penganutnya sendiri waktu itu di Sumatera Barat. Semenjak itu seluruh daerah Minangkabau praktis dapat dikuasai oleh Belanda tanpa banyak mengeluarkan tenaga. Tetapi walaupun caranya berbeda tujuannya tetap yaitu pembaharuan dalam pendidikan Islam. Akhirnya timbullah pertentangan antara golongan adat sebagai pendukung kebiasaan itu dengan golongan agama yang berkeinginan menjalankan ajaran agama Islam secara murni menurut Al-Quran dan Hadis Nabi. yaitu: a. murid duduk mengelilingi dalam bentuk setengah lingkaran. termasuk irama lagunya. Sistem yang dipergunakan dalam pengajian AI-Quran adalah guru duduk di tengah surau sedangkan murid duduk mengelilinginya dalam satu lingkaran atau guru duduk di sebelah ujung surau.

tanda pendek.net 38 . "garis bawah" (i). "garis depan" (u). 2) Tingkat Atas Sesudah Tingkat Rendah selesai. lagu pembacaan AI-Quran. dan barzanji. dan sebagai contoh dapat dikemukakan sebutan guru. sehingga suasana pengajian menjadi ribut. b) Sesudah murid mengenal huruf semuanya dengan baik. dan tanda panjang. ta. tidak akan di-khatam (ditamatkan) pengajian AI-Qurannya. jim. Surat Annas sampai dengan Surat Waddhuha. Biasanya murid tingkat atas sebelum http://pakguruonline. tanda tasdik. ba. pelajaran berikutnya dilanjutkan dengan membaca Jus Amma yang dimulai dengan AI-Fatihah. tanda mati. murid lainnya boleh meneruskan pembacaannya beramairamai yang diucapkan dengan keras. Pada Tingkat Atas diajarkan tajwid. Pengertian tingkat dalam Pengajian AI-Quran hanyalah sekedar membedakan isi pelajaran saja. dan sesudah hafal semuanya baru ditunjukkan huruf. Guru: alif diatas a alif dibawah i alif didepan u a-i-u Sesudah itu murid mengulangi bersama-sama Guru: alif dua di atas an alifdua di bawah in alifdua di depan un an-in-un dan seterusnya. maka kepada murid diperkenankan melanjutkan pelajaran ke tingkat atas melalui upacara Khatam Quran. Mereka secara keseluruhan mengaji di tempat yang sama dalam satu ruangan. c) Apabila tanda baca sudah diketahui dan dimengerti oleh murid serta dapat menyebutkannya. tetapi bagi murid yang dapat dan lancar membacanya segera dilakukan khatam Quran bagi mereka sebagai tanda tamat penigajian. Mula-mula guru menyebutkan tanda baca tanpa melihat hurufnya dan murid mengulangi yang disebutkan guru. tsa. yaitu aturan membaca AI-Quran yang betul. Lagu kasidah sebagai pembantu memudahkan mempelajari lagu AI-Quran. maka barulah dimulai membaca Al-Quran mulai dari Surat AI-Baqarah (Juz 1) sampai tamat Juz ke-30. Di waktu seorang murid mendapat giliran. Bagi murid yang belum lancar membaca AI-Quran.pendidikan. Pada pase ketiga sudah mulai diberikan secara perorangan. "dua garis atas" (an) "dua garis bawah" (in). tetapi pelajaran dapat berlangsung terus. dilanjutkan memperkenalkan tanda baca seperti "garis atas" (a). d) Sesudah dapat membaca Juz Amma tanpa melihat AI-Quran. "dua garis depan" (un). Tamatan Tingkat Atas menghasilkan Qari yang baik yang selanjutnya sudah dibolehkan mengajar pada ruang Pengajian AI-Quran. tidak dipisah dalam bentuk kelas. sampai hafal luar kepala.a) Mula-mula murid diperkenalkan dengan huruf AI-Quran seperti alif. Pengenalan tanda baca itu sampai sekarang masih dilaksanakan pada beberapa daerah di Sumatera Barat.

Pengajian Kitab Pengajian Kitab yang dipelajari adalah ilmu Syaraf. Nahu. Apabila seorang Qari sudah terkenal baik bacaan AI-Qurannya. ikut membantu murid tingkat rendah secara perorangan. Adakalanya seorang murid secara formal sudah menyelesaikan pelajaran. Di antara ulama Islam Sumatera Barat. Lama pengajian AI-Quran tergantung pada kemauan dan kecepatan seorang murid menyelesaikan pelajarannya. Bukittinggi 2).pendidikan. sudah menguasai tentang agama Islam secara mendalam ditambah dengan pengetahuan gramatika bahasa Arab. (4) dapat menguraikan maksud dan maknanya bagi kehidupan manusia. maka kepadanya akan banyak datang orang belajar baik dari daerah sekitar maupun dari daerah lain di Sumatera Barat. bedanya pada cara menerapkan agama dalam kehidupan masyarakat. (5) lancar berbahasa Arab. tetapi masih mempunyai beberapa kekurangan. Pelajaran akhlak juga tidak ketinggalan. Jamil Tungkar. murid tersebut dapat saja mengulang kembali pada tingkat yang diinginkannya sampai dia merasa puas dengan hasil yang dicapainya.net 39 . pengetahuan mereka tentang Islam tidak kalah dengan pengetahuan ulama Islam abad ke-20. yang telah menamatkan pengajian tingkat atas. juga diajarkan cara mengerjakan sembahyang. tetapi tingkat atas hanya dapat diselenggarakan apabila pada suatu surau ada Qarinya. yang diberikan melalui kisah dan cerita nabi-nabi. Syekh Abdullah Khatib. dan hadis nabi. yang terkenal sebagai hasil pendidikan Islam sebelum tahun 1900 adalah: 1).memulai pengajiannya sendiri. (3) dapat mengatakan dan menerangkan artinya. Tingkat rendah dapat diselenggarakan pada setiap surau. Sebagai kriteria buat menentukan berhasilnya seorang murid pengajian Kitab adalah: (1) hafal seluruh materi pelajaran. termasuk ayat Quran. Syekh M. Sebelum tahun 1900 banyak ulama Islam Sumatera Barat terkenal sebagai basil pendidikan Islam semacam itu. Di samping mengajarkan membaca AI-Quran. Setiap pendidikan tingkat atas selalu ada tingkat rendahnya. yang diajarkan adalah arti dari kalimat AI-Quran tersebut. dan Tafsir. Setelah tamat belajar dengan kriteria tersebut mereka diberi gelar Syekh 13). artinya mereka merupakan sistem sukarela bagi tingkat rendah. keimanan. Apabila ilmu ini sudah dikuasai baru diajarkan ilmu Nahu dan kemudian ilmu Fikih. misalnya dalam soal pembacaan dan lagu AI-Quran. Cara mengajarkan ilmu tersebut ialah dengan bergantian. Murid yang telah tamat Pengajian Kitab. Fikih. mula-mula diajarkan ilmu Syaraf saja. Batusangkar http://pakguruonline. (2) dapat menyebutkan bahasa Arabnya dengan tepat. Ladang Lawas. juga sifat Tuhan Yang Dua puluh. Hampir semua pelajaran tersebut hafal dengan lancar di luar kepala. b.

5). Suliki. Buku yang dipelajari murid sudah semakin banyak. Hampir seluruh Syekh mendidik sendiri anak mereka dan semuanya berhasil dengan baik. karena pusat pendidikannya adalah surau tersebut. Pada akhir abad ke-19 banyak ulama Islam Sumatera Barat yang belajar ke Mekah dan pada awal abad ke-20 mereka sudah kembali lagi ke Sumatera Barat. Qari tamatan Mekah mempunyai murid lebih banyak dari Qari tamatan http://pakguruonline. Saleh. 4). Mulai pertengahan abad ke-19 sudah banyak Qari tamatan Mekah. seperti sistem sekolah sekarang. pendidikan Islam pada masa ini juga menghasilkan pemimpin masyarakat yang dihormati dan dipatuhi. Padang Japang. Cara penyampaian mata pelajaran tidak satu-satu lagi. Syekh Abdul Karim Amarullah dididik langsung oleh ayahnya Syekh Amarullah. karena harus dipraktekkan dalam masyarakat terlebih dahulu. tetapi juga anak mereka. Sungayang. Padang mendidik anaknya Syekh Abdullah Ahmad yang kemudian terkenal sebagai salah seorang tokoh pembaharu pendidikan Islam Sumatera Barat dengan Sekolah Adabiah (Adabiah School). Penilaian yang diberikan masyarakat itu sukar didapat dengan segera. Payakumbuh Ahmad.3). Padang Kandis. Batusangkar Abdul Manaf Padang Ganting.net 40 . Syekh Syekh Syekh Syekh Syekh Syekh Tuanku Kolok. Sesudah pertengahan abad ke-19 untuk satu mata pelajaran sudah dipergunakan beberapa buah buku pelajaran. Maninjau. melainkan sudah diberikan beberapa mata pelajaran sekaligus.pendidikan. Syekh Ahmad. dan langsung mengajar di surau yang sudah ada. sedangkan pada akhir abad ke-19 untuk pelajaran Nahu saja sudah dipergunakan 6 atau 7 buah buku pelajaran. 8). Batusangkar M. 6). Jumlah mata pelajaran mulai pertengahan abad ke-19 sampai akhir abad ke-19 bertambah banyak dari masa sebelumnya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang didapat oleh para Syekh. Alang Lawas. Bukittinggi 15). 3. sebelum pertengahan abad ke-19 hanya dipergunakan satu buku untuk satu mata pelajaran. Maninjau. sedangkan sebelumnya hampir semua Qari tamatan Sumatera Barat. Alang Lawas. Disamping menghasilkan ulama besar. Padang Amarullah. yang biasanya juga menjadi ulama besar di kemudian hari. Payakumbuh Abdullah. Pendidikan Islam sampai Awal Abad ke-20 Pada akhir abad ke-19 sudah ada ulama Islam Sumatera Barat yang kembali dari Mekah. yang membawa perubahan terhadap pendidikan Islam. Sistem pendidikan Islam di Sumatera Barat pada masa ini dinamakan Sistem Pendidikan Surau. Sebagai guru mereka tidak saja mendidik orang lain. 7). Untuk mendapat predikat ulama Islam terkenal memerlukan waktu lama.

sesudah itu baru menjelaskan artinya dan makna serta maksud pelajaran dalam kehidupan masyarakat. Sebelum pertengahan abad ke-19 jumlah mata pelajaran hanya 4 buah saja. dan jumlah mata pelajaran lebih banyak. yaitu ilmu Nahu. Apabila pemahaman bertentangan dengan keterangan guru. Murid tidak lagi dihadapi satu per satu. Sebelum akhir abad ke-19 pengajian terdapat dua tempat. Mantik. tetapi kemudian menjadi 12 buah. dan Usul Fikih. kemudian guru menerangkan arti pelajaran tersebut. Hadis. Dasar http://pakguruonline. Syaraf. "Alim Muda" setingkat di bawah "Guru Tua". Sementara guru menjelaskan murid mengambil tempat di sekeliling guru atau duduk setengah melingkar di depan gurunya dengan bersila. sehingga mereka dapat menyimak dengan sungguh-sungguh keterangan gurunya. Guru menyebutkan pelajaran murid mengikutinya dan selanjutnya menghafalkan seperti yang diucapkan gurunya. Tafsir.Sumatera Barat.net 41 . Biasanya guru membacakan bahasa Arab lebih dahulu. guru membaca dan menerangkan pelajaran. Badik. Penilaian ini hanya didasarkan karena mereka tamatan luar negeri. Fikih. Murid tingkat tinggi terdiri dari guru bantu dan murid tingkat rendah yang dianggap mampu mengikuti pelajaran karena sangat pandai. Tetapi pada pengajian kitab terdapat perbedaan besar yang merupakan perkembangan pendidikan Islam. Pada dasarnya tidak banyak perbedaan antara Pengajian AI-Quran sebelum pertengahan abad ke-19 dengan akhir abad ke-19. melainkan secara bersama-sama dan cara mengajar dinamakan sistem halaqah. yaitu murid tingkat tinggi yang mendapat kepercayaan Syekhnya. sedangkan murid menyimak saja. sedangkan "Engku Muda" tingkatan guru bantu yang paling bawah. Bayan. murid belajar sendiri. dalam dua jam pelajaran guru sudah menerangkan dua atau tiga pelajaran sekaligus. Selama guru mengajar tidak diadakan tanya jawab. Setiap pelajaran yang diberikan dan diterangkan guru merupakan kelanjutan pelajaran sebelumnya. biasanya dipanggil "Engku Muda" atau "Alim Muda" atau "Guru Tua". Pada tingkat tinggi cara mengajar sudah berbeda. Musthalah Hadis. Pada tingkat rendah cara mengajar hampir sama dengan sebelum abad ke-19 : murid diajar satu per satu. Guru yang mengajar pada tingkat rendah adalah guru bantu. Yang memakai perdikat "Tua" adalah murid yang hampir selesai pendidikan dan dapat bertindak dalam pelaksanaan pendidikan atas nama Syekhnya. maka keterangan guru itulah yang dipakai. 15) Kadang-kadang ditambah lagi dengan ilmu Tasauf. yaitu tingkat rendah dan tingkat tinggi. Dalam sistem halaqah murid disuruh belajar sendiri dan sekali atau dua kali sehari mereka menyesuaikan pemahamannya dengan keterangan yang diberikan guru sewaktu pelajaran sedang berlangsung pada sistem halaqah ini masing-masing murid memiliki kitab yang sama dengan yang sedang diajarkan gurunya. Keterangan guru lebih penting karena murid menyesuaikan pemahamannya dengan apa yang telah diterangkan. Maani. 16). Sebelum pelajaran dimulai murid diharuskan membaca pelajaran tersebut lebih dahulu dan sewaktu guru menerangkan murid mencocokkan pengertian atau pemahaman yang diperolehnya dari hasil bacaan sebelumnya.pendidikan.

Pengakuan Syekh merupakan wisuda bagi yang bersangkutan. ljazah yang diperolehnya adalah pengakuan orang lain atas kemampuannya menjadi guru atau keahliannya menjelaskan pelajaran kepada orang lain. Seorang Syekh dalam mengajar tidak menerima gaji. sistem pendidikan dinamakan sistem surau seperti sistem pendidikan sebelumnya. Muridnya tidak membayar uang mengaji atau uang sekolah. Segala keperluan mereka. sehingga dengan zakat fitrah itu. tergantung dari kemampuannya mengajar atau berdakwah. ialah menugaskan murid itu menjadi guru bantu pada tingkat rendah. Bagi murid yang betul-betul tidak mampu atau tidak dibiayai oleh keluarganya. Untuk mengetahui kemampuan seorang murid terhadap penguasaan materi pelajaran. Syekh yang menjadi guru agama adalah orang yang sudah kembali dari Mekah dan Mesir yang sudah mulai banyak jumlahnya. Pada masa ini pendidikan Islam masih berpusat di surau-surau. Sistem pendidikan pada masa ini peralihan dari sistem surau kepada sistem sekolah.pendidikan. sebahagian tetap tinggal di sana sampai tua atau kembali ke kampungnya untuk menjadi guru mengaji biasa. Kadang-kadang gelar Syekh diperolehnya ketika sudah berumur tua sekali. Majalah Al Manar yang terbit di Mesir sudah menjadi langganan Syekh itu dan menjadi bacaan pula bagi http://pakguruonline. ia dapat memberikan biaya bagi beberapa orang muridnya yang tidak mampu. keduanya sudah dipisahkan ruang belajarnya. hanya sekedar penghargaan atas jasanya. terutama dari bekas muridnya.net 42 . karena mereka mengajar karena Allah semata. Tetapi kalau Syekh yang sudah terkenal banyak menerima zakat fitrah. karena zakat fitrah yang diterimanya sudah lebih dari cukup untuk membiayai hidup murid. akan menjadi "pakiah " yang sekali atau dua kali seminggu meminta-derma ke kampung-kampung guna keperluan hidupnya selama mengaji. Seorang Syekh mendirikan surau atau mengajar biasanya dengan biaya sendiri. bukan untuk mencari penghasilan. karena sesudah itu dia sudah resmi tamat belajar. tetapi jam pelajaran yang berlainan saja. Kadangkadang dengan sekali pergi minta derma itu sudah mendapat hasil untuk dua minggu atau sebulan biaya hidupnya. Apabila kemampuannya telah diakui oleh murid yang diajarnya dan oleh Syekhnya sendiri maka murid tersebut dianggap tamat pelajarannya. mereka siapkan dan cari sendiri. Hasil pendidikan Mekah dan Mesir. Bedanya terletak pada penyelenggaraan tingkat rendah dan tingkat tinggi. di samping membawa ilmu pengetahuan ke Sumatera Barat juga membawa buku-buku dan faham baru yang berkembang tentang Islam dan ajarannya. Gelar Syekh akan diberikan oleh penduduk di tempatnya mengajar atau oleh muridnya. Surau dengan Syekhnya yang sudah terkenal jarang mengizinkan muridnya menjadi “pakiah”. Namun demikian murid yang begini pada hari tuanya nanti juga akan dapat menjadi seorang Syekh. Tetapi pekerjaan "pakiah" ini dilakukan apabila memang sudah tidak ada lagi jalan lain. Dengan bentuk ujian yang demikian sedikit sekali murid yang berhasil.meletakkan murid di tingkat tinggi adalah kemampuan murid itu bukan pada umur atau lama belajar. kecuali kalau ada sumbangan anak negeri setempat berupa zakat dan fitrah. walaupun tidak dibatasi oleh kelas.

tetapi pembaharuan dalam kehidupan masyarakat. Bukittinggi yang terkenal dengan Surau Parabek yang sampai sekarang masih ada. h. yang sekarang bernama Tarbiah Islamiah. ltulah beberapa orang Syekh yang dihormati dan dipatuhi serta diikuti http://pakguruonline.muridnya. Syekh H. f. Syekh M. Abdul Karim Amarullah (1879-1945). Padang. Payakumbuh dengan Surau Tabek Gadang yang sekarang bernama Tarbiah Islamiah. Abdullah Ahmad (1878-1933). dengan Surau Tengah Sawah Bukittinggi yang sampai sekarang masih ada dengan nama Mesjid Tengah Sawah. Hal ini disebabkan karena pandangan mereka sudah mulai terbuka dan luas. saudara Syekh H. i. Syekh H. l. d. Syekh H. Masa berlakunya pembaharuan ini lebih pendek dari masa periode sebelumnya. Padang Japang. pendiri Pendidikan Adabiah School di Padang tahun 1909 yang sekarang sudah berkembang mulai dari Taman Kanak-Kanak sampai ke tingkat SMA dan Akademi. Bukittinggi dengan Surau Candung Baso Bukittinggi. Syekh H. Mereka merupakan orang yang terbuka dan bersedia menerima pendapat orang lain yang lebih baik dan pendapat mereka. Sulaiman Ar-Rasuli. Abdullah Padang Japang. oleh karena itu perlu diadakan pembaharuan. Berbeda dengan hasil pendidikan Islam sebelumnya. M. salah seorang Pimpinan surau Jembatan Besi yang banyak jasanya dalam pembaharuan pendidikan Islam. k. lbrahim Musa. Bukittinggi. Parabek. j. Padang Japang.net 43 . sebagai hasil pembaharuan pendidikan Islam. Pembaharuan yang mereka inginkan bukan hanya di bidang pendidikan Islam. Mungkar. b. Surau itu sampai sekarang masih berdiri dengan Ruang Pendidikan Thawalib Padang Panjang. Thaib Umar (1874-1920). terutama di Mekah dan Mesir. mereka sudah berpandangan luas dan ber sifat terbuka. Payakumbuh dengan Surau Mungkar. Abdul Wahid. Dengan sendirinya pandangan mereka menjadi luas dan menjadi orang yang haus akan sesuatu yang baru. sekarang bernama Tarbiah Islamiah. Syekh H. Jamil Jambek (1860-1947). banyak di antara mereka sudah melihat bagaimana pendidikan Islam dilaksanakan di luar negeri. Jamil Jaho. Abbas Abdullah. Sistem pendidikan Islam yang selama ini dilaksanakan di Sumatera Barat mereka pandang tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masyarakat sekarang. Syekh H. Di antara Syekh atau ulama yang dihasilkan pendidikan Islam pada masa ini antara lain adalah: a. tetapi dalam waktu yang relatif pendek itu terjadi dasardasar pembaharuan dalam bidang pendidikan Islam di Sumatera Barat. Maninjau. Syekh M. Mustafa Abdullah. Syekh H. Tabek Gadang.pendidikan. Padang Panjang dengan Surau Jaho di Padang Panjang. 17) Syekh Daud Rasyidi (1880-1948) 8) c. Payakumbuh dengan Surau Padang Japang yang sampai sekarang masih ada dengan nama Darul Funun Abbasiah. maka pada masa ini. di mana para ulama Islam fanatik dan sukar menerima pendapat orang lain. g. e. Syekh Muh. Saad. Sungayang Syekh H.

hal. dan Syekh H. Badik = kehalusan tatabahasa. 3. Djafri Dt. Tidak semua mamak yang dapat menjadi Penghulu sekaligus. 41. Ibid. Ibid.rakyat Sumatera Barat ajaran-ajarannya.D. Sulaiman Ar-Rasuli. Surau mereka banyak didatangi oleh orang yang ingin memperdalam ilmu tentang Islam yang datang dari seluruh pelosok Sumatera Barat. cit. 1960. M. hal.. yaitu "manyabuang". BAB II PENDIDIKAN BARAT A. Kalau diperhatikan ilmu pengetahuan Islam yang dimiliki oleh seorang Syekh pada waktu itu. 17. 18. 291. masalah pendidikan daerah luar pulau Jawa kurang mendapat perhatian mereka. Mantik = retorika. wawancara. 8. Drs. op. Jakarta. H. 16. 63. 43. hal.. Bayan = cara memberi makna. 24. 46 Mahmud Yunus.net 44 . Pendidikan Islam pada masa ini selain melahirkan guru-guru besar di bidang agama Islam dan pemimpin masyarakat Sumatera Barat. 13. Usul Fikih = dasar-dasar hukum.. Jakarta 1967. Nahu = ilmu yang mempelajari menetapkaii tanda baca di akhir kata atau kalimat.M.D. Syaraf = ilmu yang mempelajari asal-usul suku kata. Riwayat hidup Dr. 5. Riwayat Ringkas Daud Rasyidi (1880-9481) ketikan khusus setebal 11 halaman.. Jayamurni. uthalah Hadis = sanad hadis. Beberapa orang Syekh terkenal sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia di Sumatera Barat seperti Syekh H. 6. hal. Fikih = ilmu hukum. 14. 10 Sidi Gazalba. Di Sumatera Barat acara mengadu ayam ada dua macam. Tercatat pada tahun 1779 murid-murid VOC di pantai barat pulau Sumatera hanya http://pakguruonline. hal 17. Jamil Jambek. Baca karangan Hamka. yang menjelaskan secara terperinci bagaimana proses pergantian seorang Penghulu di Minangkabau. Mahmud Yunus. Tambo Alam Minangkabau. C. hal. 50. Antara. Sejarah Minangkabau. op. Mahmud Yunus. 10. 15.V. Abdul Karim Amarullah dan perjuanagan Kaum Agama di Sumatera. Jakarta. 9. yaitu mengadu ayam seperti biasa yang dilaksanakan untuk memenuhi kegemaran yang telah menjadi kebiasaan turun temurun. dkk. Padang. Mesjid. MCMLXII... tetapi seorang mamak tetap menjadi kepala terhadap kemenakannya. hampir semua yang hadir menyaksikan ikut bertaruh. op. 2. hal. Mahmud Yunus. Pustaka Mahmudiah. 11. Juli 1980. 12. 44. Maani = keindahan bahasa. Selanjutnya dapat dibaca karangan Datuk Batuah Sango. cit. yang mempergunakan taji (pisau kecil dengan ukuran 1 cm dan 5 cm panjang yang tajam kedua belah matanya) pada kakinya. Percetakan Limbago Payakumbuh. 1. cetakan ke tiga. cit. Yang kedua dinamakan "mamupuah".pendidikan. Datuk Palimo Kayo. Dalam Menyabung diadakan pertaruhan besar di antara jago masing-masing. hal. Ibid. Muhammad Yunus. op. hal.. Bhratara Jakarta 1970. hal. juga melahirkan tokoh pejuang kemerdekaan yang gigih berjuang. maka gelar dapat disamakan dengan gelar seorang Guru Besar (Profesor) sekarang. PENGARUH ZAMAN VOC Tugas utama VOC hanyalah dalam usaha dagang. Ayahku. 7. Mansur. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. hal. 4. Bandaro Lubuak Sati. 154-160. cit.. M.

Belanda merasa perlu untuk mendirikan lembaga pendidikan di Indonesia khususnya Sumatera Barat.1). Tetapi bagaimanapun dia berusaha tidak dapat menahan serbuan Inggris yang pada saat itu merupakan suatu negara yang kuat di dunia. Oleh karena itu. Sama halnya dengan daerah-daerah lain yang sudah dikuasai oleh Belanda. Belanda mulai mendirikan lembaga pendidikan untuk mendidik tenaga untuk mengerjakan kepentingan Pemerintah Hindia Belanda. karena jauh sebelumnya mereka juga berkuasa di daerah ini. Selama satu abad berkuasa di daerah itu hanya mempunyai murid sebanyak 37 orang. Belanda mengeluarkan peraturan bahwa yang akan diangkat menjadi pegawai pemerintah maupun kepala daerah setempat seperti Kepala http://pakguruonline.net 45 . pada tanggal 1 Januari 1800 terpaksa dibubarkan oleh Pemerintah Belanda. tenaga bumiputera yang diangkat menjadi kepala pemerintahan berdasarkan keturunan dan kharismasi seperti "Regent". Pertahanan yang telah diatur Daendels dengan sudah dapat dipatahkan oleh Inggeris. Dalam melengkapi tenaga yang cakap menjalankan roda pemerintahan. Semenjak itu seluruh daerah Indonesia menjadi tanah jajahan Kerajaan Belanda yang diurus oleh suatu badan yang bernama Aziatische Road. Indonesia beralih menjadi jajahan Inggeris.pendidikan. tidak dapat lagi dipertahankan dan harus segera diganti dengan tenaga yang cakap dan dididik khusus untuk itu. Daendels yang terkenal cakap. PENDIDIKAN BELANDA PADA ABAD KE-19 Perusahaan dagang Belanda yang bernama Verenigde Oosf lndische Compagnie (VOC). Tiga puluh tujuh orang murid yang terdapat pada tahun 1779 di pantai Barat Sumatera menunjukkan kurangnya perhatian mereka terhadap bidang pendidikan. di bawah pengawasan Lord Minto. tetapi sesungguhnya adalah untuk kepentingan mereka.sebanyak 37 orang saja. berusaha mengatur pertahanan Indonesia dengan tangan besi. Tetapi karena perkembangan politik di Eropa yang masih belum stabil. Pemerintahan Kerajaan Belanda mengirim Mr. Sesudah itu tidak ada berita lagi mengenai pendidikan VOC itu di Sumatera Barat. maka di Sumatera Barat mulai disusun administrasi pemerintahan. Belanda berpendapat untuk memajukan pemerintahan. sehingga Inggeris mulai tahun 1811 berkuasa selama lima tahun. Tujuan mendirikan lembaga pendidikan oleh Belanda terutama bukan untuk kepentingan orang Indonesia. maka tanggal 12 Maret 1816 Indonesia diserahkan kembali kepada Belanda oleh John Fendall yang menggantikan Raffles. B. Seluruh kekayaan perusahaan VOC dan seluruh hutang piutangnya jatuh ketangan Kerajaan Belanda yang pada saat itu masih berstatus sebagai Bataafsche Republik yang tunduk kepada Perancis 2). yaitu untuk mengisi jabatan rendah dalam pemerintahan dan untuk mengisi tenaga pada perusahaan swasta Belanda. Raffles sebagai Wakil Gubernur Jendral Inggeris dengan pangkat Letnan Jenderal yang berkedudukan di Batavia menjadi penguasa di Indonesia sampai tahun 1816. yaitu Gubernur Jendral Inggeris untuk jajahannya di Asia Selatan-Tenggara yang berkedudukan di Kalkuta. merupakan suatu pekerjaan yang sebetulnya dihadapi tidak dengan sungguh-sungguh dan memang pokok perhatian VOC pada waktu itu hanya kepada perdagangan. Herman Daendels ke Indonesia sebagai Gubemur Jendral yang baru pada tahun 1808.

Pemerintah berusaha untuk tidak memihak kepada salah satu agama tertentu. Dengan demikian lembaga pendidikan yang pertama-tama didirikan untuk orang Indonesia adalah lembaga pendidikan rendah. 3. apalagi kalau sudah memegang suatu jabatan pada pemerintahan. Murid itu memperlihatkan tingkah laku yang berbeda.net 46 . terutama untuk menjadi Kepala pemerintahan di nagari. Yang dapat diterima di sekolah Belanda adalah anak dari orang yang diharapkan Belanda mau bekerja sama untuk kepentingan Belanda. Pada waktu itu kelas V itulah yang merupakan kelas yang terendah. tetapi supaya anak didik di kelak kemudian hari dapat mencari penghidupan atau pekerjaan demi untuk kepentingan pemerintah. Mereka memisahkan diri http://pakguruonline. Tiga tahun kemudian Belanda mendirikan pula sekolah di Bukittinggi yang bernama Kweekschool atau lebih dikenal dengan nama "Sekolah Raja" di Sumatera Barat pada waktu itu.3) Sistem tingkatan sekolah ini berbeda dengan sistem sekolah sekarang.Nagari. Murid Sekolah itu dipandang tinggi kedudukannya oleh masyarakat. yaitu "Gouvernment lnlansche School" atau Sekolah Kelas Dua. Untuk perusahaan yang bergerak di bidang pertanian (onderneming). Sekolah yang pertama terdapat di Sumatera Barat terletak di kota Padang yang didirikan pada tahun 1856.pendidikan. harus memenuhi syarat pendidikan menurut ukuran Barat. Berdasarkan tujuan itu mereka mendirikan lembaga pendidikan. Pada umumnya pendidikan diarahkan untuk membentuk suatu golongan elite sosial agar dapat dipakai sebagai alat bagi kepentingan atau keperluan supremasi politik dan ekonomi Belanda di Indonesia. Laras (suatu jabatan yang kirakira sama dengan Regent atau Camat sekarang). Sekolah Raja merupakan sekolah yang dipandang tinggi oleh rakyat Sumatera Barat. Murid sekolah tersebut membentuk kelompok sendiri dalam masyarakat. III. Mereka membuka sekolah swasta sebagai reaksi terhadap tindakan Belanda di bidang persekolahan. Sistem persekolahan disusun menurut perbedaan lapisan sosial yang ada dalam masyarakat Indonesia. II. murid yang naik kelas akan memasuki nomor kelas yang makin rendah atau menurun. 2. Anak-anak yang diterima adalah anak dari orang terpandang. seperti Kepala Nagari. Landasan pendidikan di Sumatera Barat semasa pemerintahan Hindia Belanda tidak berbeda dengan daerah lain di Indonesia. dan I. atau anak dari pegawaipegawai Belanda. pertambangan. Keadaan itu mendorong timbulnya sekolah swasta yang didirikan orang yang kurang menyukai Belanda itu. khususnya di pulau Jawa. yaitu naik ke kelas IV. 4. yang dapat diterima di sekolah adalah anak golongan tertentu saja. Pada waktu itu murid Sekolah Kelas Dua diterima pada kelas V yaitu kelas tertinggi menurut ukuran sekarang. misalnya pemimpin masyarakai atau tokoh terkenal yang disenangi Belanda. seperti golongan Islam. Semua murid memakai pakaian yang rapi dengan dasi. karena itulah satusatunya sekolah yang tertinggi. Hal tersebut sesuai dengan landasan idial pendidikan pada zaman Hindia Belanda yang dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Anak rakyat biasa tidak akan dapat masuk sekolah ini. Pendidikan tidak diusahakan untuk dapat hidup selaras dengan lingkungan. walaupun tinggi tingkat kecerdasannya. dan pabrik diperlukan tenaga terdidik yang cakap tetapi murah. mereka menganggap dirinya orang yang mulia di tengah masyarakat.

sudah tinggi pandangan masyarakat. bahasa Belanda sudah merupakan bahasa wajib yang harus dipelajari oleh semua murid dan harus lulus dengan baik. tamatan sekolah itu akan ditugaskan menjadi guru pada sekolah yang dibuka Belanda kemudian di Sumatera Barat. Derajat mereka di tengah masyarakat bertambah tinggi. Belanda berhasil menanamkan suatu rasa yang merupakan bibit perpecahan dalam masyarakat.dari pergaulan masyarakat yang mereka anggap orang rendah yang tidak setaraf dengan mereka. Vervolgschool. Dengan berkembangnya kepandaian berbahasa Belanda di sekolah itu.pendidikan. banyak di antara mereka dapat melihat kenyataan bahwa mereka disekolahkan terutama untuk kepentingan Belanda. bahasa Belanda mulai diajarkan. Selama sebelas tahun dari pembukaannya bahasa Belanda belum diajarkan. sekolah lain yang lebih rendah tingkatannya sudah banyak didirikan oleh Belanda seperti sekolah : Valksschool. tenaga guru Belanda kurang untuk memenuhi jumlah sekolah. Bagi murid Sekolah Raja yang sudah bekerja pada pemerintah Belanda berkecukupan hidupnya hanya dari gaji yang diterima. tamatan Sekolah Raja harus pandai berbahasa Belanda dengan lancar. Tidak semua murid mau memenuhi keinginan Belanda. http://pakguruonline. Pada tahun 1865. Pada tahun 1871. murid sekolah tersebut bertambah bangga. saringan masuk makin diperketat. dan beberapa sekolah kejuruan Indonesia. apalagi terhadap Sekolah Raja. Sekolah Kelas Satu. Terhadap sekolah yang lebih rendah tingkatannya. Kenyataannya keadaan ini memang disengaja oleh Belanda untuk tetap menanamkan rasa perpecahan di kalangan rakyat. yang kemudian memperlihatkan diri dengan nyata. Semenjak itu ukuran kepandaian murid adalah kecakapan mereka dalam mempergunakan bahasa Belanda sehari-hari. bertambah tinggi pula pandangan masyarakat. mereka mempersamakan murid dengan orang Belanda. Sewaktu bahasa Belanda sudah merupakan bahasa Wajib di Sekolah Raja. Pelajaran yang mereka peroleh membuka mata mereka terhadap keburukan pemerintahan Belanda di Indonesia. Tetapi terlepas dari itu. sekolah itu bertambah tinggi dipandang masyarakat.net 47 . Selanjutnya empat belas tahun kemudian bahasa Belanda dijadikan bahasa pengantar di Sekolah Raja. Untuk menampung pembukaan sekolah pemerintah Belanda mempersiapkan guru lebih dahulu. karena mereka sudah pandai mempergunakan bahasa asing. Dengan bertambah tingginya mutu masukan Sekolah Raja itu. Perkembangan Sekolah Raja makin lama makin ditingkatkan mutunya oleh Belanda. Bacaan mereka tentang keadaan dunia luar menyebabkan mereka mengetahui bagaimana baiknya keadaan bangsa yang tidak terjajah. karena murid yang diterima pada mulanya anak yang belum kenal bahasa Belanda. tetapi semenjak awal abad ke-20 yang dapat diterima masuk Sekolah Raja hanya murid yang berasal dari tamatan Sekolah Kelas Satu. maka penerimaan muridpun makin ditingkatkan. Belanda seolah-olah memberi angin kepada mereka dengan mengangkat derajat mereka. Pada mulanya masukan Sekolah Raja dapat diterima dari Vervolg School. adanya Sekolah Raja merupakan suatu keuntungan dan kesempatan baik bagi masyarakat Sumatera Barat. Didirikannya Sekolah Raja adalah untuk mendidik guru.

karena mereka juga mulai dapat memegang kekuasaan pemerintahan. Ongkos pendidikan sudah cukup dan gaji yang mereka terima. dan Palembang. Tamatan Sekolah Raja tidak kalah pintar dari bangsa Belanda. Walaupun mereka sudah merupakan orang terdidik. Keinginan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi bertambah besar. menimbulkan kesadaran dan menghapus perasaan rendah diri. Di bidang administrasi pemerintahan hasil kerja orang Sumatera Barat lebih baik dari orang Belanda. Banyak juga di antaranya yang betul-betul bekerja dengan Belanda dan tidak mau ikut dengan perjuangan bangsanya. Pada waktu itu mereka hanya dapat berdiam diri saja. tetapi dalam struktur adat Minangkabau mereka hanya tergolong kepada anak kemenakan yang harus patuh kepada mamaknya yang belum mendapat pendidikan Barat. Dari 28 orang tamatan Sekolah Raja angkatan pertama. Keadaan itu menimbulkan rasa harga diri mereka. karena dengan ilmu yang mereka dapat di sekolah yang masih rendah saja sudah mendatangkan manfaat pada mereka. Timbul daya kritik yang tajam terhadap pemerintah Belanda di Sumatera Barat mengenai adanya kemiskinan dan kesengsaraan hidup masyarakat Sumatera Barat yang oleh Belanda selama ini didiamkan saja. Daya kritis itu mereka lontarkan pada bangsa asing yang sedang berkuasa dan terhadap pelaksanaan adat Minangkabau yang dilakukan oleh para pemimpin adat. yang selebihnya dipekerjakan pada berbagai bidang pemerintahan. Akibat sampingan dari dibukanya sekolah oleh Belanda adalah munculnya golongan terpelajar dengan hati dan mata yang telah terbuka melihat kepincangan yang dijalankan pemerintah Hindia Belanda selama ini di Indonesia.Tamatan Sekolah Raja juga dimanfaatkan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk mengisi jabatan pada pemerintahan atau dipekerjakan di tempat lain yang ditentukan oleh Belanda.net 48 . Tujuan Belanda pada mulanya mendirikan sekolah hanyalah untuk http://pakguruonline. Mereka inilah yang akan menjadi pelopor mendobrak kekuasaan Belanda dari Indonesia. hanya 12 orang saja yang dipekerjakan sebagai guru. Belanda membutuhkan tenaga bukan guru jauh lebih banyak dari tenaga guru.pendidikan. pegawai perusahaan dagang Belanda. apalagi kalau dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Mereka itu bukan saja ditempatkan di Sumatera Barat. Pengaruh lain adalah timbulnya kegairahan untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi. Tamatan Sekolah Raja juga diangkat sebagai jaksa pada pengadilan Belanda (Landraad). semua tugas yang diberikan kepada mereka dapat diselesaikan dengan baik. tetapi juga di daerah lain di Sumatera seperti Medan. walaupun kekuasaan itu bukan menentukan. Dengan demikian tamatan Sekolah Raja makin mendapat angin. Dari mereka yang berfikiran maju itu lahir pejuang kemerdekaan Indonesia yang rela berkorban untuk kepentingan kemerdekaan. Mereka dapat melihat kemelaratan masyarakat Sumatera Barat pada umumnya dan menumbuhkan cara berfikir yang kritis. sedangkan beberapa fasilitas lain akan diperoleh. karena jumlah mereka belum banyak dan tidak semua tamatan Sekolah Raja yang berfikiran maju demikian. Tamatan Sekolah Raja juga diangkat sebagai pengawas gudang. kalau perlu keluar daerah Sumatera Barat seperti ke Jawa atau keluar negeri sekalipun. karena mereka adalah pegawai pemerintah Hindia Belanda.

Kepada mereka juga diharapkan untuk menjadi golongan yang akan muncul menentang adat Minangkabau dan kekuatan golongan agama Islam dalam masyarakat Sumatera Barat yang telah merupakan suatu kekuatan yang menghalangi maksud Belanda menanamkan kekuasaan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. dan dengan demikian orang yang mendapat pendidikan hanya terbatas. Dr. Mukhsis Dt. 1. Pada saat itu mereka terpaksa diam saja. Bagi mereka untuk pergi belajar ke Bukittinggi dan Padang tidak mungkin. Peraturan berikutnya pada tahun 1892 menetapkan bahwa Sekolah Dasar untuk golongan Bumiputera harus didirikan pada setiap ibukota Keresidenan. PENDIDIKAN PEMERINTAH HINDIA BELANDA Sampai dengan akhir tahun 1917 di Sumatera Barat Sekolah Raja merupakan sekolah tertinggi. 3. Sumarsono Mestoko dkk. hal. ialah setiap keresidenan di Indonesia harus didirikan sebuah sekolah dasar untuk.pendidikan. Supomo. A. dan pada pusat kegiatan kerajinan. Mereka dipersiapkan dengan pendidikan Barat yang bertentangan dengan hidup golongan adat dan kaum agama di Sumatera Barat. tetapi pada batinnya mereka merupakan embrio kekuatan baru yang pada saatnya muncul menjadi pelopor dalam perjuangan. mereka mulai dapat melihat keburukan Belanda dan kesengsaraan hidup bangsanya. R. http://pakguruonline. Perkembangan Pendidikan di Sumatera Barat (belum dicetak). Ketentuan ini tidak dipenuhi oleh pemerintah Hindia Belanda di Sumatera Barat. Pada akhir abad ke-19 sudah terlihat munculnya embrio pelopor kemerdekaan yang berasal dari anak asuhan Belanda. Pada lahirnya mereka merupakan petugas pemerintah Belanda. Di samping Sekolah Raja sekolah lain juga dibuka. Jakarta. Jakarta. Lokasinya hanya meliputi kota Padang dan Bukittinggi. karena mereka belum merupakan golongan yang kuat yang dapat meruntuhkan kekuasaan Belanda yang telah tertanam kuat di Sumatera Barat. Kabupaten. Percetakan Jembatan. Sejarah Politik Hukum Adat. Tetapi kenyataannya. Pemerintah Hindia Belanda membuka sekolah di Sumatera Barat dengan berangsur-angsur walaupun rakyat sangat membutuhkan pendidikan tersebut. sedangkan pada kota-kota lain belum dibangun sama sekali.memantapkan administrasi pemerintahan yang memerlukan tenaga terdidik. BAB III PENDIDIKAN ABAD KE-20 A. "Bumiputra". Pemerintah Hindia Belanda dalam mendirikan sekolah memperhitungkan sesuai dengan kebutuhan yang mereka hadapi. karena baru pada tahun 1912 didirikan Volksschool yang pertama untuk daerah Sumatera Barat.net 49 . 2. tetapi jumlahnya masih terbatas. Badan Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. perdagangan atau tempat yang dianggap perlu. 1954. ha. Biaya sekolah belum terjangkau oleh rakyat biasa. 39-40. Peraturan yang dikeluarkan oleh Belanda pada tahun 1848. Di Sumatera Barat peraturan itu baru dijalankan pada tahun 1853 dengan mendirikan sebuah Sekolah Kelas Dua di Padang. 123.. hal. 43. karena kehidupan mereka belum memungkinkan. Bandaro Basa. Pendidikan di Indonesia dari Zaman ke Zaman. terutama yang tinggal di desa-desa. Kewedanaan. Jilid I. Prof.

Kewedanaan. 1916: Buat pertama kali dibuka Vervolgschool. 1918: Didirikan Sekolah Normal khusus untuk wanita di Padang Panjang. Walaupun Belanda agak terlambat mendirikan sekolah.net 50 . maka Sekolah Desa yang semula hanya untuk tiga tahun ajaran dijadikan dua tahun. terutama pada tempat yang sudah ada beberapa Volksschool. Urutan pendirian sekolah di Sumatera Barat pemerintah Hindia Belanda adalah sebagai berikut: yang dilakukan oleh 1. dan lain-lain bukanlah Sekolah Desa itu. 7. http://pakguruonline. karena tingkatan pendidikannya hanya terdiri dari tiga tahun. lama tahun ajarannya 5 tahun dengan memakai bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar. terutama sekolah Kelas Dua. Tiga tahun sesudah didirikan Sekolah Normal didirikan pula Sekolah Normal Khusus untuk wanita pada tahun 1921 dengan mengambil tempat di Padang Panjang. 4. yaitu nama Vervolgschool di Sumatera Barat. namun kenyataannya yang dapat melanjutkan hanya anak orang yang dipilih. tokoh terkemuka. 1921: Didirikan Schakelschool yang pertama di Padang Panjang. Kabupaten. Hal ini makin menyempitkan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan bagi orang kebanyakan di Sumatera Barat. Kemudian juga didirikan pula sebuah sekolah dengan nama Schakelschool yang pertama. karena semenjak tahun 1910 Sekolah Kelas Satu sudah didirikan.Sekolah ini tingkatnya lebih rendah dari Sekolah Kelas Dua yang telah didirikan di Padang. 1912: Didirikan Volkschool yang pertama kali yang terkenal dengan nama Sekolah Desa. 1856: di Bukittinggi didirikan Kweekschool yang lebih dikenal dengan nama "Sekolah Raja". 3. Dengan dibukanya Sekolah Sambungan. 6. Juga didirikan pertama kali Normoalschool di Padang Panjang. Di Sumatera Barat Volksschool lebih dikenal dengan nama Sekolah Desa. Politik Etis tidak dijalankan secara baik di Sumatera Barat oleh Belanda. Sekolah yang harus didirikan pada setiap ibukota Keresidenan. 1910: Didirikan pertama kali Gouvernements Inlandsche de EersteKlasse(Sekolah Kelas Satu).pendidikan. 1853: didirikan pertama kali sekolah di Padang yaitu Gouvernements Inlandsche School (Sekolah Kelas Dua) 2. lebih-lebih sekolah yang agak tinggi tingkatannya. Pada tahun 1916 Sekolah Raja menerima calon murid dari tamatan Vervolgschool. sesudah itu mereka dapat melanjutkan ke Sekolah Sambungan. melainkan Sekolah Kelas Satu. anak desa yang dapat melanjutkan ke Sekolah itu terbatas sekali. Walaupun terorinya tamatan Sekolah Desa dua tahun dapat melanjutkan ke Sekolah Sambungan. 5. terutama bagi anak Sekolah Desa yang tidak dapat lagi melanjutkan ke Sekolah Raja. walupun jumlahnya sedikit. atau anak orang terpandang. Vervolgschool pertama kali didirikan di Sumatera Barat baru tahun 1916. namun pada awal abad ke-20 sudah banyak terdapat sekolah. yang diperuntukan bagi anak pemuka masyarakat. Belanda masih tetap membiarkan sebahagian besar orang Sumatera Barat tidak mendapat pendidikan. Namun demikian pada tahun 1916 dibuka Normaalschool di Padang Panjang.

Untuk mendapatkan gambaran sekolah di Sumatera Barat dapat dilihat pada daftar berikut ini: DAFTAR : JUMLAH LOKASI SEKOLAH. Sekolah No. Sekolah No. Sekolah No. Sekolah No. Sekolah No. 1 Padang. 5 Tarusan Asam Kumbang Painan Kambang Balai Selasa Indrapura Padang Panjang Kayu Tanam Pariaman Bukittinggi (yg tinggal diluar) Bukittinggi Palembayan Matur Maninjau Koto Kaciek Lubuk Basung Bonjol Rao Talu Sasak Aie Bangih Payakumbuh Pakan Rabaa Suliki Koto Baru Bangkinang Solok Singkarak Sirukam Alahan Panjang Muraro Labuh Sawah Lunto Tanjung Ampalu Sijunjung Batusangkar Simabur Buo Balai Tangah 196 222 203 211 215 193 67 123 209 212 204 204 222 209 185 174 176 210 239 176 154 194 88 180 147 123 125 127 195 61 125 174 136 136 195 173 167 197 230 270 145 194 165 18 7 17 10 9 16 7 15 7 17 17 29 25 22 47 13 56 56 3 25 31 7 28 28 26 37 16 18 4 3 28 5 5 18 14 31 18 29 35 4 14 21 9 3 8 5 4 8 10 12 3 8 8 13 14 12 27 7 27 23 2 10 16 8 16 19 21 17 13 9 7 2 16 4 4 9 8 19 9 13 13 3 7 13 http://pakguruonline.net 51 . 3 Padang. 2 Padang. JUMLAH MURID PADA SEKOLAH KELAS DUA DAN SEKOLAH KELAS SATU DALAM KERESIDENAN SUMATERA BARAT PADA TANGGAL 31 DESEMBER 1913 LOKASI JUMLAH MURID PERBANDIN GAN TIAP 100 LAKILAKI LAKI-LAKI PEREMPUAN Padang. 4 Padang.pendidikan.

meniru tanpa memikirkan baik buruk-nya. sedangkan orang-orang Cina adalah orang yang telah menetap di daerah ini. Sesudah 60 tahun sekolah pertama didirikan masih belum sampai setengah prosen (0. sedangkan sifat yang verbalisme untuk memudahkan pelaksaan pemerintahan terhadap bangsa Indonesia. Jika jumlah murid kelas rendah itu ditambah dengan jumlah murid kelas yang lebih tinggi. Tetapi kalau melihat jumlah murid sebanyak 9816 orang belum mencerminkan kemajuan. terutama Sekolah Kelas Dua.49 %) penduduk Sumatera Barat yang mendapat pendidikan rendah.J b .S Padang Bukittinggi Payakumbuh Solok TOTAL 189 159 140 167 8801 926 11 = 5 19 31 29 19 1015 10 19 14 11 11. jangankan membangun sebuah sekolah untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah yang berada di sekitar tempat tinggal mereka sudah terasa berat. Sifat intelektualisme sesuai dengan sistem pendidikan yang dikenal Belanda pada waktu itu. Di samping sekolah tersebut didirikan juga sekolah khusus untuk orang Cina dengan nama Hollands Chinese School (HCS) dan Ambonsche School untuk orang Ambon yang tinggal di Sumatera Barat pada waktu itu. Persyaratan ini sangat berat bagi nagari pada waktu itu. Untuk dapat mendirikan Sekolah Desa. Bagi nagari yang mendirikan sebuah sekolah tidak merupakan beban yang berat. dan alat sekolah serta gaji guru. tetapi dengan hasil pendidikan http://pakguruonline.a 8144 . Pada waktu itu mereka mendapat perlakuan yang agak baik dibandingkan dengan orang Sumatera Barat karena mereka banyak menolong orang Belanda dan juga sifat orang Cina di Sumatera Barat selalu memihak yang sedang berkuasa. Sifat dan ciri pendidikan zaman Hindia Belanda bersifat intelektualistis dan verbalisme. perabot. Nagari yang sanggup mendirikan sekolah pada waktu itu sekarang menjadi ibu kota Kecamatan/Kabupaten. harus menyediakan persyaratan yang berat. Dari dahulu tempat itu merupakan tempat yang sudah maju dan pusat keramaian atau pusat kegiatan dari beberapa nagari.net 52 . Orang Cina diizinkan oleh pemerintah Hindia Belanda membuat Pendidikan sendiri sesuai dengan kebiasaan leluhur mereka. akan mencapai angka setengah prosen saja. kedua sekolah tersebut terdapat di Padang. Orang Ambon yang tinggal di Padang karena menjadi serdadu Belanda.5 = 12 Berdasarkan kutipan di atas dapat dilihat bahwa pada abad ke20.pendidikan. Sekolah Kelas Dua. karena dapat dipikul secara bersama-sama. Walaupun Belanda tidak sungguhsungguh untuk mendidik bangsa Indonesia. gedung. hanya mereka diharuskan memakai bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar di sekolah itu. yang derajatnya lebih rendah dari Sekolah Kelas Dua. tepatnya menurut keadaan tanggal 31 Desember 1913. seperti mempersiapkan tanah. Kelas Satu sudah banyak terdapat di Sumatera Barat. nagari yang berkeinginan.

Golongan Bumiputra tidak boleh masuk ELS dan HCS. Sekolah Bumiputera-Belanda (HIS) untuk keturunan Indonesia asli yang dipilih menurut asal keturunannya. 3) Sekolah Peralihan (Schakelschool) yaitu peralihan dari Sekolah Desa 3 tahun ke HIS 7 tahun. Golongan Timur Asing 2. Golongan Bumiputera c. tetapi sebaliknya Golongan http://pakguruonline. Sekolah Bumiputera (Inlandsche School) yaitu Sekolah Kelas Dua yang lama pendidikannya 5 tahun. Sekolah tersebut di atas termasuk Sekolah Kelas Satu dan lama belajarnya 7 tahun. Golongan Bumiputera d. keturunan Belanda. seperti keluarga Tuanku Laras. Golongan Eropa b. Sekolah Cina-Belanda (HCS) khusus untuk orang keturunan Cina dan boleh juga keturunan Timur Asing. Sekolah Desa (Volks School) lama pendidikannya 3 tahun. c. Pendidikan rendah yang diselenggarakan Belanda di Sumatera Barat. c.net 53 . masingmasing golongan sudah tertentu sekolah yang boleh dimasukinya. pegawai Belanda atau orang yang terpandang dalam masyarakat Sumatera Barat. Pembagian penduduk menurut keturunan dan status : a. Golongan Pemimpin Agama c. Sekolah Sambungan (Vervolgschool) yaitu lanjutan dari Sekolah Desa lama pendidikannya 2 tahun. pada umumnya dapat dibagi sebagai berikut: 1) Yang memakai bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar : a. Demang dan Jaksa. orang Belanda dan Indonesia yang berasal dari orang bangsawan. Pembahagian penduduk menurut hukum tahun 1848 : a. Sekolah Rendah Eropa (ELS) yang diperuntukkan bagi orang Belanda. Golongan yang dipersamakan dengan Bumiputera Pada tahun 1920 disederhanakan sebagai berikut : a. orang Timur Asing. Golongan yang dipersamakan dengan Eropa c.pendidikan. Semua jenis sekolah itu diperuntukkan bagi orang Indonesia atau Bumiputera. Golongan Bangsawan (Aristokrat) dan Pemimpin Adat b. Golongan Eropa b. b. 2) Yang memakai bahasa daerah (Melayu) sebagai bahasa pengantar: a. Hollandsch Inlandsche Shoot (HIS) didirikan di Padang dan Bukittinggi. 3) Berdasarkan penggolongan inilah pendidikan diatur oleh Belanda. b. dan orang-orang terkemuka.itupun pada akhirnya Belanda dapat dikalahkan. Golongan Rakyat Biasa Ketiga golongan ini terdiri dari orang Indonesia asli.2) Pada waktu itu oleh Belanda menggolongkan masyarakat dilakukan atas dasar keturunan dan status yang dibagi sebagai berikut: 1.

1978. Di Kota-kota pelaksanaan sekolah tidak berjalan lancar. Pariaman. 3. hanya saja biasanya mereka merasa hina bergaul dengan golongan Bumiputra. Jepang menyeragamkan seluruh sekolah dasar menjadi Sekolah Dasar 6 tahun dengan nama Sekolah Nippon Indonesia ( S N I ) atau dalam bahasa Jepang disebut "Kokumin Gakko".net 54 . Di Sumatera Barat sekolah yang paling tinggi pada waktu itu adalah AMS. Bukittinggi. Kedemangan. Sekolah ini Sekolah Dasar yang diperluas atau juga setingkat dengan SMP sekarang. karena banyak murid yang dipaksa ikut bergotong royong membuat jalan baru atau berkebun di sekitar sekolah untuk menambah atau mencukupi kebutuhan Jepang akan bahan makanan yang mereka perlukan untuk keperluan perang. 1. dan Payakumbuh. Sekolah Dasar yang agar teratur diberikan pelajaran sekali atau dua kali seminggu hanya di kota-kota saja. 65-66 BAB IV PENDIDIKAN ZAMAN JEPANG DAN INDONESIA MERDEKA A. T. seperti Padang. seperti Sekolah Pertukangan dan Sekolah Pertanian di Bukittinggi. Dep. http://pakguruonline. Ny. Di samping sekolah umum juga dibuka sekolah Kejuruan. hal. Ed. P dan K BP3K.Eropa boleh saja masuk ke mana mereka suka. Dengan penyeragaman itu. Pendidikan Pemerintah Pada dasarnya pendidikan di Sumatera Barat sewaktu Jepang berkuasa tidak teratur. Maria Ulfah Santoso SH dan Dr. 66. Solok. Batusangkar. Selanjutnya juga dibuka Sekolah Menengah Umum yang Algemeene Middelbore School (AMS) yang lama pendidikannya 3 tahun pula. hal. Pendidikan di Indonesia DM Zaman ke zaman. Kemudian. Gajah Mada University Perss. Kewedanaan. Sekolah Teknik di Padang dan Bukittiriggi. guru dan murid masing-masing sibuk mengurus dirinya sendiri. Payakumbuh. Jakarta. maka Sekolah Dasar 6 tahun hampir terdapat di seluruh daerah Sumatera Barat. terutama di daerah yang dahulunya menjadi ibukota Keresidenan.. 2. Sedangkan sekolah di tempat lainnya tidak berjalan sebagaimana mestinya. lbid. sekolah Kejuruan Wanita di Padang. Bukittinggi. Sekolah ini boleh dimasuki oleh Golongan Bumiputra atau Golongan Timur Asing. Sumarsono Mestoko dkk. PENDIDIKAN DI ZAMAN JEPANG 1.pendidikan. hal. dan Padang Panjang. bahkan banyak murid yang meninggalkan bangku sekolah tanpa dapat diawasi oleh guru atau Kepala Sekolah. Peranan dan kedudukan Wanita Indonesia. Mereka sengaja memelihara jarak dengan golongan Bumiputra dengan memasuki sekolah yang khusus buat mereka.. Ny.O Ihromi SH. 222-223. Jenis sekolah yang banyak waktu itu di Sumatera Barat adalah Sekolah Dasar 6 tahun. di Payakumbuh didirikan sekolah Meer Uitgebreid Lager OnderwiJs (MULLO) yang lama pendidikannya 3 tahun atau ada juga yang 4 tahun.

Bogodan. Sekolah Kejuruan yang ada pada waktu itu adalah Sekolah Pertanian. Buruknya adalah anak tidak diberi pelajaran sebagaimana mestinya. Pendidikan untuk mereka dimaksudkan untuk dapat mempersiapkan diri menjaga kampong mereka masing-masing. Kaibodan. Masalah pendidikan pada waktu Jepang berkuasa di Sumatera Barat ini membawa akibat yang baik dan yang buruk. Sekolah Teknik. karena tindakan tentara Jepang yang tidak mendidik seperti memarahi seorang guru di hadapan muridnya. Sekolah Polisi. Beberapa kali seminggu anak-anak disuruh gotong royong menanam ubi. bahkan tidak jarang seorang anak melawan kepada orang tuanya karena masalah http://pakguruonline. Karena keadaan seperti itu tidak ada yang melarang. Jepang membatasi jumlah Sekolah Menengah dengan maksud supaya mudah melakukan pengawasan. sekolahnya dihapuskan saja dan muridnya disuruh menggabung kepada Sekolah Dasar yang terdekat dengan daerah tersebut. Moral anak-anak menjadi rusak. walaupun terhadap orang yang lebih tua sekalipun. karena di samping belajar mereka juga disuruh mengerjakan beberapa pekerjaan lain untuk kepentingan Jepang. Yang boleh masuk Sekolah Menengah Jepang ini hanyalah orang yang terpilih melalui Kepala Sekolah Dasar setempat. Perguruan Tinggi pada wktu itu memang tidak ada di Sumatera Barat sesuai dengan kebijaksanaan Jepang yang hanya mengizinkan Perguruan Tinggi di Jawa saja. lamalama anak-anak menjadi biasa dengan perbuatan tersebut. Sebaliknya Sekolah Kejuruan memang agak banyak macamnya walaupun hanya terdapat di Padang dan Bukittinggi saja. yang dilatih secara kemiliteran. Hal ini sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak-anak yang sedang berkembang itu.dan nagari-nagari yang menjadi ibukota Kelarasan. Sekolah Pamong. Sekolah non-formal pada waktu Jepang berkuasa di Sumatera Barat agak banyak didirikan oleh Jepang melalui organisasi kepemudaan seperti Seinendan. Mereka serta merta dapat meniru perbuatan Jepang tersebut terhadap orang lain.net 55 . terutama para opsir Jepang yang baru kembali dari garis depan. tetapi disuruh kerja bakti atau gotong royong mengerjakan kepentingan Jepang. Pada zaman pendudukan Jepang Sekolah Menengah tidak dibagi dua seperti sekarang. Bagi daerah yang dianggap Jepang tidak mampu atau terlampau jauh dan pengawasan seperti daerah pegunungan. lebih-lebih setelah dekat kekalahannya terhadap Sekutu. Orang yang dipilih adalah pemuda yang tegap badannya dan sehat jasmaninya. Tenaga mereka diperbantukan pada kantor Jepang atau dilatih dengan latihan kemiliteran untuk kemudian dibawa ke medan perang. Tetapi kebanyakan tugas dari Hahanokai adalah mempersiapkan perbekalan bagi tentara Jepang dan menghibur orang-orang Jepang. Sedangkan pendidikan Menengah di Sumatera Barat hanya terdapat di Bukittinggi dan Padang.pendidikan. Disamping itu ada perkumpulan wanita yang bernama Hahanokai yang bertugas pada dapur umum atau menghibur tentara yang sedang berjuang di garisdepan. tetapi sesungguhnya mereka dipersiapkan sebagai tenaga cadangan apabila tentara Jepang sudah kurang. melainkan Sekolah Menengah saja. yaitu Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Sekolah itu banyak jumlahnya adalah karena dibutuhkan oleh Jepang dalam memberikan bantuan terhadap keberhasilan perangnya.

Kepada pemuda diajarkan peraturan http://pakguruonline. keuntungan bukan saja dalam pengembangan bahasa itu saja. juga diberikan pendidikan non-formal yang merupakan pendidikan kemiliteran. Keadaan seperti ini akan jauh pengaruhnya sesudah Indonesia merdeka. diwajibkan menyanyikan lagu-lagu Jepang di sekolah. Dengan dijadikannya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Di samping itu anak-anak sekolah termasuk juga orang dewasa dipaksa mengikuti dan menirukan kebiasaan orang Jepang seperti "seikere" menghadap ke Jepang (matahari terbit) setiap pagi. Keseragaman sekolah yang baik itu tidak diisi Jepang dengan materi pelajaran yang cocok buat anak didik yang sedang berkembang itu. anak-anak hanya diajar menyanyikan lagu-lagu Jepang yang sangat mengganggu jam pelajaran di sekolah. memberi hormat kepada orang Jepang walaupun pangkatnya rendah. Dengan adanya keseragaman dalam waktu pendidikan. masalah penyelenggaraan dan pengawasan sekolah mudah dilakukan serta kurikulumnya dapat di buat dengan lebih baik dan seragam. Kalau tidak bergotong royong atau latihan kemiliteran. karena sekarang mereka dengan mudah dan dimengerti orang lain untuk mengemukakan perasaan dan buah pikirannya. Hal ini baik untuk perkembangan bahasa Indonesia di kemudian hari. orang Jepang memerintahkan dengan keras. walaupun kebanyakan dari guru adalah yang telah berpengalaman semenjak zaman Belanda dahulu. Akibat pendidikan seperti itulah yang sangat buruk pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak-anak. Disamping pendidikan formal yang diberikan Jepang di sekolah kepada rakyat Sumatera Barat. Tetapi sayangnya isi pelajaran waktu itu sangat rendah mutunya. suatu kondisi yang diperlukan dalam mencapai Indonesia merdeka.yang kecil saja. karena pada waktu itulah anak-anak yang mendapat pendidikan Jepang itu mengalami masa dewasanya dan ikut menyelenggarakan kehidupan bangsanya. tetapi dapatnya dibina kesatuan bangsa dengan cepat. karena mereka tidak berdaya sama sekali. Tetapi akibatnya bagi anak-anak Sumatera Barat mereka dapat melupakan kebudayaan dan kebiasaan mereka sendiri yang telah merupakan warisan turuntemurun. Hal tersebut ada hubungannya dengan maksud Jepang untuk men-Jepangkan orang Indonesia seperti yang mereka lakukan di Mansyuria. Dengan demikian pengetahuan murid Sekolah Dasar pada waktu Jepang itu dalam teorinya sama di manapun sekolah itu diadakan. Rendahnya mutu sekolah disebabkan Jepang banyak campur tangan dengan memberikan latihan kemiliteran dan menyuruh bergotong royong sehingga tidak ada kesempatan bagi guru mengajar dengan baik. rasa persatuanpun dengan mudah dapat digalang dan dibina dengan baik di tengah masyarakat. barang siapa yang tidak mau melaksanakan segera dihukum di hadapan khalayak ramai dengan jalan menamparnya berulang-ulang. Bahasa Indonesia dijadikan bahasa resmi di kantor dan di sekolah. Dengan berkembangnya bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.pendidikan. Murid-murid yang tidak datang kesekolahpun tidak mendapat teguran sama sekali dari majelis guru. Hal ini baru pertama kalinya terjadi di Indonesia semenjak Indonesia dijajah oleh Belanda.net 56 . Sebaliknya akibat yang baik dari pendidikan zaman Jepang adalah menyeragamkan seluruh tahun ajaran Sekolah Dasar. Dalam melakukan kebiasaan itu.

Kebanyakan sekolah swasta yang dibuka hanya tingkatan Sekolah Dasar seperti Taman Siswa dan Muhammadiyah. Pendidikan harus berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Berdasarkan landasan dan tujuan pendidikan itu Jepang melakukan dan menyelenggarakan latihan kemiliteran dan gotong royong serta kerja bakti. tujuan. dasar. seikere menghadap Tokyo. Tujuan pendidikan yang ingin dicapai adalah mendapat tenaga cuma-cuma dan prajurit untuk membantu peperangan yang sedang dilakukan.baris berbaris dan disiplin militer. Pada awal kemerdekaan Indonesia mereka itulah yang membimbing rakyat Sumatera Barat ke arah perjuangan yang benar sehingga keamanan dapat dipertahankan di Sumatera Barat. Sekolah swasta yang dibuka sudah kehilangan kepribadian. Kinrohosi. Banyak di antara mereka yang dilatih dalam Gyugun kemudian menjadi pemimpin sampai sekarang. Landasan pendidikan pada zaman pendudukan Jepang adalah mengajak bangsa Indonesia bekerjasama dengan Jepang untuk mencapai Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya yang selalu didengung-dengungkan melalui gerakan militer. sebagai suatu Negara Kesatuan hal itu berlaku umum bagi seluruh daerah dan rakyat Indonesia. B. http://pakguruonline. Lembaga pendidikan khusus untuk pendidikan militer ini seperti Heiho dan Gyugun yang terdapat di Padang dan Bukittinggi. Sekolah swasta yang dapat dibuka apabila mendapat pengawasan langsung dan Jepang atau diselenggarakan oleb Jepang sendiri. menyanyikah lagu-lagu Jepang.pendidikan. belajar bahasa Jepang terpaksa dilakukan. 2. Landasan. Tujuan pendidikan yanghendak dicapai disesuaikan dengan tujuan negara yang baru merdeka dan sedang menghadapi perjuangan menghadapi Belanda ialah penanaman semangat patriotisme. PENDIDIKAN INDONESIA MERDEKA Di waktu Indonesia sudah merdeka sistem pendidikan yang berlaku di Sumatera Barat berubah sama sekali landasan dan tujuannya. Waktu Perang Kemerdekaan mereka jugalah yang membina dan mengatur perlawanan rakyat yang menguntungkan bagi rakyat Sumatera Barat. Indonesia telah menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara atau landasan ideal bagi seluruh aktifitas rakyat Indonesia dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan Struktural bagi Negara Indonesia.net 57 . karena mereka mengawasi sekolah swasta itu dengan sangat ketat sekali. Pendidikan Swasta Sekolah swasta tidak berkembang selama Jepang menduduki Sumatera Barat. Tujuan yang hendak dicapai supaya seluruh rakyat Indonesia bersatu padu menghadapi ancaman Belanda. dan sasaran pendidikan itu juga berlaku untuk daerah Sumatera Barat seperti daerah Indonesia lainnya. Dalam Gyugun pemuda Sumatera Barat ditempa secara pisik dengan berat yang menyebabkan mereka menjadi orang yang berhati keras.

Sistem ujian pada waktu itu adalah sistem terpusat untuk ujian akhir SMP dan SMA.Lembaga pendidikan yang ada di Sumatera Barat waktu itu adalah Sekolah Dasar 6 tahun yang sudah ada semenjak zaman pendudukan Jepang. karena bantuan pemerintah belum sepenuhnya dapat diharapkan sehubungan banyaknya tugas yang harus diselesaikan dalam waktu yang bersamaan dalam keadaan kekurangan.pendidikan. Pada waktu itu alat sekolah seperti kertas. Pendirian SMA ini disebabkan karena tamatan SMP sudah mulai banyak. Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). Pada Agresi kedua sekolah di Sumatera Barat banyak yang tutup karena terpaksa mengungsi ke daerah perdalaman. pensil dan buku-buku pelajaran kurang sekali. maka sekolah Islam juga ikut membuka sekolah setingkat dengan SMA. yang permulaannya ada di Bukittinggi sebagai kelanjutan dari Chu Gakko yang sudah ada pada zaman pendudukan Jepang. tetapi semua pelajaran dapat berjalan dengan lancar di sela-sela dentuman meriam Belanda. Sedangkan sekolah Federal pada urnumnya dibuka karena terpaksa saja mengikuti sekolah tersebut karena tidak. Dengan demikian ujian akhir SMP dan SMA seragam untuk seluruh daerah Indonesia.tahun 1946 didirikan pula Sekolah Teknik Menengah (STM). PSM yang telah didirikan semenjak tahun 1918 juga mendirikan sebuah SMA Swasta. Lembaga pendidikan yang lebih tinggi baru sampai tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah Perawat. Waktu itu terdapat dua macam sekolah yaitu Sekolah Federal yang didirikan Oleh Belanda yang menduduki kota-kota di Sumatera Barat dan Sekolah Republik yang didirikan oleh Pemerintah Republik di pedalaman. Sekolah swasta yang ada adalah sekolah Muhammadiyah dan Taman Siswa dan beberapa Sekolah Islam. Pada awal kemerdekaan Indonesia di Bukittinggi sudah didirikan dua buah SMA. yaitu SMA I dan SMA II.net 58 . hanya sebahagian kecil dari mereka yang betul-betul memihak Belanda. Selanjutnya di Bukittinggi didirikan pula Sekolah Bidan. dan Sekolah Assisten Apoteker.sempat mengungsi ke daerah pedalaman. soal ujian datang dari Pusat dan sekolah swasta dapat menggabungkan diri dalam ujian tersebut melalui pendaftaran sekolahnya. Dengan demikian SMP di Sumatera Barat tidak sama tahun didirikannya tergantung dari kesanggupan daerah masing-masing. Di samping itu pada . yang bermula pada tahun 1946. Sekolah Guru A dan Guru B. Pada tahun 1946 di setiap Kabupaten telah dibuka sebuah SMP. Bukittinggi pada waktu itu merupakan pusat kedudukan Pemerintahan propinsi Sumatera Barat. sedangkan penampungan mereka untuk melanjutkan sekolahnya masih belum ada. Dengan dibukanya SMA itu. Kebanyakan pendirian SMP itu tergantung dari inisiatif daerah tingkat II. Walaupun keadaan sangat sukar waktu itu untuk menyelenggarakan sekolah di pedalaman. Pembentukan SMP di daerah lain hampir sama kejadiannya. Sekolah Dasar itu langsung dijadikan sebuah SMP dengan mengganti atau mendirikan sebuah Sekolah Dasar baru sebagai gantinya. Di waktu Belanda telah menduduki Padang dalam Agresi pertama di Bukittinggi didirikan sebuah Sekolah Menengah Atas atas prakarsa beberapa orang dari kalangan pemerintahan. Murid SMP dan SMA biasanya mempergunakan satu atau dua http://pakguruonline.

Dengan demikian sekolah guru disenangi oleh murid-murid. keadaan pendidikan di Sumatera Barat mulai diatur kembali. Sebahagian besar murid datang ke sekolah tidak pakai sepatu atau pakai terompa kayu. Syafei. Beberapa hal pokok yang perlu dijelaskan adalah: Pada tahun 1949 Republik Indonesia mengalami perubahan ketatanegaraan. karena sebahagian besar dan mereka merupakan anak yang tidak mampu. yaitu ruang kelas yang ada tidak sanggup lagi menampung murid yang ingin masuk. demokratis. Sumatera Barat juga dapat membina sekolah dan perguruan tinggi secara terarah sampai saat ini. Sesudah Orde Baru. tetapi tujuan pendidikan mengalami perubahan. Kesempatan belajar diberikan seluas-luasnya kepada seluruh lapisan rakyat dengan melihat perbedaan golongan sehingga menimbulkan persoalan baru lagi bagi pemerintah. menjadi Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat. Yang memakai sepatu ke sekolah pada waktu itu di Sumatera Barat menjadi bahan olok-olok teman-temannya.pendidikan. Seluruh sistem persekolahan di Indonesia harus menyesuaikan diri dengan tujuan tersebut. Sekolah pada waktu itu hanya didorong oleh semangat yang tinggi saja. karena alat tidak ada atau tidak cukup. Untuk mengisi kekurangan tenaga guru ini di Sumatera Barat dibuka Sekolah Guru B (SGB) dan Sekolah Guru A (SGA). Sesudah pengakuan kedaulatan pada tahun 1950. karena banyak guru yang meninggalkan pekerjaannya untuk menggabungkan diri dengan kesatuan Lasykar. Sesudah itu sekolah didirikan secara berangsur-angsur sesuai dengan kesanggupan pemerintah pusat dan daerah. UUD 1945 diganti dengan Undang Undang Dasar Sementara. 4 tahun 1950.buah buku tulis untuk semua mata pelajaran. Sedangkan Perguruan Tinggi pertama di Sumatera Barat adalah Perguruan Tinggi Hukum (PTH) Pancasila yang berstatus swasta di Padang yang didirikan oleh Yayasan Sriwijaya yang diketuai oleh M. cakap. dan bertanggung jawab. Sesudah keluar Undang-Undang No. Perguruan Tinggi Pemerintah baru ada pada tahun 1954 setelah didirikannya Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Batusangkar. walaupun dasarnya tetap sama. maka buku tersebut direndam dalam air abu semalam untuk menghilangkan bekas tulisannya. Sedangkan sekolah swasta harus menyesuaikan diri dengan pola penjenjangan pendidikan tersebut. selanjutnya ke Perguruan Tinggi atau Akademi. lalu dikeringkan dan sesudah kering dipergunakan lagi untuk catatan pelajaran yang baru. Pada tahun 1956 didirikan pula Universitas Andalas di Padang dan PTH Pancasila menggabungkan diri ke dalamnya. Sekolah Dasar 6 tahun dan diteruskan ke SLTP Umum 3 tahun atau SLTP Kejuruan 3 tahun dan diteruskan lagi ke SLTA Umum 3 tahun atau SLTA Kejuruan 3 tahun. Supaya murid mau masuk sekolah guru maka mereka diberikan tunjangan lkatan Dinas yang harus dibayar dengan berdinas sebagai guru setelah tamat.net 59 . Apabila buku tersebut sudah penuh dengan catatan. mulai dari tingkat Taman Kanakkanak sampai ke tingkat Sekolah Menengah Atas. tujuan pendidikan adalah membentuk manusia atau warganegara yang bersusila. http://pakguruonline. Pada waktu itu tenaga guru kurang terutama guru Sekolah Dasar. Mengenai jenjang persekolahan hampir sama dengan masa sebelumnya hanya saja sekarang lebih terarah lagi mulai dari Taman Kanak-Kanak. untuk mendapat biaya dari pemerintah.

net 60 . SGPD. SMP. Sekolah ini makin lama makin dikembangkan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai dan perbaikan mutu lulusan.pendidikan. SMA. SGTK. Sekolah Dasar.Berdasarkan penjejangan pendidikan demikian maka di Sumatera Barat terdapat jenis sekolah: Taman Kanak-Kanak. SCKP. SGB. SMEP. Semenjak itu masalah pendidikan di Suroatera Barat selalu diperbaiki terus sampai sekarang ini. oooOOOooo --------------------------------------------- Buku ini diterbitkan oleh Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Sumatera Barat 1980/19981 Penyunting/Editor : Drs. SKP. SMEA. Mardanas Safwan Sutrisno Kutoyo http://pakguruonline. SGA. STM. ST.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful